Anda di halaman 1dari 2

Habitat Vektor DBD

Nyamuk Ae. aegypti sering kali ditemukan pada habitat penampungan air, ban/kaleng bekas, kolam, pot bunga, dispenser, minuman burung, pagar bambu, tower air, talang air, ketiak daun, lubang pohon dan lubang bambu.

Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan

Direktorat Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Sub Direktorat Pengendalian Vektor Jl. Percetakan Negara No. 29 Jakarta Pusat Phone: 021 424708 Ext 149 Fax: 021 4247573 E-mail: pvkemenkes@yahoo.com

VEKTOR DEMAM BERDARAH DAN CARA PENGENDALIANYA

Perilaku Vektor DBD


Nyamuk Ae. aegypti lebih banyak ditemukan beristirahat di dalam rumah, yaitu di pakaian yang menggantung, kelambu, dinding dan lemari, rak sepatu, kolong tempat tidur, bagian bawah sofa, dan tempat-tempat teduh dan lembab lainnya. Nyamuk Ae. aegypti lebih banyak menghisap darah siang hari dibandingkan malam hari, dengan puncak kepadatan jam 08.00-10.00 dan jam 15.00-17.00. Nyamuk menghisap darah di dalam dan di luar rumah. Di dalam rumah nyamuk lebih banyak menghisap darah di lingkungan permukim a n , adapun di luar rumah nyamuk lebih banyak menghisap darah di tempat-tempat umum, seperti pasar, sekolahan, pertokoan, tempat ibadah, dan lain-lain.

Pengendalian Vektor DBD

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)


PSN dilakukan dengan kegiatan 3M (mengubur, menguras dan mengubur).

Pengendalian Biologi
Menggunakan ikan predator larva, dan penaburan parasit dan Bacillus thuringiensis.

Pengendalian Kimia
Menggunakan bahan kimia, seperti fogging, abate dan insektisida rumah tangga.

Pemasangan Ovietrap
Ovietrap ada;lah perangkap telur nyamuk, dengan meletakan tempat penampungan air di dalam maupun di luar rumah, dan membuang/mengganti airnya seminggu sekali.

Repellent/Pengusir Nyamuk
Repellent digunakan saat jam kepadatan vektor tinggi, atau akan ke tempat-tempat umum yang memungkinkan kontak dengan nyamuk..