GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP

)

Mata Kuliah Nomor Kode/SKS Deskripsi Singkat

Tujuan Instruksional Umum

Status Mata Kuliah

: Agrohidrologi : ETKK 311 / 3 (2-1) : Pada semester ini mahasiswa mempelajari tentang ruang lingkup agrohidrologi; Siklus hidrologi dan komponen-komponen serta variabel hidrologi; Proses-proses presipitasi, evapotranspirasi, infiltrasi, aliran permukaan dan air tanah serta metode perhitungannya; Neraca air umum, lahan dan tanaman; Perencanaan pengelolaan tata air ditingkat usaha tani; Pengelolaan sumber-sumber air untuk tanah. : Setelah menyelesaikan matakuliah ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui pengertian, proses yang terjadi dan faktor-faktor yang mempengaruhi komponen siklus hidrologi dan mahasiswa mampu menghitung/menganalisis komponen-komponen tersebut. Serta mahasiswa mengetahui teknik pengelolaan sumber air dan tata air ditingkat usaha tani. : Kurikulum inti

Pertemuan ke 1

Pokok Bahasan

Tujuan Instruksional Khusus • Mahasiswa mampu menjelaskan aspek kepribadian dan latarbelakang permasalahan agrohidrologi di bidang pertanian. • Mahasiswa dapat menjelaskan karakteristik air. • Mahasiswa dapat menyebutkan proporsi secara relatif sebaran air dalam berbagai bentuk fisiknya. • Mahasiswa dapat menjelaskan proses siklus hidrologik • Mahasiswa dapat menyebutkan komponen-komponen dalam siklus hidrologik.

Sub Pokok Bahasan • Landasan kepribadian dalam agrohidrologi • Latarbelakang permasalahan agrohidrologi di bidang pertanian • Karakteristik air di alam • Sebaran air di dunia • Proses siklus hidrologik • Komponen-komponen dalam siklus hidrologi: Presipitasi, ETP, Infiltrasi, Aliran Permukaan dan Aliran air tanah.

Bahan Bacaan

Latarbelakang, dan ruang lingkup Agrohidrologi Siklus Hidrologik dan Komponennya

1, 2

2

1, 2

SAP Agrohidrologi

1

• Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian koefisien resapan dan perhitungannya. 3. poligon dan isohet. 4 dan 5 8 9 Ujian Tengah • Mahasiswa dapat mejelaskan pengertian dan proses aliran Aliran permukaan. Frontal dan Orografik. 2. • Mahasiswa dapat menerangkan model persamaan infiltrasi. • Mahasiswa mampu menjelaskan pengertian evapotranspirasi (ETP) dan faktor penentunya. 1. • Mahasiswa dapat menjelaskan proses terjadinya infiltrasi dan faktor penentunya. 2. • • • • • 1. Koefisien resapan Model infiltrasi Perhitungan infiltrasi dan pembuatan kurva fitting metode Horton. Permukaan 10. • Mahasiswa dapat menduga laju dan volume infiltrasi serta mampu membuat kurva fitting infiltrasi Horton Sub Pokok Bahasan • Mekanisme terjadinya hujan • Tipe Hujan: Konvektif. • Pengukuran dan pendugaan ETP dengan metode evaporimeter Panci Klas A dan metode Thorthwaite. • Mahasiswa dapat menjelaskan pengukuran ETP dan pendugaan ETP • Mahasiswa dapat mejelaskan pengertian infiltrasi :laju infiltrasi dan kapasitas infiltrasi. Bahan Bacaan 1. • Mahasiswa dapat menerangkan dan membedakan ETP potensial dan aktual. 2 dan 5 1. • Pengertian dan manfaat neraca air. 2. • Perhitungan curah hujan rata-rata dengan metode aritmatik. 5 dan 6 6 dan 7 Infiltrasi Infiltrasi dan kapasitas infiltrasi Proses terjadinya infiltrasi dan faktor penentunya. 2 dan 3 Presipitasi 4 dan 5 Evapotranspirasi • Evaporasi dan Transpirasi dan faktor-faktor penentunya. 3 SAP Agrohidrologi 2 . 3. • Mahasiswa dapat mejelaskan pengertian dan manfaat neraca • Proses aliran permukaan • Faktor yang mempengaruhi aliran permukaan • Perhitungan aliran pemukaan/debit dengan metode rasional. 11dan Neraca Air • Mahasiswa dapat menyebutkan dan menerangkan faktorfaktor penentu aliran permukaan. 4. 1. • Mahasiswa dapat menghitung besarnya aliran (debit puncak) permukaan. • Evapotranspirasi Potensial dan Aktual. • Mahasiswa mampu membedakan tipe-tipe hujan • Mahasiswa dapat menerangkan dan membedakan serta menghitung besaran curah hujan rata-rata menurut berbagai metode.Pertemuan ke 3 Pokok Bahasan Tujuan Instruksional Khusus • Mahasiswa mampu menjelaskan mekanisme terjadinya hujan.

Hidrologi dan Pengendalian Jumlah Air. Sub Pokok Bahasan • Model dasar neraca air • Neraca air dalam berbagai sistem: tanah-tanamanatmosfer • Perhitungan komponen neraca air metode Thornthwaite. • Mahasiswa dapat menjelaskan Sumber-sumber air Tanah • Mahasiswa dapat menjelaskan Pengelolaan sumber air Tanah untuk pertanian • Pengelolaan air untuk berbagai tipologi lahan. SAP Agrohidrologi 3 . 1999. 1974. Jurusan Geografi dan Meteorologi FMIPA-IPB. Accumulation of Potential Water Loss (APWL).P. Handoko. Hidrologi Untuk Pengairan. 3. 5 dan 6 15 dan 16 Pengelolaan sumber air tanah • Sumber-sumber air tanah • Pengelolaan sumber air tanah untuk pertanian. Bahan Bacaan dan 7 13 dan 14 Pengelolaan air ditingkat usaha tani • Mahasiswa dapat menjelaskan pegelolaan air pada berbagai tipologi lahan berdasarkan kandungan air tanah • Mahasiswa dapat menjelaskan Sistem dan desain pengairan dan drainase pada tingkat usaha tani. Defisit dan runoff. PT. Pusat Penelitian Manajemen Air dan Lahan. Surplus. Robiyanto H. 6. Unsri. Netherlands. • Mahasiswa mampu menjelaskan model dasar neraca air • Mahasiswa dapat menghitung komponen neraca air: Curah hujan rata-rata metode: regresi. Wageningen. Handoko. 1994. Bogor. Chay Asdak. Dasar Penyusunan dan Aplikasi Model Simulasi Komputer untuk Pertanian. 1.Pertemuan ke 12 Pokok Bahasan Tujuan Instruksional Khusus air. Drainage Principles and Applications: Survey and investigations (vol. 5. Bogor. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Kadar Air Tanah. 1993. 2. statistik dan peluang. • Mahasiswa dapat menjelaskan dan membedakan neraca air dalam berbagai sistem. 5 dan 6 Referensi : 1. • Sistem dan desain pengairan dan drainase pada tingkat usaha tani (termasuk indegenous knowledge). Pradnya Paramita. dan Rahmad H. Gadjah Mada Univ. 1998. Press. 1. Klimatologi Dasar :Landasan pemahaman fisika atmosfer dan unsur-unsur iklim. Suyono Sosrosudarsono dan Kensaku Takeda. 2.S. International Institute for land Reclamation and Improvement. 4. Jurusan Geografi dan Meteorologi FMIPA-IPB.W ). Yogyakarta. 2. Jakarta. Terjemahan dari : Hydrology and Water Quantity Control (Martin P. Palembang.III). Evapotranspirasi aktual (ETA). 1995.

7. Analisis Neraca Air dan Pola Tanam. 1999.N dan Sobri E. Abujamin A. Bogor SAP Agrohidrologi 4 . FMIPA-IPB.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful