Anda di halaman 1dari 20

Two stable states 0/P is a HIGH or 0/P is a LOW

Input dapat menyebabkan output menjadi tinggi atau rendah dan salah satuuya akan tetap, selama kemampuan (power) diberikan untuk sirkuit sehingga unit dapat menyimpan informasi (bit). Sebuah modul memori terdiri dari sebuah bank flip flop yang besar bersamasama dengan data sirkuit pengendali lalu-lintas (traffic control circuitry), sedemikian sehingga secara efektif data dapat disimpan lebih baik atau dapat dibaca dari sekumpulan flip-flop yang kemudian dikelompokan ke dalam katakata memori (memory words) yang panjangnya pasti dan setiap kata bisa diidentifikasi oleh sebuah barisan bilangan yang dikenal sebagai alamat memori (memory address). Sebuah modul memori menghubungkan bagian lain dari komputer melalui suatu kumpulan garis-garis alamat (address line), garis-garis data (data lines) dan garis-garis pengawasan (control lines). Alamat yang relevan pada bus alamat (address bus) dan pada pengendalian data yang tepat akan menyebabkan data terus menuju ke atau dari bagian memori yang diperlukan. Saling koreksi yang cocok dengan perlengkapan tambahan, memungkinkan untuk membangun suatu perlengkapan yang biasa dipakai (commonly used devices) seperti register pemindah (shift register) dan penghitungpenghitung (counters).

PROSESOR ATAU UNIT PUSAT PEMROSESAN (CPU)


Struktur umum dan sebuah prosesor atau CPU disajikan (Yuen, C.K., Essential Concept of computer Architecture) seperti di bawah ini. 1989.

Fast store

Aritmetic logic unit

Execution control

System interface

Address

Control/status

Gambar 1.2 : Struktur keseluruhan suatu prosesor gambar mengenai struktur sebuah prosesor secara keseluruhan

Empat komponen utama CPU adalah : I


2. 3.

Sistem interface, mcnghubungkan CPU dengan the rest dari sistem komputer.
Penyimpan cepat (the fast store), berisi suatu kumpulan register yang menyimpan data yang Bering dihutuhkan, Unit logika aritmatika (the arithmatic logic unit), menyajikan bermacam-macam

operasi pada data dalam CPU dan pada memori untuk menghasilkan informasi barn, 4. Kontrol penentuan (the execution control): a) menerima instruksi-instruksi unit yang tertahan/masuk dalam suatu program, b) menghasilkan transfer data dan manipulasi data yang dibutuhkan/ dikehendaki untuk melaksanakan setiap instruksi.
Komponen mania dari Intel Microprosesor 8085 dapat dilihat pada gambar di bawah in] yan g dibatasi dengan garis titik-titik, bersama-sama penyimpan cepat, sedan(, bagian lainnya dapat dikenali dengan mudah.
8

.-. v- v.
C Z .2 t. . C C C _

A
`. er.a'

A '.Q
Cont.ot

.rlerut Co ltrot

-D

Ir:err d: oa:o DI.

C_vn lL.

-C..

C:ar t:,; 'i30S

Instrue'ror

rep

r.r

jbl:

re;

!A;

rec

fel

__

----

t'
Ste

('t
^n-'ti'

rec
_

s.r.larrsec 102! ca. Ona

JoV Lae are


' , _.
encrair._

'1

Prcpra- c.,-:'lc
tlcremerw;oe_renen:e:

acni :r crae' '

adores' let-c-

rr-J

rarn^; ar.: - -Fr.


loretD S:a:ui

,.

{ I dares: DN, Miese+

Cu-e_

::a:araddress (8i 1

n;r, -Is,

Gambar 1.3: Contoh suatu prosesor

KOMPUTER YANG SEDERHANA


Konfigurasi suatu komputer yang sangat sederhana ditunjukan dengan gambar di bawah ini, dimana komputer tersebut berisi sebuah prosesor Intel 8085, 64K byte modul memori dan sebuah kontrol unit UO. Suatu komputer sebenamya bisa ditambah dengan komponen tambahan seperti pangkalan I/O, unit alamat memori langsung (direct memory address unit), dan mekanisme gangguan (interrupt mechanism).
9

