Anda di halaman 1dari 9

Stevia Rebaudiana

Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Asteridae Ordo: Asterales Famili: Asteraceae Genus: Stevia Spesies: Stevia rebaudiana Bertonii M

Stevia Rebaudiana
Paraguay, amerika selatan Petrus jacobus Stevus (dokter spanyol) Stevia Alami Non kalori Rasa manis 250-300 dari sukrosa glikosida

Senyawa dalam Stevia


Apigenin Austroinulin Avicularin Beta-sitosterol Caffeic acid Kampesterol Kariofilen Sentaureidin Asam klorogenik Klorofil Kosmosiin Sinarosid Daukosterol Glikosida terpene Dulkosid A-B Funikulin Formic acid Gibberellic acid Giberelin Indol-3-asetonitril Isokuersitrin Isosteviol Jihanol Kaempferol Kaurene Lupeol Luteolin Polistakosid Kuersetin Kuersitrin Rebaudiosid A-F Skopoletin Sterebin A-H Steviol Steviolbiosid Steviolmonosida Steviosid Steviosid a-3 Stigmasterol Umbelliferon santofil

Steviosid
Glikosida yang tersusun dari glukosa, sophorose dan steviol Efek farmakologi : meningkatkan kerja INS-1 sel pangkreas untuk menghasilkan insulin

Warna : hampir tidak berwarna Bau : tidak berbau Titik didih : N/A Titik lebur : +2 ke -2 pH ( 100% konsentrat) : 4,5-6,5 Kepadatan : 0,8490- 0,890 Kelarutan dalam air : larut LD50 < 36.000 mg/kg. pada dasarnya tidak beracun

Pemanis stevia dapat digunakan oleh masyarakat sebagai pengganti gula khususnya bagi penderita diabetes mellitus dengan dosis maksimum 3 mg/kgbb/hr.

Aplikasi di masyarakat
GIGI BERLUBANG

KEGEMUKAN

GULA

Osteoporosis

Penurunan sistem imun