MEDIAKOM

Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

Mediakom Raih Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di BelantaraTropis

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012

ISSN 1978-3523

Jampersal Turunkan Kematian

Ibu dan Anak

www.sehatnegeriku.com

ETALASE

Lorong Jampersal
drg. Murti Utami, MPH
ampersal. Program Kemenkes untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), sehingga  dapat mempercepat capaian taget  Millenium Development Goals (MDGs). Jampersal menjamin  pembiayaan pemeriksaaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas, termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Memang, sebagai program baru, masih perlu penyempurnaan, tapi masyarakat sudah sangat merasakan manfaatnya. Terbukti, rumah sakit daerah dan pusat penuh rujukan Jampersal. Apalagi, rumah sakit tidak boleh menolak, wajar sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk pelayanan Jampersal, sering disebut ‘lorong Jampersal’.  Bila kelak sistem rujukan sudah berjalan dengan baik, Insya Allah peserta Jampersal akan mendapat pelayanan yang lebih baik. Tak ada lagi lorong Jampersal. Nah, bagaimana pelaksanaan Jampersal dan apa saja masukan sebagai penyempurnaan untuk masa yang  akan datang, kami angkat dalam rubrik Media  Utama. Selain itu, bagaimana Kinerja  Kemenkes tahun 2011, sebagai upaya  mewujudkan Masyarakat  Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan, kami angkat dalam rubrik Laporan Khusus. Mediakom juga mengetengahkan berbagai informasi penting dalam kemasan ringan yang mudah dicerna, termasuk wawancara eksklusif dengan  Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, dalam rubrik Potret. Masih ada tema lain, di antaranya  Rumah Sakit Tambah Kapasitas Ruang Kelas 3, Anugerah Parahita Ekapraya untuk Menkes, dan  Liputan khas dari daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah dengan adonan renyah  dan enak dibaca. Rasa gembira atas penghargaan Cover  Mediakom edisi 31 dan 33 berupa Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMA 2012 pada  ajang bergengsi yang diadakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) dalam rangkaian Hari Pers Nasional di Jambi awal Februari. Adapun  kriteria yang dipertandingkan  berupa  karya kreatif sampul muka majalah (cover). Rasa gembira tersebut mendorong kami untuk menjadikan majalah ini lebih baik lagi dengan melakukan perbaikan tata letak dan perwajahan cover Mediakom untuk 7 edisi 2012. Yang jelas, prestasi ini terus memacu kreativitas  penulis, redaksi,  maupun desainer untuk mendapat gold pada tahun depan. Insya Allah.  Tak lupa  kami mengucapkan berterima kasih kepada para pembaca yang terus memberi masukan untuk perubahan yang lebih baik, bahkan telah mengapresiasi dengan predikat sangat menarik dan menarik pada survei  internal Mediakom akhir 2011 yang lalu. Selamat menikmati. ∞ Redaksi

MEDIAKOM
Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

PENANGGUNG JAWAB: drg. Murti Utami, MPH, I REDAKTUR: Dra. Hikmandari A, M.Ed, Dyah Yuniar Setiawati, SKM, MPS I EDITOR/PENYUNTING Mulyadi, SKM, M.Kes, Busroni S.IP, Prawito, SKM, MM, M.Rijadi, SKM, MSc.PH, Mety Setyowati, SKM, Aji Muhawarman, ST, Resti Kiantini, SKM, M.Kes I DESAIN GRAFIS dan FOTOGRAFER: Drg. Anitasari S.M, Dewi Indah Sari, SE, MM, Giri Inayah, S.Sos, Sumardiono, SE, Sri Wahyuni, S.Sos, MM, Wayang Mas Jendra, S.Sn, Lu’ay, S.Sos, Dodi Sukmana, S.I.Kom I SEKRETARIAT: Waspodo Purwanto, Endang Retnowaty, drg. Ria Purwanti, M.Kes, Dwi Handriyani, S.Sos, Dessyana Fa’as, SE, Sekar Indrawati, S.Sos, Awallokita Mayangsari, SKM, Delta Fitriana, SE, Iriyadi, Zahrudin. I ALAMAT REDAKSI: Pusat Komunikasi Publik, Gedung Kementerian Kesehatan RI Blok A, Ruang 109, JL. HR. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Jakarta 12950 I TELEPON: 021-5201590; 021-52907416-9 I FAKS: 021-5223002; 021-52960661 I EMAIL: info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id I CALL CENTER: 021-500567
REDAKSI MENERIMA NASKAH DARI PEMBACA, DAPAT DIKIRIM KE ALAMAT EMAIL kontak@depkes.go.id

SUSUNAN REDAKSI

Membuat Iklan Kesehatan yang Sehat dan Tidak Menyesatkan Melongok Pelayanan Kesehatan di Kaltim, Kurangnya Tenaga Kesehatan di Daerah Perbatasan

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

Jampersal
ISSN 1978-3523

Turunkan Kematian

Ibu dan Anak
3

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL 07 Setelah Sehat Pasti Cantik Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Ekapraya 4 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 16 34 Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 10 Laporan Khusus KINERJA DUA TAHUN KEMENKES 44 .

Mph. Ph: Kita Harus Bekerja Dengan Bersih Kolom Menuju Iklan Kesehatan Yang Sehat Dan Tidak Menyesatkan Keterbukaan Informasi Publik Media Utama Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Menelisik Pelayanan Jampersal Jampersal Di Mata Tenaga Bidan Bersalin Di Puskesmas Mergangsang Rsud Bantul Menyambut Program Jampersal Dr. Maya Sintowati Pandji. Dr. M. Mm: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal Di Jawa Barat Prawito: Nasionalisme Jampersal? Liputan Daerah 15 16 18 20 22 24 26 28 30 58 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat Di Belantara Tropis Info 68 Mediakom Raih Silver Winer The Best Government Inhouse Magazine Inma 2011 Media Kuis Lentera 69 70 71 Pengendalian Diri Kembali Untuk Apa Hutang? EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 5 . Sarminto.DAFTAR ISI Info Sehat 4 Trik Tetap Oke Selama Bekerja Merawat Kesehatan Kulit Dengan Buah Setelah Sehat Pasti Cantik Kembangkan Kreativitas Si Kecil Ragam 6 7 31 Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun 32 8 34 9 10 10 11 12 14 42 67 38 32 Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Daerah Potret Pelayanan Kesehatan Di Kaltim Stop Press Gerakan Pramuka Mitra Untuk Membangun Bidang Kesehatan Kemenkes Usung 10 Program Prioritas Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Eka Praya Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III Wamenkes Resmikan Desa Stop Bab Sembarangan Jabar Terapkan Ktp Berasuransi Potret Menkes Dr Endang Rahayu Sedyaningsih.Kes: Jampersal Baiknya Dibatasi Drg.

Selain mempengaruhi produktivitas Anda. duduk di kursi dan mata tak lepas dari layar komputer. perhatian pun tetap fokus sehingga tidak melirik ke cemilan yang tidak sehat yang ada di sekitar kantor Anda. Usahakan untuk beranjak sebentar dari meja kerja. Namun jika ingin tetap ngemil. Misal. Kondisi ini tentunya kurang bagus bagi kesehatan. siang. seperti pagi. Apalagi ditambah dengan jarangnya melakukan olahraga. Ada baiknya bila kebiasaan yang kurang baik tersebut di atas ditinggalkan sehingga tidak menganggu kesehatan yang pada akhirnya tidak menutup kemungkinan justru akan menganggu aktivitas dalam bekerja. Hindari Stres Stres bisa berasal dari mana saja.info sehat Trik Tetap Oke Selama Bekerja Bagaimana Anda melakukan aktivitas di kantor? Iya. Maka cobalah untuk bersikap tenang dan lawan stres tersebut. Jauhi Meja Kerja Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa terusmenerus berada di meja Anda tidak hanya menyebabkan stress.dan merokok menjadi pelarian. tetapi juga berakibat kepada kematian. Bila sudah begitu. ∞ 6 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . atau sore hari. Carilah lokasi latihan gym terdekat dengan kantor Anda. Dengan begitu. stres juga bisa menyebabkan keletihan fisik. makan --termasuk cemilan-. Stres pun bisa menyambangi ketika pekerjaan tengah menumpuk dan harus segera dituntaskan. baik itu hanya untuk sekadar berolahraga ringan atau berjalan-jalan berkeliling kantor. simpan cemilan sehat dengan banyak kandungan protein dan karbohidrat. Simpan Cemilan Sehat Jaga energi Anda agar tetap fit selama jam bekerja. Cari pula waktu yang tepat untuk bisa berolahraga di waktu senggang jam kantor. Anda mendapat tekanan dari atasan atau kesibukan saat rapat. merupakan potret aktivitas seharihari di kantor. Di bawah ini ada beberapa tips agar kita bisa melakukan aktivitas bekerja sebagai kegiatan yang menyehatkan: Berolahraga Berolahraga merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh lebih santai dan tidak stres.

∞ 7 Pasti EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Anda juga bisa melakukan pengecekan kesehatan. Berikut tips sehat nan cantik: Makanan Sehat Untuk mengawali gaya hidup sehat. Lebih dari itu. dan olah raga bisa di kursi saat di bekerja Tidak ada alasan untuk tidak berolahraga mengingat olahraga bisa dilakukan di mana saja. namun tak sehat. agendakan secara rutin setiap enam bulan sekali untuk melakukan general check up. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat. Campuran apel tumbuk. beberapa jenis buah yang baik bagi kesehatan kulit: Pisang Pisang merupakan sumber zat besi. akan berpengaruh pada penampilan juga. Kulit pisang juga bisa memberikan efek terhadap kesehatan kulit. Keduanya akan berjalan seiring sejalan. Berikut ini. Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. kurang tidur mengakibatkan kondisi melemah dan tidak fit. perawatan secara menyeluruh terhadap tubuh juga perlu dilakukan. tampil menarik menjadi keharusan. Pepaya Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain. Lemon Lemon  mengandung vitamin C. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit Anda. Makan buah atau minum segelas jus setiap hari bisa membuat kita tetap sehat. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit. Apa hubungannya? Kaum hawa harus paham bahwa kecantikan dan kesehatan adalah satu paket. sabar dan tawakal. dan kalium. di sela-sela bekerja usahakan banyak berjalan. Anda tengah bertransformasi untuk mengubah penampilan Anda agar terlihat oke. Hindari stres dengan berpikir positif. Pisang kaya akan vitamin A. banyak minum air putih. Merawat Tubuh Tak hanya berolahraga. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit. Dampak stres sangat buruk bagi kesehatan. jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit. Bila saat ini.Setelah Sehat Cantik Merawat Kesehatan Kulit dengan Buah Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap. “Apa yang kamu makan menentukan kesehatanmu “. B. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. Cek Kesehatan Secara Rutin Ada baiknya. air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah. Dengan begitu Anda akan cantik luar dalam. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah. Mangga Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. Artinya. dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti penuaan. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. Apel Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. mengurangi makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. madu. ada baiknya Anda lebih dahulu benahi gaya hidup dengan cara hidup sehat. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. perbanyaklah olahraga seperti jalan. ∞ Penampilan bagi sebagian besar perempuan adalah harga mati. selain perawatan tubuh. baik untuk kesehatan kulit. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. Berpikir Positif Hal lain yang perlu di atasi adalah stres. Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit. Hal ini bisa dilakukan di rumah atau mendatangi tempat-tempat yang sudah dijamin kredibilitasnya. Untuk itu. buah juga bagus bagi kesehatan kulit. magnesium. awali dengan memilih mengkonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak porsi sayur dan buah. Maka. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. Seperti apel. Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah. Jeruk Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. Meski cantik. Prinsipnya sederhana. Olahraga Gaya hidup sehat tak bisa lepas dari olahraga. Segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya.

semua anak adalah kreatif. dan bahan-bahan agar si kecil semakin kreatif. dengan dipaksapun akan sulit dikembangkan. hingga apa yang mereka rasakan. dan setiap anak memiliki dimensi kreatifnya sendiri-sendiri. berusaha. maka akan langsung dipamerkan kepada orangtuanya di rumah. Padahal dalam proses justru akan terlihat jelas bagaimana mereka memecahkan masalah.info sehat memahami keunikan setiap anak. Contoh. Contoh: si kecil mendapat cara-cara cepat dalam menyelesaikan pelajaran matematika. Lakukan dengan Santai Acapkali orangtua lebih menyukai melihat langsung hasil jadi dari kreativitas anak dan melupakan proses belajar mencapai tujuannya. mengenal. lancar berpikir. Untuk itu. Sebagaimana diketahui ciri anak kreatif adalah spontan. Menjadi kewajiban orangtua untuk memfasilitasi dan mengembangkan kreativitas si kecil. Hal ini bukan pekerjaan yang sulit mengingat kemampuan-kemampuan yang menonjol dari si kecil akan terlihat dengan sendirinya secara jelas. Di sinilah. serta keuntungannya. Sering mengajak anak ke tempat yang menimbulkan kreativitas adalah kegiatan positif. Memberi Contoh Kita harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap apa yang tengah dikerjakan oleh anak-anak kita. kreativitas setiap anak berbeda. Misalnya dengan ikut melakukan aktivitas bersama anak dan memperkenalkan hal baru serta gagasan-gagasan yang berhubungan dengan aktifitas tersebut. ∞ Kembangkan Kreativitas si Kecil Sejatinya. dan menikmati keberhasilan. kreativitas itu mulitidimensional. dan orisinalitas ide. harus dapat menerima kelebihan dan kekurangan si kecil. Selanjutnya. Lebih dari itu. detail oriented. Seperti berkunjung ke Museum Sain dan museum lainnya. Praktis. Dari sisi anak pun. bukan atas dasar cara pandang seorang dewasa. Untuk itu. tempat pencil dari bahan-bahan bekas pakai. Yang perlu orangtua lakukan adalah memberikan waktu. Sebagai orangtua. sebaiknya orangtua juga memberikan perhatikan kepada proses dengan perspektif si kecil. ia mendapatkan hal baru yang ia sukai. Contoh: menginginkan si kecil menjadi ahli musik sedangkan bakat si kecil lebih suka menggambar yang menjurus kepada seni rupa. Kreativitas Multidimensi Wujud kreativitas si kecil bisa saja berbeda-beda. Sebaliknya ia tidak akan melakukan hal serupa ketika mendapatkan pelajaran seni tari yang tidak ia sukai. Kegiatan bereskperimen juga bisa dilakukan di rumah. mereka selalu ingin tahu segala sesuatu yang bersifat baru mulai dari apa yang mereka lihat. jika kreativitas tersebut tidak ia sukai dan tidak ada sedikitpun perhatiannya. orangtua harus dapat memotivasi sekaligus mensugesti bahwa si kecil mampu melakukan kegiatan yang terkait minatnya. Bila orangtua memaksakan keinginannya. setiap anak adalah unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya. biarkan si kecil berfikir tentang hobi barunya itu. Pembedanya adalah adanya pembatasan dari lingkungan dan rasa antusiasme si kecil yang bervariasi. dan menggali bakat dan minat si kecil sejak dini. Berikut adalah halhal yang perlu dipahami orangtua dalam memfasilitasi sekaligus mendorong kemampuan yang dimiliki si kecil sehingga kreativitas si kecil terus berkembang: Tidak Menuntut Keinginan Sosok orangtua yang baik bukanlah yang menuntut segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. rasa ingin tahu. tempat. Kesempatan tersebut dapat digunakan untuk memberitahu cara yang baik untuk melakukan aktivitas tersebut. orangtua berkewajiban untuk mengetahui. resiko. kemudahan. hal ini tidak akan berhasil mengingat adanya ketidakcocokan minat. Alhasil. setiap pulang dari sekolah. seperti membuat baling-baling bamboo. tidak suka dibandingkan dengan orang lain. sikap bijak orang tua diperlukan untuk 8 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dengar. Hanya saja. Padahal. ketapel. Pendeknya. seolah-olah selalu saja ada kekurangan si kecil. Anak Adalah Unik Seringkali orangtua membandingkan si kecil dengan anak lain. ia akan memamerkan hal tersebut kepada orangtuanya. Sebaliknya. sebagai individu sama halnya dengan orang dewasa.

STOP PRESS Gerakan Pramuka Mitra untuk Membangun Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka sesuai yang terkandung dalam nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Untuk diketahui. teman. Saka Bakti Husada yang dibentuk 17 Juli 1985. Untuk itu.PH melalui pidato yang dibacakan oleh Wamenkes Prof. merupakan wadah Pramuka Penegak dan Pandega di bidang kesehatan. Hal ini tak lepas dari peran strategis Gerakan Pramuka turut membangun karakter bangsa menuju yang lebih baik termasuk di bidang kesehatan. dengan membentuk Gudep-Gudep berbasis di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan Balai Pelatihan Kesehata (Bapelkes) di seluruh Indonesia. Pramuka baik secara individu sebagai anggota keluarga maupun sebagai kelompok di Gugus Depan dan sekolah berperan besar memberikan kesadaran bagi sesama anggota keluarga. Dr. Menkes bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menandatangani kesepakatan kerja sama tentang peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendidikan kepramukaan. Ali Gufron pada acara Pelantikan/ Pengukuhan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (Saka Bakti Husada) Tingkat Nasional Masa Bakti Tahun 2011-2016 di Jakarta. Dukungan tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan dr. “Untuk itu. Masih menurut Menkes. ∞ 9 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . pada tanggal 20 Agustus 2011. Kemenkes bertanggung jawab membina dan mengembangkannya sesuai perkembangan masalah kesehatan bangsa. MPH. (5/1). Endang Rahayu Sedyaningsih. Menkes menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu mitra potensial yang telah berperan banyak dalam membantu terlaksananya berbagai program pembangunan termasuk di bidang kesehatan.” tandas Menkes. dan masyarakat dengan turut serta menyadarkan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). kemitraan Kemenkes dan Gerakan Pramuka perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan di masa depan dalam peranannya membina kaum muda bangsa Indonesia terutama dalam bidang kesehatan. Kemenkes melalui Badan PPSDM Kesehatan telah mewujudkan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah dicanangkan Presiden RI tahun 2006. Kerja sama ini memperbaharui ikatan kerja sama yang ditandatangani tahun 1985 lalu.

Peningkatan Penggunaan Teknologi Informasi di segala Aspek. Presiden RI memberikan 10 Kementerian/Lembaga. serta perlindungan perempuan dan anak. Dr. dan Kabupaten/Kotamadia yang telah berhasil melaksanakan strategi pengarusutamaan gender. Adapun sembilan Program Prioritas lainnya adalah Pencegahan dan pengendalian penyakit. Dr. Kamis (22/12).STOP PRESS Kemenkes Usung 10Prioritas Program di Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Bertepatan Peringatan ke-83 Hari Ibu. serta mendorong prakarsa aktif dan menumbuhkan komitmen Pemda dalam penyusunan kebijakan yang responsif gender. dan Kabupaten Sleman. Kabupaten Rembang. ∞ 10 Kementerian Kesehatan menetapkan 10 Program Prioritas di tahun 2012. Bappenas.PH. Presiden memberikan Penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita Madya kepada sejumlah Kementerian/Lembaga. Pengumuman mengenai 10 Program Prioritas disampaikan Menteri Kesehatan. Menuju Universal Coverage (penambahan kelas). Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Menkes RI dr. Penerima Prahita Ekapraya antara lain Kementerian PU. Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden RI. Reformasi Birokrasi (Tata Manajemen Birokrasi yang Bersih.PH saat jumpa pers mengenai Evaluasi Kinerja 2011 dan Program Prioritas 2012 Kementerian Kesehatan di Kantor Kemenkes Jakarta. Urutan paling atas adalah upaya promotif dan preventif yang melibatkan inisiatif masyarakat dan Pemda. 11 Kabupaten dan 3 Kotamadia. 12 Provinsi. Akurat. melaksanakan program pemberdayaan perempuan. Secara keseluruhan. Endang Rahayu Sedyaningsih. dr. terutama Penyakit Tidak Menular (PTM). saintifikasi jamu. MPH. MPH. Kemendiknas. Rabu (4/1). 1 badan. Jampersal. Provinsi Banten. serta Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/kota. Salah satu penerimanya adalah Kementerian Kesehatan. Efektif dan Efisien). Endang Rahayu Sedyaningsih. Provinsi Riau. Perencanaan Pembangunan Kesehatan Paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Penurunan Angka Kematian Ibu (PONED. ∞ Anugerah Pahita Ekapraya EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Provinsi Jawa Barat. Provinsi. Upaya Perbaikan Gizi terutama masalah stunting. Kabupaten Malang. Adapun tema Peringatan Hari Ibu adalah “Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa’. kemandirian bahan baku obat. BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) merupakan salah satu bentuk upaya tersebut. Kemenhukham. PONEK. pemberian penghargaan juga ditujukan guna meningkatkan kinerja Pemda dalam melaksanakan pengarusutamaan gender. Selain memberikan apresiasi. KB).

444 Puskesmas. “Jabar harus menata sarana. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. peningkatan akses masyarakat termasuk masyarakat miskin ke fasilitas kesehatan.Kes. Ke depannya. (28/12). Dr.000 tempat tidur. “Menyadari pentingnya penanganan yang lebih optimal untuk keberhasilan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jabar. pada awal 2011 dari 224 RS baru 133 RS atau 54. “Saya minta ada tambahan kelas III. akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang berkualitas masih belum optimal. akses pelayanan kepada peserta Jamkesmas lebih merata dan terjangkau. menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar. Jamkesda. belum semua rumah sakit (RS) memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmas. Alma. MPH. Ketersediaan tempat tidur.51% yang melayani Jamkesmas.870 RS.3% yang tercover jaminan kesehatan. Dengan demikian. Alma Lucyati. di Bandung. Penyediaan sarana dan fasilitas kesehatan yang memadai merupakan respon terhadap dinamika karateristik dan kondisi geografis penduduk Jabar. Untuk itu.” tegasnya. sementara yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru 4. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS.080 RS yang menerima peserta Jamkesmas. khususnya masyarakat miskin secara simultan harus dilakukan pembenahan sistem pelayanan kesehatan. Demikian dikatakan Menkes dr.” tambah dr. semua RS baik pemerintah maupun swasta diharapkan menerima peserta Jamkesmas. Namun dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas ada tambahan 6.000 tempat tidur sehingga ada 10. bukan hanya di RS swasta. tetapi RS vertikal dan RS pemerintah daerah. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .” papar Kadinkes. penyusunan standar pelayanan medis dan membenahi sistem rujukan di tingkat kabupaten/kota. dr. Saat ini ada 1.PH usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. RS swasta harus menambah kelas III dari 10% menjadi 15% atau 20%. Menkes juga berharap agar ada komunikasi antar RS sehingga pasien yang tidak bisa tertampung pada satu RS tidak dibiarkan begitu saja. Ditambahkan. dan Jampersal. Menkes mengapresiasi RS yang telah memberi pelayanan kepada peserta Jamkesmas di Provinsi Jawa Barat dan berterima kasih atas kesediaan RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan bagi peserta Jamkesmas. “Kebutuhan tempat tidur 10. kapasitas kelas III agar ditambah. “Seperti di tempat parkir dicantumkan berapa tempat yang masih kosong.” paparnya. namun dicarikan RS lain yang masih kosong. Dari 1.. Sementara itu Sekda Provinsi Jabar. Dengan demikian. Saat ini sedang dalam pembahasan berapa kira-kira bisa disediakan penambahan kelas III ini. baru 54.000. baru 1. Dari jumlah tersebut 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. 147 di antaranya Pukesmas perawatan dengan 20 tempat tidur. ∞ 11 Di Indonesia. Sementara itu di Jabar.” ujar Menkes. khususnya kelas III agar dipasang di depan RS.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. Lex Laksama yang mewakli Gubernur Jabar mengatakan.Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III M. Endang Rahayu Sedyaningsih. Jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan sekitar 44%.

Ph. Peresmian ODF dilakukan oleh Wakil Menteri Kesehatan. desa Mekarsari (di Kecamatan Anyer). Direktur Penyehatan Lingkungan. STBM adalah pilihan pendekatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan yang dikemas dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Muhadi. Bupati Kabupaten Serang. Ali Ghufron Mukti. MM.D. di Desa Curuggoong. Sebagaimana diketahui. dr. dan desa Situtarate (di Kecamatan Cikande). desa Margatani. Ir. Kabupaten Serang.STOP PRESS 7 DESA Wamenkes Resmikan BAB Sembarangan Kementerian Kesehatan meresmikan 7 Desa Open Defecation Free (ODF) – atau lebih dikenal dengan istilah Stop Buang Air Besar (BAB) sembarang. Taufik Nuriman. desa Cisaat (keduanya di Kecamatan Padarincang). M. Sekda Provinsi Banten. dan para kepala desa. strategi dan program untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi 12 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM STOP . desa Kramatwatu. M. H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut.SP.A. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan. drh. Wilfried Hasiholan Purba. desa Serdang (ketiganya di Kecamatan Kramatwatu).Sc. Kecamatan Padarincang. M. H. Ketujuh desa tersebut adalah desa Curuggoong.Kes. Prof. Kamis (29/12). Banten.

terjadi penurunan. Pamsimas bertujuan meningkatkan jumlah penduduk pedesaan dan pinggiran kota (peri urban) mendapat akses air bersih dan sehat.7%. terjadi peningkatan penduduk berperilaku BAB Benar. Hasil penelitian sarana penampungan limbah. mencuci tangan pakai sabun.melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. mengelola sampah dengan benar dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman. “STBM bukan hanya sebagai pendekatan yang efektif dan efisien. Nah.8%. Ditinjau dari segi perilaku. terdapat dua jalur upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun sektor air minum dan sanitasi.9%. Artinya terjadi peningkatan 11. rumah tangga yang tidak mempunyai sarana penampungan air limbah sebesar 18.” ujar Wamenkes. Pada 2007. Pada 2010. terbukti tidak berkelanjutan.9% menggunakan sumur gali terlindungi sebesar 22. disusul air leding/PAM sebesar 19. sumur bor/pompa 22. sebanyak 27.1%. persentase penduduk berperilaku BAB Benar mencapai 82. untuk kebiasaan cara mencuci tangan dengan benar tahun 2010 sebesar 35%.2%. suatu komunitas berada pada kondisi sanitasi total saat masyarakat tidak buang air besar (BAB) sembarangan. Yakni Pembangunan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Meski demikian.1%. Oleh karenanya perlu pendekatan Pamsimas. Selanjutnya. Wamenkes berharap Pemerintah Daerah berkomitmen kuat dalam mengupayakan dan perluasan pelaksanaan program air minum dan sanitasi dengan menggunakan model pendekatan program Pamsimas. persentase penduduk berperilaku BAP Benar sebesar 71. “Pengalaman selama ini menunjukkan peningkatan akses terhadap air minum dan sanitasi yang tidak disertai perubahan perilaku. Sementara itu. Merujuk data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Dijelaskan Wamenkes. yakni sebesar 41. masih banyak rumah tangga yang membuang limbah rumah tangga ke sungai/ parit/got.2%.8% dibandingkan 2007 yang berada di angka 23.9% atau menurun 6% dibandingkan 2007 yang mencapai 24. mengelola air minum dan makanan yang aman.5%.2% penduduk yang masih BAB sembarangan dan harus diselesaikan sebelum 2014.” ujarnya.3% dan yang menangani sampahnya dengan cara dibakar mencapai 52. masih ada sebesar 17. Selain itu. Artinya terjadi peningkatan sebesar 17. dari sisi penggunaan air untuk keseluruhan keperluan rumah tangga. ∞ 13 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .2%. dan pada 2010. melainkan sebagai strategi dan juga Program Nasional untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui proses penurunan penyakit berbasis lingkungan yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku sehat.

“Ke depannya secara bertahap. Saat ini. Dr. menurut dr. ∞ 14 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Harapannya.51% yang melayani Jamkesmas.. Sejauh ini yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru mencapai 4. program tersebut dapat disusul provinsi lain. maka terdapat tambahan 6. mendapat respon positif dari Menteri Kesehatan RI dr. lanjut Endang. KTP berasuransi yang rencananya diluncurkan 2012 ini. Alma. “Saya memberikan penghargaan pada Pemerintah Provinsi Jabar yang sudah berinisiatif meluncurkan program Universal Coverage Insurance yang pertama di Indonesia. Nah. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. semua orang di Jawa Barat mempunyai KTP berasuransi sehingga mendapatkan jaminan kesehatan. program Universal Coverage Insurance.000.” Hingga awal 2011. Sebagai konsekuensinya. Total.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. MPH. sebanyak 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda.” tutur Endang usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. dan Jampersal. Jamkesda. Endang Rahayu Sedyaningsih. baru 54. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jabar. M. Jadi. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. Menurut Menkes.PH. maka Jabar harus segera menata sarana prasarana untuk keperluan tersebut. tercatat baru 133 RS dari 224 RS atau 54. menuturkan bahwa tahap awal KTP berasuransi diperuntukaan bagi warga kurang mampu.Kes. Kadinkes. Dampaknya. di Bandung (28/12).3% ter-cover jaminan kesehatan. dr. sejalan dengan gawe Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yakni meng-cover masyarakat yang tidak mampu baik yang memiliki Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) maupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang jumlahnya di Jawa Barat mencapai sekitar 15 juta. kebutuhan tempat tidur sebanyak 10. dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas.Jabar Terapkan KTP Berasuransi Provinsi Jawa Barat menjadi percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance melalui KTP Berasuransi Kesehatan.000 tempat tidur. Alma Lucyati. memberikan kemudahan bagi masyarakat berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit yang ditunjuk dengan biaya murah. Dari jumlah tersebut. Ditambahkan. jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan kesehatan sekitar 44%. Terobosan Jawa Barat sebagai percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance.000 tempat tidur. terdapat 10.

