Anda di halaman 1dari 54

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Inti Atom dan Radioaktivitas )

1. Atom perak mempunyai nomor atom 47 dan nomor massa 109. Jumlah elektron, proton dan neutron yang terdapat dalam atom tersebut : A. elektron 47, proton 47 dan neutron 62. B. elektron 62, proton 47 dan neutron 47. C. elektron 47, proton 62 dan neutron 47. D. elektron 56, proton 109 dan neutron 47. E. elektron 109, proton 62 dan neutron 47. (UAN 2003). 13 2. Massa proton, neutron dan inti 6 C masing-masing adalah 1,007 sma, 1,009 sma dan 13,100 sma. Jika 1 sma setara dengan energi sebesar 931 MeV, maka energi ikat inti atom 6 C13 adalah . . . MeV. A . 0,005 B. 4,655 C. 5,586 D. 46,550 E. 55,860 (UAN 2002). 3. Suatu nuklida dengan nomor atom 82 dan nomor massa 214 memancarkan alfa dan beta. Nomor atom dan nomor massa unsur yang terjadi berturut-turut adalah . . . A. 84 dan 209 B. 83 dan 210 C. 81 dan 210 D. 81 dan 212 E. 80 dan 210 (EBTANAS 1993) 4. Jika Z = jumlah proton dan n = jumlah neutron, maka unsur-unsur ringan yang

20 ) A. Z/n > 1 D. n/Z 1


stabil ( Z 5.

memenuhi . . . B. Z/n E. n/Z

< <
1

C. Z/n = 1 (EBTANAS 1991)

Massa inti atom helium 4,0026 sma sedangkan massa proton 1,0078 sma dan neutron 1,0086 sma. Defek massa dari inti atom tersebut adalah . . . A. 2,0474 sma B. 1,9862 sma C. 0,00987 sma D. 0,032 sma E. 0,0138 sma. (EBTANAS 1993) Dari pernyataan tentang sinar berikut ini : 1. tidak bermuatan listrik. 2. bermuatan listrik. 3. mendapat gaya magnetik yang berfungsi sebagai gaya sentripetal. 4. mendapat gaya sentripetal yang berfungsi sebagai gaya magnetik.

6.

7.

Pernyataan yang menyebabkan sinar membentuk lintasan lingkaran jika memasuki medan magnet homogen secara tegak lurus adalah nomor . . . A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 E. 3 dan 4 (EBTANAS 2000) Perhatikan pernyataan tentang radioaktivitas berikut ini ! 1. Radioaktivitas terjadi pada inti-inti yang stabil. 2. Pemancaran positron (e+) terjadi pada inti ringan di bawah pita kestabilan (N-Z). 3. Pemancaran partikel proton.

terjadi pada inti berat yang memiliki lebih dari 83

4. Pada pemancaran sinar proton. (UAN 2002). 8

terjadi perubahan sebuah neutron menjadi sebuah

Seberkas sinar yang melewati suatu lapisan setebal 1 cm dengan koefisien pelemahan 0,693 cm-1

Jika intensitas sinar mula-mula = I 0 , maka intensitas sinar yang diserap lapisan adalah . . . A. 0,1 I0 B. 0,2 I 0 C. 0,5 I0 D. 0,8 I0. E. 1,0 I 0 (EBTANAS 1994) 9. Sinar radioaktiv menembus suatu bahan hingga intensitasnya berkurang 7/8 kalinya. Jika tebal bahan tersebut 9 cm, maka HVL bahan adalah . . . cm. A. 3 B. 6 C. 9 D. 18 E. 27 (EBTANAS 1991). 10. Daya tembus lemah sedang kuat
Daya ionisasi

Lemah/kecil Sedang Kuat /besar

1 4 7

2 5 8

3 6 9

Dalam tabel daya tembus dan daya ionisasi sinar radioaktiv di atas, letak sinar beta berada pada kotak nomor . . . A. 2 B. 4 C. 5 D. 6 E. 8 (EBTANAS 1992). 9. Sinar radioaktiv menembus suatu bahan hingga intensitasnya berkurang 7/8 kalinya. Jika tebal bahan tersebut 9 cm, maka HVL bahan adalah . . . cm. A. 3 B. 6 C. 9 D. 18 E. 27 (EBTANAS 1991). 10. Seberkas sinar yang melewati suatu lapisan setebal 1 cm dengan koefisien pelemahan 0,693 cm-1 Jika intensitas sinar mula-mula = I 0 , maka intensitas sinar yang diserap lapisan adalah . . . A. 0,1 I0 B. 0,2 I 0 C. 0,5 I0 D. 0,8 I0. E. 1,0 I 0 (EBTANAS 1994) 11. Alat-alat deteksi di bawah ini yang dapat memperlihatkan jejak sinar radioaktiv adalah . . . A. pencacah Geiger dan kamar kabut Wilson. B. kamar kabut Wilson dan pencacah sintilasi. C. emulsi film dan pencacah sintilasi. D. pencacah sintilasi dan pencacah Geiger. E. emulsi film dan kamar kabut Wilson. (EBTANAS 1995). 12 Radon memiliki waktu paro 4 hari. Agar radon itu tinggal 1/16 dari jumlah semula , diperlukan waktu . . . hari. A. 4 B. 6 C. 8 D. 12 E. 16 (EBTANAS 1992). 13. Dari penimbangan thorium 234 diperoleh massanya 12,8 miligram. Jika 48 hari kemudian dari penimbangan diperoleh massa thorium 3,2 miligram ,maka waktu paronya adalah . . . hari. A. 6 B. 12 C. 24 D. 48 E. 96 (UAN 2003).

14. Perhatikan grafik peluruhan pada gambar di bawah ini! 6 m(gram) 3 1,5 0 2 4 t (tahun)

Setelah 8 tahun massa inti tersebut tinggal . . . gram. A. 0,375 B. 0,650 C. 0,90 D. 1,250 (EBTANAS 2001) 15. X pada reaksi inti berikut ini: X + 2He4 A. 14Al28 (UAN 2003). 16.
14

E. 2,50

S30 + proton , menunjukkan . . . C. 13Al27 D. 12Al28 E. 13Al23

B. 13Al26

Atom 7N14 ditembaki dengan partikel alpha. Dalam hal ini dihasilkan isotop oksigen 8O17.Maka partikel yang dibebaskan adalah . . . A. proton B. elektron C. neutron D. positron E. foton (UAN 20003). Komponen reaktor atom yang berfungsi menurunkan energi neutron hasil fisi disebut . . . A. bahan bakar B. moderator C. batang kendali D. perisai radiasi E. pendingin sekunder (UAN 2002).

17.

1. Raksa pada bejana berhubungan mempunyai selisih 2 cm (massa jenis = 13,6 grm/cm3) Kaki sebelah kiri berisi zat cair yang tingginya 25 cm, berarti massa jenis zat cair itu adalah . . . kg/m3. A .800 (EBTANAS 1990). B. 1030 C. 1088 25 cm D. 1300 2 cm E. 1360. 2. A B Bila diketahui m B = 6 ton dan g = 10 m/s2 , maka massa beban A adalah . . . kg. A. 2 B. 3 C. 4 D. 5 E. 6. (EBTANAS 1995).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Mekanika Fluida )

A1=10-2m2

A2 = 20 m2

3.

Sepotong kayu terapung dalam minyak (massa jenis minyak = 800 kg/m 3) hingga bagian volumnya berada di atas permukaan minyak. Massa jenis kayu tersebut adalah . . . kg/m3. A. 6000 B. 600 C. 60 D. 6 E. 0,6 (EBTANAS 1996). Drum yang rata-rata memiliki volum 450 liter digunakan untuk membuat jembatan ponton. Jika setiap drum menopang gaya 1500 N, bagian drum yang tercelup sebesar . . . bagian. A. B. 2/3 C. D. 1/3 E. (EBTANAS 2001). Sebuah benda bermassa 10 kg dan massa jenis 5 gram/cm 3 dicelupkan seluruhnya ke dalam air yang massa jenisnya 1 gram/cm 3. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s2 maka gaya ke atas yang dialami benda adalah . . . N. A. 20 B. 50 C. 100 D. 200 E. 500 (EBTANAS 2000). Kubus perak volumnya 125 cm3 ditimbang di udara beratnya 10 N. Kemudian dicelupkan seluruhnya ke dalam minyak, ternyata beratnya menjadi 9 N. Apabila g = 10 ms-2 maka massa jenis minyak besarnya adalah . . . kg/m 3. A. 8 x 10-2 B. 8 x 10-1 C. 8 x 102 D. 8 x 103 E. 8 x 104 (EBTANAS 1992).

4.

5.

6.

7.

Suatu fluida mengalir pada tabung yang luas penampangnya berbeda. Luas tabung kecil 4 cm2 dan luas tabung besar 10 cm2. Jika kecepatan aliran pada tabung besar 8 m/s2, maka kecepatan aliran pada tabung kecil adalah . . . m/s.

8.

A. 2 B. 2,5 C. 4 D. 8 E. 20 (EBTANAS 1995). Air mengalir melalui pipa yang bentuknya seperti pada gambar. Bila diketahui luas penampang di A dua kali penampang di B maka v A/vB = . . . B vB A. B. C. 1 D. 2 E. 4. vA (EBTANAS 1990).

9.

Sebuah pipa silinder diletakkan mendatar (lihat gambar). -1 -1 dan dialiri air dengan kecepatan aliran di A =3 m.s dan di B = 5 m.s . Jika tekanan di A = 105 N.m-2 , maka tekanan di penampang B adalah . . . N.m -2. A. 9,1 B. 10,45 C. 11,8 D. 13,5 E. 19,0 x 104 x 104 x 104 x 104 x 10 4

pB

(UAN 2002) pA A h2 = 10 cm

10.

1m V1 1m V2

Pada sebuah tabung berisi zat cair (ideal) pada dindingnya terdapat dua lubang kecil (jauh lebih kecil dari penampang tabung). Perbandingan antara v 2 dan v1 adalah . . . A. 1 B. 2 C. D. V2 E. V2 (UAN 2003)

11.

Berdasarkan gambar bak air di bawah ini, maka kecepatan air yang keluar dari lubang A adalah . . . m/s. A. 2 B. 4 VA C. 16 D. 20 Air E. 40. 1m A 20 cm 600 ( EBTANAS 1992).

12. 20 cm

v1

A1

A2

Gambar di samping melukiskan air mengalir dalam venturimeter. -2 Jika g = 10 ms luas penampang A1 dan A2 masing-masing 5 cm2 dan 3 cm2, maka kecepatan aliran air (v1) adalah . . . A. 1,5 m/s B. 3,0 m/s C. 4,0 m/s

D. 5,0 m/s E. 9,0 m/s (EBTANAS 1997). 13. Pada gambar di bawah p1 dan v1 adalah tekanan dan kecepatan udara di atas sayap, p2 dan v2 adalah tekanan dan kecepatan udara di bawah sayap. Agar sayap pesawat dapat mengangkat pesawat, maka syaratnya . . . . A. p1 = p2 dan v1 = v2. P1 v1 B. C. p1 p1

D. p1 V p2 v2 E. p 1

<p < p > p > p


2

dan dan dan dan

v1

2 2 2

>v v < v v > v v < v


2 1 1 1

2 2

(EBTANAS 1998).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Suhu, Kalor dan Termodinamika )


1. Suhu air pendingin (radiator) 1040F, bila dinyatakan dalam skala Celcius adalah . . . 0C. A. 169 B. 130 C. 75,6 D. 72 E. 40 ( UN 2004). Termometer X yang telah ditera menunjukkan angka -30 0 pada titik beku air dan 90 pada titik didih air. Suhu 600X sama dengan . . . A. 20 B. 45 C. 50 D. 75 E. 80 (EBTANAS 2000). Termometer A dan B digunakan untuk mengukur suhu fluida x, y dan z . Fluida X Y Z Termometer A 220 2220 720 Termometer B 50 125 0 t0

2.

3.

4.

5.

Nilai t dalam tabel tersebut adalah . . . 0 A. 30. B. 35 C. 52 D. 80 E. 90 ( EBTANAS 1991). Bila kalor jenis es = 0,5 ka/g. 0C maka untuk menaikkan suhu 800 gram es dari -120C menjadi 00C dibutuhkan kalor sebanyak . . . kal. A. 2.08 x 10-4 B. 1,50 x 10-2 C. 3,33 x 101 D. 4,80 x 103 E. 1,92 x 104 ( UAN 2002). Dalam suatu percobaan didapatkan grafik hubungan antara Q (kalor) dan m (massa) dari 5 zat sewaktu melebur. Jika sumbu X menyatakan massa dan sumbu Y menyatakan kalor, maka zat yang kalor leburnya paling besar adalah . . . Q A. 1 B. 2 C. 3 1 2 D. 4 E. 5. 3 (EBTANAS 1993). 4 5 M Es massanya 125 gram dan suhunya 0 0C dimasukkan ke dalam 500 gram air bersuhu 200C. Ternyata es melebur seluruhnya.Bila kalor lebur es = 80 kal/gram dan kalor jenis air 1 kal/g.0C , maka suhu akhir campuran adalah . . . 0C. A. 0 B. 5 C. 10 D. 15 E. 20 (EBTANAS 1994). Dua buah bola tembaga masing-masing massanya 200 gram dan 500 gram ( kalor jenis tembaga = 0,09 kal/g. 0C) , memiliki suhu yang sama 25 0C. Kedua bola itu bersama-sama dimasukkan ke dalam air panas dan setelah terjadi keseimbangan suhunya 750C. Apabila 1 kal = 4,2 J, maka selisih kalor yang diserap oleh masing-masing bola tersebut adalah . . . joule. A. 3.780 B. 4.200 C. 5.670

6.

7.

