Anda di halaman 1dari 39

Abu Fairuz Abdurrohman Al Qudsy Al Jawy Al Indonesy

MENGINGAT MENGINGAT MENGINGAT MENGINGAT


KEBUSUKAN KEBUSUKAN KEBUSUKAN KEBUSUKAN ABDUL ABDUL ABDUL ABDUL

APEL MANALAGI
ASY SYAIKH ROBI AL
ADAPUN ABDULLOH ALU MARI ITU HIZBIY
Abu Turob Saif bin Hadhor Al Jawiy Al Indonesiy
Abu Fairuz Abdurrohman Al Qudsy Al Jawy


MENGINGAT MENGINGAT MENGINGAT MENGINGAT KEMBALI KEMBALI KEMBALI KEMBALI
ABDUL ABDUL ABDUL ABDUL GHOFUR GHOFUR GHOFUR GHOFUR AL AL AL AL MALANGI MALANGI MALANGI MALANGI

APEL MANALAGI BUAT CAK MALANGI (SERI 4)
ASY SYAIKH ROBI AL MADKHOLIY ALIM SALAFIY,
ADAPUN ABDULLOH ALU MARI ITU HIZBIY

Dikoreksi Oleh:
Abu Turob Saif bin Hadhor Al Jawiy Al Indonesiy
-semoga Alloh memaafkannya-

Ditulis oleh:
Abu Fairuz Abdurrohman Al Qudsy Al Jawy
Al Indonesy
-semoga Alloh memaafkannya

Darul Hadits Dammaj
Yaman
-Semoga Alloh menjaganya-
w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

2

MALANGI MALANGI MALANGI MALANGI (4) (4) (4) (4)

BUAT CAK MALANGI (SERI 4)
MADKHOLIY ALIM SALAFIY,
ADAPUN ABDULLOH ALU MARI ITU HIZBIY
Abu Turob Saif bin Hadhor Al Jawiy Al Indonesiy



w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

3


-=- -=- = ~-
KATA PENGANTAR SERI EMPAT

'- -~ - -=- _-- -~ -~ - --- = _-~ )-- -~ -- -=- = V - V )~ = -=-
- :
Pada tulisan Hampir-hampir Mereka Jantan Cak Dul memasukkan Abdulloh bin Umar
Al Mari Al Adniy ke dalam daftar para masyayikh dakwah yang dicaci oleh pengikut Asy
Syaikh yahya Al Hajuriy. Cak Dul berkata tentang Salafiyyin Dammaj: Tetap pada
keputusan bahwa Asy Syaikh Abdurrahman dan orang yang bersamanya
adalah hizbi. Sehingga halal mencela Asy Syaikh Abdurrahman, halal mencela Asy
Syaikh Abdullah Mari (hal. 5)
Tujuan Cak Dul amat jelas: untuk menampilkan di hadapan umat bahwasanya Salafiyyun
Dammaj benar-benar kelompok pencaci ulama Ahlussunnah.
Maka jawaban ana adalah sebagai berikut:
Jawaban pertama: Sesungguhnya tulisan-tulisan tentang kebatilan Abdulloh bin Umar Al
Mari telah banyak kami sebarkan di Indonesia, baik dengan bahasa Indonesia maupun
dengan bahasa Arab. Maka silakan dirujuk kembali.
Jawaban kedua: Abdul Ghofur Al Malangiy memang hizbiy tulen, yang salah satu ciri-
cirinya adalah: mengetahui al haq lalu tapi membenci penyebarannya, dan berusaha agar
umat jangan sampai mengetahui al haq tadi, ditambah lagi dengan fanatismenya yang
sangat kental, makanya dia berusaha menjadikan tulisan-tulisan tadi sekedar cercaan yang
tidak tegak di atas kebenaran, sehingga tulisan tadi dan segenap penulis dan penyebarnya
pantas dimusuhi dan mendapatkan gelar: PENCACI ULAMA.
Jawaban ketiga: ada kemungkinan kecil, yaitu bahwasanya Abdul Ghofur Al Malangiy
benar-benar jauh dari sifat JANTAN (pinjam kamusnya di hal. 1,4,7,10 dst.) sehingga tidak
berani membaca tulisan-tulisan tadi karena takut melihat kenyataan pahit akan kebusukan
Syaikh yang sangat dicintainya dan dibelanya dengan fanatik. Manakala dia sedemikian
ketakutan untuk membaca tulisan-tulisan tadi, akhirnya dia benar-benar tidak tahu
kejahatan Syaikhnya tadi, dan jadilah dia itu: katak dalam tempurung (pinjam kamusnya di
hal. 3 dan 36).
Jawaban keempat: ana akan mengalah dan melayani Cak Dul ini dengan menjelaskan
kembali kejahatan Syaikhnya tadi. Barangkali juga ada sebagian pembaca yang memang
belum berkesempatan untuk membaca tulisan-tulisan yang telah kami sebar sejak pertama
meletusnya fitnah Mariyyah. Dan ( - -=') ana punya banyak literatur dan sumber-sumber
berita selain Mukhtashor Bayan. Jelas Mukhtashor Bayan sudah lebih dari cukup untuk
menjelaskan hizbiyyah Abdulloh Mari dan saudaranya beserta pengikut mereka. Akan
tetapi berhubung rendahnya IQ dan EQ Cak Dul dan kru DH (Dhofadi Habibah)-nya, tetap


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

4


saja mereka protes. Tulisan-tulisan mereka terus-menerus menyuarakan lemahnya akal
mereka dalam memahami hizbiyyah. Ats Tsalabiy -rohimahullohu- berkata:
'- -' -= '-= - ',= '-' '-
Kitab seseorang merupakan alamat dari akalnya. Bahkan dia merupakan timbangan
kadar dirinya dan lisan keutamaannya. (Yatimatud Dahr/1/hal. 400).
Dan ( - '- ) ana dalam kesempatan ini akan menukilkan sebagian berita-berita dan
tulisan-tulisan yang ana dapatkan sebelum lahirnya Mukhtashor Bayan.

BAB SATU: DUKUNGAN ABDULLOH AL MARI TERHADAP ABUL
HASAN AL MISHRIY

Berikut ini aka ana nukilkan pembahasan yang bagus, yang di sela-selanya ada pelajaran
yang sangat berharga bagi orang-orang yang cerdas. Putra Hadhromaut Syaikhunal fadhil
Abu Hamzah Muhammad bin Husain Al Amudiy hafizhohulloh- berkata:
-'--' ~=- - --- - -- = -- -- , '- =-, -- --, ,= =' =, '==--- '
'-''= -'- _''- - - = '-' -'- -=' ' _- - -=' - - -- 1413 - = - --, _- _,-'
_,- - ' '= - - _-= -' '-'=' -='-' ,- ' _,-' _,- -=- ,-' -- +- =='
1416 -= -'=' =-=- - _,'--' -' '' -' -'-- = - ','--' - '+- ''= =`
,-'--' - --' .
'-- -=, =' -= ~=- - _-- '= -~-= '- --= '- ` -=- ,'- -' -= - . -'
- --' '= 1413 -' ' _- - -=' = - '+, = '= ` '+- '- -, - ',- `'
-' -' '-- -- ,-= -=- '= 1416 ' ,- ' _,-' _,- -= - '= = '
'=-' = ','- -+- = _'= - -=' ' - '+- ''= =` ,-'--' --' . -' -' '
'=-' ,-'= ,' . '-- _'= '- -- -= - =- ' _'= '= '-- ,'= - -=' - '=- '-''=- ' _'=
'' - ' - - , .
Sesungguhnya orang-orang yang merenungkan sikap Abdulloh bin Mari pada masa fitnah
Abul Hasan akan melihat perkara yang aneh dan mengherankan, yang mana orang ini
berbangga-bangga dan bersumpah dengan nama Alloh taala bahwasanya dia adalah
termasuk orang yang paling tahu tentang Abul Hasan, dan bahwasanya dia pernah
melakukan beberapa perdebatan dengan Abul Hasan pada tahun 1413 H. bahkan dia
mengaku pernah menelpon Syaikh Robi bin Hadi roahulloh- dalam urusan tersebut,
sampai bahkan pertemuan pertama yang panas terjadi di rumah putra Syaikh Robi
Muhammad Ash Shoghir- di Makkah pada bulan Dzul Hijjah 1416 H. hadir pada pertemuan
itu sekelompok dari masyayikh dan penuntut ilmu. Perdebatan pada waktu itu berisi sekian
banyak kasus, dan yang termasuk paling penting adalah sikap Abul Hasan yang
memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam Ahlussunnah.


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

5


Demikianlah pengaku-akuan orang ini Abdulloh Mari- bahwasanya dia punya
catatan lima puluh kesalahan Abul Hasan, sebagaimana yang diceritakan Akhuna
Muhammad Ba Roidy -hafizhohulloh- padaku pada Syaikh Abu Hamzah Al Amudy-. Maka
kamu akan lihat bahwasanya selang waktu ini -tahun 1413 H- dia melakukan beberapa
perdebatan dengan Abul Hasan. Akan tetapi sebagaimana yang tampak dari alur
pembicaraannya, perdebatan itu cukup tenang, lalu menjadi keras dan panas pada tahun
1416 H. dan itu berlangsung di rumah putra Syaikh Robi hafizhohulloh wa roahu-, di
dalam majelis itu dilontarkanlah berbagai kasus yang penting sebagai kritikan terhadap
Abul Hasan, dan yang termasuk paling penting adalah sikap Abul Hasan yang
memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam Ahlussunnah. Dan pertempuran di majelis saat
itu cukup panas.
Berdasarkan penjelasan di atas, tampaklah bahwasanya Abdulloh Mari itu tahu tentang
penyimpangan-penyimpangan dan penyelisihan Abul Hasan. Dia tahu hal itu sejak dulu.
'= - -=' ---''- -' - =- ,' '=- ,'= ` ,= ` -' '-' '- -=' --' -=
+ --- '- '+' '= '- - '+---- - - ---- - --- -~- -- = -- -- - . '- '-''
-,- '= - -=' = - -'= '- = -'-' '- - --- - = '- '-=-~ -- ~ -
_-'- = '-)-= -=-- ' - -- _-~- -=-- -= _-~- --- '= . ` '- '-'= -,' - -='
=' --- - ~'= -~- V ~'- V ~'-- - -- - '--'~ =- - '-- ' =--, -- '- -= '
' -'= --- '- - ---- '--- _'= +- _,-' ,-= - .
Jika demikian, maka keadaan Abul Hasan itu tidaklah tersembunyi dan tidak asing bagi
Abdulloh Mari. Namun yang aneh dan mengherankan adalah: Abul Hasan pada saat
fitnahnya itu muncul dan punya kekuatan dan hantaman, dan dengan sebab itu banyak
orang yang terfitnah, ternyata Abdulloh Mari tidak punya saham yang pantas disyukuri
dalam fitnah ini.
Para ulama telah berbicara yang menjelaskan keadaan Abul Hasan, dan memperingatkan
umat dari kesalahan-kesalahannya, pokok-pokoknya dan kaidah-kaidahnya yang rusak.
Dan yang pertama kali berseru terhadap kebatilan tadi adalah Syaikh kita (Yahya Al
Hajuriy) roahulloh- di Yaman, dan yang di luar Yaman adalah Asy Syaikh Ahmad An
Najmiy dan Asy Syaikh Robi bin Hadi Al Madkholiy hafizhohumallohu taala-([1])
kemudian berbicaralah para ulama Yaman tentang Abul Hasan, sementara orang ini
(Abdulloh Mariy) tidak mau menggerakkan air yang tenang (diam saja), dan tidak sikap
saling membantu dan menolong buat Ahlussunnah khususnya di Yaman. Tapi orang ini
hanyalah bergumul dengan beberapa urusan pribadinya saja. Dan itulah yang terjadi,
khususnya setelah para ulama Madinah -yang dipimpin oleh Asy Syaikh Ubaid hadahulloh-
telah berbicara.


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

6


,' ' _=--' , '- -' !! '- '- -=-' - , '- ','--' ,' '=` ,`' '- '+''- -== -
='=' ,-= !! ==` - - _` -` =' ' -~-- '->- '-, +, ' -- '=- -,''
-' ',- ' - = :
Maka di manakah perkara yang dia banggakan tadi? Dan di manakah pengetahuannya
tadi?!! Kenapa gaya panasnya tadi berubah jadi dingin? Dan di manakah berbagai kasus
dan kesalahan (Abul Hasan) yang banyak tersebut? Kenapa sekarang ditutupi? Dan
kenapa disembunyikan pada kondisi paling dibutuhkan untuk dibeberkan?!! Yang lebih
mengherankan lagi, dan bahkan lebih berat dan pahit adalah bahwasanya orang ini secara
lahiriyah senantiasa bersikap diam. Dan jadilah sikap diamnya itu mengundang keraguan
dan kebimbangan. Penjelasannya ada beberapa sisi:
` : -- ,-'

` =' -'= =-' '

--- --'- = -= - - =- '- _--, -'-''- ,'


--, -'=''- ,-' ` ,= ' -' - ,'---' ---' ='- -' -'- -=' ' _--,
+' ' ++=, , '--, -- - -=' '- ` =, '-'- . ,' ' =' ,'= _--, +'
++=, -, =, - '= - -=' _-= -, _'= -,- - - ,= +- - -= '-' ,'
-' -= , +,'= =-- - - `- - -=' ' '+' '= ,- '=- ` ' -,
- -- '- ==, '' ` -' ` _, -' ,' -- '-- _, -`-' = --- '+, ' '-'
''= -, : ) ', -= -- ', '= .( ,, ' '- ', :
Yang pertama: Sikap diamnya yang meragukan ini menimbulkan pengaruh yang sangat
mendalam terhadap dakwah, terutama di wilayah Syihr. Orang-orang khusus Abdulloh bin
Mari yang dinamakan sebagai orang kepercayaan yang mengurusi masalah khotbah,
pengajaran, adzan dan lain-lain justru menjadi orang-orang yang pertama terjatuh di dalam
fitnah tersebut. Sementara si pemilik pengetahuan tentang Abul Hasan tidak memberikan
nasihat pada mereka, dan tidak mengarahkan mereka dalam keadaan dia melihat mereka
berjatuhan ke dalam fitnah Abul Hasan, dan dia diam saja tidak menggerak air yang
tenang([2]). Bukankah wajib baginya untuk menasihati mereka, mengarahkan mereka dan
membimbing mereka serta memperingatkan mereka dari kesalahan-kesalahan Abul Hasan
agar mereka itu berada di atas kejelasan dari perkara mereka. Mereka itu adalah orang-
orang khusus Abdulloh dan orang yang paling dekat dengannya. Mereka adalah tonggak
bagi dirinya, dia bertopang kepada mereka di masjidnya. Bahkan kaset-kaset dan tulisan-
tulisan Abul Hasan laris di kalangan sahabat mereka. Si Abdulloh ini meskipun mengatakan
melarang penyebaran apa-apa yang dikeluarkan oleh kedua belah pihak([3]) akan tetapi
ucapannya itu tidak bisa menghilangkan keraguan dan kebimbangan darinya. Dia cuma
ingin menghilangkan dan menolak celaan terhadap dirinya. Seakan-akan kondisi dirinya
berkata: Engkaulah yang aku maksudkan, dan dengarlah wahai tetanggaku. Yang lebih
memperkuat kenyataan tadi adalah sebagai berikut:
- ` ', -- '- '-' '-, -'=- ,' -- -'- -=' - - ' -, _'= =` ,' +--= - - -- - -='
+,-, +-''- --' -, +,'= +--, - -- `-' -' ,-- '= - -=' '-, '- '- ','= .


