MEDIAKOM

Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

Mediakom Raih Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di BelantaraTropis

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012

ISSN 1978-3523

Jampersal Turunkan Kematian

Ibu dan Anak

www.sehatnegeriku.com

ETALASE

Lorong Jampersal
drg. Murti Utami, MPH
ampersal. Program Kemenkes untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), sehingga  dapat mempercepat capaian taget  Millenium Development Goals (MDGs). Jampersal menjamin  pembiayaan pemeriksaaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas, termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Memang, sebagai program baru, masih perlu penyempurnaan, tapi masyarakat sudah sangat merasakan manfaatnya. Terbukti, rumah sakit daerah dan pusat penuh rujukan Jampersal. Apalagi, rumah sakit tidak boleh menolak, wajar sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk pelayanan Jampersal, sering disebut ‘lorong Jampersal’.  Bila kelak sistem rujukan sudah berjalan dengan baik, Insya Allah peserta Jampersal akan mendapat pelayanan yang lebih baik. Tak ada lagi lorong Jampersal. Nah, bagaimana pelaksanaan Jampersal dan apa saja masukan sebagai penyempurnaan untuk masa yang  akan datang, kami angkat dalam rubrik Media  Utama. Selain itu, bagaimana Kinerja  Kemenkes tahun 2011, sebagai upaya  mewujudkan Masyarakat  Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan, kami angkat dalam rubrik Laporan Khusus. Mediakom juga mengetengahkan berbagai informasi penting dalam kemasan ringan yang mudah dicerna, termasuk wawancara eksklusif dengan  Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, dalam rubrik Potret. Masih ada tema lain, di antaranya  Rumah Sakit Tambah Kapasitas Ruang Kelas 3, Anugerah Parahita Ekapraya untuk Menkes, dan  Liputan khas dari daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah dengan adonan renyah  dan enak dibaca. Rasa gembira atas penghargaan Cover  Mediakom edisi 31 dan 33 berupa Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMA 2012 pada  ajang bergengsi yang diadakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) dalam rangkaian Hari Pers Nasional di Jambi awal Februari. Adapun  kriteria yang dipertandingkan  berupa  karya kreatif sampul muka majalah (cover). Rasa gembira tersebut mendorong kami untuk menjadikan majalah ini lebih baik lagi dengan melakukan perbaikan tata letak dan perwajahan cover Mediakom untuk 7 edisi 2012. Yang jelas, prestasi ini terus memacu kreativitas  penulis, redaksi,  maupun desainer untuk mendapat gold pada tahun depan. Insya Allah.  Tak lupa  kami mengucapkan berterima kasih kepada para pembaca yang terus memberi masukan untuk perubahan yang lebih baik, bahkan telah mengapresiasi dengan predikat sangat menarik dan menarik pada survei  internal Mediakom akhir 2011 yang lalu. Selamat menikmati. ∞ Redaksi

MEDIAKOM
Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

PENANGGUNG JAWAB: drg. Murti Utami, MPH, I REDAKTUR: Dra. Hikmandari A, M.Ed, Dyah Yuniar Setiawati, SKM, MPS I EDITOR/PENYUNTING Mulyadi, SKM, M.Kes, Busroni S.IP, Prawito, SKM, MM, M.Rijadi, SKM, MSc.PH, Mety Setyowati, SKM, Aji Muhawarman, ST, Resti Kiantini, SKM, M.Kes I DESAIN GRAFIS dan FOTOGRAFER: Drg. Anitasari S.M, Dewi Indah Sari, SE, MM, Giri Inayah, S.Sos, Sumardiono, SE, Sri Wahyuni, S.Sos, MM, Wayang Mas Jendra, S.Sn, Lu’ay, S.Sos, Dodi Sukmana, S.I.Kom I SEKRETARIAT: Waspodo Purwanto, Endang Retnowaty, drg. Ria Purwanti, M.Kes, Dwi Handriyani, S.Sos, Dessyana Fa’as, SE, Sekar Indrawati, S.Sos, Awallokita Mayangsari, SKM, Delta Fitriana, SE, Iriyadi, Zahrudin. I ALAMAT REDAKSI: Pusat Komunikasi Publik, Gedung Kementerian Kesehatan RI Blok A, Ruang 109, JL. HR. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Jakarta 12950 I TELEPON: 021-5201590; 021-52907416-9 I FAKS: 021-5223002; 021-52960661 I EMAIL: info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id I CALL CENTER: 021-500567
REDAKSI MENERIMA NASKAH DARI PEMBACA, DAPAT DIKIRIM KE ALAMAT EMAIL kontak@depkes.go.id

SUSUNAN REDAKSI

Membuat Iklan Kesehatan yang Sehat dan Tidak Menyesatkan Melongok Pelayanan Kesehatan di Kaltim, Kurangnya Tenaga Kesehatan di Daerah Perbatasan

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

Jampersal
ISSN 1978-3523

Turunkan Kematian

Ibu dan Anak
3

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL 07 Setelah Sehat Pasti Cantik Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Ekapraya 4 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 16 34 Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 10 Laporan Khusus KINERJA DUA TAHUN KEMENKES 44 .

Mm: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal Di Jawa Barat Prawito: Nasionalisme Jampersal? Liputan Daerah 15 16 18 20 22 24 26 28 30 58 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat Di Belantara Tropis Info 68 Mediakom Raih Silver Winer The Best Government Inhouse Magazine Inma 2011 Media Kuis Lentera 69 70 71 Pengendalian Diri Kembali Untuk Apa Hutang? EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 5 . Sarminto. Maya Sintowati Pandji.DAFTAR ISI Info Sehat 4 Trik Tetap Oke Selama Bekerja Merawat Kesehatan Kulit Dengan Buah Setelah Sehat Pasti Cantik Kembangkan Kreativitas Si Kecil Ragam 6 7 31 Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun 32 8 34 9 10 10 11 12 14 42 67 38 32 Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Daerah Potret Pelayanan Kesehatan Di Kaltim Stop Press Gerakan Pramuka Mitra Untuk Membangun Bidang Kesehatan Kemenkes Usung 10 Program Prioritas Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Eka Praya Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III Wamenkes Resmikan Desa Stop Bab Sembarangan Jabar Terapkan Ktp Berasuransi Potret Menkes Dr Endang Rahayu Sedyaningsih. Mph. M. Ph: Kita Harus Bekerja Dengan Bersih Kolom Menuju Iklan Kesehatan Yang Sehat Dan Tidak Menyesatkan Keterbukaan Informasi Publik Media Utama Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Menelisik Pelayanan Jampersal Jampersal Di Mata Tenaga Bidan Bersalin Di Puskesmas Mergangsang Rsud Bantul Menyambut Program Jampersal Dr.Kes: Jampersal Baiknya Dibatasi Drg. Dr.

baik itu hanya untuk sekadar berolahraga ringan atau berjalan-jalan berkeliling kantor. simpan cemilan sehat dengan banyak kandungan protein dan karbohidrat.dan merokok menjadi pelarian. Misal. Ada baiknya bila kebiasaan yang kurang baik tersebut di atas ditinggalkan sehingga tidak menganggu kesehatan yang pada akhirnya tidak menutup kemungkinan justru akan menganggu aktivitas dalam bekerja. Maka cobalah untuk bersikap tenang dan lawan stres tersebut. Stres pun bisa menyambangi ketika pekerjaan tengah menumpuk dan harus segera dituntaskan. Dengan begitu. Usahakan untuk beranjak sebentar dari meja kerja. Di bawah ini ada beberapa tips agar kita bisa melakukan aktivitas bekerja sebagai kegiatan yang menyehatkan: Berolahraga Berolahraga merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh lebih santai dan tidak stres. Cari pula waktu yang tepat untuk bisa berolahraga di waktu senggang jam kantor. Anda mendapat tekanan dari atasan atau kesibukan saat rapat.info sehat Trik Tetap Oke Selama Bekerja Bagaimana Anda melakukan aktivitas di kantor? Iya. ∞ 6 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Hindari Stres Stres bisa berasal dari mana saja. Jauhi Meja Kerja Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa terusmenerus berada di meja Anda tidak hanya menyebabkan stress. tetapi juga berakibat kepada kematian. Simpan Cemilan Sehat Jaga energi Anda agar tetap fit selama jam bekerja. makan --termasuk cemilan-. Selain mempengaruhi produktivitas Anda. siang. perhatian pun tetap fokus sehingga tidak melirik ke cemilan yang tidak sehat yang ada di sekitar kantor Anda. Carilah lokasi latihan gym terdekat dengan kantor Anda. duduk di kursi dan mata tak lepas dari layar komputer. Bila sudah begitu. seperti pagi. Kondisi ini tentunya kurang bagus bagi kesehatan. atau sore hari. Apalagi ditambah dengan jarangnya melakukan olahraga. merupakan potret aktivitas seharihari di kantor. Namun jika ingin tetap ngemil. stres juga bisa menyebabkan keletihan fisik.

Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. perawatan secara menyeluruh terhadap tubuh juga perlu dilakukan. ada baiknya Anda lebih dahulu benahi gaya hidup dengan cara hidup sehat. kurang tidur mengakibatkan kondisi melemah dan tidak fit. Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. Prinsipnya sederhana. Apa hubungannya? Kaum hawa harus paham bahwa kecantikan dan kesehatan adalah satu paket. air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah. Hindari stres dengan berpikir positif. Bila saat ini. dan olah raga bisa di kursi saat di bekerja Tidak ada alasan untuk tidak berolahraga mengingat olahraga bisa dilakukan di mana saja. Berpikir Positif Hal lain yang perlu di atasi adalah stres. Olahraga Gaya hidup sehat tak bisa lepas dari olahraga. Dengan begitu Anda akan cantik luar dalam. Anda tengah bertransformasi untuk mengubah penampilan Anda agar terlihat oke. Makan buah atau minum segelas jus setiap hari bisa membuat kita tetap sehat. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit Anda. di sela-sela bekerja usahakan banyak berjalan. Anda juga bisa melakukan pengecekan kesehatan. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah. B. perbanyaklah olahraga seperti jalan. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit. ∞ Penampilan bagi sebagian besar perempuan adalah harga mati. dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti penuaan. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat. Kulit pisang juga bisa memberikan efek terhadap kesehatan kulit. Pepaya Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain. dan kalium. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. beberapa jenis buah yang baik bagi kesehatan kulit: Pisang Pisang merupakan sumber zat besi. baik untuk kesehatan kulit. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. Apel Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. madu. Hal ini bisa dilakukan di rumah atau mendatangi tempat-tempat yang sudah dijamin kredibilitasnya. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit. Seperti apel. Dampak stres sangat buruk bagi kesehatan. awali dengan memilih mengkonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak porsi sayur dan buah. sabar dan tawakal. Mangga Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. buah juga bagus bagi kesehatan kulit. selain perawatan tubuh. mengurangi makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. tampil menarik menjadi keharusan.Setelah Sehat Cantik Merawat Kesehatan Kulit dengan Buah Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya. Meski cantik. agendakan secara rutin setiap enam bulan sekali untuk melakukan general check up. akan berpengaruh pada penampilan juga. Cek Kesehatan Secara Rutin Ada baiknya. Lebih dari itu. Berikut ini. Maka. Pisang kaya akan vitamin A. Segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya. Keduanya akan berjalan seiring sejalan. Merawat Tubuh Tak hanya berolahraga. magnesium. Lemon Lemon  mengandung vitamin C. namun tak sehat. Jeruk Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. Artinya. Campuran apel tumbuk. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. banyak minum air putih. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap. Berikut tips sehat nan cantik: Makanan Sehat Untuk mengawali gaya hidup sehat. Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. Untuk itu. ∞ 7 Pasti EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . “Apa yang kamu makan menentukan kesehatanmu “. jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit.

Untuk itu. Hanya saja. orangtua berkewajiban untuk mengetahui. tempat pencil dari bahan-bahan bekas pakai. Lakukan dengan Santai Acapkali orangtua lebih menyukai melihat langsung hasil jadi dari kreativitas anak dan melupakan proses belajar mencapai tujuannya. dengar. Untuk itu. Kegiatan bereskperimen juga bisa dilakukan di rumah. sikap bijak orang tua diperlukan untuk 8 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . setiap anak adalah unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya. hingga apa yang mereka rasakan. kemudahan. dan menggali bakat dan minat si kecil sejak dini. Alhasil. Menjadi kewajiban orangtua untuk memfasilitasi dan mengembangkan kreativitas si kecil. Yang perlu orangtua lakukan adalah memberikan waktu. hal ini tidak akan berhasil mengingat adanya ketidakcocokan minat. dan orisinalitas ide. Anak Adalah Unik Seringkali orangtua membandingkan si kecil dengan anak lain. sebagai individu sama halnya dengan orang dewasa. kreativitas itu mulitidimensional. lancar berpikir. detail oriented.info sehat memahami keunikan setiap anak. berusaha. Sebaliknya ia tidak akan melakukan hal serupa ketika mendapatkan pelajaran seni tari yang tidak ia sukai. resiko. ketapel. setiap pulang dari sekolah. seolah-olah selalu saja ada kekurangan si kecil. Seperti berkunjung ke Museum Sain dan museum lainnya. jika kreativitas tersebut tidak ia sukai dan tidak ada sedikitpun perhatiannya. Pembedanya adalah adanya pembatasan dari lingkungan dan rasa antusiasme si kecil yang bervariasi. rasa ingin tahu. Dari sisi anak pun. Sebagaimana diketahui ciri anak kreatif adalah spontan. Sebagai orangtua. Memberi Contoh Kita harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap apa yang tengah dikerjakan oleh anak-anak kita. Sebaliknya. dengan dipaksapun akan sulit dikembangkan. biarkan si kecil berfikir tentang hobi barunya itu. Berikut adalah halhal yang perlu dipahami orangtua dalam memfasilitasi sekaligus mendorong kemampuan yang dimiliki si kecil sehingga kreativitas si kecil terus berkembang: Tidak Menuntut Keinginan Sosok orangtua yang baik bukanlah yang menuntut segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. Pendeknya. ia akan memamerkan hal tersebut kepada orangtuanya. tempat. Praktis. Contoh: menginginkan si kecil menjadi ahli musik sedangkan bakat si kecil lebih suka menggambar yang menjurus kepada seni rupa. orangtua harus dapat memotivasi sekaligus mensugesti bahwa si kecil mampu melakukan kegiatan yang terkait minatnya. Selanjutnya. Lebih dari itu. Contoh. Misalnya dengan ikut melakukan aktivitas bersama anak dan memperkenalkan hal baru serta gagasan-gagasan yang berhubungan dengan aktifitas tersebut. mengenal. Bila orangtua memaksakan keinginannya. bukan atas dasar cara pandang seorang dewasa. mereka selalu ingin tahu segala sesuatu yang bersifat baru mulai dari apa yang mereka lihat. dan menikmati keberhasilan. Contoh: si kecil mendapat cara-cara cepat dalam menyelesaikan pelajaran matematika. Sering mengajak anak ke tempat yang menimbulkan kreativitas adalah kegiatan positif. ia mendapatkan hal baru yang ia sukai. Padahal dalam proses justru akan terlihat jelas bagaimana mereka memecahkan masalah. ∞ Kembangkan Kreativitas si Kecil Sejatinya. Di sinilah. Kreativitas Multidimensi Wujud kreativitas si kecil bisa saja berbeda-beda. semua anak adalah kreatif. seperti membuat baling-baling bamboo. sebaiknya orangtua juga memberikan perhatikan kepada proses dengan perspektif si kecil. Kesempatan tersebut dapat digunakan untuk memberitahu cara yang baik untuk melakukan aktivitas tersebut. kreativitas setiap anak berbeda. Padahal. serta keuntungannya. harus dapat menerima kelebihan dan kekurangan si kecil. maka akan langsung dipamerkan kepada orangtuanya di rumah. tidak suka dibandingkan dengan orang lain. Hal ini bukan pekerjaan yang sulit mengingat kemampuan-kemampuan yang menonjol dari si kecil akan terlihat dengan sendirinya secara jelas. dan setiap anak memiliki dimensi kreatifnya sendiri-sendiri. dan bahan-bahan agar si kecil semakin kreatif.

Untuk diketahui.” tandas Menkes. Dr. Kemenkes melalui Badan PPSDM Kesehatan telah mewujudkan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah dicanangkan Presiden RI tahun 2006. Masih menurut Menkes. Kemenkes bertanggung jawab membina dan mengembangkannya sesuai perkembangan masalah kesehatan bangsa. Ali Gufron pada acara Pelantikan/ Pengukuhan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (Saka Bakti Husada) Tingkat Nasional Masa Bakti Tahun 2011-2016 di Jakarta. Endang Rahayu Sedyaningsih. Menkes menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu mitra potensial yang telah berperan banyak dalam membantu terlaksananya berbagai program pembangunan termasuk di bidang kesehatan. dan masyarakat dengan turut serta menyadarkan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). (5/1). Kerja sama ini memperbaharui ikatan kerja sama yang ditandatangani tahun 1985 lalu. “Untuk itu. dengan membentuk Gudep-Gudep berbasis di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan Balai Pelatihan Kesehata (Bapelkes) di seluruh Indonesia. Menkes bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menandatangani kesepakatan kerja sama tentang peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendidikan kepramukaan. Dukungan tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan dr. ∞ 9 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Pramuka baik secara individu sebagai anggota keluarga maupun sebagai kelompok di Gugus Depan dan sekolah berperan besar memberikan kesadaran bagi sesama anggota keluarga.STOP PRESS Gerakan Pramuka Mitra untuk Membangun Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka sesuai yang terkandung dalam nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. kemitraan Kemenkes dan Gerakan Pramuka perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan di masa depan dalam peranannya membina kaum muda bangsa Indonesia terutama dalam bidang kesehatan. Untuk itu. teman. Saka Bakti Husada yang dibentuk 17 Juli 1985. pada tanggal 20 Agustus 2011.PH melalui pidato yang dibacakan oleh Wamenkes Prof. Hal ini tak lepas dari peran strategis Gerakan Pramuka turut membangun karakter bangsa menuju yang lebih baik termasuk di bidang kesehatan. MPH. merupakan wadah Pramuka Penegak dan Pandega di bidang kesehatan.

Secara keseluruhan. Menuju Universal Coverage (penambahan kelas).PH saat jumpa pers mengenai Evaluasi Kinerja 2011 dan Program Prioritas 2012 Kementerian Kesehatan di Kantor Kemenkes Jakarta. Kabupaten Malang. kemandirian bahan baku obat. serta mendorong prakarsa aktif dan menumbuhkan komitmen Pemda dalam penyusunan kebijakan yang responsif gender. Dr. BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) merupakan salah satu bentuk upaya tersebut. 12 Provinsi. ∞ 10 Kementerian Kesehatan menetapkan 10 Program Prioritas di tahun 2012. Endang Rahayu Sedyaningsih. Provinsi Riau. dan Kabupaten Sleman. dr. Salah satu penerimanya adalah Kementerian Kesehatan. Penerima Prahita Ekapraya antara lain Kementerian PU. Kemenhukham. Kemendiknas. pemberian penghargaan juga ditujukan guna meningkatkan kinerja Pemda dalam melaksanakan pengarusutamaan gender. Provinsi Banten. 1 badan. saintifikasi jamu. terutama Penyakit Tidak Menular (PTM). KB). Urutan paling atas adalah upaya promotif dan preventif yang melibatkan inisiatif masyarakat dan Pemda.PH. Reformasi Birokrasi (Tata Manajemen Birokrasi yang Bersih. Jampersal. Adapun tema Peringatan Hari Ibu adalah “Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa’. ∞ Anugerah Pahita Ekapraya EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . MPH. dan Kabupaten/Kotamadia yang telah berhasil melaksanakan strategi pengarusutamaan gender. Provinsi. Penurunan Angka Kematian Ibu (PONED. Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Menkes RI dr. Upaya Perbaikan Gizi terutama masalah stunting. Kabupaten Rembang. Peningkatan Penggunaan Teknologi Informasi di segala Aspek. Pengumuman mengenai 10 Program Prioritas disampaikan Menteri Kesehatan. Bappenas. Dr.STOP PRESS Kemenkes Usung 10Prioritas Program di Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Bertepatan Peringatan ke-83 Hari Ibu. Efektif dan Efisien). melaksanakan program pemberdayaan perempuan. Perencanaan Pembangunan Kesehatan Paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Rabu (4/1). Presiden RI memberikan 10 Kementerian/Lembaga. Akurat. Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden RI. 11 Kabupaten dan 3 Kotamadia. Adapun sembilan Program Prioritas lainnya adalah Pencegahan dan pengendalian penyakit. serta Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/kota. Presiden memberikan Penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita Madya kepada sejumlah Kementerian/Lembaga. Kamis (22/12). Endang Rahayu Sedyaningsih. PONEK. MPH. Selain memberikan apresiasi. Provinsi Jawa Barat. serta perlindungan perempuan dan anak.

akses pelayanan kepada peserta Jamkesmas lebih merata dan terjangkau.” papar Kadinkes. pada awal 2011 dari 224 RS baru 133 RS atau 54. 147 di antaranya Pukesmas perawatan dengan 20 tempat tidur. sementara yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru 4.51% yang melayani Jamkesmas. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. dr. tetapi RS vertikal dan RS pemerintah daerah.PH usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. namun dicarikan RS lain yang masih kosong. Untuk itu.444 Puskesmas.080 RS yang menerima peserta Jamkesmas.” tambah dr. Ditambahkan. ∞ 11 Di Indonesia. Alma Lucyati. penyusunan standar pelayanan medis dan membenahi sistem rujukan di tingkat kabupaten/kota. Lex Laksama yang mewakli Gubernur Jabar mengatakan. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. Ke depannya.” tegasnya. peningkatan akses masyarakat termasuk masyarakat miskin ke fasilitas kesehatan.000 tempat tidur. baru 1. bukan hanya di RS swasta.000 tempat tidur sehingga ada 10. “Menyadari pentingnya penanganan yang lebih optimal untuk keberhasilan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jabar. “Kebutuhan tempat tidur 10. dan Jampersal.870 RS. Ketersediaan tempat tidur. Alma. Jamkesda. akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang berkualitas masih belum optimal. Endang Rahayu Sedyaningsih. Menkes mengapresiasi RS yang telah memberi pelayanan kepada peserta Jamkesmas di Provinsi Jawa Barat dan berterima kasih atas kesediaan RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan bagi peserta Jamkesmas.Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III M. Penyediaan sarana dan fasilitas kesehatan yang memadai merupakan respon terhadap dinamika karateristik dan kondisi geografis penduduk Jabar.. semua RS baik pemerintah maupun swasta diharapkan menerima peserta Jamkesmas.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. RS swasta harus menambah kelas III dari 10% menjadi 15% atau 20%.” ujar Menkes. Menkes juga berharap agar ada komunikasi antar RS sehingga pasien yang tidak bisa tertampung pada satu RS tidak dibiarkan begitu saja. “Seperti di tempat parkir dicantumkan berapa tempat yang masih kosong.” paparnya.000. Namun dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas ada tambahan 6. “Saya minta ada tambahan kelas III.Kes. “Jabar harus menata sarana. di Bandung. khususnya masyarakat miskin secara simultan harus dilakukan pembenahan sistem pelayanan kesehatan. khususnya kelas III agar dipasang di depan RS. Dengan demikian. Sementara itu di Jabar. Dengan demikian. baru 54. Saat ini ada 1. Dari jumlah tersebut 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. Dr. Sementara itu Sekda Provinsi Jabar. Jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan sekitar 44%. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . belum semua rumah sakit (RS) memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmas. MPH. menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar. kapasitas kelas III agar ditambah.3% yang tercover jaminan kesehatan. (28/12). Demikian dikatakan Menkes dr. Dari 1. Saat ini sedang dalam pembahasan berapa kira-kira bisa disediakan penambahan kelas III ini.

Banten. di Desa Curuggoong.A. desa Serdang (ketiganya di Kecamatan Kramatwatu). Kamis (29/12). M. desa Margatani. dan para kepala desa. H. Ali Ghufron Mukti. Sekda Provinsi Banten. Peresmian ODF dilakukan oleh Wakil Menteri Kesehatan. desa Kramatwatu. Sebagaimana diketahui. strategi dan program untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi 12 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM STOP . dr. H. Wilfried Hasiholan Purba.Sc. M. Direktur Penyehatan Lingkungan. Bupati Kabupaten Serang. STBM adalah pilihan pendekatan. MM. drh. desa Mekarsari (di Kecamatan Anyer).D. Ir. Muhadi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut.STOP PRESS 7 DESA Wamenkes Resmikan BAB Sembarangan Kementerian Kesehatan meresmikan 7 Desa Open Defecation Free (ODF) – atau lebih dikenal dengan istilah Stop Buang Air Besar (BAB) sembarang. dan desa Situtarate (di Kecamatan Cikande). Ketujuh desa tersebut adalah desa Curuggoong. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan. Taufik Nuriman. Ph. M. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan yang dikemas dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).SP. Prof.Kes. desa Cisaat (keduanya di Kecamatan Padarincang). Kecamatan Padarincang. Kabupaten Serang.

sumur bor/pompa 22. Merujuk data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). persentase penduduk berperilaku BAB Benar mencapai 82. ∞ 13 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Pada 2010. Dijelaskan Wamenkes.1%. mencuci tangan pakai sabun. “Pengalaman selama ini menunjukkan peningkatan akses terhadap air minum dan sanitasi yang tidak disertai perubahan perilaku. Ditinjau dari segi perilaku.” ujar Wamenkes.melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Oleh karenanya perlu pendekatan Pamsimas.8% dibandingkan 2007 yang berada di angka 23. “STBM bukan hanya sebagai pendekatan yang efektif dan efisien.2%.9% atau menurun 6% dibandingkan 2007 yang mencapai 24.3% dan yang menangani sampahnya dengan cara dibakar mencapai 52. sebanyak 27.7%. Artinya terjadi peningkatan sebesar 17.8%. Wamenkes berharap Pemerintah Daerah berkomitmen kuat dalam mengupayakan dan perluasan pelaksanaan program air minum dan sanitasi dengan menggunakan model pendekatan program Pamsimas. dan pada 2010. terbukti tidak berkelanjutan.2%. yakni sebesar 41. mengelola air minum dan makanan yang aman. masih ada sebesar 17.2%. rumah tangga yang tidak mempunyai sarana penampungan air limbah sebesar 18. terjadi penurunan. Pada 2007. Hasil penelitian sarana penampungan limbah. Selanjutnya. Selain itu. masih banyak rumah tangga yang membuang limbah rumah tangga ke sungai/ parit/got.1%. melainkan sebagai strategi dan juga Program Nasional untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui proses penurunan penyakit berbasis lingkungan yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku sehat. dari sisi penggunaan air untuk keseluruhan keperluan rumah tangga. terdapat dua jalur upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun sektor air minum dan sanitasi.2% penduduk yang masih BAB sembarangan dan harus diselesaikan sebelum 2014. persentase penduduk berperilaku BAP Benar sebesar 71. Artinya terjadi peningkatan 11. terjadi peningkatan penduduk berperilaku BAB Benar. Nah. Sementara itu. mengelola sampah dengan benar dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman. suatu komunitas berada pada kondisi sanitasi total saat masyarakat tidak buang air besar (BAB) sembarangan.9% menggunakan sumur gali terlindungi sebesar 22.5%.” ujarnya. Meski demikian. Yakni Pembangunan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). disusul air leding/PAM sebesar 19. untuk kebiasaan cara mencuci tangan dengan benar tahun 2010 sebesar 35%. Pamsimas bertujuan meningkatkan jumlah penduduk pedesaan dan pinggiran kota (peri urban) mendapat akses air bersih dan sehat.9%.