D. 9.450 8.

E. 13.230.

(EBTANAS 1992)

Sepotong logam massanya 1 kg dan suhunya 80 0C dimasukkan ke dalam 2 kg air yang suhunya 200C. Setelah keadaan seimbang suhu campuran menjadi 23 0C. Bila kalor jenis air 1 kal/g.0C, maka kalor jenis logam adalah . . . kal/g. 0C. A. 0,105 B. 0,201 C. 1,105 D. 2,051 E. 2,105 ( EBTANAS 2001 ). Sebatang perak dipanaskan sehingga suhunya naik 80 0C. Setelah diteliti ternyata perak tersebut bertambah panjang 0,19 mm. Koefisien muai panjang perak 19 x 10-6/0C. Jika suhu mula-mula perak 30 0C, maka panjang mula-mula adalah . . . cm. A. 10 B. 15 C. 20 D. 25 E. 30 (UN 2005).

9.

10. Batang A dan B mempunyai luas penampang dan panjang yang sama. Bila koefisien konduksi batang A = kali koefisien konduksi batang B, kemudian keduanya dipanaskan pada kedua ujung yang sama, sehingga perubahan suhu yang sama,berarti perbandingan kelajuan hantaran kalor batang A dan B adalah ... A. 1 : 4 B. 1 : 2 C. 1 : 1 D. 2 : 1 E. 4 : 1 ( EBTANAS 2001). 11. Plat besi luasnya 4 m2 pada suhu 200C. Bila suhunya dinaikkan menjadi 100 0C, berapa luasnya sekarang bila diketahui koefisien muai besi 11 x 10 -6/0C . . . m2. A. 4,00716 B. 4,00176 C. 4,00741 D. 4,0704 E. 4,0740 (UN 2005). Pada awal perjalanan, tekanan udara di dalam ban mobil adalah 432 kPa dengan suhu 150C. Setelah berjalan dengan kecepatan tinggi, ban menjadi panas dan tekanan udara menjadi 492 kPa. Jika pemuaian ban diabaikan, maka suhu udara di dalam ban menjadi . . . 0C. A. 17 B. 35 C. 55 D. 15 E. 328 (UAN 2003).

12

13. Suatu ruangan yang volumnya 10 liter berisi gas hydrogen dengan tekanan 2 atm. Jika gas tersebut dimampatkan sehingga volumnya menjadi 4 liter pada suhu tetap, maka tekanan gas menjadi . . . atm. A. 88 B. 20 C. 5 D. 2,5 E. 1,8 (UN 2004). 14. Gas dalam tabung yang suhunya 27 0C dipanaskan pada volum tetap, hingga kecepatan rata-rata partikel gas menjadi dua kali semula. Berarti kenaikan suhu gas tersebut sebesar , . . 0C. A. 27 B. 300 C. 600 D. 900. D.1200 (EBTANAS 1991). 15. Sebuah ruang tertutup berisi gas ideal dengan suhu T dan kecepatan partikel gas di dalamnya V. Jika suhu gas dinaikkan menjadi 2T, maka kecepatan partikel gas menjadi . . . A. V2 V B. V C. 2 V D. 4V E. V 2

(EBTANAS 1990). 16. Diketahui 1,4 gram gas nitrogen mempunyai C v sebesar 620,5 J.K-1. Apabila berat molekul nitrogen 28 kg/Kmol dan tetapan gas umum = 8,31 J.mol -1.K1 , maka Cp gas tersebut adalah . . . J.K-1. A. 70 B. 98 C. 980 D. 1.036 E. 2.240 (EBTANAS 2001). 17. Suatu gas ideal dalam ruang tertutup suhunya 37 0C.Energi kinetik partikelnya EK0. Apabila energi kinetiknya dijadikan 2EK 0, maka suhu gas menjadi . . .0C. A. 37 B. 64 C. 310 D. 347 E. 620 (EBTANAS 1992). 18. Jika R = 8,31 J/mol.K, maka kapasitas kalor 2 mol gas nitrogen pada tekanan tetap dan suhu rendah adalah . . . J/K. A. 41,55 B. 39,25 C. 24,93 D. 11,08 E. 6,65 ( EBTANAS 2001). 19. Di antara pernyataan yang berkaitan dengan proses termodinamika berikut : 1. pada proses isokhorik, gas tidak melakukan usaha. 2. pada proses isobarik, gas melakukan/menerima usaha. 3. pada proses isotemik, energi dalam gas berubah. 4. pada proses adiabatik, gas selalu melakukan usaha. Pernyataan yang benar adalah . . . A. 1 dan 2 B. 1, 2 dan 3 C. 1 dan 4 D. 2, 3 dan 4 E. 3 dan 4. (EBTANAS 1999) 20. Berikut ini adalah grafik-grafik yang menunjukkan hubungan antara volum (V) dan suhu (T) gas. Hubungan V dan T pada proses isobarik, ditunjukkan oleh grafik . . . V V V

T V I II V

T III

T IV V

T E. IV berdasarkan

A. I B. II C. III D. IV (EBTANAS 1993). 21. Besarnya usaha (W) yang ditunjukkan dalam proses isobarik diagram p-V berikut adalah . . . joule. P (N.m-2) A. 2 B. 4 4 C. 6 D. 8 E. 10. 3 V(m ) (UN 2004).

21. Dua mol gas monoatomik pada suhu 270C dan tekanan 3 x 105 Pa mengalami proses isokhorik hingga tekanannya menjadi 4 x 10 5 Pa. Bila tetapan gas umum 8,31 J/mol, maka perubahan energi dalam gas adalah . . . joule. A. 4.155 B. 2.908 C. 2.493 D. 2.077 E. 1.108 ( UAN 2002 ). 22. Mesin Carnot bekerja pada suhu reservoir tinggi 327 0C. Jika efisiensi mesin 50% , maka kalor dibuang ke reservoir bersuhu . . . 0C. A. 27 B. 57 C. 127 D. 164 E. 300 (EBTANAS 2000). 23. Suatu mesin menerima 200 kalori dari reservoir bersuhu tinggi dan melepaskan 175 kalori ke sebuah reservoir lain yang suhunya lebih rendah . Efisiensi mesin itu adalah . . . A. 12,5% B. 14,3% C, 25,0% D. 87,5%% E. 200% (UN 2004). 24. Gambar berikut ini menyatakan diagram p-V untuk siklus Carnot yang terdiri atas empat langkah. Salah satu langkah yang tepat untuk siklus tersebut adalah . . . P A, AB dan CD = langkah adiabatis A B. AB dan CD = langkah isotermis C. AB dan BC = langkah adiabatis B D. AB dan BC = langkah isotermis D E. BC dan DA = langkah isotermis. C ( UN 2004)

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Optika Geometri )


1. Sebuah benda terletak pada jarak 25 berjari-jari 20 cm. Sifat bayangan benda adalah . . . A. nyata, terbalik, diperbesar. C. nyata, tegak, diperbesar. E. maya, tegak, diperkecil. cm di depan sebuah cermin cekung yang terbentuk oleh cermin tersebut B. nyata, terbalik, diperkecil. D. maya,tegak, diperbesar. (EBTANAS 2000).

2.

Benda setinggi h diletakkan pada jarak 4 cm di depan cermin cekung yang berjari-jari kelengkungan 14 cm. Sifat bayangan benda adalah . . . A. nyata tegak setinggi h B. nyata, terbalik, diperbesar C. nyata, tegak, diperkecil D. maya, tegak, setinggi h E. maya, tegak, diperbesar. (EBTANAS 2001). Sebuah benda berada 25 cm di depan cermin cekung. Jika bayangannya nyata setinggi 4 x tinggi benda, maka jarak fokus cermin adalah . . . cm. A. 5 B. 10 C. 20 D. 25 E. 40. ( EBTANAS 1996 ). Seberkas cahaya menembus bidang batas dua medium seperti gambar di bawah ini Jika indeks bias medium 2 relatif terhadap medium 1 adalah normal V2, maka besar sudut pada gambar tersebut adalah . . . 0 45 A. 0 0 medium 1 B. 300 medium 2 C. 450 D. 600 E. 900 (EBTANAS 1997). Grafik berikut ini menunjukkan nilai sin i terhadap sin r (i= sudut datang, r = sudut bias)pada pembiasan di suatu bidang batas antara dua medium (medium 1 lebih renggang dari medium 2).
sin i sin i sin i

3.

4.

5.

sin r sin i 4 sin i 5

sin r

sin r

sin r

sin r

Jika cahaya dibiaskan dari medium 1 ke medium 2 ,maka grafik yang benar adalah . . . A, 1 B. 2 C, 3 D. 4 E. 5 (EBTANAS 2005).

6.

Seberkas sinar merambat dari medium yang indeks biasnya n 1 ke medium yang indeks biasnya n2 seperti gambar. Pernyataan yang benar adalah . . . A. n1. sin = n2. sin B. n1. sin = n2. sin C. n1. cos = n2. cos n1 D. n1. cos =n2. cos n2 E. n1. sin = n2. cos (EBTANAS 1993). Peristiwa pembiasan cahaya monokromatik oleh prisma diperlihatkan pada gambar. Cahaya mengalami deviasi minimum bila . . . A. i = r B. r = C. i = i D. r = i r E. i = r r i (EBTANAS 1994).

7.

8.

Grafik di bawah ini menyatakan hubungan (deviasi) terhadap i (sudut datang) pembiasan cahaya pada prisma. Besar sudut pembias prisma adalah . . . 0. A. 30 D. 75 35 B. 45 E. 90. C. 60

(EBTANAS 1998)

40 i 9. Berikut ini adalah grafik hubungan 1/s terhadap 1/s dari sebuah lensa.Sebuah benda diletakkan 20 cm di depan lensa tersebut, maka perbesaran bayangannya adalah . . . kali. A. 2,50 1/s (x 10 -1 cm-1) B. 2,00 1,0 C. 1,50 D. 1,25 E. 1,00 (EBTANAS 2001 ) 1/s (x 10-1cm-1)
1,0

10. Seberkas cahaya sejajar dijatuhkan pada sebuah lensa cekung. Pada lensa berkas cahaya tersebut mengalami . . . A. pembiasan sehingga sinar menyebar B. pemantulan sehingga sinar menyebar C. pembiasan sehingga sinar mengumpul D. pemantulan sehingga sinar mengumpul E. pembiasan tetapi sinar tetap sejajar. ( UAN 2003 ). 11. Lensa positif mempunyai kekuatan 1,5 dioptri, membentuk bayangan maya pada jarak 100 cm. Jarak bendanya adalah . . . m. A. 0,4 B. 1,0 C. 1,5 D. 2,0 E. 2,5 (EBTANAS 1992).

12. Jarak fokus sebuah lensa di udara 15 cm dan indeks biasnya 1,5. Bila lensa tersebut dimasukkan ke dalam air ( indeks bias air = 4/3 ), maka kuat lensa dalam air menjadi . . . dioptri. A. 20/3 B.5/3 C.3/2 D. 4/3 E. 1/3 (EBTANAS 1999). 13. Letak bayangan yang dibentuk lensa bikonveks 20 cm di belakang lensa. Apabila kekuatan lensa 10 dioptri, mak jarak benda terhadap lensa adalah . . . cm. A. 1 B. 10 C. 15 D. 20 E. 40 (EBTANAS 2000). 14. Pernyataan yang benar tentang cacat mata adalah . . . A. miopi dibantu lensa cembung, karena tak mampu melihat jauh B. presbiopi dibantu lensa bikonveks, karena tak mampu berakomodasi C. emetropi dibantu lensa cekung, karena tak mampu melihat benda jauh D hipermetropi dibantu lensa cembung, karena tak mampu melihat benda dekat E. astigmatisme dibantu lensa cekung, karena tak mampu berakomodasi. (EBTANAS 1995). 15. Seorang penderita presbiopi memiliki titik dekat 50 cm, hendak membaca pada jarak baca normal maka ia memerlukan kacamata berkekuatan . . . dioptri. A. -2 B. -1/2 C. +1/2 D.+2 E. +4 (UAN 2003). 16. Seorang hanya mampu melihat benda terjauh dengan jelas pada jarak 125 cm dari matanya. Kekuatan lensa kacamata yang harus dipakainya adalah . . . dioptri. A. -5/4 B. 5/4 C. 0,8 D. 0,4 E. -0,8 ( UAN 2003). 17. Sebuah lensa berjarak fokus 5 cm digunakan sebagai lup. Jika mata normal menggunakan lup tersebut dengan berakomodasi maksimum, maka perbesaran anguler lup adalah . . . kali. A. 3 B. 4 C.5 D. 6 E. 8 (UAN 2002).

18. 18.Sebuah mikroskop mempunyai jarak fokus lensa obyektif dan okuler berturutturut 10 mm dan 4 cm. Jika sebuah benda diletakkan 11 mm di depan lensa obyektif , maka perbesaran untuk mata normal tak berakomodasi adalah . . . kali. A. 10 B. 11 C. 62,5 D. 65 E. 75 (EBTANAS 2000). 19. Sebuah mikroskop jarak fokus okulernya 2,5 cm dan jarak fokus obyektifnya 0,9 cm, digunakan oleh orang bermata normal (sn =25 cm) tanpa berakomodasi dan ternyata perbesarannya 90 kali. Berarti jarak obyek ke lensa obyektif adalah . . . cm. A. 1,0 B. 1,2 C. 1,5 D. 2,0 E. 2,5 (EBTANAS 1991). 20. Sebuah teropong dipakai untuk melihat bintang yang menghasilkan perbesaran anguler 6 kali. Jarak lensa obyektif terhadap lensa okuler 35 cm. Teropong digunakan dengan mata tidak berakomodasi. Jarak fokus okulernya adalah . . . cm. A. 3,5 B. 5 C. 7 D. 10 E. 30 (EBTANAS 1994). 21. Sifat dan kedudukan bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif sebuah teropong bintang adalah . . . A. nyata, terbalik dan tepat di fokus lensa obyektif B. nyata, tegak dan tepat di fokus lensa okuler C. nyata, tegak dan tepat di focus lensa obyektif D. maya, terbalik dan tepat di fokus lensa okuler E. maya, terbalik dan tepat di focus lensa obyektif. (EBTANAS 1990).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Gerak Harmonik, Gelombang dan Bunyi )


1. Sebuah benda melakukan gerak harmonik dengan persamaan simpangan 0 Y = 5 sin(10t) . Y dalam cm dan t dalam sekon. Kecepatan getaran benda itu pada detik ke-6 adalah . . . ms-1. A. 0,25 B. 2,5V3 C. 10,0 D. 25,0 E. 25V3 (EBTANAS 2000). Grafik di bawah ini menyatakan hubungan T 2 terhadap m dari percobaan getaran pegas A. T= periode getaran, m = massa beban.Jika dua pegas A paralel, maka konstanta pegas gabungan adalah . . . N.m -1.
T2 (s2) 3

2.

