Anda di halaman 1dari 15

MUHAMAD FADILLAN AMIR, S.Pi., M.

Si

PERTEMUAN

POKOK BAHASAN SAP, Pengantar, Ruang lingkup, Pengertian manajemen marikultur, Lingkungan pesisir dan laut serta area potensial untuk budidaya. PERENCANAAN MARIKULTUR : Pemilihan Lokasi Pemilihan Komoditas DESAIN MARIKULTUR : Sarana Budidaya Konstruksi sarana Budidaya Budidaya ikan (Fin fish)

SASARAN PEMBELAJARAN Memahami arti perikanan marikultur dan ruanglingkupnya. Memahami lingkungan perairan pesisir dan laut dan areal potensial untuk budidaya Memahami tatacara pemilihan lokasi dan komoditas marikultur. Memahami bentuk desain dan kontruksi sarana budidaya

STRATEGI PEMBELAJARAN Penjelasan Dosen Diskusi interaktif Kuliah Tanya jawab Penjelasan Dosen Diskusi interaktif Kuliah Tanya jawab Studi kasus

KRITERI PENILAIAN Dapat menjelaskan perikanan marikultur dan Dapat menjelaskan lingkungan perairan pesisir dan laut dan areal potensial untuk budidaya dengan baik dan benar Dapat menjelaskan tatacara pemilihan lokasi dan jenis komoditas marikultur dengan baik dan benar Memahami bentuk desain dan kontruksi sarana budidaya dengan baik dan benar Dapat menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya ikan dengan baik dan benar Dapat menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya kerang-kerangan dengan baik dan benar Dapat menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya Moluska dengan baik dan benar Dapat menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya RL dengan baik dan benar Dapat menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya Teripang dengan baik dan benar Dapat menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya Mutiara dengan baik dan benar

BOBOT NILAI (%)

MINGGU I - II

II

MINGGU III - IV

III

MINGGU V - VI

Memahami dan menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya ikan Memahami dan menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya Kerangkerangan Memahami dan menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya Moluska Memahami dan menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya RL Memahami dan menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya Teripang Memahami dan menjelaskan pengertian dan konsep dasar manajemen budidaya Mutiara

Penjelasan dosen, Tugas Kelompok, Persentase Penjelasan dosen, Tugas Kelompok, Persentase Penjelasan dosen, Tugas Kelompok, Persentase Penjelasan dosen, Tugas Kelompok, Persentase Penjelasan dosen, Tugas Kelompok, Persentase Penjelasan dosen, Tugas Kelompok, Persentase

15

IV

MINGGU VII - VIII

Budidaya kerang-kerangan

15

MINGGU IX - X

Budidaya Moluska

15

VI

MINGGU XI - XII

Budidaya Rumput Laut

15

VII

MINGGU XIII - XIV

Budidaya Teripang

15

VIII

MINGGU XV - XVI

Budidaya Mutiara

15

INTRODUCTION
Secara umum mata kuliah ini memempelajari manajemen budidaya laut dalam skala usaha dengan pendekatan kesisteman yang mencakup pemilihan komoditas budidaya, penetapan lokasi, pengelolaan budidaya beberapa komoditas laut pada beberapa tipe budidaya, perancangan usaha budidaya, serta konsep budidaya laut masa depan.

Definisi Akuakultur
Berasal dari bahasa Inggris; aquaculture Aqua: perairan, culture: budidaya Akuakultur : kegiatan untuk memproduksi biota (organisme) akuatik di lingkungan terkontrol dalam rangka mendapatkan keuntungan (profit). Yang dimaksud budidaya adalah kegiatan pemeliharaan untuk: a. memperbanyak (reproduksi) b. menumbuhkan (growth) c. meningkatkan mutu biota akuatik sehingga memperoleh keuntungan

Ruang Lingkup Akuakultur


Kegiatan
Subsistem pengadaan Sarpras produksi Subsistem proses Produksi Subsistem penanganan Pascapanen & pemasaran Subsistem pendukung

Spasial

Zonasi Posisi wadah Sumber air Darat-laut produksi


Air tawar (fresh-water culture) Air payau (brackish-water culture) Air laut (mariculture) Inland aquaculture Marine aquaculture (mariculture) Land-base aquaculture Water-base aquaculture

Pegunungan Perbukitan Dataran tinggi Dataran rendah Pantai, muara sungai Terumbu karang, laut dangkal Laut lepas

Manajemen kolam

Manajemen benih

Manajemen panen

Manajemen produksi akuakultur

Manajemen Pemberian pakan

Manajemen Kualitas air

Manajemen Kesehatan ikan

Proses manajemen produksi akuakultur

Manajemen Marikultur
Manajemen = Pengelolaan (Perencanaan, pelaksanaan, Pengawasan dan Evaluasi) Marikultur = Marine Aquaculture, sea farming merupakan suatu bentuk/model budidaya yang diusahakan di daerah pesisir dan laut yang terdiri dari beberapa kegiatan pemeliharaan berbagai spesies organisme laut secara terkendali.

Budidaya Laut merupakan cabang khusus dari akuakultur melibatkan budidaya organisme laut untuk makanan dan produk lainnya di tempat terbuka laut , bagian yang tertutup dari laut, atau dalam tangki, atau kolam yang dipenuhi dengan air laut .

Purpose
Pengembangan budidaya laut berperan penting untuk pembangunan sektor perikanan dan merupakan salah satu prioritas yang diharapkan menjadi sumber pertumbuhan dari sektor perikanan.

Potensi tersebut apabila dimanfaatkan secara optimal akan meningkatkan pendapatan petani nelayan, membuka lapangan kerja, memanfaatkan daerah potensial, meningkatkan produktivitas perikanan, meningkatkan devisa negara dan membantu menjaga kelestarian sumber daya hayati

Lingkungan pesisir dan laut


Pesisir = daerah pertemuan antara darat dan laut; ke arah darat meliputi bagian daratan, baik kering maupun terendam air, yang masih dipengaruhi sifat-sifat laut seperti pasang surut, angin laut, dan perembesan air asin; sedangkan ke arah laut meliputi bagian laut yang masih dipengaruhi oleh proses-proses alami yang terjadi di darat seperti sedimentasi dan aliran air tawar, maupun yang disebabkan oleh kegiatan manusia di darat seperti penggundulan hutan dan pencemaran (Soegiarto, 1976; Dahuri et al, 2001). Laut = bahari adalah kumpulan air asin yang luas dan berhubungan dengan samudra.

Lokasi Budidaya Laut


Pengaruh angin dan gelombang Kedalaman air Pergerakan air/arus Kadar garam Suhu Air Pengaruh Polusi Pelayaran Tersedianya sediaan benih/bibit setempat (indikator);