Ditambahkan. terdapat 10. program tersebut dapat disusul provinsi lain. Saat ini. Dampaknya.” Hingga awal 2011. KTP berasuransi yang rencananya diluncurkan 2012 ini. “Ke depannya secara bertahap. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jabar. dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas. Sebagai konsekuensinya. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. maka Jabar harus segera menata sarana prasarana untuk keperluan tersebut. Dr. maka terdapat tambahan 6. MPH.3% ter-cover jaminan kesehatan. Menurut Menkes. Dari jumlah tersebut. menurut dr. Nah. jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan kesehatan sekitar 44%. “Saya memberikan penghargaan pada Pemerintah Provinsi Jabar yang sudah berinisiatif meluncurkan program Universal Coverage Insurance yang pertama di Indonesia. Harapannya.Jabar Terapkan KTP Berasuransi Provinsi Jawa Barat menjadi percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance melalui KTP Berasuransi Kesehatan.” tutur Endang usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat.PH. di Bandung (28/12). sejalan dengan gawe Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yakni meng-cover masyarakat yang tidak mampu baik yang memiliki Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) maupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang jumlahnya di Jawa Barat mencapai sekitar 15 juta. sebanyak 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. dr.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. Jamkesda. M.000. memberikan kemudahan bagi masyarakat berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit yang ditunjuk dengan biaya murah.000 tempat tidur. Sejauh ini yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru mencapai 4. dan Jampersal. Total.51% yang melayani Jamkesmas. baru 54. Alma Lucyati. Jadi.. semua orang di Jawa Barat mempunyai KTP berasuransi sehingga mendapatkan jaminan kesehatan. tercatat baru 133 RS dari 224 RS atau 54.000 tempat tidur. Alma. Kadinkes. program Universal Coverage Insurance. kebutuhan tempat tidur sebanyak 10. ∞ 14 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Terobosan Jawa Barat sebagai percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. lanjut Endang.Kes. menuturkan bahwa tahap awal KTP berasuransi diperuntukaan bagi warga kurang mampu. Endang Rahayu Sedyaningsih. mendapat respon positif dari Menteri Kesehatan RI dr.

dan lainnya.000. tentu akan menekan angka kematian ibu secara nasional. persalinan juga harus dilakukan di sarana kesehatan. meski dalam praktek lapangan banyak kekurangan yang mesti dibenahi di sana-sini.555. Aceh. Dengan jaminan ini dapat dipastikan masyarakat lebih aman dan nyaman dalam menjalani persalinan. Nah bagaimanakah menurunkan angka kematian ibu itu? Telah banyak upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian bayi. jika semua program berjalan lancar. Cakupan tersebut. telah dilakukan sosialisasi pada 8 provinsi yang terindikasi angka kematian ibu tinggi. Bahkan upaya ini juga dilakukan bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain seperti BKKBN. Pada akhirnya. Kemendagri. Apabila ke lima provinsi tersebut dapat diturunkan angka kematian ibu secara signifikan. dengan total angka 5. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sudah 82.793. dan angka kematian ibu saat melahirkan di lima provinsi tadi bisa ditekan secara berarti.921. Program Jampersal terus bergulir. maka akan berpengaruh besar terhadap penurunan angka kematian ibu secara nasional.246. Hal ini terlihat dengan berbondongbondongnya ibu hamil mengunjungi rumah sakit untuk melahirkan. Hanya saja. Untuk mendorong implementasi Jampersal.767 kematian atau 50% dari 11. hingga saat ini telah digelontorkan dana APBN tahun 2011 kepada 33 provinsi untuk BOK sebesar Rp 904. upaya ini masih harus terus ditingkatkan melalui sinkronisasi lintas program dan lintas sektor untuk percepatan capaian penurunan angka kematian ibu menjadi 102/100. Kalimantan Barat. 15 . Program ini merupakan jaminan pembiayaan yang digunakan untuk pemeriksaan kehamilan. Hal ini tercermin dalam hasil riset kesehatan dasar 2010. Lima provinsi secara berturutturut. Program ini bertujuan menjamin akses pelayanan persalinan masyarakat oleh tenaga dokter dan bidan.MEDIA UTAMA Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Untuk menurunkan angka tersebut. Beberapa tahun ke depan. Sementara data tahun 2007. Nusa Tenggara Timur. NTT. Jampersal Rp 922. akan ditingkatkan menjadi 90% pada 2015. NTB. pertolongan persalinan. Hanya saja.000. Guna. kita harapkan. dan Jamkesmas Dasar Rp 972. Banten. Ini bisa dilihat dari lima provinsi terbesar penyumbang AKI di Indonesia.767 kematian ibu di Indonesia tahun 2010. seperti yang terjadi di RSUD Bantul Yogyakarta.000 kelahiran hidup. Maluku. Sebagai bukti keseriusan Kemenkes untuk menurunkan AKI. dan Jawa Timur. Selain itu. mewujudkan persalinan ibu hamil oleh tenaga kesehatan terlatih. dan pelayanan bayi baru lahir. Kemenkes telah mendistribukan bidan dan dokter terlatih ke seluruh wilayah Indonesia. Jawa Barat. telah digulirkan program Jaminan Persalinan (Jampersal).2%.000 kelahiran hidup. Kemensos. Sulawesi Selatan. Pada 2010. pelayanan nifas. dan Semarang. termasuk pelayanan KB pasca persalinan.000. pada akhir Desember 2011 yang lalu. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan KPA. Masukan dari rekan-rekan daerah sangat berharga untuk perbaikan. baik program yang terkait langsung maupun yang tidak langsung. Jawa Tengah.000. tidak ada lagi ibu yang mati karena melahirkan bayi… ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM ingga saat ini tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi.148. setiap persalinan oleh tenaga kesehatan. tidak secara otomatis diselenggarakan di sarana kesehatan. Jawa Timur. yakni: Jawa Barat. masih bertengger pada angka 228/100.

uswanti (27) duduk di atas tempat tidur ruang rawat persalinan RSUD Panembahan Senopati Bantul. ia sedang menanti penyelesaian administrasi kepulangan pasca melahirkan. Saat ini program Jampersal telah mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di Rumah Sakit yang ada di sekitar mereka. bidan merujuknya ke rumah sakit. Pontianak. dalam melayani masyarakat yang mengikuti program Jampersal.MEDIA UTAMA MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL Program Jampersal sudah bergulir di banyak daerah di Indonesia. Wajahnya tampak sedih. Yogyakarta. harus sabar menunggu. Ia baru saja mengalami keguguran anak kedua. Mereka datang atas dasar kesadaran sendiri. terutama di Rumah Sakit yang memiliki program Jampersal. Yogyakarta. kata Kuswanti. Kuswanti sebelumnya melakukan pemeriksaan kehamilan di bidan. Namun karena ia mengalami keguguran. Kuswanti mendapat bantuan dari program Jampersal (Jaminan Persalinan). “Kalau sudah seperti ini mekanismenya. Jampersal adalah program yang diluncurkan Kementerian Kesehatan untuk membantu ibu-ibu yang sedang hamil agar bisa melahirkan dengan selamat. dan Puskesmas Benayang. karena pelayanan kesehatan dengan Jampersal banyak memerlukan surat-surat yang harus dilengkapi. Ditemani anggota keluarga. walau banyak pasiennya”. ibu mau melahirkan diminta ke Puskesmas.” ujar 16 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . tanpa rujukan dari Puskesmas. Program ini bertujuan menekan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yang pada 2009 tercatat 228 kematian ibu per 100. “Memang. Berikut pengalaman RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kok bisa? Ternyata.000 kelahiran hidup. “Alhamdulillah.” ujar Kuswanti lirih karena masih menahan rasa sakit. Seluruh biaya persalinan gratis. bahkan mereka langsung ke Rumah Sakit. kami tidak dapat menolaknya. Masa. pelayanan di sini baik.

Kota Pontianak. Tapi. pengunjung Puskesmas. terutama yang punya kasus emergency dasar. kalau resti kemungkinan akan mengalami kasus emergency dasar. banyak dari teman-teman dari puskesmas lain atau bidan praktek swasta mengirim ke Puskesmas Benayang. tidak ada perubahan. Dengan adanya Jampersal. Menurut bidan yang Sarjana Kesehatan Masyarakat ini. Menurut Mayani. terutama bagi masyarakat dari kalangan tidak mampu. dari segi ekonomi adanya Jampersal banyak membantu masyarakat. baik itu pelayanan program EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 17 . Nah.” ujar Mayani. “Semua free. ada masyarakat yang sejak hamil tidak pernah diperiksa sama sekali. tidak ada perbedaan. awalnya memang sudah terbiasa.Pipin perawat RS Bantul. Menurut Mayani.” cerita Mayani. Kami melayani masyarakat sesuai dengan SOP yang ada. Kebetulan Puskesmas Benayang saat ini sudah menjadi Puskesmas Poned (Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar). mereka mau datang ke Puskesmas untuk diperiksa. sehingga dengan adanya Jampersal tingkat kunjungan pasien meningkat sampai tiga kali lipat. bagaimana dengan masalah besaran gaji yang berbeda dengan standar yang ada selama ini? Berikut penuturan bidan Mayani kepada Mediakom: Bagaimana pengalaman Anda melayani program Jampersal? Kalau untuk pelayanan. Setiap hari rata-rata kunjungan ibu hamil dua sampai tiga orang. Dengan adanya Jampersal kunjungan paling rendah 58 orang. Sebab. Malah. Akibatnya banyak persalinan yang tidak pernah ke tenaga kesehatan mau datang ke Puskesmas. “Sebelum ada Jampersal tingkat kunjungan pasien paling tinggi sekitar 20-25 persalinan per bulan. Kalimantan Barat program Jampersal banyak sekali manfaatnya. setelah mendapatkan informasi dan manfaat puskesmas kota Pontianak. tambah Mayani. kepala Puskesmas Benayang.

jelas lebih menguntungkan dengan program Jampersal. Selama ini dana yang ada dimanfaatkan seefektif mungkin. walaupun untuk pelayanan kepada masyarakat tetap harus jalan terus. Jadi kalau dihitung-hitung. administrasinya jadi terburuburu (kejar tayang istilahnya). Tapi kalau kita lihat. Kemudian yang kedua untuk Juknisnya. Berapa kira-kira? Akan ada tambahan Rp 100. otomatis untuk jasanya lebih tinggi. sebelum Jampersal pendapatan lebih besar dibanding setelah ada Jampersal? Kalau di program Jampersal.000. berapa biaya persalinannya? Perdanya kurang lebih sekitar Rp 500. Rinciannya untuk jasa berapa? Untuk jasa. Namun mereka berupaya dapat memberikan yang terbaik dengan memanfaatkan dana yang ada. Paling tidak tarif RS kelas 3 atau di bawahnya sedikit.000 atau Rp 200. Insya Allah (ini masih wacana) pada 2012 ini Pemkot Pontianak akan menyumbang. Jadi lebih banyak masyarakat yang tertolong. Dalam aturannya dijelaskan 75% untuk jasa pelayanan.Jampersal maupun yang bukan program Jampersal. mohon bisa dipercepat. memang 75% untuk jasa pelayanan dan 25 % untuk bahan habis pakai.000.000 all in itu rasanya kurang.000. Jadi kalau misalnya unit cost-nya lebih tinggi. Bagaimana dengan petugas kesehatannya? Alhamdulillah tidak ada masalah. itu belum perawatan. kurang lebih 18 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM separuhnyalah.000. ∞ (Pra) . Kadang Juknis keluarnya Maret. Mereka memiliki komitmen yang tinggi. sementara berlakunya dari Januari. Sebelum ada Jampersal. kalau untuk pertolongan persalinan Rp 100. Artinya lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. Apa saran Anda untuk perbaikan Jampersal ke depan? Kalau untuk perbaikan Jampersal mungkin yang perlu diperbaiki untuk ATK. Kalau Juknisnya telat. biaya persalinan Rp 350. sesuai dengan petunjuk. Jadi secara umum lebih menguntungkan Perda apa Jampersal? Kalau terhadap program. Pertanggungjawaban pembukuan pun jadi terlambat. sementara yang 25% sisanya diatur dengan SK Walikota. Sama juga dengan pelayanan kami ketika ada program Jamkesmas. meskipun memang untuk tingkat kota Pontianak. khususnya untuk Jampersal. Kira-kira berapa tambahannya? Kira-kira Rp 500. yang 25% itu kecil ya? Mungkin untuk kota Pontianak kalau bisa ditambah.

mereka berharap. Untuk hal ini. tahun berikutnya dapat memberi imbalan yang layak sesuai dengan kekuatan ekonomi setiap provinsi. apalagi banyak permintaan. Mereka terdistribusi dalam jenis praktek mandiri (55%). sehingga kelak dapat mendukung program Jampersal sepenuh hati. cocok untuk ibu yang kurang mampu. 6-10 tahun (11%). masih memerlukan pendekatan khusus kepada organisasi IBI dan bidan. Sebagian besar tenaga bidan juga sepakat. resiko bidan terlalu besar. Bekasi. Hal ini mungkin.3 % responden tidak setuju. tapi juga disetujui sebagian besar tenaga bidan lainnya. mandiri Puskesmas (27%). Mayani tidak sendirian. Jampersal memberi kemudahan bagi praktek bidan. apalagi Jampersal harus digunakan semua ibu di Indonesia. Dengan asumsi tersebut. Banyak masyarakat yang tertolong. Untuk itu. karena ditangani oleh tenaga kesehatan. “Rasanya kurang sreg. khususnya bidan. Pontianak. Ternyata. mereka dapat membiayai sendiri sesuai dengan sarana kesehatan yang diinginkan. dengan lama praktek lebih sepuluh tahun (33%).” kata bidan Mayani. esimpulan tersebut terekam dari hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Komunikasi Publik terhadap 363 bidan di wilayah Tangerang. leaflet. Menurut bidan yang tidak setuju ini. Hanya saja. apalagi bagi keluarga miskin.Jampersal di Mata Tenaga Bidan Program Jampersal jelas lebih menguntungkan. khususnya bidan. Terutama kendala pada prosedur pelaksanaan dan pengajuan klaim yang sulit. setuju program Jampersal akan mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tapi. Mereka juga sependapat. dan masyarakat luas. Kesan lain. Sebagian besar bidan (80%). Depok. Jampersal memberikan kemudahan bagi calon ibu yang akan melahirkan. termasuk pencatatan dan pelaporan lebih banyak. Terkait kesan bidan terhadap Jampersal. infrastruktur. bukan medis seperti mencetak brosur. booklet yang berbeda target sasaran. belum dapat memberikan kemudahan bagi praktek para bidan. kalau keluarga miskin masih bisa diterima. dan kurang dari 3 tahun (41%). sebagian besar bidan setuju hanya untuk keluarga miskin dan berkeberatan bila mencakup juga keluarga berkecukupan secara ekonomi. bila melayani pasien persalinan orang kaya menggunakan Jampersal. Sedangkan mereka yang mampu tidak perlu mendapat jaminan Jampersal. sementara kompensasi dianggap kecil. tokoh masyarakat. Khusus sosialisasi memerlukan pendekatan komunikatif. ∞ 19 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . hitunghitung sedekah.9% responden tidak menyarankan pasien mengikuti program Jampersal dan 54. Untuk kemasan sesuaikan dengan target sasaran. Terdapat 54. Mereka juga setuju.9% responden menyatakan tidak mendorong pasien mengikuti program Jampersal. Sebab. disebabkan belum lancarnya proses pencairan dana setelah memberikan pertolongan persalinan. Namun demikian. Skenario pesan sebaiknya berjenjang. masih banyak prosedur yang belum pasti. Lebih banyak publik yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. seharusnya Jampersal khusus untuk para ibu yang tidak mampu. Hanya saja kebijakan Jampersal masih perlu sosialisasi lebih luas dan pelaksanaan belum berjalan secara mulus. serial. SKM di Puskesmas Benayang. Di samping meningkatkan sosialisasi dan nominal biaya pelayanan Jampersal. “Sasaranya lebih luas. dan Puskesmas saja 17 %. seperti untuk ibu yang mampu dan kurang mampu. dan Bekasi. tokoh agama. Sedangkan target sosialisasi meliputi tenaga kesehatan. bahwa program Jampersal akan dapat dilaksanakan baik di kota maupun di desa. Berkaitan dengan sasaran Jampersal. mereka sebagian besar menyebutnya “bagus” untuk menekan AKI dan AKB. flyer. sehingga masih ada kendala psikologis untuk menangani pasien yang menggunakan fasilitas Jampersal. Jampersal dapat memberi rasa aman kepada ibu yang melahirkan. dan tenaga medis. dan berkesinambungan.” ujar bidan Ina di Bekasi. 3-5 tahun (15%). Walau ada sebagian tenaga bidan yang tidak setuju. ketersediaan fasilitas kesehatan. masih ditemukan 44. program Jampersal akan mendapat dukungan dari tenaga kesehatan.

“Untuk kami sebagai PNS memang tidak berpengaruh. kecuali persalinan normal. walaupun dari segi analisis kebutuhan tenaga bidan masih kurang. maka kami mengurus ibunya yang mau melahirkan dan juga merawat ketiga anaknya. Namun. karena tidak ada tenaga administrasi khusus.” ujar bidan senior ini. Hal ini disebabkan karena faktor medis dan sedikit karena yang bersangkutan belum menerima program KB. secara teknis medis sudah tidak ada kendala. Menanggapi soal biaya. Jamkesmas. Apalagi. Askes. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . memang banyak kebingungan di RS ini. Ketika program Jaminan Persalinan (Jampersal) mulai digulirkan. dipengaruhi juga oleh ketersediaan peralatan bersalinnya. sekalipun biaya persalinan berdasarkan Perda lebih besar. salah satu tempat favorit masyarakat Bantul. Namun.000 termasuk pelayanan KB. menurut Astuti. Selain tidak bayar. terutama biaya nominal persalinannya. khusus Puskesmas Poned dan mempunyai residen obgyn seperti Puskesmas Mergangsang dapat melakukan persalinan seperti pasien pecah ketuban. Kebetulan si pasien tidak memiliki saudara. segala tindakan yang berurusan dengan nyawa ibu hamil dan bayinya sekaligus harus mendapat perhatian lebih. Saat ini. Karena semua Puskesmas merujuk. Bidan Astuti menyayangkan hal ini bisa terjadi. “Sekalipun demikian. ya tetap tidak boleh. Tapi untuk bidan praktek swasta dan rumah sakit swasta akan sangat berpengaruh. Selain tidak bayar.Bersalin di Puskesmas Mergangsang Puskesmas Mergangsang salah satu tempat bersalin favorit di Bantul. Sebab.” ujar Astuti. Termasuk mengurus kasus “ sosial”. ujar Astuti. Puskesmas juga tidak boleh melayani persalinan dengan penyulit. baru turun untuk operasional puskesmas. Selain itu. Astuti melihat. antara Peraturan Daerah dan Jampersal. setiap hari rata-rata melayani tiga pasien kontrol kehamilan dan dua melahirkan. Total satu bulan mampu melayani 60-80 pasien Jampersal. walau secara logika. program ini mengharuskan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur kepada petugas kesehatan sebelum persalinan. walau nilai biaya Jampersal lebih rendah dibanding Perda. Ketika program Jampersal mulai berjalan. bidan memang telah menjelaskan secara pelan-pelan. Kami bergaji untuk melayani siapa saja. Sementara biaya Jampersal hanya Rp 350. Cerita bidan Astuti. “Bagi kami tidak ada masalah. Selain itu. Tentu ini dapat menjadi masukan untuk menetapkan kebijakan berikutnya. Astek. Menurut bidan senior ini. masih dapat menjalankan pelayanan teknis medis dengan baik. Puskemas Mergangsang. tidak berpengaruh langsung kepada petugas kesehatan. untuk pelayanan pasien. sebagai tempat bersalin. bulan Juli 2011. Puskesmas Mergangsang. karena mereka menerima gaji. karena baru ada 9 orang. merujuk dan mengantar pasien. maka rumah sakit menjadi penuh. pernah ada pasien beranak tiga. salah satu bidan yang bekerja di Puskesmas Mergangsang Menurut bidan Astuti. setelah pengajuan pendanaan disetujui. 20 setempat biaya persalinan Rp 568. pasien tidak dipungut biaya. baik pasien Jampersal. menurut bidan Astuti memang masih nyomplang (tidak seimbang). Akibatnya. serta urusan administrasi. Sebab. sementara suaminya sudah lama meninggal dunia. tugas bidan memang merangkap-rangkap. maupun umum”. Yogyakarta. secara teori. ada 10 persen dari pasien Jampersal yang tidak mengikuti program KB. “Kami harus tetap mengikuti aturan. Hanya saja untuk urusan administrasi seperti verifikasi data pasien untuk dokumen laporan klaim biaya persalinan sering mundur. sangat ditentukan oleh keterampilan tenaga kesehatan yang ada. kami harus menyetor seluruhnya ke Pemerintah Daerah. Hanya separo dari total persalinan yang dilakukan di Puskesmas.” kata Puji Astuti. kami tetap mampu memberi pelayanan dengan baik. Tenaga dokter residen obgyn sudah siap melayani. sisanya dirujuk ke rumah sakit. Menurut Astuti. kunjungan pasien mulai menurun.000 termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB). “Tapi pasien mau ber-KB atau tidak bergantung yang bersangkutan.” tambah Astuti. Sekarang. Karena pasien ini akan melahirkan. Untuk kasus terakhir ini. Dengan 9 tenaga bidan. untunglah hal itu hanya berlangsung enam bulan. tapi karena aturannya tidak membolehkan. Sehingga mengurangi kemungkinan terlambat penanganan persalinan oleh tenaga kesehatan. Bagaimana situasi di Puskesmas ini setelah adanya program Jampersal? B ersalin yang nyaman. Mulai dari teknis menis. Kalau merujuk Perda. Bantul. bahkan sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk perawatan. ada pasien yang benar-benar membutuhkan perawatan tidak mendapat tempat. juga dilayani oleh tenaga kesehatan yang profesional. juga ada tenaga kesehatan yang profesional. karena uang bukan untuk pelaksana. sementara kebutuhannya 13 orang. program Jampersal akan menurunkan Angka Kematian Ibu.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 21 .

Dengan jumlah pasien yang demikian besar. tak heran bila pada jam kunjungan.RSUD Bantul Menyambut Program Jampersal Setiap hari RSUD Bantul rata-rata melayani 800 pasien rawat jalan. rumah sakit terlihat penuh. Bagaimana rumah sakit ini menyambut program Jampersal? 22 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung.

S

ejak bergulirnya program Jaminan Persalinan (Jampersal), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta, telah mempersiapkan diri dengan segala kemampuan yang ada. Mulai dari ruangan, Sumber Daya Manusia, sistem rujukan, sosialisasi teman sejawat, simulasi, mekanisme alur kerja, dan berbagai sarana pendukung lainnya. “Prinsipnya, kami berkeinginan mendukung dan mensukseskan programJampersal,” kata wakil direktur Pelayanan RSUD Bantul dr. Gandung Bambang Hermanto. Menurut dr. Gandung, sejak berlaku program Jampersal, rumah sakit kebanjiran pasien. Pada saat tertentu, bangsal penuh, bahkan sampai ke lorong-lorong. Kamar bayi juga ikut penuh. Pernah ruang perinatal yang berkapasitas 24 bayi, harus menampung 66 bayi. Terpaksa dilakukan, sebab Rumah Sakit tidak boleh menolak pasien. Apalagi yang datang ibu hamil yang akan melahirkan. “Ini merupakan masalah yang belum pernah diprediksi. Apakah sarana kesehatan yang tersedia mampu melayani atau tidak. Sekalipun demikian, semua pasien persalinan kami terima, tidak mungkin menolak dengan alasan apapun. Walau kapasitas tidak menampung, tetap diterima, dengan segala keterbatasan yang ada,” ujar dr. Gandung. Untuk mendukung program Jampersal, RSUD dengan kapasitas 266 kamar tidur ini, memiliki 21 dokter spesialis dalam 4 spesialis besar yakni: bedah, dalam, anak, dan kebidanan dan kandungan. Untuk mendukung pelayanan program Jampersal, RSUD telah menyiapkan 222 perawat dan 30 bidan. Selain melayani program Jampersal, setiap hari rata-rata rumah sakit melayani sekitar 800 pasien rawat jalan. Dengan jumlah pasien yang demikian besar, maka wajar bila pada jam kunjungan, rumah sakit terlihat penuh, bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung, sehingga ada sebagian yang harus berdiri, karena tak memperoleh tempat duduk. Mengapa masyarakat berbondong-bondong menuju rumah sakit, menurut dr. Gandung disebabkan karena sosialisasi pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas masih kurang, Akibatnya masyarakat memilih langsung ke rumah sakit. Di samping sosialisasi, ada kemungkinan pelayanan dasar juga belum siap. Ketidaksiapan itu, bisa jadi karena biaya persalinan yang disediakan Jampersal

tergolong kecil (hanya Rp 350.000, padahal di Bantul rata-rata sampai Rp 700.000), sehingga bidan swasta dan pelayanan kesehatan dasar cenderung merujuk ke rumah sakit. “Berdasarkan pengalaman, karena rumah sakit terbatas daya tampungnya, bila pasien datang dengan persalinan normal, mereka kami rujuk kembali ke Puskesmas setempat. Sebab, masyarakat yang datang ke rumah sakit, tidak semua berdasarkan rujukan. Tapi banyak juga yang kehendak sendiri. Alasan mereka bersalin di rumah sakit, karena mereka merasa lebih nyaman dan tenang,” ujar dr. Gandung. Menurut dokter kelahiran Yogyakarta ini, dengan program Jampersal, banyak pelajaran yang bisa diperoleh, di antaranya pembelajaran bagi dokter untuk membuat catatan medis setiap kali setelah pemeriksaan. Juga membuat laporan medical record pasien, sebagai bahan pendukung klaim biaya Jampersal. Sebab, bila tak dilengkapi dokumen medical record, klaim tidak bisa dilakukan. Padahal, sebelumnya, dokter hanya melakukan diagnosa pemeriksaan, selesai. Sementara, menurut Kabid Pengendalian RSUD Bantul, Siti Suryati, SKM, pembelajaran yang tiada henti bernama sosialisasi. Sebab, masih banyak teman sejawat yang harus terus mendapat pemahaman tentang administrasi. Apalagi dengan adanya perubahan Software dari INA DRG menjadi INA_CBG’S. Jadi harus terus belajar. “Pernah, RSUD mengajukan klaim untuk bulan April-Desember 2010, baru bisa cair tahun 2011, tapi untuk bulan November-Desember 2011, akan segera cair. Jadi saat ini keuangan kami surplus,” ujar Siti. Sejak awal, semua proses harus baik, jelas sebab kalau tidak baik, pasti akan mengganggu ketersediaan dokumen. Bila ketersediaan dokumen terhambat, akan mempengaruhi proses klaim. Bila proses klaim terhambat dalam jangka panjang, akan mempengaruhi pencairan dan perputaran keuangan rumah sakit. Berdasarkan Rekap laporan tahun 2011, rumah sakit setiap bulan rata-rata mencairkan Rp 2 miliar untuk program Jamkesmas dan Jampersal. Hingga luncuran ke 5 tahun 2011, sudah dicairkan lebih dari Rp 24 miliar. Di RSUD Bantul, secara keseluruhan, rawat inap didominasi program Jampersal, sedangkan rawat jalan didominasi program Askes, sisanya ditempati masyarakat yang membayar sendiri atau umum. ∞
EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

23

dr. Sarminto, M.Kes:

Jampersal Sebaiknya Dibatasi
Jaminan Persalinan (Jampersal) --program anyar Kementerian Kesehatan yang sedang bergulir sejak Juli 2011- sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelayanan persalinan. Mulai dari kemudahan akses, penanganan oleh tenaga kesehatan terlatih, dan biaya ditanggung pemerintah. Sekalipun demikian, masih ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan dalam waktu singkat untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu. Menurut dr. Sarminto, M.Kes, kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, banyak hal yang mesti diperbaiki dari program Jampersal ini, di antaranya menggiatkan sosialisasi tentang program tersebut. “Masyarakat berlomba-lomba ke Rumah Sakit. Padahal mereka sebetulnya bisa dilayani di Puskesmas terlebih dahulu,” kata dr. Sarminto. Kebijakan Jampersal sebaiknya dibuat per wilayah, tambahnya. Berikut penuturannya lebih lanjut:. Bagaimana implementasi program Jampersal selama ini? Adanya program Jaminan Persalinan (Jampersal), bagi kami sangat menolong kegiatan dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Untuk daerah Yogyakarta, AKI-nya sudah cukup baik, sementara angka persalinan oleh Nakes, sudah hampir 95 ke atas. Nah, Jampersal ini menolong bagi yang tidak mempunyai jaminan. Namun di lain pihak ada beberapa kendala terutama di tingkat bawah karena Jampersal ini ongkosnya hanya Rp 350.000, sedangkan di Yogja tarif bidan saja sudah Rp 500.000. Ada bidan yang tidak mau menangani. Mereka kemudian merujuk ke RS ataupun ke Puskesmas. Itu yang menjadi kendala kami. Kami berharap biaya yang ditanggung Jampersal ada kenaikan, bukan Rp 350,000 tapi sekitar Rp 500.000. Sama dengan standar yang ada? Iya. Karena ini program baru sosialisasi juga harus terus dilakukan, sehingga sistem rujukan menjadi lebih optimal. Artinya persalinan normal yang seharusnya bisa ditolong di tingkat dasar misalnya Puskesmas rawat inap, tidak perlu langsung ke Rumah Sakit. Apa sebenarnya kendalanya? Pertama, Jampersal program baru. Kedua, mungkin sosialisasi masih kurang pada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mengerti bahwa persalinan normal seharusnya cukup di Puskesmas atau di bidan swasta. Ketiga, untuk yang swasta mungkin tarifnya terlalu rendah. Akhirnya mereka cenderung untuk merujuk saja ke RS, sudah dapat Rp 100.000. Bidan merujuk ke RS atau Puskesmas? Sistem rujukan kurang berlaku, masyarakat cenderung langsung rumah sakit. Kendalanya disebabkan karena belum sosialisasi atau karena memang masyarakat punya keinginan sendiri? Salah satunya sosialisasi masih kurang. Kedua orang boleh memilih, namun sistemnya juga harusnya berjalan. Artinya dia tidak dapat penggantian. Logikanya kalau masyarakat langsung ke RS seharusnya tidak mendapat penggantian biaya. Tapi kenyataanya tidak seperti itu. Tetap saja mendapat penggantian? Iya. Seharusnya, kalau ada rujukan dari Puskesmas baru mendapat penggantian. Ke depan kita butuh adanya suatu Peraturan Gubernur agar sistem rujukan bisa berjalan. Itu yang akan kita susun agar sistem rujukan jalan. Meskipun kita yakin sistem rujukan akan jalan kalau semua masyarakat sudah terasuransi dengan baik. Kalau asuransi berjalan baik, sistem rujukan juga berjalan baik. Kalau Jampersal kan sudah semuanya, untuk orang kaya pun bisa meskipun, filosofinya hanya untuk orang yang tidak mampu. Jadi ada efek samping dengan adanya Jampersal. Ya. Seharusnya untuk Yogja dengan yang AKI dan AKB sudah agak rendah, tidak disamaratakan dengan kebijakan Jampersal. Artinya orang yang mampu tidak dibantu pemerintah. Akibatnya, masyarakat yang dulunya sudah mandiri mau bayar, sekarang kalau anak ke 2 atau ke 3, tidak mau bayar kalau mereka ke RS. Kejadian serupa terjadi juga di Puskesmas. Di Puskesmas Tegal Rejo, Mergangsang, kondisi rawat inapnya sudah bagus. Artinya orang ke situ pun tidak masalah dengan anak ke 2 atau ke 3. Yang menjadi masalah yang dulunya mandiri, sekarang dibayar pemerintah. Seharusnya kebijakan itu untuk di luar Jawa, di daerah yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik karena pelayanan kesehatannya memang masih kurang. Kalau DIY Nakesnya saat ini sudah 95%, tanpa Jampersal sudah cukup. Sebagai masukan, sebaiknya kebijakan ini dibuat per wilayah. Lalu dengan adanya Jampersal apakah masih ada peran untuk menurunkan AKI dan AKB? Saya tidak tahu persis, tapi evaluasi kami AKB/AKI itu

