Anda di halaman 1dari 4

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 67 TAHUN 2012 TENTANG RENCANA AKSI DAERAH PENURUNAN

EMISI GAS RUMAH KACA PROVINSI JAWA TIMUR GUBERNUR JAWA TIMUR, Menimbang : a. bahwa sesuai dengan kebijakan nasional terhadap dampak dari perubahan iklim sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan melalui mitigasi perubahan iklim; bahwa dalam rangka pengurangan emisi gas rumah kaca yang terpadu dengan kegiatan sektor lainnya untuk mendukung menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26% dengan usaha sendiri dan mencapai 41% jika mendapat bantuan internasional pada tahun 2020 dari kondisi tanpa adanya rencana aksi (Business As Usual/BAU), perlu adanya pengaturan penyusunan RAD-GRK Provinsi Jawa Timur; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu ditetapkan Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) Provinsi Jawa Timur dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1994 tentang Pengesahan United Nations Framework Convention On Climate Change (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3557); Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2004 tentang Pengesahan Protrokol Kyoto Atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan BangsaBangsa Tentang Perubahan Iklim (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 72, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4403); Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421); Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4844); 5. Undang-Undang

b.

c.

Mengingat :

1.

2.

3.

4.

- 2 -

5.

6.

7.

8.

9.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaga Negara Tahun 2009 Nomor 140, Tambahan Lembaga Negara Nomor 5059); Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5234); Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tugas Dan Wewenang Serta Kedudukan Keuangan Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah di Wilayah Provinsi (Lembaran Negara Tahun 2010 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5107); Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2010-2014; Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca.

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG PENYUSUNAN RENCANA AKSI DAERAH PENURUNAN EMISI GAS RUMAH KACA PROVINSI JAWA TIMUR.

Pasal 1 Dalam Peraturan Gubernur ini yang dimaksud dengan: 1. Gubernur adalah Gubernur Jawa Timur; 2. Provinsi adalah Provinsi Jawa Timur; 3. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat SKPD adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur; 4. Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca yang selanjutnya disebut RAD-GRK adalah dokumen rencana kerja untuk pelaksanaan berbagai kegiatan yang secara langsung dan tidak langsung menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai dengan target pembangunan daerah; 5. Gas Rumah Kaca yang selanjutnya disebut GRK adalah gas yang terkandung dalam atmosfir baik alami maupun antropogenik, yang menyerap dan memancarkan kembali radiasi inframerah; 6. Emisi GRK adalah lepasnya GRK ke atmosfir pada suatu area tertentu dalam jangka waktu tertentu; 7. Tingkat Emisi GRK adalah besarnya emisi GRK tahunan; 8. Perubahan

- 3 -

8.

Perubahan iklim adalah berubahnya iklim yang diakibatkan langsung atau tidak langsung oleh aktivitas manusia sehingga menyebabkan perubahan komposisi atmosfir secara global dan selain itu juga berupa perubahan variabilitas iklim alamiah yang teramati pada kurun waktu yang dapat dibandingkan; 9. Mitigasi perubahan iklim adalah usaha pengendalian untuk mengurangi risiko akibat perubahan iklim melalui kegiatan yang dapat menurunkan emisi/meningkatkan penyerapan GRK dari berbagai sumber emisi; 10. Kegiatan inti adalah kegiatan yang berdampak langsung pada penurunan emisi GRK dan penyerapan GRK; 11. Kegiatan pendukung adalah kegiatan yang tidak berdampak langsung pada penurunan emisi GRK tapi mendukung pelaksanaan kegiatan inti. Pasal 2 (1) (2) RAD-GRK terdiri dari kegiatan inti dan kegiatan pendukung; Kegiatan RAD-GRK meliputi bidang : a. Pertanian; b. Kehutanan; c. Energi; d. Transportasi; e. Industri; f. Pengelolaan limbah; g. Kegiatan pendukung lain. (3) Kegiatan inti dan kegiatan pendukung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran A dan Lampiran B.

Pasal 3 (1) RAD-GRK merupakan pedoman bagi: a. SKPD untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi rencana aksi penurunan emisi GRK. b. Masyarakat dan pelaku usaha dalam melakukan perencanaan dan pelaksanaan penurunan emisi GRK. Dalam penyusunan RAD-GRK, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dapat berpedoman pada peraturan ini.

(2)

Pasal 4 (1) RAD-GRK dapat dikaji ulang secara berkala sebagai dasar penyesuaian RAD-GRK, sesuai dengan kebutuhan Provinsi dan perkembangan dinamika nasional. (2) Hasil kaji ulang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaporkan kepada Gubernur. Pasal 5

- 4 -

Pasal 5 Dalam upaya penyusunan dan pelaksanaan RAD-GRK, dibentuk Tim Koordinasi dan Kelompok Kerja dengan Keputusan Gubernur.

Pasal 6 Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Jawa Timur.

LAMPIRAN