Anda di halaman 1dari 4

ADK = Administrasi Kredit NPL = non performing loan ( kredit macet) DPK = dalam pengawasan khusus SID / BI checking

= daftar pinjaman nasabah di bank lain dilihat dari bank BI PPK = Panduan Panduan Kredit Lending = Pinjaman Funding = pendanaan Likuiditas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi semua kewajibannya. Profitabilitas adalah kemampuan menghasilkan laba (profit) selama periode tertentu dengan menggunakan aktiva yang produktif atau modal, baik modal secara keseluruhan maupun modal sendiri (Van Horn dan Wachowiez, 1997:148-149). Sartono (2001:119) mendefinisikan profitabilitas sebagai kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungan dengan penjualan, total aktiva produktif maupun modal sendiri.
Brigham dan Houston (2001:197) menyatakan bahwa profitabilitas adalah hasil bersih dari serangkaian kebijakan dan keputusan. Sartono (2001:119) berpendapat bahwa profitabilitas adalah kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva maupun modal sendiri. Dengan demikian bagi investor jangka panjang akan sangat berkepentingan dengan analisa profitabilitas ini.

Pengetahuan Produk (Product Knowledge)

Produk dan Layanan Jasa Bank Simpanan Tabungan BRI Britama Tabungan BRI Britama Dollar Tabungan BRI Simpedes Deposito DepoBRI (Rupiah & Valas) Giro GiroBRI (Rupiah & Valas) Pinjaman Kredit Mikro Kredit Ritel Kredit Menengah Kredit Program KUR BRI Kretap/Kresun Consumer Banking KPR KKB Kartu Kredit Jasa Bank Transfer/LLG Remittance Kliring Inkaso Safe Deposit Box Bill Payment Setoran Pajak Jasa Bank Lainnya

Mungkin selama ini Anda hanya mengenal jenis kredit berdasarkan tujuan penggunaannya seperti kredit usaha, kredit tanpa agunan (KTA), dan kredit investasi. Namun, selain jenis kredit tersebut, kredit juga dibagi berdasarkansifat penggunan dana. Berdasarkan sifat penggunannya ini kredit dibagi menjadi dua yaitu Revolving dan Non Revolving.

Kredit Revolving. Kredit Revolving adalah pinjaman yang setelah dilunasi masih dapat digunakan lagi untuk transaksi berikutnya. Contohnya kartu kredit.

Ciri-ciri kredit revolving: Biasanya termasuk dalam kredit jangka pendek dan dapat diperpanjang

o o o

Debitur diberikan batas jumlah maksimal (data/plafon) dana yang bisa ditarik. Kebutuhan dana tergantung pada arus kas (cash flow) Penarikan dan pelunasan bisa dilakukan secara bertahap atau sekaligus.

Kredit Non Revolving. Adalah kredit yang setelah dilunasi tidak dapat digunakan lagi. Contohnya KTA dan KPR.

Ciri-ciri kredit revolving:

o o o

Bisa berupa kredit jangak pendek atau panjang. Penarikan dan pelunasan dapat dilakukan sekaligus atau bertahap sesuai dengan perjanjian. Dana yang telah dilunasi tidak dapat ditarik kembali oleh debitur. Sehingga oustanding kredit akan terus menurun.

Kredit Revolving Contoh kredit revolving yang telah sering berperan dalam kehidupan sehari-hari kita adalah kartu kredit. Cara kerja kredit revolving adalah dengan memberikan batas kredit tertentu yang dapat kita gunakan, dan setiap pelunasan yang kita lakukan akan "mengisi ulang" kembali batas kredit tersebut. Contohnya, jika kita memiliki batas kredit Rp 10 juta dan telah melakukan transaksi kredit sebesar Rp 5 juta, maka sisa kredit yang dapat digunakan adalah Rp 5 juta. Jika kita melakukan pelunasan sebesar Rp 3 juta, maka sisa kredit yang dapat digunakan menjadi Rp 8 juta, dan setelah seluruh kredit dilunasi maka batas kredit akan kembali menjadi Rp 10 juta. Dengan demikian, penarikan dana / transaksi dapat dilakukan berkali-kali. Kredit Non Revolving Kredit non revolving telah banyak kita lihat dalam produk-produk kredit mobil, kredit rumah, dan lain-lain, dengan menggunakan agunan/jaminan maupun tanpa agunan. Cara kerja kredit non revolving adalah dengan penentuan besar pinjaman dan jangka waktu pelunasan di awal kontrak, lalu dibayar secara berkala/sekaligus hingga lunas sesuai perjanjian. Dengan demikian, setiap pembayaran hanya akan mengurangi sisa kredit dan jumlah pinjaman tidak dapat ditambah sewaktu-waktu, sehingga transaksi kredit ini hanya dapat dilakukan satu kali.