24

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

Yang repot dalam pelaksanaannya. Karena sosialisasinya kurang maksimal, masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Nah, kalau sudah begini, kalau tiba-tiba distop --orang kaya tidak boleh-- bisa jadi masalah.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

25

Berdasarkan evaluasi. Saya coba cari penyebabnya. kalau tibatiba distop --orang kaya tidak boleh-. Apalagi ini RS Pemda. DPR bisa mara-marah. Bagi saya program ini sangat membantu 26 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM dari 43 sekarang menjadi 49. Karena sosialisasinya kurang maksimal. Mereka naik 300% – 400% kalau tidak salah. sehingga banyak bayi yang dilahirkan. Memang kita salah. untuk membuat kebijakan spesifik bagi setiap provinsi cukup merepotkan. Tarif Jampersal lebih rendah. jangan untuk semua orang. Kalau dulu mereka sudah mau ke swasta. Kita sudah menyampaikan ke Ikatan Bidan Indonesia agar bersedia menolong. satu bok standardnya untuk 1 bayi tapi dipakai 2 sampai 3 bayi. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. Jadi tidak mudah. Ini karena antusiasnya orang menggunakan Jampersal. Apalagi ini RS Pemda. solusi apa yang sudah dilakukan? Kalau terkait dengan biaya. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Saya tidak tahu persis ini dampak Jampersal atau bukan. Sehingga nanti terlihat manfaatnya. Memang selama 5 tahun AKB/ AKI kita naik turun antara 40-50. Pertolongan persalinan normal dengan yang dilayani dengan tenaga kesehatan tinggi. dibanding tarif bidan praktek swasta. sebelumnya pernah juga 36 (2007). Nanti bisa jadi masalah. Tapi kenyataan di lapangan berbeda. Kalau penyebabnya dari swasta. Memang. Tidak semua dirujuk. Mereka yang sebelumnya mandiri. Kemudian juga harus dibatasi. Puskesmas rawat inap BOR-nya masih di bawah 50%. itu kebijakannya berbeda. karena memang di RS jadi pusat rujukan Jampersal. sekarang berbondong-bondong menggunakan Jampersal. Sekarang kita malah kebanjiran pasien.Memang kita salah. Nanti bisa jadi masalah. jika tidak demikian. apakah perubahan tersebut terjadi karena KB yang tidak terkendali. Di RS Bantul. berarti kesalahan kebijakan. Ada kenaikan. Kemudian dalam kaitannya dengan rujukan. itu mengurangi. Nah. Banyak masyarakat yang langsung datang ke rumah sakit.bisa jadi masalah. Mereka sosialisasinya kurang. Ada pos biaya untuk merujuk? Semestinya yang dirujuk itu yang tidak bisa ditangani. Namun. Bu Sesjen juga pernah mengatakan sosialisasinya kurang bagus. kita setiap Jumat bertemu dengan profesi IBI (Ikatan Bidan Indonesia) untuk melakukan sosialisasi agar teman-teman bidan tetap mau kerja sama. Masukan lain? Salah satunya. Memang menjadi pertanyaan. salah satu penyelesainya dengan memanfaatkan Puskesmas rawat inap. DPR bisa maramarah. karena sosialisasinya kepada masyarakat Jampersal di rumah sakit gratis. Desy) . Kenyataannya Bantul juga demikian. Tapi tentu saja tidak mudah. dalam pelaksanaan di lapangan jadi ikut merepotkan juga. 43 (2010). Antisipasi penumpukan pasien yang dirujuk di RS. yang dulunya sudah mau di swasta. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. ∞ (Pra. Bagi saya program ini sangat membantu. Mereka lebih suka merujuk ke rumah sakit. Kemarin waktu evaluasi ternyata KB tidak berhasil. Kedua. Sehingga RS ini tidak bisa menampung pasien. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. dan 49 (2011). sekarang malah dilempar. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. rayonisasi. harga dinaikkan. bagaimana cakupan RS. Program Jampersal masih menemui beberapa kendala di lapangan. Lima tahun terakhir ini pernah 48. 47 (2009). bagaimana daya dukung sarana kesehatannya? Masyarakat sekarang berbondongbondong ke pelayanan kesehatan negeri. kalau sudah begini. tapi akhirnya dicukup-cukupi. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. Saya tidak tahu persis kenapa. maka seharusnya mau kerja sama dengan Jampersal juga. Nanti bisa ditanyakan ke RS Bantul. Tidak tahu juga. Kalau kita tanya ke Pak Dirjen. Untuk semua hanya untuk tahun 2011? Yang repot dalam pelaksanaannya. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. Akibatnya banyak bidan tidak mau menerima pasien yang merujuk ke program Jampersal. Jadi tidak mudah. Sebab mereka selama ini bekerja sama dengan Jamkesmas. Ke depan harus mempunyai Pergub atau aturan lainnya yang ada kaitannya dengan sistem rujukan. 41 (2008). apakah kenaikan itu karena Puskesmas pembantu tidak mau melayani atau dari swasta. Kemudian belum semua bidan praktek swasta mau ikut PKS (Perjanjian Kerja Sama). Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Ini karena Jampersal untuk semua. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. beliau akan jawab: itu kesalahan temen-temen Dinas. Terkait dengan Jampersal. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. tapi kita tidak bisa menarik kesimpulan apakah ini karena Jampersal atau bukan.

Menurut Kadinkes. Menurut dr. seperti poster. tapi tempatnya terbatas. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 27 . Maya. dengan biaya yang besar untuk membangun gedung. juga mengangkat tentang Jampersal. Hal ini tidak dapat dipersalahkan atau ditolak. ia sendiri heran dengan rendahnya BOR Puskesmas tersebut. tapi belum menyentuh apa keuntungan bersalin dengan program tersebut. dan banyak lagi. Berikut penuturannya lebih lanjut. Malah. tidak diisi secara maksimal. meski banyak pula kekurangan di sana-sini. Dengan biaya sebesar itu. “Kami mempunyai slot untuk dialog dengan masyarakat secara berkala dengan tema KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). MM: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal. sebenarnya sosialiasi sudah dilakukan mulai Maret 2011 dengan melibatkan DPRD. rumah sakit tidak bisa menolak. Program Jampersal terus bergulir. Menurut Kadinkes. Begitu juga saat perayaan hari kesehatan nasional. Tapi.” ujarnya tegas. dan Jampersal. BOR-nya tinggi. Untuk itu menjadi tantangan. mereka pernah memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2088 tentang mutu pelayanan Puskesmas. Ketika ada sarasehan. Maya. MM. Menjadikan Puskesmas pilihan masyarakat akan menjadi fokus program ke depan. Ada masyarakat yang ingin langsung bersalin ke rumah sakit. maupun SDM-nya. “Saya juga pernah melahirkan. Sosialisasi juga dilakukan melalui media cetak. baik ruang perawatan. “Semua ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program Jampersal. Walau demikian proses sosialiasi tetap harus terus ditingkatkan. Maka. Maya menilai gambaran yang diberikan tentang manfaat Jampersal kurang tajam. bagaimana mewujudkan Puskesmas menjadi pilihan utamanya. Ada wacana untuk menggabung dua Puskesmas tersebut. pada kegiatan Bantul Ekspo pun. Walau tentu saja ini bukan pekerjaan mudah. pasti akan menjadi sarana Puskesmas rawat inap yang bagus. masyarakat harus menentukan pilihan tempat melahirkan. Tentu program ini harus terus disempurnakan. tidak elok untuk menolak mereka. Maya Sintowati Pandji. tapi kontennya tetap terkait dengan kesehatan ibu dan anak. kepala Puskesmas diminta untuk menyusun program untuk meningkatkan BOR-nya. Namun setelah diberi penjelasan akhirnya mereka bisa memahami dan mendukung program tersebut. Banyak manfaat yang sudah dirasakan. Fenomena ini menunjukkan bahwa Puskesmas belum menjadi pilihan. harus memilih dengan bidan siapa yang dianggap memberi kemantapan hati. Sambil menambah pemahaman masyarakat tetang rujukan. leaflet. dan tokah agama maupun masyarakat. Sementara ada Puskesmas lain yang masih satu kecematan. Kuncoro (Ketua Forum Komunikasi Kepala Puskesmas). tinggal mengembangkan Puskesmas lain dengan menduplikasi Puskesmas yang sudah ada menjadi model. “Mereka harus tetap dilayani. juga ada radio swasta dengan memanfaatkan program masyarakat sehat (PMS). padahal dapat dilayani di Puskesmas terdekat. banyaknya persalinan ibu hamil di rumah sakit. hanya kisaran 25-30% saja.” ujar drg.Drg. sebagai program baru membutuhkan waktu untuk sosialisasi. Untuk antisipasi. Jamkesmas. tidak selalu berjudul Jampersal. Kadinkes berharap. sosialisasi mengenai Jampersal ini dilakukan juga. bila ada pasien yang datang untuk bersalin. Selain Radio Bantul. Maya Sintowati Pandji. Bila ini terwujud. Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta. Banyak kepala Puskesmas yang beranggapan itu pekerjaan berat. Untuk itu. drg. Kemudian ada Puskesmas akan mendapat bantuan bangunan senilai 1 Miliar lebih. sebenarnya para bidan itu lebih nyaman memberi pelayanan di Puskesmas dibanding di rumah bidan. perlu upaya untuk meningkatkan jumlah pengguna rawat inap di puskesmas ( BOR) tersebut. Menurut drg. Media yang digunakan di antaranya Radio Bantul. Sehingga kedua Puskesmas dapat saling melengkapi. Selanjutnya.” ujar dokter yang juga Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta ini. paling tidak ada satu Puskesmas yang menjadi pilihan utama masyarakat. Kondisi seperti ini masih sering terjadi di Kabupaten Bantul. sudah berdiskusi dengan drg. melahirkan itu berkaitan dengan kemantapan hati. Jadi wajar. maka pelayanan Jampersal otomatis akan menjadikan Puskesmas sebagai tujuan utama. sayang selama ini ruang rawat inap yang tersedia. Puskesmas. “Sosialisasi hanya menjelaskan apa Jampersal. apalagi masuk UGD. Tidak sedikit yang harus sampai mengorbankan nyawa. bila masih ada masyarakat yang belum dapat memahami secara benar maksud dari program tersebut. Sebab. Memang.” jelas Maya.” tutur Maya lebih jauh. Sebelumnya. Sudah ada program secara rutin mengisi siaran setiap harinya. Terkait dengan sosialisasi Jampersal. peralatan. memang sudah pilihan masyarakat dengan berbagai alasannya.

pasien akan mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kehamilan. pemahaman kita. bidan Tin bisa menolong rata-rata 20 persalinan. Kabupaten Indramayu. program Jampersal sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan persalinan dengan persyaratan yang sangat sederhana. Sementara daerah yang sudah melaksanakan Jampersal. Ada yang langsung bisa diterima sesuai petunjuk teknis. Animo masyarakat pun adem-adem saja. Cakupannya bagus. jelas bidan Tin. melahirkan. Dibanding klaim dengan SKM (Surat Keterangan Miskin). tapi daerah lain menerima apa adanya. Masyarakat kita kalau dengar gratis. Malah mereka sudah membuat peraturan.manage Jampersal untuk memenuhi agar anak dan ibu sehat”. Jampersal diterima dengan baik. Menurut bidan Tin. Ada juga daerah yang tidak peduli. senang. Dalam melakukan klaim keuangan selama ini ia tidak mengalami kesulitan selama semua persyaratan lengkap. maka ia akan 28 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Tahun ini tidak dibatasi jumlah anaknya. Audit medis dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) belum dilaksanakan. ada yang menambah dengan peraturan lain. Jampersal di Jawa Barat Proram Jaminan Persalinan (Jampersal) yang diluncurkan Kementerian Kesehatan Juni 2011. sehingga terkadang memperpanjang pencairan keuangannya.2% (Rp 584. Dari 24 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Barat. dan banyak lagi. “sebetulnya esensi Jampersal bukan pada gratisnya. Kota Cirebon. Berdasarkan pengalaman bidan Tin. H.000) dari dana yang disediakan untuk Jampersal sebesar Rp 9. Kota Bekasi. memang berbeda-beda dalam menyikapinya. sudah bergulir juga di Provinsi Jawa Barat. Kebetulan baru selesai dimonitor dan dievaluasi. Sekadar informasi. Dengan KTP tersebut. Bila dikalikan Rp 350. Lebih lanjut dr. Jawa Barat. Jadi ya. Bila ada yang belum dibayarkan maka semua utang yang terjadi akan diselesaikan bila anggaran telah tersedia. melihat bahwa dalam pelaksanaan Jamperesal harus dibenahi sistim rujukan/ referal-nya. kita stop. tingkat realisasinya belum seperti yang diharapkan. dalam satu bulan ia melayani rata-rata 20 pasien Jampersal.552. tidak heran jika provinsi ini menyumbang jumlah terbesar Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia. Kota Depok. dr. Dijelaskan lagi oleh dr. Bahkan ada beberapa daerah yang belum dapat melaksanakan Jampersal seperti Kabupaten Garut. kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung. Kabupaten Subang memimpin cakupan realisasi Jampersal terbesar. Kota Bandung sendiri hanya menyerap 6. Harus ada reward dan punishment. Susatyo mengatakan bahwa semua klaim akan segera diselesaikan. Asumsinya agar aman dalam penggunaan keuangannya. program Jampersal menjadi sangat penting bagi provinsi ini dalam usaha menurunkan tingkat kematian tersebut. Subang menyambut baik. Yang jadi masalah adalah pelaksanaan di lapangan. Jampersal: Lain Ladang Lain Belalang Implemantasi Jampersal di Provinsi Jawa Barat. me- Sementara itu. Berbeda dengan yang lain.000. Lukman. Hanya beberapa daerah yang tingkat realisasinya tinggi. PKS juga sudah. Susatyo Triwilopo MPH. Cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda penduduk (KTP)/identitas diri dari wilayah setempat atau dari wilayah lain di seluruh Indonesia. Salah satunya Kabupaten Subang. Kabupaten Subang. dan pasca melahirkan. tapi ada juga yang harus membuat peraturan tertentu. Menurut dr. Bidan Tin Citarik (56 tahun) yang seharihari bertugas di Rumah Sakit Ibu dan Anak dan di luar jam kerja bekerja sebagai bidan swasta ikut bekerja sama dalam Jampersal.000. Dalam pelaksanaannya. kab/kota sebenarnya sudah mensosialisasikan program Jampersal. Oleh sebab itulah. Dengan jumlah penduduk terbesar.000. ketika ada kesulitan langsung bertanya. menurut dr Lukman. Dalam sebulan. termasuk daerah yang mempunyai cakupan bagus. Malah KB pasca salin. Kabupaten Kuningan. Jampersal memang belum berjalan seperti yang diharapkan.032. Mereka terbuka. klaim melalui Jampersal jauh lebih mudah. Lukman dari Dinas Kesehatan Prov.

040.420.44 67. dan overload.00 107.678.24 9.815. Walaupun tanpa rujukan”.312.253.000 8. kadang langsung melempar pasien ke rumah sakit. ∞ 29 Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Pasien Jampersal Bulan November di RS Hasan Sadikin Bandung Rawat Rawat Jumlah Bulan Inap Darurat Juni 135 26 161 Juli 163 31 194 Agustus 199 26 225 September 248 74 322 Oktober 313 86 399 November 332 107 439 Jumlah 1390 350 1740 memperoleh penggantian dari Jampersal sebesar Rp 7.402. Bandung.544188.000 759.000 2.480.159.899.494.929. kita tak bisa menolak pasien yang berobat ke kita.510.194. H.190.000 3. Garut Kab.638. H.078.000 2. Karawang Kab.835.790.000. bidan Tin menganggap hal itu sudah cukup memadai.000 % realisasi dari luncuran I 40.890. dokter Puskesmas. dokter praktek.Rekap Alokasi dan realisasi Jampersal Provinsi Jawa Barat Kab/Kota Kab.136.582.000 2. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .000 4.102.00 25.289.870.000 1.000 6.732.33 0.034.612.800.019478.396.000 259. Akibatnya RS kami overcapacity.39 0.650.35 0.000 1. Cianjur Kab.672.000 423. dsb. ”Pada kenyataannya yang datang berobat ke sini adalah pasien patologi. klinik bersalin.940.520. Bandung Barat Kota Bogor Kota sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota tasikmalaya Kota banjar Provinsi Alokasi 19. Sumedang Kab.06 17.08 9.203.000 sudah memadai untuk memberikan standar pelayanan minimal.472.96 0. Purwakarta Kab.000 1.874. Menurut dr. Indramayu Kab.00 58.Subang Kab.00 0. Bandung Kab.00 4.16.000 1. bagi masyarakat jika ingin melahirkan mereka langsung ke rumah sakit.993.62 2.000 8. H.013.198.80 31.340.713900.00 32. Seharusnya mereka terlebih dahulu ke Puskesmas.702.00 121.800.000 2.865610.000 357. termasuk Rumah Sakit Swasta.05 %Realisasi dari total alokasi 12. Bagi bidan ada yang enggan karena klaim Jampersal mereka anggap terlalu murah.469.OG.140.833.100.36 12. H.52 23. karena gratis.500 1.71 0.334. Bekasi Kab. Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin dr.180.000 2.000 3.000 9. Mengapa itu bisa terjadi.083.991.63 20.000 268.970.00 9. Bagaimanapun.47 0.000 3.259.07 3.000 Luncuran 1 5.00 85.841.000 209.797.61 0.88 82. MPHM Sp.00 0.000 1.245.528. tidak bayar. Bayu program Jampersal adalah program yang bagus untuk menekan AKI dan AKB. belum secara nasional.000 1.000 2. Sebaliknya.04 0. Bayu.347.686.323.00 2.750.00 0. dan rumah sakit bersalin baik itu pemerintah maupun swasta yang sudah melakukan PKS dengan pengelola Jamkesmas di Pemda Kabupaten/Kota maupun Provinsi.653.000.308. Akibatnya.53 56.241.981.343.000 6.000 2.300.156.965. Ciamis Kab.01 0.655. Cirebon Kab. Sukabumi Kab. Sehingga banyak masyarakat yang belum jelas dengan program Jampersal.000 2.00 36.000 6. polindes. semakin hari semakin banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas Jampersal sehingga Bed Occupation Rate > 100 %. operate house. kemudian juga terhadap bidan praktek swasta.140.000 1.355. atau yang mempunyai security level di bawah 2. karena satu dan lain hal banyak yang ditolak oleh bidan di Kabupaten/Kota maupun Rumah Sakit. Bayu.10 0.000 10. Kadang fisiologi.928.959.000 8.000 3.000 647. H. pelaksanaan Jampersal di RS Hasan Sadikin berjalan sangat spektekuler.” jelas dr.00 0.000 220. RS Hasan Sadikin idealnya menerima pasien derajat kesakitan di atas level 2.00 0.120. Usul dr.000 3.000 9.22 11. begitu juga bagi dokter swasta.00 13.447.144.726.95 30.000 2.419. Tasikmalaya Kab.092.55 7.000 171.017 1.23 11.17 3.000 6.000 Realisasi 2.787. Kuningan Kab. Bayu Wahyudi. Apakah tarif sebesar Rp 350.000 9.111.504.703.668.493486.005.15 7.31 Realisasi Jampersal Dinas Kesehatan Kota Bandung ”Tetapi karena memilih tempat berobat adalah hak asasi manusia.000 12.000 1. pustu.000 6.000 1.242.000 9. Begitu juga bidan.000 5.041.56 0. Majalengka Kab.198.426.88 40. apalagi jika persalinan mereka tidak ada masalah.531.175.335.73 8.00 0. pihak Puskesmas maupun bidan dan dokter swasta. maupun dokter swasta banyak yang belum paham akan pelaksanaan Jampersal. Bayu melihat hal tersebut akibat sosialisasi Jampersal yang belum menyeluruh.276.000 2.000 4.04 2.936.000 165.682.042.00 17.000 1.000 1.730.000 2.479. Untuk pelayanan Jampersal melebihi kapasitas yang tersedia. Bayu agar memperbaiki manajemen pelaksanaan Jampersal kiranya merupakan masukan berharga untuk suksesnya Jampersal ke depan. seharusnya sistem referal/sistim rujukan yang ada mengatur puskesmas. Di RS ini setiap bulan terjadi peningkatan yang signifikan.396. Usulan di.008.000 699. menurut dr.148.000 1.623.100.56 24. sehingga belum dipahami para pihak.704.000 51. untuk program Jampersal. Spektakuler Lain lagi cerita pelaksanaan program jampersal di RS Hasan Sadikin.552.000 439.04 0.095 2. Bayu lagi.427.000 154.306.012. Bogor Kab.000 1.000 2. dr.000 4.044.071.062.

masih butuh waktu untuk merencanakan dengan lebih baik. ∞ 30 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Sebab. tenaga. ketika ditanya. masih tinggi rasa solidaritas dan nasionalismenya. bila untuk pelayanan orang miskin. tanpa harus mengurangi hak orang miskin. “Dengan diniatkan karena ibadah insya Allah akan diganti dengan cara lain yang lebih baik”. ternyata belum ada perkembangan. Ia tampak gusar menami istri menunggu persalinan anak pertama di RSUD. profesionalisme dan rasa kemanusiaan tenaga bidan melayani persalinan pengguna jampersal. yang juga bekerja di RSUD Bantul ini menjelaskan: pasien sudah pecah ketuban 10 jam yang lalu. Yogyakarta. para tenaga bidan yang hidupnya dibawah standar mereka agak keberatan. Tapi. sistem pencairan yang cepat dan akurat. walau tak seberapa. saya meyakini insya Allah sebagai ibadah. dll terkuras). setelah diobservasi. “Jadi ada kesulitan menumbuhkan motivasi diri dalam pelayanan” kata Bidan Handayati. bila uang negara digunakan untuk mereka yang hidup berkecukupan. untuk rakyat Indonesia. mereka menagatakan: tidak terkait langsung antara program jampersal dengan penurunan AKI & AKB. kemanfaatannya akan menjadi lebih sempurna. Dengan sidikit bingung menjelaskan. Menurutnya. baik yang kaya maupun yang miskin ini. sehingga harus mendapat induksi. Memang. tidak di Puskesmas ? idan Handayati. apa jampersal tidak bermanfaat ?. pikiran. Untuk penjelasan ini. drg Maya Sintowati Pandji. pas jawabnya. Bila ada jiwa patriotik yang tinggi dari para perencana dan pelaksana. Kalau begitu. sebagian besar tenaga bidan siap berkorban. pengguna jampersal dari orang yang mampu ini lebih banyak tuntutannya. Yakni: Nasionalisme Jampersal. jeli dan teliti melakukan pemetaan wilayah mana yang membutuhkan jampersal. Sebagai salah satu nasionalisme bidang kesehatan yang sebenarnya. Bagi pelaksana juga dapat mengalahkan imbalan yang diterima. Ketika sang bidan ditanya. Memang. Jelas bermanfaat. Sebuah ungkapan yang tidak mau hitunghitungan. Apalagi. Sekalipun para bidan sebagian juga sudah paham. selama ini masyarakat sudah terbiasa melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. Memetakan lebih 450 kabupaten-kota memang persolan rijit dan rumit. Panembahan Bantul. Untuk melayani orang miskin pengguna Jampersal. Persoalannya dalam perencanaan. mengapa bersalin di RSUD. apalagi keluarga miskin. tentu akan menghilangkan hambatan kesulitan merencanakan yang baik. mereka sudah mampu membiayai seluruh persalinan dengan biaya sendiri dengan pilihan kelas tertentu. serta didukung para pelaksana yang profesional dan jiwa patriotik yang tinggi. bahwa istrinya ikut program Jampersal (Jaminan Persalinan) sudah melakukan pemeriksaan 9 kali ke tenaga bidan setempat. Hanya saja melakukan pemetaan dan perencanaan anggaran juga perlu kerja keras dan sungguh-sungguh tersendiri dari para perencana. dengan kendaraan apa Anda merujuk ? Ia menjawab menyewa mobil. sebagian besar mereka agak keberatan. juga dialami oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. bila Jampersal diperuntukkan daerah yang membutuhkan. Anggaranya cukup ?. Sementara bidan tidak ada kewenangan untuk menginduksi. Jampersal tidak secara signifikan mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. bisa jadi rugi secara materi menolong persalinan ( waktu. untuk mewujudkan jampersal sebagai tali perekat nasionalisme kita.Prawito Nasionalisme Jampersal ? Anom (25). walau biaya persalinan jampersal di bawah rata-rata standar perda. kata drg Maya. apalagi belum terdukung data yang akurat. Bukti. suami siap antar jaga. maka kami merujuk ke RSUD. mengapa jampersal tahun 2011 untuk seluruh ibu hamil dan melahirkan. Indah sekali dialog di atas. Hanya saja. harus dengan sabar. MM. Di Yogyakarya. demi mencari ridho Allah dan tegaknya merah-putih di Bumi Persada yang kita cintai. walau hanya mendapat penggantian di bawah standar biaya pada umumnya. Sebab.Bantul. Tapi. melayani kesehatan masyarakat. Yakni sebagai salah satu cara untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. untuk pasien kaya yang menggunakan jampersal. Semangat untuk membantu dan kerja secara progesional akan tetap terjaga. Dengan alasan yang sama rasa kesulitan untuk memotivasi bidan. jawab sang bidan tangkas. Ia menyerahkan bidan menjawab.

MARS. Salah satunya melalui Program Penanggulangan Avian Influenza (AI) yang dilakukan secara komprehensif baik pada hewan maupun pada manusia. total tercatat 183 kasus flu burung sejak 2005 lalu hingga Januari 2012. Untuk diketahui. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 31 . penderita berobat jalan ke Rumah Sakit swasta di kawasan Jakarta Utara. Guna menyikapi hal tersebut. ∞ (Pra) Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun Jumlah kasus Flu Burung di dunia maupun Indonesia pada 2011 mengalami penurunan. penyuluhan masyarakat dilakukan sejumlah pencegahan yakni: menghindari kontak dengan unggas sakit. Esok harinya. Program penanggulangan yang umumnya dilakukan pada hewan. penderita dirujuk ke RS Rujukan Flu Burung. upaya penanggulangan terhadap flu burung terus dilakukan. Prof. masyarakat harus tetap waspada mengingat kemungkinan penularan ke manusia masih ada. adanya kemungkinan faktor risiko yaitu kontak langsung dengan burung merpati peliharaan PD yang sakit kemudian mati. terdapat 11 kasus flu burung di Indonesia. dan 60 kasus di dunia. empat hari berselang. Awal kasus PD terjadi ketika pria berusia 23 tahun ini mengalami gejala demam. selaku vocal point International Health Regulation (IHR) juga telah menginformasikan kasus ini ke WHO. ia membeli obat di warung. Merujuk Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan yang telah dikonfirmasi oleh Pusat Biomedis dan Teknologi dasar Kesehatan. batuk dan pilek sejak 31 Desember 2011. Tjandra Yoga Aditama. Saat itu. Sayangnya. RSU Tangerang. tepatnya 3 Januari 2012. Tim Terpadu Kemenkes dan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah penderita dan lingkungan sekitar. Total jumlah kumulatif korban meninggal mencapai 151 orang terhitung sejak 2005 hingga 9 Januari 2012. Sp(K). dr. jumlah kasus flu burung mengalami penurunan. dr. sehingga harus dipindahkan ke ruang ICU. nyawa penderita tidak tertolong dan meninggal pada hari yang sama. antara lain biosecurity dan lain-lain. Selanjutnya pada 6 Januari 2012. puncak jumlah kasus flu burung di dunia terjadi pada 2006. Sedangkan pada manusia. Meski cenderung terjadi penurunan.RAGAM Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Daftar korban Flu Burung meninggal bertambah satu menyusul kasus yang menimpa PD. warga Sunter Jakarta Utara. dan segera berobat saat tubuh mulai menunjukkan gejala tanda sakit. tercatat 115 kasus flu burung skala dunia dan 55 kasus di antaranya terjadi di Indonesia. selalu membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS). penderita mengalami sesak nafas dan tidak sadarkan diri. Tjandra Yoga Aditama. Seiring perjalanan waktu. Banten. 7 Januari 2012. Data terakhir pada 2011. DTCE. pukul 22. DTM&H. Tidak ketinggalan baik fasilitas maupun kewaspadaan petugas kesehatan harus ditingkatkan. Meski demikian. mengutip penjelasan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL) Prof.50 WIB. Karena sakitnya tidak kunjung sembuh. Guna meringankan sakitnya. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL). Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI. senantiasa menjaga kesehatan. selain korban flu burung meninggal. Hasilnya.

batuk. terdapat 10 RS yang sudah dilengkapi ruang isolasi bertekanan negatif. demam. telah ditetapkan 100 Rumah Sakit rujukan penanggulangan Flu Burung. di Jakarta Sesjen mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan dan mencari perawatan dokter jika mulai mengalami panas tinggi hingga 38oC atau lebih. Pemilihan 10 RS ini dengan mempertimbangkan endemisitas daerah tersebut terhadap kasus Flu Burung.” ujar dr. RS. Sesjen meminta agar dokter-dokter di Puskesmas. dan klinik-klinik swasta kembali 32 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Sekretaris Jenderal Kemenkes RI. “Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 414/Menkes/SK/IV/2007 tanggal 10 April 2007. sudah siap 2 RS. sakit tenggorokan. yaitu RSU Tangerang. Kemenkes telah lengkapi ruang isolasi rumah sakit khusus untuk Avian Influenza (AI).RAGAM Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Menanggapi munculnya kembali kasus flu burung di Indonesia. Saat ini. dan RSUP Persahabatan Jakarta. pilek. Saat ini. Ratna Rosita Hendardji. Banten. dan secara sengaja atau tidak bersinggungan dengan unggas (cairan maupun kotoran). terdapat di 31 Provinsi di Indonesia. 17 Januari 2012. MPHM.

RSU Lubuk Linggau. Wahidin Sudirohusodo Makassar. RSU Pematang Siantar. Perlunya anamnesa yang lebih sensitif untuk mengetahui apakah pasien memiliki riwayat kontak dengan unggas. RSU Dr. RSU Dr. DR. RSU H A Wahab Sjaranie Samarinda. RSU Puri Husada. H. Soewondo. RSU Padang Sidempuan Provinsi Sumatera Barat: RSU Dr. RSU Tanjung Selor Pulau Sulawesi (16 RS): Provinsi Sulawesi Utara: RSU Prof. Slawi. Hal lainnya adalah Tamiflu perlu didistribusikan kepada dokter-dokter agar dapat segera diberikan kepada pasien yang terindikasi. RSU Dr. Sardjito dan RSU Panembahan Senopati Bantul Bali dan Nusa Tenggara (9 RS): Provinsi Bali: RSU Sanglah Denpasar. Slamet Garut. RSTP Dr. RSU Kalianda. RSU Kayu agung. RSU Dumai Provinsi Kepulauan Riau: RS Otorita Batam Provinsi Jambi: RSU Raden Mattaher Provinsi Sumatera Selatan: RSU DR. RSU Andi Makkasau Pare-pare.200 kapsul (Desember 2013). RSU Mayjen HM Ryacudu. RSU Praya Provinsi NTT: RSU Prof. RSU R. Doris Sylvanus Palangkaraya. Soebandi. RSU Manna Provinsi Lampung: RSU Abdul Moeloek. Soetomo. RSU Dr. M. telah dikirim ratarata 100. Rotinsulu Bandung. Moewardi. RS Akademis jaury.000 kapsul dengan kadaluarsa: 54. RSU Gunung Jati Cirebon. Pernyataan ini diperkuat oleh keterangan Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI. Ketersediaan stok Tamiflu menjadi penting. RSU Sinjai Provinsi Sulawesi Tenggara: RSU Kendari Provinsi Gorontalo: RSU Prof. RS Mokopido Toli-toli. R Sudjono. RS Blambangan Banyuwangi.395. RSU Dr. dan RSPA Gatot Subroto Provinsi Jawa Barat: RSU Dr. Achmad Mochtar Provinsi Riau: RSU Arifin Ahmad Pekanbaru. Haulussy Ambon Provinsi Maluku Utara: RSU Chasan Basoeri Ternate Papua (1 RS): RSU Jayapura. RSU Dr. MKes. bahwa buffer stock obat flu burung (oseltamivir) masih tersedia di Pusat. RSU H Boejasin Pelaihari Provinsi Kalimantan Timur: RSU Tarakan. RSU Luwuk. M. RSU Subang Provinsi Banten: RSU Serang. H. RSU Ahmad Yani Pulau Jawa (32 RS): Provinsi DKI Jakarta: RSPI Dr. Dr.000 kapsul per provinsi dengan tanggal kadaluarsa tahun 2013. RSU Tabanan. Abdul Aziz Singkawang. Sulianti Saroso. RSU Tarutung. tandas Sesjen. RSU Kota Bontang. R Koesma Tuban. Bima. Pada tahun 2011. Syamsudin Sukabumi. M. RSU Pekalongan. Dr.000. direncanakan kembali pengiriman 100. “Saat ini tersedia sejumlah 1. RSU Dr. RD Kandou. RSU Dr. RSU Dr. Hasan Sadikin Bandung. RSU Panglima Sebaya. 510. RSU Banyumas. RSU Raba Kab. RSU Dr. RSU Dr. karena harus dapat memenuhi kebutuhan di setiap daerah. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 33 . Kariadi Semarang. RSU Lakipadada Tana Toraja. atau terdapat unggas di sekitar tempat tinggalnya”. RS Islam Faisal Makassar. Suraji Tirtonegoro Provinsi Jawa Timur: RSU Dr. Dr. Jamil Padang. H. RSU Persahabatan. RSU Kudus. RSU Tidar Magelang. RSU Dr.600 kapsul (Desember 2014). RSU Tanggerang Provinsi Jawa Tengah: RSU Dr. Murjani Sampit Provinsi Kalimantan Selatan: RSU Ulin.” jelas Sri Indrawaty. dan rencana pengadaan 540. 831. Karimun. Saiful Anwar. Adam Malik Medan. “Gejala klinis AI sama seperti gejala flu biasa.000 kapsul. RSU Kabanjahe. Lahat Provinsi Bangka Belitung: RSU Tanjung Pandan. RSU Tanjung Pinang.000 kapsul di tahun 2012 agar buffer pusat tetap berjumlah 1. Sri Indrawaty. Sudarso Pontianak.000 kapsul (Juni 2012). RSU Prof. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. H RM Soeselo W.melakukan pelatihan anamnesa khusus flu burung. Zainoel Abidin dan RSU Cut Meutia Lhokseumawe Provinsi Sumatera Utara: RSU H. RS Dr S Djatikoesoemo. RSU Arga Makmur. RSU Dr. RSU Kab. ∞ (Pra) RS Rujukan Flu Burung Pulau Sumatera (29 RS): Provinsi Nangroe Aceh Darussalam: RSU Dr. RS Dr. Yunus. M. Sam Ratulangi Provinsi Sulawesi Tengah: RSU Undata Palu. Dra. RS Pare. Apt.A. RSU Pangkal Pinang Provinsi Bengkulu: RSU Dr. RSU Kolonedale Provinsi Sulawesi Selatan: RSU Dr. RS Dr Soedono Provinsi DI Yogyakarta: RSU Dr. WZ Johanes dan RSU Dr TC Hillers Pulau Kalimantan (13 RS): Provinsi Kalimantan Barat: RSU Dr. Hoesin Palembang. RSU Indramayu. Margono Soekarjo Purwokerto. Aloei Saboe Provinsi Maluku: RSU Dr.000 kapsul ke setiap provinsi . RSD Kab. RSU Sintang Provinsi Kalimantan Tengah: RSU Dr. Tahun ini. RSU Sanjiwani Gianyar Provinsi NTB: RSU Mataram.

DAERAH Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 34 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Menggalakkan Puskesmas 24 jam salah satu solusinya.A. Namun. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . memberikan pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur tentu bukan hal yang mudah. Ketiga fasilitas tersebut dipilih karena mampu menjangkau segala lapisan masyarakat hingga ke daerah pedalaman dan terpencil yang tersebar di 14 Kabupaten/kota. Provinsi. kendala tersebut bukan berarti tidak diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan. aat ini.Dengan luas daerah satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura. prioritas utama bidang Kesehatan di Kalimantan Timur adalah pelayanan kesehatan dengan akses yang mudah untuk dijangkau dan di layanani oleh tenaga kesehatan terutama oleh penduduk di pedalaman dan perbatasan. Peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat ini juga merupakan upaya Pemprov Kaltim untuk mewujudkan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs). “Dengan adanya pelayanan Puskesmas 24 jam di beberapa wilayah yang jauh dari rumah sakit. Saat ini yang paling utama adalah harus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. bukan ke luar negeri. Sp. Syafak Hanum. Syafak. tidak boleh ada lagi warga Kalimantan Timur yang berobat ke luar negeri. Sehubungan dengan itu Pemerintah Kalimantan Timur telah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan di antaranya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pusban) serta Puskesmas Keliling. Kerja sama serta koordinasi antara Pemerintah Pusat. harus dirujuk ke luar daerah. 35 Kadinkes Kalimantan Timur dr. Masyarakat harus berobat di rumah sakit di Kalimanatan Timur. Kalaupun harus di rujuk. Syafak Hanum. menurut dr. Kabupaten dan Kota serta lembagalembaga kesehatan dan masyarakat tentu sangat diharapkan supaya tujuan yang ingin dicapai dapat terealisasi dengan baik. Terutama dalam usaha mensukseskan program Jampersal yang dapat menekan tingkat kematian Ibu dan bayi. Target pelayanan kesehatan harus 24 jam. Sehubungan dengan itu perlu adanya upaya Pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh sebab itu. Belum lagi masih banyaknya daerah perbatasan yang sulit terjangkau transportasi. Sp. Ia juga berharap kualitas SDM-nya juga harus meningkat seiring dengan meningkatnya sarana prasarana rumah sakit.” ujar Kadinkes Kalimantan Timur dr. Untuk mencapai itu tentu saja pelayanannya harus bisa diakses dengan mudah. pelayanan rumah sakit harus ditingkatkan dan harus sudah memadai.A .

36 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Puskesmas Pelayanan Prima ini mengutamakan pelayanan 3 S yaitu: Sapa. Puskesmas Wonoredjo juga dikenal sebagai Puskesmas Sayang Anak karena selain memberikan pelayanan kepada lansia juga memberikan lingkungan tempat bermain bagi anak-anak yang sedang menunggu untuk berobat. Dalam program ini pelayanan diutamakan kepada para lansia ketimbang yang bukan lansia. Selain mengutamakan pelayanan 3 S. Kota Samarinda. Kalimantan Timur juga --selain pelayanan Puskesmas 24 jam-.membuka Puskesmas Pelayanan Prima. yaitu mengadakan senam untuk para manula setiap Jumat pagi. Puskesmas yang sudah menerapkan Pelayanan Prima adalah Puskesmas Wonoredjo di Kelurahan Teluk Lerong Ulu. Puskesmas Wonoredjo juga melayani program lansia. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat para peserta yang lansia yang membutuhkan perhatian khusus..DAERAH Puskes Pelayanan Prima Dalam usaha lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Senyum. Kecamatan Sungai Kujang. anak-anak bisa bermain di lingkungan tersebut. Sambil menunggu dipanggil dokter. Santun.

Puskesmas ini dijadikan Puskesmas 24 jam karena selain berada di jalan utama BalikpapanSamarinda. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 37 . Mereka di antaranya diambil dari dokter-dokter umum.Di Puskesmas Pelayanan Prima juga disiapkan pojok ASI sebagai wujud kepedulian pada gerakan ibu menyusui. SDM Masalah terbesar yang dihadapi Kaltim adalah soal SDM (Sumber Daya Manusia). Bukan hanya itu. Selain Puskesmas Wonoredjo. bidan-bidan pun diminta sekolah lagi untuk menambah pengetahuan mereka. Adapun beberapa masalah yang dihadapi yaitu kurangnya alat kesehatan. dan fasilitas bad. Puskesmas Wonoredjo yang dipimpin drg. dan dekat dengan lokalisasi. Saat ini Kaltim masih kekurangan dokter spesialis. daerah rawan kecelakaan. Aprilia Lailati ini sudah pernah mendapat piagam dan piala pada pelayanan prima dari Pemerintah Kota Samarinda dan Menteri Kesehatan. Puskesmas 24 Karang Joang juga sudah mempunyai trauma center dengan SDM yang memadai. Oleh sebab itu jangan heran bila banyak dokter yang bertugas di pedalaman betah tinggal di sana. Bahkan dokter-dokter yang bertugas di pedalaman pun diapreasiasi dengan memberi mereka kesempatan untuk mengikuti seminar atau pertemuan-pertemuan untuk meningkatkan aktualitas diri mereka. Berkat pelayanan dan terobosan yang dilakukan. Mereka kadang minta diperpanjang setahun lagi untuk tinggal di daerah terpencil itu. Kaltim sekarang menyekolahkan beberapa tenaga dokter untuk mengambil spesialis. Rumah Sakit yang terdekat untuk merujuk pasien yaitu RSUD Dr. Untuk dokter yang bertugas di daerah perbatasan dan terpencil di Kalimantan Timur diberikan insentif khusus. namun sayang kurang didukung oleh SDM yang dapat melaksanakan program tersebut. Program-programnya yang dibuat sudah bagus. Sriyono adalah Puskesmas yang banyak menangani kecelakaan karena posisinya yang berada di lintas utama jalan Balikpapan menuju Samarinda dan berdekatan dengan pabrik. farmasi dan ahli gizi. Diharapkan ke depannya fasilitas seperti mobil ambulan bisa ditambah mengingat Puskesmas Karang Joang yang dipimpin dr. ada Puskesmas Karang Joang yang juga buka 24. di jalan raya Balikpapan menuju Samarinda. dekat beberapa pabrik. Oleh sebab itu. juga karena berada di daerah perbatasan antara Balikpapan dan Samarinda.Kanujoso Dajtiwibowo.

.

Kemudian yang ketiga adalah sistem jaminan kesehatannya sendiri bagaimana? Paketnya seperti apa . Beberapa kementerian tak terkecuali terkena wabah korupsi. dan sebagainya.” kata lulusan S3 dari Harvard School of Public Health ini. tapi jangan berobat. tapi kalau tidak tersedia rumah sakitnya atau Puskesmasnya. penuhi sekian naik lagi. kita penuhi sekian dia naik lagi. Yang harus disiapkan adalah perangkat aturannya. Kalau seseorang perlu dirawat. “Tidak. tetapi yang saat ini dianggap paling siap adalah jaminan kesehatan karena itu BPJS 1 yang didahulukan untuk berjalan. ini juga bercerita banyak soal program Jampersal. Endang Rahayu Sedyaningsih. BPJS itu nanti akan mengurus jaminan-jaminan yang lain juga. yang juga harus dibenahi adalah fasilitas pelayanan atau pemberi pelayanan kesehatan. MPH. ibu tiga anak ini juga membeberkan program-program yang tengah bergulir di Kemenkes serta capaian yang sudah diraih semenjak ia memimpin. Dr. 39 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . di mana tempatnya di dalam sistem ini? Apakah dia jadi dokter keluarga. Tak ketinggalan mantan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi. dia mau ke mana? Jadi itu yang harus kita bereskan. Menteri Kesehatan dr.PH KITA HARUS BEKERJA DENGAN BERSIH Saat ini korupsi sudah menjalar ke mana-mana. Di sana ternyata seluruh masyarakatnya berobat gratis bahkan dibayari kalau berobat keluar negeri. Kalau kita sudah tetapkan paketnya pasti ada demand lain yang kemudian akan muncul.POTRET Menkes dr. Berikut penuturannya lebih jauh. yang diganti apa? Tentu saja harapannya adalah sebaik jaminan kesehatan masyarakat yang sekarang berlaku. Nanti dalam perkembangan lebih lanjut pasti akan ada hal-hal yang muncul. misalnya Puskesmas perawatan diperbanyak. MPH. itu nanti kita atur. Saya kebetulan belum lama ini bertemu dengan Menteri atau Pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi. tuntutan masyarakat itu naik. Target SJSN 1 Januari 2014. Jadi ini perlu ditata juga adalah bagaimana kemudian dokter-dokter yang praktek swasta. ada banyak hal yang perlu kita bereskan karena pada tahun 2014 tersebut yang pertama akan berjalan secara penuh adalah BPJS 1 (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ke-1 yang mengurus mengenai jaminan kesehatan. Selain itu. Kemudian bagaimana sistem pembayaran? Seperti sekarang memakai Indonesia Case Based Group (INA-CBGs) itu juga akan kita atur lagi. Rumah Sakit Pratama. mudah-mudahan pada tanggal tersebut kita bisa running. atau bagaimana? Kemudian yang utama adalah menyediakan tempat tidur kelas III. Kementerian Kesehatan telah membentuk tim yang diketuai oleh Pak Wakil Menteri Kesehatan. Kalau kita bersih. antara lain untuk menangani peraturan-peraturan. jangan sampai kurang. Percuma saja ada sistemnya. biasanya demikian. Jadi artinya itu demand masyarakat. Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes. Itu ada kiat-kiatnya tapi ini adalah yang kedua. Sebetulnya. Selain mengungkapkan harapannya agar bisa bekerja dengan bersih. Jadi kita juga pasti nanti akan mengalami hal seperti itu. maka kita bisa bekerja dengan tenang dan tenteram. di mana dia dirawat? Ada beberapa kiat. yaitu turunan dari Undang-Undang SJSN. Tapi hal ini tidak bisa. tidak dalam pengaruh tekanan manapun. Dr. Di antaranya adalah menata kembali. UndangUndang BPJS itu banyak yang perlu kita selesaikan. “Apakah Saudari Menteri mengira bahwa masyarakat Arab puas?”. apa fungsi Puskesmas? Apakah cuma untuk kesehatan masyarakat. Mediakom: Apa saja program-program prioritas Kemenkes? Menkes: Saat ini kita tengah mempersiapkan tatanan dan sistem untuk nanti berlakunya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 2014. tiap hari ada saja keluhan di koran”. Tapi dia tanya saya.PH mengingatkan kementerian di bawah komandonya untuk bekerja dengan bersih. “Kita harus bekerja dengan bersih. kalau bisa lebih baik. jadi rujukan pertama. karena ternyata di daerah-daerah yang memang adanya Puskesmas. Endang Rahayu Sedyaningsih.

Kita juga mulai meletakkan kembali dengan misalnya PTT itu tidak 6 bulan. Kita berusaha untuk memperbanyak dokterdokter spesialis. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. Jadi rentangannya cukup lebar artinya dari yang berbasis masyarakat sampai ke rumah sakit bertaraf internasional. Jadi upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan terutama Angka Kematian Bayi (AKB). kalau menunggu spesialis selesai. Saya akan tanyakan bagaimana perkembangannya. Jadi kita akan menata sistem tersebut mulai dari basis komunitas.POTRET Kemudian keempat adalah transisinya bagaimana? Kita nanti mengharapkan atau sudah ditetapkan bahwa PT Askes itu nanti akan menjadi BPJS 1 dan tentu saja ada fase transisi. Jadi yang kita hidupkan kembali adalah Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) atau dulu disebut public health nursing. Kalau sosialisasi belakangan nanti masyarakat tidak menerima atau salah mengerti dan hal tersebut tidak hanya berhubungan dengan masyarakat. Pekerjaan lain tetap penting. sistem yang lain adalah SDM. nanti pada waktu SJSN berlaku. tetapi satu tahun supaya lebih lama. dengan industri karena banyak sekali hasil penelitian yang berhenti di lab saja. Mediakom: Apa capaiancapaian yang sudah diraih semenjak Ibu menjadi menteri? Menkes: Yang pertama adalah kita mungkin kembali meletakkan sistem kesehatan nasional. termasuk juga penyalahgunaan Napzah. sehingga mana-mana yang potensial untuk sosial ekonomis bisa diperbanyak dan dipakai. Obat-obat generik itu kita tingkatkan. tidak hanya kuratif dan reabilitatif. sampai kapan terpenuhi? Kemudian ada sistem hospital. dan rumah sakit yang bertaraf internasional. masih juga harus kita selesaikan. itu juga salah satu capaian ataupun upaya kita. tahun ini akan mulai dengan mempertemukan peneliti. Tetapi penyakit tidak menular termasuk juga kesehatan jiwa. Kedua.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi mulai dari ibu hamilnya sampai melahirkan. Dalam waktu dekat akan ada rapat membahas masalah ini. dan pengobatannya tentu saja. Itu juga upaya-upaya promotif preventif. itu juga tahun 2012 kita mulai dengan 1. Kemudian yang tidak kalah pentingnya. tahun 2012 kita mulai dengan 1.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi dari ibu hamilnya sampai melahirkan. tetapi juga dengan berbagai kalangan seperti pengusaha. Kemudian ada sistem lagi yang sedang ditata. para penemu. Kita juga mau mendekati spesialis yang lain supaya bisa mempersingkat pendidikannya. tekankan pada memandirikan masyarakat di dalam hal kesehatan. sehingga semuanya tidak sampai ke sakit. tetapi kita akan coba juga dengan yang lain-lain.000 hari pertama untuk negeri. Kita lihat ada pilot yang menggunakan narkoba. sudah kita lakukan. Semuanya itu dalam rangka SJSN. Tetapi bukan hanya itu saja. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. sekarang rumah sakit yang maju punya mitra di rumah sakit yang kecil. kita mulai dengan artimisinin pengubahan obat untuk malaria yang sudah mulai dirintis. Jadi kita tidak berat ke rumah sakit. di mana sistem rujukan dimulai dengan upaya kesehatan berbasis komunitas. yang bisa tidak menerima. Jadi 1. agak berat karena semua orang datang sudah pada keadaan sakit semua. Dari spesialis penyakit dalam. Ini sudah mulai menunjukkan hasil. Itu satu pekerjaan yang paling besar buat kita. Nah kita melakukan pendekatan kepada ikatan profesi supaya pendidikannya jangan lama-lama. Kita sadar. Kalau kita tidak melakukan ini. yaitu masalah obat dan Alkes. masalah penyakit tidak menular juga mulai kita perhatikan karena penyakit menular sudah lumayan walaupun belum semuanya. pasti. Jadi dari sekarang tim itu sudah ada bagiannya untuk mengurus sosialisasi dan advokasi. tetapi kita 40 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kemudian juga kita akan upayakan meningkatkan kesehatan calon haji. Nah. Salah satunya dengan Jampersal. dokter yang sedang spesialisasi. kemudian baru tingkat rujukan sampai rumah sakit tersier. ini kita mau pertemukan. Pencapaian tentu sudah ada. terutama upaya kita dalam mencapai target MDG’s karena 2015 sudah di depan mata. kemudian Puskesmas. di mana mungkin tahun 2013 mereka akan mulai menangani Jamkesmas sebagai fase transisi untuk berlakunya SJSN. sampai si bayi berumur 2 tahun. Kalau lama-lama tidak kelar-kelar. kita ingin adanya kemandirian bahan baku obat. Kita melakukan apa yang disebut dokter dengan tambahan kewenangan. Selain itu. bahwa itu belum sempurna. namun demikian bukan berarti tidak ada hal lain yang perlu kita perhatikan. deteksi dini dari kanker-kanker tertentu. tidak boleh dilupakan sejak sekarang adalah advokasi dan sosialisasi. kelihatannya sudah siap untuk memperpendek masa pendidikannya.000 hari pertama untuk negeri. yaitu1. Di antaranya yang kita mau perbaiki juga adalah cakupan imunisasi. Soal Alkes. Kalau kita terlambat repot mengurusinya. sudah memperihatinkan. tetapi mulai dari promotif juga kita tekankan. Kemudian ada Rotasi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis). sistem pelayanan. Jadi sistem yang kita letakkan. sampai dia berumur 2 tahun. Upayanya juga cukup lebar.

saya ingin supaya atmosfer kerja yang sekarang ini bisa dipertahankan. Bagi bidan lebih mudah dia merujuk ketimbang dia mengerjakan. Saya juga akan minta rumah sakit yang besar untuk membina rumah sakit yang tersier. biaya per unitnya kita tingkatkan. untuk menggunakan uang. Nah. Jadi kalau banyak yang melahirkan. untuk tahun kedua kita akan meningkatkan cost. Kita sekarang menganut. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun. Kita tidak bisa mengambil patokan yang paling tinggi. Karena begini. Harus diperbanyak penjelasan bahwa persalinan yang normal cukup ditangani di Puskesmas.Mediakom: Terkait Jampersal. di samping kita juga meminta dengan sangat bahwa. ya harus diterima. ini juga nanti yang harus kita sosialisasikan ke masyarakat. Saya kira itu satu hal yang sangat tidak membanggakan. Menurut Ibu. ibu-ibu yang hamil ketiga. artinya yang paling banyak terjadi kelahiran pada bulan November padahal launching Jampersal baru Juni. Tetapi di beberapa daerah harga yang kita tetapkan masih di bawah Jampersal. Kalau itu yang berisiko. tenteram Lalu kemungkinan yang lain. atau ada sebab lain? Menkes: Macam-macam.” Ada apa saja yang lain itu. membina rumah sakit yang lebih kecil. dan itu tidak tercakup dalam biaya Jampersal. hal tersebut sebetulnya pada tempatnya untuk minta tambahan. lebih gampang. itu sudah pasti. pasti terjadi reaksi seperti itu. Padahal sebetulnya tidak demikian. itu buat kita kerja juga lebih sederhana. Mediakom: Apa harapan Ibu ke depan untuk Kementerian Kesehatan? Menkes: Harapan saya dalam waktu dekat adalah. Itu salah satu sebabnya. karena kalau dia ambil akan tekor. Kan kita dikritik karena kelihatannya malah jadi tambah banyak orang yang melahirkan. kita naikkan ya. itu terjadi karena memang sebelumnya sudah hamil. rumah sakit itu tidak boleh menolak pasien. Mediakom: Bagaimana kebijakan kita terhadap pasien yang langsung masuk ke rumah sakit tanpa lewat Puskesmas? Menkes: Ini masalah sosialisasi. tetapi misalnya memberikan popok.” Ya. Kalau mereka mau. Kita akan coba berbicara dengan berbagai pihak terkait. Kemudian juga perlu sosialisasi yang intens. ini yang popok dan sebagainya kan bayar. kok tetap bayar?”. Buat saya semua itu sebetulnya tidak mengherankan. Sekarang banyak orang berbondong-bondong ke rumah sakit. buat para pegawainya juga lebih tenang. “Katanya gratis. Kalau kita bersih melaksanakannya. Nah. Sesuatu yang baru mulai. mana yang tidak. Itu buat kita kerja juga lebih sederhana. ya terserah bidan. Nah. buat para pegawainya juga lebih tenang. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun ya. Intinya kita tentu saja tak mau merugikan bidan. ini yang mesti kita benahi. Nah. dan kita nanti bisa pensiun dengan tenang. bahkan ditingkatkan. Nanti bidan dapat menandai mana yang berisiko. ya. Tetapi kita juga harus memperbaiki sistem rujukannya. Jadi itu saya menginginkan semuanya punya kesadaran bahwa kita itu bekerja bersih karena dengan bersih itu lebih tenang. Bidan juga harus mengatakan. menengah. bagi pasien itu sendiri mungkin dia lebih nyaman di rumah sakit. Bisa juga karena rumahnya dekat dengan rumah sakit. Nah. tapi seterusnya. Ada faktor bidannya tidak mau menolong. Masyarakat merasa nanti kalau anaknya sakit atau sang ibu ada komplikasi bisa cepat ditolong. Kita harapkan partisipasi mereka dalam program Jampersal ini. Kalau dicari-cari ada saja buntutnya. Dan kalau memang begitu. Biasanya dari situ bidan dapat untungnya. jadi memang sudah ketentuan dari kita mereka tidak boleh menolak pasien. bukan tahun ini saja. Kita akan ambil yang rata-rata. Harapan saya kedua. lebih beres. Cuma yang kita masih belum tahu bagaimana mengatasinya. Kita kan baru mulai. Itu yang nanti kita lakukan. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 41 . yang terutama adalah bersih. masa ya tiba-tiba terus dia mumpung gratis nih “Kita bikin anak yuk sekarang. lebih gampang. ini terjadi karena pelayanan yang tidak bayar. Rupanya si bidan itu tidak hanya menolong. keempat itu untuk ikut KB pasca persalinan. Justru kita harus memperkuat Puskemas. artinya kalau memang kita ditentukan tidak ada THR. membina Puskesmas. Kalau kita bersih melaksanakannya. Jangan nanti dicari-cari. untuk menggunakan uang. Yang kita lihat sekarang banyak orang pensiun tidak tenang. Nah. ”Ini mau pakai Jampersal saja atau Jampersal ditambah dengan yang lain. silakan dirujuk.000 ke Rp 500. Kalau tahun 2011 itu baru mulai. Tahun pertama ini kita masih direpotkan dengan “Ini uangnya cukup atau tidak? Bagaimana penyelesaian administrasi?”. kan tidak. Saat ini kita satu di antara dua kementerian yang disclaimer. Oleh sebab itu kita harus WTP. Jadi ada banyak faktor. Sekalikali bidan atau dokter rumah sakit besar datang ke Puskesmas atau rumah sakit kecil sehingga masyarakat bisa melihat dan tahu bahwa Puskesmas atau rumah sakit tersebut dalam binaan rumah sakit mereka. tetapi masyarakat tidak mau tahu. Jadi kita tidak bisa menyalahkan rumah sakit. pasiennya pasti akan lebih banyak.000? Menkes: Pertama. ∞ Kita sekarang menganut. tetapi dalam hal ini saya minta juga kesadaran dari para pegawai saya. saya ingin Kementerian Kesehatan bisa WTP. tanpa lewat Puskesmas. tenteram. yang terutama adalah bersih. Mediakom: Bagaimana soal usulan menaikkan uang Jampersal dari Rp 350.

bahan. kuantitas. dan (5) bertanggung jawab. kepala Divisi Humas dan Informasi.KOLOM Menuju Iklan Kesehatan yang Sehat Pernahkah Anda melihat atau mendengar iklan sabun cuci di televisi dan radio yang berbunyi: “Sabun cuci tangan super cepat W menghilangkan 99% kuman dalam 10 detik”. informasi atau pernyataan yang tidak benar. Disebutkan pula dalam EPI bahwa masyarakat sebagai konsumen merupakan pengguna dari sesuatu produk yang diiklankan sangat perlu dilindungi. komplementer. (c) Tidak memuat informasi mengenai risiko pemakaian barang dan/atau jasa.F(K). Prof. Unik sekali hanya dengan melakukan telewicara sang terapis mampu mendeteksi penyakit juga mengobati sang penelepon. baik di media cetak. elektronik. di mana iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan tidak diperbolehkan apabila bersifat: (1) menyerang dan/atau pamer yang bercita rasa buruk. dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal. informasi yang menyiratkan fasyankes memperoleh Maraknya iklan-iklan. Di media cetak. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyambut baik Permenkes No. kegunaan dan harga barang dan/atau tarif jasa serta ketepatan waktu penerimaan barang 42 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Iklan melalui kitab Etika Pariwara Indonesia (EPI) didefinisikan sebagai pesan komunikasi pemasaran atau komunikasi publik tentang sesuatu produk yang disampaikan melalui sesuatu media. rumah sakit tidak bisa lagi dipandang hanya sebagai institusi sosial belaka. Hadirnya Pedoman Etika Promosi Rumah Sakit yang dikeluarkan oleh PERSI memperkaya ranah etika legal bagi rumah sakit untuk berpromosi yang bertujuan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sp. UndangUndang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 17 mengamanatkan bahwa pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang (a) Mengelabui konsumen mengenai fasilitas. tetapi sudah menjadi institusi yang bersifat sosioekonomis. salah atau tidak tepat mengenai barang dan/atau jasa. Selalu pakai Z. dan sejumlah dokter maupun fasilitas kesehatan yang turut meramaikan dunia advertising di media cetak maupun elektronik dan online. alternatif. 1787 tahun 2010 itu. Mengelabui jaminan/garansi terhadap barang dan/atau jasa. 44 tahun 2009 tentang RS pasal 30 ayat (1) huruf g. maupun online yang gencar mempromosikan berbagai produk. Air saja tidak cukup. SH. Saat ini. Pasal 4 Permenkes ini mempersyaratkan bagi iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan harus memenuhi syarat yang meliputi (1) memuat informasi dengan dan/atau fakta yang akurat. Dr. Sp. staf ahli Menteri Bidang Mediko Legal. Atau iklan bermodelkan seorang tenaga kesehatan dengan berpromosi “Walau terlihat bersih. Rumah Sakit berhak untuk mempromosikan layanan kesehatan yang ada di rumah sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (b) Memuat informasi yang keliru. Anda akan melihat dan membaca iklan-iklan yang menawarkan berbagai metode pengobatan penyakit seperti “pengobatan mata buta tanpa operasi”. dan etika. serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. dan komplementer.KP. mengisyaratkan bagi ”industri” rumah sakit untuk memberlakukan kaidah bisnis tanpa meninggalkan fungsi rumah sakit sebagai institusi sosial yang sarat norma. Budi Sampurna. Atau lagi. moral. 10x lebih efektif membunuh kuman penyakit agar keluarga selalu terlindungi”. Berkembangnya paradigma baru tersebut. palsu. dan alternatif dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat sebagai konsumen. Dokter Robert Imam Sutedja. MIPRA. ada lagi jargon iklan yang berpromosi “mampu membesarkan alat vital dengan cepat”. (2) berbasis bukti. 1787 tahun 2010. menyebutkan bahwa berdasarkan UU No. bukan berarti bebas kuman. dan Tidak Menyesatkan dan/atau jasa. Ada beberapa rambu-rambu yang harus diketahui dan ditaati dalam Permenkes No. jasa dan fasilitas layanan kesehatan dengan metode medis maupun tradisional. Kementerian Kesehatan dalam menyikapi dan mengadvokasi ramainya dunia periklanan pelayanan kesehatan yang menyesatkan berupaya melindungi masyarakat dengan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. dan (e) Melanggar etika dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai periklanan. (3) informatif. DFM. bersifat menipu dan menyesatkan. slot program di televisi dan radio yang mengetengahkan tentang salah satu metode pengobatan tradisional. (4) edukatif. (d) Mengeksploitasi kejadian dan/atau seorang tanpa seizin yang berwenang atau persetujuan yang bersangkutan.