Hal ini tercermin dalam hasil riset kesehatan dasar 2010. dan Jamkesmas Dasar Rp 972. pelayanan nifas. Jampersal Rp 922. dengan total angka 5. Lima provinsi secara berturutturut. mewujudkan persalinan ibu hamil oleh tenaga kesehatan terlatih. Program ini bertujuan menjamin akses pelayanan persalinan masyarakat oleh tenaga dokter dan bidan. Selain itu.921. tidak ada lagi ibu yang mati karena melahirkan bayi… ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM ingga saat ini tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. meski dalam praktek lapangan banyak kekurangan yang mesti dibenahi di sana-sini. telah digulirkan program Jaminan Persalinan (Jampersal).793. Kemendagri. dan lainnya. telah dilakukan sosialisasi pada 8 provinsi yang terindikasi angka kematian ibu tinggi. Dengan jaminan ini dapat dipastikan masyarakat lebih aman dan nyaman dalam menjalani persalinan. Bahkan upaya ini juga dilakukan bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain seperti BKKBN. yakni: Jawa Barat. Kalimantan Barat.2%. Guna. Kemenkes telah mendistribukan bidan dan dokter terlatih ke seluruh wilayah Indonesia. kita harapkan.000. tidak secara otomatis diselenggarakan di sarana kesehatan. Beberapa tahun ke depan. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sudah 82. NTT. termasuk pelayanan KB pasca persalinan.000.000 kelahiran hidup. Nah bagaimanakah menurunkan angka kematian ibu itu? Telah banyak upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian bayi. Jawa Timur.246. Maluku. hingga saat ini telah digelontorkan dana APBN tahun 2011 kepada 33 provinsi untuk BOK sebesar Rp 904. persalinan juga harus dilakukan di sarana kesehatan. Sulawesi Selatan. Pada 2010. Aceh.148. tentu akan menekan angka kematian ibu secara nasional. Program ini merupakan jaminan pembiayaan yang digunakan untuk pemeriksaan kehamilan. Untuk mendorong implementasi Jampersal. Pada akhirnya. Banten. upaya ini masih harus terus ditingkatkan melalui sinkronisasi lintas program dan lintas sektor untuk percepatan capaian penurunan angka kematian ibu menjadi 102/100. seperti yang terjadi di RSUD Bantul Yogyakarta. Masukan dari rekan-rekan daerah sangat berharga untuk perbaikan. dan Jawa Timur. maka akan berpengaruh besar terhadap penurunan angka kematian ibu secara nasional. Kemensos. masih bertengger pada angka 228/100.767 kematian ibu di Indonesia tahun 2010. Hanya saja. Hanya saja. NTB. Sebagai bukti keseriusan Kemenkes untuk menurunkan AKI. jika semua program berjalan lancar. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan KPA.MEDIA UTAMA Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Untuk menurunkan angka tersebut.000. Hal ini terlihat dengan berbondongbondongnya ibu hamil mengunjungi rumah sakit untuk melahirkan. pada akhir Desember 2011 yang lalu. Jawa Tengah.000 kelahiran hidup. 15 . dan pelayanan bayi baru lahir. Program Jampersal terus bergulir. Sementara data tahun 2007. akan ditingkatkan menjadi 90% pada 2015.767 kematian atau 50% dari 11. dan angka kematian ibu saat melahirkan di lima provinsi tadi bisa ditekan secara berarti. Nusa Tenggara Timur. Apabila ke lima provinsi tersebut dapat diturunkan angka kematian ibu secara signifikan. Cakupan tersebut. setiap persalinan oleh tenaga kesehatan. baik program yang terkait langsung maupun yang tidak langsung.000. Ini bisa dilihat dari lima provinsi terbesar penyumbang AKI di Indonesia. dan Semarang. Jawa Barat. pertolongan persalinan.555.

bahkan mereka langsung ke Rumah Sakit. “Kalau sudah seperti ini mekanismenya. Seluruh biaya persalinan gratis. karena pelayanan kesehatan dengan Jampersal banyak memerlukan surat-surat yang harus dilengkapi. Berikut pengalaman RSUD Panembahan Senopati Bantul. harus sabar menunggu. ia sedang menanti penyelesaian administrasi kepulangan pasca melahirkan. Wajahnya tampak sedih. Kuswanti sebelumnya melakukan pemeriksaan kehamilan di bidan. Pontianak. Ditemani anggota keluarga. Ia baru saja mengalami keguguran anak kedua. Saat ini program Jampersal telah mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di Rumah Sakit yang ada di sekitar mereka.” ujar Kuswanti lirih karena masih menahan rasa sakit. dan Puskesmas Benayang. tanpa rujukan dari Puskesmas. kami tidak dapat menolaknya. Masa. “Alhamdulillah. Yogyakarta. Mereka datang atas dasar kesadaran sendiri.” ujar 16 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kuswanti mendapat bantuan dari program Jampersal (Jaminan Persalinan). Kok bisa? Ternyata. kata Kuswanti. Jampersal adalah program yang diluncurkan Kementerian Kesehatan untuk membantu ibu-ibu yang sedang hamil agar bisa melahirkan dengan selamat. uswanti (27) duduk di atas tempat tidur ruang rawat persalinan RSUD Panembahan Senopati Bantul. pelayanan di sini baik. Program ini bertujuan menekan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yang pada 2009 tercatat 228 kematian ibu per 100. Yogyakarta. terutama di Rumah Sakit yang memiliki program Jampersal. walau banyak pasiennya”. “Memang.MEDIA UTAMA MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL Program Jampersal sudah bergulir di banyak daerah di Indonesia. Namun karena ia mengalami keguguran. dalam melayani masyarakat yang mengikuti program Jampersal. ibu mau melahirkan diminta ke Puskesmas.000 kelahiran hidup. bidan merujuknya ke rumah sakit.

baik itu pelayanan program EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 17 .” ujar Mayani. Kalimantan Barat program Jampersal banyak sekali manfaatnya. dari segi ekonomi adanya Jampersal banyak membantu masyarakat. setelah mendapatkan informasi dan manfaat puskesmas kota Pontianak. “Sebelum ada Jampersal tingkat kunjungan pasien paling tinggi sekitar 20-25 persalinan per bulan. Menurut Mayani. kalau resti kemungkinan akan mengalami kasus emergency dasar. Menurut bidan yang Sarjana Kesehatan Masyarakat ini. Setiap hari rata-rata kunjungan ibu hamil dua sampai tiga orang.Pipin perawat RS Bantul. kepala Puskesmas Benayang. mereka mau datang ke Puskesmas untuk diperiksa. Kota Pontianak. tidak ada perubahan. “Semua free. Dengan adanya Jampersal. Dengan adanya Jampersal kunjungan paling rendah 58 orang. Malah. terutama yang punya kasus emergency dasar. Menurut Mayani. Kebetulan Puskesmas Benayang saat ini sudah menjadi Puskesmas Poned (Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar). banyak dari teman-teman dari puskesmas lain atau bidan praktek swasta mengirim ke Puskesmas Benayang. ada masyarakat yang sejak hamil tidak pernah diperiksa sama sekali. Akibatnya banyak persalinan yang tidak pernah ke tenaga kesehatan mau datang ke Puskesmas. Nah. bagaimana dengan masalah besaran gaji yang berbeda dengan standar yang ada selama ini? Berikut penuturan bidan Mayani kepada Mediakom: Bagaimana pengalaman Anda melayani program Jampersal? Kalau untuk pelayanan. tidak ada perbedaan. tambah Mayani. pengunjung Puskesmas. Tapi.” cerita Mayani. awalnya memang sudah terbiasa. Kami melayani masyarakat sesuai dengan SOP yang ada. terutama bagi masyarakat dari kalangan tidak mampu. sehingga dengan adanya Jampersal tingkat kunjungan pasien meningkat sampai tiga kali lipat. Sebab.

mohon bisa dipercepat. yang 25% itu kecil ya? Mungkin untuk kota Pontianak kalau bisa ditambah. Jadi kalau misalnya unit cost-nya lebih tinggi. Kira-kira berapa tambahannya? Kira-kira Rp 500. walaupun untuk pelayanan kepada masyarakat tetap harus jalan terus. sebelum Jampersal pendapatan lebih besar dibanding setelah ada Jampersal? Kalau di program Jampersal. kurang lebih 18 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM separuhnyalah.000. jelas lebih menguntungkan dengan program Jampersal. Rinciannya untuk jasa berapa? Untuk jasa.000 all in itu rasanya kurang.000. Artinya lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. Insya Allah (ini masih wacana) pada 2012 ini Pemkot Pontianak akan menyumbang. sesuai dengan petunjuk. khususnya untuk Jampersal. Apa saran Anda untuk perbaikan Jampersal ke depan? Kalau untuk perbaikan Jampersal mungkin yang perlu diperbaiki untuk ATK. biaya persalinan Rp 350. otomatis untuk jasanya lebih tinggi. Pertanggungjawaban pembukuan pun jadi terlambat. Jadi lebih banyak masyarakat yang tertolong. Tapi kalau kita lihat.000 atau Rp 200. Jadi kalau dihitung-hitung. Jadi secara umum lebih menguntungkan Perda apa Jampersal? Kalau terhadap program. Berapa kira-kira? Akan ada tambahan Rp 100. Kemudian yang kedua untuk Juknisnya. Kadang Juknis keluarnya Maret. Sebelum ada Jampersal. Namun mereka berupaya dapat memberikan yang terbaik dengan memanfaatkan dana yang ada. memang 75% untuk jasa pelayanan dan 25 % untuk bahan habis pakai.000. meskipun memang untuk tingkat kota Pontianak.000. Sama juga dengan pelayanan kami ketika ada program Jamkesmas. Dalam aturannya dijelaskan 75% untuk jasa pelayanan. sementara yang 25% sisanya diatur dengan SK Walikota. Bagaimana dengan petugas kesehatannya? Alhamdulillah tidak ada masalah. Paling tidak tarif RS kelas 3 atau di bawahnya sedikit. Mereka memiliki komitmen yang tinggi. ∞ (Pra) .Jampersal maupun yang bukan program Jampersal. kalau untuk pertolongan persalinan Rp 100. Selama ini dana yang ada dimanfaatkan seefektif mungkin. berapa biaya persalinannya? Perdanya kurang lebih sekitar Rp 500. itu belum perawatan. Kalau Juknisnya telat. administrasinya jadi terburuburu (kejar tayang istilahnya). sementara berlakunya dari Januari.

Dengan asumsi tersebut. dan tenaga medis. belum dapat memberikan kemudahan bagi praktek para bidan. Hanya saja kebijakan Jampersal masih perlu sosialisasi lebih luas dan pelaksanaan belum berjalan secara mulus. Skenario pesan sebaiknya berjenjang. sebagian besar bidan setuju hanya untuk keluarga miskin dan berkeberatan bila mencakup juga keluarga berkecukupan secara ekonomi. tokoh agama.” ujar bidan Ina di Bekasi. Jampersal memberikan kemudahan bagi calon ibu yang akan melahirkan. Mereka juga sependapat. Untuk hal ini. Berkaitan dengan sasaran Jampersal.3 % responden tidak setuju. Hal ini mungkin. masih memerlukan pendekatan khusus kepada organisasi IBI dan bidan.9% responden tidak menyarankan pasien mengikuti program Jampersal dan 54.Jampersal di Mata Tenaga Bidan Program Jampersal jelas lebih menguntungkan. “Rasanya kurang sreg. mereka dapat membiayai sendiri sesuai dengan sarana kesehatan yang diinginkan. Khusus sosialisasi memerlukan pendekatan komunikatif. kalau keluarga miskin masih bisa diterima. Terkait kesan bidan terhadap Jampersal. disebabkan belum lancarnya proses pencairan dana setelah memberikan pertolongan persalinan. Mereka juga setuju. Namun demikian. dan Bekasi. Pontianak. Jampersal memberi kemudahan bagi praktek bidan. Jampersal dapat memberi rasa aman kepada ibu yang melahirkan. dan Puskesmas saja 17 %. booklet yang berbeda target sasaran. tapi juga disetujui sebagian besar tenaga bidan lainnya. dan kurang dari 3 tahun (41%). Depok. esimpulan tersebut terekam dari hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Komunikasi Publik terhadap 363 bidan di wilayah Tangerang. Untuk itu. ∞ 19 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . khususnya bidan. leaflet. apalagi banyak permintaan. setuju program Jampersal akan mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).9% responden menyatakan tidak mendorong pasien mengikuti program Jampersal. Terutama kendala pada prosedur pelaksanaan dan pengajuan klaim yang sulit. 3-5 tahun (15%). Bekasi. sehingga kelak dapat mendukung program Jampersal sepenuh hati. mereka berharap. apalagi Jampersal harus digunakan semua ibu di Indonesia. ketersediaan fasilitas kesehatan. Banyak masyarakat yang tertolong. dan masyarakat luas. cocok untuk ibu yang kurang mampu. masih banyak prosedur yang belum pasti. Kesan lain. termasuk pencatatan dan pelaporan lebih banyak. infrastruktur. Mereka terdistribusi dalam jenis praktek mandiri (55%). Walau ada sebagian tenaga bidan yang tidak setuju. sehingga masih ada kendala psikologis untuk menangani pasien yang menggunakan fasilitas Jampersal. tokoh masyarakat. apalagi bagi keluarga miskin. Sebagian besar bidan (80%). hitunghitung sedekah. tahun berikutnya dapat memberi imbalan yang layak sesuai dengan kekuatan ekonomi setiap provinsi. sementara kompensasi dianggap kecil. bukan medis seperti mencetak brosur. seperti untuk ibu yang mampu dan kurang mampu. “Sasaranya lebih luas. mandiri Puskesmas (27%). Mayani tidak sendirian. Sedangkan mereka yang mampu tidak perlu mendapat jaminan Jampersal. Terdapat 54. resiko bidan terlalu besar. bahwa program Jampersal akan dapat dilaksanakan baik di kota maupun di desa. Lebih banyak publik yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. 6-10 tahun (11%). dan berkesinambungan. dengan lama praktek lebih sepuluh tahun (33%). Menurut bidan yang tidak setuju ini. SKM di Puskesmas Benayang. Sebagian besar tenaga bidan juga sepakat. flyer. Untuk kemasan sesuaikan dengan target sasaran. Ternyata. Hanya saja. program Jampersal akan mendapat dukungan dari tenaga kesehatan. Tapi. bila melayani pasien persalinan orang kaya menggunakan Jampersal. karena ditangani oleh tenaga kesehatan. seharusnya Jampersal khusus untuk para ibu yang tidak mampu. serial. Sebab. masih ditemukan 44. mereka sebagian besar menyebutnya “bagus” untuk menekan AKI dan AKB.” kata bidan Mayani. Sedangkan target sosialisasi meliputi tenaga kesehatan. khususnya bidan. Di samping meningkatkan sosialisasi dan nominal biaya pelayanan Jampersal.

baru turun untuk operasional puskesmas. menurut Astuti. Selain itu.Bersalin di Puskesmas Mergangsang Puskesmas Mergangsang salah satu tempat bersalin favorit di Bantul. baik pasien Jampersal. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Dengan 9 tenaga bidan. bidan memang telah menjelaskan secara pelan-pelan. Ketika program Jampersal mulai berjalan. Astek. program ini mengharuskan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur kepada petugas kesehatan sebelum persalinan. bulan Juli 2011. sebagai tempat bersalin. juga dilayani oleh tenaga kesehatan yang profesional. kami tetap mampu memberi pelayanan dengan baik. Tenaga dokter residen obgyn sudah siap melayani. kunjungan pasien mulai menurun. tidak berpengaruh langsung kepada petugas kesehatan. Yogyakarta. antara Peraturan Daerah dan Jampersal. Menurut bidan senior ini. “Tapi pasien mau ber-KB atau tidak bergantung yang bersangkutan. Askes. karena baru ada 9 orang. Sementara biaya Jampersal hanya Rp 350. bahkan sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk perawatan. Kalau merujuk Perda. dipengaruhi juga oleh ketersediaan peralatan bersalinnya. Kebetulan si pasien tidak memiliki saudara. Selain tidak bayar. salah satu tempat favorit masyarakat Bantul. Karena semua Puskesmas merujuk. Selain tidak bayar. Total satu bulan mampu melayani 60-80 pasien Jampersal. maka kami mengurus ibunya yang mau melahirkan dan juga merawat ketiga anaknya. ya tetap tidak boleh. salah satu bidan yang bekerja di Puskesmas Mergangsang Menurut bidan Astuti. Bidan Astuti menyayangkan hal ini bisa terjadi. walau secara logika. Bantul. Tentu ini dapat menjadi masukan untuk menetapkan kebijakan berikutnya. program Jampersal akan menurunkan Angka Kematian Ibu. secara teknis medis sudah tidak ada kendala. tapi karena aturannya tidak membolehkan. sisanya dirujuk ke rumah sakit. Tapi untuk bidan praktek swasta dan rumah sakit swasta akan sangat berpengaruh. Akibatnya. secara teori.000 termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB). 20 setempat biaya persalinan Rp 568.” tambah Astuti. Namun.” kata Puji Astuti. Mulai dari teknis menis. merujuk dan mengantar pasien. Astuti melihat. Jamkesmas. “Untuk kami sebagai PNS memang tidak berpengaruh. ada 10 persen dari pasien Jampersal yang tidak mengikuti program KB. “Sekalipun demikian. tugas bidan memang merangkap-rangkap. Menanggapi soal biaya. Hanya separo dari total persalinan yang dilakukan di Puskesmas. segala tindakan yang berurusan dengan nyawa ibu hamil dan bayinya sekaligus harus mendapat perhatian lebih. karena mereka menerima gaji. Selain itu. khusus Puskesmas Poned dan mempunyai residen obgyn seperti Puskesmas Mergangsang dapat melakukan persalinan seperti pasien pecah ketuban.” ujar bidan senior ini.000 termasuk pelayanan KB. pernah ada pasien beranak tiga. Puskesmas Mergangsang. sangat ditentukan oleh keterampilan tenaga kesehatan yang ada. juga ada tenaga kesehatan yang profesional.” ujar Astuti. untunglah hal itu hanya berlangsung enam bulan. Sebab. karena uang bukan untuk pelaksana. ujar Astuti. kecuali persalinan normal. pasien tidak dipungut biaya. Kami bergaji untuk melayani siapa saja. masih dapat menjalankan pelayanan teknis medis dengan baik. Puskemas Mergangsang. karena tidak ada tenaga administrasi khusus. maka rumah sakit menjadi penuh. “Kami harus tetap mengikuti aturan. menurut bidan Astuti memang masih nyomplang (tidak seimbang). ada pasien yang benar-benar membutuhkan perawatan tidak mendapat tempat. Menurut Astuti. walau nilai biaya Jampersal lebih rendah dibanding Perda. Namun. serta urusan administrasi. untuk pelayanan pasien. Cerita bidan Astuti. sekalipun biaya persalinan berdasarkan Perda lebih besar. Karena pasien ini akan melahirkan. Untuk kasus terakhir ini. terutama biaya nominal persalinannya. Sehingga mengurangi kemungkinan terlambat penanganan persalinan oleh tenaga kesehatan. Hanya saja untuk urusan administrasi seperti verifikasi data pasien untuk dokumen laporan klaim biaya persalinan sering mundur. Bagaimana situasi di Puskesmas ini setelah adanya program Jampersal? B ersalin yang nyaman. Puskesmas juga tidak boleh melayani persalinan dengan penyulit. Termasuk mengurus kasus “ sosial”. Ketika program Jaminan Persalinan (Jampersal) mulai digulirkan. sementara suaminya sudah lama meninggal dunia. Sebab. kami harus menyetor seluruhnya ke Pemerintah Daerah. sementara kebutuhannya 13 orang. maupun umum”. Apalagi. Saat ini. setelah pengajuan pendanaan disetujui. “Bagi kami tidak ada masalah. setiap hari rata-rata melayani tiga pasien kontrol kehamilan dan dua melahirkan. memang banyak kebingungan di RS ini. Hal ini disebabkan karena faktor medis dan sedikit karena yang bersangkutan belum menerima program KB. walaupun dari segi analisis kebutuhan tenaga bidan masih kurang. Sekarang.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 21 .

bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung. tak heran bila pada jam kunjungan. rumah sakit terlihat penuh. Dengan jumlah pasien yang demikian besar. Bagaimana rumah sakit ini menyambut program Jampersal? 22 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .RSUD Bantul Menyambut Program Jampersal Setiap hari RSUD Bantul rata-rata melayani 800 pasien rawat jalan.

S

ejak bergulirnya program Jaminan Persalinan (Jampersal), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta, telah mempersiapkan diri dengan segala kemampuan yang ada. Mulai dari ruangan, Sumber Daya Manusia, sistem rujukan, sosialisasi teman sejawat, simulasi, mekanisme alur kerja, dan berbagai sarana pendukung lainnya. “Prinsipnya, kami berkeinginan mendukung dan mensukseskan programJampersal,” kata wakil direktur Pelayanan RSUD Bantul dr. Gandung Bambang Hermanto. Menurut dr. Gandung, sejak berlaku program Jampersal, rumah sakit kebanjiran pasien. Pada saat tertentu, bangsal penuh, bahkan sampai ke lorong-lorong. Kamar bayi juga ikut penuh. Pernah ruang perinatal yang berkapasitas 24 bayi, harus menampung 66 bayi. Terpaksa dilakukan, sebab Rumah Sakit tidak boleh menolak pasien. Apalagi yang datang ibu hamil yang akan melahirkan. “Ini merupakan masalah yang belum pernah diprediksi. Apakah sarana kesehatan yang tersedia mampu melayani atau tidak. Sekalipun demikian, semua pasien persalinan kami terima, tidak mungkin menolak dengan alasan apapun. Walau kapasitas tidak menampung, tetap diterima, dengan segala keterbatasan yang ada,” ujar dr. Gandung. Untuk mendukung program Jampersal, RSUD dengan kapasitas 266 kamar tidur ini, memiliki 21 dokter spesialis dalam 4 spesialis besar yakni: bedah, dalam, anak, dan kebidanan dan kandungan. Untuk mendukung pelayanan program Jampersal, RSUD telah menyiapkan 222 perawat dan 30 bidan. Selain melayani program Jampersal, setiap hari rata-rata rumah sakit melayani sekitar 800 pasien rawat jalan. Dengan jumlah pasien yang demikian besar, maka wajar bila pada jam kunjungan, rumah sakit terlihat penuh, bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung, sehingga ada sebagian yang harus berdiri, karena tak memperoleh tempat duduk. Mengapa masyarakat berbondong-bondong menuju rumah sakit, menurut dr. Gandung disebabkan karena sosialisasi pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas masih kurang, Akibatnya masyarakat memilih langsung ke rumah sakit. Di samping sosialisasi, ada kemungkinan pelayanan dasar juga belum siap. Ketidaksiapan itu, bisa jadi karena biaya persalinan yang disediakan Jampersal

tergolong kecil (hanya Rp 350.000, padahal di Bantul rata-rata sampai Rp 700.000), sehingga bidan swasta dan pelayanan kesehatan dasar cenderung merujuk ke rumah sakit. “Berdasarkan pengalaman, karena rumah sakit terbatas daya tampungnya, bila pasien datang dengan persalinan normal, mereka kami rujuk kembali ke Puskesmas setempat. Sebab, masyarakat yang datang ke rumah sakit, tidak semua berdasarkan rujukan. Tapi banyak juga yang kehendak sendiri. Alasan mereka bersalin di rumah sakit, karena mereka merasa lebih nyaman dan tenang,” ujar dr. Gandung. Menurut dokter kelahiran Yogyakarta ini, dengan program Jampersal, banyak pelajaran yang bisa diperoleh, di antaranya pembelajaran bagi dokter untuk membuat catatan medis setiap kali setelah pemeriksaan. Juga membuat laporan medical record pasien, sebagai bahan pendukung klaim biaya Jampersal. Sebab, bila tak dilengkapi dokumen medical record, klaim tidak bisa dilakukan. Padahal, sebelumnya, dokter hanya melakukan diagnosa pemeriksaan, selesai. Sementara, menurut Kabid Pengendalian RSUD Bantul, Siti Suryati, SKM, pembelajaran yang tiada henti bernama sosialisasi. Sebab, masih banyak teman sejawat yang harus terus mendapat pemahaman tentang administrasi. Apalagi dengan adanya perubahan Software dari INA DRG menjadi INA_CBG’S. Jadi harus terus belajar. “Pernah, RSUD mengajukan klaim untuk bulan April-Desember 2010, baru bisa cair tahun 2011, tapi untuk bulan November-Desember 2011, akan segera cair. Jadi saat ini keuangan kami surplus,” ujar Siti. Sejak awal, semua proses harus baik, jelas sebab kalau tidak baik, pasti akan mengganggu ketersediaan dokumen. Bila ketersediaan dokumen terhambat, akan mempengaruhi proses klaim. Bila proses klaim terhambat dalam jangka panjang, akan mempengaruhi pencairan dan perputaran keuangan rumah sakit. Berdasarkan Rekap laporan tahun 2011, rumah sakit setiap bulan rata-rata mencairkan Rp 2 miliar untuk program Jamkesmas dan Jampersal. Hingga luncuran ke 5 tahun 2011, sudah dicairkan lebih dari Rp 24 miliar. Di RSUD Bantul, secara keseluruhan, rawat inap didominasi program Jampersal, sedangkan rawat jalan didominasi program Askes, sisanya ditempati masyarakat yang membayar sendiri atau umum. ∞
EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

23

dr. Sarminto, M.Kes:

Jampersal Sebaiknya Dibatasi
Jaminan Persalinan (Jampersal) --program anyar Kementerian Kesehatan yang sedang bergulir sejak Juli 2011- sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelayanan persalinan. Mulai dari kemudahan akses, penanganan oleh tenaga kesehatan terlatih, dan biaya ditanggung pemerintah. Sekalipun demikian, masih ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan dalam waktu singkat untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu. Menurut dr. Sarminto, M.Kes, kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, banyak hal yang mesti diperbaiki dari program Jampersal ini, di antaranya menggiatkan sosialisasi tentang program tersebut. “Masyarakat berlomba-lomba ke Rumah Sakit. Padahal mereka sebetulnya bisa dilayani di Puskesmas terlebih dahulu,” kata dr. Sarminto. Kebijakan Jampersal sebaiknya dibuat per wilayah, tambahnya. Berikut penuturannya lebih lanjut:. Bagaimana implementasi program Jampersal selama ini? Adanya program Jaminan Persalinan (Jampersal), bagi kami sangat menolong kegiatan dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Untuk daerah Yogyakarta, AKI-nya sudah cukup baik, sementara angka persalinan oleh Nakes, sudah hampir 95 ke atas. Nah, Jampersal ini menolong bagi yang tidak mempunyai jaminan. Namun di lain pihak ada beberapa kendala terutama di tingkat bawah karena Jampersal ini ongkosnya hanya Rp 350.000, sedangkan di Yogja tarif bidan saja sudah Rp 500.000. Ada bidan yang tidak mau menangani. Mereka kemudian merujuk ke RS ataupun ke Puskesmas. Itu yang menjadi kendala kami. Kami berharap biaya yang ditanggung Jampersal ada kenaikan, bukan Rp 350,000 tapi sekitar Rp 500.000. Sama dengan standar yang ada? Iya. Karena ini program baru sosialisasi juga harus terus dilakukan, sehingga sistem rujukan menjadi lebih optimal. Artinya persalinan normal yang seharusnya bisa ditolong di tingkat dasar misalnya Puskesmas rawat inap, tidak perlu langsung ke Rumah Sakit. Apa sebenarnya kendalanya? Pertama, Jampersal program baru. Kedua, mungkin sosialisasi masih kurang pada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mengerti bahwa persalinan normal seharusnya cukup di Puskesmas atau di bidan swasta. Ketiga, untuk yang swasta mungkin tarifnya terlalu rendah. Akhirnya mereka cenderung untuk merujuk saja ke RS, sudah dapat Rp 100.000. Bidan merujuk ke RS atau Puskesmas? Sistem rujukan kurang berlaku, masyarakat cenderung langsung rumah sakit. Kendalanya disebabkan karena belum sosialisasi atau karena memang masyarakat punya keinginan sendiri? Salah satunya sosialisasi masih kurang. Kedua orang boleh memilih, namun sistemnya juga harusnya berjalan. Artinya dia tidak dapat penggantian. Logikanya kalau masyarakat langsung ke RS seharusnya tidak mendapat penggantian biaya. Tapi kenyataanya tidak seperti itu. Tetap saja mendapat penggantian? Iya. Seharusnya, kalau ada rujukan dari Puskesmas baru mendapat penggantian. Ke depan kita butuh adanya suatu Peraturan Gubernur agar sistem rujukan bisa berjalan. Itu yang akan kita susun agar sistem rujukan jalan. Meskipun kita yakin sistem rujukan akan jalan kalau semua masyarakat sudah terasuransi dengan baik. Kalau asuransi berjalan baik, sistem rujukan juga berjalan baik. Kalau Jampersal kan sudah semuanya, untuk orang kaya pun bisa meskipun, filosofinya hanya untuk orang yang tidak mampu. Jadi ada efek samping dengan adanya Jampersal. Ya. Seharusnya untuk Yogja dengan yang AKI dan AKB sudah agak rendah, tidak disamaratakan dengan kebijakan Jampersal. Artinya orang yang mampu tidak dibantu pemerintah. Akibatnya, masyarakat yang dulunya sudah mandiri mau bayar, sekarang kalau anak ke 2 atau ke 3, tidak mau bayar kalau mereka ke RS. Kejadian serupa terjadi juga di Puskesmas. Di Puskesmas Tegal Rejo, Mergangsang, kondisi rawat inapnya sudah bagus. Artinya orang ke situ pun tidak masalah dengan anak ke 2 atau ke 3. Yang menjadi masalah yang dulunya mandiri, sekarang dibayar pemerintah. Seharusnya kebijakan itu untuk di luar Jawa, di daerah yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik karena pelayanan kesehatannya memang masih kurang. Kalau DIY Nakesnya saat ini sudah 95%, tanpa Jampersal sudah cukup. Sebagai masukan, sebaiknya kebijakan ini dibuat per wilayah. Lalu dengan adanya Jampersal apakah masih ada peran untuk menurunkan AKI dan AKB? Saya tidak tahu persis, tapi evaluasi kami AKB/AKI itu

