Anda di halaman 1dari 2

Asites Mekanisme terjadinya asites Pembentukan asites pada sirosis hati ditentukan oleh 2 faktor: a.

Faktor lokal yaitu aliran sinusoid dan kapiler pembuluh darah usus yang mengalami peningkatan tekanan hidrostatik, dengan peningkatan tekanan hidrostatik ini akan meningkatakan pengeluaran cairan ke jaringan intersisial. b. Faktor sistemik vasodilatasi sistemik akan menimbulkan stimuli terhadap 3 sistem vasokonstriktor (Renin , Angiostensis, Aldosteron, arginin vasopressin dan syaraf simpatik) yang akan menyebabkan retensi air, retensi garam, dan penurunan kecepatan filtrasi yang akan meningkatkan timbunan cairan.

Penyakit-penyakit yang menyebabkan ascites berdasarkan patofisiologinya Peningkatan tekanan hidrostatik : Sirosis, oklusi vena hepatika (sindrom Budd-Chiari), obstruksi vena cava inferior, perikarditis konstriktif, penyakit jantung kongestif. Penurunan tekanan osmotik koloid : Penyakit hati stadium lanjut dengan gangguan sintesis protein, sindrom nefrotik, malnutrisi, protein-lossing enteropathy Peningkatan permeabilitas kapiler peritoneal : Peritonitis TB, peritonitis bakteri, penyakit keganasan pada peritonium

Kebocoran cairan di cavum peritoneal: Bile ascites, pancreatic ascites (secondary to a leaking pseudocyst), chylous ascites, urine ascites Micellanous : Myxedema, ovarian disease (Meigs' syndrome), chronic hemodialysis

A serum-ascites albumin gradient (serum albumin minus ascitic albumin) 1.1 suggest portal hypertension

An elevated ascitic adenosine deaminase level is suggestive of tuberculosis peritonitis. The sensitivity of the test is reduced in patients with portal hyoertension

Cirrhotic ascites is chylous (rich in triglycerides), other cause chylous ascites are malignancy, tuberculosis adn recent abdominal surgery or trauma