Anda di halaman 1dari 8

Toxycology Umum 1. 2. 3. Definisi Racun Klasifikasi : 1. Lokal 2. Sistemik 3. Lokal dan sistemik Cara Masuk : 1. Oral 2. Intravena 3.

Intra muskular 4. Inhalasi 5. Kulit 6. Vagina 7. Rectal 4. Corrosive 1. Rasa terbakar, muntah hitam (acid hematin, alcali hematin) 2. Sakit menelan, muntah, haus hebat, sakit perut 3. Oliguria dan konstipasi 4. Shock dan mati setelah 12 jam 1. asphyxia 2. perforasi lambung 3. neurogenic shock Sistemik : Morfin mendepresi SSP Lokal dan sistemik (Lisol) 1. Berefek lambat, kerusakan di gaster dan usus, kerusakan mulut dan esophagus sedikit. 2. Kongestif mukosa gaster, erosi tunica muscularis. 3. Muntah, kolik dan diarrhea 4. Sistemik kerusakan hati dan ginjal. 5. Antidotum Lisol : Sodium Thiosulfat. 5. Efek Obat (racun) dalam jaringan tubuh : 1. Narkotik, alkohol (otak). 2. Strychnin (medula spinalis) 3. Korosif (gastrointestinal). 4. Cantharide (ginjal). 5. Mercury (kelenjar liur). 6. Phospor (liver). 7. Ergotamin / Nitrit (pembuluh darah). 8. Digitalis (jantung). 9. Arsen (mucosa). 10. Racun ular / sod nitrit (erythrocit)

06.FAKTOR-FAKTOR BERPENGARUH PADA DAYA KERJA OBAT(RACUN) 1. CARA MASUK RACUN 2. DOSIS(FATAL DOSIS MLD) 3. BENTUK RACUN 4. INDIVIDUAL(GASTER KOSONG CEPAT ACHLOTHYDRIA HAMBAT ARSEN LEMAK PERCEPAT PHOSPHOR DAN INSEKTISIDA) 5. UMUR(ATROPIN MORPHIN) 6. PENYAKIT 7. TOLERANSI 8. IDIOSYNCRASI 9. ALLERGY 1
Toxicology Umum Total 8 hal

07.DIAGNOSE KERACUNAN 1. PEMERIKSAAN TKP(MENDADAK-SEKELOMPOK ORANG-BUNUH DIRI-TKP TERDAPAT SISA RACUN) 2. TANDA-TANDA KLINIK: CORROSIVE (LAKMUS-ASAM/BASA) DIARHEA/MUNTAH (LOGAM BERAT) MYOSIS (MORPHIN PARATHION), MYDRIASIS (ATROPIN EOSIN) KULIT: BASAH (ALKOHOL PARATHION OPIUM) KERING (ATROPHIN) MERAH (CO CYANIDA) PUCAT (COCAIN) CYANOSIS (BARBITURAT MORPHIN) BAU NAFAS (ALKOHOL INSEKTISIDA CYANIDA OPIUM) NADI: CEPAT (ATROPHIN) LAMBAT (MORPHIN PARATHION) IREGULER (ACONITUM) SUHU: NAIK (ATROPHIN) TURUN (ALKOHOL MORPHIN COCAIN) COMA (PHENOL ALKOHOL MORPHIN ATROPHIN PARATHION) DD: (COMA HEPATICUM/DIABETICUM) 3. TANDA-TANDA POSTMORTAL: CORROSIVE(BASA/ASAM KUAT) GASTER MUCOSA: HITAM(H2S), KUNING(ASAM NITRATE), (LOGAM BERAT DENGAN LARUTAN) ULKUS: KECIL(LOGAM BERAT DENGAN POWDER) BESAR(LOGAM BERAT DENGAN GRANULE BIJI-BIJIAN(DATURA), CRISTAL(ARSEN) BAU SPESIFIK/TETES MINYAK(INSEKTISIDA) 4. PEMERIKSAAN RACUN HIDUP: DARAH SISA MUNTAHAN, URINE, RACUN DIPAKAIAN MATI: SEMUA ORGAN DARAH (JANTUNG KANAN) TULANG, RAMBUT, KUKU (LOGAM BERAT) URINE, KULIT (INSEKTISIDA) 2
Toxicology Umum Total 8 hal

