Anda di halaman 1dari 10

STANDAR, KOMPONEN, ASPEK, DAN INDIKATOR PENDIDIKAN

PEMBOBOTAN

Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi


SMP-SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP JAKARTA, TAHUN 2010

KOMPO-NEN

STAN-DAR

BOBOT

BOBOT

BOBOT

ASPEK

INDIKATOR SNP Isi (muatan) kurikulum SNP Jumlah atau jenis panduan pelaksanaan muatan kurikulum SNP Prinsip keterlibatan pihak-pihak terkait pengembangan muatan kurikulum SNP Prinsip mengacu regulasi SNP Prinsip umum pengembangan kurikulum SNP Prinsip ketersediaan referensi Prinsip multi strategi pengembangan kurikulum SNP Prinsip-prinsip umum dalam pelaksanaan kurikulum SNP dalam pengajaran Ketersediaan referensi/pedoman/acuan/sumber daya umum Isi/muatan struktur kurikulum SNP dan penyusunannya Ketersediaan referensi umum Keterlaksanaan program muatan lokal Keberadaan program pengembangan diri Keterlaksanaan program pengembangan diri Keberadaan program PBKL Keterlaksanaan program PBKL Penjabaran SK dan KD mata pelajaran SNP Kualitas/kuantitas/variasi standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) untuk mata pelajaran/program pendidikan Muatan Lokal Kualitas/kuantitas/variasi standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) untuk mata pelajaran/program pendidikan PBKL Penerapan kegiatan pembelajaran sesuai dengan ketentuan beban belajar Pemberian tugas-tugas terstruktur Program kegiatan mandiri/tidak terstruktur untuk mapel SNP Keberadaan program tidak terstruktur mapel SNP Keberadaan tujuan program tidak terstruktur mapel SNP Pemenuhan ketentuan dalam pengembangan KTSP SNP Ketentuan penyusunan silabus mapel SNP Penggandaan dan kepemilikian silabus mapel SNP didistribusikan Pendokumentasian silabus mapel SNP oleh sekolah Ketentuan penyusunan RPP mapel SNP Penggandaan dan kepemilikian RPP mapel SNP didistribusikan Pendokumentasian RPP mapel SNP oleh sekolah KKM =75 untuk setiap mata pelajaran SNP Faktor-faktor sebagai dasar menetapkan KKM untuk setiap mata pelajaran SNP Ketentuan/aspek-aspek dalam menyusun kalender pendidikan Sekolah SNP

1.

ISI

130

1.

Kerangka Dasar Kurikulum

25

1 2

Muatan Kurikulum Prinsip Pengem-angan Kuriku-lum

10 8

1 2 1 2 3 4 5 1 2 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3

3 2. Struktur Kurikulum Pendidikan Umum 40 1

Prinsip Pelaksanaan kurikulum Struktur kurikulum

7 25

Standar dan kompe-tensi dasar

15

3.

Beban belajar

20

1 2 3

Tatap muka Penugasan terstruktur Kegiatan mandiri tidak terstruktur Pengembangan KTSP Pengembangan Silabus

9 6 5

1 1 1 2 3 1 1 2 3 1 2 3 1 2 1

4.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

30

1 2

10 7

6 2 2 1 10 2 2 1 2 2 1 4 2 15

Pengembangan RPP

4 5. Kalender Pendidikan 15 1

Kriteria Ketun-tasan Minimal (KKM) Alokasi penetapan pendidikan waktu dan kalender

