sstaa

FRON

Df40

TO

394695x

P.A1

DEPARTEME! EIEEG]gAIJ SUIlliBER DAYA MINEFIAL REPUETIK IHDOHESIA

DIREKTORAT JENDERAL MINYAK DAN GAS BUM|

Oedung Plara Cenlris, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 8-6, Jakarta 11910 Kawal

;0iljen Migas

TromolPcs : t2g6rukt 100.1;l

Iligton

; 5268910 (Hunrrng)

Nomor
Lampiran Hal

5312/

l/i / DJM.T/2008

3l

Maret 2008

dan Minyak $olar 49
Yarng terhormat

lispen+aoi Penyesuaian $pesifikasr BBM Jenis Bensin gB

Direktur Utama PT pertamina (persero) Jhr. Medan Merdeka Tirnur No. 1A Jakarta

s"rta BBM di lndonesia khususnya uiit,iii ienis n".rh ehr aan r*,linyar [:l::931.T-lTI:.1i.-?n merupakan sebagian darii€nis BBM tertentr, maka lerhadap spesilikagi :c5rjg y?ng yang 'peiramina BbM Jenrs.terse0ut iuga merupakan penugesan Femerintah kepada FT fFSOI diterlakukan penyesuaian terhadap s'enagian knrahteriEii< p"oi src Dird-fuiig;;'ie[euut
sebagalberikut.

?J FeHuari 2008 perihal-Dispeniasi.Fenyesuaian spus-irilaii ld;;AiTIn'rii'aooa (Periode April Juni 2008),.m:k-a oengin memperiimrrangian-reaminan jaiolran

tenianf' siandsr-di-n=1l*u .yun;u.-il!1y4,{trf|ly,llg glnr*-rrkan dt sata*,Ne#i !!n$i!!tssi) ssrta m€mperharikan etral $audgra-,i,to; aitponwatnogT-ffi Unggqt ifr,rii#:aooz pcrihat Permohonan Relaksasi spesifikasi Bensin BB uin rrro. Tlgntrooo1ooE.gi-Lriidi 'BriM
B,ah.1n Aaxar MinyElq

$ehubungan d€flg€n pefaksanea.n $K.pi{eq Migar-!!o. 36T4 tSt24tDJM€000ientang rlr*u nanan qixal,qlr,fc!4#h e{riori P,gl," !{ans qipa$arkan ai DaGrfi 'K/r4lDJM€{r0s Negeri uan sK fiiFeinggil nriel tvtlqis

.

j:l

No; '30?5

i

-

1. Eatesan Reid Vapour Pressurp (fiFyl dipertenarrkan uampai maksirnal F0 kpa. ?. Bptssan temperatur distilasi Sgm ffEb) ciiperkenankan sampai bataran antaraTA-l1goe, 3.
Wqrna kuning diperkenankan.

&,ogi[gB

3700c.

95% (T95) volume rnaksimum 3T00g.giiup.h menjadi g0% (Tg0) votums

BBfi{ jenis Bensin BB dnn l\4inyak $olar 48 ini bertaku sampai ,---^-P:lLtly"lgll,lf*tifikasi s€ngFn saat diterbitka.n. da.n diberlakukannya ketentuan vang baru mengenai standar dan mutu, (spesifikesi) BBM jenis Bensin oin r'rti,tvari sorai, r*i*ng'inirt tingkar pensuapan BEM tetsebut. yfrng tinggt.. maka dstam sistem "penimbunan 'Fertu,ii;;

memperhatikan aspek Keselamatan Migas dengan
a. b,

nrelakul<an:

if

?;;;l; ;rj;;

:

nssesmenl (AnalisiE Resiko Bahaya) terhadap diqisin d;rn ingtafasi tankitirnbun; darr pen ce gaha n tem adap kem ungkina n terjadinya ba haya t<ebakaran, Atas perhatian $audara, kamiucapkan terima lcasih,