PERCOBAAN BINATANG : IKAN (INSEKTISIDA) ANAK AYAM (GAS CYANIDA) KODOK (STRYCHNIN) 08.PENGOBATAN KERACUNAN EMESIS: MEKANIK KIMIA (NaCl TUTUP PYLORUS) APOMORPHIN STOMACH WASH ANTIDOTE: DELUENT (LARUTAN DENGAN AIR) DISOLVANT (CARBOL LARUT DENGAN ALKOHOL) ADSORBEN (HG DENGAN CARCOAL) COATER (LEMAK MENUTUP MUCOSA) NETRALISASI (ASAM KUAT DENGAN BASA) PRESIPITASI(ARSEN DENGAN FeHYDROCIDA-LEAD DENGAN SOD.SULPHAT) OXYDASI: ALKALOID/CYANIDA DENGAN KA.PERMANGANAT REDUKSI: HgCl DENGAN SOD.FORMALDEHYDE ANTAGONIS:STRCHYNIN DENGAN MEPHESIN PARATHION DENGAN ATROPHIN COMPETITOR: HgCl/ARSEN DENGAN BAL.LEAD DENGAN EDTA(ETHILENE DIAMINE TETRA ACETAT) DIURETIC: PERNAFASAN(5% CO2 DENGAN O2) SIMTOMATIS: SEKRET BRONCHUS CORAMIN CAVEIN INFUS ANALGETIK CUCI KULIT 09. PENENTUAN DOSIS CLARKS : BERAT ANAK DALAM PON DIBAGI BERAT DEWASA (150 LBS) ANAK 50 LBS -----1/3DEWASA YOUNG : UMUR ANAK DALAM TAHUN DIBAGI (UMUR ANAK +12) 6 TH -----1/3 DEWASA COWLING : UMUR ANAK DALAM TAHUN DIBAGI 24 8 TH -----1/3 DEWASA DAFTAR KHUSUS : 1 TAHUN (1/12)----2TAHUN (1/8)----3 TAHUN (1/16)----4 TAHUN (1/4)---7 TAHUN (1/3)---14 TAHUN(1/2) 10. HASIL TES PEMERIKSAAN RACUN NEGATIF : 1. TAK ADA RACUN 3
Toxicology Umum Total 8 hal

2. TEKNIK SALAH 3. BUKAN AHLI 4. TELAH DIEKSRESIKAN 5. TELAH DIOBATI 6. SEDIKIT 7. BERUBAH DALAM TUBUH HINDARI NEGATIF : 1. ANAMNESA 2. TANDA-TANDA KLINIK/POSTMORTAL 3. LUAR DALAM 4. PERKSA SISA/ SAMPEL GEJALA COMA COLLAPS DELIRIUM PARALYSIS CONVULSI CYANOSIS MIDRIASIS KULIT KERING KERACUNAN OPIUM CHLORAL HIDRATE ALKOHOL CORROSIVE ARSEN ANTIMON TOBACO ANTYPIRIN BELADON ALKOHOL CANABIS HYOCIAMIN CAMPHOR ARSEN LEAD ACONITE ARSEN ANTIMON ANELIN ANTIFIBRIN ATOPIN HYOCIAMIN ALKOHOL CHLOROFORM BELADONA HYOCIAMIN PENYAKIT APOPLXY UREMIA EPILEPSI CHOLERA DIPHTERIA MENINGITIS TYHPUS PNEUMONIA APPOPLEXI TITANUS EPILEPSI PENYAKIT PARU/ COR PENYAKIT SYARAF FEVER PNEUMONI

TOXYCOLOGY PENTING DALAM SIDANG PENGADILAN 1. APA PENYEBAB KEMATIAN 2. KENAPA KERACUNAN BUKAN PENYAKIT BIASA 3. BERAPA MAKSIMUM FATAL DOSIS 4. BILA GEJALA TAK SESUAI DENGAN KERACUNAN, MENGAPA? BAGAIMANA MEKANISMENYA? 5. APAKAH DOSIS SUDAH DAPAT SEBABKAN KEMATIAN ANAMNESA 1. USAHA BUNUH DIRI 4
Toxicology Umum Total 8 hal

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

KELAINAN MENTAL KORBAN SOSIAL EKONOMI PUYA MASALAH/ MUSUH DARIMANA DIDAPAT SUMBER RACUN KAPAN RACUN DIMAKAN KAPAN GEJALA TIMBUL BAGAIMAN URUTAN GEJALA INTERVAL KEMATIAN SETELAH MAKAN RACUN TANGGAL, WAKTU, TEMPAT TERAKHIR MASIH HIDUP PERIKSA RACUN, URINE, MUNTAHAN, TKP

PERKSA LUAR 1. BERCAK RACUN DITUBUHV/ PAKAIAN 2. ADA TANDA KEKERASAN 3. EKSPRESI MUKA, PUCAT, CYANOSIS 4. PENENTUAN WAKTU KEMATIAN 5. TANDA KLINIK PEMERIKSAAN LUAR PERIKSA DALAM 1. BAU YANG SPESIFIK (INSEKTISIDA, CN, KARBOL) 2. MULUT, LIDAH, OESOPHAGUS (INFLAMASI, CORROSIVE, WARNA RACUN) 3. LARYNX, TRACHEA, BRONCHUS, DESQUAMASI GAS IRITAN 4. GASTER A. WARNA HG SEPERTI BATU TULIS (SLATE COLOUR) ARSEN BERUPA PARTIKEL PUTIH H2S04, OXALAT WARNA HITAM HCL, CARBOL GASTER PUTIH 2. ULCUS GASTER KARENA ZAT CORROSIVE 3. PERFORASI GASTER OLEH ALKALI KUAT 4. GASTER LUNAK OLEH ALKALI KUAT 5. ISI GASTER : a. BANYAK / KEADAAN MAKANAN b. WARNA / KEADAAN PENCERNAAN c. BENDA ASING DI GASTER, JARUM / BIJIAN d. BAU YANG SPESIFIK e. REAKSI, ASAM, BASA 6. USUS DIBUKA : a. DARAH b. ULCUS c. PARASIT 5
Toxicology Umum Total 8 hal

d. PELEKATAN e. PERFORASI f. VOLVULUS ORGAN YANG DIPERIKSA LAB: 1. KERACUAN ACUTE : HEPAR, GINJAL, GASTER, DARAH 2. KERACUNA CHRONIS: RAMBUT, TULANG, KUKU, HEPAR 3. HG : HEPAR, GINJAL, USUS, GASTER 4. PHENOL : HEPAR, GINJAL, GASTER, 5. ALKOHOL: DARAH, OTAK, GINJAL, URINE 6. CYANIDA / HCN: DARAH, GASTER, GINJAL 7. PHOSPOR: DARAH, GASTER, HEPAR, GINJAL 8. BARBITURAT: OTAK, DARAH, HEPAR, GINJAL 9. STRYCHNIN : DARAH, GASTER, HEPAR, GINJAL, TEST 10. MORPHIN : DARAH, EMPEDU, OTAK, HEPSR, SUNTIKAN 11. ALKALIS : OESOPHAGUS DAN GASTER ANALISA KIMIA 1. DILAKUKAN OLEH AHLI 2. BENTUK APA, DISEGEL, KUHAP 130 3. DARI SIAPA, DIMANA, KAPAN DITEMUKAN 4. DIPERIKSA SENDIRI / TEAM 5. KAPAN MMERIKSA 6. TEST APA YANG DIGUNAKAN

JENIS-JENIS RACUN 1. GAS : CO,CO2, HYDROCARBON, H2S, SO2, NO2, WARNA 2. INORGANIK CORROSIVE : ASAM ( H2SO4, HCL, HNO3, ASETAT, OXALAT) BASA ( KOH, NAOH, CA OXYDE, AMONIUM HY) HALOGEN : CL, BR,JO, FLOUR METAL : SILVER, ZN ORGANIK : PHENOL, FORMALIN, PYROGALOL 3. METALIK a. LOGAM BERAT (PHOSPHOR, AS, NI, LEAD) b. GARAM INORGANIK (MG SULFAT,BORAC, NA SILICAT) RACUN ORGANIK a. BENTUK UAP / GAS METHYL /ETHYL ALCOHOL, PARADYLHYDE METHYL CL / BR, ETHER, CHLOROFORM ETHYL CL / BR, BROMOFORM, CHLORALHYDR AMYL NITRIT, HCN, BENZENE b. ALKALOID VOLATILE ( NICOTINE, TOBBACO) 6
Toxicology Umum Total 8 hal

ALKALOID NON VOLATILE (OPIUM, MORPHIN, ATROPHIN, COCAIN, QUININE, STRYCHNIN, PILOCARPIN c. NON ALKALOID : HYPNOTIC AROMATUC (SALICYLAT ASAM PICRAT TNT) GLUCOSIDA (DIGITALIS, CANABIS INDICA) PURGATIVE PICROTXYN SANTONIN LAIN-LAIN RACUN MAKANAN, TUMBUHAN, BINATANG, BIOLOGI UNDANG-UNDANG KUHP 202 SENGAJA RACUN SUMUR, POMPA AIR, PERSEDIA AIR RACUN BAHAYA JIWA / KESEHATAN 15 TAHUN, MATI 20TH KUHP 203 KURANG HATI-HATI RACUN, SUMUR,POMPA AIR, PERSEDIAAN AIR AGI JIWA / KESEHATAN 9 BLN, MATI 1 TH KUHP 204 MENJUAL BARANG YANG BERBAHAYA BAGI JIWA / KESEHATAN, TAK BERI TAHU AKAN BAHAYA 15 / MATI 20 TH KUHP205 KARENA SALAHNYA TERJUAL, DITERIMAKAN DIBAGIKAN BARANG YANG BERBAHAYA BAGI JIWA DAN KESEHATAN MATI 1 TH, BARANG DIRAMPAS TEMPAT / BAHAN PENGAWET a. PLES / BOTOL BERMULUT LEBAR b. TIDAK TRANSPARAN c. BERSIH d. TAK BOLEH PLASTIK UNTUK GAS e. IDENTITAS f. BARANG BUKTI JENIS RACUN YANG DIMINTA BAHAN PEMERIKSAAN 1. LAMBUNG ISI SEMUA, 2.HATI / EMPEDU 100 GR 3. URINE 100 CC, 4. DARAH 50 100 CC, 5. LAIN-LAIN PARU-PARU, OTAK, USUS, RAMBUT, TULANG, 6. TEMPAT SUNTIKAN 5X5X5 CM3 2. BILA BUSUK : OTAK, OTOT PAHA, PANGKAL LENGAN, SUMSUM TULANG, TULANG DAN RAMBUT. 7
Toxicology Umum Total 8 hal

PENGAWET : 1. ALKOHOL 95-96 %, I BAGIAN BUKTI, SEBAGIAN ALKOHOL 2. GARAM JENUH 3. DARAH NaF 1% DIBERIKAN 0,1% DARI JUMLAH DARAH 4. URINE TIDAK DIAWETKAN, ATAU THYMOL 0,1% 5. TIDAK DIPAKAI FORMALIN (BEREAKSI BANYAK RACUN, MENGGANGU, CLOUDY SWELLING / MEMADAT. PENGIRIMAN BAHAN BUKTI : 1. SESUAI DENGAN KUHP 130 DISEGEL 2. BERITA ACARA PEMBUNGKUSAN / PENYEGELAN BENDA BUKTI OLEH DOKTER DAN PENYIDIK 3. LAPORAN OTOPSI 4. CONTOH PEMBUNGKUS, LAK SEGEL, BENANG KASUR DLL 5. PEMERIKSAAN RACUN YANG DIMINTA TAKARAN-TAKARAN PENTING 1. TAKARAN PEMAKAIAN (USUAL DOSIS) 2. TAKARAN TERAPI (THERAPEUTICAL DOSIS) 3. TAKARAN MAXIMAL (MAXIMAL DOSIS) 4. TAKARAN TOXIC (TOXICAL DOSIS) 5. LD / LC = LETHAL CONSENTRATION 6. LD 50 = BANYAK RACUN DISEBABKAN MATI 50% BINATANG PERCOBAAN 7. UNTUK GAS PPM : PART PER MILLION OF AIR, KONSENTRASI TERENDAH UDARA SEBABKAN MATI BINATANG PPB : PART PER BILLION, KONSENTRASI TERENDAH UDARA SEBABKAN MATI BINATANG

8
Toxicology Umum Total 8 hal