24

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

Yang repot dalam pelaksanaannya. Karena sosialisasinya kurang maksimal, masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Nah, kalau sudah begini, kalau tiba-tiba distop --orang kaya tidak boleh-- bisa jadi masalah.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

25

Nanti bisa jadi masalah. 47 (2009). apakah perubahan tersebut terjadi karena KB yang tidak terkendali. Lima tahun terakhir ini pernah 48. Sebab mereka selama ini bekerja sama dengan Jamkesmas. sekarang berbondong-bondong menggunakan Jampersal. Bu Sesjen juga pernah mengatakan sosialisasinya kurang bagus. berarti kesalahan kebijakan. Untuk semua hanya untuk tahun 2011? Yang repot dalam pelaksanaannya. Puskesmas rawat inap BOR-nya masih di bawah 50%. Tapi tentu saja tidak mudah. Ke depan harus mempunyai Pergub atau aturan lainnya yang ada kaitannya dengan sistem rujukan. kalau tibatiba distop --orang kaya tidak boleh-. kita setiap Jumat bertemu dengan profesi IBI (Ikatan Bidan Indonesia) untuk melakukan sosialisasi agar teman-teman bidan tetap mau kerja sama. Saya coba cari penyebabnya. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. Kalau penyebabnya dari swasta. Kemudian belum semua bidan praktek swasta mau ikut PKS (Perjanjian Kerja Sama). Saya tidak tahu persis ini dampak Jampersal atau bukan. sebelumnya pernah juga 36 (2007). Akibatnya banyak bidan tidak mau menerima pasien yang merujuk ke program Jampersal. maka seharusnya mau kerja sama dengan Jampersal juga. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. Masukan lain? Salah satunya. Bagi saya program ini sangat membantu. Sekarang kita malah kebanjiran pasien. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk.bisa jadi masalah. Mereka yang sebelumnya mandiri. Apalagi ini RS Pemda. salah satu penyelesainya dengan memanfaatkan Puskesmas rawat inap. Program Jampersal masih menemui beberapa kendala di lapangan. Kita sudah menyampaikan ke Ikatan Bidan Indonesia agar bersedia menolong. harga dinaikkan. Kemudian juga harus dibatasi. Apalagi ini RS Pemda. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. Tapi kenyataan di lapangan berbeda. Karena sosialisasinya kurang maksimal. Ada kenaikan. kalau sudah begini. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. Ada pos biaya untuk merujuk? Semestinya yang dirujuk itu yang tidak bisa ditangani. Banyak masyarakat yang langsung datang ke rumah sakit. Tarif Jampersal lebih rendah. solusi apa yang sudah dilakukan? Kalau terkait dengan biaya. itu mengurangi. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Berdasarkan evaluasi. Mereka sosialisasinya kurang. Nanti bisa jadi masalah. jangan untuk semua orang. Desy) . Di RS Bantul. Memang kita salah. 41 (2008). 43 (2010). Bagi saya program ini sangat membantu 26 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM dari 43 sekarang menjadi 49. Mereka naik 300% – 400% kalau tidak salah. Kemudian dalam kaitannya dengan rujukan. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Kemarin waktu evaluasi ternyata KB tidak berhasil. Memang menjadi pertanyaan. yang dulunya sudah mau di swasta. karena memang di RS jadi pusat rujukan Jampersal. Mereka lebih suka merujuk ke rumah sakit. apakah kenaikan itu karena Puskesmas pembantu tidak mau melayani atau dari swasta. Sehingga RS ini tidak bisa menampung pasien. Tidak semua dirujuk. Jadi tidak mudah. Kedua. Jadi tidak mudah. Kenyataannya Bantul juga demikian. Sehingga nanti terlihat manfaatnya. Tidak tahu juga. Kalau kita tanya ke Pak Dirjen. Ini karena antusiasnya orang menggunakan Jampersal. DPR bisa mara-marah. Terkait dengan Jampersal. Antisipasi penumpukan pasien yang dirujuk di RS. Memang. Nah. Ini karena Jampersal untuk semua. sekarang malah dilempar. Namun.Memang kita salah. DPR bisa maramarah. rayonisasi. karena sosialisasinya kepada masyarakat Jampersal di rumah sakit gratis. Saya tidak tahu persis kenapa. dan 49 (2011). jika tidak demikian. dalam pelaksanaan di lapangan jadi ikut merepotkan juga. itu kebijakannya berbeda. bagaimana daya dukung sarana kesehatannya? Masyarakat sekarang berbondongbondong ke pelayanan kesehatan negeri. ∞ (Pra. Pertolongan persalinan normal dengan yang dilayani dengan tenaga kesehatan tinggi. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. untuk membuat kebijakan spesifik bagi setiap provinsi cukup merepotkan. Memang selama 5 tahun AKB/ AKI kita naik turun antara 40-50. dibanding tarif bidan praktek swasta. Nanti bisa ditanyakan ke RS Bantul. tapi kita tidak bisa menarik kesimpulan apakah ini karena Jampersal atau bukan. Kalau dulu mereka sudah mau ke swasta. beliau akan jawab: itu kesalahan temen-temen Dinas. tapi akhirnya dicukup-cukupi. satu bok standardnya untuk 1 bayi tapi dipakai 2 sampai 3 bayi. bagaimana cakupan RS. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. sehingga banyak bayi yang dilahirkan. masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua.

padahal dapat dilayani di Puskesmas terdekat. Sementara ada Puskesmas lain yang masih satu kecematan. Untuk itu menjadi tantangan. “Mereka harus tetap dilayani. harus memilih dengan bidan siapa yang dianggap memberi kemantapan hati. tidak diisi secara maksimal. Sosialisasi juga dilakukan melalui media cetak. Sambil menambah pemahaman masyarakat tetang rujukan. Maya Sintowati Pandji. melahirkan itu berkaitan dengan kemantapan hati. sebenarnya para bidan itu lebih nyaman memberi pelayanan di Puskesmas dibanding di rumah bidan. Bila ini terwujud. Walau tentu saja ini bukan pekerjaan mudah. “Kami mempunyai slot untuk dialog dengan masyarakat secara berkala dengan tema KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). dengan biaya yang besar untuk membangun gedung. Banyak manfaat yang sudah dirasakan. sosialisasi mengenai Jampersal ini dilakukan juga. Untuk antisipasi. Namun setelah diberi penjelasan akhirnya mereka bisa memahami dan mendukung program tersebut. MM: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal. Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta. Tidak sedikit yang harus sampai mengorbankan nyawa. Puskesmas. juga mengangkat tentang Jampersal. Maya Sintowati Pandji. dan Jampersal. Maya. Ketika ada sarasehan.Drg. bila ada pasien yang datang untuk bersalin. pasti akan menjadi sarana Puskesmas rawat inap yang bagus. sayang selama ini ruang rawat inap yang tersedia. Memang. Maya menilai gambaran yang diberikan tentang manfaat Jampersal kurang tajam. kepala Puskesmas diminta untuk menyusun program untuk meningkatkan BOR-nya. Menurut drg. Program Jampersal terus bergulir. Menurut Kadinkes. Terkait dengan sosialisasi Jampersal. hanya kisaran 25-30% saja. baik ruang perawatan. leaflet. ia sendiri heran dengan rendahnya BOR Puskesmas tersebut. Selain Radio Bantul. drg. tapi tempatnya terbatas. Fenomena ini menunjukkan bahwa Puskesmas belum menjadi pilihan. bagaimana mewujudkan Puskesmas menjadi pilihan utamanya. Ada masyarakat yang ingin langsung bersalin ke rumah sakit. Menjadikan Puskesmas pilihan masyarakat akan menjadi fokus program ke depan.” jelas Maya. Sebelumnya. paling tidak ada satu Puskesmas yang menjadi pilihan utama masyarakat. Sudah ada program secara rutin mengisi siaran setiap harinya. Banyak kepala Puskesmas yang beranggapan itu pekerjaan berat.” ujar drg. tidak selalu berjudul Jampersal. Jamkesmas. maka pelayanan Jampersal otomatis akan menjadikan Puskesmas sebagai tujuan utama. Selanjutnya. Menurut dr. perlu upaya untuk meningkatkan jumlah pengguna rawat inap di puskesmas ( BOR) tersebut. tinggal mengembangkan Puskesmas lain dengan menduplikasi Puskesmas yang sudah ada menjadi model. Malah. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 27 . memang sudah pilihan masyarakat dengan berbagai alasannya. sudah berdiskusi dengan drg. Untuk itu. sebagai program baru membutuhkan waktu untuk sosialisasi. apalagi masuk UGD. Walau demikian proses sosialiasi tetap harus terus ditingkatkan. Tapi. Menurut Kadinkes. tapi kontennya tetap terkait dengan kesehatan ibu dan anak. sebenarnya sosialiasi sudah dilakukan mulai Maret 2011 dengan melibatkan DPRD. Begitu juga saat perayaan hari kesehatan nasional. juga ada radio swasta dengan memanfaatkan program masyarakat sehat (PMS). “Semua ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program Jampersal.” tutur Maya lebih jauh. Sehingga kedua Puskesmas dapat saling melengkapi. MM. peralatan. dan tokah agama maupun masyarakat. “Sosialisasi hanya menjelaskan apa Jampersal. seperti poster. Maya.” ujarnya tegas. Sebab. dan banyak lagi. bila masih ada masyarakat yang belum dapat memahami secara benar maksud dari program tersebut. meski banyak pula kekurangan di sana-sini. Berikut penuturannya lebih lanjut. tidak elok untuk menolak mereka. Kuncoro (Ketua Forum Komunikasi Kepala Puskesmas). maupun SDM-nya. “Saya juga pernah melahirkan. Kondisi seperti ini masih sering terjadi di Kabupaten Bantul. tapi belum menyentuh apa keuntungan bersalin dengan program tersebut. BOR-nya tinggi. Ada wacana untuk menggabung dua Puskesmas tersebut. Dengan biaya sebesar itu. mereka pernah memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2088 tentang mutu pelayanan Puskesmas. Tentu program ini harus terus disempurnakan. Maka. Jadi wajar. Kemudian ada Puskesmas akan mendapat bantuan bangunan senilai 1 Miliar lebih. masyarakat harus menentukan pilihan tempat melahirkan. Kadinkes berharap. rumah sakit tidak bisa menolak.” ujar dokter yang juga Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta ini. Hal ini tidak dapat dipersalahkan atau ditolak. Media yang digunakan di antaranya Radio Bantul. pada kegiatan Bantul Ekspo pun. banyaknya persalinan ibu hamil di rumah sakit.

Hanya beberapa daerah yang tingkat realisasinya tinggi. Animo masyarakat pun adem-adem saja.552. kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung. sehingga terkadang memperpanjang pencairan keuangannya. Berdasarkan pengalaman bidan Tin. H. melihat bahwa dalam pelaksanaan Jamperesal harus dibenahi sistim rujukan/ referal-nya.000. Menurut dr. Jampersal memang belum berjalan seperti yang diharapkan. pemahaman kita. Bila ada yang belum dibayarkan maka semua utang yang terjadi akan diselesaikan bila anggaran telah tersedia. Sekadar informasi. Jampersal diterima dengan baik. Kabupaten Kuningan. ketika ada kesulitan langsung bertanya.manage Jampersal untuk memenuhi agar anak dan ibu sehat”. Subang menyambut baik. Dari 24 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Barat. Ada juga daerah yang tidak peduli. Kota Depok.000. Kota Bekasi. melahirkan. me- Sementara itu. Tahun ini tidak dibatasi jumlah anaknya. sudah bergulir juga di Provinsi Jawa Barat. Sementara daerah yang sudah melaksanakan Jampersal. Dengan KTP tersebut. Jampersal di Jawa Barat Proram Jaminan Persalinan (Jampersal) yang diluncurkan Kementerian Kesehatan Juni 2011. dr. tingkat realisasinya belum seperti yang diharapkan. Kabupaten Indramayu. Jawa Barat. Bidan Tin Citarik (56 tahun) yang seharihari bertugas di Rumah Sakit Ibu dan Anak dan di luar jam kerja bekerja sebagai bidan swasta ikut bekerja sama dalam Jampersal. Dengan jumlah penduduk terbesar.2% (Rp 584. senang. tidak heran jika provinsi ini menyumbang jumlah terbesar Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia.000) dari dana yang disediakan untuk Jampersal sebesar Rp 9. Ada yang langsung bisa diterima sesuai petunjuk teknis. Kabupaten Subang. program Jampersal sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan persalinan dengan persyaratan yang sangat sederhana. klaim melalui Jampersal jauh lebih mudah.000. Dalam sebulan. Yang jadi masalah adalah pelaksanaan di lapangan. Susatyo mengatakan bahwa semua klaim akan segera diselesaikan. Cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda penduduk (KTP)/identitas diri dari wilayah setempat atau dari wilayah lain di seluruh Indonesia.032. Jampersal: Lain Ladang Lain Belalang Implemantasi Jampersal di Provinsi Jawa Barat. Masyarakat kita kalau dengar gratis. Dalam melakukan klaim keuangan selama ini ia tidak mengalami kesulitan selama semua persyaratan lengkap. “sebetulnya esensi Jampersal bukan pada gratisnya. Berbeda dengan yang lain. Menurut bidan Tin. maka ia akan 28 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Bila dikalikan Rp 350. Salah satunya Kabupaten Subang. bidan Tin bisa menolong rata-rata 20 persalinan. Lukman dari Dinas Kesehatan Prov. Asumsinya agar aman dalam penggunaan keuangannya. program Jampersal menjadi sangat penting bagi provinsi ini dalam usaha menurunkan tingkat kematian tersebut. Mereka terbuka. Malah mereka sudah membuat peraturan. Audit medis dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) belum dilaksanakan. dan banyak lagi. Kebetulan baru selesai dimonitor dan dievaluasi. Lebih lanjut dr. Oleh sebab itulah. Kota Cirebon. Cakupannya bagus. Malah KB pasca salin. jelas bidan Tin. kita stop. pasien akan mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kehamilan. Lukman. Dibanding klaim dengan SKM (Surat Keterangan Miskin). Harus ada reward dan punishment. memang berbeda-beda dalam menyikapinya. Bahkan ada beberapa daerah yang belum dapat melaksanakan Jampersal seperti Kabupaten Garut. menurut dr Lukman. PKS juga sudah. termasuk daerah yang mempunyai cakupan bagus. Jadi ya. Kota Bandung sendiri hanya menyerap 6. Susatyo Triwilopo MPH. tapi daerah lain menerima apa adanya. dalam satu bulan ia melayani rata-rata 20 pasien Jampersal. dan pasca melahirkan. tapi ada juga yang harus membuat peraturan tertentu. Dijelaskan lagi oleh dr. kab/kota sebenarnya sudah mensosialisasikan program Jampersal. ada yang menambah dengan peraturan lain. Dalam pelaksanaannya. Kabupaten Subang memimpin cakupan realisasi Jampersal terbesar.

000 259.000 439. Tasikmalaya Kab. Bayu.194.959. Usul dr.62 2.253.040.612.426. Sukabumi Kab.00 0.190.01 0.00 85.062.10 0.35 0. Cianjur Kab.17 3.000 3.815.520.092. untuk program Jampersal.” jelas dr. dsb.56 0. bagi masyarakat jika ingin melahirkan mereka langsung ke rumah sakit. Sumedang Kab.000 4. menurut dr.000 8.469. Indramayu Kab.730.000 2.22 11.000 5. Bayu lagi. Majalengka Kab. kemudian juga terhadap bidan praktek swasta.000 2. H.00 9. Bayu agar memperbaiki manajemen pelaksanaan Jampersal kiranya merupakan masukan berharga untuk suksesnya Jampersal ke depan.750.899. kadang langsung melempar pasien ke rumah sakit.36 12.39 0. Usulan di.136. ”Pada kenyataannya yang datang berobat ke sini adalah pasien patologi.00 25.000 1. Sehingga banyak masyarakat yang belum jelas dengan program Jampersal.000 2.078.000.000 699. Apakah tarif sebesar Rp 350.044. H.88 40.00 32.800.198.682.00 0.04 0.000 1.000 % realisasi dari luncuran I 40. H.000 1.00 0.000 51.323.000 1.000 4.245.56 24.012. pihak Puskesmas maupun bidan dan dokter swasta. Bandung Barat Kota Bogor Kota sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota tasikmalaya Kota banjar Provinsi Alokasi 19.991.703.396.000 6. karena gratis. H.000 9. seharusnya sistem referal/sistim rujukan yang ada mengatur puskesmas.33 0.000 1.042.552.000 1. Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin dr.00 4.000 Luncuran 1 5. RS Hasan Sadikin idealnya menerima pasien derajat kesakitan di atas level 2.504.144.000 8.000 9.Subang Kab.083. apalagi jika persalinan mereka tidak ada masalah.63 20.23 11.544188. Bayu Wahyudi.000 3.000 6.04 0.865610.017 1.970.08 9. Akibatnya RS kami overcapacity. bidan Tin menganggap hal itu sudah cukup memadai.203.034.890. ∞ 29 Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Pasien Jampersal Bulan November di RS Hasan Sadikin Bandung Rawat Rawat Jumlah Bulan Inap Darurat Juni 135 26 161 Juli 163 31 194 Agustus 199 26 225 September 248 74 322 Oktober 313 86 399 November 332 107 439 Jumlah 1390 350 1740 memperoleh penggantian dari Jampersal sebesar Rp 7.993. Karawang Kab.00 107.494.447.000 2.000 1.52 23. Sebaliknya.31 Realisasi Jampersal Dinas Kesehatan Kota Bandung ”Tetapi karena memilih tempat berobat adalah hak asasi manusia.000 6.95 30. Kuningan Kab.071.528.678.73 8. semakin hari semakin banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas Jampersal sehingga Bed Occupation Rate > 100 %. maupun dokter swasta banyak yang belum paham akan pelaksanaan Jampersal.833.841. klinik bersalin.008.04 2. Akibatnya. pustu.650.013.000 171.000 220. Bagaimanapun.100.300.340.334.00 36.355.000 2.790.140. H.623.000 4. Bayu melihat hal tersebut akibat sosialisasi Jampersal yang belum menyeluruh.000 12.427.156.479.000 6.000 1.000 3.000 sudah memadai untuk memberikan standar pelayanan minimal.726.000 1.981.000 9. Purwakarta Kab. belum secara nasional.24 9.000 1.312.000 357.OG. dan rumah sakit bersalin baik itu pemerintah maupun swasta yang sudah melakukan PKS dengan pengelola Jamkesmas di Pemda Kabupaten/Kota maupun Provinsi.672.343.000 209.000 2.00 121.140.396.000 1.000 3.000 8.419.870.241.000 6.Rekap Alokasi dan realisasi Jampersal Provinsi Jawa Barat Kab/Kota Kab.175. Walaupun tanpa rujukan”.000 10.000.47 0.06 17.000 2.259. Begitu juga bidan.000 1.929.000 2.000 9.242. Ciamis Kab.019478.480.44 67. Bekasi Kab.15 7.668.55 7.041. kita tak bisa menolak pasien yang berobat ke kita. dan overload.655.347.335. dr. Bogor Kab. dokter praktek.704.095 2.07 3.835.88 82. Bayu program Jampersal adalah program yang bagus untuk menekan AKI dan AKB.000 3.000 2. termasuk Rumah Sakit Swasta.276.874.638.000 1.582.000 Realisasi 2. Kadang fisiologi.180. Di RS ini setiap bulan terjadi peningkatan yang signifikan.71 0. Untuk pelayanan Jampersal melebihi kapasitas yang tersedia. Seharusnya mereka terlebih dahulu ke Puskesmas.500 1.702.00 0.493486.686.16.198. tidak bayar.000 647. Cirebon Kab.96 0.00 2.797. pelaksanaan Jampersal di RS Hasan Sadikin berjalan sangat spektekuler. Bandung.05 %Realisasi dari total alokasi 12.120.000 268. Bayu.100.965.000 165.61 0.936.000 2. MPHM Sp. operate house.940. Garut Kab. Spektakuler Lain lagi cerita pelaksanaan program jampersal di RS Hasan Sadikin. polindes.159.531.000 154.800.000 423.000 2.472. Bandung Kab. Bagi bidan ada yang enggan karena klaim Jampersal mereka anggap terlalu murah.00 0.00 17.510.000 759.289.102.111.306.402.420.00 13.928. Menurut dr.653.80 31.732.00 58. atau yang mempunyai security level di bawah 2.00 0.148. karena satu dan lain hal banyak yang ditolak oleh bidan di Kabupaten/Kota maupun Rumah Sakit.005. sehingga belum dipahami para pihak.713900. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .787.000 2. Mengapa itu bisa terjadi. begitu juga bagi dokter swasta.308.53 56. dokter Puskesmas.

Sebab. Panembahan Bantul. Kalau begitu.Bantul. Yakni sebagai salah satu cara untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. bila untuk pelayanan orang miskin. Sebagai salah satu nasionalisme bidang kesehatan yang sebenarnya. walau biaya persalinan jampersal di bawah rata-rata standar perda. Dengan alasan yang sama rasa kesulitan untuk memotivasi bidan. Bila ada jiwa patriotik yang tinggi dari para perencana dan pelaksana. Sekalipun para bidan sebagian juga sudah paham. selama ini masyarakat sudah terbiasa melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. pas jawabnya. tentu akan menghilangkan hambatan kesulitan merencanakan yang baik. sehingga harus mendapat induksi. ∞ 30 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . untuk rakyat Indonesia. masih tinggi rasa solidaritas dan nasionalismenya. mereka menagatakan: tidak terkait langsung antara program jampersal dengan penurunan AKI & AKB. Bukti. demi mencari ridho Allah dan tegaknya merah-putih di Bumi Persada yang kita cintai. tenaga. Sebuah ungkapan yang tidak mau hitunghitungan. Jampersal tidak secara signifikan mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. para tenaga bidan yang hidupnya dibawah standar mereka agak keberatan. untuk mewujudkan jampersal sebagai tali perekat nasionalisme kita. walau tak seberapa. Untuk penjelasan ini. walau hanya mendapat penggantian di bawah standar biaya pada umumnya. Memang. sistem pencairan yang cepat dan akurat. “Jadi ada kesulitan menumbuhkan motivasi diri dalam pelayanan” kata Bidan Handayati. drg Maya Sintowati Pandji. Ia menyerahkan bidan menjawab. untuk pasien kaya yang menggunakan jampersal. apa jampersal tidak bermanfaat ?. bila Jampersal diperuntukkan daerah yang membutuhkan. mengapa jampersal tahun 2011 untuk seluruh ibu hamil dan melahirkan. Sebab. bahwa istrinya ikut program Jampersal (Jaminan Persalinan) sudah melakukan pemeriksaan 9 kali ke tenaga bidan setempat. suami siap antar jaga. juga dialami oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. pikiran. Hanya saja. MM. Sementara bidan tidak ada kewenangan untuk menginduksi. masih butuh waktu untuk merencanakan dengan lebih baik. dengan kendaraan apa Anda merujuk ? Ia menjawab menyewa mobil. serta didukung para pelaksana yang profesional dan jiwa patriotik yang tinggi. Ketika sang bidan ditanya. kata drg Maya. maka kami merujuk ke RSUD. Yakni: Nasionalisme Jampersal. baik yang kaya maupun yang miskin ini. saya meyakini insya Allah sebagai ibadah. Hanya saja melakukan pemetaan dan perencanaan anggaran juga perlu kerja keras dan sungguh-sungguh tersendiri dari para perencana. Dengan sidikit bingung menjelaskan. tidak di Puskesmas ? idan Handayati. Ia tampak gusar menami istri menunggu persalinan anak pertama di RSUD. apalagi keluarga miskin.Prawito Nasionalisme Jampersal ? Anom (25). bisa jadi rugi secara materi menolong persalinan ( waktu. tanpa harus mengurangi hak orang miskin. Tapi. “Dengan diniatkan karena ibadah insya Allah akan diganti dengan cara lain yang lebih baik”. Di Yogyakarya. sebagian besar tenaga bidan siap berkorban. Untuk melayani orang miskin pengguna Jampersal. Jelas bermanfaat. sebagian besar mereka agak keberatan. Tapi. bila uang negara digunakan untuk mereka yang hidup berkecukupan. setelah diobservasi. harus dengan sabar. ketika ditanya. jeli dan teliti melakukan pemetaan wilayah mana yang membutuhkan jampersal. yang juga bekerja di RSUD Bantul ini menjelaskan: pasien sudah pecah ketuban 10 jam yang lalu. profesionalisme dan rasa kemanusiaan tenaga bidan melayani persalinan pengguna jampersal. Bagi pelaksana juga dapat mengalahkan imbalan yang diterima. Anggaranya cukup ?. Semangat untuk membantu dan kerja secara progesional akan tetap terjaga. mereka sudah mampu membiayai seluruh persalinan dengan biaya sendiri dengan pilihan kelas tertentu. dll terkuras). Indah sekali dialog di atas. Menurutnya. Apalagi. jawab sang bidan tangkas. Persoalannya dalam perencanaan. apalagi belum terdukung data yang akurat. Memetakan lebih 450 kabupaten-kota memang persolan rijit dan rumit. kemanfaatannya akan menjadi lebih sempurna. Memang. melayani kesehatan masyarakat. pengguna jampersal dari orang yang mampu ini lebih banyak tuntutannya. Yogyakarta. ternyata belum ada perkembangan. mengapa bersalin di RSUD.

mengutip penjelasan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL) Prof. Seiring perjalanan waktu. pukul 22.RAGAM Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Daftar korban Flu Burung meninggal bertambah satu menyusul kasus yang menimpa PD. nyawa penderita tidak tertolong dan meninggal pada hari yang sama. dr. selain korban flu burung meninggal. Selanjutnya pada 6 Januari 2012. Salah satunya melalui Program Penanggulangan Avian Influenza (AI) yang dilakukan secara komprehensif baik pada hewan maupun pada manusia. tepatnya 3 Januari 2012. Guna meringankan sakitnya. ∞ (Pra) Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun Jumlah kasus Flu Burung di dunia maupun Indonesia pada 2011 mengalami penurunan. total tercatat 183 kasus flu burung sejak 2005 lalu hingga Januari 2012. tercatat 115 kasus flu burung skala dunia dan 55 kasus di antaranya terjadi di Indonesia. Tjandra Yoga Aditama. selaku vocal point International Health Regulation (IHR) juga telah menginformasikan kasus ini ke WHO. Untuk diketahui. Karena sakitnya tidak kunjung sembuh. ia membeli obat di warung. Merujuk Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan yang telah dikonfirmasi oleh Pusat Biomedis dan Teknologi dasar Kesehatan. empat hari berselang. senantiasa menjaga kesehatan. Esok harinya. DTCE. Tidak ketinggalan baik fasilitas maupun kewaspadaan petugas kesehatan harus ditingkatkan. dr. antara lain biosecurity dan lain-lain. Program penanggulangan yang umumnya dilakukan pada hewan.50 WIB. Tjandra Yoga Aditama. RSU Tangerang. penderita berobat jalan ke Rumah Sakit swasta di kawasan Jakarta Utara. Awal kasus PD terjadi ketika pria berusia 23 tahun ini mengalami gejala demam. 7 Januari 2012. Sedangkan pada manusia. DTM&H. MARS. Saat itu. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 31 . Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI. Meski cenderung terjadi penurunan. Banten. Hasilnya. batuk dan pilek sejak 31 Desember 2011. penyuluhan masyarakat dilakukan sejumlah pencegahan yakni: menghindari kontak dengan unggas sakit. penderita dirujuk ke RS Rujukan Flu Burung. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL). Guna menyikapi hal tersebut. dan 60 kasus di dunia. sehingga harus dipindahkan ke ruang ICU. terdapat 11 kasus flu burung di Indonesia. penderita mengalami sesak nafas dan tidak sadarkan diri. Total jumlah kumulatif korban meninggal mencapai 151 orang terhitung sejak 2005 hingga 9 Januari 2012. Sayangnya. warga Sunter Jakarta Utara. Sp(K). Data terakhir pada 2011. jumlah kasus flu burung mengalami penurunan. adanya kemungkinan faktor risiko yaitu kontak langsung dengan burung merpati peliharaan PD yang sakit kemudian mati. masyarakat harus tetap waspada mengingat kemungkinan penularan ke manusia masih ada. puncak jumlah kasus flu burung di dunia terjadi pada 2006. selalu membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS). Meski demikian. Tim Terpadu Kemenkes dan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah penderita dan lingkungan sekitar. Prof. dan segera berobat saat tubuh mulai menunjukkan gejala tanda sakit. upaya penanggulangan terhadap flu burung terus dilakukan.

Saat ini. RS. Saat ini. demam. Banten. dan klinik-klinik swasta kembali 32 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . telah ditetapkan 100 Rumah Sakit rujukan penanggulangan Flu Burung. pilek. dan RSUP Persahabatan Jakarta. Ratna Rosita Hendardji. terdapat di 31 Provinsi di Indonesia. Pemilihan 10 RS ini dengan mempertimbangkan endemisitas daerah tersebut terhadap kasus Flu Burung. terdapat 10 RS yang sudah dilengkapi ruang isolasi bertekanan negatif. Kemenkes telah lengkapi ruang isolasi rumah sakit khusus untuk Avian Influenza (AI). 17 Januari 2012. MPHM. batuk. Sesjen meminta agar dokter-dokter di Puskesmas.RAGAM Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Menanggapi munculnya kembali kasus flu burung di Indonesia. dan secara sengaja atau tidak bersinggungan dengan unggas (cairan maupun kotoran). Sekretaris Jenderal Kemenkes RI. sudah siap 2 RS. di Jakarta Sesjen mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan dan mencari perawatan dokter jika mulai mengalami panas tinggi hingga 38oC atau lebih. “Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 414/Menkes/SK/IV/2007 tanggal 10 April 2007. yaitu RSU Tangerang. sakit tenggorokan.” ujar dr.