A. 4 D. 8

B. 4

C. 8

E. 20.

(EBTANAS 1998).
0 3 m(kg)

3.

Sebuah benda massanya 0,5 kg digantung dengan benang (massa benang diabaikan) dan diayunkan hingga ketinggian 20 cm dari posisi A (lihat gambar). Bila g = 10 m/s2, kecepatan benda saat di A adalah . . . cm/s. A. 4000 B. 400 C. 200 D. 4 E. 2 B
20 cm

(UAN 2003).

4. Sebuah benda melakukan gerak harmonik sederhana , maka percepatan nya : 1. berbanding terbalik terhadap simpangannya. 2. berlawanan arah dengan arah simpangannya. 3. maksimum pada saat simpangan maksimum. 4. minimum pada saat simpangan minimum. Pernyataan yang benar adalah . . . A. 1 saja B. 1 dan 3 C. 1, 2, 3 dan 4 D. 2, 3 dan 4 E. 2 dan 4. (EBTANAS 2001). 5. Gelombang transversal merambat sepanjang tali AB. Persamaan gelombang di titik B dinyatakan sebagai berikut : YB = 0,06 sin 20(tA + x/5). Semua besaran menggunakan satuan dasar SI. Jika x adalah jarak AB, perhatikan pernyataan berikut : 1. Gelombang memiliki amplitudo 4 cm. 2. Gelombang menempuh AB selama 5 sekon. 3. Gelombang memiliki frekuensi 10 Hz. 4. Cepat rambat gelombang 5 m/s.

Di antara pernyataan berikut ini yang benar adalah , , , A. 1 dan 2 B. 1, 2 dan 3 C. 1 dan 4 D, 2, 3 dan 4 E. 3 dan 4. (EBTANAS 2000). 6. Seutas dawai panjangnya 1 meter dan massanya 25 gram ditegangkan dengan gaya sebesar 2,5 N. Salah satu ujungnya digetarkan sehingga menghasilkan gelombang tranversal stasioner. Besar kecepatan rambat gelombang adalah . . . m/s. A. 100 B. 50 C. 10 D. 5 E. 2,5 (EBTANAS 1993). Seutas tali panjang 3 m salah satu ujugnya diikat dan ujung yang lain digetarkan terus-menerus sehingga membentuk gelombang stasioner. Pada tali terbentuk 3 gelombang penuh. Bila diukur dari ujung terikat maka perut yang ketiga terletak pada jarak . . . m. A. 1,00 B. 1,25 C. 1,50 D. 2,25 E. 2,50 (EBTANAS 1992). Di antara besaran fisis berikut : 1. Massa jenis dawai. 2. Panjang dawai. 3. Tegangan dawai. 4. Kecepatan bunyi di udara. Yang mempengaruhi frekuensi nada dawai adalah . . . A. 1, 2 dan 3. B. 1, 2,,3 dan 4 C. 1 dan 3 D. 2 dan 4 E. 4 saja. (EBTANAS 1999). Frekuensi nada atas kedua sebuah pipa organa terbuka sama dengan nada atas pertama sebuah pipa organa tertutup yang ditiup bergantian pada suhu yang sama. Perbandingan panjang pipa organa terbuka dengan panjang pipa organa tertutup adalah . . . A. 4 : 1 B. 2 ; 1 C. 1 : 4 D. 1 : 2 E. 1 : 1 (EBTANAS 1998). Frekuensi nada pipa organa tertutup dipengaruhi oleh : 1. Suhu udara. 2. Panjang pipa. 3. Massa pipa. Yang benar adalah ketentuan . . . A. 1 B. 1 dan 2 C. 2 D. 2 dan 3 E. 3 (EBTANAS 2000). Jarak A ke sumber bunyi adalah 2 kali jarak B ke sumber bunyi tersebut. Perbandingan intensitas bunyi yang diterima A dan B adalah : A. 1 : 2 B. 1 : 4 C. 1 : 6 D. 2 : 1 E. 4 : 1 (EBTANAS 2001).

7.

8.

9.

10.

11.

12. Bunyi sebuah mesin menghasilkan taraf intensitas bunyi sebesar 30 dB. Jika intensitas ambang bunyi = 10-12 W/m2 , maka bunyi 2 mesin sejenis yang sedang bekerja bersamaan menghasilkan menghasilkan intensitas bunyi sebesar . . . W/m2. A. 5 x 10-9 B. 2 x 10-9 C. 1 x 10-9 D. 5 x 10-10 E. 2 x 10-10 (EBTANAS 1999).

13.

Intensitas bunyi mesin jahit yang sedang bekerja adalah 10 -9 W/m2. Jika intensitas ambang bunyi adalah 10-12 W/m2, maka taraf intensitas bunyi dari 10 mesin jahit sejenis yang sedang bekerja bersama-sama adalah . . . dB. A. 400 B. 300 C. 40 D. 30 E. 3 (EBTANAS 2000).

14. Seseorang berdiri di samping sumber bunyi yang frekuensi 676 Hz. Sebuah sumber bunyi lain dengan frekuensi 660 Hz mendekati orang tadi dengan kecepatan 10 m/s. Bila cepat rambat gelombang bunyi di udara 340 m/s, maka orang itu akan mendengar pelayangan dengan frekuensi . . . Hz. A. 4 B. 6 C. 8 D. 10 E. 16 (EBTANAS 2001). 15. Suatu sumber bunyi bergerak dengan kecepatan 20 m/s mendekati seseorang yang diam. Frekuensi sumber bunyi 380 Hz. Dan cepat rambat bunyi di udara 400 m/s. Frekuensi gelombang bunyi yang didengar oleh orang tersebut adalah . . . . Hz. A. 400 B. 210 C. 440 D. 460 E. 480 ( UAN 2003).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Listrik Statis dan Dinamis )


1. Sebuah titik bermuatan Q berada pada di titik P dalam medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan

sehingga mengalami gaya 1 N dalam arah menuju

2.

3.

muatan tersebut. Jika medan di titik P besarnya 0,2 NC -1 , maka besar dan jenis muatan pada titik P adalah . . . A. 5 C positif B.. 5 C negativ C. 5 mC positif D. 5 mC negativ E. 2 C positif. (UAN 2003) -19 Bila sebuah partikel bermuatan 4 x 10 C ditempatkan dalam medan listrik homogen yang kuat medannya 1,2 x 105 N/C , mak partikel tersebut akan mengalami gaya sebesar . . . N. A. 4,8 x 10-14 B. 5,2 x 10-14 C. 3,0 x 10-23 D. 3,3 x 10-24 E. 4,8 x 10-24 (EBTANAS 2000) +q1 +q 2 . . . . . A P Q R S T B Muatan q1 dan q2 diletakkan pada titik A dan B seperti pada gambar di atas , AP = PQ = QR = RS = ST = TB. Jika q 1 = q2 , maka yang memiliki kuat medan listrik NOL adalah titik . . . A. P B. Q C. R D. S E. T (UAN 2003). Dua titik A dan B berjarak m satu dengan yang lain, masing-masing bermuatan listrik : qA = -4 x 10-6 C dan qB = +9 x 10-6 C. Titik C terletak 1 m di kiri A dan segaris dengan AB. Maka kuat medan listrik di C adalah . . . NC -1. A.nol B. 1,6 x 10 5 C. 3,6 x 10 5 D. 7,2 x 105 E. 8,1 x 105 (UAN 2002). Sebuah elektron berada dalam medan listrik yang homogen dengan kuat medan sebesar 10-5 N/C. Jika massa elektron 9,1 x 10 -31 kg dan besar muatan elektron -1,6 x 10-19 C , maka besar percepatan yang dialami oleh elektron tersebut adalah . . . m/s2 A. 2,00 x 106 B. 1,85 x 106 C. 1,75 x 106 D. 1,50 x 106 E. 1,25 x 106. (EBTANAS 2001) Berikut ini adalah data 5 macam kapasitor keping sejajar:
Kapasitor Luas keping Jarak atar keping

4.

5.

6.

Koefisien dielektrik

( EBTANAS
C2 C3 C4 C5

C1 2A 2A 2A 2A

A 2d d d d

2d 3 2

1997)

Dari data tersebut yang memiliki kapasitas terbesar adalah kapasitor : A. C1 B. C2 C. C3 D. C4 E. C5

7.

Dua buah kapasitor masing-masing kapasitasnya 2 F dan 3F dirangkai seri. Bila beda potensial antara ujung-ujung gabungannya 10 volt, maka perbandingan muatan kapasitor 2F terhadap 3F adalah . . . A. 1 : 1 B. 1 : 2 C. 1 : 3 D. 2 : 1 (EBTANAS 2000). E. 3 : 2

8.

Lima buah kapasitor masing-masing memiliki kapasitas C, dirangkai seperti gambar-gambar berikut.

1.

2.

3.

4. Kapasitor total terbesar terdapat pada rangkaian nomor : A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5. (EBTANAS 1993).

5.

9.

Sebuah kapasitor mempunyai kapasitas 4 F. Jika beda potensial antara keping-kepingnya 100 volt, maka kapasitor menyimpan energi listrik sebesar . . A. 10-2 J B. 2 x 10-2 J C. 4 x 10-2 J D. 4 x 10-6 J E. 6 x 10-2 J (UAN 2003). Hambatan penghantar akan membesar bila manggunakan penghantar yang : 1. Lebih panjang 2. Massa jenisnya lebih besar. 3. Hambatan jenisnya lebih besar 4. Luas penampangnya lebih besar. Ketentuan yang benar ditunjukkan oleh nomor . . . A. 1, 2 dan 3 B. 1, 2, 3 dan 4 C. 1 dan 3 D. 2 dan 4 E. 4 saja. (EBTANAS 1999).

10.

11. Tabel di bawah ini merupakan hasil percobaan lima jenis kawat yang mempunyai hambatan yang sama Kawat panjang (L) luas penampang (A) 1 2 3 4 5 x 2x 0,5x 0,2x 5x y y 13y 2y 1/3y

Berdasarkan tabel di atas kawat yang mempunyai hambatan jenis terbesar adalah kawat nomor . . . A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 (EBTANAS 1998). 12. Hubungan antara hambatan (R) suatu kawat berarus listrik dengan kuat arus (I) yang melewatinya untuk tegangan listrik (V), yang tetap akan terlihat seperti grafik nomor . . . 1. I 2. I 3. I

R 4. I 5. I

R A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5. (EBTANAS 1992)

13. Empat hambatan yang nilainya masing-masing R, dirangkai menjadi 4 jenis rangkaian berikut ini. 1. 2.

3.

4.

Rangkaian yang mempunyai hambatan gabungan bernilai R, adalah nomor : A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 E. 3 dan 4 (EBTANAS 2000).

14. Perhatikan gambar di bawah! Jika diinginkan arus yang mengalir menjadi 2 kali lipat, maka diperlu kan sebuah hambatan. Nilai hambatan dan cara pemasangannya adalah ... A. 2 ohm; dipasang antara A dan B B. 4 ohm; dipasang antara B dan C C. 6 ohm; dipasang antara A dan C D. 8 ohm; dipasang antara B dan D E. 12 ohm; dipasang antara A dan D.

E = 12 v0lt

15. Pada gambar di bawah ini , tegangan dan kuat arus pada hambatan R adalah . . . R = 11,5 A. 6,00 V ; 12 A B. 5,75 V ; 0,52 A C. 5,75 V ; 0,50 A r = 0,5 D. 4,00 V ; 0,50 A E = 6 volt E. 4,00 V ; 0,52 A. ( EBTANAS 2001).

16.

Perhatikan rangkaian di bawah ini! Kuat arus pada hambatan 5 adalah : P A. 0,5 A dari Q ke P B. 0,67 A dari P ke Q C. 0,67 A dari Q ke P D. 1,75 A dari P ke Q . E. 1,75 A dari Q ke P. Q (EBTANAS 1990).

17. Solder listrik 40 watt, 220 volt dipasang pada jaringan listrik yang bertegangan 110 volt.Daya listrik yang digunakan solder adalah . . . watt. A. 5 B. 10 C. 20 D. 25 E. 40 (EBTANAS 1997). 18. Kuat arus yang ditunjukkan Amperemeter seperti gambar di bawah adalah . . . A. 70 A C. 0,8 A E. 7 A.
SHUNT

B. 70 mA D. 3,5 A

5A 0 0 - 100

( EBTANAS 1990).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Besaran dan Satuan ) Disunting oleh : Drs. Anam Zakaria.
1. Di bawah ini yang hanya merupakan besaran turunan saja adalah . . . A. kuat arus, massa , gaya. B. suhu, massa, volum. C. waktu , momentum, kecepatan. D. usaha, momentum, kecepatan. E. kecepatan, suhu, jumlah zat. (EBTANAS 1994). 2. Di bawah ini yang merupakan satuan besaran pokok dalam sistem Standar Internasional adalah . . . A. kilogram dan watt. B. kilogram dan celcius. C. meter dan detik. D. meter dan celcius. E. celcius dan watt. (UN 2004). 3. Dimensi impuls adalah . . . A. ML2T3 B. ML2T2 D. ML-1T-1 C. MLT-1. 4. Perhatikan tabel berikut ini !
No. Besaran

C. MLT2 (EBTANAS 1991).

Satuan
-1

Dimensi

1. 2. 3.