6 15

Pembobotan dalam Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen

hal. 2/10

BOBOT 6 4 2 2 2 1 1 4 3 5 3 4 4 5 2 2 8 4 3 9

NO

NO

NO

NO

STAN DAR PROS ES

150

Perencanaan Proses Pembelajara n

4 5

Perencanaan pengembangan penyusunan silabus

atau

20

1 2 3 4 5 6 7

Dasar-dasar perencanaan pengembangan atau penyusunan silabus mapel SNP Perencana pengembangan atau penyusunan silabus mapel SNP oleh guru sendiri Perencana pengembangan atau penyusunan silabus mapel SNP MGMP sekolah Perencana pengembangan atau penyusunan silabus mapel SNP MGMP sekolah Merencanakan/mengmengembangkan silabus mapel SNP sama dengan silabus yang telah disusun oleh pusat Silabus SNP disusun dibawah supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Disahkan oleh Kepala Dinas Kab/Kota Ketentuan perencanaan penyusunan atau pengembangan RPP mapel SNP Perencana pengembangan atau penyusunan RPP mapel SNP oleh guru sendiri Perencana pengembangan atau penyusunan RPP mapel SNP MGMP sekolah Perencana pengembangan atau penyusunan RPP mapel SNP MGMP sekolah Merencanakan/mengmengembangkan RPP mapel SNP sama dengan silabus yang telah disusun oleh pusat RPP SNP disusun dibawah supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota RPP disahkan oleh Kepala Dinas Kab/Kota Prinsip perbedaan individu siswa Prinsip partisipasi aktif siswa Prinsip budaya membaca dan menulis Prinsip umpan balik dan tindak lanjut Prinsip keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber bahan Prinsip penerapan teknologi informasi dan komunikasi Kesesuaian/relevansi Kuantitas terpenuhi Kedalaman materi Variasi/jenis Keterjangkauan Rombongan belajar: 32 siswa Beban kerja minimal guru: 24 jam/minggu Buku teks pelajaran: (a) ditetapkan bersama dan sesuai Permendiknas; (b) ratio 1:1 (per mapel per siswa); (c) buku panduan guru, referensi, pengayaan, dll Pengelolaan kelas tepat / sesuai tuntutan kompetensi, dalam hal: pengaturan duduk siswa, intonasi/volume suara guru, tutur kata, ketertiban PBM, penguatan, umpan balik, penghargaan, sanksi, penggunaan waktu,dll Jumlah rombongan belajar

2 6 4 3 2 2 1 1 3 2 1 1 1 1 1,5 1 0,5 0,5 1 0,5 3 2 2 2 1 2 3 5 3

Perencanaan pengembangan atau penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

10

1 2 3 4 5 6 7

Prinsip-prinsip penyusunan RPP

1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 1 2 3 4

Bahan Ajar

10

Pelaksanaan Proses Pembelajara n

5 0

Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran

15

Pembobotan dalam Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen

hal. 3/10

Pelaksanaan Pembelajaran

35

1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 1 2

Penilaian Hasil Belajar

35

Pelaksanaan Hasil Belajar

Penilaian

35

Pengawasan Proses Pembelajara n

20

Pemantauan

Supervisi

Evaluasi

4 5

Pelaporan Tindak lanjut

2 2

Kegiatan pendahuluan Kegiatan inti Kegiatan penutup (merangkum, penilaian, umpan balik, tindak lanjut, rencana berikutnya) Keterlaksanaan penilaian hasil belajar Pemenuhan ketentuan pelakdsanaan penilaian hasil belajar Penggunaan/implementasi Standar Penilaian Pendidikan dan Panduan Penilaian Kelompok Mata Pelajaran Tahapan pemantauan Strategi pemantauan Pelaksana pemantauan Pentahapan supervisi Strategi supervise Pelaksana supervisi Tujuan evaluasi Strategi/cara Orientasi evaluasi Pelaporan pembelajaran dan hasil penilaian pembelajaran Tindak lanjut pelaporan Penguatan dan penghargaan diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar Teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum memenuhi standar

5 20 10 15 10 10 1 2 2 1 2 3 1 2 2 1 1 1 1

STAND AR KOMPE TENSI LULUS AN

130

Kompetens i Lulus-an

130

Kecerdasan

40

1 2

Pengetahuan

35

1 2 3

Kepribadian

15

1 2 3 4 5 6

Akhlak Mulia

15

1 2

Kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan. Kemampuan menganalisis gejala alam dan social, yaitu: gempa bumi, banjir, tanah lonsor, kemiskinan, pengangguran, kriminalitas, kenakalan remaja, dll Pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar Pengalaman belajar yang mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab Pengalaman mengekspresikan diri melalui kegiatan seni budaya Pengalaman belajar melalui kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian Pengalaman belajar untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab Pengalaman belajar untuk berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial Pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik Pengalaman belajar yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam wadah NKRI Pengalaman belajar untuk membentuk karakter siswa, menumbuhkan rasa sportifitas dan kebersihan lingkungan Pengalaman belajar melalui kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia Pengalaman belajar untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup

25 15 15 10 10 2 2 2 4 3 2 5 3

Pembobotan dalam Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen

hal. 4/10

3 4 Ketrampilan Untuk Hidup 10 1 2 3 6 Pendidikan lanjut 15 1 2

nasional Pengalaman belajar dalam pembentukan akhlak mulia Pengalaman belajar berupa kegiatan pembiasaan untuk menghargai perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain Pengalaman dalam menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok Ketrampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis Pengalaman ketrampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris Pengalaman belajar dalam mengembangkan IPTEK seiring dengan perkembangannya Pengalaman belajar mampu menguasai pengetahuan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lanjutan

4 3 4 2 4 5 10

STANDAR PENDI -DIK DAN TENA GA KEPEN DIDIK AN

150

Guru

50

1 2 3 4

5 6 7

Kepala Sekolah

35

Kualifikasi akademik Kesesuaian latar belakang pendidikan Kesehatan jasmani dan rohani Kompetensi pedagogik sebagai agen pembelajaran. Kompetensi kepribadian sebagai agen pembelajaran Kompetensi sosial sebagai agen pembelajaran Kompetensi profesional sebagai agen pembelajaran. Kualifikasi akademik minimum

10 10 2 8

1 1 1 1 2 3 1 1 1 2 3 1 2 3 4 1 2 3 1 1 1 1 1 1

Kualifikasi akademik minimum Latar belakang pendidikan tinggi Kesehatan jasmani dan rohani Kemampuan merencanakan pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran Kompetensi mengevaluasi pembelajaran Integritas kepribadian dan tindakan Komuniukasi secara efektif dan santun Penguasaan materi pelajaran SNP Kompetensi penelitian Kompetensi penulisan karya ilmiah Kualifikasi pendidikan Akredirasi PT asal Kesesuaian Sertifikat Keberadaan SK sebagai guru Sertifikat pendidik Surat Keputusan (SK) sebagai kepala sekolah Pengalaman mengajar Kemampuan manajerial Keampuan kewirausahaan dalam mengelola produksi/ jasa Kemampuan untuk melakukan supervisi dan monitoring. Kualifikasi akademik minimun Masa kerja kegiatan

10 10 2 2 4 2 5 5 5 3 2 4 1 4 1 3 3 4 5 4 3 3 8 4

5 5 10

10

3 4 5 6 3 Tenaga Administrasi 20 1 2

Kualifikasi khusus minimum. . Pengalaman mengajar sebagai guru SMP dan kesehatan Kemampuan kepemimpinan Kemampuan kewirausahaan Kemampuan supervisi dan montoring. Kualifikasi akademik minimum Kepala Administrasi. Masa kerja waktu diangkat

10

5 4 3 3 8 4

Pembobotan dalam Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen

hal. 5/10

3 4

Tenaga Perpustakaa n

20

1 2 3

Tenaga Laboratorium

15

1 2 3

4 5 6 Tenaga Layanan Khusus 10 1

menjadi kepala administrasi Kualifikasi akademik 5 Minimum Tenaga Administrasi. Kepemilikan kesesuaian 3 latar belakang pendidikan dengan tugasnya sebagai tenaga administrasi. Kualifikasi akademik 8 Minimum Kepala Perpustakaan. Masa kerja waktu diangkat 7 menjadi kepala perpustakaan Kepemilikan kesesuaian 5 latar belakang pendidikan dengan tugasnya sebagai tenaga perpustakaan. Kepemilikan kualifikasi 4 akademik minimum kepala laboratorium. Masa kerja waktu diangkat 2 menjadi kepala laboratorium. Kesesuaian latar belakang 3 pendidikan dengan tugas sebagai kepala laboratorium Kualifikasi akademik 4 Minimum Teknisi Laboratorium. Kualifikasi akademik 2 minimum laboran Pemenuhan jumlah tenaga 10 layanan khusus.

1 1

Kualifikasi akademik minimum Latar belakang pendidikan

5 3

1 1 1

Memiliki kualifikasi akademik minimun Masa kerja Latar belakang pendidikan

8 7 5

1 1 1

Memiliki kualifikasi akademik minimum Masa kerja Latar belakang pendidikan

4 2 3

1 1 1

Memiliki kualifikasi akademik minimum Pendidikan minimal (D-I) Jenis dan jumlah tenaga layanan khusus

4 2 10

5.

STAND AR SARAN A DAN PRASA RANA

120

Lahan

20

1 2 3 4 1 2 3 4 5 6

Luas lahan Kea-manan Kenya-manan Ijin pemanfaatan lahan Luas lantai Kese-lamatan Kese-hatan Kenyamanan Daya listrik Ijin bangunan

10 4 2 4 10 5 3 4 6 5

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

Bangu-nan

40

Memenuhi ketentuan rasio minimum luas lahan terhadap siswa, sebagaimana tercantum pada Tabel 1 dari Standar Sarana dan Prasarana. Terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa. Terhindar dari gangguan pencemaran Keperuntukan, ijin Memenuhi ketentuan rasio minimum luas lantai terhadap siswa, sebagaimana tercantum pada tabel 2 dari Standar Sarana dan Prasarana. Kekuatan, fasilitas, anti bahaya Sanitasi, pengelolaan pencemaran Ventilasi dan pencahayaan. Daya listrik Izin bangunan dan penggunaan

10 4 2 4 10 5 3 4 6 5

Pembobotan dalam Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen

hal. 6/10

7 8 3 Kelengkapan 60 Prasarana dan Sarana 1

Peme-liharaan Kecu-kupan secara kuantitas Keleng-kapan prasarana

3 4 8

1 1 1 2 3 1 2 1 2

Jenis dan waktu pemeliharaan Pengembangan kebutuhan bangunan, inventarisasi bangunan Terdiri dari minimal 14 ruang/kelengkapan sarpras Terdapat laboratorium komputer Terdapat laboratorium bahasa Jumlah, kapasitas, rasio luasan/siswa ruang kelas Standar sebagaimana tercantum pada Tabel 3 dari Standar Sarana dan Prasarana. Tempat baca, luasan, lebar, dan pencahayaan ruang perpustakaan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 4 dari Standar Sarana dan Prasarana. Tempat praktik, daya tampung, rasio luasan/siswa, luasan, pencahayaan, air bersih Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 5 dari Standar Sarana dan Prasarana. Fungsional, jenis ruang, jumlah ruang, luasan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 6 dari Standar Sarana dan Prasarana. Fungsional, luasan, pencahayaan, jenis, jumlah Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 7 dari Standar Sarana dan Prasarana. Rasio, jumlah, janis Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 8 dari Standar Sarana dan Prasarana. Jenis, jumlah, luasan, kenyamanan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana. Luasan, kenyamanan, jenis/jumlah Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pada Tabel 9 dari Standar Sarana dan Prasarana. Luasan, jenis, jumlah, kenyamanan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 10 dari Standar Sarana dan Prasarana. Luas dan jumlah/jenis Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 11 dari Standar Sarana dan Prasarana. Jumlah, jenis, luasan, keamanan Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 12 dari Standar Sarana dan Prasarana. Luasan, jumlah, jenis Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 13 dari Standar Sarana dan Prasarana. Luasan, keamanan, kenyamanan Rasio, jenis, jumlah, kondisi Dilengkapi sarana sebagaimana tercantum pasa Tabel 14 dari Standar Sarana dan Prasarana.

3 4 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 3 2

2 3

Ruang kelas Ruang perpus-takaan

5 5

Ruang laboratorium IPA

1 2

5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Ruang pim-pinan Ruang guru Ruang tata usaha Tempat ibadah Ruang konse-ling Ruang UKS Ruang organi-sasi kesiswaan Jamban Gudang Ruang sirkulasi Tempat bermain/ berolahraga

4 4 4 3 3 3 3 3 3 2 5

1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 2 1 1 2

6.

STAND AR

110

25

Visi sekolah

1 2

Perumusan dan penetapan visi sekolah Sosialisasi

1 1

Pembobotan dalam Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen

hal. 7/10

PENGE LOLAA N

Rencana Kerja Sekolah

2 3 4

Misi sekolah Tujuan sekolah Rencana kerja sekolah

3 4 16

1 1 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Pelak35 sanaan Renca-na Kerja Sekolah

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Pedo-man pengelolaan sekolah Struktur organi-sasi sekolah Pelaksanaan kegiatan sekolah Bidang kesiswaan Bidang kuriku-lum dan kegiatan pembe-lajaran Bidang pendidik dan tenaga kepen-didikan Bidang sarana dan prasarana Bidang keuang-an dan pembi--ayaan Budaya dan lingkungan sekolah Peran serta masyarakat dan kemitraan sekolah Pro-gram penga-wasan

2 1 3 4 8 6 4 3 2 2 3

16 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 3 1 1 1

Perumusan dan penetapan misi sekolah Perumusan dan penetapan tujuan sekolah Kesesuaian dengan aspek-aspek SNP. Rencana kerja jangka empat tahun atau RKS Rencana kerja satu tahun atau RKAS Sosialisasi Isi RKAS Perencanaan kegiatan bidang kesiswaan. Perencanaan kegiatan bidang pengembangan kurikulum dan pembelajaran. Perencanaan kegiatan bidang pengelolaan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. Pengelolaan kegiatan bidang sarana dan prasarana pembelajaran. Pengelolaan kegiatan bidang keuangan dan pembiayaan pendidikan. Perencanaan penciptaan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran Keterlibatan masyarakat dalam perencanaan Perencanaan pengembangan sistem manajemen sekolah Perencanaan pengawasan Perencanaan kegiatan evaluasi diri. Perencanaan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Perencanaan kegiatan persiapan bahan akreditasi Pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan Struktur organisasi dengan uraian tugas Pelaksanaan kegiatan sekolah Pelaksanaan kegiatan bidang kesiswaan. Pelaksanaan bidang pengembangan kurikulum dan pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan bidang pengelolaan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. Pengelolaan kegiatan bidang sarana dan prasarana pembelajaran. Pengelolaan kegiatan bidang keuangan dan pembiayaan pendidikan. Penciptaan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Keterlibatan masyarakat pendukung dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. Program pengawasan dan sosialisasi Pelaksanaan pengawasan Isi / sasaran kepengawasan Pelaksanaan kegiatan evaluasi diri. Pelaksanaan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan persiapan bahan akreditasi

3 2 2 1 1 0,5 2 1 2 2 1 1 0,5 0,5 1 0,5 0,5 1 0,5 2 1 3 4 8 6 4 3 2 2 1 1 1 3 5 4

Pengawasan dan Evaluasi

15

2 3 4

Evaluasi diri Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kepen-didikan Akreditasi sekolah

3 5 4

Pembobotan dalam Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen

hal. 8/10

4 5

Kepemimpin 10 -an Seko-lah Sistem Infor- 15 masi manajemen seko-lah

1 1

Kepe-mim-pinan kepala dan wakil kepala sekolah Penge-lolaan info-rmasi manajemen sekolah

10 15

1 1

Struktur kepemimpinan Sistem informasi manajemen

10 15

7.

STAND AR PEMBI AYAAN

100

Biaya Investasi

30

1 2 3

Penyusunan RAPBS Sarana dan prasarana Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Modal kerja Gaji pendidik Gaji tenaga kependidikan Kegiatan pembelajaran Kegiatan kesiswaaan Alat tulis sekolah Bahan habis pakai Alat habis pakai Kegiatan rapat Transport dan perjalanan dinas Penggandaan soal-soal ujian Daya dan jasa Kegiatan operasional pendidikan tidak langsung Sumbangan pendidikan Uang sekolah 4 Subsidi silang Biaya operasional lain Penetapan biaya operasional Pengelolaan biaya operasional Pedo-man penge-lolaan keu-angan Pembu-kuan biaya opersional Laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan Informasi silabus mata