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

7


' ` -'-' - -=- - -' -= - '= : '- - '- - = _,-' -=- - -= '' -'-' _'=
-=- - -=' '--' -' = ,'= -' '- '-,' - '--= ,--' _- -= - =- -= ,'= '
=' -'=' -'- ` ,, - --- '' =' '-, - = '- ',` ' : '- ,' ='=- _' ` = ---,
-= -- = ` '-` -= '---- '= - _- =', _-- - -- =-- .
Tidak diketahui darinya pengingkaran terhadap apa yang diperbuat oleh teman-temannya
yang terfitnah oleh Abul Hasan. Bahkan dia itu mengingkari para ikhwah yang dilindungi
oleh Alloh dari fitnah Abul Hasan, dia menuduh mereka telah berbuat serampangan dan
tergesa-gesa. Abdulloh mengingkari mereka dan melarang mereka menyebarkan
malzamah-malzamah yang menjelaskan keadaan Abul Hasan, sambil mengemukakan
alasan yang lemah. Saudara kita yang mulia Abu Muhammad Sad Al Ghurobiy
hafizhohullohu wa roah- berkata: Kami turun dari Dammaj setelah Asy Syaikh Muhammad
bin Abdul Wahhab memvonis salahnya Abul Hasan di dalam beberapa poin kritikan
terhadap dirinya. Lembaran-lembaran vonis tadi ada bersamaku, dan ketika aku bertemu
dengan Abdulloh Mari kusodorkanlah padanya lembaran vonis tadi. Maka dia menjawab
bahwasanya dirinya tidak menginginkannya. Dia bilang menanti vonis tadi setelah tiba di
Adn pada hari-hari itu.
(Asy Syaikh Al Amudiy hafizhohulloh- berkomentar: Apa beda antara dirinya mengambil
vonis tadi dari tangan Akh Sad dengan datangnya vonis tadi kepadanya jika dia telah
sampai di Adn? Bukankah sama saja? Ini menunjukkan bahwasanya dirinya sebenarnya
tidak ridho dengan kritikan terhadap Abul Hasan, yang mana dirinya tidak mau terbongkar
isi hatinya, sehingga terpaksa untuk memberikan alasan yang lemah seperti ini.)
Dia juga bilang: Aku tidak butuh pada vonis ini, dan tidak senang vonis ini dikasihkan
padaku ataupun disebar di masjidku, karena situasi di tempat akan makin ruwet setelah itu.
Dan dia tak mau mengambil vonis tadi dan melarang menyebarnya di masjidnya.
' : '-' - - = - '=- - '-- -` ', '- - _'= '= - -'- -=' '- ,'= - '-''=-
=- ' _- ' - '-' '= '--, ---' ' -= '+---- - -' - ,=- ',
='- -' _''--''- -'--' ,' '- --' -- _'= '- ,= , =,--' -'=
'-'- ,= - ' ,-' -- ,' .
Kukatakan (Asy Syaikh Al Amudiy): semoga Alloh memerangi kamu wahai orang yang
jahat. Kamu takut perkaranya jadi ruwet wahai ushuli([4]), sementara kamu tahu tentang
keadaan Abul Hasan dan penyelisihannya serta penyimpangannya. Bersamaan dengan itu
kamu melihat orang-orang yang paling dekat di sekitarmu berjatuhan di dalam fitnah ini.
Hikmah apa yang kamu ambil manfaatnya dari sikap diammu. Fiqih apa yang kamu aku-
akui (elu-elukan) wahai pemilik ilmu maslahat dan mafsadah? Manakah pengingkaran
terhadap kemungkaran? Apakah hal itu cuma berlaku untuk sebagian orang saja? Manakah
nasihat? Apakah nasihat itu hanya khusus untuk sebagian orang saja? Demi Alloh,
sungguh perbuatanmu ini sangat meragukan. Sikap diammu ini sungguh aneh.


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

8


- _' ' -- ' '--- =-` ,` - =` - '=- =-' =-- -- = - ,- ' '-, --
` -' ,-,' = ` '=-, --='

- ''- . -- =-- - '- = - ,- --


,-''' -='-' =--' -= ,=' . -- =--' - '-- '--= ' '- - , _' ,,--=' . '-
- '- =- --- - -= - =- ,-' _-= = ' - =- --' '= - += '=
,'= -' ' ' : - --' '-' ' '-- ,-- !
Tambah lagi sikap diamnya itu merupakan sebab menyelewengnya banyak sekali ikhwan
dari wilayah Syihr. Masjidnya jatuh terkapar, dan tiada yang selamat darinya kecuali sangat
sedikit sekali. Tidak lebih dari lima masjid yang tersisa. Ini jika aku telah berlebihan dalam
bilangan tadi. Demikian pula masjid Ibnu Baz jatuh terkapar. Demikian pula mayoritas
wilayah masjid Abdurrohim jatuh ke tangan mereka. Tinggallah masjid tadi berada dalam
keruwetan dan sengketa sekian lama, dan bisa jadi kesudahannya akan kembali ke
Hasaniyyun (pengikut Abul Hasan). Berapa banyak orang-orang yang lenyap dan
menyeleweng disebabkan oleh sikap diam Abdulloh Mari yang meragukan ini, sampai-
sampai satu orang awam yang cinta sunnah mendatanginya seraya berteriak di mukanya
dan berkata kasar: Kamulah penyebab ini semua! Kenapa kamu tidak berbicara dan
memberikan penjelasan?!([5])
- --= -- - -=' _,-' -= - ,-- - - _-' -'=- =-- -= - =- ' , -= -
=- - -' . _,-' -= '= - _- - -=' '- '-, ,-'-` '-=- '=- - -' . '-
-' -' - =- -'=- ,- _-- '+, ,'= ='--' _'= _,-' -= '= - ' -` _,-' -= - -
`-=- ` - = --- - ' -'= . --= ` - -=- -' '= - .
Dan di antara keanehannya dalam fitnah Abul Hasan adalah: pada saat Asy Syaikh Ahmad
Ba Sufail saddadahulloh- menyampaikan ceramah di masjid Abdulloh Mari, dan saat
itu Abdulloh Mari tidak hadir sebagaimana adat kebiasaannya. Asy Syaikh Ahmad Ba
Sufail roahulloh- menyebutkan bahwasanya Abul Hasan itu ditemani oleh sekitar delapan
puluh orang, dan semuanya adalah anggota Baroatudz Dzimmah. Dan setelah itu,
Abdulloh Mari menyampaikan ceramah di Qushoiar. Pada kesempatan itu dia
mencaci Asy Syaikh Ahmad roahulloh- dengan sangat keras. Memang dia hanya
menyebut Asy Syaikh Ahmad saddadahulloh- dengan global, akan tetapi orang-orang
yang hadir tahu maksudnya. Demikianlah Akh Abu Muhammad Al Ghurobiy roahulloh-
menceritakannya padaku.
- --'== -- - -=' -= = _' -,- - '' -,' -- '- -=' - `---' ` =' '-
,-= '= -'=- -= ----' -' -- =, -=' -'-- ='- '- =' ' +' ) (!!! '- --=
'- ` -=- ,'- -' -= - .
Dan di antara keanehannya dalam fitnah Abul Hasan adalah: ketika Abul Hasan keluar ke
Seiun (padahal para ulama Yaman telah melarang Abul Hasan untuk pergi kesana-kemari,
tapi memang orang itu keras kepala) datanglah kepada Abdulloh Mari teman-temannya
dan orang-orang khususnya yang terfitnah oleh Abul Hasan. Mereka meminta padanya


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

9


untuk ikut keluar juga. Maka dia mengemukakan udzur. Lalu mereka minta idzin untuk
mengambil bis dakwah, maka diidzinkannya mereka untuk mengambilnya, sebagaimana
Akh Muhammad Ba Roidiy Al Amudiy hafizhohulloh- mengabariku.
- --= '- --= ` -'-' - -- ,- --=' ='- -'=' '= - ' : -,- - =-=- -
=` =- - - -= '-=- ' -- _-=, - '= - -'=- -= ,-, +' '= - -=' ' ' -
` '-=,- _,-' -=-' '-'= - . ' ' : '- =` '-' _'= ' = = _'= -,- - '-- - ='
-= '- -=' - . ' '-, , -= - ' _--, - =-- ' =--, ' '-, -= - - _-- -= ,' '=
Dan di antara keanehannya juga Akh fadhil Abu Mushab Al Hadhromiy roahulloh- yang
tinggal di Hami berkata: aku mendatangi Abdulloh Mari bersama sekitar empat belas
ikhwan. Abdulloh Mari dituntut untuk mengumpulkan teman-teman dan orang-orang
khususnya lalu menjelaskan kepada mereka keadaan Abul Hasan. Dan kejadian itu
berlangsung setelah Syaikhuna Yahya dan Asy Syaikh An Najmiy roahumalloh- berbicara.
Abu Mushab berkata padanya: Saya dan para ikhwan semuanya telah satu hati dan di
atas bayyinah tentang orang ini yaitu: Abul Hasan-. Tapi Abdulloh Mari tidak
mempedulikannya dan tidak mau mendengarkan orang yang menasihatinya, ataupun
menerima kabar darinya untuk menasihati orang-orang yang ada di sekelilingnya.
- `=- ---' ' -= - ''- =-'- '--, _'= '=- -'=' +--, --''- --'-- '-'' ,= ' -
'' ' '-+-' . ' : '-=,- -' -= - - : '-' '' ', ,- = ', ,' - =` = '= - -='
',-- '' . +--= - '=- +--= - ---' -- '+, '--- - '-- .
Dan setelah fitnah itu sirna, justru Abdulloh dan Salim Ba Muhriz mencaci orang-orang
Hami tadi Abu Mushab dan teman-temannya, dan juga Sad dan Aqil-, menuduh mereka
telah tergesa-gesa dan mendahului ulama, dan berbagai tuduhan kezholiman, kepalsuan
dan kedustaan yang lain. Aku (Asy Syaikh Muhammad Al Amudiy) katakan: kenapa kalian
berbuat zholim seperti ini wahai Abdulloh kecil, wahai Salim kecil, padahal para ikhwan tadi
tahu keadaan Abul Hasan berdasarkan penjelasan ulama. Cukuplah bagi mereka
bahwasanya Alloh menyelamatkan mereka dan menjaga mereka dari fitnah ini, dan kalian
kalian berdua dan orang-orang yang bersama kalian berdua- justru terbalik.
- --'== ---' : = -'=- -- _-' ---- - -=' --- --- - ,- ',- '-'' = -
-=' . ,-- = ,---' -' - =- = -`, _'= =` ' -= - ,-, - `, - -, : =- --'- _'=
=' --- - `' '-='-- . + =- -` -= -= - =- . ' ,-- - '- ,----' -' - ` .
- = ,,--=' - _,-'' _,- '= - =+- - -=' _- ' -= -= -= - =- '-- ' -='-
- `, - ' --, += - - _'= =` ,' -'= ` - -- .
Dan di antara keanehannya juga dalam fitnah ini adalah: salah seorang sahabat Abdulloh
mari yang wajahnya terbakar api fitnah Abul Hasan yang bernama Nabil Al Quaithiy,
mencabut lembaran bayan para ulama yang berisi pemboikotan terhadap Abul Hasan. Si
Nabil ini merupakan salah satu orang dekat Abdulloh Mari, satu sama lain saling
menyanjung. Si Abdulloh memperkenalkan Si Nabil dan mempercayainya, dan berkata:


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

10


Kita mempercayainya untuk dakwah, dan mempersilakannya untuk berbicara di masjid-
masjid kita. Orang ini terpercaya di sisi Abdulloh Mari. Dulunya si Nabil ini adalah salah
satu tokoh besar pembela Abdulloh Al Ahdal (fitnahnya sebelum fitnah Abul Hasan Al
Mishriy). Demikian pula salah seorang pengikut Abul Hasan mencabut lembaran Asy
Syaikh Robi roahulloh- yang berisi fatwa pemboikotan terhadap Abul Hasan Al Mishriy.
Tapi ketika orang-orang mengabari Abdulloh Mari tentang perbuatan orang
kepercayaannya dan yang lainnya dia tidak memerah wajahnya, tapi dia justru dengan
keras mengingkari ikhwan yang menempelkan lembaran-lembaran tadi.
=' -'`' : -= - =- -= - '-, - -=' - ' -` =- = '- -- ' , - ',-' -'
- ,'= ----' ,' -- -- - -=' _-= +- '- '-, =-- - `-' -' '--, - ',--' - -'
' : ) ( - -' ' : ) ' ( - -' ' : ) '- .( ' ` _,--, -, - -' - ` '--- '-' '
'- --= '- ` -'-' - -=- ,'- -' '= - . -' -' _'= -` - -= - +-- ,'- ='-
--' +' = '-` +,'= . , ' - '-` - ` , ` -` ,= `= , -' +-,- ` '-
-'-' - '-` - ' ,-'
Sisi kedua: bahwasanya Abdulloh Mari terlambat sekali dalam memulai untuk berbicara
tentang Abul Hasan Al Mishriy. Ketika dia mulai berbicara tentang orang itu dengan
penjelasan yang tidak begitu terang-, mulailah para fanatis yang berjatuhan di fitnah Abul
Hasan Al Mishriy mengingkarinya sampai-sampai mereka berkata: Seret dia di lantai.
Mereka menelponnya, ada yang bilang: pendusta, ada yang bilang: Anjing, ada yang
bilang: Pencuri. Dulu dia tak bisa melewati sebagian jalan-jalan dikarenakan banyaknya
pengingkaran orang-orang, sebagaimana berita dari Akhunal fadhil Abu Muhammad Ba
Roidiy Al Amudiy roahulloh-. Berarti para pengikut Abul Hasan itu dulunya percaya
bahwasanya Abdulloh Mari itu ada di barisan mereka, dengan dalil dia itu memberi mereka
kesempatan dan tidak mengingkari mereka. Dan yang lebih menguatkan lagi adalah
kerasnya pengingkaran mereka terhadapnya, dan hal itu tidaklah terjadi kecuali karena ada
perkara yang besar sekali, dan hubungan yang erat di antara mereka. Jika tidak demikian,
maka apa faidah dari pengingkaran mereka tadi dan cercaan mereka yang keras tadi
padanya?
=' ''`' : _ - ' -` . - ' ` -'-' - ,-= -=- =--' -= - '= '- -- :
-- - -=' ,=' -=' - = `-' `-' _'= - ` -- - -=- _'- - ,'= ' '- '- - : -' '-'
-' -- - -=' -' -,- ,- _,-' _,- -= - `-- = --' '-'= ' - _,-' _,- ,=-''- -
- -=' = -= - --'=- '--- _,-- ' '-' ''- '-,'= '=- - -=' - ' - -
'- ---' = '-- - '--'-''=- '--- ',- _' =-' _' -= - =- - = _-- =` _'= '-`' _'= '-
,'= '-'- -= ='-' -'-' --' '='-- '- - - : + - '- '= ,-'- -= _''-'- ='-
,-'- ,= - '--' -- ' '-- . -=' -'=- ` -=- =--' =-=- - '--' ,, -', =--
'-' '=-' = '-,' -= - =- '--'- = ---' --= '-- _,-' _,- '- : ) ---' ,, '-- - -='
- -=' -= .( '- ' : - ' --' ' --, ,= . ` '--'- = '- -= - -=' -