Momentum Gaya Daya

kg.m.s kg.m.s -2 kg.m 2.s-3

MLT-1 MLT-2 ML2T-3

Dari tabel di atas yang mempunyai satuan dan dimensi yang benar adalah besaran nomor . . . A. 1 saja B. 1 dan 2 saja C. 1, 2 dan 3 D. 1 dan 3 saja E. 2 dan 3 saja. EBTANAS 2000). 5. Pada pengukuran panjang benda diperoleh hasil pengukuran 0,07060 meter. Banyaknya angka penting hasil pengukuran adalah . . . A. dua B. tiga C. empat D. lima E. enam. (EBTANAS 1986). 6. Hasil pengukuran panjang dan lebar suatu lantai adalah 12,61 m dan 5,2 m. Menurut aturan angka penting, luas lantai tersebut adalah . . . m 2. A. 65 B. 65,5 C. 66,572 D. 65,6 E. 66. (EBTANAS 1990). 7. Dua buah gaya (setitik tangkap) saling tegak lurus, besarnya masing-masing 12 N dan 5 N. Besar resultan kedua gaya tersebut adalah . . . A. 17 N B. 15 N C. 13 N D. 9 N E. 7 N. (UAN 2002).

8. Perhatikan diagram vektor berikut ini ! a b (I) c a b (II) c a c b (III)

b (IV) b (V) Diagram vektor yang memenuhi persamaan a b = c adalah . . . A. (I) B. (II) C. (III) D. (IV) E. (V). (EBTANAS 1995).

9. Jumlah komponen vektor pada sumbu X dan Y berturut-turut pada diagram di samping adalah . . . N (V3 = 1,7) A. 39 dan -1,5 B. -1,5 dan 22 C. -12 dan 18,5 D. +1,5 dan 18,5 E. 18,5 dan 12. (EBTANAS 1996)

y+ F2 = 20 N

F1 = 10 N 60
0

30

10. Perhatikan gambar gaya-gaya berikut ini !! y 3N Resultan ketiga gaya tersebut adalah . . . 0 60 A. 0 N B. 2 N 0 3N 60 x C. 2V3 N D. 3 N. E. 3V3 N. 6N ( EBTANAS 2000).

11. Sebuah vektor gaya F = 20V3 N bersudut 600 terhadap sumbu x. Besar komponen vektor pada sumbu y adalah . . . A. 10V3 N B. 20 N C. 10V6 N D. 30 N E. 60 N. ( UAN 2002 ). 12. Hasil pengukuran tinggi lima orang siswa SMA berturut-turut diperoleh 164 cm, 159 cm, 167 cm, 173 cm, 171 cm maka tinggi rata-rata kelima siswa SMA tersebut bila ditulis dengan aturan angka penting adalah . . . cm. A. 170 B. 167,0 C. 167 D. 166,8 E. 166 (EBTANAS 1996). 14.Jika M dimensi massa, L dimensi panjang dan T dimensi waktu, maka dimensi tekanan adalah . . . A. ML-1T-1 B. ML-1T-2 C. MLT -1 D. MLT-2 E. ML2T-3 (EBTANAS 1993).

15. Perhatikan gambar vektor di samping ! Jika tan = dan v = 20 m/s Maka vx adalah . . . m/s. A. 12 B. 15 C. 16 D.18 E. 20 (EBTANAS 1998)

v vx

16. Untuk mengukur tebal gambar . Cm 0

sebuah balok kayu

digunakan jangka sorong

seperti

1
0 5 10

Balok kayu

Tebal balok kayu adalah . . . cm. A. 0,31 B. 0,40 C. 0,50 ( UN 2008)

D. 0,55

E. 0,60.

17. Sebuah vektor P = 24 N diuraikan menjadi dua buah vektor yang saling tegak lurus. Vektor yang pertama terletak di sumbu X dan membentuk sudut 37 0 dengan vektor P. Maka besar vektor kedua yang terletak di sumbu Y adalah . . . N. A. 144 B. 14,4 C. 13,2 D. 1,44 E. 1,32 ( UN 2002). 18. Seorang anak mengukur panjang dan lebar sebuah pita dengan menggunakan mistar yang berskala cm dan mm. Diperoleh data panjang 64,5 cm dan lebar 11,5 mm. Luas pita tersebut mempunyai jumlah angka penting sebanyak . . . A. 6 B. 5 C. 4 D. 3 E. 2. (EBTANAS 1995).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS ( Gerak )


1.

UN

Olahragawan berlari dari lintasan PQ QR (lihat gambar). Dari P ke Q ditempuh dalam waktu 20 sekon, sedangkan dari Q ke R ditempuh dalam waktu 20 sekon. Maka kecepatan rata-rata pelari tersebut adalah . . . m.s -1. 100 m A. 1 B. 2 P R Q C. 4 D. 6 60 m E. 12 (UAN 2003).

2. Gerak mobil menghasilkan grafik hubungan kecepatan (v) terhadap waktu (t) seperti gambar di bawah. Bila jarak yang ditempuh mobil selama 4 sekon adalah 48 m, maka kecepatan awal mobil (v0) adalah . . . m/s. v (m/s) A. 16 B. 12 C. 10 D. 5 20 E. 4
v0 t(s)

(EBTANAS 1999)
4

3. Suatu benda jatuh dari ketinggian tertentu. Apabila gesekan dengan udara diabaikan, kecepatan benda saat menyentuh tanah ditentukan oleh . . . A. massa benda dan ketinggiannya. B. percepatan gravitasi dan massa benda. C. ketinggian benda jatuh dan gravitasi. D. waktu jatuh yang diperlukan dan gravitasi. E. kecepatan awal benda dan gravitasi. (EBTANAS 1994). 4. Buah mangga dan buah kelapa jatuh bersamaan dari ketinggian h 1 dan h2 . Bila h1 : h2 = 2 :1 , maka perbandingan waktu jatuh antara buah mangga dan buah kelapa adalah . . . A. 1 : 2 B. 1 : 2V2 C. V2 : 1 D. 2 : 1 E. 2V2 : 1 ( EBTANAS 2000). 5. Benda bermassa 5 kg dilempar vertikal ke atas dengan kecepatan awal 10 m/s. Besarnya energi potensial di titik tertinggi yang dicapai benda adalah . . . J. A. 200 B. 250 C. 300 D. 350 E. 400. (EBTANAS 1994). 6. Berapakah kecepatan awal suatu benda yang harus dilemparkan vertikal ke atas agar mencapai ketinggian maksimum 20 meter? ( g = 10 m/s 2). A. 1 ms-1 B. 2 ms -1 C. 10 ms-1 D. 20 ms-1 E. 40 ms -1 (EBTANAS 1994).

7.

Sebuah peluru dengan massa 20 gram ditembakkan dengan sudut elevasi 30 0 dan kecepatan 40 m/s. Jika gesekan udara diabaikan maka energi potensial peluru pada titik tertinggi adalah . . . joule. A. 2 B. 4 C. 5 D. 6 E.8. (EBTANAS 1997).

8. Sebuah batu dilemparkan dengan sudut lempar tertentu. Batu mencapai titik tertinggi 80 m di atas tanah. Bila g = 10 m/s 2, maka waktu yang diperlukan batu selama di udara adalah . . . . sekon. A4 B. 5 C. 6 D. 8 E. 12. (EBTANAS 1996). 9. Sebuah pesawat terbang bergerak mendatar dengan kecepatan 200 m/s melepaskan bom dari ketinggian 500 m . Jika bom jatuh di B dan g = 10 m/s 2maka jarak AB adalah . . . m. A. 500 B. 1000 C. 1500 D. 1750 E. 2000. (EBTANAS 2001). A B 10. Pada benda yang bergerak beraturan dengan lintasan melingkar , kecepatannya bergantung pada . . . A. massa dan jari-jari lingkaran B. massa dan perioda. C. massa dan frekuaensi. D. perioda dan jari-jari lingkaran. E. kecepatan sudut dan jari-jari lingkaan. (UAN 2003). 11. Di antara ketentuan berikut ini : 1. kecepatan sudutnya tetap, kecepatan liniernya berubah. 2. kecepatan sudut dan kecepatan liniernya tetap. 3. kecepatan sudut berubah , kecepatan linier tetap. Pada gerak melingkar beraturan berlaku ketentuan yang ditunjuk oleh nomor . . . A. 1 saja. D. 2 dan 3 B. 1 dan 2 saja. E. 3 saja. C. 2 saja. (EBTANAS 1999). 12.Jari-jari roda B = 2 x jari-jari roda A. Perbandingan dan kecepatan sudut kedua

roda, A

adalah . . .

A. 1 : 1 C. 2 : 1 E. 4 : 1.

B. 1 : 2 D. 1 : 4 (EBTANAS 1995).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Hukum Newton ).


1. Jika resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda sama dengan nol, maka : 1. benda tidak akan dipercepat 2. benda selalu diam 3. perubahan kecepatan benda nol 4. benda tidak mungkin bergerak lurus beraturan. Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor . . . A. 1, 2 dan 3. D. 4 saja B. 1 dan 3 saja E. 1, 2, 3 dan 4. C. 2 dan 4 saja. (UAN 2002). 2. Sebuah balok bermassa 2 kg. terletak pada bidang datar licin ditarik dengan gaya F1 dan F2 seperti gambar. Besar dan arah percepatan yang bekerja pada benda adalah . . . F 2 =8N
600

F1=8N A. 1 ms-2 ; ke kiri. D. 2 ms-2 ; ke kanan. ( UAN 2002). B. 1 ms -2 ; ke kanan. -2 E. 2V2 ms ; ke kanan. C. 2 ms -2 ; ke kiri.

3. Sebuah gaya besarnya 10 N membentuk sudut 30 0 dengan bidang horizontal. Besar komponen gaya menurut bidang horizontal dan vertikal adalah . . . A. 10V3 N dan 5V3 N B. 5 N dan 10V3 N C. 5 N dan 5V3 N D. 5V3 N dan 5 N E. 5V3 N dan 5V3 N. (EBTANAS 1993). 4. Pada gambar di bawah ini pasangan gaya aksi dan reaksi adalah . . . T3 A. T2 dan T3 B. T2 dan C. T1 dan W D. T1 dan T2 E. T2 dan W. T1 (EBTANAS 1990)

T1 T3

W 5. Seorang anak berada di dalam lift yang bergerak ke atas dengan percepatan 4 ms-2. Jika massa anak 40 kg dan percepatan gravitasi 10 ms -2, maka gaya normal (N) yang bekerja pada anak tersebut adalah . . . N. A. 40 B. 160 C. 240 D. 400 E. 560. (EBTANAS 2001). .6. Lukisan gambar berikut beratnya 10 N. Besar tegangan tali T adalah . . . N. A. 2,9 B. 5,0 C. 5,8 D. 8,7 E. 10,0
600 600

(UAN 2003).

7. Apabila sistem seperti gambar di bawah ini dalam keadaan seimbang, maka besarnya tegangan tali T1 dan T2 adalah . . . N. A. 6V3 dan 12 B. 12 dan 12V3 30 C. 12V3 dan 24 D. 24 dan 12V3 T1 E. 28 dan 12V3. (EBTANAS 1994). . T2
0

W=12N 8. Lihat gambar di bawah ini. Jika s = 0,5 dan k = 0,2 maka besar F yang diperlukan supaya balok bergerak dengan percepatan tetap 28 ms -2 adalah . . . N. A. 1200,0 B. 600,5 F C. 599,5 D. 300,0 E. 24,5 (EBTANAS 1995). W=100N 9. Pada benda bermassa m, bekerja gaya F yang menimbulkan percepatan a. Jika gaya dijadikan 2F dan massa benda dijadikan m , maka percepatan yang ditimbulkan menjadi . . . A. a B. a C. 2a D. 4a E. 8a. (EBTANAS 1998). 10. Sebuah benda meluncur dengan kecepatan 4 m/s pada permukaan bidang datar kasar yang mempunyai koefisien gesekan kinetik 0,4. Bila massa benda 2 kg dan percepatan gravitasi 10 m/s2 , maka benda akan berhenti setelah menempuh jarak . . . m. A. 1,0 B. 1,5 C. 2,0 D. 2,5 E. 3,0. ( UAN 2002). 11. Gesekan bermanfaat untuk manusia, contohnya : 1. kita dapat berjalan tanpa terpeleset 2. kendaraan beroda dapat bergerak 3. hancurnya benda langit saat jatuh ke bumi 4. gesekan air saat berenang. Pernyataan yang benar tentang manfaat gesekan ditunjukkan oleh nomor . . . A. 1 saja B. 1 dan 2 C. 2 saja D. 2 dan 3 E. 3 saja. (EBTANAS 2001). 12. Bila berat benda di permukaan bumi = w newton maka berat benda itu di luar bumi yang jauhnya 3 R dari pusat bumi adalah . . . newton. A. w B. 1/3 w C. w D. 1/6 w E. 1/9 w. (EBTANAS 1990). 13. Grafik hubungan gaya (F) terhadap pertambahan panjang (x) dari dua pegas A dan pegas B seperti pada gambar di samping, maka . . . F A A.konstantaA = konstanta B 20 B B. konstanta A

<

konstanta B

10

C. konstanta A = 2x konstanta B D. konstanta A = x konstanta B E. konstanta A = 4x konstanta B

(UAN 2003)

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Hukum Kekekalan Energi Mekanis )


1. Sebuah mobil dengan massa 1 ton bergerak dari keadaan diam. Sesaat kemudian kecepatannya 5 ms-1. Besar usaha yang dilakukan mesin mobil tersebut adalah . . joule. A. 1000 B. 2500 C. 5000 D. 12500 E. 25000 (EBTANAS 1994). 2. Benda seberat 10 N berada pada bidang miring yang licin, dengan sudut miring 300. Bila benda meluncur sejauh 1 m, maka usaha oleh gaya berat adalah . . . J. A. 10.sin 30 0 B. 10.cos 30 0 C. 10 sin 600 D. 10 tan 300 E. 10 tan 600 (EBTANAS 1990.
300 10 N

3. Di antara kasus berikut ini : 1. air yang berada di tempat yang tinggi 2. busur panah yang teregang 3. bola yang menggelinding di lantai Benda yang memiliki energi potensial adalah benda pada kasus nomor , , , A. 1 saja B. 1 dan 2 C. 2 saja D. 2 dan 3 E. 3. saja. (EBTANAS 1999). 4. Benda bermassa 5 kg. dilempar vertikal ke atas dengan kecepatan awal 10 ms -1. Besarnya energi potensial di titik tertinggi yang dicapai benda adalah . . . J. A. 200 B. 250 C. 300 D. 350 E. 400. (EBTANAS 1994). 5. Seorang siswi menerjunkan diri dari papan kolam renang setinggi 8 m dari permukaan air tanpa kecepatan awal. Jika massa siswi 40 kg dan g = 10 ms -2, maka kecepatan siswi tersebut saat membentur permukaan air adalah . . . ms -1. A. 80 B. 16 C. 4V10 D. 4V5 E. 4V2 (EBTANAS 1991). 6. Sebuah benda yang massanya 1 kg dijatuhkan dari ketinggian 20 m seperti pada gambar. Besar energi kinetik benda saat berada pada 5 m dari tanah ialah . .. J. A 50 B. 100 C. 150 20 m D. 200 (EBTANAS 1993). 5 m. E. 250.