8085A
O O

5 0

cc

cc

O _ y > Y o J O Q m O J

aO

o= 3

ac 0

tl

-11

101M WR RD Data ADDR >^

V 8212
0

(16)
CLK t. RESET IO/M WR RD Data TADDR 2 1/0 port
1 V control

Gambar 1.4: Contoh dari sebuah kompuser yang sederhana

Prosesor dihubungkan ke bagian lain oleh garis alamat 16 bit, yaitu seleksi memori 1/0, garis (1/0 M), garis kontrol membaca (RD) dan menulis (WR). Delapan (8) garis alamat terakhir digunakan untuk mentransfer data.
10

Menulis untuk memori CPU,


,1. menempatkan alamat yang diinginkan pada garis alamat, 2. 3. membuat tanda 1/0 M "0" menghidupkan tanda pengunci alamat yang diperbolehkan (Address Latch Enable = ALE) yang menyebabkan 8 bit alamat terakhir tersimpan dalam pangkalan 8212 untuk penggunaan selanjutnya.

Setelah itu CPU, 4. 5. menempatkan data pada garis data 8. membuat tanda WR "0" yang membuat modul memori yang menerima dan menempatkan data ke dalam lokasi yang ditentukan oleh alamat.

Membaca dari memori


Dalam membaca memori, prosesnya sama dengan menulis memori, hanya bedanya di sini perintah nyalakan WR diganti dengan nyalakan RD. Transfer titik (dot transfer) ke perlengkapan UO dicapai dengan cara yang sama, kecuali IO/M dibuat I untuk mentransfer UO sedemikian sehingga unit-unit tertutup adalah membaca (DR) atau menulis (WR). Gambar 1.4 menunjukkan bahwa CPU mempunyai bermacam-macam register. Ada tujuh penyimpanan data secara umum (general data storage) selama pelaksanaan program. Di dalam perakitan program (program assembly), register-register ditandai degan huruf A, B, C, D, E, H dan L, sedangkan di dalam register-register ditandai oleh bilangan-bilangan. Identifikasi sejumlah register tersebut masing-masing adalah: Register A ditandai dengan 7 atau 1112 B ditandai dengan 5 C ditandai dengan 4 D ditandai dengan 3 E ditandai dengan 2 H ditandai dengan 1 L ditandai dengan 0

11

Bilangan 6 tidak rnempunyai hubungan dengan setiap register.

Opcode

Desl

Souce

Bits

Ganrbar 1.5: Format tumun dan insiruksi pads mikroprosesor 8085

bits 7 - 6 bits 5 - 3 bits 2 - 0

: op-code, untuk mengidentifikasi operasi yang diperlukan biasanya mengidentifikasi tempat tujuan memori (destination memory)
atau register yang mcnerima hasil instruksi.

: biasanya mengidentifikasi cumber data yang dibutuhkan untuk


melaksanakan perintah (instruksi).

Contoh :
MOV B,A

= 01(x)011 1

Copy isi register A ke dalam register B MOB A.B = 01 1 1 1000

Copy isi register B kc dalam register A

Apabila tempat tujuan diminta untuk mengkopi isi ke dalam, dan kemudian lokasi alamat memori disimpan di dalam register H dan L, sebagai contoh copy isi register A ke dalam lokasi memori yang beralamatkan di dalam register H dan L.

(alamat 16 bit) - 01110111

12

Contoh tersebut adalah bagian dari kumpulan instruksi yang digunakan sebagai contoh operasi-operasi yang dapat dikeluarkan. Di dalam microprosessor, informasi yang lebih teliti akan diberikan pada penggunaan kumpulan instruksi ke prosesor program Z80.

MESIN PEMROGRAMAN TINGKAT RENDAH


Suatu mesin pemrograman tingkat rendah melaksanakan suatu program dengan membawa instruksi-instruksi ke dalam CPU pada suatu saat, kemudian melakukan analisis untuk menetapkan operasi pemrosesan yang dibutuhkan. Setiap pelaksanaan instruksi dibentuk dari dua rangkaian. I 2. rangkaian instruksi - pengambilan dan pemecahan kode instruksi rangkaian pelaksanaan - pengaruh yang ditentukan oleh instruksi dapat dicapai.

Oleh karena itu CPU secara bergantian melaksanakan dua tahap tadi secara bergantian, dimana penyelesaian dari rangkaian instruksi menggerakkan secara otomatis rangkaian pelaksanaan kecuali bila diganggu oleh kejadian-kejadian khusus dan kemudian pada akhir rangkaian pelaksanaan, masuk kembali ke rangkaian instruksi pada program berikutnya. Untuk menjamin kebenaran pelaksanaan suatu program secara terurut, maka suatu register khusus digabung ke dalam pelaksanaan unit pemeriksaan dari CPU yaitu penghitung program (program counter). Penggunaan utama dari penghitung program adalah membuat alamat instruksi berikut yang dilaksanakan.

PENDUKUNG YANG BERSIFAT ARSITEKTUR UNTUK BERBAGAI SISTEM PENGOPERASIAN


Sistem pengoperasian
Sebuah sistem komputer menghabiskan porsi waktu pelaksanaan yang besar di dalam berbagai sistem program yang sedang bekerja secara langsung untuk pemakai dan yang belum secara langsung untuk bagian masalah yang sedang diselesaikan.
13

Seringkali terdapat panggilan-panggilan pada sistem pengoperasian untuk mengerjakan berbagai operasi I/O, mengatur memori dan mengkomunikasikan dengan program-program lain. Dukungan perangkat keras untuk sistem pengoperasian menjadi suatu pertimbangan yang sangat penting di dalam disain arsitektur. Tingkat kecanggihan suatu sistem pengoperasian adalah sebuah fungsi dari tugas-tugas yang sedang dilaksanakan (multi tasking), kecepatan dan macam-macam perlengkapan I/O dan jangkauan fungsi-fungsi yang mendukung. Dalam pemakai tunggal yang sudah akrab, sistem yang on line telah tersedia pada komputer-komputer
micro atau stasiun-stasiun kerja (work stations) sistem pengoperasian yang terdiri

dari 1 2. 3. memanage file secara rutin - menjaga semua program dan file-file data pada disk, interface pemakai (user interface) yang menerima instruksi pemakai yang diketik pada keyboard terminal atau ditentukan dengan cara lain. memanage sistem rutin - memuat sasaran program ke dalam memori dari disk untuk pelaksanaan dalam menjawab permintaan-permintaan pemakai-pemakai bahwa semua perangkat keras dan sumber-sumber data yang dibutuhkan ada.

PENGELOLAAN MEMORI
Untuk melaksanakan rangkaian pengambilan instruksi CPU, menggunakan isi penghitung program atau penunjuk instruksi untuk menemukan instniksi yang diinginkan. Kebutuhan penunjuk program tidak mengambil lokasi secara langsung, tetapi dalam kenyataannya secara relatif dapat menggunakan alamat. Contoh : Lokasi sebenarnya dari instruksi = suatu alamat basis + penghitung program

Alamat basis bisa disimpan dalam suatu tabel, dimana alamat inisialnya bisa

didapat kembali. Jadi suatu alamat sebenarnya (virtual address) adalah suatu instruksi yang diacu oleh suatu alamat yang lebih berbentuk "nomor program atau lokasi dalam program" daripada alamat sebenarnya dalam memori. Bilamana CPU melaksanakan suatu instruksi yang hares mengakses memori, maka untuk membentuk

14

alamat data dari informasi yang diberikan dalam instruksi. Hal ini bisa dalam bentuk alamat sebenarnya, pengenalan suatu item data yang mempunyai hubungan dengan data lain di dalam program yang terjemahkan ke dalam item dari alamat memori yang sebenarnya (actual. memory address). Struktur alamat yang sebenamya adalah fungsi dari disain arsitektur suatu komputer yang tepat sekali untuk menyimpan suatu program dalam memori di dalam unit-unit yang berukuran tetap atau halaman-halaman (pages). Jadi sebuah instruksi atau item data ditandai oleh nomor halamannya dan kemudian posisinya di dalam halaman. Segmentasi adalah contoh lain dari pengalamatan yang sebenarnya (virtual addressing). Pengimplementasian memori yang sebenarnya membolehkan komponenkomponen individu dari suatu program untuk disimpan masing-masing secara bebas satu sama lain, sehingga hanya bagian-bagian yang benar-benar dibutuhkan, diberikan ruang memori. Ini berarti bahwa suatu memori sekecil apapun dapat digunakan untuk melaksanakan program-program besar dengan bagian penyimpanan dengan menyimpan bagian-bagian yang tidak digunakan, pada disk.

BERBAGAI GANGGUAN
Berbagai sistem harus membuat berbagai ketetapan untuk peralihan-peralihan program yang tidak diharapkan dalam reaksi terhadap kejadian-kejadian yang bisa timbul pada setiap saat seperti, perhatian mengenai permintaan perlengkapan I/O, kesalahan-kesalahan perangkat keras atau lunak. Pelaksanaan bentuk program sementara waktu ditandai dan pengawasan terhadap CPU diberikan pada sistem yang secara kutin bertanggung jawab untuk penanganan berbagai kejadian. Pengawasan beralih kembali ke program yang tertunda sesudah gangguan selesai diolah. Ada sejumlah pokok persoalan arsitektur (architectural issues). 1. Mekanisme perangkat keras yang membentuk gangguan-gangguan a. memasukkan ke dalam sirkuit CPU - sinyal gangguan merubah penghitung program untuk memberikan alamat kepada CPU dari penanganan gangguan-gangguan rutin. menempelkannya diantara CPU dan memori. Hal ini menekan pengambilan instruksi berikutnya dan mengganti suatu instruksi yang lompat, sehingga menyebabkan panggilan pada penanganan gangguan rutin.

b.

15

2.

Pendukung untuk bermacam-macam kondisi gangguan a. Gangguan-gangguan yang pasti, lebih penting daripada yang lainnya. b. Pengoperasian sistem hendaknya bisa untuk memilih kedua hal di bawah ini: - dapat dicapai dengan mernberikan tingkat prioritas kepada setiap gangguan; pengoperasian sistem menetapkan beberapa tingkat prioritas untuk CPU pada permulaan dan setiap waktu pelaksanaan. - CPU mengawasi setiap macam gangguan dengan menetapkan atau menjelaskan dengan isyarat-isyarat yang pasti. Setiap macam gangguan hanya akan muncul bila isyarat jelas. Apabila CPU mernuat suatu program bare, sistem pengoperasian akan menetapkan gangguan mana yang akan diterima selama masa pelaksanaan berikutnya.

3.

Mendukung untuk penyimpanan informasi pada program-program yang terganggu dan menetapkan program baru ke dalam CPU - semacam suatu sarang dari rangkaian gangguan. a) Dalam beberapa gangguan sistem, menyebabkan isi penghitung program dan pelaksanaan mengawasi informasi yang esensial diamankan pada suatu susunan sistem (system stack) untuk disimpan kembali pada akhir dari penanganan gangguan rutin. b) Beberapa disain menyediakan untuk menyimpan register yang multiple, dan mernuat instruksi-instruksi yang hanya menjelaskan register-register gangguan rutin yang membutuhkan pengarnanan isi dan penyimpanan kembali, sebelum suatu gangguan kembali ada.

PENGAWASAN TUGAS (TASK CONTROL)


Secara normal, CPU termasuk sebuah register penyusun proses, yang berisi: 1 2. 3. 4. pengenal program tingkatan yang istimewa kunci proteksi memori isyarat untuk mengawasi gangguan

dan informasi lainnya sekarang ini dalam pelaksanaan. Setiap operasi yang dilaksankan oleh CPU diuji terhadap kecocokan status proses dan gangguan sistem pengoperasian muncul jika informasinya sudah betul. Register pemroses status
16

(The processor Status Register) hanya dapat diubah oleh program yang punya keistimewaan tinggi (yang melaksanakan instruksi-instruksi khusus), bukan oleh seorang pemakai program dengan operasi MOVE/LOAD. Para pemakai program dapat menyebabkan lompatan ke suatu sistem yang rutin yang sangat istimewa dengan melaksanakan supervisi pemanggilan instruksi. Untuk mendukung hal ini, kumpulan instruksi didisain guna memasukkan beberapa golongan instruksi dengan keistimewaan yang berbeda, sehingga suatu program dan tingkatan istimewa dapat dideteksi oleh perangkat keras dan kemudian sistem pengoperasian sistem yang rutin dapat dilaksanakan dalam tingkat keistimewaan yang tinggi dan menyelenggarakan operasi-operasi manajemen dimana para pengguna program yang melaksanakannya dalam keistimewaan yang rendah (low privilage) tidak dapat menyelenggarakan. Sebagai contoh, bit-bit prioritas gangguan (interrupt priority bits) di dalam suatu register menentukan apakah gangguan yang pasti diperbolehkan untuk menghentikan program tertentu dan sistem dapat dibuat untuk mengabadikan beberapa atau semua permintaan dengan menetapkan register-register yang sesuai