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

11


'=` ~=- - ='~ -- '--- -- '- -~'-- ---- - - -- - = -- '--= . ` '-== - -=

-'
=` -` --=- ' '=-' . '- = '=-' .
Sisi ketiga: dan ini lebih berat dan pahit. Akh yang utama Abu Ubaidah Muhammad As
Sumahiy hafizhohullohu wa roah- menuliskan surat padaku sebagai berikut:
-- - -=' ,=' -=' - = `-' `-' _'= - ` -- - -=- _'- - ,'= ' '- '- - :
Ketika terjadi fitnah Abul Hasan Al Mishriy aku punya hubungan surat-menyurat dengan
Asy Syaikh Robi hafizhohulloh- di seputar kasus tersebut. Lalu datanglah faks dari Asy
Syaikh Robi yang berisi tahdzir terhadap Abul Hasan dan agar jangan menghadiri durus
dan ceramahnya. Maka kamipun menyebarkan faks tersebut. Ternyata para pengikut Abul
Hasan dan orang yang tertipu dengannya dalam fitnah tadi kemudian menyerang kami,
mentahdzir orang dari kami dan melarang orang duduk-duduk dengan kami. Lalu kami
pergi ke Syihr mengunjungi Abdulloh Mari agar dia mau menasihati para ikhwah untuk
tegar di atas kebenaran yang telah mereka ketahui. Kami sampai ke tempatnya jam
setengah delapan pagi. Aku disertai Fahd bin Syithob, Adil Ba Laqih([6]), Hasan Ba Sholih,
Majid Ba Rosyid dan para pemuda yang lain. Teman-teman Abdulloh Mari mengabari
bahwasanya Akh Muhammad As Sumahiy dan sekelompok pemuda ingin mengunjungi
Anda. Lalu mereka membuka majelis. Kemudia Abdulloh Mari keluar menemui kami.
Mulailah kami berbicara seputar fitnah ini, dan kukabari dirinya tentang faks dari Asy Syaikh
Robi. Maka Abdulloh Mari berkata: Dalam fitnah ini mereka ingin menjatuhkan Abul
Hasan, padahal Abul Hasan itu gunung.([7]) Maka aku menjawab: Jika Alloh
menghendakinya jatuh, Alloh akan menakdirkannya, maka dia ataupun yang lain akan
jatuh. Lalu kami berbicara seputar kesalahan-kesalahan Abul Hasan. Abdulloh
Mari mengabari kami bahwasanya pada malam sebelumnya Mitsaq Al Adniy ada si
sampingnya.
Kemudian kamipun keluar, dan kukatakan pada para teman bahwasanya ucapan Abdulloh
Mari ini kita carikan kemungkinan-kemungkinan baiknya. Inilah yang berlangsung di majelis
tadi.
' : + - ` '-=- _' ,'- '+- =- '`' -~- -~ -- -'- --- -~= =- ' -=-
-,= -` -=' --' = ` =-' --' ='---- ' '-- ' '-, -''- -,' -'' -' - . ' -'
` --' --- -''- -' -` -=' - -',- - -''=- .
Aku (Asy Syaikh Muhammad Al Amudiy hafizhohulloh-) berkomentar: perkara ini tidak
membutuhkan penjabaran karena penunjukannya telah jelas, bahwasanya orang itu
(Abdulloh Mari ) thoriqohnya adalah Hasaniy, tapi dia tersembunyi di tengah-tengah
barisan Ahlussunnah. Dia telah memberikan pelayanan yang besar buat Abul Hasan Al
Mishriy, menjadikan Syihr sebagai hidangan siap santap buatnya. Hanya saja dia itu
bergaya diam untuk melihat siapakah yang akan menang dalam fitnah ini. Jika
kemenangan itu diraih Ahlussunnah, maka dia telah berlindung dengan sikap diamnya. Tapi


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

12


jika kemenangan di tangan Abul Hasan Al Mishriy maka diapun akan menyeringaikan taring
dan menampakkan cakar-cakarnya.
=- = '- _'= =` '=- -'=' _,---' +,'= ,+--' +- +,- ,'-`'- ,'--' . '- _' +'
'-` _,---' '- ' --= -, +' +=-, -`, +,'= - _''- +-

'- - ---' '- ' '-=


,'= +'=- ' -' - '= - '= +-'-` = +=- ---' '- =- ` '=- =-' _'= +-
-'=- -= . ` '- --- = ,' '-` ,-'
Jika engkau keheranan, maka yang lebih mengherankan lagi adalah pengingkaran si
Abdulloh terhadap para ikhwah dari Hami, cercaannya pada mereka, dan pembeberannya
nama-nama mereka di depan umum, dan tuduhannya terhadap mereka dengan kebatilan
dan kemungkaran. Apa pendorongnya untuk membikin pengingkaran dan cercaan pada
mereka? Bukankah cukup baginya untuk bersyukur pada mereka, memuji dan menyanjung
mereka karena diselamatkan Alloh dari fitnah ini? Bukankah ini yang wajib bagi dirinya
kepada mereka? Akan tetapi rahasianya adalah wallohu alam- si Abdulloh ini marah
dengan kekokohan mereka dan tidak terperosoknya mereka ke dalam fitnah ini
sebagaimana terperosoknya mayoritas orang-orang Syihr, terutama para sahabat dan
kepercayaan si Abdulloh. Jika tidak demikian, apa penafsiranmu wahai saudaraku yang
mulia- terhadap pengingkaran keras si Abdulloh ini? (selesai dari kitab Zajrul Awi/3/hal.
28-34/ Asy Syaikh Muhammad Al Amudiy hafizhohulloh-).
Kukatakan waffaqoniyallohu-: dengan penjelasan ini jelaslah bahwasanya Abdulloh
Mari itu dulunya adalah Hasaniy yang menyamar, kemudian dirinya di akhir-akhir
perseteruan fitnah ketika Abul Hasan Al Mishriy hampir tumbang mulailah dirinya
menampakkan kritikan pada Abul Hasan. Syaikhuna Yahya Al Hajuriy hafizhohulloh-
berkata:
' '-= -= - - =- _- - -=' ` _=-
Dulu saudara kita Abdulloh Mari itu bersama Abul Hasan, lalu dia rujuk kembali. (kurang
lebih demikian ucapan beliau).
Ternyata seiring dengan pergantian siang dan malam Alloh taala menampakkan kekeruhan
yang tersembunyi di dalam hatinya. Tampaklah pemikiran Hasaniyyah-hizbiyyah yang tetap
ada di dalam hatinya. Maka tepat sekali ucapan Asy Syaikh Muhammad Al Amudiy
hafizhohulloh-: Hanya saja dia itu bergaya diam untuk melihat siapakah yang akan menang
dalam fitnah ini. Jika kemenangan itu diraih Ahlussunnah, maka dia telah berlindung
dengan sikap diamnya. Tapi jika kemenangan di tangan Abul Hasan Al Mishriy maka
diapun akan menyeringaikan taring dan menampakkan cakar-cakarnya.
Dari penuturan di atas kita bisa mengambil beberapa poin kebatilan Abdulloh Mari dalam
kasus Abul Hasan Al Mishriy sebagai berikut:
1- Abdulloh Mari tidak menerangkan pada umat kebatilan Abul Hasan pada saat
umat sangat membutuhkan penjelasannya. Tapi sekian tahun setelah fitnah selesai dan


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

13


terdengar kabar bahwasanya dirinya itu dulunya adalah Hasaniy buru-buru dia mengaku-
aku telah tahu kebatilan Abul Hasan Al Mishriy dan telah berbicara sebelum yang lain-lain
bicara. Abdulloh Mari telah berkhianat dan menipu umat. Asy Syaikh Robi bin Hadi Al
Madkholiy hafizhohulloh- berkata:
' - -= --, = =' ,=-' -- -' ,

'--'=

'-'= ,' - ,-'--'' ). ==-' '-,-' / 28 - 29 .(


Karena jika seseorang itu diam dari orang yang berhak untuk di-jarh dan ditahdzir, maka
sungguh dia itu adalah pengkhianat dan penipu terhadap agama Alloh dan Muslimin. (Al
Mahajjatul baidho/hal. 28-29)
Penipuan dan pengkhianatan merupakan salah satu ciri hizbiyyah, di antaranya: Ikhwanul
Muslimin. Asy Syaikh Abu Ibrohim bin Sulthon Al Adnaniy hafizhohulloh- berkata pada Al
Ikhwanul Muslimin yang menyembunyikan kebatilan jamaah-jamaah:
-- -'- ' '- -',= -,= = ,- ` =, ' -- = '-- -` -'= = '-' -'= .
Jika kalian mengetahui hal itu merupakan pengkhianatan besar dan penipuan besar. Tidak
boleh bagi kalian menyembunyikannya dari para pemuda umat ini pada khususnya, dan
dari manusia pada umumnya. (Al Quthbiyyah Hiyal Fitnah/hal. 56).
Asy Syaikh Robi -hafizhahulloh- berkata tentang Quthbiyyiin dan Ikhwaniyyin:
+-= --' _'= ' ,-'-' _'= = '--` '+-- `=` _'
Dakwah mereka berdiri di atas penipuan dan talbis terhadap anak baru yang masih
bodoh. (Syarh Ushulis Sunnah Imam Ahmad /hal. )
Asy Syaikh Ahmad An Najmi rohimahulloh berkata:
=' ,-=' '+' ,--- _'= --' -',=' ' -' ' ,-'-
Seluruh dakwah hizbiyyah dibangun di atas takattum (menyembunyikan suatu
rahasia), pengkhianatan, makar, kecurangan, dan talbis. (Ar Roddul Muhabbir hal. 124).
2- Abdulloh Mari melarang penyebaran fatwa ulama yang berisi tahdzir terhadap
Abul Hasan Al Mishriy. Demikian pula para hizbiyyun berusaha agar al haq yang
menyelisihi hawa nafsunya tidak tersebar. Asy Syaikh Ahmad An Najmiy rohimahulloh-
berkata tentang Ikhwanul Muslimin:
''=- '- - '- +-,-= ,-, '- '+, - ''`- ',-'- '=- = +' . ) ' =-' / 254 .(
Upaya mereka untuk membungkam setiap orang yang berbicara tentang hizbiyyah mereka
dan menerangkan kejelekan dan kekurangan mereka, dan menjadikannya sebagai musuh
bagi mereka. (Ar Roddusy Syari/hal. 254).
Beliau rohimahulloh juga berkata pada Syaikh Ibnu Jibrin rohimahulloh yang melarang
beliau mencetak kitab bantahan terhadap hizbiyyin:
-- - ,,-=' --, -' -' -- +-= ',-- ,- ` '+-=, . '- -' ,- - =, '-' -
_-, ,- - -, : ` _-- .
Aku mendengar bahwasanya sebagian hizbiyyin membeli sejumlah besar dari kitab-kitab
yang menyebutkan kejelekan mereka, lalu mereka membakarnya. Maka apa beda antara


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

14


orang yang membakar kitab setelah dicetak dengan orang yang berkata,Jangan dicetak!"
(Roddul Jawab hal. 62-63)
3- Abdulloh Mari melakukan beberapa penyamaran (tasattur). Demikianlah hizbiyyun.
Imam Al Wadiy rohimahulloh berkata:
=-' ---, ` +, -,-= ` - -- -`-= , `' ` `, ,
Sesungguhnya seseorang itu bersembunyi dan tidak menampakkan kehizbiyyahannya
kecuali setelah menguat otot-ototnya dan menyangka bahwanya ucapan manusia sudah
tidak lagi berpengaruh terhadap dirinya. (Ghorotul Asyrithoh 2 hal. 14).
4- Abdulloh Mari merasa sakit dan sedih jika para hizbiyyin tadi diserang
Ahlussunnah, maka diapun bangkit membela mereka.
Syaikh Robi -hafidhahulloh- berkomentar terhadap seorang hizbiy:
='- ',-' -= '--, _+--' -'-' ,,--- ,+-' - -'- ,--' -'-=' '-- -- - '`' +'
Maka penulis kitab Al Miyar dan hizbnya berusaha untuk membunuh manhaj salafy
dengan cara melumerkannya, dan meremehkan nilainya, dan mencoreng para
pembawanya, dan dengan pembelaan mereka terhadap ahlil bida, dan membalas
dendam untuk mereka. (Bayan Fasadil Miyar hal. 82).
Al Imam Al Wadiiy rohimahulloh- berkata tentang majalah Al Furqon milik Sururiyyun:
' '-` =' -= - : '--= '=- ) -' ( -' _--- ) '-' ( '=- -=--- - ---- --V _-'--- '-'
'- - --' -='-= ''='-= -= --' . -- -= -

--' -''- = ',-='


,,-=' ) -=- ,=-' / 155 .(
Dia menangis karena aku berbicara tentang Abdurrohim Ath Thohhan, dan kenapa aku
berbicara tentang Rosyid Al Ghonusiy, tentang Abdurrohman Abdul Kholiq, tantang Hasan
At Turobiy. Dan sungguh aku memuji Alloh karena Dia memberikan taufiq pada
Ahlussunnah untuk menjauhi hizbiyyah dan para hizbiyyin. (Tuhfatul Mujib/hal. 155).
5- Abdulloh Mari mencaci dan mencerca Ahlussunnah yang mengkritik hizbiyyin
dengan benar. Demikianlah seorang hizbiy. Asy Syaikh Sholih As Suhaimi -hafizhahulloh-
berkata:
-- '-= - _'= - ,- '= '- '='-=' '---, , '+,'= '=, ,+-' '+='-- - '-''=-' -' `
--- _- _+-- --' ='-='
Dan mereka melancarkan serangan gencar kepada orang yang menerangkan kesalahan-
kesalahan jamaah-jamaah itu, atau yang mengkritiknya, atau yang membantahnya, atau
yang menyerunya untuk membersihkan manhajnya dari penyelisihan-penyelisihan yang
tidak cocok dengan manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah. (lihat An Nashrul Aziz /Syaikh
Robi -hafizhahulloh-/hal. 48)
6- Abdulloh Mari tak menerima nasihat yang sesuai dengan dalil syariat.
Demikianlah hizbiyyun. Al Imam Ibnu Baththoh rohimahulloh berkata:
'== ='- ' ,- '---`' ,--' _- = - =' -- '- =`


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

15


Kekaguman pengagung royu dengan royunya untuk memisahkan diri dan memecah-
belah tanpa mau menerima kebenaran, inilah sebab lahirnya kelompok-kelompok (hizb-
hizb). (Al Ibanatul Kubro/ 1/hal. 26-27)
Asy Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh- berkata:
` ---' ', = - ` - '- _=, _' =' ,-- -= '` ,--' -', '- '-'' '-
=, _' =' . '- ` ) - -` '-`' -= / 87 - 88 .(
Dan sekarang para mubtadi itu wahai saudara, sama saja dia itu pemberontak ataupun
dari jenis manapun, dia tak mau kembali kepada kebenaran. Engkau tegakkan padanya
belasan dalil tentang suatu kasus, dia membawakan ucapan ulama dan tidak mau kembali
pada kebenaran. Ini adalah sifat pengekor hawa nafsu. (Syarhu Ushulis Sunnah/hal. 87-
88).
7- Abdulloh Mari diam terhadap kemungkaran hizbiyyin.
Ibnu Aqil -rahimahulloh- berkata:
,

'

= -

' -,

- -

` ,

- , + =

` -

'

''

= - -

-' = - - _

''

-' -

' = -

- -' - -

= =

' ,

-'

- , +

'

- -

'

- -

- -' '

` =

' .

,' = -

' -

'

-' ' - ' '

'

, - -

' -,

` ,

'

- -

' - = ' - - = ` .
Maka manakah aroma iman darimu sementara engkau tidak berubah wajahmu lebih-lebih
lagi untuk mau berbicara- dalam keadaan penyelisihan terhadap Alloh subhanahu wa taala
dilakukan oleh keluarga dan tetangga. Terus-menerus kedurhakaan pada Alloh azza wa
jalla dan kekufuran bertambah, garis batas syariat dilanggar, tapi tiada pengingkaran dan
tidak ada orang yang mengingkari, dan tiada pula perpisahan diri dari orang yang
melanggar syariat. Dan ini adalah puncak dari kebekuan hati dan diamnya jiwa. Dan tiada
lagi tersisa iman dari dalam hati, karena kecemburuan adalah alamat cinta dan keyakinan
yang paling kecil. (Al Adabusy Syariyyah 1/hal. 178)
Demikianlah hizbiyyun. Asy Syaikh Sholih As Suhaimiy hafizhohulloh- berkata:
'='-=' ,-=' - -` -''- +-' = --' -, -- -` -, '+-', .
Jamaah-jamaah hizbiyyah ini memandang bahwasanya amar maruf dan nahi mungkar
akan memecah belah barisan umat, dan merobek tatanannya. (Manhajus Salaf fil
Aqidah/hal. 54-55).
8- Abdulloh Mari melakukan takhdzil (tak mau membantu pada saat dibutuhkan)
terhadap Ahlussunnah. Demikianlah gaya munafiq dan hizbiy.
Al Imam Ibnul Qoyyim rohimahulloh- berkata:
_- -''- _-= '-`= , '-= '-,` -= --' -' --' ='' --` = ' -= = +'--
- +-- -= ,' _= =' -- '--' '-- ` -' -' '='-' '-'
=-' _- '=' ,- ='- -' = _'= =' -' _- ,'-' -, -' -' ,' +,' -
,,=--' ` +,-', --, -'- += -'-, - - - _--- -- -- ,-''' -' .


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

16


Cukuplah bagi seorang hamba kebutaan dan ketertinggalan manakala dia melihat para
tentara iman dan pasukan sunnah dan Quran telah memakai pakaian perang mereka,
mempersiapkan perbekalan mereka, menempati barisan mereka, dan berdiri di posisi-posisi
mereka, tungku pertempuran telah memanas, roda penggilingan telah berputar,
peperangan semakin dahsyat, para sejawat saling berteriak: Ayo turun, ayo turun! tapi
orang ini masih saja ada di tempat persembunyian, di lobang-lobang, dan bersembunyi di
tempat masuk bersama para perempuan yang tertinggal. Jika takdir membantunya dan dia
bertekad untuk keluar, duduklah dia di atas ketinggian bersama para penonton, sambil
melihat siapakah yang menang, agar dia bisa bergabung dengan mereka. Lalu diapun
mendatangi mereka sambil bersumpah dengan nama Alloh dengan sumpah yang paling
berat dan berkata: Sungguh aku ini bersama kalian, dan aku berangan-angan bahwasanya
kalian itulah yang menang. (Al Qoshidatun Nuniyyah/Ibnul Qoyyim/1/hal. 8/syaroh Asy
Syaikh Muhammad Kholil Harros).
Asy Syaikh Robi -hafizhahulloh- membantah Abdurrohman Abdul Kholiq dan berkata:
' =-,

'=+-- '-- =

'=+--

'=- '-' -` _- -' '+' '- ,'= - -= -='-= ` '= -


,-, ,'= - - =' ,',=-'
Ahlussunnah tidak mengambil suatu manhaj tersendiri, hanya saja mereka mendapati
suatu manhaj yang terang dari para pemimpin umat ini di dalam menghantam kebidahan
dan ahlul bida, maka mereka berjalan di atas manhaj tadi. Dan ternyata Abdurrohman
menyendiri dari mereka, lalu memerangi orang-orang yang menempuh manhaj tadi dengan
jenis perang takhdziliyyah (tak mau menolong) yang paling keras. (Jamaah Wahidah hal.
10)
9- Abdulloh Mari memuji hizbiyyin. Demikianlah salah satu ciri hizbiyyin.
Samahatusy Syaikh Ibnu Baaz rohimahulloh telah ditanya di dalam syaroh beliau terhadap
kitab Fadhlul Islam yang teksnya sebagai berikut: Orang yang memuji ahlul bida dan
menyanjung mereka, apakah orang itu mengambil hukum mereka juga? Maka beliau
rohimahulloh menjawab:
- '- , - - _-` +,'= +=-

+' =, +' - +-'= '-- - ,''


Iya. Tidak ada di dalamnya keraguan. Orang yang memuji ahlul bida dan menyanjung
mereka, dia itu adalah penyeru manusia kepada mereka. Dia itu menyeru manusia kepada
mereka. Orang ini termasuk dari duat mereka. Kita mohon pada Alloh keselamatan.
(Ijmaul Ulama alal Hajri wat Tahdzir Min Ahlil Ahwa karya Kholid Azh Zhofairi hal. 137)
Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi rohimahulloh- berkata pada Ibrohim bin Hasan
yang banyak membela hizbiyyin tapi marah saat digelari hizbiy:
'-` +,'= = +' '- _'= - ,-, '- -= - '-''=-' ,=-'' ,-`-` -'= _+--' -'-' -'=
- ' - = -`' _'= - -= ,- .


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

17


Sesungguhnya pujianmu pada mereka, udzur yang kamu berikan pada mereka,
pengingkaranmu pada orang yang menerangkan penyelisihan mereka terhadap syariat
Islamiyah pada umumnya, dan manhaj salafiy pada khususnya, dan cercaanmu
terhadapnya termasuk dalil terbesar bahwasanya kamu adalah hizbiy besar. (Dahrul
Hajmah/hal. 19).



BAB DUA: KEAHLIAN MENGAMBIL UANG ORANG LAIN DENGAN
BATIL ATAS NAMA DAKWAH

Semangat Abdulloh Mari untuk mengumpulkan harta atas nama dakwah sudah terkenal,
sebagaimana dikatakan oleh Syaikhuna Yahya Al Hajuriy hafizhohulloh- di berbagai durus
beliau. Demikian pula Syaikhuna Abu Bilal Kholid Al Hadhromiy hafizhohulloh- di risalah
beliau Naqdhur Rodd hal. 11-12.
Syaikhuna Abu Bilal Kholid Al Hadhromiy hafizhohulloh- berkata pada Abdulloh Mari :
'- - - ' _- '--= ='=` ' - -= _'= '- --, - = - '--= ='=` - =-' =-
+-- '-- +- --- - ' - +' '- --= - '-'` - - '--= ='=` -, - - '- -
-` ' : = _'= = '-- -'-``` ` ' --- = -- +- ' , '--- +-' ` =- ,+- ,--
+-` '- - ,=' ` - _' +-' --- -=' -- - '' ,-' , ' ,=-' '-
_- ' ' =, '-' ,-- '-'- .
Apa yang kalian sebutkan bahwasanya kalian berdiri bersama saudara-saudara kita orang
orang asing ini, kami tidak melihat hasil yang semestinya, sementara sebagian dari
saudara-saudara kita orang orang asing telah dikeluarkan dari Syihr, sebagian lagi
dimasukkan penjara di Shona dikarenakan kalian tidak memberikan pada mereka surat
idzin tinggal sebagaimana yang kalian janjikan. Bahkan salah satu dari saudara-saudara
kita orang-orang asing mengeluhkan beberapa perkara yang mereka lihat. Dia berkata:
Mereka (anak buah Abdulloh Mari) mengambil dari setiap orang dari kami uang sebanyak
tiga ratus dolar di muka untuk SPP enam bulan, tapi sebagian dari kami tidak belajar di
mahad (Mahadul Hasub Wal Lughot yang ada di bawah pengawasan Abdulloh Mari)
kecuali sekitar dua bulan saja, sisanya (empat bulan) kami belajar di Darul Hadits (Darul
Hadits Syihr yang dipimpin Abdulloh Mari) dan kami tidak pergi ke mahad karena
pemerintah melarang pelajaran bahasa Arab di situ karena tiada surat idzin. Walaupun
demikian mereka (anak buah Abdulloh) tidak mengembalikan sisa uang kami.
'- '-- -- '- =- ` +- -'=' ''' ,' ' `= - ,=' =-''- '- --' =` -
'--= ='=` ,' ' =-' _- '--= ='=` ! - ` ,=- - , - - -= -= '-- -


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

18


- - _'- - ,'= '- - ' - '- '--' . '' '--' '-, - ` ' ` '-- . '- : '--' - _-- _-',
, -',-' `-- ',- ' _-', -- '- -- - _, - -'--=
- -'--= ' ,- -'--= - _--, '- ,'= = - ','= = ,'= ` _ '-' .
Dan sebagaimana diketahui bersama dari penjabaran terdahulu- sebagaimana perkataan
dewan Mahad bahwasanya Mahadul Hasub Wal Lughot tidak punya kaitan dengan Darul
Hadits di Syihr. Lalu apakah yang membolehkan mereka mengambil uang saudara-saudara
kita orang-orang asing? Mana pelaksanaan dari ucapan mereka berdiri bersama saudara-
saudara kita orang-orang asing? kami ingatkan dewan Mahad dengan hadits Abu Huroiroh
rodhiyallohu anhu riwayat Muslim: Bahwasanya Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-
bertanya: Tahukah kalian siapa itu orang yang bangkrut? Mereka menjawab,Orang
yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tak punya uang ataupun barang. Maka
beliau bersabda: Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang
datang pada hari kiamat dengan pahala sholat, puasa, dan zakat. Tapi dia datang
dalam keadaan telah mencaci si ini, menuduh si itu, makan harta orang ini,
menumpahkan darah orang itu, dan memukul si dia. Maka si ini diberi kebaikannya,
si itu diberi kebaikannya. Jika kebaikannya telah habis sebelum dia membayar
seluruh kewajibannya, diambillah dari kejelekan mereka lalu dipikulkan ke
punggungnya, lalu dilemparkanlah dirinya ke dalam neraka. (HR. Muslim). (selesai
penukilan dari Naqdhur Rodd/hal. 15).
Di antara kegiatan Abdulloh Mari dan anak buahnya adalah mengemis atas nama dakwah,
sebagimana penjabaran dari putra Syihr: Akhuna Abu Ibrohim Muhammad bin Faroj Ba
Roidiy Al Amudiy Asy Syihriy Al Hadhromiy hafizhohulloh- di buku beliau At Tajawwul Fi
Badhi Ma Inda Abdillah bin Mari Minat Tasawwul, sebagai berikut:
' --= - =- '

-- --' . '- '

--' ' '+'-, '=- ',-=' =-' '-, '- .


Abdulloh Mari memang ahli dalam mengemis, dan setahuku dia menempuh beberapa
metode yang tidak ditempuh oleh orang-orang Jamiyyat di Syihr (hal. 2).
'+-- = ,',-' _'= =-' , -=' '- '-=- ,'= - '- ,' , '' ,' ' = --= '-'
' ) -'---= ' , -'-, .( -' ' - ='- --= ` - _,=- -= - - =- _' =-' .
--- -- ', _-= - '-' ' -- - --= - =- -= ` - '=- '- ','=' -
- - . '-=- _'= - ,` +-==' '

' =

- - ` ) - -'-~-= ')--- -- ( '


'-' ' '-=- ,'= - =-' ' `, ' ,' '

-,- !
Di antaranya adalah: dia menyemangati para nelayan untuk berlayar pada hari Jumat, dan
uang yang nanti diperoleh dari hasil tadi digunakan untuk membayar utang yang diambil
Abdulloh Mari untuk membiayai dauroh tersebut (sebanyak limaratus ribu real Yamaniy). Ini
merupakan pemikiran yang belum dikenal di pesisir Hadhromaut kecuali setelah datangnya
Abdulloh Mari ke Syihr. Dan kegiatan ini telah berlangsung dalam tahun-tahun yang
panjang sampai-sampai orang-orangpun merasa bosan dan lari dari Abdulloh Mari dan


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

19


dakwahnya, kecuali orang-orang yang menyerukan slogan tadi atau orang yang tertipu
dengannya. Mereka telah memperoleh uang yang banyak dengan slogan tadi sehingga
membikin mereka terkagum-kagum dan menilainya manis. Lalu merekapun mengulang-
ulang penyebutan: Dakwah punya tanggungan Limaratus ribu. Seakan-akan uang yang
mereka hasilkan dari berlayar tadi tidak berpengaruh sama sekali terhadap utang tadi!
Catatan dari Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: Muawiyah -rodhiyallohu anhu- berkata: Aku
mendengar Rosululloh shollallohu alaihi wasallam- bersabda:
' -

'

'

= -

- ,

= ,

- ' - ,

' , -

- ,

'

' - -

- '

''

' ,

` _ -

- , .
Aku ini hanyalah penjaga harta. Barangsiapa aku beri harta tadi dengan senang hati,
maka dia akan diberkahi dalam harta tadi. Tapi barangsiapa aku beri karena dirinya
meminta dan rakus, maka dia itu bagaikan orang yang makan tapi tidak
kenyang. (HR. Muslim (1047)).
Lalu Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- melanjutkan:
--- ' ' '- '-=- ,'= - '- , ='' _-= '= ' ,-'`' ` - -'---=' ' -' =
'

-, - = ' _'` =- ' `, '+, ,',-' =-' -' -- '-' !


Dan berlanjutlah pelayaran tadi, yang mana seluruh uang yang dihasilkannya menjadi milik
dakwah, sampai datang dauroh yang kedua. Dan selalu saja Limaratus ribu yang diambil
dengan utang untuk dauroh pertama itu ada, sementara pelayaran para nelayan selama
setahun penuh tidak berpengaruh pada utang tadi! (hal. 4).
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: Anas bin Malik -rodhiyallohu anhu- berkata:
Rosululloh shollallohu alaihi wasallam- bersabda:

' '

-`

' , -

' - _ - -

` ' , '

`''

` - , =

-'

- , - _

' = - ' - .
Andaikata anak Adam memiliki dua lembah uang pastilah dia mencari lembah yang
ketiga. Dan tidak ada yang bisa memenuhi rongga anak Adam selain tanah. Dan Alloh
menerima tobat dari orang yang bertobat. (HR. Muslim (1048)).
Hakim bin Hizam rodhiyallohu anhu berkata:

'

' - - - _'- - ,'= '- _ -'

'

'

' - '

'

_-

` '

_ ' : ' ,

, =

' -

' -

' = -

' = -

- -

' , -

'

- -

' ' - ,

' , '

''

' ,

` _ -

- , ,

' ' ,

'

' = , - ,

' _

'

- -' .
' , =

'

- : ' , - -

'

` - =

''

- '

- , - _

- =

'

' ,

- ' .
Aku meminta pada Rosululloh -shalallohu alaihi wa sallam- maka beliau memberiku, lalu
aku minta lagi padanya, maka beliau memberiku, lalu beliau bersabda padaku: Wahai
Hakim, sesungguhnya harta itu hijau dan manis. Barangsiapa mengambilnya dengan
kedermawanan jiwa, dia akan diberi keberkahan padanya. Tapi barangsiapa
mengambilnya dengan keinginan dan harapan jiwa, maka tak akan diberkahi
untuknya. Seperti orang yang makan tapi tidak kenyang. Dan tangan di atas itu lebih
baik daripada tangan di bawah. Maka aku berkata,Wahai Rosululloh, Demi Dzat yang


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

20


mengutusmu dengan kebenaran, saya tak akan lagi mengurangi harta orang setelah Anda
dengan permintaan sedikitpun, sampai saya meninggalkan dunia. (HSR Al Bukhory (2750))
Imam Muhammad bin Sholih Al Utsaimin -rahimahulloh- berkata tentang sabda Nabi -
shalallohu alaihi wa sallam-: (Tapi barangsiapa mengambilnya dengan keinginan dan
harapan jiwa, maka tak akan diberkahi untuknya.) Maka bagaimana dengan orang yang
mengambilnya dengan cara meminta? Tentunya lebih jauh dan lebih jauh lagi dari
keberkahan. (Syarh Riyadhush Sholihin di bawah no. 524).
Lalu Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- melanjutkan:
'-' - +,'= ',-' +'-- : _' _-- ,' ' -, !! '=- --= ,= ,''-- +- '-` ` - - - -'
-- = ,=- ,,-- ,' -'---=- ' -' - ) - -- ( - ,= ,,-- - ,- _' '--
Ketika para nelayan mengingkari mereka dengan perkataan: Sampai kapan pelayaran ini
sementara utang tidak terlunasi?!! anak buah Abdulloh Mari tidak mempedulikannya.
Hanya saja setelah sekian lama merekapun tidak lagi menyebutkan pembatasan utang
sebanyak limaratus ribu. Mereka cuma berkata: Utang dakwah tanpa ada pembatasan
dengan jumlah tertentu sampai sekarang ini. (hal. 4-5).
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: Abu Huroiroh rodhiyallohu anhu berkata:
Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:
-

' - '

-' +

' -

- ' -

'

' - , - = -

- - ,

'

- - ,' .
Barangsiapa meminta harta orang lain dalam rangka memperbanyak harta, maka dia
itu sebenarnya hanyalah meminta bara api. Maka silakan menyedikitkan atau
memperbanyak. (HR. Al Bukhoriy (2047) dan Muslim (1041)).
Qobishoh bin Mukhoriq Al Hilaliy -rodhiyallohu anhu- berkata:
=

-,

' = - _'

' '

' - = -

'' - = , -

' - - - _'- - ,'= '- -

'

' -

' +, ' -

- = ' - ,-

' -

-'
-

'

' ' +

- . '

` '

' ,

-,

'

' - -

'

` =

= - =

- =

'' -

' =

'

'

' - -

' _

- = ' + -, - ,

` - - ,

- -' -

= -' =

='

- =

'' -

' =

'

'

' - -

' _

- = , - , ' - -

, =

'

- -

, =

- -' -

'

- =

- ,

` -

' = =

' - -

'

-' -

'

'

' =

'

'

' - -

' _

- = , - , ' - -

, =

'

- -

, = ' )

' - '

- = ~

~-

- ' -

' ~ -

- - ~ ' -

- '

- = ~ ' ) - =' ~ .
Aku pernah memikul suatu tanggungan, maka kudatangi Rosululloh shollallohu alaihi
wasallam- untuk meminta beliau membantu melunasinya. Maka beliau
bersabda: Tinggallah di sini sampai datang shodaqoh, maka kami akan
memerintahkan mereka untuk memberikannya padamu. Lalu beliau bersabda: Wahai
Qobishoh, sesungguhnya meminta-minta itu tidak halal kecuali untuk salah satu dari
tiga orang saja: Orang yang memikul suatu tanggungan, halal baginya meminta
sampai bisa membayarnya, lalu dia berhenti dari minta-minta. Dan (yang kedua)
orang yang tertimpa malapetaka yang menghabiskan hartanya, halal baginya minta-
minta sampai bisa tegak hidupnya. Dan (yang ketiga) orang yang tertimpa
kemiskinan sampai ada tiga orang berakal dari kaumnya berkata: kemiskinan telah


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

21


menimpa si Fulan. Maka halal baginya minta-minta sampai bisa tegak hidupnya.
Adapun minta-minta yang selain tiga jenis itu wahai Qobishoh- dia itu adalah
keharoman, pelakunya memakannya dengan harom. (HR. Muslim (1044)).
Lalu Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- melanjutkan:
'= --= - =- -'=- , ',- ='--' - , - =- =-' - '=- ` -= ,-' - ,
'-' '- - '-' -= '' : `- _,-' --= --''- - - - -'=-' ` --= _' ,-' -
= --, ' - -

- ' ' - '=- -` ='-, =' ',-, =- .


Dan Abdulloh Mari mengumumkan akan adanya ceramah di desa Miyanul Masajidah-
desa di Syihr wilayah atas-, ceramah tersebut direkam dalam kaset, tapi kemudian mereka
menyembunyikannya sejak hari pertama. Ketika sebagian orang menanyakannya mereka
menjawab: Asy Syaikh Abdulloh memenuhi kaset tadi dengan tasawwul (meminta-
minta)([8]). Setelah selang waktu dari ceramah tadi pergilah Akh Abdulloh ke desa ini
untuk membeli tanah yang akan menjadi markiz miliknya. Dia meminta para pemilik tanah
untuk untuk membantu dakwah sehingga merekapun menjual tanah tadi dengan harga
murah.
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: Anas bin Malik rodhiyallohu anhu berkata:
Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda:
+ , -

- -

'

` =

' _

' =

' -

' =

' _

' =

' .
Anak Adam menjadi renta tapi ada dua kondisi dirinya yang menjadi muda:
semangat mencari harta, dan semangat mendapatkan umur panjang. (HR. Muslim
(1047)).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahulloh- berkata:
=' '- , -' -= -= '=' ' _-=, +,' =- - =' ' --= +,' _- '---` +-= - = '-
, -= _-- =-= +,' ' _ -- '- -- -= -- -='= +,' - -= - --= ,' ,'
' - ` -, - _- _' ) -=- '--' ) 1 / 39 ((
Maka nilai seorang hamba yang paling agung dan paling terhormat di sisi para makhluk
adalah jika dia tidak butuh sama sekali pada mereka. Jika engkau berbuat baik pada
mereka bersamaan dengan ketidakbutuhan kepada mereka, engkau menjadi makhluk
paling agung di sisi mereka. Dan kapan saja engkau butuh kepada mereka meskipun
seteguk air- berkuranglah nilaimu di sisi mereka sesuai dengan kadar kebutuhanmu pada
mereka. Dan ini adalah bagian dari hikmah Alloh dan Rohmat-Nya agar ketundukan itu
hanya diberikan untuk Alloh, dan tiada sesuatupun yang disekutukan dengan-Nya dst
(Majmuul Fatawa 1/39).
Sungguh Abdulloh Mari telah menghinakan dirinya, lalu sekaligus menghinakan dakwah
Salafiyyah dengan kegemarannya untuk mengemis. Dakwah ini milik Alloh taala. Alloh
telah memerintahkan kita untuk hanya meminta pada-Nya saja, memerintahkan kita
menjaga kehormatan diri dan agama-Nya, melarang kita untuk mengemis. Tapi Abdulloh


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

22


Mari dan para tokoh Jamiyyat selalu saja di hadapan masyarakat menggambarkan
dakwah Salafiyyah Islamiyyah berada dalam posisi lemah, hina, dan sangat butuh uluran
tangan.
Lalu Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- melanjutkan:
'-' +`= , =-' _'= +- =-' ' ,' - '-` ,--' . '- ,' '- '-' : , +--=-
='' ! ` -=, =' ! `- - _'= ,-' `- - _'= ,-=' . ) -' = 5 (
Ketika wakil si Mari menyemangati mereka para nelayan- untuk berlayar bersama pada
hari itu, hanya dua orang saja yang menyetujui, sementara sisanya menolak. Maka
berkatalah sang wakil tadi di hadapan orang-orang: Di manakah kecintaan mereka pada
dakwah?! Apakah mereka mencintai dakwah?! Salam sejahtera buat Shufiyyah, salam
sejahtera buat hizbiyyah. (hal. 5).
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: Sahl Ibnul Handholiyyah rodhiyallohu anhu
berkata:
'

- - - _'- - ,'= '- - -

' -

- = ' - ,-

, ' -

'

- - , -

'

-' . , - -

- =

- + = .

''

' , - - ' - ,-

, , - ' - _

'

'

` _ -

- -

'

' - -

' '

' - , , ,

- , . , -

' _ - -

' ,

'

' ,

'

, .
Rosululloh -shalallohu alaihi wa sallam- bersabda: Barangsiapa meminta-minta, dan di
sisinya ada sesuatu yang telah mencukupinya, maka dia itu hanyalah sedang
memperbanyak api. dalam riwayat lain: Dari api Jahannam Maka mereka
bertanya: Wahai Rosululloh, apa itu sesuatu yang telah mencukupinya? dalam
riwayat lain: Apa itu kekayaan yang dengan tidak diperbolehkan meminta-
minta? Beliau menjawab,Sekadar makan siang, atau makan malam. dalam riwayat
lain: Yang bisa mengenyangkannya sehari semalam. (HR Abu Dawud (5/hal. 177) dan
dishohihkan Al Imam Al Wadiiy -rahimahulloh-).
= = - -- - - _-- - - - _'- - ,'= '- - ' :

' ~ - '

-' =

' ~

- ' )

- -

- -

- -

. '

'

= -

'

' '

' ,

= - ,

` -

' - .
Salah seorang dari Bani Asad berkata bahwasanya dirinya mendengar Rosululloh -
shalallohu alaihi wa sallam- bersabda: Barangsiapa dari kalian meminta-minta,
padahal dirinya memiliki satu uqiyyah atau yang semisal dengannya, maka sungguh
dia telah meminta dengan merengek-rengek. Maka berkatalah orang Bani Asad ini:
Aku sungguh memiliki onta betina yang tentu saja lebih baik daripada satu uqiyyah. Dan
satu uqiyyah adalah empat puluh dirham. (HR. Abu dawud (5/hal. 175) dan dishohihkan Al
Imam Al Wadiiy rohimahulloh-).
Terus-menerus Abdulloh Mari dan anak buahnya mengemis dengan memakai dakwah.
Apakah mereka pura-pura lupa dengan dalil-dalil di atas, yang menunjukkan bahwasanya
dakwah seperti itu menyelisihi jalan Rosululloh shollallohu alaihi wasallam-? Anas bin
Malik -rodhiyallohu anhu- menyebutkan kisah pembangunan masjid Nabawy:


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

23


- - '--- =--' -' _' `- - -- '=-' '- : ', -- '=-' ---'` -'=- . '' : ` - ` '- --` `
_' - .
dan Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- memerintahkan untuk membangun masjid.
Maka beliau mengirimkan utusan kepada Bani Najjar seraya berkata:Wahai bani Najjar,
kasih aku harga untuk kebun kalian ini. Tapi mereka berkata,Tidak, demi Alloh kami
tidak meminta harganya kecuali kepada Alloh. (HR. Al Bukhory dan Muslim).
Bahkan Abdulloh Mari dan pengikutnya telah menyelisihi jalan dakwah para Nabi
shollallohu alaihim wasallam-. Alloh taala berfirman menukil dari nabi Nuh alaihis salam-:
' ,

'

' -

' =

`' -

' = - ] : 29 [
Dan wahai kaumku, aku tidak meminta pada kalian dengan dakwah ini harta.
Tidaklah upahku kecuali tanggungan Alloh. (QS. Hud: 29).
Dan secara khusus mereka tidak minta upah atas dakwah mereka. Alloh taala berfirman
menukil dari nabi Hud alaihis salam-:
' ,

'

' -

' = =

' =

' -

' -

- ] : 51 [
Wahai kaumku, aku tidak meminta pada kalian dengan dakwah ini upah. Tidaklah
upahku kecuali tanggungan Dzat yang menciptakan aku. Maka apakah kalian tidak
berpikir? (QS. Hud: 51).
Dan Alloh taala memerintahkan Nabi Muhammad -shollallohu alaihi wasallam-:

'

' -

' = =

, -

''

'' ] '-` : 90 [
Katakanlah: Aku tidak meminta pada kalian dengan dakwah ini upah. Tidaklah
dakwah ini kecuali peringatan untuk seluruh alam. (QS. Al Anam: 90).
Seakan-akan ciri khas ini tidak minta upah- telah melekat di dalam dakwah para Nabi dan
Rosul, dan menjadi alasan yang mendorong orang-orang berakal untuk menerimanya. Alloh
taala berfirman:
' = - _ -

-, -

' = _ - , '

' ,

- ,' - -

' *

- -

'

' - , =

- + - ] , : 20 21 [
Dan datanglah seorang pria dari ujung kota itu dengan bergegas seraya berkata:
Wahai kaum, ikutilah para utusan itu. Ikutilah orang yang tidak meminta upah, dan
mereka itu mendapatkan petunjuk. (QS. Yasin: 20-21).
Anak buah Abdulloh Mari juga memanfaatkan rasa malu para nelayan untuk
menyumbangkan harta dengan jumlah yang sedikit. Demikian juga yang terjadi di sekolah
anak-anak yang mereka selenggarakan. Lihat secara lengkap dan terperinci pada hal. 6
risalah At Tajawwul.
Selanjutnya Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- menyebutkan:
- -- ,- '-' - '- -' --' -- ,-'=- ` --- - =- _--=, '-'- ``
+=--, -, ` ,-, +' '= =' '+-='= ,' -' '+,'= ,--' ='-=, _' '--- ` --, +,'=
- _'= _,---' -'---= , --, +- _'= '' . '-- ',=- - '-` ` +-- ,=--, _,
-'---= , +- _, --= ` +- ! +-- - ` +- = ' . ) =-' 6 (


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

24


Mereka telah menyiarkan di masyarakat pada awal penyelenggaraan sekolah tersebut
(sekolah anak-anak) bahwasanya pendidikan yang dilaksanakan di sekolah tersebut akan
BERSIFAT GRATIS. Ternyata di kemudian hari Abdulloh Mari mengumpulkan orang tua
anak-anak tadi, menasihati mereka, mengarahkan mereka, dan kemudian menjelaskan
pada mereka tentang kondisi dakwah, kebutuhannya, dan hutang-hutang yang dipikulnya.
Juga menjelaskan bahwasanya para pengajar butuh gaji. Lalu dia menyodorkan ide pada
mereka agar orang yang mampu hendaknya membayar limaratus real Yamaniy tiap bulan
per murid. Mereka (Abdulloh Mari dan pengikutnya) memanfaatkan rasa malu sebagian
orang tua, karena sebagian dari mereka merasa malu untuk menyodorkan limaratus real
per bulan, makanya mereka menyodorkan lima ribu per bulan! Sebagian dari mereka
membayar empat ribu per bulan atas nama anaknya. (hal. 6).
Selanjutnya Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- menyebutkan:
' --= - =- ,- ,-= ',- =' =-''- '-- ,-=' '-- -- - =-- --'
'=' ,-' -'- '
Abdulloh bin Mari telah meminta kepala Jamiyyah Shoyyadil Khour (jamiyyah nelayan
yang ada di Khour) di Syihr agar Jamiyyah ini ikut ambil bagian menyumbang
pembangunan atap yang tinggi dari masjid At Taqwa, maka sang kepala memberinya
seratus ribu real.
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: telah lewat penyebutan dalil yang menunjukkan
bahwasanya perbuatan ini meskipun banyak yang melakukannya- termasuk penyelisihan
terhadap jalan dakwah Rosululloh saw. Al Imam Al Wadiiy rohimahulloh berkata:
'-- =--' ` =, ,+, --- ,+, '' =' - = '-- =-- -'' _'- - ,'= _'= ' '- '-'
--, =-- ' : ', -- ' =

-' ---'` -'=- : - = --, , =-- ''- : - - '-' .


_'= - -, --, =-- - ,' -'' =-- -'- ' , --, ' ' -- ''--' -, --
'-= =--' -' , = '-' _' -' +,,'- . -`' -' - '+, -' ''' '='' _' - = _'
,-= = ='--' '=-'' '--' '+-='=- . ) ''--' 217 (
Demikian pula dalam membangun masjid. Tidak boleh menghinakan diri, menghinakan
ilmu dan dakwah demi membangun masjid. Rosul shollallohu alaihi wa alihi wasallam-
ketika ingin membangun masjid bersabda: Wahai bani Najjar, kasih aku harga untuk kebun
kalian ini. Yaitu: beliau mau membangun masjid di situ. Tapi mereka berkata,Tidak, justru
kebun ini untuk Alloh dan Rosul-Nya. Seseorang itu mungkin saja untuk membangun
masjid dari tanah liat dan bata dengan dana sekitar seratus ribu real Yamaniy. Dan waktu
yang dipakainya untuk meminta-minta bisa digunakannya untuk memakmurkan masjid,
beramal di situ, dan mengajak orang untuk bekerja dengan tangan-tangan mereka. Harta
yang di situ ada penghinaan terhadap ilmu dan dakwah ilalloh, atau dakwah kepada
hizbiyyah, atau menggunakan masjid-masjid untuk mengemis, maka kami tidak
membutuhkannya. (Dzammul Masalah/hal. 217).


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

25


Selanjutnya Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- menyebutkan:
- +-`-- +' '-' ' = - = '-- -- - =--' ' --, - '--' '

-,- _-= ` ' - ``` -- .


) =-' 6 - 7 (
Setelah mereka menerima uang tadi yang maunya dipakai untuk membangun atap
bangunan tinggi masjid, ternyata sampai saat ini (sekitar tahun 1428 H) mereka tidak juga
melaksanakan pembangunannya sedikitpun padahal sudah lewat hampir tiga tahun. (hal. 6-
7).
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Semoga mereka tidak sampai terkena hadits Khoulah Al Anshoriyyah -rodhiyallohu anha-:
Aku mendengar Nabi shollallohu alaihi wasallam- bersabda:

`' =

- = - , _

' - -

- =

' '

-'

, -' , -

'
Sesungguhnya ada orang-orang yang mempergunakan harta Alloh tanpa alasan
yang haq, maka mereka berhak mendapatkan neraka pada hari kiamat. (HR. Al
Bukhoriy (3118)).
Selanjutnya Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- menyebutkan:
'-- ',=- - ,-= ',- =' =-''- ,- ,=-- - '-- ,-'--' += -+-, =-''- .
Mereka memanfaatkan rasa malu sebagian anggota jamiyyah Shoyyadil Khour di Syihr
dalam kasus pencatatan nama orang-orang yang mau menyumbang Darul Hadits di Syihr
dan memanfaatkan rasa takut mereka untuk dituduh sebagai orang pelit. (hal. 7).
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: Mestinya dia dan semisalnya merasa malu
memakai nama besar Al Imam Muqbil Al Wadiiy rohimahulloh- tapi menyelisihi ajarannya
yang syariy-salafiy. Al Imam Al Wadiiy rohimahulloh- berkata:
- --'- - ', --= -= '-' , - '- : - , '' : - =-=- - '-' '--, --, _'=
= +-- +-' -'- , '- : - `-' ' +' : -' ,' --- '-' - ' ` '-,
- = - -,- ' - ='-, =' '- '- ' --' _'- - ,'= _'= ' '- '-, -=-
- -'=-- _''- _'= '- ', _'= '- -, . ) '= -` 1 483 (
Bahkan telah sampai padaku beberapa hari yang lalu uang sebanyak lima belas real
Suudiy. Kutanyakan: Ini dari mana? mereka menjawab,Dari sekelompok buruh yang
bekerja, lalu mengharuskan setiap orang Dari mereka untuk mengumpulkan sumbangan
seratus real per bulan. Kukatakan:Sampaikanlah salamku buat mereka, dan katakan pada
mereka: perbuatan seperti ini tidak disyariatkan. Uang ini telah sampai kemari, tapi lain kali
jangan lagi mereka melakukannya. Barangsiapa dimudahkan punya uang dan berhasrat
untuk membantu dakwah silakan membantu. Adapun yang seperti ini tidaklah dulunya Nabi
shollallohu alaihi wasallam- melakukannya. Kami memuji Alloh subhanahu wataala atas
apa yang dipersiapkannya dan dimudahkan-Nya. (Ghorotul Asyrithoh/1/hal. 483).
Selanjutnya Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- menyebutkan perbuatan
Abdulloh Mari:


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

26


_--- '-- '=-' =` +'- -'- =' - _' '=- =' _,' ) =-' 7 (
Mendaftar nama para pedagang untuk mengambil dana dari mereka atas nama dakwah,
bahkan para pedagang dari kawasan Teluk. (hal. 7).
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: Abdulloh bin Umar -rodhiyallohu anhuma- berkata:
Rosululloh shollallohu alaihi wasallam- bersabda:
' -

, = '

' - , '

-' _

- = _ -

' ,

, -' , -

' ,

' _

+ =

' .
Senantiasa seseorang itu meminta pada orang lain sampai dia datang pada hari
kiamat dalam keadaan di wajahnya tiada potongan daging. (HR. Muslim (2445)).
Imam An Nawawy -rahimahulloh- berkata:
-

- - ' -

' `, ' =

: +

-' = -' -

- ' -

'

' ,

' =

'

' -

= ' --' = -

'

' - -

' ' - _

' =
-

' _

' =

, + = ' - + = -

: ' +

'

' , ' =

` . -'

`' :

` = _ -

'

`

- :

, -

- -

` _' ,
-'

` ,

- - -

'

'

-'

'

- `'

- . -

' =

.
Maksud dari bab ini dan hadits-haditsnya adalah larangan dari meminta-minta. Dan para
ulama telah bersepakat dalam larangan ini, jika bukan dalam keadaan darurat. Adapun
masalah orang yang mampu untuk bekerja tapi dia meminta-minta, para sahabat kami Asy
Syafiiyyah- berselisih menjadi dua pendapat. Yang paling shohih adalah dia itu harom,
berdasarkan lahiriyah dari hadits-hadits tersebut. Dan pendapat yang kedua: halal tapi
dibenci, dengan tiga syarat: tidak sampai dia merendahkan dirinya, tidak berbuat ilhah
(merengek-rengek) dalam meminta, dan tidak menyakiti atau mengganggu orang yang
dimintai. Apabila salah satu dari syarat-syarat ini tidak terpenuhi, maka dia itu harom secara
kesepakatan. Wallohu alam. (Syarh Shohih Muslim 3/488).
Selanjutnya Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- menyebutkan:
- ',=` , --= -'- _' - - -, ,' - '-' -

- '=- _,'=' '--, ' '= ,-' -


+' ' ' +- ' ' --' . ) =-' 7 (
Pada sebagian kesempatan pergilah Abdulloh Mari dan Abdulloh Ba Sad ke sebagian
orang yang mengirimkan uang padanya dari para saudagar Teluk. Lalu keduanya setelah
zhuhur berdiri di luar rumah pemilik uang tadi menunggunya, meskipun harus berdiri di terik
matahari. (hal. 7).
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: Wahb bin Munabbih rohimahulloh- berkata pada
Atho Al Khurosaniy:
' '-'' '-'- --- +-'- = ',- ,= -' ` ---', _' ',- ' ',-' '-, +' ',- -=
+-'= _--' '' '-- ,' '-, ` ',-' +-'= -= ',- _--' ',-' +-'= '-'
- - -- -= ',' - ,`-' ' -= +-- '-- '-- -` ` ,-- - ',- '-,- ` -'- -
-, '`-
Dulu para ulama sebelum kita merasa cukup dengan ilmu mereka dari dunia orang lain.
Dulu mereka tidak menoleh kepada dunia mereka. Makanya ahli dunia mencurahkan
dunianya untuk ulama tadi karena berhasrat mendapatkan ilmu mereka. Sekarang jadilah


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

27


ulama dari kalangan kita mencurahkan ilmu mereka kepada ahlu dunia karena berhasrat
kepada dunia mereka. Maka jadilah ahlu dunia telah merasa tidak butuh kepada ilmu
mereka karena melihat jeleknya posisinya di sisi mereka. Maka hindarilah olehmu pintu-
pintu para penguasa, karena sungguh ada fitnah di pintu-pintu mereka, bagaikan tempat
mendekamnya onta. Tidaklah kamu mengambil dunia mereka sedikitpun kecuali mereka
akan mengambil semisalnya dari agamamu. (Asy Syariah/oleh Al Imam Al Ajurriy
rohimahulloh-/no. 70).
Lalu Al Imam Al Ajurriy rohimahulloh- berkata:
' ' '=, _'= '-'' ' '-' +---- ',-' '- - '--- - '---' '- = '- = '-'''-
- --' -= '-=
Jika dulunya ditakutkan pada para ulama pada zaman itu untuk terfitnah dengan dunia,
maka bagaimana dugaanmu pada zaman kita ini? Wallohul mustaan, alangkah besarnya
fitnah yang menimpa ulama dalam keadaan mereka melalaikannya.
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: sesungguhnya fitnah dan kebatilan itu datang
perlahan-lahan. Jika Abdulloh Mari sudah siap untuk berdiri di bawah terik matahari demi
uang para saudagar padahal dia masuk dalam jajaran ulama-, maka bukan mustahil suatu
saat keadaannya bisa seperti yang diucapkan Al Imam Al Wadiiy rohimahulloh- tentang
keadaan sebagian hizbiyyin:
.. ' --= - ='- + --- =', --'-= _--, '-' = ,'- ' ' - '-' - - ' =---
+ --- -'-, _-= -, - '-, . ) -=- ,=-' 151 (
dan khususnya jika engkau adalah seorang pedagang, maka dia siap untuk mengambil
sorbannya dan menghapus debu yang ada di kedua sandalmu. Atau jika kamu punya
sedikit kekuasaan, atau kamu adalah seorang pemimpin yang diikuti, maka mereka siap
untuk membuntutimu sampai bisa merekrutmu dan menjaringmu. (Tuhfatul Mujib/hal.
151).
Selanjutnya Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- menyebutkan:
'-',= ,--, - - '=-' _' = =- '-' '= =` ' +' : '= - '' . ) =-' 7 (
Terkadang Abdulloh Mari berutang kepada sebagian pedagang sampai ke batas tertentu.
Manakala tiba saat pembayaran dia berkata pada mereka: Jadikanlah utangku tadi bagian
dari zakatmu. (hal. 7).
Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: bacalah di risalah At Tajawwul hal. 8 tentang
keunikan Abdulloh Mari dalam mengemis kaset dan tape recorder yang baru dan lama di
masjid At taqwa, dan juga masjid Abdurrohim di Syihr.
Al Imam Muqbil Al Wadiiy rohimahulloh- berkata:
-', - ,= ,- - -=, ',` -' '+, ,=- -' ---, - =--' _' =--' : - -- '-
= - -= = -- =- -= - -~--V . '-- ,--' - ,= _' '=- - -' _'- - ,'=
_'= ' '- -, : )) - - ---

--- -

-- '-- .((


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

28


Ya Alloh, alangkah banyaknya dai besar yang menghapal ayat-ayat yang mengandung
penyemangatan untuk bershodaqoh, dia pindah dari masjid ini ke masjid itu,
membacakan: Dan kebaikan apapun yang kalian lakukan untuk diri kalian sendiri,
kalian akan mendapatkannya di sisi Alloh dengan yang lebih baik dan lebih besar
pahalanya. Dan berbaliklah si miskin ini dari posisi dai kepada posisi pengemis. Sungguh
benar Rosululloh shollallohu alaihi wa alihi wasallam- ketika bersabda: Setiap umat itu
punya fitnah, dan fitnah umatku adalah harta. (Dzammul Masalah/hal. 218).
Selanjutnya Abu Ibrohim Muhammad Ba Roidiy hafizhohulloh- menyebutkan:
,='- '- =' -'=-'' ' -- '' - - '-' -' ,--= ,```

`', =- ' ' : -=-


'-' '' --- . - ='' ,=--, ' -, ` '', - ) =-' 9 (
Penyewaan bis dakwah untuk menghadiri ceramah-ceramah. Jika ada sisa uang kembalian
milik si penumpang seperti lima puluh, atau tiga puluh real dan sebagainya. Maka
berkatalah si penarik uang: Sisa uang bis dari penumpang adalah untuk dakwah. Yaitu:
tinggalkanlah uang kembalian tadi buat dakwah. Maka si penumpangpun malu,
meninggalkan uang sisa tadi, dan tidak mengambilnya. (hal. 9).
Juga menyebutkan:
`-- '-' - '- --- ''--' '- : - ='' ,=--, ---' -, ` '', - -' ',
-` ,=` - '+',=- _' '-- +-`'- - ' . ) =-' 9 (
Mereka memanfaatkan sisa dari uang pembeli sayur dan sebagainya seraya berkata:
Tinggalkanlah uang kembaliannya untuk dakwah. Maka sang pembelipun malu,
meninggalkan uang sisa tadi, dan tidak mengambilnya. Demikianlah hal itu berlangsung
sekian lama. Dan pada masa-masa terakhir dan setelah toko tadi dirubah jadi perserikatan
saham merekapun meninggalkan cara tadi. (hal. 9).
Inilah contoh ringkas dari proyek mengemis si Abdulloh Mari yang dilakukannya dan anak
buahnya di Syihr. Semuanya secara rinci berjumlah dua puluh poin. Sebagiannya dilakukan
di Syihr bagian atas. Belum lagi proyek minta-minta yang dilakukannya di Saudi dan
sebagian Negara Teluk sampai sekarang.
Para ulama Salaf -rohimahumulloh- sangat menjunjung tinggi nilai-nilai iffah (kehormatan
diri) sebagaimana yang diajarkan oleh Alloh taala, dan Rosul-Nya -shollallohu alaihi
wasallam-, dan tidak mau menghinakan diri dengan mengemis kecuali jika terpaksa.
Abul Aliyah -rahimahulloh- berkata:
= ' -

` '

'

' -

` _

' -

- - - _'- - ,'= '- - '

'

- - - _'- - ,'= '- - -

- _'

' - , '

-' '

- ,

'

- =

''

- . '

' -

` '

. '

' - , =

'

- ,

- . ) == - 5 / 195 (
Dari Tsauban dan beliau adalah maula dari Rosululloh -shalallohu alaihi wa sallam
yang berkata: Rosululloh -shalallohu alaihi wa sallam- bersabda:Siapakah menjamin
kepadaku untuk tidak meminta pada manusia sedikitpun, dan aku menjamin
untuknya dengan Jannah? Maka Tsauban berkata,Saya. Dan Tsauban tak pernah


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

29


meminta kepada seorangpun sesuatu apapun. (HSR Abu Dawud/5/hal. 195 dan
dishohihkan oleh Imam Al Wadiy -rahimahulloh-)
Auf bin Malik Al Asyjaiy rodhiyallohu anhu berkata:
'

- =

- - - _'- - ,'= '- -

- -

,-' -

- - ' - :

,' -

- - - '

, = + = , -

- ' -

'

- :
' - ,' - ' , - - .

` ' :

,' -

- - - . ' -

'

- : ' - ,' - ' , - - .

` ' :

,' -

- - - . ' :
'

- -

'

- , ,

'

'

'

- ,' - ' , - -

,' -

- '

' =

- -

- '

- ,

' -'

' ,

-
-

-'

, -

V '

- -

~ '

--

' ~ .

'

- -

'

-'

- - ,

- =

' -

' - , =

'

'

- , ' ,

.
Kami pernah ada di sisi Rosululloh -shalallohu alaihi wa sallam-, sembilan, atau delapan
atau tujuh orang. Maka beliau bersabda:Berbaiatlah kalian kepada Rosululloh,
padahal kami baru saja membaiat beliau. Maka kami berkata,Kami telah membaiat Anda
wahai Rosululloh. Lalu beliau bersabda:Berbaiatlah kalian kepada Rosululloh. Maka
kami berkata,Kami telah membaiat Anda wahai Rosululloh. Lalu beliau
bersabda:Berbaiatlah kalian kepada Rosululloh. Maka kami mengulurkan tangan kami
seraya berkata, Kami telah membaiat Anda wahai Rosululloh. Maka kami membaiat Anda
untuk berbuat apa? Beliau bersabda:Agar kalian beribadah pada Alloh dan tidak
menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan untuk sholat lima waktu, dan agar
kalian taat. Dann beliau berbicara dengan lirih: Dan agar kalian tidak meminta pada
manusia sedikitpun. Maka sungguh aku melihat sebagian dari rombongan tadi, cambuk
dari salah seorang dari mereka terjatuh. Maka dia tidak meminta pada seorangpun untuk
mengambilkannya untuknya. (HSR Muslim /1043)
Dari Ummud Darda -rahimahalloh-, beliau berkata:
' ' - ' : ` ''-- '-' -,- ' '' : '- : ' =-= ' : ' =-= --- ,'-=' -' '- -- +--
,-=' ` ,-= ` ,' ` ''-- '-' '-,-
Abud Darda rodhiyallohu anhu berkata padaku,Janganlah engkau meminta pada
manusia sedikitpun. Maka aku bertanya,Kalau aku berhajat? Beliau menjawab,Jika
engkau berhajat, maka ikutlah di belakang para tukang panen, lalu lihatlah apa yang
berjatuhan dari bawaan mereka, lalu pungutlah ia, masaklah dan makanlah, dan jangan kau
meminta pada manusia sedikitpun. (Az Zuhd/2/291/ Imam Ahmad -rahimahulloh-, dan
dishohihkan Syaikhuna Yahya Al Hajury hafidzahulloh di tahqiq As Sunanul Kubro
Imam Al Bauhaqy -rahimahulloh-)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahulloh- berkata:
-- ,'=` = --' - ,=-- ''-- -' ' ` -= -'
Hadits-hadits telah mutawatir bahwasanya Nabi shollallohu alaihi wasallam-
mengharomkan minta-minta pada manusia kecuali di saat darurat. (Majmuul
Fatawa/8/hal. 316).
Al Imam Al Hafizh Ibnul Qoththon Al Fasiy rohimahulloh- berkata:
--- ''--' = . ) '-` -'-- '-=` / 7 / 3 / 397 .(


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

30


Para ulama telah sepakat bahwasanya meminta-minta itu harom. (Al Iqna Fi Masailil
Ijma/7/3/hal. 397).
Dan mengemis atas nama dakwah sudah menjadi sifat kebanyakan hizbiyyun, bukan sifat
Ahlussunnah Wal Jamaah. Al Imam Al Wadiiy rohimahulloh- berkata:
='' -- ~ ) - _' ' : '- ',-' --- ',-' - ' -,-', '=- '-, ' : ', '-
-='-= '--`' -=- +-' '=, '-' =--' '--', ' ' . - -= - ' ' --=, - '
'- ' _-' '- '-= - = _-=' ,-'-' -` ` _--- - ` ' = ,-' - ',-
- _' ' : ` -', ,-= -, : ' - - _'- - ,'= _'= ' '- : )) '- ' ,-,' ,-'+ .(( -', -=- +-'
-, : '- - -- ---` - ,= =- -= - . - _' '=-' ' =-' ) '=- '-' ( =- = ,' , '=- .
Sebenarnya mereka itu sungguh telah memperburuk citra dakwah sampai ucapan
beliau:- niat-niat telah menjadi jelek karena dunia. Dulu orang-orang propinsi Ibb
mendatangiku dan berkata: Wahai Abu Abdirrohman, katakanlah pada Al Ustadz
Muhammad Al Mahdi agar mau duduk untuk kami di masjid dan mengajari kami ilmu. Dulu
aku berbaik sangka padanya. Demikian pula mereka berbaik sangka padanya. Kukatakan
padanya yang demikian itu tapi dia menolak. Kami tidak tahu bahwasany dirinya itu gemar
bepergian demi mengumpulkan dinar-dinar dan harta. Tidaklah kamu dengar berita tentang
dirinya kecuali dia itu sudah ada di Negara Qothor, terkadang di Saudi, dan suatu kali di
Amerika. sampai ucapan beliau:- lalu datanglah Aqil (Al Maqthoriy) dan berkata:
Rosululloh shollallohu alaihi wasallam- bersabda: Aku dan pengasuh anak yatim
bagaikan kedua jari ini.Dan datang Muhammad Al Mahdi dan berkata: Dan kebaikan
apapun yang kalian lakukan untuk diri kalian sendiri, kalian akan mendapatkannya di
sisi Alloh. Dan lihatlah majalah pengemis: Majalah Al Furqon. Apakah kalian
mendapatkan edisi yang di situ tidak ada sikap mengemis? (lihat lengkap di Tuhfatul
Mujib/hal. 75-79).

