Anda di halaman 1dari 92

Jl. Pahlawan 60, Surabaya Telp.

+62-31 5352888
Fax. +62-31 5344501, 031-5453090
website : http://www.ptppsw.com

Mengucapkan
Selamat atas 50 Tahun
Jurusan Teknik Mesin ITS
Mengucapkan
Selamat atas 50 Tahun
Jurusan Teknik Mesin ITS
PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk.

Mengucapkan
Selamat atas 50 Tahun
Jurusan Teknik Mesin ITS
INKA Indonesia

Mengucapkan
Selamat atas 50 Tahun
Jurusan Teknik Mesin ITS
Mengucapkan
Selamat atas 50 Tahun
Jurusan Teknik Mesin ITS
PERJUANGAN 50 TAHUN
TEKNIK MESIN ITS
DALAM MEWUJUDKAN
KEMANDIRIAN BANGSA

PERINGATAN 50
TAHUN JURUSAN
TEKNIK MESIN ITS
Fakultas Teknologi Industri
JURUSAN TEKNIK MESIN
Jl. Raya ITS Keputih Sukolilo
Surabaya 60111
Telp. 031-5946230,
Fax.031-5946230
Halaman Depan 1
Daftar isi 2
Sambutan Rektor ITS 3
Sambutan Dekan FTI ITS 4
Sambutan Ketua Panitia 5

Latar Belakang Sejarah 6

Profil Teknik Mesin ITS 10


DAFTAR ISI
Staff Pengajar Teknik Mesin ITS 17
Sub proyek QUE 18
Jurnal Teknik Mesin 20

Fatem 22

Laboratorium Teknik Mesin 23


Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) 26
Opini Ketua jurusan 30
Opini Alumni 38
Teknik Mesin yang akan datang48
Alumni S-1 Teknik Mesin ITS 52

Susunan Kepanitiaan 80

PROFIL 50 TAHUN Redaktur : Ir. Julendra B. Ariatedja | Editor : Club Dimensi | Kover & Layout : Afiat Sukmaraga
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 0856 339 4014
SAMBUTAN REKTOR
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS) SURABAYA

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Alahmdulillah, kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT bahwa Jurusan Teknik
Mesin ITS telah berusia 50 tahun. Untuk itu kami mengucapkan selamat kepada seluruh
Keluarga Besar Teknik Mesin ITS, baik dosen, karyawan, mahasiswa, maupun alumninya.

Teknik Mesin merupakan satu dari dua fakultas pertama yang menjadi awal dari sejarah
pendirian ITS pada tahun 1957, dan telah meluluskan ribuan insinyur yang tersebar di
seluruh Indonesia dengan karya yang nyata bagi pembangunan bangsa. Dalam usianya
yang telah mencapai 50 tahun ini, tentunya Jurusan Teknik Mesin ITS telah mencapai
tahap kematangan sebagai institusi akademik tempat pembentukan sarjana-sarjana
teknik yang berdaya saing tinggi. Dengan sederet prestasi yang telah diukir dalam
perjalanan sejarahnya, sudah tidak diragukan lagi bahwa jurusan ini menjadi mesin
produksi insinyur dan intelektual pemimpin bangsa. Dosen, karyawan, mahasiswa
bersama-sama dengan alumninya telah memberikan yang terbaik baik bagi Jurusan
Teknik Mesin; ibaratnya batu mulia semakin digosok akan semakin berkilau.

Melalui dies natalisnya yang ke 50, tidak ada salahnya kita bersama-sama mengenang
perjalanan saat-saat ikut membesarkan dan saat-saat menuntut ilmu di Jurusan Teknik
Mesin, yang tertulis di dalam buku kenangan ini, untuk berbuat yang terbaik hari ini
dan menatap masa depan yang lebih baik lagi dengan optimis. Ada kenangan manis,
ada kenangan yang kurang menyenangkan, bahkan terkadang ada kenangan pahit.
Semankin tidak menyenangkan kenangan itu, tentunya akan semakin indah bagi alumni
untuk mengenang saat-saat menuntut ilmu di almamaternya tercinta. Dengan demikian
para alumni akan semakin bertambah erat hubungan emosional dengan almamater
tercinta. Masa depan adalah hasil dari apa yang kita kerjakan hari ini dan masa lalu.

rektor@its.ac.id
InsyaAllah Teknik Mesin semakin bertambah maju.

Semoga Allah SWT merahmati niat baik yang digagas oleh kawan-kawan Jurusan
Teknik Mesin dengan penerbitan Buku Kenangan ini, sehingga mampu menjadi sumber
informasi yang mempererat tali silaturahmi antar alumni maupun antara alumni dengan
almamaternya. Salam sukses.

Vivat Teknik Mesin ITS.


Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Surabaya, 25 Oktober 2007

Prof. Ir. Priyo Suprobo, MS., PhD.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
SAMBUTAN DEKAN
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS) SURABAYA

Hari ini, Sabtu 10 Nopember 2007, tepat lima puluh tahun Teknik Mesin sebagai sebuah jurusan
di lingkungan Fakultas Teknologi Industri ITS. Jurusan dengan usia tertua di ITS di samping
Jurusan Teknik Sipil. Oleh karena itu pantaslah bagi kita untuk merenungkan sejenak hal-hal
yang telah kita capai bersama selama 50 tahun ini, dan hal-hal yang akan kita lakukan bersama
dimasa mendatang.

Dalam lima puluh tahun ini, Jurusan Teknik Mesin telah memberikan perannya secara nyata
dan bertahap di mulai dari sebuah jurusan dengan dosen yang sebagian besar dibantu dari
luar ITS, menjadi jurusan dengan dosen seluruhnya dosen tetap, lalu di tahun 70-an secara
besar-besaran dosen Teknik Mesin di -up grade ke luar negeri dengan biaya ADB, dan di tahun
80 dan 90-an banyak dosen menerima beasiswa studi ke luar negeri sehingga di tahun 2007
ini Jurusan Teknik Mesin telah memiliki 33 dosen dengan pendidikan S2 dan 22 dosen dengan
pendidikan S3 bahkan telah memiliki 7 profesor.

Jurusan Teknik Mesin dalam kiprahnya telah berprestasi memenangkan beberapa hibah di
tingkat nasional yaitu Hibah QUE dari World Bank yang merupakan ajang kompetisi bergengsi
untuk pengakuan kualitas sebuah lembaga jurusan, dan hibah TPSDP dari Dikti, bahkan
sekarang ini berpartner dengan Jurusan Teknik Kimia juga memperoleh hibah I MHERE yang
harus dikompetisikan secara sangat ketat bersama Perguruan Tinggi ternama lainnya.

Alumni Teknik Mesin saat ini sejumlah 5607 tersebar diseantero nusantara dan dunia..
Semuanya berjuang baik secara langsung maupun tidak untuk berperan sebagai flag flyer
Teknik Mesin.
dekan_fti@its.ac.id

Semua ini merupakan hasil karya kita semua, mulai dari peran ketua, dosen, karyawan,
mahasiswa, alumni sampai ke elemen penunjang paling dasar.

Harapan ke depan, selain berperan aktif jurusan ini bisa mendapatkan pengakuan secara
internasional, menjadi jurusan yang berstandar dan bersertifikat internasional, dan yang
terpenting dari ini semua adalah bagaimana jurusan ini bisa lebih dapat berperan nyata dalam
peningkatan kualitas pendidikan tinggi, pembentukan karakter bangsa, peningkatan roda
ekonomi dan pembangunan masyarakat. Karena itu marilah kita pusatkan perhatian kita pada
peningkatan kualitas, produktifitas, efisiensi dan disiplin para anggota jurusan.

Sebagai insan pejuang, kita tidak boleh cepat berpuas diri. Kita harus bisa melihat ke
belakang untuk menatap hari esok. Kita harus bisa menciptakan proyeksi jauh ke depan untuk
mengambil langkah-langkah tepat demi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara yang kita
cintai.

Atas nama Dekan FTI –ITS saya ucapkan “Selamat Berulang Tahun, Selamat Bekerja dalam
Keterpaduan dan Selamat Berjuang”. Manfaatkan jurusan ini sebagai wahana yang berbobot
ilmiah, berkualitas, bermakna, untuk pengabdian Saudara.

Surabaya, 10 November 2007

Prof. Dr. Ir. SULISTIJONO, DEA

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
SAMBUTAN KETUA PANITIA
PERINGATAN 50 TAHUN TEKNIK MESIN

Jurusan Teknik Mesin ITS yang didirikan tahun 1957, Untuk itu dalam rangka memperingati 50 tahun Teknik Mesin
mengemban amanah mencerdaskan kehidupan bangsa, ITS, akan diselenggarakan serangkaian kegiatan sebagai
dengan menghasilkan lulusan berkualitas yang mempunyai sarana untuk mewujudkan sinergitas antara alumni Teknik Mesin
kemampuan untuk beraksi sebagai agen pengembangan dan almamaternya, mengaktualisasikan kemampuan serta
industri. Dalam perjalanan selama kurun waktu 50 tahun, Teknik potensi yang dimiliki Teknik Mesin kepada masyarakat umum,
Mesin ITS telah mengalami perkembangan yang pesat. Teknik dan tentu saja untuk membangkitkan memori ketika masa-
Mesin ITS dengan semboyan kebanggaan Ueber Alles, yang masa perjuangan selama 50 tahun.
berarti di atas segalanya, selalu berbuat yang terbaik demi
kepentingan bangsa. Kami menyadari bahwa penyelenggaraan kegiatan peringatan
50 tahun Tenik Mesin ITS tidak akan berlangsung dengan baik
Pada usia yang ke-50 ini, Teknik Mesin telah cukup matang tanpa bantuan dan dukungan dari segenap keluarga besar
untuk menghadapi tantangan masa yang akan datang, Teknik Mesin ITS dan pihak lain yang berkepentingan. Oleh
khususnya di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. karena itu panitia berharap hendaknya pada usia Teknik Mesin
Bersama dengan BKSTM, sebuah badan kerja sama teknik yang ke-50 tahun ini akan semakin mantap berperan dalam
mesin dalam skala nasional, Teknik Mesin ITS tak pernah mewujudkan kemandirian bangsa.
berhenti berinovasi dalam menyiapkan model pendidikan yang
berkualitas yang sesuia dengan kebutuhan jaman.
Surabaya, 10 November 2007
Teknik Mesin-pun siap untuk berkontribusi lebih banyak untuk
mewujudkan kemandirian bangsa, utamanya lewat sumbangsih

suharto51@cbn.net.id
di bidang teknologi dan perindustrian. Keterlibatan secara aktif
dan kontribusi pemikiran dari semua pihak, terutama melalui Ir. Suharto
sinergi antara alumni teknik mesin dengan almamaternya,
diyakini akan semakin mempermudah terwujudnya kontribusi
tersebut.

TAHUKAH ANDA ...

Bisa diramalkan... 5000

4500

Di tahun 2014, Mesin bisa menghasilkan 250 lulusan dalam setahun ! 4000

3500

3000

2500

Sebaliknya... 2000

1500
Di tahun 2008, Mesin hanya menghasilkan 120 lulusan dalam setahun 1000

500
(separuhnya) !. 0
1965

1970

1974

1978

1982

1986

1990

1994

1998

2002

2006

Jumlah Kumulatif Lulusan


Selama 50 tahun terjadi dua kali puncak-lembah siklus lulusan mesin Total

dengan periode 10 tahunan. Artinya selama sepuluh tahun jumlah lulusan 250

akan bersiklus antara 120 hingga 250 lulusan (per tahun). 200

150

100
Selama 12 tahun terakhir jumlah lulusan (kumulatif) sama dengan jumlah
50

lulusan selama 36 tahun permulaan. Artinya: peningkatan lulusan Mesin


0

yang sebanyak 2000 lulusan per 12 tahun terjadi setelah 1993.


1965

1970

1974

1978

1982

1986

1990

1994

1998

2002

2006

Jumlah Lulusan Pertahun


 
LATAR BELAKANG
SEJARAH

KIRI
Presiden Soekarno saat

1954 Ide Awal PII


Dalam Konferensinya di Bogor, PII (Persatuan Insinyur Indonesia) mencuatkan
meresmikan PTT 10
Nopember Surabaya

KANAN ATAS
keinginan untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi teknik di Surabaya. Rektor ITS Ir. Marseno saat
Keinginan ini mendorong perguruan-perguruan tinggi teknik di Bandung dan menyampaikan sambutan
Yogyakarta melakukan konsolidasi. Sejalan dengan itu, kira-kira 60 insinyur pada wisuda Teknik Mesin
ke- 1.
-anggota PII cabang Jatim- juga berinisiatif mendirikan Akademi Pendidikan •
Teknik di Surabaya. KANAN BAWAH
dr. Angka sedang
menghadiri pergelaran
wisuda

1957 ITS Swasta 2 Jurusan Mesin ITS Lahir


Saat PII Cabang Jawa Timur mengadakan lustrum pertama, kembali gagasan PT
di Surabaya dilontarkan. Sebagai hasilnya, dr. Angka Nitisastro, seorang dokter
umum, bersama dengan insinyur-insinyur PII cabang Jawa Timur memutuskan
untuk mewujudkan berdirinya sebuah Yayasan Perguruan Tinggi Teknik (YPTT).
Pendirian yayasan tersebut didasari alasan-alasan antara lain : • Pemanfaatan
kekayaan alam Indonesia yang melimpah belum optimal. • Kebutuhan tenaga
insinyur untuk melaksanakan program-program pembangunan dan industri di
dalam negeri sangat tinggi (sekitar 7000 orang). • Jumlah insinyur di dalam negri
dibanding dengan di negara maju maupun negara berkembang lainnya masih
sangat sedikit. Baru tanggal 17 Agustus 1957, secara resmi berdiri Yayasan
Perguruan Tinggi Teknik (YPTT) yang diketuai oleh dr. Angka Nitisastro. Yayasan

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
KIRI ATAS
Kegiatan Motocross teknik
Mesin tahun 1984

KIRI BAWAH
Peluncuran roket di Granti
Pasuruan

TENGAH
Konfrontasi dengan
Malaysia, perploncoan
tahun 1963

KANAN
Diskusi keluarga Besar ITS
di Pandaan 18-20 Agustus
1973

tersebut dibentuk sebagai wadah untuk memikirkan tindakan-tindakan lebih

www.its.ac.id
lanjut, dan untuk memperbincangkan sedalam-dalamnya segala konsekuensi
yang berkaitan dengan pendirian sebuah perguruan tinggi. Semua ini dalam
rangka membulatkan tekad dalam mendirikan Perguruan Tinggi Teknik di
Surabaya. Tiga bulan kemudian, tepatnya 10 Nopember 1957, YPTT berhasil
mendirikan Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember Surabaya yang diresmikan
oleh presiden Ir. Soekarno. Saat itu perguruan tinggi ini hanya memiliki dua
jurusan yaitu : (1) Jurusan Teknik Sipil, dan (2) Jurusan Teknik Mesin.

1960-1961 ITS Negeri 5 Jurusan


Setelah beberapa tahun dirintis oleh tokoh-tokoh dari YPTT, Perguruan Tinggi
Teknik 10 Nopember Surabaya ini di-negeri-kan menjadi Institut Teknologi 10
Nopember Surabaya (Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,
no. 9336/UU, 3 Nopember 1960). Nama ini kemudian diubah menjadi Institut
Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) (SK Menteri P & K, no. 101250/UU, 3
Desember 1960). Selain ditetapkan bahwa ITS secara formal sebagai perguruan
tinggi (SK Menteri no. 72 th. 1961), juga ditetapkan bahwa Dies Natalis ITS jatuh
pada tanggal 10 Nopember (peraturan pemerintah No. 9, 1961, per 23 Maret
1961). Setelah keputusan itu, ITS berkembang dari dua menjadi lima jurusan,
yaitu Jurusan : (1) Teknik Sipil, (2) Teknik Elektro, (3) Teknik Mesin, (4) Teknik

è
Perkapalan, dan (5) Teknik Kimia. Jurusan- jurusan tersebut kemudian berubah
menjadi fakultas.

1965 ITS Terpencar


Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka dua fakultas baru, yaitu : (1)
Fakultas Teknik Arsitektur, dan (2) Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (SK Menteri
No. 72, 1965). Sejak saat itu, ITS mempunyai tujuh fakultas yang tersebar di
berbagai lokasi, yaitu : (a) Jl. Simpang Dukuh 11, (b) Jl. Ketabang Kali 2F, (c) Jl.
Baliwerti 119-121, dan (d) Jl. Basuki Rahmat 84, serta (e) Jl. Kalisari 84, kedua-
terakhir sebagai kantor pusat ITS.

Mengintegrasikan Laboratorium
Sampai tahun 1966 Fakultas Teknik Mesin bertempat di Jl. Kalisari 84. Praktikum diadakan
di perusahaan-perusahaan seperti di PNKA, PN BISMA, BARATA dan lain-lain.

Pada tahun 1967-1973 Fakultas Teknik Mesin ITS mendapat bantuan dari PEPELRADA
berupa tempat kuliah di Jl. Baliwerti 119 – 121. Melalui anggaran DIP & DIK yang lebih
teratur, perkuliahan dan praktikum dapat dilaksanakan di lingkungan ITS sendiri, meskipun
dengan alat-alat yang sederhana. Laboratorium yang sudah ada, waktu itu, adalah (a) Lab.
Pompa dan turbin, (b) Lab. Tekmek, (c) Metrologi, dan (d) Ruang Gambar.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
1972
Fakultas Teknik Sipil pindah ke Jl. Manyar 8, sehingga ITS semakin terpencar.
Kemudian pada akhir 1975, Fakultas Teknik Arsitektur pindah ke kampus baru
di Jl. Cokroaminoto 12A. Demikian pula pada tahun 1973 kantor pusat ITS
pindah ke alamat yang sama. Pada tahun yang sama disusunlah rencana induk
pengembangan jangka panjang (20 tahun) sebagai pedoman pengembangan
ITS selanjutnya. Rencana Induk Pengembangan ITS ini menarik perhatian Asian
Development Bank (ADB) yang kemudian menawarkan dana pinjaman sebesar
US $ 25 juta untuk pengembangan empat fakultas, yaitu : Fakultas Teknik Sipil,
Fakultas Teknik Mesin, Fakultas Teknik Elektro, dan Fakultas Teknik Kimia.

ADB untuk Laboratorium di Mesin


Pada tahun 1973 hingga 1981, dengan bantuan Asian Development
Bank (ADB), Fakultas Teknik Mesin ITS dikembangkan, yang meliputi
pembangunan gedung, laboratorium dan peralatannya.

1977 ITS Sukolilo


Dana ADB tersebut sebagian digunakan untuk membangun Kampus ITS Sukolilo
Tahap I (khusus bagi empat fakultas di depan). Kampus ini sebagian diselesai
pada tahun 1981, dan diresmikan penggunaannya pada 27 Maret 1982.

1978-1986. ITS juga memperoleh dana hibah dari Pemerintah Jerman/GTZ untuk
pengembangan Fakultas Teknik Perkapalan.

1983 ITS 5 Fakultas


ITS mengalami perubahan struktur organisasi menjadi hanya 5 fakultas saja,
yaitu Fakultas : (1) Teknik Industri, (2) Teknik Perkapalan, (3) Teknik Sipil dan
Perencanaan, (4) Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan (5) Fakultas Non
Gelar Teknologi (Program-Program Non Gelar). Perubahan ini diberlakukan bagi
seluruh universitas atau institut (Peraturan Pemerintah No. 5 th.1980, Peraturan
Pemerintah No. 27 th.1981, dan Keputusan Presiden No. 58 th.1982).
Mesin Melebur ke FTI
Pada tahun 1983, Fakultas Teknik Mesin dilebur ke dalam Fakultas
Teknologi Industri (FTI) dan berubah menjadi Jurusan Teknik Mesin.
Bantuan Studi Lanjut
Melalui bantuan yang ada, pada tahun 1984, staf pengajar Jurusan Teknik
Mesin mendapat kesempatan untuk mencapai gelar akademik yang lebih
tinggi di luar negeri.

1984-1985 ITS Laboratorium


Melalui Peningkatan Anggaran Pendidikan, bantuan ADB, serta bantuan
dan kerjasama UECF-Jepang, perkembangan ITS lebih terasa. Peralatan
laboratorium menjadi semakin lengkap, dan staf pengajar ITS berkesempatan
www.its.ac.id

untuk studi lanjut. Jurusan Teknik Industri


Seiring dengan perkembangan keragaman kurikulum, pada tahun 1985,
Jurusan Teknik Mesin menyelenggarakan Program Studi Teknik Industri
yang akhirnya menjadi Jurusan Teknik Industri. Jurusan ini merupakan
pengembangan dari Manajemen Industri.

1991 ITS 4 Fakultas


Perubahan terjadi lagi pada struktur organisasi ITS. Jumlah fakultas berubah
menjadi 4, yaitu Fakultas : (1) Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA),
(2) Fakultas Teknologi Industri (FTI), (3) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
(FTSP), dan (4) Fakultas Teknologi Kelautan (FTK). Sedangkan jurusan-jurusan
yang ada di Fakultas Non Gelar Teknologi diintegrasikan ke fakultas-fakultas
sejenis di FTI dan FTSP. Selain itu, organisasi ITS juga bertambah oleh 2
politeknik, yaitu : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), dan Politeknik
Elektronika Negeri Surabaya (PENS)

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
1994-2000 ITS Kelautan
Kembali ITS memperoleh dana pinjaman ADB sebesar US $ 47 juta untuk
pengembangan semua fakultas dengan fokus pada teknologi kelautan. Program
ini selesai pada April 2000. Jurusan Teknik Material
Pada tahun 1999, berdiri program studi baru, Program Studi Teknik
Material, yang merupakan pecahan dari Bidang Studi Metalurgi. Progra ini
akhirnya menjadi Jurusan Teknik Material.

2001 ITS 5 Fakultas


ITS kembali membentuk fakultas baru, yaitu Fakultas Teknologi Informasi (FTIF)
dengan 2 jurusan/program studi : Jurusan Teknik Informatika, dan Program Studi
Sistem Informasi (SK Rektor, 14 Juni 2001). Komposisi Jurusan Teknik Mesin
Sampai saat ini, Jurusan Teknik Mesin FTI-ITS melingkupi Program: S1
Reguler, S1 Ekstension, Pasca Sarjana S2, Program Studi D3. Sedangkan
bidang studi S1 Teknik Mesin meliputi: (a) Konversi Energi, (b) Teknik
Produksi, (c) Desain, dan (d) Metalurgi

KIRI
Para anggota dewan penyantun yang
menghadiri upacara penggelaran/wisuda
sarjana teknik mesin ke-1. Jurusan teknik
pendingin Institut Teknologi 10 Nopember
Surabaya, pada tanggal 1 Juli 1965, di jalan
ketabang kali. Tampak; dr. Angka Nitisastro
(3), Jend. Basuki Rachmat (5), Laksamana
M. Sujatno (6), H. Jahja Hashim (1), Ir.
Soekandar (4)

KANAN
Pada acara yang sama, Rektor ITS, Ir.
Marseno mengucapkan sambutan. Tampak
pula Ir. Mohamad Nazarudin Saleh,
Pembantu Dekan I Fak. Teknik Mesin ITS (2),
Ir. Tjao Bian Yong, Pembantu Dekan II Fak.
Teknik Mesin ITS (3).


KIRI BAWAH
Mahasiswa angkatan
pertama di PTT 10
Nopember

KANAN BAWAH
Pemberian selamat dari
dewan penyantun pada
wisuda pertama

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
PROFIL
TEKNIK MESIN

Filosofi Jurusan Teknik mesin ITS bertekad untuk secara kontinyu


Jurusan Teknik Mesin mempunyai memperbaiki program sarjana S1, melalui : • Komunikasi yang
semboyan kebanggaan yaitu terus-menerus dengan sekolah – sekolah lain, pusat-pusat
über Alles, yang diambil dari penelitian dan pihak industri. • Bekerjasama secara interaktif
Bahasa Jerman yang berarti “di dengan para praktisi di lapangan dan berhubungan dengan
atas segalanya”. Bagi masyarakat asosiasi tenaga profesional. • Pengoptimalan penggunaan
Mesin bermakna rasa kebanggaan sumber daya di Jurusan seperti para staf akademik, staf
sebagai anggota keluarga besar Teknik Mesin . Dan akan selalu administrasi, fasilitas, dana, dan mahasiswa yang masuk. •
berbuat yang terbaik dan menjadi yang terbaik demi menjunjung Jurusan Teknik Mesin ITS bertekad untuk memajukan pusat
tinggi nama Teknik Mesin. Lambang Teknik Mesin ITS sangat penelitian penopangnya untuk meyakinkan, mempromosikan,
khas dan unik yaitu huruf M - rotari berwarna merah yang tidak dan memberikan kesempatan bagi pihak industri dan lembaga-
terputus dan bila huruf tersebut diputar 180 derajat akan tetap lembaga lain untuk membentuk mata rantai dan mengikat
terbaca M. Lambang tersebut menggambarkan suatu dinamika diri dalam hubungan aktifitas keilmuan dan bisnis. • Jurusan
yang berkesinambungan dan berlanjut, dan warna merah Teknik Mesin ITS bertekad untuk melaksnakan program
darah merupakan bukti bahwa masyarakat Mesin mempunyai yang berkualitas dan mencapai kemajuan di lapangan ilmu
keberanian yang tinggi dalam berkarya. Dan menghadapi pengetahuan, budaya dan kesejahteraan sosial.
tantangan serta perasaan sedarah, sebagai keluarga besar
Teknik Mesin ITS.
Tujuan Pendidikan
(A) Menguasai ilmu pengetahuan dasar dari prinsip – prinsip
Misi Dasar keilmuan. (B) Memahami metode – metode teknik dan
“Menghasilkan lulusan dengan kualitas tinggi yang mempunyai kompetisinya dalam aplikasi,menyangkut :
kemampuan untuk beraksi sebagai agen pengembangan (1) Pengetahuan terhadap faktor-faktor interaksi dalam proses
industri dengan pengoptimalan dan perbaikan sistem dan sistem. (2) Kemampuan untuk mengaplikasikan prinsip-
www.me.its.ac.id

pendidikan dan manajemen” prinsip dasar terhadap situasi baru. (3) Keahlian dalam
membuat prakiraan dan dalam memilih pendekatan terhadap
permasalahan. (4) Kemampuan untuk membuat penilaian teknik
How to Get The Mission ? yang berintuisi. (5) Memiliki kemampuan berfikir yang panjang
Jurusan Teknik Mesin ITS bertekad untuk memperkuat sumber dan keaslian dalam merencanakan suatu peralatan bagi suatu
daya manusianya. Sumber daya manusia memberikan tujuan yang telah ditentukan. (6) Pemahaman akan elemen
kecerdasan institusi dan menentukan reputasi serta tenaga biaya dan kemampuan untuk berurusan dengan hal tersebut
hidup bagi institusi. Keterlibatan dan kerja tim adalah faktor nilai sama cakapnya dengan faktor – faktor teknologi. (C) Mampu
manusia yang penting untuk jurusan. Jurusan Teknik Mesin ITS untuk memilih keputusan penting dalam masalah teknik dan
bertekad untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi mempresentasikan dengan jelas dan tepat. (D) Tertarik secara
melalui kegiatan laboratorium yang intensif dan dari pengalaman terus – menerus dalam pengembangan profesi yang lebih
industri. jauh. (E) Mampu untuk menghadapi perubahan teknologi yang
cepat, saat ia harus belajar lagi fakta – fakta bahkan prinsip
secara cepat dan efektif. (F) Pengenalan terhadap perubahan
kebutuhan masyarakat di negeri kita. (G) Pengertian bahwa
pendidikan teknik adalah disiplin ilmu seumur hidup. (H) Kualitas
kewirausahaan.

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
S-1 Teknik Mesin ITS
Tujuan program pendidikan S-1 Jurusan Teknik Mesin FTI-ITS Tahap Persiapan
adalah membentuk Sarjana Teknik yang menguasai dasar- semua mahasiswa Jurusan Teknik Mesin wajib mengambil
dasar (basic) dari hakekat ilmu teknik pemesinan secara mata kuliah - mata kuliah yang sama sebanyak 36 SKS, yang
umum maupun secara khusus. Membentuk kemampuan dijadwalkan dalam 2 (dua) semester.
berfikir secara kreatif dan kritis sehingga mereka mampu
belajar terus menerus secara mandiri untuk selalu dapat Tahap Sarjana
mengikuti perkembangan bidang keahlian tersebut dalam semua mahasiswa Jurusan Teknik Mesin wajib mengambil
rangka menumbuhkan daya adaptasi yang besar terhadap mata kuliah - mata kuliah yang sama sebanyak 108 SKS, yang
tuntutan lingkungannya. dijadwalkan dalam 6 (enam) semester diantaranya terdiri dari
22 SKS kelompok mata kuliah keahlian, laboratorium keahlian
Program pendidikan S-1 sebanyak 144 SKS yang dijadwalkan dan tugas akhir dari bidang studi yang dipilih
dalam 8 (delapan) semester, terdiri dari dua tahap yaitu :

Bidang Studi meliputi :


1. Konversi Energi
2. Desain
3. Teknik Manufaktur
4. Metalurgi

S-2 Teknik Mesin ITS


Sejak tahun ajaran 1993/1994 FTI - ITS dengan SK Direktur Kurikulum yang Dipakai
Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor : 107,109,110/DIKTI/ Kurikulum yang disusun dengan maksud untuk menunjang
Kep/1993.Semangat peningkatan sumber daya manusia tercapainya tujuan penyelenggaraan Program Pendidikan S-2
melandasi keinginan untuk ikut berperan aktif didalam (Magister) dibagi menjadi 4 semester. Untuk menyelesaikan
program pendidikan magister, khususnya bagi individu- Program Studi Pendidikan S-2, mahasiswa harus
individu yang memilik karir dalam bidang teknik mesin, menyelesaikan sekurang-kurangnya 40 SKS yang terdiri
mengingat era pertumbuhan industri dan perkembangan atas mata kuliah wajib, mata kuliah pilihan dan pembuatan
ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin mebutuhkan tesis Setiap semester mahasiswa dapat mengambil
tenaga teknik mesin/industri yang berkualifikasi diatas sarjana beban sebanyak-banyaknya 12 SKS. Mahasiswa yang
tidak dapat menyelesaikan pendidikannya dalam waktu 4
Program Studi sebagai berikut : semester akan diberhentikan masa studinya, kecuali bila
1. Sistem Manufaktur terdapat perpanjangan masa studi oleh Direktur Program
2. Rekayasa Konversi Energi Pascasarjana berdasarkan pertimbangan khusus dengan
3. Desain Sistem Mekanikal. masa perpanjangan maksimal 6 (enam) semester.

Tujuan Program Studi Pembagian Tugas dan Tangung Jawab


Program Pendidikan S-2 (Magister) Program Studi Teknik Ketua Jurusan Teknik Mesin
Mesin bertujuan untuk menghasilkan tenaga akademik dan Mengkoordinir seluruh kegiatan program pascasarjana Teknik
tenaga profesional yang mempunyai latar belakang Ilmu Mesin.
Pengetahuan dan Teknologi yang kuat dengan kemampuan
analisis yang tajam. Lulusan Program Pendidikan Ketua Program Studi
Pascasarjana (Magister) diharapkan mempunyai kemampuan (Dr.Ing. I Made Londen Batan, MEng)
yang lebih saintifik pada bidang keahliannya, dalam Sebagai koordinator dan penanggung jawab atas kegiatan
profesinya, untuk pendidikan lanjut, maupun untuk penelitian program studi serta bertangggungjawab kepada Direktur
dan pengembangan. Program Pendidikan S-2 dimaksudkan Program Pascasarjana ITS.
juga sebagai persiapan untuk mengikuti Program S-3 apabila
kesempatan kearah itu ada.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Sekretaris Program Studi Sebagai koordinator dan penanggung jawab atas bidang
(Ir. Yusuf Kaelani, MSc.E) keahlian masing-masing, melaksanakan kegiatan perkuliahan
Membantu jalanya proses kegiatan administrasi proses serta evaluasi dan bertanggung jawab kepada Kaprodi.
belajar-mengajar dan bertanggungjawab kepada Kaprodi.
KONTAK
Kepala Bidang Keahlian Fax & Telp. 031-5938773
Bidang Keahlian Rekayasa Perancangan dan Manufaktur Email : pps_mesin@me.its.ac.id ;
(Dr.Ir. Wajan Berata,DEA) y_kaelani@yahoo.com
Bidang Keahlian Konversi Energi (Dr.Ir. Prabowo)
Bidang Keahlian Desain Sistem mekanikal (Ir. Sudiyono
Kromodihardjo, MSc.PhD)

Diploma 3 (D-3) Teknik Mesin ITS


Program pendidikan D-3 Jurusan Teknik Mesin FTI - ITS Pembagian Tugas dan Tangung Jawab
mengutamakan kemampuan penerapan ilmu pengetahuan, Ketua Jurusan Teknik Mesin
oleh karena itu proporsi pengajaran yang bersifat teori Mengkoordinir seluruh kegiatan program D3 Teknik Mesin.
berkisar antara (40 - 50 % ) dan praktek atau ketrampilan
berkisar antara ( 50 - 60 % ) Ketua Program Studi
(Ir Hari Subiyantom.MSc)
Pada program pendidikan D-3 mempunyai beban studi Sebagai koordinator dan penanggung jawab atas kegiatan
sebanyak 110 SKS yang dijadwalkan dalam 6 (enam) program studi D3 Mesin
semester, terdiri dari dua tahap yaitu :
Sekretaris Program Studi
1. Tahap Persiapan (Ir. Subowo, MT)
Semua mahasiswa Diploma 3 Jurusan Teknik Mesin wajib Membantu jalannya proses kegiatan administrasi proses
mengambil mata kuliah - mata kuliah yang sama sebanyak belajar-mengajar dan bertanggungjawab kepada Kaprodi.
36 SKS, yang dijadwalkan dalam 2 (dua) semester.

2. Tahap Diploma 3
Semua mahasiswa Diploma 3 Jurusan Teknik Mesin
wajib mengambil mata kuliah - mata kuliah yang sama
sebanyak 74 SKS, yang dijadwalkan dalam 4(empat)
TAHUKAH ANDA ...
semester diantaranya terdiri dari 9 SKS kelompok mata
kuliah keahlian bidang yang dipilihnya yaitu Bidang Studi
Luas ITS = 150 Lapangan Sepak Bola
Manufakturing atau Bidang Studi Mekanik Konversi Enersi.
= ½ Bandara Juanda

Bidang Studi
Kampus ITS Sukolilo menempati areal
1. Bidang Studi Mekanik Konversi Energi
seluas 180 hektar dengan luas bangunan
Di bidang ini, mahasiswa mempelajari materi bidang
keahlian, antara lain : motor diesel, motor bensin, pompa, seluruhnya kurang lebih 150.000 m2.
kompresor, pendingin, ketel uap, turbin, plumbing, kontrol Selain itu terdapat Kampus Manyar yang
otomatis, pesawat pengangkat dan alat -alat berat. dipergunakan oleh Program D3 Teknik
Sipil dengan luas bangunan 5.176 m2
2.Bidang Studi Manufaktur dan Bahan. dan Kampus ITS Cokroaminoto yang
Mahasiswa mempelajari materi bidang keahlia, antara dipergunakan untuk magister manejemen
lain : pembentukan dengan perautan (metal cutting), serta beberapa lembaga kerjasama dengan
pembentukan tanpa perautan (metal forming), Teknik luas bangunan 4.000 m2.
Las, Sistem Manufakturing dan Materi pilihan Teknik Cor,
komposit, pembentukan plat atau Jig and Fixture.

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Ekstensi (S-1) Teknik Mesin ITS
Pada dasar Program EKSTENSI ini dibentuk adalah sama b. Tahap Sarjana
dengan S1 Regular hanya saja Pembiayaan di lakukan semua mahasiswa Jurusan Teknik Mesin wajib mengambil
SWADANA MAHASISWA dan untuk mereka yang tidak mata kuliah - mata kuliah yang sama sebanyak 37 SKS,
mempunyai waktu dipagi hari /bekerja yang dijadwalkan dalam 3 (tiga) semester diantaranya
terdiri dari 18 SKS kelompok mata kuliah keahlian,
Tujuan program pendidikan Ekstensi S-1 Jurusan Teknik laboratorium keahlian dan tugas akhir dari bidang studi
Mesin FTI - ITS adalah memberikan kesempatan bagi yang dipilih
masyarakat khususnya pegawai negri/swasta untuk
memperoleh pendidikan lanjut dengan menggunakan fsilitas Pembagian Tugas dan Tangung Jawab
belajar yang masih terakomodasi dan juga membentuk Ketua Jurusan Teknik Mesin
Sarjana Teknik yang menguasai dasar-dasar (basic) dari Mengkoordinir seluruh kegiatan program Ekstensi.
hakekat ilmu teknik pemesinan secara umum maupun secara
khusus. Membentuk kemampuan berfikir secara kreatif dan Ketua Program Studi
kritis sehingga mereka mampu belajar terus menerus secara (Ir. J. L u b i)
mandiri untuk selalu dapat mengikuti perkembangan bidang Sebagai koordinator dan penanggung jawab atas kegiatan
keahlian tersebut dalam rangka menumbuhkan daya adaptasi program studi Ekstensi
yang besar terhadap tuntutan lingkungannya.

Program pendidikan S-1 yang berasal dari SMU dengan


beban sebanyak 144 SKS yang dijadwalkan dalam 8
(delapan) semester, terdiri dari dua tahap yaitu :

a. Tahap Persiapan
semua mahasiswa Jurusan Teknik Mesin wajib mengambil
mata kuliah - mata kuliah yang sama sebanyak 36 SKS,
yang dijadwalkan dalam 2 (dua) semester.

b. Tahap Sarjana
semua mahasiswa Jurusan Teknik Mesin wajib mengambil TAHUKAH ANDA ...
mata kuliah - mata kuliah yang sama sebanyak 108 SKS,
yang dijadwalkan dalam 6 (enam) semester diantaranya
terdiri dari 22 SKS kelompok mata kuliah keahlian, Kapasitas Akademik
laboratorium keahlian dan tugas akhir dari bidang studi Sampai tahun 2003, ITS memiliki 5 Fakultas
yang dipilih dengan 4 Program Doktoral, 12 Program
Magister, 22 jurusan/program studi
Program pendidikan S-1 LINTAS JALUR yang berasal dari tingkat sarjana (10 jurusan diantaranya
diploma dengan beban sebanyak 73 SKS yang dijadwalkan juga menyelenggarakan program
dalam 5 (lima) semester, terdiri dari dua tahap yaitu : ekstensi S-1 atau lintas jalur), 6 Program
Studi D-3 (5 program diantaranya juga
a. Tahap Matrikulasi menyelenggarakan program ekstensi D-
semua mahasiswa Jurusan Teknik Mesin wajib mengambil 3), 2 Program Studi D-4 dan 2 Politeknik
mata kuliah - mata kuliah yang sama sebanyak 36 SKS, dengan 8 Program Studi (seluruhnya juga
yang dijadwalkan dalam 2 (dua) semester. menyelenggarakan program ekstensi).

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Prestasi
Pada Tahun 1997, Jurusan Teknik Mesin ITS berhasil mendapat graduate dengan IP tinggi yang besar.
predikat Jurusan Teknik Mesin terbaik se Indonesia, hal ini
berdasarkan hasil penilaian BAN (Badan Akreditasi Nasional) Dari data-data Policy Study yaitu lewat program yang bertema
yang menyatakan bahwa Teknik Mesin ITS berada pada grade A “Tracer Study Alumni Jurusan Teknik Mesin” yang dilakukan
dengan skor 642,7. sejak tahun 1999, maka waktu tunggu lulusan teknik mesin
untuk bekerja sebagian besar adalah sekitar 3 bulan. Hal ini
Disamping itu sejak tahun 1999 Jurusan Teknik Mesin berarti, bahwa Kurikulum serta Silabus Jurusan Teknik Mesin
mendapat dana bantuan World Bank untuk menjalankan sesuai dengan kebutuhan industri atau pasar. Walaupun
proyek QUE (Quality for Undergraduate Education) selama demikian, Jurusan Teknik Mesin masih perlu melakukan
5 tahun. Demikian juga prestasi yang serupa juga diperoleh perbaikan kurikulum, seperti menambah materi Bahasa Inggris
oleh program studi D3 mesin, yaitu TPSDP (Technological and dan Manajemen, sehingga waktu tunggu lulusan teknik mesin
Professional Skills Development Sector Project - Batch I). Project dapat dipersingkat dan penyerapan tenaga lulusan makin
ini dijadwalkan pelaksanaannya mulai Oktober 2001 selama 4 besar. Sesuai dengan hasil tracer study diatas beberapa soft
tahun dan didanai oleh Dirjen Dikti dengan bantuan ADB. skills yang perlu ditambahkan diluar kurikuler adalah masalah
Manajemen serta Bahasa Inggris. Disamping prestasi-
Prestasi tersebut ditunjang oleh adanya sarana dan prasarana prestasi di atas Jurusan Teknik Mesin setiap tahun akademik
bloger : mesinits.wordpress.com

yang lengkap, seperti : Textbook dengan standar Internasional, mengumumkan Mahasiswa Berprestasi Terbaik.
Rasio dosen lulusan Luar negeri yang tinggi, Kurikulum standar
Internasional, Peralatan dan mesin-mesin laboratorium yang
lengkap, Fasilitas mahasiswa yang memadai, Rasio fresh

Pimpinan-Pimpinan Jurusan/Fakultas
Teknik Mesin ITS
1960 - 1963 1973 - 1977
Dekan : Ir. Moelyani Dekan : Dipl.Ing. Hariono S 1990 - 1993 ITS 4 Fak.
Pembantu Dekan I : Ir. R. Djati Nursuhud Ketua Jurusan : Ir. A.Aziz Badjabir, BE 
Pembantu Dekan II : Ir. Moch. Bachrie Sekretaris Jurusan : Ir. Yunarko Triwinarno
1963 - 1965 ITS Terpencar Pembantu Dekan III : Ir. I Made A. Djoni
Dekan : Ir. R.A.M. Husni
Pembantu Dekan I : Ir. M.N. Saleh 1993 - 1996 ITS Kelautan
Pembantu Dekan II : Ir. Soekiman 1977 - 1979 ITS Sukolilo 
Ketua Jurusan : Dr.Ir. Djatmiko Icsani, MSc
Pembantu Dekan III : Ir. Soerojo Dekan : Ir. R. Djati Nursuhud  Sekretaris Jurusan : Ir. Yunarko Triwinarno
Pembantu Dekan I : Ir. Musaikan
Pembantu Dekan II : Ir. Soewandi
1965 - 1967 Pembantu Dekan III : Hardjono, MSc 1996 - 1999
Dekan : Ir. Djoko Sutiarjo Ketua Jurusan : Dr.Ir. Triyogi Yuwono, DEA 
Pembantu Dekan I : Ir. M.N. Saleh Sekretaris Jurusan : Dr.Ir. Sulistiyono, DEA
Pembantu Dekan II : Ir. Soekiman 1979 - 1985
Pembantu Dekan III : Ir. Soerojo Dekan : Ir. Moch. Bachrie
Pembantu Dekan I : Ir. A.Aziz Bajabir, BE 1999 - 2003 ITS 5 Fak.
Pembantu Dekan II : Ir. Wahid Suherman Ketua Jurusan : Dr.Ir. Triyogi Yuwono, DEA
1967 - 1969 Pembantu Dekan III : Hardjono, MSc Sekretaris Jurusan : Ir. Sudjud Darsopus-
Dekan : Ir. Soetion Ardjanggi pito, MT
Pembantu Dekan I : Dipl.Ing. Hariono S
Pembantu Dekan II : Ir. Oei Giok Bing 1985 - 1987 ITS Lab.
Pembantu Dekan III : Ir. M.N. Saleh
Ketua Jurusan : Ir. I.M.A. Djoni, MSc 
2003 - 2007 
Ketua Jurusan : Dr.Ing. Herman Sasongko
Sekretaris Jurusan : Ir. Sritomo W., MSc Sekretaris Jurusan : Ir. Sudjud Darsopus-
1969 - 1973 pito, MT
Dekan : Dipl.Ing. Hariono S
Pembantu Dekan I : Dipl.Ing. S. Wijaya 1987 - 1990
Pembantu Dekan II : Ir. R. Djati Nursuhud Ketua Jurusan : Ir. I.M.A. Djoni, MSc 2007 - 2011
Pembantu Dekan III : Ir. Djajadi Rachmad Sekretaris Jurusan : Ir. Sritomo W., MSc Ketua Jurusan : Dr.Ing. Herman Sasongko
Sekretaris Jurusan I : Dr. Ir. Sutardi, M.Eng
Sekretaris Jurusan II : Ir. Witantyo, MEngSc

 : beropini

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Pengurus Jurusan Periode 2007 - 2011
Ketua Jurusan : Dr. Ing. Herman Sasongko Kasie Pengajaran & Konseling : Ir. Ari Joewono
Kasie Sistem Informasi Akademik : Nur Ikhwan, ST, MEng
Sekretaris Jurusan I : Dr. Ir. Sutardi, M.Eng Kasie Seminar dan Tugas Akhir :
Sekretaris Jurusan II : Ir. Witantyo, MEngSc. Ir. Bambang Adhi Marsono.
Kasie Kerja Praktek : Ir. Lubi
Koordinator Program S2 : Kasie Perencanaan Elemen Mesin : Ir. Abdul Aziz Achmad
Dr.Ing. Ir.I. Made Londen Batan, Meng. Kasie Ruang Baca : Arief Wahyudi, ST, MT
Sekretaris Program S2 : Kasie Komputasi : Sutikno, ST.
Ir. Yusuf Kaelani, MSc.E Kasie Studio Gambar : Wiwiek Hendrowati, ST, MT.
Ketua Bidang Kerjasama & Pengembangan : Kasie Pembina Asisten : Ir. Astu Pujanarsa, MT.
Ir. Sudiyono Kromodihardjo, MSc.PhD
Ketua Bidang Teknologi Energi : Dr. Ir. Prabowo, ME Tim Konsultasi Kemahasiswaan (TKK) :
Ketua Bidang Teknologi Rekayasa Perancangan Manu- Wawan Aries Widodo, ST, MT
faktur : Dr. Ir. Agus Sigit Pramono, DEA
Koordinator Program D3 : Ir. Hari Subiyanto, MSc
Sekretaris Program D3 : Ir. Subowo, MSc.

Koordinator Program Ekstensi : Ir. Atok Setiyawan, M.Eng.Sc

Koord.Bidang Studi Konversi Energi : Dr. Ir. Prabowo, ME

bloger : www.its.ac.id/itsmesin
Koord.Bidang Studi Desain : Dr. Ir. Agus Sigit Pramono, DEA
Koord.Bidang Studi Teknik Manufaktur :
Ir. Witantyo, M.Eng.ScE
Koord.Bidang Studi Metalurgi : Dr. Ir. HC Kis Agustin, DE

Ka.Lab. Bahan Bakar & Motor Pembakaran Dalam :


Dr. Ir.Djoko Sungkono Kawano, M.Eng.Sc
Ka.Lab. Mekanika & Mesin Fluida : Ir. Sutardi, MSc. PhD
Ka.Lab. Perpindahan Panas & Termodinamika Terapan :
Dr.Ir. Djatmiko Ichsani,M.Eng.Sc
Ka.Lab. Mekanika Benda Padat :
Dr. Ir. Agus Sigit Pramono, DEA
Ka.Lab. Vibrasi & Sistem Dinamis :
Ir. Bambang Daryanto W.MSME, Ph.D
Ka.Lab. Automotive : Prof. Ir. I. Nyoman Sutantra, MSc.Ph,.D
Ka.Lab. Instrumen & Sistem Kendali :
Ir. Yusuf Kaelani, MSc.E
Ka.Lab. Metalurgi : Dr. Ir. Wajan Berata, DEA
Ka.Lab. Mesin Perkakas & Vibrasi : TAHUKAH ANDA ...
Dr. Ing.Ir. Suhardjono, MSc
Ka.Lab. Proses Manufaktur : Hardjono, MSc
Ka.Lab. Metrologi & Kalibrasi Dimensi :
Ir. Achmad Mulyana Staf Pendukung
Ka.Lab. CNC : Ir. Bambang Adhi Marsono Mempunyai staf pengajar sebanyak 1012
Ka.Lab. Permesinan Industri : Ir. Sampurno orang yang terdiri dari 28 orang profesor,
Ka.Lab. Sisetm Manufaktur & Otomasi Industri :
Ir. Sudijono Kromodihardjo, MSc,PhD 133 orang doktor,434 orang master dan
Ka.Lab. Mekatronik : Ir. Suwarmin, PE lainnya sarjana lulusan perguruan tinggi
terkemuka di luar dan dalam negeri serta
profesional di bidangnya, menjadikan ITS
sebagai sumber acuan perguruan tinggi
lain di kawasan Indonesia Timur.
Staf non akademik berjumlah 1101 orang
yang tersebar pada berbagai bagian
administrasi mulai dari rektorat sampai
jurusan-jurusan, selain ada yang bertugas
di laboratorium-laboratorium.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
dosen
dosen
Staf Pengajar Teknik Mesin ITS
No. NAMA No NAMA

1 Prof. Ir. DJATI NURSUHUD, MSME 42 Ir. JULENDRA BAMBANG ARIATEDJA, MT

2 Prof. Dr. Ir. I MADE ARYA DJONI, MSc 43 WAWAN ARIES WIDODO, ST, MT

3 HARDJONO, MSc. 44 BAMBANG SUDARMANTA, ST, MT

4 Prof. Dr. Ir. H. DJOKO SUNGKONO, M.Eng.Sc. 45 WIWIEK HENDROWATI, ST, MT

5 Ir. ARI JOEWONO 46 Dr.Eng HARUS LAKSANA GUNTUR, ST. M.Eng

6 Ir. SUPRAPTI 47 ARY BACHTIAR K.P., ST, MT

7 Ir. ACHMAD MULYANA 48 SUTIKNO, ST, MT

8 Ir. EDDY H. TJOKROWISASTRO, ME 49 ARIF WAHYUDI, ST, MT

9 Ir. KADARISMAN 50 UNGGUL WASIWITONO, ST, MEngSc.

milist : dos-mits@yahoogroups.com
10 Ir. BOBBY OEDY PRAMUDYO, MSc,PhD 51 HENDRO NURHADI, DIPL. ING.
milist : d3mits@yahoogroups.com

11 Ir. BAMBANG DARYANTO, MSME.PhD 52 BAMBANG ARIP DWIYANTORO, ST

12 Prof. Ir. I NYOMAN SUTANTRA, MSc.PhD 53 Ir. ASTU PUJANARSA, MT

13 Ir. SUDIJONO KROMODIHARDJO, MSc.PhD. 54 VIVIEN SUPHANDANI, ST, MEngSc

14 Ir. YUNARKO TRIWINARNO, MT 55 FAHMI MUBAROK, ST

15 Ir. J. L U B I 56 SUWARNO, ST

16 Dr. Ir. ABDULLAH SHAHAB, MSc 57 ACHMAD SYAIFUDIN, ST

17 Ir. SUDJUD DARSOPUSPITO, MT 58 INDRA SIDHARTA, ST

18 Prof. Dr. Ir. DJATMIKO ICHSANI, M.Eng 59 ALIEF WIKARTA, ST

19 Ir. BAMBANG ADHI MARSONO 60 IS BUNYAMIN, ST

20 Ir. WYAKTI MAHANDANI 61 WAHYU WIJANARKO, ST

21 Ir. ABDUL AZIS ACHMAD 62 YOHANNES, ST

22 Ir. BUDI UTOMO KUKUH WIDODO, ME 63 MOH. KHOIRUL EFFENDI, ST

23 Dr. Ir. S U H A R T O, DEA 64 Ir. SRI BANGUN SETYOWATI, MT

24 Dr. Ir. WAJAN BERATA, DEA 65 Ir. SUGIJANTONO

25 Dr. Ing. I MADE LONDEN BATAN, ME 66 Ir. JOKO SARSETIYANTO, MT

26 Dr. Ing. HERMAN SASONGKO 67 Ir. SYAMSUL HADI, MT

27 Prof. Dr. Ir. TRIYOGI YUWONO, DEA 68 Ir. EDDY WIDIYONO, MSc

28 Ir. S U W A R M I N, PE 69 Ir. NUR HUSODO, M S

29 Dr. Eng. PRABOWO, M.Eng. 70 Ir. S U B O W O, MSc.

30 Ir. W I T A N T Y O, M.Eng.Sc 71 Ir. ARINO ANZIP, M.Eng.Sc

31 Dr. Ir. H.C. KIS AGUSTIN, DEA 72 Ir. DENNY M.E. SOEDJONO, MT

32 Ir. ATOK SETIAWAN, M.Eng.Sc 73 Ir. HARI SUBIYANTO, MSc

33 Ir. SAMPURNO, MT 74 Ir. W I N A R T O, DEA

34 Ir. YUSUF KAELANI, MSc.E 75 Ir. H. MAHIRUL MURSID, MSc

35 Dr. Ing. SUHARDJONO, MSc. 76 Ir. SUHARIYANTO, MT

36 Dr. Ir. SUTARDI, M.Eng. 77 Dr. Ir. BAMBANG SAMPURNO, MT

37 Dr. Ir. AGUS SIGIT PRAMONO, DEA 78 Ir. BUDI LUWAR SANYOTO, MT

38 Ir. BAMBANG PRAMUJATI, MSc. PhD. 79 Dr. Ir. HERU MIRMANTO, MT

39 PANDE PUTU GDE HARTANA, ST 80 DEDDY N ZULHIDAYAT, ST, MT

40 NUR IKHWAN, ST, M.Eng. 81 GIRI NUGROHO, ST

41 Dr. Ir. M. NUR YUNIARTO 82 LISA RUSDIYANA, ST

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Sub Proyek QUE
Beyond National Quality Suksesnya Proyek QUE yang sangat prestisius ini tentunya
Proyek Quality for Under-graduate Education (QUE) sudah sangat tergantung pada kita semua, dosen, karyawan dan
berjalan selama tiga tahun. Kontrak ditandatangani bulan Maret terutama mahasiswa. Hal ini dapat ditekankan lagi “Mahasiswa”,
1999 dan dana mulai mengucur awal April tahun itu juga. QUE karena produk yang akan diukur kualitasnya nanti adalah lulusan
adalah proyek peningkatan kualitas jurusan yang didanai dari teknik mesin, yang saat ini sedang jadi mahasiswa. Sama sekali
pinjaman Bank Dunia. Dari seluruh program studi di Indonesia, tidak seperti pabrik barang logam, dalam proses pendidikan,
saat itu ada 46 program studi (jurusan) yang menang kompetisi mahasiswa adalah obyek dan sekaligus subyek, jadi harus
yang berarti dinilai baik, kuat dan dipercaya untuk menjalankan berfungsi aktif. Einstein pun tidak dapat memintarkan muridnya
proyek QUE dan dibiayai dengan dana sebesar $1,8 juta dollar yang pasif atau tertidur. Sebaliknya dalam kisah Baratayudha,
selama lima tahun. Untuk ukuran sebuah program studi, uang satria Palgunadi menjadi pemanah hebat karena latihan sendiri
senilai itu adalah sangat besar. QUE sendiri merupakan proyek didepan patung guru yang terkenal, yaitu Resi Durna. Jadi salah
yang punya tujuan ideal, yaitu “meningkatkan kualitas program satu kunci utama untuk kesuksesan proyek ini adalah aktifnya
studi sehingga menghasilkan lulusan yang setara dengan luar mahasiswa dalam memburu ilmu dan pengembangan pribadi.
negeri, atau istilahnya, lulusan program studi tersebut harus Pengalaman dan data di luar negeri yang pola pendidikannya
berkualitas beyond national quality, berarti harus berkelas sudah maju juga menunjukkan hal yang demikian, mahasiswa
international ”. sangat aktif belajar.

Untuk menghasilkan lulusan yang ideal tadi, tentunya Proyek Yes, We Did It !
QUE harus punya program-program yang diharapkan dapat Jurusan/Proyek tentunya akan semampu mungkin memfasilitasi
menjamin bahwa pendidikan di Jurusan Teknik Mesin dapat dan merangsang supaya proses belajar mengajar di Jurusan
menghasilkan lulusan yang berkualitas beyond national kita ini berlangsung dengan bagus seperti di luar negeri.
quality. Kalau dikelompokkan, maka program-program QUE Fasilitas pendidikan diperbaiki, antara lain : Perpustakaan
kita ditujukan untuk mencapai beberapa sasaran, yaitu : (i) jurusan akan sudah nyaman, buku-buku dan journal baru sudah
Peningkatan atmosfer akademis, (ii) Peningkatan program tersedia ( lebih dari 300 judul buku baru lho dan 12 jurnal),
pendidikan kita dengan kebutuhan ilmu mesin di lapangan kerja, semua kelas berAC supaya mahasiswa betah belajar, wahana
(iii) Manegement yang baik, (iv) Keberlanjutan program dan (v) rekreasi dilengkapi (perangkat musik), laboratorium dilengkapi,
Peningkatan efisiensi. kursus Inggris gratis, internet disediakan. Tapi itu semua harus
dibarengi dengan motivasi subyek mahasiswa untuk aktif belajar
Paradigma sasaran umum tadi diterjemahkan dalam program- keras mengejar ilmu.
program QUE yang semua sudah dijalankan sejak 1999. Dilihat
dari semua sisi, proyek ini tidak akan merugikan siapapun, Beberapa program yang berhasil dalam QUE :
bahkan akan menguntungkan siapa saja yang terkait, terutama • Kurikulum baru. • Remedi program untuk meningkatkan
jurusan kita. Dari sisi mahasiswa akan nampak sangat IP yang masih bisa di-upgrade. • Diadakannya semester
menguntungkan dengan melihat beberapa potong indikator pendek untuk memberi kesempatan mahasiswa berprestasi.
ukuran suksesnya program-program di QUE. Beberapa • Berdirinya club-club aktifitas mahasiswa (Club English, Club
indikator penting suksesnya QUE antara lain: (a) penguasaan Computer, Club musik, Dimensi, Bengkel, Auto-motif dll). •
ilmu mahasiswa yang tinggi dengan ditunjukkan dengan Internet untuk mahasiswa, dosen dan laboratorium. • Renovasi
tingginya nilai (IP) dan ujian materi engineering (GRE - standart perbaikan kelas, perpustakaan, ruang seminar. • Kursus Inggris
dunia), (b) masa studi yang tepat waktu, (c) cepatnya lulusan gratis untuk mahasiswa teknik mesin. • Perangkat musik untuk
dapat kerja mandiri atau dapat pekerjaan, (d) kemampuan rekreasi, mahasiswa M-Band. • Pelaksanaan kursus extra
menguasai kuncinya ilmu dan komunikasi yaitu bahasa inggris, kurikuler : AutoCad, Internet dan program lain. • Penambahan
dan (e) efisiensi output-input yang ditunjukkan dengan kecilnya kapasitas komputer. • Penghargaan kemahasiswa berprestasi-
mahasiswa yang drop-out. akademik.

Dengan mengibaratkan pendidikan teknik mesin kita ini sebagai Officer Pelaksana Proyek QUE:
suatu proses pada industri, yaitu mentransformasi bahan • Ketua LPCU: Dr. Ir. Triyogi Yuwono, DEA. • Sekretaris
mentah (calon mahasiswa) menjadi produk jadi (lulusan), maka Jurusan: Ir. Sudjud Darsopuspito, MT. • Direktur Eksekutif: Ir.
ukuran suksesnya program akan dilihat dan diukur dari kualitas Sudiyono Kromodihardjo, MSc,PhD. • Sekretaris Akademik:
output, yaitu kualitas lulusan sarjana dengan ciri-ciri di atas. Ir. Budi Utomo Kukuh Widodo, ME. • Procurement Officer : Ir.
Witantyo, M.Eng.Sc. • Staff Development Officer: Dr. Ir. Wajan

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Berata, DEA. • Cooperation Improvement Officer: Dr. -Ing. Ir.
I Made Londen Batan, M.Eng. • Academic Planning & Control
Officer: Dr. -Ing. Ir. Herman Sasongko. • Administration Officer:
Dr. Ir. Agus Sigit Pramono, DEA. • Staff Teknik: Sutikno, ST., Arif
Wahjudi, ST.

PRIMARY PERFORMANCE INDICATORS ( 3 tahun pertama ) :


Nilai rerata UMPTN, Nilai GPA Graduate Pefromance Academic (Nilai rerata IPK), Lama Masa Studi (LS) , Lama tunggu
mendapatkan pekerjaan (Waktu Tunggu - WT) dan Nilai TOEFL. Indikator Kinerja yang telah dicapai oleh Proyek QUE hingga
tahun ketiga ini (data per 31 Oktober 2001) adalah sebagai berikut:

No. Primary Indicator Baseline 1st year 2nd year 3rd year Mid Point
1 Average UMPT score          

Average score 710 727.75 713.81 737.65 725

Standard deviation 32 44.5 51.53 43.69 30

2 Average GPA score          

GPA < 2.75 60% 52.3% 43.6% 34.5% 45%

2.75 < GPA < 3.00 31% 37.5% 40.4% 45.9% 40%

GPA > 3.00 9% 10.2% 17.0% 19.6% 15%

3 Average GRE score          

• Average verbal score 254        

• Average quantitative score 490        

• Average analytical score 282        

4 Average length of study (LS)          

• LS < 8 semesters 18% 23.4% 10.9% 10.1% 30%

• 8 semesters < LS < 10 semesters 20% 13.3% 18.0% 18.2% 20%

• LS > 10 semesters 62% 63.3% 71.1% 71.6% 50%

5 Average job waiting time          

• WT < 3 months 70% NA 73.8% NA 70%

• 3 months < WT < 6 months 15% NA 14.3% NA 15%

• WT > 6 months 15% NA 11.9% NA 15%

6 Average TOEFL score          

• TOEFL < 450 53.4% 26.56% 32.1% 0.0% 20%

• TOEFL > 450 46.6% 73.44% 67.9% 100.0% 80%

7 External evaluation          

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
JURNAL TEKNIK MESIN
dan mutu artikel.
Ketiga, untuk menjaga kekinian dan memperlancar
disiminasi, maka penerbitan JTM dilakukan tiga kali dalam
setahun (satu volume) yaitu : Januari, Mei, dan September.

Untuk menjaga kemandirian pendanaannya, JTM juga


memberlakukan beberapa ketetapan, yaitu: (1) Setiap
penulis wajib menjadi pelanggan (syarat cetak); (2) JTM
juga akan memuat beberapa iklan di setiap edisi, sebagai
sumber dana alternatif.

Per-Januari 2006, pelanggan JTM berasal dari seluruh


penjuru Indonesia. Dari 113 pelanggan potensial, 24%
bloger : www.its.ac.id/jurnalmesin

berasal dari akademisi di luar ITS (dimana 35%-nya berada


di luar pulau Jawa); 1% (3 pelanggan) berasal dari industri;
16% berasal dari perorangan; dan sisanya, 59%, berasal dari
ITS.

Dewan Penyunting JTM secara reguler juga melakukan


perbaikan-perbaikan dalam hal kualitas dan proses
penyuntingan. Salah satu yang dipakai sebagai dasar
masukan adalah data feedback yang diperoleh dari
kuesioner. Beberapa hal yang didapat dari hasil kuesioner
ISSN 1411 – 9471 September 2007 lalu adalah:
Terakreditasi (B / Mei 2005) : 56/DIKTI/Kep/2005
1) Dewan akan terus menjaga dan mengembangkan
JURNAL TEKNIK MESIN (JTM) diterbitkan sejak Mei 2001 JTM menjadi jurnal yang lebih tersebar luas, profesional,
oleh Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, dan terakreditasi. Lingkup JTM adalah Regional Asia
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Tenggara. Prosedur penyuntingan dijaga untuk baku dan
Jurnal ini memuat artikel-artikel hasil penelitian dan kajian terdokumentasi tertib.
analitis ktritis bidang teknik mesin yang belum pernah /
tidak dalam pertimbangan dipublikasikan pada media lain.  ) Dewan akan terus menjaga keseimbangan antara
2
Lingkup bahasan bisa meliputi: konversi enersi, perpindahan kualitas dan kesempatan bagi penulis awal. Karena itu
panas, mekanika fluida, mekanika benda padat, otomotif, penyuntingan tetap dalam tiga tahapan (format, isi, struktur)
aeronautik, sistem dinamik, vibrasi, tribologi, sistem dan terfokus pada metodologi. Hal ini setidaknya butuh
manufaktur, otomasi industri, metrologi, metalurgi, material 45 hari kerja, dengan korespondensi yang kerap dan tidak
dan topik-topik lain yang berkaitan. bisa lebih sederhana. Tentu suatu saat nanti Dewan ingin
lebih menentukan bobot aplikasi, pioneer/originalitas,
Tujuan utama JTM ini adalah mendorong proses disiminasi dan kedalaman dari artikel. Hal ini tentu pula lebih
penelitian teknik mesin secara luas dan terstandar. Karena menyederhanakan proses.
itu dalam penerbitannya JTM berpedoman pada prinsip-
prinsip : 3) Efisiensi proses dan biaya akan di evaluasi dan dijaga
secara berkelanjutan.
Pertama, JTM akan selalu mengacu pada format-format
jurnal yang terakreditasi Direktorat Jendral Pendidikan 4) D
 ewan akan menjajaki untuk melakukan publikasi online,
Tinggi. mengundang mitra bestari lebih luas, dan menarik sponsor
Kedua, meski berawal dari kelokalan, JTM akan selalu lebih berani dalam waktu dekat ini. Dan suatu saat nanti
menjaga ketersediaan artikelnya (setidaknya 300%), mungkin kami akan menjajaki untuk membuka beberapa
mengembangkan keragaman penyunting ahli, dan edisi khusus yang lebih terfokus, dengan cover dan layout
memperluas jangkauan disiminasinya (nasional). Hal ini yang lebih matang.
memberi konsekuensi positif pada jaminan tingkat kompetisi

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Dewan Penyunting
Ketua Penyunting Penyunting Pelaksana
Dr. Ing. Herman Sasongko Dr. Ir. Sutardi, M.Eng
Ir. Sudjud Darsopuspito, MT.
Wakil Penyunting Is Bunyamin Suryo, ST.
Dr. Ir.Wajan Berata, DEA. Wahyu Wijanarko, ST.
Yohannes, ST.
Tata Pelaksana Usaha M. Khoirul Effendi, ST.
Sri Suharti, BA
Imam Dahroni

Penyunting Ahli
Prof. Ir. Djati Nursuhud, MSME. Mesin-Mesin Konversi Energi - Jurusan Teknik Mesin ITS
Prof. Ir. I Nyoman Sutantra, MSc., PhD. Automotive - Jurusan Teknik Mesin ITS
Prof. Dr. Ir. TriyogiYuwono, DEA. Mekanika&Mesin Fluida - Jurusan Teknik Mesin ITS
Ir. Bambang Daryanto W., MSME., PhD. Vibrasi&Sistem Dinamis - Jurusan Teknik Mesin ITS
Ir. Sudiyono Kromodihardjo, MSc., PhD. Sistem Manufaktur&Otomasi Industri - Jurusan Teknik Mesin ITS
Ir. Budi Utomo KukuhW, ME. Perpindahan Panas&Termodinamika Terapan - Jurusan Teknik Mesin ITS
Dr. Ir. Abdullah Shahab, MSc. Metalurgi - Jurusan Teknik Mesin ITS
Dr. Eng. Ir. Prabowo, M.Eng. Perpindahan Panas&Termodinamika Terapan - Jurusan Teknik Mesin ITS
Dr. Ir. Agus Sigit Pramono, DEA. Mekanika Benda Padat - Jurusan Teknik Mesin ITS
Dr. Ing. I Made Londen Batan, ME. Metrologi&Kalibrasi Dimensi - Jurusan Teknik Mesin ITS
Prof. Dr. Ir. Johny Wahyuadi Soedarsono, DEA. Departemen Metalurgi dan Material -UI
Dr. Ir. Suhanan, DEA. Perpindahan Panas - Jurusan Teknik MesinUGM
Dr. Ir. Berkah FajarT, Dipl.Ing. Perpindahan Panas&Massa - Jurusan Teknik MesinUNDIP
Dr. Ir. Iwan Kusmarwanto Praktisi Industri, Ahli Aeronautics
Dr. Ing. Harwin Saptoadi, MSc. Teknik Pembakaran - Jurusan Teknik MesinUGM

jurnalme@me.its.ac.id
Alamat Redaksi E-mail : jurnalme@me.its.ac.id,
Jurusan Teknik Mesin FTI ITS jurnalme@yahoo.co.id
Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111 Website : www.me.its.ac.id/Data/jurnal.html,
Telp. 031- 5922941, 5946230, Fax. 031-5922941 jurnalme.bravehost.com

Rekening Berlangganan JTM:


BNI Urip Sumoharjo SBY: 0049577731, Ir.Sudjud Darsopuspito, MT
BCA Klampis SBY: 5200117524, Ir.Sudjud Darsopuspito, MT

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
FATEM
Selain sebagai lembaga pendidikan, Jurusan Teknik Mesin juga
melakukan Tugas Pokok lain dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,
yaitu Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Sebagai wadah
untuk mewujudkan pengabdian masyarakat, Jurusan Teknik
Mesin menetapkan suatu Badan yang mengelola kegiatan
tersebut. Badan tersebut diberi nama “FATEM”.

Organisasi Fatem terdiri dari Dewan Penasehat, Ketua Umum,


Sekretaris dan Bendahara, Ketua Biro Teknik berserta Sekretaris
dan Bendahara, dan beberapa Divisi. Organisasi ini bergerak
dalam bidang Pelatihan (training), Konsultasi dan Pengelolaan
Aset-aset Jurusan seperti, penyediaan ruang seminar
beserta kelengkapan akomodasi dan konsumsinya, Peralatan
Laboratorium, Persewaan Kendaraan dll.

Sususan Pengurus Fatem 2001-2003


Dewan Penasehat Pembina Jurusan Teknik Mesin
Ketua Umum Dr. Ir. Triyogi Yuwono, DEA
Sekretaris Ir. Yunarko Triwinarno, MT
Bendahara Wiwiek Hendrowati, ST

Ketua Biro Teknik Ir. Atok Setyawan, MEngSc.


Sekretaris I Biro Teknik Ir. Yunarko Triwinarno, MT
Sekretaris II Biro Teknik Ir. Subowo, MT
Bendahara Biro Teknik Wiwiek Hendrowati, ST
btm@me.its.ac.id

Divisi Training
Ir. Suwarmin, PEng (Ketua)
Ir. Eddy Widiyono, MT
Nur Ikhwan, ST, MEngSc
Arief Wahjudi, ST

Divisi Konsultasi
Dr.-Ing. Ir. Suhardjono, MSc (Ketua)
Dr.-Eng. Ir. Prabowo, MEng
Ir. Arino Anzip, MEngSc

Divisi Pengelolan Aset-Aset Jurusan


Ir. Ny. Suprapti Syam (Non Teknik)
Dr. Ir. Wajan Berata, DEA (Teknik)

Telp. (031) – 5938667, 5946230, 5931278


Fax. (031) – 5938667, 5922941, 5931278
Email: btm@me.its.ac.id

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
LABORATORIUM
JURUSAN TEKNIK MESIN FTI - ITS
• Laboratorium Bidang Desain • Laboratorium Bidang Teknik Manufaktur
• Solid Mechanics •CNC
• Instrumentation and Control System • Metrology and Dimention Calibration
• Automotive • Manufacturing System and Control
• Vibration Dynamics Systems • Machine Tool and Vibration
• Laboratorium Bidang Konversi Energi
• Fuel and Combustion • Laboratorium Computer Aided Engineering
• Heat Transfer and Applied Thermodynamics • Laboratorium Komputer
• Fluid Mechanics and Fluid Machinery • Studio Gambar
• Laboratorium Bidang Metalurgi • Laboratorium Program D3
• Relation Between Mechanical & Physical Metalurgy
• Mechanical Metalurgy
• Physical Metalurgy

LABORATORIUM BIDANG DESAIN

LABORATORIUM SOLID LABORATORIUM LABORATORIUM LABORATORIUM VIBRATION


MECHANICS INSTRUMENTATION AND AUTOMOTIVE DYNAMICS SYSTEMS
CONTROL SYSTEMS
Kepala Laboratorium Kepala Laboratorium Kepala Laboratorium
Ir. Agus Sigit Pramono, DEA. Kepala Laboratorium Prof.Ir. I Nyoman Sutantra, Ir. Bambang Daryanto , M.Sc.Ph.D
Ir. Yusuf Kaelani, M.Sc.M M.Sc.Ph.D
TUJUAN TUJUAN
Meningkatkan kemampuan dan TUJUAN TUJUAN Studi mengenai unbalance &
ketrampilan mahasiswa dalam Melakukan Penelitian yang Meningkatkan pengetahuan misalignment spectrum, wave
memahami dan memanfaatkan berkaitan dengan Sistem dan kemampuan mahasiswa form, dan vibration response dari
konsep-konsep kekuatan material Pengendalian, Hidraulik & mengenai macam macam komponen-komponen mesin rotari
baik dalam beban static dan Pneumatik. elemen mesin, macam- maupun stasioner.
dinamik. Memberikan pengertian macam dan fungsi mekanisme
dasar analisa getaran mesin akibat transmisi daya pada kendaraan
berbagai eksitasi gaya luar bermotor.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
LABORATORIUM BIDANG KONVERSI ENERGI

FUEL AND COMBUSTION HEAT TRANSFER AND APPLIED FLUID MECHANICS AND FLUID
LABORATORY THERMODYNAMICS LABORATORY MACHINERY

Kepala Laboratorium Kepala Laboratorium Kepala Laboratorium


Dr. Ir. Djoko Sungkono, M.Eng.Sc Dr. Ir. Djatmiko Ichsani, M.Eng Dr. Ir. Sutardi, M.Eng

TUJUAN TUJUAN TUJUAN


Studi mengenai sistem pembakaran Studi mengenai conduction, convection, Studi mengenai computational fluid
dalam maupun luar dari mesin-mesin radiation of heat transfer dan mechanic, experimental fluid dynamic,
konversi energi. thermodynamics applied. dan mesin-mesin fluida.

LABORATORIUM BIDANG METALURGI

RELATION BETWEEN
MECHANICAL & PHYSICAL
METALURGY

Kepala Laboratorium
Dr. Ir. Wayan Berata, DEA

TUJUAN
Studi mengenai korosi, pengelasan,
dan casting; NDT, fracture, heat
treatment, strain hardening, dan
metallography.

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
LABORATORIUM BIDANG TEKNIK MANUFAKTUR

CNC LABORATORY METROLOGY AND MANUFACTURING SYSTEM MACHINE TOOL AND


DIMENTION CALIBRATION AND CONTROL VIBRATION
Kepala Laboratorium
Ir. Bambang Adhi Marsono Kepala Laboratorium Kepala Laboratorium Kepala Laboratorium
Ir. Achmad Muljana Ir. Sudijono Kromodihardjo, MSc. Dr. Ing. Ir. Suhardjono, MSc.
TUJUAN PhD.
Studi mengenai CNC turning, KEGIATAN KEGIATAN
CNC milling, dan CNC machining Pembuatan Alat Ukur Sudut KEGIATAN Getaran Mesin Perkakas,
process. dan Linier, Otomasi Alat Ukur Analisa Proses Manufaktur, Sistem Pengukuran Geometri Mesin
Manufaktur, Penerapan Otomasi Perkakas, Pengukuran dan Analisa
di Industri, Analisa Pemanfaatkan Getaran Mekanis
Otomasi Industri

LABORATORIUM COMPUTER LABORATORIUM KOMPUTER LABORATORIUM STUDIO GAMBAR


AIDED ENGINEERING (C.A.E.)
Kepala Laboratorium Kepala Laboratorium
Kepala Laboratorium Sutikno, ST Ir . Sunarko
Nur Ikhwan, ST. M.Eng.
TUJUAN TUJUAN
TUJUAN Memfasilitasi kebutuhan akan komputasi. Melakukan pelaksanaan praktikum dan
Pengembangan proses enginering pengerjaan tugas untuk menggambar
melalui alat bantu komputasi. teknik.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Himpunan
Mahasiswa Mesin
Koordinator, Mitra, Fasilitator untuk dapat tercapainya tujuan diatas. Namun bukan hal yang
Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Fakultas Teknologi mustahil bila semua elemen yang ada di KMM mendukung
Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember adalah sebuah dan mempunyai persepsi yang sama tentang Kejayaan Teknik
organisasi struktural dalam Keluarga Mahasiswa Mesin (KMM) Mesin.
yang mempunyai kedudukan sebagai badan eksekutif seperti
yang tertuang dalam AD-ART KMM. Anggota HMM adalah Kejayaan Teknik Mesin dapat diartikan luas. Berkaca pada
seluruh mahasiswa Teknik Mesin S-1 FTI ITS yang telah dimanika kemahasiswaan saat ini , sangat besar sekali
dinyatakan lulus dari proses kaderisasi awal. Ada tiga peran peluang untuk mencapai kejayaan Teknik Mesin dalam segala
hmm_its21@yahoo.com

utama yang nantinya akan diemban oleh HMM. Yang pertama, bidang. Himpunan Mahasiswa Mesin dituntut untuk mampu
tentunya sebagai badan eksekutif HMM berperan sebagai memberdayakan segenap potensi yang ada dalam KMM. Pada
pusat koordinasi dari seluruh organisasi mahasiswa yang ada akhirnya dengan tetap berkiblat pada semangat Uber Alles dan
di lingkup internal Teknik Mesin. Baik itu fungsi koordinatifnya Solidaritas semua elemen KMM dalam naungan HMM harus
terhadap Lembaga / LSM ataupun fungsi instruktifnya terhadap mampu melakukan yang terbaik sesuai dengan bidangnya
Klub. Yang kedua, HMM berperan sebagai mitra kerja aktif untuk menghadapi tantangan dan ancaman dari elemen
dari Pihak Jurusan Teknik Mesin ITS. Dibutuhkan sebuah eksternal KMM yang dapat menghambat proses pencapaian
pola komunikasi yang terbuka antara kedua belah pihak ini. tujuan tersebut.
Diharapkan dengan adanya kolaborasi antara Pihak Jurusan
Teknik Mesin ITS dengan HMM akan memberi manfaat bagi Visi dan Misi
seluruh KMM. Yang ketiga, HMM berperan sebagai fasilitator Visi : Membangun kehidupan kampus yang berdedikasi tinggi
bagi seluruh kegiatan kemahasiswaan KMM yang berkaitan di segala aspek menuju Teknik Mesin ITS yang prestatif dengan
dengan lingkup eksternal maupun lingkup internal Teknik Mesin tetap berlandaskan pada semangat Solidaritas dan Ueber
ITS sendiri. Alles.
Misi : (1) Menciptakan suasana yang kondusif untuk segala
Keberagaman Yang Positif kegiatan mahasiswa Teknik Mesin ITS baik yang berhubungan
Perlu diketahui pula bahwa Himpunan Mahasiswa Mesin dengan aspek ilmiah, keorganisasian maupun sosial. (2)
mempunyai sebuah tujuan umum yaitu membawa dampak Menciptakan keserasian dan keseimbangan antara prestasi
positif demi kebaikan seluruh KMM dan anggotanya. Hal yang akademis dengan prestasi non akademis Teknik Mesin ITS di
patut digarisbawahi adalah seluruh KMM. KMM mempunyai tingkat nasional. (3) Menjunjung tinggi Solidaritas dan Uber
beraneka ragam cara pikir dan latar belakang. Disini Alles dalam segala bentuk dinamika kemahasiswaan.
merupakan tujuan Himpunan Mahasiswa Mesin untuk dapat (4) Berkontribusi secara nyata bagi kehidupan masyarakat dan
menaungi keanekaragaman ( pluralitas ) tersebut menjadi bangsa Indonesia.
sebuah kekuatan yang maha dahsyat. Dengan mengusung Departemen
semangat Uber Alles dan Solidaritas tujuan diatas harus dapat
dicapai oleh Himpunan Mahasiswa Mesin. Memang sebuah
tanggung jawab yang besar bagi Himpunan Mahasiswa Mesin

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Departemen Departemen : dalam rangka menjalin hubungan yang baik dengan pihak
Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa : Alumni Industri. • Bekerja sama dengan HMM seluruh Indonesia
• Melakukan evaluasi pola pengembangan sumber daya dalam menyukseskan proyek Lomba Ilmiah yang bertemakan
mahasiswa secara spesifik dan berkoordinasi dengan pihak- energi di tingkat Nasional. • Mendelegasikan kader-kader
pihak yang terkait. • Evaluasi tentang pola Pengkaderan dan Mesin untuk mengikuti Seminar ataupun Pelatihan yang ada
merancang strategi baru untuk memenuhi kebutuhan Teknik di dunia luar. • Berkoordinasi sebaik mungkin dengan HMJ
Mesin saat ini. • Penyeleksian panitia pengkaderan secara seluruh ITS berkaitan dengan dunia kemahasiswaan. • Menarik
teliti dan terarah. • Meningkatkan kualitas Pelatihan. Manarik antusiasme dari KMM untuk dapat mengetahui perkembangan
minat mahasiswa untuk dapat meningkatkan soft skill serta dunia luar yang berkaitan dengan dunia sosial maupun
antusiasme para pemandu. • Melakukan pembinaan yang pengabdian masyarakat. • Bekerja sama dengan elemen-

milist : mhsw-mits@yahoogroups.com
berkesinambungan terhadap perkembangan mahasiswa Teknik elemen lain yang ada di KMM untuk mengaplikasikan proses
Mesin secara menyeluruh. • Melakukan proses komunikasi pengabdian masyarakat. • Mempublikasikan segala kegiatan
maupun evaluasi terhadap keaktifan dan kemajuan kinerja dari kemahasiswaan yang ada dalam Teknik Mesin ke media massa
kader-kader Mesin yang aktif di organisasi mahasiswa ekstern sebagai bentuk nyata dari Image Building jurusan Teknik
maupun intern Teknik Mesin. • Menjalin komunikasi dengan Mesin ITS. • Bekerja sama dengan pihak industri untuk dapat
Klub / Lembaga / LSM dalam pengembangan dan pemerataan menambah wawasan seluruh KMM terhadap perkembangan
sumber daya mahasiswa Teknik Mesin. dunia industri.

Pengembangan Potensi Umum : • Mempersiapkan pembentukan panitia event tahunan


Ilmiah Mahasiswa : bersama sejak dini. • Membantu pendelegasian mahasiswa
• Memperbaiki kinerja dari Mechanical Science Project. • teknik Mesin sesuai minat dan bakatnya. • Melakukan
Memfasilitasi sub kegiatan mahasiswa di bidang Robotica koordinasi dengan Klub minimal 3 kali dalam waktu satu tahun
dan Water Rocket. • Merintis Lomba Ilmiah yang bertemakan kepengurusan. • Mengadakan sebuah event ringan bersama
”Energi” di Tingkat Nasional. • Meningkatkan prsetasi seluruh Klub pada khususnya dan KMM pada umumnya. •
mahasiswa Mesin di bidang keilmiahan melalui lomba-lomba Memperbaiki sarana yang dapat mendukung peningkatan
Tingkat Nasional. • Menarik minat mahasiswa sejak dini dalam prestasi mahasiswa Teknik Mesin dalam bidang minat dan
dunia Karya Tulis maupun Program Kreatifitas Mahasiswa. • bakat.
Memfasilitasi segala kebutuhan mahasiswa yang berkecimpung
dalam dunia Karya Tulis dan Program Kreatifitas Mahasiswa. Kemahasiswaan :
• Bekerja sama dengan pihak terkait seperti untuk dapat • Melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk
mengetahui perkembangan dunia teknologi dan memberikan permasalahan penerimaan beasiswa. • Menginformasikan
wacananya terhadap KMM. kesempatan-kesempatan yang ada dalam proses penerimaan
beasiswa. • Melakukan proses pemberian motivasi dan
Organisasi : penyadaran terhadap mahasiswa yang mengalami masalah
• Mengkaji ulang proses amandemen AD-ART KMM. • akademis maupun masalah lainnya dengan intens dan
Membuat sarana komunikasi dan terus menarik perhatian KMM berkelanjutan. • Bekerja sama dengan Departemen PPIM guna
untuk ikut mengevaluasi kinerja HMM. • Mengadakan rapat melanjutkan dan mengoptimalkan adanya kelompok belajar
koordinasi dengan Klub / Lembaga ataupun Rapat Badan mandiri. • Mekanisme kontrol bagi kelompok belajar mandiri.
Pengurus Harian HMM serta mempersiapkan mekanismenya
sesuai dengan kebutuhan dan AD-ART KMM. • Melakukan Kewirausahaan :
komunikasi dengan Dewan Presidium berkaitan tentang evaluasi • Mengevaluasi kinerja dari Bursa Mesin. • Memperbaiki,
kinerja HMM secara keseluruhan. • Menyediakan sarana memelihara dan menata ulang semua fasilitas yang ada dalam
komunikasi internal HMM. • Memperbaiki fasilitas pendukung bursa Mesin. • Adanya laporan keuangan per bulan yang
kerja HMM dan melakukan penertiban ulang terhadap berkas- dipertanggungjawabkan dari semua lini usaha kewirausahaan
berkas yang dirasa penting. • Membentuk budaya diskusi Teknik Mesin kepada Bendahara. • Bekerja sama dengan
dan komunikasi dalam internal HMM. • Melakukan proses jurusan untuk dapat melanjutkan Program-Program
pemberian motivasi maupun up grading kepada seluruh Kewirausahaan yang sudah ada sebelumnya. • Berupaya untuk
pengurus HMM minimal 3 kali dalam satu tahun kepengurusan. dapat memunculkan usaha mandiri dari bidang kewirausahaan
• Melakukan usaha penelitian dan pengembangan organisasi dalam setiap event yang diadakan. • Menambah bidang usaha
HMM. yang ada dalam Bursa Mesin. • Menarik minat mahasiswa
dalam bidang kewirausahaan dengan pendelegasian
Hubungan Luar : mahasiswa ke seminar atau pelatihan yang berkaitan dengan
• Ikut serta dalam kongres Ikatan Alumni Teknik Mesin ITS bidang kewirausahaan.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Lembaga dan Club
LEMBAGA BENGKEL
Lembaga Bengkel Mahasiswa Mesin sebagai salah satu
ormawa yang ada di Jurusan Teknik Mesin bergerak di bidang
kemekanikan dan otomotif. Dimana kedua bidang tersebut
sangat erat kaitanya dengan minat dan bakat dari Mahasiswa
Jurusan Teknik Mesin. Dengan adanya Lembaga Bengkel
Mahasiswa Mesin diharapkan minat dan bakat mahasiswa
Jurusan Teknik Mesin mampu terwadahi dan terarahkan.