'{#;{,:,
Tembusan: Mernleri Eneroi dan Surnber Dava Mineral
TOTAL P. O1

BahanrBakaf. VP Fuel lndustry & Marine Marketing 3.f9_py9su. t.takan tidik. Head UPP Jakarta : . harap dapat diinformasikan ke lokasi terkait guna mendukung kelancaran operasional. 3.BBM Jenis Minyak solaraB. 003/F0000012012-53 tanggal 30 Januari 2012 perihal Usulan Penambahan Alternatif Metode Pengujian Kandungan Sulfur dalam Bensin dan Solar serta Surat Direktur Pengolahan kepada Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi No. 0121E00000/2011-S0 tanggal 16 Agustus 2011 perihal Permohonan Perubahan Spesifikasi F/ash Point Solar . Persetujuan dituangkan dalam Surat Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi No.dihia.. 1 B6/F3010012012-50 Kepada Dari : Para Pejabat Seperti Daftar Terlampir : VP Supply & Distribution (satu)lembar : DJgpg!:ggi.. Lab. VP Fuel Retail Marketing 2.MEMORANQUM ffir' r e.. bersama ini disampaikan bahwa Dirjen Migas telah menyetujui usulan perubahan tersebut.lagi'. 4769110/DJM. PERTAfiilIHA b Jakarta.. Fuel & lntermediate Operation Manager 4. Demikian disampaikan.sebagai berikut : 1. Lab. Head UPP Surabaya 6. 470l04lDJM:0/2009 tqnggal 23_ Januari 2009 perihal Dispensasi Penyesuaian spesififias. Lab.3ian Spesifikqsf.Minyak.. 3 April2012 No. VP Supply & Distribution. 2. Sehubungan dengan adanya perubahan spesifikasi Bahan Bakar Minyak jenis Bensin dan Minyak Solar tersebut. Batasan titik nyala diperkenankan sampai minimal 52oC untuk Minyak Solar 48. Head UPP Cilacap 5.beitaku. Beberapa parameter spesifikasi dan metode pengujian yang mengalami perubahan adalah . Penambahan ASTM D42g4 sebagai alternatif metode pengujian kandungan Sulfur dalam Bensin dan Minyak Solar.48 menjadi ke 52oC. Alfian Nasution Tembusan 1. atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.Jdnis Bensin dan Minyak Solar 1 Perihal Lampiran : Mengacu Surat Direktur Pemasaran dan Niaga kepada Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi No.T/2012 tanggal 22 Maret 2012 perihal Dispensasi Penyesuaian Spesifikasi Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin dan Minyak Solar.i. Dengan terbitnya Surat Dirjen Migas dimaksud maka Surat Dirjen Migas No.

ll Tembusan: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral :. 003/F00000/2012'$3 tanggal 30 Januari 281. Minvak Solar 48 Batasan titik nyala diperkenankan sampai minimal 52:9C Dengan terbitnya surat ini. maka surat kami No. 3674 KJ24|DJM|2006 tentang Standar dan Mutu (Speslfikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin yang Dipasarkan dl Dalam 012/800000/2011-S0 tanggal 16 Agustus 2011 perihal Permohonan Ferubahan Spesifikasi Flash Poinf $olar-48 menjadi ke 52oC dan surat Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pefiamina (Persero) No. 2. No. b. Atas perhatian Saudara. 1. EV Itd . maka dalam sistem penimbunan PT Pedamina (Persero) wajib memperhatikan aspek Keselamatan Migas dengan melakukan: a. 8-6' Jakarta 1?910 Telex: Kawat : Ditjen Migas Tromol Pos: 1206/Jkt 100.Minyak Solar Penambahan ASTM D 42194 sebagai alternatif metode pengujian kandungan Sulfur. 1.2 perihal Usulan Penambahan Alternatif Metode Pengujian Kandungan Sulfur dalam Bensin dan Solar.legeri dan SK Dirjen Migas No. Jalan H.R.dan . nraka dengan mempertimbangkan kehandalan penyediaan BBM di Indonesia khususnya untuk jenis Bensi'n dan Minyak $olar. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Jtn. dan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya bahaya kebakaran. kami ucapkan 'i. 3675 KJ24|DJM|2006 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Solar yang Dipasarkan di Dalam Negeri No.! / 2072 22 Marel2012 serta memperhatikan surat Direktur Pengolahan PT Pefiamina (Persero) l. maka terhadap spesifikasi BBM jenis tersebut yang juga merupakan penugasan Pemerintah kepada PT Pertamina (PSO) diberlakukan penyesuaian terhadap sebagian karakteristik pada SK Dirjen Migas tersebut sebagai berikut.d xsvirrurERtAN ENERct DAN $uMBER pAyA MINERAL BEPUFLIK lNDoNEslA DIREKTORAT JENDERAL MINYAK DAN GA$ BUMI Gedung Plaza Centrie. Sehubungan dengan pelaksanaan SK Dirjen Migas No. Medan Merdeka Timur No. Ben$in.0/2009 tanggal 23 Januari 2009 perihal Dispensasi Penyesuaian Spesiflkasi BBM Jenis Minyak Solar 48 dinyatakan tidak berlaku tagi.12 Telepon : 5268910 (Hunting) Lampiran : : Dispensasi Penyesuaian Sposifikasi Bahan Bakar Minyak Hal Jenis Bensin dan Minyak Solar Yang terhormat. Dengan adanya perubahan batasan titik nyala minyak solar 48 tersebut.. Penyesuaian spesifikasi BBM jenis Bensin 88 dan Minyak Solar 48 ini berlaku sampai dengan saat diterbitkan dan diberlakukannya ketentuan yang baru mengenai standar dan mutu (spesifikasi) BBM jenis Bensin dan Minyak $olar. 1A Jakarta Nomor : 47 69 1I0 /DJM.47)|Q |DJM. assesrnenf (analisis resiko bahaya) terhadap disain dan instalasi tanki timbun. Raeunn Snld Ksv.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful