Anda di halaman 1dari 2

Gizi Ibu Hamil

Apa yang harus dilakukan saat di Puskesmas:


1. Timbang Berat Badan dan tanyakan kepada petugas, Apakah penambahan berat badan Ibu hamil normal? 2. Pengukuran LILA (lingkar Lengan Atas). LILA digunakan untuk menetukan perkiraan bayi lahir berat badan normal atau rendah. Apabila LILA <23,5 cm maka Ibu hamil berisiko untuk memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah. 3. Pengukuran Tinggi Fundus Uteri (TFU). Pengukuran TFU digunakan untuk memperkirakan tafsiran berat janin. Tanyakan pada petugas, Apa perkiraan berat janin ibu hamil sesuai dengan umur kehamilan? Apabila tidak sesuai, tanyakan, Apa tips agar dapat sesuai? 4. Cek HB. Cek HB (hemoglobin) berguna untuk memantau kebutuhan zat Besi di dalam tubuh sebagai pencegahan anemia

Status Gizi Ibu Hamil


Amanda K, S.Kep

ANEMIA

Anemia adalah kondisi dimana berkurangnya sel darah merah dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin sehingga tidak mampu memenuhi fungsinya sebagai pembawa oksigen keseluruh jaringan
Pencegahan Anemia selama kehamilan dengan cara mengkonsumsi makanan gizi seimbang. Zat Besi dibutuhkan lebih tinggi pada trimester III, apabila kekurangan dapat meyebabkan meningkatnya kemungkinan kematia ibu hamil, bayi lahir premature, bayi lahir dgn berat badan rendah, dan gangguan proses persalinan & nifas.

PSIK FK UGM
Universitas Gadjah Mada

Kecukupan Gizi pada Ibu Hamil PENTINGNYA GIZI IBU HAMIL


Masa kehamilan ini sangat penting untuk menentukan kualitas anak. Kecukupan gizi selama kehamilan digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janinnya maupun aktivitas ibu. Trimester I (0-12 minggu) : Pertumbuhan masih lambat, kebutuhan gizi belum besar. Mengalami ngidam, mual & muntah. Trimester II (12-28 minggu) & III (28-40 minggu) : Pertumbuhan janin cepat, sehingga perlu pemenuhan gizi yg cukup besar. 2. Zat Gizi yang Harus Dipenuhi Ibu Hamil 1. Air Jaga agar ibu hamil tidak kekurangan air. Sebaiknya Ibu hamil minum minimal 10 gelas air putih setiap harinya. Air putih bisa divariasi dgn jus atau yogurt. Asam Folat dan seng Makanan : sayur & buah seperti jeruk, pisang, brokoli, wortel, kembang kol, bayam. KePertambahan Berat Badan:
Caption describing picture or Kg graphic.

Makanan: sayuran hijau (bayam, kangkung, daun singkong), daging, ikan, unggas, kacang-kacangan. Kebutuhan zat besi ibu hamil meningkat 30%. Kekurangan zat besi dapat emngganggu persalinan & ibu menderita anemia. 7. Serat Kekurangan serat menyebabkan sembelit. Perbanyak sayur-sayuran dan pisang. 8. Vitamin lainya Berfungsi untuk mendukung pertumbuhan & perkembangan janin. Vitamin A : Tidak berlebih krn berbahaya bagi pertumbuhan janin. Mangga, tomat, wortel Vitamin B1 & B2 serta Niasin : untuk proses metabolism tubuh Vitamin B6 & B12 : untuk mengatur penggunaan protein Vitamin C : Membantu penyerapan zat besi & mencegah anemia. Stroberi, lemon, mangga, tomat Vitamin D : Pembentukan tulang & gigi. Susu, kacang-kacangan. Vitamin E : Pembentukan sel darah merah.

Gizi Cukup : Berat, panjang bayi ideal dan sehat Gizi Lebih : Bayi terlalu panjang, badan terlalu besar. Menyulitkan persalinan

Gizi Kurang : Bayi pendek, Berbadan kecil, kondisi


kesehatan kurang baik

kurangan zat ini dapat menyebabkan cacat bawaan. 3. Kalori Makanan : . Zat ini dibutuhkan untuk pembentukan sel2 baru & pengaliran makanan dari ibu ke janin melalui plasenta. 4. Protein Makanan : daging, keju, ikan, telur, kacang-

Trimester I : >1

Trimester II : 3 kg Trimester III : 6 kg Total penambahan berat badan 10-12 kg.

Pengukuran Kadar HB Apa itu HB? HB adalah senyawa dalam darah yang berfungsi untuk mengantarkan oksigen dalam darah ke berbagai organ tubuh. HB normal pd wanita hamil : > 11 gr% HB anemia ringan pd wanita hamil : 8-11gr% HB anemia berat pd wanita hamil : < 8 gr% 6. 5.

kacangan, tahu, tempe. Berguna sebagai zat pembangun. 75-100 gram/hari Kalsium Apabila kalsium kurang, janin akan mengambil kalsium dari ibu, itu dapat menyebabkan osteoporosis pada ibu. Susu minimal 1x/hari Zat Besi 4. Anjuran 1. 2. 3. Sayuran 2 porsi / hari Vitamin/buah-buahan 3 porsi/hari Pengolahan sayur tidak memasak terlalu lama (sangat matang) agar zat besi tidak hilang Mengurangi makanan/minuman kemasan dg bahan pegawet & pewarna