Anda di halaman 1dari 4

Magister Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia

WORKSHEET 9 TOPSIS Materi Matakuliah Dosen Nama Mhs : Model Optimasi dengan Alternatif Terbatas : Sistem Pendukung Keputusan : Dr. Sri Kusumadewi

: Ause Labellapansa (11917117)

A. Deskripsi Masalah BPR Usaha Makmur akan mulai beroperasi pada bulan depan. Sebagai BPR yang baru saja beroperasi, BPR belum memiliki mekanisme untuk menetapkan calon penerima kredit. Salah satu model yang dapat diangkat dalam penyelesaian kasus tersebut adalah Model MADM. Selesaikan permasalahan tersebut dengan menggunakan Metode TOPSIS. B. Penyelesaian dengan TOPSIS 1. Tuliskan masalah dan tujuan yang diharapkan! 1. Masalah Sebuah BPR yang baru belum memiliki mekanisme untuk menetapkan calon penerima kredit 2. Tujuan Dengan adanya mekanisme penerima kredit, maka diharapkan mampu memberikan alternatif calon penerima kredit

2. Sebutkan kriteria yang dipertimbangkan, dan peri keterangan apakah kriteria tersebut termasuk kriteria benefit atau cost! Kode C1 C2 C3 C4 C5 C6 Nama Kriteria Status Pekerjaan calon penerima kredit 1.Pegawai tidak tetap 2.Pegawai tetap Kemampuan keuangan calon 1.Cukup 2. Sedang 3. Baik Kemampuan pengembalian hutang 1.Cukup 2.Sedang 3.Baik Agunan Kondisi ekonomi perusahaan 1.Cukup 2.Sedang 3.Baik Riwayat penerimaan kredit di tempat lain 1.Sangat bagus 2.Bagus 3.Sedang Sifat (benefit atau cost) Benefit Benefit Benefit Benefit Benefit cost

3. Sebutkan alternatif yang mungkin, isikan secara bebas! Kode A1 A2 A3 A4 Nama Alternatif Andi Lita Dina Robert

4. Berikan nilai alternatif pada setiap kriteria (matriks X), isikan secara bebas! Alternatif A1 A2 A3 A4 Nilai di Setiap Kriteria C1 2 2 2 1 C2 3 2 3 3 C3 2 3 3 3 C4 90 75 90 95 C5 3 3 3 3 C6 1 1 1 2

5. Berikan nilai bobot pada setiap kriteria! Kode Bobot W1 W2 W3 W4 W5 W6 Nilai Bobot 25 % 20 % 20 % 10 % 15 % 10 %

6. Lakukan normalisasi terhadap matriks X, menjadi matriks R! Nilai di Setiap Kriteria Alternatif A1 A2 A3 A4 C1 0,55 0,55 0,55 0,28 C2 0,54 0,36 0,54 0,54 C3 0,36 0,54 0,54 0,54 C4 0,51 0,43 0,51 0,54 C5 0,50 0,50 0,50 0,50 C6 0,38 0,38 0,38 0,76

7. Kalikan matriks R dengan bobotnya (W) untuk mendapatkan matriks Y! Nilai di Setiap Kriteria Alternatif A1 A2 A3 A4 C1 0,14 0,14 0,14 0,07 C2 0,11 0,07 0,11 0,11 C3 0,07 0,11 0,11 0,11 C4 0,05 0,04 0,05 0,05 C5 0,08 0,08 0,08 0,08 C6 0,04 0,04 0,04 0,08

8. Tentukan Solusi Ideal Positif (A+) dan Solusi Ideal Negatif (A-)!

9. Tentukan jarak Alternatif terhadap Solusi Ideal Positif (D+) dan Solusi Ideal Negatif (D-)!

7. Nilai preferensi setiap alternatif! Nilai V1 V2 V3 V4 0,71 0,70 0,97 0,40 Ranking 2 3 1 4

8. Menurut pendapat Anda, permasalahan tersebut lebih cocok untuk diselesaikan dengan menggunakan SAW atau TOPSIS? Berikan alasannya!.

Menurut saya, permasalah di atas akan lebih cocok menggunakan SAW karena lebih sederhana menggunakan SAW dibandingkan dengan TOPSIS