LEMBAGA ASH-SHAFF
Ash-Shaff adalah Lembaga Swadaya Mahasiswa yang
berperan sebagai forum komunikasi civitas akademika muslim
Jurusan Teknik Mesin ITS, dimana Lembaga ini bergerak
dalam bidang dakwah untuk menjalin ukhuwah islamiyah yang
kokoh, membangun intelektual muslim yang berwawasan luas,
berkepribadian Islam, serta berpedoman pada Al-Qur’an dan
Sunah Rasullulah SAW.

DIMENSI
Dimensi merupakan Club yang menampung minat dan bakat
mahasiswa mesin dalam bidang jurnalistik serta sebagai media
penyalur informasi Teknik Mesin ITS. Sebagai perantaranya
adalah majalah Dimensi dan majalah tembok yang diterbitkan
secara berkala. Peningkatan skill anggota di bidang jurnalistik
dilakukan lewat kegiatan mentoring dan pendelegasian keluar
instansi lainnya dalam pelatihan jurnalistik. Club Dimensi juga
membina hubungan baik dan bekerjasama dengan Lembaga
Pers Mahasiswa luar Teknik Mesin lewat keikutsertaannya
menjadi anggota Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia
(PPMI) .

AUTO SPORT
Club ini menampung minat dan bakat mahasiswa mesin dalam
bidang automotif khususnya sebagai pelaksana teknis (racing
comittee) suatu even otomotif.

Mesin Music Club ( MMC)


Mesin Music Club adalah sebuah club yang berfungsi sebagai
wadah dan penyalur minat dan bakat mahasiswa Teknik Mesin
ITS di bidang musik serta sebagai tempat pembelajaran
berorganisasi. MMC mempunyai peran sebagai salah satu club
ATAS
Suasana saat rapat redaksi di yang ikut menyukseskan kegiatan keluarga mahasiswa mesin
Dimensi

ITS. MMC mempunyai tujuan turut memajukan perkembangan
TENGAH musik dilingkungan Teknik Mesin ITS.
MSC adalah agenda rutin yang
diadakan oleh Lembaga Bengkel
Mahasiswa Mesin (LBMM)

Mesin English Club (MEC)
BAWAH Club ini menampung minat dan bakat mahasiswa mesin dalam
Salah satu bentu kegiatan yang
diadakan oleh Auto Sport bidang berbahasa Inggris di Teknik Mesin ITS

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Rencana Kegiatan menyesuaikan AD/ART dengan keadaan KMM sekarang ini
maka diadakanlah Kongres II KMM. Suatu forum KMM yang
Poros Mesin 2007 dilaksanakan untuk mengesahkan draft amandemen AD/ART
Perlunya pengenalan dan penanaman serta proses yang telah disusun oleh panitia ad hoc
adaptasi mahasiswa baru terhadap lingkungan dan aktifitas
kemahasiswaan yang ada di Jurusan Teknik Mesin ITS Kuliah Tamu
Suatu proses pengenalan dan pembentukan identitas Berdasar perlunya wawasan keprofesian bagi mahasiswa
mahasiswa baru Teknik Mesin FTI – ITS dengan mekanisme dan khususnya dalam dunia industri dan teknologi industri, maka
metodologi sbb : (1) Out Bond, (2) Asistensi, (3) Seminar, (4) direncanakan suatu kegiatan yang melibatkan pihak luar/dunia
Penugasan, (5) Kegiatan Pasca Pengkaderan (KPP). industri untuk memberikan perkuliahan. Pemberian perkuliahan
dengan materi seputar wawasan dunia industri dan teknologi
LKMM Pra TD oleh pembicara baik itu dari alumni maupun oleh pihak industri.
Perlunya memberikan wawasan kepada mahasiswa baru Teknik Pada awalnya materi disampaikan oleh pembicara kemudian
Mesin tentang manajemen diri. Dikaitkan dengan kehidupan pada sesi berikutnya dilanjutkan dengan tanya jawab oleh
akademis Teknik Mesin , maka management diri menjadi sebuah peserta.
tuntutan tersendiri bagi seorang mahasiswa baru Teknik Mesin
2007. Dinamisasi dunia organisasi mahasiswa yang ada di Forum HMM se-Surabaya
Teknik Mesin ITS sangat membutuhkan jiwa-jiwa kepemimpinan Berdasar perlunya menjalin tali silaturahmi dengan HMM se-
dari mahasiswa Teknik Mesin ITS. Perlu adanya sebuah sarana Surabaya dan membentuk forum HMM se-Surabaya, maka
untuk memberi bekal dan wawasan bagi mahasiswa yang akan direncakan suatu pertemuan antara HMM se-Surabaya yang
berkecimpung dalam masing-masing organisasi. merupakan suatu forum silaturahmi.
Memberikan pelatihan serta pengetahuan tentang hal – hal
yang berkaitan dengan manajemen diri. Dengan teknis sbb : (1) M-Games
Pemberian materi, (2) Diskusi, (3) Simulasi. Kegiatan yang dapat mempererat hubungan antar mahasiswa
Jurusan Teknik Mesin-ITS dan Dosen# Karyawan dan
MSP (Mechanical Science Project) menyalurkan antusiasme Mahasiswa Teknik Mesin-ITS (SMRM)
Adanya minat dan bakat Mahasiswa Teknik Mesin di bidang dalam hal minat bakat.
keilmiahan
Memfasilitasi kegiatan yang dilingkupi oleh MSP (Water Roket, Seminar “Technoprenership”
Robotika Dan Karya Tulis Mahasiswa) Kegiatan pemberian materi seputar kewirausahaan di bidang
teknik dan Success Story beberapa pengusaha yang bergerak
BSB (Bidang Study Battle) di bidang teknik dan motivasi kewirausahaan.
Stadium general masing-masing bidang studi dengan sesi dari
dosen dan sesi sharing dengan koordinator lab yang terpisah Milist :
karena adanya kebutuhan akan informasi tiap-tiap bidang studi mitsautosport@yahoogroups.com
oleh Mahasiswa Teknik Mesin yang akan mengambil bidang bengkelm_its@yahoogroups.com
studi designeering@yahoogroups.com
1. Memperkenalkan tiap bidang studi shofits@yahoogroups.com
2. Promosi tiap bidang studi mmc_crew@yahoogroups.com
3. Semberikan wawasan tentang dunia kerja tiap bidang studi clubdimensi_mits@yahoogroups.com
4. Sharing pengalaman tiap bidang studi

Lomba Energi Alternatif


Perlunya pemanfaatan sumber enegi alternatif yang ekonomis
dan ramah lingkungan sebagai pengganti bahan bakar fosil
Lomba mengkonsep pemanfaatan sumber energi alternatif
yang ekonomis dan ramah lingkungan tingkat mahasiswa se-
indonesia serta seminar teknologi Hybrid

Kongres II KMM
Suatu organisasi membutuhkan suatu aturan atau landasan,
yang dimesin sendiri disebut AD/ART KMM. Seiring
pelaksanaannya AD/ART KMM ini dianggap sudah tidak relevan
lagi dengan keadaan ormawa di mesin. Oleh karena itu untuk

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Transisi yang Menentukan
oleh : Prof. Dr. H. Djati Nursuhud, M.Eng.Sc.
Dekan Fakultas Teknik Mesin ITS 1977-1979

Kontribusi Jamak ADB: Rekrut dan Pendidikan Lanjut Dosen


Kebesaran Nama Jurusan Teknik Saat saya menjabat sebagai Dekan fakultas teknik mesin di
Mesin ITS saat ini tentu tidak masa itu merupakan amanah besar dan usaha perbaikan
diperoleh begitu saja. Perjuangan dan serta pengembangan Teknik Mesin ITS coba kami lakukan
pengorbanan jelas telah dilakukan melalui bantuan dana bantuan dari ADB (asian Development
civitas akademika Teknik Mesin ITS Bank) yang saat itu masih secara aktif di berikan. Alokasi
dalam pengembangan dan perbaikan pemanfaatannya banyak saya titik-beratkan pada perbaikan
mutu komponennya diantaranya fasilitas dan komponen pengajarnya. Di masa itu, jumlah
dosen pengajar, mahasiswa, dosen pengajar tetap teknik mesin ITS sangat kurang.
karyawan termasuk juga kelengkapan fasilitas umum, Dari sinilah saya beserta dosen-dosen tetap mencoba
Laboratorium dan administrasi. Kontribusi seluruh komponen memberikan kebijakan untuk mengembangan kualitas dan


Teknik Mesin ITS sejak awal rintisannya hingga saat ini tentu jumlah dosen pengajar dengan membuka perekrutan dosen-
tidak diragukan, termasuk saat Jurusan Teknik Mesin ITS dosen baru serta membantu memberikan pendidikan lanjutan
bagi dosen-dosen tersebut demi mencukupi kebutuhan
... jika bandingkan, mahasiswa dulu sense dosen pengajar dengan kualitas baik. Melalui gebrakan ini

of belonging-nya terhadap Teknik Mesin lebih yang saya rasakan memiliki peranan berarti dimana sekarang
dapat dirasakan manfaatnya bahwa dosen-dosen teknik
tinggi daripada mahasiswa sekarang ... mesin kualitasnya tidak diragukan.

masih dalam struktur Fakultas, dimana di masa-masa ini Sarana Terbatas, Kualitas Memadai
sangat menentukan keberadaan Teknik Mesin ITS saat ini. Hal yang paling membuat saya bangga saat ini adalah
Sebagai salah seorang tokoh yang dapat dikatakan banyak melihat kualitas mahasiswa bimbingan kami di masa itu
memberikan kontribusi terhadap Teknik Mesin ITS sejak saat sangat dirasakan. Kiprah Sujud Darsopuspito, Triyogi
jurusan ini masih dalam format Fakultas taknik mesin ITS, Yuwono, Herman Sasongko, Djoko Sungkono, Sutardi dan
tepatnya sebagai Dekan Fakultas Teknik Mesin ITS pada banyak lagi dosen teknik Mesin yang saat ini menjadi orang
kepengurusan sekitar tahun 1976-1981, saya ingin berbagi yang berpengaruh di lingkungan teknik mesin maupun
cerita mengenai kondisi Teknik Mesin di masa kepengurusan di Institusi, hal ini setidaknya menunjukkan bahwa hasil
saya waktu itu. bimbingan teknik mesin di masa itu dengan sarana dan
prasarana masih terbatas masih mampu memberikan hasil
Sense of Belonging & Unggah-Ungguh kader-kader atau lulusan dengan kualitas yang luar biasa.
djati@me.its.ac.id

Kondisi Teknik Mesin ITS saat ini tentu jauh lebih baik Semoga regenerasi terus berjalan dan teknik mesin ITS tetap
daripada dulu dilihat dari kelengkapan fasilitas umum, mampu melahirkan generasi-generasi yang kualitasnya lebih
Laboratorium dan Struktur Administrasinya. Namun tidak baik lagi.
demikian dengan kualitas mahasiswanya, mahasiswa mesin
dulu tidak kalah produktif dan berkualitas di bandingkan Harapan: Internasional Profesional – Konsultator
dengan mahasiswa sekarang malahan sense of belonging- Salah satu harapan saya kepada Teknik Mesin ITS ke depan
nya terhadap Teknik Mesin lebih tinggi daripada mahasiswa yaitu bahwa nantinya Teknik Mesin ITS mampu membentuk
sekarang. Dan, satu hal mendasar yang membedakan atau menjadi lembaga professional sebagai konsultator di
mahasiswa dulu dengan sekarang adalah unggah-ungguh bidang-bidangnya misalkan Konversi Energi, Manufaktur,
serta sopan santunnya yang kental terhadap dosen tidak Desain ataupun Metalurgi yang dipercaya secara international
begitu bisa dirasakan pada mahasiswa saat ini, ya ini kualitas serta eksistensinya. Hal ini bisa dicapai hanya
mungkin pengaruh dari perkembangan jaman. dengan kerjasama yang kuat antara seluruh komponen
mahasiswa, dosen, karyawan termasuk juga alumni teknik
Baliwerti ke Sukolilo, Fakultas ke Jurusan mesin ITS, untuk itu hal mendasar yang perlu dibangun
Teknik Mesin ITS pada saat itu berada dalam masa dan diperkokoh kembali yaitu sense of belonging semua
transisi perpindahan lokasi dari Jl Baliwerti ke Sukolilo komponen teknik mesin ITS terhadap jurusan besar ini.
(tempat sekarang), dan kepengurusan saya ini merupakan
kepengurusan terakhir teknik mesin ITS dalam format
Fakultas dimana kepengurusan setelah saya Teknik Mesin
telah di lebur dalam fakultas teknologi industri ITS.

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Gegap Gempita Teknik Mesin
oleh : Prof. Dr. Ir. I Made Arya Djoni, M.Sc.,
Ketua Jurusan Teknik Mesin ITS 1985-1990

Menjadi seorang Kajur (ketua jurusan) Seperti pengadaan peralatan-peralatan laboratorium, namun
Teknik Mesin, merupakan sebuah peralatan yang terpenuhi pun masih terbatas untuk keperluan
tantangan bagi saya. Karena di situlah praktikum mahasiswa. Sedangkan peralatan untuk kebutuhan
saya merasa diakui dan dipercaya penelitian masih belum bisa terpenuhi. Sehingga program
oleh teman-teman jurusan untuk penelitian waktu itu boleh dikata hampir tidak berjalan.
memegang amanah menjalankan
tampuk kepemimpinan di jurusan Kendala Peralatan Penetilian
Teknik Mesin ITS waktu itu. Selama dua Mengenai program penelitian saya belum bisa banyak bicara.
periode (1984-1990) saya menjabat, banyak sekali suka duka Penelitian saat itu dirasa sangat sulit sekali dilakukan, selain
yang saya rasakan. Tapi jika ditanya mana yang lebih dominan karena terkendala masalah peralatan, masalah SDM yang
di antara keduanya, tentu perasaan suka yang lebih banyak kurang juga semakin membuat sulit diadakannya sebuah
saya rasakan. penelitian. Karena pada waktu itu teman-teman dosen banyak
yang masih sekolah di luar negeri. Hal ini mungkin berbeda
Lulus Banyak dan Baik dengan sekarang, penelitian-penelitian di bidang Mechanical
Tujuan utama Jurusan waktu itu lebih dititik-beratkan pada Engineer sudah banyak dilakukan. Sekarang sudah banyak
pengembangan bidang akademik, bagaimana agar suasana lulusan S3 bahkan sudah ada yang bergelar Profesor,
belajar mengajar dapat tercipta dengan baik sehingga jurusan peralatan laboratorium juga sudah memadai.
bisa meluluskan banyak engineer muda tapi tetap tidak
menurunkan kualitas lulusannya. Hal ini merupakan sebuah Malam Kekeluargaan:
tuntutan, karena pada saat itu kebutuhan akan engineer, Sebuah Perekat. Tentang kemahasiswaan waktu itu, saya rasa
khususnya Mecahical, Electrical, dan Chemical Engineering sudah cukup baik, hubungan antara himpunan dan jurusan

aryadjoni@me.its.ac.id
sangat besar sekali guna menunjang proses pembangunan di sangat harmonis, mahasiswa lebih santun ke dosen. Memang
Indonesia. Sementara pada kurun waktu tersebut sumber daya karakter kekeluargaan di mesin yang seperti ini sudah saya
manusia (dosen dan karyawan) kurang memadai. Terutama rasakan sejak masih menjadi mahasiswa di jurusan ini. Untuk
tenaga pengajar (dosen) yang dirasa sangat kurang, karena lebih menjalin keakraban tersebut, mahasiswa mengadakan
waktu itu kebanyakan dari mereka masih melanjutkan studinya “Malam Kekeluargaan” yang mengundang dosen beserta
ke jenjang S2 dn S3 di luar negeri. Demikian juga sarana dan karyawan. Walaupun waktu itu di jurusan belum ada tempat
prasarana gedung, laboratorium beserta peralatannya yang yang sesuai untuk menggelar acara tersebut. Kita pernah
sangat terbatas untuk terciptanya suasana belajar mengajar mengadakannya di hotel, pernah juga di pemandian (kolam
yang kondusif. renang) Tambaksari. Walaupun belakangan ini acara tersebut
sudah hilang, namun saya rasa tanpa itupun hubungan
Crash Program untuk KBM mahasiswa – dosen sudah terjalin cukup baik.
Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, sekitar tahun
1985 pemerintah mencanangkan “Crash Program”, sebuah Gokart: legenda, Semangat, dan Kerelaan
program percepatan sarjana (waktu itu masih disebut sebagai Event besar lain, seperti gokart juga pernah melegenda saat
insinyur). Sejak diadakannya “Crash Program”, Jurusan Teknik itu. Gokart yang menyedot banyak panitia (mahasiswa mesin),
Mesin ITS mulai banyak menerima calon-calon insinyur. penonton dan melibatkan peserta dari seluruh Indonesia,
Sebelum adanya program ini, paling sekitar hanya 100 orang terutama dari Jakarta dan Jawa Barat. Bisa dibayangkan
calon insinyur yang diterima, kemudian setelah itu mulai betapa susahnya mengorganisir sebuah event besar seperti
meningkat menjadi 150 bahkan sampai 250 orang calon itu, dapat mereka jalankan dengan cukup baik. Salut saya
insinyur. Sejak adanya “Crash Program”, kondisi jurusan mulai untuk semangat mahasiswa saat itu. Pernah saat gokart
berubah perlahan menuju ke arah perbaikan. Dana Crash diselenggarakan di Perak (dulu jalan tol Perak) ada suatu
Program waktu itu lebih difokuskan untuk kegiatan belajar- kejadian yang tidak bisa saya lupakan. Suasana saat itu benar-
mengajar (KBM). KBM dibiayai lebih sehingga dosen lebih benar kurang enak, masyarakat di situ mengirimkan surat
semangat dalam mengajar dan membimbing mahasiswa, kaleng yang isinya ancaman pada kami, mereka menganggap
begitu juga mahasiswanya. Selebihnya dana tersebut gokart itu sebagai kegiatan foya-foya. Mereka mengancam jika
digunakan untuk memperbaiki sarana prasarana yang ada. kegiatan itu terus diadakan, mereka akan mengebom event

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
sekarang, walaupun ini mungkin penilaian subyektif dari saya
saja. Walaupun mahasiswa dulu belajar dengan keadaan
buku yang kurang, tenaga pengajar yang kurang, fasilitas
kurang memadai, tapi tidak menyurutkan semangat mereka.

Kerinduan akan Semangat!


Suasana meriah tersebut. Merasa was-was tentu iya, namun saya terpaksa Pesan saya untuk mereka dalam rangka 50 tahun Mesin ini
pada salah satu menyembunyikannya. Saya tak tega melihat semangat tidak banyak, yang saya harapkan adalah mahasiswa yang
kegiatan yang anak-anak waktu itu yang optimis untuk mengadakan event tidak serius dalam belajar itu harus belajar lebih baik, lebih
diadakan Mesin ITS tersebut. Saya tidak mau acara itu gagal hanya gara-gara dihayati dan diterapkan makna SKS (Satuan Kredit Semester)
saya memberitahukan adanya surat ancaman itu. Tapi dengan baik, jangan disalah-artikan SKS sebagai Sistem
untunglah surat ancaman itu mungkin hanya gertakan saja, Kebut Semalam. Perbanyak latihan, baca materi sebelum
kegiatan dapat berjalan lancar sampai usai. kuliah agar ada bekal sebelum diterangkan dosen. Bagi yang
juga ikut organisasi, jangan sampai semangat berorganisasi
Lalu Kemana? mengalahkan semangat belajar. Ingat tujuan utama adalah
Lalu ke mana kegiatan-kegiatan besar itu sekarang? Kemana kuliah, organisasi hanya merupakan selingan untuk belajar
juga semangat para pemudanya? Apakah semangat softskill yang tak didapatkan di kuliah. Tetap kuliah dan
mereka juga hilang seiring dengan hilangnya kegiatan besar berorganisasi itu yang baik. Semangat berkarya demi
tersebut? Yang saya sayangkan semangat mahasiswa kemajuan bersama.
sekarang tidak seperti mahasiswa jaman itu. Mahasiswa
dulu motivasi belajar dan berorganisasinya lebih kuat dari

Teknik Mesin dalam Kedisplinan


oleh : Ir. A. Aziz Badjabier,
Ketua Jurusan Teknik Mesin ITS 1990 -1993
Kebutuhan Strategi ‘Keras’ Padahal PEM adalah mata kuliah syarat untuk tugas akhir
Saya sebagai Ketua Jurusan Teknik .
Mesin demi mengurangi jumlah Kolam, Taman, Laboratorium Komputer
mahasiswa yang masa kuliahnya Saya merasa perlu adanya fasilitas untuk membangkitkan
tidak tepat waktu, menerapkan hasrat para mahasiswa agar lebih nyaman untuk belajar
peraturan yang keras untuk masalah di kampus. Dulu mahasiswa lebih suka berada di rumah
akademis. Saat itu kuliah selesai tepat untuk menyelesaikan tugas. Sehingga kampus hanya
waktu adalah hal yang agak sulit sebagai tempat kuliah saja tanpa adanya kegiatan lain yang
diwujudkan oleh para mahasiswa, maka saya menerapkan berarti. Hal itu terjadi karena belum adanya tempat bagi
beberapa metode untuk menanggulangi masalah tersebut. mahasiswa untuk saling berinteraksi di kampus selain di
Salah satunya adalah mengumpulkan semua mahasiswa kelas. Akhirnya saya mempunyai gagasan untuk menguruk
yang terbelit masalah akademis. Pada acara tersebut saya tanah kosong di samping kampus menjadi kolam dan
menyampaikan bahwa mereka yang bermasalah akan diberi taman. Taman Mesin itulah yang sampai sekarang menjadi
dispensasi selama satu semester untuk menyelesaikan tempat favorit mahasiswa untuk belajar bersama ataupun
tanggungan mata kuliah yang seharusnya sudah mereka sekedar mengerjakan tugas kuliahnya. Untuk menunjang
selesaikan, dan jika tidak berhasil maka konsekuensinya kebutuhan perkuliahan mahasiswa pada saat itu, dibangunlah
adalah drop out. laboratorium komputer sebagai salah satu fasilitas di kampus
yang bisa dipergunakan oleh mahasiswa.
Keacuhan Mengurangi Motivasi
Dahulu lulus kuliah tak semudah seperti sekarang. Salah Hasil yang Lebih dan yang Kurang
satu faktor yang menyebabkannya mungkin adalah sifat dari Selama masa kepemimpinan saya jumlah lulusan mahasiswa
mahasiswa yang acuh terhadap masalah akademis. Banyak agak meningkat bila dibandingkan beberapa tahun
mahasiswa yang masih di tingkat sarjana muda sudah sebelumnya. Namun dari segi kualitas lulusan mahasiswa
menganggap mencapai jenjang sarjana padahal belum memang masih kurang memuaskan.
menyelesaikan mata kuliah perancangan elemen mesin (PEM).

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Teknik Mesin dari Hati
oleh : Prof. DR. Ir. Djatmiko Ichsani, M.Eng.Sc.
Ketua Jurusan Teknik Mesin ITS 1993-1996

djatmiko@me.its.ac.id
Menjadi seorang nahkoda kapal diharuskan mempercepat masa kelulusan mahasiswanya
adalah hal yang berat apalagi kapal tanpa mengurangi kualitas sarjana. Maka jurusan pun mulai
yang saya kemudikan adalah juru- membuka kelas untuk semua mata kuliah tiap semester
san ini. Jurusan yang telah memiliki agar mahasiswa tidak perlu menunggu satu tahun untuk
ciri khusus dan kredibilitas tersendiri mengulang mata kuliah yang tidak lulus. Kebijakan ini
di mata masyarakat dan di kalangan ternyata efektif untuk menekan masa studi mahasiswa.
akademisi sebagai salah satu juru- Namun dengan adanya kebijakan tersebut serta aturan
san tertua di ITS. bahwa nilai yang digunakan adalah nilai yang terbaik maka
mulai saat itu tiap kelas selalu penuh dan banyak mahasiswa
Laboratorium 24 Jam yang terkesan coba- coba dan tidak serius saat kuliah.
Pada dasarnya semua ketua jurusan menginginkan kemajuan
bagi jurusan yang dipimpinnya berdasarkan situasi dan Program Enjoy dan Koreksi Bersama
kondisi saat itu. Hal itu pula yang saya lakukan, dengan Program saya saat itu adalah, pertama, enjoy learning, yaitu
jumlah mahasiswa yang relatif cukup banyak (mahasiswa menciptakan mahasiswa suka belajar. Kedua, enjoy staying,
baru 150 orang, sehingga jumlah total mahasiswa Mesin bagaimana menciptakan kampus menjadi rumah kedua
saat itu 900 orang), saya ingin memberi fasilitas yang bagi mahasiswa sehingga mereka betah berada di kampus.
memadai bagi mereka. Saat itu laboratorium masih dibatasi Dan ketiga enjoy teaching, yaitu menciptakan dosen suka
penggunaannya dan tidak buka 24 jam. Padahal menurut mengajar. Berkaitan dengan program yang ketiga, saat itu
saya, sebaiknya fasilitas yang ada diberikan seluas- dosen masih suka telat mengumpulkan nilai mahasiswa,
luasnya agar mahasiswa dapat memperoleh ilmu dan maka saya pun mengadakan Program Koreksi Bersama.
melatih sikap analitis serta mampu berkreasi. Sehingga Jadi saya mengajak semua dosen pergi ke tempat yang
saya memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk dingin dan tenang selama dua hari agar beliau- beliau dapat
menggunakan laboratorium serta menyerahkan kunci lab mengoreksi dengan nyaman dan tujuannya tercapai,yaitu nilai


pada salah satu mahasiswa, agar mereka merasa memiliki terkumpul tepat waktu.
dan bertanggung jawab pada fasilitas yang telah diberikan.
Namun rupanya lab buka 24 jam masih belum membudaya
di ITS sehingga sempat timbul perdebatan dari pusat dengan
alasan mahasiswa yang keasyikan mengambil data di lab
... kedepannya persaingan makin ketat,
menjadi sulit bangun pagi dan ketika dosen sudah datang, lapangan pekerjaan tidak banyak sehingga
ada mahasiswa yang masih bersiap akan mandi, serta
kekhawatiran terjadinya kebakaran di lab dan beban listrik
yang bisa leading hanya orang-orang yang
yang meningkat. Hal ini pun segera saya rapatkan dengan berkualitas. ...
mahasiswa sehingga mereka pun mengubah sikapnya.
Menuntun Kemahasiswaan
Keterbatasan Dana Pengembangan Yang saya ingat dari kegiatan kemahasiswaan adalah acara
Di masa kepemimpinan saya, dana untuk pengembangan yang diadakan oleh Bengkel (Lembaga Bengkel Mahasiswa
jurusan dan kemahasiswaan masih sangat terbatas. Mesin, red.) serta acara camp. Saat pengkaderan. Kalau
Walaupun sudah memiliki alat praktikum yang cukup sudah mulai camp, hati saya selalu dag dig dug, khawatir
memadai namun kita belum memiliki peralatan penelitian. terjadi hal- hal yang akan mempengaruhi nama jurusan di
Dan pada saat itu kenyamanan bukanlah hal yang masyarakat. Namun untuk menghindari hal itu saya selalu
diutamakan. Kampus masih belum ada pendingin ruangan, mendampingi saat acara camp. Selain itu juga ada acara
taman belum menjadi pusat kegiatan mahasiswa seperti Drag Bike dan festival and yang diadakan di kantin pusat.
saat ini, dan buku- buku di Ruang Baca pun belum sebanyak
sekarang. Ayo! Kualitas dan Softskill!
Lama Studi vs Program Percepatan Insinyur Untuk mahasiswa Mesin, kedepannya persaingan makin
Lama studi mahasiswa pun masih berkisar antara 11- ketat, lapangan pekerjaan tidak banyak sehingga yang bisa
12 semester namun karena saat itu ada P2I (Program leading hanya orang- orang yang berkualitas. Janganlah
Percepatan Insinyur ) yaitu program yang didasarkan bangga hanya menjadi sarjana namun jadilah sarjana yang
pada data Bappenas bahwa insinyur yang ada masih berkualitas di bidang akademik dan memiliki kemampuan
sangat kurang jumlahnya dibandingkan dengan jumlah soft skill. Maka selain belajar di bangku kuliah, aktiflah juga di
kebutuhan insinyur saat itu, maka Fakultas Teknologi Industri kegiatan kemahasiswaan.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Terobosan-Terobosan Teknik Mesin
oleh : Prof. DR. Ir.Triyogi Yuwono, DEA,
Ketua Jurusan Teknik Mesin ITS 1996-2003

Putri Memberi Gairah? pendidikan QUE salah satunya, lewat QUE ini Teknik Mesin
Rutinitas pelaksanaan proses bisa selagkah lebih maju daripada jurusan-jurusan lain
akademik dengan iklim akademik di kampus ITS. Baik itu dalam hal akademiknya maupun
triyogi@me.its.ac.id

yang kurang bergairah selama ini sarana dan prasarana pendukungnya. Seperti diadakannya
telah menyebabkan rendahnya TOEFL pertama kali di Jurusan Teknik Mesin ITS tahun
motivasi belajar mengajar dan tidak 2001, walaupun secara de jure tidak ada aturan akademik
terciptanya budaya kompetisi dalam di dalamnya, namun setidaknya Mesin sudah bisa menjadi
bidang akademik. Hal ini pada pioneernya. Sedangkan di kampus ITS sendiri baru
akhirnya akan mempengaruhi pencapaian target akademik, menagdakan TOEFL sekitar tahun 2004. Masih dalam bidang
yang tercermin dalam rendahnya pencapaian Indeks Prestasi akademik, diadakannya Semester Pendek (SP), remidial
Semester dan Indeks Prestasi Kumulatif maupun panjangnya program, mengaktifkan kembali asisten dosen yang dulunya
masa studi dari lulusan. Berawal dari pemikiran tersebut, ada namun telah hilang diharapkan dapat memperbaiki
Prof. DR. Ir.Triyogi Yuwono, DEA bersama dosen-dosen lain atmosfer akademik yang mulai lesu saat itu. Namun
menggagaskan diterapkannya program PMDK khusus putri. peningkatan kualitas akademik selayaknya juga diikuti oleh
Akan tetapi, program ini baru terealisasi saat Periode Ketua peningkatan kualitas infrastruktur yang ada, oleh karenanya
Jurusan (kajur) sesudah Beliau. Triyogi yang dalam masa lewat adanya QUE jurusan mengadakan perbaikan fasilitas
jabatannya sebagai Ketua Jurusan (kajur) Teknik Mesin umum seperti WC, AC, gedung, dibangunnya taman untuk
ITS (1996-2003), menilai sebenarnya para mahasiswanya mendukung hal tersebut.
mempunyai kemampuan yang sama bahkan lebih daripada
jurusan-jurusan lain. Selama ini, mahasiswa Mesin yang Kemahasiswaan yang Termanjakan
berhasil lulus sesuai dengan standar (8 semester), tidak lebih Dalam bidang kemahasiswaan jurusan juga ikut andil
dari 10% dari tiap angkatan, akan tetapi banyak mahasiswa di dalam mendukung keberlangsungan sebuah Himpunan
jurusan lain dapat menyelesaikan masa studinya tepat waktu. Mahasiswa Mesin. Seperti pemberian sokongan dana untuk
“Dengan adanya program khusus PMDK ini, diharapkan kegiatan kemahasiswaan yang boleh dikata cukup besar
kehadiran mahasiswi di dalam kampus Mesin dapat memberi jumlahnya bila dibandingkan dengan dana yang dianggarkan
semangat atau penyeimbang suasana sehingga nantinya ITS untuk tiap jurusan. Peraturan yang ada di ITS kegiatan


diharapkan dapat memacu para kaum adam untuk dapat kemahasiswaan di jurusan dianggarkan 3% dari dana SPP,
menyelesaikan studinya dengan tepat waktu,” ungkapnya. namun waktu itu jurusan mesin sudah berani membiayai
100 juta untuk terlaksananya kegiatan kemahasiswaan.
Namun agaknya pemberian dana yang cukup besar ini lama
... diharapkan kehadiran mahasiswi kelamaan dirasa Triyogi terlalu memanjakan mahasiswa,

di dalam kampus Mesin dapat memberi sehingga di akhir kepengurusan beliau terjadi pengurangan
anggaran dana untuk kegiatan kemahasiswaan. Hal ini
semangat atau penyeimbang suasana ditujukan untuk memotivasi mahasiswa agar tidak menjadi
sehingga nantinya diharapkan dapat memacu seorang peminta-minta tetapi menjadi seorang engineer
muda yang profesional dan punya kompetensi yang tinggi
para kaum adam untuk dapat menyelesaikan dalam mewujudkan segala keinginannya.
studinya dengan tepat waktu ...

Program QUE: Pioneer TOEFL, Remidial, dan Asisten


Dosen
Kajur yang dalam tujuh tahun masa jabatannya ini memang
mempunyai cita-cita utama untuk memperbaiki atmosfer
akademik yang ada, selain ide tentang diadakannya program
khusus PMDK putri, masih banyak lagi peristiwa luar biasa
yang turut mewarnai sejarah berdirinya Teknik Mesin hingga
50 tahun ini. Prestasi Jurusan dalam memenangkan dana

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Ayo! Meng-Internasional dan Merekatlah!
oleh: Dr.-Ing. Herman Sasongko,
Ketua Jurusan Teknik Mesin ITS 2003 -2011

APA YANG MELEKAT: yang lebih spesifik, maka sejak tahun 2004 Program Studi
Yang Pertama S2 merubah Bidang Keahlian yang dikelolanya menjadi: (1)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Rekayasa Konversi Energi, (2) Desain Sistem Mekanikal dan
– Surabaya (ITS) adalah merupakan (3) Sistem Manufaktur.
Perguruan Tinggi Teknik tertua di
Indonesia Timur, yang berada di Yang Melengkapi
Jawa Timur. Sejak didirikan pada Selain Program Studi S1 dan S2, Jurusan Teknik Mesin juga
tahun 1957, ITS dibangun sebagai mengelola Program Studi D3. Program Studi yang berada
institusi yang mengabdikan dirinya pada perkembangan di bawah Jurusan Teknik Mesin sejak tahun 1993 ini pada
dan penyebaran berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi. awalnya mengelola 2 bidang studi, yaitu: (1) Konversi Energi
Fakultas Teknik Mesin bersama dengan Fakultas Teknik dan (2) Manufaktur. Program Studi D3 ini sebelum tahun
Sipil didirikan sebagai Program Studi dasar pertama di ITS. 1993 berada di bawah Fakultas Non Gelar Teknologi (FNGT).
Karena itu, Teknik Mesin merupakan salah satu dari dua Sejak tahun 2004, guna memberikan refleksi yang lebih jelas
Program Studi tertua di ITS. terhadap kompetensi lulusan yang dikehendaki, nama-
nama bidang studi yang dikelola Program Studi D3 berubah
Yang Fleksibel menjadi: (1) Perawatan Mesin Konversi Energi dan (2) Teknik
Selama ini Teknik Mesin ITS dikenal sebagai program Produksi.
studi yang dinamis dan fleksibel dalam mengikuti
setiap perkembangan di kancah nasional. Teknik Mesin APA YANG MEWARNAI:
berkembang dari Fakultas yang terdiri dari 1 program studi ADB (1970): Perbaikan Akademik Signifikan
dengan 1 bidang studi pada tahun (1957 – 1973) kemudian Selama 50 tahun berdiri, Jurusan Teknik Mesin ITS telah
menjadi Fakultas yang terdiri dari 1 program studi dengan mengalami beberapa program pengembangan yang sangat
2 bidang studi (bidang studi konstruksi dan produksi) pada mempengaruhi kualitas penyelenggaraan pendidikan yang

herman@me.its.ac.id
tahun (1973 – 1982). Mulai tahun 1982 nama Fakultas Teknik dikelolanya. Pada pertengahan tahun 1970, ITS menerima
Mesin berganti menjadi Jurusan Teknik Mesin, yang bersama bantuan dari The Asian Development Bank (ADB). Bantuan
Jurusan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Kimia dan Jurusan ADB ini memberi kesempatan pada ITS mengirimkan
Teknik Fisika kemudian berada di bawah Fakultas Teknologi staf pengajar ke luar negeri untuk menempuh program
Industri (FTI). Jurusan Teknik Industri dan Jurusan Teknik pendidikan S2 dan S3. Selain itu, bantuan ADB mengijinkan
Material adalah 2 Jurusan baru di bawah FTI yang dilahirkan ITS untuk mengembangkan dan memperbaiki fasilitas fisik,
oleh Jurusan Teknik Mesin. seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan dan lain-
lain. Selama proyek ADB, Jurusan Teknik Mesin berhasil
Yang Terfokus memanfaatkan bantuan dana itu untuk meningkatkan
Program studi S1 Teknik Mesin sejak 1984 mengelola 4 kualitas dan kuantitas staf akademik, mengembangkan
bidang studi yang semuanya mencerminkan keterkaitannya fasilitas laboratorium dan perpustakaan serta memperbaiki
yang sangat erat dengan penerapan ilmu mekanika dalam kurikulum dengan menggunakan referensi kurikulum pada
aplikasi keteknikan, yaitu: (1) Desain, (2) Konversi Energi, perguruan tinggi teknik di Amerika Serikat. Dengan proyek
(3) Teknik Produksi dan (4) Metalurgi. Guna memberikan pengembangan ini kualitas dan kuantitas lulusan meningkat
refleksi yang lebih jelas terhadap kompetensi lulusan yang secara signifikan.
dikehendaki, nama-nama bidang studi ini sejak tahun 2004
kemudian berubah menjadi: (1) Desain Sistem Mekanikal, (2) Crash Program (1985): Kuantitas vs Kualitas
Konversi Energi, (3) Teknik Manufaktur dan (4) Metalurgi. Pada awal tahun 1985 beberapa jurusan di ITS, termasuk
Jurusan Teknik Mesin dipercaya untuk melaksanakan “crash
Yang Lebih Dalam program” atau P3I (program percepatan pendidikan insinyur),
Program Studi S2 yang lahir pada tahun 1993, pada awalnya yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan
mengelola 2 Bidang Keahlian, yaitu: (1) Teknologi Energi Tinggi. Di satu sisi, pelaksanaan P3I mencerminkan usaha
dan (2) Rekayasa Perancangan & Manufaktur. Selain karena pengembangan produktifitas pada di Jurusan Teknik
tuntutan permintaan pasar lulusan, dan juga karena didorong Mesin, namun di sisi lain, Jurusan Teknik Mesin harus
oleh ketersediaan sumber daya pengajar dengan kompetensi

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
menerima jumlah mahasiswa baru dua kali lipat dari pengembangan yang bertujuan meningkatkan relevansi, baik
kapasitas normalnya, hingga mencapai lebih dari 200 orang. dari lulusan, kurikulum, fasilitas pendukung maupun produk
Besarnya jumlah mahasiswa baru yang dapat diterima telah penelitian. Atas evaluasi yang obyektif dari Badan Akreditasi
menurunkan kualitas masukan (dengan rata-rata nilai UMPTN Nasional, maka pada tahun 2005 Program Studi S1 Jurusan
yang lebih rendah) Lagi pula, program P3I tidak memberikan Teknik Mesin kembali mendapatkan Akreditasi A.
investasi yang memadai untuk memperbaiki kapasitas ruang
kelas, peralatan laboratorium dan koleksi perpustakaan APA YANG ADA DI DEPAN:
(textbook, jurnal dan lain-lain). Angka perbandingan Kegairahan untuk Berperan dalam Forum
Internasional
Semua pengembangan dan catatan prestasi yang diuraikan
di atas, merupakan modal bagi Jurusan Teknik Mesin ITS
untuk mulai melibatkan diri dalam forum internasional.
Ini membutuhkan komitmen yang solid dan partisipasi
aktif dari civitas academica dalam menjalankan program
pengembangan berkelanjutan. Berkaitan dengan hal itu,
maka adalah penting untuk merumuskan kembali visi dan
misi yang dimiliki, untuk dapat mencapai tujuan dan sasaran
yang diharapkan.

Potret yang Ingin Dilukis.


Selaras dengan Visi, Misi, serta Sasaran dan Tujuan
yang menjadi landasan program kerja dan program
pengembangan Fakultas Teknologi Industri (FTI) maupun
Renstra ITS, Jurusan Teknik Mesin mendasari program kerja
dan program pengembangannya ke depan dengan Visi, Misi
kebersamaan serta Sasaran dan Tujuan yang telah dirumuskan sebagai
ketua jurusan dan jumlah mahasiswa dan dosen yang tinggi, ditambah berikut:
mahasiswa setelah kurang memadainya sarana pendukung pembelajaran
larut berdiskusi untuk melayani jumlah mahasiswa yang begitu besar Visi: Menjadi Institusi Pendidikan Tinggi Teknik Mesin
mengakibatkan target kualitas yang ingin dicapai dengan dengan reputasi internasional, yang sangat berperan sebagai
program P3I tidak dapat dipenuhi secara memuaskan. institusi rujukan program studi Teknik Mesin di Indonesia.

QUE (1999): Efektifitas dan Efisiensi Misi: • Menyelenggarakan program Pendidikan Tinggi
Pada dekade terakhir, Program Studi S1 dan Program Studi Teknik Mesin untuk menghasilkan lulusan yang mampu
S2 Jurusan Teknik Mesin ITS menjadi salah satu di antara bersaing di pasar global, • melaksanakan penelitian dan
beberapa program studi di Indonesia yang mendapat mempublikasikan hasil penelitian bidang keilmuan Teknik
penghargaan tinggi. Pada tahun 1998 Program Studi S1 Mesin yang berkualitas dalam forum nasional, regional
Jurusan Teknik Mesin ITS mendapatkan Akreditasi A+, maupun internasional, • serta menerapkan hasil penelitian
sedangkan pada tahun 2004 Program Studi S2 mendapatkan untuk membantu memecahkan masalah industri dan
Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional. Karena reputasi masyarakat.
akademik dan keandalan sistem manajemen pendidikan
yang dimilikinya, pada tahun 1999 Program Studi S1 Jurusan Sasaran dan Tujuan: • Menjadikan sistem pendidikan dan
Teknik Mesin ITS menerima Block Grant yaitu Quality for pengajaran pada Jurusan Teknik Mesin FTI – ITS agar setara
Undergraduate Education (QUE) batch II untuk periode dengan standard internasional. • Menyediakan lulusan yang
5 tahun (1999 - 2004). Jenis grant sangat kompetitif dan memiliki ilmu pengetahuan, keahlian dan kemampuan praktis
bergengsi ini mengucurkan dana lebih dari 1,2 juta USD sehingga mempunyai kompetensi untuk mampu bersaing
dan 6,2 milyar IDR. Banyak perkembangan telah dilakukan dalam pasar global, serta memiliki moral dan etika yang
sebagai implementasi dari proyek QUE. Semua aktivitas dan baik. • Memiliki hasil penelitian yang berkualitas untuk dapat
program proyek QUE dilakukan untuk memperbaiki kualitas dipublikasikan dan dipatenkan baik secara nasional, regional
pembelajaran dan aktivitas penelitian melalui managemen maupun internasional serta diaplikasikan secara riil untuk
yang lebih efektif dan efisien. membantu masalah industri dan masyarakat.

