Anda di halaman 1dari 4

OTONOMI DAERAH LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

1.Jelaskan arti kata otonomi beserta asal usul katanya ! 2.Jelskan istilah-istilah berikut ini !(berdasarkan UU no 32 tahun 2004) a.pemerintah pusat b.pemerintah andaerah c.pemerintah daerah d.daerah otonom e.desentralisasi f.dekonsentrasi g.tugas pembantuan h.peraturan daerah i. peraturan daerah j.peraturan kepala daerah k.desa l.pembiayaan m.Pendapatan Daerah n.APBD 3.Sebutkan dasar hukum pelaksanaan OTDA 4.Sebutkan Tujuan pelaksanaan Otonomi daerah s.Jelaskan manfaat OTDA 6.Jelaskan prinsif-prinsif pelaksanaan otda 7.Jelaskan asas-asas umum penyelenggaraan negara 8.Jelaskan urusan-urusan pemerintah pusat yang tidak didesentalisasikan 9.Jelaskan urusan pemerintah daerah yang bersifat wajib dan pilihan 10.Jelaskan urusan pemerintah yang sifatnya :Concurrent 11.Sebutkan perangkat daerah (Pasal 120 uu no. 32 tahun 2004 12.Jelaskan sumber pembiayaan pelaksanaan pemerintah daerah 13.Jelaskan sumber-sumber penerimaan daerah (UU no 33 tahun 2004) 14.Jelaskan apa yang di maksud dengan kebijakan publik 15.Jelaskan bentuk-bentuk kebijakan publik 16.Jelaskan macam-macam partisifasi warga negara dalam kebijakan publik 17.Jelaskan tipe-tipe partisifasi masyarakat dalam kebijakan publik 18.sebutkan contoh-contoh partisifasi masyarakat dalam kebijakan publik 19.Jelaskan dampak positif dan negatif dalam pelaksanaan kebijakan publik 20.a.apa syarat-syarat untuk menjadi kepala daerah b.berapa lama masa jabatannya dan bagaimana prosedur pemilihannya c.apa tugas dan wewenangnya d.jelaskan tugas dan tanggung jawab DPRD

Kata otonomi berasal dari bahasa Yunani,yaitu autos artinya sendiri,dan nomos yang berarti aturan ,jadi otonomi artinya peraturan sendiri,otonomi daerah berarti aturan yang mengatur daerahnya sendiri. Istilah-istilah yang terdapat dalam uu no 32 tahun 2004 : a.Pemerintah (Pemerintah pusat) adalah Presiden RI yang memegang kekuasaan pemerintahan negara RI sebagaimana dimaksud dalam UUD 1945 b.Pemerintahan Daerah Penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dalam DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluasluasnya dalam sistem dan prinsip NKRI sebagaimana dimaksud dalam UUD 1945 c. Pemerintah Daerah adalah Gubernur, Bupati, Walikota dan perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah d. DPRD adalah lembaga perwakilan rakyat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah e. Otonomi Daerah adalah hak, weenang dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat etempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan f. Daerah Otonom adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemrintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistem NKRI g. Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam sistem NKRI h. Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah kepada Gubernur sebagai wakil pemerintah dan atau kepada instansi vertikal di wilayah tertentu i.Tugas Pembantuan adalah penugasan dari pemewrintah kepada daerah/desa, dari pemerintah provinsi kepada kabupaten/kota/desa serta dari pemerintah kabupaten/kota kepada esa untuk melaksanakan tugas tertentu j. Peraturan Daerah {Perda) adalah peraturan daerah Provinsi dan atau peraturan daerah kabupaten/kota k. Peraturan Kepala Daerah adalah peraturan Gubernur, peraturan Bupati dan atau peraturan Walikota l. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem NKRI m. Pembiayaan adalah setiap penerimaan yang perlu dibayar kembali atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun-tahun anggaran berikutnya n. Pendapatan Daerah adalah semua hak daerah yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih dalam peiode tahun anggaran yang bersangkutan o. APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) adalah rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang ditetapkan Perda

3. Dasar Hukum Pelaksanaan OTDA 1. UUD 1945 Pasal 18 Ayat (1-7) 2. UUD 1945 Pasal 18 A (Ayat 1-2) 3. UUD 1945 Pasal 18 B (Ayat 1-2) 4. UU No, 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah 5. UU No, 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah Pasal 18 (1) NKRI dibagi atas daerah-daerah prvinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas daerah kabupaten/kota, yang tiap-tiap provinsi , kabupaten dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah, yang diatur denganundang-undang (2) Pemerintah daerah provinsi, derah kabupaten dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan (3) Pemerintah daerah provinsi, daerah kabupaten, dan kota memiliki DPRD yang anggotaanggotanya dipilih melalui Pemilu (4) Gubernur, Bupati, dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemrintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis (5) Pemerintah daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya, kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat (6) Pemerintah daerah berhak menetapkan Perda dan peraturan-peraturan lain untuk melaksanakan otonomi dan tugas pembantuan (7) Susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang Pasal 18 A (1) Hubungan kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota diatur dengan UU dengan memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah (2) Hubungan keuangan, pelayanan umum, pemanfaatan sumber daya alam dan suber daya alam lainnya anatara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diatur dan dilaksanakan secara adil dan selaras brdasarkan UU Pasal 18 B (1) Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus atau bersifat istimewa yang diatur dengan UU (2) Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip NKRI yang diatur dalam UU 4.Tujuan Pelaksanaan OTDA a. meningkatkan kesejahteraan rakyat b. meningkatkan pelayanan umum/publik c. meningkatkan daya saing daerah d. mengembangkan kehidupan demokrasi e. adanya rasa keadilan f. pemerataan g. pemeliharaan hubungan yang serasi antara pusat dan daerah dan antar daerah dalam rangka keutuhan NKRI h. mendorong untuk memberdayakan masyarakat i. menumbuhkan prakarsa dan kreatifitas dalam segala spek kehidupan j. mengembangkan peran dan fungsi DPRD

5. Manfaat Pelaksanaan OTDA a. supaya tidak tejdi pemusatan kekuasaan di pusat sehingga jalannya pemerintahan dapat berjalan lancar b. Pemerintahan tidak hanya dijalankan oleh pemerintah pusat tetapi oleh pemerintah daerah c. Kesejahteraan masyarakat di daeah semakin meningkat karena pembangunan di daerah disesuaikan dengan kebutuhan daerah d. Daya kreasi dan inovasi masyarakat semakin meningkat karena setiap derah berusaha menampilkan keunggulan daerahnya masing-masing e. Meningkatkan pemberdayaan lembaga kemsyakatan di daerah dalam rangka partisipasi OTDA f. Pemerintah pusat lebih berkonsentrasi pada masalah makronasional yang bersifat strategis g. Simbol kepercayaan pemerintah pusat kepada daerah