BAB TIGA: TEKNIK KHUSUS HIZBIYYUN: CERAMAH LALU
MENGEMIS

Di antara metode dakwah yang batil adalah meminta-minta setelah ceramah. Ini merupakan
gaya hizbiyyin dan beberapa kelompok ahlul bida. Sudah banyak fatwa Imam Al Wadiiy -
rahimahulloh- tentang hal itu. Beliau pernah ditanya:
-', _' ',- - --, --- _' --' +-- --- --- =, ='--' '- '---- -=- -- ,-=''
'- = '
Ada seseorang yang datang ke Amerika dan menisbatkan dirinya kepada Ahlussunnah. Di
antara mereka adalah Aqil Al Maqthory. Dia berkhothbah di beberapa masjid, dan setelah
itu dia berdiri untuk mengumpulkan sumbangan buat jamiyyah. Maka apa hukum
perbuatan itu?


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

31


Maka beliau menjawab:
-V -=- --- -'- - ---~-- =( - - - '-== = = '-- --= -+-' -= -
- - '---' ''-= +- = ''+-' '' : =- '- '=-- '-'- : -~- '-~ - ~--
Dakwah Ikhwanul Muslimin adalah dakwah materiil keduniaan, untuk mengumpulkan
harta. Pernah pada suatu hari kami keluar untuk berdakwah, dan keluarlah bersama kami
Abdulloh An Nahmy -rahimahulloh- -beliau telah terbunuh di Afganistan- dan juga Abdul
Wahhab besan Hizam Al Bahluly. Dan mereka berkata,Kami akan meminta sumbangan.
Maka kami berkata,Ini bukanlah alamat Ahlussunnah. dst (Tuhfatul Mujib hal. 75 dst)
Al Imam Al Wadii rohimahulloh berkata dalam masalah minta-minta: Dan bukanlah kami
mendakwahi manusia untuk mengambil harta mereka. Kalaupun engkau pergi ke negri
manapun dari negri-negri Islam engkau tak akan melihat seorang sunni yang berdiri dan
memberikan nasihat kepada manusia hingga membikin mereka menangis, lalu setelah itu
dia menggelar sorbannya di pintu (Tuhfatul Mujib hal. 75-76).
Beliau rohimahulloh juga berkata:
--= '= - ',- +

- -' '=-, ',- -', -'=-' '-, : '- ' ,-,' ,-'+ '- =-
+,'= ' ,, ='-- ---' -+' '- +' : ' ,-,' ' '-, ,' ' =-, = +-,- '-=' - =
',-' . =' -= '+-'= _-'-' ,,-'

' '+-- : ` - , ' ''=' -, : '- - ` -,' - ,-'=- '


, ' . ) -=- ,=-' 147 (
Telah mengabariku seorang saudara yang datang dari Amerika bahwasanya mereka itu
(tokoh-tokoh hizbiyyun yang tersebut sebelumnya) berkeliling di Amerika, menyampaikan
ceramah-ceramah dan berkata (Menyebut sabda Rosululloh shollallohu alaihi wasallam-
): Aku dan pengasuh anak yatim bagaikan kedua jari ini. Maka seseorang berdiri
menghadap mereka -dan dia menginginkan pengumpulan bantuan buat Bosnia dan
Herzegovina- seraya berkata pada mereka, Pengasuh yatim adalah orang yang benar-
benar mengasuhnya, bukan orang yang mengemis. Maka terjadilah pertengkaran di antara
mereka karena dunia. Dakwah jika dimasuki hasrat-hasrat duniawi itu kecil barokahnya.
(Alloh taala berfirman yang artinya:) Ketahuilah: Hanya milik Alloh sajalah agama yang
murni. Dan berfirman: Dan tidaklah mereka diperintahkan kecuali agar mereka
beribadah kepada Alloh dalam keadaan memurnikan agama kepada-Nya. (Tuhfatul
Mujib/hal. 147).
Masjid adalah rumah Alloh taala yang di situ wajib para hamba mengagungkan Alloh taala,
dan memuliakan agama-Nya. Adapun mempergunakan masjid untuk sarana mengemis dan
agar dakwah itu dikasihani, maka ini merupakan pelanggaran dari tujuan di atas. Imam Al
Wadiiy -rahimahulloh- di antara fatwanya adalah:
= ' -- - == -' . '- ,- - ' -- ` ' - ' -- '=-'' . - --, =, -
=--' ' -, ,- - '=-'' _'


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

32


Ambil saja oleh kalian pengeras suara dan keluarlah ke jalan-jalan. Adapun rumah-rumah
Alloh, maka dia itu dibangun untuk dzikrulloh, dan bukan dibangun untuk mengemis. Dan
aku katakan: Orang ini, yang berdiri di masjid untuk mengemis dia harus dikeluarkan dari
masjid dst (Ghorotul Asyrithoh 1/536-537)

Bab Empat: Abdulloh Mari Lebih Pantas Jadi Juragan Daripada Menjadi Sosok Seorang
Ulama dakwah Salafiyyah

Semula ana hendak merincikan sekian banyak proyek yang yang dikelola oleh Abdulloh
Mari , baik secara langsung ataupun secara perwakilan, sebagaimana ditulis oleh Akhuna
Muhammad Ba Roidiy Al Hadhromiy hafizhohulloh- dalam kitab beliau Nubdzatun
Mukhtashoroh. Akan tetapi manakala ana lihat bahwasanya hampir semuanya telah
tersebut di Mukhtashorul Bayan maka ana tak perlu lagi mengulangnya. Apa yang
disebutkan di situ telah sangat cukup sebagai bukti bahwasanya orang ini adalah pecinta
dunia, tapi berlindung di balik jubah Demi Dakwah. Dan ini merupakan metode para
hizbiyyin.
Syaikhuna Abu Bilal Kholid Al Hadhromiy hafizhohulloh- telah menasihatinya:
- _' _ ,,-=' - , = +,'= -' - , - _' `- '- _,-'' -= - _-- _,'--'
` ==- =' ='-=- ,' '-- - '-='-, ',= - =` '-' =-'

- -'
'' '--' ,'-' -,' ,-- . ) -- ' 11 (
Lihatlah kenyataan para hizbiyyin, darimana masuknya kejelekan kepada mereka? Dari
mana mereka tertimpa musibah? Kepada musibah yang mana mereka beranjak? Asy
Syaikh Abdulloh Mari telah memperluas proyek-proyek, dan memperbanyak alasan
bahwasanya dakwah ini sedang butuh, tiada orang yang membantu kita, dan udzur-udzur
dingin yang lain. seseorang itu jika telah berhasrat pada sesuatu dia akan menempuh jalan
yang susah ataupun mudah. Untuk mencari udzur yang membolehkan perbuatannya.
(Naqdhur Rodd hal. 11).
Dikarenakan banyaknya kesibukan duniawi melemahlah perhatian Abdulloh Mari terhadap
majelis ilmu para muridnya dari kadar yang semestinya dia berikan sebagai pemilik markiz
dakwah, apalagi dia telah dimasukkan ke dalam jajaran ulama dakwah Salafiyyah. Kecilnya
perhatian dirinya untuk mengajari muridnya secara rutin telah berkali-kali disebut oleh
Syaikhuna Yahya Al Hajuriy hafizhohulloh-, dan juga dibahas oleh Asy Syaikh Abu
Abdillah Muhammad Ba Jammal Al Hadhromiy hafizhohulloh- di risalah beliau Al
Manzhorul Kasyif hal. 4. Demikian pula dikatakan oleh Akhuna Abu Sholih Dzakwan Al
Maidaniy Al Indonesiy dan yang lainnya hafizhohumulloh- yang sempat belajar di markiz
Syihr.


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

33


Di dalam risalah Mulhaqun Manzhor hal. 8 Asy Syaikh Muhammad Ba Jammal Al
Hadhromiy hafizhohulloh- mengisyaratkan juga bahwasanya Abdulloh Mari tersibukkan
dari memperdalam ilmu, mencurahkan perhatian ke ilmu dan penyebarannya karena
proyek-proyek bisnis tadi.
Di antara buktinya adalah ketika dia datang ke pedalaman Hadhromaut setelah Idul Adha
pada tahun 1427 H, setelah menyampaikan ceramah pada hari Kamis dan Hari Jumat
diumumkanlah dua ceramah yang lain untuk hari Sabtu dan Ahad, tapi ternyata dia tidak
menghadirinya, dalam keadaam dia masih berada di situ juga -pedalaman Hadhromaut-,
ternyata penyebabnya adalah kesibukannya untuk membeli sebuah mobil yang bersih.
(Mulhaqun Manzhor hal. 4).
Kita tidak mengharomkan para hamba Alloh untuk berdagang. Hanya saja banyaknya
proyek bisnis Abdulloh Mari dan beraneka ragamnya metode mengemis yang
ditempuhnya, dan juga semangatnya jalan-jalan untuk merauh uang dari para saudagar
menunjukkan kerakusan jiwanya terhadap harta. Padahal dia dimasukkan ke dalam jajaran
ulama. Dia juga gemar membawa bendera Salafiyyah yang tidak mungkin akan tegak
kecuali dengan zuhud terhadap dunia. Sampai-sampai hampir gelar Syahbandar Abdulloh
mengalahkan julukan Asy Syaikh Abdulloh dikarenakan banyaknya perdagangannya.
Makanya yang lebih pantas untuk dituduh merusak jalan dakwah Al Imam Al Mujaddid
Muqbil Al Wadiiy rohimahulloh- adalah Abdulloh dan saudaranya. Adapun Syaikhuna
Yahya Al Hajuriy hafizhohulloh- justru tokoh yang paling setia dan tegar dengan Dakwah
Salafiyyah yang dipancangkan oleh Imam rohimahulloh- tersebut.

BAB LIMA: MENGAPA ASY SYAIKH ROBI HAFIZHOHULLOH-
TIDAK DIJULUKI BAGIAN DARI MARIYYIN?

Di antara kengawuran Abdul Ghofur Al Malangiy adalah tuntutannya pada kami untuk
menggelari Asy Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh- sebagai Mariy atau Kibarul
Mariyyin, karena beliau masih mengatakan Abdurrohman Mariy itu Salafiy dsb. Dia bilang:
Sikap tegas dan jelas dari Asy Syaikh Rabi (yang jelas-jelas berlawanan dengan mereka)
bahwa Asy Syaikh Ubaid Al Jabiri, Asy Syaikh Abdullah dan Abdurrahman Mari adalah
SALAFY (dan bukan hizby!) belum lagi mampu menumbuhkan kejantanan mereka
sehingga berani menvonis Asy Syaikh Rabi sebagai KIBAR MARIYYAIN! (hal. 20).
Jawaban pertama: Asy Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh- tidak memiliki pemikiran
Mariyyah sehingga boleh dinisbatkan kepadanya. Sekian banyak pemikiran batil Mariyyin
tidak ada pada Asy Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh-, maka bagaimana beliau bisa
dikatakan sebagai Mariy atau Kibarul Mariyyin?


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

34


Jawaban kedua: jelas beliau salah dalam membela si Mariy, tapi yang demikian itu
bukanlah dikarenakan beliau menyetujui kejahatan si Mariy dan antek-anteknya. Hanya
saja kami memahami keadaan beliau yang terus-menerus ditempel oleh Hani Buroik,
Arofat dan lain-lain, mereka selama ini terus-menerus tampil manis di hadapan beliau
sehingga amat menyulitkan beliau untuk mengetahui jati diri orang ini. Abu Malik Ali Al
Baitiy Al Lahjiy hafizhohulloh- (kepala Al Maktabatul Ammah Darul Hadits di Dammaj)
bercerita pada ana bahwasanya sebagian dari orang-orang tadi telah menempeli Asy
Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh- sejak berlangsungnya perang komunis di Yaman
(lebih dari sepuluh tahun yang lalu). Asy Syaikh Abu Abdillah Thoriq bin Muhammad Al
Badaniy hafizhohulloh- juga bercerita pada kami bahwasanya Hani Buroik itu sangat
dihormati oleh Asy Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh-, dan dirinya dipercaya untuk
membacakan soal-soal yang ditujukan kepada beliau. Dan orang ini termasuk yang selalu
menghiasai berita-berita tentang Abdurrohman Al Adniy, dan sekaligus menghasung Asy
Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh- untuk men-jarh Syaikhuna Yahya Al Hajuriy
hafizhohulloh-. Makanya hingga kini kami terus-menerus memberikan udzur pada Asy
Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh-.
Jawaban ketiga: Jasa yang luar biasa dari Asy Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh-
di dalam menjaga dakwah Salafiyyah dari gempuran musuh, dan sekaligus beliau puluhan
tahun yang panjang menggempur para ahlul bida, sangat tidak bisa disepelekan. Al Imam
Ibnul Qoyyim rohimahulloh- berkata:
- -'= -=' '-, - ` -'--= -= ' ' `-` ,`'- ' -' --=, ' '- ` --=, ,'
_-, -= `'- -, = ,= ' ,--' -= '-' _'- ,-' ' -=, -=' `=- '-' ,'-' -' ` -=, _- -=
- --' _'- - ,'= '- -' '- ,, ' - _' _'= - '- '-= - ' --- - -= '
_-'-' ' _'- - ,'= '- - - - = ,'= _'= ,-'--' - `- ' -' ,' -=' _'- - ,'= '-
- +- - _'= _---- ---= -' ' _-- - -- ` ,'= ''- - +--' ,' '- --' ,' -
--- -= ''- - '--=' '-' = --' _'- - ,'= '- _'= -' =' '-`= _- - -= '- -'
-,' ' -'- '-`= '- -= '- ' ='' '-' ''- --'' _'- - ,'= '- _-= - _'= + _' =-'
= =' _-- ' -=' = = _-' '` -' '+, ` - ' -- ' ''-' _'= ` _-= --
' ,= '- -' ''-- -'= - ',' -` --' _'- - ,'= '- ' '- - - =, -=' - --
` '-- '+'=, - -- = ,='- ' = ,' -- - ' --, - '-,- -= - - _''- -,
-=, ' -` ' ' - _-- ' ' - ' --' ' -- ` ' , - - ` `- , '`-
-` ` ,- += ` -=- -'-- - '- -= '-' ---- - ' ' - '--=' -'
_-'-, -,-''- ,--,-' '=- _-= - _'-=,' = ---= _'= -'- = - _'= -'-= ', = -' ='
--' '- , : ,=' _- -- = '= --'=- ''- _,--
Termasuk dari kaidah-kaidah Syariat dan hikmah juga adalah bahwasanya jika seseorang
itu banyak dan besar kebaikannya, dan dia punya pengaruh baik yang nyata terhadap
Islam, maka dia itu mendapatkan udzur yang tidak didapatkan oleh yang lain. Dimaafkan