2005: Pengembangan yang Berkelanjutan


Jurusan Teknik Mesin FTI – ITS dalam 5 tahun terakhir
itu telah mengimplementasikan program-program

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
SPI dan IMHERE (2004-2011) : seharusnyalah terus tumbuh bersemi tatkala sudah terjun di
Sebuah Wahana Awal masyarakat. Semangat untuk ikhlas berbagi dengan saudara
Untuk dapat mencapai sasaran dan tujuan tersebut di kita sendiri adalah kunci terpenting untuk menyuburkan
atas, managemen Jurusan harus mempunyai komitmen solidaritas dan integritas dalam wadah Ikatan Alumni. Ikatan
dan kemampuan untuk senantiasa melakukan evaluasi kepentingan yang dilandasi oleh ikatan moral-emosional
diri, merencanakan dan mensosialisasikan Program antar saudara kita, akan memberikan daya perekat dan
Pengembangan Jurusan yang disususun berdasarkan tenaga gerak yang kuat untuk mulai melangkah secara
analisa evaluasi diri, kemudian mengimplementasikannya, bersama. Kebersamaan seperti itulah yang semestinya
dalam arti mampu memotivasi dan mendorong peran aktif selalu dapat menghantarkan kita melangkah ke depan untuk
civitas academica untuk secara bersama melaksanakannya. mencapai kemajuan.
Ini telah dibuktikan, bahwa setelah selama 4 tahun ini (2004
– 2007) Jurusan Teknik Mesin ITS bisa melaksanakan
Program Pengembangan secara baik dan berkelanjutan
dengan dana SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi),
maka mulai September 2007 kembali Jurusan ini dipercaya
mengelola dana Program Hibah Kompetisi dari Bank Dunia.
“Block Grant” ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi
pengelolaan managemen pendidikan guna memperbaiki
TAHUKAH ANDA ...
relevansi lulusan maupun produk intelektual lainnya menuju
standar internasional. Program “IMHERE” (Indonesia
Visi ITS 2007 = Menjadi perguruan tinggi
Managing Higher Education for Relevance And Efficiency) itu
yang maju pesat dibidang kelautan,
akan diimplementasikan hingga September 2011.
permukiman dan enerji yang berwawasan

milist: bks-tm@yahoogroups.com
lingkungan untuk mencapai pengakuan
Ayo! Merekatlah 4500 Alumni Demi Mesin Ueber
Alles!
internasional.
Pada akhirnya, terutama berkaitan dengan semangat
peringatan ulang tahun emas (ke 50) Teknik Mesin ITS, Misi ITS 2007 = Misi dari ITS adalah
almamater tercinta yang telah melahirkan lebih dari 4500 memberikan kontribusi nyata dalam
putra-putri terbaiknya bagi nusa dan bangsa itu menghimbau, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
agar selanjutnya kerjasama antar alumni dalam rengkuhan untuk kesejahteraan masyarakat melalui
payung kebersamaan almamater bisa terealisasi secara lebih kegiatan-kegiatan pendidikan, penelitian
intensif. Solidaritas dan integritas dalam semangat “mesin dan pengabdian masyarakat dengan
ueber alles” yang tumbuh dihati setiap mahasiswa Teknik memanfaatkan ICT yang diakui secara
Mesin ITS, tatkala masih bersama dalam kampus dulu, international.

Manajemen: • Pengelolaan ITS


dilakukan dengan memperhatikan prinsip-
prinsip good corporate governance
(Transparency, Accountability,
Responsibility, Independence, Fairness). •
ITS menciptakan suasana yang kondusif
dan memberikan dukungan sepenuhnya
kepada mahasiswa, dosen, pegawai
untuk dapat mengembangkan diri dan
memberikan kontribusi maksimal pada
masyarakat, industri, ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni. • ITS mengembangkan
jejaring untuk dapat bersinergi dengan
perguruan tinggi, industri, masyarakat,
dan pemerintah dalam menyelenggarakan
kegiatan pendidikan, penelitian dan
pengabdian pada masyrakat.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Memberi: Butuh Kepekaan dan Swadaya
oleh : Hariono Soemarsono
mantan Dekan ITS Mesin
tahun 1970-1972, 1972-1974, dan 1974-1976

Dengan usia seseorang yang 50 tahun bisa dikatakan ia Swadaya Sebagai Pendorong
sudah mencapai suatu titik yang matang/bijaksana, ia Kedua, Tuhan memberikan kepada manusia akal yang
tidak lagi hidup yang menunggu “menerima” suapan dan berkemampuan dan bahkan ia mampu untuk akal-akalan
seharusnyalah ia sudah menjadi seseorang yang mampu untuk selalu masih tetap saja ingin menerima, diberi, disuap,
“memberi”. Demikian juga dengan Fakultas Teknik Mesin dilayani, tetapi alangkah indahnya bila akal itu bisa secara
ITS beserta para alumnus-alumninya pada usia yang ke-50 konkrit mewujudkan adanya langkah-langkah memberi dan
sudah menemukan jati dirinya yang luhur sebagai lembaga melayani, seperti: • Sebagai alumni-alumnus ITS Mesin
yang diharapkan mempunyai potensi dan yang menjadi yang sudah sekian tahun mendapat didikan dan diasah
sorotan dan harapan masyarakat. akalnya di bidang teknologi, mampukah dan maukah ia atau


mereka bukan hanya menunggu datangnya teknologi yang
dihasilkan akal orang lain yang “disana”, namun siap untuk
melipat lengan baju dan terjun menjadi peneliti dan penghasil
... ia tidak lagi hidup menunggu “menerima” teknologi yang sumbernya adalah akal orang yang “disini”
dan mampu dipersembahkan/diberikan kepada masyarakat
suapan dan seharusnyalah ia sudah menjadi Indonesia. • Masyarakat Indonesia masih belum semua
seorang yang mampu “memberi” ... melek teknologi yang berkinerja tangguh, apalagi yang hitec.
Masyarakat Indonesia masih membutuhkan teknologi tepat
Berawal dari Yang Melahirkan guna, disesuaikan dengan kemampuan masyarakat untuk
Lalu apakah yang bisa “diberikan” oleh para alumnus-alumni menyerapnya, mengaplikasikannya dan hasilnya mempunyai
ITS Mesin yang diharapkan bisa dikenal dan diakui orang nilai jual yang mampu menyejahterakan masyarakat kecil
mempunyai profil sarjana yang “lebih senang memberi dari umumnya. • Di Indonesia angka pengangguran masih
pada menerima”? Selain itu para alumnus-alumni tidak cukup tinggi dan bisakah ITS Mesin beserta jajaran
bisa dilepaskan dari almamater atau ibu kandung yang alumnus-alumninya menghasilkan teknologi yang sifatnya
menyusuinya, sebab dari pohonnyalah buah itu akan dikenal memberdayakan mereka ? Langkah ini memang kelihatannya
orang atau kedua sisi mata uang itu akan menunjukkan nilai kurang bergengsi bagi seorang peneliti atau pencipta, tetapi
sesungguhnya uang itu sendiri. kalau berhasil akan mampu menaikkan pamor dan gaungnya
harionos@cbn.net.id

almamater.
Kepekaan Sosial Sebagai Pemicu
Orang tidak tertarik untuk mengupas alumnus-alumni Transformasi Paradigma
yang masih saja mempunyai sifat yang senang menerima Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat banyak
yang bisa berkonotasi baik atau buruk, tetapi paradigma memang perlu adanya transformasi paradigma “menerima
memberi yang diharapkan masyarakat secara singkatnya vs memberi”, dari memikirkan untuk diri sendiri dan berubah
adalah: pertama, alumnus-alumni Teknik Mesin ITS haruslah dengan berkarya bagi sesamanya masyarakat yang luas
mempunyai hati yang peka terhadap keadilan dan yang yang masih mengharapkan uluran tangan orang-orang
tidak tinggal diam melihat keberadaan masyarakat Indonesia berilmu, masih adakah kepekaan hati ? Semoga !
yang perlu sekali bantuan di banyak bidang, seperti: •
Sudahkah ITS Mesin beserta para alumnus-alumninya
secara proaktip memberikan sesuatu sebagai suatu bentuk
konkrit pengabdian masyarakat ? • Bagaimanakah bentuk
kepedulian sosial sebagai pribadi atau sebagai alumni yang Bekasi, Oktober 2007
dilaksanakan secara nyata, terutama proaktip tanpa harus
diingatkan, diajak atau digerakkan oleh pihak ketiga dan
bahkan janganlah hanya terlukis indah dalam wacana atau
visi-misi yang nun jauh di alam maya ?

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Didadaku Ada Mesin!
oleh : Ir. Ananda Soejoso

M-1 adalah gelar yang disandang oleh Ir. Ananda Soejoso


saat menempuh kuliah di Teknik Mesin. Sebagai angka-
tan pertama, beliau tentu mempunyai pengalaman kuliah
yang menarik dan berbeda dengan yang kita alami saat ini.
Kampus yang masih tersebar di beberapa tempat, dosen
yang juga merupakan para pelaku industri, serta minimnya
laboratorium adalah sedikit gambaran kondisi jurusan pada
masa itu. Berikut penuturannya yang akan membuka mata
kita tentang kondisi perkuliahan di Teknik Mesin pada tahun
1957 :

M1, Lalu Siapa Seniornya?


Saat itu Teknik Mesin bukan pilihan pertama saya, hal yang
masuk akal karena sebagai lulusan SMA tentu saya tidak
memilih jurusan yang baru didirikan. Saya hampir mendaf-
tar ke UGM namun karena pertimbangan jarak yang jauh
akhirnya saya mendaftar di Teknik Mesin. Mungkin karena
baru didirikan maka seleksinya pun tak begitu ketat, dan saya
diterima menjadi mahasiswa Teknik Mesin. Mahasiswa yang
diterima dan menjadi angkatan M-1 sejumlah 30 orang. Hal
yang menarik saat itu adalah tetap diadakannya Ospek seb- Penyerahan ijasah sarjana pada Wisuda sarjana
agai gerbang awal bagi mahasiswa baru agar bisa diterima Teknik Mesin ke-1, jurusan Teknik Pendingin.
oleh seniornya. Agak aneh memang, angkatan pertama dari Yang diadakan di Jl. Ketabang Kali. Tampak
sebuah jurusan yang baru didirikan, siapa yang menjadi pada foto, Ir Ananda Soejoso (3), Djajadi
seniornya? Begini ceritanya, saat penerimaan mahasiswa Rachmat (4), Harsono Koesoemo (5) dan
baru ada beberapa mahasiswa UGM yang juga mendaftar di Soepeno Hoetomo (6) akam menerima Ijasah
Jurusan Teknik Mesin dan Teknik Sipil, walhasil mereka yang dari Dekan Ir. R. Achmad Mochamad Hoesni (2)
pernah mengalami Ospek akhirnya menjadi senior kami dan dan diawasi oleh rektor ITS Ir. Marseno.
diadakanlah Ospek gabungan Teknik Mesin dan Teknik Sipil.
Walaupun kami angkatan pertama bukan berarti Ospek yang Bahkan saat senat mendapat undangan untuk mengikuti
kami alami mudah untuk dilalui. Namun Ospek inilah yang Pekan Olahraga di Medan, kami mencari dana dengan cara
menjadi dasar bagi Ospek di tahun- tahun setelah kami. Dan mengadakan Pagelaran Wayang Orang di THR. Selain itu,
berkat Ospek ini pula kami merasakan kesolidan angkatan, kami juga selalu diundang saat Dies Natalis Univ. Airlangga
bahkan dengan senior pun telah terjalin keakraban. Meny- untuk ikut serta dalam pertandingan olah raga. Lawan berat
enangkan. kami saat itu bukan lagi tim dari perguruan tinggi lain, namun
tim judo dan voli kami selalu melawan tim Angkatan Laut.
Jadi memang Teknik Mesin yang ‘gagah dan sangar’ sudah
Cari Dana Lewat Wayang terbentuk sejak dahulu.
Senat Mahasiswa telah terbentuk berkat adanya beberapa
mahasiswa UGM. Senat ini, seperti halnya Ospek, juga Insinyur dan Dokter
gabungan Teknik Mesin dan Teknik Sipil. Untuk menjalankan Pada awal pendiriannya ITS sempat akan bergabung dengan
organisasi dan menjaganya untuk tetap eksis memerlukan Univ. Airlangga. Namun hal ini mendapat tentangan dari Bp.
perjuangan yang cukup keras. Karena pada masa itu ITS Pringgodigdo (Unair) menurut beliau jika ITS bergabung
masih berupa perguruan tinggi swasta maka dana untuk dengan Unair maka keteknikannya akan pudar dan ciri
hal- hal di luar kegiatan akademis sangatlah sulit didapat. khasnya akan menghilang. Padahal saat itu Indonesia sangat

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
membutuhkan insinyur- insinyur yang berkompeten untuk
membangun bangsa.

Gelar Minder
Setelah menempuh kuliah selama 8 tahun, akhirnya saya
lulus dan memperoleh gelar. Saat itu kami masih minder,
karena ITS belum dikenal orang seperti saat ini. Bahkan
ada beberapa alumni yang malu mengakui almamaternya
ini. Dahulu kami memang belum memiliki kebanggaan
almamater. Jadi ketika lulus lalu mendapat pekerjaan dan
bisa menerapkan ilmu yang saya dapatkan di bangku kuliah
dalam pekerjaan, saya masih merasa agak heran. Ternyata
tidak sia- sia saya kuliah di Teknik Mesin ITS.

Museum dan Pabrik Tapioka


Menyambut 50 tahun Teknik Mesin, saya dan teman- teman
yang juga sudah purnatugas, ingin memberikan sesuatu
bagi almamater ini. Kami akan mengumpulkan peralatan TAHUKAH ANDA ...
kuliah serta foto- foto yang akan mengingatkan kita pada
masa kuliah di Teknik Mesin silam. Rencananya museum itu
Beban Studi
berada di gedung Perpustakaan lantai 3. Selain itu kami juga
berencana mendirikan pabrik tapioka yang bekerjasama Jenjang Program Pendidikan Reguler yang
dengan LPPM-ITS. Semoga rencana di atas dapat terlak- ditawarkan meliputi:
sana. • Program Sarjana (S-1), dengan beban
studi 144 SKS dan ditempuh dalam waktu 8
semester. # Program Magister (S-2), dengan
beban studi 36-48 SKS dan ditempuh dalam
waktu 3-4 semester. • Program Doktoral (S-
3), dengan beban studi 50 SKS dan ditempuh
dalam waktu 6 semester. • Program Diploma
III (D-3), dengan beban studi 110 SKS
dan ditempuh dalam waktu 6 semester. •
Politeknik, dengan beban studi 112-115 SKS
dan ditempuh dalam waktu 6 semester.

Satu sks (satuan kredit semester) mempunyai


beban studi per minggu sebesar 50 menit
tatap muka di kelas, 50 menit kegiatan
mandiri dan 50 menit mengerjakan tugas.

Selain program reguler, ITS


menyelenggarakan Program ekstensi
pada beberapa program sarjana, diploma
dan politeknik yang bertujuan memberi
kesempatan kepada masyarakat khususnya
pegawai negeri/swasta untuk memperoleh
pendidikan lanjut dengan menggunakan
fasilitas yang sama dan perkuliahan
dilaksanakan pada sore/malam hari.

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
ITS Ueber Alles: Segera Jadilah Mandiri!
oleh : Buchori Nasution
Awal: Penerimaan yang Mengharukan banyak dari kawan-kawan yang membantu pekerjaan-
Masih terbayang awal-awal memasuki kampus ITS di pekerjaan di kampus. Para mahasiswa mendapatkan jatah
Simpang Dukuh tahun 1957 dan dipelonco oleh kakak-kakak beras dari YUBM (yayasan urusan bahan makanan yang
senior baik dari Mesin maupun dari Sipil yang rasanya begitu sekarang menjadi Bulog) dengan harga sepertiga harga
keras hampir-hampir tidak tertahankan. Disuruh mengerjakan pasar dan kelebihan harga digunakan untuk biaya Dewan
sesuatu yang tidak mungkin dikerjakan. Terngiang-ngiang mahasiswa, sementara beberapa kawan diminta oleh Pak
di telinga slogan-slogan “Yo opo carane kudu iso, kudu Angka untuk masuk ke rawa-rawa Sukolilo untuk mengukur
wani, kudu berhasil” tetapi dengan cara yang benar. Kakak- tanah yang sekarang menjadi kampus ITS betapa sulitnya
kakak senior pada saat pembalasan tidak ada yang lari mengadakan pengukuran pada waktu itu dengan alat yang
menunjukkan jiwa yang sportif. Kemudian pada saat-saat sederhana. Saya dipercaya oleh Dekan waktu itu Pak RAM
akhir perpeloncoaan, saat penutupan dengan api unggun Husni untuk merangkap jabatan sebagai kepala tata usaha
semua menangis saling memaafkan dan rasa dekat sekali Fak. Mesin, mengatur seluruh administrasi di fakultas Mesin.
antara senior dan junior, dan senior sebagai kakak bersedia Sepuluh tahun di kampus semua dosen meminta kepada
untuk meminjamkan buku serta menenter yuniornya dengan saya untuk segera menyelesaikan kuliah dan pada 1969
ikhlas. Indah sekali rasanya pada saat-saat itu. Perasaan itu selesai.
terbawa terus sampai sekarang.
Awal Kedua: Berdagang, Berjuang, dan Mandiri.
Dosen yang Praktisi Satu hal yang menggelitik bahwa sebagai seorang muslim
Para dosen yang merupakan praktisi langsung di lapangan, yang harus mengikuti jejak Rasul yang hidupnya diawali
Pak Kandar, Pak Mulyani, Pak RAM Husni, Pak Suroyo, Pak dengan dagang. Bersyukur sekali bahwa begitu selesai kuliah
Tjoa Bian Yong, Pak MN Saleh, Pak Hariono, Pak Sution langsung bisa bergabung dengan perusahaan yang hebat
Ardjanggi, dan lain-lain banyak memberikan kepada kami seperti Pabrik Colibri (PT Unilever Indonesia). Banyak yang
masalah-masalah yang langsung dihadapi di lapangan dan mencemooh, orang design ketel, mesin perkakas, kok kerja
bagaimana mengatasinya jadi bukan sekedar kurikulum yang di pabrik sabun, pasta, bedak, kok bukan di industri mesin.
ada. Selain itu yang lebih penting lagi keberanian dari Bapak- Bagian mesin itu hanya bagian kecil dari seluruh proses.

buchorin@centrin.net.id
Bapak tersebut untuk memberikan kepada senior-senior kami Bagaimana menghargai disiplin ilmu yang lain, team work,
titel insinyur dan ternyata di lapangan tidak kalah dengan memperdalam masalah keuangan, sales, marketing, stock,
insinyur yang lain. Dari Bapak-Bapak Dosen kami tidak hanya maintenance, method engineering, membuat estimate,
mendapatkan hal-hal yang menyangkut akademis tetapi lebih bagaimana evaluasi dengan melihat aktualnya, market
banyak yang non akademis yang sangat berguna dalam test / dengan door to door, melihat kekuatan kompetator
melakukan pekerjaan. dan kekuatan kita sendiri, menyusun strategi, membangun
organisasi, menentukan visi organisasi dan sebagainya
Jiwa yang Ueber Alles semuanya bisa didapatkan dengan kemampuan komunikasi
Proses berikutnya menanamkan jiwa juara pada adik-adik yang baik. Timbul fikiran mengapa tidak membuka usaha
di Fakultas Mesin dengan slogan “Mesin Ueber Alles” sendiri akhirnya pada 1974 akhir bergabung dengan kawan-
memberikan semangat, jiwa dan mental kepada adik-adik di kawan sesama SMP 6 Surabaya bekerja dalam bidang
Fakultas Mesin untuk tidak boleh patah semangat, pantang konsultan Engineering. Perjalanan selanjutnya dengan mudah
menyerah, tekun, jujur, terpercaya, serta humoris, dengan membangun perusahan dalam bidang yang lain seperti
penggerak perpeloncoan AAS (arab, ambon dan sumatra: supplier ke hankam, tambang, kontraktor, konsultan serta
Farid Bakarman almarhum, Charly Pelupessy, serta saya retail dan terakhir pendidikan.
sendiri). Saat-saat yang indah juga pada waktu itu kedekatan
kami dan kawan-kawan sebagai mahasiswa dengan Bapak
Dr. Angka Nitrisastro yang kami anggap sebagai orang Enterpreneurship & Kepeminpinan: Dasar
tua kami sendiri dengan seluruh keluarganya bagaimana Kemandirian dalam Pendidikan
komitmen serta konsistennya dalam mempertahankan Pada waktu mengadakan perjalanan keluar baik ke
tujuannya dan disertai keikhlasan yang tinggi. Eropah, Jepang, Amerika timbul pertanyaan yang sangat
mengganggu. Mengapa mereka dapat maju dengan Sumber
Rantai Hidup: Kerja-Belajar-Makan-Prestasi Daya Alam yang tidak besar kalau dibandingkann dengan
Pada awal-awal keadaan memang sulit sekali sehingga negara saya sendiri yang sangat kaya dengan potensi

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Sumber Daya Alam nya. Dimana letak kekurangan kita? dapat melihat sesuatu lebih luas lagi dan dapat mengangkat
Oleh sebab itu saya mencoba mencari lewat pendidikan. martabat bangsa lebih tinggi lagi. Oleh sebab itu pelajari
Bagaimana caranya mereka mendidik anak bangsanya dan hayatilah konsep pendidikan Technology di Inggris
sejak dini, apa yang diberikan sebagai kurikulum sehingga dan berlatihlah terus-menerus konsep kepemimpinan dari
mereka menjadi bangsa yang maju. Ternyata konsep Amerika yang sudah kita modifikasi sehingga tugas kita
dasarnya sangat berbeda. Inggris kurikulum dasarnya sebagai Khalifah di bumi Allah ini dapat terlaksana dengan
hanya 3: Science, Technology dan Moral Education. Science baik. Beberapa kakak seniormu mesin yang sudah memiliki
sangat luas termasuk MIPA, Moral bagaimana akhlaqnya pengalaman kerja di beberapa perusahaan sadar sekali akan
kepada Raja sebagai lambang persatuan “The King cannot kurikulum kepemimpinan ini sangat penting dan mereka
do no wrong” dengan penasehat-penasehat yang terdiri sudah berlatih. Mereka sangat ingin berbagi dengan adik-
dari orang-orang pilihan, Akhlaq kepada sesama anak adik yang ada di kampus tetapi masih terbentur prosedure
bangsa sportivitas antara satu dan yang lain tetapi sangat dan administrative. karena hal ini memang tidak pernah kita
curang terhadap bangsa lain. Kurikulum Technology yang dapatkan pada kurikulum yang ada dari Diknas.
mempersiap kan anak bangsa untuk berpola fikir dagang.


Harapan, Kenyataan, dan Keharusan: Mandirilah!
Harapan saya agar adik-adik bisa menjadi Entrepreneur
besar di belakang hari dan hal ini selalu mungkin. ini
merupakan tantangan, dan saya sadar adik-adik di mesin
... Adik-adik di Mesin harus berani adalah orang yang berani menghadapi tantangan. Bukankah
menjadi Elang terbang tinggi kelihatan ada ungkapan bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin,

kesepian, tetapi dapat melihat sesuatu lebih dan besok harus lebih baik dari sekarang? Oleh sebab itu,
pada waktu malam evaluasi apa yang kamu kerjakan hari ini,
luas lagi dan dapat mengangkat martabat dan persiapkan apa yang akan kamu kerjakan untuk besok
bangsa lebih tinggi lagi ... yang bisa lebih baik dari hari ini, dan kerjakanlah apa yang
kamu tulis itu. Berfikir, berfikir, dan berfikir, agar kita amanah
terhadap sesuatu yang bernama akal yang diberikan oleh
Diberikan sejak umur 5 tahun sampai umur 15 tahun. Kita lihat Allah kepada kita. Hanya orang-orang yang pengecut, lemah,
rata-2 negara maju karena pola berfikirnya mengembangkan tidak bertanggung jawab yang tidak berani menghadapi
perdagangan (Singapore, Inggris, Belanda, Taiwan, Korea, tantangan / perubaan. Semuanya akan kita dapatkan dengan
Hongkong, Jepang, Malaysia). Bukankah agama mengatakan selalu terus berlatih, berlatih dan berlatih, jangan cepat puas,
9 dari 10 pintu rezki ada didalam perdagangan? Bukankah tingkatkan terus rasa ingin tahu (curiousity), karena kalau
Rasul memulai kariernya sebagai pedagang ? Dagang ini mandek maka kita akan jadi mayat hidup, hidup tidak
adalah suatu profesi yang membuat kita menjadi pribadi yang berarti.Bukankah proses belajar itu mulai dari buaian sampai
mandiri. Kemudian di Amerika saya menemukan kurikulum ke liang lahat? Karena begitu kita mulai berhenti belajar
kepemimpinan yang diberikan sejak umur 9 tahun sampai atau berfikir maka proses kepikunan akan menyerang kita.
umur 19 tahun yang tidak diberikan kepada seluruh warga, Tanamkan benar-benar bahwa apapun yang kita kerjakan
hanya seperenam itupun untuk kalangan tertentu. adalah dalam mencari ridho Allah. Dan selalu meminta
petunjuk pada-Nya bukan pada manusia. Sehingga pada
Jadilah Elang! Rengkuhlah Alumni! waktu kita dipanggil kembali kita kembali dengan tenang.
Melihat ini semua timbul lagi cita-cita yang dulu sudah kita Tingkatkan terus Akhlaq kita, baik akhlaq kepada Allah (:
canang kan “Mesin Ueber Alles”. Dan bagi sekelompok sahadat, Mukminin, Muttaqin, Mukhlisin) dan terfikirkan
pengecut dianggap arogan. Mengapa Jurusan Mesin kita kepada sesama manusia (:kepedulian mau berbagi apa saja,
lulusannya hanya menjadi penjual ijazah, untuk menjadi kuli dan dapat dipercaya) dan kepada alam semesta dengan
orang, bukan orang-orang yang bisa menciptakan lapangan seluruh isi nya (:kepedulian mau memenuhi kebutuhan alam
kerja dengan para pekerja dari berbagai disiplin ilmu? Biarkan dan dapat mengaturnya agar seimbang) yang merupakan
perguruan tinggi lain atau fakultas lain menciptakan para titipan Allah kepada kita. Ucapkan terus di dalam hati bahwa
pekerjanya tetapi mesin kita yang menjadi pemimpinnya atau “saya bisa... saya bisa...saya bisa...” dan kamu akan bisa dan
orang yang bisa menciptakan lapangan kerja untuk mereka. apabila ini tidak dilakukan sampai kapanpun kamu tidak akan
Kalau mesin bisa memulai ini nantinya akan timbul slogan melakukan sesuatu dengan sepenuh hati.
bukan hanya “Mesin Ueber Alles” tetapi “ITS Ueber Alles”. Semoga adik-adik di Mesin bisa merubah paradigma
Setiap orang hidup seharusnya memiliki cita-cita tujuan / pendidikan dari anak didik yang siap pakai, penjual ijazah
visi kalau tidak maka orang itu hidupnya hanya bisa jadi (kuli) menjadi anak mesin yang siap memakai, mandiri-
bebek. Bangsa kita tidak memiliki Visi maka kita menjadi pemimpin/ Khalifah fil Ard.
bebek dan didikte oleh bangsa lain. Adik-adik di Mesin harus
berani menjadi Elang terbang tinggi kelihatan kesepian tetapi Hidup Mesin “Mesin Ueber Alles”

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Sebuah Perjuangan yang Membekaskan
Kerinduan
oleh : Soekarsono Hadiwinoto
Awal: Suatu Ketiadaan Gula Jatiroto. Namun karena saat itu kondisinya banyak
Teknik Mesin ITS adalah kampus ketiga saya. Setelah lulus mahasiswa yang sudah bekerja dan kebetulan Ketua Senat
SMA 2 saya masuk Fak Ekonomi Gama, gedung kuliahnya Mahasiswa kala itu sibuk dengan pekerjaannya sehingga
masih di Pendopo Kraton Yogya yang dibatasi sketsel. jarang ke kampus, maka mahasiswa yang masih rajin ke
Saya hanya bertahan 1 minggu, karena setiap hari masuk kampus ditunjuk menjadi pelaksana harian (sekarang
angin. Kemudian saya masuk Fak Ekonomi Unair dengan Badan Pengurus Harian, red.).
jumlah mahasiswa 400 orang, papan tulis dari belakang
tidak kelihatan, dan pengeras suaranya juga tidak jelas, Dari Ketidak-asing-an Hingga
serta karena kuliahnya di gedung pertemuan pemandian Keter-asing-an
Tegalsari maka saya juga hanya bertahan selama 1 Sejak mahasiswa tingkat akhir saya menjadi asisten
minggu. Terakhir saya masuk Teknik Mesin ITS, kuliahnya praktikum tek-mek, kemudian setelah lulus saya menjadi
di salah satu rumah Jl. Simpang Dukuh, yang kemudian dosen LB di Teknik Mesin, dan SK terakhir saya sebagai
diperluas dengan bangunan darurat berdinding papan, di dosen LB / dosen penguji TA adalah tahun 1986. Jadi
stren Kalimas yang terletak di belakang SMA Trimurti, dan bagi saya kampus Mesin beserta warganya tentu tidak
sebagian kampus di stren seberang Kalimas (sekarang terlalu asing bagi saya. Ketika sudah tidak menjabat
jadi taman). Kemudian ada bekas gudang di Jl. Undaan sebagai dosen tujuan saya datang ke kampus tentu untuk
Kulon (belakang PT Rajawali) dan dengan disekat dinding mendapatkan informasi tentang ilmu pengetahuan terbaru.
anyaman bambu, maka jadilah gudang tersebut menjadi Oleh karena itu jika niatan hanya datang dari satu pihak
ruang kuliah. Ketika pasca G30S beberapa sekolah Cina saja maka kemungkinan tidak akan berlangsung lama,
juga diambil alih untuk beberapa sekolah, termasuk yang semoga niatan saya itu ada sambutan dari teman-teman
ada di Jl Baliwerti. di kampus, untuk saling berbagi informasi antara dunia
ilmuwan dan dunia praktisi.
Usaha Tidak Karena Persaingan

soekarsono_h@telkom.net
Dengan keadaan yang serba seadanya serta kondisi fisik Rindu Penat akan Ikatan
beberapa fakultas perguruan tinggi juga masih jauh dari Dalam forum alumni, tentunya pesan dan saran saya
memadai, maka motivasi untuk masuk perguruan tinggi berkaitan dengan bagaimana keterkaitan Alumni dengan
tidaklah terlalu kuat, dan masih jauh untuk bercita-cita Almamater dapat terus ditingkatkan. Dalam siklus proses
menjadi ilmuwan. Bahkan pada saat itu mahasiswa mencari perbaikan berkelanjutan, tentu tidak mungkin dilupakan
sendiri dosen-dosennya (siapa yang bersedia menjadi adanya umpan balik. Memperbaiki Jurusan Teknik Mesin
dosen sukarela) dan perkuliahan juga dapat diadakan di tentu perlu umpan balik dari masyarakat pengguna lulusan
kantor atau perusahaan dosen yang bersangkutan. Namun kita. Umpan balik dari alumni tentunya sumber informasi
dengan adanya berbagai ‘tantangan dan hambatan’ yang bisa didapat dengan sangat murah, dibanding kalau
tersebut dapat diambil sisi positifnya yaitu mahasiswa mengadakan “survey pasar”. Sekali lagi niatan tersebut
ketika itu (harus) dapat memahami kondisi lingkungannya, tidak mungkin hanya datang dari satu pihak. Setiap
sehingga kalau pingin berhasil ya mesti berusaha. uluran tangan pasti harus ada yang menyambut. Kalau
Kendalanya semangat untuk berusaha apalagi bersaing perlu hubungan antara ikatan alumni dengan Jurusan di
tersebut belum tumbuh sebab persaingan hampir tidak formalkan. Presiden Ikatan Alumni Unair itu duduk di dalam
ada. Majelis Wali Amanah, dan ketika acara Wisuda ada acara:
Rektor menyerahkan wisudawan kepada Presiden Ikatan
Organisasi Berbasis Kebutuhan Alumni Unair.
Walaupun fasilitas kampus masih belum memadai namun
mahasiswa kala itu juga sudah mampu membentuk wadah Semoga 50 Tahun Teknik Mesin ITS dapat menjadi motivasi
untuk beraspirasi dan mengembangkan kreatifitasnya di untuk terus lebih maju.
Senat Mahasiswa. Dalam keorganisasian Senat Mahasiswa
kala itu ada Seksi Penyaluran Tenaga Mahasiswa. Salah
satu pekerjaan yang jadi favorit Mahasiswa Mesin adalah
“kontrolir karcis” bus antarkota. Senat juga ikut sebagai
sub-kontraktor (labour supply) pada proyek penanaman
pipa air untuk Pabrik Kertas Leces dan Rehabilitasi Pabrik

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
How to Build Your Basic Mentality
oleh : Eko Sulianto
 M19, Business Development Director,
PT Alstom Power Energy System Indonesia

Akademik & Basic Mentallity: How to Do It di ITS dengan diberlakukannya Tingkat Satu Bersama dari
Untuk menjadi seorang sarjana teknik yang sukses di semua jurusan. Sehingga bisa dikatakan saya sebagai hasil
bidangnya, dalam kiprahnya di masyarakat tidak cukup hanya produk sejak adanya perubahan tersebut.
berbekal kemampuan akademik. Ternyata dibutuhkan adanya
bekal keilmuan yang lain yang disebut basic mentality, yang Belajar Sambil Bekerja: Asah Jati Diri dan
terdiri dari jiwa leadership; enterpreunership dan sense- Kepemimpinan
sense yang lain, dalam hal ini harus terbentuk dan eksis Dengan berpedoman bahwa perguruan tinggi adalah
di dalam jiwa seseorang sarjana teknik sebagai prasarana penggemblengan manusia terakhir sebelum terjun ke
dalam penerapan ilmu akademik tersebut. Dimilikinya masyarakat, maka di akhir tahun 1980 saat berakhirnya
modal basic mentality tersebut sangat mutlak harus dimiliki semester ke delapan, saya bertanya kepada diri sendiri:
oleh seseorang sarjana teknik terutama kelulusan baru - Apakah saya sudah tahu dan paham atas identitas dan
sebelum memulai kiprahnya dengan bersandang sebagai jati diri saya sendiri. - Apakah saya bisa memimpin diri saya


sendiri. Ternyata jawaban oleh diri saya sendiri diragukan
oleh diri saya sendiri, sehingga saya memutuskan bahwa
sejak tahun 1981 atau di saat semester 9 hanya membuat
... saya memulai dengan menjadi sopir tugas pendahuluan dan tugas akhir, serta segelintir mata
antar jemput karyawati berjumlah 11 orang, kuliah yang masih harus diikuti, maka saya memtuskan

dan saya betul-betul diperlakukan sebagai untuk sambil bekerja guna membangun dan menjawab
pertanyaan diri saya di atas tersebut. Agar kewajiban
sopir ... akademik tetap terpenuhi maka sebagai pengaman waktu
saya bermoto Bersekolah sambil Bekerja, maksudnya untuk
sarjana teknik. Jadi secara simple dapat dikatakan bahwa mudah memutuskan bila suatu saat keduanya membutuhkan
mendapatkan ilmu akademik tidak sekompleks pembentukan saya pada saat yang sama maka saya sudah siap untuk
basic mentality. Di akademik secara normatif sudah jelas mengambil keputusan. Walaupun sudah bermoto demikian,
formatnya melalui kurikulum, SKS, dan pengajaran tiap toh waktu tanpa terasa ternyata semester 9 saya tempuh
e.sulianto@yahoo.co.id

hari, text book serta ditunjang kemauan belajar. Sedangkan hampir 3 tahun dimana bulan Nopember 1983 saya diuji
basic mentality harus terbentuk dengan berinteraksi dengan tugas akhirnya dan dinyatakan lulus, tetapi wisudanya baru
masyarakat, keaktifan di kegiatan sosial dan ekstrakulikuler bulan maret 1984.
dan proses menjalankannya sangat bergantung kepada
motivasi dan interest si orang tersebut. Sehingga secara Dimulai dari Pengendalian Diri dan Kedisplinan
realita akan tampak kesuksesan seseorang umpamanya Pada awal 1981, saya memulai dengan menjadi sopir
satu angkatan, berbekal value akademik yang sama, tetapi antar jemput karyawati berjumlah 11 orang, dan saya
didalam karier akan berbeda satu sama lain karena yang betul-betul diperlakukan sebagai sopir, bila menjemput
membedakan adalah kecepatan dalam pembelajaran dari terlambat mendapat omelan, bila kondisi hujan lebat ban
pembentukan basic mentality tersebut. Memang hingga saat bocor harus mendongkrak dan mengganti sendiri tanpa
ini masih menjadi perdebatan dan sangat dilematis bahwa dibantu, dan hikmah yang saya dapat adalah saya dapat
dengan satu cycle dua proses (pengajaran akademik dan melepas segala atribut yang melekat didiri saya yang artinya
pembentukan basic mentality) diharapkan dapat terwujud. saya dari keluarga mampu serta calon sarjana dan saya
Namun ternyata hingga saat ini masih belum memenuhi memperlakukan diri saya sendiri pada saat itu betul-betul
sehingga selalu adanya feed back ke kampus dari para sebagai seorang sopir. Pengalaman yang didapat adalah
pengguna kelulusan bahwa metoda pendidikan harus pembelajaran pengendalian diri dan belajar bagaimana
berorientasi pasar, tetapi selalu masih dalam tanda tanya menerapkan kedislipinan dan dapat memuaskan dalam
how to do it. Bertolak dari aspek di atas, maka saya akan melayani orang. Proses tersebut saya jalani cukup 3 bulan,
membeberkan sekilas perjalanan saya sejak di mahasiswa uniknya di akhir bulan kedua kedok saya terbongkar dan
hingga saat ini, dan saya adalah salah satu angkatan ’76 (M selama bulan ke tiga mereka berbalik untuk merayu saya,
19) dimana di tahun tersebut dimulainya perubahan kurikulum lucu ya.