7.

Sebuah benda massanya 0,5 kg digantung dengan benang ( massa diabaikan ) dan diayunkan hingga ketinggian 20 cm dari posisi A (lihat gambar). Bila g = 10 ms-2, kecepatan benda saat di A adalah . . .cm/s. A. 4000 B. 400 C. 200 B D. 4 E. 2. 20 cm (UAN 2002).

8. Seorang nelayan naik perahu yang bergerak dengan kecepatan 4 ms -1. Massa perahu dan orang masing-masing 200 kg dan 50 kg. Pada suatu saat orang tadi meloncat dari perahu dengan kecepatan 8 ms -1 searah gerak perahu. Maka kecepatan perahu sesaat setelah orang meloncat adalah . . . ms -1. A.1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 6. (EBTANAS 1991). 9. Sebuah benda yang mula-mula diam meledak menjadi 2 bagian dengan perbandingan 3 : 2. Bagian yang massanya lebih besar terlempar dengan kecepatan 20 ms-1. Maka kecepatan terlemparnya bagian yang kecil adalah . . . ms-1 A. 13,3 B. 20 C. 30 D. 40 E. 60. (UAN 2002). 10.Sebuah bola yang massanya 0,2 kg dalam keadaan diam, kemudian dipukul sehingga bola meluncur dengan kelajuan 100 ms-1 dan pemukul menyentuh bola selama 0,1 detik. Besar gaya pemukul adalah. . . N. A. 2 B. 20 C. 50 D. 200 E. 333. (EBTANAS 1994). 11. Bola A yang mula-mula diam, kemudian bergerak ke kanan dengan percepatan 2 ms-2. Setelah 10 detik bola A menumbuk bola B yang bergerak ke kiri dengan kecepatan 10 ms-1. Jika massa B = 4 kg dan tumbukan lenting sempurna, maka kecepatan A dan B setelah tumbukan adalah . . . A. 20 ms-1 ke kiri dan 10 ms-1 ke kanan. B. 20 ms-1 k kiri dan 10 ms-1 ke kiri. C. 20 ms-1 ke kanan dan 10 ms-1 ke kanan. D. 10 ms-1 ke kiri dan 20 ms-1 ke kanan. E. 10 ms-1 ke kriri dan 20 ms-1 ke kiri. (EBTANAS 1992). 12. Dua buah bola A dan B massanya masing-masing 0,6 kg dan 0,4 kg. Bola A menumbuk bola B yang diam dengan kecepatan 2 ms -1 . Setelah tumbukan bola A dan B menyatu dan bergerak dengan kecepatan . . . ms -1. A. 0,8 B. 1,2 C. 1,6 D. 1,8 E. 2,0. (EBTANAS 1995). 13. Sebuah bola yang mempunyai momentum p menumbuk dinding dan memantul. Tumbukan bersifat lenting sempurna dan arahnya tegak lurus. Besar perubahan momentum bola adalah .. . A. nol B. p/4 C. p/2 D. p E. 2p. (UAN 2003). 14.Sebuah benda massa 2 kg bergerak dengan kecepatan 0,5 ms -1 menumbuk benda lain bermassa 1 kg yang diam. Jika tumbukan kedua benda lenting sempurna, maka kecepatan benda pertama dan kedua sesaat setelah tumbukan berturutturut adalah . . . m/s. A. dan - B. 1/6 dan 2/6 C. 2/3 dan 1/6 D. 1/6 dan 2/3 E. 1 dan 2 (EBTANAS 2001).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Gelombang Elektromagnetik )


1. Di bawah ini tentang gelombang elektromagnetik : 1. Tidak merambat melalui ruang hampa. 2. Besar cepat rambatnya seperti cahaya. 3. Bermuatan listrik. 4. Dihasilkan dari medan magnet dan medan listrik. Pernyataan yang benar adalah nomor . . . A. 1 , 2 dan 3 B. 1 dan 2 saja C. 2 dan 4 saja D. 4 saja E. 1, 2, 3 dan 4. (UAN 2002). 2. Sejumlah gelombang elektromagnetik seperti : 1. Sinar X 2. Sinar Ultraviolet 3. Sinar Inframerah 4. Gelombang Radar 5. Gelombang Radio. Dapat disusun dari yang energinya kecil ke yang lebih besar. Susunan tersebut yang benar adalah . . . A. 1, 2, 3, 4, 5. B. 2, 3, 4, 5, 1. C. 3, 4, 5, 1, 2. D. 4, 5, 1, 2, 3. E. 5, 4, 3, 2, 1. (EBTANAS 1991). 3. Intensitas gelombang elektromagnetik di suatu tempat adalah 3.10 -5/8 W.m-2 Bila laju gelombang elektromagnetik 3.10 8 ms-1 dan permeabilitas ruang hampa 4.10-7 Wb/Am, maka besar induksi magnetik maksimum di titik tersebut adalah . . . Wb.m-2 A. 10-10 B. 10-8 C. 10-6 D. 10-5 E. 10-3. ( EBTANAS 2001) 4. Kuat medan listrik maksimum yang dihasilkan oleh suatu rangkaian osilator adalah 2400 N/C. Bila cepat rambat cahaya 3 x 10 8 ms-1 dan 0 = 4 x 10-7 Wb/Am., maka daya rata-rata yang diterima oleh suatu bidang per satuan luas . . . kW/m 2. A. 2,4/ B. 2,4 C. 24/ D. 24 E. 24 ( EBTANAS 2001). 5. Ukuran permukaan dan suhu(T) serta emisivitas (e) dari lempeng logam I dan II ditunjukkan pada gambar di bawah ini. 4 cm 4 cm Jika w 1 = energi pancar tiap detik T1 = 2000 K 4 cm T2 = 1000 K 4 cm logam I ; w2 = energi pancar tiap e1 = 1 I e2 = 0,5 II detik dari logam II. Maka w 1:w2 = A. 2 : 1 B. 4 : 1 C. 8 : 1 D. 16 : 1 E. 32 : 1 (EBTANAS 1993). 6. Sebuah benda hitam sempurna luasnya 0,5 m2 dan suhu permukaannya 1000K. Jika konstanta stefan = 5,7 x 10-8 Wm-2K-4, maka energi total yang dipancarkan selama satu menit . . . joule. A. 2,85 x 10-8 B. 2,85 x 10 -5 C. 5,00 x 102 D. 2,85 x 104 E. 1,71 x 10 6 (EBTANAS 1990. 7. I Grafik di samping menunjukkan hubungan antara intensitas radiasi dengan panjang gelombang pada distribusi energi gelombang elektromagnetik. Jika konstanta Wien = 2,9 x 10 -3 mK, maka suhu permukaan benda yang memancarkan gelombang elektromagnetik adalah . . . 0C. A. 1450 B. 2900 C. 4350 D. 4727 (angstrom) E. 5000 (EBTANAS 1989)

8. Suhu permukaan benda 483 K. Jika tetapan Wien = 2,898 . 10 -3 mK, maka panjang gelombang radiasi pada intensitas maksimum yang dipancarkan oleh permukaan benda itu adalah . . . angstrom. A. 6 x 102 B. 6 x 103 C. 6 x 104 D. 6 x 105 E. 6 x 106 (EBTANAS 2000). 9. Benda melakukan radiasi kalor .Hubungan suhu mutlak (T) benda itu terhadap panjang gelombang () dari gelombang elektromagnetik yang meradiasikan kalor terbanyak digambarkan seperti grafik . . . A. T B. T C. T

E. T

D T

1991).

(EBTANAS

10. Pada gejala Compton, bila adalah panjang gelombang sinar X, dihamburkan oleh elektron bermassa mo dengan sudut hambur dan panjang gelombang yang dihamburkan , maka hubungan dan dapat ditulis . . . A. - = m0 c (cos ) C. - = h/m0.c (1 cos ) E. - = h/m0c .sin B. = m0 c ( 1 cos ) D. = m0.c . sin (EBTANAS 1992).

11. Manakah di antara pernyataan-pernyataan berikut ini yang sesuai dengan gejala Compton? A. Sinar akan membias jika melintasi bidang batas dua medium yang berbeda. B. Sinar X yang dihamburkan oleh elektron panjang gelombangnya menjadi lebih kecil. C. Sinar X yang dihamburkan oleh elektron panjang gelombangnya menjadi lebih besar D. Sinar yang masuk dari suatu medium ke medium lain, frekuensinya akan berubah. E. Tumbukan foton sinar X dengan elektron menghasilkan sinar gamma. (EBTANAS 1994).

12. Grafik di bawah ini menunjukkan hubungan antara energi foton E dengan frekuensi f 1. E. 2. E 3. E

f 4. E 5. E

f f Grafik yang benar untuk radiasi elektromgnet adalah . . . A. 1 B.2 C.3 D. 4 E. 5 (EBTANAS 1994). f

13. Suatu logam disinari dengan cahaya yang panjang gelombangnya 3000 A. Jika fungsi kerja logam itu 2 eV, berapakah energi kinetik elektron yang dilepas ? ( 1 eV = 1,6 x 10-19 J, c = 3 x 108 ms-1, h = 6,6 x 10-34 Js). A. 3,4 x 10-17 J B. 3,4 x 10-19 J C. 3,4 x 10 -21 J D. 2,1 x 10-19 J E. 2,1 x 10 -17 J. (EBTANAS 1990). 14. Pada grafik di samping ini, fo menyatakan . . . Ek(maks) A. frekuensi cahaya B. frekuensi ambang C. frekuensi logam D. frekuensi foton E. frekuensi invra merah. 0 f0 (EBTANAS 1989).

15. Pernyataan pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan gejala fotolistrik adalah . . . 1. kuat arus naik bila frekuensi cahaya yang digunakan diperbesar. 2. sebagian energi foton digunakan untuk melepaskan elektron dari keping logam. 3. energi kinetik elektron yang lepas dari keping logam bertambah,bila intensitas cahaya yang digunakan diperbesar. 4. energi kinetik elektron yang lepas dari permukaan logam bertambah, bila frekuensi cahaya yang digunakan diperbesar. Pilihlah: A. jika 1, 2 dan 3 betul. B. B jika 1 dan 3 betul. C. jika 2 dan 4 betul. D. D jika hanya 4 betul. E. jika 1, 2, 3, 4 semuanya betul. (EBTANAS 1988).

16.Seberkas sinar X dengan kecepatan 3 x 10 8 ms-1 memiliki momentum sebesar -23 -34 6,6 x 10 Ns. Bila konstanta Planck 6,6 x 10 Js, maka frekuensi sinar tersebut . . . MHz. A. 6 x 1011 B. 9 x 1011 C. 3 x 1013 D. 6 x 1013 E. 3 x 1019 (UAN 2002). 17.Hipotesa de Broglie menjelaskan bahwa . . . A. energi gelombang elektromegnetik dipancarkan dan diserap dalam bentuk paketpaket energi (foton). B. paket-paket energi gelombang elektromagnetik dapat bersifat sebagai partikel karena mempunyai momentum. C. cahaya memiliki sifat sebagai parrtikel di samping memiliki sifat sebagai gelombang. D. materi yang bergerak memiliki sifat gelombang disamping sifat partikelnya. E. foton-foton gelombang elektromagnetik dalam perambatannya hanya dapat bersifat sebagai gelombang.

