Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PENDAHULUAN

Latar Belakang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan kesehatan sebagai keadaan sehat fisik, mental, sosial, bukan semata-mata keadaan tanpa penyakit atau kelemahan. Penuaan adalah suatu proses akumulasi dari kerusakan sel somatik yang diawali oleh adanya disfungsi sel hingga terjadi disfungsi organ dan pada akhirnya akan meningkatkan resiko kematian bagi seseorang. Pada hakikatnya menjadi tua merupakan proses alamiah yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupannya yaitu: masa kanak-kanak, masa remaja, dan masa tua. Tiga tahap berbeda, baik secara biologis maupun psikologis. Memasuki masa tua berarti mengalami kemunduran baik fisik maupun psikis. Peran perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan yang komprehensif meliputi kesehatan jasmani dan rohani sangat diperlukan untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan lansia. Kebersihan lingkungan merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan merupakan unsur yang fundamental dalam ilmu kesehatan dan pencegahan. Yang dimaksud dengan kebersihan lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, muntaber dan lainnya. Ini dapat dicapai dengan menciptakan suatu lingkungan yang bersih indah dan nyaman. Kerja bakti membersihkan lingkungan juga merupakan sebuah aktivitas fisik dimana aktivitas ini dapat bermanfaat juga bagi lansia seperti meningkatkan kekuatan motoric lansia, memperlancar peredaran darah, dan hasil akhirnya adalah meningkatkan derajat kesehatan bagi lansia itu sendiri Pengkajian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa ada 9 Oma dan 6 Opa yang mengalami kesulitan dalam bergerak seperti berjalan dengan cara menyeret kaki dan berjalan sempoyongan atau mencari objek sebagai pegangan saat berjalan. Hasil pengkajian juga didapat bahwa ada 4 kamar Opa yang tidak dapat rapid an 2 kamar oma yang

berantakan dan berbau agak tidak sedap. Dengan adanya hal tersebut maka kelompok mengadakan terapi psikomotor dengan kegiatannya yaitu kerja bakti bersih-bersih panti terutama kamar oma dan opa sendiri

B 1

Tujuan Tujuan Umum Lansia mampu memahami mengenai kebersihan dan dapat mengaplikasikannya serta kemampuan motorik lansia diharapkan meningkat 2 a b c Tujuan Khusus Lansia mampu memahami manfaat kebersihan Lansia mampu mempraktekan kebersihan di lingkungan kamar masing-masing. Lansia mengatakan merasa bugar setelah melakukan kerja bakti

C 1

Sasaran dan Target Sasaran ; ; 2 ; ; Oma yang mengalami kesulitan bergerak Oma yang kamarnya berantakan dan berbau tidak sedap Target Rentang gerak klien meningkat Kamar oma dan lingkungan panti tampak bersih

D 1

Waktu, tempat, setting Waktu pelaksanaan

Jumat, 26 Juli 2013 pukul 08.00-09.00 2 Tempat pelaksanaan Panti Werdha Karitas 3 a b c Setting kegiatan Oma dikumpulkan di ruang tamu panti Oma dijelaskan tentang tujuan dan manfaat diadakan kerja bakti Oma diminta untuk membereskan kamar masing-masing : menyapu, mengepel dan merapikan barang-barang sesuai dengan kemampuan oma d Oma diminta mengajak oma lain yang tdiak mau melakukan bersih-bersih untuk ikut melakukan kerja bakti e Untuk oma yang tidak mampu membersihkan kamarnya sendiri akan dibantu olah mahasiswa dan petugas panti f Oma beristirahat di ruang tamu dan evaluasi setelah dilakukan kegiatan

Penanggung jawab Yuli astuti

F 1

Evaluasi Proses Evaluasi dilakukan dengan cara mengobservasi keaktifan oma dalam mengikuti kegiatan. 2 Hasil

Evaluasi dilakukan dengan cara mengobservasi kamar oma dan lingkungan sekitar kamar oma serta menanyakan kepada oma apa yang dirasakan setelah melakukan kegiatan bersama-sama

Materi Materi terlampir

Daftar pustaka Koesnadi Hardjaspemantri. 2000. Hukum Tata Lingkungan, edisi Kelima, Cetakan Kedelapan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Ahmad Syauqi Al-Fanjari, DR. 1990. Pengarahan Islam Tentang kesehatan. Sumatera Barat: PER.