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Kepercayaan Diri & Memberi Keyakinan Sosio Humaniora dalam Kontraktor
Setelah menjadi sopir, profesi beralih dan meningkat menjadi Dari April 1984 hingga Juni 1986, saya beralih ke perusahaan
detailer re-agent immunology test untuk medical laboratory kontraktor yang dimulai menggarap proyek jalan kereta api
hingga Maret 1982. Pengalaman yang didapat, mampu Kabat – Meneng 27 KM di Banyuwangi, dan posisi saya
melawan rasa malu diri sendiri mengingat khususnya para sebagai salah satu pimpinan yang membidangi operasi
dokter di Surabaya sudah banyak yang mengenal diri dan pemeliharaan peralatan berat. Di sini saya, berdua
saya, mampu membangun kepercayaan diri dan mampu dengan kawan seangkatan yang membidangi operasional
menerapkan teknik-teknik bagaimana meyakinkan orang lain. proyek secara keseluruhan diberi kepercayaan oleh pemilik
perusahaan hanya berdasar sangat sederhana, bahwa kami
TOC, QCC, & Salesmanship berdua adalah seorang sarjana yang memiliki kemampuan
Dari April 1982 hingga April 1984, saya beralih dan bekerja analisa dan kualitas berpikir secara intelektualitas dibanding
di PT Midas Oil (Astra group) yang bergerak dibidang non sarjana, dan beliau tanpa melihat pengalaman-
distributor Caltex lubricant, dan jabatan saya sebagai pengalaman saya sebelumnya apakah sesuai atau tidak
Sales Engineer. Selama 2 tahun di Midas saya mendapat dengan pekerjaan yang beliau percayakan kepada saya.
pengalaman pembelajaran yang sangat teratur dan berharga Tawaran tersebut menjadi hal baru bagi saya yang hanya
sekali, terutama TOC dan QCC serta Salesmanship, dimana bermodalkan pengalaman sebagai salesman, tetapi tawaran
pembelajaran tersebut semakin meningkatkan dan semakin tersebut saya sikapi sebagai tantangan dengan motto lebih
memperjelas pengenalan terhadap jati diri saya serta baik gagal setelah mencoba daripada menolak. Dengan
memulainya penerapan karakter dan sikap sebagai seorang bermodalkan pengetahuan TQC/QCC serta pelajaran Sosio
engineer didalam memberikan keyakinan kepada customer Humaniora bidang Industrial Psychology, alhasil dalam tempo
secara teknis. Barometernya adalah mampu menguasai 2 bulan saya mampu memegang seluruh pengendalian
pangsa pasar secara majority di Jawa Timur khususnya managemen proyek, termasuk unsur kedisiplinan seluruh
industri di kawasan Surabaya. crew proyek, dan selama kurun waktu satu tahun seluruh
aktivitas proyek tersebut berjalan lancar, hingga saat ini rel
Ujian TA: Ujian Kematangan Diri kereta tersebut masih berfungsi. Hikmah dibalik pengalaman
Kematangan sikap yang diperoleh selama di Midas Oil adalah tersebut saya semakin matang dalam hal pengambilan
kemampuan saya dalam membuat tugas akhir yang hanya keputusan, dan pengalaman di proyek Banyuwangi tersebut
ditulis dan diketik selama hanya 3 hari 4 malam, mulai Selasa saya anggap sebagai institut kedua didalam menempa
malam dan berakhir hari Jumat pagi jam 5.30 pagi tanpa kemampuan dan kapaistas saya sebagai seorang pimpinan.
asistensi sama sekali dengan dosen pembimbing, dan jam Penugasan selanjutnya adalah proyek-proyek irigasi di
6.00 pagi sudah tengak tenguk di kampus Sukolilo sambil Lombok dan Sumbawa, dan yang terakhir adalah Waduk
menunggu waktu untuk menghadap dosen pembimbing Bp Gondang di Lamongan.
Djoko Sungkono untuk meminta tanda tangan beliau agar
bundel tugas akhir dapat diedarkan ke para dosen penguji Litbang PAL: Pemberdayaan Organisasi
pada hari itu juga, mengingat hari Seninnya saya sudah harus Dari Juli 1986 hingga January 1988, saya beralih ke PT
maju sidang ujian tugas akhir. Koq kebetulan pada hari Sabtu PAL Indonesia, dan posisi saya sebagai staff engineer
tersebut Pak Djoko sedang sakit Typhus sehingga beliau yang ditempatkan di Subdit LITBANG. Pada saat itu
hanya tanda tangan di atas tempat tidur tanpa menemui peranan Litbang belum menampakkan peranannya, karena
saya, dan beliau hanya pesan sudah percaya dengan saya. memang tidak ada implementasi pemberdayaan yang
Pada hari Seninnya, saya yakin betul akan dapat lulus, dan jelas, sehingga kawan-kawan di litbang yang jumlahnya
saya hanya berpedoman keyakinan berikut: - Karena tugas sekitar 50 orang yang mayoritasnya fresh gradute tidak tahu
akhir tersebut yang membuat saya maka saya lebih tahu harus bekerja apa, hal ini mendorong inisiatif saya yang
dibanding para dosen penguji. - Karena para dosen penguji walaupun baru tetapi dianggap senior oleh kawan2, untuk
baru menerima copy tugas akhir hari Sabtu siang, saya melihat struktur kerja PT PAL secara keseluruhan agar dapat
beranggapan tidak cukup waktu untuk mempelajari. - Bila membimbing kawan2 untuk menciptakan kerja. Dengan
ada pertanyaan, paling yang ditanyakan tidak ada korelasinya memadukan jiwa salesmanship dan pengalaman proyek,
dengan penulisan saya, banyak dipengaruhi pemahaman di dalam membimbing dan membina kawan-kawan serta
yang dimiliki sendiri serta hasil dari sekolah S2/S3-nya. berkomunikasi dengan departemen-departemen teknis dan
Ternyata di dalam sidang, analisa saya di atas benar dan produksi di lingkungan PT PAL, akhirnya dalam waktu singkat
dalam tempo singkat ujian tugas akhir berakhir dan seketika pamor Litbang sudah mulai terangkat yang menyebabkan
itu saya dinyatakan lulus. Suasana ujian sangat mengelikan, saya dikenal oleh para senior PT PAL yang akhirnya saya
bukan adu ilmu tetapi lebih banyak adu siasat dalam pada bulan February 1988 ditugaskan ke perusahaan Joint
menjawab dan berkelit. Venture antara Combustion Engineering, USA dengan PT

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
PAL/PT Barata dengan nama PT Energy System Indonesia Intisari dari pengalaman saya yang terpenting bagi para
yang disingkat PT ESI yang bergerak di industri Utility Boiler. Insinyur baru maupun yang akan lulus adalah:

PT ESI: Pengembangan Unit Bisnis Berstandar “Pada saat awal mencari pekerjaan, janganlah terlalu
Internasional memilih-milih pekerjaan yang dipengaruhi angan-angan,
Pada February 1988 mulai bergabung di PT ESI, dan dengan bersikaplah secera realita artinya dari sekian pilihan mana
berbekal pengalaman yang lalu disertai kematangan dalam yang lebih dahulu memberikan kepastian haruslah itu yang
basic mentality, maka saya merasa tertantang mengingat diambil”.
beberapa alasan-alasan: - Merupakan perusahaan baru yang
share holdernya mempunyai reputasi dunia dan dalam negeri. Kenapa? Karena harus dianggap bahwa awal bekerja adalah
- Mendapat misi dari Bp B.J. Habibie selaku penggagas sebagai sekolah kedua untuk membuktikan dan menerapkan
terbentuknya perusahaan tersebut bahwa sebagai wadah ilmu akademik yang didapat, serta belajar bekerja secara
transfer teknologi Boiler dan pengelolaan bisnisnya harus organisasi dan belajar bergaul didalam masyarakat pekerja,
secara profesional. - Kesempatan yang luas terlibat langsung serta mengisi diri dengan kemampuan meningkatkan basic
membangun landasan kultur perusahaan; menciptakan mentality tersebut. Baru setelah merasa ada kematangan dan
vision, dan merencanakan pengembangan ke depannya, dan mampu mengukur nilai kemampuan yang telah dimiliki artinya
terlibat aktif dalam membangun pertumbuhan perusahaan kita sudah mempunyai bargaining position dan siap untuk
tersebut. - Didorong keyakinan dan komitmen yang kuat mencari dan berkarier di perusahan lain yang diyakini dapat
sehingga tumbuhnya motivasi yang tinggi. - Mendapat menambah nilai lebih.
kesempatan untuk belajar bagaimana memadukan kultur
asing dengan kultur Indonesia yang dapat menghasilkan dan Demikianlah uraian pengalaman pribadi saya yang sifatnya
menumbuhkan nilai lebih dengan ber motto “Think Global hanya untuk menambah wawasan bagi yang membacanya,
act Local”. Alhasil dari kontribusi kiprah saya di awal dapat dan saya tidak mengharapkan adanya penilaian benar atau
melahirkan yunior-yunior penerus di dalam membangun PT tidaknya serta positif negatifnya. Terutama bagi para adik-
ESI hingga saat ini mampu mewujudkan sosok perusahaan adik lulusan baru atau yang akan lulus agar pengalaman saya
yang berkelas dunia dan yang berbasis teknologi tinggi serta menjadi basis dalam menapaki hari pertama adik-adik terjun
berlokasi di Surabaya. Penguasaan teknologi saat ini sudah di kancah masyarakat.
sepenuhnya dikuasai oleh para enjenir lokal dan sudah tidak
ada lagi tenaga ahli asing, serta para enjenir lokal tersebut Wassalam
lebih dari 50 % adalah lulusan ITS dari berbagai disiplin ilmu.
susana_m30@yahoo.com

Esprit De Corps, Loyalitas?


oleh : Susana Dewi

Pengalaman saya jadi mahasiswa, seperti nano nano, rame Pertama kali bekerja, waktu saya masih mahasiswa. Jadi,
bener rasanya. Susah, seneng, bangga, jengkel, sampai saya tidak pernah merasa kesulitan mencari kerja. Nama ITS
muntab..... Tapi semua itu saya syukuri. Sebab, jika tidak cukup bisa dijual juga kok. “Oh... lulusan ITS ya?” (ahem,
kuliah di Mesin ITS, saya tidak mampu kuliah!!! Dulu, SPPnya sudah dianggap pandai looo).
kan murah banget.
Yang menarik dari Teknik Mesin ITS? banyak... tetapi yg
Waktu jadi mahasiswa, saya cukup senang, bisa kadang- membuat kita terkenal, alumni kita dianggap Loyal di
kadang bolos (alasan jadi panitia, dan wawancara). Dan yang dunia kerja. Tidak banyak tuntutan dan siap bekerja keras.
jelas, saya jarang, mengisi absensi. Gimana mau ngisi, begitu singkatnya Tidak Belagu.
sampai di tangan saya, kolom nama saya sudah ditanda-
tangani oleh teman-teman. Baik hati kan teman teman saya? Untuk masa depan, ada baiknya T. Mesin ITS mempererat
he he he he.... Esprit De corps ( eh betul ngga nulisnya), hubungan dengan dunia industri. T. Mesin ITS harus
cukup kuat waktu itu. Kami cukup pinter, juga cukup mendatangi industri, bukan sebaliknya.
badungnya. Cukup juga kreatifitasnya. sampai sampai lagu
Hymne mesin-pun ditambahi embel embel..” Cerdas Ulet
Kreatif”. Mata kuliah yang paling jadi momok, Heat TRansfer,
dan Mekanika Getaran.

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Studi Lanjut:
Kolaborasi yang Menguntungkan
oleh : Arif Fauzan
Sejak dua tahun yang lalu tepatnya bulan Agustus 2005, Hal yang penting dan perlu kita pikirkan bersama adalah
saya beserta rekan-rekan lainnya dari Petrokimia Gresik membuat program di atas berjalan berkesinambungan
sebanyak 18 orang dikirim perusahaan untuk mengikuti sehingga kualitas pembelajaran S2 di Jurusan Teknik Mesin
tugas belajar S2 di ITS. Ada 4 bidang keahlian masing- yang kita cintai akan semakin bervariasi, berkembang dan
masing 4 orang mengambil jurusan Teknik Mesin bidang berkualitas.
keahlian Rekayasa Konversi Energi, 3 orang jurusan Sistem
Manufaktur, 2 orang jurusan Teknik Informatika dan 8 orang Untuk saat ini PJB-lah yang menjadi pelopor dan sudah
jurusan Teknik Kimia. mengirim 2 angkatan, kapan yang lain menyusul.

Tujuan program di atas untuk meningkatkan kompetensi Semoga Teknik Mesin ITS semakin berjaya.
keilmuan di bidang masing-masing selain bidang manajerial
yang selama ini sudah didapat melalui kursus manajemen
tingkat manager.

Peningkatan Kompetensi, Networking, Kolaborasi


Teori-Kenyataan
Ada beberapa point penting yang dapat diambil dari
program di atas antara lain: - Membiasakan untuk
menganalisa suatu masalah berdasarkan beberapa
teori keilmuan, penelitian terdahulu, dan menulisnya
menjadi suatu makalah penelitian dan bila memungkinkan
dipublikasikan melalui journal baik lokal maupun TAHUKAH ANDA ...
internasional. - Membuka peluang kerjasama yang sifatnya
riset/penelitian antara perusahaan dan perguruan tinggi
sehingga menguntungkan kedua belah pihak. - Mempererat Jumlah mahasiswa ITS yang terdaftar pada
hubungan antara alumni yang berprofesi sebagai praktisi tahun ajaran 2002/2003 berjumlah 17.672
di dunia industri dan perguruan tinggi lewat program mahasiswa yang terdiri dari 21 mahasiswa
networking. - Dengan masuknya peserta dari praktisi industri Program Doktor, 1.605 mahasiswa Program
akan menambah suasana belajar lebih menarik karena Magister, 11.666 mahasiswa Program
terjadi diskusi yang menarik antara dunia teori dengan Sarjana, 4.270 mahasiswa Program D-
kenyataan di lapangan. 3 dan Politeknik serta 110 mahasiswa
Program D-4. Sampai saat wisuda ke-86
Maret 2003, ITS telah meluluskan sebanyak
37.208 wisudawan. Mereka terdiri dari 1.389
program magister, 22.833 program sarjana,
12.841 program D-3 dan Politeknik, 145
Program D-4 Teknik Kesehatan Lingkungan
dan Politeknik.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Segudang Harapan
oleh : Arif Hariyadi
M-45
Visi dan Misi masa depan. Hal ini dapat dilakukan pada tingkat orientasi
Dalam buku seven habits of highly effective people, ‘Begin mahasiswa, perkuliahan biasa ataupun kegiatan himpunan
with the end in Mind’ merupakan salah satu habit yang mahasiswa.
dianjurkan untuk dikembangkan karena hal ini dapat
mambantu kita focus dalam tujuan hidup. Jika dianalogikan Budaya
dalam perusahaan maka hal ini adalah visi dan misi. Teknik mesin ITS mempunyai visi misi yang tentu saja
Perusahaan yang mempunyai good corporate governance menyesuaikan dengan visi dan misi ITS. Pada waktu yang
biasanya mengkomunikasikan visi dan misinya pada seluruh akan datang diharapkan seluruh keluarga teknik mesin
karyawan. Dengan begitu maka seluruh sumber daya dan dapat mengetahui visi misi tersebut, sehingga target-target
kemampuan diupayakan untuk mendukung visi misi tersebut. jurusan dapat tercapai dengan lebih baik atas peran serta


seluruh komponen jurusan. Termasuk pensosialisasian dan
penerapan budaya-budaya tertentu seperti 5R (Ringkas,
Rapi, Resik, Rawat, Rajin) agar konsistensi menjalankan nilai-
... seberapa besar kegiatan tersebut dapat nila luhur yang ada di teknik mesin dapat terjaga.

meng-upgrade soft skill mahasiswa teknik


Kreatifitas
mesin? Apakah sudah seimbang antara waktu Sudah diakui bahwa teknik mesin dapat membentuk
yang dicurahkan untuk kegiatan dengan mahasiswa yang sesuai dengan tuntutan kerja. Akan tetapi
yang menjadi pertanyaan adalah: seberapa kreatifkah
kemampuan keorganisasian yang di dapat? ... mahasiswa teknik mesin? Jawabannya dapat dilihat dari
jumlah prestasi yang diperoleh mahasiswa dalam kompetisi
tingkat ITS ataupun tingkat Nasional. Jika dibandingkan
Demikian halnya dengan mahasiswa yang melakukan dengan jurusan lain. Mahasiswa teknik mesin belum bisa
perkuliahan dan kegiatan lainnya di kampus. Mahasiswa dikatakan tiga besar dalam pencapaian prestasi kompetisi/
tipe yang mempinyai visi adalah mahasiswa yang tahu apa perlombaan tingkat ITS atau nasional.
tujuannya kuliah, apa saja yang akan dihadapi di dunia kerja,
tahu apa saja harus disiapkan untuk menghadapi masa Teknik mesin diharapkan dapat menjadi pusat kreatifitas
depan. dan pengembangan (continous improvement), baik dari segi
fasilitas ataupun prestasi. Evaluasi untuk mengetahui tingkat
Pada semaster awal biasanya mahasiswa mempelajari ilmu- pencapaian/kemajuan sebaiknya disosialisasikan secara
ilmu dasar yang bersifat teoritis. Banyak juga yang merasa merata ke seluruh elemen keluarga Teknik Mesin.
jenuh mempelajari persamaan yang ’aneh-aneh’ tanpa tahu
aplikasinya secara real. Kalaupun ada biasanya masih samar- Skill Insight
samar dan bahkan tidak jelas. Hasilnya adalah nilai-nilai Himpunan Mahasiswa Mesin merupakan salah satu
yang rendah. Bukan karena tidak pandai melainkan karena himpunan mahasiswa di ITS yang mempunyai banyak
mahasiswa tidak bersemangat karena belum tahu aplikasinya kegiatan. Baik tingkat regional ataupun nasional. Karena
di masa datang. kebutuhan sumber daya untuk menyelenggarakan beberapa
kegiatan besar, alokasi waktu yang digunakan untuk terlibat
Mahasiswa yang tahu pentingnya soft skill untuk dunia dalam kepanitiaan kegiatan juga besar. Yang jadi pertanyaan
kerja, akan lebih bersemangat dalam mengembangkan adalah: seberapa besar kegiatan tersebut dapat meng-
kemampuan tersebut. Antusias dalam mengikuti pelatihan, upgrade soft skill mahasiswa teknik mesin? Apakah sudah
dan setiap kegiatan keorganisasian yang dijalani akan diambil seimbang antara waktu yang dicurahkan untuk kegiatan
hikmah serta pelajaran. dengan kemampuan keorganisasian yang di dapat?

Diharapkan teknik mesin dapat membentuk mahasiswa yang Mengingat kegiatan akademik juga harus diprioritaskan,
mempunyai pandangan dan tujuan yang jelas, sehingga maka hendaknya himpunan teknik mesin ataupun jurusan
dapat lebih baik dan semangat dalam mempersiapkan teknik mesin dapat menyelenggarakan kegiatan yang

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
mempunyai skill insight tinggi. Tentu saja mengevaluasi/ Networking
mengurangi kegiatan yang terlalu banyak menghabiskan Milis mesin / milis angkatan bisa dibilang merupakan forum
waktu mahasiswa tetapi skill insight nya rendah. yang aktif, akan tetapi jika ditanya seberapa besar pihak
yang aktif dalam diskusi tersebut, maka jawabannya adalah
Laboratorium sebagian kecil. Kekuatan jarigan alumni ITS pada umumnya
Dalam waktu kurun waktu empat tahun yang lalu, dapat memang masih kalah dengan kekuatan jaringan ITB, UGM
terlihat ada laboraturium yang berkembang fasilitas dan atau perguruan tinggi lainnya. Apa sebabnya? Antara lain
karya yang dihasilkan. Akan tetapi ada juga laboratorium adalah media untuk menjalin hubungan tersebut. Mailinglist
yang mengalami stagnasi, bahkan penurunan kualitas. Pada terbukti belum mampu mengaktifkan seluruh anggota. Yang
waktu yang akan datang, diharapkan setiap laboratorium ada adalah kesibukan menghapus inbox email karena penuh
dapan menyusun rencana pengembangan yang jelas dan dengan email mailinglist.
disosialisasikan pada mahasiswa. Termasuk juga time
line dan target-terget untuk jangka waktu tertentu. Hal Adanya www.mesinits.org nampaknya merupakan angin
ini dilakukan agar evaluasi pencapian pengembangan segar dalam mempererat ikatan alumni dan almamater.
laboratorium dapat dilakukan dengan jelas. Sehingga grafik Di media ini, diskusi dapat lebih terstruktur dengan media
pencapaian bisa terus meningkat, tidak ada stagnasi bahkan komunikasi yang lebih atraktif. Diharapkan media ini dapat
penurunan. disosialisasikan pada seluruh keluarga teknik mesin.

Pohon penelitian yang ada hendaknya tersosialisasikan Kegiatan ke-alumnian yang diprakarsai oleh jurusan,
dengan baik kepada mahasiswa. Hal tersebut dilakukan agar himpunan ataupun alumni diharapkan lebih ditingkatkan.
terjadi sinergi yang baik antara karya mahasiswa satu dengan Dengan networking yang kuat maka semua hal akan bisa
yang lain. Mahasiswa melakukan studi empat tahun, oleh dilakukan.
karena itu setiap laboratorium harus mampu menyembung
dan mengembangkan karya generasi terdahulu dengan karya
generasi saat ini dan yang akan datang.

nuxmo@yahoo.com
On the Right Track, but ...
oleh : Hasrinuksmo Nukiandi (M-43)
Teknisi Senior PT. PJB UPHT

Pandangan jauh lebih maju daripada jurusan-jurusan lain yang ada di ITS
“We are on the right track”, mungkin kata inilah yang tepat atau bahkan di universitas lain.
untuk mewakili bagaimana perkembangan jurusan kita
tercinta, Teknik Mesin, sebagai jurusan tertua di ITS. Dibilang Sebuah inovasi di bawah pimpinan Dr. Herman S. melalui
seperti itu, karena sejauh pengamatan saya, Teknik Mesin program PMDK khusus wanita menghasilkan sebuah spesies
ITS selalu berupaya untuk membenahi kekurangannya dan mahasiswa baru, dari mahasiswa mesin yang selalu di
meningkakan kualitas diri menjadi semakin baik. Hal ini cap “kemproh dan telat kuliah” menjadi mahasiswa yang
setidaknya tercermin dari loncatan luar biasa yang pernah berkelas dan rapi serta cepat lulus kuliah tanpa kehilangan
dilakukan Teknik Mesin ITS di bawah pimpinan Prof. Dr. “kejantanan” dan kultur “macho”-nya.
Ir. Triyogi Yuwono, yang mengantarkan Teknik Mesin ITS
menjadi jurusan mesin paling bergengsi dan terbaik se- Di tengah-tengah perkembangan pendidikan di Indonesia
Indonesia hingga mendapatkan bantuan dana dari Bank yang kian menyedihkan akhir-akhir ini, justru Teknik Mesin ITS
Dunia melalui program QUE. Dengan adanya program ini semakin banyak mencetak profesor-profesor dan penelitian
membuat banyaknya perbaikan dalam segi fasilitas, mutu yang bermutu untuk masyarakat dalam waktu yang sangat
pendidikan dan sistem administrasi yang sangat canggih, cepat.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
Harapan non-thermal, maka saya berharap Teknik Mesin ITS juga
Tantangan ke depan bagi Teknik Mesin ITS adalah harus mengembangkan penelitiannya pada energi yang
bagaimana mempertahankan prestasi yang telah diraih terbarukan ini, seperti contohnya penelitian mengenai fuel
dan meningkatkannya lebih baik lagi, meskipun kita tahu cell, dll. Terakhir, Teknik Mesin ITS juga harus dapat mencetak
bahwa program QUE telah berakhir sehingga akan timbul kader-kadernya hingga dapat menduduki posisi-posisi
permasalahan dana untuk perawatan fasilitas dan sistem strategis baik di dalam institusi kampus ITS maupun jajaran
administrasi yang semakin canggih. Saya berharap agar pemerintahan Indonesia. Vivat Mesin!!!
peningkatan biaya kuliah akhir-akhir ini seharusnya juga
diikuti dengan peningkatan mutu pendidikan di Teknik Assalamu’alaikum
Mesin ITS yang lebih maju lagi. Selain itu, melihat arah
perkembangan teknologi energi yang menuju kepada sistem

Mesin ITS Go International, Now or Never !


wikarta@me.its.ac.id alief.wordpress.com

oleh : Alief Wikarta M-43


Seiring dengan perubahan waktu yang terasa berjalan sangat Be The First, or Be The Best, or Be Different
cepat, maka tatanan kehidupan di muka bumi ini pun juga Kedua, Perkembangan hasil riset yang bervisi ke depan
berubah dengan cepat. Perubahan itu sifatnya irreversible, dan berubah sangat cepat. Sebagai contoh yang saya tahu,
artinya tidak akan bisa kembali lagi. Dan perubahan itu Taiwan saja yang bukan anggota G-7, memiliki lembaga riset
hampir tidak mempunyai sisi kemanusiaan sama sekali. yang bervisi “memulai sebelum yg lain memulai”. Tiap tahun
Siapa yang terlambat berubah, akan ditinggalkan begitu lembaga ini bisa menghasilkan paten teknologi berkelas
saja. Apalagi yang tidak mau berubah dan merasa nyaman International sebanyak 1000 buah, berarti 3 paten kelas
dengan status quo, maka bisa dipastikan akan ditelan oleh international per hari, dan itu melibatkan banyak Perguruan
perubahan. Tinggi. Apalagi negara-negara maju di Eropa, Jepang dan
US. Tentu mereka memiliki riset yang lebih berkelas dan
No Boundary, No Limits mempunyai visi ke depan yang telah terjabarkan dengan
Berkaitan dengan Teknik Mesin sebagai institusi pendidikan, rinci disertai strategi dan target yang ambisius. Lalu
maka dalam pandangan saya perubahan di dunia pendidikan bagaimana dengan nama besar Teknik Mesin (tercinta)
tinggi saat ini dicirikan dengan dua hal: Pertama, Transfer sudahkah berubah dan siap menghadapi kompetisi di tingkat
knowledge dan student yang tidak lagi mengenal batas Internasional?
negara, sebagaimana yang disampaikan Unesco dalam
websitenya: It Takes Time, but One Mile Journey is Started by a
“The movement of students, education programmes Single Step
and providers across borders for commercial and for- Harapan saya Teknik Mesin bisa berubah secepatnya
profit purposes is growing and this issue has gained new dengan memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia,
momentum and importance with the establishment of the khususnya internet. Segera memodifikasi website mesin.its.
General Agreement on Trade in Services (GATS). This ac.id supaya komunikatif dan bisa dinikmati oleh siapapun di
new international trade agreement is administered by the dunia. Segera menjajaki kemungkinan melakukan exchange
World Trade Organization (WTO) and is the first multilateral student program, dan mempersiapkan program double
agreement that covers trade in services. UNESCO is degree dengan negara lain. Segera terjun ke riset berkelas
committed to assuring the quality of global provision of internasional untuk ikut merasakan bagaimana teknologi
higher education in an increasingly diverse higher education mempengaruhi cepatnya perubahan di dunia ini.
arena and raising the awareness of stakeholders, especially
students, on emerging issues in this field.” Di samping “melebarkan sayap” tersebut, tentunya kita juga
http://portal.unesco.org/education/en/ev.php-URL_ perlu terus melakukan konsolidasi internal, utamanya dalam
ID=41042&URL_DO=DO_TOPIC&URL_SECTION=201.html hal memperbaiki administrasi dan kualitas pembelajaran.
Sehingga tepat pada waktunya nanti, Teknik Mesin siap
menjadi pemain dalam kompetisi Perguruan Tinggi di tingkat
Internasional.

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Untuk mewujudkan semua itu, tentunya tidak cukup hanya apakah mau jadi aktor perubahan atau cukup sebagai
dengan membuat visi misi yang bagus dan berandai-andai penonton, atau malah gak kebagian tiket (meski) hanya
setinggi langit. Atau malah bersikap destruktif dengan sebagai penonton???
melontarkan banyak alasan dan dengan “tenang” menunggu
pemerintah ataupun ITS “menginstruksikan perubahan” Memasuki usia emas 50 tahun ini, marilah kita jadikan
terlebih dahulu. Apa yang sekarang bisa kita rubah sendiri, momentum awal untuk memulai perubahan Teknik Mesin, dari
mari kita lakukan. jawara kelas nasional berubah menjadi “kuda hitam” di kelas
Internasional. Dan saya rasa kebersamaan dan solidaritas
Perlu komitmen, kerja keras, dan keikhlasan dari semua dari komunitas sarikat Merah Teknik Mesin yang telah
pihak. Dan lebih dari itu semua perlu kemauan yang terbangun, sudah merupakan modal yang lebih dari cukup
sungguh-sungguh dari masing-masing individu untuk untuk memulai langkah awal perubahan tersebut. It takes
berubah dan tidak menunggu yang lain. Karena ingat time, but one mile journey is started by a single step.
perubahan tidak menunggu kita. Perubahan akan terus
berjalan, kita lah yang harus berbuat dan memutuskan,

Keberadaanya Harus Tidak Sia-Sia !


oleh : Yohanes (Angkatan 1999)
Peran, Kemanfaatan Kebijakan, Strategi, Target Terukur
Sebagai salah satu bagian dari institusi pendidikan tinggi Tentu saja, agar menjadi bermanfaat tanpa keluar dari
di tanah air, Jurusan Teknik Mesin ITS memiliki peranan amanat (Tri Dharma) memerlukan suatu perumusan kebijakan
penting dalam persiapan masa depan umat manusia. dan strategi pengembangan yang tepat. Kajian terhadap
Dengan mengemban amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi; ukuran keberhasilan dan kemanfaatan harus dilakukan
menyelenggarakan proses pendidikan yang efektif, efisien dengan tepat sesuai dengan kondisi lingkungan eksternal,
dan berkualitas, mengembangkan keilmuan dan teknologi internal dan global. Kemudian ukuran tersebut dirinci menjadi
melalui penelitian, serta memberikan pelayanan dan target kerja yang layak capai (feasible), dapat dimengerti oleh

yunus@me.its.ac.id
melakukan pengabdian kepada masyarakat, diharapkan setiap pihak terkait, jelas ukuran pencapaiannya dan tenggat
Jurusan Teknik Mesin ITS dapat memberikan manfaat kepada waktunya, sehingga setiap pihak memiliki tanggung jawab
semua pihak sehingga keberadaannya bukan mejadi suatu yang jelas.
hal yang sia-sia.
Peran Alumni: Informasi dan Citra
Kemanfaatannya harus dapat dirasakan oleh semua pihak Pihak eksternal juga memiliki peran besar dalam
baik bagi yang di luar institusi (masyarakat) maupun bagi pengembangan tersebut, terutama peran dari para alumni.
pihak yang berada di dalam institusi (internal). Bagi pihak Sebagai institusi pendidikan dan pengembang teknologi,
eksternal Jurusan Teknik Mesin ITS mampu mencerdaskan Jurusan Teknik Mesin membutuhkan jalinan komunikasi
masyarakat dan menanamkan kesadaran budi pekerti aktif dan produktif terutama tentang perkembangan
yang luhur agar tercipta tatanan sosial yang excellent dan tantangan di luar kampus yang lebih dekat dengan
yang mampu menghadapi setiap tantangan hidup dan kebutuhan riil masyarakat. Selain dukungan informasi, alumni
perkembangan zaman. Teknik Mesin ITS dapat menjadi dapat berperan serta membangun citra dan kemandirian
motor pengembangan teknologi tepat guna yang menyokong Jurusan Teknik Mesin dengan menjalin hubungan kerja
kegiatan ekonomi produktif untuk usaha kecil, menengah sama yang aktif dan produktif yang saling menguntungkan
dan industri besar. Hasil karya intelektualnya dapat menjadi sehingga dapat memperkuat kepercayaan masyarakat global
solusi bagi permasalahan praktis di masyarakat untuk pada potensi yang dimiliki Jurusan Teknik Mesin ITS.
setiap kalangan. Sedangkan bagi pihak internal Jurusan
Teknik Mesin bersifat mengayomi, mengembangkan dan
mensejahterakan agar setiap elemen pendukung institusi
ini merasa tenang dalam pengabdiannya, tergali dan
terberdayakan potensinya, dan setia dalam mengemban
amanah yang dipikulnya.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
ALUMNI S-1
TEKNIK MESIN ITS

WISUDA KE : 2 27 Soeparwoto WISUDA KE : 6

03 – 10 – 1965 28 Loekito Darmoatmojo 16 – 05 – 1970 WISUDA KE : 9

1 R. Ananda
 51 Putu Surawidjaja 25 – 11 –1972

2 Harsono Koesoemo WISUDA KE : 4 52 Mardanu 74 Hoesodo

3 Soepeno Hoetomo 20 – 04 – 1968 53 I Gusti Gde Masputra 75 Soedarjanto

4 Djajadi Rachmad 29 Moch.Bachrie 54 Meritzar 76 Soewandi

5 Aloysius Ignatius ME 30 Hoetomo Hadi 55 Marwoto 77 Soediro Pramono

6 Kho Kong Siang 31 Soedjimoerikono 56 Hamzah Basnawi 78 Zein Zuriel Arianto

7 R.Soeratman 32 Roesmanto Mustrijono 57 Charles Pelupessy 79 Agustinus Wibowo

8 The Khik Liong 33 Widodo 58 Soemardi 80 Ketut Surjata

9 R.Setyo Triwidodo 34 Islan Soesanto 59 Martoyo 81 Handono Sasmito

10 R.Imam Soebarkah 35 Soewargo 60 D.J Tehupuring

11 Noer Tjahja Darma K 36 Soetrisno Soetomo 61 Abdul Muhaimin WISUDA KE : 10


m-its@yahoogroups.com

12 R.Soegeng Gijanto M 37 Martojo 62 Arifin S. 21 – 11 – 1973

13 Hoedojo Soerjowirogo 82 Aboe Bakar

14 Soebandi Sadiran WISUDA KE : 5 WISUDA KE : 7 83 Wijono

15 Soeharijanto 03 – 05 – 1969 17 – 04 – 1971 84 Handojo

16 Boedi Tjahjono 38 Slamet 63 Djoko Santoso 85 Sjaiful Sofi

17 Lie Gwan Khian 39 Sukardi 64 I Made Harijawan 86 Zainoer Ali

18 Soenarjo Prijosoemarto 40 Musaikan 65 Bondan 87 Abdullah Bamusa

41 Arifli Harbianto H. 66 Ignatius Rudiyanto T. 88 I Made Arya Djoni



WISUDA KE : 3 42 Moedjiarto 67 Soenyoto 89 Lahambang K.

28 – 03 – 1967 43 Ngurah Delta Wirawan 68 R.Soemarjo Saroto 90 Indra Kusuma

19 R.Soenarjo 44 I Wajan Mudita 69 Ismail 91 Tjahjadi Kurniawan

20 Wimbarko 45 Temu Heru Dalman 70 I Made Surya Kusuma

21 Moch.Adipoeday 46 Karyanto Tanakusuma 71 Sutopo Ardyanto WISUDA KE : 11

22 R.Djati Nursuhud  47 Eddy Hartanadidjaja 23 – 11 – 1974

23 R.Rijo Rachwardadi 48 Buchori Nasution


 WISUDA KE : 8 92 Jasmilan

24 Soebijono 49 Gunarto 27 – 11 – 1971 93 Andreas Ruslim

25 Farid Bakarman 50 Soewono 72 Muhadi 94 Mohamad Jahja

26 Soeprowo 73 Tomas Suradja 95 Eddy Kartono H.

 : beropini

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
96 Abdulsalam 133 Teddy Oetomo 173 Bambang Goeritno 210 Achmad Muljana

97 Djoko Surono Widodo 134 Y Boedianto Lemanso 211 Santosa

98 Darwin K.Chalidi 135 Suaman Pratipto WISUDA KE : 15 212 Sjamsul Bakri

99 Sudjito 136 Imam Wahjoedi 15 – 04 – 1977 213 Bambang Daryanto W.

100 Alex Adam Nangoy 137 Soejitno Soegiharto 174 Petrus Canisius A. 214 I Made Natha

101 Hany Daryanto L.T 138 Soenyoto Wiryo 175 Ahmad Ghozi Suhono 215 Harianto

102 Ida Bagus Purwanta A 139 I Made Sumantra P. 176 Ariyono Armono 216 Ketut Adriana

103 Maman Sulaiman 140 R.Bagus Bambang S. 177 Yoewono Adisoehardjo 217 Sumardi

104 F.I Halim Kartanegara 141 Budijanto Kusnadi 178 R.Soeharsono 218 Soemardjadi

105 Putu Renes Surya Y. 142 Moedjianto 179 I Nyoman Sutantra 219 Suprapti

106 R.Soetjianto 143 David Timotius Trisna 180 Soepardi 220 Dewanto

107 Prasetyahadi Wignyo 144 Hadrijono Oetomo 181 Sadino 221 F.Sunarko

145 Made Saputra Djaja 182 M. Maksumhadi 222 Cholid Sakdullah

WISUDA KE : 12 146 Widjaja Dharma T. 183 Tantono Soemanto 223 Abdul Aziz Bajaber

29 – 11 – 1975 147 Thomas Eddy Tjahjono 184 I G N Alit Arsana

108. Samuel Mulyanto 148 Hasan Poernomo 185 Prasetyo Hartanto WISUDA KE : 17

109 Gandung Wijadi 149 Hari Mardiko 186 Farouk Zein Bajaber 22 – 04 – 1978

110 Slamet Setiadi 150 R.Herman Budiharsono 187 Bambang Poernomo 224 Thomas Lewianto

111 Anggodo 151 Poerwanto 188 Mohammad Sururi 225 Margono Basuki

112 Benedectus Imam S. 152 R.Daryono 226 Ibnu Wasit Rusdianto

113 Subiantoro Tantra 153 Sudoyo Latief WISUDA KE : 16 227 Alex Adrianto

114 Yani Alifin 154 Juliarso Gondoprajogo 15 – 11 – 1977 228 K. Soenaryo

115 Soeharsono 189 Marijanto Soemarsono 229 Subagyo

116 Wahid Suherman WISUDA KE : 14 190 Robby Subianto 230 Sarwanto

117 I Wayan Musnarendra 10 – 11 – 1976 191 Erlan Prasetyo 231 H. Moeryanto S.

118 Djoko Sungkono 155 Bambang Muljodjati 192 Mohamad Soewignyo 232 Masriel Djamaloes

119 Samsul Arifin 156 Gunawan 193 Moh.Ibnu Arifin 233 Hermien Retnani

120 Tjipto Basuki 157 Sukotjo Heru Pramono 194 Soemarsono 234 Poedjiono

121 Gunardjo Suwito Putro 158 Cokorde Putu Arsana 195 Eddy Harmadi Tjok. 235 Budi Santoso

122 R.H Soeharsono Hadi 159 Zainal Arief Roesman 196 Indrojono 236 I Putu Mahayana S.

www.mesinits.org
123 Soeparjono 160 Ari Joewono 197 Jos P.Tirtoprojo 237 Zakarsi Soeparlan

124 Mukti Hartono 161 Djoko Sunarto R. 198 I Made Sebet 238 Kadarisman

125 Bambang Darmoyono 162 Mohammad Sobirin R. 199 Bambang Wiryawan 239 Guritno

163 Husni Razak 200 Marthen L.Palebangan 240 Soetomo

Wisuda ke : 13 164 Eddy Soewarni 201 Mendung Warnanto 241 Kusnul Hadi

17 – 07 – 1976 165 Oetomo Soehoed 202 Soewadji 242 Soeharjo Hadi

126 Sritomo Wignyosubroto 166 R.Tjahjo Wibowo S.A 203 Bambang Soesilo 243 Soewandi Mulyono

127 Suryanto 167 Budiharto 204 Shodiq Arifin 244 Ketut Setyawan

128 Hendro Handajanto 168 Adji Soetrisno 205 Adrian Zulkarnain

129 Triwibowo 169 Sunoto Murbini 206 I Nyoman Raka S. WISUDA KE : 18

130 Suwandi Natanegara 170 Mulyono Kartokusumo 207 Widodo Koesdaryanto 29 – 11 – 1978

131 Felix Marzuki A. 171 Josep Wattimena 208 R.Koesoesmono 245 Budi Loekito

132 Eddy William Katuari 172 Mochamad Koeswono 209 Iwan Sidharta 246 Dharma Setiawan

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
247 Willy Hendarto Y. 287 Bambang Setiobudiono 327 Djoko Prasetyo 364 Mashudi

248 Ponidi 288 Hardiyono 328 Bambang Poernomo 365 Bb. Adhi Marsono

249 Siswanto P. 289 Achmad Sedijono 329 Djoko Martono 366 Agus Handawinata

250 Sutjipto Honosusanto 290 Djaja Laksana 367 Pujiono

251 I Made Hendrawan 291 Wiratno WISUDA KE : 21 368 Muh. Hatta Ilham

252 Ali Zein Badjaber 292 Whosep Muktamar 08 – 11 – 1979 369 Herry Poernomo R.

253 Herry Suherman 293 Hubber Haryono H. 330 Arief Budihardjo 370 I Ketut Widja

254 I Wayan Sutikno 294 R.Hindarminto Basuki 331 Murcahyo Samadi 371 Isyanto

255 Wisnu Purnomo 295 Rasjid Ridho 332 Sugiharto Widjaja 372 Syafroedin Anwar

256 Sujitno Hidayat 296 R. Harkali Setyono 333 Bb.Sidik Indroyanto 373 Lukman Ahmad M.

257 Soeharto 297 Soedarsono 334 Choirul Arief 374 Muchdar

258 Lukas Hananto 298 Yohanes Budiarto W. 335 Muyoto 375 M.Sholeh Hasan

259 Boedyo Poernomo 299 Bambang Sakti Widodo 336 Sunarko 376 Rudy Antoro

260 Muchamad Effendy 300 Sudjud Darsopuspito 337 Yon Harmintohardjo 377 Djoko Pribadi

261 Alexius Maria Wiyono 301 Imam Rifa’i 338 Marhadi Widayat 378 Abdul Aziz Ahmad

262 Djoko Santoso 302 Eddy Priyono 339 I Made Suratha 379 Hanarso

263 Lubi 303 Hermanto 340 Achmad Manshur 380 Basri Ruslan

264 Ali Rachmad 304 Moh. Room 341 Muhammad Sidik 381 Sunardi

265 Sunarto 305 Sugiarto 342 Slamet Darsono 382 Soeharto

266 Budiman Santoso 343 Made Hariono R. 383 Sukrisno

267 Indra Saksono WISUDA KE : 20 344 Mickey Limantoro 384 Hadi Alkaf

268 Hadiono 11 – 08 – 1979 345 Mulyadi Hadi 385 Giri Guntur Cahyo

269 Supranoto A. 306 Bb.Roedy Soenaryo H. 346 Darsono Hariadi 386 I Ketut Rai Pretara

270 Anwar Paulus Soejono 307 Rochhadi 347 Ismuntoyo 387 Bambang Rudjito

271 Imam Sufa’at 308 Sugeng Sumitro 348 Hartoyo 388 Dewa Gede Dwiadnya

272 Sugeng Hadilaksana 309 Chusnul Yakin 349 Wyakti Mahandani 389 Untung Widjojono

273 Mohammad Wardono 310 Hadisuryanto Sumali 350 Ngadio

274 R.Bambang Hariadi 311 Wikarta Soekotjo 351 Supiyoto WISUDA KE : 23

275 I Wayan Gde Mataram 312 A. Darda 352 Hendri P. 13 – 09 – 1980

276 Bambang Moelyanto S. 313 Ipik Ifianto 390 d. Afasianto Sutanto

277 Soehartoyo 314 Pribadiyono WISUDA KE : 22 391 Y. Didiek Prajitno

278 Bambang Sektiaji 315 Slamet Sulaiman 29 – 03 – 1980 392 Syamsul Hadi

279 Yunarko Triwinarno 316 I Dewa Nyoman S. 353 Puji Hartono 393 Wahyudi Henky S.

280 Mochamad Sampoerno 317 Budi Hermanto 354 S Y Sudarsono L. 394 G. Tjatur Prasetyo

281 Erlina Nasution 318 Bernadus Yulius L. 355 Hadi Soemartono 395 Hady Fitono

282 Sudarmaji 319 Agus Nizam 356 Subagio AS 396 Sudijanto Effendi

283 Abdullah Shahab 320 Arifin Mutiara 357 Eddi Haryoto Sudirno 397 Ceptadi Kusuma W.

284 Budiyanto Tanuhardjo 321 Indra Bangsawan 358 I Wayan Rana 398 Handoko R.Kurniawan

285 Koes Sardjono Kuntadi 322 Suharto 359 Suprayitno 399 Arianto Salmoen W.

286 Wiwoho Prabowo 323 I Y Sarwono T. 360 I Nengah Karta Negara 400 Achmad Moelyono

324 Subijanto 361 Kartono 401 Bambang Eko Witono

WISUDA KE : 19 325 Achmad Bachrudin 362 Boy Basuki Rahardja 402 Djoko Paromo Isworo

17 – 03 – 1979 326 Muhammad Husein B. 363 Sugeng Riyanto K. 403 Nyoman Nila

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
404 Iskandar Adikoesoemo 444 Ismail 484 Ismartono 524 Ilyas Rachman

405 Dony Hardono 445 G. Tri Pudjo Wahyono 485 David Hasan Basri 525 Darma Setyawan

406 Aryanto Wibisono 446 Sewojo 486 Heru Bektiono 526 R. Soeprapto Indro P.

407 I Ketut Rasdita 447 Djoko Sasmito Setijo H. 487 Suparman Budiono 527 Bambang Suhermanto

408 Dalyadi Wirowo S. 448 Budi Utomo Kukuh W. 488 Djianto Limandjaja 528 Tjuatjanata

409 Fahrur Radji 449 I Made Sutama 489 Sutji Lestari R. 529 Jongki Sumarhadi

410 I Putu Ida Asmara 490 Helmi Muhammad S. 530 Bambang Agung S.

411 B N Hardjo Djojo K. WISUDA KE : 25 491 R. Kuntjoro Adibowo 531 Abdillah Bawazeer

412 Pratomo 28 – 03 – 1981 492 Andrian Djuana 532 Mohammad Helmi Y.

413 Samuel Kristandyo 450 Achmad Effendi 493 Choirul Anam 533 Adi Hardono

414 Suhartadi 451 Joko Subhanuel 494 Arianto Hutomo 534 Sugiharto

415 Malikul Adil 452 R. Kusumahadi 495 R.B Supardi 535 Langgeng Widodo

416 Soejanto 453 Soegeng Priyanto 496 Slamet 536 IKG Karma Wandira

417 Supriyadi 454 Priharto 497 Muhammad Iskak S. 537 Musyafik Supriyanto

418 Djoko Sudibyo 455 Soemarno 498 Suboko Budi Listiyo 538 Rudy Purwondho

419 Solichin 456 Langgam Budi Santoso 499 Mudjiharto

457 Kusuma Hardja 500 Masqun Heri P. WISUDA KE : 27

WISUDA KE : 24 458 Oetojo 501 Ribut Wahyudi 12 – 11 – 1981

15 – 11 – 1980 459 Ali Subagijo 502 Yanuar Widianto 539 Djoko Susanto

420 Djoko Hardi Harta 460 I Gusti Wajan Adi 503 Zainal Olmi B. 540 Suwito

421 Imam Pudjiono 461 Agung Pramuji 541 Ma’ala Tigor Panjaitan

422 Gendot Wisilo 462 Aijub Muchtar WISUDA KE : 26 542 Riyadi Purwantoyo

423 R.J Yogi Hendrayadi 463 Sungalim Handoko 29 – 08 – 1981 543 Muhammad Saechu

424 Mohammad Natsir 464 Purbantoro 504 Gito Samektohardi 544 Erwin Widjajanto

425 Endang Retno Syam S. 465 I Wayan Simpen 505 Mochammad Sukini

426 Suyanto 466 Hamid Mukarram 506 Soewelo WISUDA KE : 28

427 Teuku Irmain 467 Suharto 507 R.M Tontowi S.Kusnadi 27 – 03 – 1982

428 Irwan Hendratno 468 Ariwiyoto 508 Bambang Suryadi 545 Suhartomo

429 I Ketut Astina 469 Ahmad Yachya C. 509 Soetarno 546 Anwar Krisnanto

430 Misanto 470 Marhani 510 Kus Harnoko 547 Moch.Zainal Arifin

431 Gawik Sudarsono 471 Suwarsono 511 Hary Mugijanto 548 Siswanto

432 R. Herbandi Novianto 472 Sukono 512 Jewry Winata 549 M. Syafi’i Taufan

433 R.P.H Tjondronegoro 473 Hari Purwanto Sukardi 513 Yono Hermanto 550 Misnan Miskiy

434 Uli Tamrin 474 Sutrisno 514 Hari Bagyo Triyono 551 Kushadi

435 Zaenal Abidin 475 Harry Mulyono 515 Kadar Sutrisno 552 Eddy Pangkal Eko P.

436 Arsyadi 476 Irfan Rijanto Handjojo 516 Radyan Issadhono 553 Abdul Gaffar

437 Koko Sudjatmiko 477 Chairudin 517 I N Gede Arimbawa 554 Soegihono

438 Dwi Mulyanto 478 Teguh Rahardjo 518 Rudy Smith 555 Moelyono

439 Didiek Bawono 479 Erina Rukiwati 519 Susiswo 556 Loesianto Boedoseno

440 Bambang Sriyono 480 Bambang Supriyadi 520 Budi Wiryono 557 I Gusti Putu Sudarsana

441 R. Widiarno 481 Erfi Fadjri 521 Pamudi 558 Achmad Wasil

442 Suyono Handhy S. 482 Hendra Susanto 522 Josef Handono 559 Bambang Subariyatno

443 Zainal Arifin 483 Susilo Budiono 523 Bambang Hari R. 560 Dwi Ananto

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
561 Muslim 598 Bambang Kusumaryadi 635 Renold Anjasmara 672 Muallim Santoso