PENDUKUNG UO
Perlengkapan I/O membutuhkan prosedur-prosedur yang rinci untuk mengoperasikan pada berbagai kecepatan yang berbeda dari CPU dan memori. Oleh karena itu, sebagian besar sistem perlengkapan I/O tidak secara langsung terinterface dengan CPU, tetapi sebagai gantinya saluran-saluran pintar UO dapat menerima perintah-perintah sederhana dari CPU dan kemudian mengembalikannya ke dalam prosedur pengawasan UO yang lebih rinci. Hal ini akan membebaskan CPU dari banyaknya pekerjaan yang lambat dan kompleks, sehingga memungkinkan CPU mencurahkan perhatiannya pada masalah-masalah komputasi yang berkecepatan tinggi. Ada bermacam-macam saluran metode hubungan I/O (methods of lingkin 1/0 channels), modul memori beserta CPU-nya dan kemampuan pendistribusian secara fungsional diantara mereka. Untuk menjalankan I/O secara normal hares disediakan antara lain sistem prosedur yang biasa, dukungan perangkat keras yang baik untuk mempermudah pengembangan prosedur-prosedur biasa. Hal ini terutama berguna untuk perlengkapan-perlengkapan yang kompleks seperti disk-disk dengan kecepatan tinggi dan terminal grafis (graphical terminal).

17

PERAGAAN VIDEO (VIDEO DISPLAY)

Peragaan video yang berkemampuan tinggi dari komputer micro dihubungkan ke sistem melalui suatu papan interface. peragaan video adalah bentuk tabung sinar katoda yang kadang-kadang bertindak sebagai suatu peragaan raster. Panjang raster menggambarkan teknik memproduksi gambaran atau teks yang dibentuk oleh suatu sorotan elektron yang berulang-ulang terlihat melalui layar untuk membentuk suatu pola uniform dengan spasi yang rapat sebagai garis yang hirisontal (raster) yang menutupi seluruh layar. Layar terdiri dari fosfor yang merubah energi sinar elektron ke dalam cahaya yang dapat dilihat. Sebuah gambaran dibentuk dengan menyalakan dan mematikan sinar-sinar pada titik yang tepat dalam bagian-bagian permukaan layar.
Interior metallic coating at high positive voltag Vertical deflection Phosphor coating -* -Electron beam

(-system
Heating r- filament

Focusing

Control grid - Cathode

- Horizontal

deflection

Gambar 2.1 Desain,dasar dan tabung CRT Intensitas sinar elektron dapat dari katode dikontrol oleh jaringan pengendali, dan posisi dimana sinar melewati layar yang berlapisan fosfor yang ditentukan oleh tegangan yang dipakai untuk lempengan belok yang horisontal vertikal.

20

Ganibar 2.2: a) Raster yang membaca pola pada layar dibentuk oleh gelomban
gigi gergaji yang menggunakan lempengan belok horisontal dan vertikal. b) Arah horisontal dan vertikal dan gelombang gigi gergaji.

Sapuan sinar horisontal yang melintasi layar dibentuk oleh suatu gelombang tegangan yang dibentuk gigi gergaji yang mempunyai frekuensi tinggi dengan menggunakan lempengan belok yang horisontal. Dalam gerakan lambat munculnya bagian gelombang sinar terarah dari kiri ke kanan layar dan selama sebagian gelombang sinar dengan cepat menurun, sinar memperbaharui kembali garis-garis ke arah kiri layar, sehingga sinarnya padam (hilang) selama fase penggarisan bare. Suatu tegangan gigi gergaji yang berfrekuensi lebih rendah digunakan pada lempengan belok vertikal. Selama bagian gelombang ini muncul, sinar pada layar bergerak pelan dari atas ke bawah. Tegangan dengan cepat turun sehingga menyebabkan sinar kembali ke bagian atas layar dan sinar menjadi kilang selama periode ini. Sistem ini desebut CRT dengan tegangan elektrostatis yang belok (Voltage electrostatic deflection CRT). Gulungan magnetik dapat juga digunakan untuk menyediakan efek yang sama, malahan juga merupakan sebuah aliran melalui gulungan magnetik yang menghasilkan sistem pembelokan (defkection system) dan system pemusatan (focusing system). Selama sapuan sinar, dapat dipakai suatu tegangan jaringan pengendali untuk mengatur intensitas sinar, menghasilkan bintik terang dan gelap pada layar, kemudian membentuk gambar. Untuk mencapai gambar yang dapat dimengerti secara berulangulang, Pengendalian secara horisontal, vertikal dan intensitas sinar hares betul-betul sinkron. Dasar dari monitor video adalah kumpulan televisi kualitas tinggi dengan sirkuit elektronik yang didisain untuk menangani sinyal-sinyal dengan lebar pita tinggi
21

yang dibutuhkan.untuk memperagagakan informasi. Sapuan frekuensi vertikal adalah 60 HZ, memerlukan 16,7 ms untuk sekali menyaring seluruh layar menghasilkan 60 bidang dalam satu detik. Tidak seperti sebuah televisi standar, kumpulan peragaan raster tidak terjalin atau berserakan. Pada awa.aya, monitor monochrom IBM menggunakan sebuah P39 posfor yang tahan lama, yang menahan sinarnya untuk priode yang relatif lama sesudah diterangi oleh sinar elektron sehingga mengurangi masalah yang berhubungan dengan kerdipan (flicker) dengan menggunakan pemeriksaan berbagai frekuensi. Suatu sistem video berwarna, bekerja dengan cara yang lama dengan peragaan monochrom, kecuali tiga sinar elektron yang digunakan yang layar dilapisi dengan suatu pola titik-titik fosfor yang berbentuk melingkar kecil atau empat persegi panjang. Seperti dari titik-titik tersebut menggunakan suatu fosfor yang bersinar hijau, sepertiga bersinar merah dan sisinya bersinar biru. Gambar dibawah ini menunjukkan bahwa setiap kelompok warna fosfor diterangi oleh suatu senapan elekron tunggal.

f+hon, hnrs on g4s r. . cfl ntMn

Gambar 2.3: Sinar elektron dan lav,ar herbentuk geometri suatu CRT benvarna yang konvensional. Lempengan baja: penutup hayangan menahan sinar elektron uniuk satu warna ke warna yang lain dari penyinaran titiktitik fosfor 22

Apahila titik fosfor merah, hijau dan bins sarna-sama tersinari, maka mata kita melihatnya sebagai wama putih (dari jarak pandangan normal). Intensitas sinarsinar elektron yang relatif bermacam-macam akan menghasilkan setiap wama yang dibutuhkan. Suatu peragaan monochrom membentuk sebuah karakter dalam 9 x 14 pixel kotak karakter dengan menggunakan 7 x 9 clot mcitriks untuk persinggahan antar karakter dan spasi antar baris. Peragaan monochrom menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dari sapuan frekuensi horizontal, dan sapuan vertikal lebih rendah dari 50 Hz untuk memberikan 350 garis-garis raster. Untuk foster yang tahan lama, digunakan 50 Hz kecepatan yang masih segar yang tidak tampak menghasilkan kerdipan. Penyesuai (adapter) monohrom menghasilkan 720 titik per garis raster
yang horisontal, untuk memperoleh 80 karakter per baris. Suatu titik harus

dipancarkan setiap 61 Ms (61 x 10-9 S) yang membutuhkan lebar pita (bandwidth) lebih dari 16 MHz untuk amplifier video (sebaliknya untuk TV normal: 4,5 Mhz). Adaptor peningkat wama atau grafik (EGA) menggunakan 8 x 14 kotak karakter yang membutuhkan lebar pity (bandwidth) agak sedikit ramping dibanding dengan sistem monochrom. EGA memerlukan monitor RGB (Red, Green, Blue) khusus dengan amplifier 3 wideband, dimana suatu wideband untuk setiap warna. Ukuran titik untuk setiap wama lebih kecil dari pada untuk TV normal. Setiap titik kirakira berdiameter 0,1 mm, membutuhkan tiga penyinaran sehingga dapat membuat
sate titik putih.