18. Sebuah partikel mempunyai panjang gelombang 0,5 A. Bila massa partikel 8 x 10-31 kg dan tetapan Planck = 6 x 10-34 Js, maka partikel tersebut bergerak dengan kecepatan . . . .m/s. A. 1,0 x 107 B. 1,5 x 107 C. 2,0 x 107 D. 2,5 x 107 E. 3,0 x 107 (EBTANAS 1999).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Teori Relativitas )


1. Salah satu postulat Einstein dalam teori relativitas adalah . . . A. hukum-hukum Newton tetap berlaku untuk benda yang mempunyai kecepatan mendekati kecepatan cahaya. B. kecepatan benda dapat lebih besar dari pada kecepatan cahaya. C. kecepatan benda besarnya mutlak tidak tergantung pada pengamatnya. D. kecepatan cahaya besarnya mutlak tidak tergantung pada pengamatnya. E. kecepatan benda menentukan besarnya massa benda. (EBTANAS 1990). 2. Dua benda bergerak dengan kecepatan masing-masing c dan c, arah berlawanan. Bila c = kecepatan cahaya, maka kecepatan benda pertama terhadap benda kedua sebesar . . . A. 0,125 c B. 0,250 c C. 0,500 c D. 0,666 c E. 0,75 c. (EBTANAS 1994). 3. Jika c adalah laju cahaya di udara, maka agar massa benda menjadi 125 % massa diam, benda harus bergerak pada kelajuan . . . c. A. 1,25 B. 1 C. 0,8 D. 0,6 E. 1,5. (EBTANAS 1999). 4. Besarnya kecepatan gerak sebuah penggaris dengan panjang 2 m agar panjangnya menjadi 1 m adalah . . . A. c B. cV3 C. 1/3 c D. 2/3 c E. 1/3 cV2. (UMPTN 1997). 5. Periode pendulum di muka bumi besarnya 3,0 detik. Bila pendulum tersebut diamati oleh seseorang yang bergerak relativ terhadap bumi dengan kecepatan 0,95 c maka periode pendulum tersebut dalam detik menjadi . . . A. 0,5 B. 1,5 C. 9,6 D. 15 E. 300. (UMPTN 1999). 6. Sebuah partikel bergerak dengan laju cV3, c = laju cahaya. Jika m 0= massa diam, m = massa gerak, Ek = energi kinetik, E0 = energi diam, maka . . . A. m = m0 ; Ek = Eo B. m = 4/3 m0 ; Ek = E0 C. m = 2 m0 ; Ek = E0 D. m = 3/2 m0 ; Ek = Eo E. m = 2 m0 ; Ek = 2 E0 (EBTANAS 1986). 7. Sebuah partikel yang massanya m0 bergerak dengan kecepatan 0,6 c. Menurut teori relativitas Einstein massa partikel tersebut akan menjadi . . . m 0. A. 0,4 B. 0,6 C. 0,8 D. 1,25 E. 1,66 (EBTANAS 1991). 8. Sebuah benda mempunyai massa 2 gram. Jika benda bergerak dengan kecepatan 0,6Cdan cepat rambat c = 3 x 108ms-1, maka energi kinetik benda itu adalah . . .J A. 2,25 x 1013 B. 3,25 x 10 13 C. 4,0 x 10 13 D. 4,5 x 1013 E. 5,90 x 1013 (EBTANAS 1998).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN . ( Teori Atom BOHR )


1. Dua hal yang merupakan kelemahan model atom Rutherford yaitu . . . A. model atom Rutherford hanya terbatas berlakunya dan bertentangan dengan model atom Bohr. B. elektron yang mengelingi inti akan memancarkan energi dan elektron tidak memiliki orbit stasioner. C. tidak menjelaskan tentang tingkat-tingkat energi atom dan atom-atom menjadi tidak stabil. D. atom-atom menjadi tidak stabil dan bertentangan dengan hasil pengamatan spektrum atom hidrogen yang berbentuk diskrit. E. elektron bergerak mengelilingi inti dan massa atom terpusat pada intinya. (UAN 2003). 2. Spektrum atom hidrogen yang menghasilkan sinar tampak termasuk dalam deret . .. A. Lyman B. Balmer C.Paschen D. Bracket E. Pfund. (EBTANAS 1990). 3. Bilangan kuantum utama atom hidrogen dinyatakan dengan n, maka garis-garis spektrum deret Balmer terbentuk bila elektron loncat dari . . . A. n = 2, 3 dan seterusnya ke n = 1. D. n = 5, 6 dan seterusnya ke n = 4 B. n = 3, 4 dan seterusnya ke n = 2. E. n = 6, 7 dan seterusnya ke n = 5 C. n = 4, 5 dan seterusnya ke n = 3 (EBTANAS 1986). 4. Panjang gelombang terbesar yang dipancarkan oleh atom Hidrogen pada spektrum deret Balmer terjadi bila elektron berpindah dari lintasan dengan bilangan kuantum : A. n = 1 ke n = 2 B. n = 2 ke n = 1 C. n = 2 ke n = 3 D. n = 3 ke n = 2 E. n = ~ ke n = 2. (EBTANAS 2000). 5. Elektron atom hidrogen meloncat dari lintasan kulit ke tiga ke tingkat dasarnya. Jika konstanta Rydberg = 1,097 x 10 7 m-1, maka panjang gelombang foton yang dipancarkan adalah . . . angstrom. A. 1.025,5 B. 1.075,5 C. 1.080,8 D. 1.085,6 E. 1.090,6. (EBTANAS 1990). 6. Pada lintasan dasar ( bilangan kuantum = 1 ),elektron atom hidrogen memiliki energi ikat sebesar E. Pada lintasan elektron dengan bilangan kuantum = 4, energi ikatnya adalah . . . A. 1/16E B. 1/8E C. 1/4E D. 8E E. 16E (EBTANAS 2000). 7. Energi stasioner atom H dengan bilangan kuantum utama n adalah E = - 13,6/n 2 eV. Energi yang dibutuhkan untuk eksitasi elektron dari n = 2 ke n = 4 adalah . . . eV. A. 0,85 B. 1,51 C. 2,55 D. 3,40 E.4,25. (EBTANAS 2001). 9. Transisi elektron dalam sebuah atom hidrogen yang memancarkan foton dengan frekuensi paling tinggi adalah . . . A. dari n = 1 ke n = 2 B. dari n = 2 ke n = 1 C. dari n = 2 ke n = 6 D. dari n = 6 ke n = 2 E. dari n = 1 ke n = 3. (EBTANAS 1988).

10. Pada setiap atom terdapat beberapa jenis bilangan kuantum. Untuk bilangan kuantum utama n = 5 terdapat kuantum orbital sebanyak . . . A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 (UAN 2003). 11. Di dalam atom hidrogen terjadi perpindahan elektron dari lintasan n = 3 ke lintasan n = 1. spektrum yang dipancarkan adalahspektrum deret .. . A. Lyman B. Balmer C. Paschen D. Bracket E. Pfund. ( EBTANAS 1990 ). 12. Apabila energi dasar elektron atom hidrogen = - 13,6 eV dan 1 eV = 1,6 x 10 -1 J, maka energi yang dipancarkan ketika elektron berpindah dari lintasan n = 3 ke n = 1 adalah . . . joule. A. 2,42 x 10-19 B. 7,23 x 10-19 C. 1,45 x 10-18 D. 1,93 x 10-18 E. 2,18 x 10 -18 (EBTANAS 1991). 13. Elektron atom hidrogen berpindah lintasan dari n = 3 ke n = 2. Jika konstanta Rydberg = R, maka besar panjang gelombang foton yang dipancarkan adalah . . . A. 4/R B. 5/R C. 36/5R D. R/4 E. 5R/36. (UAN 2002). 14. Untuk bilangan kuantum l = 4, banyaknya nilai ml , yang mungkin adalah . . . . A. 3 B. 5 C. 7 D. 8. E. 9 (UAN 2002)

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN

( Rotasi dan Keseimbangan Benda Tegar )


1. Momen inersia sebuah benda yang berotasi terhadap titik tetap dipengaruhi oleh A. massa benda B. volum benda C. massa jenis benda D. percepatan sudut rotasi D. kecepatan sudut awal. (UAN 2003) 2. Perhatikan gambar di bawah! Tiga buah partikel dengan massa m, 2 m dan 3 m dipasang pada ujung kerangka yang massanya diabaikan. Sistem terletak pada bidang XY. Jika sistem diputar terhadap sumbu Y , maka momen inersia sistem adalah . . . Y 2 A. 5 ma B. 7a C. 5 ma 2m 2 2 D. 6 ma E. 7 ma m 2a 3m (EBTANAS 1998). x
a 3a

3. Seorang penari balet berputar 3 putaran per detik dengan kedua lengannya direntangkan . Pada saat itu momen inersia penari 8 kg.m 2. Kemudian kedua lengannya dirapatkan sehingga momen inersianya menjadi 2 kg.m 2. Frekuensi putaran sekarang menjadi . . . putaran per sekon. A. 10 B. 12 C. 16 D. 24 E. 48 (EBTANAS 1997). 4. Sebuah benda berotasi dengan momen inersia 2,5 x 10 -3 kg.m2 dan kecepatan sudut awal 5 rad.s-1. Agar benda itu berhenti dalam waktu 2,5 sekon, maka besar momen gaya yang harus dikerjakan adalah . . . N.m. A. 2,5 x 10-4 B. 7,5 x 10 -4 C. 5,0 x 10-4 D. 7,5 x 10-3 C. 2,5 x 10 -2. (EBTANAS 2000). 5. Sebuah roda yang berjari-jari 50 cm, berotasi dengan kelajuan sudut 900 rpm. Kelajuan tangensial sebuah titik pada tepi roda itu adalah . . . ms -1. A. 7,5

B. 15

C. 225

D. 350

E. 450

(EBTANAS 2000). 6. Setelah berotasi selama 3 s, benda memiliki kecepatan 5 rad/s. Gerak rotasinya memiliki percepatan 1 rad/s 2. Titik B berada benda 10 cm dari sumbu rotasi. Pada awal pengamatan B memiliki percepatan sentripetal sebesar . . . m/s 2. A. 0,1 B. 0,4 C. 0,9 D. 2,5 E. 4,0 (EBTANAS 1999). 7. Dari keadaan diam sebuah benda berotasi sehingga dalam waktu 1 sekon benda memiliki kecepatan 4 rad/s . Titik A berada pada benda tersebut berjarak 4 cm dari sumbu rotasinya. Percepatan tangensial rata-rata yang dialami titik, A adalah . . . m/s2. A. 4,00 B. 1,60 C. 0,64 D. 0,16 E. 0,04. (EBTANAS 2000).

8. Pada gambar di samping C adalah roda katrol dan massa beban B lebih besar dari massa beban A. Jika percepatan gravitasi = 10 m/s 2 dan tegangan tali T1 = 24 N, maka tegangan tali T2 C ( 2 kg ) adalah . . . . N. A. 28 B. 26 T1 T2 C. 24 D. 22 E. 20 (EBTANAS 2000). A B 9. Dua butir kelereng yang identik menuruni bidang miring. Kelereng yang satu lebih licin daripada kelereng lainnya. Jika kelereng yang satu meluncur, sedang kelereng yang lainnya menggelinding. Pernyataan yang benar adalah . . . A. kelereng yang meluncur akan tiba di dasar lebih dulu B. kelereng yang menggelinding akan tib di dasar lebih dulu C. kelereng yang menggelinding tiba di dasar dengan energi kinetik yang lebih besar D. kedua kelereng tiba di dasar dengan kecepatan linier yang sama E. kelereng mana yang tiba di dasar terlebih dahulu bergantung pada sudut kemiringan bidang. ( UAN 2003). 10. Koordinat titik berat bangun luasan seperti gambar di bawah ini adalah . . . A. ( 8 , 8/7 ) Y B. ( 8 , 12/7 ) C. ( 8 , 18/7 ) 10 D. ( 8 , 26/7 ) E. ( 8 , 30/7 ) 4 ( EBTANAS 1990 )
0 8 16 x

11. Gambar di bawah ini adalah gabungan dua potong papan segi empat dan segitiga. Kedua papan ini terbuat dari bahan yang sama. Agar titk berat gabungan persis di titik P, maka panjang sisi a adalah . . . cm. A. 3 B. 4 C. 6 4 cm D. 8 E. 10 a ( EBTANAS 1993 )
12 cm 4 cm P P 12 cm

12. Di bawah ini adalah bidang homogen . Apabila z 1 adalah titik brat luasan ABGH dan z0 adalah titik berat luasan ABCDEFG, maka jarak z 0 dan z1 adalah . . . cm. A. 0,8 H G B. 1,2 5 cm C. 4 F E D. 6,0 z0 z1 8 cm E. 10 C D ( EBTANAS 1991 ). 5 cm
A B

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Medan Magnetik )


1. Di sekitar arus listrik terjadi . . . A. medan magnettik yang arah gayanya tetap B. medan magnetik yang arah garis gayanya ke pusat lingkaran C. medan magnetik yang arah garis gayanya sesuai sesuai dengan kaidah tangan kanan. D. medan magnetik yang arah garis gayanya sesuai dengan arus listrik E. medan listrik yang arahnya tidak tetap. (EBTANAS 1987). 2. Kawat berarus listrik di listrik diletakkan di antara kutub Utara dan kutub Selatan magnet batang (lihat gambar). Arah gaya magnetik pada kawat tersebut Adalah . . . U A. ke kiri B. ke kanan i C. mendekati pengamat S D. menjauhi pengamat E. ke atas. ( UAN 2002 ). 3. Pada gambar di atas, AB adalah kawat lurus A B berarus listrik (i). Arah induksi magnetik di I titik P adalah . . . A. tegak lurus bidang gambar menjauhi pembaca B. tegak lurus bidang gambar mendekati pembaca C. searah dengan arus D. berlawanan dengan arah arus E. menuju ( mendekati) kawat AB. ( EBTANAS 1992 ). .P

4. Sepotong kawat penghantar lurus berarus listrik yang arahnya ke Timur diletakkan di dalam medan magnetik yang arahnya ke Utara. Pada penghantar akan timbul gaya yang arahnya ke . . . A. Timur Laut B. bawah C. atas D. barat E. selatan. ( EBTANAS 2001). 5. Suatu titik berjarak p dari penghantar panjang dan lurus. Penghantar itu berarus listrik sebesar q. Induksi magnetik di titik itu berbanding lurus dengan . . . A. p/q B. q/p C. 1/q D. 1/p E. pq. ( EBTANAS 1989 ). 6. Dua kawat sejajar l dan m dialiri arus I1 dan I2 (I1 > I2 . Berdasarkan kaidah tangan kanan , arah medan magnet pada titik P adalah . . . A. ke kanan l m B. ke kiri I1 I2 C. tegak lurus bidang kertas menjauhi pembaca P D. tegak lurus bidang kertas menuju pembaca a a E. ke atas. ( EBTANAS 1993 )

7. Bila sepotong kawat vertikal digerakkan ke arah Selatan memotong tegak lurus garis-garis gaya magnet homogen yang arahnya ke Timur, maka dalam kawat timbul arus induksi yang arahnya ke . . . A. Utara B. Barat C. Selatan D. bawah E. atas. ( EBTANAS 1991). 8. Dua kawat lurus panjang sejajar berjarak antara 10 cm dialiri arus masing-

masing 400 mA dan 500 mA. Bila arus berlawanan arah dan 0 = 4. 10-7 Wb/Am gaya intreaksi kedua kawat per satuan panjang kawat adalah . . . A. 4 x 10-9 Nm-1, tarik-menarik B. 4 x 10 -9 , tolak-menolak C. 4 x 10-9 Nm-1, tarik-menarik E. 4 x 10
-7

, tolak-menolak.