Slawi. Slamet Garut. RD Kandou. Hoesin Palembang. R Koesma Tuban. Dra. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Moewardi. RSU Raba Kab. Suraji Tirtonegoro Provinsi Jawa Timur: RSU Dr. RSU Panglima Sebaya. Lahat Provinsi Bangka Belitung: RSU Tanjung Pandan.000 kapsul dengan kadaluarsa: 54.600 kapsul (Desember 2014).000 kapsul. RSU Prof. RSU Kolonedale Provinsi Sulawesi Selatan: RSU Dr. RSU Lubuk Linggau. Adam Malik Medan.melakukan pelatihan anamnesa khusus flu burung. RS Blambangan Banyuwangi. Abdul Aziz Singkawang. RS Akademis jaury. RSU Kudus. bahwa buffer stock obat flu burung (oseltamivir) masih tersedia di Pusat. RSU Mayjen HM Ryacudu. Syamsudin Sukabumi. RSU Dr. RSU Dr. RSU Tabanan. RSU H Boejasin Pelaihari Provinsi Kalimantan Timur: RSU Tarakan. RSU R. RSU Ahmad Yani Pulau Jawa (32 RS): Provinsi DKI Jakarta: RSPI Dr. RSU Pangkal Pinang Provinsi Bengkulu: RSU Dr. RSU Kayu agung. RSU Sinjai Provinsi Sulawesi Tenggara: RSU Kendari Provinsi Gorontalo: RSU Prof. Sam Ratulangi Provinsi Sulawesi Tengah: RSU Undata Palu. Soebandi. RSU Dr. Yunus. RSU Dumai Provinsi Kepulauan Riau: RS Otorita Batam Provinsi Jambi: RSU Raden Mattaher Provinsi Sumatera Selatan: RSU DR. Sardjito dan RSU Panembahan Senopati Bantul Bali dan Nusa Tenggara (9 RS): Provinsi Bali: RSU Sanglah Denpasar. RSU Dr. RSU Luwuk. RSU Tanggerang Provinsi Jawa Tengah: RSU Dr. RSU H A Wahab Sjaranie Samarinda. RSU Dr. Soewondo. dan RSPA Gatot Subroto Provinsi Jawa Barat: RSU Dr. Sulianti Saroso. Pada tahun 2011. RSU Subang Provinsi Banten: RSU Serang. Apt. RSU Indramayu.000 kapsul (Juni 2012). DR. Bima. RSU Lakipadada Tana Toraja. RSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. RSU Gunung Jati Cirebon.200 kapsul (Desember 2013). H. RSU Dr. RSU Kalianda. Pernyataan ini diperkuat oleh keterangan Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI.000 kapsul per provinsi dengan tanggal kadaluarsa tahun 2013. RSU Pematang Siantar. 510. RSU Padang Sidempuan Provinsi Sumatera Barat: RSU Dr. RSU Sanjiwani Gianyar Provinsi NTB: RSU Mataram. RSU Dr. Hal lainnya adalah Tamiflu perlu didistribusikan kepada dokter-dokter agar dapat segera diberikan kepada pasien yang terindikasi. Haulussy Ambon Provinsi Maluku Utara: RSU Chasan Basoeri Ternate Papua (1 RS): RSU Jayapura. RSD Kab. “Gejala klinis AI sama seperti gejala flu biasa. RSU Tanjung Pinang. telah dikirim ratarata 100.000 kapsul di tahun 2012 agar buffer pusat tetap berjumlah 1. Soetomo. dan rencana pengadaan 540. RSU Manna Provinsi Lampung: RSU Abdul Moeloek. RSU Praya Provinsi NTT: RSU Prof. M. RSU Andi Makkasau Pare-pare. RS Dr. M. Murjani Sampit Provinsi Kalimantan Selatan: RSU Ulin. RSU Puri Husada. H. tandas Sesjen. Jamil Padang. RS Pare. RS Mokopido Toli-toli. Perlunya anamnesa yang lebih sensitif untuk mengetahui apakah pasien memiliki riwayat kontak dengan unggas. RSTP Dr. Rotinsulu Bandung. Margono Soekarjo Purwokerto. Achmad Mochtar Provinsi Riau: RSU Arifin Ahmad Pekanbaru. Zainoel Abidin dan RSU Cut Meutia Lhokseumawe Provinsi Sumatera Utara: RSU H. Sri Indrawaty. M.000.000 kapsul ke setiap provinsi . RSU Banyumas. RSU Dr. WZ Johanes dan RSU Dr TC Hillers Pulau Kalimantan (13 RS): Provinsi Kalimantan Barat: RSU Dr. RSU Kabanjahe.” jelas Sri Indrawaty. RSU Dr. Kariadi Semarang. RSU Tarutung.395. R Sudjono. RSU Tanjung Selor Pulau Sulawesi (16 RS): Provinsi Sulawesi Utara: RSU Prof. Doris Sylvanus Palangkaraya. RS Dr S Djatikoesoemo. RSU Kab. karena harus dapat memenuhi kebutuhan di setiap daerah. RSU Sintang Provinsi Kalimantan Tengah: RSU Dr. RSU Dr. Saiful Anwar. RS Dr Soedono Provinsi DI Yogyakarta: RSU Dr. RSU Dr. Sudarso Pontianak. Dr.A. atau terdapat unggas di sekitar tempat tinggalnya”. M. ∞ (Pra) RS Rujukan Flu Burung Pulau Sumatera (29 RS): Provinsi Nangroe Aceh Darussalam: RSU Dr. RS Islam Faisal Makassar. RSU Persahabatan. RSU Pekalongan. MKes. H RM Soeselo W. RSU Tidar Magelang. Karimun. RSU Kota Bontang. Tahun ini. Ketersediaan stok Tamiflu menjadi penting. 831. Dr. RSU Arga Makmur. “Saat ini tersedia sejumlah 1. H. RSU Dr. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 33 . direncanakan kembali pengiriman 100. Aloei Saboe Provinsi Maluku: RSU Dr. Hasan Sadikin Bandung.

DAERAH Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 34 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Kerja sama serta koordinasi antara Pemerintah Pusat.A. Masyarakat harus berobat di rumah sakit di Kalimanatan Timur. pelayanan rumah sakit harus ditingkatkan dan harus sudah memadai. tidak boleh ada lagi warga Kalimantan Timur yang berobat ke luar negeri. Kabupaten dan Kota serta lembagalembaga kesehatan dan masyarakat tentu sangat diharapkan supaya tujuan yang ingin dicapai dapat terealisasi dengan baik. menurut dr. Sehubungan dengan itu Pemerintah Kalimantan Timur telah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan di antaranya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pusban) serta Puskesmas Keliling. Provinsi. aat ini. Kalaupun harus di rujuk. Ia juga berharap kualitas SDM-nya juga harus meningkat seiring dengan meningkatnya sarana prasarana rumah sakit. Ketiga fasilitas tersebut dipilih karena mampu menjangkau segala lapisan masyarakat hingga ke daerah pedalaman dan terpencil yang tersebar di 14 Kabupaten/kota. Namun.A . Oleh sebab itu. “Dengan adanya pelayanan Puskesmas 24 jam di beberapa wilayah yang jauh dari rumah sakit. memberikan pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur tentu bukan hal yang mudah. Peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat ini juga merupakan upaya Pemprov Kaltim untuk mewujudkan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs). prioritas utama bidang Kesehatan di Kalimantan Timur adalah pelayanan kesehatan dengan akses yang mudah untuk dijangkau dan di layanani oleh tenaga kesehatan terutama oleh penduduk di pedalaman dan perbatasan.Dengan luas daerah satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura.” ujar Kadinkes Kalimantan Timur dr. Terutama dalam usaha mensukseskan program Jampersal yang dapat menekan tingkat kematian Ibu dan bayi. Syafak Hanum. Untuk mencapai itu tentu saja pelayanannya harus bisa diakses dengan mudah. bukan ke luar negeri. 35 Kadinkes Kalimantan Timur dr. Syafak. Syafak Hanum. Belum lagi masih banyaknya daerah perbatasan yang sulit terjangkau transportasi. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Sp. kendala tersebut bukan berarti tidak diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan. Sehubungan dengan itu perlu adanya upaya Pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Target pelayanan kesehatan harus 24 jam. Menggalakkan Puskesmas 24 jam salah satu solusinya. Sp. Saat ini yang paling utama adalah harus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. harus dirujuk ke luar daerah.

Senyum. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat para peserta yang lansia yang membutuhkan perhatian khusus.membuka Puskesmas Pelayanan Prima.. Kecamatan Sungai Kujang. Puskesmas Wonoredjo juga melayani program lansia. Selain mengutamakan pelayanan 3 S. Puskesmas Pelayanan Prima ini mengutamakan pelayanan 3 S yaitu: Sapa. Dalam program ini pelayanan diutamakan kepada para lansia ketimbang yang bukan lansia. Puskesmas Wonoredjo juga dikenal sebagai Puskesmas Sayang Anak karena selain memberikan pelayanan kepada lansia juga memberikan lingkungan tempat bermain bagi anak-anak yang sedang menunggu untuk berobat. Sambil menunggu dipanggil dokter. yaitu mengadakan senam untuk para manula setiap Jumat pagi.DAERAH Puskes Pelayanan Prima Dalam usaha lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kalimantan Timur juga --selain pelayanan Puskesmas 24 jam-. Kota Samarinda. anak-anak bisa bermain di lingkungan tersebut. 36 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Santun. Puskesmas yang sudah menerapkan Pelayanan Prima adalah Puskesmas Wonoredjo di Kelurahan Teluk Lerong Ulu.

di jalan raya Balikpapan menuju Samarinda. Sriyono adalah Puskesmas yang banyak menangani kecelakaan karena posisinya yang berada di lintas utama jalan Balikpapan menuju Samarinda dan berdekatan dengan pabrik. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 37 . ada Puskesmas Karang Joang yang juga buka 24. Kaltim sekarang menyekolahkan beberapa tenaga dokter untuk mengambil spesialis. Untuk dokter yang bertugas di daerah perbatasan dan terpencil di Kalimantan Timur diberikan insentif khusus. Oleh sebab itu. Selain Puskesmas Wonoredjo.Di Puskesmas Pelayanan Prima juga disiapkan pojok ASI sebagai wujud kepedulian pada gerakan ibu menyusui. Bukan hanya itu. Mereka di antaranya diambil dari dokter-dokter umum. farmasi dan ahli gizi. juga karena berada di daerah perbatasan antara Balikpapan dan Samarinda. Oleh sebab itu jangan heran bila banyak dokter yang bertugas di pedalaman betah tinggal di sana. bidan-bidan pun diminta sekolah lagi untuk menambah pengetahuan mereka. namun sayang kurang didukung oleh SDM yang dapat melaksanakan program tersebut. Puskesmas Wonoredjo yang dipimpin drg. Program-programnya yang dibuat sudah bagus. Berkat pelayanan dan terobosan yang dilakukan. dan dekat dengan lokalisasi.Kanujoso Dajtiwibowo. Saat ini Kaltim masih kekurangan dokter spesialis. Puskesmas ini dijadikan Puskesmas 24 jam karena selain berada di jalan utama BalikpapanSamarinda. Rumah Sakit yang terdekat untuk merujuk pasien yaitu RSUD Dr. daerah rawan kecelakaan. Adapun beberapa masalah yang dihadapi yaitu kurangnya alat kesehatan. Puskesmas 24 Karang Joang juga sudah mempunyai trauma center dengan SDM yang memadai. SDM Masalah terbesar yang dihadapi Kaltim adalah soal SDM (Sumber Daya Manusia). Bahkan dokter-dokter yang bertugas di pedalaman pun diapreasiasi dengan memberi mereka kesempatan untuk mengikuti seminar atau pertemuan-pertemuan untuk meningkatkan aktualitas diri mereka. dan fasilitas bad. Aprilia Lailati ini sudah pernah mendapat piagam dan piala pada pelayanan prima dari Pemerintah Kota Samarinda dan Menteri Kesehatan. Mereka kadang minta diperpanjang setahun lagi untuk tinggal di daerah terpencil itu. dekat beberapa pabrik. Diharapkan ke depannya fasilitas seperti mobil ambulan bisa ditambah mengingat Puskesmas Karang Joang yang dipimpin dr.

.

Yang harus disiapkan adalah perangkat aturannya. Target SJSN 1 Januari 2014. Menteri Kesehatan dr. atau bagaimana? Kemudian yang utama adalah menyediakan tempat tidur kelas III. Percuma saja ada sistemnya. “Kita harus bekerja dengan bersih. Endang Rahayu Sedyaningsih.POTRET Menkes dr. maka kita bisa bekerja dengan tenang dan tenteram. misalnya Puskesmas perawatan diperbanyak.PH mengingatkan kementerian di bawah komandonya untuk bekerja dengan bersih. Di sana ternyata seluruh masyarakatnya berobat gratis bahkan dibayari kalau berobat keluar negeri. ibu tiga anak ini juga membeberkan program-program yang tengah bergulir di Kemenkes serta capaian yang sudah diraih semenjak ia memimpin. di mana dia dirawat? Ada beberapa kiat. Itu ada kiat-kiatnya tapi ini adalah yang kedua. Jadi ini perlu ditata juga adalah bagaimana kemudian dokter-dokter yang praktek swasta. Tapi hal ini tidak bisa. tiap hari ada saja keluhan di koran”. ini juga bercerita banyak soal program Jampersal. apa fungsi Puskesmas? Apakah cuma untuk kesehatan masyarakat. Beberapa kementerian tak terkecuali terkena wabah korupsi. jangan sampai kurang. Kalau kita sudah tetapkan paketnya pasti ada demand lain yang kemudian akan muncul. Kemudian bagaimana sistem pembayaran? Seperti sekarang memakai Indonesia Case Based Group (INA-CBGs) itu juga akan kita atur lagi. Mediakom: Apa saja program-program prioritas Kemenkes? Menkes: Saat ini kita tengah mempersiapkan tatanan dan sistem untuk nanti berlakunya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 2014. UndangUndang BPJS itu banyak yang perlu kita selesaikan. Endang Rahayu Sedyaningsih. antara lain untuk menangani peraturan-peraturan. Tapi dia tanya saya. di mana tempatnya di dalam sistem ini? Apakah dia jadi dokter keluarga. Kementerian Kesehatan telah membentuk tim yang diketuai oleh Pak Wakil Menteri Kesehatan. kalau bisa lebih baik. Jadi artinya itu demand masyarakat. Dr. Kalau kita bersih. dia mau ke mana? Jadi itu yang harus kita bereskan. itu nanti kita atur. dan sebagainya. penuhi sekian naik lagi. Nanti dalam perkembangan lebih lanjut pasti akan ada hal-hal yang muncul. karena ternyata di daerah-daerah yang memang adanya Puskesmas. tapi jangan berobat. MPH. Di antaranya adalah menata kembali. Selain itu. yang juga harus dibenahi adalah fasilitas pelayanan atau pemberi pelayanan kesehatan. tuntutan masyarakat itu naik. yang diganti apa? Tentu saja harapannya adalah sebaik jaminan kesehatan masyarakat yang sekarang berlaku. yaitu turunan dari Undang-Undang SJSN. Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes. tidak dalam pengaruh tekanan manapun. tapi kalau tidak tersedia rumah sakitnya atau Puskesmasnya. 39 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . MPH. “Tidak. Berikut penuturannya lebih jauh. “Apakah Saudari Menteri mengira bahwa masyarakat Arab puas?”. ada banyak hal yang perlu kita bereskan karena pada tahun 2014 tersebut yang pertama akan berjalan secara penuh adalah BPJS 1 (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ke-1 yang mengurus mengenai jaminan kesehatan. Sebetulnya. Jadi kita juga pasti nanti akan mengalami hal seperti itu. Kalau seseorang perlu dirawat. Saya kebetulan belum lama ini bertemu dengan Menteri atau Pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi. kita penuhi sekian dia naik lagi. Dr. mudah-mudahan pada tanggal tersebut kita bisa running. biasanya demikian. Kemudian yang ketiga adalah sistem jaminan kesehatannya sendiri bagaimana? Paketnya seperti apa . tetapi yang saat ini dianggap paling siap adalah jaminan kesehatan karena itu BPJS 1 yang didahulukan untuk berjalan. BPJS itu nanti akan mengurus jaminan-jaminan yang lain juga. Tak ketinggalan mantan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi.” kata lulusan S3 dari Harvard School of Public Health ini. Rumah Sakit Pratama.PH KITA HARUS BEKERJA DENGAN BERSIH Saat ini korupsi sudah menjalar ke mana-mana. Selain mengungkapkan harapannya agar bisa bekerja dengan bersih. jadi rujukan pertama.

sekarang rumah sakit yang maju punya mitra di rumah sakit yang kecil. tidak hanya kuratif dan reabilitatif. termasuk juga penyalahgunaan Napzah. dokter yang sedang spesialisasi. ini kita mau pertemukan. Pekerjaan lain tetap penting. Jadi 1. Semuanya itu dalam rangka SJSN. di mana mungkin tahun 2013 mereka akan mulai menangani Jamkesmas sebagai fase transisi untuk berlakunya SJSN. itu juga tahun 2012 kita mulai dengan 1. Nah. Kalau kita terlambat repot mengurusinya. Itu juga upaya-upaya promotif preventif. Kita berusaha untuk memperbanyak dokterdokter spesialis. Kita juga mulai meletakkan kembali dengan misalnya PTT itu tidak 6 bulan. Di antaranya yang kita mau perbaiki juga adalah cakupan imunisasi. itu juga salah satu capaian ataupun upaya kita. masalah penyakit tidak menular juga mulai kita perhatikan karena penyakit menular sudah lumayan walaupun belum semuanya. yang bisa tidak menerima. tetapi juga dengan berbagai kalangan seperti pengusaha. dan pengobatannya tentu saja. kemudian baru tingkat rujukan sampai rumah sakit tersier. Jadi kita akan menata sistem tersebut mulai dari basis komunitas. Pencapaian tentu sudah ada. kita ingin adanya kemandirian bahan baku obat. Upayanya juga cukup lebar. namun demikian bukan berarti tidak ada hal lain yang perlu kita perhatikan. yaitu1. Kita sadar.POTRET Kemudian keempat adalah transisinya bagaimana? Kita nanti mengharapkan atau sudah ditetapkan bahwa PT Askes itu nanti akan menjadi BPJS 1 dan tentu saja ada fase transisi. deteksi dini dari kanker-kanker tertentu. para penemu. sampai dia berumur 2 tahun. tahun 2012 kita mulai dengan 1. tetapi satu tahun supaya lebih lama.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi dari ibu hamilnya sampai melahirkan. Jadi upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan terutama Angka Kematian Bayi (AKB). bahwa itu belum sempurna. masih juga harus kita selesaikan. sehingga semuanya tidak sampai ke sakit. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. sistem yang lain adalah SDM. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. kemudian Puskesmas. Kita lihat ada pilot yang menggunakan narkoba. tetapi kita akan coba juga dengan yang lain-lain. Jadi yang kita hidupkan kembali adalah Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) atau dulu disebut public health nursing. di mana sistem rujukan dimulai dengan upaya kesehatan berbasis komunitas. Jadi dari sekarang tim itu sudah ada bagiannya untuk mengurus sosialisasi dan advokasi. Kalau sosialisasi belakangan nanti masyarakat tidak menerima atau salah mengerti dan hal tersebut tidak hanya berhubungan dengan masyarakat. yaitu masalah obat dan Alkes. Soal Alkes. Selain itu. sehingga mana-mana yang potensial untuk sosial ekonomis bisa diperbanyak dan dipakai. agak berat karena semua orang datang sudah pada keadaan sakit semua. Kalau lama-lama tidak kelar-kelar. Kalau kita tidak melakukan ini. sudah memperihatinkan. Kemudian ada sistem lagi yang sedang ditata. dan rumah sakit yang bertaraf internasional. kalau menunggu spesialis selesai. tetapi mulai dari promotif juga kita tekankan. Jadi sistem yang kita letakkan. Kedua. Saya akan tanyakan bagaimana perkembangannya. Kita juga mau mendekati spesialis yang lain supaya bisa mempersingkat pendidikannya. tidak boleh dilupakan sejak sekarang adalah advokasi dan sosialisasi. dengan industri karena banyak sekali hasil penelitian yang berhenti di lab saja. Salah satunya dengan Jampersal. sampai kapan terpenuhi? Kemudian ada sistem hospital. Kemudian yang tidak kalah pentingnya. Ini sudah mulai menunjukkan hasil.000 hari pertama untuk negeri. Jadi kita tidak berat ke rumah sakit. Tetapi bukan hanya itu saja. Dari spesialis penyakit dalam. sudah kita lakukan. tetapi kita 40 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Jadi rentangannya cukup lebar artinya dari yang berbasis masyarakat sampai ke rumah sakit bertaraf internasional. Obat-obat generik itu kita tingkatkan. terutama upaya kita dalam mencapai target MDG’s karena 2015 sudah di depan mata. pasti.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi mulai dari ibu hamilnya sampai melahirkan. kelihatannya sudah siap untuk memperpendek masa pendidikannya. tahun ini akan mulai dengan mempertemukan peneliti. Mediakom: Apa capaiancapaian yang sudah diraih semenjak Ibu menjadi menteri? Menkes: Yang pertama adalah kita mungkin kembali meletakkan sistem kesehatan nasional. Dalam waktu dekat akan ada rapat membahas masalah ini. sampai si bayi berumur 2 tahun. Kita melakukan apa yang disebut dokter dengan tambahan kewenangan. nanti pada waktu SJSN berlaku. Itu satu pekerjaan yang paling besar buat kita. tekankan pada memandirikan masyarakat di dalam hal kesehatan. kita mulai dengan artimisinin pengubahan obat untuk malaria yang sudah mulai dirintis. Tetapi penyakit tidak menular termasuk juga kesehatan jiwa. sistem pelayanan. Nah kita melakukan pendekatan kepada ikatan profesi supaya pendidikannya jangan lama-lama. Kemudian juga kita akan upayakan meningkatkan kesehatan calon haji. Kemudian ada Rotasi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis).000 hari pertama untuk negeri.

pasti terjadi reaksi seperti itu. ya. kok tetap bayar?”. Sekarang banyak orang berbondong-bondong ke rumah sakit. mana yang tidak. bukan tahun ini saja. ibu-ibu yang hamil ketiga. untuk menggunakan uang. itu sudah pasti. Saat ini kita satu di antara dua kementerian yang disclaimer. Menurut Ibu. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun ya. saya ingin supaya atmosfer kerja yang sekarang ini bisa dipertahankan. buat para pegawainya juga lebih tenang. Kita kan baru mulai. artinya kalau memang kita ditentukan tidak ada THR. Nah. membina Puskesmas. Mediakom: Apa harapan Ibu ke depan untuk Kementerian Kesehatan? Menkes: Harapan saya dalam waktu dekat adalah. Harus diperbanyak penjelasan bahwa persalinan yang normal cukup ditangani di Puskesmas. hal tersebut sebetulnya pada tempatnya untuk minta tambahan. Buat saya semua itu sebetulnya tidak mengherankan. masa ya tiba-tiba terus dia mumpung gratis nih “Kita bikin anak yuk sekarang. Intinya kita tentu saja tak mau merugikan bidan. tenteram Lalu kemungkinan yang lain. Kalau tahun 2011 itu baru mulai. Jadi ada banyak faktor. Jangan nanti dicari-cari. yang terutama adalah bersih. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 41 . Mediakom: Bagaimana kebijakan kita terhadap pasien yang langsung masuk ke rumah sakit tanpa lewat Puskesmas? Menkes: Ini masalah sosialisasi. keempat itu untuk ikut KB pasca persalinan. Saya juga akan minta rumah sakit yang besar untuk membina rumah sakit yang tersier. Jadi itu saya menginginkan semuanya punya kesadaran bahwa kita itu bekerja bersih karena dengan bersih itu lebih tenang. ya harus diterima. Bidan juga harus mengatakan. kita naikkan ya.000 ke Rp 500. tetapi misalnya memberikan popok. Kita akan ambil yang rata-rata. kan tidak.” Ya. Jadi kita tidak bisa menyalahkan rumah sakit. Kalau kita bersih melaksanakannya. Biasanya dari situ bidan dapat untungnya. tapi seterusnya. Nah. Tetapi di beberapa daerah harga yang kita tetapkan masih di bawah Jampersal. Tahun pertama ini kita masih direpotkan dengan “Ini uangnya cukup atau tidak? Bagaimana penyelesaian administrasi?”. Nah. bagi pasien itu sendiri mungkin dia lebih nyaman di rumah sakit. membina rumah sakit yang lebih kecil. yang terutama adalah bersih. Tetapi kita juga harus memperbaiki sistem rujukannya. Itu salah satu sebabnya. Justru kita harus memperkuat Puskemas. untuk menggunakan uang.” Ada apa saja yang lain itu. ini terjadi karena pelayanan yang tidak bayar. biaya per unitnya kita tingkatkan.Mediakom: Terkait Jampersal. Kalau kita bersih melaksanakannya. Kita tidak bisa mengambil patokan yang paling tinggi. Sekalikali bidan atau dokter rumah sakit besar datang ke Puskesmas atau rumah sakit kecil sehingga masyarakat bisa melihat dan tahu bahwa Puskesmas atau rumah sakit tersebut dalam binaan rumah sakit mereka.000? Menkes: Pertama. atau ada sebab lain? Menkes: Macam-macam. Yang kita lihat sekarang banyak orang pensiun tidak tenang. buat para pegawainya juga lebih tenang. Kemudian juga perlu sosialisasi yang intens. Mediakom: Bagaimana soal usulan menaikkan uang Jampersal dari Rp 350. lebih gampang. Saya kira itu satu hal yang sangat tidak membanggakan. jadi memang sudah ketentuan dari kita mereka tidak boleh menolak pasien. dan kita nanti bisa pensiun dengan tenang. ini yang popok dan sebagainya kan bayar. Karena begini. ya terserah bidan. ini yang mesti kita benahi. Masyarakat merasa nanti kalau anaknya sakit atau sang ibu ada komplikasi bisa cepat ditolong. saya ingin Kementerian Kesehatan bisa WTP. artinya yang paling banyak terjadi kelahiran pada bulan November padahal launching Jampersal baru Juni. ini juga nanti yang harus kita sosialisasikan ke masyarakat. Kita akan coba berbicara dengan berbagai pihak terkait. tetapi dalam hal ini saya minta juga kesadaran dari para pegawai saya. itu buat kita kerja juga lebih sederhana. Kita sekarang menganut. Nanti bidan dapat menandai mana yang berisiko. ”Ini mau pakai Jampersal saja atau Jampersal ditambah dengan yang lain. Itu buat kita kerja juga lebih sederhana. Jadi kalau banyak yang melahirkan. menengah. Nah. lebih beres. Ada faktor bidannya tidak mau menolong. karena kalau dia ambil akan tekor. tanpa lewat Puskesmas. Padahal sebetulnya tidak demikian. di samping kita juga meminta dengan sangat bahwa. Rupanya si bidan itu tidak hanya menolong. Nah. untuk tahun kedua kita akan meningkatkan cost. rumah sakit itu tidak boleh menolak pasien. Dan kalau memang begitu. Bagi bidan lebih mudah dia merujuk ketimbang dia mengerjakan. dan itu tidak tercakup dalam biaya Jampersal. Itu yang nanti kita lakukan. pasiennya pasti akan lebih banyak. “Katanya gratis. tetapi masyarakat tidak mau tahu. itu terjadi karena memang sebelumnya sudah hamil. Kalau itu yang berisiko. tenteram. Cuma yang kita masih belum tahu bagaimana mengatasinya. Sesuatu yang baru mulai. Kalau dicari-cari ada saja buntutnya. lebih gampang. Kalau mereka mau. Bisa juga karena rumahnya dekat dengan rumah sakit. Nah. Harapan saya kedua. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun. silakan dirujuk. Oleh sebab itu kita harus WTP. Kan kita dikritik karena kelihatannya malah jadi tambah banyak orang yang melahirkan. Kita harapkan partisipasi mereka dalam program Jampersal ini. bahkan ditingkatkan. ∞ Kita sekarang menganut.

Air saja tidak cukup. rumah sakit tidak bisa lagi dipandang hanya sebagai institusi sosial belaka. ada lagi jargon iklan yang berpromosi “mampu membesarkan alat vital dengan cepat”. Ada beberapa rambu-rambu yang harus diketahui dan ditaati dalam Permenkes No. Di media cetak. informasi yang menyiratkan fasyankes memperoleh Maraknya iklan-iklan. Selalu pakai Z. moral. elektronik. dan etika. (3) informatif. SH. salah atau tidak tepat mengenai barang dan/atau jasa. bersifat menipu dan menyesatkan. Prof. staf ahli Menteri Bidang Mediko Legal. 1787 tahun 2010. 1787 tahun 2010 itu. Berkembangnya paradigma baru tersebut.F(K). Rumah Sakit berhak untuk mempromosikan layanan kesehatan yang ada di rumah sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. alternatif. (c) Tidak memuat informasi mengenai risiko pemakaian barang dan/atau jasa. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyambut baik Permenkes No. Atau lagi. dan sejumlah dokter maupun fasilitas kesehatan yang turut meramaikan dunia advertising di media cetak maupun elektronik dan online. maupun online yang gencar mempromosikan berbagai produk.KP. Disebutkan pula dalam EPI bahwa masyarakat sebagai konsumen merupakan pengguna dari sesuatu produk yang diiklankan sangat perlu dilindungi. Dokter Robert Imam Sutedja. DFM. (b) Memuat informasi yang keliru. (4) edukatif. menyebutkan bahwa berdasarkan UU No. dan komplementer. Hadirnya Pedoman Etika Promosi Rumah Sakit yang dikeluarkan oleh PERSI memperkaya ranah etika legal bagi rumah sakit untuk berpromosi yang bertujuan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. palsu. dan (e) Melanggar etika dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai periklanan. Anda akan melihat dan membaca iklan-iklan yang menawarkan berbagai metode pengobatan penyakit seperti “pengobatan mata buta tanpa operasi”. (d) Mengeksploitasi kejadian dan/atau seorang tanpa seizin yang berwenang atau persetujuan yang bersangkutan. 10x lebih efektif membunuh kuman penyakit agar keluarga selalu terlindungi”. Unik sekali hanya dengan melakukan telewicara sang terapis mampu mendeteksi penyakit juga mengobati sang penelepon. kepala Divisi Humas dan Informasi. Atau iklan bermodelkan seorang tenaga kesehatan dengan berpromosi “Walau terlihat bersih. 44 tahun 2009 tentang RS pasal 30 ayat (1) huruf g. (2) berbasis bukti.KOLOM Menuju Iklan Kesehatan yang Sehat Pernahkah Anda melihat atau mendengar iklan sabun cuci di televisi dan radio yang berbunyi: “Sabun cuci tangan super cepat W menghilangkan 99% kuman dalam 10 detik”. slot program di televisi dan radio yang mengetengahkan tentang salah satu metode pengobatan tradisional. UndangUndang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 17 mengamanatkan bahwa pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang (a) Mengelabui konsumen mengenai fasilitas. bahan. Budi Sampurna. Dr. baik di media cetak. Sp. kegunaan dan harga barang dan/atau tarif jasa serta ketepatan waktu penerimaan barang 42 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . di mana iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan tidak diperbolehkan apabila bersifat: (1) menyerang dan/atau pamer yang bercita rasa buruk. dan (5) bertanggung jawab. jasa dan fasilitas layanan kesehatan dengan metode medis maupun tradisional. Pasal 4 Permenkes ini mempersyaratkan bagi iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan harus memenuhi syarat yang meliputi (1) memuat informasi dengan dan/atau fakta yang akurat. bukan berarti bebas kuman. serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. Iklan melalui kitab Etika Pariwara Indonesia (EPI) didefinisikan sebagai pesan komunikasi pemasaran atau komunikasi publik tentang sesuatu produk yang disampaikan melalui sesuatu media. kuantitas. mengisyaratkan bagi ”industri” rumah sakit untuk memberlakukan kaidah bisnis tanpa meninggalkan fungsi rumah sakit sebagai institusi sosial yang sarat norma. informasi atau pernyataan yang tidak benar. MIPRA. Mengelabui jaminan/garansi terhadap barang dan/atau jasa. komplementer. Sp. Saat ini. tetapi sudah menjadi institusi yang bersifat sosioekonomis. dan Tidak Menyesatkan dan/atau jasa. Kementerian Kesehatan dalam menyikapi dan mengadvokasi ramainya dunia periklanan pelayanan kesehatan yang menyesatkan berupaya melindungi masyarakat dengan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. dan alternatif dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat sebagai konsumen. dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal.

masyarakat juga dapat mengetahui obat dan makanan yang memiliki perizinan. dan online. (3) mengiklankan obat. iklan pengobatan di salah satu media cetak ibukota. (2) membandingkan mutu pelayanan kesehatan mencela mutu pelayanan fasyankes lainnya. apakah anda tertarik dengan iklan tersebut? Tunggu dulu. psikotropika dan narkotika kecuali dalam majalah atau forum ilmiah kedokteran. Memang dalam Permenkes tersebut masih terdapat kekurangan terutama yang terkait etika periklanan. pernyataan yang bersifat superlatif. Sudah saatnya. memuji diri secara berlebihan. bagaimana jika seorang tenaga kesehatan yang mengiklankan dirinya karena berprofesi juga sebagai artis. implementasi Permenkes No. Sebagaimana disebutkan dalam UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 48 bahwasanya pelayanan kesehatan tradisional menjadi bagian dalam penyelenggaraan upaya kesehatan di Indonesia. Segera Periksakan di Klinik Y”. termasuk. apakah jamu/ramuan tersebut memiliki izin di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. memublikasikan metode. masyarakat melek informasi. Jadi. tersertifikasi. Siapa yang akan dikenai sanksi? Si tenaga kesehatan. mengiklankan pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang fasilitas pelayanan kesehatannya tidak berlokasi di negara Indonesia.A.id. Masyarakat dapat menghubungi Kementerian Kesehatan (021-500567) maupun Dinas Kesehatan bilamana diketahui adanya pelanggaran dalam iklan dan publikasi pelayanan kesehatan.. Lalu. obat. mengiklankan promosi penjualan dalam bentuk apa pun termasuk pemberian potongan harga (diskon). depkes.id. tidak boleh digunakan sebagai sarana konsultasi medis jarak jauh (telemedicine). imbalan atas pelayanan kesehatan dan/atau menggunakan metode penjualan multi-level marketing. 1787 tahun 2010.. masyarakat dapat mengakses informasi dan kebijakan kesehatan. alat dan/ atau teknologi pelayanan kesehatan baru atau non-konvensional yang belum diterima oleh masyarakat kedokteran dan/atau kesehatan.. bila iklan layanan masyarakat yang bermodelkan tenaga kesehatan. Lewat situs: www. Persoalan lain datang dari promosi bagi pengobatan tradisional. dalam waktu dekat ini Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Tim Pembinaan dan Pengawasan Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. alternatif. atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar atau tidak memenuhi standar mutu dan keamanan. Akan tetapi. Saat ini. mengiklankan pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan dan/atau fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memiliki izin. masyarakat yang pintar dengan mudah akan mendapatkan berbagai informasi yang ada melalui dunia maya. Pengobatan tradisional beserta jamu/ ramuannya mengakar pada sosio-budaya di Indonesia.go. atau siapa? Bagaimana pula. Sebagai contoh. Menjamurnya tempat pengobatan tradisional dan iklan serta program pengobatan tradisional turut mewarnai sejumlah media cetak. selain itu pula situs: www. Tidak bisa dipungkiri sejarah pengobatan di Indonesia berawal dari pengobatan tradisional dan jamu/ramuan berbahan baku alami. dan menggunakan gelar akademis dan/atau sebutan profesi di bidang kesehatan. Element Therapy. cobalah dicek apakah klinik tersebut memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota setempat. Jangan tunggu hingga kanker sulit diatasi.go. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 43 . melek hukum agar jangan sampai dibodohi oleh informasi palsu dan menyesatkan. perusahaan periklanan. adalah salah satu dari lima metode terapi herbal tanpa operasi yang diterapkan di Klinik Y. (4) memberi informasi kepada masyarakat dengan cara yang bersifat mendorong penggunaan jasa tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. makanan suplemen. aman. akan tetapi di akhir iklan ternyata membawa nama sebuah produk. masyarakat perlu cerdas dalam memfilter informasi yang ada terhadap pelaksanaan pengobatan tradisional. Sebagai informasi. elektonik. (5) memberi testimoni dalam bentuk iklan atau publikasi di media massa. Kementerian Kesehatan dengan senang hati menerima segala masukan dan saran dari masyarakat Indonesia untuk pembangunan kesehatan yang lebih baik. dan (6) Iklan dan/ atau publikasi pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan melalui internet. dan Contoh kasus.. mengiklankan obat keras. ”Terapi kanker atau tumor dengan K.pom.keuntungan dari pelayanan kesehatan yang tidak dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan lainnya atau menciptakan pengharapan yang tidak tepat dari pelayanan kesehatan yang diberikan. maupun tersertifikasi di BPOM. dan komplementer. mengiklankan susu formula dan zat adiktif.

dan (4) menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik dan berkeadilan. 3. Pencapaian universal coverage jaminan kesehatan.000 kelahiran hidup. (2) melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna. visi Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014 adalah Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. Angka Kematian Bayi turun dari 34 menjadi 24 per 1. (8) Peningkatan pelayanan kesehatan primer. Dalam pada itu Rencana Strategis Kementerian Kesehatan periode 20102014 menggariskan bahwa Pembangunan Kesehatan diarahkan pada delapan prioritas. melaksanakan delapan prioritas. (5) Peningkatan ketersediaan. Peningkatan pelayanan kesehatan di Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan Terluar 5.dilaksanakan empat misi. 3. distribusi. dan bersih. Revitalisasi Pelayanan Kesehatan Dasar dan pemenuhan Bantuan Operasional Kesehatan. pemerataan. bermutu dan berkeadilan. Pengembangan world class health care. efektif. (4) Pengembangan dan pemberdayaan SDM kesehatan. Untuk mewujudkan visi Kementerian Kesehatan. Penyediaan. 6. LAPORAN KHUSUS 44 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . (6) Pengembangan jaminan kesehatan. inklusif.Kinerja Dua Tahun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2009-2011 Pada periode 2010-2014. responsif. demokratis dan berkeadilan. Dan. yaitu: (1) Kesehatan ibu.4 persen menjadi 15 persen. (3) menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan. Penyediaan. 4. antar kelompok masyarakat. dilaksanakan Reformasi Pembangunan Kesehatan yang merupakan terobosan terdiri dari tujuh upaya. yaitu Indonesia yang sejahtera. (2)Perbaikan status gizi masyarakat. dan retensi sumber daya manusia kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. Pembangunan Kesehatan dilaksanakan sejalan dengan visi Kabinet Indonesia Bersatu II. Angka Kematian Ibu melahirkan turun dari 228 menjadi 118 per 100. 8. (DTPK) serta penanganan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK). Dalam periode2010-2014 Kementerian Kesehatan menerapkan lima nilai yang menjiwai pelaksanaan programnya. 2. Oleh karena itu. Pembangunan Kesehatan selama beberapa dasawarsa telah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara bermakna. Langkah mewujudkan visi Kementerian Kesehatan adalah dengan: meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. melalui pemberdayaan masyarakat. bayi dan balita. 7. dan mencapai sasaran-sasaran Millennium Development Goals (MDG). Sasaran Pembangunan Kesehatan dalam periode ini adalah 1. dan antar tingkat sosial ekonomi masih dijumpai. merata. dan Prevalensi gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita turun dari 18. sekunder dan tersier.000 kelahiran hidup. termasuk swasta dan masyarakat madani. keterjangkauan. dan pemenuhan obat dan alat kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan. (3) Pengendalian penyakit menular serta penyakit tidak menular diikuti penyehatan lingkungan. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan. yaitu: (1) meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. yaitu: 1. fokus Pembangunan Kesehatan selama periode tersebut adalah peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. distribusi.7 tahun menjadi 72 tahun. Reformasi birokrasi kesehatan. 2. (7) Penanggulangan bencana dan krisis kesehatan. Namun disparitas derajat kesehatan masyarakat antar kawasan. Umur harapan hidup naik dari 70. yaitu: prorakyat.

• Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Buku ini berfungsi sebagai alat bantu keluarga dan tenaga kesehatan untuk memantau kesehatan ibu sewaktu hamil. Sampai dengan tahun 2011. Pada 20092011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan buku KIA sebanyak 4. pelaksanaan P4K telah mencakup 85% dari 78.5 juta buku setiaptahun.1.198 desa seluruh Indonesia. 3. PERBAIKAN STATUS GIZI MASYARAKAT Pencapaian status gizi secara nasional merupakan hasil dari berbagai terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama dengan instansi terkait dan masyarakat. dan senam ibu hamil.579 Puskesmas. • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Pada tahun 2010 kegiatan penjaringan kesehatan pada murid kelas 1 SD dan sederajat telah menjangkau 88. KESEHATAN IBU. bayi dan balita. Sementara itu. Upaya ini dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat dalam mendukung persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi.130 (87.7 juta diantaranya dibiayai Pemerintah melalui Jamkesmas. kematian bayi baru lahir pada usia 0-6 hari sebesar 78. 27 UKS terutama diarahkan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini. 24 • Pelayanan kesehatan bayi baru lahir Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007. yaitu bentuk kerja sama antara bidan dan dukun dalam pertolongan persalinan.817 sekolah dasar. data per November tahun 2011 telah menjangkau 79. Tahun 2011 disiapkan anggaran Jampersal untuk mencakup 2. serta memantau kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga anak berusia 5tahun.5% dari total kematian bayi. dan nifas. • Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan: Program Kemitraan Bidan dan Dukun. penyakit menular.630 sekolah dasar.430. persiapan persalinan.850. persalinan. Pada tahun 2011 terbentuk 2. Informasi yang disampaikan mencakup: tanda bahaya kehamilan-persalinannifas. Menteri Kesehatan telah mencanangkan Rintisan Fortifikasi Vitamin A dalam minyak goreng pada tahun 2011 dengan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 45 .3% ).000. mitos. • Penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir Dalam rangka meningkatkan penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir dilaksanakan program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas dan Pelayanan Obstetri NeonatalEmergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit. diperkuat dengan berbagai terobosan seperti di bawah ini.6 juta angka persalinan di Indonesia. jumlah Puskesmas PONED mencapai 1. pada awal tahun 2011.101. BAYI DAN BALITA Pemerintah mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam peningkatan kesehatan ibu. Dalam sewindu terakhir ini.000 ibu hamil dan melahirkan dengan unit cost persalinan sebesar Rp. Pada tahun 2011 diperkirakan terjadi 4. JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) Komitmen Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap ibu dan bayi ditunjukkan antara lain dengan meluncurkan program Jaminan Persalinan(Jampersal). tampak kecenderungan penurunan angka kematian ibu dari waktu ke waktu. Sampai dengan Desember 2011 cakupan kunjungan pertama pelayanan bayi barulahir adalah sebesar 4. didampingi oleh suami/keluarga dan difasilitasi oleh tenaga kesehatan bersama Kader.00.290 orang di seluruh Indonesia. Sampai tahun 2011. akte kelahiran. Tahun 2011 program kemitraan bidan dan dukun meningkat dari 60. konseling KB.508 Kelas Ibu Hamil. Sedangkan Rumah Sakit PONEK meningkat dari 358 di tahun 2010 menjadi 378 di tahun 2011. bayi dan balita adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Dalam upaya menurunkan kematian bayi baru lahir dilakukan kunjungan pertama oleh tenaga kesehatan untuk memberikan perawatan dan pemeriksaan risiko dini bayi.5% pada tahun 2010 menjadi 75% pada tahun 2011 dengan jumlah dukun mencapai 114. persalinan dan nifas. 2. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Dari angka tersebut sebanyak 1. Pada sasaran anak usia SD lebih diarahkan pada pembentukan dokter kecil disekolah. Upaya penting dalam peningkatan kesehatan ibu. Pada kegiatan tersebut disampaikan berbagai hal yang harus diperhatikan pada masa kehamilan. Sedangkan pada siswa SMP dan SMA dilakukan dengan pembentukan konselor sebaya untuk kesehatan reproduksi. perawatan bayi. • Peningkatan kesehatan ibu hamil: membuka Kelas Ibu Hamil di desa yang diikuti oleh Kelompok Ibu Hamil. Pada program ini peran dukun dalam persalinan dialihkan pada aspek perawatan nonmedis.

dan 253 layanan KT dikembangkan pada 2009-2011 tersebar di 173 kabupaten/ kota.000 penduduk.000/tahun (tahun 2010).9%. Sampai dengan Desember 2011 terdapat 388 layanan KT. 82% (2010). Pada tahun 2011 telah mencapai 21 per 100.96 per 1.000 orang aktif mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon dan atau Layanan Alat Suntik Steril. Dari jumlah tersebut yang teridentifikasi positif HIV sebanyak 43.448 kasus. surveilans dan pengendalian vektor yang seluruhnya ditujukan untuk memutus mata rantai penularan malaria.000/tahun (tahun 1990) menjadi 64. Program Pengurangan Dampak Buruk pada Penasun dilaksanakan dengan Program Terapi RumatanMetadon (PTRM) di 68 lokasi layanan dan Program Layanan Alat Suntik Steril (LASS) di194 lokasi layanan.87% pada 2010 dan 0.75 per 1.90% pada 2009. yaitu jumlah kasus malaria per 1. sebanyak 29.000 penduduk.000 penduduk.96 per 1.000 penduduk dibandingkan dengan angka tahun 2009: 68. Indonesia menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam penurunan angka kematian tuberkulosis.000 dan angka tahun 2010: 62. obat ini menggantikan chloroquin yang telah resisten.000 penduduk tahun 1990 menjadi 1. dan sebesar 85% (2011) dari sasaran penduduk. Cina.000 penduduk).177 dan HIV positif yang terdiagnosis Penyakit Menular 46 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dan kelompok umur 40-49 tahun 12. Provinsi Bali dan Kota Batam. • Tuberkulosis (TB) Menurut Global Report WHO. proporsi keberhasilan pengobatan 85%. Pada tahun 2011. khususnya Kabupaten Kepulauan Seribu. Pada tahun 2010 angka kematian sudah menurun menjadi 27 per 100. pengobatan cepat dan tepat. Bila masyarakat ingin mengetahui status HIVnya. Pada periode Oktober 2009–September 2011 sebanyak 488.437 kasus. PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR. Jumlah orang yang mengikuti KT dari tahun 2004–September 2009 (5 tahun) sebanyak 266. Pemeriksaan ada tidaknya parasit malaria telah dilakukan pada 75. Selama tahun 2010-2011 telah didistribusikan 7.2%. maka pada tahun 2011 telah diluncurkan Strategi Nasional Pengendalian TB dan Rencana Aksi Nasional Periode 2011-2014 untuk menjadi acuan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Target MDG untuk pengendalian TB tahun 2015 untuk angka kematian adalah 46 per 100. terdapat 200 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati. Indonesia berada di urutan ke-3 di antara negara-negara dengan kasus TB terbanyak. yaitu dari 3. angka insiden penyakit DBD di Indonesia cenderung menurun. sampai dengan September 2011 berjumlah 71. Provinsi DKI Jakarta. dimulai di Jawa Timur dan Jawa Barat.2011. Pada tahun 2010. dari 1. Angka kematian (Case Fatality Rate=CFR) AIDS tahun 2011 menurun dibandingkan dengan tahun 2010. Untuk mencapai eliminasi malaria kegiatan diagnosis dini.5 per 100.2 per 100. pada tahun 2011 sedang dalam proses memasuki tahap eliminasi malaria. Penurunan ini dicapai berkat upaya Kementerian Kesehatan bersama seluruh jajaran lintas sektor di Pusat dan Daerah yang mencakup upaya penanggulangan DBD dan dukungan alokasi dana di sebagian besar provinsi dan kabupaten/ kota.dilaksanakannya pilot project di beberapa wilayah. atau rata–rata 244. proporsi kasus AIDS tertinggi adalah pada kelompok umur 30-39 tahun sebanyak 33. 0. dan Afrika Selatan dengan penurunan angka kematian yang tadinya 168. proporsi kasus TB yang terdeteksi 70%. Kementerian Kesehatan menargetkan eliminasi penyakit malaria secara bertahap. Untuk memastikan adatidaknya parasit malaria.6% (2009). dan proporsi keberhasilan pengobatan 91. • Malaria dan Penyakit Bersumber Binatang Lainnya Indonesia telah berhasil menekan Annual Parasite Incidence (API). tersedia layanan Konseling dan Tes (KT) HIV.2 juta kasus malaria klinis yang diperiksa sediaan darahnya terdapat 240 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati dengan ACT.000 penduduk tahun 2010 dan 1.000 penduduk akan tercapai.000 orang per tahun. dari 1 juta kasus malaria klinis.506 orang mengikuti KT. Dengan demikian target MDG 2015 tersebut sudah tercapai pada tahun 2010.000 penduduk tahun 2011. • Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada periode 2009 . Pemakaian kelambu adalah salah satu upaya pencegahan penularan penyakit malaria.000 penduduk. Obat malaria yang digunakan adalah ACT (Artemisininbased Combination Therapy).9%. dilakukan pemeriksaan sediaan darah mikroskopis atau pemeriksaan RDT (Rapid Diagnostic Test). Pada tahun 2011. Pada tahun 2012 studi dilanjutkan dengan penerapan kewajiban (mandatory) fortifikasi vitamin A dalam minyak goreng.234 atau rata–rata 53. Tahun 2010 sudah berada di urutan ke-4 di bawah India.7% (2010) menjadi 1% (2011). PENYAKIT TIDAK MENULAR. kelompok umur 20-29 tahun 30. dari jumlah tersebut sebanyak 135 layanan KT dikembangkan pada tahun 2004-2009.2%. Untuk mempercepat pencapaian MDG pengendalian TB. proporsi kasus TB sebesar 78. Angka kematian DBD juga cenderung menurun pada periode 2009-2011. tahun 2010. Eliminasi artinya suatu daerah angka API-nya kurang dari 1 per mil (<1 per 1. Diperkirakan target MDG 2015 untuk menurunkan API sebesar 1 per 1. Pada tahun 2007. Jumlah kasus IMS yang diobati pada tahun 2009-2011 berjumlah 246. DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN • HIV-AIDS Pada tahun 2011. Keberhasilan ini juga dicapai 4.5 juta kelambu berinsektisida ke wilayah endemis di 26 provinsi. dari 4. yaitu 0. Pelayanan Pengobatan Infeksi Menular Seksual (IMS).253 orang per tahun.3%.80% pada 2011.

pengembangan WHO Collaborating Centre Human Animal Interface di Jakarta. pengukuran faktor risiko utama (obesitas. pelatihan Training of Trainer (TOT) untuk deteksi dini. Pada tahun 2011 dilaksanakan POMP di 98 kabupaten/kota yang dimulai sejak tahun 2006. serta manajemen DM dan penyakit metabolik di 16 provinsi. • Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah mencakup pengembangan pedoman faktor risiko.berkat dukungan peran serta seluruh lapisan masyarakat. Pada tahun 2012 akan dilaksanakan POMP di 114 kabupaten/kota. Penguatan sumber daya manusia telah dilakukan pada periode 2009-2011 dan 99 orang telah mengikuti S2-Field Epidemiology Training Programme (FETP). eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal tercapai di regional Jawa-Bali dan regional Sumatera. tahap kedua pada tahun 2010. dilakukan akselerasi program imunisasi Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional (GAIN-UCI) pada tahun 2010. hipertensi).803 Balita usia 0-59 bulan (97.8% dan pada tahun 2010 naik signifikan menjadi 75. pelaksanaan kontrol diabetes melitus. pelaksanaan surveilans epidemiologi. payudara dilakukan dengan pemeriksaan payudara oleh petugas kesehatan (Clinical Breast Examination) dan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari/Breast Selft Examination). Kampanye ini dimaksudkan untuk mendukung pencapaian Reduksi Campak dan Eradikasi Polio di Indonesia. pencegahan DM di Posbindu PTM. jumlah bayi di Indonesia yang harus mendapatkan imunisasi adalah 4. • Flu Burung Jumlah kasus Flu Burung pada manusia di Indonesia dari tahun ke tahun terus menurun. surveilans epidemiologi. pada tahun 2011 dikembangkan Early Warning Alert Response System (EWARS) di 4 provinsi sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun 2010 di 6 provinsi. Dilaksanakan pula surveilans epidemiologi PPOK di Puskesmas dan rumah sakit. pada tahun 2011.3%.7 juta orang. • Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Program deteksi dini PPOK dilaksanakan dengan melatih 20 tenaga kesehatan dari 5 provinsi. Program deteksi dini kanker Penyakit Tidak Menular Dalam rangka pencapaian 100% Universal Child Immunization (UCI) desa/kelurahan tahun 2014. • Kanker Skrining kanker leher rahim dan kanker payudara adalah kegiatan prioritas. Kementerian Kesehatan melakukan berbagai upaya pengendalian Flu Burung. termasuk kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Deteksi dini dengan pemeriksaan spirometri dilakukan pada masyarakat yang berisiko. Jumlah yang dicakup POMP tahun 2011 sebanyak 50 juta orang. Untuk membangun jejaring epidemiologi dan Surveilans Epidemiologi EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 47 . Selain kegiatan pengendalian Flu Burung dilakukan pula antisipasi pandemi influenza mencakup: simulasi penanggulangan episenter pandemi influenza. termasuk menetapkan 100 rumah sakit rujukan Flu Burung yang tersebar di seluruh Indonesia. Dilaksanakan pula kampanye imunisasi tambahan campak dan polio tahun ketiga di 17 provinsi yang mencakup 13. dengan tujuan agar informasi kejadian penyakit menular di seluruh Indonesia dapat diperoleh sedini mungkin untuk ditanggulangi. Pengertian 100% UCI desa/ kelurahan adalah bahwa 100% desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai tahap UCI yaitu 80% atau lebih bayi sampai dengan usia 1 tahun di desa/kelurahan telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. dan penyediaan ruang isolasi di 10 rumah sakit rujukan Flu Burung. Sulawesi dan Nusa Tenggara. dikembangkan pula SMS gateway di seluruh provinsi untuk penguatan sistem pelaporan penyakit menular. tahun 2011 eliminasi tercapai di regional Kalimantan. manajemen kasus dan intervensi berbasis komunitas di pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM). Selanjutnya.5%) untuk campak. • Filariasis Sebanyak 368 kabupaten/kota di Indonesia endemis Filariasis atau Penyakit Kaki Gajah. dan tahun 2012 diharapkan seluruh wilayah Indonesia telah mencapai tahap eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal. gula darah. pelatihan petugas kesehatan. Pada tahun 2010.8%) untuk polio dan mencakup 11. Pada tahun 2011 telah dilatih pelaksana skrining sebanyak 954 orang di 79 Puskemas dan 102 orang dari 17 provinsi.655. • Diabetes Melitus (DM) Pengendalian diabetes melitus dilaksanakan dengan mengembangkan pedoman tatalaksana kasus. Tetanus Maternal dan Neonatal dinyatakan telah mencapai tahap eliminasi oleh WHO di sebagian wilayah Indonesia. Pada tahun 2009 UCI desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai 69. table top simulation. Kabupaten/kota yang endemis Filariasis akan dilakukan POMP secara bertahap. Pada tahun 2011 dilatih 353 Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan KLB tingkat kabupaten/kota. penguatan kapasitas laboratorium. Skrining kanker leher rahim dilakukan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan cryotherapy untuk IVA positif. Program skrining faktor risiko juga dilaksanakan di 16 kabupaten di 14 provinsi. Imunisasi tambahan Campak dan Polio telah dilakukan pada tahun 2009 dan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Untuk penguatan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (SKD-KLB). seperti pekerja tambang dan perokok. Di samping itu. Eliminasi Filariasis akan dicapai pada tahun 2020 dengan melakukan Pemberian Obat Masal Pencegahan (POMP). aktivitas fisik.190 Balita 9-59 bulan (97.544. diet sayur buah. Pada tahun 2011.

Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan perubahan perilaku. Salah satu upaya adalah melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). sebagai bagian dari pengendalian faktor risiko penyakit dan lingkungan. Kota Pekalongan. Kota Mataram. Selain itu dilaksanakan operasionalisasi pembangunan berkelanjutan. Kabupaten Sragen. Pada tahun 2010. Upaya penyediaan pos kesehatan arus mudik dimaksudkan untuk mendukung Decade of Action for Road Safety 2011-2020 Pemantauan Arus Mudik Upaya penyehatan lingkungan adalah kegiatan yang mendukung pengendalian penyakit menular dan tidak menular. Kota Metro Lampung. Pasar percontohan tersebut yaitu (1) Pasar Ibuh. kantor-kantor dan unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia. (5) Pasar Cibubur. pada tahun 2011 dimulai mini simulasi penanggulangan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) di tujuh lokasi dan pendidikan pelatihan karantina kesehatan bagi 40 orang staf kantor kesehatan pelabuhan. (2) Pasar Bunder. • Kota Sehat Peningkatan derajat kesehatan masyarakat perlu didukung oleh tatanan kota yang bersih dan sehat. Kesiapsiagaan arus mudik tidak hanya dilaksanakan pada saat Idul Fitri tapi juga pada saat Natal dan Tahun Baru setiap tahun. Penyelenggaraan kabupaten/ kota sehat merupakan pendekatan terpadu. Dengan gerakan ini seluruh komponen bangsa diajak melakukan tindakan nyata mewujudkan hidup bersih dan sehat. Kementerian Dalam Negeri dan berbagai sektor lainnya. Kementerian Kesehatan juga mendorong Gerakan Nasional Bersih Negeriku yang merupakan amanat Presiden RI.1% rumah tangga. (7) Pasar Madyopuro. Di lingkungan Kementerian Kesehatan gerakan ini dilaksanakan di rumah sakit. menyeluruh. Kumulatif jumlah desa yang melaksanakan Program STBM sampai Oktober tahun 2011 adalah 5. Laporan provinsi dan berbagai tinstansi kesehatan sampai dengan Oktober 2011 menunjukkan bahwa persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat kesehatan adalah 87%. Pada tahun 2011. masyarakat di desa melibatkan Pemerintah Daerah.4%. lintas sektor berbasis masyarakat dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Hasil Survei BPS triwulan pertama tahun 2011. (3) Pasar Gianyar. Konferensi ini dihadiri 600 peserta dari 30 negara. Kementerian Kesehatan menyiagakan 630 pos kesehatan arus mudik lebaran dan 171 rumah sakit di jalur utama mudik. Proyek percontohan ini berlangsung 3 tahun (2009-2011). Kabupaten Gianyar. nyaman. Kota Payakumbuh. Kota Jakarta. implementasi International Health Regulations (IHR) 2005 di Indonesia. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat. tahun 2010 sebanyak 26 mushola dan tahun 2011 sebanyak 29 mushola. pemberdayaan Penyehatan Lingkungan 5. Untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas selama arus mudik lebaran pada H-7 sampai dengan H+7. Kota Bontang. menunjukkan persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat adalah 55. (8) Pasar Rawa Indah. kabupaten/kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih. (9) Pasar Margorejo. terutama di daerah rawan kemacetan dan rawan kecelakaan bekerjasama dengan lintas sektor terkait. Replikasi Pasar Sehat di daerah lain akan dilakukan tahun 2012. aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi. Pada tahun 2012 akan dilakukan replikasi dan perluasan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 140 desa pada 28 kabupaten di 10 provinsi. Kabupaten Gunung Kidul.FETP. Telah dilaksanakan pula proyek percontohan 10 Pasar Sehat di 9 provinsi. Sedangkan persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas adalah 43.2%. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK HIDUP SEHAT Pada tahun 2010 Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Dalam Negeri telah meluncurkan Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. Kementerian Kesehatan telah memberikan bantuan program Mushola Sehat secara berturut-turut tahun 2009 sebanyak 154 mushola. Kementerian Pekerjaan Umum. • Mushola Sehat Bentuk lain pemberdayaan masyarakat yang berbasis kesehatan adalah melalui program Mushola Sehat yaitu kegiatan masyarakat untuk memperbaiki tempat berwudhu dan sanitasi mushola yang dilaksanakan secara mandiri dengan bantuan dana stimulan dari pemerintah sebesar 5-15 juta rupiah per mushola. Keberhasilan ini dicapai berkat kerja sama antara Kementerian Kesehatan. dan (10) Pasar Pengesangan. berbasis pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berwawasan kesehatan seperti yang diatur dalam peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan.886 desa. (4) Pasar Podosugih. Kota Malang. yaitu penyediaan sarana air minum dan sanitasi dasar bagi masyarakat. Kegiatan yang dilakukan selama arus mudik lebaran tahun 2011. Sampai tahun 2011 ada 267 kabupaten/kota (56%) yang tersebar di 28 provinsi yang telah melaksanakan pendekatan kabupaten/ kota sehat. telah dilaksanakan Konferensi Internasional Jejaring Kesehatan Masyarakat atau FETP/Training of Epidemiology and Public Health Networking (TEPHINET) di Bali. Untuk penguatan kapasitas inti (core capacities) di pintu masuk negara. Upaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dilakukan melalui pengembangan desa 48 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . jumlah kematian dapat diturunkan 9% yaitu dari 853 orang di tahun 2010 menjadi 799 orang di tahun 2011. (6) Pasar Argosari. diperkuat dengan dibentuknya Komisi Nasional Implementasi IHR yang bertugas mengkoordinasikan implementasi IHR 2005 di Indonesia. peningkatan perilaku sehat di masyarakat telah mencapai 50. Konsep Pasar Sehat adalah peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat para pedagang dan pengunjung pasar tradisional.