Adaptor untuk warna normal/peragaan grafik (CGA) dapat bekerja dengan monitor-monitor RGB (standar) dan kumpulan monitor televisi hiasa. Huruf-huruf yang dihasilkan sebagai matriks 7 x 7 di dalam 8 x 8 kotak karakter, dan ada 25 garis karakter dengan 80 atau 40 huruf per baris karakter. Ini berarti 640 atau 320
titik diletakkan pada setiap garis raster yang horisontal dan hanya 200 garis raster

yang digunakan. Alasannya adalah, matrik 8 x 8 dapat dihasilkan dengan logika


digital (23 x 23) yang lebih sederhana, 640 x 200 titik dapat disimpan dalam 16 K

memori yang dengan mudah dikontrol dengan pengendali CRT Motorola 6845dan dapat menggunakan kelompok TV yang murah. Sinyal yang dibutuhkan untuk dikirim ke CRT terdiri dari 1. 2. 3. informasi video yang mengangkat dimana menyalakan titik pada suatu matriks pensinkronan horisontal pensinkronan vertikal

Dalam penyesuaian, frekuensi sinyal-sinyal pembentuk yang vertikal dan horisontal tersedia pada monitor. Penyesuaian yang balk dicapai dengan menggunakan sinyal-sinyal vertikal dan horisontal yang sinkron kemudian dikirim
23

dengan sinyal-sinyal video, sehingga memaksa sirkuit dalam peragaan agar mempunyai frekuensi yang sama dan fase yang pasti sebagai sinyal-sinyal yang sinkron. Informasi video dalam CGA terdiri Bari 4 sinyal, yaitu sinyal-sinyal intensitas merah, biru, dan hijau. Warna tanda khusus pada layar ditentukan oleh sinyal-sinyal RGB dan kejelasannya (terangnya) dikendalikan oleh sinyal intensitas. EGA hanya mempunyai sebuah output RGB. Di dalarn mode resolusi rendah, berbagai sinyal identik dengan output CGA, tetapi dalam mode resolusi tinggi, intensitas sins al digantikan oleh sinyal-sinyal merah, hijau dan biru yang terpisah dan muatan kutub sinyal vertikal yang sinkron terbalik.

PAPAN WARNA DAN GRAFIK PADA VIDEO MONOCHROM


Papan-papan pengendali PC menggunakan suatu prinsip peragaan yang memakai pemetaan memori (memory mapped). Papan tersebut berisi memori yang menyimpan informasi untuk menyatakan bahwa titik-titik pada layar nyala atau mati. Memori video adalah bagian dari ruang memori CPU yang dapat diubah secara komputer menulis informasi barn ke dalam memori, sebaliknya terminal dapat menerima informasi hanya melalui hubungan data seri (serial data link) khusus pada 960 bytes per detik. Perubahan layar secara cepat merupakan hal esensial untuk menggerakkan suatu dokumen pada suatu kecepatan yang layak atau menyediakan animasi dan kecepatan yang sebaiknya tidak berkedip, sehingga dapat menyebabkan kelelahan. Mengingat bahwa setiap bans rnemuat 80 karakter, sehingga 25 baris memuat 2000 karakter. Setiap karakter dihasilkan kembali oleh 2 byte data, sehingga pada 960 byte per detik akan terambil sedikitnya lebih dari 2 detik untuk merubah layar suatu terminal. Ada dua macam peragaan pemetaan memori, pertama menangani teks dan yang lainnya menangani grafik. Perbedaannya adalah'pada Cara menyimpan informasi di dalam memori. Dalam peragaan grafik, sate nilai untuk setiap posisi titik yang mungkin pada layar, disimpan satu bit atau Iebih dalam mernori, isi memori dikeluarkan langsung ke video monitor 60 kali dalam satu detik. Hal ini disebut
sebagai suatu peragaan pemetaan bit (bit-mapped display).

Tipe alfanumerik dari peragaan pemetaan memori selain menyimpan suatu gambar layar dalam memori yang masih segar, juga menyimpan karakter nilai-nilai

24

ASCII untuk setiap posisi karakter pada layar. Nilai-nilai ASCII diterjemahkan ke dalam pola titik (dot pattern) pada layar oleh sebuah pembentuk karakter (character generator). Keuntungan dari peragaan ini adalah, karena membutuhkan memori yang sangat kecil, yaitu hanya 2000 byte memori yang dibutuhkan untuk 80 karakter, 25 baris peragaan alfanumetik (1 byte/posisi karakter), dibandingkan dengan 16 K byte dibutuhkan untuk 640 x 200 peragaan pemetaan bit (menggunakan satu bit/ titik pada layar). Dalam PC-nya, IBM menggunakan 2 byte untuk setiap karakter alfanumerik, satu byte berisi karakter ASCII itu sendiri, dan byte kedua berisi perlengkapan-perlengkapan yang menentukan apakah karakter tampak jelas, berkedip-kedip, membalik video atau menormalkan. Penyesuai peragaan Monochrom (Monochrome display adapter)

sAdress line

CPU

AIIDRESS MUk 14

f r,

CHAR MEM. Data

ATTTR MEM.

Video reh mh memory

DATA BUFF ERS

I CPU t rol signals Chip sel!d 6845 CRi CONTROLLER Char. row

CHAR. I ATTR LATCH L LATCH

AnrZule hAs

ASCII Char. GEN. SHIFT REG. Dots VIDEO PROCESS LOGIC To CRT

displa,

L_

VSYNC

-J t

Gambar 2.4. Diagram blok dari penyesuai peragaan monochrom (Monochrom display adapter) yang disederhanakan. Pengendali CPU dan CRT 6845 mempunyai akses ke RAM 4K. Isi RAM
diterjemahkan ke dalam format dot matriks oleh pembentuk karakter dan

dipindahkan keluar secara berurutan sesuai dengan saat sinyal yang tepat.

25

Pusat penyesuai peragaan (display adapter) adalah pengendali CRT Motorola 6845 yang menyediakan semua sinyal waktu dan pengendalian untuk peragaan video. RAM adalah pangkalan memori rangkap yang dapat diakses oleh CPU atau pengendali CRT motorola 6845. Multiplexer alamat (adress multiplexer = MUX), menetapkan apakah CPU atau pengendali CRT Motorola 6845 yang dapat mengalamatkan memori.

PENGOPERASIAN (CPU tidak mengakses pada RAM)


1 6845 menghasilkan pulsa-pulsa yang tepat dan sinkron, baik horisontal maupun vertikal yang dibutuhkan dan mengeluarkan isi memori segar diantara pulsapulsa yang sinkron guna menghasilkan data video yang sinkron pada layar.

2. Pembentuk karakter (character generator) menterjemahkan data ASCII dalam memori yang segar yaitu sebuah ROM yang berisi pola-pola titik (clot patterns).

Delapan garis-garis alamat ROM dihubungkan ke garis-garis data yang menyimpan karakter membaca ASCII dari memori, dan 4 garis karakter alamat yang dihubungkan ke penghitung bans di dalam chip pengendali CRT. a.
b.

8 garis memilih karakter untuk digunakan


4 garis memilih pola bans mana guna dijadikan output.

3. 4.

Output pembentuk karakter dimuat ke dalam sebuah register pemindah (shiff


register) dan titik-titik dipindahkan pada suatu saat ke peragaan CRT.

Pada waktu yang sama, sebuah karakter dibaca, bit-bit perlengkapannya juga dibaca dan dikunci (latched).

CPU menulis informasi ke dalam memori. 1. 2. Multiplexer alamat dan buffer-buffer data dipindahkan oleh sinyal pengendali CPU, sehingga alamat CPU dan garis data mengakses memori. CPU membaca atau menulis di dalam PC mengambil memori 800 nS dan
pengendali CRT hares menginimkan sebuah byte data Baru dari memori ke pembentuk karakter setiap 553 nS, untuk menghindari kehilangan I bans

karakter. IBM menggunakan memori RAM static yang cepat dan beberapa
terpasang sirkuit-sirkuit grendel (latched circuitry) dan sirkuit waktu (timing circuitry) untuk membolehkan CPU menulis/membaca diantara akses memori pengendali CRT.

26