P. 1
Laporan kasus demam

Laporan kasus demam

|Views: 40|Likes:
Dipublikasikan oleh Erina Steviana

More info:

Published by: Erina Steviana on Jul 29, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/21/2014

pdf

text

original

Laporan Kasus

Suspek Demam Tifoid
Erina Steviana 030.07.084

IDENTITAS PASIEN
Nama : An. B Umur : 9 tahun

Jenis kelamin : perempuan

Pendidikan : SD

Alamat : jl. Teratai 2 Kodamas

Agama : islam

Suku bangsa : jawa

IDENTITAS ORANG TUA
AYAH
Nama : Tn. S Umur : 40 tahun

IBU
NAMA : Ny. A Umur : 39 tahun

Suku : Jawa
Alamat Jl. Teratai 2 Kodamas Pendidikan : S1 Pekerjaan : TNI AL ( Letda )

Suku : Jawa
Alamat : Jl. Teratai 2 Kodamas Pendidikan : SMA Pekerjaan : Ibu rumash tangga Hubungan dengan pasien : anak kandung

ANAMNESIS
Auto dan Alloanamnesis 25/6/13 j 16.00 wib

KELUHAN UTAMA
• Demam sejak 3 hari SMRS

Keluhan tambahan
• Mual, nyeri ulu hati, pusing, nyeri ulu hat, susah BAB

BAB (-) Tidak ada periode bebas demam. diare.nyeri perut. Tidak ada mimisan. tidak ada sesak. tidak ada nyeri saat kencing. naik turun. BAB (-) Demam. nyeri epigastrium. bintik merah. gusi berdarah. mual. tidak ada nyeri pada gastrocnemius . tidak bepergian ke luar kota. mual. batuk pilek. BAB (-) Demam naik turun. mnm obat penurun demam->tidak membaik. nafsu makan berkurang. nyeri perut. naik terutama malam hari dan turun tidak pernah mencapai normal.Riwayat Perjalanan Penyakit 3 hari SMRS 2 hari SMRS 1 hari SMRS Demam .

kelainan bawaan (-) Kelahiran . PB 49 cm. Apgar (). lingkar kepala (-). langsung menangis.Riwayat Kehamilan dan Kelahiran • ANC rutin ke dokter kandung • Tidak ada penyakit saat kehamilan Kehamilan • Tempat kelahiran : di rumah sakit • Penolong persalinan : dokter kandungan • Cara persalinan : SC • Masa gestasi 40 minggu • Riwayat kelahiran : BBL 3200 gr.

Riwayat Perkembangan Tengkurap 3 bulan Duduk dan tumbuh gigi Berdiri 6 bulan 10 bulan Bicara 10 bulan Berjalan 1 tahun .

Rambut pubis belum tumbuh .Riwayat Perkembangan Baca dan tulis 5 tahun Perkembangan pubertas .Belum menstruasi Kesan perkembangan baik tidak ada gangguan perkembangan pada pasien .

Riwayat Imunisasi VAKSIN BCG DPT/DT Polio Campak Hepatitis B MMR TIPA 1 bulan 2 bulan Saat lahir. imunisasi ulangan dan tambahan tidak diketahui oleh ibu pasien. 2 bulan 9 bulan Saat lahir 1 bulan 6 bulan 4 bulan 4 bulan 6 bulan 6 bulan DASAR ( UMUR ) ULANGAN ( UMUR ) - KESAN :Imunisasi dasar lengkap. ( kurang pengetahuan ) .

Riwayat Makanan UMUR ( BULAN ) 0-2 2-4 4-6 6-8 8-10 10-12 ASI/PASI ASI ASI ASI PASI PASI PASI BUAH/BISKUI T √ √ √ BUBUR SUSU √ √ √ NASI TIM √ √ KESAN : Pasien mendapat ASI eksklusif. setelah 6 bulan hanya diberikan pengganti ASI karena ASI sudah tidak keluar .