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

35


kesalahan darinya yang tidak bisa dimaafkan untuk orang yang lain. Yang demikian itu
adalah karena kemaksiatan adalah kotoran. Dan air itu jika mencapai dua qullah tidaklah
memikul kotoran. Beda dengan air yang sedikit, yang dia itu tak bisa memikul sedikit saja
kotoran. Termasuk dari bab ini adalah sabda Rosululloh shollallohu alaihi wasallam-
kepada Umar: Tahukah engkau wahai Umar, bisa jadi Alloh melihat kepada pasukan
Badar dan berkata: Beramallah kalian semau kalian, karena sungguh Aku telah
mengampuni kalian. inilah yang menghalangi Rosululloh shollallohu alaihi wasallam-
membunuh orang yang memata-matai beliau dan kaum Muslimin dan mengerjakan dosa
besar macam ini. Maka Rosululloh shollallohu alaihi wasallam- memberitakan
bahwasanya orang ini ikut dalam perang Badar. Ini menunjukkan bahwasanya kesalahan
yang menuntut dia dihukum itu ada, akan tetapi ikutnya dia dalam peperangan yang agung
itu menghalangi dilaksanakannya hukuman tadi. Maka ketergelinciran yang besar tadi
ditutup dengan kebaikan-kebaikannya. Ketika Rosululloh shollallohu alaihi wasallam-
menyemangati orang untuk bershodaqoh, Utsmanpun mengeluarkan shodaqoh yang
sangat besar. Maka bersabdalah Nabi shollallohu alaihi wasallam-: Apa yang
dikerjakan Utsman setelah ini tidaklah membahayakannya. Beliau juga bersabda
pada Tholhah ketika dirinya merundukkan dirinya agar Nabi shollallohu alaihi wasallam-
menaiki punggungnya saat mendaki suatu batu besar (saat beliau shollallohu alaihi
wasallam- terluka di perang Uhud) maka beliau bersabda: Ini mengharuskan Tholhah
masuk Jannah. Ini juga Musa Kalimur Rohman azza wajalla. Dirinya melemparkan
lembaran-lembaran papan Taurot yang di situ ada kalamulloh yang dituliskan untuknya.
Dilemparkannya papan tadi ke tanah sampai pecah (saat beliau marah karena melihat
kaumnya menyembah patung anak sapi). Dan beliau juga menempeleng mata malakul
maut sehingga tercungkillah matanya. Beliau juga sedikit mengkritik Robbnya di malam Isro
tentang Nabi shollallohu alaihi wasallam- dan berkata: Anak muda ini datang
setelahku, tapi yang masuk Jannah dari umatnya lebih banyak daripada orang yang
masuk Jannah dari umatku. Beliau juga mengambil jenggot Harun dan menariknya ke
arahnya padahal Harun adalah Nabi Alloh. Ini semua tidak mengurangi kadar beliau
sedikitpun di sisi Robbnya. Robbnya taala memuliakannya, mencintainya, karena perkara
yang ditegakkan Musa, dan musuh yang menantangnya, juga kesabaran yang dipikulnya,
serta gangguan yang beliau alami di jalan Alloh merupakan perkara yang tidak terpengaruh
oleh semisal perbuatan-perbuatan tadi, tidak merubah nilai beliau, tidak menurunkan
kedudukan beliau. Ini merupakan perkara yang telah diketahui oleh manusia dan menetap
di fitroh mereka, bahwasanya orang yang punya ribuan kebaikan, dia itu dimaafkan karena
satu atau dua kesalahan dan semisalnya, sampai terjadi tarik-menarik antara penyeru
hukuman karena kesalahan, dan penyeru syukur karena kebaikan, hingga penyeru syukur
mengalahkan penyeru hukuman, sebagaimana dikatakan: Apabila sang kekasih


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

36


melakukan satu dosa, datanglah kebaikan-kebaikannya dengan seribu pemberi syafaat.
(Miftah Daris Saadah/1/hal. 176-177).
Demikianlah penilaian kami terhadap Asy Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh-,
wallohu alam. Dan bukanlah beliau itu pengekor hawa nafsu, ataupun tukang bidah dan
penyelewengan. Dan keadaan serta sikap beliau sangatlah beda dibandingkan dengan
Ubaid Al Jabiriy ataupun Muhammad bin Abdil Wahhab Al Wushobiy.
Jawaban keempat: Adapun Asy Syaikh Robi Al Madkholiy hafizhohulloh- maka
beliau adalah mujtahid, dan kita tahu bersama kejujuran beliau. Maka sama sekali tidak
pantas kamu dan para majikan kamu mengharuskan kami mengatakan bahwasanya beliau
itu adalah termasuk Mariyyin. Kita katakan bahwasanya beliau itu tidak mashum. Kita tidak
tahu isi hati beliau. Tapi jika beliau telah berijtihad semampunya ternyata salah, maka (
- '-) beliau akan mendapatkan satu pahala dan beliau diampuni. Al Imam Ibnul Qoyyim
rohimahulloh- berkata kepada para ahli taqlid:
= ='- '+-=` - ,= ='- -` ' '- =-- =` - '--` =' -' '- . '
' : , =', - _'= '- _- - =-, ,'= , -----' _'= '- -- -, , ' : --' --- -
-- =' _- - ,'= -=' ' ,=' - += ' --, '-, - - _-- - '- '-- + ='-
'-, . '- ---' ' = =--- ',= _'= '-' --' -'=-' '+-, - '- =--- '+-- '-
'- = -'' + _' ' '-' -- _' =` -' . ) `= ,-' = ,-''' / 2 / 470 .(
Memang beliau mendapatkan pahala karena ijtihadnya, sementara kamu tidak
mendapatkan pahala karena kamu tidak mendatangkan perkara yang mengharuskan
adanya pahala. Bahkan kamu telah bersikap kurang dalam menjalankan ittiba (ikut dalil)
yang wajib dilakukan, makanya kamu justru berdosa. Jika dia berkata: Bagaimana Alloh
memberi beliau pahala terhadap apa yang difatwakannya, dan memujinya, tapi Alloh
mencela orang yang memintanya fatwa karena menerima fatwanya tadi? Apakah ini masuk
akal? jawabannya adalah: Si penanya jika dirinya kurang bersungguh-sungguh dalam
mencari al haq padahal dirinya mampu untuk mencarinya, maka dia itu pantas terkena
cercaan dan ancaman. Tapi jika dia telah mencurahkan kesungguhannya dan tidak
bersikap kurang dalam melaksanakan apa yang Alloh perintahkan untuk mencarinya, dan
dirinya telah bertaqwa pada Alloh semampunya, maka diapun mendapatkan pahala juga.
Adapun orang yang mutaashshub (fanatis) dan menjadikan ucapan orang yang diikutinya
itu sebagai timbangan Al Kitab, As Sunnah dan ucapan para shohabat, dan dia itu
menimbang semua itu dengan ucapan orang yang diikutinya, yang cocok dengan ucapan
orang yang diikutinya diterimanya, tapi yang tidak cocok dengan ucapan orang yang
diikutinya itu ditolaknya, maka orang macam ini lebih dekat kepada celaan dan hukuman
daripada pahala dan kebenaran. (Ilamul Muwaqqiin/2/hal. 470).
Jawaban kelima: hizbiyyun itu memang tidak adil. Pada awal-awal fitnah ini ketika ana
mendapati sebagian dari mereka berjalan di atas kaidah yang batil, maka ana mengkritik


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

37


mereka dan berkata: Berarti kesimpulannya kalian itu begini, begini, dan begini.
Bingunglah mereka dalam menjawab dan berlindung di balik kedustaan. Ternyata
berteriaklah si Ihsan (salah ustadz kebanggaan mereka): Kok sukanya pakai lazimul qoul,
padahal lazimul qoul kan bukan qoul! dan didukung oleh Mundzir (ustadz kebanggaan
mereka juga) dengan memakai ucapan Al Imam Asy Syaukaniy rohimahulloh- di As Sailul
Jarror. Maka cukuplah ana surati si Mundzir, ana tampilkan kaidah-kaidah yang benar di
situ, dan bagaimana praktek salaf dan zaman dulu sampai sekarang, dan ana jelaskan
bahwasanya Al Imam Asy Syaukaniy rohimahulloh- di As Sailul Jarror sedang bicara
tentang pengkafiran orang yang zhohirnya masih Muslim. Ana jelaskan pembahasan ini
panjang lebar, silakan dirinya dan si Ihsan bekerja sama untuk membantahnya secara
ilmiyyah sebagai seorang pengikut Al Quran, As Sunnah dengan manhaj salaf.
Semoga tulisan ini sampai kepada Mundzir dkk, dan silakan mereka menampilkan surat
ana tiga tahunan yang lalu itu di tempat-tempat yang bisa dilihat oleh umat sehingga umat
yang berakal bisa menilai siapakah yang berada di atas dalil dan kebenaran, dan siapakah
yang cuma pakai sepenggal-dua penggal dalil atau atsar ternyata salah dalam
penerapan. Wallohul muwaffiq. Dan sampai sekarang mereka masih menyembunyikan
surat jawaban Abul Abbas Luthfi As Sulawesiy buat ana dengan alasan takut terjadi fitnah.
Demikianlah alasan para hizbiyyun sejak dulu. Ana yakin mereka takut akan tersingkapnya
kelemahan argumentasi si Luthfi tersebut jika sampai ke tangan ana. Di antara contoh
kelemahan si Luthfi (tapi bukan manhajiy dan bukan dari sisi argumentasi) adalah
bahwasanya Si Alimuddin Al Maidaniy Al Hizbiy (Abu Mahfut?) menyebutkan bahwasanya
Luthfi dalam surat tersebut berkata bahwasanya dirinya menjawab surat Abu Fairuz (yang
berbahasa Arab) dengan bahasa Indonesia karena tidak lancar menulis dengan bahasa
Arab. Kurang lebih demikian ucapannya.
Kita kembali ke inti pembahasan. Para hizbiyyun menuduh para Salafiyyun dalam
membeberkan dan meruntuhkan kebatilan mereka memakai lazimul qoul. Padahal
sekarang justru si Dul Malang justru pakai lazimul qoul dalam menghantam kami. Seakan-
akan dirinya bilang: Al Hajuriy menganggap malzamah-malzamah dari Dammaj telah
dijamin kebenaran. Berarti dia meyakini telah lepas dari kesalahan. Berarti sejajar dengan
sabda Nabi shollallohu alaihi wasallam-. Berarti sama dengan Al Quran. Berarti berarti

Ini semua telah terbantah di Apel (seri 1).
Sekarang si Dul juga main-main dengan lazimul qoul. Seakan-akan dirinya bilang: Kalian
menuduh para ustadz itu Mariyyun. Berarti para masyayikh juga Mariyyun. Berarti Asy
Syaikh Robi menurut kalian juga Mariyyun! Berarti
Bukan demikian wahai aborigin yang bodoh (sering lempar bumerang (pinjam kamus si Dul
sendiri di hal. 41) tapi balik kena sendiri). Orang yang tidak mengatakan kedua anak Mari


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

38


itu hizbiy, bukan berarti dia juga anggota Mariyyin. Tapi manakala para ustadz kamu itu
membelanya habis-habisan, mencaci Syaikhuna Yahya Al Hajuriy hafizhohulloh- dan yang
bersama beliau, memancangkan panji-panji permusuhan dengan Salafiyyin Dammaj, dan
punya beberapa pemikiran yang selaras dengan si Mari, maka memang mereka itu
Mariyyun. Adapun Asy Syaikh Robi hafizhohulloh- tidak sampai demikian. Jauh sekali
perbedaannya.(1)
Banyaklah belajar dan mohon taufiq biar kamu paham dan tidak jadi katak dalam
tempurung (pinjam kamus si Dul sendiri hal. 3).
Sungguh memalukan, bahwasanya kamu punya banyak kitab-kitab salaf ternyata kamu
cuma bagaikan keledai yang memanggul kitab-kitab (pinjam kamus si Dul sendiri hal. 34).
Banyaklah belajar dan jangan sibuk menjadi kolektor sepatu perempuan (lihat cover buku si
Dul).
Ternyata hizbiyyun memang tidak adil dalam menerapkan kaidah sendiri. Caci-maki orang
karena dianggap pakai lazimul qoul, ternyata mereka sendiri melakukannya.
Ana cukupkan sampai di sini, dan semua ini cukup sebagai pelajaran bagi orang-orang
yang berakal dan mendapatkan taufiq. Dan ana ucapankan (,= - =) kepada Akhuna
Abu Yusuf Al Ambony dan yang lainnya atas seluruh bantuan yang diberikan.

- _''- '= . -'=-- +'' -=- ` ' ` - --- - ,' .
-=' - ,-''' .

Dammaj, tanggal revisi 6 Romadhon 1431 H
Ditulis oleh Al Faqir Ilalloh taala
Abu Fairuz Abdurrohman Al Qudsiy
Al Indonesiy




([1]) Tulisan ini dikeluarkan sebelum wafatnya Asy Syaikh Ahmad An Najmiy rohimahulloh-
.
([2]) Abu Fairuz berkata waffaqohulloh: dia itu (sebagaimana pengakuannya sendiri) telah
tahu kebatilan Abul Hasan. Jika memang dia itu membencinya (dan wajib baginya untuk
membencinya) kenapa membiarkan teman-teman dekatnya mengikuti Abul Hasan?
([3]) Kata Abu Fairuz waffaqohulloh: harom baginya untuk melarang penyebaran tahdzir
ulama terhadap kebatilan Abul Hasan. Adapun penampilan dirinya untuk melarang tulisan-
tulisan pihak Abul Hasan, maka yang demikian itu hanyalah kamuflase belaka. Silakan ikuti


w
w
w
.
a
s
h
h
a
b
u
l
h
a
d
i
t
s
.
w
o
r
d
p
r
e
s
s
.
c
o
m

39


terus pemaparan Syaikh Al Amudiy agar makin jelas bagi kita bahwasanya Abdulloh itu
termasuk Hasaniyyun.
([4]) Makna ushuliy: Ahli ushul fiqh. Ini diucapkan oleh Asy Syaikh Al Amudiy
hafizhohulloh- karena Abdulloh Mari dalam malzamahnya Miyar membangga-banggakan
hikmah dan ilmu ushul fiqhnya.
([5]) Abu Fairuz waffaqohulloh menjawab: karena Abdulloh demi syiar maslahat dan
mafsadah lebih memilih mengurusi bisnis dan mengemis atas nama dakwah, sebagaimana
akan datang penjabarannya dalam bab berikutnya.
([6]) Demikianlah lafazhnya di Zajrul Awi/3/hal. 33. Adapun Abu Umar Ahmad Al
Hadhromiy hafizhohulloh- berkata: yang benar adalah Adil Ba Faqih. Wallohu alam.
([7]) Asy Syaikh Muhammad Al Amudiy hafizhohulloh- berkomentar: saudara dia
Abdurrohman Mari si ular belang juga berkata semacam ini.
([8]) Catatan Abu Fairuz waffaqoniyallohu-: anak buah Abdulloh Mari telah mahir
mengemis dan terbiasa dengan ajaran dari syaikhnya tersebut. Tapi entah seperti apa isi
ceramah tadi sehingga mereka malu untuk menyebarkan kasetnya.
(1) Bukti yang paling kongkrit dari masalah ini adalah bahwa Syaikh Robi hafidhohulloh-
masih menghormati Syaikh Yahya dan Darul Hadits Dammaj, tidak pernah kita dapatkan
beliau menyebut Syaikh Yahya dengan sebutan-sebutan miring model Mariyyin seperti si
Dul ini, bahkan untuk menyebut nama langsung beliau (Yahya tanpa julukan Syaikh) jarang
kita dapatkan apalagi kalau sampai mencacinya, demikian pula beliau masih menganjurkan
para pelajar untuk rihlah ke Dammaj, ini semua menunjukkan bahwa beliau sangat sayang
terhadap keutuhan Darul Hadits dan benar-benar usahanya adalah untuk membela manhaj
dan dakwah dan ahlus sunnah bukan sekedar bantai-membantai atau tahdzir-tahdziran
atau banyak banyakan pengikut, atau berlaku nifaq dan kedustaan, jelas sangat jauh
perbedaan kondisi dan mauqif beliau dengan para Mariyyin, baik yang di Yaman atau
cabangnya di Indonesia yang terkordinir di dalam tempurung Dammaj Habibah, yang penuh
dengan sikap dan sifat kemunafikan dan kefasikan serta tidak adanya rasa taqwa yang
membawa kepada kejujuran dan inshof serta mengikuti fakta dan realita.[Abu Turob]