7 8 10 5 4 4 4 4 3 2 2 4 3 4 4 2 4 4 3 2 3 4 4 3 3

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

Biaya 40 Operasional

4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Keterlibatantakeholders sekolah dalam penyusunan RKS dan RKAS Catatan tahunan berupa dokumen nilai aset sarana dan prasarana Pembelanjaan biaya untuk pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Modal kerja untuk membiayai seluruh kebutuhan pendidikan Pembayaran gaji, insentif, transport, dan tunjangan lain pendidik Pembayaran gaji, insentif, transport, dan tunjangan lain tenaga kependidikan Mengalokasikan biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan Alokasi dana untuk kegiatan kesiswaan. Pengeluaran Pengeluaran Pengeluaran Pengeluaran Pengeluaran biaya biaya biaya biaya biaya pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan pengadaan alat tulis. bahan habis pakai alat habis pakai. kegiatan rapat. transport dan perjalanan dinas.

7 8 10 5 4 4 4 4 3 2 2 4 3 4 4 2 4 4 3 3 3 4 4 3 3

Pengeluaran biaya penggandaan soal-soal ujian Penyediaan biaya pengadaan daya dan jasa Penyediaan anggaran untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung Penggunaan sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat Penetapan uang sekolah mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua siswa. Pelaksanaan subsidi silang Penggalangan biaya operasional lain di samping iuran komite rutin dan fisik sekolah Pengambilan keputusan dalam penetapan dana dari masyarakat Pengelolaan dana dari masyarakat Pedoman pengelolaan keuangan Pembukuan biaya opersional Pembuatan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya pada pemerintah atau yayasan. Penginformasian silabus mata pelajaran SNP

Biaya Personal

20

1 2 3 5 6

Transparan 10 si dan Akuntabilita s

1 2 3

8.

STND

110

Penilaian

40

Pembobotan dalam Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen

hal. 9/10

AR PENILA IAN

oleh pendidik

2 3 4 5 6 7 8 9

pelajaran Indikator pencapaian KD dan teknik penilaian Pengem-bangan instrumen Pelaksanaan penilaian Pengolahan hasil penilaian Pengem-balian hasil penilaian Peman-faatan hasil penilaian Pela-poran hasil penilaian pada akhir semes-ter Pela-poran hasil penilaian akhlak mulia Penen-tuan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) Koordinasi evaluasi Kriteria kenaikan kelas Penen-tuan nilai akhir kelom-pok mata pelaja-ran Penye-lengga-raan ujian sekolah Pela-poran hasil penilaian mata pela-jaran Pela-poran pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendi-dikan Penen-tuan kelu-lusan Pener-bitan SKHUN Pener-bitan ijazah Peman-faatan hasil UN untuk penen-tuan kelanjutan studi

5 5 5 4 5 4 5 4 5 3 4 4 5 5 5 4 5 5 25

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

Pengembangan indikator pencapaian KD dan teknik penilaian SNP Pengembangan instrumen dan pedoman penilaian SNP Pelaksanaan tes, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang diperlukan. Pengolahan hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa. Pengembalian hasil pemeriksaan pekerjaan siswa. Pemanfaatan hasil penilaian untuk perbaikan penilaian dan pembelajaran Pelaporan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada kepala sekolah dalam bentuk laporan prestasi hasil belajar siswa. Pelaporan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama dan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan Penentuan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan ketentuan Pengkoordinasian evaluasi tengah semester, evaluasi akhir semester, dan evaluasi kenaikan kelas. Penentuan kriteria kenaikan kelas Penentuan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, iptek, estetika, serta jasmani, olahraga, dan kesehatan Penyelenggaraan ujian sekolah dan menentukan kelulusan siswa dari ujian sekolah Pelaporan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester Pelaporan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Penentuan kelulusan siswa melalui rapat dewan guru sesuai dengan kriteria kelulusan. Penerbitan dan penyerahan Surat Keterangan Hasil Ujuan Nasional (SKHUN) Penerbitan dan penyerahan ijazah setiap siswa yang telah lulus bagi sekolah penyelenggara UN. Hasil UN digunakan sebagai salah satu penentu penerimaan siswa baru

5 5 5 4 5 4 5 4 5 3 4 4 5 5 5 4 5 5 25

Peni-laian 45 oleh Satuan Pendi-dikan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Penilaian 25 oleh pemerintah

Pembobotan dalam Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit.PSMPDitjend Mandikdasmen

hal. 10/10