RIWAYAT MAKANAN JENIS MAKANAN Nasi/ pengganti Sayur Daging Telur Ikan Tahu Tempe Susu FREKUENSI DAN JUMLAHNYA 3x/hari 3 x/hari 1 x/ minggu 3 x/ hari 2 x/ minggu Setiap hari Setiap hari Frisian flag 1x/ hari 1 gelas belimbing ( 250 cc) KESAN : Kualitas dan kuantitas makanan pasien cukup. .

Riwayat Penyakit yang Pernah Diderita PENYAKIT Diare Otitis Radang Paru Tuberculosis Kejang Ginjal Jantung Darah UMUR 2 tahun PENYAKIT Morbili Parotitis Demam berdarah Demam Tifoid Cacingan Alergi Kecelakaan Operasi KETERANGAN - Difteri - Herpes di Ketiak - .

Riwayat Keluarga Corak Produksi Tanggal Lahir ( umur ) 14 tahun 9 tahun 7 tahun Sex Hidup Lahir Mati Abortus Mati ( sebab ) Keterangan Laki-laki perempua n Hidup Hidup Hidup Sehat Pasien Sehat Perempua n Data Keluarga AYAH/WALI Perkawinan Ke Umur saat menikah Kosanguinitas Keadaan kesehatan 1 25 tahun Sehat IBU/WALI 1 26 tahun Sehat 45 44 14 9 7 .

asma maupun diabetes dalam keluarga Riwayat Penyakit pada Anggota Keluarga Lain • Tidak ada yang mempunyai keluhan serupa .Riwayat Penyakit dalam Keluarga • Tidak ada penyakit hipertensi.

cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah melalui jendela-jendela yang dibuka tiap pagi sampai sore hari. . Sirkulasi udara di dalam rumah cukup baik.Data Perumahan • Kepemilikan rumah : rumah sendiri • Keadaan rumah : Rumah berukuran 60m2 dengan 3 kamar tidur. 1 ruang tamu. minum. mandi dan keperluan rumah tangga lain memakai air PAM. dan dapur. Untuk makan. 1 kamar mandi.

. Cukup banyak motor yang lalu lalang di depan lingkungan rumah. tetapi asap tidak sampai ke rumah. tempat pembuangan sampah jauh dari rumah dan tertutup rapat. Aliran got terbuka dan lancar. tidak bau.• Keadaan lingkungan :Rumah berada didalam kompleks perumahan. sampah rumah tangga diambil 1 kali sehari oleh petugas kebersihan.

00 wib Pemeriksaan umum Keadaan umum • Tampak sakit sedang Kesadaran • CM Tanda VItal • TD 100/70 mmHg.Pemeriksaan Fisik dilakukan tanggal 25/6/13 J 16.9 C • RR 20x/m . isi cukup • S 38. rumple leed (-) • N 84x/m. reguler.

Data Antropometri BB 20 kg Tb 135 cm Kesan gizi kurang ringan menurut WHO-NCHS .

konjungtiva merah muda. mata cekung (-) • Normotia. sklera putih. pupil bulat isokor diameter 2.Pemeriksan Sistematis Bentuk dan Ukuran • Normocephali Rambut dan kulit kepala Mata Telinga • Warna hitam. kulit kepala bersih. membran timpani intak +/+ . RCL +/+ RCTL +/+. tidak mudah dicabut • Palpebra tidak ada kelainan. sekret -/-. serumen -/-. kornea jernih. rambut halus.5 mm.

nafas cuping hidung (-) • Warna merah muda.Hidung Bibir • Normosepti. deviasi septum (-). tidak kering. tidak ada keilitis Mulut • Mukosa mulut lembab . sekret -/-. tidak sianosis.

uvula ditengah. arcus faring simetris • KGB dan tiroid tidak teraba. tidak ada kripta.Gigi geligi Lidah Tonsil Faring Leher • gigi tetap sampai molar2. hygiene baik. permukaan licin. caries (-) • T1-T1 tenang • Faring tidak hiperemis. trakea letak tengah .