Pada tahun 2011 terdapat 266. tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mengajak dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan. Selain itu. Kegiatan Posbindu PTM dibina oleh Puskesmas. Poskestren Kit berupa peralatan yang digunakan untuk kegiatan promotif di Poskestren dalam penggalakan keteladanan berperilaku hidup bersih dan sehat di kalangan santri/santriwati pondok pesantren dan masyarakat di sekitar pondok pesantren. keluarga berencana.323 unit. 200 desa. • Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Posyandu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan guna meningkatkan akses masyarakat ini. imunisasi.005 unit. 18 pasraman sehat. Berdasarkan laporan rutin program per Desember 2011.022 Posmaldes di daerah endemis malaria di Indonesia.483. jumlah Puskesmas tercatat sebanyak 9. Sepanjang tahun 2011. PELAYANAN KESEHATAN DASAR DAN RUJUKAN Pada tahun 2010-2014 pembangunan kesehatan dititikberatkan pada peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. gizi. • Peran Serta Masyarakat Kementerian Kesehatan telah menjalin hubungan dengan lembaga masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan 18 organisasi kemasyarakatan. • Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Di daerah tertentu Posbindu PTM disebut juga Posyandu Lansia. • Pos Malaria Desa (Posmaldes) Kegiatan Posmaldes mencakup penemuan kasus malaria dan penyuluhan tentang 6. Saat ini jumlah kader ormas/motivator yang sudah dilatih sebanyak 800 orang. Dewasa ini terdapat 2. siaga aktif. ada beberapa bentuk pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan terkait dengan kampanye PHBS. dan karang werdha. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 49 . dan pengendalian diare.pengendalian malaria. sejumlah 15.9%) telah membawa anak Balitanya ke Posyandu. meningkat pada tahun 2011 menjadi 9. 200 pondok pesantren sehat. Bentuk UKBM yang telah dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut: • Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Poskesdes adalah fasilitas kesehatan desa/ kelurahan yang memberikan pelayanan meliputi upaya promotif.827 Posyandu di Indonesia. Organisasi kemasyarakatan ini melakukan kegiatan memberdayaan masyarakat di 23 provinsi. preventif.329 desa/kelurahan siaga aktif. Poskesdes adalah bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) di desa/kelurahan dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa/ kelurahan. dan 18 pura sehat. dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader.264 ibu (80. Sasaran kegiatan Posbindu PTM adalah kelompok masyarakat berusia di atas 10 tahun sampai lanjut usia. • Pelayanan Kesehatan Dasar Pada tahun 2010. dan pengobatan sederhana.000 Posbindu PTM di Indonesia. Sampai tahun 2011 telah dikembangkan 43. Di masa mendatang kegiatan Posbindu PTM diharapkan dapat berkembang cepat di tengah masyarakat agar penyakit tidak menular terkendali di Indonesia. • Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan Poskestren Kit sebanyak 100 paket untuk 55 kabupaten/kota di 10 provinsi. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di bulan November 2011 yang lalu telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan 23 Dunia Usaha yang terdiri dari 4 BUMN dan 19 perusahaan swasta nasional dan internasional. 25 rumah sakit. Pada tahun 2011 tercatat 3. Dalam meningkatkan pelayanan di Posyandu pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan Posyandu Kit sebanyak 150 paket untuk 67 kabupaten/kota di 11 provinsi.

Pengadaan alat dan sarana penunjang di Puskesmas dan Puskesmas Perawatan. Peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas Perawatan di DTPK. Dana BOK pada tahun 2011 disalurkan langsung ke seluruh 497 kabupaten/kota dengan perbedaan alokasi anggaran BOK di berbagai regional.904.00 untuk 33 provinsi. Sardjito telah meraih penghargaan Patient Safety dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi). Perbedaan alokasi anggaran ini ditentukan antara lain berdasarkan adanya perbedaan geografis. 2 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Timur dan 5 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Barat. Pembangunan Puskesmas Perawatan di DTPK akan terus dilakukan hingga mencapai target 101 Puskesmas. dan Papua. malam renungan. sehingga masih ada 7 kabupaten/ kota (1. Maluku Rp. regional KalimantanSulawesi sebesar Rp.215.967 di seluruh Indonesia memperoleh BOK. Sardjito. Gorontalo. Maluku Utara.000.304 unit. terluar (dtpk dan penanggulangan daerah bermasalah (pdbk) Upaya meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dilakukan dengan: 1. Untuk mendukung pelayanan kesehatan di DTPK. 7 rumah sakit pemerintah sedang dalam proses akreditasi internasional. rumah sakit yang terakreditasi telah mencapai 819 rumah sakit. yaitu RSUP Dr. Sulawesi Barat. atau terjadi peningkatan sebanyak 182 dibandingkan dengan tahun 2010 (637 rumah sakit).632 rumah sakit di seluruh Indonesia. yaitu akreditasi 5 pelayanan. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan anggaran BOK dari tahun 2010 yang berjumlah Rp. Terdapat perbedaan alokasi anggaran per Puskesmas per tahun untuk regional Sumatera Jawa-Bali sebesar Rp. RSUP H. pemanfaatan BOK-nya cukup besar. 2. serta dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain di daerah tertinggal.250juta/Puskesmas/ tahun.75juta/ Puskesmas/tahun.Pada tahun 2011 RSUP Dr. Kegiatan jambore meliputi: lomba poster. fun games. RSUP Fatmawati dan RS Jantung Harapan Kita telah mendapat penghargaan dari Bayer pErdalin: Competition On ManageMENt of healthcare asSociAted infection controL (BE COMMENSAL). Rumah Sakit Bergerak berjumlah 14 unit. Adam Malik.000. flying health care. Pada umumnya daerah Indonesia Timur yang memiliki kondisi geografis sulit. Kalimantan Barat. RSUP Fatmawati. • World Class Health Care Sampai tahun 2011 terdapat 4 rumah sakit swasta yang terakreditasi internasional. Nusa Tenggara Timur. terpencil. RSUP Dr. Marzoeki Mahdi Bogor dengan tema Investasi Kesehatan Jiwa melalui Ajang Prestasi dan Kreativitas Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).6%).555. RSPAD Gatot Soebroto.262. • Pelayanan Kesehatan Rujukan Pada tahun 2010 terdapat 1. • Rumah Sakit Bergerak Pada tahun 2010. dibandingkan dengan daerah lainnya. Pada tahun 2011 seluruh Puskesmas yang berjumlah 8. dari 497 kabupaten/kota telah memanfaatkan dana BOK. 12 pelayanan dan 16 pelayanan. Sebanyak 490 kabupaten/kota (98. Kementerian Kesehatan juga menyediakan beberapa sarana penunjang seperti: Rumah Sakit Bergerak. Kementerian Kesehatan menyediakan fasilitas Puskesmas Keliling 7. Cipto Mangunkusumo. seperti Papua. • Puskesmas Keliling Untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan perairan. BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) terdiri dari Puskesmas Perawatan berjumlah 3. Puskesmas Terapung dan Puskesmas Keliling Air (Pusling Air).000. dan pada tahun 2011 dipersiapkan 10 unit Rumah Sakit Bergerak baru di Provinsi Kepulauan Riau.019 unit dan Puskesmas Non Perawatan sebanyak 6.000. • Penanganan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan menggelar Jambore Kesehatan Jiwa pada tanggal 8-9 Oktober 2011 di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr. yaitu 4 unit di kabupaten perbatasan Papua.00 untuk 17 provinsi menjadi Rp. 4 unit di kabupaten erbatasan Nusa Tenggara Timur.4%) yang belum memanfaatkan dana BOK secara optimal. peningkatan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal. Selain itu. RSUP Sanglah. kepulauan dan daerah perbatasan. Maluku Utara. Sementara itu dalam pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit. berkemah bersama. dan 18 rumah sakit di antaranya berada di DTPK/DBK di 17 kabupaten/kota. Pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebanyak 83 Puskesmas Perawatan dibandingkan dengan tahun 2010 yang berjumlah 76 Puskesmas Perawatan. 8. Rumah Sakit Bergerak merupakan fasilitas kesehatan yang siap guna dan bersifat sementara dalam jangka waktu tertentu. • Puskemas Terapung Sampai dengan tahun 2011 Kementerian Kesehatan bersama pemerintah Daerah menyediakan 15 unit Puskesmas Terapung.100juta/Puskesmas/ tahun. Papua Barat. Maluku.200 juta/Puskesmas/ tahun dan regional Nusa Tenggara dan Papua sebesar Rp. Terdapat 3 jenis akreditasi rumah sakit. lomba olahraga serta seni dan budaya. perbatasan dan kepulauan 50 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dan RSUP Dr. Terjadi peningkatan bermakna di tahun 2011 sebanyak 89 rumah sakit. • Akreditasi Rumah Sakit Pada tahun 2011. Wahidin Sudirohusodo.

7.5. Tahun 2011 terdapat 335 kabupaten/kota atau 67. jaminan kesehatan pada tahun 2011.9%. Kalimantan Barat. sehingga total jumlah Pusling Air sampai 2011 adalah 925 Unit. sebanyak 401 dokter telah menyelesaikan Program Internsip Dokter. Pada tahun 2011. Maluku Utara.810 PTT yang terdiri dari 2. Papua Barat.5% peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). dan dokter spesialis untuk daerah terpencil dan sangat terpencil diperpanjang dari 6 bulan menjadi 1 tahun. Pemerintah telah meningkatkan anggaran Jamkesmas sejak tahun 2009. dan pada tahun 2011 sebanyak 1.078 Fasilitas Kesehatan (Faskes) sebagian besar adalah rumah sakit. 6. dokter gigi. Pada tahun 2011 jumlah penduduk yang memiliki jaminan kesehatan menjadi 63.425 dokter.4% merupakan peserta program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). pengembangan DAN pemberdayaan sdm kesehatan Mulai tahun 2011.1%. dan Polri. Maluku. 504 dokter gigi. Kalimantan Timur 3 unit. Sampai akhir tahun 2011 empat provinsi telah mencapai universal coverage.Air (Pusling Air). Pada tahun 2011 realisasi penggunaan anggaran Jamkesmas sebesar 99.125 triliun dan pada tahun 2011 meningkat kembali sebesar Rp. yaitu Sumatera Selatan.4 juta jiwa mencakup masyarakat miskin dan tidak mampu.4.2% peserta asuransi swasta lainnya.452 orang. dan Kalimantan Barat 6 unit. Sampai dengan tahun 2010.2% peserta Jamsostek. Pada tahun 2011. 9. Daerah tersebut adalah Papua. Pemerintah daerah provinsi/kabupaten/ kota yang memiliki kemampuan sumber daya yang memadai telah mengembangkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan peserta masyarakat miskin yang tidak dicakup oleh Jamkesmas. Untuk meringankan beban keuangan para penderita Thalassaemia major. meningkat pada tahun 2010 menjadi Rp. 32. pemerintah daerah juga turut memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dengan mengangkat tenaga kesehatan melalui program PTT Daerah.881 bidan. Selain Puskesmas Keliling Air. sasaran Jamkesmas sebesar 76. Sulawesi Selatan. dan Kalimantan Timur. Bali. 7.6. Kementerian Kesehatan mengadakan 908 Pusling Air dan pada tahun 2011 ditambah 17 Pusling Air. 2. • Flying Health Care Flying Health Care (FHC) adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tim kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dengan dukungan transportasi udara. Nusa Tenggara Timur 4 unit. TNI. Total sampai dengan tahun 2011 berjumlah 39. Selain itu. Selama tahun 2010. penghuni Rutan/Lapas. dan 1. para penghuni panti sosial.5% peserta jaminan kesehatan perusahaan.3 triliun. Pada tahun 2011 telah diangkat 10.6%) dan Bangka Belitung (84. Ditargetkan pada tahun 2014 seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan sebagai pelaksanaan UU No.4% dari 497 kabupaten/kota di Indonesia yang telah melaksanakan program Jamkesda. Dua provinsi yang cakupan jaminan kesehatannya besar adalah Kepulauan Riau (88. Pusling Air berbentuk perahu motor dan dapat dimanfaatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan di kabupaten/kota yang memiliki wilayah kepulauan. Alokasi anggaran Jamkesmas tahun 2009 sebesar Rp. Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan 9. Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan pelayanan pengobatan. dan Aceh. masa pengabdian tenaga PTT dokter. Kementerian Kesehatan pada tahun 2011 mengadakan 17 Puskesmas Keliling Double Gardan untuk wilayah yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa. dan masyarakat miskin akibat korban pasca bencana. Dari 63.4% peserta Askes PNS. Kepulauan Riau. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengoperasikan FHC untuk menjangkau daerah terpencil di 8 provinsi yang sulit ditempuh dengan kendaraan darat maupun perairan.6 triliun. dengan demikian jumlah penduduk yang tidak mempunyai jaminan berkurang menjadi 36. 13. 51 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . pengembangan jaminan kesehatan Kementerian Kesehatan terus melakukan perbaikan dan pengembangan jaminan kesehatan menuju universal coverage.141 dokter sedang mengikuti program ini. Sejak tahun 2008 program jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu diberi nama program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).133 Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi peserta Jamkesmas dan pelayanan kesehatan rujukan di 1. PuslingDouble Gardan tersebut didistribusikan ke Provinsi Papua 4 unit.9%.1% penduduk yang memiliki 10.9%). Peningkatan ketersediaan anggaran diikuti dengan peningkatan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan rujukan.

yaitu penghargaan Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for Health kepada dr. Dalam rangka pelaksanaan Program Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). dan analis kesehatan di 35 kabupaten/kota prioritas DTPK di 12 provinsi. obat program dan vaksin.66 bulan di tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010 selama 14. RS BethesdaYogyakarta. Cipto Mangunkusumo-Jakarta. Kementerian Kesehatan mengembangkan Program Tugas Belajar (Tubel) yaitu dengan memberikan bantuan beasiswa kepada 1. dan RS Sentosa. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Hukum an HAM menyusun Rancangan Peraturan Presiden tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Antiviral. obat untuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)/bencana. ahli gizi. ahli madya farmasi. dengan rincian pada Tabel 9 berikut ini. keterjangkauan. perawat. harmonisasi peraturan 52 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kerja sama dengan pemegang paten bukan hanya untuk obat HIV-AIDS tetapi juga untuk obat Hepatitis B agar dapat diproduksi di Indonesia. RS HasanSadikin. dan menerapkan E-Register alat kesehatan. RS Borromeus. • Reposisi dan Revitalisasi Obat Generik Kementerian Kesehatan juga telah menetapkan kebijakan Online Logistic System di fasilitas kesehatan dan pencitraan obat generik yang lebih baik di masyarakat. Sistem ini akan mempermudah pelaku industri untuk mengakses pelayanan perizinan alat kesehatan secara 11. pada tahun 2011 telah dikirim sebanyak 363 tenaga perawat untuk bekerja di rumah sakit di Jepang selama tiga tahun. yaitu selama 15. pemerataan. Jumlah residen senior yang didayagunakan pada tahun 2011 berjumlah 383 orang di 78 kabupaten/kota dan di DBK. Dalam upaya mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. rasionalisasi harga obat generik dilakukan pada 453 item.Government pada Perizinan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). sedangkan di rumah sakit sebesar 66. Brahim dan bidan Diana Maryem.391 tenaga kesehatan strategis yang antara lain terdiri dari ahli kesehatan lingkungan.510 tenaga kesehatan pada 2011. Kementerian Kesehatan melaksanakan pemilihan tenaga kesehatan teladan. Beberapa Puskemas di Jawa Barat telah pula melakukan peresepan secara elektronik yaitu di Puskesmas Babakan Sari-Bandung dan Puskesmas Telaga Murni-Bekasi. kefarmasian. • Fasilitasi License Compulsory/ Government Used Untuk mendukung penanggulangan penyakit HIV-AIDS dan Hepatitis B di Indonesia dipandang perlu memberikan akses kepada masyarakat pada obat antiviral yang saat ini masih dilindungi Paten. Pada tahun 2010.5%. dan di tahun 2011 pada 499 item • Online Logistic System Pada tahun 2011 dikembangkan Software Online Logistic System yang diujicobakan di beberapa kabupaten/ kota dan disosialisasikan ke seluruh instalasi farmasi di Indonesia. Jumlah item obat generik yang mengalami rasionalisasi harga dilakukan dari tahun ke tahun. Kesehatan.7%. Pada tahun 2011 disediakan anggaran sebesar Rp. Pada tahun 2011 penggunaan obat generik di Puskesmas mencapai 96. sebagai pengganti Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Anti Retroviral. menyediakan Online Logistic System. organisasi profesi dan praktisi kesehatan. pada tahun 2011 telah dibentuk Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) dan Komite Nasional Farmasi (KNF).6 bulan.1. perundangan. dan RS Mitra Keluarga-Bekasi. peningkatan ketersediaan. RS Karawang.2 bulan dan tahun 2009 selama 12. kedokteran. • Perizinan Alat Kesehatan Secara Online Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah membangun sistem E. Setiap tahun.Untuk memenuhi pelayanan kesehatan di DTPK. Eka Hospital-Tangerang. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan Tahun 2011 telah dilakukan beberapa upaya yaitu: reposisi dan revitalisasi obat generik. Pemenuhan tenaga dokter spesialis di DTPK dikembangkan Program Dokter Dengan Kewenangan Tambahan (PDDKT) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Penghargaan internasional untuk tenaga kesehatan teladan diberikan pada tenaga kesehatan Indonesia. • Resep Elektronik (E-Prescription) Peresepan secara elektronik telah dilakukan oleh RSUPN Dr. Penggunaan obat generik di fasilitas kesehatan menunjukkan angka yang menggembirakan. pada tahun 2011 telah diangkat 1. Ketersediaan obat di instalasi farmasi kabupaten/kota mengalami peningkatan yang bermakna. Setiap tahun Kementerian Kesehatan menyediakan obat dan vaksin untuk buffer stock pusat dan provinsi. melakukan kemandirian bahan baku obat. Pada tahun 2012 seluruh kabupaten/kota akan mengimplementasikan sistem informasi logistik ini. Saat ini Kementerian Kesehatan sedang menyusun Peraturan Menteri Kesehatan tentang Penggunaan Resep Elektronik di Fasilitas Kesehatan dengan melibatkan para pakar di bidang hukum kesehatan.29 triliun untuk keperluan tersebut.

sehingga tahun 2010 telah dilaksanakan berbagai kegiatan persiapan menyambut pemberlakuan UU KIP. Realisasi anggaran Kementerian Kesehatan menunjukkan kecenderunganmeningkat.895.12.lpse. Sejak ditetapkan penggunaan sistem LPSE untuk pengadaan barang dan jasa. Jumlah layanan publik yang diberikan selama April–Desember 2010 tercatat sebanyak 22. telah terjadi peningkatan efisiensi yang cukup bermakna. reformasi birokrasi Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Kesehatan sebagai badan publik berkomitmen menjalankan amanat UU KIP.085. Sejalan dengan kebijakan desentralisasi. dan fraksi Lumbricusrubellusuntuk pengobatan aterosklerosis dan perbaikan sirkulasi darah. b.162 followers.472. Hasilnya adalah sejumlah bahan baku obat yang dapat diproduksi di dalam negeri guna memenuhi kebutuhan produksi obat jadi.08 triliun.295. antara lain Fraksi Bioaktif Cinamomumburmanidan Lagerstroemia speciosa untuk menurunkan resistensi insulin dan pengobatan diabetes. LAYANAN INFORMASI & PENGADUAN ALAMAT Pemanfaatan sarana informasi dan pengaduan oleh masyarakat menunjukkan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 53 .46 triliun dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 14.730 layanan. Pada tahun kedua (2011) pelaksanaan UU KIP. Kementerian Kesehatan termasuk dalam 10 besar badan publik paling terbuka berdasarkan monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Pusat terhadap 82 badan publik tingkat pusat. pengobatan kanker.171 layanan.id. pengobatan sindroma pramenstrual dan nyeri menstruasi. sejak tahun 2010 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan akses masyarakat dan untuk mendapatkan informasi pengaduan melalui Pusat Tanggap dan Respon Cepat (PTRC). dan berbagai media sosial yang dikembangkan.34 triliun.meningkat di tahun 2011 senilai Rp. Sampai tahun 2011 followers untuk twitter Kementerian Kesehatan telah mencapai 3. Pojok Informasi.online sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kefarmasian dan alat kesehatan.194.6%) bila dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun 2010. Secara nominal. terutama bahanbahan yang telah diyakini khasiatnya berdasarkan hasil penelitian. Efisiensi pengadaan barang dan jasa melalui LPSE pada tahun 2010 mencapai nilai Rp. Pada tahun 2011 jumlah layanan meningkat 288 layanan (32. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan proporsi anggaran untuk pembangunan kesehatan di daerah.191.150 layanan.go. sementara jumlah layanan tahun 2011 tercatat sebanyak 30.Penataan (Right Sizing) PNS di Kementerian Kesehatan. pengelolaan anggaran pembangunan kesehatan tahun 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 13. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat tersebut.depkes. yaitu salah satunya dengan membentuk Pejabat Pengelola dan Informasi dan Dokumentasi (PPID). peningkatan yang signifikan sejak 2010.13.398. Kementerian Kesehatan telah meningkatkan alokasi anggaran preventif dan promotif dengan konsisten sejak 2 tahun terakhir ini. • Kemandirian Bahan Baku Obat Upaya menciptakan kemandirian di bidang bahan baku obat dan obat tradisional dilakukan dengan memberdayakan keragaman hayati yang dimiliki Indonesia. Dengan komitmen mem-bangun pengadaan yang terbuka. Layanan informasi melalui sosial media twitter mengalami penambahan pengikut (followers) yang cukup banyak. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sejak tahun 2010 seluruh pengadaan barang dan jasa di Kementerian Kesehatan telah menggunakan layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik melalui website: www.478. Adapun jenis layanan PTRC selama 2011 menunjukkan proporsi permohonan informasi 79%. Pada tahun 2009 anggaran untuk Keberhasilan pemanfaatan anggaran pembangunan kesehatan di Pusat maupun Daerah ditunjukkan dengan tercapainya realisasi anggaran. alokasi anggaran Kementerian Kesehatan untuk pembangunan kesehatan di daerah mendapat perhatian Kementerian Kesehatan. Selama 2011 jumlah layanan informasi dan pengaduan yang masuk sebanyak 1. alokasi anggaran ini ditingkatkan pada tahun 2011 menjadi Rp. Anggaran preventif dan promotif pada tahun 2010 sebesar Rp. Pemerintah secara resmi telah menetapkan penundaan sementara penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 12. bersaing dan transparan. Kementerian Kesehatan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk kategori kementerian dengan jumlah pagu terbesar menggunakan layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik tahun 2010. pengaduan masyarakat 19% dan sisanya 2% memberikan saran dan perbaikan kepada Kementerian Kesehatan.

Penyalahgunaan dan Korban Penyalahgunaan Narkotika. dan 20 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Dari 5 PP amanah UU. • Undang-Undang No. Penguatan Perangkat Perundangundangan • Undang-Undang No. Jawa Tengah. Sistem Informasi Kesehatan Nasional Saat ini Kementerian Kesehatan. telah mengembangkan berbagai sistem elektronik baik untuk mendukung proses pelayanan kesehatan maupun administrasi kesehatan. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Komitmen Kementerian Kesehatan untuk meraih WTP 2012 ditandai dengan penandatanganan piagam Komitmen Meraih Opini Laporan Keuangan WTP oleh seluruh pejabat struktural dan pengelola keuangan di lingkungan Kementerian Kesehatan. Pemerintah telah menyusun RUU tentang Tenaga Kesehatan. 17 di antaranya sudah ditetapkan menjadi Permenkes. Melalui event tersebut. sistem registrasi dokter/dokter gigi online dan Sistem Informasi Laporan Keuangan (SILK). Pemanfaatan obat tradisional dikenal di seluruh negara ASEAN. Sementara 7 RPP lainnya disatukan materinya menjadi satu RPP yang berjudul Pelaksanaan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS). 15 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). sedangkan Permenkes tentang Hak Penggunaan Pelayanan Kesehatan. Dari 24 PP yang diamanahkan telah ditetapkan tiga PP. yaitu PP Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah. Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik (Good Governance) Opini BPK terhadap laporan keuangan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2009 dan 2010 berturut-turut adalah disclaimer. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengamanatkan Kementerian Kesehatan untuk menyusun 9 Peraturan Pemerintah (PP). website Kementerian Kesehatan. Simposium 54 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Indonesia berhasil mendeklarasikan “Jakarta Call for Action on Combating Dengue”. Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS). PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. Oktober 2011 menjadi titik tolak bagi negara ASEAN untuk mewujudkan rencana pengintegrasian obat tradisional ke dalam sistem kesehatan. Permenkes tentang Penentuan Kematian dan Permenkes Pembinaan dan Pengawasan masih dalam pembahasan. Sedangkan RPP lainnya masih dalam pembahasan di internal Kementerian Kesehatan termasuk RPP tentang Tenaga Kesehatan Asing. di antaranya: E-Pharm. mengamanatkan untuk menyusun 1 Undang-Undang (UU). Pada tahun 2011. Dari 11 Permenkes yang diamanahkan telah ditetapkan Permenkes Nomor 2415/Menkes/Per/ XII/2011 tentang Rehabilitasi Medis Pecandu. hal ini mendorong para pengambil keputusan dan jajaran Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki pengelolaan administrasi keuangan guna meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2012 untuk laporan keuangan tahun 2011. selama 16 bulan yang dimulai pada tanggal 1 September 2011. dan pada tahun 2011 telah memasuki proses harmonisasi. 2 Peraturan Presiden (Perpres). Untuk 20 Permenkes yang diamanahkan. Untuk meningkatkan upaya pengendalian HIVAIDS. dan 11 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Sesuai dengan tema konferensi “Dengue Is Everybody’s Concern. mengamanatkan untuk menyusun 5 Peraturan Pemerintah (PP). telah diselenggarakan “International Symposium on Getting to Zero New HIV Infections. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.31 Desember 2012. Zero Discrimination and Zero AIDSRelated Deaths in ASEAN”.yang lebih dikenal dengan moratorium. Causing Socioeconomic Burden. 2 Peraturan Presiden (Perpres). dan PP No 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika. • Undang-Undang No. PP Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan yang masih cukup relevan. Penyelenggaraan The Official Launch of the ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011 yang waktunya bersamaan dengan dilaksanakannya International Conference on Dengue di Jakarta mendapatkan apresiasi internasional. sistem registrasi kefarmasian dan alat kesehatan. dan 1 Peraturan Daerah untuk setiap daerah. but It’s Preventable” telah membuka mata dunia bahwa demam berdarah adalah masalah bersama yang dapat diatasi. namun informasi tentang kemanjuran obat tradisional masih berdasarkan pengalaman empiris belum didukung bukti ilmiah. Kementerian esehatan masih melakukan pembahasan internal untuk Rancangan Peraturan Presiden yaitu Peraturan Presiden tentang Sistem Kesehatan Nasional dan Peraturan Presiden tentang Badan Pertimbangan Kesehatan. Tema konferensi The 3rd Conference on Traditional Medicine in ASEAN Countries -“Utilization of Evidence Based Traditional Medicine in Health Care” yang diselenggarakan di Surakarta. saat ini Kementerian Kesehatan telah menyusun RPP tentang Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS). 24 Peraturan Pemerintah (PP).sementara dua Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) telah selesai tahap harmonisasi yaitu RPP tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dalam proses penandatanganan oleh 5 Menteri untuk ditetapkan menjadi PP dan RPP tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Dari 9 buah PP yang diamanahkan telah ditetapkan PP Nomor 44 Tahun 2010 tentang Prekursor. 14. 1 Peraturan Presiden (Perpres). HUBUNGAN LUAR NEGERI BIDANG KESEHATAN Keketuaan ASEAN tahun 2011 dimanfaatkan Kementerian Kesehatan untuk berperan aktif dalam menerapkan kesepakatan ASEAN di bidang kesehatan dalam mencapai Komunitas Sosial Budaya ASEAN 2015.

sejak tahun 2010-2011 telah dilakukan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam manajemen dan teknis penanggulangan krisis kesehatan di 150 kabupaten/kota. Advisory Group bertugas memberikan pandangan dan rekomendasi PIP kepada WHO. setara. PENANGGULANGAN BENCANA DAN KRISIS KESEHATAN Dalam rangka menurunkan risiko kesehatan pada setiap kejadian yang menimbulkan atau berdampak pada krisis kesehatan. terdiri dari dokter spesialis. 21-24 November 2011. Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/ kota. 15. asisten apoteker. 16. dan rumah sakit rujukan. ambulans. sepanjang tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama bidang kesehatan dengan Islamic Development Bank (IDB) tentang pendirian Indonesian Cardiac Center di Gaza. dalam perjuangan mengubah mekanisme virus sharing yang diterapkan WHO selama lebih dari 60 tahun. tenaga surveilans epidemiologi. dokter umum. dokter gigi. Palestina. yaitu warga negara Indonesia yang bermukim EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 55 . November 2011. ahli gizi. dan menguntungkan semua pihak. pelayanan kesehatan haji Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Pemeriksaan sebelum keberangkatan dimulai di Puskesmas. Untuk pelayanan kesehatan haji di Tanah Suci tahun 2011. dan mencegah terjadinya penularan penyakit menular. Dalam konteks kerja sama internasional. Pada tahun 2011 diplomasi kesehatan Indonesia di forum WHO telah mencatat sejarah yang mengubah tatanan kesehatan global dengan disepakatinya resolusi “The Framework for Pandemic Influenza Preparedness (PIP): Sharing of Influenza Viruses and Access to Vaccines and Other Benefits” pada Sidang ke-64 World Health Assembly (WHA) di Jenewa. Salah satu bentuk kepedulian Indonesia pada masalah krisis kesehatan global.800 WNI overstay pada saat pemulangan dengan kapal laut dari Arab Saudi ke Indonesia. jika ada yang menderita penyakit tertentu dirujuk ke rumah sakit. Disetujuinya penerapan Standard Material Transfer Agreement pada virus sharing. Ban Ki Moon yang menyampaikan apresiasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas pelayanan Puskesmas yang dinilai cukup berhasil. dan tenaga non-medis. penata rontgen. Indonesia telah terpilih menjadi Vice Chair Advisory Group (Wakil Ketua Komite) pada pertemuan PIP Framework Advisory Group di Jenewa. tenaga elektro medik. menciptakan mekanisme perlindungan pada global public health yang adil. Selanjutnya sebelum keberangkatan.803 orang. Tahun 2007. Mei 2011. Cakupan pelaksanaan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/kota meningkat dari 30% pada tahun 2010 menjadi 50% pada tahun 2011. Jawa Barat. menjaga agar jemaah haji dalam kondis sehat selama menunaikan ibadah haji sampai tiba kembali di Tanah Air. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan dukungan tenaga. 750 unit personal kit.6%) jemaah haji risiko tinggi (Risti). Dari jumlah tersebut terdapat 102. Kementerian Kesehatan menyediakan tenaga kesehatan. Sementara itu. Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 3. logistik dan dana operasional untuk mengatasi krisis kesehatan sebanyak 20 kejadian baik di dalam maupun di luar negeri. transparan. Pada kesempatan ini dicanangkan Kampanye AIDS dengan tema “Aku Bangga Aku Tahu” untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai HIV-AIDS. dengan menugaskan 20 tenaga kesehatan dalam dua kali perjalanan selama kurang lebih 14 hari. Menteri Kesehatan berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB. dalam penanganan kesehatan pemulangan WNI ke Tanah Air akibat krisis Mesir.ini diselenggarakan dalam rangkaian pertemuan The 19th ASEAN Task Force on AIDS di Bandung. tenaga sanitasi. Kementerian Kesehatan telah mengkoordinasikan dan mendukung penanganan korban ledakan di rumah sakit. Joint Statement ke-2 dengan Malaysia. Dalam penanganan peristiwa ledakan bom di Cirebon yang terjadi pada tanggal 15 April 2011 dan ledakan bom di Surakarta yang terjadi pada tanggal 29 September 2011. Di sela-sela sidang KTT ASEAN November 2011 di Bali. khususnya yang tinggal di Lahore. perawat. Selain itu telah didistribusikan sebanyak 300 unit emergency kit. Kementerian Kesehatan telah mengirimkan obat dan tim kesehatan yang berjumlah 20 orang untuk membantu pemerintah Pakistan.346 (50. dan Record of Discussion (ROD) RI Qatar tentang kesepakatan pembahasan pengaturan pengiriman tenaga kesehatan. ditunjukkan dengan mengirim Tim Kesehatan selama dua minggu untuk membantu masyarakat Pakistan. Untuk memastikan kesehatan jemaah haji sebelum berangkat. Kementerian Kesehatan juga merekrut 108 orang Tenaga Musim (Temus). Subsidiary Arrangement (SA) Program AIPPMH (Australia/Indonesia Partnership on Maternal Neonatal Health) tentang kesehatan ibu dan anak. dilakukan pemeriksaan kesehatan di embarkasi. tenaga rekam medik. apoteker. Jumlah jemaah haji reguler tahun 2011 adalah 02. ibukota Provinsi Punjab dalam rangka menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dengue pada bulan Oktober-November 2011. Kementerian Kesehatan mengirim tenaga kesehatan sebanyak 1. dan sebanyak 150 unit peralatan pengolah data ke seluruh kabupaten/kota tersebut. Record of Discussion (ROD) RI-JICA tentang Prima Kesehatan.343 orang.

kegiatan yang dilakukan dalam mendukung saintifikasi jamu adalah: 1.183 orang. menunjukkan jumlah kunjungan rawat jalan adalah 3. Telah dilakukan pengembangan teknologi dan perkebunan Artemisia annuaseluas 2 Ha dengan melibatkan lintas sektor terkait. RS Dr.200 kg. dan pengembangan primer diagnostik molekular tuberkulosis metode Loopmediated isothermal amplification (LAMP). Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) ditingkatkan jumlah tempat tidurnya dari 40 tempat tidur di tahun 2010 menjadi 70 tempat tidur tahun 2011. Artemisinin Sebagai Senyawa Anti Malaria Artemisia annuamengandung artemisinin yang berkhasiat sebagai antimalaria.994 pasien. tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengadakan 9 ambulans sehingga total ambulans berjumlah 44 buah. Dalam kesempatan peresmian Duver. pemetaan kasus diare yang disebabkan rotavirus. dan hiperglikemia. SoetomoSurabaya. Puskesmas sejumlah 9. RS Persahabatan-Jakarta. RS Syaiful AnwarMalang. Untuk pelayanan kesehatan jemaah haji tahun 2011. Satu bus mini coaster dapat mengangkut 2530 jemaah pada kegiatan Safari Wukuf. telah terjadi peningkatan kualitas dan pemanfaatan program penelitian. 7. Sejak dicanangkan pada tahun 2010. strategis dan jangka panjang bagi keberhasilan pembangunan kesehatan. 6. RS Kanker Dharmais-Jakarta. • Penelitian Biomolekular Hasil yang telah diperoleh dari penelitian biomolekularadalah pemetaan dan karakterisasi molekular virus influenza termasuk virus avian influenza H5N1. anti-dispepsiadan penambah volume ASI. RS Suraji-Klaten. Klinik Saintifikasi Jamu HortusMedicus. kebun penelitian. pemetaan dan karakterisasi molekular virus dengue. tuberculosis.379 pasien. Selain itu. dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi. Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan diantaranya. dan RS Kandau-Manado. juga didirikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver). 3. Pusat informasi ini didedikasikan dalam upaya penelitian penanggulangan dan pengendalian penyakit tular vektor dan reservoirpenyakit. Hasil sementara menunjukkan empat formula ini cukup baik untuk megobati empat jenis penyakit degeneratif. administrasi dan transportasi. Diklat dokter saintifikasi jamu untuk menghasilkan dokter dengan kompetensi di bidang penelitian dan pelayanan jamu. anti-kanker.di Arab Saudi dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi atau di negara sekitarnya untuk membantu pelayanan logistik. sehingga dapat dipakai acuan untuk menentukan dosis jamu dengan uji klinik. asil evaluasi sampai dengan tanggal 11 Desember 2011. sehingga dapat memberikan kontribusi mendasar. pengukuran dan pengamatan data primer serta penelusuran data sekunder mengenai penyediaan fasilitas kesehatan dan kinerjanya. Pemanis Rendah Kalori dari Stevia Rebaudiana Stevia rebaudianamengandung zat pemanis rendah kalori. Penelitian studi pra klinik antimyalgia. antihemoroid. 5. penelitian dan pengembangan kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk lebih mengembangkan program penelitian dan pengembangan kesehatan. Untuk meningkatkan akses jemaah haji Indonesia pada pelayanan kesehatan di Arab Saudi. • Kemandirian Bahan Baku Obat a. Penelitian yang difokuskan untuk mendukung keberhasilan pembangunan kesehatan pada tahun 2010-2011 antara lain adalah Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes). pemetaan dan karakterisasi molekular bakteri M. Pada tahun 2010 sebanyak 63 dokter serta tahun 2011 sebanyak 60 dokter telah mengikuti diklat saintifikasi jamu. Dari penelitian ini akan diperoleh apakah jamu tersebut dapat menimbulkan efek toksik pada hewan uji. Pengembangan mutu dan jumlah sarana dan prasarana yang ada di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu dengan membangun laboratorium terpadu 3 lantai. saintifikasi jamu. • Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) dan Atlas Vektor Pada tanggal 14 September 2011 telah diresmikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) di Salatiga. Klinik jamu medik di 12 Rumah Sakit Pendidikan yaitu di RSU SanglahBali. RS Pirngadi-Medan.85 Ha. sehingga tersedianya bibit terstandar. Riset dilakukan di seluruh Rumah Sakit Pemerintah sejumlah 684 Rumah Sakit. hiperurisemia. • Saintifikasi Jamu Pada tahun 2011. antiosteoarthritis. anti-hemorroid. pemetaan dan karakterisasi molekular virus HIV dan AIDS di 8 provinsi. Selain pelaksanaan penelitian. Suharso-Solo. RS Wahidin-Makassar.137 kunjungan dan rawat inap 173 kunjungan di sektor Mekkah dan Madinah.148 dan laboratorium klinik mandiri pemerintah dan swasta sebanyak 888 laboratorium. 2 buah mobil bus mini coaster. Dengan studi tersebut akan diperoleh formula jamu yang terbukti aman dan berkhasiat sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sardjito-Yogyakarta. Luaran dari kegiatan ini adalah tercapainya kemandirian penyediaan bahan baku obat artemisinin. Madinah. hiperkolesterolemia. RS Angkatan Laut Mintohardjo-Jakarta. dan penelitian kemandirian bahan baku obat. RS Dr. dan tahun 2011 berjumlah 16. Dari tahun ke tahun. 2. 17. klinik saintifikasi jamu berkembang sangat pesat dengan jumlah pasien yang meningkat signifikan. dan Jeddah adalah 2. • Riset Fasilitas Kesehatan Tahun 2011 Riset Fasilitas Kesehatan merupakan salah satu riset kesehatan berskala nasional yang dimaksudkan untuk melakukan 56 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . RS Dr. disediakan 40 macam jenis obat dengan berat total 1. penelitian biomolekular. aphrodisiakadan hepatoprotektor. Pada tahun 2010 tercatat 5. Kunjungan rawat jalan di BPHI sebanyak 701 kunjungan dan jemaah haji yang rawat Inap di BPHI Mekkah. 4. etalase tanaman obat dan kebun produksi seluas 15. Penelitian studi observasi klinik anti-obesitas. telah diterbitkan pula “Atlas Vektor Penyakit di Indonesia”. Kementerian Kesehatan telah melakukan dan mengembangkan database karakterisasi morfologi dan genetik Stevia rebaudiana.

dan bentuk pemerintahan dengan dua tingkat otonomi yang terdiri dari 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota. pada tahun 2012 Kementerian Kesehatanantara lain akan melakukan langkah-langkah upaya promotif dan preventif. yaitu beban ganda penyakit. perencanaan pembangunan kesehatan paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). masukan. bayi dan balita. dan kritik dari masyarakatsangat diperlukan Kementerian Kesehatan agar dapatmemberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagirakyat Indonesia. Jawa Barat. serta kegiatan bakti sosial. Empat prioritas utama kegiatan ini adalah peningkatan kesehatan ibu. pengendalian penyakit menular serta tidak menular dan penyehatan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. keterbukaan.terutama penyakit tidak menular. Jawa Barat. Seperti venue cabang olahraga Paralayang di Puncak. dan Sumatera Selatan. Masih ditemui kekurangandalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang harussegera diperbaiki. • Perkemahan Tingkat Nasional Saka Bhakti Husada (Pertinas SBH) Pertinas SBH ke IV tahun 2011 dilaksanakan tanggal 25 September-2 Oktober 2011 di Bumi Perkemahan Bongohulawa. Untuk menyikapi dan mengatasi berbagai tantanganyang dihadapi. hotel/wisma. Kementerian Kesehatan telah memanfaatkan kegiatan nasional dan internasional untuk memberikan pelayanan kesehatan bersama lintas sektor terkait. terdiri dari petugas medis dan paramedis sport injury. serta open water swimming di Pulau Putri. Kementerian Kesehatan menyiapkan tim medis berjumlah 25 tim. Partisipasi Kementerian Kesehatan dalam acara ini berupa pelayanan kesehatan kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan rujukan. PONEK. jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 230 juta jiwa tersebar tidak merata dengan budaya yang beraneka-ragam. Kementerian Kesehatan melakukan sejumlah kegiatan. Kepulauan Seribu. Kementerian Kesehatan membangun medical center/mini hospital. upaya perbaikan gizi terutama masalah stunting. Dukungan dan kerja sama dari seluruhjajaran kesehatan dan jajaran lintas sektor di tingkat Pusatdan Daerah beserta seluruh lapisan masyarakat sangatdiharapkan bagi terwujudnya visi Masyarakat. dan medical centreyang berada di provinsi DKI Jakarta. Pelayanan kesehatan dipersiapkan mulai dari bandara. peningkatan penggunaan teknologi informasi di berbagai aspek pelayanan kesehatan. Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/ kota. • ASEAN Paragames Dalam rangka mendukung kegiatan ASEAN Paragames di Surakarta tanggal 12-22 Desember 2011. dan efisien. diikuti oleh 1. suatu keadaan morbiditas dan mortalitas penyakit menular masih merupakan masalah dan pada saat yang bersamaan morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular mulai meningkat. partisipasi kementrian kesehatan pada kegiatan nasional dan internasional Guna mewujudkan akselerasi pembangunan kesehatan khususnya di kawasan kepulauan dan daerah terpencil. • SEA Games SEA Games ke-26 tahun 2011 dilaksanakan di Jakarta dan Palembang tanggal 11–25 November 2011. Selama Pertinas SBH ini. Selain itu. bagi Kementerian Kesehatan. dengan tema “Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Siap Menjadi Kader Pembangunan yang Sehat. lintas alam di Sentul. olahraga berkuda di Cinere. Dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan jugadihadapi tantangan berupa masih adanya stigmatisasidan diskriminasi terhadap penderita penyakit tertentu di masyarakat dan perlunya ditingkatkan pemahamanmasyarakat tentang berbagai aspek kesehatan. dan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang bermutu merupakantantangan tersendiri penutup Pembangunan Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 telah berlangsung selama dua tahun. peningkatan status gizi masyarakat. venues. Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Kesehatan. letak Indonesia di wilayah yang rawan bencana. Dalam kegiatan internasional ini. • Sail Wakatobi-Belitung Sail Wakatobi-Belitung adalah kegiatan kelautan internasional yang diikuti oleh para pecinta maritim dari seluruh dunia. efektif. Cerdas dan Berkualitas”. dan KB. serta sumber daya kesehatan yang masih terbatas.500 peserta dari seluruh Indonesia. upaya penurunan angka kematian ibu dengan menambah pelayanan PONED. pelaksanaan manajemen birokrasi yang bersih.18. Bersahabat. Kementerian Kesehatan memberikan dukungan dalam bentuk evakuasi cepat bagi atlet di venue yang lokasinya jauh dari keramaian. sepertiperilaku hidup bersih dan sehat. pembangunan kesehatan masih menghadapi tantangan lain. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 57 . Usul. pencegahan dan pengendalian penyakit. Selain itu. • TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kementerian Kesehatan bermitra dengan TNI dalam kegiatan TMMD sejak tahun 1980. Jampersal. Perkembangan sosialpolitik. saintifikasi jamu dan kemandirian bahan baku obat. Ambulans siap siaga di 11 venues selama 17 hari. Provinsi Gorontalo. Berbagai terobosan telah dilakukan untukmeningkatkan akses masyarakat pada pelayanankesehatan yang bermutu. Tantangan Pembangunan Kesehatan Tantangan dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Indonesia adalah wilayah Indonesia yang luas dengan 17 ribu pulau. akurat. Kementerian Kesehatan juga harus memberikan perhatianyang besar bagi terciptanya tata kelola kepemerintahanyang baik. menuju Universal Coverage dengan penambahan tempat tidur khususnya untuk kelas III.

58 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di Belantara Tropis Oleh: Hikmandari dan Udiani. Fotografer: Anitasari dan ADM Tangkudung EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 59 .

dan jalwat serta buah-buah tropis menjadi santapan utama warga. sementara ikan sungai.089 km2 atau rata-rata 14. listrik.000 orang telah berkumpul di Kampung Pahandut sejak subuh. Palangka Raya. Palangka Raya tumbuh. saluran air. Transportasi air tetap bergantung pada surut pasangnya sungai sepanjang 250 km ini. Sukarno. lais. Berikut cuplikan data tentang sarana dan tenaga kesehatan serta beberapa indikator kesehatan masyarakat. orang nomor 1 ini meletakkan tiang pembangunan pertama ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Sungai Kahayan tak ditinggalkan. baung. dan sarana kota lainnya bermunculan. Tepat pukul 10.212. Meski demikian. seperti saluang. provinsi terluas ketiga di Indonesia ini berkembang dari 8 kabupaten menjadi 13 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 153. Wajah penuh harap dan syukur itu menunggu kedatangan presiden mereka.564 km2. ∞ 60 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Pada 2002. bersama rombongan menteri dan pejabat lain. Kalteng mekar. Sejak itu roda alat berat terus bergerak: jalan. sanggang. tepat tanggal 17—angka istimewa bagi warga Kalimantan Tengah—sekitar 12.7 jiwa/ km2. Jumlah penduduk : 2.Kalimantan Tengah dalam Angka Pertengahan Juli 1957.

6) Perawat 117 Bidan 100 (60) Gizi 22(11. hidup AKB: 30 per 1. hidup Penemuan TB Paru 28% AKMalaria 10 per 1.000 penduduk Balita gizi buruk 4% Balita gizi kurang 13% EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 61 .9) Dokter spesialis 6 (3) Dokter gigi 10 (3.000 kel.000 kel.8) n Indikator kesehatan masyarakat: AKI: 228 per 100.n Sarana kesehatan yang dimiliki: Rumah sakit: 17 unit Puskesmas : 178 unit (Rawat inap 115)Pustu: 985 Posyandu : 2304 n Tenaga kesehatan: Dokter 40 (ratio Kalteng: 18.

Kalimantan Tengah adalah daerah mahaluas dan kaya raya. kecuali Kabupaten Kapuas. Angka pun menjadi relatif Dalam kondisi semacam ini. Namun. seorang bidan sekaligus kepala Poskesdes Mintin. hanya daerah itu yang dianggap memiliki pembangkit listrik andal: bekerja selama 24 jam sehari. ketika Anda memutuskan untuk memutar haluan kapal hendak pulang. dan 365 hari dalam setahun. termasuk listrik. Salah satunya adalah adalah program PM2L. Di kabupaten lain. “Menurut target. baik yang di permukaan maupun di dalam bumi. akan menemukan lapangan bakti yang mulia sekali” (Tjilik Riwut) Bidan Tety Anggela (depan. mencapai kesenangan bekerja di Palangka Raya. dinas kesehatan dengan ditopang pemerintah daerah agaknya juga telah berupaya menyediakan layanan kesehatan yang layak. Kepala Puskesmas Bukit Hindu. dan hutan konservasi bekerja menyuplai gas kehidupan untuk dunia. “Untuk mengantarkan satu set dental kit ke Mendawai Kasongan. terutama bila menilik kondisi kesehatan di provinsi bungsu dari keempat provinsi di Kalimantan ini. Apa yang mesti kita lakukan? Apa iya mereka akan kita tinggalkan karena toh target sudah terpenuhi?.” tutur dokter Rian. bayangkan. Bukan hanya prakarsa pribadi. taman nasional. Pasalnya. Provinsi ke17 ini hanya bisa dikalahkan oleh Provinsi Papua Barat dan Kalimantan Timur dalam hal luas wilayahnya. Hutapea. mungkin kita sudah berhasil menjangkau jumlah yang ditetapkan. di sinilah hutan lindung. ucapan itu masih relevan. Tapi. Mereka akan menemukan lapangan karya yang luas sekali. Belum lagi berbicara tentang kekayaan alamnya. dan sebagian lain tersebar mengikuti arus Sungai Kahayan yang membujur sejauh 250 kilometer.Mengayuh hingga “Barigas” “Mereka yang cinta karya. Seluruh dunia berdecak kagum sekaligus berdebar cemas memandang rimba belantara yang menjadi paru-paru dunia di bumi Kalimantan Tengah. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . M. Itu pun sebagian terpusat di kota. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. ia pun terjun mengelola polindes itu dan menggerakkan warga di sekitarnya untuk menjadi kader yang siap bekerja. Namun. Demikian pula dengan minimnya infrastruktur. Setidaknya itulah yang dialami oleh petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Kecamatan Kahayan Hilir. pusat rujukan rabies untuk seluruh provinsi.. Penduduk negeri ini kurang dari seperempat penduduk Jabotabek di siang hari. atau program membangun dan memelihara desa yang mengikutsertakan semua pihak. ketiga dari kanan) bersama para kader di Polkesdes Mintin Hampir setengah abad sudah kata-kata di atas dilontarkan Tjilik Riwut. kepadatan penduduk Kalteng hanya 14 jiwa/km2. con amore. Bila dirata-rata. angka bisa menjadi sesuatu yang relatif. apalagi di tingkat kecamatan. Sejalan dengan dr Rian. saya perlu biaya untuk bahan bakar speedboat saja Rp3 juta lebih. Antara kutuk dan berkah Dibanding daerah lain di Nusantara. yaitu sekitar 2. Kes. Ketika itu Lutfil menjadi pengelola proyek DHS (Decentralised Health Service) 2. Buat kita yang berada di daerah-daerah berpenduduk padat. berkah juga bisa menjadi kutuk untuk pihak lain. kemudian beranak pinak hingga ke daerah-daerah jauh di pedalaman rimba. Kami hanya memberikan hak mereka atas kesehatan.. Kota Palangka Raya. keluasaan itu tentu sebuah berkah.” tutur Lutfil Aman sembari mengingat perjalan yang ditempuhnya sehari semalam seluruhnya lewat sungai itu. panggilan Kadinkes Prov Kalteng di atas. rata-rata pembangkit listrik masih menggunakan PLTD yang tidak bisa diandalkan untuk penyimpanan vaksin. Ia mewakafkan sepetak tanah miliknya untuk digunakan sebagai polindes.. tiba-tiba Anda lihat di dalam hutan sana ada satu keluarga yang belum terkunjungi. sebagaimana dituturkan oleh dokter ADM Tangkudung.23 juta jiwa. gula tak selamanya mengundang semut. Bagaimanapun. walaupun itu berarti kami harus menempuh medan yang berbahaya. 7 hari seminggu. 30 hari sebulan. Belum cukup. Menurut dokter Rhizall M. Letak penduduk yang terpencil dan medan yang teramat luas dan sulit memang merupakan hambatan utama para 62 petugas kesehatan. agaknya juga tak berhitung berapa angka rupiah di koceknya. Namun. mantan gubernur sekaligus salah seorang pendiri Provinsi Kalimantan Tengah. hanya ada satu saat ini. Tety Anggela. yaitu puskesmas Bukit Hindu.

atau di atasnya.” tuturnya. merupakan suatu kebijakan (lihat: “Bukan Sekadar Melayani. M. tapi Memihak”). “Saya percaya pembangunan infrastruktur akan berdampak pada akses kesehatan yang lebih mudah. termasuk di bidang kesehatan. kesehatan. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng) Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 63 . Namun. 17. ADM Tangkudung. bukan pada angka istimewa yang kerap dikaitkan dengan provinsi ini. peringkat kesehatan Kalimantan Tengah saat ini berada pada peringkat 22. bagaimanapun.Puskesmas Keliling Dalam satu tahun. Kalteng Barigas sudah dicanangkan. akan diprioritaskan pembangunan beberapa desa di beberapa kabupaten. Dari hasil riset kesehatan dasar. muramnya wajah indikator dasar tersebut masih dibebani lagi dengan penyakit-penyakit tidak menular atau degeneratif . Dan beruntung.” Keyakinan itu memang beralasan bila melihat kondisi sarana prasarana di Kalteng. Kali ini bukan ke-17 Segala upaya tersebut sudah seharusnya dilakukan. ∞ dr. berkaca pada daerah lain dengan prasarana yang jauh lebih lengkap. “Selain itu. termasuk hipertensi. Itu sebabnya Kalteng kini berjibaku untuk membangun infrastruktur. Mudah-mudahan kayuh itu tak lapuk hingga Kalteng Barigas. Kalteng juga dinyatakan sebagai daerah endemi malaria di samping baru-baru ini juga berada dalam situasi KLB DBD. Gubernur Teras Narang tak menyangkal buruknya kondisi kesehatan di wilayahnya. Di samping itu ada pula usaha untuk menambah tenaga kesehatan dengan mendirikan sekolah kedokteran dan STIKES.Kes. masyarakat hendaknya mengutakan upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatannya. Belum selesai di situ. Rendahnya persalinan oleh tenaga kesehatan berujung pada angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. Kalteng telah menyaksikan keberpihakan itu.

masyarakat menyukai pemakaian kelambu. ∞ Rita Juliawaty (Koordinator GF Malaria) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Posmaldes (Pos Malaria Desa) menjadi tumpuan di daerah yang sulit dijangkau. saat ini terdapat sekitar lima belas Polmades juga dididirikan dan dikelola dengan baik oleh LSM. Selain soal kelambu. ada Posmaldes. peran kader dalam menjalankan aktivitas di Pos Malaria Desa (Posmaldes) juga signifikan. Rita Juliawaty. tak terlalu sulit menyadarkan masyarakat untuk berperan dalam penanggulangan malaria. Sejak itu pula target dan metode lebih ditajamkan. Koordinasi penanganan semestinya semakin ke depan semakin baik.Menangkal “Ilmu” dengan Kelambu Program penanggulangan malaria di banyak daerah terkadang menghadapi keengganan masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida. mengatakan bahwa pada dasarnya penduduk memang sudah mempunyai kebiasaan memakai kelambu. Global Fund Penanganan malaria di Kalteng didukung oleh Global Fund sejak 2010. Padahal ini salah satu langkah penting dalam program yang lengkap. yang dinilai berhasil oleh tim monitoring Global Fund. baik SDM maupun fasilitas lainnya. Selain yang didirikan oleh pemerintah. Di Kalteng. tambahnya. Tentunya pengendalian faktor risiko termasuk pengelolaan pertambangan dan perkebunan akan lebih dapat dilaksanakan dengan baik. pengelola program Global Fund untuk Malaria. Jadi malah senang kalau sekarang diberi kelambu berinsektisida. namun perbaikan keadaan sudah mulai tampak. “ada sebagian masyarakat yang percaya bahwa kelambu dapat menangkal ‘ilmu-ilmu’. daerah endemis malaria yang cukup tinggi. dan hasilnya senantiasa dimonitor. yaitu Posmaldes Pangkalan Tiga. Ini memungkinkan pelayanan yang lebih terpadu dan lebih terjamin karena didukung oleh sumber daya yang lebih kuat. Apalagi Gubernur Kalteng sudah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 19 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria di Provinsi Kalimantan Tengah.” Menurut Rita. “Mereka juga membantu untuk skrining kasus di daerah pertambangan” ujar Rita. Menyelesaikan masalah malaria memerlukan kerjasama semua pihak. Meskipun jalan masih cukup panjang. yayasan dan kelompok keagamaan. 64 Di Kabupaten Kotawaringin Barat. Bahkan. yang sudah menyatu dengan Desa Siaga. Lintas sektor dan partisipasi masyarakat.

