Anda di halaman 1dari 3

Nama : Dhany Pratama Putra NIM : 207.121.

0034

Apa yang dilakukan jika gusi berdarah : 1. Kontrol perdarahan gusi. Caranya dengan memberikan tekanan langsung pada gusi dengan kain kasa yang direndam air es. Dengan penekanan dengan air es diharapkan perdarahan berhenti karena proses vasokonstriksi pembuluh darah, sehingga proses pembekuan darah di daerah luka akan cepat terjadi. 2. Konsumsi vitamin dan kalsium. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi dan vitamin, terutama vitamin C, tubuh dapat melawan bakteri yang ada dalam tubuh, juga pada mulut. Caranya dengan mengkonsumsi suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin, namun tentu akan lebih baik bila mengkonsumsi buah dan sayuran. Selain itu, mengurangi konsumsi gula yang dapat memperparah perdarahan pada gusi. Serta menghindari minuman yang beralkohol, karena dapat membuat darah cepat membeku dan memperburuk kondisi gusi. 3. Ganti sikat gigi. Mengganti sikat gigi dengan sikat gigi yang menggunakan bulu halus agar tidak melukai gusi. Bila mengalami gusi berdarah, sikat gigi menggunakan sikat gigi dengan bulu halus, lalu sikat gigi dengan benar, yakni mengenai perbatasan antara gigi dan gusi, tidak diperkenankan hanya pada gigi saja. Serta menggunakan pasta gigi dengan kandungan khusus, yakni alkaloid. Kandungan ini dapat menghentikan perkembangan bakteri yang terdapat pada gusi. 4. Gunakan mouthwash. Mouthwash sangat membantu dalam mengatasi gusi berdarah. Mouthwash mengandung beberapa minyak yang sangat berguna dalam mencegah pertumbuhan bakteri dan bersifat antiradang. Misalnya saja chammomile atau minyak pepermint. Caranya dengan membuat larutan air hangat ditambahkan garam setengah sendok teh dan diaduk hingga tercampur. Kemudian gunakan larutan tersebut setiap pagi yang dapat membantu mengatasi gusi berdarah.

5. Hindari penggguanan tembakau dan rokok. Tembakau dan rokok dapat memperburuk kondisi dari gusi berdarah. Rokok sendiri sudah diketahui memiliki kadar radikal bebas yang dapat berdampak buruk bagi kesehatas sel-sel tubuh. Radikal bebas ini sendiri dapat menyebabkan adanya proses inflamasi maupun pengerusakan sel, yang akhirnya pada gusi dapat menyebabkan gusi berdarah. 6. Hindari obat-obat pengencer darah. Obat-obat seperti contohnya aspirin dapat menyebabkan penurunan kadar trombosit pada darah, sehingga dengan keadaan tersebut dapat menyebabkan kemampuan untuk healing atau pembekuan darah akan berkurang. 7. Batasi asupan gula. Adanya kelebihan gula dalam makanan ringan, soda, maupun olahan makanan lain dapat memperburuk kondisi gusi berdarah serta dapat menyebabkan kerusakan gigi. Dimana kerusakan gigi ini sendiri akan berdampak juga pada kerusakan dari gusi tersebut. Untuk menghindari terjadinya gusi berdarah, sebaiknya mengunjungi dokter minimal 6 bulan sekali untuk menghilangkan plak, karena langkah awal untuk mengatasi gusi berdarah adalah dengan scalling yaitu menghilangkan karang gigi, menyikat gigi dengan lembut dengan bulu sikat yang halus setelah makan serta menghindari penggunaan obat-obatan pencuci mulut yang mengandung alkohol karena dapat memperburuk masalah. Beberapa tips untuk mencegah masalah pada gusi : 1. Sikat gigi sekurang-kurangnya dua kali sehari. Pastikan bahwa telah menyikat gigi dengan cara yang benar. Jika tidak mengetahui atau tidak memahami cara menyikat gigi yang benar, segera berkonsultasi dengan dokter gigi. 2. Bersihkan gigi dengan benang halus setiap hari. Caranya dengan membersihkan sisa-sisa makanan yang ada di sela-sela gigi dan gusi setiap hari menggunakan benang halus, maka dapat mencegah sedini mungkin adanya gangguan pada gusi dan gigi. Benang pembersih gigi ini dapat diperoleh di apotek terdekat.

3. Makan-makanan yang bergizi. Makanan yang begizi disini termasuk vitamin C dan kalsium. Kedua zat ini sangat berguna untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi. 4. Minum cukup air. Minum air yang cukup setelah makan akan sangat membantu membersihkan sisasisa makanan pada gigi dan gusi. Hal ini, tentu akan mengurangi jumlah bakteri yang tinggal disana. 5. Hentikan rokok. Berhentilah merokok saat ini juga karena merokok tidak baik untuk kesehatan gigi dan gusi. 6. Hindari makanan yang terlalu panas dan dingin. Makanan yang terlalu panas ataupun terlalu dingin dapat merusak kesehatan gigi dan gusi. Apabila saat ini sedang bermasalah dengan gusi dan gigi, maka makan makanan yang hangat merupakan pilihan yang tepat. 7. Relaksasi. Jika sedang mengalami stres, penyakit apapun akan timbul dan muncul dengan cepat termasuk penyakit pada gigi dan gusi. Hal ini, terjadi karena peningkatan dari hormon stres yaitu kortisol. Hormon ini akan mengacaukan sistem normal tubuh dan menyebabkan timbulnya beberapa penyakit.