P. 1
jampersal

jampersal

|Views: 483|Likes:
Dipublikasikan oleh Gesti Widiarini

More info:

Published by: Gesti Widiarini on Jul 30, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/20/2014

pdf

text

original

MEDIAKOM

Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

Mediakom Raih Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di BelantaraTropis

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012

ISSN 1978-3523

Jampersal Turunkan Kematian

Ibu dan Anak

www.sehatnegeriku.com

ETALASE

Lorong Jampersal
drg. Murti Utami, MPH
ampersal. Program Kemenkes untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), sehingga  dapat mempercepat capaian taget  Millenium Development Goals (MDGs). Jampersal menjamin  pembiayaan pemeriksaaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas, termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Memang, sebagai program baru, masih perlu penyempurnaan, tapi masyarakat sudah sangat merasakan manfaatnya. Terbukti, rumah sakit daerah dan pusat penuh rujukan Jampersal. Apalagi, rumah sakit tidak boleh menolak, wajar sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk pelayanan Jampersal, sering disebut ‘lorong Jampersal’.  Bila kelak sistem rujukan sudah berjalan dengan baik, Insya Allah peserta Jampersal akan mendapat pelayanan yang lebih baik. Tak ada lagi lorong Jampersal. Nah, bagaimana pelaksanaan Jampersal dan apa saja masukan sebagai penyempurnaan untuk masa yang  akan datang, kami angkat dalam rubrik Media  Utama. Selain itu, bagaimana Kinerja  Kemenkes tahun 2011, sebagai upaya  mewujudkan Masyarakat  Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan, kami angkat dalam rubrik Laporan Khusus. Mediakom juga mengetengahkan berbagai informasi penting dalam kemasan ringan yang mudah dicerna, termasuk wawancara eksklusif dengan  Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, dalam rubrik Potret. Masih ada tema lain, di antaranya  Rumah Sakit Tambah Kapasitas Ruang Kelas 3, Anugerah Parahita Ekapraya untuk Menkes, dan  Liputan khas dari daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah dengan adonan renyah  dan enak dibaca. Rasa gembira atas penghargaan Cover  Mediakom edisi 31 dan 33 berupa Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMA 2012 pada  ajang bergengsi yang diadakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) dalam rangkaian Hari Pers Nasional di Jambi awal Februari. Adapun  kriteria yang dipertandingkan  berupa  karya kreatif sampul muka majalah (cover). Rasa gembira tersebut mendorong kami untuk menjadikan majalah ini lebih baik lagi dengan melakukan perbaikan tata letak dan perwajahan cover Mediakom untuk 7 edisi 2012. Yang jelas, prestasi ini terus memacu kreativitas  penulis, redaksi,  maupun desainer untuk mendapat gold pada tahun depan. Insya Allah.  Tak lupa  kami mengucapkan berterima kasih kepada para pembaca yang terus memberi masukan untuk perubahan yang lebih baik, bahkan telah mengapresiasi dengan predikat sangat menarik dan menarik pada survei  internal Mediakom akhir 2011 yang lalu. Selamat menikmati. ∞ Redaksi

MEDIAKOM
Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

PENANGGUNG JAWAB: drg. Murti Utami, MPH, I REDAKTUR: Dra. Hikmandari A, M.Ed, Dyah Yuniar Setiawati, SKM, MPS I EDITOR/PENYUNTING Mulyadi, SKM, M.Kes, Busroni S.IP, Prawito, SKM, MM, M.Rijadi, SKM, MSc.PH, Mety Setyowati, SKM, Aji Muhawarman, ST, Resti Kiantini, SKM, M.Kes I DESAIN GRAFIS dan FOTOGRAFER: Drg. Anitasari S.M, Dewi Indah Sari, SE, MM, Giri Inayah, S.Sos, Sumardiono, SE, Sri Wahyuni, S.Sos, MM, Wayang Mas Jendra, S.Sn, Lu’ay, S.Sos, Dodi Sukmana, S.I.Kom I SEKRETARIAT: Waspodo Purwanto, Endang Retnowaty, drg. Ria Purwanti, M.Kes, Dwi Handriyani, S.Sos, Dessyana Fa’as, SE, Sekar Indrawati, S.Sos, Awallokita Mayangsari, SKM, Delta Fitriana, SE, Iriyadi, Zahrudin. I ALAMAT REDAKSI: Pusat Komunikasi Publik, Gedung Kementerian Kesehatan RI Blok A, Ruang 109, JL. HR. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Jakarta 12950 I TELEPON: 021-5201590; 021-52907416-9 I FAKS: 021-5223002; 021-52960661 I EMAIL: info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id I CALL CENTER: 021-500567
REDAKSI MENERIMA NASKAH DARI PEMBACA, DAPAT DIKIRIM KE ALAMAT EMAIL kontak@depkes.go.id

SUSUNAN REDAKSI

Membuat Iklan Kesehatan yang Sehat dan Tidak Menyesatkan Melongok Pelayanan Kesehatan di Kaltim, Kurangnya Tenaga Kesehatan di Daerah Perbatasan

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

Jampersal
ISSN 1978-3523

Turunkan Kematian

Ibu dan Anak
3

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL 07 Setelah Sehat Pasti Cantik Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Ekapraya 4 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 16 34 Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 10 Laporan Khusus KINERJA DUA TAHUN KEMENKES 44 .

Ph: Kita Harus Bekerja Dengan Bersih Kolom Menuju Iklan Kesehatan Yang Sehat Dan Tidak Menyesatkan Keterbukaan Informasi Publik Media Utama Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Menelisik Pelayanan Jampersal Jampersal Di Mata Tenaga Bidan Bersalin Di Puskesmas Mergangsang Rsud Bantul Menyambut Program Jampersal Dr. M. Mm: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal Di Jawa Barat Prawito: Nasionalisme Jampersal? Liputan Daerah 15 16 18 20 22 24 26 28 30 58 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat Di Belantara Tropis Info 68 Mediakom Raih Silver Winer The Best Government Inhouse Magazine Inma 2011 Media Kuis Lentera 69 70 71 Pengendalian Diri Kembali Untuk Apa Hutang? EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 5 . Maya Sintowati Pandji. Mph.DAFTAR ISI Info Sehat 4 Trik Tetap Oke Selama Bekerja Merawat Kesehatan Kulit Dengan Buah Setelah Sehat Pasti Cantik Kembangkan Kreativitas Si Kecil Ragam 6 7 31 Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun 32 8 34 9 10 10 11 12 14 42 67 38 32 Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Daerah Potret Pelayanan Kesehatan Di Kaltim Stop Press Gerakan Pramuka Mitra Untuk Membangun Bidang Kesehatan Kemenkes Usung 10 Program Prioritas Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Eka Praya Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III Wamenkes Resmikan Desa Stop Bab Sembarangan Jabar Terapkan Ktp Berasuransi Potret Menkes Dr Endang Rahayu Sedyaningsih. Sarminto. Dr.Kes: Jampersal Baiknya Dibatasi Drg.

Namun jika ingin tetap ngemil. Anda mendapat tekanan dari atasan atau kesibukan saat rapat. Bila sudah begitu.dan merokok menjadi pelarian. Hindari Stres Stres bisa berasal dari mana saja. makan --termasuk cemilan-. seperti pagi. Ada baiknya bila kebiasaan yang kurang baik tersebut di atas ditinggalkan sehingga tidak menganggu kesehatan yang pada akhirnya tidak menutup kemungkinan justru akan menganggu aktivitas dalam bekerja. ∞ 6 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . simpan cemilan sehat dengan banyak kandungan protein dan karbohidrat. atau sore hari.info sehat Trik Tetap Oke Selama Bekerja Bagaimana Anda melakukan aktivitas di kantor? Iya. Usahakan untuk beranjak sebentar dari meja kerja. Apalagi ditambah dengan jarangnya melakukan olahraga. Selain mempengaruhi produktivitas Anda. Stres pun bisa menyambangi ketika pekerjaan tengah menumpuk dan harus segera dituntaskan. Maka cobalah untuk bersikap tenang dan lawan stres tersebut. perhatian pun tetap fokus sehingga tidak melirik ke cemilan yang tidak sehat yang ada di sekitar kantor Anda. Simpan Cemilan Sehat Jaga energi Anda agar tetap fit selama jam bekerja. merupakan potret aktivitas seharihari di kantor. Carilah lokasi latihan gym terdekat dengan kantor Anda. tetapi juga berakibat kepada kematian. baik itu hanya untuk sekadar berolahraga ringan atau berjalan-jalan berkeliling kantor. Kondisi ini tentunya kurang bagus bagi kesehatan. Jauhi Meja Kerja Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa terusmenerus berada di meja Anda tidak hanya menyebabkan stress. stres juga bisa menyebabkan keletihan fisik. Misal. siang. duduk di kursi dan mata tak lepas dari layar komputer. Cari pula waktu yang tepat untuk bisa berolahraga di waktu senggang jam kantor. Dengan begitu. Di bawah ini ada beberapa tips agar kita bisa melakukan aktivitas bekerja sebagai kegiatan yang menyehatkan: Berolahraga Berolahraga merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh lebih santai dan tidak stres.

Keduanya akan berjalan seiring sejalan. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit Anda. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit.Setelah Sehat Cantik Merawat Kesehatan Kulit dengan Buah Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya. Lemon Lemon  mengandung vitamin C. Cek Kesehatan Secara Rutin Ada baiknya. Segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya. Apel Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. Prinsipnya sederhana. mengurangi makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. Seperti apel. Makan buah atau minum segelas jus setiap hari bisa membuat kita tetap sehat. Dampak stres sangat buruk bagi kesehatan. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah. Anda tengah bertransformasi untuk mengubah penampilan Anda agar terlihat oke. Bila saat ini. dan olah raga bisa di kursi saat di bekerja Tidak ada alasan untuk tidak berolahraga mengingat olahraga bisa dilakukan di mana saja. Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat. perbanyaklah olahraga seperti jalan. Dengan begitu Anda akan cantik luar dalam. namun tak sehat. baik untuk kesehatan kulit. Pepaya Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain. Lebih dari itu. dan kalium. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. Hindari stres dengan berpikir positif. Mangga Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. Anda juga bisa melakukan pengecekan kesehatan. di sela-sela bekerja usahakan banyak berjalan. Kulit pisang juga bisa memberikan efek terhadap kesehatan kulit. air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah. Merawat Tubuh Tak hanya berolahraga. B. madu. awali dengan memilih mengkonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak porsi sayur dan buah. beberapa jenis buah yang baik bagi kesehatan kulit: Pisang Pisang merupakan sumber zat besi. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah. Jeruk Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit. Meski cantik. “Apa yang kamu makan menentukan kesehatanmu “. Olahraga Gaya hidup sehat tak bisa lepas dari olahraga. magnesium. Pisang kaya akan vitamin A. Campuran apel tumbuk. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit. agendakan secara rutin setiap enam bulan sekali untuk melakukan general check up. selain perawatan tubuh. Hal ini bisa dilakukan di rumah atau mendatangi tempat-tempat yang sudah dijamin kredibilitasnya. sabar dan tawakal. Berikut tips sehat nan cantik: Makanan Sehat Untuk mengawali gaya hidup sehat. Berpikir Positif Hal lain yang perlu di atasi adalah stres. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. ada baiknya Anda lebih dahulu benahi gaya hidup dengan cara hidup sehat. akan berpengaruh pada penampilan juga. Apa hubungannya? Kaum hawa harus paham bahwa kecantikan dan kesehatan adalah satu paket. perawatan secara menyeluruh terhadap tubuh juga perlu dilakukan. dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti penuaan. Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. Untuk itu. ∞ 7 Pasti EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . ∞ Penampilan bagi sebagian besar perempuan adalah harga mati. buah juga bagus bagi kesehatan kulit. Maka. tampil menarik menjadi keharusan. kurang tidur mengakibatkan kondisi melemah dan tidak fit. banyak minum air putih. Artinya. Berikut ini. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap.

tempat pencil dari bahan-bahan bekas pakai. Sebaliknya ia tidak akan melakukan hal serupa ketika mendapatkan pelajaran seni tari yang tidak ia sukai. Misalnya dengan ikut melakukan aktivitas bersama anak dan memperkenalkan hal baru serta gagasan-gagasan yang berhubungan dengan aktifitas tersebut. detail oriented. Hanya saja. Praktis. maka akan langsung dipamerkan kepada orangtuanya di rumah. Pendeknya. hal ini tidak akan berhasil mengingat adanya ketidakcocokan minat. Untuk itu. setiap anak adalah unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya. dan menikmati keberhasilan. kreativitas setiap anak berbeda. Sebagaimana diketahui ciri anak kreatif adalah spontan. resiko. Untuk itu. Di sinilah. Selanjutnya. setiap pulang dari sekolah. ∞ Kembangkan Kreativitas si Kecil Sejatinya. lancar berpikir. ketapel. Contoh: menginginkan si kecil menjadi ahli musik sedangkan bakat si kecil lebih suka menggambar yang menjurus kepada seni rupa. sebagai individu sama halnya dengan orang dewasa. ia mendapatkan hal baru yang ia sukai. Contoh: si kecil mendapat cara-cara cepat dalam menyelesaikan pelajaran matematika. sikap bijak orang tua diperlukan untuk 8 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . serta keuntungannya. seperti membuat baling-baling bamboo. Padahal dalam proses justru akan terlihat jelas bagaimana mereka memecahkan masalah. dengar. semua anak adalah kreatif. tempat. Sebagai orangtua. mengenal. Padahal. Kegiatan bereskperimen juga bisa dilakukan di rumah. ia akan memamerkan hal tersebut kepada orangtuanya. dan setiap anak memiliki dimensi kreatifnya sendiri-sendiri. berusaha. dengan dipaksapun akan sulit dikembangkan. Alhasil. sebaiknya orangtua juga memberikan perhatikan kepada proses dengan perspektif si kecil. Dari sisi anak pun. Hal ini bukan pekerjaan yang sulit mengingat kemampuan-kemampuan yang menonjol dari si kecil akan terlihat dengan sendirinya secara jelas. Lebih dari itu. Sering mengajak anak ke tempat yang menimbulkan kreativitas adalah kegiatan positif. orangtua harus dapat memotivasi sekaligus mensugesti bahwa si kecil mampu melakukan kegiatan yang terkait minatnya. Contoh. mereka selalu ingin tahu segala sesuatu yang bersifat baru mulai dari apa yang mereka lihat. harus dapat menerima kelebihan dan kekurangan si kecil. dan menggali bakat dan minat si kecil sejak dini. Anak Adalah Unik Seringkali orangtua membandingkan si kecil dengan anak lain. Yang perlu orangtua lakukan adalah memberikan waktu. Memberi Contoh Kita harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap apa yang tengah dikerjakan oleh anak-anak kita. Sebaliknya. dan orisinalitas ide. jika kreativitas tersebut tidak ia sukai dan tidak ada sedikitpun perhatiannya. Kreativitas Multidimensi Wujud kreativitas si kecil bisa saja berbeda-beda. kreativitas itu mulitidimensional. Pembedanya adalah adanya pembatasan dari lingkungan dan rasa antusiasme si kecil yang bervariasi. dan bahan-bahan agar si kecil semakin kreatif. seolah-olah selalu saja ada kekurangan si kecil. Kesempatan tersebut dapat digunakan untuk memberitahu cara yang baik untuk melakukan aktivitas tersebut. bukan atas dasar cara pandang seorang dewasa. Bila orangtua memaksakan keinginannya. Berikut adalah halhal yang perlu dipahami orangtua dalam memfasilitasi sekaligus mendorong kemampuan yang dimiliki si kecil sehingga kreativitas si kecil terus berkembang: Tidak Menuntut Keinginan Sosok orangtua yang baik bukanlah yang menuntut segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. biarkan si kecil berfikir tentang hobi barunya itu. Seperti berkunjung ke Museum Sain dan museum lainnya. Lakukan dengan Santai Acapkali orangtua lebih menyukai melihat langsung hasil jadi dari kreativitas anak dan melupakan proses belajar mencapai tujuannya. hingga apa yang mereka rasakan. kemudahan. rasa ingin tahu. Menjadi kewajiban orangtua untuk memfasilitasi dan mengembangkan kreativitas si kecil. orangtua berkewajiban untuk mengetahui.info sehat memahami keunikan setiap anak. tidak suka dibandingkan dengan orang lain.

Endang Rahayu Sedyaningsih. Untuk diketahui. dengan membentuk Gudep-Gudep berbasis di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan Balai Pelatihan Kesehata (Bapelkes) di seluruh Indonesia. dan masyarakat dengan turut serta menyadarkan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Saka Bakti Husada yang dibentuk 17 Juli 1985. Kerja sama ini memperbaharui ikatan kerja sama yang ditandatangani tahun 1985 lalu. Dukungan tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan dr. Kemenkes melalui Badan PPSDM Kesehatan telah mewujudkan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah dicanangkan Presiden RI tahun 2006. kemitraan Kemenkes dan Gerakan Pramuka perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan di masa depan dalam peranannya membina kaum muda bangsa Indonesia terutama dalam bidang kesehatan. merupakan wadah Pramuka Penegak dan Pandega di bidang kesehatan. (5/1).” tandas Menkes. Pramuka baik secara individu sebagai anggota keluarga maupun sebagai kelompok di Gugus Depan dan sekolah berperan besar memberikan kesadaran bagi sesama anggota keluarga. Menkes menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu mitra potensial yang telah berperan banyak dalam membantu terlaksananya berbagai program pembangunan termasuk di bidang kesehatan. pada tanggal 20 Agustus 2011. Hal ini tak lepas dari peran strategis Gerakan Pramuka turut membangun karakter bangsa menuju yang lebih baik termasuk di bidang kesehatan. MPH.PH melalui pidato yang dibacakan oleh Wamenkes Prof. Ali Gufron pada acara Pelantikan/ Pengukuhan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (Saka Bakti Husada) Tingkat Nasional Masa Bakti Tahun 2011-2016 di Jakarta. Kemenkes bertanggung jawab membina dan mengembangkannya sesuai perkembangan masalah kesehatan bangsa. Menkes bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menandatangani kesepakatan kerja sama tentang peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendidikan kepramukaan. Untuk itu. Masih menurut Menkes. teman. Dr.STOP PRESS Gerakan Pramuka Mitra untuk Membangun Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka sesuai yang terkandung dalam nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. ∞ 9 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . “Untuk itu.

PH. Adapun sembilan Program Prioritas lainnya adalah Pencegahan dan pengendalian penyakit. serta mendorong prakarsa aktif dan menumbuhkan komitmen Pemda dalam penyusunan kebijakan yang responsif gender. Penerima Prahita Ekapraya antara lain Kementerian PU. dr. Presiden memberikan Penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita Madya kepada sejumlah Kementerian/Lembaga. Provinsi. serta perlindungan perempuan dan anak. Dr. Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Menkes RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih. Penurunan Angka Kematian Ibu (PONED. Kamis (22/12).STOP PRESS Kemenkes Usung 10Prioritas Program di Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Bertepatan Peringatan ke-83 Hari Ibu. kemandirian bahan baku obat. serta Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/kota. Provinsi Banten. Bappenas. terutama Penyakit Tidak Menular (PTM). Perencanaan Pembangunan Kesehatan Paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). PONEK. ∞ 10 Kementerian Kesehatan menetapkan 10 Program Prioritas di tahun 2012. Pengumuman mengenai 10 Program Prioritas disampaikan Menteri Kesehatan. Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden RI. Adapun tema Peringatan Hari Ibu adalah “Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa’.PH saat jumpa pers mengenai Evaluasi Kinerja 2011 dan Program Prioritas 2012 Kementerian Kesehatan di Kantor Kemenkes Jakarta. Secara keseluruhan. Rabu (4/1). MPH. saintifikasi jamu. Upaya Perbaikan Gizi terutama masalah stunting. Urutan paling atas adalah upaya promotif dan preventif yang melibatkan inisiatif masyarakat dan Pemda. Kabupaten Malang. Endang Rahayu Sedyaningsih. Kemendiknas. Efektif dan Efisien). ∞ Anugerah Pahita Ekapraya EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . 1 badan. pemberian penghargaan juga ditujukan guna meningkatkan kinerja Pemda dalam melaksanakan pengarusutamaan gender. Salah satu penerimanya adalah Kementerian Kesehatan. Presiden RI memberikan 10 Kementerian/Lembaga. dan Kabupaten/Kotamadia yang telah berhasil melaksanakan strategi pengarusutamaan gender. Provinsi Jawa Barat. Kemenhukham. Jampersal. Peningkatan Penggunaan Teknologi Informasi di segala Aspek. Reformasi Birokrasi (Tata Manajemen Birokrasi yang Bersih. melaksanakan program pemberdayaan perempuan. dan Kabupaten Sleman. Provinsi Riau. Menuju Universal Coverage (penambahan kelas). Kabupaten Rembang. Dr. Akurat. Selain memberikan apresiasi. KB). BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) merupakan salah satu bentuk upaya tersebut. MPH. 11 Kabupaten dan 3 Kotamadia. 12 Provinsi.

Ditambahkan.” papar Kadinkes. dr. (28/12). Menkes mengapresiasi RS yang telah memberi pelayanan kepada peserta Jamkesmas di Provinsi Jawa Barat dan berterima kasih atas kesediaan RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan bagi peserta Jamkesmas. 147 di antaranya Pukesmas perawatan dengan 20 tempat tidur. Demikian dikatakan Menkes dr.080 RS yang menerima peserta Jamkesmas. akses pelayanan kepada peserta Jamkesmas lebih merata dan terjangkau.870 RS. “Saya minta ada tambahan kelas III.. MPH. baru 1. “Seperti di tempat parkir dicantumkan berapa tempat yang masih kosong. Endang Rahayu Sedyaningsih. Dari jumlah tersebut 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. RS swasta harus menambah kelas III dari 10% menjadi 15% atau 20%.3% yang tercover jaminan kesehatan.000 tempat tidur. Jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan sekitar 44%.Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III M. dan Jampersal. Dengan demikian.” ujar Menkes. akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang berkualitas masih belum optimal. khususnya masyarakat miskin secara simultan harus dilakukan pembenahan sistem pelayanan kesehatan. Ketersediaan tempat tidur. Penyediaan sarana dan fasilitas kesehatan yang memadai merupakan respon terhadap dinamika karateristik dan kondisi geografis penduduk Jabar. Ke depannya. ∞ 11 Di Indonesia. Namun dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas ada tambahan 6. pada awal 2011 dari 224 RS baru 133 RS atau 54. Alma Lucyati. bukan hanya di RS swasta. penyusunan standar pelayanan medis dan membenahi sistem rujukan di tingkat kabupaten/kota.” tegasnya. khususnya kelas III agar dipasang di depan RS. Sementara itu Sekda Provinsi Jabar. Alma. kapasitas kelas III agar ditambah. Dari 1. Dengan demikian.000. semua RS baik pemerintah maupun swasta diharapkan menerima peserta Jamkesmas.” paparnya.000 tempat tidur sehingga ada 10. menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar. belum semua rumah sakit (RS) memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmas.” tambah dr. peningkatan akses masyarakat termasuk masyarakat miskin ke fasilitas kesehatan. Lex Laksama yang mewakli Gubernur Jabar mengatakan. Jamkesda. sementara yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru 4. Sementara itu di Jabar. baru 54. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. namun dicarikan RS lain yang masih kosong. Saat ini ada 1. Dr.51% yang melayani Jamkesmas.PH usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Untuk itu.444 Puskesmas. Menkes juga berharap agar ada komunikasi antar RS sehingga pasien yang tidak bisa tertampung pada satu RS tidak dibiarkan begitu saja. “Kebutuhan tempat tidur 10.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. di Bandung. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS.Kes. “Jabar harus menata sarana. tetapi RS vertikal dan RS pemerintah daerah. “Menyadari pentingnya penanganan yang lebih optimal untuk keberhasilan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jabar. Saat ini sedang dalam pembahasan berapa kira-kira bisa disediakan penambahan kelas III ini.

Muhadi.A.Kes. Kabupaten Serang. MM. dr. drh. strategi dan program untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi 12 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM STOP . Sebagaimana diketahui. Ketujuh desa tersebut adalah desa Curuggoong. dan desa Situtarate (di Kecamatan Cikande). desa Margatani.SP. Sekda Provinsi Banten. Kamis (29/12). desa Cisaat (keduanya di Kecamatan Padarincang). Turut hadir dalam kegiatan tersebut. Direktur Penyehatan Lingkungan. desa Mekarsari (di Kecamatan Anyer). desa Serdang (ketiganya di Kecamatan Kramatwatu). Ir. M. di Desa Curuggoong. Peresmian ODF dilakukan oleh Wakil Menteri Kesehatan. STBM adalah pilihan pendekatan. Ali Ghufron Mukti. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan. Kecamatan Padarincang. H. M. desa Kramatwatu. Prof.Sc.D. Taufik Nuriman.STOP PRESS 7 DESA Wamenkes Resmikan BAB Sembarangan Kementerian Kesehatan meresmikan 7 Desa Open Defecation Free (ODF) – atau lebih dikenal dengan istilah Stop Buang Air Besar (BAB) sembarang. dan para kepala desa. Bupati Kabupaten Serang. Wilfried Hasiholan Purba. H. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan yang dikemas dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). M. Banten. Ph.

masih banyak rumah tangga yang membuang limbah rumah tangga ke sungai/ parit/got. yakni sebesar 41. “STBM bukan hanya sebagai pendekatan yang efektif dan efisien. Wamenkes berharap Pemerintah Daerah berkomitmen kuat dalam mengupayakan dan perluasan pelaksanaan program air minum dan sanitasi dengan menggunakan model pendekatan program Pamsimas.8% dibandingkan 2007 yang berada di angka 23. terjadi penurunan.8%. suatu komunitas berada pada kondisi sanitasi total saat masyarakat tidak buang air besar (BAB) sembarangan. disusul air leding/PAM sebesar 19.2% penduduk yang masih BAB sembarangan dan harus diselesaikan sebelum 2014.5%. ∞ 13 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .1%.7%.3% dan yang menangani sampahnya dengan cara dibakar mencapai 52. masih ada sebesar 17. dari sisi penggunaan air untuk keseluruhan keperluan rumah tangga. Oleh karenanya perlu pendekatan Pamsimas. Ditinjau dari segi perilaku.melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.9% atau menurun 6% dibandingkan 2007 yang mencapai 24.9% menggunakan sumur gali terlindungi sebesar 22. dan pada 2010. untuk kebiasaan cara mencuci tangan dengan benar tahun 2010 sebesar 35%. persentase penduduk berperilaku BAB Benar mencapai 82. Pada 2010. terbukti tidak berkelanjutan. Meski demikian. sebanyak 27. Artinya terjadi peningkatan sebesar 17. rumah tangga yang tidak mempunyai sarana penampungan air limbah sebesar 18.” ujarnya. sumur bor/pompa 22. Artinya terjadi peningkatan 11. Hasil penelitian sarana penampungan limbah.2%. Dijelaskan Wamenkes.2%. Yakni Pembangunan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Pada 2007. persentase penduduk berperilaku BAP Benar sebesar 71. Merujuk data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). mengelola sampah dengan benar dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.9%.1%.2%. mencuci tangan pakai sabun.” ujar Wamenkes. Selanjutnya. Pamsimas bertujuan meningkatkan jumlah penduduk pedesaan dan pinggiran kota (peri urban) mendapat akses air bersih dan sehat. terdapat dua jalur upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun sektor air minum dan sanitasi. terjadi peningkatan penduduk berperilaku BAB Benar. melainkan sebagai strategi dan juga Program Nasional untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui proses penurunan penyakit berbasis lingkungan yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku sehat. Selain itu. Nah. mengelola air minum dan makanan yang aman. Sementara itu. “Pengalaman selama ini menunjukkan peningkatan akses terhadap air minum dan sanitasi yang tidak disertai perubahan perilaku.

Terobosan Jawa Barat sebagai percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance. dan Jampersal.” Hingga awal 2011. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. Endang Rahayu Sedyaningsih. “Saya memberikan penghargaan pada Pemerintah Provinsi Jabar yang sudah berinisiatif meluncurkan program Universal Coverage Insurance yang pertama di Indonesia. sebanyak 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. Menurut Menkes. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jabar. Dr. M.000. “Ke depannya secara bertahap. kebutuhan tempat tidur sebanyak 10. dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas. lanjut Endang. KTP berasuransi yang rencananya diluncurkan 2012 ini. Dari jumlah tersebut.Jabar Terapkan KTP Berasuransi Provinsi Jawa Barat menjadi percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance melalui KTP Berasuransi Kesehatan.000 tempat tidur. Total. Ditambahkan.Kes. Nah. menuturkan bahwa tahap awal KTP berasuransi diperuntukaan bagi warga kurang mampu. program Universal Coverage Insurance.51% yang melayani Jamkesmas. ∞ 14 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . terdapat 10.PH. baru 54. MPH. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. Sejauh ini yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru mencapai 4. mendapat respon positif dari Menteri Kesehatan RI dr.” tutur Endang usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. tercatat baru 133 RS dari 224 RS atau 54. maka terdapat tambahan 6. memberikan kemudahan bagi masyarakat berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit yang ditunjuk dengan biaya murah. jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan kesehatan sekitar 44%.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. Kadinkes. Harapannya. di Bandung (28/12).000 tempat tidur. Dampaknya. menurut dr. Sebagai konsekuensinya. Saat ini.3% ter-cover jaminan kesehatan. sejalan dengan gawe Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yakni meng-cover masyarakat yang tidak mampu baik yang memiliki Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) maupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang jumlahnya di Jawa Barat mencapai sekitar 15 juta. dr. program tersebut dapat disusul provinsi lain. semua orang di Jawa Barat mempunyai KTP berasuransi sehingga mendapatkan jaminan kesehatan. Jamkesda. Alma Lucyati. Jadi. Alma.. maka Jabar harus segera menata sarana prasarana untuk keperluan tersebut.

hingga saat ini telah digelontorkan dana APBN tahun 2011 kepada 33 provinsi untuk BOK sebesar Rp 904. yakni: Jawa Barat. jika semua program berjalan lancar. Banten. masih bertengger pada angka 228/100. Dengan jaminan ini dapat dipastikan masyarakat lebih aman dan nyaman dalam menjalani persalinan. Lima provinsi secara berturutturut. Pada 2010. Selain itu. Hanya saja.148. pertolongan persalinan.000 kelahiran hidup. dan lainnya.000. tidak ada lagi ibu yang mati karena melahirkan bayi… ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM ingga saat ini tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. dan Semarang. Pada akhirnya.000 kelahiran hidup. mewujudkan persalinan ibu hamil oleh tenaga kesehatan terlatih.000. Beberapa tahun ke depan.555. baik program yang terkait langsung maupun yang tidak langsung. Ini bisa dilihat dari lima provinsi terbesar penyumbang AKI di Indonesia. upaya ini masih harus terus ditingkatkan melalui sinkronisasi lintas program dan lintas sektor untuk percepatan capaian penurunan angka kematian ibu menjadi 102/100. dan Jamkesmas Dasar Rp 972. dan pelayanan bayi baru lahir. meski dalam praktek lapangan banyak kekurangan yang mesti dibenahi di sana-sini. dengan total angka 5. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan KPA. Kemensos. pelayanan nifas. Program ini bertujuan menjamin akses pelayanan persalinan masyarakat oleh tenaga dokter dan bidan. Program Jampersal terus bergulir. termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Jawa Tengah. Hal ini terlihat dengan berbondongbondongnya ibu hamil mengunjungi rumah sakit untuk melahirkan.246. Untuk mendorong implementasi Jampersal. dan Jawa Timur.000.767 kematian ibu di Indonesia tahun 2010. akan ditingkatkan menjadi 90% pada 2015. pada akhir Desember 2011 yang lalu. tidak secara otomatis diselenggarakan di sarana kesehatan. Nah bagaimanakah menurunkan angka kematian ibu itu? Telah banyak upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian bayi.000. Jampersal Rp 922. Kalimantan Barat.MEDIA UTAMA Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Untuk menurunkan angka tersebut. Program ini merupakan jaminan pembiayaan yang digunakan untuk pemeriksaan kehamilan.793. Kemenkes telah mendistribukan bidan dan dokter terlatih ke seluruh wilayah Indonesia.921. Jawa Timur. Sebagai bukti keseriusan Kemenkes untuk menurunkan AKI. NTT.767 kematian atau 50% dari 11. dan angka kematian ibu saat melahirkan di lima provinsi tadi bisa ditekan secara berarti. 15 . kita harapkan. Sementara data tahun 2007. maka akan berpengaruh besar terhadap penurunan angka kematian ibu secara nasional. telah dilakukan sosialisasi pada 8 provinsi yang terindikasi angka kematian ibu tinggi. Guna. setiap persalinan oleh tenaga kesehatan. tentu akan menekan angka kematian ibu secara nasional. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sudah 82. Bahkan upaya ini juga dilakukan bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain seperti BKKBN. Cakupan tersebut. Aceh. Hal ini tercermin dalam hasil riset kesehatan dasar 2010.2%. NTB. Sulawesi Selatan. persalinan juga harus dilakukan di sarana kesehatan. Nusa Tenggara Timur. seperti yang terjadi di RSUD Bantul Yogyakarta. Masukan dari rekan-rekan daerah sangat berharga untuk perbaikan. Apabila ke lima provinsi tersebut dapat diturunkan angka kematian ibu secara signifikan. Jawa Barat. Hanya saja. Maluku. Kemendagri. telah digulirkan program Jaminan Persalinan (Jampersal).

” ujar 16 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . bidan merujuknya ke rumah sakit. Mereka datang atas dasar kesadaran sendiri. “Memang. walau banyak pasiennya”. ia sedang menanti penyelesaian administrasi kepulangan pasca melahirkan. Jampersal adalah program yang diluncurkan Kementerian Kesehatan untuk membantu ibu-ibu yang sedang hamil agar bisa melahirkan dengan selamat. “Kalau sudah seperti ini mekanismenya. uswanti (27) duduk di atas tempat tidur ruang rawat persalinan RSUD Panembahan Senopati Bantul. Program ini bertujuan menekan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yang pada 2009 tercatat 228 kematian ibu per 100. Seluruh biaya persalinan gratis. “Alhamdulillah. Yogyakarta. Yogyakarta. ibu mau melahirkan diminta ke Puskesmas. Ia baru saja mengalami keguguran anak kedua. pelayanan di sini baik. Kuswanti mendapat bantuan dari program Jampersal (Jaminan Persalinan). kata Kuswanti. Saat ini program Jampersal telah mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di Rumah Sakit yang ada di sekitar mereka. karena pelayanan kesehatan dengan Jampersal banyak memerlukan surat-surat yang harus dilengkapi. Kok bisa? Ternyata. Masa. bahkan mereka langsung ke Rumah Sakit. terutama di Rumah Sakit yang memiliki program Jampersal. harus sabar menunggu. kami tidak dapat menolaknya. Wajahnya tampak sedih. tanpa rujukan dari Puskesmas. dalam melayani masyarakat yang mengikuti program Jampersal. Ditemani anggota keluarga. Pontianak.” ujar Kuswanti lirih karena masih menahan rasa sakit. Berikut pengalaman RSUD Panembahan Senopati Bantul. dan Puskesmas Benayang. Namun karena ia mengalami keguguran.000 kelahiran hidup. Kuswanti sebelumnya melakukan pemeriksaan kehamilan di bidan.MEDIA UTAMA MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL Program Jampersal sudah bergulir di banyak daerah di Indonesia.

awalnya memang sudah terbiasa. Kebetulan Puskesmas Benayang saat ini sudah menjadi Puskesmas Poned (Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar). baik itu pelayanan program EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 17 . terutama bagi masyarakat dari kalangan tidak mampu. dari segi ekonomi adanya Jampersal banyak membantu masyarakat. banyak dari teman-teman dari puskesmas lain atau bidan praktek swasta mengirim ke Puskesmas Benayang. Kami melayani masyarakat sesuai dengan SOP yang ada. terutama yang punya kasus emergency dasar. Sebab. tambah Mayani. kepala Puskesmas Benayang. Setiap hari rata-rata kunjungan ibu hamil dua sampai tiga orang. tidak ada perbedaan.” cerita Mayani.Pipin perawat RS Bantul. pengunjung Puskesmas. Menurut Mayani. Menurut bidan yang Sarjana Kesehatan Masyarakat ini. Kalimantan Barat program Jampersal banyak sekali manfaatnya. kalau resti kemungkinan akan mengalami kasus emergency dasar. Dengan adanya Jampersal. Akibatnya banyak persalinan yang tidak pernah ke tenaga kesehatan mau datang ke Puskesmas. “Sebelum ada Jampersal tingkat kunjungan pasien paling tinggi sekitar 20-25 persalinan per bulan. setelah mendapatkan informasi dan manfaat puskesmas kota Pontianak. bagaimana dengan masalah besaran gaji yang berbeda dengan standar yang ada selama ini? Berikut penuturan bidan Mayani kepada Mediakom: Bagaimana pengalaman Anda melayani program Jampersal? Kalau untuk pelayanan. Tapi. sehingga dengan adanya Jampersal tingkat kunjungan pasien meningkat sampai tiga kali lipat. “Semua free. Nah. Kota Pontianak. Dengan adanya Jampersal kunjungan paling rendah 58 orang. ada masyarakat yang sejak hamil tidak pernah diperiksa sama sekali. mereka mau datang ke Puskesmas untuk diperiksa.” ujar Mayani. Malah. tidak ada perubahan. Menurut Mayani.

000 atau Rp 200. Jadi secara umum lebih menguntungkan Perda apa Jampersal? Kalau terhadap program. Jadi kalau misalnya unit cost-nya lebih tinggi. yang 25% itu kecil ya? Mungkin untuk kota Pontianak kalau bisa ditambah. Kalau Juknisnya telat. Kadang Juknis keluarnya Maret. Dalam aturannya dijelaskan 75% untuk jasa pelayanan. Sebelum ada Jampersal. Namun mereka berupaya dapat memberikan yang terbaik dengan memanfaatkan dana yang ada. Mereka memiliki komitmen yang tinggi. Tapi kalau kita lihat. itu belum perawatan. ∞ (Pra) . Selama ini dana yang ada dimanfaatkan seefektif mungkin. berapa biaya persalinannya? Perdanya kurang lebih sekitar Rp 500. Insya Allah (ini masih wacana) pada 2012 ini Pemkot Pontianak akan menyumbang. otomatis untuk jasanya lebih tinggi.000.000 all in itu rasanya kurang. Berapa kira-kira? Akan ada tambahan Rp 100. Sama juga dengan pelayanan kami ketika ada program Jamkesmas.Jampersal maupun yang bukan program Jampersal.000. memang 75% untuk jasa pelayanan dan 25 % untuk bahan habis pakai. Paling tidak tarif RS kelas 3 atau di bawahnya sedikit. Jadi kalau dihitung-hitung. Kira-kira berapa tambahannya? Kira-kira Rp 500. khususnya untuk Jampersal. meskipun memang untuk tingkat kota Pontianak. walaupun untuk pelayanan kepada masyarakat tetap harus jalan terus. kalau untuk pertolongan persalinan Rp 100.000. kurang lebih 18 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM separuhnyalah. Pertanggungjawaban pembukuan pun jadi terlambat. Bagaimana dengan petugas kesehatannya? Alhamdulillah tidak ada masalah. mohon bisa dipercepat. administrasinya jadi terburuburu (kejar tayang istilahnya). sementara yang 25% sisanya diatur dengan SK Walikota. Rinciannya untuk jasa berapa? Untuk jasa. Apa saran Anda untuk perbaikan Jampersal ke depan? Kalau untuk perbaikan Jampersal mungkin yang perlu diperbaiki untuk ATK. Kemudian yang kedua untuk Juknisnya. Artinya lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. jelas lebih menguntungkan dengan program Jampersal. Jadi lebih banyak masyarakat yang tertolong.000. biaya persalinan Rp 350. sementara berlakunya dari Januari. sesuai dengan petunjuk. sebelum Jampersal pendapatan lebih besar dibanding setelah ada Jampersal? Kalau di program Jampersal.

Hal ini mungkin. Sedangkan target sosialisasi meliputi tenaga kesehatan. flyer. Mereka juga sependapat. cocok untuk ibu yang kurang mampu. Sebab. masih banyak prosedur yang belum pasti. tokoh masyarakat. karena ditangani oleh tenaga kesehatan. mereka dapat membiayai sendiri sesuai dengan sarana kesehatan yang diinginkan. sehingga masih ada kendala psikologis untuk menangani pasien yang menggunakan fasilitas Jampersal. masih memerlukan pendekatan khusus kepada organisasi IBI dan bidan. ketersediaan fasilitas kesehatan. Untuk itu. sehingga kelak dapat mendukung program Jampersal sepenuh hati.9% responden tidak menyarankan pasien mengikuti program Jampersal dan 54. dengan lama praktek lebih sepuluh tahun (33%). Banyak masyarakat yang tertolong. Hanya saja kebijakan Jampersal masih perlu sosialisasi lebih luas dan pelaksanaan belum berjalan secara mulus.3 % responden tidak setuju. apalagi bagi keluarga miskin. Mereka juga setuju. sementara kompensasi dianggap kecil. Namun demikian. Untuk hal ini. kalau keluarga miskin masih bisa diterima. Tapi. tapi juga disetujui sebagian besar tenaga bidan lainnya. Hanya saja. mereka berharap. Menurut bidan yang tidak setuju ini. mereka sebagian besar menyebutnya “bagus” untuk menekan AKI dan AKB. bukan medis seperti mencetak brosur. Lebih banyak publik yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. Di samping meningkatkan sosialisasi dan nominal biaya pelayanan Jampersal. serial. Kesan lain. seharusnya Jampersal khusus untuk para ibu yang tidak mampu. program Jampersal akan mendapat dukungan dari tenaga kesehatan. setuju program Jampersal akan mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). bila melayani pasien persalinan orang kaya menggunakan Jampersal. Mereka terdistribusi dalam jenis praktek mandiri (55%). Khusus sosialisasi memerlukan pendekatan komunikatif. dan Bekasi. hitunghitung sedekah. Sebagian besar bidan (80%). apalagi Jampersal harus digunakan semua ibu di Indonesia. tokoh agama. Terdapat 54. Bekasi. khususnya bidan. Ternyata. sebagian besar bidan setuju hanya untuk keluarga miskin dan berkeberatan bila mencakup juga keluarga berkecukupan secara ekonomi. bahwa program Jampersal akan dapat dilaksanakan baik di kota maupun di desa.” kata bidan Mayani. belum dapat memberikan kemudahan bagi praktek para bidan. infrastruktur. khususnya bidan. Walau ada sebagian tenaga bidan yang tidak setuju. Untuk kemasan sesuaikan dengan target sasaran. dan masyarakat luas. Pontianak.” ujar bidan Ina di Bekasi. ∞ 19 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Jampersal memberikan kemudahan bagi calon ibu yang akan melahirkan. Jampersal dapat memberi rasa aman kepada ibu yang melahirkan. disebabkan belum lancarnya proses pencairan dana setelah memberikan pertolongan persalinan. seperti untuk ibu yang mampu dan kurang mampu. dan kurang dari 3 tahun (41%). Skenario pesan sebaiknya berjenjang. Terutama kendala pada prosedur pelaksanaan dan pengajuan klaim yang sulit. Jampersal memberi kemudahan bagi praktek bidan. masih ditemukan 44. Mayani tidak sendirian.9% responden menyatakan tidak mendorong pasien mengikuti program Jampersal. Sebagian besar tenaga bidan juga sepakat. esimpulan tersebut terekam dari hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Komunikasi Publik terhadap 363 bidan di wilayah Tangerang. apalagi banyak permintaan. tahun berikutnya dapat memberi imbalan yang layak sesuai dengan kekuatan ekonomi setiap provinsi. 6-10 tahun (11%). Berkaitan dengan sasaran Jampersal. dan tenaga medis. dan Puskesmas saja 17 %. termasuk pencatatan dan pelaporan lebih banyak. 3-5 tahun (15%). dan berkesinambungan.Jampersal di Mata Tenaga Bidan Program Jampersal jelas lebih menguntungkan. SKM di Puskesmas Benayang. Depok. booklet yang berbeda target sasaran. mandiri Puskesmas (27%). “Sasaranya lebih luas. Terkait kesan bidan terhadap Jampersal. “Rasanya kurang sreg. Sedangkan mereka yang mampu tidak perlu mendapat jaminan Jampersal. Dengan asumsi tersebut. resiko bidan terlalu besar. leaflet.

Saat ini. Sebab. karena mereka menerima gaji. Ketika program Jaminan Persalinan (Jampersal) mulai digulirkan. Bantul. setelah pengajuan pendanaan disetujui. Askes.” kata Puji Astuti. Namun. Hanya separo dari total persalinan yang dilakukan di Puskesmas. segala tindakan yang berurusan dengan nyawa ibu hamil dan bayinya sekaligus harus mendapat perhatian lebih. juga dilayani oleh tenaga kesehatan yang profesional. maka kami mengurus ibunya yang mau melahirkan dan juga merawat ketiga anaknya. pasien tidak dipungut biaya. Total satu bulan mampu melayani 60-80 pasien Jampersal. untunglah hal itu hanya berlangsung enam bulan. kecuali persalinan normal. walau secara logika. salah satu bidan yang bekerja di Puskesmas Mergangsang Menurut bidan Astuti. program Jampersal akan menurunkan Angka Kematian Ibu.” tambah Astuti. Hal ini disebabkan karena faktor medis dan sedikit karena yang bersangkutan belum menerima program KB. ya tetap tidak boleh.” ujar bidan senior ini. Sementara biaya Jampersal hanya Rp 350. kami harus menyetor seluruhnya ke Pemerintah Daerah. untuk pelayanan pasien. bidan memang telah menjelaskan secara pelan-pelan. Yogyakarta. Selain tidak bayar.Bersalin di Puskesmas Mergangsang Puskesmas Mergangsang salah satu tempat bersalin favorit di Bantul. Menanggapi soal biaya. pernah ada pasien beranak tiga. ujar Astuti. antara Peraturan Daerah dan Jampersal. Menurut bidan senior ini. maupun umum”. baru turun untuk operasional puskesmas. Tenaga dokter residen obgyn sudah siap melayani. Puskesmas Mergangsang. Untuk kasus terakhir ini. Tapi untuk bidan praktek swasta dan rumah sakit swasta akan sangat berpengaruh. secara teori.000 termasuk pelayanan KB. Kami bergaji untuk melayani siapa saja. karena baru ada 9 orang. sisanya dirujuk ke rumah sakit. 20 setempat biaya persalinan Rp 568. memang banyak kebingungan di RS ini. Dengan 9 tenaga bidan.000 termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB). Selain itu. “Bagi kami tidak ada masalah. Apalagi. Kalau merujuk Perda. Sebab. ada 10 persen dari pasien Jampersal yang tidak mengikuti program KB. Akibatnya. masih dapat menjalankan pelayanan teknis medis dengan baik. kunjungan pasien mulai menurun. khusus Puskesmas Poned dan mempunyai residen obgyn seperti Puskesmas Mergangsang dapat melakukan persalinan seperti pasien pecah ketuban. Termasuk mengurus kasus “ sosial”. bulan Juli 2011. sementara suaminya sudah lama meninggal dunia. Hanya saja untuk urusan administrasi seperti verifikasi data pasien untuk dokumen laporan klaim biaya persalinan sering mundur. maka rumah sakit menjadi penuh. Karena semua Puskesmas merujuk. bahkan sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk perawatan. sebagai tempat bersalin. Karena pasien ini akan melahirkan. setiap hari rata-rata melayani tiga pasien kontrol kehamilan dan dua melahirkan. “Kami harus tetap mengikuti aturan. karena tidak ada tenaga administrasi khusus. walaupun dari segi analisis kebutuhan tenaga bidan masih kurang. serta urusan administrasi. salah satu tempat favorit masyarakat Bantul. Astek. Puskesmas juga tidak boleh melayani persalinan dengan penyulit. Menurut Astuti. secara teknis medis sudah tidak ada kendala. Sekarang. merujuk dan mengantar pasien. Puskemas Mergangsang. Astuti melihat. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . tugas bidan memang merangkap-rangkap. kami tetap mampu memberi pelayanan dengan baik. walau nilai biaya Jampersal lebih rendah dibanding Perda. Selain tidak bayar.” ujar Astuti. sekalipun biaya persalinan berdasarkan Perda lebih besar. baik pasien Jampersal. Kebetulan si pasien tidak memiliki saudara. sementara kebutuhannya 13 orang. program ini mengharuskan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur kepada petugas kesehatan sebelum persalinan. Bidan Astuti menyayangkan hal ini bisa terjadi. tapi karena aturannya tidak membolehkan. menurut bidan Astuti memang masih nyomplang (tidak seimbang). menurut Astuti. Namun. Jamkesmas. juga ada tenaga kesehatan yang profesional. ada pasien yang benar-benar membutuhkan perawatan tidak mendapat tempat. sangat ditentukan oleh keterampilan tenaga kesehatan yang ada. Sehingga mengurangi kemungkinan terlambat penanganan persalinan oleh tenaga kesehatan. Mulai dari teknis menis. “Tapi pasien mau ber-KB atau tidak bergantung yang bersangkutan. “Untuk kami sebagai PNS memang tidak berpengaruh. tidak berpengaruh langsung kepada petugas kesehatan. karena uang bukan untuk pelaksana. Bagaimana situasi di Puskesmas ini setelah adanya program Jampersal? B ersalin yang nyaman. Selain itu. terutama biaya nominal persalinannya. Ketika program Jampersal mulai berjalan. “Sekalipun demikian. Tentu ini dapat menjadi masukan untuk menetapkan kebijakan berikutnya. Cerita bidan Astuti. dipengaruhi juga oleh ketersediaan peralatan bersalinnya.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 21 .

bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung. rumah sakit terlihat penuh.RSUD Bantul Menyambut Program Jampersal Setiap hari RSUD Bantul rata-rata melayani 800 pasien rawat jalan. tak heran bila pada jam kunjungan. Dengan jumlah pasien yang demikian besar. Bagaimana rumah sakit ini menyambut program Jampersal? 22 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

S

ejak bergulirnya program Jaminan Persalinan (Jampersal), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta, telah mempersiapkan diri dengan segala kemampuan yang ada. Mulai dari ruangan, Sumber Daya Manusia, sistem rujukan, sosialisasi teman sejawat, simulasi, mekanisme alur kerja, dan berbagai sarana pendukung lainnya. “Prinsipnya, kami berkeinginan mendukung dan mensukseskan programJampersal,” kata wakil direktur Pelayanan RSUD Bantul dr. Gandung Bambang Hermanto. Menurut dr. Gandung, sejak berlaku program Jampersal, rumah sakit kebanjiran pasien. Pada saat tertentu, bangsal penuh, bahkan sampai ke lorong-lorong. Kamar bayi juga ikut penuh. Pernah ruang perinatal yang berkapasitas 24 bayi, harus menampung 66 bayi. Terpaksa dilakukan, sebab Rumah Sakit tidak boleh menolak pasien. Apalagi yang datang ibu hamil yang akan melahirkan. “Ini merupakan masalah yang belum pernah diprediksi. Apakah sarana kesehatan yang tersedia mampu melayani atau tidak. Sekalipun demikian, semua pasien persalinan kami terima, tidak mungkin menolak dengan alasan apapun. Walau kapasitas tidak menampung, tetap diterima, dengan segala keterbatasan yang ada,” ujar dr. Gandung. Untuk mendukung program Jampersal, RSUD dengan kapasitas 266 kamar tidur ini, memiliki 21 dokter spesialis dalam 4 spesialis besar yakni: bedah, dalam, anak, dan kebidanan dan kandungan. Untuk mendukung pelayanan program Jampersal, RSUD telah menyiapkan 222 perawat dan 30 bidan. Selain melayani program Jampersal, setiap hari rata-rata rumah sakit melayani sekitar 800 pasien rawat jalan. Dengan jumlah pasien yang demikian besar, maka wajar bila pada jam kunjungan, rumah sakit terlihat penuh, bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung, sehingga ada sebagian yang harus berdiri, karena tak memperoleh tempat duduk. Mengapa masyarakat berbondong-bondong menuju rumah sakit, menurut dr. Gandung disebabkan karena sosialisasi pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas masih kurang, Akibatnya masyarakat memilih langsung ke rumah sakit. Di samping sosialisasi, ada kemungkinan pelayanan dasar juga belum siap. Ketidaksiapan itu, bisa jadi karena biaya persalinan yang disediakan Jampersal

tergolong kecil (hanya Rp 350.000, padahal di Bantul rata-rata sampai Rp 700.000), sehingga bidan swasta dan pelayanan kesehatan dasar cenderung merujuk ke rumah sakit. “Berdasarkan pengalaman, karena rumah sakit terbatas daya tampungnya, bila pasien datang dengan persalinan normal, mereka kami rujuk kembali ke Puskesmas setempat. Sebab, masyarakat yang datang ke rumah sakit, tidak semua berdasarkan rujukan. Tapi banyak juga yang kehendak sendiri. Alasan mereka bersalin di rumah sakit, karena mereka merasa lebih nyaman dan tenang,” ujar dr. Gandung. Menurut dokter kelahiran Yogyakarta ini, dengan program Jampersal, banyak pelajaran yang bisa diperoleh, di antaranya pembelajaran bagi dokter untuk membuat catatan medis setiap kali setelah pemeriksaan. Juga membuat laporan medical record pasien, sebagai bahan pendukung klaim biaya Jampersal. Sebab, bila tak dilengkapi dokumen medical record, klaim tidak bisa dilakukan. Padahal, sebelumnya, dokter hanya melakukan diagnosa pemeriksaan, selesai. Sementara, menurut Kabid Pengendalian RSUD Bantul, Siti Suryati, SKM, pembelajaran yang tiada henti bernama sosialisasi. Sebab, masih banyak teman sejawat yang harus terus mendapat pemahaman tentang administrasi. Apalagi dengan adanya perubahan Software dari INA DRG menjadi INA_CBG’S. Jadi harus terus belajar. “Pernah, RSUD mengajukan klaim untuk bulan April-Desember 2010, baru bisa cair tahun 2011, tapi untuk bulan November-Desember 2011, akan segera cair. Jadi saat ini keuangan kami surplus,” ujar Siti. Sejak awal, semua proses harus baik, jelas sebab kalau tidak baik, pasti akan mengganggu ketersediaan dokumen. Bila ketersediaan dokumen terhambat, akan mempengaruhi proses klaim. Bila proses klaim terhambat dalam jangka panjang, akan mempengaruhi pencairan dan perputaran keuangan rumah sakit. Berdasarkan Rekap laporan tahun 2011, rumah sakit setiap bulan rata-rata mencairkan Rp 2 miliar untuk program Jamkesmas dan Jampersal. Hingga luncuran ke 5 tahun 2011, sudah dicairkan lebih dari Rp 24 miliar. Di RSUD Bantul, secara keseluruhan, rawat inap didominasi program Jampersal, sedangkan rawat jalan didominasi program Askes, sisanya ditempati masyarakat yang membayar sendiri atau umum. ∞
EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

23

dr. Sarminto, M.Kes:

Jampersal Sebaiknya Dibatasi
Jaminan Persalinan (Jampersal) --program anyar Kementerian Kesehatan yang sedang bergulir sejak Juli 2011- sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelayanan persalinan. Mulai dari kemudahan akses, penanganan oleh tenaga kesehatan terlatih, dan biaya ditanggung pemerintah. Sekalipun demikian, masih ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan dalam waktu singkat untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu. Menurut dr. Sarminto, M.Kes, kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, banyak hal yang mesti diperbaiki dari program Jampersal ini, di antaranya menggiatkan sosialisasi tentang program tersebut. “Masyarakat berlomba-lomba ke Rumah Sakit. Padahal mereka sebetulnya bisa dilayani di Puskesmas terlebih dahulu,” kata dr. Sarminto. Kebijakan Jampersal sebaiknya dibuat per wilayah, tambahnya. Berikut penuturannya lebih lanjut:. Bagaimana implementasi program Jampersal selama ini? Adanya program Jaminan Persalinan (Jampersal), bagi kami sangat menolong kegiatan dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Untuk daerah Yogyakarta, AKI-nya sudah cukup baik, sementara angka persalinan oleh Nakes, sudah hampir 95 ke atas. Nah, Jampersal ini menolong bagi yang tidak mempunyai jaminan. Namun di lain pihak ada beberapa kendala terutama di tingkat bawah karena Jampersal ini ongkosnya hanya Rp 350.000, sedangkan di Yogja tarif bidan saja sudah Rp 500.000. Ada bidan yang tidak mau menangani. Mereka kemudian merujuk ke RS ataupun ke Puskesmas. Itu yang menjadi kendala kami. Kami berharap biaya yang ditanggung Jampersal ada kenaikan, bukan Rp 350,000 tapi sekitar Rp 500.000. Sama dengan standar yang ada? Iya. Karena ini program baru sosialisasi juga harus terus dilakukan, sehingga sistem rujukan menjadi lebih optimal. Artinya persalinan normal yang seharusnya bisa ditolong di tingkat dasar misalnya Puskesmas rawat inap, tidak perlu langsung ke Rumah Sakit. Apa sebenarnya kendalanya? Pertama, Jampersal program baru. Kedua, mungkin sosialisasi masih kurang pada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mengerti bahwa persalinan normal seharusnya cukup di Puskesmas atau di bidan swasta. Ketiga, untuk yang swasta mungkin tarifnya terlalu rendah. Akhirnya mereka cenderung untuk merujuk saja ke RS, sudah dapat Rp 100.000. Bidan merujuk ke RS atau Puskesmas? Sistem rujukan kurang berlaku, masyarakat cenderung langsung rumah sakit. Kendalanya disebabkan karena belum sosialisasi atau karena memang masyarakat punya keinginan sendiri? Salah satunya sosialisasi masih kurang. Kedua orang boleh memilih, namun sistemnya juga harusnya berjalan. Artinya dia tidak dapat penggantian. Logikanya kalau masyarakat langsung ke RS seharusnya tidak mendapat penggantian biaya. Tapi kenyataanya tidak seperti itu. Tetap saja mendapat penggantian? Iya. Seharusnya, kalau ada rujukan dari Puskesmas baru mendapat penggantian. Ke depan kita butuh adanya suatu Peraturan Gubernur agar sistem rujukan bisa berjalan. Itu yang akan kita susun agar sistem rujukan jalan. Meskipun kita yakin sistem rujukan akan jalan kalau semua masyarakat sudah terasuransi dengan baik. Kalau asuransi berjalan baik, sistem rujukan juga berjalan baik. Kalau Jampersal kan sudah semuanya, untuk orang kaya pun bisa meskipun, filosofinya hanya untuk orang yang tidak mampu. Jadi ada efek samping dengan adanya Jampersal. Ya. Seharusnya untuk Yogja dengan yang AKI dan AKB sudah agak rendah, tidak disamaratakan dengan kebijakan Jampersal. Artinya orang yang mampu tidak dibantu pemerintah. Akibatnya, masyarakat yang dulunya sudah mandiri mau bayar, sekarang kalau anak ke 2 atau ke 3, tidak mau bayar kalau mereka ke RS. Kejadian serupa terjadi juga di Puskesmas. Di Puskesmas Tegal Rejo, Mergangsang, kondisi rawat inapnya sudah bagus. Artinya orang ke situ pun tidak masalah dengan anak ke 2 atau ke 3. Yang menjadi masalah yang dulunya mandiri, sekarang dibayar pemerintah. Seharusnya kebijakan itu untuk di luar Jawa, di daerah yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik karena pelayanan kesehatannya memang masih kurang. Kalau DIY Nakesnya saat ini sudah 95%, tanpa Jampersal sudah cukup. Sebagai masukan, sebaiknya kebijakan ini dibuat per wilayah. Lalu dengan adanya Jampersal apakah masih ada peran untuk menurunkan AKI dan AKB? Saya tidak tahu persis, tapi evaluasi kami AKB/AKI itu

24

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

Yang repot dalam pelaksanaannya. Karena sosialisasinya kurang maksimal, masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Nah, kalau sudah begini, kalau tiba-tiba distop --orang kaya tidak boleh-- bisa jadi masalah.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

25

Sekarang kita malah kebanjiran pasien. Kemudian belum semua bidan praktek swasta mau ikut PKS (Perjanjian Kerja Sama). Nah. solusi apa yang sudah dilakukan? Kalau terkait dengan biaya. Kemarin waktu evaluasi ternyata KB tidak berhasil. bagaimana daya dukung sarana kesehatannya? Masyarakat sekarang berbondongbondong ke pelayanan kesehatan negeri. Jadi tidak mudah. Program Jampersal masih menemui beberapa kendala di lapangan. bagaimana cakupan RS. Mereka sosialisasinya kurang. sebelumnya pernah juga 36 (2007). kalau sudah begini. Banyak masyarakat yang langsung datang ke rumah sakit. tapi akhirnya dicukup-cukupi. Kita sudah menyampaikan ke Ikatan Bidan Indonesia agar bersedia menolong. Memang menjadi pertanyaan. Untuk semua hanya untuk tahun 2011? Yang repot dalam pelaksanaannya. Bagi saya program ini sangat membantu. Pertolongan persalinan normal dengan yang dilayani dengan tenaga kesehatan tinggi. sekarang malah dilempar. Tapi tentu saja tidak mudah. jika tidak demikian. Sebab mereka selama ini bekerja sama dengan Jamkesmas. Berdasarkan evaluasi. Memang. Mereka yang sebelumnya mandiri. Karena sosialisasinya kurang maksimal. Apalagi ini RS Pemda.Memang kita salah. Masukan lain? Salah satunya. Di RS Bantul. 47 (2009). Saya coba cari penyebabnya. dalam pelaksanaan di lapangan jadi ikut merepotkan juga. harga dinaikkan. Ada kenaikan. tapi kita tidak bisa menarik kesimpulan apakah ini karena Jampersal atau bukan. maka seharusnya mau kerja sama dengan Jampersal juga. berarti kesalahan kebijakan. kalau tibatiba distop --orang kaya tidak boleh-. Saya tidak tahu persis kenapa. dibanding tarif bidan praktek swasta. Lima tahun terakhir ini pernah 48. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. Nanti bisa ditanyakan ke RS Bantul. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. Kenyataannya Bantul juga demikian. Sehingga nanti terlihat manfaatnya. Nanti bisa jadi masalah. Apalagi ini RS Pemda. 41 (2008). apakah perubahan tersebut terjadi karena KB yang tidak terkendali. Jadi tidak mudah. Mereka lebih suka merujuk ke rumah sakit. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Kalau kita tanya ke Pak Dirjen. Tidak tahu juga. Akibatnya banyak bidan tidak mau menerima pasien yang merujuk ke program Jampersal. Tidak semua dirujuk. yang dulunya sudah mau di swasta. itu kebijakannya berbeda. Nanti bisa jadi masalah. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Kemudian juga harus dibatasi. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. rayonisasi. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. Terkait dengan Jampersal. karena sosialisasinya kepada masyarakat Jampersal di rumah sakit gratis. Ada pos biaya untuk merujuk? Semestinya yang dirujuk itu yang tidak bisa ditangani. Memang kita salah. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. ∞ (Pra. Bu Sesjen juga pernah mengatakan sosialisasinya kurang bagus. Ini karena antusiasnya orang menggunakan Jampersal. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. beliau akan jawab: itu kesalahan temen-temen Dinas. kita setiap Jumat bertemu dengan profesi IBI (Ikatan Bidan Indonesia) untuk melakukan sosialisasi agar teman-teman bidan tetap mau kerja sama. Ke depan harus mempunyai Pergub atau aturan lainnya yang ada kaitannya dengan sistem rujukan. itu mengurangi. Sehingga RS ini tidak bisa menampung pasien. Bagi saya program ini sangat membantu 26 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM dari 43 sekarang menjadi 49. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. Desy) . Kalau dulu mereka sudah mau ke swasta. Puskesmas rawat inap BOR-nya masih di bawah 50%. karena memang di RS jadi pusat rujukan Jampersal. Tapi kenyataan di lapangan berbeda. Mereka naik 300% – 400% kalau tidak salah. Tarif Jampersal lebih rendah. Antisipasi penumpukan pasien yang dirujuk di RS. salah satu penyelesainya dengan memanfaatkan Puskesmas rawat inap. jangan untuk semua orang. untuk membuat kebijakan spesifik bagi setiap provinsi cukup merepotkan. Memang selama 5 tahun AKB/ AKI kita naik turun antara 40-50. sehingga banyak bayi yang dilahirkan. Namun. Saya tidak tahu persis ini dampak Jampersal atau bukan.bisa jadi masalah. masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Kalau penyebabnya dari swasta. 43 (2010). Ini karena Jampersal untuk semua. dan 49 (2011). DPR bisa mara-marah. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. Kedua. sekarang berbondong-bondong menggunakan Jampersal. apakah kenaikan itu karena Puskesmas pembantu tidak mau melayani atau dari swasta. satu bok standardnya untuk 1 bayi tapi dipakai 2 sampai 3 bayi. DPR bisa maramarah. Kemudian dalam kaitannya dengan rujukan.

leaflet. sebagai program baru membutuhkan waktu untuk sosialisasi.” ujar drg. Sehingga kedua Puskesmas dapat saling melengkapi. rumah sakit tidak bisa menolak. Bila ini terwujud. Tidak sedikit yang harus sampai mengorbankan nyawa. Begitu juga saat perayaan hari kesehatan nasional. Malah. dan tokah agama maupun masyarakat. ia sendiri heran dengan rendahnya BOR Puskesmas tersebut. maka pelayanan Jampersal otomatis akan menjadikan Puskesmas sebagai tujuan utama. Walau tentu saja ini bukan pekerjaan mudah. padahal dapat dilayani di Puskesmas terdekat. sebenarnya sosialiasi sudah dilakukan mulai Maret 2011 dengan melibatkan DPRD. “Kami mempunyai slot untuk dialog dengan masyarakat secara berkala dengan tema KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Maya. Puskesmas. Media yang digunakan di antaranya Radio Bantul. maupun SDM-nya. bila masih ada masyarakat yang belum dapat memahami secara benar maksud dari program tersebut. tapi belum menyentuh apa keuntungan bersalin dengan program tersebut. Menjadikan Puskesmas pilihan masyarakat akan menjadi fokus program ke depan. dengan biaya yang besar untuk membangun gedung. Kemudian ada Puskesmas akan mendapat bantuan bangunan senilai 1 Miliar lebih. Tentu program ini harus terus disempurnakan. Sebelumnya. Menurut dr. Tapi. perlu upaya untuk meningkatkan jumlah pengguna rawat inap di puskesmas ( BOR) tersebut. Sementara ada Puskesmas lain yang masih satu kecematan. Dengan biaya sebesar itu. Walau demikian proses sosialiasi tetap harus terus ditingkatkan. sudah berdiskusi dengan drg. dan Jampersal. harus memilih dengan bidan siapa yang dianggap memberi kemantapan hati. apalagi masuk UGD. Jamkesmas. tidak diisi secara maksimal. seperti poster. Banyak manfaat yang sudah dirasakan. tinggal mengembangkan Puskesmas lain dengan menduplikasi Puskesmas yang sudah ada menjadi model. “Semua ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program Jampersal. Sudah ada program secara rutin mengisi siaran setiap harinya. paling tidak ada satu Puskesmas yang menjadi pilihan utama masyarakat. Menurut Kadinkes. Fenomena ini menunjukkan bahwa Puskesmas belum menjadi pilihan. bila ada pasien yang datang untuk bersalin. Maka.” tutur Maya lebih jauh. Maya. pasti akan menjadi sarana Puskesmas rawat inap yang bagus. “Sosialisasi hanya menjelaskan apa Jampersal. Untuk itu. Memang. memang sudah pilihan masyarakat dengan berbagai alasannya. Ketika ada sarasehan. Kadinkes berharap. mereka pernah memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2088 tentang mutu pelayanan Puskesmas. Selain Radio Bantul. sayang selama ini ruang rawat inap yang tersedia. meski banyak pula kekurangan di sana-sini. hanya kisaran 25-30% saja. Jadi wajar. Selanjutnya. “Mereka harus tetap dilayani. masyarakat harus menentukan pilihan tempat melahirkan. Namun setelah diberi penjelasan akhirnya mereka bisa memahami dan mendukung program tersebut.” jelas Maya. sebenarnya para bidan itu lebih nyaman memberi pelayanan di Puskesmas dibanding di rumah bidan. Kuncoro (Ketua Forum Komunikasi Kepala Puskesmas). MM. Maya Sintowati Pandji. Maya Sintowati Pandji.Drg. juga ada radio swasta dengan memanfaatkan program masyarakat sehat (PMS). juga mengangkat tentang Jampersal. Untuk antisipasi. Berikut penuturannya lebih lanjut. Terkait dengan sosialisasi Jampersal. Menurut drg. Menurut Kadinkes.” ujarnya tegas. Program Jampersal terus bergulir. Maya menilai gambaran yang diberikan tentang manfaat Jampersal kurang tajam. banyaknya persalinan ibu hamil di rumah sakit. Ada masyarakat yang ingin langsung bersalin ke rumah sakit. sosialisasi mengenai Jampersal ini dilakukan juga. pada kegiatan Bantul Ekspo pun. drg. Sosialisasi juga dilakukan melalui media cetak. Hal ini tidak dapat dipersalahkan atau ditolak. bagaimana mewujudkan Puskesmas menjadi pilihan utamanya. Sambil menambah pemahaman masyarakat tetang rujukan. melahirkan itu berkaitan dengan kemantapan hati. Ada wacana untuk menggabung dua Puskesmas tersebut. BOR-nya tinggi. tapi kontennya tetap terkait dengan kesehatan ibu dan anak. Sebab. Kondisi seperti ini masih sering terjadi di Kabupaten Bantul. peralatan.” ujar dokter yang juga Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta ini. kepala Puskesmas diminta untuk menyusun program untuk meningkatkan BOR-nya. MM: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal. “Saya juga pernah melahirkan. Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta. Banyak kepala Puskesmas yang beranggapan itu pekerjaan berat. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 27 . baik ruang perawatan. tapi tempatnya terbatas. Untuk itu menjadi tantangan. tidak elok untuk menolak mereka. tidak selalu berjudul Jampersal. dan banyak lagi.

Audit medis dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) belum dilaksanakan. Oleh sebab itulah. tapi daerah lain menerima apa adanya. Berbeda dengan yang lain. Bila dikalikan Rp 350. Jawa Barat. me- Sementara itu. tapi ada juga yang harus membuat peraturan tertentu. Masyarakat kita kalau dengar gratis. dan banyak lagi. tingkat realisasinya belum seperti yang diharapkan. program Jampersal sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan persalinan dengan persyaratan yang sangat sederhana. Cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda penduduk (KTP)/identitas diri dari wilayah setempat atau dari wilayah lain di seluruh Indonesia. Kabupaten Indramayu.552. Malah mereka sudah membuat peraturan. Dengan KTP tersebut. Kota Bandung sendiri hanya menyerap 6. Jampersal diterima dengan baik. Jadi ya. Kota Cirebon.000) dari dana yang disediakan untuk Jampersal sebesar Rp 9. Lebih lanjut dr. termasuk daerah yang mempunyai cakupan bagus. Jampersal: Lain Ladang Lain Belalang Implemantasi Jampersal di Provinsi Jawa Barat. Hanya beberapa daerah yang tingkat realisasinya tinggi. Salah satunya Kabupaten Subang. pasien akan mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kehamilan. Kebetulan baru selesai dimonitor dan dievaluasi. Jampersal memang belum berjalan seperti yang diharapkan. pemahaman kita. Mereka terbuka. jelas bidan Tin. Kabupaten Kuningan. kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung. dr. Kabupaten Subang. tidak heran jika provinsi ini menyumbang jumlah terbesar Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia. Asumsinya agar aman dalam penggunaan keuangannya. Dijelaskan lagi oleh dr. Menurut dr. Subang menyambut baik. ada yang menambah dengan peraturan lain. Bidan Tin Citarik (56 tahun) yang seharihari bertugas di Rumah Sakit Ibu dan Anak dan di luar jam kerja bekerja sebagai bidan swasta ikut bekerja sama dalam Jampersal. Ada juga daerah yang tidak peduli. Berdasarkan pengalaman bidan Tin.manage Jampersal untuk memenuhi agar anak dan ibu sehat”. Jampersal di Jawa Barat Proram Jaminan Persalinan (Jampersal) yang diluncurkan Kementerian Kesehatan Juni 2011. Kota Depok. memang berbeda-beda dalam menyikapinya. kita stop. Lukman. bidan Tin bisa menolong rata-rata 20 persalinan. Dalam melakukan klaim keuangan selama ini ia tidak mengalami kesulitan selama semua persyaratan lengkap. sudah bergulir juga di Provinsi Jawa Barat. Dalam pelaksanaannya. Sementara daerah yang sudah melaksanakan Jampersal. H. Yang jadi masalah adalah pelaksanaan di lapangan. Susatyo Triwilopo MPH. Bila ada yang belum dibayarkan maka semua utang yang terjadi akan diselesaikan bila anggaran telah tersedia. Animo masyarakat pun adem-adem saja. Harus ada reward dan punishment. Dengan jumlah penduduk terbesar.000. Kabupaten Subang memimpin cakupan realisasi Jampersal terbesar. Dari 24 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Barat. senang. Bahkan ada beberapa daerah yang belum dapat melaksanakan Jampersal seperti Kabupaten Garut. Lukman dari Dinas Kesehatan Prov. kab/kota sebenarnya sudah mensosialisasikan program Jampersal.000. Cakupannya bagus. maka ia akan 28 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Dibanding klaim dengan SKM (Surat Keterangan Miskin).2% (Rp 584. Tahun ini tidak dibatasi jumlah anaknya.032. dalam satu bulan ia melayani rata-rata 20 pasien Jampersal. Ada yang langsung bisa diterima sesuai petunjuk teknis. Kota Bekasi. sehingga terkadang memperpanjang pencairan keuangannya. melahirkan. program Jampersal menjadi sangat penting bagi provinsi ini dalam usaha menurunkan tingkat kematian tersebut. klaim melalui Jampersal jauh lebih mudah. Dalam sebulan. Sekadar informasi. menurut dr Lukman. PKS juga sudah. ketika ada kesulitan langsung bertanya. Malah KB pasca salin. Menurut bidan Tin. dan pasca melahirkan. Susatyo mengatakan bahwa semua klaim akan segera diselesaikan. melihat bahwa dalam pelaksanaan Jamperesal harus dibenahi sistim rujukan/ referal-nya.000. “sebetulnya esensi Jampersal bukan pada gratisnya.

078.713900.15 7.447.000 4. Tasikmalaya Kab.044.22 11. operate house.000 1.612.00 85.469. Begitu juga bidan.000 439.88 82.000 2.06 17.504.253. H.31 Realisasi Jampersal Dinas Kesehatan Kota Bandung ”Tetapi karena memilih tempat berobat adalah hak asasi manusia.” jelas dr. dokter Puskesmas. Bayu lagi.480. Bandung Barat Kota Bogor Kota sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota tasikmalaya Kota banjar Provinsi Alokasi 19. Sebaliknya.396.53 56.472.00 4.05 %Realisasi dari total alokasi 12.000 3.00 0.730.019478.815.865610.00 58. Sehingga banyak masyarakat yang belum jelas dengan program Jampersal. Bagaimanapun. kemudian juga terhadap bidan praktek swasta.000 209. Bayu melihat hal tersebut akibat sosialisasi Jampersal yang belum menyeluruh.000 4.148.544188. pelaksanaan Jampersal di RS Hasan Sadikin berjalan sangat spektekuler.000 165. Sumedang Kab.899.000 357.520. kita tak bisa menolak pasien yang berobat ke kita.000 2.479.013.000 6.682. Majalengka Kab.000 1. Seharusnya mereka terlebih dahulu ke Puskesmas.936.000 8. Untuk pelayanan Jampersal melebihi kapasitas yang tersedia.000 9.042.000 1.732.Subang Kab. Bayu program Jampersal adalah program yang bagus untuk menekan AKI dan AKB.245. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .000 12.041.100.000 2.000 sudah memadai untuk memberikan standar pelayanan minimal.531.787.703. kadang langsung melempar pasien ke rumah sakit.000 2. karena satu dan lain hal banyak yang ditolak oleh bidan di Kabupaten/Kota maupun Rumah Sakit.000 699.80 31.981.00 0.000 51.000 9. dan overload.494.00 0. bidan Tin menganggap hal itu sudah cukup memadai.083.306.686. klinik bersalin. Cianjur Kab. Bagi bidan ada yang enggan karena klaim Jampersal mereka anggap terlalu murah.144.419.88 40. termasuk Rumah Sakit Swasta.10 0.04 2.000 3.16.55 7.000 1. Usul dr.500 1.800. Bandung Kab.120.000 Realisasi 2. MPHM Sp.000 8. Purwakarta Kab.928.000 2.750.000 759.833.259.00 107. sehingga belum dipahami para pihak.00 25.874.194.000 2. Kuningan Kab.000 1.841.289.800.582. polindes.56 0.552.000 2.00 0.000 1.427.323.33 0.528.426. Di RS ini setiap bulan terjadi peningkatan yang signifikan. Cirebon Kab.797.56 24. semakin hari semakin banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas Jampersal sehingga Bed Occupation Rate > 100 %.00 9.000 171. maupun dokter swasta banyak yang belum paham akan pelaksanaan Jampersal.000 6.136.190.198. Bayu. Bandung.396.95 30. tidak bayar. dr.510.00 13.993. Menurut dr.668.24 9.000 2.726.005.000 6.940.704.890. H. H.334. Ciamis Kab.276. Apakah tarif sebesar Rp 350.241.959.000.140.000 1. dan rumah sakit bersalin baik itu pemerintah maupun swasta yang sudah melakukan PKS dengan pengelola Jamkesmas di Pemda Kabupaten/Kota maupun Provinsi.102.63 20.000 Luncuran 1 5. Bayu.335.04 0.000 3.095 2.000 259. belum secara nasional.04 0.672.678.23 11.040. Bayu agar memperbaiki manajemen pelaksanaan Jampersal kiranya merupakan masukan berharga untuk suksesnya Jampersal ke depan. Indramayu Kab.000 6.355.00 2.203.Rekap Alokasi dan realisasi Jampersal Provinsi Jawa Barat Kab/Kota Kab. Karawang Kab.000 3. Bogor Kab.300.000 3.01 0.623.347. Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin dr.970.73 8.000 1.000 8.308.36 12.870. ∞ 29 Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Pasien Jampersal Bulan November di RS Hasan Sadikin Bandung Rawat Rawat Jumlah Bulan Inap Darurat Juni 135 26 161 Juli 163 31 194 Agustus 199 26 225 September 248 74 322 Oktober 313 86 399 November 332 107 439 Jumlah 1390 350 1740 memperoleh penggantian dari Jampersal sebesar Rp 7.000 1. dokter praktek.017 1.000 1.159.062.180.52 23. Garut Kab.420.000 9.00 0.OG. RS Hasan Sadikin idealnya menerima pasien derajat kesakitan di atas level 2.71 0.242.100. seharusnya sistem referal/sistim rujukan yang ada mengatur puskesmas.000 % realisasi dari luncuran I 40. Usulan di.000 2. pustu.655.008. untuk program Jampersal. Akibatnya RS kami overcapacity.000 268.012.835. bagi masyarakat jika ingin melahirkan mereka langsung ke rumah sakit.000 2. Sukabumi Kab. Bayu Wahyudi.000 4.140.653. atau yang mempunyai security level di bawah 2.00 36. Akibatnya.000 423.402.175.00 17.000. begitu juga bagi dokter swasta.650.000 9. H. pihak Puskesmas maupun bidan dan dokter swasta. H. Kadang fisiologi.790.493486. Walaupun tanpa rujukan”.00 0.000 6.156.000 1.343.000 10.340.08 9.111.198.17 3.000 220.44 67. menurut dr. Bekasi Kab. Spektakuler Lain lagi cerita pelaksanaan program jampersal di RS Hasan Sadikin.000 1. ”Pada kenyataannya yang datang berobat ke sini adalah pasien patologi.62 2.071.61 0.000 154.000 2.47 0.312.000 5.929. apalagi jika persalinan mereka tidak ada masalah.638.000 2.39 0. dsb.00 121.35 0.000 1.034.00 32.965.991.702.96 0. Mengapa itu bisa terjadi.07 3.092.000 647. karena gratis.

suami siap antar jaga. Bila ada jiwa patriotik yang tinggi dari para perencana dan pelaksana. Sebagai salah satu nasionalisme bidang kesehatan yang sebenarnya. sebagian besar mereka agak keberatan. bila untuk pelayanan orang miskin. Indah sekali dialog di atas. jawab sang bidan tangkas. ketika ditanya. Hanya saja melakukan pemetaan dan perencanaan anggaran juga perlu kerja keras dan sungguh-sungguh tersendiri dari para perencana. tentu akan menghilangkan hambatan kesulitan merencanakan yang baik. Bukti. Yakni: Nasionalisme Jampersal. “Jadi ada kesulitan menumbuhkan motivasi diri dalam pelayanan” kata Bidan Handayati. tenaga. Di Yogyakarya. mereka menagatakan: tidak terkait langsung antara program jampersal dengan penurunan AKI & AKB. Ketika sang bidan ditanya. Ia menyerahkan bidan menjawab. Dengan alasan yang sama rasa kesulitan untuk memotivasi bidan. “Dengan diniatkan karena ibadah insya Allah akan diganti dengan cara lain yang lebih baik”. pengguna jampersal dari orang yang mampu ini lebih banyak tuntutannya. Tapi. pas jawabnya. bila Jampersal diperuntukkan daerah yang membutuhkan. Memang. untuk rakyat Indonesia. kemanfaatannya akan menjadi lebih sempurna. jeli dan teliti melakukan pemetaan wilayah mana yang membutuhkan jampersal. masih butuh waktu untuk merencanakan dengan lebih baik. harus dengan sabar. para tenaga bidan yang hidupnya dibawah standar mereka agak keberatan. walau tak seberapa. Yakni sebagai salah satu cara untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. tanpa harus mengurangi hak orang miskin.Prawito Nasionalisme Jampersal ? Anom (25). Sementara bidan tidak ada kewenangan untuk menginduksi. apa jampersal tidak bermanfaat ?. Anggaranya cukup ?. tidak di Puskesmas ? idan Handayati. untuk pasien kaya yang menggunakan jampersal. apalagi keluarga miskin. Jampersal tidak secara signifikan mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. dll terkuras). Untuk melayani orang miskin pengguna Jampersal. sebagian besar tenaga bidan siap berkorban. maka kami merujuk ke RSUD.Bantul. Sebuah ungkapan yang tidak mau hitunghitungan. mengapa bersalin di RSUD. Sekalipun para bidan sebagian juga sudah paham. Panembahan Bantul. bila uang negara digunakan untuk mereka yang hidup berkecukupan. Menurutnya. selama ini masyarakat sudah terbiasa melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. Semangat untuk membantu dan kerja secara progesional akan tetap terjaga. Memang. serta didukung para pelaksana yang profesional dan jiwa patriotik yang tinggi. walau hanya mendapat penggantian di bawah standar biaya pada umumnya. Yogyakarta. melayani kesehatan masyarakat. Bagi pelaksana juga dapat mengalahkan imbalan yang diterima. yang juga bekerja di RSUD Bantul ini menjelaskan: pasien sudah pecah ketuban 10 jam yang lalu. juga dialami oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Memetakan lebih 450 kabupaten-kota memang persolan rijit dan rumit. Apalagi. sehingga harus mendapat induksi. Sebab. pikiran. mereka sudah mampu membiayai seluruh persalinan dengan biaya sendiri dengan pilihan kelas tertentu. Hanya saja. demi mencari ridho Allah dan tegaknya merah-putih di Bumi Persada yang kita cintai. MM. apalagi belum terdukung data yang akurat. saya meyakini insya Allah sebagai ibadah. baik yang kaya maupun yang miskin ini. bisa jadi rugi secara materi menolong persalinan ( waktu. profesionalisme dan rasa kemanusiaan tenaga bidan melayani persalinan pengguna jampersal. dengan kendaraan apa Anda merujuk ? Ia menjawab menyewa mobil. Sebab. Jelas bermanfaat. kata drg Maya. Dengan sidikit bingung menjelaskan. mengapa jampersal tahun 2011 untuk seluruh ibu hamil dan melahirkan. Tapi. Kalau begitu. walau biaya persalinan jampersal di bawah rata-rata standar perda. bahwa istrinya ikut program Jampersal (Jaminan Persalinan) sudah melakukan pemeriksaan 9 kali ke tenaga bidan setempat. untuk mewujudkan jampersal sebagai tali perekat nasionalisme kita. Persoalannya dalam perencanaan. setelah diobservasi. sistem pencairan yang cepat dan akurat. drg Maya Sintowati Pandji. ternyata belum ada perkembangan. Ia tampak gusar menami istri menunggu persalinan anak pertama di RSUD. Untuk penjelasan ini. ∞ 30 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . masih tinggi rasa solidaritas dan nasionalismenya.

Banten. Sayangnya. Merujuk Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan yang telah dikonfirmasi oleh Pusat Biomedis dan Teknologi dasar Kesehatan. ia membeli obat di warung. total tercatat 183 kasus flu burung sejak 2005 lalu hingga Januari 2012. Awal kasus PD terjadi ketika pria berusia 23 tahun ini mengalami gejala demam. Esok harinya. terdapat 11 kasus flu burung di Indonesia. warga Sunter Jakarta Utara. puncak jumlah kasus flu burung di dunia terjadi pada 2006.RAGAM Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Daftar korban Flu Burung meninggal bertambah satu menyusul kasus yang menimpa PD. penderita mengalami sesak nafas dan tidak sadarkan diri. Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI. empat hari berselang. dr. selalu membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Tjandra Yoga Aditama. tercatat 115 kasus flu burung skala dunia dan 55 kasus di antaranya terjadi di Indonesia. dr. Meski cenderung terjadi penurunan. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL). Tjandra Yoga Aditama. antara lain biosecurity dan lain-lain. 7 Januari 2012.50 WIB. DTCE. nyawa penderita tidak tertolong dan meninggal pada hari yang sama. dan 60 kasus di dunia. pukul 22. Prof. Seiring perjalanan waktu. Guna meringankan sakitnya. senantiasa menjaga kesehatan. selaku vocal point International Health Regulation (IHR) juga telah menginformasikan kasus ini ke WHO. selain korban flu burung meninggal. ∞ (Pra) Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun Jumlah kasus Flu Burung di dunia maupun Indonesia pada 2011 mengalami penurunan. tepatnya 3 Januari 2012. Tim Terpadu Kemenkes dan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah penderita dan lingkungan sekitar. DTM&H. masyarakat harus tetap waspada mengingat kemungkinan penularan ke manusia masih ada. penyuluhan masyarakat dilakukan sejumlah pencegahan yakni: menghindari kontak dengan unggas sakit. Saat itu. Untuk diketahui. sehingga harus dipindahkan ke ruang ICU. penderita dirujuk ke RS Rujukan Flu Burung. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 31 . Salah satunya melalui Program Penanggulangan Avian Influenza (AI) yang dilakukan secara komprehensif baik pada hewan maupun pada manusia. batuk dan pilek sejak 31 Desember 2011. dan segera berobat saat tubuh mulai menunjukkan gejala tanda sakit. MARS. Total jumlah kumulatif korban meninggal mencapai 151 orang terhitung sejak 2005 hingga 9 Januari 2012. jumlah kasus flu burung mengalami penurunan. upaya penanggulangan terhadap flu burung terus dilakukan. Sp(K). Karena sakitnya tidak kunjung sembuh. Hasilnya. penderita berobat jalan ke Rumah Sakit swasta di kawasan Jakarta Utara. adanya kemungkinan faktor risiko yaitu kontak langsung dengan burung merpati peliharaan PD yang sakit kemudian mati. RSU Tangerang. Data terakhir pada 2011. Program penanggulangan yang umumnya dilakukan pada hewan. Selanjutnya pada 6 Januari 2012. Tidak ketinggalan baik fasilitas maupun kewaspadaan petugas kesehatan harus ditingkatkan. Sedangkan pada manusia. Guna menyikapi hal tersebut. mengutip penjelasan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL) Prof. Meski demikian.

Banten. telah ditetapkan 100 Rumah Sakit rujukan penanggulangan Flu Burung.RAGAM Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Menanggapi munculnya kembali kasus flu burung di Indonesia. 17 Januari 2012. yaitu RSU Tangerang. dan secara sengaja atau tidak bersinggungan dengan unggas (cairan maupun kotoran). Saat ini.” ujar dr. MPHM. Saat ini. dan RSUP Persahabatan Jakarta. sakit tenggorokan. batuk. Sekretaris Jenderal Kemenkes RI. Sesjen meminta agar dokter-dokter di Puskesmas. Kemenkes telah lengkapi ruang isolasi rumah sakit khusus untuk Avian Influenza (AI). dan klinik-klinik swasta kembali 32 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Pemilihan 10 RS ini dengan mempertimbangkan endemisitas daerah tersebut terhadap kasus Flu Burung. terdapat di 31 Provinsi di Indonesia. demam. sudah siap 2 RS. “Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 414/Menkes/SK/IV/2007 tanggal 10 April 2007. terdapat 10 RS yang sudah dilengkapi ruang isolasi bertekanan negatif. Ratna Rosita Hendardji. RS. di Jakarta Sesjen mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan dan mencari perawatan dokter jika mulai mengalami panas tinggi hingga 38oC atau lebih. pilek.

RSU Kab. RSU R. Dra. RSU Persahabatan. RSU Dr. RSU H A Wahab Sjaranie Samarinda. RSU Indramayu.” jelas Sri Indrawaty. RSU Kabanjahe. RSU Kayu agung. RSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. RS Pare. Haulussy Ambon Provinsi Maluku Utara: RSU Chasan Basoeri Ternate Papua (1 RS): RSU Jayapura. Perlunya anamnesa yang lebih sensitif untuk mengetahui apakah pasien memiliki riwayat kontak dengan unggas. RSU Sinjai Provinsi Sulawesi Tenggara: RSU Kendari Provinsi Gorontalo: RSU Prof. RSU Tanjung Selor Pulau Sulawesi (16 RS): Provinsi Sulawesi Utara: RSU Prof.000 kapsul per provinsi dengan tanggal kadaluarsa tahun 2013. RSU Tidar Magelang. ∞ (Pra) RS Rujukan Flu Burung Pulau Sumatera (29 RS): Provinsi Nangroe Aceh Darussalam: RSU Dr. RSU Tanjung Pinang. RSU Dr. H. Pernyataan ini diperkuat oleh keterangan Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI. RSU Dr. “Gejala klinis AI sama seperti gejala flu biasa. Doris Sylvanus Palangkaraya. RSU Andi Makkasau Pare-pare. RSU Lakipadada Tana Toraja. DR.A. Bima.395. Hasan Sadikin Bandung. 831. RSU Luwuk.000 kapsul (Juni 2012). RSU Mayjen HM Ryacudu. Apt. RS Islam Faisal Makassar. RS Blambangan Banyuwangi. Yunus.000 kapsul.melakukan pelatihan anamnesa khusus flu burung. RSU Tabanan. Zainoel Abidin dan RSU Cut Meutia Lhokseumawe Provinsi Sumatera Utara: RSU H. Achmad Mochtar Provinsi Riau: RSU Arifin Ahmad Pekanbaru.000. Saiful Anwar. M. H. RSU Sanjiwani Gianyar Provinsi NTB: RSU Mataram. Jamil Padang. RSU Sintang Provinsi Kalimantan Tengah: RSU Dr. M. RSU Dr. RS Mokopido Toli-toli. RD Kandou. Pada tahun 2011. Aloei Saboe Provinsi Maluku: RSU Dr. telah dikirim ratarata 100. RSU Prof. RS Dr Soedono Provinsi DI Yogyakarta: RSU Dr. Rotinsulu Bandung. Abdul Aziz Singkawang. 510. Sardjito dan RSU Panembahan Senopati Bantul Bali dan Nusa Tenggara (9 RS): Provinsi Bali: RSU Sanglah Denpasar. Soebandi. RS Akademis jaury. RSU Panglima Sebaya. RSU Padang Sidempuan Provinsi Sumatera Barat: RSU Dr. RS Dr S Djatikoesoemo. RSD Kab. R Koesma Tuban. dan RSPA Gatot Subroto Provinsi Jawa Barat: RSU Dr. RSU Dr. RS Dr. Sudarso Pontianak. Dr. RSU Praya Provinsi NTT: RSU Prof. RSU Dr. Tahun ini. RSU Lubuk Linggau. RSU Pangkal Pinang Provinsi Bengkulu: RSU Dr. RSU Pekalongan. Moewardi. RSU Manna Provinsi Lampung: RSU Abdul Moeloek. RSU Kalianda.200 kapsul (Desember 2013). RSU Dr. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 33 . bahwa buffer stock obat flu burung (oseltamivir) masih tersedia di Pusat. RSU Dumai Provinsi Kepulauan Riau: RS Otorita Batam Provinsi Jambi: RSU Raden Mattaher Provinsi Sumatera Selatan: RSU DR. R Sudjono. Adam Malik Medan. RSU Kudus. Slawi. Dr. Slamet Garut. Kariadi Semarang. H. RSU Puri Husada. Hoesin Palembang. H RM Soeselo W. Hal lainnya adalah Tamiflu perlu didistribusikan kepada dokter-dokter agar dapat segera diberikan kepada pasien yang terindikasi. Murjani Sampit Provinsi Kalimantan Selatan: RSU Ulin. dan rencana pengadaan 540. RSU Ahmad Yani Pulau Jawa (32 RS): Provinsi DKI Jakarta: RSPI Dr. RSU Pematang Siantar.000 kapsul di tahun 2012 agar buffer pusat tetap berjumlah 1. Ketersediaan stok Tamiflu menjadi penting. “Saat ini tersedia sejumlah 1. Dr.000 kapsul ke setiap provinsi . RSU Tarutung. Lahat Provinsi Bangka Belitung: RSU Tanjung Pandan. Sam Ratulangi Provinsi Sulawesi Tengah: RSU Undata Palu. RSU Dr. atau terdapat unggas di sekitar tempat tinggalnya”. Margono Soekarjo Purwokerto.600 kapsul (Desember 2014). RSU Dr. tandas Sesjen.000 kapsul dengan kadaluarsa: 54. RSU H Boejasin Pelaihari Provinsi Kalimantan Timur: RSU Tarakan. RSU Dr. Sri Indrawaty. RSU Banyumas. RSTP Dr. Soetomo. Sulianti Saroso. RSU Tanggerang Provinsi Jawa Tengah: RSU Dr. RSU Gunung Jati Cirebon. RSU Arga Makmur. RSU Raba Kab. MKes. WZ Johanes dan RSU Dr TC Hillers Pulau Kalimantan (13 RS): Provinsi Kalimantan Barat: RSU Dr. RSU Dr. RSU Dr. Suraji Tirtonegoro Provinsi Jawa Timur: RSU Dr. M. Karimun. Syamsudin Sukabumi. direncanakan kembali pengiriman 100. M. RSU Kolonedale Provinsi Sulawesi Selatan: RSU Dr. RSU Subang Provinsi Banten: RSU Serang. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Soewondo. karena harus dapat memenuhi kebutuhan di setiap daerah. RSU Kota Bontang.

DAERAH Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 34 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Menggalakkan Puskesmas 24 jam salah satu solusinya. tidak boleh ada lagi warga Kalimantan Timur yang berobat ke luar negeri. Target pelayanan kesehatan harus 24 jam. Syafak.A . 35 Kadinkes Kalimantan Timur dr. Kalaupun harus di rujuk. Masyarakat harus berobat di rumah sakit di Kalimanatan Timur. Kerja sama serta koordinasi antara Pemerintah Pusat. Sehubungan dengan itu Pemerintah Kalimantan Timur telah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan di antaranya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pusban) serta Puskesmas Keliling. bukan ke luar negeri. kendala tersebut bukan berarti tidak diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan. Terutama dalam usaha mensukseskan program Jampersal yang dapat menekan tingkat kematian Ibu dan bayi. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Sp. Oleh sebab itu. “Dengan adanya pelayanan Puskesmas 24 jam di beberapa wilayah yang jauh dari rumah sakit. Peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat ini juga merupakan upaya Pemprov Kaltim untuk mewujudkan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs). Provinsi. harus dirujuk ke luar daerah. aat ini. Kabupaten dan Kota serta lembagalembaga kesehatan dan masyarakat tentu sangat diharapkan supaya tujuan yang ingin dicapai dapat terealisasi dengan baik. Namun. Syafak Hanum. pelayanan rumah sakit harus ditingkatkan dan harus sudah memadai. Saat ini yang paling utama adalah harus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. Belum lagi masih banyaknya daerah perbatasan yang sulit terjangkau transportasi.” ujar Kadinkes Kalimantan Timur dr. Sp. Ketiga fasilitas tersebut dipilih karena mampu menjangkau segala lapisan masyarakat hingga ke daerah pedalaman dan terpencil yang tersebar di 14 Kabupaten/kota. memberikan pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur tentu bukan hal yang mudah.A. Syafak Hanum.Dengan luas daerah satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura. Sehubungan dengan itu perlu adanya upaya Pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia juga berharap kualitas SDM-nya juga harus meningkat seiring dengan meningkatnya sarana prasarana rumah sakit. menurut dr. Untuk mencapai itu tentu saja pelayanannya harus bisa diakses dengan mudah. prioritas utama bidang Kesehatan di Kalimantan Timur adalah pelayanan kesehatan dengan akses yang mudah untuk dijangkau dan di layanani oleh tenaga kesehatan terutama oleh penduduk di pedalaman dan perbatasan.

Puskesmas Wonoredjo juga dikenal sebagai Puskesmas Sayang Anak karena selain memberikan pelayanan kepada lansia juga memberikan lingkungan tempat bermain bagi anak-anak yang sedang menunggu untuk berobat.. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat para peserta yang lansia yang membutuhkan perhatian khusus. Puskesmas yang sudah menerapkan Pelayanan Prima adalah Puskesmas Wonoredjo di Kelurahan Teluk Lerong Ulu. Senyum. yaitu mengadakan senam untuk para manula setiap Jumat pagi. Santun. Sambil menunggu dipanggil dokter. Puskesmas Wonoredjo juga melayani program lansia. Puskesmas Pelayanan Prima ini mengutamakan pelayanan 3 S yaitu: Sapa. Kota Samarinda. Kalimantan Timur juga --selain pelayanan Puskesmas 24 jam-.DAERAH Puskes Pelayanan Prima Dalam usaha lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 36 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kecamatan Sungai Kujang. Selain mengutamakan pelayanan 3 S. anak-anak bisa bermain di lingkungan tersebut. Dalam program ini pelayanan diutamakan kepada para lansia ketimbang yang bukan lansia.membuka Puskesmas Pelayanan Prima.

dekat beberapa pabrik.Di Puskesmas Pelayanan Prima juga disiapkan pojok ASI sebagai wujud kepedulian pada gerakan ibu menyusui. namun sayang kurang didukung oleh SDM yang dapat melaksanakan program tersebut. Puskesmas ini dijadikan Puskesmas 24 jam karena selain berada di jalan utama BalikpapanSamarinda. Oleh sebab itu jangan heran bila banyak dokter yang bertugas di pedalaman betah tinggal di sana. Puskesmas 24 Karang Joang juga sudah mempunyai trauma center dengan SDM yang memadai. Puskesmas Wonoredjo yang dipimpin drg. Saat ini Kaltim masih kekurangan dokter spesialis. dan fasilitas bad. Mereka di antaranya diambil dari dokter-dokter umum.Kanujoso Dajtiwibowo. Bahkan dokter-dokter yang bertugas di pedalaman pun diapreasiasi dengan memberi mereka kesempatan untuk mengikuti seminar atau pertemuan-pertemuan untuk meningkatkan aktualitas diri mereka. Selain Puskesmas Wonoredjo. farmasi dan ahli gizi. juga karena berada di daerah perbatasan antara Balikpapan dan Samarinda. Mereka kadang minta diperpanjang setahun lagi untuk tinggal di daerah terpencil itu. dan dekat dengan lokalisasi. Adapun beberapa masalah yang dihadapi yaitu kurangnya alat kesehatan. Berkat pelayanan dan terobosan yang dilakukan. Untuk dokter yang bertugas di daerah perbatasan dan terpencil di Kalimantan Timur diberikan insentif khusus. Oleh sebab itu. Aprilia Lailati ini sudah pernah mendapat piagam dan piala pada pelayanan prima dari Pemerintah Kota Samarinda dan Menteri Kesehatan. Kaltim sekarang menyekolahkan beberapa tenaga dokter untuk mengambil spesialis. di jalan raya Balikpapan menuju Samarinda. bidan-bidan pun diminta sekolah lagi untuk menambah pengetahuan mereka. Bukan hanya itu. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 37 . daerah rawan kecelakaan. SDM Masalah terbesar yang dihadapi Kaltim adalah soal SDM (Sumber Daya Manusia). ada Puskesmas Karang Joang yang juga buka 24. Program-programnya yang dibuat sudah bagus. Rumah Sakit yang terdekat untuk merujuk pasien yaitu RSUD Dr. Diharapkan ke depannya fasilitas seperti mobil ambulan bisa ditambah mengingat Puskesmas Karang Joang yang dipimpin dr. Sriyono adalah Puskesmas yang banyak menangani kecelakaan karena posisinya yang berada di lintas utama jalan Balikpapan menuju Samarinda dan berdekatan dengan pabrik.

.

apa fungsi Puskesmas? Apakah cuma untuk kesehatan masyarakat. tiap hari ada saja keluhan di koran”. atau bagaimana? Kemudian yang utama adalah menyediakan tempat tidur kelas III. Kalau kita bersih. misalnya Puskesmas perawatan diperbanyak. jangan sampai kurang. Kemudian bagaimana sistem pembayaran? Seperti sekarang memakai Indonesia Case Based Group (INA-CBGs) itu juga akan kita atur lagi. Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes. Sebetulnya. Kalau kita sudah tetapkan paketnya pasti ada demand lain yang kemudian akan muncul.PH mengingatkan kementerian di bawah komandonya untuk bekerja dengan bersih. kalau bisa lebih baik. Menteri Kesehatan dr. di mana dia dirawat? Ada beberapa kiat. Saya kebetulan belum lama ini bertemu dengan Menteri atau Pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Tapi hal ini tidak bisa. tapi kalau tidak tersedia rumah sakitnya atau Puskesmasnya. Kementerian Kesehatan telah membentuk tim yang diketuai oleh Pak Wakil Menteri Kesehatan. Itu ada kiat-kiatnya tapi ini adalah yang kedua. Kalau seseorang perlu dirawat. yang juga harus dibenahi adalah fasilitas pelayanan atau pemberi pelayanan kesehatan. Selain mengungkapkan harapannya agar bisa bekerja dengan bersih.” kata lulusan S3 dari Harvard School of Public Health ini. antara lain untuk menangani peraturan-peraturan. Dr. di mana tempatnya di dalam sistem ini? Apakah dia jadi dokter keluarga. tetapi yang saat ini dianggap paling siap adalah jaminan kesehatan karena itu BPJS 1 yang didahulukan untuk berjalan. Jadi kita juga pasti nanti akan mengalami hal seperti itu. yang diganti apa? Tentu saja harapannya adalah sebaik jaminan kesehatan masyarakat yang sekarang berlaku. tuntutan masyarakat itu naik. itu nanti kita atur. biasanya demikian. Di antaranya adalah menata kembali. penuhi sekian naik lagi. tapi jangan berobat. Jadi artinya itu demand masyarakat. Dr. Tak ketinggalan mantan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi. “Apakah Saudari Menteri mengira bahwa masyarakat Arab puas?”.PH KITA HARUS BEKERJA DENGAN BERSIH Saat ini korupsi sudah menjalar ke mana-mana. Jadi ini perlu ditata juga adalah bagaimana kemudian dokter-dokter yang praktek swasta. Nanti dalam perkembangan lebih lanjut pasti akan ada hal-hal yang muncul. Rumah Sakit Pratama. ada banyak hal yang perlu kita bereskan karena pada tahun 2014 tersebut yang pertama akan berjalan secara penuh adalah BPJS 1 (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ke-1 yang mengurus mengenai jaminan kesehatan. Endang Rahayu Sedyaningsih. karena ternyata di daerah-daerah yang memang adanya Puskesmas. MPH. Beberapa kementerian tak terkecuali terkena wabah korupsi. Mediakom: Apa saja program-program prioritas Kemenkes? Menkes: Saat ini kita tengah mempersiapkan tatanan dan sistem untuk nanti berlakunya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 2014. kita penuhi sekian dia naik lagi. Yang harus disiapkan adalah perangkat aturannya. dan sebagainya. “Kita harus bekerja dengan bersih. MPH. Endang Rahayu Sedyaningsih. mudah-mudahan pada tanggal tersebut kita bisa running. UndangUndang BPJS itu banyak yang perlu kita selesaikan. dia mau ke mana? Jadi itu yang harus kita bereskan. Berikut penuturannya lebih jauh. Kemudian yang ketiga adalah sistem jaminan kesehatannya sendiri bagaimana? Paketnya seperti apa . Target SJSN 1 Januari 2014. “Tidak. BPJS itu nanti akan mengurus jaminan-jaminan yang lain juga.POTRET Menkes dr. yaitu turunan dari Undang-Undang SJSN. ibu tiga anak ini juga membeberkan program-program yang tengah bergulir di Kemenkes serta capaian yang sudah diraih semenjak ia memimpin. maka kita bisa bekerja dengan tenang dan tenteram. Selain itu. ini juga bercerita banyak soal program Jampersal. Di sana ternyata seluruh masyarakatnya berobat gratis bahkan dibayari kalau berobat keluar negeri. tidak dalam pengaruh tekanan manapun. 39 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Percuma saja ada sistemnya. jadi rujukan pertama. Tapi dia tanya saya.

Jadi yang kita hidupkan kembali adalah Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) atau dulu disebut public health nursing. itu juga tahun 2012 kita mulai dengan 1. tetapi kita akan coba juga dengan yang lain-lain. dokter yang sedang spesialisasi. masalah penyakit tidak menular juga mulai kita perhatikan karena penyakit menular sudah lumayan walaupun belum semuanya. Kemudian ada sistem lagi yang sedang ditata. tahun ini akan mulai dengan mempertemukan peneliti. Tetapi penyakit tidak menular termasuk juga kesehatan jiwa. sehingga semuanya tidak sampai ke sakit. Semuanya itu dalam rangka SJSN. di mana mungkin tahun 2013 mereka akan mulai menangani Jamkesmas sebagai fase transisi untuk berlakunya SJSN. agak berat karena semua orang datang sudah pada keadaan sakit semua. Pekerjaan lain tetap penting. Jadi dari sekarang tim itu sudah ada bagiannya untuk mengurus sosialisasi dan advokasi. Nah kita melakukan pendekatan kepada ikatan profesi supaya pendidikannya jangan lama-lama. yaitu1. tahun 2012 kita mulai dengan 1. Nah. Jadi rentangannya cukup lebar artinya dari yang berbasis masyarakat sampai ke rumah sakit bertaraf internasional.POTRET Kemudian keempat adalah transisinya bagaimana? Kita nanti mengharapkan atau sudah ditetapkan bahwa PT Askes itu nanti akan menjadi BPJS 1 dan tentu saja ada fase transisi. kemudian Puskesmas. dengan industri karena banyak sekali hasil penelitian yang berhenti di lab saja. Jadi kita tidak berat ke rumah sakit. tekankan pada memandirikan masyarakat di dalam hal kesehatan. Kalau sosialisasi belakangan nanti masyarakat tidak menerima atau salah mengerti dan hal tersebut tidak hanya berhubungan dengan masyarakat. kelihatannya sudah siap untuk memperpendek masa pendidikannya. tetapi mulai dari promotif juga kita tekankan. termasuk juga penyalahgunaan Napzah. terutama upaya kita dalam mencapai target MDG’s karena 2015 sudah di depan mata. sampai kapan terpenuhi? Kemudian ada sistem hospital. Kemudian juga kita akan upayakan meningkatkan kesehatan calon haji. Jadi sistem yang kita letakkan. Upayanya juga cukup lebar. para penemu. kita ingin adanya kemandirian bahan baku obat. Pencapaian tentu sudah ada. yaitu masalah obat dan Alkes. Di antaranya yang kita mau perbaiki juga adalah cakupan imunisasi. tetapi juga dengan berbagai kalangan seperti pengusaha. dan pengobatannya tentu saja. Kalau lama-lama tidak kelar-kelar. Selain itu. sekarang rumah sakit yang maju punya mitra di rumah sakit yang kecil. Saya akan tanyakan bagaimana perkembangannya. namun demikian bukan berarti tidak ada hal lain yang perlu kita perhatikan. nanti pada waktu SJSN berlaku. sampai dia berumur 2 tahun. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. tidak hanya kuratif dan reabilitatif. Salah satunya dengan Jampersal. kalau menunggu spesialis selesai. tetapi kita 40 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Mediakom: Apa capaiancapaian yang sudah diraih semenjak Ibu menjadi menteri? Menkes: Yang pertama adalah kita mungkin kembali meletakkan sistem kesehatan nasional.000 hari pertama untuk negeri. Obat-obat generik itu kita tingkatkan. kemudian baru tingkat rujukan sampai rumah sakit tersier. Soal Alkes. Kalau kita tidak melakukan ini. yang bisa tidak menerima. Kita melakukan apa yang disebut dokter dengan tambahan kewenangan. ini kita mau pertemukan. sudah kita lakukan. deteksi dini dari kanker-kanker tertentu. Kita juga mau mendekati spesialis yang lain supaya bisa mempersingkat pendidikannya. Kedua. masih juga harus kita selesaikan. Kita sadar. sistem yang lain adalah SDM. Jadi kita akan menata sistem tersebut mulai dari basis komunitas. Dari spesialis penyakit dalam. Kita lihat ada pilot yang menggunakan narkoba. bahwa itu belum sempurna. Kemudian yang tidak kalah pentingnya. sampai si bayi berumur 2 tahun. Kalau kita terlambat repot mengurusinya. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. Kita juga mulai meletakkan kembali dengan misalnya PTT itu tidak 6 bulan. Dalam waktu dekat akan ada rapat membahas masalah ini. dan rumah sakit yang bertaraf internasional. kita mulai dengan artimisinin pengubahan obat untuk malaria yang sudah mulai dirintis. Jadi upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan terutama Angka Kematian Bayi (AKB). tetapi satu tahun supaya lebih lama. sehingga mana-mana yang potensial untuk sosial ekonomis bisa diperbanyak dan dipakai. Kemudian ada Rotasi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis). Itu satu pekerjaan yang paling besar buat kita. sistem pelayanan.000 hari pertama untuk negeri. sudah memperihatinkan. Jadi 1. tidak boleh dilupakan sejak sekarang adalah advokasi dan sosialisasi. Itu juga upaya-upaya promotif preventif. di mana sistem rujukan dimulai dengan upaya kesehatan berbasis komunitas. Kita berusaha untuk memperbanyak dokterdokter spesialis. Ini sudah mulai menunjukkan hasil.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi dari ibu hamilnya sampai melahirkan. Tetapi bukan hanya itu saja. pasti. itu juga salah satu capaian ataupun upaya kita.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi mulai dari ibu hamilnya sampai melahirkan.

Nah. Saya juga akan minta rumah sakit yang besar untuk membina rumah sakit yang tersier. bagi pasien itu sendiri mungkin dia lebih nyaman di rumah sakit. Oleh sebab itu kita harus WTP. Kalau itu yang berisiko. biaya per unitnya kita tingkatkan. Harapan saya kedua. Kemudian juga perlu sosialisasi yang intens. Nanti bidan dapat menandai mana yang berisiko. ini terjadi karena pelayanan yang tidak bayar. Kita akan coba berbicara dengan berbagai pihak terkait. Jadi kalau banyak yang melahirkan. Nah. Jangan nanti dicari-cari. Masyarakat merasa nanti kalau anaknya sakit atau sang ibu ada komplikasi bisa cepat ditolong. ya terserah bidan. tetapi dalam hal ini saya minta juga kesadaran dari para pegawai saya. Biasanya dari situ bidan dapat untungnya. yang terutama adalah bersih. Kita sekarang menganut. atau ada sebab lain? Menkes: Macam-macam. membina Puskesmas. Kan kita dikritik karena kelihatannya malah jadi tambah banyak orang yang melahirkan. silakan dirujuk. tanpa lewat Puskesmas. Tetapi di beberapa daerah harga yang kita tetapkan masih di bawah Jampersal. untuk menggunakan uang. Kalau dicari-cari ada saja buntutnya. ibu-ibu yang hamil ketiga. Buat saya semua itu sebetulnya tidak mengherankan. ya. Dan kalau memang begitu. Kita harapkan partisipasi mereka dalam program Jampersal ini. Ada faktor bidannya tidak mau menolong.” Ada apa saja yang lain itu. itu sudah pasti. yang terutama adalah bersih. Harus diperbanyak penjelasan bahwa persalinan yang normal cukup ditangani di Puskesmas. masa ya tiba-tiba terus dia mumpung gratis nih “Kita bikin anak yuk sekarang. Itu buat kita kerja juga lebih sederhana. ini yang mesti kita benahi. kok tetap bayar?”. ya harus diterima. pasti terjadi reaksi seperti itu. Nah. tetapi masyarakat tidak mau tahu. ini juga nanti yang harus kita sosialisasikan ke masyarakat. Kalau mereka mau. Jadi kita tidak bisa menyalahkan rumah sakit. Jadi ada banyak faktor. lebih gampang. buat para pegawainya juga lebih tenang. untuk tahun kedua kita akan meningkatkan cost. bahkan ditingkatkan. Justru kita harus memperkuat Puskemas. Cuma yang kita masih belum tahu bagaimana mengatasinya. di samping kita juga meminta dengan sangat bahwa. Rupanya si bidan itu tidak hanya menolong. Yang kita lihat sekarang banyak orang pensiun tidak tenang. itu terjadi karena memang sebelumnya sudah hamil. dan itu tidak tercakup dalam biaya Jampersal. hal tersebut sebetulnya pada tempatnya untuk minta tambahan. membina rumah sakit yang lebih kecil. Menurut Ibu. Nah. mana yang tidak. Sesuatu yang baru mulai. Saya kira itu satu hal yang sangat tidak membanggakan. Bisa juga karena rumahnya dekat dengan rumah sakit. artinya kalau memang kita ditentukan tidak ada THR. kan tidak. dan kita nanti bisa pensiun dengan tenang. menengah. itu buat kita kerja juga lebih sederhana. rumah sakit itu tidak boleh menolak pasien. Mediakom: Bagaimana kebijakan kita terhadap pasien yang langsung masuk ke rumah sakit tanpa lewat Puskesmas? Menkes: Ini masalah sosialisasi. Kita tidak bisa mengambil patokan yang paling tinggi. saya ingin Kementerian Kesehatan bisa WTP. tapi seterusnya. Kita akan ambil yang rata-rata. ∞ Kita sekarang menganut. Saat ini kita satu di antara dua kementerian yang disclaimer. Tetapi kita juga harus memperbaiki sistem rujukannya.000? Menkes: Pertama. Mediakom: Apa harapan Ibu ke depan untuk Kementerian Kesehatan? Menkes: Harapan saya dalam waktu dekat adalah. ini yang popok dan sebagainya kan bayar.000 ke Rp 500. Bidan juga harus mengatakan. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun ya. Itu yang nanti kita lakukan. buat para pegawainya juga lebih tenang. keempat itu untuk ikut KB pasca persalinan. untuk menggunakan uang. Kalau tahun 2011 itu baru mulai. Mediakom: Bagaimana soal usulan menaikkan uang Jampersal dari Rp 350. Itu salah satu sebabnya. Kalau kita bersih melaksanakannya. Nah.Mediakom: Terkait Jampersal. Karena begini. Tahun pertama ini kita masih direpotkan dengan “Ini uangnya cukup atau tidak? Bagaimana penyelesaian administrasi?”. kita naikkan ya.” Ya. Intinya kita tentu saja tak mau merugikan bidan. pasiennya pasti akan lebih banyak. bukan tahun ini saja. jadi memang sudah ketentuan dari kita mereka tidak boleh menolak pasien. lebih beres. saya ingin supaya atmosfer kerja yang sekarang ini bisa dipertahankan. tetapi misalnya memberikan popok. karena kalau dia ambil akan tekor. Padahal sebetulnya tidak demikian. tenteram Lalu kemungkinan yang lain. Kita kan baru mulai. Bagi bidan lebih mudah dia merujuk ketimbang dia mengerjakan. Sekalikali bidan atau dokter rumah sakit besar datang ke Puskesmas atau rumah sakit kecil sehingga masyarakat bisa melihat dan tahu bahwa Puskesmas atau rumah sakit tersebut dalam binaan rumah sakit mereka. ”Ini mau pakai Jampersal saja atau Jampersal ditambah dengan yang lain. Jadi itu saya menginginkan semuanya punya kesadaran bahwa kita itu bekerja bersih karena dengan bersih itu lebih tenang. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun. “Katanya gratis. Sekarang banyak orang berbondong-bondong ke rumah sakit. tenteram. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 41 . Kalau kita bersih melaksanakannya. Nah. lebih gampang. artinya yang paling banyak terjadi kelahiran pada bulan November padahal launching Jampersal baru Juni.

KP. Rumah Sakit berhak untuk mempromosikan layanan kesehatan yang ada di rumah sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hadirnya Pedoman Etika Promosi Rumah Sakit yang dikeluarkan oleh PERSI memperkaya ranah etika legal bagi rumah sakit untuk berpromosi yang bertujuan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. (4) edukatif. jasa dan fasilitas layanan kesehatan dengan metode medis maupun tradisional. UndangUndang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 17 mengamanatkan bahwa pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang (a) Mengelabui konsumen mengenai fasilitas. dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal. 44 tahun 2009 tentang RS pasal 30 ayat (1) huruf g. dan komplementer. tetapi sudah menjadi institusi yang bersifat sosioekonomis. slot program di televisi dan radio yang mengetengahkan tentang salah satu metode pengobatan tradisional. kegunaan dan harga barang dan/atau tarif jasa serta ketepatan waktu penerimaan barang 42 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. dan alternatif dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat sebagai konsumen. 10x lebih efektif membunuh kuman penyakit agar keluarga selalu terlindungi”. komplementer. Kementerian Kesehatan dalam menyikapi dan mengadvokasi ramainya dunia periklanan pelayanan kesehatan yang menyesatkan berupaya melindungi masyarakat dengan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. Unik sekali hanya dengan melakukan telewicara sang terapis mampu mendeteksi penyakit juga mengobati sang penelepon. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyambut baik Permenkes No. Berkembangnya paradigma baru tersebut. ada lagi jargon iklan yang berpromosi “mampu membesarkan alat vital dengan cepat”. di mana iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan tidak diperbolehkan apabila bersifat: (1) menyerang dan/atau pamer yang bercita rasa buruk. Dokter Robert Imam Sutedja. Iklan melalui kitab Etika Pariwara Indonesia (EPI) didefinisikan sebagai pesan komunikasi pemasaran atau komunikasi publik tentang sesuatu produk yang disampaikan melalui sesuatu media. bukan berarti bebas kuman. Anda akan melihat dan membaca iklan-iklan yang menawarkan berbagai metode pengobatan penyakit seperti “pengobatan mata buta tanpa operasi”. Saat ini. kepala Divisi Humas dan Informasi. Prof. Pasal 4 Permenkes ini mempersyaratkan bagi iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan harus memenuhi syarat yang meliputi (1) memuat informasi dengan dan/atau fakta yang akurat. (2) berbasis bukti. Air saja tidak cukup. bahan. Disebutkan pula dalam EPI bahwa masyarakat sebagai konsumen merupakan pengguna dari sesuatu produk yang diiklankan sangat perlu dilindungi. bersifat menipu dan menyesatkan. maupun online yang gencar mempromosikan berbagai produk. Sp. informasi atau pernyataan yang tidak benar. Budi Sampurna. dan sejumlah dokter maupun fasilitas kesehatan yang turut meramaikan dunia advertising di media cetak maupun elektronik dan online. staf ahli Menteri Bidang Mediko Legal. Selalu pakai Z. dan etika. elektronik. informasi yang menyiratkan fasyankes memperoleh Maraknya iklan-iklan. dan (e) Melanggar etika dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai periklanan. 1787 tahun 2010 itu. rumah sakit tidak bisa lagi dipandang hanya sebagai institusi sosial belaka. mengisyaratkan bagi ”industri” rumah sakit untuk memberlakukan kaidah bisnis tanpa meninggalkan fungsi rumah sakit sebagai institusi sosial yang sarat norma. DFM. dan (5) bertanggung jawab. (3) informatif. baik di media cetak. Ada beberapa rambu-rambu yang harus diketahui dan ditaati dalam Permenkes No. MIPRA. menyebutkan bahwa berdasarkan UU No.KOLOM Menuju Iklan Kesehatan yang Sehat Pernahkah Anda melihat atau mendengar iklan sabun cuci di televisi dan radio yang berbunyi: “Sabun cuci tangan super cepat W menghilangkan 99% kuman dalam 10 detik”. Dr. (c) Tidak memuat informasi mengenai risiko pemakaian barang dan/atau jasa. Mengelabui jaminan/garansi terhadap barang dan/atau jasa. moral.F(K). Sp. kuantitas. Di media cetak. palsu. (d) Mengeksploitasi kejadian dan/atau seorang tanpa seizin yang berwenang atau persetujuan yang bersangkutan. 1787 tahun 2010. alternatif. SH. salah atau tidak tepat mengenai barang dan/atau jasa. Atau iklan bermodelkan seorang tenaga kesehatan dengan berpromosi “Walau terlihat bersih. dan Tidak Menyesatkan dan/atau jasa. (b) Memuat informasi yang keliru. Atau lagi.

psikotropika dan narkotika kecuali dalam majalah atau forum ilmiah kedokteran. (5) memberi testimoni dalam bentuk iklan atau publikasi di media massa. Siapa yang akan dikenai sanksi? Si tenaga kesehatan.. pernyataan yang bersifat superlatif. Segera Periksakan di Klinik Y”. Persoalan lain datang dari promosi bagi pengobatan tradisional. memuji diri secara berlebihan. apakah anda tertarik dengan iklan tersebut? Tunggu dulu. adalah salah satu dari lima metode terapi herbal tanpa operasi yang diterapkan di Klinik Y. Kementerian Kesehatan dengan senang hati menerima segala masukan dan saran dari masyarakat Indonesia untuk pembangunan kesehatan yang lebih baik. (3) mengiklankan obat. Lewat situs: www. alat dan/ atau teknologi pelayanan kesehatan baru atau non-konvensional yang belum diterima oleh masyarakat kedokteran dan/atau kesehatan.id.. bagaimana jika seorang tenaga kesehatan yang mengiklankan dirinya karena berprofesi juga sebagai artis. masyarakat juga dapat mengetahui obat dan makanan yang memiliki perizinan. Sebagaimana disebutkan dalam UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 48 bahwasanya pelayanan kesehatan tradisional menjadi bagian dalam penyelenggaraan upaya kesehatan di Indonesia. cobalah dicek apakah klinik tersebut memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota setempat.A.pom. Sudah saatnya. memublikasikan metode. iklan pengobatan di salah satu media cetak ibukota.keuntungan dari pelayanan kesehatan yang tidak dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan lainnya atau menciptakan pengharapan yang tidak tepat dari pelayanan kesehatan yang diberikan. Element Therapy. Sebagai contoh. atau siapa? Bagaimana pula. maupun tersertifikasi di BPOM. melek hukum agar jangan sampai dibodohi oleh informasi palsu dan menyesatkan. masyarakat melek informasi. (4) memberi informasi kepada masyarakat dengan cara yang bersifat mendorong penggunaan jasa tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. 1787 tahun 2010. mengiklankan susu formula dan zat adiktif. dan Contoh kasus. alternatif. Memang dalam Permenkes tersebut masih terdapat kekurangan terutama yang terkait etika periklanan. Jadi. Menjamurnya tempat pengobatan tradisional dan iklan serta program pengobatan tradisional turut mewarnai sejumlah media cetak. masyarakat dapat mengakses informasi dan kebijakan kesehatan. makanan suplemen. dan online. akan tetapi di akhir iklan ternyata membawa nama sebuah produk. aman. mengiklankan obat keras. ”Terapi kanker atau tumor dengan K. dan (6) Iklan dan/ atau publikasi pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan melalui internet. Pengobatan tradisional beserta jamu/ ramuannya mengakar pada sosio-budaya di Indonesia. implementasi Permenkes No.. tersertifikasi. dalam waktu dekat ini Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Tim Pembinaan dan Pengawasan Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. dan menggunakan gelar akademis dan/atau sebutan profesi di bidang kesehatan. Sebagai informasi. Lalu. obat. imbalan atas pelayanan kesehatan dan/atau menggunakan metode penjualan multi-level marketing. masyarakat perlu cerdas dalam memfilter informasi yang ada terhadap pelaksanaan pengobatan tradisional. depkes.id. dan komplementer. masyarakat yang pintar dengan mudah akan mendapatkan berbagai informasi yang ada melalui dunia maya. termasuk. Jangan tunggu hingga kanker sulit diatasi. Masyarakat dapat menghubungi Kementerian Kesehatan (021-500567) maupun Dinas Kesehatan bilamana diketahui adanya pelanggaran dalam iklan dan publikasi pelayanan kesehatan.. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 43 . tidak boleh digunakan sebagai sarana konsultasi medis jarak jauh (telemedicine). Tidak bisa dipungkiri sejarah pengobatan di Indonesia berawal dari pengobatan tradisional dan jamu/ramuan berbahan baku alami. elektonik. mengiklankan pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan dan/atau fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memiliki izin. bila iklan layanan masyarakat yang bermodelkan tenaga kesehatan. apakah jamu/ramuan tersebut memiliki izin di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Saat ini. mengiklankan pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang fasilitas pelayanan kesehatannya tidak berlokasi di negara Indonesia.go.go. perusahaan periklanan. selain itu pula situs: www. atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar atau tidak memenuhi standar mutu dan keamanan. Akan tetapi. (2) membandingkan mutu pelayanan kesehatan mencela mutu pelayanan fasyankes lainnya. mengiklankan promosi penjualan dalam bentuk apa pun termasuk pemberian potongan harga (diskon).

LAPORAN KHUSUS 44 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . visi Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014 adalah Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. Namun disparitas derajat kesehatan masyarakat antar kawasan. fokus Pembangunan Kesehatan selama periode tersebut adalah peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. Angka Kematian Bayi turun dari 34 menjadi 24 per 1. dan Prevalensi gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita turun dari 18. (6) Pengembangan jaminan kesehatan. dan retensi sumber daya manusia kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. distribusi.4 persen menjadi 15 persen. sekunder dan tersier. 7. 3. distribusi. pemerataan. (4) Pengembangan dan pemberdayaan SDM kesehatan. Oleh karena itu. 2. Umur harapan hidup naik dari 70. antar kelompok masyarakat.Kinerja Dua Tahun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2009-2011 Pada periode 2010-2014. (8) Peningkatan pelayanan kesehatan primer. 8. melalui pemberdayaan masyarakat. Pembangunan Kesehatan dilaksanakan sejalan dengan visi Kabinet Indonesia Bersatu II. dilaksanakan Reformasi Pembangunan Kesehatan yang merupakan terobosan terdiri dari tujuh upaya. 6. (2) melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna. Sasaran Pembangunan Kesehatan dalam periode ini adalah 1. Dalam periode2010-2014 Kementerian Kesehatan menerapkan lima nilai yang menjiwai pelaksanaan programnya. yaitu: 1.dilaksanakan empat misi. 3. Peningkatan pelayanan kesehatan di Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan Terluar 5. Dan. Pencapaian universal coverage jaminan kesehatan. dan antar tingkat sosial ekonomi masih dijumpai. efektif.7 tahun menjadi 72 tahun. dan bersih. yaitu: prorakyat. yaitu: (1) Kesehatan ibu. Dalam pada itu Rencana Strategis Kementerian Kesehatan periode 20102014 menggariskan bahwa Pembangunan Kesehatan diarahkan pada delapan prioritas. bayi dan balita. 4. bermutu dan berkeadilan. Revitalisasi Pelayanan Kesehatan Dasar dan pemenuhan Bantuan Operasional Kesehatan. yaitu: (1) meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. dan pemenuhan obat dan alat kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan. Pengembangan world class health care. termasuk swasta dan masyarakat madani. melaksanakan delapan prioritas. (3) Pengendalian penyakit menular serta penyakit tidak menular diikuti penyehatan lingkungan. (3) menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan.000 kelahiran hidup. Reformasi birokrasi kesehatan. Pembangunan Kesehatan selama beberapa dasawarsa telah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara bermakna. Penyediaan. dan (4) menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik dan berkeadilan. demokratis dan berkeadilan. inklusif. Angka Kematian Ibu melahirkan turun dari 228 menjadi 118 per 100. Untuk mewujudkan visi Kementerian Kesehatan. (5) Peningkatan ketersediaan. dan mencapai sasaran-sasaran Millennium Development Goals (MDG).000 kelahiran hidup. keterjangkauan. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan. (7) Penanggulangan bencana dan krisis kesehatan. responsif. merata. 2. Langkah mewujudkan visi Kementerian Kesehatan adalah dengan: meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. (2)Perbaikan status gizi masyarakat. Penyediaan. yaitu Indonesia yang sejahtera. (DTPK) serta penanganan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK).

persalinan. persalinan dan nifas. dan senam ibu hamil.00. • Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan: Program Kemitraan Bidan dan Dukun. Dalam upaya menurunkan kematian bayi baru lahir dilakukan kunjungan pertama oleh tenaga kesehatan untuk memberikan perawatan dan pemeriksaan risiko dini bayi. • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Pada tahun 2010 kegiatan penjaringan kesehatan pada murid kelas 1 SD dan sederajat telah menjangkau 88.630 sekolah dasar. Sampai dengan Desember 2011 cakupan kunjungan pertama pelayanan bayi barulahir adalah sebesar 4. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dari tahun ke tahun cenderung meningkat. yaitu bentuk kerja sama antara bidan dan dukun dalam pertolongan persalinan. serta memantau kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga anak berusia 5tahun.579 Puskesmas.6 juta angka persalinan di Indonesia. Pada 20092011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan buku KIA sebanyak 4. akte kelahiran. • Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Buku ini berfungsi sebagai alat bantu keluarga dan tenaga kesehatan untuk memantau kesehatan ibu sewaktu hamil. BAYI DAN BALITA Pemerintah mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam peningkatan kesehatan ibu. 27 UKS terutama diarahkan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini.5% dari total kematian bayi.850. diperkuat dengan berbagai terobosan seperti di bawah ini.198 desa seluruh Indonesia. perawatan bayi. JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) Komitmen Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap ibu dan bayi ditunjukkan antara lain dengan meluncurkan program Jaminan Persalinan(Jampersal). Sampai tahun 2011. konseling KB.000 ibu hamil dan melahirkan dengan unit cost persalinan sebesar Rp.3% ). Pada program ini peran dukun dalam persalinan dialihkan pada aspek perawatan nonmedis. persiapan persalinan. PERBAIKAN STATUS GIZI MASYARAKAT Pencapaian status gizi secara nasional merupakan hasil dari berbagai terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama dengan instansi terkait dan masyarakat.1. KESEHATAN IBU. Upaya ini dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat dalam mendukung persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi.430. Sedangkan Rumah Sakit PONEK meningkat dari 358 di tahun 2010 menjadi 378 di tahun 2011. • Penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir Dalam rangka meningkatkan penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir dilaksanakan program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas dan Pelayanan Obstetri NeonatalEmergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit. Dalam sewindu terakhir ini. 2. Tahun 2011 disiapkan anggaran Jampersal untuk mencakup 2. Sedangkan pada siswa SMP dan SMA dilakukan dengan pembentukan konselor sebaya untuk kesehatan reproduksi.130 (87. Sampai dengan tahun 2011. dan nifas. 24 • Pelayanan kesehatan bayi baru lahir Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007. Pada tahun 2011 diperkirakan terjadi 4. data per November tahun 2011 telah menjangkau 79. Sementara itu.817 sekolah dasar.5 juta buku setiaptahun.101. mitos. • Peningkatan kesehatan ibu hamil: membuka Kelas Ibu Hamil di desa yang diikuti oleh Kelompok Ibu Hamil. kematian bayi baru lahir pada usia 0-6 hari sebesar 78.508 Kelas Ibu Hamil. bayi dan balita adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). 3. Informasi yang disampaikan mencakup: tanda bahaya kehamilan-persalinannifas. Tahun 2011 program kemitraan bidan dan dukun meningkat dari 60. tampak kecenderungan penurunan angka kematian ibu dari waktu ke waktu.000. jumlah Puskesmas PONED mencapai 1. Pada kegiatan tersebut disampaikan berbagai hal yang harus diperhatikan pada masa kehamilan. penyakit menular. Upaya penting dalam peningkatan kesehatan ibu. didampingi oleh suami/keluarga dan difasilitasi oleh tenaga kesehatan bersama Kader. Dari angka tersebut sebanyak 1. Menteri Kesehatan telah mencanangkan Rintisan Fortifikasi Vitamin A dalam minyak goreng pada tahun 2011 dengan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 45 .5% pada tahun 2010 menjadi 75% pada tahun 2011 dengan jumlah dukun mencapai 114. Pada sasaran anak usia SD lebih diarahkan pada pembentukan dokter kecil disekolah. Pada tahun 2011 terbentuk 2.7 juta diantaranya dibiayai Pemerintah melalui Jamkesmas. bayi dan balita. pelaksanaan P4K telah mencakup 85% dari 78.290 orang di seluruh Indonesia. pada awal tahun 2011.

Angka kematian (Case Fatality Rate=CFR) AIDS tahun 2011 menurun dibandingkan dengan tahun 2010. Provinsi DKI Jakarta.000 penduduk akan tercapai. Pada tahun 2011. dilakukan pemeriksaan sediaan darah mikroskopis atau pemeriksaan RDT (Rapid Diagnostic Test).000 penduduk.177 dan HIV positif yang terdiagnosis Penyakit Menular 46 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . pada tahun 2011 sedang dalam proses memasuki tahap eliminasi malaria.000 penduduk tahun 1990 menjadi 1. PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR. terdapat 200 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati. PENYAKIT TIDAK MENULAR. 0. Kementerian Kesehatan menargetkan eliminasi penyakit malaria secara bertahap. dan kelompok umur 40-49 tahun 12. Pada tahun 2010 angka kematian sudah menurun menjadi 27 per 100.000 penduduk dibandingkan dengan angka tahun 2009: 68.80% pada 2011.000 dan angka tahun 2010: 62. 82% (2010). maka pada tahun 2011 telah diluncurkan Strategi Nasional Pengendalian TB dan Rencana Aksi Nasional Periode 2011-2014 untuk menjadi acuan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.000 penduduk. Pada tahun 2011.000 orang per tahun. dari jumlah tersebut sebanyak 135 layanan KT dikembangkan pada tahun 2004-2009. Untuk mencapai eliminasi malaria kegiatan diagnosis dini. Angka kematian DBD juga cenderung menurun pada periode 2009-2011.9%. Indonesia berada di urutan ke-3 di antara negara-negara dengan kasus TB terbanyak. Pemeriksaan ada tidaknya parasit malaria telah dilakukan pada 75. Pada tahun 2010. Provinsi Bali dan Kota Batam. dimulai di Jawa Timur dan Jawa Barat. Diperkirakan target MDG 2015 untuk menurunkan API sebesar 1 per 1. Indonesia menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam penurunan angka kematian tuberkulosis. atau rata–rata 244. tahun 2010.000 penduduk. Dengan demikian target MDG 2015 tersebut sudah tercapai pada tahun 2010. proporsi kasus TB yang terdeteksi 70%. Jumlah kasus IMS yang diobati pada tahun 2009-2011 berjumlah 246. Untuk memastikan adatidaknya parasit malaria. Eliminasi artinya suatu daerah angka API-nya kurang dari 1 per mil (<1 per 1. Selama tahun 2010-2011 telah didistribusikan 7.5 per 100. tersedia layanan Konseling dan Tes (KT) HIV.5 juta kelambu berinsektisida ke wilayah endemis di 26 provinsi. obat ini menggantikan chloroquin yang telah resisten. Cina.90% pada 2009.000 penduduk. dan 253 layanan KT dikembangkan pada 2009-2011 tersebar di 173 kabupaten/ kota.96 per 1.448 kasus.75 per 1.000 penduduk tahun 2011. kelompok umur 20-29 tahun 30.96 per 1. Jumlah orang yang mengikuti KT dari tahun 2004–September 2009 (5 tahun) sebanyak 266. proporsi kasus TB sebesar 78.2%. dan sebesar 85% (2011) dari sasaran penduduk. Penurunan ini dicapai berkat upaya Kementerian Kesehatan bersama seluruh jajaran lintas sektor di Pusat dan Daerah yang mencakup upaya penanggulangan DBD dan dukungan alokasi dana di sebagian besar provinsi dan kabupaten/ kota. Obat malaria yang digunakan adalah ACT (Artemisininbased Combination Therapy). Bila masyarakat ingin mengetahui status HIVnya. khususnya Kabupaten Kepulauan Seribu. dan proporsi keberhasilan pengobatan 91.000 penduduk tahun 2010 dan 1. pengobatan cepat dan tepat.253 orang per tahun. surveilans dan pengendalian vektor yang seluruhnya ditujukan untuk memutus mata rantai penularan malaria. Pada periode Oktober 2009–September 2011 sebanyak 488. dari 4.437 kasus. Pada tahun 2007.2011. dari 1.dilaksanakannya pilot project di beberapa wilayah. Program Pengurangan Dampak Buruk pada Penasun dilaksanakan dengan Program Terapi RumatanMetadon (PTRM) di 68 lokasi layanan dan Program Layanan Alat Suntik Steril (LASS) di194 lokasi layanan. DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN • HIV-AIDS Pada tahun 2011. Dari jumlah tersebut yang teridentifikasi positif HIV sebanyak 43. yaitu dari 3. dan Afrika Selatan dengan penurunan angka kematian yang tadinya 168.2 juta kasus malaria klinis yang diperiksa sediaan darahnya terdapat 240 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati dengan ACT.000 penduduk). • Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada periode 2009 . sampai dengan September 2011 berjumlah 71.9%.87% pada 2010 dan 0.000/tahun (tahun 1990) menjadi 64. proporsi keberhasilan pengobatan 85%.000/tahun (tahun 2010). angka insiden penyakit DBD di Indonesia cenderung menurun.2 per 100.3%. Pelayanan Pengobatan Infeksi Menular Seksual (IMS).000 orang aktif mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon dan atau Layanan Alat Suntik Steril. • Tuberkulosis (TB) Menurut Global Report WHO.506 orang mengikuti KT.6% (2009). Tahun 2010 sudah berada di urutan ke-4 di bawah India. Keberhasilan ini juga dicapai 4. Sampai dengan Desember 2011 terdapat 388 layanan KT.2%. • Malaria dan Penyakit Bersumber Binatang Lainnya Indonesia telah berhasil menekan Annual Parasite Incidence (API). Pemakaian kelambu adalah salah satu upaya pencegahan penularan penyakit malaria. dari 1 juta kasus malaria klinis. Pada tahun 2011 telah mencapai 21 per 100.7% (2010) menjadi 1% (2011). yaitu jumlah kasus malaria per 1. Pada tahun 2012 studi dilanjutkan dengan penerapan kewajiban (mandatory) fortifikasi vitamin A dalam minyak goreng. sebanyak 29. proporsi kasus AIDS tertinggi adalah pada kelompok umur 30-39 tahun sebanyak 33.234 atau rata–rata 53. Target MDG untuk pengendalian TB tahun 2015 untuk angka kematian adalah 46 per 100. Untuk mempercepat pencapaian MDG pengendalian TB. yaitu 0.

seperti pekerja tambang dan perokok.8% dan pada tahun 2010 naik signifikan menjadi 75. Eliminasi Filariasis akan dicapai pada tahun 2020 dengan melakukan Pemberian Obat Masal Pencegahan (POMP). Pada tahun 2011 telah dilatih pelaksana skrining sebanyak 954 orang di 79 Puskemas dan 102 orang dari 17 provinsi. pada tahun 2011. Pengertian 100% UCI desa/ kelurahan adalah bahwa 100% desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai tahap UCI yaitu 80% atau lebih bayi sampai dengan usia 1 tahun di desa/kelurahan telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Jumlah yang dicakup POMP tahun 2011 sebanyak 50 juta orang. aktivitas fisik. Pada tahun 2011. Program skrining faktor risiko juga dilaksanakan di 16 kabupaten di 14 provinsi. pelatihan Training of Trainer (TOT) untuk deteksi dini. serta manajemen DM dan penyakit metabolik di 16 provinsi. Pada tahun 2012 akan dilaksanakan POMP di 114 kabupaten/kota. • Filariasis Sebanyak 368 kabupaten/kota di Indonesia endemis Filariasis atau Penyakit Kaki Gajah. • Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah mencakup pengembangan pedoman faktor risiko. gula darah. pencegahan DM di Posbindu PTM. pengukuran faktor risiko utama (obesitas. Untuk membangun jejaring epidemiologi dan Surveilans Epidemiologi EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 47 .7 juta orang. Pada tahun 2011 dilaksanakan POMP di 98 kabupaten/kota yang dimulai sejak tahun 2006. surveilans epidemiologi. Skrining kanker leher rahim dilakukan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan cryotherapy untuk IVA positif.berkat dukungan peran serta seluruh lapisan masyarakat. Penguatan sumber daya manusia telah dilakukan pada periode 2009-2011 dan 99 orang telah mengikuti S2-Field Epidemiology Training Programme (FETP). • Diabetes Melitus (DM) Pengendalian diabetes melitus dilaksanakan dengan mengembangkan pedoman tatalaksana kasus.5%) untuk campak. Dilaksanakan pula kampanye imunisasi tambahan campak dan polio tahun ketiga di 17 provinsi yang mencakup 13. eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal tercapai di regional Jawa-Bali dan regional Sumatera. table top simulation. Deteksi dini dengan pemeriksaan spirometri dilakukan pada masyarakat yang berisiko. pelaksanaan surveilans epidemiologi. termasuk kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik). dikembangkan pula SMS gateway di seluruh provinsi untuk penguatan sistem pelaporan penyakit menular. pada tahun 2011 dikembangkan Early Warning Alert Response System (EWARS) di 4 provinsi sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun 2010 di 6 provinsi. Di samping itu. diet sayur buah. Selain kegiatan pengendalian Flu Burung dilakukan pula antisipasi pandemi influenza mencakup: simulasi penanggulangan episenter pandemi influenza. tahap kedua pada tahun 2010. • Kanker Skrining kanker leher rahim dan kanker payudara adalah kegiatan prioritas. • Flu Burung Jumlah kasus Flu Burung pada manusia di Indonesia dari tahun ke tahun terus menurun. dengan tujuan agar informasi kejadian penyakit menular di seluruh Indonesia dapat diperoleh sedini mungkin untuk ditanggulangi. penguatan kapasitas laboratorium. pelatihan petugas kesehatan. pelaksanaan kontrol diabetes melitus.190 Balita 9-59 bulan (97. termasuk menetapkan 100 rumah sakit rujukan Flu Burung yang tersebar di seluruh Indonesia. dan tahun 2012 diharapkan seluruh wilayah Indonesia telah mencapai tahap eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal.3%. Imunisasi tambahan Campak dan Polio telah dilakukan pada tahun 2009 dan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Untuk penguatan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (SKD-KLB). Dilaksanakan pula surveilans epidemiologi PPOK di Puskesmas dan rumah sakit.803 Balita usia 0-59 bulan (97. Kabupaten/kota yang endemis Filariasis akan dilakukan POMP secara bertahap. Pada tahun 2011 dilatih 353 Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan KLB tingkat kabupaten/kota. • Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Program deteksi dini PPOK dilaksanakan dengan melatih 20 tenaga kesehatan dari 5 provinsi. hipertensi).655. Tetanus Maternal dan Neonatal dinyatakan telah mencapai tahap eliminasi oleh WHO di sebagian wilayah Indonesia.544. manajemen kasus dan intervensi berbasis komunitas di pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM). Kampanye ini dimaksudkan untuk mendukung pencapaian Reduksi Campak dan Eradikasi Polio di Indonesia.8%) untuk polio dan mencakup 11. payudara dilakukan dengan pemeriksaan payudara oleh petugas kesehatan (Clinical Breast Examination) dan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari/Breast Selft Examination). Program deteksi dini kanker Penyakit Tidak Menular Dalam rangka pencapaian 100% Universal Child Immunization (UCI) desa/kelurahan tahun 2014. Kementerian Kesehatan melakukan berbagai upaya pengendalian Flu Burung. dilakukan akselerasi program imunisasi Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional (GAIN-UCI) pada tahun 2010. dan penyediaan ruang isolasi di 10 rumah sakit rujukan Flu Burung. Pada tahun 2009 UCI desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai 69. tahun 2011 eliminasi tercapai di regional Kalimantan. pengembangan WHO Collaborating Centre Human Animal Interface di Jakarta. Sulawesi dan Nusa Tenggara. Pada tahun 2010. Selanjutnya. jumlah bayi di Indonesia yang harus mendapatkan imunisasi adalah 4.

nyaman. Pasar percontohan tersebut yaitu (1) Pasar Ibuh. Upaya penyediaan pos kesehatan arus mudik dimaksudkan untuk mendukung Decade of Action for Road Safety 2011-2020 Pemantauan Arus Mudik Upaya penyehatan lingkungan adalah kegiatan yang mendukung pengendalian penyakit menular dan tidak menular. (5) Pasar Cibubur. sebagai bagian dari pengendalian faktor risiko penyakit dan lingkungan. Kementerian Dalam Negeri dan berbagai sektor lainnya. Keberhasilan ini dicapai berkat kerja sama antara Kementerian Kesehatan. (4) Pasar Podosugih. Kabupaten Sragen. Salah satu upaya adalah melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Kementerian Kesehatan juga mendorong Gerakan Nasional Bersih Negeriku yang merupakan amanat Presiden RI. Untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas selama arus mudik lebaran pada H-7 sampai dengan H+7.2%. Untuk penguatan kapasitas inti (core capacities) di pintu masuk negara.FETP. Konferensi ini dihadiri 600 peserta dari 30 negara. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK HIDUP SEHAT Pada tahun 2010 Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Dalam Negeri telah meluncurkan Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. Pada tahun 2012 akan dilakukan replikasi dan perluasan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 140 desa pada 28 kabupaten di 10 provinsi. lintas sektor berbasis masyarakat dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. (2) Pasar Bunder. Pada tahun 2011. Kota Metro Lampung. (8) Pasar Rawa Indah. jumlah kematian dapat diturunkan 9% yaitu dari 853 orang di tahun 2010 menjadi 799 orang di tahun 2011. Kota Bontang. kabupaten/kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih. Upaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dilakukan melalui pengembangan desa 48 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kota Pekalongan. • Kota Sehat Peningkatan derajat kesehatan masyarakat perlu didukung oleh tatanan kota yang bersih dan sehat. Kabupaten Gianyar. Kumulatif jumlah desa yang melaksanakan Program STBM sampai Oktober tahun 2011 adalah 5. menyeluruh. berbasis pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berwawasan kesehatan seperti yang diatur dalam peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan. Kota Payakumbuh. Hasil Survei BPS triwulan pertama tahun 2011. (6) Pasar Argosari. Telah dilaksanakan pula proyek percontohan 10 Pasar Sehat di 9 provinsi. Di lingkungan Kementerian Kesehatan gerakan ini dilaksanakan di rumah sakit. Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan yang dilakukan selama arus mudik lebaran tahun 2011. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat. dan (10) Pasar Pengesangan. pemberdayaan Penyehatan Lingkungan 5. Kota Jakarta. Konsep Pasar Sehat adalah peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat para pedagang dan pengunjung pasar tradisional. Dengan gerakan ini seluruh komponen bangsa diajak melakukan tindakan nyata mewujudkan hidup bersih dan sehat. (7) Pasar Madyopuro.886 desa. menunjukkan persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat adalah 55. Kesiapsiagaan arus mudik tidak hanya dilaksanakan pada saat Idul Fitri tapi juga pada saat Natal dan Tahun Baru setiap tahun. masyarakat di desa melibatkan Pemerintah Daerah.4%. Kota Mataram. kantor-kantor dan unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia. telah dilaksanakan Konferensi Internasional Jejaring Kesehatan Masyarakat atau FETP/Training of Epidemiology and Public Health Networking (TEPHINET) di Bali. implementasi International Health Regulations (IHR) 2005 di Indonesia. aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi. diperkuat dengan dibentuknya Komisi Nasional Implementasi IHR yang bertugas mengkoordinasikan implementasi IHR 2005 di Indonesia. Kementerian Pekerjaan Umum. Kementerian Kesehatan telah memberikan bantuan program Mushola Sehat secara berturut-turut tahun 2009 sebanyak 154 mushola. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan perubahan perilaku. Sedangkan persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas adalah 43. terutama di daerah rawan kemacetan dan rawan kecelakaan bekerjasama dengan lintas sektor terkait. tahun 2010 sebanyak 26 mushola dan tahun 2011 sebanyak 29 mushola. Replikasi Pasar Sehat di daerah lain akan dilakukan tahun 2012. Kementerian Kesehatan menyiagakan 630 pos kesehatan arus mudik lebaran dan 171 rumah sakit di jalur utama mudik. yaitu penyediaan sarana air minum dan sanitasi dasar bagi masyarakat. Sampai tahun 2011 ada 267 kabupaten/kota (56%) yang tersebar di 28 provinsi yang telah melaksanakan pendekatan kabupaten/ kota sehat. Proyek percontohan ini berlangsung 3 tahun (2009-2011). (9) Pasar Margorejo. • Mushola Sehat Bentuk lain pemberdayaan masyarakat yang berbasis kesehatan adalah melalui program Mushola Sehat yaitu kegiatan masyarakat untuk memperbaiki tempat berwudhu dan sanitasi mushola yang dilaksanakan secara mandiri dengan bantuan dana stimulan dari pemerintah sebesar 5-15 juta rupiah per mushola. Selain itu dilaksanakan operasionalisasi pembangunan berkelanjutan. Kota Malang. Laporan provinsi dan berbagai tinstansi kesehatan sampai dengan Oktober 2011 menunjukkan bahwa persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat kesehatan adalah 87%.1% rumah tangga. peningkatan perilaku sehat di masyarakat telah mencapai 50. (3) Pasar Gianyar. Pada tahun 2010. pada tahun 2011 dimulai mini simulasi penanggulangan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) di tujuh lokasi dan pendidikan pelatihan karantina kesehatan bagi 40 orang staf kantor kesehatan pelabuhan. Penyelenggaraan kabupaten/ kota sehat merupakan pendekatan terpadu.

Di masa mendatang kegiatan Posbindu PTM diharapkan dapat berkembang cepat di tengah masyarakat agar penyakit tidak menular terkendali di Indonesia. dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader. 200 desa. • Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Di daerah tertentu Posbindu PTM disebut juga Posyandu Lansia. Dalam meningkatkan pelayanan di Posyandu pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan Posyandu Kit sebanyak 150 paket untuk 67 kabupaten/kota di 11 provinsi. 25 rumah sakit. Sampai tahun 2011 telah dikembangkan 43.827 Posyandu di Indonesia. Saat ini jumlah kader ormas/motivator yang sudah dilatih sebanyak 800 orang. dan 18 pura sehat. ada beberapa bentuk pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan terkait dengan kampanye PHBS. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 49 . Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan guna meningkatkan akses masyarakat ini. 200 pondok pesantren sehat. jumlah Puskesmas tercatat sebanyak 9. • Pos Malaria Desa (Posmaldes) Kegiatan Posmaldes mencakup penemuan kasus malaria dan penyuluhan tentang 6. siaga aktif.483. Poskestren Kit berupa peralatan yang digunakan untuk kegiatan promotif di Poskestren dalam penggalakan keteladanan berperilaku hidup bersih dan sehat di kalangan santri/santriwati pondok pesantren dan masyarakat di sekitar pondok pesantren. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di bulan November 2011 yang lalu telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan 23 Dunia Usaha yang terdiri dari 4 BUMN dan 19 perusahaan swasta nasional dan internasional. Pada tahun 2011 terdapat 266. dan karang werdha. meningkat pada tahun 2011 menjadi 9. Sasaran kegiatan Posbindu PTM adalah kelompok masyarakat berusia di atas 10 tahun sampai lanjut usia. sejumlah 15.323 unit. • Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan Poskestren Kit sebanyak 100 paket untuk 55 kabupaten/kota di 10 provinsi. gizi. preventif.264 ibu (80. PELAYANAN KESEHATAN DASAR DAN RUJUKAN Pada tahun 2010-2014 pembangunan kesehatan dititikberatkan pada peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. Pada tahun 2011 tercatat 3. Dewasa ini terdapat 2.pengendalian malaria.022 Posmaldes di daerah endemis malaria di Indonesia. Organisasi kemasyarakatan ini melakukan kegiatan memberdayaan masyarakat di 23 provinsi. 18 pasraman sehat. Kegiatan Posbindu PTM dibina oleh Puskesmas.329 desa/kelurahan siaga aktif. keluarga berencana.005 unit. imunisasi. • Peran Serta Masyarakat Kementerian Kesehatan telah menjalin hubungan dengan lembaga masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan 18 organisasi kemasyarakatan.9%) telah membawa anak Balitanya ke Posyandu. Bentuk UKBM yang telah dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut: • Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Poskesdes adalah fasilitas kesehatan desa/ kelurahan yang memberikan pelayanan meliputi upaya promotif. dan pengobatan sederhana. Sepanjang tahun 2011. Berdasarkan laporan rutin program per Desember 2011.000 Posbindu PTM di Indonesia. • Pelayanan Kesehatan Dasar Pada tahun 2010. dan pengendalian diare. Selain itu. • Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Posyandu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Poskesdes adalah bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) di desa/kelurahan dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa/ kelurahan. tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mengajak dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan.

4 unit di kabupaten erbatasan Nusa Tenggara Timur. 7 rumah sakit pemerintah sedang dalam proses akreditasi internasional. Maluku Rp. flying health care. dan 18 rumah sakit di antaranya berada di DTPK/DBK di 17 kabupaten/kota. • Akreditasi Rumah Sakit Pada tahun 2011.6%). 2. RSUP Fatmawati dan RS Jantung Harapan Kita telah mendapat penghargaan dari Bayer pErdalin: Competition On ManageMENt of healthcare asSociAted infection controL (BE COMMENSAL). • Penanganan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan menggelar Jambore Kesehatan Jiwa pada tanggal 8-9 Oktober 2011 di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr. atau terjadi peningkatan sebanyak 182 dibandingkan dengan tahun 2010 (637 rumah sakit). • World Class Health Care Sampai tahun 2011 terdapat 4 rumah sakit swasta yang terakreditasi internasional. RSUP H. Perbedaan alokasi anggaran ini ditentukan antara lain berdasarkan adanya perbedaan geografis. dari 497 kabupaten/kota telah memanfaatkan dana BOK.304 unit. Pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebanyak 83 Puskesmas Perawatan dibandingkan dengan tahun 2010 yang berjumlah 76 Puskesmas Perawatan. RSUP Sanglah. • Pelayanan Kesehatan Rujukan Pada tahun 2010 terdapat 1. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan anggaran BOK dari tahun 2010 yang berjumlah Rp. Peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas Perawatan di DTPK.019 unit dan Puskesmas Non Perawatan sebanyak 6.215. Marzoeki Mahdi Bogor dengan tema Investasi Kesehatan Jiwa melalui Ajang Prestasi dan Kreativitas Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK). Sementara itu dalam pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit. Terjadi peningkatan bermakna di tahun 2011 sebanyak 89 rumah sakit.4%) yang belum memanfaatkan dana BOK secara optimal. dan pada tahun 2011 dipersiapkan 10 unit Rumah Sakit Bergerak baru di Provinsi Kepulauan Riau. Pada umumnya daerah Indonesia Timur yang memiliki kondisi geografis sulit. Kegiatan jambore meliputi: lomba poster.Pada tahun 2011 RSUP Dr. • Puskesmas Keliling Untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan perairan. terluar (dtpk dan penanggulangan daerah bermasalah (pdbk) Upaya meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dilakukan dengan: 1. Sulawesi Barat. regional KalimantanSulawesi sebesar Rp.904. Untuk mendukung pelayanan kesehatan di DTPK. yaitu 4 unit di kabupaten perbatasan Papua. BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) terdiri dari Puskesmas Perawatan berjumlah 3.250juta/Puskesmas/ tahun.967 di seluruh Indonesia memperoleh BOK.262. Terdapat 3 jenis akreditasi rumah sakit. kepulauan dan daerah perbatasan. yaitu RSUP Dr. 8. Maluku Utara. Rumah Sakit Bergerak berjumlah 14 unit. Cipto Mangunkusumo. perbatasan dan kepulauan 50 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . • Rumah Sakit Bergerak Pada tahun 2010. yaitu akreditasi 5 pelayanan. dan Papua. Maluku Utara. Maluku. fun games.200 juta/Puskesmas/ tahun dan regional Nusa Tenggara dan Papua sebesar Rp. berkemah bersama.100juta/Puskesmas/ tahun.000. seperti Papua. Selain itu.00 untuk 33 provinsi. Sebanyak 490 kabupaten/kota (98. Kementerian Kesehatan menyediakan fasilitas Puskesmas Keliling 7. Nusa Tenggara Timur. • Puskemas Terapung Sampai dengan tahun 2011 Kementerian Kesehatan bersama pemerintah Daerah menyediakan 15 unit Puskesmas Terapung. Puskesmas Terapung dan Puskesmas Keliling Air (Pusling Air).000. malam renungan. Wahidin Sudirohusodo. Kementerian Kesehatan juga menyediakan beberapa sarana penunjang seperti: Rumah Sakit Bergerak. RSPAD Gatot Soebroto. Pada tahun 2011 seluruh Puskesmas yang berjumlah 8.00 untuk 17 provinsi menjadi Rp. Adam Malik. dibandingkan dengan daerah lainnya. Gorontalo. Pengadaan alat dan sarana penunjang di Puskesmas dan Puskesmas Perawatan. Dana BOK pada tahun 2011 disalurkan langsung ke seluruh 497 kabupaten/kota dengan perbedaan alokasi anggaran BOK di berbagai regional.000. terpencil.555. serta dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain di daerah tertinggal. Rumah Sakit Bergerak merupakan fasilitas kesehatan yang siap guna dan bersifat sementara dalam jangka waktu tertentu. 2 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Timur dan 5 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Barat. Pembangunan Puskesmas Perawatan di DTPK akan terus dilakukan hingga mencapai target 101 Puskesmas. peningkatan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal. dan RSUP Dr.75juta/ Puskesmas/tahun. RSUP Fatmawati. Sardjito telah meraih penghargaan Patient Safety dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi). pemanfaatan BOK-nya cukup besar. RSUP Dr. lomba olahraga serta seni dan budaya. Terdapat perbedaan alokasi anggaran per Puskesmas per tahun untuk regional Sumatera Jawa-Bali sebesar Rp. Kalimantan Barat. Sardjito. 12 pelayanan dan 16 pelayanan. Papua Barat. sehingga masih ada 7 kabupaten/ kota (1. rumah sakit yang terakreditasi telah mencapai 819 rumah sakit.000.632 rumah sakit di seluruh Indonesia.

Alokasi anggaran Jamkesmas tahun 2009 sebesar Rp. Tahun 2011 terdapat 335 kabupaten/kota atau 67. 51 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . 32. penghuni Rutan/Lapas. Total sampai dengan tahun 2011 berjumlah 39. pengembangan DAN pemberdayaan sdm kesehatan Mulai tahun 2011.1% penduduk yang memiliki 10.125 triliun dan pada tahun 2011 meningkat kembali sebesar Rp.9%). dan dokter spesialis untuk daerah terpencil dan sangat terpencil diperpanjang dari 6 bulan menjadi 1 tahun. 504 dokter gigi. dan Polri.078 Fasilitas Kesehatan (Faskes) sebagian besar adalah rumah sakit. Selain itu. dan Kalimantan Barat 6 unit. PuslingDouble Gardan tersebut didistribusikan ke Provinsi Papua 4 unit.4% dari 497 kabupaten/kota di Indonesia yang telah melaksanakan program Jamkesda. Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan 9. 6. Selain Puskesmas Keliling Air.4% peserta Askes PNS. dan 1. pemerintah daerah juga turut memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dengan mengangkat tenaga kesehatan melalui program PTT Daerah.2% peserta Jamsostek. Kalimantan Timur 3 unit. yaitu Sumatera Selatan.4% merupakan peserta program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). pengembangan jaminan kesehatan Kementerian Kesehatan terus melakukan perbaikan dan pengembangan jaminan kesehatan menuju universal coverage. meningkat pada tahun 2010 menjadi Rp.6.452 orang. Selama tahun 2010. dan Kalimantan Timur.6 triliun.133 Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi peserta Jamkesmas dan pelayanan kesehatan rujukan di 1. Pada tahun 2011.4. Ditargetkan pada tahun 2014 seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan sebagai pelaksanaan UU No. sehingga total jumlah Pusling Air sampai 2011 adalah 925 Unit. Pada tahun 2011 jumlah penduduk yang memiliki jaminan kesehatan menjadi 63. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengoperasikan FHC untuk menjangkau daerah terpencil di 8 provinsi yang sulit ditempuh dengan kendaraan darat maupun perairan. 9. Maluku. Pada tahun 2011. 7. Kementerian Kesehatan pada tahun 2011 mengadakan 17 Puskesmas Keliling Double Gardan untuk wilayah yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa. Dari 63. para penghuni panti sosial.141 dokter sedang mengikuti program ini. Nusa Tenggara Timur 4 unit. Pada tahun 2011 telah diangkat 10.810 PTT yang terdiri dari 2.1%. Pemerintah telah meningkatkan anggaran Jamkesmas sejak tahun 2009. Sampai dengan tahun 2010. sasaran Jamkesmas sebesar 76.4 juta jiwa mencakup masyarakat miskin dan tidak mampu. 2.3 triliun.5% peserta jaminan kesehatan perusahaan. 13. dokter gigi. Papua Barat. dan Aceh.881 bidan. Dua provinsi yang cakupan jaminan kesehatannya besar adalah Kepulauan Riau (88. Peningkatan ketersediaan anggaran diikuti dengan peningkatan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan rujukan.6%) dan Bangka Belitung (84.9%. Sulawesi Selatan. Untuk meringankan beban keuangan para penderita Thalassaemia major.5% peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Sampai akhir tahun 2011 empat provinsi telah mencapai universal coverage. Kementerian Kesehatan mengadakan 908 Pusling Air dan pada tahun 2011 ditambah 17 Pusling Air. Pemerintah daerah provinsi/kabupaten/ kota yang memiliki kemampuan sumber daya yang memadai telah mengembangkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan peserta masyarakat miskin yang tidak dicakup oleh Jamkesmas. dengan demikian jumlah penduduk yang tidak mempunyai jaminan berkurang menjadi 36. Pusling Air berbentuk perahu motor dan dapat dimanfaatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan di kabupaten/kota yang memiliki wilayah kepulauan. Bali. Kalimantan Barat. Pada tahun 2011 realisasi penggunaan anggaran Jamkesmas sebesar 99.5. Kepulauan Riau. Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan pelayanan pengobatan. 7.Air (Pusling Air). • Flying Health Care Flying Health Care (FHC) adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tim kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dengan dukungan transportasi udara.2% peserta asuransi swasta lainnya. Daerah tersebut adalah Papua. TNI. Sejak tahun 2008 program jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu diberi nama program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). jaminan kesehatan pada tahun 2011. masa pengabdian tenaga PTT dokter. dan pada tahun 2011 sebanyak 1.9%. Maluku Utara. sebanyak 401 dokter telah menyelesaikan Program Internsip Dokter. dan masyarakat miskin akibat korban pasca bencana. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).425 dokter.

RS Borromeus. menyediakan Online Logistic System. peningkatan ketersediaan. pemerataan. sedangkan di rumah sakit sebesar 66. Dalam upaya mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.2 bulan dan tahun 2009 selama 12.391 tenaga kesehatan strategis yang antara lain terdiri dari ahli kesehatan lingkungan. obat untuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)/bencana. Kesehatan. dan di tahun 2011 pada 499 item • Online Logistic System Pada tahun 2011 dikembangkan Software Online Logistic System yang diujicobakan di beberapa kabupaten/ kota dan disosialisasikan ke seluruh instalasi farmasi di Indonesia. melakukan kemandirian bahan baku obat. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan Tahun 2011 telah dilakukan beberapa upaya yaitu: reposisi dan revitalisasi obat generik. dan RS Mitra Keluarga-Bekasi. perundangan. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Hukum an HAM menyusun Rancangan Peraturan Presiden tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Antiviral. Pemenuhan tenaga dokter spesialis di DTPK dikembangkan Program Dokter Dengan Kewenangan Tambahan (PDDKT) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).6 bulan. ahli gizi. Jumlah residen senior yang didayagunakan pada tahun 2011 berjumlah 383 orang di 78 kabupaten/kota dan di DBK. yaitu penghargaan Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for Health kepada dr. pada tahun 2011 telah dikirim sebanyak 363 tenaga perawat untuk bekerja di rumah sakit di Jepang selama tiga tahun. yaitu selama 15. Setiap tahun Kementerian Kesehatan menyediakan obat dan vaksin untuk buffer stock pusat dan provinsi.7%. dan analis kesehatan di 35 kabupaten/kota prioritas DTPK di 12 provinsi. pada tahun 2011 telah diangkat 1. sebagai pengganti Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Anti Retroviral. dengan rincian pada Tabel 9 berikut ini. Brahim dan bidan Diana Maryem. pada tahun 2011 telah dibentuk Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) dan Komite Nasional Farmasi (KNF). Pada tahun 2011 penggunaan obat generik di Puskesmas mencapai 96. Cipto Mangunkusumo-Jakarta. • Reposisi dan Revitalisasi Obat Generik Kementerian Kesehatan juga telah menetapkan kebijakan Online Logistic System di fasilitas kesehatan dan pencitraan obat generik yang lebih baik di masyarakat. dan RS Sentosa.510 tenaga kesehatan pada 2011. Pada tahun 2010. ahli madya farmasi. Jumlah item obat generik yang mengalami rasionalisasi harga dilakukan dari tahun ke tahun.Government pada Perizinan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). Pada tahun 2011 disediakan anggaran sebesar Rp. harmonisasi peraturan 52 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . • Perizinan Alat Kesehatan Secara Online Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah membangun sistem E. dan menerapkan E-Register alat kesehatan. RS Karawang.Untuk memenuhi pelayanan kesehatan di DTPK. • Resep Elektronik (E-Prescription) Peresepan secara elektronik telah dilakukan oleh RSUPN Dr. Ketersediaan obat di instalasi farmasi kabupaten/kota mengalami peningkatan yang bermakna.1. RS BethesdaYogyakarta. Penggunaan obat generik di fasilitas kesehatan menunjukkan angka yang menggembirakan. kefarmasian. Kementerian Kesehatan mengembangkan Program Tugas Belajar (Tubel) yaitu dengan memberikan bantuan beasiswa kepada 1. Setiap tahun. RS HasanSadikin. Dalam rangka pelaksanaan Program Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). kedokteran.66 bulan di tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010 selama 14. Pada tahun 2012 seluruh kabupaten/kota akan mengimplementasikan sistem informasi logistik ini.5%. • Fasilitasi License Compulsory/ Government Used Untuk mendukung penanggulangan penyakit HIV-AIDS dan Hepatitis B di Indonesia dipandang perlu memberikan akses kepada masyarakat pada obat antiviral yang saat ini masih dilindungi Paten. Penghargaan internasional untuk tenaga kesehatan teladan diberikan pada tenaga kesehatan Indonesia. Sistem ini akan mempermudah pelaku industri untuk mengakses pelayanan perizinan alat kesehatan secara 11. keterjangkauan. organisasi profesi dan praktisi kesehatan. obat program dan vaksin. Kementerian Kesehatan melaksanakan pemilihan tenaga kesehatan teladan. rasionalisasi harga obat generik dilakukan pada 453 item. Kerja sama dengan pemegang paten bukan hanya untuk obat HIV-AIDS tetapi juga untuk obat Hepatitis B agar dapat diproduksi di Indonesia. perawat. Beberapa Puskemas di Jawa Barat telah pula melakukan peresepan secara elektronik yaitu di Puskesmas Babakan Sari-Bandung dan Puskesmas Telaga Murni-Bekasi. Saat ini Kementerian Kesehatan sedang menyusun Peraturan Menteri Kesehatan tentang Penggunaan Resep Elektronik di Fasilitas Kesehatan dengan melibatkan para pakar di bidang hukum kesehatan. Eka Hospital-Tangerang.29 triliun untuk keperluan tersebut.

398. reformasi birokrasi Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Kesehatan sebagai badan publik berkomitmen menjalankan amanat UU KIP. b. Pada tahun kedua (2011) pelaksanaan UU KIP. Efisiensi pengadaan barang dan jasa melalui LPSE pada tahun 2010 mencapai nilai Rp. yaitu salah satunya dengan membentuk Pejabat Pengelola dan Informasi dan Dokumentasi (PPID). Sampai tahun 2011 followers untuk twitter Kementerian Kesehatan telah mencapai 3.6%) bila dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun 2010. Kementerian Kesehatan telah meningkatkan alokasi anggaran preventif dan promotif dengan konsisten sejak 2 tahun terakhir ini.online sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kefarmasian dan alat kesehatan. • Kemandirian Bahan Baku Obat Upaya menciptakan kemandirian di bidang bahan baku obat dan obat tradisional dilakukan dengan memberdayakan keragaman hayati yang dimiliki Indonesia. Pemerintah secara resmi telah menetapkan penundaan sementara penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 12. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat tersebut.472.171 layanan. Hasilnya adalah sejumlah bahan baku obat yang dapat diproduksi di dalam negeri guna memenuhi kebutuhan produksi obat jadi.194.895.191. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan proporsi anggaran untuk pembangunan kesehatan di daerah.Penataan (Right Sizing) PNS di Kementerian Kesehatan. Sejak ditetapkan penggunaan sistem LPSE untuk pengadaan barang dan jasa. Pada tahun 2011 jumlah layanan meningkat 288 layanan (32. sementara jumlah layanan tahun 2011 tercatat sebanyak 30.162 followers. bersaing dan transparan.meningkat di tahun 2011 senilai Rp.depkes. Layanan informasi melalui sosial media twitter mengalami penambahan pengikut (followers) yang cukup banyak. antara lain Fraksi Bioaktif Cinamomumburmanidan Lagerstroemia speciosa untuk menurunkan resistensi insulin dan pengobatan diabetes. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sejak tahun 2010 seluruh pengadaan barang dan jasa di Kementerian Kesehatan telah menggunakan layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik melalui website: www.lpse.478. pengelolaan anggaran pembangunan kesehatan tahun 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 13.go. Jumlah layanan publik yang diberikan selama April–Desember 2010 tercatat sebanyak 22. alokasi anggaran ini ditingkatkan pada tahun 2011 menjadi Rp.12. peningkatan yang signifikan sejak 2010. LAYANAN INFORMASI & PENGADUAN ALAMAT Pemanfaatan sarana informasi dan pengaduan oleh masyarakat menunjukkan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 53 .id. sehingga tahun 2010 telah dilaksanakan berbagai kegiatan persiapan menyambut pemberlakuan UU KIP. Selama 2011 jumlah layanan informasi dan pengaduan yang masuk sebanyak 1.150 layanan. dan fraksi Lumbricusrubellusuntuk pengobatan aterosklerosis dan perbaikan sirkulasi darah.46 triliun dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 14. terutama bahanbahan yang telah diyakini khasiatnya berdasarkan hasil penelitian. Kementerian Kesehatan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk kategori kementerian dengan jumlah pagu terbesar menggunakan layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik tahun 2010.085. Kementerian Kesehatan termasuk dalam 10 besar badan publik paling terbuka berdasarkan monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Pusat terhadap 82 badan publik tingkat pusat.295.08 triliun. pengobatan kanker.730 layanan. Anggaran preventif dan promotif pada tahun 2010 sebesar Rp. Adapun jenis layanan PTRC selama 2011 menunjukkan proporsi permohonan informasi 79%. Realisasi anggaran Kementerian Kesehatan menunjukkan kecenderunganmeningkat. pengaduan masyarakat 19% dan sisanya 2% memberikan saran dan perbaikan kepada Kementerian Kesehatan. sejak tahun 2010 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan akses masyarakat dan untuk mendapatkan informasi pengaduan melalui Pusat Tanggap dan Respon Cepat (PTRC). telah terjadi peningkatan efisiensi yang cukup bermakna. alokasi anggaran Kementerian Kesehatan untuk pembangunan kesehatan di daerah mendapat perhatian Kementerian Kesehatan. pengobatan sindroma pramenstrual dan nyeri menstruasi. Sejalan dengan kebijakan desentralisasi. Pojok Informasi.34 triliun. Secara nominal. Pada tahun 2009 anggaran untuk Keberhasilan pemanfaatan anggaran pembangunan kesehatan di Pusat maupun Daerah ditunjukkan dengan tercapainya realisasi anggaran. dan berbagai media sosial yang dikembangkan. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor. Dengan komitmen mem-bangun pengadaan yang terbuka.13.

Melalui event tersebut. Penyalahgunaan dan Korban Penyalahgunaan Narkotika. Untuk 20 Permenkes yang diamanahkan. Indonesia berhasil mendeklarasikan “Jakarta Call for Action on Combating Dengue”.31 Desember 2012. • Undang-Undang No. Dari 5 PP amanah UU. Sementara 7 RPP lainnya disatukan materinya menjadi satu RPP yang berjudul Pelaksanaan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. dan pada tahun 2011 telah memasuki proses harmonisasi. Kementerian esehatan masih melakukan pembahasan internal untuk Rancangan Peraturan Presiden yaitu Peraturan Presiden tentang Sistem Kesehatan Nasional dan Peraturan Presiden tentang Badan Pertimbangan Kesehatan. Tema konferensi The 3rd Conference on Traditional Medicine in ASEAN Countries -“Utilization of Evidence Based Traditional Medicine in Health Care” yang diselenggarakan di Surakarta. namun informasi tentang kemanjuran obat tradisional masih berdasarkan pengalaman empiris belum didukung bukti ilmiah. Komitmen Kementerian Kesehatan untuk meraih WTP 2012 ditandai dengan penandatanganan piagam Komitmen Meraih Opini Laporan Keuangan WTP oleh seluruh pejabat struktural dan pengelola keuangan di lingkungan Kementerian Kesehatan. 2 Peraturan Presiden (Perpres). 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengamanatkan Kementerian Kesehatan untuk menyusun 9 Peraturan Pemerintah (PP). Pemanfaatan obat tradisional dikenal di seluruh negara ASEAN. Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS). Dari 9 buah PP yang diamanahkan telah ditetapkan PP Nomor 44 Tahun 2010 tentang Prekursor. Zero Discrimination and Zero AIDSRelated Deaths in ASEAN”. Pemerintah telah menyusun RUU tentang Tenaga Kesehatan.yang lebih dikenal dengan moratorium. dan 1 Peraturan Daerah untuk setiap daerah. HUBUNGAN LUAR NEGERI BIDANG KESEHATAN Keketuaan ASEAN tahun 2011 dimanfaatkan Kementerian Kesehatan untuk berperan aktif dalam menerapkan kesepakatan ASEAN di bidang kesehatan dalam mencapai Komunitas Sosial Budaya ASEAN 2015. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.sementara dua Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) telah selesai tahap harmonisasi yaitu RPP tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dalam proses penandatanganan oleh 5 Menteri untuk ditetapkan menjadi PP dan RPP tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. telah mengembangkan berbagai sistem elektronik baik untuk mendukung proses pelayanan kesehatan maupun administrasi kesehatan. Sedangkan RPP lainnya masih dalam pembahasan di internal Kementerian Kesehatan termasuk RPP tentang Tenaga Kesehatan Asing. di antaranya: E-Pharm. selama 16 bulan yang dimulai pada tanggal 1 September 2011. Penyelenggaraan The Official Launch of the ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011 yang waktunya bersamaan dengan dilaksanakannya International Conference on Dengue di Jakarta mendapatkan apresiasi internasional. Dari 24 PP yang diamanahkan telah ditetapkan tiga PP. Dari 11 Permenkes yang diamanahkan telah ditetapkan Permenkes Nomor 2415/Menkes/Per/ XII/2011 tentang Rehabilitasi Medis Pecandu. 1 Peraturan Presiden (Perpres). dan PP No 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika. 2 Peraturan Presiden (Perpres). Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS). Sesuai dengan tema konferensi “Dengue Is Everybody’s Concern. 17 di antaranya sudah ditetapkan menjadi Permenkes. PP Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan yang masih cukup relevan. sedangkan Permenkes tentang Hak Penggunaan Pelayanan Kesehatan. hal ini mendorong para pengambil keputusan dan jajaran Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki pengelolaan administrasi keuangan guna meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2012 untuk laporan keuangan tahun 2011. Penguatan Perangkat Perundangundangan • Undang-Undang No. Untuk meningkatkan upaya pengendalian HIVAIDS. Sistem Informasi Kesehatan Nasional Saat ini Kementerian Kesehatan. dan 11 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). but It’s Preventable” telah membuka mata dunia bahwa demam berdarah adalah masalah bersama yang dapat diatasi. Oktober 2011 menjadi titik tolak bagi negara ASEAN untuk mewujudkan rencana pengintegrasian obat tradisional ke dalam sistem kesehatan. yaitu PP Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah. • Undang-Undang No. Permenkes tentang Penentuan Kematian dan Permenkes Pembinaan dan Pengawasan masih dalam pembahasan. saat ini Kementerian Kesehatan telah menyusun RPP tentang Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS). mengamanatkan untuk menyusun 1 Undang-Undang (UU). Causing Socioeconomic Burden. Jawa Tengah. Simposium 54 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . 24 Peraturan Pemerintah (PP). PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. website Kementerian Kesehatan. sistem registrasi dokter/dokter gigi online dan Sistem Informasi Laporan Keuangan (SILK). telah diselenggarakan “International Symposium on Getting to Zero New HIV Infections. dan 20 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Pada tahun 2011. 15 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). 14. Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik (Good Governance) Opini BPK terhadap laporan keuangan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2009 dan 2010 berturut-turut adalah disclaimer. sistem registrasi kefarmasian dan alat kesehatan. mengamanatkan untuk menyusun 5 Peraturan Pemerintah (PP).

Kementerian Kesehatan menyediakan tenaga kesehatan. dengan menugaskan 20 tenaga kesehatan dalam dua kali perjalanan selama kurang lebih 14 hari.803 orang. Dari jumlah tersebut terdapat 102. tenaga rekam medik. dan tenaga non-medis. Ban Ki Moon yang menyampaikan apresiasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas pelayanan Puskesmas yang dinilai cukup berhasil. Selain itu telah didistribusikan sebanyak 300 unit emergency kit. 21-24 November 2011. dalam perjuangan mengubah mekanisme virus sharing yang diterapkan WHO selama lebih dari 60 tahun. Dalam penanganan peristiwa ledakan bom di Cirebon yang terjadi pada tanggal 15 April 2011 dan ledakan bom di Surakarta yang terjadi pada tanggal 29 September 2011. ambulans. penata rontgen. dilakukan pemeriksaan kesehatan di embarkasi. khususnya yang tinggal di Lahore. Jumlah jemaah haji reguler tahun 2011 adalah 02. perawat. PENANGGULANGAN BENCANA DAN KRISIS KESEHATAN Dalam rangka menurunkan risiko kesehatan pada setiap kejadian yang menimbulkan atau berdampak pada krisis kesehatan. Di sela-sela sidang KTT ASEAN November 2011 di Bali. yaitu warga negara Indonesia yang bermukim EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 55 . 750 unit personal kit. Cakupan pelaksanaan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/kota meningkat dari 30% pada tahun 2010 menjadi 50% pada tahun 2011. Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 3. asisten apoteker. apoteker. dokter gigi. tenaga sanitasi. jika ada yang menderita penyakit tertentu dirujuk ke rumah sakit. Disetujuinya penerapan Standard Material Transfer Agreement pada virus sharing. Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/ kota. Advisory Group bertugas memberikan pandangan dan rekomendasi PIP kepada WHO.ini diselenggarakan dalam rangkaian pertemuan The 19th ASEAN Task Force on AIDS di Bandung. Palestina. Jawa Barat. Pemeriksaan sebelum keberangkatan dimulai di Puskesmas. Kementerian Kesehatan mengirim tenaga kesehatan sebanyak 1. Untuk pelayanan kesehatan haji di Tanah Suci tahun 2011.6%) jemaah haji risiko tinggi (Risti).343 orang. Salah satu bentuk kepedulian Indonesia pada masalah krisis kesehatan global. dalam penanganan kesehatan pemulangan WNI ke Tanah Air akibat krisis Mesir. ibukota Provinsi Punjab dalam rangka menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dengue pada bulan Oktober-November 2011. transparan. Subsidiary Arrangement (SA) Program AIPPMH (Australia/Indonesia Partnership on Maternal Neonatal Health) tentang kesehatan ibu dan anak. Pada kesempatan ini dicanangkan Kampanye AIDS dengan tema “Aku Bangga Aku Tahu” untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai HIV-AIDS. Selanjutnya sebelum keberangkatan. Pada tahun 2011 diplomasi kesehatan Indonesia di forum WHO telah mencatat sejarah yang mengubah tatanan kesehatan global dengan disepakatinya resolusi “The Framework for Pandemic Influenza Preparedness (PIP): Sharing of Influenza Viruses and Access to Vaccines and Other Benefits” pada Sidang ke-64 World Health Assembly (WHA) di Jenewa. Joint Statement ke-2 dengan Malaysia. dan sebanyak 150 unit peralatan pengolah data ke seluruh kabupaten/kota tersebut. dan rumah sakit rujukan. Menteri Kesehatan berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB. Tahun 2007. November 2011. Kementerian Kesehatan juga merekrut 108 orang Tenaga Musim (Temus). Indonesia telah terpilih menjadi Vice Chair Advisory Group (Wakil Ketua Komite) pada pertemuan PIP Framework Advisory Group di Jenewa.346 (50. Untuk memastikan kesehatan jemaah haji sebelum berangkat. Kementerian Kesehatan telah mengkoordinasikan dan mendukung penanganan korban ledakan di rumah sakit. Record of Discussion (ROD) RI-JICA tentang Prima Kesehatan. Dalam konteks kerja sama internasional. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan dukungan tenaga. dan mencegah terjadinya penularan penyakit menular. tenaga surveilans epidemiologi. Mei 2011. menjaga agar jemaah haji dalam kondis sehat selama menunaikan ibadah haji sampai tiba kembali di Tanah Air. 15. logistik dan dana operasional untuk mengatasi krisis kesehatan sebanyak 20 kejadian baik di dalam maupun di luar negeri. pelayanan kesehatan haji Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Kementerian Kesehatan telah mengirimkan obat dan tim kesehatan yang berjumlah 20 orang untuk membantu pemerintah Pakistan. sejak tahun 2010-2011 telah dilakukan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam manajemen dan teknis penanggulangan krisis kesehatan di 150 kabupaten/kota. sepanjang tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama bidang kesehatan dengan Islamic Development Bank (IDB) tentang pendirian Indonesian Cardiac Center di Gaza. Sementara itu. dan Record of Discussion (ROD) RI Qatar tentang kesepakatan pembahasan pengaturan pengiriman tenaga kesehatan. 16. ahli gizi. dan menguntungkan semua pihak. dokter umum. tenaga elektro medik. ditunjukkan dengan mengirim Tim Kesehatan selama dua minggu untuk membantu masyarakat Pakistan. menciptakan mekanisme perlindungan pada global public health yang adil. setara. terdiri dari dokter spesialis.800 WNI overstay pada saat pemulangan dengan kapal laut dari Arab Saudi ke Indonesia.

menunjukkan jumlah kunjungan rawat jalan adalah 3. telah diterbitkan pula “Atlas Vektor Penyakit di Indonesia”. dan hiperglikemia. Selain pelaksanaan penelitian. • Riset Fasilitas Kesehatan Tahun 2011 Riset Fasilitas Kesehatan merupakan salah satu riset kesehatan berskala nasional yang dimaksudkan untuk melakukan 56 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . pemetaan dan karakterisasi molekular virus dengue. saintifikasi jamu. strategis dan jangka panjang bagi keberhasilan pembangunan kesehatan. 4. pemetaan dan karakterisasi molekular bakteri M. Puskesmas sejumlah 9. dan tahun 2011 berjumlah 16. penelitian dan pengembangan kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk lebih mengembangkan program penelitian dan pengembangan kesehatan. RS Dr. Selain itu. Pada tahun 2010 tercatat 5.di Arab Saudi dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi atau di negara sekitarnya untuk membantu pelayanan logistik. Sejak dicanangkan pada tahun 2010. RS Pirngadi-Medan. antiosteoarthritis. RS Dr. SoetomoSurabaya. juga didirikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver). asil evaluasi sampai dengan tanggal 11 Desember 2011. Pusat informasi ini didedikasikan dalam upaya penelitian penanggulangan dan pengendalian penyakit tular vektor dan reservoirpenyakit. Dari penelitian ini akan diperoleh apakah jamu tersebut dapat menimbulkan efek toksik pada hewan uji.85 Ha. Madinah. Pengembangan mutu dan jumlah sarana dan prasarana yang ada di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu dengan membangun laboratorium terpadu 3 lantai.148 dan laboratorium klinik mandiri pemerintah dan swasta sebanyak 888 laboratorium.137 kunjungan dan rawat inap 173 kunjungan di sektor Mekkah dan Madinah. Dari tahun ke tahun. 7. Luaran dari kegiatan ini adalah tercapainya kemandirian penyediaan bahan baku obat artemisinin. Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan diantaranya. telah terjadi peningkatan kualitas dan pemanfaatan program penelitian. Klinik Saintifikasi Jamu HortusMedicus. 2. Hasil sementara menunjukkan empat formula ini cukup baik untuk megobati empat jenis penyakit degeneratif. aphrodisiakadan hepatoprotektor. antihemoroid. penelitian biomolekular. kebun penelitian. Suharso-Solo. dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi. anti-kanker. Satu bus mini coaster dapat mengangkut 2530 jemaah pada kegiatan Safari Wukuf. Pemanis Rendah Kalori dari Stevia Rebaudiana Stevia rebaudianamengandung zat pemanis rendah kalori. pemetaan kasus diare yang disebabkan rotavirus. 2 buah mobil bus mini coaster. Diklat dokter saintifikasi jamu untuk menghasilkan dokter dengan kompetensi di bidang penelitian dan pelayanan jamu. Kunjungan rawat jalan di BPHI sebanyak 701 kunjungan dan jemaah haji yang rawat Inap di BPHI Mekkah. Telah dilakukan pengembangan teknologi dan perkebunan Artemisia annuaseluas 2 Ha dengan melibatkan lintas sektor terkait. Penelitian studi observasi klinik anti-obesitas. 3. Kementerian Kesehatan telah melakukan dan mengembangkan database karakterisasi morfologi dan genetik Stevia rebaudiana. RS Persahabatan-Jakarta.200 kg. 5. tuberculosis.183 orang. anti-dispepsiadan penambah volume ASI. • Saintifikasi Jamu Pada tahun 2011. RS Dr. administrasi dan transportasi. RS Suraji-Klaten. Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) ditingkatkan jumlah tempat tidurnya dari 40 tempat tidur di tahun 2010 menjadi 70 tempat tidur tahun 2011. RS Kanker Dharmais-Jakarta. disediakan 40 macam jenis obat dengan berat total 1. hiperkolesterolemia. • Penelitian Biomolekular Hasil yang telah diperoleh dari penelitian biomolekularadalah pemetaan dan karakterisasi molekular virus influenza termasuk virus avian influenza H5N1. kegiatan yang dilakukan dalam mendukung saintifikasi jamu adalah: 1. dan penelitian kemandirian bahan baku obat. tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengadakan 9 ambulans sehingga total ambulans berjumlah 44 buah. Klinik jamu medik di 12 Rumah Sakit Pendidikan yaitu di RSU SanglahBali. Pada tahun 2010 sebanyak 63 dokter serta tahun 2011 sebanyak 60 dokter telah mengikuti diklat saintifikasi jamu. RS Wahidin-Makassar. Penelitian yang difokuskan untuk mendukung keberhasilan pembangunan kesehatan pada tahun 2010-2011 antara lain adalah Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes).379 pasien. • Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) dan Atlas Vektor Pada tanggal 14 September 2011 telah diresmikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) di Salatiga. RS Angkatan Laut Mintohardjo-Jakarta. Artemisinin Sebagai Senyawa Anti Malaria Artemisia annuamengandung artemisinin yang berkhasiat sebagai antimalaria. anti-hemorroid. klinik saintifikasi jamu berkembang sangat pesat dengan jumlah pasien yang meningkat signifikan. RS Syaiful AnwarMalang. dan RS Kandau-Manado. pemetaan dan karakterisasi molekular virus HIV dan AIDS di 8 provinsi. sehingga dapat dipakai acuan untuk menentukan dosis jamu dengan uji klinik. etalase tanaman obat dan kebun produksi seluas 15. dan Jeddah adalah 2. Untuk meningkatkan akses jemaah haji Indonesia pada pelayanan kesehatan di Arab Saudi. • Kemandirian Bahan Baku Obat a. dan pengembangan primer diagnostik molekular tuberkulosis metode Loopmediated isothermal amplification (LAMP). sehingga dapat memberikan kontribusi mendasar. Dalam kesempatan peresmian Duver. sehingga tersedianya bibit terstandar.994 pasien. Penelitian studi pra klinik antimyalgia. Sardjito-Yogyakarta. Dengan studi tersebut akan diperoleh formula jamu yang terbukti aman dan berkhasiat sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk pelayanan kesehatan jemaah haji tahun 2011. 17. 6. Riset dilakukan di seluruh Rumah Sakit Pemerintah sejumlah 684 Rumah Sakit. pengukuran dan pengamatan data primer serta penelusuran data sekunder mengenai penyediaan fasilitas kesehatan dan kinerjanya. hiperurisemia.

dan KB. terdiri dari petugas medis dan paramedis sport injury. Ambulans siap siaga di 11 venues selama 17 hari. jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 230 juta jiwa tersebar tidak merata dengan budaya yang beraneka-ragam. Kementerian Kesehatan menyiapkan tim medis berjumlah 25 tim.terutama penyakit tidak menular. akurat. Masih ditemui kekurangandalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang harussegera diperbaiki. yaitu beban ganda penyakit. Kementerian Kesehatan melakukan sejumlah kegiatan. hotel/wisma. pencegahan dan pengendalian penyakit. olahraga berkuda di Cinere. serta open water swimming di Pulau Putri. Jawa Barat. Jawa Barat. dan medical centreyang berada di provinsi DKI Jakarta. Perkembangan sosialpolitik. dan Sumatera Selatan. Kementerian Kesehatan memberikan dukungan dalam bentuk evakuasi cepat bagi atlet di venue yang lokasinya jauh dari keramaian. dengan tema “Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Siap Menjadi Kader Pembangunan yang Sehat. Dalam kegiatan internasional ini. Partisipasi Kementerian Kesehatan dalam acara ini berupa pelayanan kesehatan kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan rujukan. Provinsi Gorontalo. menuju Universal Coverage dengan penambahan tempat tidur khususnya untuk kelas III. Jampersal. masukan. saintifikasi jamu dan kemandirian bahan baku obat. serta sumber daya kesehatan yang masih terbatas. venues. sepertiperilaku hidup bersih dan sehat. letak Indonesia di wilayah yang rawan bencana. Empat prioritas utama kegiatan ini adalah peningkatan kesehatan ibu. upaya penurunan angka kematian ibu dengan menambah pelayanan PONED. partisipasi kementrian kesehatan pada kegiatan nasional dan internasional Guna mewujudkan akselerasi pembangunan kesehatan khususnya di kawasan kepulauan dan daerah terpencil. Dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan jugadihadapi tantangan berupa masih adanya stigmatisasidan diskriminasi terhadap penderita penyakit tertentu di masyarakat dan perlunya ditingkatkan pemahamanmasyarakat tentang berbagai aspek kesehatan. upaya perbaikan gizi terutama masalah stunting. Kementerian Kesehatan membangun medical center/mini hospital. • ASEAN Paragames Dalam rangka mendukung kegiatan ASEAN Paragames di Surakarta tanggal 12-22 Desember 2011. lintas alam di Sentul. • TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kementerian Kesehatan bermitra dengan TNI dalam kegiatan TMMD sejak tahun 1980. diikuti oleh 1. pelaksanaan manajemen birokrasi yang bersih. Kepulauan Seribu. Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/ kota. peningkatan status gizi masyarakat.18. Dukungan dan kerja sama dari seluruhjajaran kesehatan dan jajaran lintas sektor di tingkat Pusatdan Daerah beserta seluruh lapisan masyarakat sangatdiharapkan bagi terwujudnya visi Masyarakat. keterbukaan. dan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang bermutu merupakantantangan tersendiri penutup Pembangunan Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 telah berlangsung selama dua tahun. bayi dan balita. bagi Kementerian Kesehatan. PONEK. Bersahabat. Selain itu.500 peserta dari seluruh Indonesia. Kementerian Kesehatan telah memanfaatkan kegiatan nasional dan internasional untuk memberikan pelayanan kesehatan bersama lintas sektor terkait. Pelayanan kesehatan dipersiapkan mulai dari bandara. pada tahun 2012 Kementerian Kesehatanantara lain akan melakukan langkah-langkah upaya promotif dan preventif. Seperti venue cabang olahraga Paralayang di Puncak. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 57 . Usul. Untuk menyikapi dan mengatasi berbagai tantanganyang dihadapi. Selain itu. serta kegiatan bakti sosial. • Sail Wakatobi-Belitung Sail Wakatobi-Belitung adalah kegiatan kelautan internasional yang diikuti oleh para pecinta maritim dari seluruh dunia. Selama Pertinas SBH ini. suatu keadaan morbiditas dan mortalitas penyakit menular masih merupakan masalah dan pada saat yang bersamaan morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular mulai meningkat. dan kritik dari masyarakatsangat diperlukan Kementerian Kesehatan agar dapatmemberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagirakyat Indonesia. Berbagai terobosan telah dilakukan untukmeningkatkan akses masyarakat pada pelayanankesehatan yang bermutu. perencanaan pembangunan kesehatan paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). peningkatan penggunaan teknologi informasi di berbagai aspek pelayanan kesehatan. dan bentuk pemerintahan dengan dua tingkat otonomi yang terdiri dari 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota. pengendalian penyakit menular serta tidak menular dan penyehatan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. • Perkemahan Tingkat Nasional Saka Bhakti Husada (Pertinas SBH) Pertinas SBH ke IV tahun 2011 dilaksanakan tanggal 25 September-2 Oktober 2011 di Bumi Perkemahan Bongohulawa. Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Kesehatan. Kementerian Kesehatan juga harus memberikan perhatianyang besar bagi terciptanya tata kelola kepemerintahanyang baik. • SEA Games SEA Games ke-26 tahun 2011 dilaksanakan di Jakarta dan Palembang tanggal 11–25 November 2011. efektif. Tantangan Pembangunan Kesehatan Tantangan dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Indonesia adalah wilayah Indonesia yang luas dengan 17 ribu pulau. Cerdas dan Berkualitas”. pembangunan kesehatan masih menghadapi tantangan lain. dan efisien.

58 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Fotografer: Anitasari dan ADM Tangkudung EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 59 .Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di Belantara Tropis Oleh: Hikmandari dan Udiani.

Berikut cuplikan data tentang sarana dan tenaga kesehatan serta beberapa indikator kesehatan masyarakat.7 jiwa/ km2. baung. tepat tanggal 17—angka istimewa bagi warga Kalimantan Tengah—sekitar 12. ∞ 60 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Wajah penuh harap dan syukur itu menunggu kedatangan presiden mereka. Meski demikian. listrik. bersama rombongan menteri dan pejabat lain. lais. Tepat pukul 10. Sukarno. Palangka Raya tumbuh. sanggang. Jumlah penduduk : 2. Sejak itu roda alat berat terus bergerak: jalan. Kalteng mekar. saluran air.Kalimantan Tengah dalam Angka Pertengahan Juli 1957. Palangka Raya. Transportasi air tetap bergantung pada surut pasangnya sungai sepanjang 250 km ini. orang nomor 1 ini meletakkan tiang pembangunan pertama ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. seperti saluang.564 km2.089 km2 atau rata-rata 14. Pada 2002. provinsi terluas ketiga di Indonesia ini berkembang dari 8 kabupaten menjadi 13 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 153.000 orang telah berkumpul di Kampung Pahandut sejak subuh. dan jalwat serta buah-buah tropis menjadi santapan utama warga.212. dan sarana kota lainnya bermunculan. sementara ikan sungai. Sungai Kahayan tak ditinggalkan.

6) Perawat 117 Bidan 100 (60) Gizi 22(11.000 kel.000 penduduk Balita gizi buruk 4% Balita gizi kurang 13% EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 61 .9) Dokter spesialis 6 (3) Dokter gigi 10 (3.8) n Indikator kesehatan masyarakat: AKI: 228 per 100. hidup Penemuan TB Paru 28% AKMalaria 10 per 1. hidup AKB: 30 per 1.n Sarana kesehatan yang dimiliki: Rumah sakit: 17 unit Puskesmas : 178 unit (Rawat inap 115)Pustu: 985 Posyandu : 2304 n Tenaga kesehatan: Dokter 40 (ratio Kalteng: 18.000 kel.

saya perlu biaya untuk bahan bakar speedboat saja Rp3 juta lebih. Hutapea. apalagi di tingkat kecamatan. dan 365 hari dalam setahun. dinas kesehatan dengan ditopang pemerintah daerah agaknya juga telah berupaya menyediakan layanan kesehatan yang layak. hanya daerah itu yang dianggap memiliki pembangkit listrik andal: bekerja selama 24 jam sehari. berkah juga bisa menjadi kutuk untuk pihak lain. mungkin kita sudah berhasil menjangkau jumlah yang ditetapkan. seorang bidan sekaligus kepala Poskesdes Mintin. Namun. Setidaknya itulah yang dialami oleh petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Mereka akan menemukan lapangan karya yang luas sekali. tiba-tiba Anda lihat di dalam hutan sana ada satu keluarga yang belum terkunjungi.23 juta jiwa. Namun. ketiga dari kanan) bersama para kader di Polkesdes Mintin Hampir setengah abad sudah kata-kata di atas dilontarkan Tjilik Riwut. agaknya juga tak berhitung berapa angka rupiah di koceknya. gula tak selamanya mengundang semut. ucapan itu masih relevan. Kes. Kami hanya memberikan hak mereka atas kesehatan. Angka pun menjadi relatif Dalam kondisi semacam ini. Kota Palangka Raya. Provinsi ke17 ini hanya bisa dikalahkan oleh Provinsi Papua Barat dan Kalimantan Timur dalam hal luas wilayahnya. Tapi. Belum cukup.. hanya ada satu saat ini. Penduduk negeri ini kurang dari seperempat penduduk Jabotabek di siang hari. sebagaimana dituturkan oleh dokter ADM Tangkudung. con amore. kecuali Kabupaten Kapuas. yaitu puskesmas Bukit Hindu. baik yang di permukaan maupun di dalam bumi. termasuk listrik. pusat rujukan rabies untuk seluruh provinsi. angka bisa menjadi sesuatu yang relatif. Ketika itu Lutfil menjadi pengelola proyek DHS (Decentralised Health Service) 2. 7 hari seminggu. Letak penduduk yang terpencil dan medan yang teramat luas dan sulit memang merupakan hambatan utama para 62 petugas kesehatan. dan sebagian lain tersebar mengikuti arus Sungai Kahayan yang membujur sejauh 250 kilometer. ketika Anda memutuskan untuk memutar haluan kapal hendak pulang. Antara kutuk dan berkah Dibanding daerah lain di Nusantara. Ia mewakafkan sepetak tanah miliknya untuk digunakan sebagai polindes.. Sejalan dengan dr Rian. “Untuk mengantarkan satu set dental kit ke Mendawai Kasongan. mencapai kesenangan bekerja di Palangka Raya. dan hutan konservasi bekerja menyuplai gas kehidupan untuk dunia. Pasalnya. di sinilah hutan lindung. Apa yang mesti kita lakukan? Apa iya mereka akan kita tinggalkan karena toh target sudah terpenuhi?. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. taman nasional. Bagaimanapun. kemudian beranak pinak hingga ke daerah-daerah jauh di pedalaman rimba. Menurut dokter Rhizall M. terutama bila menilik kondisi kesehatan di provinsi bungsu dari keempat provinsi di Kalimantan ini. akan menemukan lapangan bakti yang mulia sekali” (Tjilik Riwut) Bidan Tety Anggela (depan. ia pun terjun mengelola polindes itu dan menggerakkan warga di sekitarnya untuk menjadi kader yang siap bekerja. rata-rata pembangkit listrik masih menggunakan PLTD yang tidak bisa diandalkan untuk penyimpanan vaksin. Tety Anggela. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kepala Puskesmas Bukit Hindu. M. Buat kita yang berada di daerah-daerah berpenduduk padat. Bukan hanya prakarsa pribadi. atau program membangun dan memelihara desa yang mengikutsertakan semua pihak. bayangkan. Belum lagi berbicara tentang kekayaan alamnya. Salah satunya adalah adalah program PM2L. Di kabupaten lain. Bila dirata-rata. keluasaan itu tentu sebuah berkah. kepadatan penduduk Kalteng hanya 14 jiwa/km2. Kecamatan Kahayan Hilir. 30 hari sebulan. panggilan Kadinkes Prov Kalteng di atas. Kalimantan Tengah adalah daerah mahaluas dan kaya raya. Demikian pula dengan minimnya infrastruktur.” tutur dokter Rian.Mengayuh hingga “Barigas” “Mereka yang cinta karya. Itu pun sebagian terpusat di kota. “Menurut target.” tutur Lutfil Aman sembari mengingat perjalan yang ditempuhnya sehari semalam seluruhnya lewat sungai itu. walaupun itu berarti kami harus menempuh medan yang berbahaya. yaitu sekitar 2. mantan gubernur sekaligus salah seorang pendiri Provinsi Kalimantan Tengah. Seluruh dunia berdecak kagum sekaligus berdebar cemas memandang rimba belantara yang menjadi paru-paru dunia di bumi Kalimantan Tengah.. Namun.

Kalteng juga dinyatakan sebagai daerah endemi malaria di samping baru-baru ini juga berada dalam situasi KLB DBD. akan diprioritaskan pembangunan beberapa desa di beberapa kabupaten. Kalteng Barigas sudah dicanangkan.” tuturnya. Kali ini bukan ke-17 Segala upaya tersebut sudah seharusnya dilakukan. atau di atasnya. ADM Tangkudung. Itu sebabnya Kalteng kini berjibaku untuk membangun infrastruktur. Kalteng telah menyaksikan keberpihakan itu. Dari hasil riset kesehatan dasar. merupakan suatu kebijakan (lihat: “Bukan Sekadar Melayani. Belum selesai di situ. termasuk hipertensi. tapi Memihak”). termasuk di bidang kesehatan.Kes. M. peringkat kesehatan Kalimantan Tengah saat ini berada pada peringkat 22. bagaimanapun. “Saya percaya pembangunan infrastruktur akan berdampak pada akses kesehatan yang lebih mudah. bukan pada angka istimewa yang kerap dikaitkan dengan provinsi ini. 17. Di samping itu ada pula usaha untuk menambah tenaga kesehatan dengan mendirikan sekolah kedokteran dan STIKES. Rendahnya persalinan oleh tenaga kesehatan berujung pada angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. Gubernur Teras Narang tak menyangkal buruknya kondisi kesehatan di wilayahnya. masyarakat hendaknya mengutakan upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatannya.” Keyakinan itu memang beralasan bila melihat kondisi sarana prasarana di Kalteng. Dan beruntung. kesehatan. muramnya wajah indikator dasar tersebut masih dibebani lagi dengan penyakit-penyakit tidak menular atau degeneratif . “Selain itu. ∞ dr.Puskesmas Keliling Dalam satu tahun. Mudah-mudahan kayuh itu tak lapuk hingga Kalteng Barigas. Namun. berkaca pada daerah lain dengan prasarana yang jauh lebih lengkap. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng) Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 63 .

daerah endemis malaria yang cukup tinggi. Global Fund Penanganan malaria di Kalteng didukung oleh Global Fund sejak 2010. Tentunya pengendalian faktor risiko termasuk pengelolaan pertambangan dan perkebunan akan lebih dapat dilaksanakan dengan baik. baik SDM maupun fasilitas lainnya. Ini memungkinkan pelayanan yang lebih terpadu dan lebih terjamin karena didukung oleh sumber daya yang lebih kuat. tak terlalu sulit menyadarkan masyarakat untuk berperan dalam penanggulangan malaria. “Mereka juga membantu untuk skrining kasus di daerah pertambangan” ujar Rita. mengatakan bahwa pada dasarnya penduduk memang sudah mempunyai kebiasaan memakai kelambu. Bahkan. Sejak itu pula target dan metode lebih ditajamkan. namun perbaikan keadaan sudah mulai tampak. Posmaldes (Pos Malaria Desa) menjadi tumpuan di daerah yang sulit dijangkau. Di Kalteng. Meskipun jalan masih cukup panjang. yang dinilai berhasil oleh tim monitoring Global Fund. Apalagi Gubernur Kalteng sudah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 19 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria di Provinsi Kalimantan Tengah. yayasan dan kelompok keagamaan. Rita Juliawaty. masyarakat menyukai pemakaian kelambu. yang sudah menyatu dengan Desa Siaga. saat ini terdapat sekitar lima belas Polmades juga dididirikan dan dikelola dengan baik oleh LSM. Padahal ini salah satu langkah penting dalam program yang lengkap. Menyelesaikan masalah malaria memerlukan kerjasama semua pihak. Selain soal kelambu. tambahnya. 64 Di Kabupaten Kotawaringin Barat. peran kader dalam menjalankan aktivitas di Pos Malaria Desa (Posmaldes) juga signifikan. ∞ Rita Juliawaty (Koordinator GF Malaria) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Jadi malah senang kalau sekarang diberi kelambu berinsektisida.” Menurut Rita. Selain yang didirikan oleh pemerintah. ada Posmaldes. pengelola program Global Fund untuk Malaria. Lintas sektor dan partisipasi masyarakat. yaitu Posmaldes Pangkalan Tiga. dan hasilnya senantiasa dimonitor.Menangkal “Ilmu” dengan Kelambu Program penanggulangan malaria di banyak daerah terkadang menghadapi keengganan masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida. “ada sebagian masyarakat yang percaya bahwa kelambu dapat menangkal ‘ilmu-ilmu’. Koordinasi penanganan semestinya semakin ke depan semakin baik.

Di Amerika Serikat pada 19992000 dilaporkan terjadi penutupan 228 rumah sakit di daerah pedesaan.228 tempat tidur karena ketidak-mampuan daerah mempertahankan pelayanan. di daerah pedesaan hanya separuh dari perkotaan. menunggu pembagian potongan kue legit anggaran. hanya 20% dari total anggaran kesehatan digunakan dr Rhizall M. disparitas masih menganga di banyak wilayah negeri tercinta. Di China pada tahun sembilan-puluhan. yang mencakup 2.” ujarnya tak gentar. kerabat. Pastilah lebih rumit. Laporan Kemenkes yang memperlihatkan tren peningkatan alokasi anggaran APBN untuk daerah cukup menggembirakan. namun belum cukup untuk melacak perbandingan alokasi perkotaan dan pedesaan. tetapi memenuhi hak Membicarakan pelayanan kesehatan di daerah terpencil adalah membicarakan keberpihakan. bahkan di dunia. meskipun upaya sudah makin besar dan nyata. komitmen. dan rata-rata penduduk pedesaan harus menempuh jarak lima kali lebih jauh dibanding penduduk perkotaan untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan. “Satu langkah maju. Dalam banyak wawancara dengan media. atau sekitar 10 kilometer. apalagi menggapai kualitas pelaksanaan programnya. sementara di depan mata. keberanian. Bahkan bisa jadi tentang berani ‘nyleneh’ dan sedikit gila. kebijakan. yang hadir dengan baju necis dan senyum manis.Bukan sekadar melayani. Kata terakhir itu adalah pernyataan verbal politik. menerapkan keadilan dalam penyediaan pelayanan kesehatan adalah hal sulit di lapangan. Menteri peneliti ini selalu menjawab isu disparitas sebagai tantangan yang sangat sadar akan ia perjuangkan. sahabat. berarti satu langkah lebih dekat dengan tujuan. Harus diakui. Padahal Riset Kesehatan Dasar sangat teliti mengupas disparitas desa dan kota. Di negara maju seperti Kanada saja. Hutapea (Ka Puskesmas Bukit Hindu) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 65 . rasio dokter terhadap penduduk misalnya. Tak sulit melihatnya dengan kasat mata. Bagaimana mungkin memberikan potongan kue terbesar kepada seseorang yang tidak meminta. Rasanya tak perlu lagi mengulas tentang kesenjangan pelayanan kesehatan di desa dan kota. Pemihakan yang nyata kepada daerah pedesaan dan daerah terpencil dari sisi anggaran saja masih sulit dilakukan. Itu pula barangkali yang mendasari penyesuaian visi Kementerian Kesehatan dari Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat menjadi Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. dan bukan omong kosong atau manisnya janji. Di manapun di Indonesia. Disparitas ini juga yang di era Menteri Endang sangat sering diangkat isunya. teman. dan komitmen untuk mengurangi kesenjangan. yang terpekur di pojok nyaris tak terlihat.

pendampingan khusus untuk meningkatkan kemampuan perencanaan kesehatan di daerah bermasalah kesehatan (DBK).” Jika di Inggeris kemudian lahir NHS. dari swasta maupun masyarakat. Sumber daya kesehatan cenderung lebih melayani golongan yang sebetulnya lebih berdaya. Rural Health). Kementerian Kesehatan menggulirkan lebih lima program untuk mendorong pelayanan dan pendekatan akses pelayanan kesehatan: program khusus pembangunan daerah terpencil. hitunghitungan perencanaan program di atas kalkulator akan kembali ke angka inefisien. Hukumnya berbunyi: “The availability of good medical care tends to vary inversely with the need for it in the population served.” ∞ 66 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Dalam kalimat Hart: “…operates more completely where medical care is most exposed to market forces. serta skema pembiayaan bagi masyarakat tidak mampu melalui Jamkesmas serta pembiayaan persalinan melalui Jampersal. seperti kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. seorang dokter Inggeris. di Indonesia sesungguhnya sudah lebih dari itu.” Makin butuh.untuk menopang kesehatan penduduk di pedesaan yang jumlahnya mencapai 70% dari seluruh populasi. perbatasan dan kepulauan (DTPK). Makin sulit. “ini masalah memenuhi hak setiap penduduk atas pelayanan kesehatan. yang maju maupun berkembang. bukan semata melayani. Inverse Care Law Julian Tudor Hart. Jadi. and less so where such exposure is reduced. Kalau tidak. Ryan Tangkudung. untuk memenuhi hak kesehatan para penduduk di daerah terpencil. Padahal. selain kemauan berpikir out of the box dan dukungan politik yang kuat. perlu keberanian. Inisiatif sudah banyak direalisasikan. alokasi dana khusus untuk operasional Puskesmas melalui skema bantuan operasional kesehatan (BOK). pada tahun 1971 mencetuskan hukum pelayanan terbalik atau inverse care law yang mendasari terbentuknya sistem pembiayaan kesehatan yang dikenal dengan National Health System (NHS) di negara Inggeris. yaitu masyarakat di perkotaan dan golongan ekonomi kuat. (Wikipedia. makin ditinggal. baik dari pemerintah pusat maupun daerah. penyediaan sarana rumah sakit bergerak dan dokter terbang di daerah terpencil. Angka semacam itu sudah tak mengagetkan lagi saking lazimnya berada di paparan statistik negara seantero dunia. makin jauh.

Semakin beragam media yang digunakan tentunya beragam juga yang mendapatkan informasi tersebut. Berkaitan dengan UU no 14 tentang keterbukaan informasi publik. tidak menyesatkan dan membangun sistem informasi dan dokumentasi serta membuat pertimbangan tertulis atas kebijakan yang diambil terkait pemenuhan hak atas informasi publik. Tujuan adanya Hari Hak untuk Tahu. Kementerian Kesehatan RI. Pedoman pengelolaan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) merupakan revitalisasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang dijadikan acuan dalam pengembangan pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat setempat. baliho. memberikan . . Di antaranya dengan cara memanfaatkan pelayanan kesehatan konvensional. TRADITIONAL MEDICINE. diberikan data 2008. aksesibilitas dan kualitas. semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula kita mengetahui segala sesuatunya. baik untuk kepentingan pencegahan maupun pengobatan. Keterbukaan informasi harus tersedianya empat unsur yaitu ketersediaan. Sama hal dengan informasi. Semakin sering informasi diminta. Subyek 1. terutama di daerah yang sulit mendapat akses pelayanan kesehatan. MEDICINE HERBAL EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 67 . Jangan tunggu banyak permintaan baru kita mencari informasi tetapi perbanyaklah informasi sehingga kapanpun di butuhkan informasi sudah siap disampaikan ∞ (Yn) Pedoman Pengelolaan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sehat adalah harapan setiap orang dan merupakan hak azasi setiap warga negara Indonesia.2011 Kolasi 122 hlm. untuk meningkatkn kesadaran global dari individu untuk mengakses infoemasi pemerintah dan juga untuk mempromosikan akses informasi yang mengacu pada Hak Asasi Manusia. Ketersediaan berarti kita sebagai seorang humas harus terus mengisi informasi itu update-ting. iklan. Ada pepatah lama mengatakan membaca adalah jendela dunia. website. Dalam perkembangannya masyarakat mempunyai alternatif dalam memelihara kesehatan. 2. Ditjen Bina Gizi dan KIA. benar.KOLOM Keterbukaan Informasi Publik Salah satu tugas humas yaitu memberikan informasi. ∞ RESENSI Impresum Jakarta. Tujuan diterbitkannya pedoman ini juga merupakan salah satu upaya dalam mempercepat pembangunan kesehatan. 3. Juga sebagai penguatan dan kontrol kebijakan. dan menerbitkan informasi publik yang akurat. pelayanan. Dengan pedoman ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas/pengelola program dalam memberikan pelayanan kesehatan tradisional ramuan yang bermutu di masyarakat. ilus. Keterbukaan informasi dipengaruhi oleh tingkat aksesibilitas informasi yang tinggi. 16 x 24 cm. Kewajiban badan publik yaitu menyediakan. Selama ini masyarakat diarahkan untuk memelihara kesehatan secara mandiri sebagaimana visi kesehatan “Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan”. Siapa saja berhak mendapatkan informasi yang diinginkan. misalnya data yang diinginkan th 2010. khususnya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). . Diharapkan dengan keterbukaan informasi publik masyarakat berhak untuk tahu tentang informasi apasaja yang dapat menuju bangsa yang cerdas. Dari segi pelayanan bagaimana pemberi informasi itu apakah sudah mempunyai SOP (Standar Operasional Presedur). PLANTS MEDICINAL. advetorial dan lainnya. Aksesibilitas yaitu apakah masyarakat dapat memperoleh informasi tersebut? dan untuk kebutuhan apa ? dan yang terakhir adalah kualitas apakah informasi yang disampaikan itu bermanfaat. menerapkan gaya hidup kembali ke alam. Keterbukaan informasi publik bukan hanya memberikan informasi tetapi juga sebagai kontrol masyarakat terhadap badan publik. ight to know Day atau Hari Hak Untuk Tahu diperingati setiap tanggal 28 September. tentu dalam hal ini kurang bermanfaat. semakin besar peluang informasi di buka.. Media-media dalam penyampaian informasi yaitu pamplet. seperti daerah terpencil perbatasan dan kepulauan serta di daerah bermasalah kesehatan. HERBS. serta pilihan pelayanan kesehatan secara tradisional.

Pejuang. Acara yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) itu mengadakan pemilihan “Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) dan Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2012”. 4-9. Kelurahan Bukit Merapin. No HP : 08521055XXXX Dr. Apa tujuan dari program Jampersal? 3. 14 Ngluwer Magelang Jateng Evy Dhamayanti. Ndang Sutisna (Adwork Euro RSCG). Apa yang dimaksud dengan Jampersal (Jaminan Persalinan)? 2. 10 Pemenang MediaKuis masing-masing akan mendapat hadiah t-shirt dari Mediakom.Kes Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. R. Gedung Kemenkes Jl. Propinsi Jawa Barat 46252. 7 Februari 2012. No. Perguruan Tinggi. Mediakom menerima penghargaan “Silver Winner” sebagai majalah dengan tampilan cover terbaik. Lamadukeleng. Amd.IP Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. UPTD Puskesmas Jambu Jl. Banjarnegara. InMA dan IPMA 2012 diadakan untuk memberikan apresiasi atas karya kreatif sampul muka majalah internal dan media cetak Indonesia terkait dengan isi majalah. Hp. Jakarta Selatan Jawaban diterima Redaksi paling lambat minggu keempat bulan Maret 2012. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur. HP : 08131721XXXX Juarnengsih. HP : 0899792XXXX. No HP : 08131363XXXX Agus Sulistianto. Prof. BUMN. The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Ajang InMA Award 2012 diikuti 67 entri majalah dari 19 lembaga kategori Lembaga Pemerintah. Ngawi – Cepu Km. 05 Rw. HP. 08123660XXXX Rosnaniar. kode pos dan nomor telepon yang mudah dihubungi). Sumba Timur. Jl. Kec.Kep Puskesmas Ngawi Purba. Apt. Daniel Surya (DM IDHolland Singapura). RT.52907421 Pos : Pusat Komunikasi Publik.go. Kabupaten. Swasta. Raya Km. Rasuna Said Blok X5. Desa Pusakasari. 022-203XXXX Ursula Uba Tupen RSUD Larantuka – Kab. Monika. Mediakom. dr Puskesmas Trucuk.Si. 02. kabupaten Bojonegoro.03 Desa Ngawi. 01. mendapat dua penghargaan untuk kategori government. S. 002/06 Kel. 002/06 Kel. 106 Samarinda Seberang. dan Ricardo Indra (Telkomsel).id Fax : 021 .A Rotinsulu . Dahlan Iskan. Puyuh Raya No. provinsi. berlangsung di Ballroom Hotel Novita Jambi. Propinsi Bangka Belitung 33123. Kab.. 246 Rt. Dian Anggraeni (Konsultan PR). Medan Staria. S. Perusahaan Multi Nasional. Hadiah pemenang akan dikirim melalui pos. 08133534XXXX PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXIII DESEMBER 2011 Lova Irgianty. Jawaban dapat dikirim melalui: Email : kontak@depkes. KR Sahid No. Jl. Jampersal dapat diperoleh di mana saja? Kirimkan jawaban kuis dengan mencantumkan biodata lengkap (nama. 02. 05 Rw. Kaltim Teguh Sulistyono. dr Puskesmas Kampung Baka. Kota Bekasi.Bukit Jarian No. Jln. selaku Ketua Panitia.Mediakom raih Silver Winner Pada acara Hari Pers Nasional yang digelar oleh komunitas dan insan pers Indonesia di Jambi. Raya semarang Magelang Km 3 Jambu Kab. 021-887XXXX. Award diserahkan langsung oleh Dewan Pers kepada Pemred Mediakom. 20.22 Waingapu. Banjarnegara.40 Bandung. No HP : 08574737XXXX Eva Gustini.H. NTT 87113. BUMD. Pejuang. M. masing-masing untuk cover Mediakom Edisi 31 bulan Agustus 2011 dengan cover Potret Anak Indonesia (membahas Hari Anak Nasional) dan Mediakom Edisi 33 bulan Desember dengan cover WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian) dan Reformasi Birokrasi. Kota Bekasi. Telp. alamat. Medan Staria. Jl. 20. MPH. Propinsi Jawa Tengah. Kuis ini tidak berlaku bagi Keluarga Besar Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI. mengatakan bahwa “Kata-kata memang masih sangat penting. tapi grafis sudah lebih penting dan grafis bisa menggantikan fungsi kata-kata”. Kabupaten Ciamis. Kode Pos : 1713. RT.Dr. Ngawi Prop. Jl. Jl. Kota Pangkalpinang. PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXII OKTOBER 2011 Ana Ikhsan Hidayatulloh Kampung Urur Rt. HP. Indah Musyiatun Da. Ibnu Hamad (Universitas Indonesia). 08129222XXXX 68 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . yang ikut berpartisipasi pada acara ini. Kec. MEDIA KUIS 1. SKM Puskesmas Kalibening. Jln. Dewan Juri untuk InMA adalah Oscar Motuloh (Antara). Kav. Soeprapto No. Kec/Kab. Nama pemenang akan diumumkan di Mediakom edisi XXXV April 2012. Semarang 50663 Sri Purwantiningsih Puskesmas Ngluwar. Jatim 63251. kecamatan Trucuk.Sos. HR. Jawa Barat 40141. kota/kabupaten. Jatim 62155. Kode Pos : 17131. SKM Pustu Permunas Bukit Merapen. 08574949XXXX Irfan Saepulloh RS Paru Dr. S. Flores Timur – NTT.

yang penting senang. dan kesungguhan untuk hidup menjadi lebih sehat dan lebih baik. terpaksa terbaring lemah di rumah sakit selama 15 hari. Ya. ketika masuk ICU rumah sakit. Tak peduli. mereka tetap merokok. mengapa tidak olahraga sejak dulu. Makan sesuai kebutuhan. Ia mampu mengendalikan diri dengan baik. dan bugar. kebugaran. mengendalikan diri itu susah. Memang. berganti dengan serba rebus dan olahraga secara teratur. Kaki harus diseret. akhirnya bertambah parah penyakitnya. dan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. Apa yang disampaikan Siagian.LENTERA Pengendalian Diri Oleh: Prawito Siagian (45). sering kali baru sadar setelah pukulan berat menerpa. berarti gagal melakukan pengendalian diri. kemudian berakhir dengan kesehatan. “Aku harus sanggup melawan kesukaan makanan berselera tinggi. Ia tetap berolahraga. Di sinilah sebenarnya ujian pengendalian diri. juga karena pengaruh pengendalian diri yang kuat. Karena banyak kesenangan yang harus dikurangi bahkan ditinggalkan. Separo tubuhnya lumpuh. Belajar dari kisah Siagian. Apakah kita akan sukses atau gagal. sehingga berakhir dengan keputusasaan. bahkan sulit. walau harus berlatih jalan dengan dipapah. Apalagi kesenangan yang sudah menjadi hobi. sebelum serangan jantung tersebut. Ia terkena serangan jantung yang tak diduga sebelumnya. Bukankah kita sering melihat orang yang merasa kesulitan untuk berhenti merokok? Terkadang berhenti merokok. tentu terasa lebih berat ditinggalkan. Setiap pagi. Hanya sayang. mengapa pengendalian diri itu terjadi setelah serangan stroke? Bukankah pengendalian diri akan lebih baik sebelum terserang sakit? Itulah manusia. Begitu sembuh mulai merokok lagi dengan berbagai alasan yang menyertai. lebih sulit bila tidak melakukan pengendalian diri. karena sulit untuk mengangkat. jalan tak lagi dipapah. Sebuah ungkapan betapa sulitnya mengendalikan diri. mengapa hidup harus mengekang kesenangan?” ujar Muis perokok yang gagal berhenti. serangan stroke telah terjadi. sulit. Sungguh terasa berat. Ia berguman. menghindari makanan berlemak. gerimis. walau masih pincang. Seperti diakui Siagian. Kegagalan seperti ini yang sering menyebabkan orang menjadi putus asa. tekad. seperti harus menggunakan sopir. Menyelusuri gang demi gang. Ia sudah bisa berjalan kaki normal seperti sedia kala. biaya pengobatan dan hilangnya waktu produktif terbuang percuma. kata kuncinya pengendalian diri untuk menempuh pola hidup sehat. ia berusaha untuk sembuh dengan menjalani pola hidup sehat. Siagian tak lagi menyeret kaki atau pincang. pola hidup tidak sehat. berganti dengan makanan tak ada rasa. etelah serangan. yakni berhenti merokok. Untung. Sebagai kontraktor yang selalu berfikir bagaimana mendapatkan uang. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 69 . Apalagi selama ini. Seperti tak ada bekas terkena serangan stroke. sebuah ungkapan penyesalan yang tak berguna lagi. Tuhan masih sayang. olahraga rutin bukan perkara mudah. hujan atau bercuaca cerah. segar. Semua bergantung pada kekuatan. telah abai terhadap pola hidup sehat. dan penyakit bertambah parah. sebelum serangan jantung terjadi ?. tapi pilihan. Keberhasilan Siagian sembuh kembali. Hidup ini bukan paksaan. Sesulit-sulitnya upaya pengendalian diri. dan hilangnya interaksi sosial. menggaji karyawan.” ujar Siagian lirih. Maka. olahraga merupakan kegiatan yang sama sekali alfa dari kehidupannya. Siagian berolahraga dengan berjalan kaki. pengendalian diri. Terkadang ditemani istri tercinta. silahkan memilih. Mereka terpaksa berhenti merokok. dan semua aktivitas kebutuhan dirinya memerlukan bantuan orang lain. membayar hutang. pria maco dan perlente ini. Memang tidak mudah. “Biarlah sakit. Kini. sebelum ajal tiba. Dan ia pun melakukan perubahan pola hidup yang paling drastis. dan sulit. Ia tersadar. membawa kendaraan sendiri. Padahal. ada kesempatan untuk memperbaiki diri. untuk sembuh kembali. menyelesaikan proyek dan urusan-urusan lain. bibirnya menyon. setelah stroke menyerangnya. Akhirnya. Tak ada keluhan yang keluar dari mulutnya. Seiring berjalannya waktu. menambah pembantu. Tentu. Belum lagi biaya ikutan lain dengan kelumpuhannya. kemudian kumat lagi dan begitu seterusnya. Tampak sehat. Bila demikian. di kala berbincang dengan keluarga maupun tetangga. terkadang sendiri. Olahraga terus dijalaninya. di lingkungan rumahnya. olahraga teratur. di samping Karunia Tuhan. Sebab. tapi harus ku jalani.

“ Kok bisa ya”.. paket kue. buah-buahan. Manusia hanya mendapat titipan sementara. kami harus naik pesawat berikutnya. Mereka tetap menyandarkan berbagai prestasi dan kelebihan merupakan milik-Nya. tua atau muda. saya bersyukur dan senang sekali mendapat pelayanan prima. selain Yang Maha Kuasa. kelas ekonomi penuh dan kelas bisnis hanya bertiga. selalu bersandar kepada-Nya. Nyaris pelayanan selama penerbangan. Maka. dan seluruh pontensi yang ada. Tentu saya tidak banyak protes karena dipindahkan ke tempat yang lebih baik. 70 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . pelayanan jauh lebih baik dibanding kelas ekonomi pada umumnya. dan bermohon kepada yang tak pernah berakhir. Ternyata. Kesadaran ini akan membentuk pribadi yang rendah hati. Baik kejadian yang menyenangkan yang ingin terus berulang dengan banyak versi. yakni: setelah mempersilahkan duduk. dan berserah diri”. maka satu penumpang harus naik kelas bisnis dengan tambahan biaya dua kali lipat kelas ekonomi. Ia sadar banyak kejadian di luar kemauan. karena kelas ekonomi penuh. Untuk kasus terakhir. baik suka maupun duka. terbang besama Garuda menuju Jakarta. karena hanya 3 pramugari melayani ratusan penumpang. KepadaMu hamba berlindung. Namun. Singkat cerita. Ketiga. ia bersandar. Kejadian “entah mengapa” itu. pikiran. Ia juga akan memiliki kesiapan mental menghadapi berbagai kemungkinan kejadian. terbayang pelayanan kelas bisnis sebelumnya. saya ternyata diminta pindah ke kelas bisnis. Dengan demikian. kami bertiga yang akan terbang menggunakan pesawat Garuda. Setelah semua penumpang naik.. Harta.. ternyata penerbangan tujuan Yogya sudah berangkat. walau membayar dengan harga ekonomi. Hati pun bertanya-tanya. Temanteman menyepakati saya yang naik di kelas bisnis. Ada harga ada rupa. Ternyata. ia tak merasa hebat dan besar kepala. dan berbagai bentuk kemuliaan. Luar biasa. Setelah berikhtiar dengan sekuat tenaga. penerbangan kali ini nggak jauh beda dengan kelas ekonomi. air putih dan penawaran tambah minum yang diinginkan. Kembali Oleh: Prawito Penyajian makanan dan minuman oleh pramugari satu paket langsung selesai. dan perkiraan.. Wah mahal banget. selalu berserah diri kepada-Nya. secara tiba-tiba saya mendapat panggilan untuk menemui petugas di pintu masuk pesawat. telah menjadi catatan sejarah kehidupan seseorang. karena tempat duduk di kelas ekonomi sudah diborong rombongan lain. Yah. akhir Desember 2011. teman yang bertugas ke Kalimantan berkomentar. Kami bertiga hanya tertawa.. termasuk saya. kemewahan.. Bandingkan dengan kelas ekonomi. Betapapun hebatnya manusia. kepada-Nya ia kembali dan berserah diri. segunung harta. Bila menemui kesulitan. dalam hati berbisik. Sekalipun berbagai prestasi disandangnya. pilihan bacaan koran. bagaimana mempersiapkan diri. satu paket layanan borongan. “buktinya bisa”. kemampuan. Sementara kelas bisnis satu pramugari melayani tiga penumpang. akan segera berakhir seiring dengan berjalannya waktu. kaya atau miskin. apapun kejadiannya. bersamaan dengan tujuan Solo beberapa saat yang lalu. tak serta merta membusungkan dada. ia tetap saja lemah dihadapan Yang Maha Kuasa. Setidaknya. 30 menit sebelum keberangkatan. orang yang sadar akan kelemahan diri akan menjadi lebih waspada. umumnya berusaha dan berdoa.!. Setelah minta penjelasan petugas. ∞ engalaman baru naik pesawat kelas bisnis. pelayanan prima memang mahal. penawaran minum teh atau kopi. dengan segudang ilmu pengetahuan. menjadi lebih kuat. Baik di kala senang atau sedih. agar tak terulang kembali. Sekurangnya ada 10 kali pelayanan pramugari kepada penumpang. dan setumpuk kekuasaan. awal Desember 2011. hamba meminta pertolongan. Kami hanya mendengar pengumuman keberangkatan tujuan Solo dan Makasar. berlindung. Entah mengapa. sambil berkata hayo lho. handuk penutup meja. maupun kejadian yang tidak menyenangkan. handuk hangat pembasuh muka. tak masalah. Kedua. langsung mendapat pilihan minuman dingin. dan tahan dengan berbagai tekanan dan ujian? Sekurang-kurangnya ada tiga unsur yang harus terus melekat dan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari. Setelah menemui petugas. ia sangat yakin tak ada sandaran yang lebih tahu dan lebih kuat. Nah. di ruang tunggu Bandara Lombok. pilihan bacaan majalah.. sama-sama tidak mendengar pengumuman petugas yang mempersilahkan penumpang naik pesawat tujuan Yogyakarta. Seluruh pelayanan itu disajikan bertahap satu per satu. Sebab. merasa lemah di hadapan Yang Maha Kuasa. jabatan.hayo lho. tetap. sebagai bukti atas kelemahan dan sekaligus ketidakberdayaan mengantisipasi kejadian sebelumnya. NTB. Mbak Yuni. di Bandara SukarnoHatta Jakarta. ia akan tetap kokoh menghadapi. sabar dan bila mendapat kemudahan dan prestasi.! Tentu. bermental baja. Karena pada suatu saat titipan akan kembali kepada sang pemilik sesungguhnya. Padahal kami sudah berada di ruang tunggu. serta kisah lain yang berbeda. sukses atau terpuruk.Entah mengapa. ada apa? Sementara teman-teman yang lain bersorak-sorak. Pertama. Dari dua kisah “entah mengapa” di atas.. kemudia ia berdoa: “Kabulkan semua harapan dan cita-cita hamba.

banyak ibu-ibu meninggalkan anak-anaknya di panti asuhan. Ia sudah mulai bernapas lega. erita getir dan pilu itu. memang tidak dilarang. Setelah uang habis. Apalagi tidak punya uang. karena tumpukan hutang negara diluar batas kemampuan membayar. Diantaranya. begitu peribahasa lama yang dipahami banyak orang itu benar adanya. penting atau tidak. Walau. Sehingga. berusia empat tahun yang ditinggal ibunya. mungkin banyak yang mampu. tanpa hutang. harus menjadi ‘ibu baru’ bagi Anna. Mengapa tiba-tiba menjadi krisis ekonomi ? Hutang. menjadi pilihan agar tidak terlilit hutang. Maaf”. Dalam hitungan bulan. seorang guru TK. malas dan lemah. “Hutang berkurang dan berniat tak akan berhutang lagi”. harus menjauhkan bentuk kemubaziran atau berlebihan. bahkan sudah menjadi perilaku hidup sehari-hari dalam pergaulan bermasyarakat. Pertimbangkan tujuan berhutang. Hidup berpenampilan wah. beberapa temannya menyarankan agar kartu kredit digunting saja. Kemudian menjual peralatan berharga yang ada untuk membayar separo hutang kartu kredit tersebut. Hutang. Juga pertimbangkan cara pengembaliannya. bocah dua tahun di rumah panti asuhan Antonius begitu saja. kartu kredit. Tolong jaga Dia baik-baik.Untuk Apa Hutang ? Oleh: Prawito Anak-anak Yunani terlantar. glamor dan berbiaya mahal. Belajar dari dua kasus di atas. Sebab hutang yang tak terkendali. sangat mudah untuk berhutang. Yunani pernah makmur. juga dapat menjadi solusi atas permasalahan keuangan bagi individu. Tapi. Secara konvensional maupun elektronik. bagi kalangan tertentu. ternyata bukan hanya mampu mengembalikan. Tak ada uang. mempertahankan perputaran uang keluarga secara sehat. walau banyak kemudahan untuk berhutang. sudah berkeinginan kuat untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting. tetap saja “gatot” gagal total. karena tidak mampu merawatnya. Setelah berdiskusi. pengecut dan pelit. Sehingga mencerminkan pola hidup sederhana. Selain berikhtiar agar tidak terlilit hutang. bahkan pailit. walau mempunyai uang. apakah hutang yang dilakukan itu benar-benar perlu ? Jika tidak perlu. hidup hemat. Sehingga dapat hidup dengan optimalisasi modal yang tersedia untuk mengawali kesuksesan. hutang tanpa anggunan. Bukan zamannya lagi hidup bermahzab “ yang penting nyohor. rela berhutang untuk sebuah penampilan. bukan pelit akan mengawali sikap menjadi orang kaya. artinya: Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih dan gelisah. ada baiknya melakukan penguatan sikap hidup sembari berdoa bebas lilitan hutang. gara-gara terbelit hutang dengan “kartu kredit” suatu bank swasta tertentu. sudah sangat lazim dilakukan dalam urusan perbankan. ada baiknya hidup hemat dan bersahaja. walau tekor”. kegetiran itu masih akan terus berlangsung. hanya berbekal sepucuk surat bertuliskan “ Saya tak akan menjemput Anna lagi hari ini. akan menggulung seluruh harta yang ada. tega meninggalkan Natasha. kata Ery semangat. Bahkan. Ia akan menggunakan uang secara cermat. Pola hidup seperti ini yang menyebabkan orang akan berhutang dan akhirnya terlilit hutang. Sebab hemat. Jadi agar tidak terlilit hutang. Padahal. batalkan saja. khususnya Yunani. terlilit hutang dan penindasan orang dzalim. Bila hanya untuk konsumtif. Itulah mengapa. bisnis multi level marketing terkemuka dengan gaji rata-rata 13 juta/ bulan. Pengeluaran hanya akan dilakukan bila benar-benar diperlukan. Sisanya. yang jatuh tempo pada Maret 2012. Gaji habis untuk membayar cicilan kartu kredit. keluarga. Ia gunakan kembali kartu kredit untuk membeli kebutuhan pokok. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 71 . akibat dampak krisis ekonomi yang menghebat di Eropa. Diperkirakan. 45 tahun. Hutang. harus berhatihati bila terpaksa berhutang. perusahaan maupun negara. sebaiknya urungkan saja. lumpuh total perekonomiannya. Bila hanya mampu. Mulai dari urusan bisnis dan sosial. Mampukah mengembalikan dengan baik ? Persoalannya. Artinya. Baik untuk ukuran pribadi maupun institusi. Di Athena. bahkan pernah berada di posisi 25 negara dengan pendapatan perkapita tertinggi versi IMF tahun 2009. Hemat pangkal kaya. Ery. dibayar dengan menggunakan sebagian gaji bulanan yang diterima. Bahkan seorang ibu.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->