Memang dalam Permenkes tersebut masih terdapat kekurangan terutama yang terkait etika periklanan. akan tetapi di akhir iklan ternyata membawa nama sebuah produk. Saat ini. apakah jamu/ramuan tersebut memiliki izin di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.go.go. obat.. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 43 . Segera Periksakan di Klinik Y”.keuntungan dari pelayanan kesehatan yang tidak dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan lainnya atau menciptakan pengharapan yang tidak tepat dari pelayanan kesehatan yang diberikan. (5) memberi testimoni dalam bentuk iklan atau publikasi di media massa. Sudah saatnya. mengiklankan pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan dan/atau fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memiliki izin. dan Contoh kasus. dalam waktu dekat ini Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Tim Pembinaan dan Pengawasan Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. masyarakat juga dapat mengetahui obat dan makanan yang memiliki perizinan. (4) memberi informasi kepada masyarakat dengan cara yang bersifat mendorong penggunaan jasa tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. elektonik. atau siapa? Bagaimana pula.A. mengiklankan obat keras. melek hukum agar jangan sampai dibodohi oleh informasi palsu dan menyesatkan. Sebagaimana disebutkan dalam UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 48 bahwasanya pelayanan kesehatan tradisional menjadi bagian dalam penyelenggaraan upaya kesehatan di Indonesia. Menjamurnya tempat pengobatan tradisional dan iklan serta program pengobatan tradisional turut mewarnai sejumlah media cetak. Persoalan lain datang dari promosi bagi pengobatan tradisional. 1787 tahun 2010. Lalu. iklan pengobatan di salah satu media cetak ibukota. makanan suplemen. (3) mengiklankan obat. Masyarakat dapat menghubungi Kementerian Kesehatan (021-500567) maupun Dinas Kesehatan bilamana diketahui adanya pelanggaran dalam iklan dan publikasi pelayanan kesehatan. masyarakat dapat mengakses informasi dan kebijakan kesehatan. Jangan tunggu hingga kanker sulit diatasi... imbalan atas pelayanan kesehatan dan/atau menggunakan metode penjualan multi-level marketing. dan (6) Iklan dan/ atau publikasi pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan melalui internet. selain itu pula situs: www.id. pernyataan yang bersifat superlatif. tidak boleh digunakan sebagai sarana konsultasi medis jarak jauh (telemedicine). alat dan/ atau teknologi pelayanan kesehatan baru atau non-konvensional yang belum diterima oleh masyarakat kedokteran dan/atau kesehatan. psikotropika dan narkotika kecuali dalam majalah atau forum ilmiah kedokteran. memuji diri secara berlebihan. ”Terapi kanker atau tumor dengan K. Kementerian Kesehatan dengan senang hati menerima segala masukan dan saran dari masyarakat Indonesia untuk pembangunan kesehatan yang lebih baik. alternatif. depkes. masyarakat melek informasi. dan menggunakan gelar akademis dan/atau sebutan profesi di bidang kesehatan. mengiklankan pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang fasilitas pelayanan kesehatannya tidak berlokasi di negara Indonesia. dan online. memublikasikan metode. dan komplementer. Akan tetapi. tersertifikasi. implementasi Permenkes No. bagaimana jika seorang tenaga kesehatan yang mengiklankan dirinya karena berprofesi juga sebagai artis. Pengobatan tradisional beserta jamu/ ramuannya mengakar pada sosio-budaya di Indonesia. perusahaan periklanan. Element Therapy. cobalah dicek apakah klinik tersebut memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota setempat. masyarakat yang pintar dengan mudah akan mendapatkan berbagai informasi yang ada melalui dunia maya. (2) membandingkan mutu pelayanan kesehatan mencela mutu pelayanan fasyankes lainnya. adalah salah satu dari lima metode terapi herbal tanpa operasi yang diterapkan di Klinik Y. Tidak bisa dipungkiri sejarah pengobatan di Indonesia berawal dari pengobatan tradisional dan jamu/ramuan berbahan baku alami. Lewat situs: www. bila iklan layanan masyarakat yang bermodelkan tenaga kesehatan. aman. atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar atau tidak memenuhi standar mutu dan keamanan.pom. maupun tersertifikasi di BPOM.. Jadi. Sebagai informasi. Sebagai contoh. mengiklankan promosi penjualan dalam bentuk apa pun termasuk pemberian potongan harga (diskon). termasuk.id. masyarakat perlu cerdas dalam memfilter informasi yang ada terhadap pelaksanaan pengobatan tradisional. apakah anda tertarik dengan iklan tersebut? Tunggu dulu. Siapa yang akan dikenai sanksi? Si tenaga kesehatan. mengiklankan susu formula dan zat adiktif.

antar kelompok masyarakat. (DTPK) serta penanganan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK). yaitu: 1. merata. distribusi. inklusif. visi Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014 adalah Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. 3. Pembangunan Kesehatan dilaksanakan sejalan dengan visi Kabinet Indonesia Bersatu II. Dalam periode2010-2014 Kementerian Kesehatan menerapkan lima nilai yang menjiwai pelaksanaan programnya. 2. dan antar tingkat sosial ekonomi masih dijumpai.dilaksanakan empat misi. yaitu Indonesia yang sejahtera.Kinerja Dua Tahun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2009-2011 Pada periode 2010-2014. 2. dan Prevalensi gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita turun dari 18. efektif.4 persen menjadi 15 persen. Reformasi birokrasi kesehatan.7 tahun menjadi 72 tahun. fokus Pembangunan Kesehatan selama periode tersebut adalah peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. melalui pemberdayaan masyarakat. (6) Pengembangan jaminan kesehatan. (2)Perbaikan status gizi masyarakat. Pembangunan Kesehatan selama beberapa dasawarsa telah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara bermakna. Sasaran Pembangunan Kesehatan dalam periode ini adalah 1. Penyediaan. 3. (3) Pengendalian penyakit menular serta penyakit tidak menular diikuti penyehatan lingkungan. Penyediaan. Angka Kematian Bayi turun dari 34 menjadi 24 per 1. (2) melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna. (7) Penanggulangan bencana dan krisis kesehatan. yaitu: (1) Kesehatan ibu. Oleh karena itu. (3) menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan. Umur harapan hidup naik dari 70. Dalam pada itu Rencana Strategis Kementerian Kesehatan periode 20102014 menggariskan bahwa Pembangunan Kesehatan diarahkan pada delapan prioritas. demokratis dan berkeadilan. termasuk swasta dan masyarakat madani. bayi dan balita. Untuk mewujudkan visi Kementerian Kesehatan. 6. bermutu dan berkeadilan. dilaksanakan Reformasi Pembangunan Kesehatan yang merupakan terobosan terdiri dari tujuh upaya. LAPORAN KHUSUS 44 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan. keterjangkauan. yaitu: (1) meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.000 kelahiran hidup. Dan. Pengembangan world class health care.000 kelahiran hidup. yaitu: prorakyat. Revitalisasi Pelayanan Kesehatan Dasar dan pemenuhan Bantuan Operasional Kesehatan. Pencapaian universal coverage jaminan kesehatan. Namun disparitas derajat kesehatan masyarakat antar kawasan. dan retensi sumber daya manusia kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. sekunder dan tersier. dan bersih. (4) Pengembangan dan pemberdayaan SDM kesehatan. melaksanakan delapan prioritas. (8) Peningkatan pelayanan kesehatan primer. dan (4) menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik dan berkeadilan. dan pemenuhan obat dan alat kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan. Langkah mewujudkan visi Kementerian Kesehatan adalah dengan: meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. responsif. distribusi. 8. pemerataan. 4. Peningkatan pelayanan kesehatan di Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan Terluar 5. dan mencapai sasaran-sasaran Millennium Development Goals (MDG). Angka Kematian Ibu melahirkan turun dari 228 menjadi 118 per 100. 7. (5) Peningkatan ketersediaan.

Pada tahun 2011 terbentuk 2.5% dari total kematian bayi. 24 • Pelayanan kesehatan bayi baru lahir Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007. perawatan bayi. tampak kecenderungan penurunan angka kematian ibu dari waktu ke waktu. dan nifas.130 (87.5 juta buku setiaptahun. • Penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir Dalam rangka meningkatkan penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir dilaksanakan program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas dan Pelayanan Obstetri NeonatalEmergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit.579 Puskesmas. Pada 20092011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan buku KIA sebanyak 4. pada awal tahun 2011. dan senam ibu hamil. Menteri Kesehatan telah mencanangkan Rintisan Fortifikasi Vitamin A dalam minyak goreng pada tahun 2011 dengan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 45 .5% pada tahun 2010 menjadi 75% pada tahun 2011 dengan jumlah dukun mencapai 114. 3. Sampai dengan Desember 2011 cakupan kunjungan pertama pelayanan bayi barulahir adalah sebesar 4. JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) Komitmen Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap ibu dan bayi ditunjukkan antara lain dengan meluncurkan program Jaminan Persalinan(Jampersal). • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Pada tahun 2010 kegiatan penjaringan kesehatan pada murid kelas 1 SD dan sederajat telah menjangkau 88.1. Tahun 2011 disiapkan anggaran Jampersal untuk mencakup 2. bayi dan balita. • Peningkatan kesehatan ibu hamil: membuka Kelas Ibu Hamil di desa yang diikuti oleh Kelompok Ibu Hamil. PERBAIKAN STATUS GIZI MASYARAKAT Pencapaian status gizi secara nasional merupakan hasil dari berbagai terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama dengan instansi terkait dan masyarakat.000 ibu hamil dan melahirkan dengan unit cost persalinan sebesar Rp.817 sekolah dasar. diperkuat dengan berbagai terobosan seperti di bawah ini.6 juta angka persalinan di Indonesia. penyakit menular. Dari angka tersebut sebanyak 1. Sampai dengan tahun 2011. didampingi oleh suami/keluarga dan difasilitasi oleh tenaga kesehatan bersama Kader. konseling KB. Pada sasaran anak usia SD lebih diarahkan pada pembentukan dokter kecil disekolah. persiapan persalinan. Pada program ini peran dukun dalam persalinan dialihkan pada aspek perawatan nonmedis. Informasi yang disampaikan mencakup: tanda bahaya kehamilan-persalinannifas. Pada kegiatan tersebut disampaikan berbagai hal yang harus diperhatikan pada masa kehamilan.508 Kelas Ibu Hamil. BAYI DAN BALITA Pemerintah mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam peningkatan kesehatan ibu. Sampai tahun 2011. KESEHATAN IBU. serta memantau kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga anak berusia 5tahun. pelaksanaan P4K telah mencakup 85% dari 78.850. Tahun 2011 program kemitraan bidan dan dukun meningkat dari 60. jumlah Puskesmas PONED mencapai 1.000.290 orang di seluruh Indonesia. bayi dan balita adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K).198 desa seluruh Indonesia. kematian bayi baru lahir pada usia 0-6 hari sebesar 78. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dari tahun ke tahun cenderung meningkat. data per November tahun 2011 telah menjangkau 79. Dalam sewindu terakhir ini.630 sekolah dasar. persalinan. Pada tahun 2011 diperkirakan terjadi 4. persalinan dan nifas. • Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Buku ini berfungsi sebagai alat bantu keluarga dan tenaga kesehatan untuk memantau kesehatan ibu sewaktu hamil.3% ).7 juta diantaranya dibiayai Pemerintah melalui Jamkesmas. • Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan: Program Kemitraan Bidan dan Dukun. mitos. Upaya penting dalam peningkatan kesehatan ibu. yaitu bentuk kerja sama antara bidan dan dukun dalam pertolongan persalinan. Dalam upaya menurunkan kematian bayi baru lahir dilakukan kunjungan pertama oleh tenaga kesehatan untuk memberikan perawatan dan pemeriksaan risiko dini bayi.430.101.00. 27 UKS terutama diarahkan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini. 2. Sedangkan pada siswa SMP dan SMA dilakukan dengan pembentukan konselor sebaya untuk kesehatan reproduksi. akte kelahiran. Sementara itu. Upaya ini dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat dalam mendukung persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi. Sedangkan Rumah Sakit PONEK meningkat dari 358 di tahun 2010 menjadi 378 di tahun 2011.

2011. Untuk mempercepat pencapaian MDG pengendalian TB.90% pada 2009. Angka kematian (Case Fatality Rate=CFR) AIDS tahun 2011 menurun dibandingkan dengan tahun 2010. Indonesia menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam penurunan angka kematian tuberkulosis. Pada tahun 2011. Angka kematian DBD juga cenderung menurun pada periode 2009-2011. Dengan demikian target MDG 2015 tersebut sudah tercapai pada tahun 2010. Pemeriksaan ada tidaknya parasit malaria telah dilakukan pada 75. • Malaria dan Penyakit Bersumber Binatang Lainnya Indonesia telah berhasil menekan Annual Parasite Incidence (API). yaitu dari 3. proporsi kasus AIDS tertinggi adalah pada kelompok umur 30-39 tahun sebanyak 33.234 atau rata–rata 53. Sampai dengan Desember 2011 terdapat 388 layanan KT. proporsi kasus TB yang terdeteksi 70%. yaitu 0.000/tahun (tahun 1990) menjadi 64.87% pada 2010 dan 0.000 penduduk. kelompok umur 20-29 tahun 30. Eliminasi artinya suatu daerah angka API-nya kurang dari 1 per mil (<1 per 1. pengobatan cepat dan tepat. dari 4. Untuk mencapai eliminasi malaria kegiatan diagnosis dini.6% (2009).9%. Keberhasilan ini juga dicapai 4. Penurunan ini dicapai berkat upaya Kementerian Kesehatan bersama seluruh jajaran lintas sektor di Pusat dan Daerah yang mencakup upaya penanggulangan DBD dan dukungan alokasi dana di sebagian besar provinsi dan kabupaten/ kota.000 penduduk tahun 2010 dan 1. dan Afrika Selatan dengan penurunan angka kematian yang tadinya 168.000 penduduk dibandingkan dengan angka tahun 2009: 68. Pada tahun 2007. Jumlah kasus IMS yang diobati pada tahun 2009-2011 berjumlah 246. terdapat 200 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati. Pada tahun 2011 telah mencapai 21 per 100.000 penduduk. Pada tahun 2011.506 orang mengikuti KT. Pada tahun 2010. dan 253 layanan KT dikembangkan pada 2009-2011 tersebar di 173 kabupaten/ kota. Target MDG untuk pengendalian TB tahun 2015 untuk angka kematian adalah 46 per 100. sampai dengan September 2011 berjumlah 71. Provinsi DKI Jakarta.7% (2010) menjadi 1% (2011). yaitu jumlah kasus malaria per 1. pada tahun 2011 sedang dalam proses memasuki tahap eliminasi malaria. Cina.000 penduduk). Pada periode Oktober 2009–September 2011 sebanyak 488.177 dan HIV positif yang terdiagnosis Penyakit Menular 46 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Indonesia berada di urutan ke-3 di antara negara-negara dengan kasus TB terbanyak. dimulai di Jawa Timur dan Jawa Barat.2%.000/tahun (tahun 2010).5 per 100. Program Pengurangan Dampak Buruk pada Penasun dilaksanakan dengan Program Terapi RumatanMetadon (PTRM) di 68 lokasi layanan dan Program Layanan Alat Suntik Steril (LASS) di194 lokasi layanan. dan kelompok umur 40-49 tahun 12.000 orang per tahun. dari jumlah tersebut sebanyak 135 layanan KT dikembangkan pada tahun 2004-2009. Provinsi Bali dan Kota Batam. proporsi keberhasilan pengobatan 85%. dari 1 juta kasus malaria klinis.000 penduduk.9%. DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN • HIV-AIDS Pada tahun 2011.000 penduduk. Jumlah orang yang mengikuti KT dari tahun 2004–September 2009 (5 tahun) sebanyak 266.96 per 1. 82% (2010). sebanyak 29.2%. PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR. 0. obat ini menggantikan chloroquin yang telah resisten. • Tuberkulosis (TB) Menurut Global Report WHO.437 kasus. tersedia layanan Konseling dan Tes (KT) HIV. dari 1. PENYAKIT TIDAK MENULAR. Obat malaria yang digunakan adalah ACT (Artemisininbased Combination Therapy).2 juta kasus malaria klinis yang diperiksa sediaan darahnya terdapat 240 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati dengan ACT. Tahun 2010 sudah berada di urutan ke-4 di bawah India.80% pada 2011.000 penduduk akan tercapai.448 kasus. Pemakaian kelambu adalah salah satu upaya pencegahan penularan penyakit malaria.000 orang aktif mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon dan atau Layanan Alat Suntik Steril. dan sebesar 85% (2011) dari sasaran penduduk. Pada tahun 2010 angka kematian sudah menurun menjadi 27 per 100.96 per 1. proporsi kasus TB sebesar 78. khususnya Kabupaten Kepulauan Seribu.2 per 100. dan proporsi keberhasilan pengobatan 91. tahun 2010. maka pada tahun 2011 telah diluncurkan Strategi Nasional Pengendalian TB dan Rencana Aksi Nasional Periode 2011-2014 untuk menjadi acuan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.dilaksanakannya pilot project di beberapa wilayah.253 orang per tahun.5 juta kelambu berinsektisida ke wilayah endemis di 26 provinsi. Dari jumlah tersebut yang teridentifikasi positif HIV sebanyak 43.3%.000 penduduk tahun 2011. Bila masyarakat ingin mengetahui status HIVnya. angka insiden penyakit DBD di Indonesia cenderung menurun. Selama tahun 2010-2011 telah didistribusikan 7. Pada tahun 2012 studi dilanjutkan dengan penerapan kewajiban (mandatory) fortifikasi vitamin A dalam minyak goreng. Pelayanan Pengobatan Infeksi Menular Seksual (IMS). surveilans dan pengendalian vektor yang seluruhnya ditujukan untuk memutus mata rantai penularan malaria.000 dan angka tahun 2010: 62.000 penduduk tahun 1990 menjadi 1.75 per 1. Kementerian Kesehatan menargetkan eliminasi penyakit malaria secara bertahap. Diperkirakan target MDG 2015 untuk menurunkan API sebesar 1 per 1. Untuk memastikan adatidaknya parasit malaria. atau rata–rata 244. • Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada periode 2009 . dilakukan pemeriksaan sediaan darah mikroskopis atau pemeriksaan RDT (Rapid Diagnostic Test).

Jumlah yang dicakup POMP tahun 2011 sebanyak 50 juta orang. Di samping itu. pengukuran faktor risiko utama (obesitas.655. Pengertian 100% UCI desa/ kelurahan adalah bahwa 100% desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai tahap UCI yaitu 80% atau lebih bayi sampai dengan usia 1 tahun di desa/kelurahan telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap.7 juta orang. Sulawesi dan Nusa Tenggara. table top simulation. Pada tahun 2010.3%. • Filariasis Sebanyak 368 kabupaten/kota di Indonesia endemis Filariasis atau Penyakit Kaki Gajah. Untuk membangun jejaring epidemiologi dan Surveilans Epidemiologi EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 47 . Pada tahun 2011. termasuk kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Pada tahun 2011 dilatih 353 Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan KLB tingkat kabupaten/kota. dan penyediaan ruang isolasi di 10 rumah sakit rujukan Flu Burung. Dilaksanakan pula surveilans epidemiologi PPOK di Puskesmas dan rumah sakit. dan tahun 2012 diharapkan seluruh wilayah Indonesia telah mencapai tahap eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal.8% dan pada tahun 2010 naik signifikan menjadi 75. Dilaksanakan pula kampanye imunisasi tambahan campak dan polio tahun ketiga di 17 provinsi yang mencakup 13. serta manajemen DM dan penyakit metabolik di 16 provinsi. Program skrining faktor risiko juga dilaksanakan di 16 kabupaten di 14 provinsi. Pada tahun 2011 dilaksanakan POMP di 98 kabupaten/kota yang dimulai sejak tahun 2006. pelaksanaan kontrol diabetes melitus. Tetanus Maternal dan Neonatal dinyatakan telah mencapai tahap eliminasi oleh WHO di sebagian wilayah Indonesia. Skrining kanker leher rahim dilakukan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan cryotherapy untuk IVA positif. pada tahun 2011 dikembangkan Early Warning Alert Response System (EWARS) di 4 provinsi sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun 2010 di 6 provinsi. tahap kedua pada tahun 2010. • Kanker Skrining kanker leher rahim dan kanker payudara adalah kegiatan prioritas. jumlah bayi di Indonesia yang harus mendapatkan imunisasi adalah 4. • Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah mencakup pengembangan pedoman faktor risiko. seperti pekerja tambang dan perokok. Deteksi dini dengan pemeriksaan spirometri dilakukan pada masyarakat yang berisiko. dikembangkan pula SMS gateway di seluruh provinsi untuk penguatan sistem pelaporan penyakit menular. dengan tujuan agar informasi kejadian penyakit menular di seluruh Indonesia dapat diperoleh sedini mungkin untuk ditanggulangi.190 Balita 9-59 bulan (97. payudara dilakukan dengan pemeriksaan payudara oleh petugas kesehatan (Clinical Breast Examination) dan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari/Breast Selft Examination). Eliminasi Filariasis akan dicapai pada tahun 2020 dengan melakukan Pemberian Obat Masal Pencegahan (POMP). Penguatan sumber daya manusia telah dilakukan pada periode 2009-2011 dan 99 orang telah mengikuti S2-Field Epidemiology Training Programme (FETP). pelatihan Training of Trainer (TOT) untuk deteksi dini. Kampanye ini dimaksudkan untuk mendukung pencapaian Reduksi Campak dan Eradikasi Polio di Indonesia. Kabupaten/kota yang endemis Filariasis akan dilakukan POMP secara bertahap. manajemen kasus dan intervensi berbasis komunitas di pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM).5%) untuk campak. Program deteksi dini kanker Penyakit Tidak Menular Dalam rangka pencapaian 100% Universal Child Immunization (UCI) desa/kelurahan tahun 2014. eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal tercapai di regional Jawa-Bali dan regional Sumatera. tahun 2011 eliminasi tercapai di regional Kalimantan. • Flu Burung Jumlah kasus Flu Burung pada manusia di Indonesia dari tahun ke tahun terus menurun.803 Balita usia 0-59 bulan (97. dilakukan akselerasi program imunisasi Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional (GAIN-UCI) pada tahun 2010. • Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Program deteksi dini PPOK dilaksanakan dengan melatih 20 tenaga kesehatan dari 5 provinsi. Selain kegiatan pengendalian Flu Burung dilakukan pula antisipasi pandemi influenza mencakup: simulasi penanggulangan episenter pandemi influenza. Pada tahun 2011 telah dilatih pelaksana skrining sebanyak 954 orang di 79 Puskemas dan 102 orang dari 17 provinsi. Imunisasi tambahan Campak dan Polio telah dilakukan pada tahun 2009 dan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Untuk penguatan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (SKD-KLB). Pada tahun 2012 akan dilaksanakan POMP di 114 kabupaten/kota. pada tahun 2011. surveilans epidemiologi. termasuk menetapkan 100 rumah sakit rujukan Flu Burung yang tersebar di seluruh Indonesia.berkat dukungan peran serta seluruh lapisan masyarakat.8%) untuk polio dan mencakup 11. diet sayur buah. Selanjutnya. Kementerian Kesehatan melakukan berbagai upaya pengendalian Flu Burung. pelatihan petugas kesehatan. pelaksanaan surveilans epidemiologi. aktivitas fisik. penguatan kapasitas laboratorium. hipertensi). Pada tahun 2009 UCI desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai 69. pengembangan WHO Collaborating Centre Human Animal Interface di Jakarta.544. gula darah. • Diabetes Melitus (DM) Pengendalian diabetes melitus dilaksanakan dengan mengembangkan pedoman tatalaksana kasus. pencegahan DM di Posbindu PTM.

Keberhasilan ini dicapai berkat kerja sama antara Kementerian Kesehatan. sebagai bagian dari pengendalian faktor risiko penyakit dan lingkungan. kabupaten/kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih. Sampai tahun 2011 ada 267 kabupaten/kota (56%) yang tersebar di 28 provinsi yang telah melaksanakan pendekatan kabupaten/ kota sehat. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK HIDUP SEHAT Pada tahun 2010 Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Dalam Negeri telah meluncurkan Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. Kementerian Kesehatan menyiagakan 630 pos kesehatan arus mudik lebaran dan 171 rumah sakit di jalur utama mudik. Sedangkan persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas adalah 43. Kementerian Pekerjaan Umum. dan (10) Pasar Pengesangan. Penyelenggaraan kabupaten/ kota sehat merupakan pendekatan terpadu. lintas sektor berbasis masyarakat dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat. Konsep Pasar Sehat adalah peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat para pedagang dan pengunjung pasar tradisional. Untuk penguatan kapasitas inti (core capacities) di pintu masuk negara. diperkuat dengan dibentuknya Komisi Nasional Implementasi IHR yang bertugas mengkoordinasikan implementasi IHR 2005 di Indonesia. Kota Jakarta. Kegiatan yang dilakukan selama arus mudik lebaran tahun 2011. nyaman. Kesiapsiagaan arus mudik tidak hanya dilaksanakan pada saat Idul Fitri tapi juga pada saat Natal dan Tahun Baru setiap tahun. Hasil Survei BPS triwulan pertama tahun 2011. Pada tahun 2012 akan dilakukan replikasi dan perluasan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 140 desa pada 28 kabupaten di 10 provinsi. (6) Pasar Argosari. Upaya penyediaan pos kesehatan arus mudik dimaksudkan untuk mendukung Decade of Action for Road Safety 2011-2020 Pemantauan Arus Mudik Upaya penyehatan lingkungan adalah kegiatan yang mendukung pengendalian penyakit menular dan tidak menular. Kota Malang. kantor-kantor dan unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia. Selain itu dilaksanakan operasionalisasi pembangunan berkelanjutan. Kota Metro Lampung. (5) Pasar Cibubur. Kementerian Dalam Negeri dan berbagai sektor lainnya. Proyek percontohan ini berlangsung 3 tahun (2009-2011). Kota Bontang. (7) Pasar Madyopuro. masyarakat di desa melibatkan Pemerintah Daerah. Konferensi ini dihadiri 600 peserta dari 30 negara. • Mushola Sehat Bentuk lain pemberdayaan masyarakat yang berbasis kesehatan adalah melalui program Mushola Sehat yaitu kegiatan masyarakat untuk memperbaiki tempat berwudhu dan sanitasi mushola yang dilaksanakan secara mandiri dengan bantuan dana stimulan dari pemerintah sebesar 5-15 juta rupiah per mushola.886 desa. peningkatan perilaku sehat di masyarakat telah mencapai 50. Salah satu upaya adalah melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). menyeluruh. Laporan provinsi dan berbagai tinstansi kesehatan sampai dengan Oktober 2011 menunjukkan bahwa persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat kesehatan adalah 87%.4%.2%. (4) Pasar Podosugih. (9) Pasar Margorejo. Kabupaten Gianyar. (2) Pasar Bunder. Kabupaten Gunung Kidul. (8) Pasar Rawa Indah. berbasis pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berwawasan kesehatan seperti yang diatur dalam peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan. Kabupaten Sragen. jumlah kematian dapat diturunkan 9% yaitu dari 853 orang di tahun 2010 menjadi 799 orang di tahun 2011. terutama di daerah rawan kemacetan dan rawan kecelakaan bekerjasama dengan lintas sektor terkait. pada tahun 2011 dimulai mini simulasi penanggulangan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) di tujuh lokasi dan pendidikan pelatihan karantina kesehatan bagi 40 orang staf kantor kesehatan pelabuhan. • Kota Sehat Peningkatan derajat kesehatan masyarakat perlu didukung oleh tatanan kota yang bersih dan sehat. Dengan gerakan ini seluruh komponen bangsa diajak melakukan tindakan nyata mewujudkan hidup bersih dan sehat. telah dilaksanakan Konferensi Internasional Jejaring Kesehatan Masyarakat atau FETP/Training of Epidemiology and Public Health Networking (TEPHINET) di Bali. Kota Mataram. Untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas selama arus mudik lebaran pada H-7 sampai dengan H+7. Di lingkungan Kementerian Kesehatan gerakan ini dilaksanakan di rumah sakit. Kota Pekalongan. Kumulatif jumlah desa yang melaksanakan Program STBM sampai Oktober tahun 2011 adalah 5. pemberdayaan Penyehatan Lingkungan 5. Kementerian Kesehatan juga mendorong Gerakan Nasional Bersih Negeriku yang merupakan amanat Presiden RI. Pada tahun 2010. yaitu penyediaan sarana air minum dan sanitasi dasar bagi masyarakat. Telah dilaksanakan pula proyek percontohan 10 Pasar Sehat di 9 provinsi. Kota Payakumbuh. tahun 2010 sebanyak 26 mushola dan tahun 2011 sebanyak 29 mushola. menunjukkan persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat adalah 55. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan perubahan perilaku. Pada tahun 2011. Upaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dilakukan melalui pengembangan desa 48 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi. Replikasi Pasar Sehat di daerah lain akan dilakukan tahun 2012.FETP. (3) Pasar Gianyar.1% rumah tangga. implementasi International Health Regulations (IHR) 2005 di Indonesia. Pasar percontohan tersebut yaitu (1) Pasar Ibuh. Kementerian Kesehatan telah memberikan bantuan program Mushola Sehat secara berturut-turut tahun 2009 sebanyak 154 mushola.