D. 4 x 10-9 , tolak-menolak ( UAN 2002).

9. Dua kawat sejajar l dan m masing-masing panjangnya 2m dan terpisah pada jarak 2 cm. Pada kawat m yang kuat arusnya 1,5 A mengalami gaya magnetik sebesar 6 x 105 N. Kuat arus pada kawat l adalah . . . A. A. 1,2 B. 1,5 C. 2,0 D. 2,4 E. 3,0 (UAN 2002). 10. Dua titik A dan B berada di sekitar kawat lurus berarus I. Jarak titik tersebut dari kawat masing-masing 6 cm dan 9 cm. Maka besar perbandingan induksi magnetik antara titik A dengan titik B adalah . . . A. 1 : 2 B. 2 : 1 C. 2 : 3 D. 3 : 1 E. 3 : 2 (EBTANAS 2001). 11. Suatu solenoida yang panjangnya 2 m memiliki 800 lilitan dan jari-jari 2 cm. Solenoida itu dialiri arus sebesar 0,5 A. Induksi magnetik pada ujung solenoida adalah . . . Wb.m-2. A. 8 x 10-7 D. 4 x 10-6 E. 2 x 10-4 B. 4 x 10-5 C. 8 x 10-5 (EBTANAS 1988)

12. Panjang kawat 3 m diletakkan di atas medan magnet homogen yang kuat medannya 0,5 Wb/m2 mengapit sudut 900. Jika diberi arus listrik 20 Ampere, maka gaya yang timbul adalah . . . . N. A. 0,75 B. 3,33 C. 30,00 D. 50.00 e. 120.00. ( UN 2004 ). 13. Ketika konduktor AB pada gambar berikut ini digerakkan dengan kecepatan v, potensial di ujung A lebih besar daripada potensial di ujung B. Hal ini disebabkan adanya medan magnet yang searah dengan . . . Y+ A. sumbu Z positif B. sumbu Z negatif A C. sumbu Y positif D. sumbu X positif X+ E. sumbu X negatif B ( EBTANAS 1995 ) Z+

14. Sebuah elektron dengan kecepatan v melintas tegak lurus medan magnetik (B) yang menjauhi pembaca ( perhatikan gambar berikut ). Elektron tersebut . . . A. akan berhenti dalam medan magnetik x x v x x B. lintasannya membelok ke kanan C. lintasannya membelok ke kiri x x x x D. akan berputar dalam medan magnetik E. akan tetap bergerak dengan lintasan lurus x x B x x ( EBTANAS 1987 ). 15. Partikel bermuatan positif 0,4 coulomb bergerak dengan kecepatan 4 m.s -1 dalam medan induksi magnetik homogen yamg besarnya 10 Wb/m 2. Apabila arah gerak partikel sejajar dengan arah vektor induksi medan magnetik, maka besar gaya yang dialami muatan tersebut adalah . . . N. A. nol B. 0,16 C. 1 D. 4 E. 16. (EBTANAS 2000 ). 16. Gambar di bawah ini menunjukkan 3 buah kawat sejajar yang dialiri arus listrik. Besar gaya Lorentz per satuan panjang pada kawat yang terletak di tengah adalah . . . N/m. A. 8 x 10-5 4 cm 6 cm -5 B. 6 x 10 C. 4 x 10-5 D. 2 x 10-5 E. 10-5

(EBTANAS 1995)

i1 = 2A

i2 = 3A

i3 = 4A

17. Perhatikan gambar di bawah ! Bila efisiensi 75% maka besarnya kuat arus I p adalah . . . A. A. 0,1 160 V 12 V C. 0,3 E. 0,5
input output 24W;12V

B. 0,2 D. 0,4

( UAN 2003) 18. Arah arus induksi dalam suatu penghantar itu sedemikian sehingga menghasilkan medan magnetik yang melawan perubahan medan magnetik yang menimbulkannya. Pernyataan ini adalah hukum . . . A. Lenz B. Faraday C. Ampere D. Biot-Savart E. Maxwell. (EBTANAS 1989 ). 19. Di antara faktor-faktor berikut : 1. Jumlah lilitan kumparan 2. Laju perubahan fluks magnetik 3. Besar induksi magnetik. Yang mempengaruhi ggl induksi dalam generator adalah nomor . . . A. 1 saja B. 1 dan 2 saja C. 1, 2 dan 3 D. 2 dan 3 saja ( UAN 2002).

E. 3 saja

20.Sebuah kumparan terdiri atas 1200 lilitan berada dalam medan magnetik. Apabila pada kumparan terjadi perubahan fluks magnetik 2 x 10 -3 Wb. setiap detik , maka besarnya ggl induksi yang timbul pada ujung-ujung kumparan tersebut adalah . . . volt. A. 0,24 B. 1,0 C. 1,2 D. 2,4 E. 6,0 (EBTANAS 1994) 21. Sebuah kumparan terdiri atas 1000 lilitan. Bentuk penampangnya empat persegi panjang dengan ukuran 8 cm x 5 cm. kumparan berputar dengan frekuensi -1 anguler 100 rad.s , tegak lurus dengan medan magnet homogen. Induksi magnetik medan magnet = 2 tesla. Tegangan maksimum yang terjadi adalah . . . volt. A. 800 B. 420 C. 200 D. 100 E. 80 (EBTANAS 19940. 22.Suatu kumparan yang yang mempunyai 200 lilitan dan luas penampang 1500 cm 2 mengalami perubahan induksi induksi magnetik dari 100 mWb.m -2 menjadi 500 mWb.m-2 dalam waktu 20 milisekon. Besar induksimagnetik yang timbul pada kumparan adalah . . . volt. A. 100 B. 200 C. 300 D. 500 E. 600 (EBTANAS 2001). 23.Kawat PQ panjang 20 cm digerakkan ke kanan dengan kecepatan v dan memotong tegak lurus induksi magnetik B seperti tergambar berikut ini. Besar gaya Lorentz pada kawat PQ adalah . . . N. A. 2 x 10-2 . . . . P . . . . -1 B. 2 x 10 v= 20 m/s C. 2 x 10 . . . . . . . . R = 0,1 2 D. 2 x 10 B = 5x10-2 T E. 2 x 103 . . . .Q . . . . (EBTANAS 1995).

24.Kawat AB panjang 10 cm, hambatannya 0,02 bebas bergerak sepanjang kawat PS ,sedangkan medan magnet 0,1 tesla menembus tegak lurus bidang kertas ini. Jika kawat AB digerakkan ke kiri dengan kecepatan 4 ms -1 tegak lurus medan magnet, maka besar dan arah arus induksi pada kawat AB adalah . . . A. 2 A dari A ke B x x x x x A x x x xP B. 2 A dari B ke A R C. 2,5 A dari A ke B x x x v x x x x x D. 2,5 A dari B ke A E. 4 A dari A ke B x x x x x B x x x xS 25. Fluks magnetik yang dihasilkan suatu generator terhadap waktu dinyatakan dengan persamaan = 10 sin (20t) Wb. Jika kumparan dari generator itu 100 lilitan, maka gaya gerak listrik maksimum yang dihasilkan generator tersebut adalah . . . volt. A. 1000 B. 1500 C. 10.000 D. 20.000 E. 25.000 ( EBTANAS 1993 ).

SOAL-SOAL FISIKA KHUSUS UN ( Listrik Bolak-Balik )


1. Pernyataan tentang hubungan antara harga maksimum dan efektif pada tegangan dan arus bolak-balik berikut yang benar adalah . . . A. Vmaks = 2 Vef dan Imaks = 2 Ief. B. Vmaks = Vef/V2 dan Imaks = Ief.V2 C. Vmaks = Vef/V2 dan Imaks = Ief D. Vmaks = Vef/V2 dan Imaks = Ief/V2 E. Vmaks = Vef.2 dan Imaks = Ief.V2. (EBTANAS 1995). 2. Jika sebuah alternator menghasilkan ggl induksi sesaat 110 volt dan ggl induksi maksimum 220 volt, maka posisi kumparan terhadap arah medan magnet pada saat itu adalah . . . A. 00 B. 300 C. 450 D. 600 E. 900.

Soal-soal Fisika Klas : XII IPA Bab : Medan Magnet Paket : I Disusun oleh : Drs. Anam Zakaria.
1. Besar kuat medan magnet di suatu titik yang letaknya sejauh a dari penghantar lurus yang dialiri arus sebesar I besarnya sebanding dengan . . . A. I B. a.I C. a/I D.I/a E. 1/aI

2. Medan magnet dapat ditimbulkan oleh : 1. muatan listrik yang bergerak. 2. magnet tetap. 2. konduktor yang dialiri arus listrik 3. muatan listrik yang diam .

3. Sebuah kawat lurus panjang dialiri arus listrik 10 ampere. Induksi magnetik di suatu titik yang berjarak 4 cm dari kawat besarnya . . . T. A. 0,5 x 10-4 D. 4,0 x 10-4 B. 1,0 x 10-4 E. 5,0 x 10-4. C. 3,14 x 10-4

4. Kawat lurus panjang menembus tegak lurus bidang kertas (A). Titik P berada pada A dan berjarak r dari kawat. Bila kawat dialiri arus listrik I dari bawah ke atas, maka induksi magnetik B pada titik P adalah . . . A. tegak lurus bidang A arah ke bawah. i A P. . .r. . . B. tegak lurus bidang A arah ke atas. C. menuju P. D. menyinggung lingkaran berjari-jari R arah ke belakang. E. menyinggung lingkaran berjari-jari R arah ke depan.

5. Dua kawat lurus berarus listrik masing-masing 5A dan 10 A dan mempunyai arah yang sama. Jarak kedua kawat 75 cm. Letak titik yang induksi magnetiknya nol . . . A. 10 cm dari kawat pertama. C. 50 cm dari kawat pertama. E. 25 cm dari kawat pertama. 6. Dua kawat lurus panjang dipasang sejajar dan vertikal pada jarak d. Kawat B. 25 cm dari kawat kedua. D. 10 cm dari kawat kedua.

pertama dialiri arus sebesar I ke atas. Titik X yang terletak di antara kedua kawat dan berjarak 1/3 d dari kawat pertama induksi magentiknya sama dengan nol.Ini berarti arus yang mengalir pada kawat kedua adalah . . . A. 1/3 I ke bawah. D. 2I ke atas. B. I ke bawah E. 2 I ke bawah. C. 3I ke atas.

7.Sepotong kawat panjang

yang

kedua ujungnya

diikatkan pada tiang

penyangga, berarus listrik sebesar 1000 ampere. Sebuah titik didekat kawat diketahui mempunyai induksi magnetik 10 -4 T. Jarak titik tersebut terhadap kawat adalah . . . A. 5 m 8. I1 = 4 A 4 cm O H 9. Sebuah kawat penghantar yang berbentuk lingkaran berjari-jari r dialiri arus listrik . Besar induksi magnetik di pusat lingkaran itu . . . A. berbanding lurus dengan i2. C. berbanding terbalik dengan i. E. berbanding lurus dengan r. 10. Sebuah kawat lurus yang panjang terletak vertikal disinggungkan dengan kawat melingkar seperti pada gambar. Kedua kawat dialiri arus listrik yang sama kuat. I I Induksi magnetik di pusat kawat melingkar . . . A. nol. B. mengarah ke luar bidang gambar. C. berasal dari pusat ke tepi lingkaran. D. berasal dari tepi ke pusat lingkaran. E. mengarah ke dalam bidang gambar. 11. Sebuah kawat melingkar berjari-jari 5 cm dilalui arus 0.05/ amper. Besar induksi magnetik di pusat kawat adalah . . . T. A. 4 x 10-7 12. B P PP Q I B. 2 x 10-6 C. 4 x 10-6 D. 2 x 10-7 E. 10-7 B. berbanding lurus dengan r2. D. berbanding lurus dengan i. 8 cm I2 = 6 A B. 3 m V C. 2 m D. 2 m E. 6 m.

Dua bidang datar H dan V saling tegak lurus. Kawat lurus panjang terdapat pada masingmasing bidang dilalui arus I1 dan I2. Induksi magnetik di titik O adalah x 10 -5 T. A. 2,5 B. 3,5 C. 4,5 D. 5,5 E. 6,5

Pada sebuah bidang datar

terdapat ka-

wat lurus panjang Q yang berarus litrik sebesar I, dan kawat melingkar berjari-jari 2 cm dialiri arus listrik 0,3 ampere. Induksi magnetik di pusat lingkaran

-6

P besarnya 12 x 10 T arah ke atas. . . . A. A. 2.2 B. 3,2 C. 3,6

Bila jarak PQ 8 cm, kuat arus I besarnya D. 6,2 E. 12,4

S0al-soal Fisika Klas BaB Paket : : XII- IPA II Drs.Anam Zakaria.


berjari-jari arah 3 cm, terletak pada

: Medan Magnet

Disusun oleh :
1. Suatu arus melingkar

besarnya 2,5 A

bidang horizontal. Titik P terletak pada sumbu lingkaran arus itu pada jarak 4 cm di atas pusat lingkaran. Jika dilihat dari P A. 28 x 10-8 T ke atas. C. 36 x 10-7 T ke bawah. arus sesuai dengan putaran jarum jam. Besar dan arah induksi magnetik di P adalah . . . B. 25 x 10 -8 T ke bawah. C. 36 x 10 -7 ke atas.

E. 48 x 10-6 T ke bawah. 2. Sebuah solenoida panjang 80 cm mempunyai 1000 lilitan dialiri arus 1 A. Besar induksi magnetik di pusat solenoida adalah . . . T. A. x 10-4 D. 2 x 10-4 B. 4 x 10-4 E. 5 x 10-4 C. 5 x 10
-4

3. Sebuah solenoida panjang dengan ukuran 5 lilitan tiap cm, dialiri arus 0,I amper. Besar induksi magnetik di pinggir (ujung) solenoida . . . T. A. 2 x 10-5 B. x 10-5 C. 2 x 10-9 D. x 10-6 E. 2 x 10-7.

4. Suatu kumparan kawat tipis dengan jumlah lilitan kawat, arus listrik dan jari-jari kumparan berturut-turut N , I dan R. Induksi magnetik di pusat kumparan bertambah bila dilakukan . . . 1. penambahan I tetapi N dan R tetap. tetap. 3. penambahan N tetapi I dan R tetap. 4. penambahan R tetapi N dan I tetap. 5. Induksi magnetik di pusat kawat melingkar berarus listrik akan meningkat 2x jika : 1. arus tetap tetapi jari-jari lingkaran diperbesar 2x. 2. arus diperbesar 2x dan jari-jari lingkaran diperbesar 4x. 3. arus dan jari-ajri lingkaran sama-sama diperbesar 2x. 4. arus tetap tetapi jari-jari lingkaran diperkecil x. 6.Induksi magnetik di suatu titik yang berada di tengah-tengah sumbu solenoida yang berarus listrik berbanding . . . 1. lurus dengan jumlah lilitan kawat. 3. lurus dengan permeabilitas zat dalam solenoida. 2. lurus dengan kuat arus. 4. terbalik dengan panjang solenoida. 2. penambahan N dan I tetapi R lingkaran

7.Sebuah solenoida panjangnya 2 meter memiliki 800 lilitan dan berjari-jari 2 cm, dialiri arus listrik 0,5 A. Besar induksi magnetik di ujung solenoida besarnya . . . T. A. 8 x 10-7 D. 4 x 10-6 B. 4 x 10-5 E. 2 x 10-4 C. 8 x 10-5

8. Dalam solenoida panjang mengalir arus listrik yang besarnya tetap. Induksi magnetik di tengah sumbu solenoida = B. Jika solenoida direnggangkan hingga panjangnya menjadi 2 x semula maka besar magnetik tersebut menjadi . . . A. B/ V2 B. B C. B D. BV2 E. 2B.

9. Dua solenoida panjang P dan Q masing-masing memiliki n 1 dan n2 lilitan persatuan panjang dan masing-masing dialiri arus I 1 dan I2. Induksi magnetik ditengahtengah sumbu solenida P besarnya sama dengan 4 x besar induksi magnetik di tempat yang sama pada solenoida Q. Perbandingan besar I 1 dan I2 A. 2n1/ n2 4 n2/n1 B. 2n2/n1 E. 16 n2/ n2 C. 4n1/n2. adalah . . . D.

10.Solenoida dengan panjang b dan toroida yang berjari-jari a memiliki jumlah lilitan dan dilalui arus listrik yang sama. Perbandingan induksi magnetik dipusat solenoida dan toroida adalah . . . A. a : b B. b : b C. a ; b D. 2a : b E. 1 : 1.

11. Sebuah kawat lurus berarus listrik I menghasilkan induksi magnetik B di sekitar kawat tersebut. Grafik hubungan induksi magnetik B terhadap jarak r untuk harga I yang tetap adalah adalah . . . B B B

A.

B. B

C. B

E.

12.Sebuah toroida dengan jejari efektif 0,3 m dialiri arus listrik 0,9 A. Bila induksi magnetik pada sumbu toroida adalah 6 x 10 -5T maka jumlah lilitan toroida adalah . . . A. 30 B. 40 C. 45 D. 60 E. 100

13.Induksi magnetik di pusat lingkaran kawat berarus listrik adalah 2 x 10 -5T.Jika arus pada kawat berarus adalah 7,5 A, maka jari-jari kawat tersebut adalah . . . cm. A. 15 B. 20 C. 25 D. 30 E. 35.

MOMENTUM , IMPULS DAN TUMBUKAN 1. Sebuah bola A yang mempunyai momentum p menumbuk bola B sehingga

setelah bertumbukan momentum bola A menjadi 3p. Maka perubahan momentum bola B adalah . . . A. 2p B. -2p C. -3p D. 4p E. p.

2. Sebuah granat yang mula-mula diam, tiba-tiba meledak dan pecah menjadi 2 bagian yang bergerak saling berlawanan. m1 : m2
=

Perbandingan massa kedua bagian itu

2 : 3 . Maka perbandingan energi kinetik pecahan granat pertama

dan kedua adalah . . . A. 1 : 1 B. 9 : 4 C. 4 : 9 D. 2 : 3 E. 3 : 2.

3. Sebuah peluru

bermassa 10 gram

ditembakkan kearah ayunan balistik Agar ayunan dapat menjalani m/s.

bermassa 1 kg. Peluru bersarang di dalamnya. lingkaran penuh , maka laju awal peluru adalah . . . A. 101 B. 202 C. 303

8 cm

D. 404

E. 505 maka energi kinetik benda akan

4. Jika momentum sebuah benda berkurang 20% berkurang . . . A. 20% dari energi kinetik mula-mula. B. 36% dari energi kinetik mula-mula. C. 45% dari energi kinetik mula-mula D. 64% dari energi kinetik mula-mula. E. 80% dari energi kinetik mula-mula.

5. Sebuah peluru bermassa 100 gram dan berkecepatan 1000 m/s mengenai dan menembus balok diam yang massanya 10 kg. yang berada pada bidang datar

tanpa gesekan. Balok jatuh di tanah di Q yang berjarak horizontal 2,5m dan berjarak vertikal 1,25 m dari tempat awalnya. Sedang peluru jatuh di P. Jarak OP = . . . m. A. 25 B. 50 C. 100 D. 125 E. 250. O 2,5m Q P 1,25m

6. Sebuah benda mempunyai momentum p menumbuk dinding dan memantul. Tumbukannya lenting sempurna dan arahnya tegak lurus. Besar perubahan

momentum bola adalah . . . A. nol B. p/4 C. p/2 D. p E. 2p

7 Sebuah senapan mesin menembakkan peluru

yang bermassa 50 gram dengan

kelajuan 1000 m/s. Penembak memegang senapan itu dan hanya mampu menahan senapan dengan gaya 180 newton. Maka jumlah maksimum peluru ditembakkan A. 136 tiap B. 140 menit C. 176 adalah D. 210 yang dapat . E. 216. sebuah balok yang .

8. Sebuah peluru bermassa 10 gram

ditembakkan ke dalam

tergantung pada seutas tali. Massa balok tersebut 990 gram. Akibatnya peluru bersarang di dalam balok dan balok berayun sampai ketinggian 20 cm. Kecepatan peluru saat mulai menembus balok adalah . . . m/s. A. 100 B. 150 C. 200 D. 250 E. 300.

9. Sebuah peluru 10 gram ditembakkan ke dalam balok diam yang massanya 990 gram. Balok dihubungkan ke pegas yang memiliki konstanta 100 N/m. Bila peluru bersarang di dalam balok dan pegas tertekan sejauh 20 cm, maka kecepatan peluru A. 100 saat menumbuk B. 150 balok C. 200 adalah. D. 250 . . m/s. E. 300.

10. Bola A ( 1 kg) dan bola B (4kg) bergerak berlawanan dengan kecepatan masingmasing 4 m/s dan 1 m/s hingga keduanya bertumbukan lenting sebagian dengan koefisien restitusi . Kecepatan A dan B sesaat setelah tumbukan adalah . . . m/s A. 1 dan 0,5 11. Sebuah B. 2 dan 0,25 m=1kg, C. -1 dan 0,25 D. 0,25 dan 1 E. 2,5 dan 3.

bola elastis

dilemparkan ke lantai dengan sudut kemiringan

tertentu seperti gambar. Tepat sebelum menumbuk lantai laju bola 4 m/s dan sesaat terpantul kecepatannya sebesar . . . A. 12 Ns B. 9 Ns C. 8 Ns D. 5 Ns E. 3,5 Ns. 3 m/s. Impuls yang diberikan pada lantai

V = 4 m/s V = 3 m/s 600 300

12 Suatu

ayunan

dengan massa bandul 2kg diletakkan pada ketinggian h. Pada

lintasan terendahnya bandul membentur benda diam bermassa 1 kg.Bila setelah benturan kedua benda menempel jadi satu, maka ketinggian kedua benda adalah . .. A. h B. 1/5 h C. 1/6 h D. 1/9 h E. 1/10 h.

13. Benda A dan B bertumbukan sentral di atas bidang datar licin. Besar kecepatan A , kecepatan B, massa A dan massa B masing-masing 2 m/s, 2 m/s, 5 kg dan 3 kg. Bila tumbukan tidak elastis sama sekali ,maka 1. Besar kecepatan setelah tumbukan 0,5 m/s. 2. Energi kinetik A sebelum tumbukan 10 J. 3. Energi kinetik B sebelum tumbukan 6 J. 4. Energi total setelah tumbukan 1 J. 14. Bola A bergerak mendatar dengan kecepatan v dan menumbuk bola B yang diam yang massanya = 3x massa A. Jika tepat setelah tumbukan bola A diam, maka koefisien restitusinya adalah. . . A. 0 B. 1/3 C. D. 2/3 E. 1.

15. Benda A yang massanya 1 kg ditembakkan dari tanah dengan kecepatan awal 3V30 m/s dengan sudut elevasi 45 0 . Di titik tertinggi menumbuk benda B yang massanya 2 kg yang mulanya digantung pada tali sepanjang 6 m. Bila tumbukan berlangsung sentral elastis setelah tumbukan adalah . . . A. 150 B. 300 C. 450 D. 600 E. 900. sempurna maka besar sudut yang ditempuh tali

16. Seorang pemain bola menendang bola yang diam dengan gaya sebesar 100 N. Bila massa bola 0,8 kg. dan lamanya persentuhan bola dan kaki pemain 0,1 sekon, maka bola meninggalkan kaki pemain dengan kecepatan . . . m/s. A. 9 B. 10 C. 12,5 D. 18 E. 80.

17. Seorang anak melompat lepas dari skate board dengan kecepatan 1 m/s. Bila massa anak 20 kg dan massa skate board 2kg. maka kecepatan hentakan papan skate board adalah . . . m/s. A. 20 B. 10 C. 0,1 D. 0,1 E. -10.

18. Bola A massanya 2 kg dan diam dipercepat dengan 2 m/s 2 selama 10 sekon sebelum menumbuk bola B yang bergerak berlawanan dengan kecepatan 10 m/s. Jika massa B 4 kg dan tumbukannya lenting sempurna , maka kecepatan A dan B setelah tumbukan adalah . . .

A. 20 m/s ke kiri dan 10m/s ke kanan. B. 20 m/s kekiri dan 10 m/s ke kiri. C. 20 m/s ke kanan dan 10 m/s ke kanan. D. 10 m/s ke kiri dan 20 m/s ke kanan. E. 10 m/s ke kiri dan 20 m/s ke kiri. 19. Dua benda A dan B bergerak berlawanan arah dengan laju masing-masin 4 m/s dan 1 m/s.sehingga keduanya bertumbukan secara lenting sempurna. Sesudah tumbukan kecepatan A dan B masing-masing 5/3 m/s dan 2/3 m/s. B =2 kg maka massa A adalah . . . kg. A. 2,6 B. 2,0 C. 1,5 D. 1,0 E. 0,5 Bila massa

20. Sebuah truk yang sedang berhenti ditabrak oleh mobil yang sedang melaju dengan kecepatan 72 km/jam. Setelah tabrakan kedua kendaraan menjadi satu dan bergerak bersama. Jika massa truk 1000 kg dan massa mobil 600 kg. kecepatan kedua kendaraan itu adalah . . . m/s. A. 1,5 B. 6,0 C. 8,0 D. 10 E. 12.

21. Sebuah senapan bermassa 0,80 kg dengan kecepatan 700 m/s.

menembakkan peluru bermassa 0,016 kg

Kecepatan senapan mendorong bahu penembak

sesaat peluru melesat dari senapan adalah . . . m/s. A. 12 B. 13 C. 14 D. 15 E. 16.

22. Sebuah perahu bemassa 100 kg dinaiki oleh seseorang kg. dan bergerak di atas

yang massa badannya 50

sungai dengan kecepatan 10 m/s.Kemudian orang

tersebut meloncat ke belakang perahu dengan kecepatan 2 m/s(relativ terhadap air sungai). Kecepatan perahu sesaat orang meloncat adalah . . . m/s. A. 10 B. 12 C. 14 D. 14 E. 18.

23. Benda B yang digantung dan diam melalui seutas tali tiba-tiba ditumbuk oleh benda A dengan kecepatan 20 m/s (m A = mB) sehingga benda B berayun ke atas. Koefisien restitusi tumbukan antara A dan B = 0,5. Tinggi maksimum yang dicapai B adalah . . . m. A. 1,5 C. 3,0 E. 1,5V5. B. 2,0 D. 1,5V2