Anda di halaman 1dari 21

Laporan Kasus Chronic Kidney Disease

Oleh : Ariska Wirayanti Pembimbing : dr.IGB Putra.Sp.PD

IDENTITAS

Nama : Tn.TC Umur : 48 Tahun Jenis Kelamin : Laki-laki Pekerjaan: Swasta Pendidikan : SMA Agama : Kristen Alamat : Jl.Borobudur Blitar Status Perkawinan : Menikah Suku: Jawa Tanggal MRS : 29 des 2012

ANAMNESIS

PEMERIKSAAN FISIK

Keadaan Umum : Tampak lemah. Kesadaran : Compos mentis GCS 456 Status gizi Tanda Vital :
Tensi

: Kesan kurang

: 160/80 mmHg : 28x /menit

Nadi : 98x /menit RR Suhu : 37,5o C

Pemeriksaan System

Kulit : Kering Kepala : Bentuk mesocephal, Normal. Mata: Conjungtiva anemis (+/+). Leher, tenggorokan, thorax : Normal Abdomen:
Inspeksi:

Normal

Auskultasi : Bising usus (+) normal Palpasi : Nyeri tekan epigastrik (+). Superior : Adanya benjolan pada regio brachial dengan diameter 4 cm, permukaan berbenjol-benjol dan terfiksasi. Inferior : Normal.

Ekstremitas :

Diagnosa

CKD Acute Febris Illness.

PENATALAKSANAAN

Non Medikamentosa :
Perencanaan

Medikamentosa

pemeriksaan Laboratorium :
Darah lengkap Fungsi liver Fungsi ginjal EKG BGA Albumin

IVFD

: RL 12 tpm

Transfusi

Pemberian O2 2 Liter Obat Oral : Ranitidine tab 2x1 tablet setengah jam sebelum makan. Captopril tab 25 mg 3x1 tablet. Paracetamol 500 mg 3x1 bila keluhan panas dan nyeri muncul

KIE dari dokter yang merawat dan jadwal visit


Diet Lambung Rendah Protein Rendah Garam Istirahat cukup

Tanggal 29 desember 2012


S : Sesak mulai berkurang, nafsu makan baik, sakit kepala berkurang, mual muali berkurang. O : KU tampak lemah, kesadaran compos mentis, GCS 456, gizi kesan kurang VS: TD : 140/800 mmHg N: 88x/ menit RR : 20x/ menit Suhu : 36,5oC Hasil cek Laboratorium : Hb : 8,5 g/dl (12-16) Leukosit : 11.500/mm3 Eritrosit : 4.710.000 Trombosit : 364.000/cmm Hematokrit : 23 % GDA : 144 mg/dl Ureum : 225 Kreatinin : 11,03 mg/dl A : CKD Stage 5 P : IVFD : RL 12 tpm Transfusi Pemberian O2 2 Liter Obat Oral : Ranitidine tab 2x1 Captopril tab 25 mg 3x1

Tanggal 30 desember 2012 S : Keluhan (-). O : KU membaik, compos mentis, GCS 456, gizi kesan kurang VS : TD : 140/80 mmHg N : 84x/ menit RR : 26x/ menit Suhu : 36,4oC A : CKD Stage 5 P : IVFD: RL 12 tpm Transfusi Obat Oral : Ranitidine tab 2x1 tablet setengah jam sebelum makan. Captopril tab 25 mg 3x1 tablet. Paracetamol 500 mg 3x1 bila keluhan panas dan nyeri

Tanggal 31 desember 2012 S : Keluhan (-). O : KU membaik, compos mentis, GCS 456, gizi kesan kurang VS : TD : 130/80 mmHg N : 84x/ menit RR : 26x/ menit Suhu : 36oC A : CKD Stage 5 P : IVFD: RL 12 tpm Transfusi Obat Oral : Ranitidine tab 2x1 tablet setengah jam sebelum makan. Captopril tab 25 mg 3x1 tablet. Paracetamol 500 mg 3x1 bila keluhan panas dan nyeri

KESIMPULAN

Keadaan Tn.TC membaik dengan stabil Keluhan yang dirasakan Tn.TC sudah mulai berkurang.

DEFINISI

Penyakit ginjal kronis (CKD) adalah suatu proses patofisiologis dengan etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal.1 Gagal ginjal kronik merupakan kerusakan ginjal yang terjadi selama lebih dari 3 bulan, berdasarkan kelainan patologis atau petanda kerusakan ginjal seperti proteinuria.(Usu, 2008).

EPIDEMIOLOGI

Di Amerika Serikat data tahun 1995-1999 menyatakan insiden penyakit ginjal kronik diperkirakan 100 kasus perjuta penduduk pertahun, dan angka ini meningkat sekitar 8% setiap tahunnya. Di Malaysia, dengan populasi 18 juta, diperkirakan terdapat 1800 kasus baru gagal ginjal pertahunnya. Di negara-negara berkembang lainnya, insiden ini diperkirakan sekitar 40-60 kasus perjuta penduduk per tahun (Suwitra, 2006).

BATASAN
Kriteria Penyakit Ginjal Kronik Kerusakan ginjal > 3 bulan, yaitu kelainan struktur atau fungsi ginjal, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus berdasarkan: . kelainan patalogik . terdapat tanda kelainan ginjal, termasuk kelainan dalam komposisi darah atau urin, atau kelainan dalam tes pencitraan (imaging tests) laju filtrasi gromelurus (LFG) kurang dari 60 ml/menit/1,73m2 selama 3 bulan, dengan atau tanpa kerusakan ginjal

KLASIFIKASI

Patofisiologi

Manifestasi Klinis

PENATALAKSANAAN
Rencana Tatalaksana Penyakit Ginjal Kronik (CKD) sesuai dengan derajatnya Derajat 1 LFG (ml/mnt/1,73m2) 90 Rencana tatalaksana Terapi penyakit dasar, kondisi komorbid, evaluasi pemburukan (progression) fungsi ginjal, memperkecil resiko kardiovaskuler

60-89

Menghambat pemburukan fungsi ginjal

3 4

30-59 15-29

Evaluasi dan terapi komplikasi Persiapan untuk terapi pengganti ginjal

<15

Terapi pengganti ginjal

Pembatasan Asupan Protein dan Fosfat pada Penyakit Ginjal Kronik LFG ml/menit Asupan protein g/kg/hari Fosfat g/kg/hari

>60 25-60

Tidak dianjurkan nilai biologi tinggi.

Tidak dibatasi

0,6-0,8/kg/hari, termasuk 0,35 gr/kg/hr 10 g

5-25

0,6-0,8 kg/hari, termasuk 0,35 gr/kg/hr 10 g protein nilai biologi tinggi atau tambahan 0,3 g asam amino esensial atau asam keton

<60 (sindrom nefrotik)

0,8/kg/hr (+1 gr protein/g proteinuria 9 g atau 0,3 g/kg tambahan asam amino esensial atau asam keton

Pencegahan dan terapi terhadap penyakit kardiovaskular Pencegahan dan terapi terhadap Anemia Pembatasan Cairan dan Elektrolit Terapi Pengganti Ginjal Hemodialisis

Indikasi Hemodialisa

Keadaan umum buruk dan gejala klnis nyata K serum > 6 mEq/L Ureum darah > 200 mg/dL pH darah < 7,1 Anuria berkepanjangan (> 5 hari) Fluid overloaded

PROGNOSIS

Prognosis pada pasien CKD tergantung dengan stage dan penatalaksanaan yang sesuai dengan penyakit yang mendasari.