• Thorax • Dinding Thorax • Dada datar. tidak ada yang tertinggal. Wheezing -/- . peranjakan 1 jari • Batas paru gaster : setinggi ICS VII linea aksilaris anterior sinistra • A suara napas vesikuler. Rhonchi-/. simetris kanan dan kiri saat statis dan dinamis • Paru • I  gerakan napas simetris kanan dan kiri.. tidak ada retraksi suprasternal maupun intercostal • P vocal fremitus teraba sama keras • P  sonor di seluruh kedua lapang paru • Batas Paru kanan hepar : setinggi ics V linea midklavikularis dextra.

gallop - . murmur -.• Jantung • IIctus cordis tidak terlihat • PTeraba ictus cordis di medial linea midklavikularis sinistra setinggi ICS V • P • Batas kanan Jantung : ICS III-V linea parasternalis dekstra • Batas terkiri jantung : ICS V linea midclavicularis sinistra • Batas atas jantung : ICS II linea parasternalis • A  bunyi jantung I dan II reguler.

hepar dan lien tidak teraba membesar. tidak ada pulsasi abnormal A--> kesan peristaltik normal 2-3x/m P  supel. tidak ada smiling umbilikus. Nyeri tekan epigastrium (+). tidak ada benjolan. tidak ada ruam bermakna.Abdomen I  datar. turgor kulit baik P timpanio diseluruh kuadran abdomen . tidak ada benjolan.

rumple leed (-) Kulit • Warna kulit sawo matang. submental. tidak ada efloresensi bermakna KGB • Tidak teraba kelenjar getah bening di preaurikular. infraklavikula. cervicalis anterior dan posterior. retroaurikular. supraklavikula. axillaris dan inguinalis. submandibula. benjolan(-) Anus • Jenis kelamin perempuan Genital Anggota gerak • Akral hangat di keempat ekstremitas. . hiperemis (-). tidak ada udem.• Lubang anus (+). oksipitalis. kelembapan baik.

Oppenheim -/-.Pemeriksaan Neurologis Refleks Fisiologis : Bicep+/+. patella+/+. gordon -/-. achiles +/+ Refleks patologis : babinski -/-. chaddok -/- Tanda rangsang meningeal - . triceps +/+.

Pemeriksaan Laboratorium Lab tanggal 25/6/13 Jam12: 18 wib Pemeriksaan Leukosit Eritrosit Hemoglobin Hematokrit Trombosit Hasil 1.5-5.6 35 193.800 4.5 juta 12-16 38-46 150000-450000 KESAN : terdapat leukopenia Air seni dan tinja tidak dilakukan pemeriksaan .33 17.000 Satuan /mm3 Juta/mm3 gr/dl Vol % /mm3 Nilai rujukan 5000-10000 4.

RR: 20 x/menit. reguler. timbul perlahan. mual.90. volume cukup. demam tinggi. Selain demam pasien juga mengalami pusing. Suhu: 38. Pada pemeriksaan lab didapatkan leukopenia . Nadi: 84x/menit. Pada abdomen didapatkan adanya nyeri tekan epigastrium. datang ke IGD dengan keluhan demam 3 hari SMRS.Resume Pasien anak perempuan umur 9 tahun. naik turun terutama pada malam hari dan turun tidak pernah mencapai normal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis. TD: 100/70. equalitas sama kanan kiri. nyeri ulu hati dan sulit BAB.

susah BAB • Leukopenia Suspect demam tifoid . mual.• Demam perlahan • nyeri ulu hati.

Diagnosis Banding DBD .

Igm Salmonela Typhi Dengue test Tubex test salmonela typhi kuantitatif Darah rutin / 12 jam Anjuran pemeriksaan penunjang Kultur empedu dan uji resistensi sensitif antibiotik .