Rasanya tak perlu lagi mengulas tentang kesenjangan pelayanan kesehatan di desa dan kota. yang mencakup 2. meskipun upaya sudah makin besar dan nyata. dan rata-rata penduduk pedesaan harus menempuh jarak lima kali lebih jauh dibanding penduduk perkotaan untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan. Hutapea (Ka Puskesmas Bukit Hindu) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 65 . tetapi memenuhi hak Membicarakan pelayanan kesehatan di daerah terpencil adalah membicarakan keberpihakan.” ujarnya tak gentar. hanya 20% dari total anggaran kesehatan digunakan dr Rhizall M. sahabat. di daerah pedesaan hanya separuh dari perkotaan. atau sekitar 10 kilometer. apalagi menggapai kualitas pelaksanaan programnya.Bukan sekadar melayani. sementara di depan mata. yang hadir dengan baju necis dan senyum manis. Pastilah lebih rumit. Bahkan bisa jadi tentang berani ‘nyleneh’ dan sedikit gila. Menteri peneliti ini selalu menjawab isu disparitas sebagai tantangan yang sangat sadar akan ia perjuangkan. Itu pula barangkali yang mendasari penyesuaian visi Kementerian Kesehatan dari Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat menjadi Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. Bagaimana mungkin memberikan potongan kue terbesar kepada seseorang yang tidak meminta. berarti satu langkah lebih dekat dengan tujuan. namun belum cukup untuk melacak perbandingan alokasi perkotaan dan pedesaan. Kata terakhir itu adalah pernyataan verbal politik. Di negara maju seperti Kanada saja. menunggu pembagian potongan kue legit anggaran. bahkan di dunia. dan bukan omong kosong atau manisnya janji. Tak sulit melihatnya dengan kasat mata. Padahal Riset Kesehatan Dasar sangat teliti mengupas disparitas desa dan kota. Di Amerika Serikat pada 19992000 dilaporkan terjadi penutupan 228 rumah sakit di daerah pedesaan. “Satu langkah maju. disparitas masih menganga di banyak wilayah negeri tercinta. teman. Di manapun di Indonesia. menerapkan keadilan dalam penyediaan pelayanan kesehatan adalah hal sulit di lapangan. Di China pada tahun sembilan-puluhan. rasio dokter terhadap penduduk misalnya. kebijakan. keberanian. Dalam banyak wawancara dengan media. Disparitas ini juga yang di era Menteri Endang sangat sering diangkat isunya. Pemihakan yang nyata kepada daerah pedesaan dan daerah terpencil dari sisi anggaran saja masih sulit dilakukan. dan komitmen untuk mengurangi kesenjangan. komitmen.228 tempat tidur karena ketidak-mampuan daerah mempertahankan pelayanan. Harus diakui. kerabat. yang terpekur di pojok nyaris tak terlihat. Laporan Kemenkes yang memperlihatkan tren peningkatan alokasi anggaran APBN untuk daerah cukup menggembirakan.

pada tahun 1971 mencetuskan hukum pelayanan terbalik atau inverse care law yang mendasari terbentuknya sistem pembiayaan kesehatan yang dikenal dengan National Health System (NHS) di negara Inggeris. Angka semacam itu sudah tak mengagetkan lagi saking lazimnya berada di paparan statistik negara seantero dunia. baik dari pemerintah pusat maupun daerah. (Wikipedia. makin jauh.” Makin butuh. dari swasta maupun masyarakat. and less so where such exposure is reduced. Rural Health). seorang dokter Inggeris. Inisiatif sudah banyak direalisasikan. Makin sulit. yaitu masyarakat di perkotaan dan golongan ekonomi kuat. Padahal. pendampingan khusus untuk meningkatkan kemampuan perencanaan kesehatan di daerah bermasalah kesehatan (DBK). bukan semata melayani. selain kemauan berpikir out of the box dan dukungan politik yang kuat. Inverse Care Law Julian Tudor Hart.untuk menopang kesehatan penduduk di pedesaan yang jumlahnya mencapai 70% dari seluruh populasi. di Indonesia sesungguhnya sudah lebih dari itu. seperti kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. hitunghitungan perencanaan program di atas kalkulator akan kembali ke angka inefisien. Jadi. penyediaan sarana rumah sakit bergerak dan dokter terbang di daerah terpencil. serta skema pembiayaan bagi masyarakat tidak mampu melalui Jamkesmas serta pembiayaan persalinan melalui Jampersal. yang maju maupun berkembang.” Jika di Inggeris kemudian lahir NHS. Kalau tidak. perbatasan dan kepulauan (DTPK). Kementerian Kesehatan menggulirkan lebih lima program untuk mendorong pelayanan dan pendekatan akses pelayanan kesehatan: program khusus pembangunan daerah terpencil.” ∞ 66 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . alokasi dana khusus untuk operasional Puskesmas melalui skema bantuan operasional kesehatan (BOK). makin ditinggal. untuk memenuhi hak kesehatan para penduduk di daerah terpencil. Hukumnya berbunyi: “The availability of good medical care tends to vary inversely with the need for it in the population served. Sumber daya kesehatan cenderung lebih melayani golongan yang sebetulnya lebih berdaya. “ini masalah memenuhi hak setiap penduduk atas pelayanan kesehatan. Ryan Tangkudung. Dalam kalimat Hart: “…operates more completely where medical care is most exposed to market forces. perlu keberanian.

pelayanan. khususnya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). memberikan .. HERBS. diberikan data 2008. terutama di daerah yang sulit mendapat akses pelayanan kesehatan. Kementerian Kesehatan RI. ight to know Day atau Hari Hak Untuk Tahu diperingati setiap tanggal 28 September. 16 x 24 cm. Juga sebagai penguatan dan kontrol kebijakan. Ada pepatah lama mengatakan membaca adalah jendela dunia. baik untuk kepentingan pencegahan maupun pengobatan. misalnya data yang diinginkan th 2010. Ditjen Bina Gizi dan KIA. Media-media dalam penyampaian informasi yaitu pamplet. Aksesibilitas yaitu apakah masyarakat dapat memperoleh informasi tersebut? dan untuk kebutuhan apa ? dan yang terakhir adalah kualitas apakah informasi yang disampaikan itu bermanfaat. 3. semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula kita mengetahui segala sesuatunya. tentu dalam hal ini kurang bermanfaat.KOLOM Keterbukaan Informasi Publik Salah satu tugas humas yaitu memberikan informasi. untuk meningkatkn kesadaran global dari individu untuk mengakses infoemasi pemerintah dan juga untuk mempromosikan akses informasi yang mengacu pada Hak Asasi Manusia. Keterbukaan informasi publik bukan hanya memberikan informasi tetapi juga sebagai kontrol masyarakat terhadap badan publik. advetorial dan lainnya. Dalam perkembangannya masyarakat mempunyai alternatif dalam memelihara kesehatan. seperti daerah terpencil perbatasan dan kepulauan serta di daerah bermasalah kesehatan. Siapa saja berhak mendapatkan informasi yang diinginkan. Semakin sering informasi diminta. serta pilihan pelayanan kesehatan secara tradisional. . PLANTS MEDICINAL. 2. tidak menyesatkan dan membangun sistem informasi dan dokumentasi serta membuat pertimbangan tertulis atas kebijakan yang diambil terkait pemenuhan hak atas informasi publik. Pedoman pengelolaan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) merupakan revitalisasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang dijadikan acuan dalam pengembangan pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat setempat. Tujuan diterbitkannya pedoman ini juga merupakan salah satu upaya dalam mempercepat pembangunan kesehatan. Ketersediaan berarti kita sebagai seorang humas harus terus mengisi informasi itu update-ting. Berkaitan dengan UU no 14 tentang keterbukaan informasi publik. Dari segi pelayanan bagaimana pemberi informasi itu apakah sudah mempunyai SOP (Standar Operasional Presedur).2011 Kolasi 122 hlm. semakin besar peluang informasi di buka. Keterbukaan informasi dipengaruhi oleh tingkat aksesibilitas informasi yang tinggi. Kewajiban badan publik yaitu menyediakan. ∞ RESENSI Impresum Jakarta. Selama ini masyarakat diarahkan untuk memelihara kesehatan secara mandiri sebagaimana visi kesehatan “Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan”. baliho. website. Semakin beragam media yang digunakan tentunya beragam juga yang mendapatkan informasi tersebut. aksesibilitas dan kualitas. dan menerbitkan informasi publik yang akurat. menerapkan gaya hidup kembali ke alam. iklan. Subyek 1. benar. MEDICINE HERBAL EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 67 . . TRADITIONAL MEDICINE. Sama hal dengan informasi. Diharapkan dengan keterbukaan informasi publik masyarakat berhak untuk tahu tentang informasi apasaja yang dapat menuju bangsa yang cerdas. ilus. Keterbukaan informasi harus tersedianya empat unsur yaitu ketersediaan. Jangan tunggu banyak permintaan baru kita mencari informasi tetapi perbanyaklah informasi sehingga kapanpun di butuhkan informasi sudah siap disampaikan ∞ (Yn) Pedoman Pengelolaan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sehat adalah harapan setiap orang dan merupakan hak azasi setiap warga negara Indonesia. Di antaranya dengan cara memanfaatkan pelayanan kesehatan konvensional. Dengan pedoman ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas/pengelola program dalam memberikan pelayanan kesehatan tradisional ramuan yang bermutu di masyarakat. Tujuan adanya Hari Hak untuk Tahu.

7 Februari 2012. 246 Rt. Soeprapto No. Pejuang. Kota Bekasi. BUMN. Kota Pangkalpinang. kabupaten Bojonegoro. mendapat dua penghargaan untuk kategori government.id Fax : 021 . S. Jampersal dapat diperoleh di mana saja? Kirimkan jawaban kuis dengan mencantumkan biodata lengkap (nama. NTT 87113. Sumba Timur. HP : 0899792XXXX.Bukit Jarian No. Hadiah pemenang akan dikirim melalui pos. selaku Ketua Panitia. S. Apt. 4-9. Daniel Surya (DM IDHolland Singapura). Indah Musyiatun Da. UPTD Puskesmas Jambu Jl. 05 Rw. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur. 021-887XXXX.Dr. R. Kelurahan Bukit Merapin. Perguruan Tinggi. Amd. Medan Staria. Raya Km. Apa tujuan dari program Jampersal? 3. kode pos dan nomor telepon yang mudah dihubungi). Pejuang. RT. HP.40 Bandung. RT. SKM Puskesmas Kalibening. Hp. MPH. No HP : 08521055XXXX Dr. Puyuh Raya No. Jatim 62155. 20. 08129222XXXX 68 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Lamadukeleng. 08123660XXXX Rosnaniar. Raya semarang Magelang Km 3 Jambu Kab. Kab. Swasta. Mediakom. Kota Bekasi. Banjarnegara. Rasuna Said Blok X5. Apa yang dimaksud dengan Jampersal (Jaminan Persalinan)? 2. 08133534XXXX PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXIII DESEMBER 2011 Lova Irgianty. Banjarnegara. dr Puskesmas Trucuk. Jl. mengatakan bahwa “Kata-kata memang masih sangat penting. Flores Timur – NTT.Kes Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. Jl. Jakarta Selatan Jawaban diterima Redaksi paling lambat minggu keempat bulan Maret 2012. S. No. Ndang Sutisna (Adwork Euro RSCG). Kabupaten Ciamis. MEDIA KUIS 1. KR Sahid No. No HP : 08131363XXXX Agus Sulistianto. kota/kabupaten. 002/06 Kel.Si. 08574949XXXX Irfan Saepulloh RS Paru Dr. Jl. Kabupaten. tapi grafis sudah lebih penting dan grafis bisa menggantikan fungsi kata-kata”. Kode Pos : 1713. Jawa Barat 40141. Gedung Kemenkes Jl. Jl. Propinsi Jawa Barat 46252. provinsi. dan Ricardo Indra (Telkomsel). Acara yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) itu mengadakan pemilihan “Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) dan Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2012”. Kec/Kab. Dahlan Iskan. HR.03 Desa Ngawi. 10 Pemenang MediaKuis masing-masing akan mendapat hadiah t-shirt dari Mediakom. alamat. masing-masing untuk cover Mediakom Edisi 31 bulan Agustus 2011 dengan cover Potret Anak Indonesia (membahas Hari Anak Nasional) dan Mediakom Edisi 33 bulan Desember dengan cover WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian) dan Reformasi Birokrasi. 14 Ngluwer Magelang Jateng Evy Dhamayanti.Mediakom raih Silver Winner Pada acara Hari Pers Nasional yang digelar oleh komunitas dan insan pers Indonesia di Jambi.Kep Puskesmas Ngawi Purba. The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Ajang InMA Award 2012 diikuti 67 entri majalah dari 19 lembaga kategori Lembaga Pemerintah. Monika. 01. Dian Anggraeni (Konsultan PR). Mediakom menerima penghargaan “Silver Winner” sebagai majalah dengan tampilan cover terbaik.52907421 Pos : Pusat Komunikasi Publik. M.IP Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXII OKTOBER 2011 Ana Ikhsan Hidayatulloh Kampung Urur Rt. Ngawi – Cepu Km. Nama pemenang akan diumumkan di Mediakom edisi XXXV April 2012. Kuis ini tidak berlaku bagi Keluarga Besar Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI. 106 Samarinda Seberang. Desa Pusakasari.go. Propinsi Bangka Belitung 33123. Ibnu Hamad (Universitas Indonesia). Jln. BUMD. Award diserahkan langsung oleh Dewan Pers kepada Pemred Mediakom. Perusahaan Multi Nasional.Sos. InMA dan IPMA 2012 diadakan untuk memberikan apresiasi atas karya kreatif sampul muka majalah internal dan media cetak Indonesia terkait dengan isi majalah..22 Waingapu. Medan Staria. Kode Pos : 17131. 022-203XXXX Ursula Uba Tupen RSUD Larantuka – Kab. Kav. Jln. Kaltim Teguh Sulistyono. dr Puskesmas Kampung Baka. Ngawi Prop. Semarang 50663 Sri Purwantiningsih Puskesmas Ngluwar. 20. 02. Dewan Juri untuk InMA adalah Oscar Motuloh (Antara). 05 Rw.H. Jl. Kec. HP. Telp.A Rotinsulu . 002/06 Kel. Jawaban dapat dikirim melalui: Email : kontak@depkes. HP : 08131721XXXX Juarnengsih. 02. Kec. SKM Pustu Permunas Bukit Merapen. kecamatan Trucuk. Jatim 63251. yang ikut berpartisipasi pada acara ini. berlangsung di Ballroom Hotel Novita Jambi. Propinsi Jawa Tengah. Prof. No HP : 08574737XXXX Eva Gustini.

terkadang sendiri. Hanya sayang. menambah pembantu. Memang tidak mudah. dan penyakit bertambah parah. sering kali baru sadar setelah pukulan berat menerpa. telah abai terhadap pola hidup sehat. Menyelusuri gang demi gang. Siagian berolahraga dengan berjalan kaki. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 69 . Kegagalan seperti ini yang sering menyebabkan orang menjadi putus asa. Kaki harus diseret. Untung. Apakah kita akan sukses atau gagal. menghindari makanan berlemak. sebelum serangan jantung terjadi ?. Tak peduli. yang penting senang. mengapa pengendalian diri itu terjadi setelah serangan stroke? Bukankah pengendalian diri akan lebih baik sebelum terserang sakit? Itulah manusia. Sebagai kontraktor yang selalu berfikir bagaimana mendapatkan uang. seperti harus menggunakan sopir. berganti dengan serba rebus dan olahraga secara teratur. Olahraga terus dijalaninya. sebuah ungkapan penyesalan yang tak berguna lagi. Tentu. menyelesaikan proyek dan urusan-urusan lain. Terkadang ditemani istri tercinta. Hidup ini bukan paksaan. biaya pengobatan dan hilangnya waktu produktif terbuang percuma. lebih sulit bila tidak melakukan pengendalian diri. di kala berbincang dengan keluarga maupun tetangga. Ia tetap berolahraga. Begitu sembuh mulai merokok lagi dengan berbagai alasan yang menyertai. Maka. ia berusaha untuk sembuh dengan menjalani pola hidup sehat. Sesulit-sulitnya upaya pengendalian diri. dan semua aktivitas kebutuhan dirinya memerlukan bantuan orang lain. dan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. Di sinilah sebenarnya ujian pengendalian diri. Belum lagi biaya ikutan lain dengan kelumpuhannya. Dan ia pun melakukan perubahan pola hidup yang paling drastis. menggaji karyawan. yakni berhenti merokok. olahraga merupakan kegiatan yang sama sekali alfa dari kehidupannya. ada kesempatan untuk memperbaiki diri. hujan atau bercuaca cerah. Tuhan masih sayang. Ia mampu mengendalikan diri dengan baik. di lingkungan rumahnya. dan hilangnya interaksi sosial. Ia berguman. sehingga berakhir dengan keputusasaan. akhirnya bertambah parah penyakitnya. Seiring berjalannya waktu. Semua bergantung pada kekuatan. Kini. Sungguh terasa berat. membayar hutang. Bukankah kita sering melihat orang yang merasa kesulitan untuk berhenti merokok? Terkadang berhenti merokok. kemudian berakhir dengan kesehatan. mengapa tidak olahraga sejak dulu. Memang. dan bugar. sebelum serangan jantung tersebut. bibirnya menyon. di samping Karunia Tuhan. karena sulit untuk mengangkat. setelah stroke menyerangnya. Ia terkena serangan jantung yang tak diduga sebelumnya. berganti dengan makanan tak ada rasa. terpaksa terbaring lemah di rumah sakit selama 15 hari. Belajar dari kisah Siagian. ketika masuk ICU rumah sakit. Tak ada keluhan yang keluar dari mulutnya. gerimis. walau masih pincang.LENTERA Pengendalian Diri Oleh: Prawito Siagian (45). tentu terasa lebih berat ditinggalkan. Setiap pagi.” ujar Siagian lirih. mereka tetap merokok. Seperti diakui Siagian. “Aku harus sanggup melawan kesukaan makanan berselera tinggi. sebelum ajal tiba. kata kuncinya pengendalian diri untuk menempuh pola hidup sehat. olahraga rutin bukan perkara mudah. Seperti tak ada bekas terkena serangan stroke. Ia sudah bisa berjalan kaki normal seperti sedia kala. dan sulit. bahkan sulit. Siagian tak lagi menyeret kaki atau pincang. silahkan memilih. Separo tubuhnya lumpuh. Sebab. tekad. Apalagi selama ini. Apa yang disampaikan Siagian. etelah serangan. Tampak sehat. Makan sesuai kebutuhan. pria maco dan perlente ini. walau harus berlatih jalan dengan dipapah. tapi harus ku jalani. “Biarlah sakit. untuk sembuh kembali. juga karena pengaruh pengendalian diri yang kuat. berarti gagal melakukan pengendalian diri. Apalagi kesenangan yang sudah menjadi hobi. mengapa hidup harus mengekang kesenangan?” ujar Muis perokok yang gagal berhenti. pola hidup tidak sehat. Karena banyak kesenangan yang harus dikurangi bahkan ditinggalkan. mengendalikan diri itu susah. dan kesungguhan untuk hidup menjadi lebih sehat dan lebih baik. serangan stroke telah terjadi. Keberhasilan Siagian sembuh kembali. kebugaran. Sebuah ungkapan betapa sulitnya mengendalikan diri. tapi pilihan. kemudian kumat lagi dan begitu seterusnya. Padahal. pengendalian diri. jalan tak lagi dipapah. Ya. membawa kendaraan sendiri. sulit. Mereka terpaksa berhenti merokok. Bila demikian. Ia tersadar. segar. Akhirnya. olahraga teratur.

Nyaris pelayanan selama penerbangan. Dengan demikian. satu paket layanan borongan. Entah mengapa. kemudia ia berdoa: “Kabulkan semua harapan dan cita-cita hamba. Wah mahal banget. merasa lemah di hadapan Yang Maha Kuasa. kemewahan. ada apa? Sementara teman-teman yang lain bersorak-sorak. tak serta merta membusungkan dada. Ternyata. Sebab. ternyata penerbangan tujuan Yogya sudah berangkat. ∞ engalaman baru naik pesawat kelas bisnis. Namun. dan perkiraan. pilihan bacaan koran. Luar biasa. maka satu penumpang harus naik kelas bisnis dengan tambahan biaya dua kali lipat kelas ekonomi. tak masalah.. di ruang tunggu Bandara Lombok. “ Kok bisa ya”. pelayanan prima memang mahal. di Bandara SukarnoHatta Jakarta. walau membayar dengan harga ekonomi. agar tak terulang kembali. Seluruh pelayanan itu disajikan bertahap satu per satu. berlindung. Mereka tetap menyandarkan berbagai prestasi dan kelebihan merupakan milik-Nya. orang yang sadar akan kelemahan diri akan menjadi lebih waspada. Padahal kami sudah berada di ruang tunggu. Untuk kasus terakhir. Mbak Yuni. handuk penutup meja. tua atau muda. selalu bersandar kepada-Nya. sama-sama tidak mendengar pengumuman petugas yang mempersilahkan penumpang naik pesawat tujuan Yogyakarta. saya ternyata diminta pindah ke kelas bisnis. karena kelas ekonomi penuh. Setelah minta penjelasan petugas. paket kue. Bandingkan dengan kelas ekonomi. dan bermohon kepada yang tak pernah berakhir. Karena pada suatu saat titipan akan kembali kepada sang pemilik sesungguhnya. sabar dan bila mendapat kemudahan dan prestasi. karena tempat duduk di kelas ekonomi sudah diborong rombongan lain. kaya atau miskin. handuk hangat pembasuh muka. Kembali Oleh: Prawito Penyajian makanan dan minuman oleh pramugari satu paket langsung selesai. dengan segudang ilmu pengetahuan. dalam hati berbisik. ia akan tetap kokoh menghadapi. kami harus naik pesawat berikutnya.. sambil berkata hayo lho. baik suka maupun duka. penerbangan kali ini nggak jauh beda dengan kelas ekonomi. Kedua. menjadi lebih kuat. Nah. bersamaan dengan tujuan Solo beberapa saat yang lalu. Singkat cerita. serta kisah lain yang berbeda. pikiran. Tentu saya tidak banyak protes karena dipindahkan ke tempat yang lebih baik.. Temanteman menyepakati saya yang naik di kelas bisnis. Ia sadar banyak kejadian di luar kemauan. dan berserah diri”. dan berbagai bentuk kemuliaan. Setidaknya. dan tahan dengan berbagai tekanan dan ujian? Sekurang-kurangnya ada tiga unsur yang harus terus melekat dan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari. Kesadaran ini akan membentuk pribadi yang rendah hati. umumnya berusaha dan berdoa. selalu berserah diri kepada-Nya. akan segera berakhir seiring dengan berjalannya waktu. penawaran minum teh atau kopi. Dari dua kisah “entah mengapa” di atas. kelas ekonomi penuh dan kelas bisnis hanya bertiga. teman yang bertugas ke Kalimantan berkomentar. Setelah menemui petugas. apapun kejadiannya. jabatan. ia sangat yakin tak ada sandaran yang lebih tahu dan lebih kuat. Sekalipun berbagai prestasi disandangnya. Ketiga. buah-buahan. sebagai bukti atas kelemahan dan sekaligus ketidakberdayaan mengantisipasi kejadian sebelumnya. Yah. Setelah semua penumpang naik. NTB. Hati pun bertanya-tanya. yakni: setelah mempersilahkan duduk.. dan seluruh pontensi yang ada. karena hanya 3 pramugari melayani ratusan penumpang. hamba meminta pertolongan. ia bersandar. Kami bertiga hanya tertawa. langsung mendapat pilihan minuman dingin. Ia juga akan memiliki kesiapan mental menghadapi berbagai kemungkinan kejadian. Maka. bermental baja.!. Bila menemui kesulitan.hayo lho. Sekurangnya ada 10 kali pelayanan pramugari kepada penumpang.. kemampuan. pelayanan jauh lebih baik dibanding kelas ekonomi pada umumnya. tetap. Ada harga ada rupa. Pertama. termasuk saya. pilihan bacaan majalah. ia tak merasa hebat dan besar kepala. maupun kejadian yang tidak menyenangkan. “buktinya bisa”. akhir Desember 2011. telah menjadi catatan sejarah kehidupan seseorang. terbayang pelayanan kelas bisnis sebelumnya.. bagaimana mempersiapkan diri. Sementara kelas bisnis satu pramugari melayani tiga penumpang. kami bertiga yang akan terbang menggunakan pesawat Garuda. saya bersyukur dan senang sekali mendapat pelayanan prima. ia tetap saja lemah dihadapan Yang Maha Kuasa. Baik kejadian yang menyenangkan yang ingin terus berulang dengan banyak versi. kepada-Nya ia kembali dan berserah diri. KepadaMu hamba berlindung. air putih dan penawaran tambah minum yang diinginkan. selain Yang Maha Kuasa. 30 menit sebelum keberangkatan.. Kami hanya mendengar pengumuman keberangkatan tujuan Solo dan Makasar. secara tiba-tiba saya mendapat panggilan untuk menemui petugas di pintu masuk pesawat. 70 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Baik di kala senang atau sedih. Ternyata. Harta. sukses atau terpuruk. awal Desember 2011.. Setelah berikhtiar dengan sekuat tenaga. segunung harta.! Tentu.Entah mengapa. Kejadian “entah mengapa” itu. Betapapun hebatnya manusia. Manusia hanya mendapat titipan sementara. dan setumpuk kekuasaan. terbang besama Garuda menuju Jakarta.

Sisanya. “Hutang berkurang dan berniat tak akan berhutang lagi”. banyak ibu-ibu meninggalkan anak-anaknya di panti asuhan. artinya: Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih dan gelisah. kartu kredit. tanpa hutang. Sebab hemat. Hemat pangkal kaya. begitu peribahasa lama yang dipahami banyak orang itu benar adanya. Selain berikhtiar agar tidak terlilit hutang. Ia akan menggunakan uang secara cermat. keluarga. beberapa temannya menyarankan agar kartu kredit digunting saja. Pola hidup seperti ini yang menyebabkan orang akan berhutang dan akhirnya terlilit hutang. harus menjadi ‘ibu baru’ bagi Anna. Tak ada uang. sudah berkeinginan kuat untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting. juga dapat menjadi solusi atas permasalahan keuangan bagi individu. Padahal. harus menjauhkan bentuk kemubaziran atau berlebihan. Tolong jaga Dia baik-baik. Ia gunakan kembali kartu kredit untuk membeli kebutuhan pokok. Walau. bagi kalangan tertentu. Bukan zamannya lagi hidup bermahzab “ yang penting nyohor. Secara konvensional maupun elektronik. Pengeluaran hanya akan dilakukan bila benar-benar diperlukan. penting atau tidak. menjadi pilihan agar tidak terlilit hutang. Bila hanya untuk konsumtif. mungkin banyak yang mampu. Diantaranya. Apalagi tidak punya uang. erita getir dan pilu itu. batalkan saja. 45 tahun. malas dan lemah. mempertahankan perputaran uang keluarga secara sehat. terlilit hutang dan penindasan orang dzalim. hutang tanpa anggunan. Sehingga mencerminkan pola hidup sederhana. Maaf”. Belajar dari dua kasus di atas. ada baiknya hidup hemat dan bersahaja. bahkan pailit. harus berhatihati bila terpaksa berhutang. akan menggulung seluruh harta yang ada. kata Ery semangat. Mengapa tiba-tiba menjadi krisis ekonomi ? Hutang. walau tekor”. Bahkan seorang ibu. walau banyak kemudahan untuk berhutang. yang jatuh tempo pada Maret 2012. Di Athena. karena tidak mampu merawatnya. Artinya. hidup hemat. pengecut dan pelit. Mampukah mengembalikan dengan baik ? Persoalannya. perusahaan maupun negara. Diperkirakan. karena tumpukan hutang negara diluar batas kemampuan membayar. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 71 . bocah dua tahun di rumah panti asuhan Antonius begitu saja. Pertimbangkan tujuan berhutang. Hutang. Ia sudah mulai bernapas lega. tega meninggalkan Natasha. tetap saja “gatot” gagal total. sebaiknya urungkan saja. bahkan sudah menjadi perilaku hidup sehari-hari dalam pergaulan bermasyarakat. Tapi. kegetiran itu masih akan terus berlangsung. Yunani pernah makmur. Setelah uang habis. Bahkan. khususnya Yunani. Itulah mengapa. apakah hutang yang dilakukan itu benar-benar perlu ? Jika tidak perlu. walau mempunyai uang. berusia empat tahun yang ditinggal ibunya. gara-gara terbelit hutang dengan “kartu kredit” suatu bank swasta tertentu. Sebab hutang yang tak terkendali. seorang guru TK.Untuk Apa Hutang ? Oleh: Prawito Anak-anak Yunani terlantar. Sehingga. glamor dan berbiaya mahal. Setelah berdiskusi. Ery. Juga pertimbangkan cara pengembaliannya. Gaji habis untuk membayar cicilan kartu kredit. Bila hanya mampu. bisnis multi level marketing terkemuka dengan gaji rata-rata 13 juta/ bulan. Kemudian menjual peralatan berharga yang ada untuk membayar separo hutang kartu kredit tersebut. sangat mudah untuk berhutang. Jadi agar tidak terlilit hutang. bukan pelit akan mengawali sikap menjadi orang kaya. Mulai dari urusan bisnis dan sosial. Hidup berpenampilan wah. dibayar dengan menggunakan sebagian gaji bulanan yang diterima. Sehingga dapat hidup dengan optimalisasi modal yang tersedia untuk mengawali kesuksesan. hanya berbekal sepucuk surat bertuliskan “ Saya tak akan menjemput Anna lagi hari ini. Baik untuk ukuran pribadi maupun institusi. lumpuh total perekonomiannya. rela berhutang untuk sebuah penampilan. Dalam hitungan bulan. ada baiknya melakukan penguatan sikap hidup sembari berdoa bebas lilitan hutang. ternyata bukan hanya mampu mengembalikan. Hutang. bahkan pernah berada di posisi 25 negara dengan pendapatan perkapita tertinggi versi IMF tahun 2009. akibat dampak krisis ekonomi yang menghebat di Eropa. memang tidak dilarang. sudah sangat lazim dilakukan dalam urusan perbankan.