Anda di halaman 1dari 5

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A. Bagan Alir Penelitian


Mulai

Kajian Pustaka Perumusan Masalah Penyusunan Metodologi

Survey Pengumpulan Data

DATA SEKUNDER Jaringan jalan dan land use Data Lalulintas Simpang Damkar Data Layout Kampus FT Pertumbuhan Kendaraan

DATA PRIMER Survey volume lalu lintas simpang Takol

ANALISIS Kinerja 2 Simpang dan Jalan Eksisitng (Damkar dan Takol) Proyeksi Eksisting (5 dan 10 th) Kinerja jalan eksisting Bangkitan/tarikan lalu lintas

ANALISA PEMBEBANAN LALU LINTAS Analisa kinerja jaringan dan ruas kondisi jalan FT Untirta

Kesimpulan dan Saran

SELESAI

Gambar 1 Bagan Alir Penelitian

B. Kebutuhan Data Penelitian Pada intinya proses pelaksanaan Andalalin ini adalah dengan membandingkan data antara kondisi arus pada tahun 2013 dengan tahun tahun sebelumnya berikut pula analisa untuk 5 dan 10 tahun mendatang. Dari perbandingan tersebut kemudian diambil langkah langkah untuk mempertahankan atau meningkatkan kinerja dari ruas atau simpang yang terpengaruh. Data penelitian ini meliputi data sekunder dan data primer. Data-data sekunder didapat dari penelitian-penelitian terdahulu dan dari instansiinstansi terkait yang meliputi : 1. Data tingkat pertumbuhan lalu lintas sangat berguna untuk memprediksi pertumbuhan lalu lintas yang akan datang. 2. 3. Data jumlah mahasiswa dan pihak yang terkait di Kampus FT Untirta. Data tentang luas bangunan utama dan bangunan parkir.

Sedangkan data primer didapat dengan melaksanakan survei langsung di lapangan yang meliputi : 1. Survei wawancara/kuesioner pihak kampus yang terkait, ini dilaksanakan untuk data asal, tujuan, dan lain-lain. 2. Survei ini berguna untuk mengetahui tarikan dan penyebaran perjalanan oleh Pihak yang terkait. 3. Survei jaringan jalan, survei yang dilakukan adalah melakukan identifikasi terhadap pola jaringan yang ada di sekitar Kampus FT Untirta, dimensi ruas jalan, LHR. 4. Survei hambatan samping yang diakibatkan oleh pejalan kaki, parkir pada badan jalan, kendaraan keluar-masuk, kendaraan lambat dll. 5. Survei volume lalu lintas ruas jalan, survei yang dilakukan adalah menghitung volume lalu lintas kendaraan secara terklasifikasi, yang lewat pada ruas jalan.

C. Pelaksanaan Penelitian Penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data baik data sekunder maupun data primer melalui pengamatan lapangan. Pengumpulan data sekunder dilaksanakan setelah proposal penelitian ini mendapat persetujuan dengan mengumpulkan hasil-hasil penelitian terdahulu atau langsung ke instansi-instansi. Sedangkan pengumpulan data primer dapat dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu : 1. Persiapan, meliputi penentuan titik-titik lokasi survei, menentukan jumlah tenaga survei, menentukan waktu pelaksanaan dan mengkalkulasi besarnya biaya yang diperlukan. 2. Uji coba survei, setelah tahap persiapan selesai selanjutnya diadakan uji coba survei selama satu jam guna mengetahui efektifitas pelaksanaan survei, penyempurnaan metode dan pelaksanaan survei sehingga hasil yang diharapkan pada penelitian sesungguhnya dapat maksimal. 3. Apabila penelitian pendahuluan sudah baik, maka dilanjutkan dengan pengumpulan data primer yang diambil dari survei lapangan sesuai dengan waktu dan lokasi yang telah ditentukan sebelumnya. Survei selanjutnya yaitu: 1. Survei Manajemen lalu lintas kondisi eksisting a) Survei volume lalu lintas ruas jalan, yaitu survei yang dilakukan adalah menghitung volume lalu lintas kendaraan secara terklasifikasi yang meliputi kendaraan tak bermotor, kendaraan berat, kendaraan ringan dan sepeda motor yang lewat pada ruas Jalan Jenderal Sudirman dan Simpang Bundaran Kampus FT Untirta, Hasil survei ini untuk mengetahui trend/periode puncak arus lalu lintas yang melewati kawasan Jalan Jenderal Sudirman dimana Kampus FT untirta itu berada, Survei ini dilakukan pada hari Senin tanggal 10 Juni 2013. b) Survei hambatan samping, survei ini dimaksudkan untuk mengetahui jenis hambatan samping yang dihitung meliputi jumlah pejalan kaki, jumlah kendaraan parkir atau berhenti, jumlah kendaraan yang berjalan lambat. Lokasi survei dilaksanakan adalah pada ruas Jalan Jenderal

Sudirman tepat berada di depan Kampus FT Untirta. Survei ini dilakukan pada hari Senin tanggal 10 Juni 2013. 2. Pengumpulan Data Sekunder Pengumpulan data sekunder antara lain berupa tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor dan lain-lain yang terkait dengan penelitian ini.

D. Tahap Analisis 1. Analisis bangkitan/tarikan lalu lintas eksisting Menganalisis bangkitan/tarikan lalu lintas Kampus FT Untirta yang akan memberi tambahan beban terhadap jaringan jalan di depan Kampus FT Untirta. 2. Analisis kinerja ruas jalan eksisting Analisis yang dilakukan adalah menghitung beberapa parameter yang mempengaruhi kinerja ruas, seperti derajat kejenuhan, hambatan samping, kecepatan arus bebas. Metode yang digunakan adalah MKJI, 1997. Hasil perhitungan dengan MKJI ini kemudian dikalibrasi untuk mendapatkan hasil perhitungan yang mendekati kondisi yang sesuai dengan keadaan di lapangan. 3. Analisis kinerja simpang eksisting Analisis yang dilakukan adalah menghitung kinerja persimpangan yg berada di sekitar kampus FT Untirta sehingga didapatkan derajat kejenuhan persimpangan tersebut. Adapun lokasi persimpangan yang di analisis yaitu:

LOKASI

Gambar 2 Lokasi persimpangan 4. Analisis kinerja ruas jalan dan kinerja persimpangan akibat adanya pembebanan bangkitan/tarikan Bangkitan/tarikan yang didapat kemudian dibebankan kepada ruas jalan dan persimpangan yang berada di sekitar kawasan FT Untirta. Adapun ruas jalan yang dibebankan yaitu Jalan Jendral Sudirman. Untuk persimpangan yang dibebankan yaitu simpang Damkar dan simpang Takol. 5. Analisis kinerja ruas jalan dan kinerja persimpangan akibat proyeksi selama 5 dan 10 tahun. Bangkitan/tarikan pada kondisi eksisting kemudian di preoyeksikan untuk 5 tahun dan 10 tahun, yang kemudian dibebankan kembali kepada ruas jalan Jenderal Sudirman dan simpang Damkar dan simpang Takol.