Prognosis • Ad Vitam : Dubia ad bonam • Ad Sanationam : Dubia ad bonam • Ad Functionam : Dubia ad bonam .

Paracetamol 250 mg 3 x ¾ tab .RL 16 tpm .Penatalaksanaan • Medikamentosa .Ceftriaxon 2 x 1 gram • Non Medikamentosa • Observasi keadaan umum dan tanda vital • Tirah baring • Meningkatkan kebersihan diri dan makanan .

Pasien diberikan pengobatan infus RL 16 tpm. .nyeri ulu hati. Masuk kebangsal anak RSAL pada tanggal 18 Juni 2013. masih demam dan masih merasa pusing. Pengobatan ceftriaxon diganti chloramfenikol 4x500 mg. BAB (-). Paracetamol 250 mg 3 x ¾ tab. Pada pemeriksaan lab didapatkan pemeriksaan IgM typhy (+) dan dilakukan pemeriksaan tubex O9 secara kuantitatif. Pengobatan chloramfenikol diganti kembali menjadi ceftriaxon 2 x 1 gram. Pada hari kedua perawatan demam masi ada dan gejala penyerta masih sedikit dirasakan dan pada hasil lab didapatkan leukopenia dan trombositopenia. Pada perawatan hari pertama.Resume Tindak Lanjut • Pasien anak perempuan usia 9 tahun dirawat dengan diagnosis kerja suspect demam tifoid. mual.

pengobatan masih dilanjutkan sesuai terapi awal. demam. Dan diberikan pengobatan cefixime 2 x 100 mg. mual dan nyeri ulu hati sudah tidak ada dan nafsu makan sudah membaik. pasien sudah tidak merasa mual dan BAB (+). Perawatan hari kelima pasien sudah tidak ada keluhan.• Perawatan hari ketiga suhu pasien masih tinggi. Dan didapatkan hasil pemeriksaan kuantitatif (++) dan pasien dipulangkan. takana 1 x 1 sendok teh. ferriz 1 x ½ sendok teh dan paracetamol 250 mg 3 x ¾ tab. Perawatan hari ke empat. pengobatan dilanjukan. .

P: 24x/mnt. BAB (-) 21/6/2013 Demam hari ke-6 Nafsu makan membaik.700 Hb: 13.100 Hb: 11 Ht: 35 % Trombosit: 111. Thoraks: Wh -/.000 epigastrium (-) Ekstremitas: akral hangat Lab 3/8/12: L: 1. 90/60 cukup).9 C. NT P: 24x/mnt.Tanggal Perawatan 19/6/2013 Demam hari ke-4 mual (+).86 Hb: 11. (reguler. BAB (+) 22/6/2013 - S (+). TD P: 24x/mnt. NT N: 90 x/mnt TD: N: 100 x/mnt TD: N: 80 x/mn (reguler.1 C. isi o KU : tampak sakit sedang Kesadaran: compos mentis S: 37. IgG (-) ht : 35 % t romb: 145.Rh -/Abdomen: BU (+). kuat). 80/60 cukup). nyeri epigastrium 20/6/2013 Demam hari ke-5 Mual (+). BAB () KU : tampak sakit sedang S: 39.6 Salmonella typhi Igm (+) Dengue test: IgM (-). 110/70 cukup).6 C.Rh -/Abdomen: BU (+).000 Suspect demam typhoid A Suspect demam typhoid Suspect demam typhoid Suspect demam typhoid P - RL 20 tpm PCT 250mg 3 x ¾ tab - RL 20 tpm PCT 250mg 3 x ¾ tab Ceftriaxon 1x2 g - RL 12 tpm PCT 250mg 3 x ¾ tab Ceftriaxon 1x2 g - Cefixime 2 x 100 mg Takana 1 x 1 cth Ferriz 1 x ½ cth 3 x ¾ tab Chloramfenikol 4x500mg - Paracetamol 250 m . epigastrium (+) Ekstremitas: akral hangat Lab: (19/6/13) L: 1900 Eri: 4. Thoraks: Wh -/. isi o N: 98 x/mnt O (reguler. isi o KU : tampak sakit sedang Kesadaran: compos mentis S: 36.5 Ht: 41% Trombosit: 151.63 Ht: 38 tromb: 102. Thoraks: Wh -/.Rh -/Abdomen: BU (+).000 NT epigastrium (-) Ekstremitas: akral hangat Lab: 4/8/12 L: 4.Rh -/Abdomen: BU (+). NT Thoraks: Wh -/. TD: 90/60 P: 20x/mnt. o KU : tampak sakit sedang Kesadaran: compos mentis S: 38.000 epigastrium (-) Ekstremitas: akral hangat Lab: 20/6/2013 L: 1. nafsu makan (-). mual (-).9 C. (reguler.600 Hb: 12 Eri: 4.

Rh -/Abdomen: BU (+). Typhi (++) Suspect demam typhoid A ht : 35 % tromb: 101.32 Hb: 11 Kuantitatif s.200 Eri: 4. NT epigastrium (+) Ekstremitas: akral hangat Lab: (23/6/13) L: 2. kuat).000 P - Cefixime 2 x 100 mg PCT 250 mg 3 x ¾ tab Takana 1 x 1 cth Ferriz 1 x ½ cth .6 C. Thoraks: Wh -/.Tanggal Perawatan 23/6/2013 - S KU : tampak sakit ringan S: O 36. TD: 90/60 P: 20x/mnt. o N: 84 x/mnt (reguler.

mual dan BAB tidak lancar (gangguan BAB).Analisa Kasus • Pasien didiagnosa suspect demam tifoid karena berdasarkan anamnesis didapatkan gejala klinis pada demam tifoid yaitu demam timbul perlahan dan makin meningkat pada hari berikutnya. terdapat keluhan nyeri ulu hati. demam tidak pernah mencapai suhu normal. hal ini cukup memperkuat diagnosis dimana penularan pada demam tifoid terjadi melalui makanan yang kurang bersih. • . Pada anamnesis selanjutnya di dapatkan keterangan bahwa pasien sering jajan disekolah.

Tidak ditemukan adanya coated tongue.• Pemeriksaan fisik keadaan umum dan tanda vital baik. roseola spot maupun hepatomegali seperti pada teori demam typhoid. . pada pemeriksaan hanya didapatkan nyeri tekan epigastrium.

Pada hasil lab selanjutnya didapatkan dengue test IgG dan IgM negative yang artinya pasien belum pernah dan saat ini tidak terinfeksi dengue. Dan pemeriksaan secara kuantitatif didapatkan s. typhi (++). yang berarti secara kualitatif terdapat infeksi salmonella typhi namun pemeriksaan ini tidak dapat menegakkan diagnosis pasti. Lalu hasil lab Salmonela Typhi IgM _+.• Pemeriksaan lab didapatkan adanya leukopenia serta trombositopenia. • . sesuai dengan literature dimana pada demam tifoid disertai leukopeni dan trombositopeni relative.

Sebaiknya dilakukan pemeriksaan gaal kultur sebagai gold standart diagnosis pasti demam tifoid. menurut literature dapat dimualai dari lini pertama yaitu kloramfenikol 50 mg/KgBB/24 jam. pada pasien ini sempat diberikan kloramfenikol tetapi tidak dilanjutkan karena terdapat leukopeni dan trombositopenia. Atau dapat diberikan amoxicilin100 mg/KgBB/24 jam oral atau Cefixim 8-10 mg/kgBB/24 jam. .• Pada terapi pasien diberikan antibiotic ceftriaxon 2 x 1gram iv.

Terima Kasih .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->