Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) Materi Sasaran Tempat : Hematemesis Melena : Keluarga Pasien : Ruang Jeddah RS Syuhada Haji

Hari/Tanggal : Kamis/10-07-2013 Waktu 1. Tujuan a. Tujuan Umum Setelah diberikan penyuluhan keluarga pasien dapat memahami tentang diet hipertensi. b. Tujuan Khusus 1. Memahami dan mengerti tentang pengertian hematemesis melena. 2. Mengetahui penyebab hematemesis melena. 3. Mengetahui tanda dan gejala hematemesis melena. 4. Mengetahui komplikasi hematemesis melena. 5. Mengetahui penatalaksanaan hematemesis melena. 2. Materi a. Pengertian hematemesis melena. b. Penyebab hematemesis melena. c. Tanda dan gejala hematemesis melena. d. Komplikasi hematemesis melena. e. Penatalaksanaan hematemesis melena. 3. Metode a. Ceramah b. Tanya jawab 4. Media Leaflet : 30 Menit

5. Kegiatan N Tahap dan o waktu 1 Pembukaan (5 Menit) Kegiatan Pembicara 1. Memberi salam Memperkenalkan diri Menyampaikan topik Menjelaskan tujuan Mengontrak waktu Menyampaikan materi : a. Pengertian hematemesis melena. b. Penyebab hematemesis melena. c. Tanda dan gejala hematemesis melena. d. Komplikasi hematemesis melena. e. Penatalaksanaan hematemesis melena. Memberi kesempatan pada keluarga untuk bertanya Evaluasi Menyimpulkan materi Salam penutup Peserta 1. Menjawab salam 2. Mendengarkan 3. Mendengarkan 4. Mendengarkan 5. Mendengarkan 1. Mendengarkan Penanggung jawab Moderator

2. 3. 4. 5. Pelaksanaan 1. (20 Menit)

Penyaji

2.

2. Bertanya

Penutup (5 Menit)

3. 1. 2.

3. Menjawab 1. Mendengar 2. Menjawab salam

Moderator

6. Pengorganisasian 1. Penyuluh 2. Pembimbing klinik : Firlia Sari Maya Mamuaya : Ruslaina, Amd.Kep

3. Pembimbing institusi : Erni Setyorini, S.Kep.,Ns 7. Evaluasi a. Struktur : rencana kegiatan dipersiapkan 3 hari sebelum kegiatan dan informasi ke keluarga pasien sehari sebelum kegiatan.

b. Proses 1. Peserta hadir 100% 2. Tempat : Ruang Jeddah RS Syuhada Haji Blitar c. Hasil 1. Pengertian hematemesis melena. 2. Penyebab hematemesis melena. 3. Tanda dan gejala hematemesis melena. 4. Komplikasi hematemesis melena. 5. Penatalaksanaan hematemesis melena.

MATERI 1. Pengertian Hematemesis melena adalah suatu kondisi dimana pasien mengalami muntah darah yang disertai dengan BAB berdarah dan berwarna hitam. Hematemesis melena merupakan suatu perdarahan yang terjadi pada SCBA. Perdarahan dapat terjadi karena pecahnya VE, gastritis erosif atau ulkus peptikum. 2. Penyebab a. Perdarahan SCBA terbanyak adalah pecahnya VE yang disebabkan oleh sirosis hati. b. Ketidakseimbangan faktor agresif dan faktor defensif, dimana faktor agresif meningkat atau faktor defensifnya menurun. Yang dimaksud dengan faktor agresif antara lain asam lambung, pepsin, refluks asam empedu, nikotin, obat anti inflamasi non-steroid (OAINS), obat kortikosteroid, infeksi Helicobacter pylori dan faktor radikal bebas.

Yang dimaksud dengan faktor defensif yaitu aliran darah mukosa yang baik, sel epitel permukaan mukosa yang utuh, prostaglandin, mukus yang cukup tebal, sekresi bikarbonat, motilitas yang normal,

impermeabilitas mukosa terhadap ion H dan regulasi pH intrasel. 3. Tanda dan Gejala a. Muntah darah b. Mengeluarkan tinja yang berwarna hitam c. Denyut nadi cepat, TD menurun d. Demam ringan (38-390C) e. Akral teraba dingin dan basah f. Bising usus hiperaktif g. Nyeri perut h. Nafsu makan menurun i. Jika terjadi perdarahan yang berkepanjangan dapat menyebabkan terjadinya anemia seperti mudah lelah, pucat, nyeri dada, dan pusing. 4. Komplikasi a. Syok hipovolemik b. CKD

c. Penurunan kesadaran d. Ensefalopati 5. Penatalaksanaan a. Tirah baring b. Diet makanan cair c. Transfusi darah d. Pemberian infus e. Pengawasan TD, nadi, dan kesadaran

DAFTAR PUSTAKA Brunner dan Suddart. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC. Doenges E.M. 1999. Rencana Asuhan Keperawatan. Jakarta : EGC. Guyton dan Hall. 2007. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, Edisi 11. Jakarta : EGC. Mansjoer Arif et.al. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Media Aesculapius.