Anda di halaman 1dari 1

HUBUNGAN DIABETES MELITUS DENGAN CHRONIC HEART FAILURE Pada normalnya, produksi energi miokardium berasal dari beta-oksidasi

pada Free Fatty Acid (FFA) (70%) dan oksidasi glukosa (30%). Pada pasien diabetes, penggunaan glukosa sebagai sumber energi sangat rendah, sekitar 10%. Sehingga lebih banyak penggunaan sumber energi dari FFA. Penyebab glukosa tidak dapat digunakan pada penyakit jantung diabetik adalah kecepatan yang rendah dari transpor glukosa melewati membran sarkolema dalam miokardium. Penyebab lainnya yaitu hiperglikemia dapat meningkatkan kadar diacylgycerol dan protein kinase C yang dapat menyebabkan penipisan membran basal, angiogenesis, cardiomyopathy dan gangguan aliran darah pada jantung.

HUBUNGAN DIABETES MELITUS DENGAN GAGAL GINJAL Diabetes melitus ditandai dengan hiperglikemia. Hiperglikemia mengaktifkan protein kinase C (PKC) yang merangsang hormon-hormon vasoaktif yang akan meningkatkan kadar TGF-beta dan VEGF pada glomeruli juga matrix protein. TGF-beta dan VEGF dapat menyebabkan hipertrofi selular, meningkatkan sistesis kolagen, dan perubahan vaskular pada orang dengan diabetes, sehingga terjadi peningkatan permeabilitas vaskular dan akumulasi matrix extracellular dan proteinuria yang lama kelamaan dapat menyebabkan gagal ginjal. Perubahan awal dari morfologi pada gagal ginjal karena diabetes (diabetic nephropathy) adalah penipisan dari glomerular basement membrane (GBM) dan pembengkakan dari mesangium karena penumpukan matrix extracellular.