LAMPIRAN MATERI A Pengertian Kebersihan lingkungan adalah kebersihan tempat tinggal, tempat bekerja, dan berbagai sarana umum lainnya.kebersihan adalah salah satu tanda dari keadaan higiene yang baik .Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri agar sehat tidak menyebabkan kotoran atau menularkan penyakit bagi diri sendiri maupun orang lain karena itu kita harus pandai pandai menjaga kebersihan.

Kebersihan lingkungan merupakan keadaan yang bebas dari kotoran termasuk; sampah, debu, dan bau. Di lingkungan hidup sekitar kita masih banyak masyarakat yang tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya, yang membuat lingkungan sekitar semakin lama semakin menumpuk sampah dan menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit seperti nyamuk DBD ( Demam Berdarah ), Gatal-gatal, Penyakit kulit, Dll. Kita harus tahu tentang manfaat menjaga kebersihan lingkungan, karena menjaga kebersihan lingkungan sangatlah berguna untuk kita semua karena dapat menciptakan kehidupan yang aman, bersih, sejuk dan sehat. B Manfaat menjaga kebersihan lingkungan antara lain: 1. Terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat. 2. Lingkungan menjadi lebih sejuk. 3. Bebas dari polusi udara. 4. Air menjadi lebih bersih dan aman untuk di minum. 5. Lebih tenang dalam menjalankan aktifitas sehari hari. Masih banyak lagi manfaat menjaga kebersihan lingkungan, maka dari itu kita harus menyadari akan pentingnya kebersihan lingkungan mulai dari rumah kita sendiri misalnya rajin menyapu halaman rumah, rajin membersihkan selokan rumah kita, membuang sampah pada tempatnya, pokoknya masih banyak lagi. Lingkungan akan lebih baik jika semua orang sadar dan bertanggungjawab akan kebersihan lingkungan, karena hal itu harus ditanamkan sejak dini, di sekolah pun kita diajarkan untuk selalu hidup bersih. Di agama pun kita di ajarkan untuk selalu hidup bersih, karena kebersihan adalah sebagaian dari iman. C Norma kebersihan menurut Agama, Budaya dan Hukum 1 Menurut Agama a Kebersihan Diri

b c d e 2

Kebersihan Makanan dan Minuman Kebersihan Pakaian Kebersihan Tempat Tinggal dan Lingkungan Kebersihan Batin

Menurut Budaya Hubungan antara norma kebersihan dan kebudayaan menyangkut bagaimana budaya bersih itu dipahami oleh masyarakat jika masyarakat mempunyai budaya bersih yang tinggi maka norma kebersihan dapat berjalan dengan baik. Begitu pula sebaliknya, budaya bersih yang rendah menyebabkan norma kebersihan tidak seperti yang diharapkan.

Menurut Hukum Ketentuan-ketentuan yang mengatur tentang kebersihan disesuaikan dengan tingkatannya masing-masing. Namun sebenarnya ketentuan itu sudah ada pada normanorma yang berlaku. Apabila melanggar norma-norma yang berlaku, seseorang dapat dikenai sanksi. Jadi secara hukum, pelanggaran pada norma kebersihan dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-udangan yang berlaku. Misalnya, membuang sampah sembarangan dapat dikenai sanksi denda berupa uang atau hukuman kurungan oleh pihak yang berwajib. Aturan-aturan seperti ini dibuat pemerintah daerah.

Mengapa kebersihan itu penting Kebersihan sangat penting bagi lingkungan hidup kita karena mendorong seseorang untuk selalu suci dan bersih. Baik dirinya, pakaiannya, tempat yang digunakan bahkan makanan dan minuman, serta semua peralatan haruslah bersih dari segala kotoran. Dengan kebersihan dan kesucian, akan lebih memungkinkan seseorang untuk selalu sehat dan terhindar dari penyakit kebersihan menumbuhkan kesehatan dan kesegaran fisik yang akan berpengaruh positif pada kesehatan jiwa. Dengan ini manusia akan berpikiran jernih, berpandangan luas, selalu optimis dan dan dinamis dalam segala hal, serta berakhlak mulia. Kebersihan dan kesucian masing-masing pribadi dalam masyarakat serta lingkungan kehidupannya. Dengan menyadari akan efek positif kebersihan bagi kesehatan akan tumbuhlah cinta seseorang dan masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan.

Pangkal utama dalam kebersihan di lingkungan masyarakat adalah mencintai kebersihan, merawat diri dan lingkungannya. Kesadaran masyarakat tentang kebersihan dapat dilihat dari keikutsertaan atau partisipasi anggota masyarakat dalam memelihara lingkungannya masing-masing, seperti tersedianya alat-alat kebersihan yang digunakan secara baik. Misalnya, sapu, cangkul, sabit, bak-bak sampah untuk membuang sampah dan sebagainya. Disamping menyediakan sarana atau alat-alat kebersihan, yang lebih penting adalah sikap mental untuk selalu hidup bersih. Jika hal ini dilakukan secara baik, masyarakat dapat mengambil manfaat, antara lain sebagai berikut : lingkungan selalu bersih, sehat dan nyaman, tumbuh kesadaran masyarakat, keluarga, sekolah untuk hidup bersih bersih menjadi lebih senang beristirahat di rumah, menjadikan lingkungan elok dan nyaman. Di sinilah partisipasi warga terhadap masyarakat dapat dilihat. Setiap keluarga hendaknya tiap hari selalu membersihkan rumah dan lingkungan pekarangannya. Setiap bulan dan seminggu sekali diselenggarakan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan sekitar agar menjadi lebih baik. Selain itu, banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil dari mencintai kebersihan, kerapian, dan kesehatan. Manfaatnya antara lain sebagai berikut : manambah gairah hidup, memungkinkan harapan hidup lebih lama, kebahagiaan dan kesejahteraan lahir dan batin, keamanan dan keindahan lingkungan, ketertiban dan kedisiplinan diri dan masyarakat, perlu dipupuk dan dikembangkan terus-menerus. D Cara menjaga kebersihan lingkungan hidup Adapun cara untuk menjaga Kebersihan Lingkungan Hidup: 1 2 3 4 5 Dimulai dari diri sendiri dengan cara memberi contoh kepada masyarakat bagaimana menjaga kebersihan lingkungan. Selalu Libatkan tokoh masyarakat yang berpengaruh untuk memberikan pengarahan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sertakan para pemuda untuk ikut aktif menjaga kebersihan lingkungan. Perbanyak tempat sampah di sekitar lingkungan anda Pekerjakan petugas kebersihan lingkungan dengan memberi imbalan yang sesuai setiap bulannya.

6 7 8 9

Sosialisakan kepada masyarakat untuk terbiasa memilah sampah rumah tangga menjadi sampah organik dan non organik. Pelajari teknologi pembuatan kompos dari sampah organik agar dapat dimanfaatkan kembali untuk pupuk; Kreatif, Dengan membuat souvenir atau kerajinan tangan dengan memanfaatkan sampah. Atur jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan. Tidak sulit menjaga kebersihan lingkungan ada banyak macam cara untuk menjaga

kebersihan lingkungan misalnya dengan membuang sampah pada tempatnya, selalu membersihkan selokan air,memisahkan sampah kering dan sampah basah ,rajin menyapu halaman rumah,mendaur ulang barang yang tidak terpakai dan masih banyak lagi. Jika kita tidak menjaga kebersihan lingkungan maka lingkungan menjadi tidak sehat dan dapat mengganggu kegiatan sehari hari juga dapat menyebabkan penyakit yang menganggu masyarakat. Lingkungan yang bersih menjadikan hidup lebih sehat,udara terasa sejuk, tempat tinggal menjadi bersih dan terhindar dari segala penyakit. Maka dari itu kita harus selalu menjaga kebersihan lingkungan karena banyak sekali manfaatnya untuk kehidupan.