562 Priyo Sudjalmo 599 I D G Putra Swastika 636 M. Idrus 673 Eko Sulianto 
563 Sugijantono 600 Gatot Sutono 637 Unggul Sutarmono 674 Tri Supriono

564 Darminto 601 Djoko Purwono 638 Arief Fajar Nugroho 675 Supriyadi

565 Agus Maulana 602 Wagio Riptosumarto 639 Idung Wijono 676 Adiyanto

566 Dudy Radyanto 603 Agus Trimulat 640 I Ketut Suka Danaba 677 Eddy Gunawan

567 Ary Yudianto 604 Mohammad Dachlan 641 Firman Suryadi 678 Lukman Huzaini

568 Muhammad Natsir 642 Stephanus Adrianto 679 I Ketut Surya Naya

569 Suyatmo Achmad WISUDA KE : 31 643 Gde Arya Sumbawa 680 Mochamad Ardani

570 Darmawan 02 – 04 – 1983 644 I Wayan Puspa 681 Agus Sigit Pramono

605 Purwahadi 645 Togu P. Hutagalung 682 Jimmy Harto

WISUDA KE : 29 606 Lumaksono Noto P. 646 I Made Londen Batan 683 Heru Wibowo Sumadi

21 – 08 – 1982 607 Eddy Susanto 647 Haryanto Widodo 684 Bagiyo Riawan

571 Suharyono 608 Abdul Hanan 648 Ismudjoko 685 Alfanus Eko Santoso

572 Achmad Syafi’i 609 Luksiati Erntini 649 Gede Widiarna 686 R. Utojo

573 Tony Pranoto 610 Joko Budijanto 650 Sonny Sudarsono 687 Wajan Berata

574 Kuncoro Wiyono 611 Sudarmodjo 651 Sutanto 688 Muljono

575 Achmad Baidlowi 612 Rustono 652 Puguh Santoso 689 I Wayan Degeng

576 Sutjipto 613 Harso 653 Wisjnoe Kresnadi 690 Mulyanto

577 Joko Santoso 614 Achmad 654 Ferry Setiawan Adinata 691 Bachrun L Tandagimpu

578 Choiron 615 Eddy Ibnu Santoso 655 Soeharto 692 Adri Eko Witjaksono

579 G.M Hardjo Danandjojo 616 Houwdiarso Tunggal 656 Tedjo Sulaksono 693 Ida Bagus Oka Sujana

580 Gatot Budi Riyanto 617 Pudjo Karijo Tjokro 694 Tugas Sugeng S.

581 Ruskandar Widjaja 618 Oscar Lesmana WISUDA KE : 33 695 Nurdin Ali

582 Handoko 619 Purwanto Eko Nugraha 06 – 12 – 1983

583 Hasan Choliq 620 Slamet Supriyanto 657 Suhadi Isdijanto WISUDA KE : 35

584 I Wayan Sidharta 621 Supardi 658 Nanang Suwandito 25 – 08 – 1984

585 Yulianto Hari Pramono 659 I Wayan Yasmin 696 Amien Laila

586 Nanang Soediro Edy S. WISUDA KE : 32 660 Herry Purnomo 697 Haryatmo

587 Heru Prasetyo 27 – 08 – 1983 661 Patdono Suwignyo 698 Heru Suhardono

588 Nyoman Pudjana 622 Agus Subekti 662 Mardiono 699 Bambang Basuki H.

589 Moch. Sofiyanudin 623 Budiarto Hartono 663 Sumardijono 700 Subagiyo

590 Emmanuel Yunus 624 Harry Noerchayat 664 Rusman A.R 701 Boy Hendratno

591 Yudi Asminar 625 Hary Yantoro 665 Firman Santoso 702 Hari Supriyanto

592 Achmad Djaja Djianto 626 Kus Indharto 666 Ahmad Ajir 703 Suwartono

593 Winarno 627 Budiman 667 Setya Dharma Utama 704 Djoko Sudarmadji

628 Edi Sumanang 668 Gasim Husein 705 Edy Putranto

WISUDA KE : 30 629 Dadang Agus Sulaimn 669 Ari Tarianto Ismandono 706 Suharjono

10 – 11 – 1982 630 Widiya Mulyawan 670 Mas Oki Imam Slamet 707 Hasri Wendy Zulfikar

594 A. A Putu Ardana 631 Imam Rochmandianto 671 Sukandar 708 Sumarno

595 Didik Hariyadi 632 Suarthana Tjahja 709 Henry Heriyanto

596 Dosohusodo Wijaya 633 Suryo Yusuf WISUDA KE : 34 710 Anak Agung Gd Agung

597 Subagio Hadiwandowo 634 Ghulam Machfud 24 – 03 – 1984 711 Noor Achwan

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
712 Budi Wiranto 752 Audi Riza 792 I Made Sumartha 23 – 11 – 1985

713 Eddy Subagyo 753 Hary Soebagyo 793 Bachtiar AF 830 Slamet Riyadi

714 Yanuri 754 Markus Gatot S. 794 Pengkie SP 831 Tulus Sugiarto

715 R.Bagong Drajat Agus 755 Sumardiyanto 795 Minulyo Suprapto 832 Jermy Junaedhy

716 Salim 756 Widodo Budihardjo 796 Hidarrujati 833 Warsidi Yasir

717 Agus Tjahjadi 757 Abdul Syukur 797 Herman Sasongko


 834 Willy Sasmita

718 Moch. Tabrani 798 Adwin A. Rahma 835 Bargowo

719 I Wyan Tantra Sudiana WISUDA KE : 37 799 Moh. Arief 836 Taufik Saleh

720 Raihan 23 – 03 – 1985 800 Purnawan Chandra 837 Juwana Sulistya

721 Didit Suwardi 758 Harini 801 Handani 838 Roos Adi Satrio

722 Haryanto 759 Sutarman 839 Widiarso

723 Miswan Hadi 760 Joko Sasono WISUDA KE : 38 840 Wisnu Wardhana

724 Prayoga Dwi Poetranto 761 Mohamad Zaki 31 – 08 – 1985 841 Wahyu Djati

725 Fahmi Urip 762 Fator Rochim 802 Sukendro 842 Anton Lutfi

726 Djoko Susanto 763 Ainul Hayat 803 Rachmadi W. 843 Sunarko

727 Arifin 764 Yuswanto 804 Lutfi Kumoro 844 Agus Dihardjo

765 Moch. Choiri 805 Soewandi Soenario 845 Dody Yasendri

WISUDA KE : 36 766 Zulkifli Anwar 806 Aguk Zuhdi HF 846 Agus Widarsono

17 – 11 – 1984 767 Dwi Waskito B. 807 Irawan Santoso 847 Yuniardi

728 Pramudiyono 768 Herman Martono 808 I G B Narendra 848 Margono

729 Agoes Endro S. 769 Darsono 809 Hari Eko Santoso 849 Indriyawan

730 Pandit Indrawan 770 Hariyanto B. 810 Suradji 850 Djoko Wurjantoro

731 Artanto 771 Setyo Budiarto 811 Bambang Sucahyo 851 Harianto Wibowo

732 Arief Wahyudi 772 Rochman Rochiem 812 Edi Wuryanto 852 Suwarmin

733 Nurchamdan 773 Ridwan Suharno 813 Noto Subandi 853 Basuki Rachmad

734 Rizki Mirhadi 774 Mahfud Sodiq 814 Heru T. Nugroho 854 Budi Suwanda

735 Riyard Abdullah Allauw 775 Achmad Hilmy 815 F A Buntoro 855 Setiawan Pratomo

736 Sutoto Ariyanto 776 Slamet Santoso 816 Yoni Cahyono 856 Rudyanto Muliawan

737 Karya Achmad Yudi S. 777 Andri Priyono 817 Fuad Achmadi 857 Didi Wibisono

738 Gatot Padmowijono H. 778 Didi Irawan P. 818 I Made Suardhana 858 Suhardjono

739 Yusuf Haryanto 779 Hermawan Y. 819 Urip Triwaluyo 859 Bambang Gutomo

740 Oegik Soedihardjo 780 Rachmat Santoso 820 Moch. Faried

741 Ahmad Margo Santoso 781 Yerry 821 Puji Widodo WISUDA KE : 40

742 Rahardjo Tirtoatmodjo 782 Putu Suasta 822 Togar Silaban 27 – 03 – 1986

743 Triyogi Yuwono  783 Bambang Sudjatmiko 823 Sugianto 860 Zainuddin AS

744 Hery Priyanto 784 Rahardjo SBT 824 Djamhari Yamis 861 Turyanto

745 I Wayan Susila 785 Agus Yunardi 825 Syahroni 862 Djaja Sakti Pingi

746 Imam Guntoro 786 R. Yus Setyawan 826 Bima Haria W. 863 Slamet Margono

747 Ignatius Singgih H. 787 Hardi A. Susanto 827 Eko Nurmianto 864 Endri Isjono

748 Didik Budi Waluyo 788 F. Chairul Fatchi 828 Atjong Bambang S. 865 Toto Yuswanto

749 Andi Soko Setiabudi 789 Hartono SP 829 Gatot Dwianto 866 Eddy Prastowo

750 Hari Santoso 790 Surtjahjo 867 M. Arief Katoro

751 Soeharsono 791 R. Agoes Hartoyo WISUDA KE : 39 868 T. Bambang Musrijadi

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
869 R D Budi Tj. 909 Heru Prastowo 949 Agus Diayanto 989 Gunawan H.

870 Jauhari Kun Setyanto 910 Satriyo Hidayat 950 Arino Anzip 990 Tri Cahyono SM.

871 Gatot Priyo Utomo 911 Zainul Muttaqin 951 U. Witjaksono 991 P. Bimantoro

872 Subowo 912 Hari Subiyanto 952 Hadi Kuntjara 992 H S P Silitonga

873 Mei Dwi Susilo 913 Nur Husodo 953 Adrilmen 993 J D Tjatur P

874 Zainal Arief 914 Rudy Hermawan 954 Muji Pangestu 994 Arief N Hidayat

875 Moch. Ismail 915 Heru Mirmanto 955 Hadi Santoso L. 995 Samsul Hilal

876 Hamdani 916 Sonny Harsono 956 N. Nasution 996 Bambang Febrianto

877 Pontjo Wijono 917 Yanu Wardono 957 A. Sukadjat 997 Suswoko

878 Mustiawan K. 918 Eddy Widiyono 958 Atok Illah 998 Soeryanto

879 H. Machmud 919 Eko Permadi BS 959 Bramada 999 Astu Pudjanarsa

880 R. Nugroho A W 920 Julfian Siregar 960 Mohamad Zaini 1000 M. Arif Ansori

881 Ariefin Widodo 921 I Made Ariawan 961 D. Taurusianto 1001 Toni M Hasan B.

882 Arie Yuwono S. 922 Agus Sugiana 962 Judhi Indro S. 1002 Randy Rihadi K.

883 Ni Made Dwidiani 923 Gufron 963 Roody Purwareja 1003 Erianto Hadi

884 Irnanda Laksana 924 Fajar Harianto 964 Banifacius Sia 1004 Haryono

885 Widiyanti K. 925 Sudarno 965 Hery Wahidin

886 Joko Sarsetiyanto 926 Boy W. Sugiharto 966 S. Setyobudi P. WISUDA KE : 44

887 I W Wardana 927 Dwi Andi H. 967 Witantyo 12 – 09 – 1987

888 Fendy Wijaya 928 Supardi 968 Ferryawan Utomo 1005 Trisilo Harianto

889 Teddy Pusoko W. 929 Juni E. Saroyo 969 R. Hernanto 1006 Ahmad Alfian Rusdi

890 Sulistijono 930 Sugihartono 1007 Toga Tahi Silaban

891 Joni Soetomo 931 Edy Soesanto WISUDA KE : 43 1008 Palar Satriya

892 Makmur 932 Wahyu Hikmawan 21 – 03 – 1987 1009 Djati Waluyastono

893 B. Iskandariawan 933 Vincentius K. 970 Denny Martyooza 1010 Husin Al Muhdar

894 Frans Soetomo 971 Suhada 1011 Tjahjo Juwono

895 Gunawan S. WISUDA KE : 42 972 Hardiyanto 1012 Irawan

896 Kurnijanto I. 22 – 11 – 1986 973 Josef Sutrisno 1013 Leonardus H.

897 H. Istijanto 934 Irwan Purwanto 974 Winarto 1014 Endra Wahyu T.

898 R B Sutrisno 935 Yudhi Harti 975 Santoso Sudjono 1015 Heru Subagiyo

899 Suhandoko 936 Sunce T Abu Bakar 976 S.T. Nugroho S. 1016 Bb. Suheri Hadi S.

900 Moch. Anwar 937 Ardianto 977 Nanang Djoko S. 1017 Nugrahadi

901 Krisnawaldi B. 938 Bergas Tjahjono 978 Agus Budhi S 1018 Teguh Cahyono

939 Hadiono Prabowo 979 Djoni Citra 1019 Mudjiman

WISUDA KE : 41 940 Bachtiar Yunus 980 Asmaun 1020 Risman Haji Guntoro

13 – 09 – 1986 941 Djohan Arifin 981 A. Sukardiyanto 1021 Raden Tri Junanto

902 N. Mudjiharto 942 Untung Santoso 982 I G B Putu Sugata 1022 I Made Wijaya

903 Eko Suwito 943 N. Budiarto 983 Ibnu Susilo 1023 Machfoed Samsoel H

904 J B Sri Sawito 944 Yahya Wahyudi 984 Bambang Sudjasmono 1024 Rudy Nurcahja

905 Joni Dewanto 945 Bambang Gunawan 985 Otty Yudistira 1025 Agus Waluyo

906 Agus Kartika 946 Setiano Rubay 986 Wignyo Subroto 1026 Lokita Prasetya

907 Suhartono 947 Irawan Rahardjo 987 Suyadi 1027 David Edison T.

908 Wasono Basuki 948 Winasis 988 Miste Yuwono 1028 Angga Manopo

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
1029 Budiman Santoso 1066 Suharyanto 1103 Thomas Wonomarto WISUDA KE : 49

1030 Heri Layyak 1067 Steve ETS 1104 Ripto Wilono 01 – 04 – 1989

1031 Bagas Wardana 1068 Rumekso Adi H P. 1105 Dwi Murdijanto 1145 M. Situmorang

1032 Rudi Subijantoro 1069 Pratjaja K. 1106 Sugeng Marsono 1146 M. Supusepa

1033 Franciscus Hadi S. 1070 Totok Budiono 1107 Adi Setiawan 1147 Syiful Ahmad

1071 Wisadana 1108 I Made Barnawi 1148 Mulyadi

WISUDA KE : 45 1072 Trisaksono 1109 Mahendra Murti 1149 Rusdiana

14 – 11 – 1987 1073 Kuswito 1110 Sudarmono 1150 Suhadak

1034 Djaka Setiadi 1074 IGN Kresnawan 1111 Dj. Wisnubroto 1151 Afiril Suhud BU.

1035 Anto Supriadi 1075 Mahmudin 1112 Bambang Sudijono 1152 Sucipto

1036 Edi Subiyantoro 1076 Imam Hariyono 1113 T.Djati Waskito 1153 Ismanyto

1037 Made Sudiana M. 1077 Nurchayat 1114 Hari Suprayitno 1154 M. Damanhuri

1038 Pudjo Wahono Hadi 1078 Soebedjo 1115 Basuki Widodo 1155 Para Maarta

1039 Tri Tjahjono 1079 C. Widiyarto 1116 Tubagus A. Faris 1156 Sunarto

1040 Rafiq D.Machfud 1080 Wibowo 1117 Djati Sampurno 1157 Adhi Dewayanto

1041 I Ketut Gde Putra A 1118 Muh. Taurisa 1158 Hardibono BW.

1042 Agus Riyanto WISUDA KE : 47 1119 Yonny H. Priyono 1159 Totok Irwanto

1043 Aries Dharmawan P 03 – 11 – 1988 1120 Arif Sudaryanto 1160 Budi Pramono

1044 Dwi Edi Hadiwiyanto 1081 Sunu Dwiatmoko 1121 N.G. Suryadharma 1161 Mochamad Azhar

1045 Fitri Antoro Ch. 1082 Budi Rusianto 1122 Mahbub Humaidi 1162 Hadi Sunaryo

1046 Mohammad Miftah 1083 H Markus LP. 1123 Darmansyah 1163 LEF Koamesah

1047 Harjito 1084 T. Sudaryanto 1124 Meingkar S. 1164 Soemardiono

1048 Made Gede M. 1085 H. Hasan H. 1125 Bagus P. Nugroho 1165 Agus B. Laksana

1049 Eko Setyabudi 1086 Hasyim 1126 Rachmat Djalmo 1166 Bambang Parmadi

1050 Imam Baroto 1087 Rachmad Hariadi 1127 Budhi Siswanto 1167 Umar Dani

1051 Ganis Yudikisworo 1088 Pinto Hamayudi 1128 Joko Triyono 1168 Alfana Luthfi

1052 Sumarjadi 1089 Rakhman Rakhim 1129 I M K Budiana 1169 Tri Tjahjantono

1053 Slamet Harijanto 1090 Michael SP. 1130 Lalak Indiyana 1170 Kurniawan H.

1054 Anang Subiantoro 1091 Rudias Harmadi 1131 Gatot Boedhi T 1171 N. Lanis Wirawan

1055 Gunawan Sidjaya 1092 Achmad Bisri 1132 I Yosadipuro 1172 Rochadi Abiyanto

1056 HC Kis Agustin 1093 I T Sugiarto 1133 Mugiono 1173 Mohamad Fauzi

1057 Hari Santoso 1094 Alpriyadi 1134 T. Widiasmoro 1174 R. Wicaksono

1058 Dito Dyatmiko 1095 I N Sardjana 1135 Hidayat OD 1175 Sutardi

1096 Arif Fauzan


 1136 Slamet Sutanto 1176 Rachmad K. Hadi

WISUDA KE : 46 1097 Anang Subagio 1137 Atok Setiawan 1177 Totok Sumartono

26 – 03 – 1988 1098 Adelbert Thomas 1138 Sampurno 1178 Mokhamad Suef

1059 Sugiarto 1099 Johannes M Mawa 1139 Hari Takariyadi 1179 M. Sulistianto

1060 Made Suarmada 1100 Wisnu Priyanto 1140 Silvester Trisno 1180 V. Argo Rusdibyo

1061 Darsono 1141 Witjaksono 1181 Yosep Irawan H.

1062 Koewardono WISUDA KE : 48 1142 Senen 1182 Agus A. Royandi

1063 Andri Warsito 19 – 11 – 1988 1143 Mashirul Mursid 1183 Eyasta Winanta

1064 Wayan Mahardika 1101 Hasan Maman 1144 Agus Hermanto 1184 Tatang Sugeng

1065 Suherman 1102 Damus Witono 1185 Bagus Putranto

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
1186 Sugianto 1226 Agus Suyanto 1266 Yudi Hartono 1303 Heru Suprapto

1187 M.G. Susetiyono 1227 Arie Wisianto 1267 Alexander Tompod. 1304 Irsya Tri Muhajid

1188 M. Arif Santoso 1228 Edy Nugraha 1268 Hilam Halim 1305 Joko Santoso

1189 Herry Siswanto 1229 Taryono 1306 Hasim Suwondo

1190 Viskanto AP. 1230 I Made Juniarsa WISUDA KE : 52 1307 Rochmad

1191 Prastawa PW. 1231 Erlan K. Cahyono 17 – 03 – 1990 1308 Chary Sulyana

1192 Beny Sasmito 1232 Cristian A.S. 1269 A. Priyo Wibowo 1309 I Nengah S.

1193 Mhrihrenaning T. 1233 Sudarwanta 1270 Danang Priambodo 1310 Joedi hartono

1194 Abner Kakunsi 1234 Budi Kaliwanto 1271 Nur Arsyadi 1311 Tri Adianto

1195 Tawalujan 1235 RA. Eko Prihadi 1272 Aviv L.Putratama 1312 Tri Wiraleksana

1196 Sudjianto 1236 Sabardi 1273 Muhammad Muhajir 1313 Darmawan

1197 Joko H. Widodo 1237 Yudi Danurwinda 1274 Subandi 1314 A. Hendradjaja

1198 Gunarso 1238 Bambang Widiarto 1275 Muhammad Lutfi 1315 Puadi

1199 Soeadgiahardo 1239 Bmbang Pramasudi 1276 Nurwahidi 1316 Hudiyo Firmanto

1200 Jatmiko Eri S. 1277 Robby Agustriawan 1317 Sidik Asianto

1201 Syamsul Hadi WISUDA KE : 51 1278 Djohan K.Hastana 1318 Samsul Bakhri

25 – 11 – 1989 1279 Agus Baskoro 1319 Jojon Supriyanto

WISUDA KE : 50 1240 Henry Pranajaya 1280 Haris Prabowo 1320 Medi Purnomo

02 – 09 – 1989 1241 E. Pudji Sudjatmiko 1281 A. Marsuk Mudjahid 1321 Lasnjar Anjar

1202 Rody Soegianto 1242 Budi Witjaksono 1282 Gatut Setiadi 1322 Paulus Ratulangi

1203 Hery Koeshartono 1243 Hermawan Edhi P. 1283 Sutarno 1323 Mada Prabawa L.

1204 Budi L. Sanyoto 1244 Bagyo Haryanto 1284 Sugiarto 1324 Susanto Widjaja

1205 Sigit L. Widaddo 1245 Boyke Sugih P. 1285 Edy Supriyanto 1325 Chairul Fasih

1206 A. Duta Siswandi 1246 Wahyu A. Kisworo 1286 Satata Hadi Widodo 1326 Saimin

1207 Gossy Earyanto 1247 Non Supri Anar 1287 Joko Lelono 1327 Dwitjahyo Agus H

1208 Zahri Anwar 1248 Anang Widyatmoko 1288 Soviat Bangun 1328 M.Edwin Hadiwijaya

1209 Teuku Muntaha 1249 Mohammad Zari 1289 Jusuf Heri Sutrisno 1329 Mugi Rahardjo

1210 M. Faisal Luchaq 1250 Edhi Budi Setiawan 1290 Mahmud Yunus 1330 Siswo Triyanto

1211 Agus Mardani 1251 Agus Sigit Pramono 1291 Wasis Jatmiko 1331 Martin Herman

1212 Soegiarto 1252 Joko Sugiarto 1292 I Nyoman Arimbawa 1332 Agus Suwarto

1213 Suwarno 1253 F.Sugeng Hariyanto 1293 Arief Prapsudi 1333 Mukhlis

1214 IK Rumandiana 1254 Herra Indar W. 1334 Achmed Vaival I.

1215 S. Pinda Gunadi 1255 Abraham Tarigan WISUDA KE : 53 1335 Hendrik Luchiono

1216 Bambang Sampurno 1256 Harry Novianto 15 – 09 – 1990 1336 Pandit Yunanto

1217 Widija Ananta 1257 S. Sulistiawan SW. 1294 A.A. Agus Hadi 1337 Rachmad Dwi L.

1218 Prabowo 1258 R.Chandra Asmar. 1295 Trihono Soerjo 1338 Joko Sulistianto

1219 Yusuf Kaelani 1259 Samsudin 1296 Dani Rustiawan 1339 Ahmad Suhartono

1220 Heru Widyatmoko 1260 Agus Soerjono 1297 Tulus Pambudi 1340 Wahyudiana

1221 Soesilo Wardoyo 1261 Trisna Hermana 1298 Mugiarto 1341 I Nyoman Parisada

1222 S. Soedarnanto 1262 Mokh. Samsoedin 1299 Judha Sasmita 1342 Hendri Winoto

1223 R.D. Menorosumo 1263 Idham Cholid 1300 Herman Joestrijono 1343 Achmad Bintoro

1224 Slamet Paminto 1264 M.Arif Wibowo 1301 Moch. Sami’an 1344 Endro Hariyuwono

1225 Djoko Rahardjo 1265 Hendro Wibowo 1302 Ananto Setiawan 1345 Bambang Soewoto

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
1346 Koesoemo Boedijo 1386 Hengkie Parawouw 1426 Muhammad Arif W. 1466 Edi Santoso

1347 Manutun T. 1387 Rubyanto Cipto M. 1427 Istamar 1467 Agus Wiryatno

1348 Agoes Boediono 1388 Weil Puspito Adi 1428 Firman Febrianto 1468 Sugeng Isdwiyanudi

1349 Suhartono 1389 Rohana Rusli E. 1429 Salakhuddin Ahmad 1469 Yanuarto Widi H.

1350 Hendro Witjaksana 1390 I K Gde Sosiantika 1430 Aji Darma Perwira

1351 A.A.Adhi Suryawan 1391 Budi Satria Luhur WISUDA KE : 57

1352 Wayan Bandem A. 1392 Dionesius Arya K WISUDA KE : 56 16 – 11 – 1991

1353 I Nyoman Budiarsa 1393 Edward Adolf Kawi 07 – 09 – 1991 1470 Ady Tjahjono

1394 Putu Yudiartika 1431 Ainul Yakin 1471 Bb. Mardiatmo

WISUDA KE : 54 1395 Hariyadi 1432 Nur Hasjim 1472 Agus Pratomo S.

10 – 11 – 1990 1396 IN Gde Antara 1433 Achdar Riyanto 1473 Dian Sukma A.

1354 Bhaswata Ngurah P 1434 RM.R. Putranto 1474 Hadi Minarso

1355 Budi Djatmiko WISUDA KE : 55 1435 Adry Zulkandryanto 1475 Ali Zaenal Abidin

1356 Rudy Prayitno 27 – 04 – 1991 1436 Ary Laksana Wijaya 1476 Darsono Hadi W.

1357 R. Bamb. Sapto S. 1397 Sudjarwanto 1437 Heru Sunyoto 1477 Udink Aulia

1358 Johanes Wibowo 1398 Bisono 1438 Sudjud Prastowo 1478 Hikmat Wijaya

1359 Eddi Cahyono 1399 Moch. Fitroh 1439 M. Ridha 1479 Agus Nugroho L

1360 Hendro Edwiantoro 1400 R.Raksa Bomantara 1440 Iwan Ahnan 1480 Erni Sulistyawati

1361 Aries Dwianto 1401 Heru Purwanto 1441 Budi Dharmanto S. 1481 Miftah

1362 Loevianto K. 1402 Pradjiono 1442 Medi Prihandono 1482 Agus Widartono

1363 Ida Bagus Oka W. 1403 Hadi Wasisto 1443 Zaenal Abidin 1483 Irawan

1364 Satriya Sanjaya 1404 Doddy Winarto 1444 Hery Sumardiyanto 1484 Sudiro

1365 Eko Budi Santoso 1405 Doni Dharmawan E 1445 Abedi Nahar 1485 Rahmat Riyanto

1366 Bagies Sulistyawan 1406 Ribut Triwarsono 1446 Juni Winarto 1486 F. Widodo SB.

1367 Nizam Achmadi 1407 Dradjat Gunawan 1447 Suherman M. 1487 Basuki Setiawan

1368 Dwi Aryo Putro 1408 Patrianada 1448 Faried Rochadi 1488 Yulianto Noor H.

1369 Bambang Pristyono 1409 Didik Wahyudi 1449 Koentjoro M.B. 1489 Prayitno Adi

1370 Husni 1410 Etik Setiyadi 1450 Anang Setiawan 1490 I Made Sudana

1371 Bambang Sunarko 1411 Rachmad Ardyanto 1451 Hari Eka K. 1491 I Made Agus S

1372 Urfian Soegiharto 1412 Ari Yuniasmono 1452 Ariono Tejosuputro 1492 Gamadjaja Julianto

1373 Made Kertiyasa 1413 Iwan Hamzah 1453 AH. Solichin 1493 Aunur Rosyidi

1374 Sonny Okta Hanaka 1414 Bachronsyah 1454 Supihan 1494 Andhoko Soeyono

1375 Endik Gunawan 1415 Bintoro Riydibroto 1455 Ahmad Rozak 1495 Achmad Hariyanto

1376 Megah Waluyo E. 1416 Heru Chridhianto 1456 Ida Bagus Mayun B 1496 Eta Suprihadi

1377 Anwar Effendi 1417 Akh. Mulyadi 1457 Budhi Setiyahadi 1497 R.Eka Sayiful Arif

1378 Moh. Subekti 1418 Didiek Setiawan 1458 Hengky Anugerah 1498 M. Adhi Resza

1379 R. Edi Haryadi 1419 Ismu Haryono 1459 Moch.Fatckkhur I 1499 Mulyono

1380 Gunawan Slamet 1420 IG Nengah Asta A, 1460 R. Deddy Kurniawan 1500 Moch Lutfi Setiadi

1381 Arief Tyas Asmara 1421 Sonny Widodo 1461 Rahimmudin 1501 Ari Nugroho

1382 Sarwani 1422 Eko Prastowo 1462 Sri Sudadiyo 1502 Winarko

1383 Martinus Wardoyo 1423 Suwandi 1463 Kristyawan Dwibakti 1503 Pranto Basono

1384 Sukiyanto Hartono 1424 Wisnu Widujanto 1464 Sutomo 1504 Made Pramudia

1385 Effendy Syafria 1425 Budi Widjaya 1465 Indra Purnama 1505 Yohanes Solehan L

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
1506 Budi Sudargo 1546 Widy Istimror 05 – 09 – 1992 1629 Khenryanto

1507 Dicky Sulaimansyah 1547 Tjahya Widayat 1587 Agung Prabowo 1630 Sidik Wiyono

1508 Ida Bagus Ketut S 1548 Soemijadi Dharma S 1588 Singgih Priyanto 1631 Bima Juwomo

1509 David Tjahjono L 1549 Nugraha Dwianto 1589 Soelistiya Noegroho 1632 Raden Heriyanto

1510 I Wayan Susena 1550 Hari Lesmana Budi 1590 Erwin Sulistyo 1633 Sugeng Triyono

1511 Suryawan 1551 Agus Susanto 1591 Irvan Nurdhianto 1634 Edwin Setyo W.

1512 Didik Sapto Utomo 1552 Sjoefjan Tsauri 1592 Mochammad Taufik 1635 M. Effendi A.

1513 Rahmat Wahyu M 1553 R.Tjandrapurnama 1593 R. Yahya Yanuardi I 1636 I Gst Bg. Wijaya K

1514 Saiful Gozi 1554 Abd. Najib Al Ihsany 1594 Tentrem Takariono 1637 Heru Saptono

1515 B. Sudarmanta 1555 Didik Syahrial 1595 Nurdianto Prabowo 1638 A. Riza Bachtiar

1516 Pujianto 1556 Budi Sri Santoso 1596 Ery Sjarial T 1639 Muhamad

1517 Muh.Khoirur Rozikin 1557 Hariadi Novianto 1597 Wachid Sudjianto 1640 Sally Cahyati

1518 Djoko Susilo 1558 Hari Budi Leksana 1598 Putut Rakhminto 1641 Anatas Rizaly

1519 Chusnu Himawan 1559 Gathut Rudi W. 1599 Wahyu Dwiono 1642 Rusli Yulianto

1520 Trisno 1560 M. Ilyas D. 1600 Heruyanto 1643 Bismo Siswandanu

1521 Kunta Digdatanaya 1561 Agung Setyawan 1601 Putu G.Sudarsana 1644 Dahril Nizam

1522 Supriyono 1562 Dodi Herlambang K 1602 Mustofa

1523 Adi Setiawan 1563 Arif Rahman 1603 Jojok Subagijo WISUDA KE : 60

1524 Hari Widodo 1564 Satriyo Nugroho 1604 Agust. Budisusila 14 – 11 – 1992

1525 R.Ari Pambudi S. 1565 Djadi Soeharno 1605 Agus Widodo 1645 Oentoeng Boedi S.

1566 Ganis Kristanto 1606 Dwi Kirmanto 1646 Robert THS

WISUDA KE : 58 1567 Haris Wibisono 1607 Bagus Rahardjo W 1647 Tutuko Herlambang

18 – 04 – 1992 1568 Agus Setyanto 1608 Tulus Setawan 1648 Rudy Harjogo

1526 Victor Agung P. 1569 Heri Aprizal 1609 Ludang Firmanto N 1649 Jojok Sugeng P.

1527 Bismar Silaban 1570 Agus Subroto 1610 Soemi Probowaseso 1650 Anang Fatkhuroji

1528 E. Suhartono 1571 Eko Priyono 1611 Junaedii 1651 Hardi Wiyono

1529 Ali imron 1572 Samsuri 1612 Irfan Ismail 1652 Zainal Arifin

1530 Fadjar Wirawan 1573 Kusdi Widodo 1613 Soepriyanto 1653 Hardi Rindharto

1531 Rizky Ellandi H. 1574 Iwan Prayogi 1614 Syahri Romadlon 1654 Agung Haryana

1532 Isbat Bikah 1575 Agus Susanto 1615 I G N Sudikayasa 1655 Agoes Soengkono

1533 Budianto 1576 Johannes K. 1616 Isman Nasrul Hadi 1656 Judho Birawana S

1534 Amir Hamzah 1577 Richar Harian M. 1617 Aryo Harry Tjahjono 1657 Supriyono

1535 Iwan Hariyanto 1578 IGB. Priharta 1618 Dwi Djamiko 1658 Djoko Sulistijo

1536 Wely Rudiyono 1579 I Made Seroja Y 1619 Renos Winarta 1659 Baron Jatikusumo

1537 Susanto 1580 Suprapto 1620 Radius Tjaturfianto 1660 Setiyoko Tavip J.

1538 Wishnoe Wahyoe W 1581 Bb. Supriyantoro 1621 Stefanus Catur W 1661 Yusuf Arif Isnuri

1539 As. Ananta 1582 Agus Slamet 1622 Godroept Oktobrya 1662 Bypatrit Respaty

1540 Hari Rahmad D. 1583 Djoko Wasito 1623 Susila Candra 1663 I Gusti Ngurah AS

1541 D P G.Merta Artawa 1584 Agus Suripto 1624 Zenal Mutaqin 1664 Anak Agung Ngurah

1542 M.Ikhsan Rachmad 1585 M. Arief Effendi 1625 Winankusno 1665 Nanang T Supriyono

1543 Bernadi 1586 Tri Tjajono Putra 1626 Dody Arsadian 1666 Joesriadi Henri N

1544 Akhmad Masrukan 1627 Achmad Zabir Ula 1667 Nurul Aini

1545 Teguh Rachmadi WISUDA KE : 59 1628 Antonius Bb. W 1668 A. Yudhi Prastowo

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
1669 Edy Hartono 1709 V. Soetjahjono 1752 Dwi Tjahjono B 1792 F. Anggarijanto

1670 Haloman Napitupulu 1710 E.Arief Budiman 1753 T. Purnawarman 1793 I Gusti Nyoman W

1671 Rochmat Harimurti 1711 Eka Suhartono 1754 Wahjudi Heru P. 1794 Heru Kristiawan

1672 Noer Wahjoedi 1712 Djono Hariwijono 1755 Gunwan Hartanto 1795 Imanadi

1673 Iwan Krisnanto 1713 Zainul Ansori 1756 Muliyadi 1796 Prasetyadi

1674 Anto Yulianto Budi S 1714 BMH.Amudi Sitinjak 1757 Djony Winarto 1797 Endi Harijono

1675 Ricardus Daniswara 1715 Panca Hidayatjati 1758 Ariansjah Daja Putra 1798 Surya Wirawan

1676 Oko Sudarmanto 1716 M.Andang Gunawan 1759 Pahala Gultom 1799 Widiasto

1677 Mahkota N.Munir 1717 Dwi Soebagyo 1760 Boedi Pratjojo 1800 Irwan S.Salendra

1678 G Agus Kresnayoga 1718 Gunawan 1761 Yudi Harsanto 1801 Pribadi Boediman

1679 Supranoto Prajogo 1719 Danang Widoyoko 1762 Johan Agus C. 1802 Bagus Karyadi

1680 Rahmad Setya W. 1720 Djarot Hutabri E.B.S 1763 Syafrudin 1803 Yusuf Rohana

1681 Sabung Priadi 1721 Julendra Bb. A. 1764 Hendrikus Widodo 1804 Hadi Suwasono

1682 Wahyu Djalmono P. 1722 Hari Nugroho 1765 Subagiyo 1805 Donny Andono

1683 Slamet Budiarto 1723 Teguh Priambodo 1766 Moh.Iklas 1806 I Gusti Nyoman K.

1684 Luthfi Arief S. 1724 M. Nuriman Yusuf 1767 M. Syaiful B. 1807 B.Waskito Sudadi

1725 Rikki Wibisono 1768 Setyo Budi 1808 M.Syarifudin T

WISUDA KE : 61 1726 Budhi Murniawan 1769 Hasjim Taslim 1809 Arc Steven

10 – 04 – 1993 1727 Sudoso 1810 Hadi Tirto Santoso

1685 I Pt. Budhi Nanjaya 1728 Prio Yuwono WISUDA KE : 62 1811 Siddyo Isworo

1686 Rismanadi 1729 Antonius Taslim 11 – 09 – 1993 1812 Syahrul Husni A.

1687 Suwaji 1730 Raflanul Hijrah 1770 Mujahidin Noor 1813 Sapta Pramuji

1688 Bambang Pambudi 1731 Ahmad Nurdin 1771 M. Samsull Fuad 1814 E.Guna Setiawan

1689 Januar Prahasta S 1732 Nunung Fuadi 1772 Saptono 1815 Andy Suprapto

1690 Indra Adji Sulistijono 1733 Pra Julinuddin Kotto 1773 Abdur Rochman R. 1816 Agus Ariyanto

1691 Mochamad S. 1734 Ary Ovianto 1774 R. Gatot Hanuri S. 1817 Frenddyanto

1692 Muzafar Surjaputra 1735 Hadi Purwanto 1775 M.Ramdhani Adjie 1818 Budi Sardjono

1693 Mardijanto 1736 Dandy Prihandono 1776 Oie Ging Sien 1819 Bambang Pramujati

1694 Gatot Setry Raharjo 1737 Gatot Santoso 1777 Syahriza 1820 M.Hanafi Nur. R.

1695 Agus Sutanto 1738 Joko Pratoko 1778 Koeswanto 1821 Imam Hariyadi

1696 I Kt Agus Astawa 1739 Joko Susanto 1779 Judy Triambar 1822 Pande P G Hartana

1697 AA Ngurah BSKW 1740 Mahros Darsin 1780 Yusuf Effendi 1823 Yohanes Fujainal F.

1698 R.Panji Nunung HP 1741 Dermawan Hadi 1781 Ruwityo Apridjaja 1824 Eric Nugroho

1699 R.Djoni Atlanta 1742 Hary S. Witjaksono 1782 Nur Ikhwan 1825 Stephanus Zaldy G.

1700 Gede Oka 1743 Roby Risanda 1783 Tony Budi Santoso 1826 Beni Agus Permana

1701 Ketut Rai Mahajony 1744 Hendrawan 1784 Hadi Wahyunarto 1827 Joko Triyono

1702 Moh. Iqbal 1745 C. Qadarisman 1785 IB Wirahadi M. 1828 Hamdan hartono Alif

1703 Wahyudi 1746 Made Utama Yasa 1786 Swijoe Hardi 1829 Lamto Widodo

1704 Oedi Wiyarso 1747 Hery Suliantoro 1787 Heri Sutowiyono 1830 M. Fatchurohman

1705 Khalildudin 1748 Hartanto Effendy T. 1788 Zainuri 1831 Heri Priambodo

1706 Tjandra Sukrisno 1749 Hari Santoso 1789 Rachman Widi K. 1832 P. Donald Siahaya

1707 Tri Putra Indra Sakti 1750 W. Budi Santoso 1790 Supris Rudianto 1833 Aziz Nur Akhsani

1708 Achmat Winarko 1751 Erwan Susilo 1791 Cokorda Prapti M. 1834 Setiawan Budi S.

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
1835 Nurul Amin Kahir 1875 Dwianto Wikandono 1915 Mulyono 1958 Suharyono

1836 Risang Wijanarko 1876 Eko Suhartono 1916 Trimanto 1959 Nugroho Dwi H.

1837 Nurman Abror 1877 Ari Wibisono 1917 Made Arnawa 1960 Eko Priyo Utomo

1838 Lion Moedjiono 1878 M. Dijatmiko Fery 1918 Budi Prasojo 1961 Suhermanto

1839 M.Irham Safroni 1879 Zoher Ali 1919 Zainal Arifin 1962 Sukoco

1840 Iwan Setyadi 1880 Bayu Yudiasmoro 1920 Fredy Sinaga 1963 Joko Widyastomo

1841 D.Anton Pirngadi 1881 Setiobudi Susanto 1921 Edi Budiman 1964 Hari Sasongko

1842 Rudy Poeng 1882 Bb. Ari Wibowo 1922 Ari Wibowo 1965 Budi Rahardjo

1843 Akhmad Fauzi 1883 Ali Khomsah 1923 Achmad Alinurdin 1966 Boedi Santoso

1844 Oktiadi Hermana 1884 Armyn Dimas I 1924 Mohamad Fauzi 1967 Thomas Hardjanto

1845 M.Munir Fahmi 1885 Putu Gede Adi Putra 1925 I Ketut Parikesit 1968 Ageng Setiawan

1846 Mashudi 1886 I W Kartika Budiarta 1926 Harry Miharja 1969 Sukahar

1847 Muhamad Ridho 1887 A Sufa Widwianto 1927 I Putu Lokantara 1970 Rony Witjaksono

1848 Paulus Wihermanto] 1888 A. Jabir 1928 A. Farihin Nizar 1971 A. Sulaiman Firdaus

1889 Rustiarso Rianto 1929 Endra Wirawan 1972 Robby Dayoh

WISUDA KE : 63 1890 Subagyo Harsono 1930 Wulang Edwien C. 1973 I. Wayan Bagiarta

13 – 11 – 1993 1891 Bernad Sagala 1931 Kandi Wijaya 1974 Hadi Suwanda

1849 Wahyu Handono 1892 Nurul Fajar 1932 Jimmy Ardiansyah 1975 Zaenur Rochman

1850 Soetari 1893 Ludi Haryanto 1933 Herman Prasetyo H 1976 I Wy. Semudiarsa

1851 M.Luthfi Tjahjadi 1894 Adimin 1934 Irin Tjahjono Nangin 1977 I Ketut Darmika

1852 Surya Ananto 1895 IGAN Subawa Putra 1935 Heribertus Dwiyuda 1978 Nengah Santa

1853 Krisna Dahargono 1896 Nur Kholis 1936 Igor Firman Firdauzi 1979 Ruby Hatmoko

1854 Ketut Laksana Jaya 1897 Muhammad Ichsan 1937 Isrok Adji Sungkawa 1980 Imron Rosyadi

1855 Imam Muklis WH 1898 Ukman Widarmanto 1938 Putro Pamungkas 1981 Andriawan L.

1856 Aris Budiarso 1899 Fachrurrazi Taqie 1939 Arif Sugianto 1982 I N Sunia Sanjaya

1857 M.Irwan P. 1900 Cailendra G. Ichram 1940 Budi Edi Wahyana 1983 Sunardi

1858 Antyo Winarno 1901 I Nyoman Gede 1941 Antonius Vichi GTH 1984 Mahatman Listyio B

1859 Hari Sutjahjono 1902 Ary Kushartanto 1942 Sugeng Tutuka Aka 1985 Mochamad Setyo W

1860 M. Rifqi Isnanda 1903 Tri Cahya Wibawa 1943 Didik Setya P. 1986 Nursaid Prabowo

1861 Anton Suptayogi 1904 Riyanto Heri N. 1944 M.Johny Ali Firdaus 1987 Sudarmaji

1862 Mulyadi 1905 Yuniarto Agus W. 1945 I Made Mastana 1988 Hasan Sayudhi

1863 Supriyono 1906 Idham Taufik 1946 M.Miftahul Munir 1989 Bob Hasan Inonu

1864 Putut Supriyadi 1907 Bagja Permana 1947 Muh. Umar Fauzi 1990 Amirullah

1865 Saul Julius Ulco 1908 Hendra Atmoko 1948 Cholik Mochamad Z. 1991 Bb. Budi Prasetyo

1866 Wahyu Elftia Eland 1949 Budi Efendi 1992 Imam Paryman

1867 Herman Noviarto WISUDA KE : 64 1950 Rifqi

1868 Djoko Prasetyo 09 – 04 – 1994 1951 Wahyudi Ruswandi WISUDA KE : 65

1869 A. Tugimin 1909 Djoko Darman Adi 1952 Sahrul Asturachman 10 – 09 – 1994

1870 Arif Saptahadi 1910 Raden Abdul Aziz 1953 Agung Subagiyo 1993 Sudibyo

1871 Nugroho Febrianto 1911 Subiyantoro 1954 Sugeng Pujiono 1994 Didi Harijanto

1872 Muhanad Yusuf 1912 Dwipojono 1955 H. Nirbandono 1995 Achmad Imron

1873 Jogya Susilo 1913 Achmad Prasetyo W 1956 Rachmad Firdaus 1996 Gusti Sonny Firdaus

1874 Wahyu Setyanto 1914 I Made Ananta K N 1957 I Made Parwata 1997 Moekti Wibowo

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
1998 I Wayan Suandi 2041 Iswanto 2081 Nicolas Yoyok H. 2124 Gesang Sugiarno

1999 Indra Gunawan 2042 Imam Kholiq 2082 Fadjar Harijono 2125 Gede Erwin

2000 B. Widyatmoko 2043 Solikan 2083 Ignatius Sumaryanto 2126 Herman Supardjono

2001 Chairil Yananda 2044 Kunto Nugroho 2084 IG Nyoman Suastika 2127 Tjok Ka Bayu Putra

2002 Mi’an 2045 Suroso 2085 Susana Dewi  2128 I Ketut Asi Atmika

2003 Edi Santoso 2046 Hendra Gunawan S. 2086 Zamroni 2129 Widodo Pudyanto

2004 Rianto Tri Anggora 2047 Setya Gunawan 2087 Hadi Santoso 2130 Edi Marsongko

2005 Adnin Budi Wardoyo 2048 Darupindi 2088 Edy Iryanto 2131 Djoko Rijanto

2006 Mokhamad Fatoni 2049 Joko Margono 2089 Moch. Djazuli 2132 Irfan Syarif Arif

2007 M.Aryanto Bachtiar 2050 Sapto Wiji Utomo 2090 Bojro Guntoro 2133 Dwi Agung Widodo

2008 Sutoto Hexambodo 2051 Endhi Adhi R. 2091 Puguh Hariyadi 2134 Ketut Wira Kesuma

2009 Agul Zainal Arifin 2052 I Made Adi Suastika 2092 Agus Sugiharto 2135 Hendrawan W .

2010 B.Mbakoe Moekoe 2053 I Dewa Made Wirya 2093 Mahdi Harsono 2136 Romas Djaelani

2011 M.Tilawatil Amin 2054 I Ketut Periana 2094 Iwan Tristiawan 2137 Antonius Juniarto

2012 Yudiyanto Dwi P. 2055 Dwi Koetjoro 2095 T.Setyo Sugihartono 2138 A. Arief Budiman

2013 Richardus S. A. 2056 I Gusti Ngurah K. 2096 Semuiltari PM 2139 Zonny Amanda Putr

2014 Lantip Prajitno 2057 Nyoman Sugiartha 2097 I Made Oka Subawa 2140 Henric Muharka

2015 Gatot Mulyono 2058 Imran Haris Wibowo 2098 M.Syamsul Arifin 2141 David Arthus M.

2016 Tri Hardjanto 2059 Subagyo Kristanto 2099 Ahmad Dahlan 2142 Ampala Khoryanton

2017 Totok Sugiyono 2060 Widyo Istiawan 2100 Nurul Muhayat

2018 Nanang Setyo P. 2061 Erwin Ernawan 2101 Za’ari WISUDA KE : 67

2019 Dwi Wahyu Jatmiko 2062 Albertus Magnus AK 2102 A.H Sulistyantoro 08 – 04 – 1995

2020 Ida Bagus Anom S. 2063 Imam Sayudi 2103 Rizal N D P 2143 Trisuko

2021 Arya Jaya Negara 2064 Susetyo Brotoningrt 2104 Ari H.Gunawan 2144 Irwan Priyanto

2022 Cornelius Nugroho 2065 Anang Kusnaedi 2105 H.N Avicena 2145 Djoko Indrianto

2023 I Bagus Tri Husada 2066 Husni Santoso 2106 Andang Kusuma H. 2146 Wiyoto Wibisono

2024 A.Ludi Epifanijanto 2067 Gambang R. 2107 Bobby Cahyo W. 2147 Mokhamad Fauzi

2025 Robertoes Koekoeh 2068 Herman Saptono 2108 Rudy Mega P. 2148 Nanang Setyo Budi

2026 Gunawan Wibisono 2069 Heru Sapoedi W. 2109 Sugianto 2149 Moch. Sutoto

2027 Joko Hardono 2070 Seto Tjahyono 2110 Tio He Houng 2150 Ali Mas’udin

2028 Achmad Gozali 2071 K. Gatut Trihandoyo 2111 Setio Nugroho 2151 Agus Sulistyono

2029 Saifudin 2072 Sri Hermanto 2112 Krisna Didik W. 2152 R.Sutjahjo Julianto

2030 Wahyu Widodo 2073 Joko Tri Wardoyo 2113 Wiluyo Kusdwiharto 2153 Yani Mulyono

2031 Anjar Susatya 2074 Agustinus Banteng 2114 Muchlis 2154 Bendot Hidayat

2032 Sumarji 2075 Sapto Supriyanto 2115 Haryantono SGP 2155 Hardono Estu U.

2033 I Kadek Watarsa 2076 Oki Triyana 2116 Karna Adi Satria 2156 Rachmad Triadji

2034 Agung Purwanto 2077 Dany Ramadhani 2117 I Gede Widiana 2157 Indra Rahardjo

2035 Adi Wijaya 2118 Sandra D. Pribadi 2158 Gunawan

2036 Dewa Pt. Ananta W WISUDA KE : 66 2119 A. Minahul Qowin 2159 Amal Baladin

2037 Djoko Padiarsih 19 – 11 – 1994 2120 Anang T.Witjaksono 2160 Romi Erpatriatmoko

2038 Abdulah Agus Salim 2078 Nuki Wahyu Dwi S. 2121 Imam Juwono 2161 Vitus Satoto PBW

2039 Arief Suharyono 2079 Rudy Hartono 2122 Mufti Fuadi 2162 Ifrian Dodi

2040 Yasir 2080 Miming Santoso 2123 Agus Triwibowo 2163 Prisno Jogiara

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
2164 Leo A.Pranandjaja 2207 Didik Ari Purwanto 2247 Arief Kusniarto 2287 Hendra Leksmono

2165 Farid Hadadi 2208 Hery Supriyanto 2248 Budi Risbandi 2288 V. Tandjungwidjaja

2166 Sunoko 2209 Amir Faizal 2249 Nanang Dwi Prasety 2289 Ninin Widyawardani

2167 Judi Setio Adi 2210 Vanda Aprila Patras 2250 Dodik Ari Nugroho 2290 Tanggon Suhardimn

2168 Bambang Yeri A. 2211 Budi Yuwono 2251 Yuli Panca Asmara 2291 Rudy Purwoko

2169 Endra Sudjatmiko 2212 F.Herman M. 2252 Dias Cahyarini 2292 Munir Fadli

2170 Agung Priyo B 2213 Agus Dharma T 2253 Mirza Ernawan 2293 Wiko Widjanarko

2171 Agus Yusuf 2214 Eko Sudarmanto 2254 Robby Indarta 2294 Kurniawan Rahardn

2172 Andy HG 2215 Nanang SE 2255 Agus Budianto 2295 Raden Sanggar D.

2173 Mulyono 2216 Rudianto 2256 Christina Budi 2296 Joko Widodo

2174 A.A.Widnyana 2217 Farid Rizayana 2257 M. Andi Judono 2297 Mamik Mochamad F

2175 I Gede Sukarna 2218 I Wayan Suparta 2258 Soedarsono 2298 Benedictus Heri

2176 Miftahul Huda 2219 Aribowo Eka P 2259 Indra Permana 2299 Utomo Prawiro

2177 Wawan A.Widodo 2260 Ary Bachtiar Krishna 2300 Harmoko Setyawan

2178 Ketut Sujatitalia WISUDA KE : 68 2261 Moch. Fuadi 2301 Junan Triono

2179 B.Anang Nugroho 09 – 09 – 1995 2262 Muh. Nurhasim 2302 Ginanjar Oentoro

2180 Adi Sasongko 2220 Abdul Kholiq 2263 Alfitran Riwayat Dwi 2303 Heri Supriyadi

2181 Teguh Setiawan 2221 Sri Agus Priyono 2264 Arif Yudianto 2304 Ary Setyono

2182 Heribertus Goby R. 2222 Suripto Wahyudi 2265 Abdul Harris N. 2305 Cholisuddin

2183 Rudy Subagio 2223 C.W. Wicaksono 2266 Hendro Widyantoro 2306 Entjik Sjaiful Rizal

2184 Sutrisno 2224 Fasthur Rahman 2267 Imam Santoso 2307 Said Mochsin

2185 Indra Gunawan 2225 Andhi Kurniawan 2268 Adji Setiawan 2308 Ary Wibowo

2186 Sholiq 2226 Firnaz Budhi D. 2269 Nanang Tan Hari 2309 I Made Widiyarta

2187 Guritno 2227 Yudi P. Kurniawan 2270 Cahyo Sedyo U. 2310 AA Gede Maradi S.

2188 Chris Andry T. 2228 Elwin Cristiana 2271 Putu Edi Sugiharto 2311 Brantas Manunggal

2189 Tuwanto 2229 Haryo Suryo P. 2272 Ketut Suciarta 2312 Setya Nugraha

2190 Peni Budi R. 2230 Didik Hendriatna 2273 Hari Purnomo 2313 Irawan Hendro R.

2191 I G Pt hadiyana 2231 Heny Triono 2274 Bb. Sudarmanta 2314 I Dewa Made Anom

2192 I Ketut Bagiarta 2232 Mujari 2275 Bambang Tjahjono 2315 Puthut Pulanggeni

2193 Eko Wahyu Santoso 2233 Muhamad Usamah 2276 Rehanto Oktavianus 2316 Nunung Subiyanto

2194 Agus Imam Sonhaji 2234 Heru Dwi Irawan 2277 Maskur 2317 Badrul Munir Jauhar

2195 Mochamad Choiri 2235 Hari Supriyanto 2278 Asep Zaenal Abidin 2318 Muhamad Asril

2196 Novian Andry 2236 Agus Purwanto 2279 Daryanto 2319 Fajar

2197 Budi Hartono 2237 Indiantoro S. 2280 Purwanto 2320 Suwandi

2198 Tri Witjaksono 2238 Marthin Izak A. 2281 Yalbert Kudus 2321 Arief Setyawan

2199 Kasmani 2239 Bb. Wahyu P. 2282 Haspar 2322 Daniel Febri Rianto

2200 I G Made Winata 2240 Nikolas Agung P. 2323 Totok Yuarto

2201 Asaful Anam 2241 Dwi Ariantoko WISUDA KE : 69 2324 Jotje Rantung

2202 Wisnu Budianto 2242 Imron Bintoro 18 – 11 – 1995 2325 Aris Suryadi

2203 Chusnul hadi 2243 Dedi Agus W. 2283 Sjafur Robi 2326 Cecep Slamet Abadi

2204 Muhamad Anis M 2244 Wai Wahdan 2284 Budiyanto 2327 Assistriadi Widjiseno

2205 Budy Setiyono 2245 Agus Suharjanto 2285 Hadjarusjamsi 2328 Fardiansyah

2206 Budi Rachmad B. 2246 Wahyu Tulus S. 2286 Rudi Julistijono 2329 Andi Aryanda

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
2330 Imam Sudirman 2370 Agus Dodik Kartono 2410 H. Budi Nurwibowo WISUDA KE : 72

2331 Gunawan Asali 2371 Achmad Faroq 2411 Agus Trilaksono 08 – 11 – 1996

2372 I Made Duarsa 2412 I M Bayu Widodo 2452 Harijanto

WISUDA KE : 70 2373 Indarto Deddy P. 2413 Muhamad Fatoni 2453 Sjahdu Pratyasanto

08 – 04 – 1996 2374 Nyoman Putrawan 2414 Yuli Prabowo 2454 Teguh Dwi Tjahjono

2332 Primozaldi 2375 Gustiawan Godi 2415 Bastiyar Cahyono 2455 Tri Priasmoro S.

2333 Mashudi 2376 Ali Surachman 2416 Bayu Hendratno 2456 Damang kartika

2334 Heru Akhmad Syafi’i 2377 Erwindra R. 2417 Rahmadi Anindita 2457 Moch. Priyono

2335 R. Pratiknyo 2378 Parjoko 2418 Niofrie Nianta Cp. 2458 Adi Prasodjo

2336 Hery Poeriyanto 2379 Khrisna Andi P. 2419 Made A. Darmawan 2459 Samsun Hidayat

2337 Johanes Suyoko 2380 Bambang Sufiyanto 2420 Darso 2460 Mokh. Fatkhur

2338 Hery Wiriantoro 2381 Aries Isa Nurhadi 2421 I. Sigit Pratopo 2461 Andarina D.

2339 Tjiptono Richard 2382 Mokhamad Shobirin 2422 Muhamad Sholin 2462 Kasatmaja S.W.

2340 Abdul Basit H.Y. 2383 Darwisyaf Daud 2423 Estu Widodo 2463 Hendri Utomo

2341 R.Putut Widyatmoko 2384 Bustanul Taufik 2424 Ikhwanudin 2464 Hendro Setiadi

2342 Indra Dwi Prasetya 2385 Fajar Asnawin 2425 Tjandra Setiawan 2465 A.Wahyu Prasetyo

2343 Erwin Fachrul A. 2386 Bambang Hariyanto 2426 Dahrin 2466 Asahari Jaya Utama

2344 Riris Dwi Priya 2387 Widia Setiawan 2427 Poegoeh Hardjanto 2467 Andreas bayu J.P

2345 Dita Satyadarma 2388 Hadi Sucipto 2428 Habib Baehaki 2468 Wisnu Widjatmoko

2346 Bambang Purwanto 2389 Wiwik Hendrowati 2429 Abdul Rachim 2469 Felix Reza W.

2347 Dwi Yuwono 2390 W. Budi Sugiharto 2430 Antonius Dwi N. 2470 Deddy Rifky

2348 Paulus Iga S. 2391 Wahyu Trihastono 2431 Rifeldi 2471 Verdi Fachrudin

2349 L. Heri Kuntjoro 2392 Adnan Hamid 2432 Ahmad Fauzi 2472 Joko Agus Susilo

2350 Y Hasan Bahagio P 2393 Maraden Purba 2433 Yosep Winarno 2473 Sutanto

2351 Slamet Budiarto 2394 Ng.Leonardo Wijaya 2434 M. Chusnan L. 2474 Cok I Putri Kesuma

2352 Nurachman Sakti U 2395 Arif Suhodo 2435 Denny Effendi 2475 Hendry Naldi

2353 Djudjuk Djunaidi 2396 Supandi 2436 Sugiyarto 2476 IBM Gunawan B.

2354 A. Agus Sasangka 2437 Hasanuddin

2355 Jopie Jeffrie Bb. WISUDA KE : 71 2438 Fajar Alam WISUDA KE : 73

2356 Trimurti Wahyu W. 07 – 09 – 1996 2439 Harsono 10 – 04 – 1997

2357 Minto Handojo 2397 Wahyudiono 2440 Muhammad Nuzul 2477 I M Hardika Artha

2358 Abdul Basit 2398 Agus Utomo 2441 R. Alamsyah DP. 2478 Aziz Bahtiar

2359 Sigit Mardi Priyanto 2399 Syaiful Bahri 2442 Yusuf Ismail 2479 Fatkul Azis W.

2360 Tasliman Taslim 2400 Agus Wahyu P. 2443 Sahlan 2480 Bambang Yuniarto

2361 Sulistijono 2401 Ilham Akhmad Fitri 2444 Isaac Baruchi 2481 Roy Iskandar

2362 Bhakti Endratama 2402 Deddy Hermawan 2445 Nana Suryana 2482 Yudi Siwaya

2363 Arief Dharmawan 2403 Hardini Diah A. 2446 Yuliarman 2483 Deni Rana Wijaya

2364 Agus Ristiawan 2404 Mochtar Wibowo 2447 Zulhendri 2484 Johanes K.Seber

2365 V.H.Kusnala K 2405 Duta Arief Gunawan 2448 Iskandar Zulkarnain 2485 Edi Catur Setyobudi

2366 Erawati 2406 Didi Yuswandono 2449 Julianto Setyoadji 2486 Andri Yoga

2367 Winada Amral 2407 M. Arsyad M. 2450 Rusdaniyar 2487 Indra Herlamba S.

2368 Wawan Sukoco 2408 Kurnianto Hasono 2451 Afrizal 2488 Firman Toto Aji

2369 IDKt.Alit Darmawan 2409 M.Heri Pudji S. 2489 Sakri Widya Soraya

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
2490 Seno Darmanto 2530 Gunadi Yudhi P. 2573 Thomas Agus Bayu 2613 I Ketut Darsa

2491 Fredy Hamindong 2531 M. Yusri Ikhwan 2574 Dudi Ahmadyadi 2614 I Wayan Arnata

2492 Andy Bagus Surya 2532 Johanes Nugroho W 2575 Firza Mahdar 2615 Multazam Mastur

2493 Bhisono Hermawan 2533 Anas Justiawan 2576 Riva’i 2616 Iwan Sutanto

2494 Budi Dwi Santoso 2534 Iman Supriyono 2577 Machfud 2617 Frankly P.Tompoli

2495 Bambang Tjahjono 2535 Ageng Isrubkov 2578 Roni Harinul Yana Z 2618 Pion Yulianto

2496 Ery Widjanarko 2536 Ariesta T. 2579 Sarbini 2619 I Dewa Bagus SW

2497 Mesach Paryana 2537 Jusak Mardi Satrija 2580 Fauzan Huzaifah 2620 Arif Mustafa

2498 Handoko 2538 Yandi Hefrizal 2581 Yusuf Di A Sabri 2621 Suryono

2499 Nanang Prasetyo 2539 Dwi Khusna 2582 Riclon Herwanto S 2622 Didik Ariwibowo

2500 Purnomo 2540 Iwan A. Nugroho 2583 Heru Susanto 2623 Hariyanto

2501 Ambar Kusumo N 2541 Julius Caesar A. 2584 Laksmi Indriyani 2624 Iwa Laski Soegiri T

2502 Syamsul hadi 2542 A.Purbo hariyanto 2585 E.Kasta Sarjiyo 2625 Budi Rachmad Y

2503 Heru Setyawan 2543 Andik Budi Suciono 2586 Tri Wahono 2626 Sukamto

2504 Yansa Zulkarnain 2544 M.Ardi cahyono 2627 Idham Cholik

2505 Hendi Kariagung 2545 M.Fajar hardi P. WISUDA KE : 75 2628 A. Zainuri

2506 Dikkie Surja H. 2546 Supriadi Tjahjono 08 – 11 – 1997

2507 Mohamad Wahyudi 2547 Nur Zamroni 2587 Martinus Dikki P WISUDA KE : 76

2508 AAN Adhi Ardhana 2548 FP.Hary Adi Roedito 2588 Arif Rahmadi 04 – 04 – 1998

2509 Made Suryaputra 2549 Ari hariadi 2589 Edy Mujianto 2629 R. Adi Hendrawan

2510 Marzuki 2550 R. Hendra Perkasa 2590 Yuwono Ismu R. 2630 Cholis Syukran

2511 Puguh Dwi Tjahjono 2551 Setyo Margono 2591 Kiki Krisna Murti 2631 Anwar Hamzah S.

2512 Heri Iswanto 2552 Diptya Wiryaman 2592 Aswin Amri 2632 Karel Endon B.

2513 Albertus Frenky T. 2553 Deni Febrianto 2593 Nanang Priyono 2633 Yudianto Novisa

2514 Wahyu Purnomo 2554 Herman Pratikno 2594 Agus Nurdin 2634 Nengah Budarna

2515 Yudhi Kristianto 2555 Agung Hari Susanto 2595 Dwi Setyono 2635 Barita Hatigoran

2516 Janu Aranda S. 2556 I G A Kt Sastrawan 2596 Bambang Candra W 2636 Suparno

2517 Februady harri W. 2557 Padmanaba PS 2597 Setiyo Wiyono 2637 Ida Bgus K. Widjana

2518 Satriyo B Setiawan 2558 T.Muktiwibawa 2598 Hermawan 2638 Risal Victor P.

2519 Arindra H. 2559 Addin Dalfian 2599 Eva Vesty Effendy 2639 I Komang Pt Sutaya

2520 Budi Santoso 2560 Beny Yunarto 2600 Aries Setyono 2640 Soesilo Janoe

2521 Suryadiwansa H. 2561 Ali Mansur 2601 Andi Subyantoro 2641 Mulyadi

2562 Triyono Puji Raharjo 2602 Julius Kurata 2642 I Putu Arjana

WISUDA KE : 74 2563 Haryono 2603 I Made Madia 2643 Hadi Rustiyanto

06 – 09 – 1997 2564 IM Arya Tjandra W 2604 Anton Slamet R. 2644 Willy Saputro

2522 Himawan Ariantoro 2565 Kt.G Darma Yuda 2605 Alex Iskandar 2645 Satryo Hari Wibowo

2523 Budi Wardana 2566 Andreas Bb. P 2606 Ihwan 2646 Nanang Kuswahyudi

2524 Deddy Chandra 2567 Muh. Nur Yuniarto 2607 Edy Sutikno 2647 Dastro

2525 Indrawan Widya A. 2568 Eko Budi Santoso 2608 Bintomo Ekoputro 2648 Abdul Kifli

2526 Maslikan 2569 Yulius Sulistyo 2609 Dwi Sugiarto 2649 Dedy Ardian

2527 Ryan Pujadi 2570 Aryo Satito 2610 A. Bagus Suryoto 2650 Sandika Prabata

2528 Chevri Husin 2571 Akhmad Baihaqi 2611 Hadi Susanto 2651 Mohamad Hakam

2529 Nugroho 2572 Binsar Siahaan 2612 Eko Arif Setiawan 2652 Mochamad Tito

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
2653 Muhammad Fuad 2693 Mat Joni 2736 Rozi Setiawan 2776 M. Ikhsan Jauhari

2654 Fatah Anshory 2694 Moch. Afif Azmi 2737 Indro Tri Tjahjono 2777 Tedy Mulyono

2655 Kadek Alit Aryana 2695 Djoni Wahju Trijono 2738 Nanang Hendro M. 2778 Hermanto

2656 Mochammad Zainuri 2696 Nidaul Fajri 2739 Reynhard MP Siag. 2779 Dodi Harmoko

2657 Zainudin 2697 Kwartama Joshinaw 2740 Adin Rizalul Lutfi 2780 Ok.Hery Zulfan H.

2658 Abdul Muiz AM 2698 M. Abu Cholifah 2781 Hindri Saritono

2659 Lukito 2699 Agung Siswanto WISUDA KE : 78 2782 Hery

2660 Elihu Canta Wacesa 2700 Achmad Noor Rudi 06 – 03 – 1999 2783 Anthony Kristanto H.

2661 Sudarsono 2701 Fatkhurrohman 2741 Fajar Agustus W. 2784 Gst. Ngurah Kawiart

2662 Rahmad Hari Widod 2702 I Nyoman Munawan 2742 Soleh Fariyanto 2785 Budhi Apriyanto

2663 Agung Hendrawan 2703 Kurniawan Adhy W. 2743 Septo Wira Adi W. 2786 Joko Hajar P.

2664 I M Adhi Pramarta 2704 Yudi Prasetyo 2744 Hary 2787 Mardi Wiyono

2665 Zainal Abidin 2705 Cahya Purnama 2745 Arya Tjandra Sadw. 2788 Daniel Lolon

2666 Nengah Karta 2706 Sri Purwanto 2746 Salmon Parlindungn 2789 Andreas Widiatmok.

2667 Sholehchuddin 2707 Budi Siswanto 2747 Suud Masykuri 2790 Arsuza Agus Zainul

2668 Masrur 2708 Cahyo Murdianto 2748 Jacobus Martinus Z. 2791 Balabu Roberto

2669 Harus Laksana G. 2709 Irham Suyanto 2749 Arderi Anintyas W. 2792 Achmad Faizal

2670 Denny Irawan 2710 Rusli Ananda 2750 Christianto Nugroho 2793 Rudi Rubiyantoro

2671 Yudi Riskandar 2711 A A Kt Adnyana P. 2751 Domex Lobo 2794 Broto Himawan

2672 Tua Harolt 2712 Heri Purwanto 2752 Ahmad Amal 2795 Ely Achdijanto

2673 Agus Soemardy 2713 Arief Mahariyono 2753 Tri Darmo Tirto Ari J 2796 Erman

2674 Susan Heryadi 2714 Dwi Harianto 2754 Firman Muntako 2797 Andrie Mulyana

2675 Winarno 2715 Agung Wicaksono 2755 Ronny Kurniawan S. 2798 Syahtrimentha Bng.

2676 Ahmad Daniyal 2716 Muhammad Ghomri 2756 Feri Fatkur Rizal 2799 Joko Triono

2677 Agus Suharsa 2717 A. Farich Azmi 2757 Didik Rastiardi 2800 Slamat Maringan PS

2678 A Y H Lutfi Ismail 2718 Yohanes Suhartanto 2758 Dwi Hardiyanto 2801 Beny Sofyan

2679 Bonefasius Yulianto 2719 Muljadi Harsono 2759 Witono Hardi 2802 Burmawi

2680 Harry Poerwanto 2720 Hariman Kusuma 2760 Oxtalevanus Siallag. 2803 Moh. Sjahmanto

2681 Dwi Kurniawan 2721 Herdi Kristiyanto 2761 M. Rusli Sjamsudin 2804 Wenda Permana

2682 Armand Ariston Inn. 2722 Wendy Triadji Nugh. 2762 Heri Purnomo 2805 Abdul Hamid

2683 Nugroho 2723 Arif Hasan Fuadi 2763 I Putu Prawirayudha 2806 Sukardi

2684 I Dewa Md Cipta S. 2724 Hermayanti W. 2764 Dadik Sri Anggandr. 2807 June Muara Siregar

2685 A C H Agus Suaidi 2725 Made Sucipta 2765 I putu Suka Ardika 2808 Sohip

2686 Zainuri 2726 Mohammad Faqih 2766 Sutikno 2809 Mujiburrahman

2687 Ibnu Ruliyanto 2727 David Riman 2767 Arif Wahjudi 2810 Muamar Wibisono

2728 Ignatius Palentek 2768 Bayu Megantara 2811 Kurniawan Abadi

WISUDA KE : 77 2729 Husaini 2769 Gunawan Martua 2812 Anton Hendarto

05 – 09 – 1998 2730 Mochamad Zainal 2770 Trizeta Yogaswara 2813 Arif Gampang Utom.

2688 Budianto 2731 Dale Valiantino 2771 Dian Anoriza 2814 Saladdin Arianto

2689 Dwi Asmoro 2732 Agung Widjajanto 2772 Teddy St. H. 2815 Djoni Soedarmono

2690 Dadang Krisna H. 2733 Edhi Wiliyarto 2773 Rustiawan Guntur 2816 Totok Sunarto

2691 Yoedha M. Hanafi 2734 Tri Tampan Juwardi 2774 Ach. Mustain 2817 Rakutta Barus

2692 Hendra Sasono 2735 Taufiq Arif Setyanto 2775 Dani Sitorus 2818 T. Fatsalluddin

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
2859 Arif Fianto 2899 Eko Sulistyo M. 2942 Ary Cahyono Budi J.

WISUDA KE : 79 2860 Sentot Agus P W 2900 Rudi Hartono 2943 Stev. Jaka Adi N.

13&14 – 09 – 1999 2861 I Made Ari Kesuma 2901 I Pt Indra Gunawan 2944 Novia Andi Prabowo

2819 Siswo Darminto 2862 Lutfi Kurniawan 2902 Hendri Kiswantoro 2945 Supriyono

2820 Suryono Adi Waluyo 2863 I Nyoman Suarjana 2903 L. Indra K. Dewanto 2946 Satyo Prahnowo

2821 Gunawan Wijayanto 2864 Sulaiman Arief 2904 Agus Wibawa 2947 Sri Mulyana

2822 A. Amos Catur P.A 2865 Arifin 2905 Heri Setiawan 2948 Abdul Mubin

2823 Erwin Setyo 2866 Sidik Purnomo 2906 M. Ali Yusup 2949 Iim Nurhadi

2824 Arief Gunarto 2867 Hardi Zen 2907 Agus Wijayanto 2950 IB Putu Denni P.

2825 Bb. Sapto Dewo 2868 Faried Yuniarto 2908 Harun 2951 Ronny Machfudi

2826 Putu Rustika 2869 Iwan Setiawan 2909 Anang H. Santoso 2952 Juli Santoso

2827 Nugroho Djatmiko 2870 A.Wahyu Kusumo N 2910 Mas’ud Riadi 2953 M. Abdunnasir H.

2828 Windu Brotoseno 2871 Aries Nugroho B. 2911 Fachrur Rozi 2954 Made Arjadi

2829 Imam Masyhuri 2872 Kingkin Prasetyo U. 2912 Hari Budaya Adi 2955 Eko Purwanto

2830 Dedy Nur Iswahyudi 2873 Daniel Djarot S. 2913 Nurmawan 2956 Eddy Santoso

2831 Jaka Rusdianto 2874 Aries Yudi Prasetyo 2914 Wahyu S. 2957 Untung Hariyadi

2832 I Nengah Sutarsa 2875 M. Edy Kurniawan 2915 Joko Wasisto 2958 I N Gede Suyasa

2833 Susetyoko Basri 2876 Muhamad Sakti 2916 Yanuar Arifianto 2959 IB Ardana Putra

2834 Peniel Immanuel G. 2877 Asep Saifulloh 2917 Wiyono 2960 Indira Widyaningrum

2835 Heru Cahyono 2878 Nizar Primadi D. 2918 Achmad Fauzi ZK 2961 Bobby Yusdyanto

2836 AA N T Wirasonjaya 2879 Christian Iswahyudi 2919 Tukardi 2962 Tommy Widi S.

2837 Anhar Armansyah 2880 Agus Suseno 2920 Lukman Barkah 2963 Sukristo Gurning

2838 Ahmad Tazhir 2881 Dwi Tjahyono B. 2921 Agus Patrawan 2964 Wahyu Tri Hagono

2839 Indro Hermawan 2882 Danang Rismawan 2922 I Kt Saha Mandawa 2965 Soetoro

2840 Sudjarwo Triwahyu 2883 Rachman Ardiansah 2923 Herman Prasetyo 2966 RM Adi Hertanto

2841 Achmad Nurcholis 2884 Eric Tendean 2924 Adianto Dwi R. 2967 Soesilo

2842 Akhmad Zainuri 2925 Rachmat Daulay 2968 Bogie Suseno

2843 Yudi WISUDA KE : 80 2926 Robertino Prasetyo 2969 Farid Setiawan A.

2844 Lavi Rumandioko 04&05 – 03 – 2000 2927 AA Ngr Surya L. 2970 Budi Priyohutomo

2845 Muhamad Ari 2885 Hosea Ika Agus C 2928 Indra Susetya 2971 Gatot Wahyudi

2846 Asnawi 2886 Heru Purwoko 2929 Yuni Hermawan 2972 Hendra Setiawan

2847 Ready Hardiyatmok. 2887 Achmad Syaiful R. 2930 Agus Wahyudi 2973 Teguh Senoaji

2848 Jeffry Syam 2888 Denny Handaryanto 2931 Heru Sasongko 2974 Breliant Afrianto

2849 Bambang Santoso 2889 R. Mung Amarindo 2932 M. Ramon M. 2975 Prabudi Zulkarnaen

2850 Ibnu Andriyono 2890 Yoyok Feranandi 2933 Sigit Guntarto 2976 Puguh Wigunastiko

2851 Budi Satriyo 2891 I Wayan Gede S. 2934 Mohammad Rumzi 2977 Engkos Kosasih

2852 T. Syahrial 2892 Fori Setiarahadi 2935 Titis Aditya Wijaya 2978 Taqwanur

2853 Novri Ariyanto 2893 Ali Akbar 2936 Mochammad Natsir 2979 Zainal Fahmi

2854 Deddy Simon 2894 Syafil Qulub 2937 Gede Nugroho A. 2980 Muh. Darussalam

2855 Hendry Lodjimarta 2895 Joko Sukariono 2938 I Nyoman Sutama 2981 Noor Adityawarman

2856 Ony Siswantoro 2896 Hery Artady 2939 Budi Agung K. 2982 Muh. Anhar Afandy

2857 Iwan Ary Roch. 2897 Lulus Vinuji F. 2940 Beny Arifin 2983 Suyudi

2858 Sugeng Haryanto 2898 Laboeh Widodo 2941 Sri Mulyono 2984 Wahab Hadiyanto

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
2985 Harya Prana T. 3025 Bernard Laurens S. 3065 Ovy Indar Prasetyo 3108 Arif Indro Sultoni

2986 Fauzan Fadhilla 3026 Hendra Poedyo W. 3066 Felix De Oliveira 3109 Bejo Tragili Sapto

2987 Taufiqulloh 3027 Slamet Suryanto 3067 Win Sofwan 3110 Abdul Muntholib

3028 Yuli Saputro 3068 Yuniawan Setyono 3111 Hermawan Susanto

WISUDA KE : 81 3029 Ario Fanata 3069 Rochmad Bustari 3112 Agung Yuwono

02&03 – 09 – 2000 3030 Herry Poernomo 3070 Arif Prasetyo 3113 Arry Pribadi

2988 Hari Purnomo 3031 Hafif Farhan 3071 Agus Widiyana 3114 Rudy

2989 Widan Hasan 3032 Indra Gunawan 3072 Ari Tedjo Leksono 3115 Ayok Sumardianto

2990 Susilo Cahyono 3033 Kathleen Ceciliana 3073 M. Wahyu Hudiana 3116 Lutful Hakim

2991 GE Rudy Wijaya G. 3034 Anwar Rosydin 3074 Rully Firmana Adi 3117 Jaya Dinata

2992 Setiawan Hendrartn 3035 Kusnu Budi Hartant. 3075 Joko Haryanto 3118 Vivian Tini

2993 M. Ariestoteles N. 3036 Bambang Purwanto 3076 Cosmas Firman K. 3119 Jemmy Liando

2994 Eko Suryo Prianto 3037 Rio Gunawan S. 3077 Freddy Nova Ardani 3120 Agung Prasetyo U.

2995 Novan Ananda 3038 Mohammad Fikri 3078 Wahyu Triyono 3121 Moch Fajeri Hidayat

2996 Sonny Faisal 3039 Moh. Nasiruddin 3079 MN Wishnu Satria I. 3122 Bayu Sasongko

2997 Aries Ardiansyah 3040 Kan Ho 3080 Yudi Bachtiar 3123 Unggul Wasiwitono

2998 Fuadi 3041 Ali Mustafa 3081 Moeryantono 3124 Achmad Irwan S.

2999 Raharjo Tri Nugroho 3042 Mahdi Wasistomo 3082 Hari Gunawan 3125 Julius Simon Ariton.

3000 Abd.Haris Setyawan 3043 Sumiarto 3083 Mituhu Setio Djatmk 3126 Ervan Ambarita

3001 David Rosidy 3044 Ali Hamzah 3084 Adhitya Candra 3127 Agus Sumaryanto

3002 Arif Yunaedy 3045 Puryanto 3085 Suseno Budi Pras. 3128 Dicky Irwanto

3003 Arif Mefriono 3046 Sardiman Saragi 3086 Rohadi Yuwono 3129 Faizal Amri

3004 Ahmad Lutfi 3047 Sugiarso Sudharma 3087 I K Gde Widnyana 3130 Sanjaya Firmansyah

3005 I Mde Dwi Haribawa 3048 Bb. Arip Dwiyantoro 3088 Untung Setiono 3131 Agus Darmawan

3006 Farid Ma’ruf 3049 Zulfadhli 3089 Amirudin Chanip 3132 Sulihadi Hendro K.

3007 Leo Harwidono 3050 Gunarso Suntu 3090 Lutfi Fahdiar R.S 3133 Ahmad Basahil

3008 Dwi Suhartanto 3051 Yudi Putra Iskandar 3091 Sugeng Wiyono 3134 Didik Sugianto

3009 Edy Suprayitno 3052 F. Xaverius Priyo 3092 Junaedi Abdillah 3135 M. Syofyan Atsauri

3010 Dody Hery Lesmana 3053 Nurhendra S.A 3093 Mohammad Effendi 3136 Dedy Zulhidayat N.

3011 M.Al Fatih Hendra. 3054 Amik Basuki S. 3094 Made Iwan Indr.Mkr 3137 Wiwin Farudi

3012 Muh. Wijanarko 3055 Ahmad Khoiruddin 3095 Soni Satriya Dwi A. 3138 Supi’I

3013 Dodik Sudariyanto 3056 Danny Tresna S. 3096 ID Gde Adi Saputra 3139 Charles Victor H.S

3014 Ali Efendi 3057 Denny Prakarsa S. 3097 Didit Bagas Tripras. 3140 Eduart Wolok

3015 Anton Setiadi 3058 Fachan Nurul Anig 3098 Rohmad 3141 Wiwin Sujati

3016 Sulistiono 3059 Ekko Isman Adhi W. 3099 Eka Setiyanta N.

3017 Yulianto 3060 Aris Kusdarjadi 3100 Yusuf Ardian WISUDA KE : 83

3018 I Komang Astika 3061 Teguh Imam S. 3101 Joko Susilo 08&09 – 09 – 2001

3019 Heru Dwinanto 3062 Landung Widodo 3102 FX Yudha R. 3142 Danang Prayudi

3020 Muh. Misbakhudin 3063 Bramanto Subroto 3103 Budi Hartono 3143 Solichin Nur Ambyh

3021 Dwi Restu Wahyu A. 3104 Fahmy Ryadin 3144 Ridho Prawoto

3022 Agung Nugroho WISUDA KE : 82 3105 Faisal Reza 3145 Margo Suwono

3023 Bakhtiar Irawan 03&04 – 03 – 2001 3106 I Nyoman Jingga 3146 Anton Sukoco

3024 Hari Subagyo 3064 Agung Priyono 3107 Ari Indra Jaya 3147 Habib Musthofa

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
3148 Yanuar Aditya H. 3191 Wahyu Widodo 3234 Sofia Nur Zulaikha 3274 Lukman Noerochim

3149 Suudi Mut’im 3192 Hully Cahyantoro 3235 Andre Sutedjo 3275 Moh Heri Kurniawan

3150 Cahya Darana 3193 Arifin Kurniawan 3276 Purwanto

3151 Nolo Ismo 3194 Noor Kholid R. WISUDA KE : 84 3277 Sih Anggoro Unggul P

3152 Tamas Windratmo T 3195 Agung Purniawan 09&10 – 03 – 2002 3278 Jhony Sentosa

3153 Djoko Santoso 3196 Sugeng Widodo 3236 Slamet Budi Raharjo 3279 Eko Kriswantoro

3154 Eko Deddy Setiawn 3197 Arif Puji Wiyono 3237 Muh. Fachrudin Lutfi 3280 Hari Prasetyo

3155 Susilo Raharjo 3198 Syafruddin Jaya 3238 Ronny Rahardyo 3281 Bagus Putu Ngurah W

3156 Dhian Kurnia A. 3199 Fifien Yuliasyari 3239 Inu Wikantiyoso 3282 Ibrahim Kasim

3157 Salahuddin Junus 3200 Andi Joko Nugroho 3240 Nanang Cahyono 3283 Agung Budi Arianto

3158 M. Falichul Basyar 3201 Agung Eko S. 3241 Budiono Hermawan 3284 Helmizar

3159 Eko Mulyadi 3202 Agus Kurniawan 3242 Yudi Herdiyanto 3285 Misbakhul Umam

3160 Iwan Fauzan 3203 Budi Prasetyo 3243 Rifan Eko Kristianto 3286 Driaskoro Budi Sidharta

3161 Ach. Samsul Hadi 3204 Tri Kurnia Handini 3244 Sudiono 3287 Sumantri Cipto Wijaya

3162 Nunung Annas A. 3205 Dwi Purwanto 3245 Andik Siswandi 3288 Nurcahyo

3163 Agus Eko Kurniawn 3206 Fajar Sodiq 3246 Andi Patrio 3289 Redi Navrione

3164 Sudaryanto 3207 Candra Rakhmat 3247 Johnatan Wahyoe P. 3290 Zuliantoni

3165 Yudono Arintoko 3208 Arip Rahadi 3248 Ulul Arkham 3291 Mas Ngabei Dimas S N

3166 R. Loh Ardika S. 3209 Roy Isa Radhitya 3249 Yohannes Bayu M. 3292 Riska Wahyu Fibriana

3167 Hario Priambudi SP 3210 Kiki Widya Indrawan 3250 Novianto Dwi Wibowo 3293 Eko Adi Saputro

3168 Muh. Nur Rohman 3211 Mulia Rahardian P. 3251 Jonathan 3294 Dieni Indarti

3169 Arry Suryantoro 3212 Zainal Fatoni 3252 Yani Dharmawan 3295 Sutanto

3170 Sugiri Wahyu W. 3213 Dimpu Gultom 3253 Anas Hadi Siswanto 3296 Agustinus Sutawa

3171 Adnan 3214 Sumantri 3254 Laksana Ardi Utomo 3297 Andre Widiyanto

3172 Vivin Pres Riyanto 3215 Ansori 3255 Syarifudin Hariyadi 3298 Budi Susanto

3173 Agus Trimaryoto 3216 I Ketut Dwijendra 3256 Atje Darmaseputro J. 3299 Moh Agus Nasrudin L.

3174 Seno Muji Nugroho 3217 Putu Henry Wijaya 3257 Kelik Ibnu Sumantri 3300 Moh Arif Kurniawan

3175 Nanang Qomarudin 3218 Muh. Syamsu A.Y 3258 Irawan Sudarsono 3301 Drajad Nugroho P.

3176 Triyoga Ariwening 3219 Faidurrahim 3259 Agus Salim 3302 Anang Syaifudin

3177 Rachmat Hidayat 3220 Nur Cahya Effendi 3260 Ahem Budi Setiawan 3303 Jonathan Reiner

3178 Ario Barata 3221 Daru Kusumo 3261 Alfa Yanuar Riansyah 3304 Teguh Irwan Nugroho

3179 Ary Vidya Mahardk. 3222 Venu Hernoko 3262 Moh Sholehudin 3305 Edy Sulistyo

3180 Heru Yuswandono 3223 Slamet 3263 Bambang Biatmoko T 3306 Raf Radiant Agung SG

3181 Gunarto Wibowo 3224 Tina Murti Agustini 3264 Antony Catur Surya A 3307 Wibowo Sahadi S.

3182 Achmad Yuslik 3225 Handoko Tri Laksn. 3265 Syaiful Hidayat 3308 Ari Setyawan

3183 Budi Prasojo 3226 Albert Kayame 3266 Much. Rokim 3309 Nur Ilham Pancoro

3184 Hartoyo 3227 Sulis Agus Styawati 3267 Irfan Junaidi 3310 Budi Permana Hadi

3185 Eko Priyono 3228 Wahyu Jatmiko Adi 3268 Mohammad Ali Akbar 3311 Darwin Johanes

3186 Goncang Senoaji 3229 Hariyadi 3269 Ardi Nugroho 3312 Iwan Budi Kurniawan

3187 I Md Gatot Karohika 3230 Ricky Hendrawan 3270 Panca Kurniawan 3313 Yohanes Arief Noegroh

3188 Andhika 3231 Fairizal 3271 Dhili Nuryadi Solikhin 3314 Anwar Hendarto

3189 Roni Herdianto 3232 Haris Susilo 3272 Siswara Suryadana 3315 Indriani Puspta Sari

3190 Mursal hedi 3233 Amir Hamzah 3273 Rijanto Budi Utomo

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
WISUDA KE : 85 3357 Abdi Nafi 3400 Nurman Susilo 3440 Andy Cahyo Yuwono

07 & 08 – 09 – 2002 3358 Agus Prayitno 3401 Asrul Sani 3441 Fahmi Ferdian

3316 Dekrita Hariwibawa 3359 Rino Teguh Setio W. 3402 Rulie Ermawan 3442 Muchamad Iqbal

3317 Heri Kepuhriyanto 3360 Kushartanto 3403 Mochamad Syachrul Y. 3443 Yossy Okta Angga R

3318 I Putu Suradharma 3361 Supriono 3404 Dody Sinambela 3444 Tri Harwindanu

3319 Heri Setyawan 3362 Otto Romy Timbul 3405 Dyah Arum Wulandari 3445 Gunawan

3320 Arief Hidayat 3363 Ika Jaya Iman 3406 Teguh Suprasetyo 3446 Yudi Riyanto

3321 I Made Puryantara 3364 Muhibuddin 3407 Faried Cahya Wijaya 3447 Yudi Asmono

3322 Jamaluddin 3365 Moch Sahrul Amari 3408 Mukaffi Humam Achmad 3448 Bambang Sugiarto

3323 Hengki Purnawan 3366 Rakhmad Hariadi 3409 Didit Waskito 3449 Rafik Hidayat

3324 Akhmad Afandi G. 3367 Ni Luh Putu Chandra Dewi 3410 Iwan Sutrisno 3450 Satworo Adiwidodo

3325 Donny Rico Marihot 3368 Aam Kamil Syaifudin 3451 Rahmad Andriansyah

3326 Muhammad Ifan Rizal 3369 Dzulfikar Arifuddin WISUDA KE : 86 3452 M Taufiq Hidayat

3327 Agus Giri Prabowo 3370 Nana Suryana 08 & 09 – 03 – 2003 3453 Anita Kristinasari

3328 Dody Surawijaya 3371 Edi Suprayitno 3411 Akhmad Gozali 3454 Edy Susilo

3329 Asyhad 3372 Saiful 3412 Donny Brilliant 3455 Dwi Yuswianto

3330 Mas Irfan Purbawanto 3373 Teddy Nurcahyadi 3413 Agung Hendra G. 3456 Mahyoga Agung O.

3331 Darmawan Eko H. 3374 Andy Purwa Sejati 3414 Felly Heinz Natiyon 3457 Januar Citra Kusuma

3332 Purwito Priambodo 3375 Ahmad Sholichin 3415 Imam Supriyadi 3458 Shobron Navara

3333 Endro Dwicahyono 3376 Ahmed Robulla Sakti 3416 Akhmad Fauzi 3459 M Nur Hidayat R

3334 Ni Made Sri Oka R. 3377 Yekti Kurniawan 3417 Suryono 3460 Setyo Yuniarto

3335 Choirul Sholeh 3378 Wigu Utomo 3418 Joko Arifin 3461 Firman Aristiyono

3336 Prayogo Santoso 3379 Akhmad Nidlom Humaidi 3419 Febri Ronald M. 3462 Muh Taufiq Sholeh

3337 Rijaludin Tamar 3380 Jemmy Setyawan 3420 Abdul Rosyid 3463 Fahrul Irvanto

3338 Mokhamad Patoni 3381 Amrun Rosyid 3421 Ketut Sarmawan 3464 Rheno Siswandi

3339 Emiel Zakka Noor Auliya 3382 Tri Muhtarudin 3422 AAPA Suryakusuma 3465 Muh Taufik Mardian

3340 Istifadah 3383 Purwo Wahyudi 3423 Indarto Yuwono 3466 Teguh Budiono

3341 Makinun Amin 3384 Dody B. Hadimartono 3424 Tumade Ismal Fefari 3467 Ida Bagus Oka Kuera

3342 Muhammad Ihsanudin 3385 Imron Rosidin 3425 I Made Ary Sanjaya 3468 Safri Syauqi

3343 Ixwan Setiyono 3386 Lantip Catur Kardiyanto 3426 Johanes Setyawan 3469 Didik Purwono

3344 Ikhsanudin Zaenuri U. 3387 Sudarmaji 3427 Agus Hariyanto 3470 Viktor Wardhana

3345 Danang Wahyu Widodo 3388 Ary Wahyu Widodo 3428 Trilaksono Haru S. 3471 Qodrat Yogatama

3346 Cipto Utomo 3389 Gede Widayana 3429 Budi Setiawan 3472 Ronnie Ariestiawan S

3347 Trio Hendratno 3390 Punjung Adi Nugroho 3430 Muhammad Ali 3473 Yayan Tri Cahyono

3348 Hasan Maksum 3391 Soepandji 3431 Rido Harman 3474 Aziz Santoso

3349 Bb. Dwi Purnomo Putro 3392 Ananda Sujatmiko 3432 I Made Budiastrawan 3475 Herry Irawan

3350 Joy Leonardo R Paoki 3393 Happy R Wicaksana Edi 3433 Mochamad Machruf 3476 Erwin Kurniawan

3351 Gogor Arif Handiwibowo 3394 Awan Sechuti 3434 Pandri Pandiatmi 3477 Fahrul Irawan

3352 Kun Hendarso 3395 Isprihandoko 3435 Welly Kristanto 3478 Junaidi Abdilah

3353 Fany Aditama 3396 Joko Priyantono 3436 I Made Mardiasa 3479 Wahyu Tjatur A W

3354 Suparto 3397 Aswandi 3437 Prama A Wiraswasta 3480 Catur Subagio

3355 Sigit Prianto Tjokropranolo 3398 Don Airlangga Purnama 3438 Sunardi 3481 Arianto Dwi Nugroho

3356 Andy Agus Prasetyo 3399 Jumdianzah Domain Exact 3439 Reinaldo Mario B 3482 Agus Ariawan

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
3483 Farhan Ramadhan 3523 Naim Muhdori 3566 Mochamad Sudirman 3609 David Asnawi

3484 Zamroni 3524 Supriyadi Margi U. 3567 Agus Setiawan W.W. 3610 Budiono

3485 Ahmad Afifuddin 3525 Wibowo Dilianto 3568 Michael Ruslim 3611 Gukben Sitanggang

3486 Dhedhi Risnanto 3526 Supendar 3569 Made Sedana Yoga 3612 Bilson Sijabat

3487 David Sugianto 3527 Solikhul Awari 3570 Nyoman Satriyadi Rai 3613 Novan Wahyu Widodo

3488 Muhammad Nuh 3528 Uddy Suherman 3571 Junianto 3614 Mas Dedy Agung S.

3489 Sagung Gajuwaluyo 3529 Tontowi Zauhari 3572 Putu Gde Bayu M. 3615 Lasto Hutagalung

3490 Oki Triatmoko 3530 Agus Setyowibowo 3573 Andreas Susanto 3616 Imanullah

3491 Herry Gunawan 3531 Yudhi Dwi Kristian F 3574 Abdul Hamid 3617 Aan Azharudin

3492 Robby Sundoro 3532 Santo Haryowibowo 3575 Muhammad Murtadho 3618 Oman Rohmana

3493 M Herry Saputro 3533 Khoiruddin Ruzi 3576 Febrian Mahdi Yustiant 3619 Much Chasan Basri

3494 Lody Ari Hardianto 3534 Esha Hariyanto 3577 Risang Raheditya 3620 Imam Gelar Santika

3495 Dian Eko Hardianto 3535 Ari Kusumo Putro 3578 Teguh Suprianto 3621 Nensi Rotua

3496 Wendi Supriadi 3536 Fanda Chrismianto 3579 Ketut Karasdana

3497 Alwi Albaar 3537 David Michael H. 3580 Argo Andriyanto WISUDA KE : 88

3498 Ajie Pramujo 3538 Cucun Ari Siswanto 3581 Yuniar Budi Satrio 13 & 14 – 03 – 2004

3499 Alfin Setyawan 3539 Royan Effendi 3582 I Kt Widhyadnyana P 3622 Ismail Said

3500 Faisol Rakhman 3540 I Gde Bagus Wicaks 3583 Didik Setiyo Nugroho 3623 Heri

3501 Ersan Mahzuni 3541 Puguh Pribadi 3584 Pebriyanto Suryo N. 3624 Steeven Iskandar M H

3502 Triyoga Surya A. 3542 Erryawan Kusuma 3585 Slamet Ari Kuswanto 3625 Mochamad Ardianto

3503 I Gde Wirya A.U. 3543 Agung Budi Nugroho 3586 Achmad Wahyudi 3626 Bagus Widianto

3504 Abdul Rahman 3544 Muh Yusuf Fakhri M 3587 Komang Cahyadi S. 3627 Yusak Dwi Wiyanto

3505 M Isnaini Nugroho 3545 Sofyan Irawan 3588 Ketut Gunawan 3628 Bambang Irwanto

3506 Harmandita 3546 Fitrony Kurniawan 3589 Firman Raharja 3629 Khoiri Rozi

3507 Hilman Sholih 3547 Achmad Syaiful 3590 Iib Asdori 3630 Novi Hary Nugroho

3508 Indra Perwira A.K. 3548 Feri Setiawan Efendi 3591 Setyawan Widodo 3631 Anang Basori

3509 Hery Nopian 3549 Andri Bagus Sasongk 3592 Rachmat Sofian 3632 Lukas Sugijopranoto

3510 Asep Saepudin 3550 Arief Wicaksono 3593 Vivien Suphandani Dj. 3633 Suryo Handoko

3511 Priyo Agus Setiawan 3551 Solekhudin Al Ayyubi 3594 Cargo Wijaya 3634 Rahmat Pleidooi

3552 Bayu Santi Atmojo 3595 Nur Afendi 3635 Ibrahim Hadi Winarto

WISUDA KE : 87 3553 Hadi Sumarsono 3596 Robertus Iwan Y. 3636 Setyo Hariyadi Suranto

06 & 07 – 09 – 2003 3554 Sutikno 3597 Firstiono Diningko 3637 Anwar Hamidi

3512 Sad Adi Nugroho 3555 Endiek Ramadhiando 3598 Gusraman Simatupang 3638 Luhur Pramudyo

3513 Zainudin Ghozali 3556 Anjar Pamungkas 3599 Jhon Timor Saragih 3639 Kunjung Sri Herlambang

3514 Suhartono 3557 Raditya Wardhana 3600 Han Safredy 3640 Roni Zainal Arifin

3515 Wasis 3558 Mulyo Sasmito 3601 Sigit Anang Widodo 3641 Martantyo Gonie N.

3516 Aditya Dwi Setiarto 3559 Deddy Christian 3602 Slamet Imam Santosa 3642 Yudi Eka Setiawan

3517 Azmi Rizalli Anwar 3560 Dodit Kurniawan A. 3603 Muh Amil Fakhrudin 3643 M Yusuf Setiawan

3518 Zamrony Permana J 3561 Abdul Hakim 3604 Anthon Nur Hendratmo 3644 Fransiscus Hermawan

3519 Soni Cahyono Loren 3562 Hendra Wijayanto 3605 Maruli Halasson M. 3645 Septia Irit Naruthama T

3520 Fadil Meilano 3563 Herry Mustofa 3606 Albertus Purnomo R. 3646 Sudadi

3521 Wahyudi 3564 I Made Harta Yasa 3607 Sulis Setiawan 3647 I Ketut Amitaba

3522 Kellik Wibawanto 3565 Gannet Herlambang 3608 Dadu Yudianto 3648 Abdi Butsinata

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
3649 Iwan Mahindra A. 3692 Made Putu Santika 3735 Muhammad Surya 3775 Bangun Fitriadi

3650 Moh Toyib 3693 Kristiawan Subekti 3736 Eric Wibisono 3776 Romanus Gema L.

3651 Herry Cahyo Triyuniarto 3694 Danar Wijayanto 3737 Dadang Widi Hasbi A 3777 Sujarwanto

3652 Wahyu Mei Trianto 3695 Hans Lorentz Pietoyo 3738 Irfandi 3778 Marhendra Andrianto

3653 Farid Rakhmad Wijaya 3696 Yanuar Puji P. 3739 Amdani 3779 I Putu Wirawan

3654 Wahyu Tri Wibowo 3697 Diyan Martino 3740 Ivan Budiarto Johan 3780 Antonius Satyanto N.

3655 Aryudhono Samodro 3698 Wiantandityo 3741 Bangun Hajopan 3781 Kadek Triawan Susanto

3656 Hermawan 3699 Joko Nurcahyono 3742 Haeril Bardan 3782 Ali Firoq

3657 Andreas Dwi Prabowo 3700 Irwan Sugiarto 3743 I Putu Widhi Astawa 3783 Raditya Algadri

3658 Kukuh Amiluhur 3701 Suwarno 3744 Bambang Hadi Sukirno 3784 Indra Hariadi

3659 Dani Rendra Riawan 3702 Satri Budi Utama K. 3745 Zazat Sudrajat 3785 I Putu Welly Yudi S.

3660 Setyo Winarno 3703 Adha Ismail 3746 Sigit Rahmanto 3786 Misbahul Munir

3661 Kurniawan Abadi 3704 Kandik Iswanto 3747 Taufiq Hidayah 3787 Hendra Tri Prasetyo

3662 I Nyoman Arnawa 3705 Jimmy Mintar Tanjung 3748 Agus Aris Hidayat 3788 Agung Pramono

3663 Fikri 3706 Hasirun Ifa 3789 Agus Wahyu Dwianto

3664 Slamet Priyanto 3707 Amrozi Hamidi WISUDA KE : 89 3790 Diana Budi Prasetya

3665 Khoirul Huda 3708 Agus Fuadi Prasetya 11 & 12 – 09 – 2004 3791 Priyambodo Nur Ardi N

3666 Agus Prastyo Utomo 3709 Ida B Kade Rai Surya D 3749 Budi Santoso 3792 Muh Syaifurrahman

3667 Husni Wardana 3710 M Khairul Amri 3750 Teguh Dwi Mauladto 3793 Naharis Salam

3668 Andik Santoso 3711 Budi Irawan 3751 Anton Wijaya 3794 Doddik Kurniawan

3669 Kristiyono 3712 Frederik H.P. 3752 Khairylly Akhyar 3795 Indra Sidharta

3670 Ferry Hendarto 3713 Sumarhadi Prasetyo 3753 Zuhri Asrori 3796 Dedy Setiawan

3671 Budi 3714 Hasmar Eko Fitriawan 3754 Ali Mi’Roj 3797 Tutuk Dany Anugroho

3672 Wahyunianto Setiyawa 3715 Arya Wulung 3755 Alfan Laily 3798 Abu Salim

3673 Imron Fauzi 3716 Nirmolo Sutar 3756 Tri Andi Subagiyo 3799 Achmad Ismail Marjuki

3674 Nazrul Very Andhi 3717 Ivan Dongan Gultom 3757 Mario Agung Herlam 3800 Ari Budiman Sutiono

3675 Munif 3718 Imanuel Bumbungan 3758 Sony Sonaka Tahta 3801 Muhammad Iswahyudi

3676 Taufan Taufiq 3719 Denny Putrawan 3759 Yuli Tri Setyono 3802 Adi Irmantyo

3677 Mirza Buchori 3720 Rudi Purwana 3760 I Gusti Agung Agus 3803 wan Yudi Herlambang

3678 Purwanto 3721 Nanang Setyoadi 3761 Hidayat Kurniawan 3804 Ronny (Go Tek Soen)

3679 Achmad Syaifudin 3722 Retno Tri Utomo 3762 Budi Siswanto 3805 Rezza Eko Prasetyo

3680 Farit Shahulika 3723 Dian Safarudin 3763 Hari Wicaksono 3806 Risky Agung Trinugroh

3681 Wahyudi Kusbiantoro 3724 Joni Pristiaji 3764 Helmi Agung Nugroho 3807 Feizal Putra Permana

3682 Deny Alamsyah 3725 Taufik Arifiyanto 3765 M Kautsar Kurniawan 3808 Prayudha Erlangga B.

3683 Rizalzi 3726 Muhroji 3766 Singgih Purnomo 3809 Erwan Sumarsono

3684 Kurniawan Eko W. 3727 Doni Hendratmoko 3767 Rahmad Santoso 3810 Yohanes 
3685 Eko Agus Nugroho 3728 Taufiq Hidayatullah 3768 Adi Sucahyono 3811 Benno Adi Sulistyono

3686 Firman Novarianto 3729 Much Afwin Mushoffa 3769 Iswahyudi 3812 Anton Surya Wibowo

3687 Perdana Oka F. 3730 Tito Taufic Farid 3770 Achmad Zulfikar 3813 Paulus Wahyu Epifanto

3688 Yohanes Kusmono 3731 Gunawan Wibisono 3771 Eryawan Prasetyo 3814 Yuddi Harinata

3689 Yohanes Haryanto 3732 Mahani Satriawan 3772 Taufiq Abdi Nugraha 3815 Arief Laga Putra

3690 Rukmanta Eka Chandr 3733 Christianto 3773 Fahrisa Irdianto 3816 R Hanggoro Ananta K

3691 Erwin Prima Wardhana 3734 Moch Slamet Riyadi 3774 Gregorius Widyo C 3817 Samsuri

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
3818 Acep Moi Kokong 13 – 03 – 2005 3901 Adi Yusuf 3944 Kokok Winnetouw

3819 Bagus Budi Nurcahya 3859 Suprapto 3902 Yudi Wahyu Kurniawan 3945 Tri Febrion Widiadvito

3820 Nico Khoirul Febrianto 3860 Muhammad Tarmudi 3903 Ramos Parlindungan A 3946 Kurniawan Iswiyantoro

3821 Nurul Fauziah 3861 Agung Wicaksono 3904 Antonius Agung Nugro 3947 Dian Anang Kristiawan

3822 Danang Suprayogi 3862 Anis Arendra 3905 Hasri Nuksmo Nukiandi
 3948 Tri Joko Susanto

3823 Samsul Hidayad 3863 Muh. Saiful Hasan 3906 Danang Ika Widana 3949 Didik Yudo Winarno

3824 Handik Rivazani 3864 Panji Permono 3907 Moh Khoirul Effendi 3950 Raden Muhamad Faisal

3825 Moch. Saleh Riyanto 3865 Muh Hidayat Riady 3908 Ahmad Syaiful Anwar 3951 Imedo Wahyusah

3826 Imam Pribadi 3866 Mustafa 3909 Candra Bachtiyar 3952 Muh Hanifa Muslim

3827 Moh. Mahfud 3867 Ferizal Ardiansyah 3910 Sandy Budi Setiawan 3953 Junaidi

3828 Ketut Dharma Y. 3868 Febriyanto Nugroho 3911 Enis Spirda 3954 Emri Rosyidi

3829 Kadek Rihendra D. 3869 Imam Mahmudi 3912 Alief Wikarta


 3955 Rachmad Sugiharto

3830 Achmad Rofi’ Sundany 3870 Edwin Priventa S. 3913 Is Bunyamin Surya 3956 Antoni Lee Simorangkir

3831 Novan Setiawan 3871 Tri Ardhie Laksmana 3914 Darma Yudioktora 3957 Subekti Gautomo

3832 Sarma Yohannes D. 3872 Deny Surachman 3915 M. Zamroni 3958 Erwin Anggraito

3833 Dian Endah Wulandari 3873 Agus Pramono 3916 Fitri Juwantoro 3959 Yulince Zetrioza

3834 Teguh Setiawan 3874 Denny Asmoro 3917 Dodik Kusmartono 3960 Ari Susanto

3835 Danang Setiawan 3875 Wisnu Tri Mulyanto 3918 Agus Santoso 3961 Erwin Ardiansyah

3836 Wahyu Hadi Pranoto 3876 Yudiono 3919 Kukuh Ardi Pramono 3962 Nur Baiti

3837 Muh Maknun Chalid 3877 Giri Nugroho 3920 Fajar Dwi Juniardi

3838 Hakim S Wishman S. 3878 Andy Suhendro 3921 Rakhmad Julianto WISUDA KE : 91

3839 Andre 3879 Joko Tawekal 3922 Dody Fakhruddin 10 & 11 – 09 – 2005

3840 Julius Eko Pardede 3880 Andi Wirahadi 3923 Richard Teguh P. 3963 Denie Ardi

3841 Daud Ekalaya Yusuf 3881 Todi Indra Brata 3924 Pieter Christian T. 3964 Andik Totok Siswoyo

3842 Gede Arya Wirama 3882 Sigit Ari Widodo 3925 Antonius Chandra P. 3965 Ivan Yustiawan

3843 Agustiyama Andhi 3883 Tatik Mei Irandani 3926 Syahrir 3966 Wulung Cahyono

3844 Robby Irjhon 3884 Ardhian Hendra Tama 3927 Dwi Patra Pargunadi 3967 Uky Hari Prasetyo

3845 Monica Yudithia R. 3885 Yoneth Rio Asmara 3928 Benny Ericson H. 3968 Dook Endrianto

3846 Priyo Heru Adiwibowo 3886 Satriyo Murti Pamungk 3929 Djohan Andrianto 3969 Aditya Narendra W.

3847 Moh Fajar Sampurna 3887 Mahmud Mahatmanto 3930 Kukuh Priadi 3970 Taufiq Rizal

3848 Muh Dian Firmansyah 3888 Tedik Muntoha 3931 Alex Tigor Simanjuntak 3971 Heriyanto

3849 Ahmad Paizar Rachman 3889 Prasetyo Arie Hatmoko 3932 Bagus Permadi 3972 Prayudho Gutomo

3850 Don Peski 3890 Sucahyo Tajuddin 3933 Rahmad Prianda S. 3973 Abdur Rosyid

3851 Moch Nur Hadi 3891 Eko Gunawan 3934 Very Dwi Prasetyo 3974 Alvin Antono

3852 Putut Jatmiko Dwi P. 3892 Daniel Wicaksono W. 3935 Agung Kurniawan 3975 Mukhamad Fakhrony

3853 Adam Priyo Perdana 3893 Dhany Kartika 3936 Agus Sunggu Dolok A 3976 Yok Suprobo

3854 Achmad Gunawan 3894 Ananto Utomo 3937 Eko Doddy Aristanto 3977 Unggul Puji Satoto

3855 Arif Wahyudin 3895 Denis Tugas Suci D. 3938 Yokhanan Kristiyono 3978 Adi Setyo Utomo

3856 Liza Rusdiyana 3896 Ari Wirahadi 3939 Irving Patria 3979 Gendhu Widyasmoro

3857 Brian Kartika Paksi 3897 Gustave Gunawan 3940 Lukito Indarto 3980 Gunawan Wibisono

3858 Dimas Edward Abraham 3898 Much Nuch Fansuri 3941 Muhamad Imam Mujahid 3981 Efendi Subiantoro

3899 Ronny Sugianto 3942 Mujiono 3982 Komang Wira Kardita

WISUDA KE : 90 3900 Nurul Komari 3943 Andri Kurniawan H. 3983 Antoni Ronald Malau

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
3984 Dessi Tri Rosita 4027 Yuan Bachtiar 4067 Bayu Endrie Cahyono 4110 Budi W. Septiawan

3985 Deddy Zulkifri Sinaga 4028 Isnawan Budi Prasetyo 4068 Hendra A Kurniawan 4111 Muhammad Iqbal

3986 Ronny Cahyadi 4029 Andi Sufariyanto 4069 Mahendra E Prasetya 4112 Andreas Arianto

3987 Januar Hadiman 4030 Amalia 4070 Rakhmat Firdaus 4113 Maurice Ahmad

3988 I Ketut Arya Agastya 4031 Gabri 4071 Chandra Yudiantono 4114 Bobi Handoko

3989 Priyandita Widhianto 4032 Darmono 4072 Andhika Wira Buwana 4115 Hary Satriya

3990 Adam Fatchur Rohman 4033 Aditya Hayu Wicaksono 4073 Danang Wicaksono 4116 Oki Lidayat

3991 Wahyu Wijanarko 4034 Mohd Novri Rahadian 4074 Yeri Ma Mun Fu Adi 4117 M Leonard Nababan

3992 Herman Dwi Novianto 4035 Ferdi Ardiansyah 4075 Fakhul Mu Iz

3993 Andreas George W. 4036 Arie Setiabudi 4076 Andry Hanafi Tjipto WISUDA KE : 93

3994 Dodik Setiyono 4037 I Wayan Rukmana 4077 Irwan Setyanto 17 – 09 – 2006

3995 Erwin Siswanto 4038 Syafruddin Harris 4078 Ide Bagus Hapsara 4118 Agus Sartono

3996 Tony Agus Mulyono 4039 Tripony Pilossa 4079 Wimbo Hapsara 4119 Mas’ud Dani Arifin

3997 Moch. Subchan Fuad 4040 Yudha Octavian H 4080 Nur Fuadah 4120 Bismar Ibrahim

3998 Muh. Ajir Muqoffan 4041 Saud Manurung 4081 Wahyu Pribadi 4121 Jihan Khalidy N.

3999 Arif Harjadi 4042 Basri Prasetyo 4082 Cahya Patria Citra T 4122

4000 Wiedhi Akbar Nugroho 4043 Yusman Johanul H 4083 Suhariyadi 4123 Arie Firdianto

4001 Aswindratno Puguh A 4044 Frenky Yulius 4084 Supriyatno 4124 Ahmad Hasan

4002 Dedi Herwanto 4045 Apriady Litha 4085 Agus Setiadi 4125 Zakie Anugia

4003 Edy Prasetyo 4046 Ayrafedi 4086 Lis Sugiantoro 4126 Agus Sugiharto

4004 Bayu Fajar Utomo 4047 Amrul Hakim 4087 Nugroho Artusuwignyo 4127 Handiawan Yappy

4005 Guruh Kurniasandy 4088 Agustinus Pratyakso 4128 Muh Ramadhan K.

4006 Jakfar Sodi WISUDA KE : 92 4089 Totok Trilaksono 4129 Samsul Ma’arif

4007 Wihagasatya Khresna 18 – 03 – 2006 4090 Rio Borneo Putranto 4130 Ronny Widiarto

4008 Sunarko 4048 Donny Indrawanto 4091 Aris Afandi 4131 Muh Ali Rieza Pahlevi

4009 Musta’in 4049 Aden Trirumoko 4092 Taufik Hariyadi 4132 Bagus Yuniarto

4010 Akhmat Hatta 4050 Fendhik Budhi D. 4093 Ahmad Zamroni 4133 Rendra Sanjaya

4011 Herbet Hardiyanto 4051 Rizvi Kurniady 4094 Wawan Suryanto 4134 Oktaviyanto Jimat W

4012 Edi Purwanto 4052 Paulus Gunawan W. 4095 Hadis Rahmawan 4135 Nanang Kriscandono

4013 Agung Santosa 4053 Emmanuel Susanto 4096 Agus Purnomo 4136 Jenny

4014 Andi Barlian 4054 Roesevelt 4097 Ziyad Auliy 4137 Mahendra Priyo S.

4015 Hulail 4055 Hery Setiyawan 4098 Wisnu Bayu Sakti 4138 Suprapto

4016 Agus Pawitra Widya 4056 Candra Hadi Winata 4099 Priastuti 4139 Arry Pujianto

4017 Fain Cahyono 4057 Eko Puji Santoso 4100 Sigit Sugiarto 4140 Rachmad Agung S.

4018 Sulistyo Hadi 4058 Muh Agus Gurit W. 4101 Taufik Achmad 4141 Awang Darmawan

4019 Priyo Subekti 4059 Didik Budi Satriya 4102 Deddy Ariyanto 4142 Sigit Trahmawan

4020 Deddy Afril Saputro 4060 Agung Adrianto 4103 Oky Herry Setiawan 4143 Mirwan Prasetiyo S.

4021 Tiar Akhmad Ginanjar 4061 Faisal Riza 4104 Harris Yunanto 4144 Bb. Wahyu Jatmiko

4022 Bagus Nugroho Sigit 4062 Heru Cahyono 4105 Dian Kurniawan 4145 Roji Basuki Saputra

4023 Putro Makmur Santosa 4063 Indra Shelbaswara 4106 Suseno Pujanarko 4146 Munhardeka Aprilin

4024 Muhammad Aris 4064 Ahmad Fathan Hadii 4107 Ariful Bahri 4147 Pramono Jati

4025 Dwi Rudy Erwan W. 4065 Hermanu Kusbandono 4108 Dwi Susanto 4148 Hadiansyah Kausar

4026 Ikbal Bakri 4066 Arif Sutrisno Marannu 4109 Eko Radia Utomo 4149 Bagus Suwarno

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
4150 Budhi Sidharta 4193 Sukendro Broto S. 4233 Rendra Utomo 4276 Endang Tardiana

4151 Yanuar Sapto Ady 4194 Teguh H. Endratmoko 4234 James Richardo 4277 Mahar Bachtiar H.

4152 Nuris Sumandoko 4195 Yudianto Nugroho 4235 Lestari 4278 Dhita Provie Kartini

4153 Bisma Yoga Prawira 4196 Dwi Listiyono 4236 Sugeng Pristiwo 4279 Rizky Sahjaya

4154 Catur B Rakhmawan 4197 Riko Eko Syahputra 4237 Andi Rachman 4280 Cahya Dadiyanto B

4155 Dwi Agus Arvianto 4198 Henky Irawan 4238 Rizki Wijaya

4156 Yulfa Anas Khoirudin 4199 Harmawan Sulistyo 4239 Wijanarko WISUDA KE : 95

4157 Indro Yuwono 4200 Effendi Hartono 4240 Yanuaris Dwi Cahyono 08 – 09 – 2007

4158 Arif Widyanto 4201 Agung Prasetyo 4241 Anjar Qomarullah M 4281 Koko Firmanto

4159 Septa Chusnul Hadi 4202 M Choirul Huda 4242 Arif Hariyadi  4282 Joo Utoro

4160 Rengga Kurniawan 4203 Taopik Hidayat 4243 Alim Perdana 4283 Zainal Muttaqin

4161 Erwin Widhiarto 4244 Rachmad Handono 4284 Regi Subian Andriadi

4162 Sony Setyawan WISUDA KE : 94 4245 Ahmad Junaidi 4285 Dedy Harianto

4163 Miftahul Huda 24 – 03 – 2007 4246 Didiet Joko Susilo 4286 Sutrisno

4164 Dimas Fajri Hendray 4204 Tommy Indianto 4247 Windya Bintoro S 4287 Ribut Santoso

4165 Beny Adi Purwanto 4205 Syamsudin 4248 Zuroida Farah M 4288 Bintoro Wicaksono

4166 Dwi Ananda Prasaja 4206 Agung Toni Sanyoto 4249 Idrisa Erika Hikmawan 4289 Efendi

4167 Akbar Uman Putra 4207 Lintong Mangihut M. 4250 Ubaidillah 4290 Fawas Bin Said A B

4168 Iqbal Athar Ghozali 4208 Daniel Priswagih S. 4251 Novan Dwi Saputro 4291 Rinenggo Nugroho

4169 R Yulianto Hidayat 4209 Wasis Sutikno 4252 Aditia 4292 Agung Anca Wiguno

4170 Ibnu Kukuh Laksmana 4210 Fajar Yannu Seputra 4253 Satria Bakti Dwija Tama 4293 Fahmi Reza

4171 Rodhy Amrillah 4211 Bagus W. Sarwoaji 4254 Hendri Sivillianto 4294 Arif Rohman

4172 Vendry Patryadi A. 4212 Akbar Zulkharnaik L 4255 Ardian Adhie Prasetyo 4295 Sarjono Asminto P.

4173 Andi Putro Irianto 4213 Komang Gede Nara 4256 Hendra Kurniawan R 4296 Henry Yotama A.

4174 Martino Sukma K. 4214 Ali Safrani 4257 Anang Nirmadi 4297 Waisyak Benny Um.

4175 Mochamad Samsudin 4215 Rahmat Ariyono 4258 Chandra Budi Sukmono 4298 Taufik Yuwono

4176 Aris Priambudi 4216 Arif Fahrudin 4259 Arsyad Saputra 4299 David Wijaya

4177 Ponco Adi Winarto 4217 Tri Yusuf Arif Hidayat 4260 Yoki Vriandana 4300 Raditya Joko Aryanto

4178 Muh Nizam Tristiono 4218 Rahardian Titus N. 4261 Rianto Efendi 4301 Beta Agung Prayogo

4179 Yoseph Ahmad Syeiv 4219 Arif Cahyo Pamungkas 4262 Deny Erwansyah 4302 Bayu Cahya Maulana

4180 Yop Fatra Erdiata 4220 Dhadhang Dhergantara 4263 Vivin Nur Fithria 4303 Gondo Prastowo

4181 Pradityo Kuncoroaji 4221 Baroto Suharyo S. 4264 Yunarto Dono Indharto 4304 Hendra Gunawan M.

4182 Yudi Sudaryanto 4222 Achmad Sanusi 4265 Bahij Afiah 4305 Danny Setyapradja

4183 Jalu Adyaksa 4223 Hermawan Widyantara 4266 Adhimas Dwi Bakti 4306 Deddy Maulana

4184 Daniel Ariefin 4224 Anugrah Prastowo S 4267 Djoko Budi Santoso 4307 Anang Wahyu Raharjo

4185 Hendi Sufyan 4225 Widya Prasetya 4268 Ruri Martanto 4308 Dhika Melinto

4186 Pudji Arijadi 4226 Adli Nuraindra R. 4269 Edwin Krismahendra 4309 Yohanes Bram Erlangg

4187 Oky Melvin Pronawan 4227 Agus Rian Fahriza 4270 Moh Syarif Hidayat 4310 Sigit Setyo Widodo

4188 Adinda Cakraningrat 4228 Moch. Kafi 4271 Dodik Sudariyadi 4311 Erfan Zainuddin

4189 Muh Dedik Kurniawan 4229 Ferry Andriyanto 4272 Dwi Setiawan 4312 Adi Kurniawan

4190 Hendra Adi Hatma 4230 H. Roky Andrianto 4273 Mukhtaris 4313 Herman Winata

4191 Gerald Oxtoviandree P. 4231 Arief Edy Kurniawan 4274 Sudarmanto Broto W 4314 Awang Hendi N I P

4192 Yoyok Arum Isbanu 4232 Wahyu Ferryal 4275 Rizki Candra Alrosjid 4315 Kristian Kurniawan

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
4316 Impron Safi’i 4326 David Mundovi 4336 Dwi Prasetyo Wibowo 4346 Fanny Eka Chandra

4317 Abdul Rouf Ihwan 4327 Verry Mardiananta A. 4337 Ardiyana Kusuma N. 4347 Muzakkir

4318 Prince Samuelson 4328 Ony Saputra 4338 Adhi R Kanitrawardhan 4348 Riza Andy Amrulloh

4319 Faizal Rizki 4329 Johan Tri Nugroho 4339 Wempy Anugrah P. 4349 Deny Hernanta

4320 Eko Sri Agus Setiawan 4330 Supratman 4340 Osa Afredo 4350 Junaedi Faizal

4321 Herman Majidi 4331 Zaenal Arifin 4341 Apridita Dwi Setiahadi 4351 Delta Dwi Yono

4322 Lukman Gunawan 4332 Thomas Aji Prakasa 4342 Robert Ronal Widjaya 4352 Redy Firmansyah

4323 Vendik Sudarianto 4333 Henri Koes Agung N 4343 Agung Triatmojo 4353 Rafief

4324 Dwi Jatmiko 4334 Prawoto Henry Purwan 4344 Pradityatama

4325 Rohman Endriyatno W 4335 Hananto Prasetyo 4345 Choirul Indarto

PROFIL 50 TAHUN
JURUSAN TEKNIK MESIN ITS 
SUSUNAN KEPANITIAAN
Pelindung Buku Profil Mesin
1. Prof. Dr. Ir. Sulistijono, DEA (Dekan FTI ITS) Koordinator : Ir. Julendra B. Ariatedja
2. Dr.-Ing. Ir. Herman Sasongko Anggota : Ir. Bambang Adhi Marsono
(Ketua Jurusan Teknik Mesin FTI ITS) Ir. Rochman Rochiem, MT
Ir. Unggul Wasiwitono, M.Sc
Desain & Layout : Afiat Sukmaraga
Penasehat Budi Setiyadi
1. Ir. Soetrisno Soetomo
2. Ir. Lukman Mahfoedz Kuliah Tamu
3. Ir. Soekarsono H.W Koordinator : Dr. Moh. Nur. Yuniarto
4. Ir. Sritomo W. Anggota : Ir. Bunyamin Suryo, ST
5. Ir. Pudjiono Wahyu Widjanarko, ST
6. Ir. Bambang Daryanto, Msc.Phd
7. Prof. Ir. Nyoman Sutantra, Msc. Phd.
Prasasti
Koordinator : Ir. Gatot Budi Rianto
Ketua Umum : Ir. Suharto Anggota : Ir. Subowo, M.Sc.
Ir. Heri Priyanto
Wakil Ketua : Ir. Buchori Nasution
Dukumentasi
Sekretaris : Ir. Herman Suparjono, MT Koordinasi : Ir. Suprapti
Anggota : Vivien Supandhani, ST. MEng. Sc.
Wakil Sekretaris : Ir. Wawan Aries Widodo, MT Ir. Wiwiek Hendrowati, MT
Lisa Rusdiana, ST
Bendahara : Ir. Yudhi Harti
Wakil Bendahara : Ir. Sudjud Darsopuspito, MT Umum
Koordinator : Achmad Syaifudin, ST
Anggota : Khoirul Efendi, ST
Giri Nugroho, ST
Seksi-Seksi Poelang Bengkel
Dana Koordinator : Ir. Bambang Sakti
Koordinator : Ir. Bambang Kusumarijadi
Ir. Budi Utomo Kukuh W, ME
Anggota : Ir. Bagyo Riawan
Ir. Mulyono
Ir. Patdono Soewignyo, Phd. Sie Road to Campus & Olahraga :
Ir. Sukandar Ir. Arie Yuwono
Ir. Agung Hari Santosa Ir. Hardi A.S.
Ir. Willy Hendarto Ir. Arif Fauzan, MT
Ir. Gunawan Ir. Agus HP
Sie Nostalgia Kampus :
Publikasi dan Penggalangan Ir. Musaikan
Ir. George Tjatur P.
Alumni Ir. Wahid Suherman
Koordinator : Ir. Zoher Ali Prof. Dr. Ir. Djoko Soengkono, MEng. Sc
Anggota : Ir. Arif Nugroho. Ir. Jimmy Harto
Ir. Sonny Sumarsono
Prof. Dr. Ir. Triyogo Yuwono, DEA
Sie Kongres & Diskusi Networking
Ir. Bambang Eko
Ir. Eddy Wuryanto
Ir. Rudi Purwanto
Ir. Ketut Rumandiana
Ir. Firman Suryadi
Ir. Heru Prastowo
Sarasehan Alumni Jakarta Sie Resepsi Reuni
Koordinator : Ir. Eko Sulianto Ir. Boedyo Poernomo
Anggota : Ir. Sukandar Ir. Rudi Hermawan
Ir. Rudi Purwondo Ir. Hari Supriyanto, M Sc.

PROFIL 50 TAHUN
 JURUSAN TEKNIK MESIN ITS
Semua foto-foto kenangan diperoleh dari :
• Bpk. Djajadi Rachmat
• Bpk. Soerarmo Soerjosoerarso
“Mejeng” “Plonco”
di depan kampus PTT “10 Nopember” Jl. Kambing-kambing guoblok
Simpang Dukuh no.11 Surabaya

Cium Tanah Air Dies Natalis I, 10 Nopember 1958

Dies Natalis II, 10 Nopember 1959 Dies Natalis III, 10 Nopember 1960
Mengucapkan
Selamat atas 50 Tahun
Jurusan Teknik Mesin ITS
Mengucapkan
Selamat atas 50 Tahun
Jurusan Teknik Mesin ITS
Mengucapkan
Selamat atas 50 Tahun
Jurusan Teknik Mesin ITS
50 TAHUN
J U R U S A N
TEKNIK MESIN
INSTITUT TEKNOLOGI
SEPULUH NOPEMBER