• Peran Serta Masyarakat Kementerian Kesehatan telah menjalin hubungan dengan lembaga masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan 18 organisasi kemasyarakatan. • Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan Poskestren Kit sebanyak 100 paket untuk 55 kabupaten/kota di 10 provinsi. sejumlah 15.pengendalian malaria. • Pelayanan Kesehatan Dasar Pada tahun 2010. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan guna meningkatkan akses masyarakat ini. PELAYANAN KESEHATAN DASAR DAN RUJUKAN Pada tahun 2010-2014 pembangunan kesehatan dititikberatkan pada peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. 18 pasraman sehat. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di bulan November 2011 yang lalu telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan 23 Dunia Usaha yang terdiri dari 4 BUMN dan 19 perusahaan swasta nasional dan internasional. • Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Posyandu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. gizi. Pada tahun 2011 terdapat 266. Poskestren Kit berupa peralatan yang digunakan untuk kegiatan promotif di Poskestren dalam penggalakan keteladanan berperilaku hidup bersih dan sehat di kalangan santri/santriwati pondok pesantren dan masyarakat di sekitar pondok pesantren. dan pengendalian diare. siaga aktif. Selain itu. 200 pondok pesantren sehat.827 Posyandu di Indonesia.9%) telah membawa anak Balitanya ke Posyandu. Dewasa ini terdapat 2.022 Posmaldes di daerah endemis malaria di Indonesia. keluarga berencana. 25 rumah sakit. dan pengobatan sederhana. preventif. imunisasi. Saat ini jumlah kader ormas/motivator yang sudah dilatih sebanyak 800 orang. Dalam meningkatkan pelayanan di Posyandu pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan Posyandu Kit sebanyak 150 paket untuk 67 kabupaten/kota di 11 provinsi.483. tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mengajak dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan. Sampai tahun 2011 telah dikembangkan 43. Pada tahun 2011 tercatat 3. ada beberapa bentuk pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan terkait dengan kampanye PHBS. Organisasi kemasyarakatan ini melakukan kegiatan memberdayaan masyarakat di 23 provinsi. Bentuk UKBM yang telah dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut: • Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Poskesdes adalah fasilitas kesehatan desa/ kelurahan yang memberikan pelayanan meliputi upaya promotif. dan 18 pura sehat. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 49 .005 unit. meningkat pada tahun 2011 menjadi 9. Kegiatan Posbindu PTM dibina oleh Puskesmas. Poskesdes adalah bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) di desa/kelurahan dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa/ kelurahan. • Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Di daerah tertentu Posbindu PTM disebut juga Posyandu Lansia.000 Posbindu PTM di Indonesia.323 unit.264 ibu (80. Sepanjang tahun 2011. • Pos Malaria Desa (Posmaldes) Kegiatan Posmaldes mencakup penemuan kasus malaria dan penyuluhan tentang 6.329 desa/kelurahan siaga aktif. dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader. 200 desa. Di masa mendatang kegiatan Posbindu PTM diharapkan dapat berkembang cepat di tengah masyarakat agar penyakit tidak menular terkendali di Indonesia. dan karang werdha. Berdasarkan laporan rutin program per Desember 2011. Sasaran kegiatan Posbindu PTM adalah kelompok masyarakat berusia di atas 10 tahun sampai lanjut usia. jumlah Puskesmas tercatat sebanyak 9.

Gorontalo. RSUP Fatmawati dan RS Jantung Harapan Kita telah mendapat penghargaan dari Bayer pErdalin: Competition On ManageMENt of healthcare asSociAted infection controL (BE COMMENSAL). Papua Barat. Kementerian Kesehatan menyediakan fasilitas Puskesmas Keliling 7. Kalimantan Barat.Pada tahun 2011 RSUP Dr. RSUP Sanglah.967 di seluruh Indonesia memperoleh BOK. perbatasan dan kepulauan 50 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . 7 rumah sakit pemerintah sedang dalam proses akreditasi internasional. rumah sakit yang terakreditasi telah mencapai 819 rumah sakit. Perbedaan alokasi anggaran ini ditentukan antara lain berdasarkan adanya perbedaan geografis. Sementara itu dalam pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit.000. flying health care. berkemah bersama. Pengadaan alat dan sarana penunjang di Puskesmas dan Puskesmas Perawatan. Kementerian Kesehatan juga menyediakan beberapa sarana penunjang seperti: Rumah Sakit Bergerak.200 juta/Puskesmas/ tahun dan regional Nusa Tenggara dan Papua sebesar Rp. BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) terdiri dari Puskesmas Perawatan berjumlah 3.304 unit. • Puskemas Terapung Sampai dengan tahun 2011 Kementerian Kesehatan bersama pemerintah Daerah menyediakan 15 unit Puskesmas Terapung. pemanfaatan BOK-nya cukup besar. lomba olahraga serta seni dan budaya. 12 pelayanan dan 16 pelayanan. Sebanyak 490 kabupaten/kota (98. Rumah Sakit Bergerak berjumlah 14 unit. 2 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Timur dan 5 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Barat. Cipto Mangunkusumo. kepulauan dan daerah perbatasan.019 unit dan Puskesmas Non Perawatan sebanyak 6. dan 18 rumah sakit di antaranya berada di DTPK/DBK di 17 kabupaten/kota. • World Class Health Care Sampai tahun 2011 terdapat 4 rumah sakit swasta yang terakreditasi internasional. RSUP H. • Pelayanan Kesehatan Rujukan Pada tahun 2010 terdapat 1.262. Adam Malik. Selain itu. 4 unit di kabupaten erbatasan Nusa Tenggara Timur. Dana BOK pada tahun 2011 disalurkan langsung ke seluruh 497 kabupaten/kota dengan perbedaan alokasi anggaran BOK di berbagai regional. dan Papua.6%). dari 497 kabupaten/kota telah memanfaatkan dana BOK. Maluku Rp. Pembangunan Puskesmas Perawatan di DTPK akan terus dilakukan hingga mencapai target 101 Puskesmas. • Akreditasi Rumah Sakit Pada tahun 2011. peningkatan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal.000.250juta/Puskesmas/ tahun. Pada umumnya daerah Indonesia Timur yang memiliki kondisi geografis sulit. Sulawesi Barat. • Penanganan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan menggelar Jambore Kesehatan Jiwa pada tanggal 8-9 Oktober 2011 di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr. Wahidin Sudirohusodo. 2.215. Maluku Utara. Sardjito telah meraih penghargaan Patient Safety dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi). malam renungan. Maluku Utara.632 rumah sakit di seluruh Indonesia.4%) yang belum memanfaatkan dana BOK secara optimal. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan anggaran BOK dari tahun 2010 yang berjumlah Rp. Kegiatan jambore meliputi: lomba poster. terluar (dtpk dan penanggulangan daerah bermasalah (pdbk) Upaya meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dilakukan dengan: 1. RSUP Dr. Marzoeki Mahdi Bogor dengan tema Investasi Kesehatan Jiwa melalui Ajang Prestasi dan Kreativitas Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK). • Rumah Sakit Bergerak Pada tahun 2010. Terdapat 3 jenis akreditasi rumah sakit. yaitu akreditasi 5 pelayanan.00 untuk 33 provinsi. Rumah Sakit Bergerak merupakan fasilitas kesehatan yang siap guna dan bersifat sementara dalam jangka waktu tertentu. 8. dan RSUP Dr. dibandingkan dengan daerah lainnya. sehingga masih ada 7 kabupaten/ kota (1. atau terjadi peningkatan sebanyak 182 dibandingkan dengan tahun 2010 (637 rumah sakit). regional KalimantanSulawesi sebesar Rp. Sardjito. yaitu 4 unit di kabupaten perbatasan Papua. dan pada tahun 2011 dipersiapkan 10 unit Rumah Sakit Bergerak baru di Provinsi Kepulauan Riau.904. Untuk mendukung pelayanan kesehatan di DTPK. RSPAD Gatot Soebroto. • Puskesmas Keliling Untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan perairan.100juta/Puskesmas/ tahun. RSUP Fatmawati.75juta/ Puskesmas/tahun.00 untuk 17 provinsi menjadi Rp. Maluku.000. Nusa Tenggara Timur. Terdapat perbedaan alokasi anggaran per Puskesmas per tahun untuk regional Sumatera Jawa-Bali sebesar Rp. Terjadi peningkatan bermakna di tahun 2011 sebanyak 89 rumah sakit. yaitu RSUP Dr. serta dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain di daerah tertinggal. Pada tahun 2011 seluruh Puskesmas yang berjumlah 8. fun games. seperti Papua. Peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas Perawatan di DTPK. Puskesmas Terapung dan Puskesmas Keliling Air (Pusling Air).555.000. Pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebanyak 83 Puskesmas Perawatan dibandingkan dengan tahun 2010 yang berjumlah 76 Puskesmas Perawatan. terpencil.

452 orang. pengembangan jaminan kesehatan Kementerian Kesehatan terus melakukan perbaikan dan pengembangan jaminan kesehatan menuju universal coverage. para penghuni panti sosial. dan Kalimantan Timur.2% peserta asuransi swasta lainnya. Daerah tersebut adalah Papua.2% peserta Jamsostek.4 juta jiwa mencakup masyarakat miskin dan tidak mampu. Pada tahun 2011 telah diangkat 10. Maluku.9%. Kalimantan Timur 3 unit.6. jaminan kesehatan pada tahun 2011. Kementerian Kesehatan pada tahun 2011 mengadakan 17 Puskesmas Keliling Double Gardan untuk wilayah yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa. Tahun 2011 terdapat 335 kabupaten/kota atau 67. Sampai dengan tahun 2010. Maluku Utara.425 dokter. dan dokter spesialis untuk daerah terpencil dan sangat terpencil diperpanjang dari 6 bulan menjadi 1 tahun. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengoperasikan FHC untuk menjangkau daerah terpencil di 8 provinsi yang sulit ditempuh dengan kendaraan darat maupun perairan. Bali. Sulawesi Selatan.4. 9. dan Kalimantan Barat 6 unit. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan pelayanan pengobatan. Kementerian Kesehatan mengadakan 908 Pusling Air dan pada tahun 2011 ditambah 17 Pusling Air. 13.078 Fasilitas Kesehatan (Faskes) sebagian besar adalah rumah sakit.3 triliun.Air (Pusling Air).5% peserta jaminan kesehatan perusahaan. Pada tahun 2011 jumlah penduduk yang memiliki jaminan kesehatan menjadi 63. sebanyak 401 dokter telah menyelesaikan Program Internsip Dokter.881 bidan. Pada tahun 2011.6%) dan Bangka Belitung (84. PuslingDouble Gardan tersebut didistribusikan ke Provinsi Papua 4 unit. Untuk meringankan beban keuangan para penderita Thalassaemia major. Selain Puskesmas Keliling Air. sehingga total jumlah Pusling Air sampai 2011 adalah 925 Unit. 504 dokter gigi.141 dokter sedang mengikuti program ini.6 triliun.125 triliun dan pada tahun 2011 meningkat kembali sebesar Rp. Alokasi anggaran Jamkesmas tahun 2009 sebesar Rp.4% peserta Askes PNS. • Flying Health Care Flying Health Care (FHC) adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tim kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dengan dukungan transportasi udara. Total sampai dengan tahun 2011 berjumlah 39.810 PTT yang terdiri dari 2. Sejak tahun 2008 program jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu diberi nama program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). dan masyarakat miskin akibat korban pasca bencana. Selain itu.133 Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi peserta Jamkesmas dan pelayanan kesehatan rujukan di 1.9%.1%.9%). sasaran Jamkesmas sebesar 76. pengembangan DAN pemberdayaan sdm kesehatan Mulai tahun 2011. Pada tahun 2011 realisasi penggunaan anggaran Jamkesmas sebesar 99. TNI. 2. dokter gigi. Dua provinsi yang cakupan jaminan kesehatannya besar adalah Kepulauan Riau (88.1% penduduk yang memiliki 10. Pada tahun 2011. pemerintah daerah juga turut memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dengan mengangkat tenaga kesehatan melalui program PTT Daerah. yaitu Sumatera Selatan. Pemerintah telah meningkatkan anggaran Jamkesmas sejak tahun 2009. Pemerintah daerah provinsi/kabupaten/ kota yang memiliki kemampuan sumber daya yang memadai telah mengembangkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan peserta masyarakat miskin yang tidak dicakup oleh Jamkesmas. Papua Barat.5. Peningkatan ketersediaan anggaran diikuti dengan peningkatan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan rujukan. Dari 63. Kepulauan Riau. 51 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . 7. Nusa Tenggara Timur 4 unit. Kalimantan Barat. Ditargetkan pada tahun 2014 seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan sebagai pelaksanaan UU No.5% peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). dan Polri. dengan demikian jumlah penduduk yang tidak mempunyai jaminan berkurang menjadi 36. 32. 6. dan pada tahun 2011 sebanyak 1. Pusling Air berbentuk perahu motor dan dapat dimanfaatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan di kabupaten/kota yang memiliki wilayah kepulauan. dan 1.4% dari 497 kabupaten/kota di Indonesia yang telah melaksanakan program Jamkesda. dan Aceh. Selama tahun 2010. masa pengabdian tenaga PTT dokter.4% merupakan peserta program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). 7. Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan 9. meningkat pada tahun 2010 menjadi Rp. Sampai akhir tahun 2011 empat provinsi telah mencapai universal coverage. penghuni Rutan/Lapas.

sebagai pengganti Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Anti Retroviral. Brahim dan bidan Diana Maryem. Cipto Mangunkusumo-Jakarta. yaitu penghargaan Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for Health kepada dr. kefarmasian. Dalam rangka pelaksanaan Program Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).Government pada Perizinan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). ahli madya farmasi. perawat. • Resep Elektronik (E-Prescription) Peresepan secara elektronik telah dilakukan oleh RSUPN Dr. pada tahun 2011 telah dikirim sebanyak 363 tenaga perawat untuk bekerja di rumah sakit di Jepang selama tiga tahun.5%. dan analis kesehatan di 35 kabupaten/kota prioritas DTPK di 12 provinsi. Setiap tahun. RS Karawang. RS Borromeus. Pada tahun 2010. Sistem ini akan mempermudah pelaku industri untuk mengakses pelayanan perizinan alat kesehatan secara 11. melakukan kemandirian bahan baku obat. perundangan. • Perizinan Alat Kesehatan Secara Online Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah membangun sistem E. organisasi profesi dan praktisi kesehatan. dan RS Mitra Keluarga-Bekasi. Kerja sama dengan pemegang paten bukan hanya untuk obat HIV-AIDS tetapi juga untuk obat Hepatitis B agar dapat diproduksi di Indonesia. Jumlah residen senior yang didayagunakan pada tahun 2011 berjumlah 383 orang di 78 kabupaten/kota dan di DBK.7%. kedokteran.1. Saat ini Kementerian Kesehatan sedang menyusun Peraturan Menteri Kesehatan tentang Penggunaan Resep Elektronik di Fasilitas Kesehatan dengan melibatkan para pakar di bidang hukum kesehatan. pemerataan. yaitu selama 15. rasionalisasi harga obat generik dilakukan pada 453 item. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Hukum an HAM menyusun Rancangan Peraturan Presiden tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Antiviral. Kesehatan. Dalam upaya mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. obat untuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)/bencana. Kementerian Kesehatan mengembangkan Program Tugas Belajar (Tubel) yaitu dengan memberikan bantuan beasiswa kepada 1. Eka Hospital-Tangerang.66 bulan di tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010 selama 14. Penggunaan obat generik di fasilitas kesehatan menunjukkan angka yang menggembirakan. keterjangkauan. Jumlah item obat generik yang mengalami rasionalisasi harga dilakukan dari tahun ke tahun. dan di tahun 2011 pada 499 item • Online Logistic System Pada tahun 2011 dikembangkan Software Online Logistic System yang diujicobakan di beberapa kabupaten/ kota dan disosialisasikan ke seluruh instalasi farmasi di Indonesia.510 tenaga kesehatan pada 2011. Ketersediaan obat di instalasi farmasi kabupaten/kota mengalami peningkatan yang bermakna.2 bulan dan tahun 2009 selama 12. Penghargaan internasional untuk tenaga kesehatan teladan diberikan pada tenaga kesehatan Indonesia.29 triliun untuk keperluan tersebut. RS BethesdaYogyakarta. Pemenuhan tenaga dokter spesialis di DTPK dikembangkan Program Dokter Dengan Kewenangan Tambahan (PDDKT) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). ahli gizi. RS HasanSadikin. pada tahun 2011 telah dibentuk Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) dan Komite Nasional Farmasi (KNF). dengan rincian pada Tabel 9 berikut ini. sedangkan di rumah sakit sebesar 66. obat program dan vaksin. Pada tahun 2011 disediakan anggaran sebesar Rp. dan menerapkan E-Register alat kesehatan.6 bulan. harmonisasi peraturan 52 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . menyediakan Online Logistic System. Pada tahun 2011 penggunaan obat generik di Puskesmas mencapai 96. dan RS Sentosa. Setiap tahun Kementerian Kesehatan menyediakan obat dan vaksin untuk buffer stock pusat dan provinsi. Kementerian Kesehatan melaksanakan pemilihan tenaga kesehatan teladan. Pada tahun 2012 seluruh kabupaten/kota akan mengimplementasikan sistem informasi logistik ini. • Fasilitasi License Compulsory/ Government Used Untuk mendukung penanggulangan penyakit HIV-AIDS dan Hepatitis B di Indonesia dipandang perlu memberikan akses kepada masyarakat pada obat antiviral yang saat ini masih dilindungi Paten. peningkatan ketersediaan.391 tenaga kesehatan strategis yang antara lain terdiri dari ahli kesehatan lingkungan. • Reposisi dan Revitalisasi Obat Generik Kementerian Kesehatan juga telah menetapkan kebijakan Online Logistic System di fasilitas kesehatan dan pencitraan obat generik yang lebih baik di masyarakat.Untuk memenuhi pelayanan kesehatan di DTPK. pada tahun 2011 telah diangkat 1. Beberapa Puskemas di Jawa Barat telah pula melakukan peresepan secara elektronik yaitu di Puskesmas Babakan Sari-Bandung dan Puskesmas Telaga Murni-Bekasi. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan Tahun 2011 telah dilakukan beberapa upaya yaitu: reposisi dan revitalisasi obat generik.

Adapun jenis layanan PTRC selama 2011 menunjukkan proporsi permohonan informasi 79%. Realisasi anggaran Kementerian Kesehatan menunjukkan kecenderunganmeningkat.730 layanan. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sejak tahun 2010 seluruh pengadaan barang dan jasa di Kementerian Kesehatan telah menggunakan layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik melalui website: www.398. Kementerian Kesehatan telah meningkatkan alokasi anggaran preventif dan promotif dengan konsisten sejak 2 tahun terakhir ini.depkes. Efisiensi pengadaan barang dan jasa melalui LPSE pada tahun 2010 mencapai nilai Rp. Pada tahun kedua (2011) pelaksanaan UU KIP. dan fraksi Lumbricusrubellusuntuk pengobatan aterosklerosis dan perbaikan sirkulasi darah. Layanan informasi melalui sosial media twitter mengalami penambahan pengikut (followers) yang cukup banyak. pengobatan kanker. pengobatan sindroma pramenstrual dan nyeri menstruasi.lpse. Pojok Informasi. reformasi birokrasi Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Kesehatan sebagai badan publik berkomitmen menjalankan amanat UU KIP.13. antara lain Fraksi Bioaktif Cinamomumburmanidan Lagerstroemia speciosa untuk menurunkan resistensi insulin dan pengobatan diabetes.go. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan proporsi anggaran untuk pembangunan kesehatan di daerah. dan berbagai media sosial yang dikembangkan.46 triliun dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 14.171 layanan. sehingga tahun 2010 telah dilaksanakan berbagai kegiatan persiapan menyambut pemberlakuan UU KIP.id.34 triliun. Kementerian Kesehatan termasuk dalam 10 besar badan publik paling terbuka berdasarkan monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Pusat terhadap 82 badan publik tingkat pusat. Pada tahun 2011 jumlah layanan meningkat 288 layanan (32.895. Sejak ditetapkan penggunaan sistem LPSE untuk pengadaan barang dan jasa.472. • Kemandirian Bahan Baku Obat Upaya menciptakan kemandirian di bidang bahan baku obat dan obat tradisional dilakukan dengan memberdayakan keragaman hayati yang dimiliki Indonesia. Sejalan dengan kebijakan desentralisasi. sementara jumlah layanan tahun 2011 tercatat sebanyak 30.08 triliun.478. pengaduan masyarakat 19% dan sisanya 2% memberikan saran dan perbaikan kepada Kementerian Kesehatan. Selama 2011 jumlah layanan informasi dan pengaduan yang masuk sebanyak 1.295. telah terjadi peningkatan efisiensi yang cukup bermakna.194. alokasi anggaran ini ditingkatkan pada tahun 2011 menjadi Rp.12.6%) bila dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun 2010.Penataan (Right Sizing) PNS di Kementerian Kesehatan. Anggaran preventif dan promotif pada tahun 2010 sebesar Rp. Hasilnya adalah sejumlah bahan baku obat yang dapat diproduksi di dalam negeri guna memenuhi kebutuhan produksi obat jadi. LAYANAN INFORMASI & PENGADUAN ALAMAT Pemanfaatan sarana informasi dan pengaduan oleh masyarakat menunjukkan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 53 . b. Pada tahun 2009 anggaran untuk Keberhasilan pemanfaatan anggaran pembangunan kesehatan di Pusat maupun Daerah ditunjukkan dengan tercapainya realisasi anggaran. Pemerintah secara resmi telah menetapkan penundaan sementara penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 12. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor. alokasi anggaran Kementerian Kesehatan untuk pembangunan kesehatan di daerah mendapat perhatian Kementerian Kesehatan. pengelolaan anggaran pembangunan kesehatan tahun 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 13.online sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kefarmasian dan alat kesehatan.162 followers. sejak tahun 2010 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan akses masyarakat dan untuk mendapatkan informasi pengaduan melalui Pusat Tanggap dan Respon Cepat (PTRC). Sampai tahun 2011 followers untuk twitter Kementerian Kesehatan telah mencapai 3. terutama bahanbahan yang telah diyakini khasiatnya berdasarkan hasil penelitian. Secara nominal. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat tersebut.191. Jumlah layanan publik yang diberikan selama April–Desember 2010 tercatat sebanyak 22. peningkatan yang signifikan sejak 2010.085. Dengan komitmen mem-bangun pengadaan yang terbuka.150 layanan.meningkat di tahun 2011 senilai Rp. yaitu salah satunya dengan membentuk Pejabat Pengelola dan Informasi dan Dokumentasi (PPID). Kementerian Kesehatan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk kategori kementerian dengan jumlah pagu terbesar menggunakan layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik tahun 2010. bersaing dan transparan.

Oktober 2011 menjadi titik tolak bagi negara ASEAN untuk mewujudkan rencana pengintegrasian obat tradisional ke dalam sistem kesehatan. Zero Discrimination and Zero AIDSRelated Deaths in ASEAN”. di antaranya: E-Pharm. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengamanatkan Kementerian Kesehatan untuk menyusun 9 Peraturan Pemerintah (PP). sistem registrasi kefarmasian dan alat kesehatan. Pemanfaatan obat tradisional dikenal di seluruh negara ASEAN. but It’s Preventable” telah membuka mata dunia bahwa demam berdarah adalah masalah bersama yang dapat diatasi. Dari 9 buah PP yang diamanahkan telah ditetapkan PP Nomor 44 Tahun 2010 tentang Prekursor. Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik (Good Governance) Opini BPK terhadap laporan keuangan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2009 dan 2010 berturut-turut adalah disclaimer. Causing Socioeconomic Burden. telah diselenggarakan “International Symposium on Getting to Zero New HIV Infections. dan pada tahun 2011 telah memasuki proses harmonisasi. mengamanatkan untuk menyusun 5 Peraturan Pemerintah (PP). selama 16 bulan yang dimulai pada tanggal 1 September 2011. Untuk meningkatkan upaya pengendalian HIVAIDS. hal ini mendorong para pengambil keputusan dan jajaran Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki pengelolaan administrasi keuangan guna meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2012 untuk laporan keuangan tahun 2011. 2 Peraturan Presiden (Perpres). 1 Peraturan Presiden (Perpres). Komitmen Kementerian Kesehatan untuk meraih WTP 2012 ditandai dengan penandatanganan piagam Komitmen Meraih Opini Laporan Keuangan WTP oleh seluruh pejabat struktural dan pengelola keuangan di lingkungan Kementerian Kesehatan. 24 Peraturan Pemerintah (PP). namun informasi tentang kemanjuran obat tradisional masih berdasarkan pengalaman empiris belum didukung bukti ilmiah. Jawa Tengah. Pada tahun 2011. website Kementerian Kesehatan.yang lebih dikenal dengan moratorium. dan PP No 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika. Untuk 20 Permenkes yang diamanahkan. Permenkes tentang Penentuan Kematian dan Permenkes Pembinaan dan Pengawasan masih dalam pembahasan. yaitu PP Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah. HUBUNGAN LUAR NEGERI BIDANG KESEHATAN Keketuaan ASEAN tahun 2011 dimanfaatkan Kementerian Kesehatan untuk berperan aktif dalam menerapkan kesepakatan ASEAN di bidang kesehatan dalam mencapai Komunitas Sosial Budaya ASEAN 2015. dan 1 Peraturan Daerah untuk setiap daerah.sementara dua Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) telah selesai tahap harmonisasi yaitu RPP tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dalam proses penandatanganan oleh 5 Menteri untuk ditetapkan menjadi PP dan RPP tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Sistem Informasi Kesehatan Nasional Saat ini Kementerian Kesehatan. Dari 5 PP amanah UU. Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS). Penyalahgunaan dan Korban Penyalahgunaan Narkotika. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. dan 11 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS). 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Dari 11 Permenkes yang diamanahkan telah ditetapkan Permenkes Nomor 2415/Menkes/Per/ XII/2011 tentang Rehabilitasi Medis Pecandu. • Undang-Undang No. 14. Dari 24 PP yang diamanahkan telah ditetapkan tiga PP. sistem registrasi dokter/dokter gigi online dan Sistem Informasi Laporan Keuangan (SILK). Indonesia berhasil mendeklarasikan “Jakarta Call for Action on Combating Dengue”. 17 di antaranya sudah ditetapkan menjadi Permenkes. Sementara 7 RPP lainnya disatukan materinya menjadi satu RPP yang berjudul Pelaksanaan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. Penyelenggaraan The Official Launch of the ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011 yang waktunya bersamaan dengan dilaksanakannya International Conference on Dengue di Jakarta mendapatkan apresiasi internasional. mengamanatkan untuk menyusun 1 Undang-Undang (UU). dan 20 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). PP Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan yang masih cukup relevan. Pemerintah telah menyusun RUU tentang Tenaga Kesehatan. Sedangkan RPP lainnya masih dalam pembahasan di internal Kementerian Kesehatan termasuk RPP tentang Tenaga Kesehatan Asing. saat ini Kementerian Kesehatan telah menyusun RPP tentang Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS). Simposium 54 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Tema konferensi The 3rd Conference on Traditional Medicine in ASEAN Countries -“Utilization of Evidence Based Traditional Medicine in Health Care” yang diselenggarakan di Surakarta. Sesuai dengan tema konferensi “Dengue Is Everybody’s Concern. Melalui event tersebut. sedangkan Permenkes tentang Hak Penggunaan Pelayanan Kesehatan.31 Desember 2012. telah mengembangkan berbagai sistem elektronik baik untuk mendukung proses pelayanan kesehatan maupun administrasi kesehatan. • Undang-Undang No. 2 Peraturan Presiden (Perpres). Kementerian esehatan masih melakukan pembahasan internal untuk Rancangan Peraturan Presiden yaitu Peraturan Presiden tentang Sistem Kesehatan Nasional dan Peraturan Presiden tentang Badan Pertimbangan Kesehatan. 15 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Penguatan Perangkat Perundangundangan • Undang-Undang No.

Cakupan pelaksanaan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/kota meningkat dari 30% pada tahun 2010 menjadi 50% pada tahun 2011.803 orang. dilakukan pemeriksaan kesehatan di embarkasi. dalam perjuangan mengubah mekanisme virus sharing yang diterapkan WHO selama lebih dari 60 tahun. 15. Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 3. dan mencegah terjadinya penularan penyakit menular. setara. Untuk pelayanan kesehatan haji di Tanah Suci tahun 2011. Advisory Group bertugas memberikan pandangan dan rekomendasi PIP kepada WHO. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan dukungan tenaga. tenaga elektro medik. Pada kesempatan ini dicanangkan Kampanye AIDS dengan tema “Aku Bangga Aku Tahu” untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai HIV-AIDS. Untuk memastikan kesehatan jemaah haji sebelum berangkat. ibukota Provinsi Punjab dalam rangka menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dengue pada bulan Oktober-November 2011. penata rontgen. tenaga sanitasi. Kementerian Kesehatan telah mengkoordinasikan dan mendukung penanganan korban ledakan di rumah sakit.800 WNI overstay pada saat pemulangan dengan kapal laut dari Arab Saudi ke Indonesia.343 orang. Dalam penanganan peristiwa ledakan bom di Cirebon yang terjadi pada tanggal 15 April 2011 dan ledakan bom di Surakarta yang terjadi pada tanggal 29 September 2011. dan tenaga non-medis. tenaga rekam medik. Kementerian Kesehatan telah mengirimkan obat dan tim kesehatan yang berjumlah 20 orang untuk membantu pemerintah Pakistan. 750 unit personal kit. Jumlah jemaah haji reguler tahun 2011 adalah 02. Menteri Kesehatan berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB.346 (50. Sementara itu. khususnya yang tinggal di Lahore. Dari jumlah tersebut terdapat 102. Ban Ki Moon yang menyampaikan apresiasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas pelayanan Puskesmas yang dinilai cukup berhasil. Indonesia telah terpilih menjadi Vice Chair Advisory Group (Wakil Ketua Komite) pada pertemuan PIP Framework Advisory Group di Jenewa. Joint Statement ke-2 dengan Malaysia. tenaga surveilans epidemiologi. Selanjutnya sebelum keberangkatan. dan sebanyak 150 unit peralatan pengolah data ke seluruh kabupaten/kota tersebut. Disetujuinya penerapan Standard Material Transfer Agreement pada virus sharing. 21-24 November 2011. menciptakan mekanisme perlindungan pada global public health yang adil.6%) jemaah haji risiko tinggi (Risti). asisten apoteker. Salah satu bentuk kepedulian Indonesia pada masalah krisis kesehatan global. Subsidiary Arrangement (SA) Program AIPPMH (Australia/Indonesia Partnership on Maternal Neonatal Health) tentang kesehatan ibu dan anak. jika ada yang menderita penyakit tertentu dirujuk ke rumah sakit.ini diselenggarakan dalam rangkaian pertemuan The 19th ASEAN Task Force on AIDS di Bandung. Palestina. logistik dan dana operasional untuk mengatasi krisis kesehatan sebanyak 20 kejadian baik di dalam maupun di luar negeri. dokter gigi. sejak tahun 2010-2011 telah dilakukan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam manajemen dan teknis penanggulangan krisis kesehatan di 150 kabupaten/kota. pelayanan kesehatan haji Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. sepanjang tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama bidang kesehatan dengan Islamic Development Bank (IDB) tentang pendirian Indonesian Cardiac Center di Gaza. dan Record of Discussion (ROD) RI Qatar tentang kesepakatan pembahasan pengaturan pengiriman tenaga kesehatan. perawat. 16. Kementerian Kesehatan mengirim tenaga kesehatan sebanyak 1. ahli gizi. menjaga agar jemaah haji dalam kondis sehat selama menunaikan ibadah haji sampai tiba kembali di Tanah Air. Di sela-sela sidang KTT ASEAN November 2011 di Bali. Tahun 2007. dalam penanganan kesehatan pemulangan WNI ke Tanah Air akibat krisis Mesir. dokter umum. dengan menugaskan 20 tenaga kesehatan dalam dua kali perjalanan selama kurang lebih 14 hari. Record of Discussion (ROD) RI-JICA tentang Prima Kesehatan. terdiri dari dokter spesialis. apoteker. ditunjukkan dengan mengirim Tim Kesehatan selama dua minggu untuk membantu masyarakat Pakistan. Pemeriksaan sebelum keberangkatan dimulai di Puskesmas. Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/ kota. November 2011. PENANGGULANGAN BENCANA DAN KRISIS KESEHATAN Dalam rangka menurunkan risiko kesehatan pada setiap kejadian yang menimbulkan atau berdampak pada krisis kesehatan. Selain itu telah didistribusikan sebanyak 300 unit emergency kit. Kementerian Kesehatan menyediakan tenaga kesehatan. Kementerian Kesehatan juga merekrut 108 orang Tenaga Musim (Temus). Mei 2011. Dalam konteks kerja sama internasional. Jawa Barat. dan rumah sakit rujukan. ambulans. Pada tahun 2011 diplomasi kesehatan Indonesia di forum WHO telah mencatat sejarah yang mengubah tatanan kesehatan global dengan disepakatinya resolusi “The Framework for Pandemic Influenza Preparedness (PIP): Sharing of Influenza Viruses and Access to Vaccines and Other Benefits” pada Sidang ke-64 World Health Assembly (WHA) di Jenewa. yaitu warga negara Indonesia yang bermukim EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 55 . transparan. dan menguntungkan semua pihak.

sehingga dapat memberikan kontribusi mendasar. 2. Klinik Saintifikasi Jamu HortusMedicus. Dalam kesempatan peresmian Duver. antihemoroid. Kunjungan rawat jalan di BPHI sebanyak 701 kunjungan dan jemaah haji yang rawat Inap di BPHI Mekkah. Pusat informasi ini didedikasikan dalam upaya penelitian penanggulangan dan pengendalian penyakit tular vektor dan reservoirpenyakit. aphrodisiakadan hepatoprotektor. 2 buah mobil bus mini coaster. dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi. pemetaan dan karakterisasi molekular virus HIV dan AIDS di 8 provinsi. anti-dispepsiadan penambah volume ASI. RS Dr. Telah dilakukan pengembangan teknologi dan perkebunan Artemisia annuaseluas 2 Ha dengan melibatkan lintas sektor terkait. Luaran dari kegiatan ini adalah tercapainya kemandirian penyediaan bahan baku obat artemisinin. RS Suraji-Klaten.994 pasien. SoetomoSurabaya. • Saintifikasi Jamu Pada tahun 2011. telah terjadi peningkatan kualitas dan pemanfaatan program penelitian. Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan diantaranya. Madinah. anti-kanker. kebun penelitian. Selain itu. RS Dr. asil evaluasi sampai dengan tanggal 11 Desember 2011. juga didirikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver). RS Pirngadi-Medan. Dari penelitian ini akan diperoleh apakah jamu tersebut dapat menimbulkan efek toksik pada hewan uji. dan RS Kandau-Manado. Pemanis Rendah Kalori dari Stevia Rebaudiana Stevia rebaudianamengandung zat pemanis rendah kalori. klinik saintifikasi jamu berkembang sangat pesat dengan jumlah pasien yang meningkat signifikan. penelitian dan pengembangan kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk lebih mengembangkan program penelitian dan pengembangan kesehatan. hiperkolesterolemia. administrasi dan transportasi. Hasil sementara menunjukkan empat formula ini cukup baik untuk megobati empat jenis penyakit degeneratif. 7. dan hiperglikemia. saintifikasi jamu. 6. tuberculosis. 17.di Arab Saudi dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi atau di negara sekitarnya untuk membantu pelayanan logistik. penelitian biomolekular. 3. Penelitian yang difokuskan untuk mendukung keberhasilan pembangunan kesehatan pada tahun 2010-2011 antara lain adalah Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes). menunjukkan jumlah kunjungan rawat jalan adalah 3. Riset dilakukan di seluruh Rumah Sakit Pemerintah sejumlah 684 Rumah Sakit. anti-hemorroid. dan pengembangan primer diagnostik molekular tuberkulosis metode Loopmediated isothermal amplification (LAMP). Pengembangan mutu dan jumlah sarana dan prasarana yang ada di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu dengan membangun laboratorium terpadu 3 lantai. sehingga dapat dipakai acuan untuk menentukan dosis jamu dengan uji klinik. pemetaan dan karakterisasi molekular virus dengue. RS Persahabatan-Jakarta.137 kunjungan dan rawat inap 173 kunjungan di sektor Mekkah dan Madinah. Penelitian studi observasi klinik anti-obesitas. Pada tahun 2010 tercatat 5.148 dan laboratorium klinik mandiri pemerintah dan swasta sebanyak 888 laboratorium. Kementerian Kesehatan telah melakukan dan mengembangkan database karakterisasi morfologi dan genetik Stevia rebaudiana. Sejak dicanangkan pada tahun 2010. Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) ditingkatkan jumlah tempat tidurnya dari 40 tempat tidur di tahun 2010 menjadi 70 tempat tidur tahun 2011. Puskesmas sejumlah 9. • Kemandirian Bahan Baku Obat a. • Penelitian Biomolekular Hasil yang telah diperoleh dari penelitian biomolekularadalah pemetaan dan karakterisasi molekular virus influenza termasuk virus avian influenza H5N1.379 pasien. RS Syaiful AnwarMalang. Suharso-Solo. Diklat dokter saintifikasi jamu untuk menghasilkan dokter dengan kompetensi di bidang penelitian dan pelayanan jamu. Untuk meningkatkan akses jemaah haji Indonesia pada pelayanan kesehatan di Arab Saudi. strategis dan jangka panjang bagi keberhasilan pembangunan kesehatan. Sardjito-Yogyakarta. RS Wahidin-Makassar. RS Angkatan Laut Mintohardjo-Jakarta. sehingga tersedianya bibit terstandar. hiperurisemia. 5. Artemisinin Sebagai Senyawa Anti Malaria Artemisia annuamengandung artemisinin yang berkhasiat sebagai antimalaria. 4. RS Dr. Dengan studi tersebut akan diperoleh formula jamu yang terbukti aman dan berkhasiat sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. dan penelitian kemandirian bahan baku obat. Satu bus mini coaster dapat mengangkut 2530 jemaah pada kegiatan Safari Wukuf.200 kg. RS Kanker Dharmais-Jakarta. • Riset Fasilitas Kesehatan Tahun 2011 Riset Fasilitas Kesehatan merupakan salah satu riset kesehatan berskala nasional yang dimaksudkan untuk melakukan 56 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .85 Ha. pengukuran dan pengamatan data primer serta penelusuran data sekunder mengenai penyediaan fasilitas kesehatan dan kinerjanya. disediakan 40 macam jenis obat dengan berat total 1. dan Jeddah adalah 2. pemetaan dan karakterisasi molekular bakteri M.183 orang. kegiatan yang dilakukan dalam mendukung saintifikasi jamu adalah: 1. antiosteoarthritis. telah diterbitkan pula “Atlas Vektor Penyakit di Indonesia”. Selain pelaksanaan penelitian. Klinik jamu medik di 12 Rumah Sakit Pendidikan yaitu di RSU SanglahBali. tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengadakan 9 ambulans sehingga total ambulans berjumlah 44 buah. • Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) dan Atlas Vektor Pada tanggal 14 September 2011 telah diresmikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) di Salatiga. etalase tanaman obat dan kebun produksi seluas 15. Penelitian studi pra klinik antimyalgia. Untuk pelayanan kesehatan jemaah haji tahun 2011. Pada tahun 2010 sebanyak 63 dokter serta tahun 2011 sebanyak 60 dokter telah mengikuti diklat saintifikasi jamu. Dari tahun ke tahun. pemetaan kasus diare yang disebabkan rotavirus. dan tahun 2011 berjumlah 16.

pembangunan kesehatan masih menghadapi tantangan lain. Untuk menyikapi dan mengatasi berbagai tantanganyang dihadapi. serta sumber daya kesehatan yang masih terbatas. Dukungan dan kerja sama dari seluruhjajaran kesehatan dan jajaran lintas sektor di tingkat Pusatdan Daerah beserta seluruh lapisan masyarakat sangatdiharapkan bagi terwujudnya visi Masyarakat. bayi dan balita. dengan tema “Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Siap Menjadi Kader Pembangunan yang Sehat. lintas alam di Sentul.18. hotel/wisma. perencanaan pembangunan kesehatan paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). diikuti oleh 1. menuju Universal Coverage dengan penambahan tempat tidur khususnya untuk kelas III. jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 230 juta jiwa tersebar tidak merata dengan budaya yang beraneka-ragam. Usul. pengendalian penyakit menular serta tidak menular dan penyehatan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. Empat prioritas utama kegiatan ini adalah peningkatan kesehatan ibu. dan medical centreyang berada di provinsi DKI Jakarta. Pelayanan kesehatan dipersiapkan mulai dari bandara. Tantangan Pembangunan Kesehatan Tantangan dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Indonesia adalah wilayah Indonesia yang luas dengan 17 ribu pulau. dan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang bermutu merupakantantangan tersendiri penutup Pembangunan Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 telah berlangsung selama dua tahun. venues. letak Indonesia di wilayah yang rawan bencana. sepertiperilaku hidup bersih dan sehat. dan Sumatera Selatan. pencegahan dan pengendalian penyakit. Seperti venue cabang olahraga Paralayang di Puncak. Partisipasi Kementerian Kesehatan dalam acara ini berupa pelayanan kesehatan kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan rujukan. peningkatan penggunaan teknologi informasi di berbagai aspek pelayanan kesehatan. suatu keadaan morbiditas dan mortalitas penyakit menular masih merupakan masalah dan pada saat yang bersamaan morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular mulai meningkat. peningkatan status gizi masyarakat. Kementerian Kesehatan telah memanfaatkan kegiatan nasional dan internasional untuk memberikan pelayanan kesehatan bersama lintas sektor terkait. terdiri dari petugas medis dan paramedis sport injury. dan efisien. dan KB. Ambulans siap siaga di 11 venues selama 17 hari. Bersahabat. Kementerian Kesehatan membangun medical center/mini hospital. partisipasi kementrian kesehatan pada kegiatan nasional dan internasional Guna mewujudkan akselerasi pembangunan kesehatan khususnya di kawasan kepulauan dan daerah terpencil.terutama penyakit tidak menular. Dalam kegiatan internasional ini. saintifikasi jamu dan kemandirian bahan baku obat. • TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kementerian Kesehatan bermitra dengan TNI dalam kegiatan TMMD sejak tahun 1980. serta open water swimming di Pulau Putri. pelaksanaan manajemen birokrasi yang bersih. Jampersal. PONEK. Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/ kota. dan kritik dari masyarakatsangat diperlukan Kementerian Kesehatan agar dapatmemberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagirakyat Indonesia.500 peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Kesehatan. Jawa Barat. Cerdas dan Berkualitas”. pada tahun 2012 Kementerian Kesehatanantara lain akan melakukan langkah-langkah upaya promotif dan preventif. upaya perbaikan gizi terutama masalah stunting. yaitu beban ganda penyakit. upaya penurunan angka kematian ibu dengan menambah pelayanan PONED. Jawa Barat. • SEA Games SEA Games ke-26 tahun 2011 dilaksanakan di Jakarta dan Palembang tanggal 11–25 November 2011. Masih ditemui kekurangandalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang harussegera diperbaiki. • Perkemahan Tingkat Nasional Saka Bhakti Husada (Pertinas SBH) Pertinas SBH ke IV tahun 2011 dilaksanakan tanggal 25 September-2 Oktober 2011 di Bumi Perkemahan Bongohulawa. Kementerian Kesehatan memberikan dukungan dalam bentuk evakuasi cepat bagi atlet di venue yang lokasinya jauh dari keramaian. Dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan jugadihadapi tantangan berupa masih adanya stigmatisasidan diskriminasi terhadap penderita penyakit tertentu di masyarakat dan perlunya ditingkatkan pemahamanmasyarakat tentang berbagai aspek kesehatan. Kementerian Kesehatan melakukan sejumlah kegiatan. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 57 . Berbagai terobosan telah dilakukan untukmeningkatkan akses masyarakat pada pelayanankesehatan yang bermutu. Kementerian Kesehatan juga harus memberikan perhatianyang besar bagi terciptanya tata kelola kepemerintahanyang baik. akurat. Perkembangan sosialpolitik. Selain itu. bagi Kementerian Kesehatan. • ASEAN Paragames Dalam rangka mendukung kegiatan ASEAN Paragames di Surakarta tanggal 12-22 Desember 2011. masukan. keterbukaan. • Sail Wakatobi-Belitung Sail Wakatobi-Belitung adalah kegiatan kelautan internasional yang diikuti oleh para pecinta maritim dari seluruh dunia. Selain itu. serta kegiatan bakti sosial. Selama Pertinas SBH ini. Kepulauan Seribu. efektif. Provinsi Gorontalo. olahraga berkuda di Cinere. Kementerian Kesehatan menyiapkan tim medis berjumlah 25 tim. dan bentuk pemerintahan dengan dua tingkat otonomi yang terdiri dari 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota.

58 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di Belantara Tropis Oleh: Hikmandari dan Udiani. Fotografer: Anitasari dan ADM Tangkudung EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 59 .

Pada 2002.212. sanggang. seperti saluang.7 jiwa/ km2. ∞ 60 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Palangka Raya tumbuh. Sejak itu roda alat berat terus bergerak: jalan. tepat tanggal 17—angka istimewa bagi warga Kalimantan Tengah—sekitar 12. Wajah penuh harap dan syukur itu menunggu kedatangan presiden mereka. Palangka Raya. Sungai Kahayan tak ditinggalkan. listrik.Kalimantan Tengah dalam Angka Pertengahan Juli 1957. dan sarana kota lainnya bermunculan. baung. Tepat pukul 10.089 km2 atau rata-rata 14. Transportasi air tetap bergantung pada surut pasangnya sungai sepanjang 250 km ini. bersama rombongan menteri dan pejabat lain. orang nomor 1 ini meletakkan tiang pembangunan pertama ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.564 km2. Kalteng mekar. Jumlah penduduk : 2. Berikut cuplikan data tentang sarana dan tenaga kesehatan serta beberapa indikator kesehatan masyarakat. provinsi terluas ketiga di Indonesia ini berkembang dari 8 kabupaten menjadi 13 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 153. sementara ikan sungai. saluran air. Meski demikian. Sukarno. lais. dan jalwat serta buah-buah tropis menjadi santapan utama warga.000 orang telah berkumpul di Kampung Pahandut sejak subuh.

000 kel.n Sarana kesehatan yang dimiliki: Rumah sakit: 17 unit Puskesmas : 178 unit (Rawat inap 115)Pustu: 985 Posyandu : 2304 n Tenaga kesehatan: Dokter 40 (ratio Kalteng: 18.000 penduduk Balita gizi buruk 4% Balita gizi kurang 13% EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 61 .6) Perawat 117 Bidan 100 (60) Gizi 22(11.000 kel.8) n Indikator kesehatan masyarakat: AKI: 228 per 100.9) Dokter spesialis 6 (3) Dokter gigi 10 (3. hidup AKB: 30 per 1. hidup Penemuan TB Paru 28% AKMalaria 10 per 1.

Kes. angka bisa menjadi sesuatu yang relatif.. tiba-tiba Anda lihat di dalam hutan sana ada satu keluarga yang belum terkunjungi. ucapan itu masih relevan. Salah satunya adalah adalah program PM2L. kepadatan penduduk Kalteng hanya 14 jiwa/km2. Provinsi ke17 ini hanya bisa dikalahkan oleh Provinsi Papua Barat dan Kalimantan Timur dalam hal luas wilayahnya. bayangkan. Kami hanya memberikan hak mereka atas kesehatan. Menurut dokter Rhizall M. terutama bila menilik kondisi kesehatan di provinsi bungsu dari keempat provinsi di Kalimantan ini. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah.” tutur dokter Rian. mantan gubernur sekaligus salah seorang pendiri Provinsi Kalimantan Tengah. “Menurut target. 30 hari sebulan. keluasaan itu tentu sebuah berkah. Setidaknya itulah yang dialami oleh petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Namun. Sejalan dengan dr Rian. ia pun terjun mengelola polindes itu dan menggerakkan warga di sekitarnya untuk menjadi kader yang siap bekerja.. seorang bidan sekaligus kepala Poskesdes Mintin.Mengayuh hingga “Barigas” “Mereka yang cinta karya. Mereka akan menemukan lapangan karya yang luas sekali. walaupun itu berarti kami harus menempuh medan yang berbahaya. Ia mewakafkan sepetak tanah miliknya untuk digunakan sebagai polindes. ketika Anda memutuskan untuk memutar haluan kapal hendak pulang. hanya ada satu saat ini. Kepala Puskesmas Bukit Hindu. Letak penduduk yang terpencil dan medan yang teramat luas dan sulit memang merupakan hambatan utama para 62 petugas kesehatan. taman nasional. Bagaimanapun.. “Untuk mengantarkan satu set dental kit ke Mendawai Kasongan. Ketika itu Lutfil menjadi pengelola proyek DHS (Decentralised Health Service) 2. Apa yang mesti kita lakukan? Apa iya mereka akan kita tinggalkan karena toh target sudah terpenuhi?. akan menemukan lapangan bakti yang mulia sekali” (Tjilik Riwut) Bidan Tety Anggela (depan. Angka pun menjadi relatif Dalam kondisi semacam ini. Pasalnya.” tutur Lutfil Aman sembari mengingat perjalan yang ditempuhnya sehari semalam seluruhnya lewat sungai itu. Di kabupaten lain. Itu pun sebagian terpusat di kota. ketiga dari kanan) bersama para kader di Polkesdes Mintin Hampir setengah abad sudah kata-kata di atas dilontarkan Tjilik Riwut. dan hutan konservasi bekerja menyuplai gas kehidupan untuk dunia. dan 365 hari dalam setahun. berkah juga bisa menjadi kutuk untuk pihak lain. Seluruh dunia berdecak kagum sekaligus berdebar cemas memandang rimba belantara yang menjadi paru-paru dunia di bumi Kalimantan Tengah. Belum cukup. rata-rata pembangkit listrik masih menggunakan PLTD yang tidak bisa diandalkan untuk penyimpanan vaksin. sebagaimana dituturkan oleh dokter ADM Tangkudung. Tety Anggela. Kota Palangka Raya. Buat kita yang berada di daerah-daerah berpenduduk padat. 7 hari seminggu. pusat rujukan rabies untuk seluruh provinsi. hanya daerah itu yang dianggap memiliki pembangkit listrik andal: bekerja selama 24 jam sehari. panggilan Kadinkes Prov Kalteng di atas. Penduduk negeri ini kurang dari seperempat penduduk Jabotabek di siang hari. gula tak selamanya mengundang semut. mungkin kita sudah berhasil menjangkau jumlah yang ditetapkan. Kalimantan Tengah adalah daerah mahaluas dan kaya raya. baik yang di permukaan maupun di dalam bumi. Belum lagi berbicara tentang kekayaan alamnya. di sinilah hutan lindung. Namun. apalagi di tingkat kecamatan. Bukan hanya prakarsa pribadi. yaitu sekitar 2. Hutapea. Bila dirata-rata. dan sebagian lain tersebar mengikuti arus Sungai Kahayan yang membujur sejauh 250 kilometer. kecuali Kabupaten Kapuas. Demikian pula dengan minimnya infrastruktur. mencapai kesenangan bekerja di Palangka Raya. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . M.23 juta jiwa. atau program membangun dan memelihara desa yang mengikutsertakan semua pihak. Namun. Kecamatan Kahayan Hilir. kemudian beranak pinak hingga ke daerah-daerah jauh di pedalaman rimba. con amore. saya perlu biaya untuk bahan bakar speedboat saja Rp3 juta lebih. dinas kesehatan dengan ditopang pemerintah daerah agaknya juga telah berupaya menyediakan layanan kesehatan yang layak. agaknya juga tak berhitung berapa angka rupiah di koceknya. Antara kutuk dan berkah Dibanding daerah lain di Nusantara. Tapi. yaitu puskesmas Bukit Hindu. termasuk listrik.

∞ dr. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng) Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 63 . Namun. Kalteng Barigas sudah dicanangkan. tapi Memihak”). peringkat kesehatan Kalimantan Tengah saat ini berada pada peringkat 22. Dan beruntung. Kalteng juga dinyatakan sebagai daerah endemi malaria di samping baru-baru ini juga berada dalam situasi KLB DBD. 17. Belum selesai di situ. “Saya percaya pembangunan infrastruktur akan berdampak pada akses kesehatan yang lebih mudah. Itu sebabnya Kalteng kini berjibaku untuk membangun infrastruktur. atau di atasnya. Gubernur Teras Narang tak menyangkal buruknya kondisi kesehatan di wilayahnya.” tuturnya. ADM Tangkudung. kesehatan. masyarakat hendaknya mengutakan upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatannya. Rendahnya persalinan oleh tenaga kesehatan berujung pada angka kematian ibu dan bayi yang tinggi.” Keyakinan itu memang beralasan bila melihat kondisi sarana prasarana di Kalteng.Kes. bagaimanapun. Di samping itu ada pula usaha untuk menambah tenaga kesehatan dengan mendirikan sekolah kedokteran dan STIKES. Mudah-mudahan kayuh itu tak lapuk hingga Kalteng Barigas. Kali ini bukan ke-17 Segala upaya tersebut sudah seharusnya dilakukan. muramnya wajah indikator dasar tersebut masih dibebani lagi dengan penyakit-penyakit tidak menular atau degeneratif . berkaca pada daerah lain dengan prasarana yang jauh lebih lengkap. M. akan diprioritaskan pembangunan beberapa desa di beberapa kabupaten. Dari hasil riset kesehatan dasar. “Selain itu. termasuk di bidang kesehatan. termasuk hipertensi.Puskesmas Keliling Dalam satu tahun. Kalteng telah menyaksikan keberpihakan itu. merupakan suatu kebijakan (lihat: “Bukan Sekadar Melayani. bukan pada angka istimewa yang kerap dikaitkan dengan provinsi ini.

daerah endemis malaria yang cukup tinggi. peran kader dalam menjalankan aktivitas di Pos Malaria Desa (Posmaldes) juga signifikan. masyarakat menyukai pemakaian kelambu. Di Kalteng. tak terlalu sulit menyadarkan masyarakat untuk berperan dalam penanggulangan malaria. Jadi malah senang kalau sekarang diberi kelambu berinsektisida. Padahal ini salah satu langkah penting dalam program yang lengkap. Koordinasi penanganan semestinya semakin ke depan semakin baik. “Mereka juga membantu untuk skrining kasus di daerah pertambangan” ujar Rita. yaitu Posmaldes Pangkalan Tiga. Lintas sektor dan partisipasi masyarakat. yang sudah menyatu dengan Desa Siaga. Posmaldes (Pos Malaria Desa) menjadi tumpuan di daerah yang sulit dijangkau. Sejak itu pula target dan metode lebih ditajamkan. Meskipun jalan masih cukup panjang. Global Fund Penanganan malaria di Kalteng didukung oleh Global Fund sejak 2010. tambahnya. yang dinilai berhasil oleh tim monitoring Global Fund. Rita Juliawaty. ada Posmaldes. pengelola program Global Fund untuk Malaria. Bahkan. Selain yang didirikan oleh pemerintah. Apalagi Gubernur Kalteng sudah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 19 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria di Provinsi Kalimantan Tengah. saat ini terdapat sekitar lima belas Polmades juga dididirikan dan dikelola dengan baik oleh LSM. mengatakan bahwa pada dasarnya penduduk memang sudah mempunyai kebiasaan memakai kelambu. 64 Di Kabupaten Kotawaringin Barat.” Menurut Rita. Menyelesaikan masalah malaria memerlukan kerjasama semua pihak. yayasan dan kelompok keagamaan. “ada sebagian masyarakat yang percaya bahwa kelambu dapat menangkal ‘ilmu-ilmu’. ∞ Rita Juliawaty (Koordinator GF Malaria) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Selain soal kelambu. dan hasilnya senantiasa dimonitor. Tentunya pengendalian faktor risiko termasuk pengelolaan pertambangan dan perkebunan akan lebih dapat dilaksanakan dengan baik. namun perbaikan keadaan sudah mulai tampak. baik SDM maupun fasilitas lainnya. Ini memungkinkan pelayanan yang lebih terpadu dan lebih terjamin karena didukung oleh sumber daya yang lebih kuat.Menangkal “Ilmu” dengan Kelambu Program penanggulangan malaria di banyak daerah terkadang menghadapi keengganan masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida.

kerabat. Laporan Kemenkes yang memperlihatkan tren peningkatan alokasi anggaran APBN untuk daerah cukup menggembirakan. berarti satu langkah lebih dekat dengan tujuan. Pemihakan yang nyata kepada daerah pedesaan dan daerah terpencil dari sisi anggaran saja masih sulit dilakukan. dan rata-rata penduduk pedesaan harus menempuh jarak lima kali lebih jauh dibanding penduduk perkotaan untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan. menunggu pembagian potongan kue legit anggaran. sahabat. Di manapun di Indonesia. tetapi memenuhi hak Membicarakan pelayanan kesehatan di daerah terpencil adalah membicarakan keberpihakan.” ujarnya tak gentar. teman. Tak sulit melihatnya dengan kasat mata. sementara di depan mata. Pastilah lebih rumit. disparitas masih menganga di banyak wilayah negeri tercinta. Padahal Riset Kesehatan Dasar sangat teliti mengupas disparitas desa dan kota. Menteri peneliti ini selalu menjawab isu disparitas sebagai tantangan yang sangat sadar akan ia perjuangkan. menerapkan keadilan dalam penyediaan pelayanan kesehatan adalah hal sulit di lapangan. Di negara maju seperti Kanada saja. Dalam banyak wawancara dengan media. atau sekitar 10 kilometer.228 tempat tidur karena ketidak-mampuan daerah mempertahankan pelayanan. keberanian. bahkan di dunia. dan komitmen untuk mengurangi kesenjangan. Bahkan bisa jadi tentang berani ‘nyleneh’ dan sedikit gila. di daerah pedesaan hanya separuh dari perkotaan. apalagi menggapai kualitas pelaksanaan programnya. dan bukan omong kosong atau manisnya janji. Hutapea (Ka Puskesmas Bukit Hindu) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 65 . Harus diakui. Rasanya tak perlu lagi mengulas tentang kesenjangan pelayanan kesehatan di desa dan kota. kebijakan. yang hadir dengan baju necis dan senyum manis. yang terpekur di pojok nyaris tak terlihat. namun belum cukup untuk melacak perbandingan alokasi perkotaan dan pedesaan. Itu pula barangkali yang mendasari penyesuaian visi Kementerian Kesehatan dari Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat menjadi Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. komitmen. yang mencakup 2. Di Amerika Serikat pada 19992000 dilaporkan terjadi penutupan 228 rumah sakit di daerah pedesaan. meskipun upaya sudah makin besar dan nyata. Bagaimana mungkin memberikan potongan kue terbesar kepada seseorang yang tidak meminta. rasio dokter terhadap penduduk misalnya. “Satu langkah maju. Di China pada tahun sembilan-puluhan. hanya 20% dari total anggaran kesehatan digunakan dr Rhizall M. Disparitas ini juga yang di era Menteri Endang sangat sering diangkat isunya.Bukan sekadar melayani. Kata terakhir itu adalah pernyataan verbal politik.

seperti kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Sumber daya kesehatan cenderung lebih melayani golongan yang sebetulnya lebih berdaya. Rural Health). Jadi. dari swasta maupun masyarakat. yaitu masyarakat di perkotaan dan golongan ekonomi kuat.” ∞ 66 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .” Makin butuh. Dalam kalimat Hart: “…operates more completely where medical care is most exposed to market forces.” Jika di Inggeris kemudian lahir NHS. serta skema pembiayaan bagi masyarakat tidak mampu melalui Jamkesmas serta pembiayaan persalinan melalui Jampersal. Inisiatif sudah banyak direalisasikan. penyediaan sarana rumah sakit bergerak dan dokter terbang di daerah terpencil. hitunghitungan perencanaan program di atas kalkulator akan kembali ke angka inefisien. untuk memenuhi hak kesehatan para penduduk di daerah terpencil. Angka semacam itu sudah tak mengagetkan lagi saking lazimnya berada di paparan statistik negara seantero dunia. perbatasan dan kepulauan (DTPK). Kementerian Kesehatan menggulirkan lebih lima program untuk mendorong pelayanan dan pendekatan akses pelayanan kesehatan: program khusus pembangunan daerah terpencil. perlu keberanian. baik dari pemerintah pusat maupun daerah. makin jauh. di Indonesia sesungguhnya sudah lebih dari itu. “ini masalah memenuhi hak setiap penduduk atas pelayanan kesehatan. Hukumnya berbunyi: “The availability of good medical care tends to vary inversely with the need for it in the population served. Padahal. (Wikipedia. Ryan Tangkudung. bukan semata melayani. and less so where such exposure is reduced. seorang dokter Inggeris.untuk menopang kesehatan penduduk di pedesaan yang jumlahnya mencapai 70% dari seluruh populasi. pendampingan khusus untuk meningkatkan kemampuan perencanaan kesehatan di daerah bermasalah kesehatan (DBK). pada tahun 1971 mencetuskan hukum pelayanan terbalik atau inverse care law yang mendasari terbentuknya sistem pembiayaan kesehatan yang dikenal dengan National Health System (NHS) di negara Inggeris. makin ditinggal. Inverse Care Law Julian Tudor Hart. yang maju maupun berkembang. selain kemauan berpikir out of the box dan dukungan politik yang kuat. Makin sulit. Kalau tidak. alokasi dana khusus untuk operasional Puskesmas melalui skema bantuan operasional kesehatan (BOK).

Sama hal dengan informasi. Kewajiban badan publik yaitu menyediakan. untuk meningkatkn kesadaran global dari individu untuk mengakses infoemasi pemerintah dan juga untuk mempromosikan akses informasi yang mengacu pada Hak Asasi Manusia. 2. PLANTS MEDICINAL. pelayanan. Semakin sering informasi diminta. iklan. ilus. advetorial dan lainnya. 16 x 24 cm. Jangan tunggu banyak permintaan baru kita mencari informasi tetapi perbanyaklah informasi sehingga kapanpun di butuhkan informasi sudah siap disampaikan ∞ (Yn) Pedoman Pengelolaan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sehat adalah harapan setiap orang dan merupakan hak azasi setiap warga negara Indonesia. serta pilihan pelayanan kesehatan secara tradisional. Tujuan diterbitkannya pedoman ini juga merupakan salah satu upaya dalam mempercepat pembangunan kesehatan. menerapkan gaya hidup kembali ke alam. misalnya data yang diinginkan th 2010. semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula kita mengetahui segala sesuatunya. Tujuan adanya Hari Hak untuk Tahu. Media-media dalam penyampaian informasi yaitu pamplet. Dalam perkembangannya masyarakat mempunyai alternatif dalam memelihara kesehatan. diberikan data 2008. semakin besar peluang informasi di buka. Dengan pedoman ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas/pengelola program dalam memberikan pelayanan kesehatan tradisional ramuan yang bermutu di masyarakat. Selama ini masyarakat diarahkan untuk memelihara kesehatan secara mandiri sebagaimana visi kesehatan “Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan”. Aksesibilitas yaitu apakah masyarakat dapat memperoleh informasi tersebut? dan untuk kebutuhan apa ? dan yang terakhir adalah kualitas apakah informasi yang disampaikan itu bermanfaat. Juga sebagai penguatan dan kontrol kebijakan. baliho. TRADITIONAL MEDICINE. terutama di daerah yang sulit mendapat akses pelayanan kesehatan. Ketersediaan berarti kita sebagai seorang humas harus terus mengisi informasi itu update-ting. Berkaitan dengan UU no 14 tentang keterbukaan informasi publik. tidak menyesatkan dan membangun sistem informasi dan dokumentasi serta membuat pertimbangan tertulis atas kebijakan yang diambil terkait pemenuhan hak atas informasi publik. Keterbukaan informasi dipengaruhi oleh tingkat aksesibilitas informasi yang tinggi.KOLOM Keterbukaan Informasi Publik Salah satu tugas humas yaitu memberikan informasi. Keterbukaan informasi harus tersedianya empat unsur yaitu ketersediaan. Di antaranya dengan cara memanfaatkan pelayanan kesehatan konvensional. Pedoman pengelolaan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) merupakan revitalisasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang dijadikan acuan dalam pengembangan pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat setempat.2011 Kolasi 122 hlm. Kementerian Kesehatan RI. . tentu dalam hal ini kurang bermanfaat. ∞ RESENSI Impresum Jakarta. Semakin beragam media yang digunakan tentunya beragam juga yang mendapatkan informasi tersebut. Ada pepatah lama mengatakan membaca adalah jendela dunia. dan menerbitkan informasi publik yang akurat. MEDICINE HERBAL EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 67 . . khususnya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). 3. baik untuk kepentingan pencegahan maupun pengobatan. HERBS. Subyek 1. seperti daerah terpencil perbatasan dan kepulauan serta di daerah bermasalah kesehatan. aksesibilitas dan kualitas. Keterbukaan informasi publik bukan hanya memberikan informasi tetapi juga sebagai kontrol masyarakat terhadap badan publik. Diharapkan dengan keterbukaan informasi publik masyarakat berhak untuk tahu tentang informasi apasaja yang dapat menuju bangsa yang cerdas.. website. ight to know Day atau Hari Hak Untuk Tahu diperingati setiap tanggal 28 September. Siapa saja berhak mendapatkan informasi yang diinginkan. benar. memberikan . Dari segi pelayanan bagaimana pemberi informasi itu apakah sudah mempunyai SOP (Standar Operasional Presedur). Ditjen Bina Gizi dan KIA.

Award diserahkan langsung oleh Dewan Pers kepada Pemred Mediakom. The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Ajang InMA Award 2012 diikuti 67 entri majalah dari 19 lembaga kategori Lembaga Pemerintah. Pejuang. berlangsung di Ballroom Hotel Novita Jambi. 02. Propinsi Jawa Barat 46252. 14 Ngluwer Magelang Jateng Evy Dhamayanti. Swasta. Jl. 002/06 Kel. Rasuna Said Blok X5. Indah Musyiatun Da. RT.03 Desa Ngawi. Jatim 62155. Kuis ini tidak berlaku bagi Keluarga Besar Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI. S. Jl.Si. yang ikut berpartisipasi pada acara ini. Jawaban dapat dikirim melalui: Email : kontak@depkes. HP : 08131721XXXX Juarnengsih. S. SKM Puskesmas Kalibening. No HP : 08131363XXXX Agus Sulistianto. 10 Pemenang MediaKuis masing-masing akan mendapat hadiah t-shirt dari Mediakom. 08123660XXXX Rosnaniar. Puyuh Raya No. provinsi. MEDIA KUIS 1.Dr. Kec/Kab. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur. dan Ricardo Indra (Telkomsel). HP. Jampersal dapat diperoleh di mana saja? Kirimkan jawaban kuis dengan mencantumkan biodata lengkap (nama. S.H.40 Bandung. tapi grafis sudah lebih penting dan grafis bisa menggantikan fungsi kata-kata”. Ibnu Hamad (Universitas Indonesia). kecamatan Trucuk. Kelurahan Bukit Merapin. InMA dan IPMA 2012 diadakan untuk memberikan apresiasi atas karya kreatif sampul muka majalah internal dan media cetak Indonesia terkait dengan isi majalah. Pejuang. HR. dr Puskesmas Trucuk. Semarang 50663 Sri Purwantiningsih Puskesmas Ngluwar. kabupaten Bojonegoro. Kec. Kota Bekasi. PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXII OKTOBER 2011 Ana Ikhsan Hidayatulloh Kampung Urur Rt. Kab. Jatim 63251. Propinsi Jawa Tengah. R. Gedung Kemenkes Jl. 08574949XXXX Irfan Saepulloh RS Paru Dr. 4-9. Propinsi Bangka Belitung 33123. Jl.A Rotinsulu . Jl. Apa tujuan dari program Jampersal? 3. Jln. Nama pemenang akan diumumkan di Mediakom edisi XXXV April 2012. Telp. Lamadukeleng. Raya semarang Magelang Km 3 Jambu Kab. RT.52907421 Pos : Pusat Komunikasi Publik. kota/kabupaten.Bukit Jarian No. Ndang Sutisna (Adwork Euro RSCG). 021-887XXXX. Kaltim Teguh Sulistyono. Monika. Apa yang dimaksud dengan Jampersal (Jaminan Persalinan)? 2. No HP : 08574737XXXX Eva Gustini. Soeprapto No.id Fax : 021 .Kep Puskesmas Ngawi Purba. mengatakan bahwa “Kata-kata memang masih sangat penting. Kota Bekasi. Kav. SKM Pustu Permunas Bukit Merapen. KR Sahid No. UPTD Puskesmas Jambu Jl. Kode Pos : 1713. Kabupaten Ciamis. Dahlan Iskan. 7 Februari 2012. Hp. 022-203XXXX Ursula Uba Tupen RSUD Larantuka – Kab. BUMN. masing-masing untuk cover Mediakom Edisi 31 bulan Agustus 2011 dengan cover Potret Anak Indonesia (membahas Hari Anak Nasional) dan Mediakom Edisi 33 bulan Desember dengan cover WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian) dan Reformasi Birokrasi. dr Puskesmas Kampung Baka. kode pos dan nomor telepon yang mudah dihubungi). Jawa Barat 40141. No HP : 08521055XXXX Dr. 01. 05 Rw. NTT 87113. Mediakom. Amd. alamat. Perusahaan Multi Nasional. 05 Rw. HP : 0899792XXXX. MPH. Dian Anggraeni (Konsultan PR). Medan Staria. Jakarta Selatan Jawaban diterima Redaksi paling lambat minggu keempat bulan Maret 2012. Mediakom menerima penghargaan “Silver Winner” sebagai majalah dengan tampilan cover terbaik. 246 Rt. Kota Pangkalpinang. 08129222XXXX 68 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . BUMD. Flores Timur – NTT. Raya Km. Dewan Juri untuk InMA adalah Oscar Motuloh (Antara). 002/06 Kel. Hadiah pemenang akan dikirim melalui pos. Daniel Surya (DM IDHolland Singapura).Sos.Mediakom raih Silver Winner Pada acara Hari Pers Nasional yang digelar oleh komunitas dan insan pers Indonesia di Jambi. Jln.Kes Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. Desa Pusakasari. 08133534XXXX PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXIII DESEMBER 2011 Lova Irgianty. 106 Samarinda Seberang. Prof. Banjarnegara. mendapat dua penghargaan untuk kategori government. Apt. Perguruan Tinggi. No. 02.22 Waingapu. 20. Medan Staria. Ngawi Prop.IP Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. Banjarnegara. Kabupaten. HP. Ngawi – Cepu Km. M. Acara yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) itu mengadakan pemilihan “Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) dan Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2012”. selaku Ketua Panitia.. Sumba Timur. Kode Pos : 17131.go. Jl. Kec. 20.

Tentu. etelah serangan. Apalagi selama ini. Kegagalan seperti ini yang sering menyebabkan orang menjadi putus asa. di lingkungan rumahnya. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 69 . Begitu sembuh mulai merokok lagi dengan berbagai alasan yang menyertai. Sebab. Sungguh terasa berat. mengapa pengendalian diri itu terjadi setelah serangan stroke? Bukankah pengendalian diri akan lebih baik sebelum terserang sakit? Itulah manusia. Memang. Ia tetap berolahraga. pria maco dan perlente ini. Semua bergantung pada kekuatan. “Biarlah sakit. kemudian kumat lagi dan begitu seterusnya. kebugaran. bahkan sulit. Ia berguman. jalan tak lagi dipapah. Apa yang disampaikan Siagian.LENTERA Pengendalian Diri Oleh: Prawito Siagian (45). Ia mampu mengendalikan diri dengan baik. menyelesaikan proyek dan urusan-urusan lain. Tampak sehat. Seperti diakui Siagian. yakni berhenti merokok. Olahraga terus dijalaninya. Maka. akhirnya bertambah parah penyakitnya. membawa kendaraan sendiri. ada kesempatan untuk memperbaiki diri. Belajar dari kisah Siagian. tapi pilihan. sebelum ajal tiba. Setiap pagi. ia berusaha untuk sembuh dengan menjalani pola hidup sehat. Mereka terpaksa berhenti merokok. Untung. di samping Karunia Tuhan. dan hilangnya interaksi sosial. Hanya sayang. tentu terasa lebih berat ditinggalkan. Seperti tak ada bekas terkena serangan stroke. mengendalikan diri itu susah. hujan atau bercuaca cerah. Tak peduli. Dan ia pun melakukan perubahan pola hidup yang paling drastis. olahraga rutin bukan perkara mudah. Siagian berolahraga dengan berjalan kaki. sebuah ungkapan penyesalan yang tak berguna lagi. tekad. biaya pengobatan dan hilangnya waktu produktif terbuang percuma. Ia sudah bisa berjalan kaki normal seperti sedia kala. Bukankah kita sering melihat orang yang merasa kesulitan untuk berhenti merokok? Terkadang berhenti merokok. “Aku harus sanggup melawan kesukaan makanan berselera tinggi. Separo tubuhnya lumpuh. berarti gagal melakukan pengendalian diri. Siagian tak lagi menyeret kaki atau pincang. olahraga teratur. Ia terkena serangan jantung yang tak diduga sebelumnya. kata kuncinya pengendalian diri untuk menempuh pola hidup sehat. terpaksa terbaring lemah di rumah sakit selama 15 hari. sehingga berakhir dengan keputusasaan. pengendalian diri. Di sinilah sebenarnya ujian pengendalian diri. tapi harus ku jalani. Keberhasilan Siagian sembuh kembali. Sesulit-sulitnya upaya pengendalian diri. olahraga merupakan kegiatan yang sama sekali alfa dari kehidupannya. sebelum serangan jantung tersebut. sulit. sebelum serangan jantung terjadi ?. Tuhan masih sayang. segar. Sebuah ungkapan betapa sulitnya mengendalikan diri. juga karena pengaruh pengendalian diri yang kuat. walau harus berlatih jalan dengan dipapah. Apakah kita akan sukses atau gagal. Apalagi kesenangan yang sudah menjadi hobi. dan kesungguhan untuk hidup menjadi lebih sehat dan lebih baik. menggaji karyawan. mengapa hidup harus mengekang kesenangan?” ujar Muis perokok yang gagal berhenti. Kini. Karena banyak kesenangan yang harus dikurangi bahkan ditinggalkan. gerimis. lebih sulit bila tidak melakukan pengendalian diri. menghindari makanan berlemak. Tak ada keluhan yang keluar dari mulutnya. mereka tetap merokok. berganti dengan makanan tak ada rasa. Padahal. ketika masuk ICU rumah sakit. Akhirnya. yang penting senang. dan penyakit bertambah parah. Hidup ini bukan paksaan. Bila demikian. berganti dengan serba rebus dan olahraga secara teratur. menambah pembantu. Makan sesuai kebutuhan. mengapa tidak olahraga sejak dulu. Menyelusuri gang demi gang.” ujar Siagian lirih. serangan stroke telah terjadi. Seiring berjalannya waktu. setelah stroke menyerangnya. membayar hutang. di kala berbincang dengan keluarga maupun tetangga. untuk sembuh kembali. dan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. bibirnya menyon. dan bugar. Memang tidak mudah. silahkan memilih. seperti harus menggunakan sopir. telah abai terhadap pola hidup sehat. Ia tersadar. Sebagai kontraktor yang selalu berfikir bagaimana mendapatkan uang. Terkadang ditemani istri tercinta. terkadang sendiri. dan semua aktivitas kebutuhan dirinya memerlukan bantuan orang lain. walau masih pincang. dan sulit. karena sulit untuk mengangkat. Kaki harus diseret. kemudian berakhir dengan kesehatan. pola hidup tidak sehat. Belum lagi biaya ikutan lain dengan kelumpuhannya. sering kali baru sadar setelah pukulan berat menerpa. Ya.

termasuk saya. maupun kejadian yang tidak menyenangkan. Karena pada suatu saat titipan akan kembali kepada sang pemilik sesungguhnya. dan tahan dengan berbagai tekanan dan ujian? Sekurang-kurangnya ada tiga unsur yang harus terus melekat dan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari. di Bandara SukarnoHatta Jakarta. dan seluruh pontensi yang ada. Mbak Yuni. Betapapun hebatnya manusia. Entah mengapa. KepadaMu hamba berlindung. sebagai bukti atas kelemahan dan sekaligus ketidakberdayaan mengantisipasi kejadian sebelumnya. walau membayar dengan harga ekonomi. Singkat cerita. sama-sama tidak mendengar pengumuman petugas yang mempersilahkan penumpang naik pesawat tujuan Yogyakarta. Kejadian “entah mengapa” itu. paket kue. Nah.!.Entah mengapa. dan bermohon kepada yang tak pernah berakhir. telah menjadi catatan sejarah kehidupan seseorang. Wah mahal banget. saya bersyukur dan senang sekali mendapat pelayanan prima. langsung mendapat pilihan minuman dingin. Sekurangnya ada 10 kali pelayanan pramugari kepada penumpang. Ia sadar banyak kejadian di luar kemauan. ia akan tetap kokoh menghadapi. Kembali Oleh: Prawito Penyajian makanan dan minuman oleh pramugari satu paket langsung selesai. air putih dan penawaran tambah minum yang diinginkan. dalam hati berbisik. sabar dan bila mendapat kemudahan dan prestasi. pikiran. kemampuan. Ia juga akan memiliki kesiapan mental menghadapi berbagai kemungkinan kejadian. terbang besama Garuda menuju Jakarta. tetap. kaya atau miskin. Untuk kasus terakhir. kami bertiga yang akan terbang menggunakan pesawat Garuda.. Hati pun bertanya-tanya. Pertama. awal Desember 2011. Setelah berikhtiar dengan sekuat tenaga. pelayanan prima memang mahal. penawaran minum teh atau kopi. Dengan demikian. buah-buahan. handuk hangat pembasuh muka. kelas ekonomi penuh dan kelas bisnis hanya bertiga. hamba meminta pertolongan..! Tentu.hayo lho.. ia tetap saja lemah dihadapan Yang Maha Kuasa. sukses atau terpuruk. pilihan bacaan majalah. Nyaris pelayanan selama penerbangan. tua atau muda. Mereka tetap menyandarkan berbagai prestasi dan kelebihan merupakan milik-Nya. Luar biasa. Kedua. Sementara kelas bisnis satu pramugari melayani tiga penumpang. pilihan bacaan koran. dan berbagai bentuk kemuliaan. Sebab. “ Kok bisa ya”. Yah. agar tak terulang kembali. kami harus naik pesawat berikutnya. NTB. ia sangat yakin tak ada sandaran yang lebih tahu dan lebih kuat. kemewahan. secara tiba-tiba saya mendapat panggilan untuk menemui petugas di pintu masuk pesawat. Dari dua kisah “entah mengapa” di atas. maka satu penumpang harus naik kelas bisnis dengan tambahan biaya dua kali lipat kelas ekonomi. segunung harta. dengan segudang ilmu pengetahuan. Bandingkan dengan kelas ekonomi. bermental baja. bagaimana mempersiapkan diri. Setidaknya. tak masalah. Kami bertiga hanya tertawa. ada apa? Sementara teman-teman yang lain bersorak-sorak. orang yang sadar akan kelemahan diri akan menjadi lebih waspada.. karena hanya 3 pramugari melayani ratusan penumpang. umumnya berusaha dan berdoa. Namun. dan setumpuk kekuasaan. Manusia hanya mendapat titipan sementara. handuk penutup meja. serta kisah lain yang berbeda. sambil berkata hayo lho. kemudia ia berdoa: “Kabulkan semua harapan dan cita-cita hamba. Setelah menemui petugas. akhir Desember 2011. Padahal kami sudah berada di ruang tunggu. satu paket layanan borongan. Ternyata. Kami hanya mendengar pengumuman keberangkatan tujuan Solo dan Makasar. pelayanan jauh lebih baik dibanding kelas ekonomi pada umumnya. menjadi lebih kuat. Ada harga ada rupa. Temanteman menyepakati saya yang naik di kelas bisnis. terbayang pelayanan kelas bisnis sebelumnya. 30 menit sebelum keberangkatan. yakni: setelah mempersilahkan duduk. “buktinya bisa”. Bila menemui kesulitan. jabatan. tak serta merta membusungkan dada. berlindung. ∞ engalaman baru naik pesawat kelas bisnis. Setelah semua penumpang naik. Sekalipun berbagai prestasi disandangnya.. saya ternyata diminta pindah ke kelas bisnis. akan segera berakhir seiring dengan berjalannya waktu. apapun kejadiannya. Seluruh pelayanan itu disajikan bertahap satu per satu. kepada-Nya ia kembali dan berserah diri.. Baik di kala senang atau sedih. baik suka maupun duka. bersamaan dengan tujuan Solo beberapa saat yang lalu. Kesadaran ini akan membentuk pribadi yang rendah hati. ia tak merasa hebat dan besar kepala. 70 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . ia bersandar. Baik kejadian yang menyenangkan yang ingin terus berulang dengan banyak versi.. Ternyata.. penerbangan kali ini nggak jauh beda dengan kelas ekonomi. dan berserah diri”. karena kelas ekonomi penuh. selain Yang Maha Kuasa. merasa lemah di hadapan Yang Maha Kuasa. di ruang tunggu Bandara Lombok. karena tempat duduk di kelas ekonomi sudah diborong rombongan lain. Maka. dan perkiraan. selalu berserah diri kepada-Nya. Setelah minta penjelasan petugas. Harta. ternyata penerbangan tujuan Yogya sudah berangkat. Ketiga. selalu bersandar kepada-Nya. teman yang bertugas ke Kalimantan berkomentar. Tentu saya tidak banyak protes karena dipindahkan ke tempat yang lebih baik.

Sebab hutang yang tak terkendali. bahkan pernah berada di posisi 25 negara dengan pendapatan perkapita tertinggi versi IMF tahun 2009. juga dapat menjadi solusi atas permasalahan keuangan bagi individu. Jadi agar tidak terlilit hutang. Dalam hitungan bulan. Apalagi tidak punya uang. Pertimbangkan tujuan berhutang. 45 tahun. Di Athena. tetap saja “gatot” gagal total. Ia akan menggunakan uang secara cermat. bisnis multi level marketing terkemuka dengan gaji rata-rata 13 juta/ bulan. Sisanya. tanpa hutang. ada baiknya hidup hemat dan bersahaja. harus menjadi ‘ibu baru’ bagi Anna. Kemudian menjual peralatan berharga yang ada untuk membayar separo hutang kartu kredit tersebut. hutang tanpa anggunan. karena tidak mampu merawatnya. Juga pertimbangkan cara pengembaliannya. “Hutang berkurang dan berniat tak akan berhutang lagi”. walau banyak kemudahan untuk berhutang. Selain berikhtiar agar tidak terlilit hutang. harus berhatihati bila terpaksa berhutang. sudah sangat lazim dilakukan dalam urusan perbankan. beberapa temannya menyarankan agar kartu kredit digunting saja. Sehingga dapat hidup dengan optimalisasi modal yang tersedia untuk mengawali kesuksesan. Setelah uang habis. bahkan sudah menjadi perilaku hidup sehari-hari dalam pergaulan bermasyarakat. bagi kalangan tertentu. ada baiknya melakukan penguatan sikap hidup sembari berdoa bebas lilitan hutang. Hidup berpenampilan wah. mungkin banyak yang mampu. hanya berbekal sepucuk surat bertuliskan “ Saya tak akan menjemput Anna lagi hari ini. khususnya Yunani. pengecut dan pelit. Sehingga mencerminkan pola hidup sederhana. apakah hutang yang dilakukan itu benar-benar perlu ? Jika tidak perlu. Hutang. lumpuh total perekonomiannya. Pola hidup seperti ini yang menyebabkan orang akan berhutang dan akhirnya terlilit hutang. Secara konvensional maupun elektronik. Hutang. keluarga. Setelah berdiskusi. Maaf”. Mulai dari urusan bisnis dan sosial. malas dan lemah. Diperkirakan. akibat dampak krisis ekonomi yang menghebat di Eropa. Baik untuk ukuran pribadi maupun institusi. kegetiran itu masih akan terus berlangsung. batalkan saja. walau mempunyai uang. tega meninggalkan Natasha. Walau. penting atau tidak. yang jatuh tempo pada Maret 2012. sebaiknya urungkan saja. erita getir dan pilu itu. memang tidak dilarang. Tolong jaga Dia baik-baik. terlilit hutang dan penindasan orang dzalim. Artinya. berusia empat tahun yang ditinggal ibunya. Diantaranya. kata Ery semangat. Sehingga. Ia gunakan kembali kartu kredit untuk membeli kebutuhan pokok. Hemat pangkal kaya. Bahkan. akan menggulung seluruh harta yang ada. Itulah mengapa. bocah dua tahun di rumah panti asuhan Antonius begitu saja. sudah berkeinginan kuat untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting. gara-gara terbelit hutang dengan “kartu kredit” suatu bank swasta tertentu. Gaji habis untuk membayar cicilan kartu kredit. Ery. perusahaan maupun negara. dibayar dengan menggunakan sebagian gaji bulanan yang diterima. karena tumpukan hutang negara diluar batas kemampuan membayar. Tapi.Untuk Apa Hutang ? Oleh: Prawito Anak-anak Yunani terlantar. walau tekor”. artinya: Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih dan gelisah. Tak ada uang. Yunani pernah makmur. kartu kredit. harus menjauhkan bentuk kemubaziran atau berlebihan. sangat mudah untuk berhutang. Belajar dari dua kasus di atas. rela berhutang untuk sebuah penampilan. Bahkan seorang ibu. Sebab hemat. Padahal. mempertahankan perputaran uang keluarga secara sehat. banyak ibu-ibu meninggalkan anak-anaknya di panti asuhan. seorang guru TK. ternyata bukan hanya mampu mengembalikan. begitu peribahasa lama yang dipahami banyak orang itu benar adanya. bukan pelit akan mengawali sikap menjadi orang kaya. Pengeluaran hanya akan dilakukan bila benar-benar diperlukan. Ia sudah mulai bernapas lega. Bila hanya mampu. bahkan pailit. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 71 . Bukan zamannya lagi hidup bermahzab “ yang penting nyohor. menjadi pilihan agar tidak terlilit hutang. Bila hanya untuk konsumtif. hidup hemat. glamor dan berbiaya mahal. Mampukah mengembalikan dengan baik ? Persoalannya. Mengapa tiba-tiba menjadi krisis ekonomi ? Hutang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful