MEDIAKOM

Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

Mediakom Raih Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di BelantaraTropis

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012

ISSN 1978-3523

Jampersal Turunkan Kematian

Ibu dan Anak

www.sehatnegeriku.com

ETALASE

Lorong Jampersal
drg. Murti Utami, MPH
ampersal. Program Kemenkes untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), sehingga  dapat mempercepat capaian taget  Millenium Development Goals (MDGs). Jampersal menjamin  pembiayaan pemeriksaaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas, termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Memang, sebagai program baru, masih perlu penyempurnaan, tapi masyarakat sudah sangat merasakan manfaatnya. Terbukti, rumah sakit daerah dan pusat penuh rujukan Jampersal. Apalagi, rumah sakit tidak boleh menolak, wajar sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk pelayanan Jampersal, sering disebut ‘lorong Jampersal’.  Bila kelak sistem rujukan sudah berjalan dengan baik, Insya Allah peserta Jampersal akan mendapat pelayanan yang lebih baik. Tak ada lagi lorong Jampersal. Nah, bagaimana pelaksanaan Jampersal dan apa saja masukan sebagai penyempurnaan untuk masa yang  akan datang, kami angkat dalam rubrik Media  Utama. Selain itu, bagaimana Kinerja  Kemenkes tahun 2011, sebagai upaya  mewujudkan Masyarakat  Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan, kami angkat dalam rubrik Laporan Khusus. Mediakom juga mengetengahkan berbagai informasi penting dalam kemasan ringan yang mudah dicerna, termasuk wawancara eksklusif dengan  Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, dalam rubrik Potret. Masih ada tema lain, di antaranya  Rumah Sakit Tambah Kapasitas Ruang Kelas 3, Anugerah Parahita Ekapraya untuk Menkes, dan  Liputan khas dari daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah dengan adonan renyah  dan enak dibaca. Rasa gembira atas penghargaan Cover  Mediakom edisi 31 dan 33 berupa Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMA 2012 pada  ajang bergengsi yang diadakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) dalam rangkaian Hari Pers Nasional di Jambi awal Februari. Adapun  kriteria yang dipertandingkan  berupa  karya kreatif sampul muka majalah (cover). Rasa gembira tersebut mendorong kami untuk menjadikan majalah ini lebih baik lagi dengan melakukan perbaikan tata letak dan perwajahan cover Mediakom untuk 7 edisi 2012. Yang jelas, prestasi ini terus memacu kreativitas  penulis, redaksi,  maupun desainer untuk mendapat gold pada tahun depan. Insya Allah.  Tak lupa  kami mengucapkan berterima kasih kepada para pembaca yang terus memberi masukan untuk perubahan yang lebih baik, bahkan telah mengapresiasi dengan predikat sangat menarik dan menarik pada survei  internal Mediakom akhir 2011 yang lalu. Selamat menikmati. ∞ Redaksi

MEDIAKOM
Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

PENANGGUNG JAWAB: drg. Murti Utami, MPH, I REDAKTUR: Dra. Hikmandari A, M.Ed, Dyah Yuniar Setiawati, SKM, MPS I EDITOR/PENYUNTING Mulyadi, SKM, M.Kes, Busroni S.IP, Prawito, SKM, MM, M.Rijadi, SKM, MSc.PH, Mety Setyowati, SKM, Aji Muhawarman, ST, Resti Kiantini, SKM, M.Kes I DESAIN GRAFIS dan FOTOGRAFER: Drg. Anitasari S.M, Dewi Indah Sari, SE, MM, Giri Inayah, S.Sos, Sumardiono, SE, Sri Wahyuni, S.Sos, MM, Wayang Mas Jendra, S.Sn, Lu’ay, S.Sos, Dodi Sukmana, S.I.Kom I SEKRETARIAT: Waspodo Purwanto, Endang Retnowaty, drg. Ria Purwanti, M.Kes, Dwi Handriyani, S.Sos, Dessyana Fa’as, SE, Sekar Indrawati, S.Sos, Awallokita Mayangsari, SKM, Delta Fitriana, SE, Iriyadi, Zahrudin. I ALAMAT REDAKSI: Pusat Komunikasi Publik, Gedung Kementerian Kesehatan RI Blok A, Ruang 109, JL. HR. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Jakarta 12950 I TELEPON: 021-5201590; 021-52907416-9 I FAKS: 021-5223002; 021-52960661 I EMAIL: info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id I CALL CENTER: 021-500567
REDAKSI MENERIMA NASKAH DARI PEMBACA, DAPAT DIKIRIM KE ALAMAT EMAIL kontak@depkes.go.id

SUSUNAN REDAKSI

Membuat Iklan Kesehatan yang Sehat dan Tidak Menyesatkan Melongok Pelayanan Kesehatan di Kaltim, Kurangnya Tenaga Kesehatan di Daerah Perbatasan

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

Jampersal
ISSN 1978-3523

Turunkan Kematian

Ibu dan Anak
3

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL 07 Setelah Sehat Pasti Cantik Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Ekapraya 4 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 16 34 Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 10 Laporan Khusus KINERJA DUA TAHUN KEMENKES 44 .

Dr. Mm: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal Di Jawa Barat Prawito: Nasionalisme Jampersal? Liputan Daerah 15 16 18 20 22 24 26 28 30 58 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat Di Belantara Tropis Info 68 Mediakom Raih Silver Winer The Best Government Inhouse Magazine Inma 2011 Media Kuis Lentera 69 70 71 Pengendalian Diri Kembali Untuk Apa Hutang? EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 5 . Maya Sintowati Pandji.DAFTAR ISI Info Sehat 4 Trik Tetap Oke Selama Bekerja Merawat Kesehatan Kulit Dengan Buah Setelah Sehat Pasti Cantik Kembangkan Kreativitas Si Kecil Ragam 6 7 31 Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun 32 8 34 9 10 10 11 12 14 42 67 38 32 Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Daerah Potret Pelayanan Kesehatan Di Kaltim Stop Press Gerakan Pramuka Mitra Untuk Membangun Bidang Kesehatan Kemenkes Usung 10 Program Prioritas Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Eka Praya Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III Wamenkes Resmikan Desa Stop Bab Sembarangan Jabar Terapkan Ktp Berasuransi Potret Menkes Dr Endang Rahayu Sedyaningsih. M.Kes: Jampersal Baiknya Dibatasi Drg. Ph: Kita Harus Bekerja Dengan Bersih Kolom Menuju Iklan Kesehatan Yang Sehat Dan Tidak Menyesatkan Keterbukaan Informasi Publik Media Utama Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Menelisik Pelayanan Jampersal Jampersal Di Mata Tenaga Bidan Bersalin Di Puskesmas Mergangsang Rsud Bantul Menyambut Program Jampersal Dr. Sarminto. Mph.

Carilah lokasi latihan gym terdekat dengan kantor Anda. siang.dan merokok menjadi pelarian. seperti pagi. Anda mendapat tekanan dari atasan atau kesibukan saat rapat. Kondisi ini tentunya kurang bagus bagi kesehatan. Namun jika ingin tetap ngemil. Usahakan untuk beranjak sebentar dari meja kerja. Maka cobalah untuk bersikap tenang dan lawan stres tersebut. merupakan potret aktivitas seharihari di kantor. duduk di kursi dan mata tak lepas dari layar komputer. Cari pula waktu yang tepat untuk bisa berolahraga di waktu senggang jam kantor. atau sore hari. Selain mempengaruhi produktivitas Anda.info sehat Trik Tetap Oke Selama Bekerja Bagaimana Anda melakukan aktivitas di kantor? Iya. stres juga bisa menyebabkan keletihan fisik. Stres pun bisa menyambangi ketika pekerjaan tengah menumpuk dan harus segera dituntaskan. Apalagi ditambah dengan jarangnya melakukan olahraga. ∞ 6 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . perhatian pun tetap fokus sehingga tidak melirik ke cemilan yang tidak sehat yang ada di sekitar kantor Anda. simpan cemilan sehat dengan banyak kandungan protein dan karbohidrat. Hindari Stres Stres bisa berasal dari mana saja. makan --termasuk cemilan-. tetapi juga berakibat kepada kematian. baik itu hanya untuk sekadar berolahraga ringan atau berjalan-jalan berkeliling kantor. Ada baiknya bila kebiasaan yang kurang baik tersebut di atas ditinggalkan sehingga tidak menganggu kesehatan yang pada akhirnya tidak menutup kemungkinan justru akan menganggu aktivitas dalam bekerja. Misal. Simpan Cemilan Sehat Jaga energi Anda agar tetap fit selama jam bekerja. Jauhi Meja Kerja Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa terusmenerus berada di meja Anda tidak hanya menyebabkan stress. Dengan begitu. Di bawah ini ada beberapa tips agar kita bisa melakukan aktivitas bekerja sebagai kegiatan yang menyehatkan: Berolahraga Berolahraga merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh lebih santai dan tidak stres. Bila sudah begitu.

mengurangi makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. akan berpengaruh pada penampilan juga. ∞ 7 Pasti EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . banyak minum air putih. namun tak sehat. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat. kurang tidur mengakibatkan kondisi melemah dan tidak fit. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah. Campuran apel tumbuk. Prinsipnya sederhana. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. Hindari stres dengan berpikir positif. Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah. Maka. awali dengan memilih mengkonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak porsi sayur dan buah. Berikut ini. dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti penuaan. Segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya. Berikut tips sehat nan cantik: Makanan Sehat Untuk mengawali gaya hidup sehat. Anda tengah bertransformasi untuk mengubah penampilan Anda agar terlihat oke. ∞ Penampilan bagi sebagian besar perempuan adalah harga mati. Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. Lemon Lemon  mengandung vitamin C. perawatan secara menyeluruh terhadap tubuh juga perlu dilakukan. Dengan begitu Anda akan cantik luar dalam. madu. Keduanya akan berjalan seiring sejalan. Jeruk Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. buah juga bagus bagi kesehatan kulit. Makan buah atau minum segelas jus setiap hari bisa membuat kita tetap sehat. Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit. Mangga Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. Hal ini bisa dilakukan di rumah atau mendatangi tempat-tempat yang sudah dijamin kredibilitasnya. selain perawatan tubuh. baik untuk kesehatan kulit. B. Dampak stres sangat buruk bagi kesehatan. air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah. Seperti apel. jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit. Cek Kesehatan Secara Rutin Ada baiknya. ada baiknya Anda lebih dahulu benahi gaya hidup dengan cara hidup sehat. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap. Meski cantik. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit Anda. Pepaya Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit. Artinya. dan kalium. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. Kulit pisang juga bisa memberikan efek terhadap kesehatan kulit.Setelah Sehat Cantik Merawat Kesehatan Kulit dengan Buah Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. Anda juga bisa melakukan pengecekan kesehatan. Olahraga Gaya hidup sehat tak bisa lepas dari olahraga. sabar dan tawakal. Apa hubungannya? Kaum hawa harus paham bahwa kecantikan dan kesehatan adalah satu paket. Apel Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. beberapa jenis buah yang baik bagi kesehatan kulit: Pisang Pisang merupakan sumber zat besi. di sela-sela bekerja usahakan banyak berjalan. Lebih dari itu. Merawat Tubuh Tak hanya berolahraga. Pisang kaya akan vitamin A. agendakan secara rutin setiap enam bulan sekali untuk melakukan general check up. Untuk itu. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit. magnesium. perbanyaklah olahraga seperti jalan. “Apa yang kamu makan menentukan kesehatanmu “. Bila saat ini. dan olah raga bisa di kursi saat di bekerja Tidak ada alasan untuk tidak berolahraga mengingat olahraga bisa dilakukan di mana saja. tampil menarik menjadi keharusan. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. Berpikir Positif Hal lain yang perlu di atasi adalah stres.

Memberi Contoh Kita harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap apa yang tengah dikerjakan oleh anak-anak kita. Sebagai orangtua. seperti membuat baling-baling bamboo. Anak Adalah Unik Seringkali orangtua membandingkan si kecil dengan anak lain. Alhasil. hal ini tidak akan berhasil mengingat adanya ketidakcocokan minat. Lebih dari itu. Di sinilah. Bila orangtua memaksakan keinginannya. seolah-olah selalu saja ada kekurangan si kecil. Contoh. kreativitas setiap anak berbeda. ketapel. setiap pulang dari sekolah. dengan dipaksapun akan sulit dikembangkan. tempat. Sebaliknya ia tidak akan melakukan hal serupa ketika mendapatkan pelajaran seni tari yang tidak ia sukai. ia akan memamerkan hal tersebut kepada orangtuanya. kreativitas itu mulitidimensional. Padahal dalam proses justru akan terlihat jelas bagaimana mereka memecahkan masalah. Padahal. Menjadi kewajiban orangtua untuk memfasilitasi dan mengembangkan kreativitas si kecil. dan menggali bakat dan minat si kecil sejak dini. orangtua harus dapat memotivasi sekaligus mensugesti bahwa si kecil mampu melakukan kegiatan yang terkait minatnya.info sehat memahami keunikan setiap anak. orangtua berkewajiban untuk mengetahui. Kegiatan bereskperimen juga bisa dilakukan di rumah. dan bahan-bahan agar si kecil semakin kreatif. sebaiknya orangtua juga memberikan perhatikan kepada proses dengan perspektif si kecil. Kesempatan tersebut dapat digunakan untuk memberitahu cara yang baik untuk melakukan aktivitas tersebut. tempat pencil dari bahan-bahan bekas pakai. Praktis. berusaha. bukan atas dasar cara pandang seorang dewasa. sebagai individu sama halnya dengan orang dewasa. Berikut adalah halhal yang perlu dipahami orangtua dalam memfasilitasi sekaligus mendorong kemampuan yang dimiliki si kecil sehingga kreativitas si kecil terus berkembang: Tidak Menuntut Keinginan Sosok orangtua yang baik bukanlah yang menuntut segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. Kreativitas Multidimensi Wujud kreativitas si kecil bisa saja berbeda-beda. detail oriented. kemudahan. mengenal. Misalnya dengan ikut melakukan aktivitas bersama anak dan memperkenalkan hal baru serta gagasan-gagasan yang berhubungan dengan aktifitas tersebut. Pendeknya. Sebagaimana diketahui ciri anak kreatif adalah spontan. dan orisinalitas ide. dan menikmati keberhasilan. hingga apa yang mereka rasakan. setiap anak adalah unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Hanya saja. Dari sisi anak pun. dengar. sikap bijak orang tua diperlukan untuk 8 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Untuk itu. Sebaliknya. lancar berpikir. resiko. dan setiap anak memiliki dimensi kreatifnya sendiri-sendiri. Untuk itu. maka akan langsung dipamerkan kepada orangtuanya di rumah. Lakukan dengan Santai Acapkali orangtua lebih menyukai melihat langsung hasil jadi dari kreativitas anak dan melupakan proses belajar mencapai tujuannya. Sering mengajak anak ke tempat yang menimbulkan kreativitas adalah kegiatan positif. tidak suka dibandingkan dengan orang lain. Pembedanya adalah adanya pembatasan dari lingkungan dan rasa antusiasme si kecil yang bervariasi. semua anak adalah kreatif. jika kreativitas tersebut tidak ia sukai dan tidak ada sedikitpun perhatiannya. rasa ingin tahu. Contoh: si kecil mendapat cara-cara cepat dalam menyelesaikan pelajaran matematika. Seperti berkunjung ke Museum Sain dan museum lainnya. Hal ini bukan pekerjaan yang sulit mengingat kemampuan-kemampuan yang menonjol dari si kecil akan terlihat dengan sendirinya secara jelas. ia mendapatkan hal baru yang ia sukai. serta keuntungannya. Selanjutnya. biarkan si kecil berfikir tentang hobi barunya itu. harus dapat menerima kelebihan dan kekurangan si kecil. ∞ Kembangkan Kreativitas si Kecil Sejatinya. mereka selalu ingin tahu segala sesuatu yang bersifat baru mulai dari apa yang mereka lihat. Contoh: menginginkan si kecil menjadi ahli musik sedangkan bakat si kecil lebih suka menggambar yang menjurus kepada seni rupa. Yang perlu orangtua lakukan adalah memberikan waktu.

pada tanggal 20 Agustus 2011. kemitraan Kemenkes dan Gerakan Pramuka perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan di masa depan dalam peranannya membina kaum muda bangsa Indonesia terutama dalam bidang kesehatan. teman. Masih menurut Menkes. Dr. Kerja sama ini memperbaharui ikatan kerja sama yang ditandatangani tahun 1985 lalu. Kemenkes bertanggung jawab membina dan mengembangkannya sesuai perkembangan masalah kesehatan bangsa.STOP PRESS Gerakan Pramuka Mitra untuk Membangun Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka sesuai yang terkandung dalam nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Kemenkes melalui Badan PPSDM Kesehatan telah mewujudkan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah dicanangkan Presiden RI tahun 2006.PH melalui pidato yang dibacakan oleh Wamenkes Prof. Dukungan tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan dr. ∞ 9 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dan masyarakat dengan turut serta menyadarkan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). (5/1). Saka Bakti Husada yang dibentuk 17 Juli 1985. Endang Rahayu Sedyaningsih. Hal ini tak lepas dari peran strategis Gerakan Pramuka turut membangun karakter bangsa menuju yang lebih baik termasuk di bidang kesehatan. MPH. Pramuka baik secara individu sebagai anggota keluarga maupun sebagai kelompok di Gugus Depan dan sekolah berperan besar memberikan kesadaran bagi sesama anggota keluarga. merupakan wadah Pramuka Penegak dan Pandega di bidang kesehatan. Menkes bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menandatangani kesepakatan kerja sama tentang peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendidikan kepramukaan. Untuk diketahui. Untuk itu. “Untuk itu. Ali Gufron pada acara Pelantikan/ Pengukuhan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (Saka Bakti Husada) Tingkat Nasional Masa Bakti Tahun 2011-2016 di Jakarta. Menkes menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu mitra potensial yang telah berperan banyak dalam membantu terlaksananya berbagai program pembangunan termasuk di bidang kesehatan.” tandas Menkes. dengan membentuk Gudep-Gudep berbasis di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan Balai Pelatihan Kesehata (Bapelkes) di seluruh Indonesia.

Endang Rahayu Sedyaningsih. Upaya Perbaikan Gizi terutama masalah stunting. kemandirian bahan baku obat. Rabu (4/1). Presiden RI memberikan 10 Kementerian/Lembaga. dan Kabupaten Sleman. Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden RI. Pengumuman mengenai 10 Program Prioritas disampaikan Menteri Kesehatan. Endang Rahayu Sedyaningsih. 12 Provinsi. Dr. Kemendiknas. Peningkatan Penggunaan Teknologi Informasi di segala Aspek. saintifikasi jamu. melaksanakan program pemberdayaan perempuan. Adapun tema Peringatan Hari Ibu adalah “Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa’. Menuju Universal Coverage (penambahan kelas). Kabupaten Rembang. serta mendorong prakarsa aktif dan menumbuhkan komitmen Pemda dalam penyusunan kebijakan yang responsif gender. serta perlindungan perempuan dan anak.PH. 1 badan. pemberian penghargaan juga ditujukan guna meningkatkan kinerja Pemda dalam melaksanakan pengarusutamaan gender. PONEK. Jampersal. Akurat. Kabupaten Malang. Presiden memberikan Penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita Madya kepada sejumlah Kementerian/Lembaga. Salah satu penerimanya adalah Kementerian Kesehatan. Adapun sembilan Program Prioritas lainnya adalah Pencegahan dan pengendalian penyakit. Selain memberikan apresiasi. KB). Kemenhukham. Provinsi Riau. ∞ 10 Kementerian Kesehatan menetapkan 10 Program Prioritas di tahun 2012. MPH. Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Menkes RI dr.STOP PRESS Kemenkes Usung 10Prioritas Program di Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Bertepatan Peringatan ke-83 Hari Ibu. Secara keseluruhan. terutama Penyakit Tidak Menular (PTM). Urutan paling atas adalah upaya promotif dan preventif yang melibatkan inisiatif masyarakat dan Pemda. dan Kabupaten/Kotamadia yang telah berhasil melaksanakan strategi pengarusutamaan gender. Provinsi. Penurunan Angka Kematian Ibu (PONED. dr. Provinsi Jawa Barat. Dr. serta Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/kota. BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) merupakan salah satu bentuk upaya tersebut. Kamis (22/12). MPH. Perencanaan Pembangunan Kesehatan Paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Bappenas. Reformasi Birokrasi (Tata Manajemen Birokrasi yang Bersih. Penerima Prahita Ekapraya antara lain Kementerian PU. ∞ Anugerah Pahita Ekapraya EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . 11 Kabupaten dan 3 Kotamadia. Efektif dan Efisien).PH saat jumpa pers mengenai Evaluasi Kinerja 2011 dan Program Prioritas 2012 Kementerian Kesehatan di Kantor Kemenkes Jakarta. Provinsi Banten.

3% yang tercover jaminan kesehatan. Lex Laksama yang mewakli Gubernur Jabar mengatakan. Dengan demikian. baru 1. Dengan demikian.” tambah dr.PH usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat.” ujar Menkes. akses pelayanan kepada peserta Jamkesmas lebih merata dan terjangkau. Namun dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas ada tambahan 6. “Saya minta ada tambahan kelas III. kapasitas kelas III agar ditambah. Ditambahkan. (28/12). Dari jumlah tersebut 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. dan Jampersal. Demikian dikatakan Menkes dr.51% yang melayani Jamkesmas. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . tetapi RS vertikal dan RS pemerintah daerah. belum semua rumah sakit (RS) memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmas.444 Puskesmas. khususnya masyarakat miskin secara simultan harus dilakukan pembenahan sistem pelayanan kesehatan. RS swasta harus menambah kelas III dari 10% menjadi 15% atau 20%.” tegasnya. khususnya kelas III agar dipasang di depan RS. “Jabar harus menata sarana. “Seperti di tempat parkir dicantumkan berapa tempat yang masih kosong. Ketersediaan tempat tidur.000 tempat tidur sehingga ada 10. Alma Lucyati.Kes. semua RS baik pemerintah maupun swasta diharapkan menerima peserta Jamkesmas. baru 54. sementara yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru 4..Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III M. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. peningkatan akses masyarakat termasuk masyarakat miskin ke fasilitas kesehatan.” paparnya.080 RS yang menerima peserta Jamkesmas.000 tempat tidur. Dr.870 RS. pada awal 2011 dari 224 RS baru 133 RS atau 54. menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar. Endang Rahayu Sedyaningsih. di Bandung. penyusunan standar pelayanan medis dan membenahi sistem rujukan di tingkat kabupaten/kota.” papar Kadinkes. akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang berkualitas masih belum optimal. Sementara itu di Jabar. Sementara itu Sekda Provinsi Jabar. Saat ini ada 1. Jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan sekitar 44%. MPH. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. “Menyadari pentingnya penanganan yang lebih optimal untuk keberhasilan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jabar. Jamkesda. Ke depannya. Menkes juga berharap agar ada komunikasi antar RS sehingga pasien yang tidak bisa tertampung pada satu RS tidak dibiarkan begitu saja. “Kebutuhan tempat tidur 10. Dari 1. namun dicarikan RS lain yang masih kosong. ∞ 11 Di Indonesia. Penyediaan sarana dan fasilitas kesehatan yang memadai merupakan respon terhadap dinamika karateristik dan kondisi geografis penduduk Jabar. Saat ini sedang dalam pembahasan berapa kira-kira bisa disediakan penambahan kelas III ini. 147 di antaranya Pukesmas perawatan dengan 20 tempat tidur. Alma. Untuk itu. Menkes mengapresiasi RS yang telah memberi pelayanan kepada peserta Jamkesmas di Provinsi Jawa Barat dan berterima kasih atas kesediaan RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan bagi peserta Jamkesmas. dr.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas.000. bukan hanya di RS swasta.

Bupati Kabupaten Serang. Ir. Muhadi. Prof. desa Margatani.D. desa Kramatwatu.A. Sekda Provinsi Banten. Banten. drh. Turut hadir dalam kegiatan tersebut. dan para kepala desa. Ketujuh desa tersebut adalah desa Curuggoong. Kamis (29/12). dan desa Situtarate (di Kecamatan Cikande). Taufik Nuriman. desa Cisaat (keduanya di Kecamatan Padarincang).STOP PRESS 7 DESA Wamenkes Resmikan BAB Sembarangan Kementerian Kesehatan meresmikan 7 Desa Open Defecation Free (ODF) – atau lebih dikenal dengan istilah Stop Buang Air Besar (BAB) sembarang.Sc. Ali Ghufron Mukti.Kes. H.SP. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan. desa Mekarsari (di Kecamatan Anyer). dr. STBM adalah pilihan pendekatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan yang dikemas dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). M. desa Serdang (ketiganya di Kecamatan Kramatwatu). Wilfried Hasiholan Purba. Kecamatan Padarincang. strategi dan program untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi 12 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM STOP . MM. Direktur Penyehatan Lingkungan. Sebagaimana diketahui. di Desa Curuggoong. M. Ph. M. Peresmian ODF dilakukan oleh Wakil Menteri Kesehatan. Kabupaten Serang. H.

untuk kebiasaan cara mencuci tangan dengan benar tahun 2010 sebesar 35%. Merujuk data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas).2%. masih ada sebesar 17. Wamenkes berharap Pemerintah Daerah berkomitmen kuat dalam mengupayakan dan perluasan pelaksanaan program air minum dan sanitasi dengan menggunakan model pendekatan program Pamsimas. disusul air leding/PAM sebesar 19. Artinya terjadi peningkatan sebesar 17.” ujar Wamenkes. terdapat dua jalur upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun sektor air minum dan sanitasi. terbukti tidak berkelanjutan. Selanjutnya. sumur bor/pompa 22. Pada 2007.7%. suatu komunitas berada pada kondisi sanitasi total saat masyarakat tidak buang air besar (BAB) sembarangan. persentase penduduk berperilaku BAB Benar mencapai 82. Hasil penelitian sarana penampungan limbah.9% menggunakan sumur gali terlindungi sebesar 22. terjadi penurunan. Nah. Oleh karenanya perlu pendekatan Pamsimas. ∞ 13 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . “STBM bukan hanya sebagai pendekatan yang efektif dan efisien. Selain itu. sebanyak 27. Ditinjau dari segi perilaku. rumah tangga yang tidak mempunyai sarana penampungan air limbah sebesar 18.melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.5%. persentase penduduk berperilaku BAP Benar sebesar 71.2% penduduk yang masih BAB sembarangan dan harus diselesaikan sebelum 2014. melainkan sebagai strategi dan juga Program Nasional untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui proses penurunan penyakit berbasis lingkungan yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku sehat. Artinya terjadi peningkatan 11. mengelola air minum dan makanan yang aman. “Pengalaman selama ini menunjukkan peningkatan akses terhadap air minum dan sanitasi yang tidak disertai perubahan perilaku. masih banyak rumah tangga yang membuang limbah rumah tangga ke sungai/ parit/got. Yakni Pembangunan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Sementara itu.8% dibandingkan 2007 yang berada di angka 23.2%.1%. mencuci tangan pakai sabun. Meski demikian. dari sisi penggunaan air untuk keseluruhan keperluan rumah tangga. Dijelaskan Wamenkes.8%. dan pada 2010.9% atau menurun 6% dibandingkan 2007 yang mencapai 24. Pada 2010. mengelola sampah dengan benar dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.2%. yakni sebesar 41.1%.9%. terjadi peningkatan penduduk berperilaku BAB Benar.” ujarnya.3% dan yang menangani sampahnya dengan cara dibakar mencapai 52. Pamsimas bertujuan meningkatkan jumlah penduduk pedesaan dan pinggiran kota (peri urban) mendapat akses air bersih dan sehat.

Jadi. program Universal Coverage Insurance.Jabar Terapkan KTP Berasuransi Provinsi Jawa Barat menjadi percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance melalui KTP Berasuransi Kesehatan.000 tempat tidur. Dari jumlah tersebut. Jamkesda.000.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. Dr. Sejauh ini yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru mencapai 4. KTP berasuransi yang rencananya diluncurkan 2012 ini. dan Jampersal. terdapat 10. Saat ini. mendapat respon positif dari Menteri Kesehatan RI dr. ∞ 14 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dr. Alma Lucyati. program tersebut dapat disusul provinsi lain. Menurut Menkes. sebanyak 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan kesehatan sekitar 44%.000 tempat tidur. “Saya memberikan penghargaan pada Pemerintah Provinsi Jabar yang sudah berinisiatif meluncurkan program Universal Coverage Insurance yang pertama di Indonesia. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jabar. sejalan dengan gawe Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yakni meng-cover masyarakat yang tidak mampu baik yang memiliki Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) maupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang jumlahnya di Jawa Barat mencapai sekitar 15 juta. MPH. semua orang di Jawa Barat mempunyai KTP berasuransi sehingga mendapatkan jaminan kesehatan. di Bandung (28/12).” Hingga awal 2011. “Ke depannya secara bertahap. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. baru 54. menuturkan bahwa tahap awal KTP berasuransi diperuntukaan bagi warga kurang mampu. Ditambahkan.3% ter-cover jaminan kesehatan. Total. Endang Rahayu Sedyaningsih. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. Alma. Sebagai konsekuensinya. maka terdapat tambahan 6. menurut dr. maka Jabar harus segera menata sarana prasarana untuk keperluan tersebut. M. kebutuhan tempat tidur sebanyak 10. Nah. Terobosan Jawa Barat sebagai percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance.” tutur Endang usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. lanjut Endang.. tercatat baru 133 RS dari 224 RS atau 54. Dampaknya. dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas.Kes. memberikan kemudahan bagi masyarakat berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit yang ditunjuk dengan biaya murah. Kadinkes. Harapannya.51% yang melayani Jamkesmas.PH.

Untuk mendorong implementasi Jampersal. Hal ini terlihat dengan berbondongbondongnya ibu hamil mengunjungi rumah sakit untuk melahirkan. Sebagai bukti keseriusan Kemenkes untuk menurunkan AKI. Beberapa tahun ke depan. Jawa Timur. Kalimantan Barat. Apabila ke lima provinsi tersebut dapat diturunkan angka kematian ibu secara signifikan. Jawa Tengah. meski dalam praktek lapangan banyak kekurangan yang mesti dibenahi di sana-sini.767 kematian ibu di Indonesia tahun 2010. 15 .246. telah digulirkan program Jaminan Persalinan (Jampersal).000. Pada 2010. dan lainnya. seperti yang terjadi di RSUD Bantul Yogyakarta. Program ini merupakan jaminan pembiayaan yang digunakan untuk pemeriksaan kehamilan. upaya ini masih harus terus ditingkatkan melalui sinkronisasi lintas program dan lintas sektor untuk percepatan capaian penurunan angka kematian ibu menjadi 102/100. persalinan juga harus dilakukan di sarana kesehatan. maka akan berpengaruh besar terhadap penurunan angka kematian ibu secara nasional. Masukan dari rekan-rekan daerah sangat berharga untuk perbaikan.555. akan ditingkatkan menjadi 90% pada 2015. dan pelayanan bayi baru lahir. dan angka kematian ibu saat melahirkan di lima provinsi tadi bisa ditekan secara berarti. Program ini bertujuan menjamin akses pelayanan persalinan masyarakat oleh tenaga dokter dan bidan. dan Semarang. Jawa Barat.000 kelahiran hidup. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sudah 82. Aceh. Jampersal Rp 922. tidak ada lagi ibu yang mati karena melahirkan bayi… ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM ingga saat ini tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. Lima provinsi secara berturutturut. Dengan jaminan ini dapat dipastikan masyarakat lebih aman dan nyaman dalam menjalani persalinan.000. Kemendagri. hingga saat ini telah digelontorkan dana APBN tahun 2011 kepada 33 provinsi untuk BOK sebesar Rp 904. Cakupan tersebut. mewujudkan persalinan ibu hamil oleh tenaga kesehatan terlatih. dan Jawa Timur. yakni: Jawa Barat.793. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan KPA.767 kematian atau 50% dari 11. Nusa Tenggara Timur. dengan total angka 5. Sementara data tahun 2007. Selain itu. Program Jampersal terus bergulir. Guna. termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Hanya saja. setiap persalinan oleh tenaga kesehatan. Bahkan upaya ini juga dilakukan bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain seperti BKKBN. Hanya saja. Banten.000 kelahiran hidup. NTB.MEDIA UTAMA Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Untuk menurunkan angka tersebut. Ini bisa dilihat dari lima provinsi terbesar penyumbang AKI di Indonesia. Pada akhirnya. jika semua program berjalan lancar. NTT. masih bertengger pada angka 228/100.921. pelayanan nifas. tentu akan menekan angka kematian ibu secara nasional. Kemensos.000. baik program yang terkait langsung maupun yang tidak langsung. Maluku.000. Hal ini tercermin dalam hasil riset kesehatan dasar 2010. kita harapkan. pertolongan persalinan. tidak secara otomatis diselenggarakan di sarana kesehatan. telah dilakukan sosialisasi pada 8 provinsi yang terindikasi angka kematian ibu tinggi.148.2%. Sulawesi Selatan. pada akhir Desember 2011 yang lalu. Nah bagaimanakah menurunkan angka kematian ibu itu? Telah banyak upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian bayi. Kemenkes telah mendistribukan bidan dan dokter terlatih ke seluruh wilayah Indonesia. dan Jamkesmas Dasar Rp 972.

Seluruh biaya persalinan gratis. bidan merujuknya ke rumah sakit. karena pelayanan kesehatan dengan Jampersal banyak memerlukan surat-surat yang harus dilengkapi. uswanti (27) duduk di atas tempat tidur ruang rawat persalinan RSUD Panembahan Senopati Bantul. Ditemani anggota keluarga. Berikut pengalaman RSUD Panembahan Senopati Bantul. Pontianak. Kok bisa? Ternyata. dalam melayani masyarakat yang mengikuti program Jampersal. ibu mau melahirkan diminta ke Puskesmas. Kuswanti mendapat bantuan dari program Jampersal (Jaminan Persalinan). walau banyak pasiennya”. Namun karena ia mengalami keguguran.MEDIA UTAMA MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL Program Jampersal sudah bergulir di banyak daerah di Indonesia. “Kalau sudah seperti ini mekanismenya. kami tidak dapat menolaknya.” ujar 16 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .000 kelahiran hidup. “Alhamdulillah. Jampersal adalah program yang diluncurkan Kementerian Kesehatan untuk membantu ibu-ibu yang sedang hamil agar bisa melahirkan dengan selamat. ia sedang menanti penyelesaian administrasi kepulangan pasca melahirkan. Yogyakarta. Ia baru saja mengalami keguguran anak kedua. “Memang. Program ini bertujuan menekan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yang pada 2009 tercatat 228 kematian ibu per 100. Yogyakarta. Masa. kata Kuswanti. Mereka datang atas dasar kesadaran sendiri. Kuswanti sebelumnya melakukan pemeriksaan kehamilan di bidan.” ujar Kuswanti lirih karena masih menahan rasa sakit. pelayanan di sini baik. Saat ini program Jampersal telah mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di Rumah Sakit yang ada di sekitar mereka. dan Puskesmas Benayang. terutama di Rumah Sakit yang memiliki program Jampersal. bahkan mereka langsung ke Rumah Sakit. tanpa rujukan dari Puskesmas. harus sabar menunggu. Wajahnya tampak sedih.

” cerita Mayani. ada masyarakat yang sejak hamil tidak pernah diperiksa sama sekali. Menurut Mayani. tambah Mayani. Menurut Mayani. “Semua free. Kota Pontianak. Sebab. banyak dari teman-teman dari puskesmas lain atau bidan praktek swasta mengirim ke Puskesmas Benayang. Tapi. terutama yang punya kasus emergency dasar. kalau resti kemungkinan akan mengalami kasus emergency dasar. Dengan adanya Jampersal. dari segi ekonomi adanya Jampersal banyak membantu masyarakat. awalnya memang sudah terbiasa. mereka mau datang ke Puskesmas untuk diperiksa. pengunjung Puskesmas. sehingga dengan adanya Jampersal tingkat kunjungan pasien meningkat sampai tiga kali lipat. Nah. Kebetulan Puskesmas Benayang saat ini sudah menjadi Puskesmas Poned (Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar). tidak ada perubahan. terutama bagi masyarakat dari kalangan tidak mampu. “Sebelum ada Jampersal tingkat kunjungan pasien paling tinggi sekitar 20-25 persalinan per bulan. Malah.Pipin perawat RS Bantul. Dengan adanya Jampersal kunjungan paling rendah 58 orang. baik itu pelayanan program EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 17 . Akibatnya banyak persalinan yang tidak pernah ke tenaga kesehatan mau datang ke Puskesmas. Setiap hari rata-rata kunjungan ibu hamil dua sampai tiga orang. Kami melayani masyarakat sesuai dengan SOP yang ada. Kalimantan Barat program Jampersal banyak sekali manfaatnya. tidak ada perbedaan. kepala Puskesmas Benayang. setelah mendapatkan informasi dan manfaat puskesmas kota Pontianak.” ujar Mayani. Menurut bidan yang Sarjana Kesehatan Masyarakat ini. bagaimana dengan masalah besaran gaji yang berbeda dengan standar yang ada selama ini? Berikut penuturan bidan Mayani kepada Mediakom: Bagaimana pengalaman Anda melayani program Jampersal? Kalau untuk pelayanan.

kalau untuk pertolongan persalinan Rp 100. berapa biaya persalinannya? Perdanya kurang lebih sekitar Rp 500. biaya persalinan Rp 350. Kadang Juknis keluarnya Maret. ∞ (Pra) .000 all in itu rasanya kurang. walaupun untuk pelayanan kepada masyarakat tetap harus jalan terus. Mereka memiliki komitmen yang tinggi.000. Jadi kalau dihitung-hitung. Namun mereka berupaya dapat memberikan yang terbaik dengan memanfaatkan dana yang ada. sesuai dengan petunjuk. yang 25% itu kecil ya? Mungkin untuk kota Pontianak kalau bisa ditambah. Jadi lebih banyak masyarakat yang tertolong. meskipun memang untuk tingkat kota Pontianak. memang 75% untuk jasa pelayanan dan 25 % untuk bahan habis pakai. kurang lebih 18 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM separuhnyalah. sementara berlakunya dari Januari. Dalam aturannya dijelaskan 75% untuk jasa pelayanan. itu belum perawatan. sementara yang 25% sisanya diatur dengan SK Walikota. Kalau Juknisnya telat. otomatis untuk jasanya lebih tinggi. Kira-kira berapa tambahannya? Kira-kira Rp 500. Sebelum ada Jampersal. Insya Allah (ini masih wacana) pada 2012 ini Pemkot Pontianak akan menyumbang.000. jelas lebih menguntungkan dengan program Jampersal. Paling tidak tarif RS kelas 3 atau di bawahnya sedikit. Tapi kalau kita lihat. administrasinya jadi terburuburu (kejar tayang istilahnya).Jampersal maupun yang bukan program Jampersal. Apa saran Anda untuk perbaikan Jampersal ke depan? Kalau untuk perbaikan Jampersal mungkin yang perlu diperbaiki untuk ATK. Bagaimana dengan petugas kesehatannya? Alhamdulillah tidak ada masalah. Kemudian yang kedua untuk Juknisnya. khususnya untuk Jampersal. sebelum Jampersal pendapatan lebih besar dibanding setelah ada Jampersal? Kalau di program Jampersal. Artinya lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. Selama ini dana yang ada dimanfaatkan seefektif mungkin. Pertanggungjawaban pembukuan pun jadi terlambat. mohon bisa dipercepat.000 atau Rp 200.000.000. Jadi secara umum lebih menguntungkan Perda apa Jampersal? Kalau terhadap program. Sama juga dengan pelayanan kami ketika ada program Jamkesmas. Rinciannya untuk jasa berapa? Untuk jasa. Berapa kira-kira? Akan ada tambahan Rp 100. Jadi kalau misalnya unit cost-nya lebih tinggi.

Untuk hal ini. Terkait kesan bidan terhadap Jampersal. sehingga masih ada kendala psikologis untuk menangani pasien yang menggunakan fasilitas Jampersal. Terutama kendala pada prosedur pelaksanaan dan pengajuan klaim yang sulit. Mayani tidak sendirian. dan tenaga medis. Namun demikian. serial. Menurut bidan yang tidak setuju ini. seperti untuk ibu yang mampu dan kurang mampu. seharusnya Jampersal khusus untuk para ibu yang tidak mampu. dan Puskesmas saja 17 %.9% responden tidak menyarankan pasien mengikuti program Jampersal dan 54. tokoh masyarakat. mereka dapat membiayai sendiri sesuai dengan sarana kesehatan yang diinginkan. disebabkan belum lancarnya proses pencairan dana setelah memberikan pertolongan persalinan. SKM di Puskesmas Benayang. apalagi banyak permintaan.Jampersal di Mata Tenaga Bidan Program Jampersal jelas lebih menguntungkan. apalagi bagi keluarga miskin. Pontianak. Di samping meningkatkan sosialisasi dan nominal biaya pelayanan Jampersal. dan masyarakat luas.” kata bidan Mayani. 3-5 tahun (15%). Jampersal memberikan kemudahan bagi calon ibu yang akan melahirkan. Sedangkan mereka yang mampu tidak perlu mendapat jaminan Jampersal. masih ditemukan 44. bahwa program Jampersal akan dapat dilaksanakan baik di kota maupun di desa.9% responden menyatakan tidak mendorong pasien mengikuti program Jampersal. dengan lama praktek lebih sepuluh tahun (33%). bukan medis seperti mencetak brosur. belum dapat memberikan kemudahan bagi praktek para bidan. setuju program Jampersal akan mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). tokoh agama. dan Bekasi. Kesan lain. Untuk itu. Terdapat 54. Ternyata.” ujar bidan Ina di Bekasi. program Jampersal akan mendapat dukungan dari tenaga kesehatan. infrastruktur. Banyak masyarakat yang tertolong. mereka berharap. Mereka terdistribusi dalam jenis praktek mandiri (55%). Jampersal memberi kemudahan bagi praktek bidan. “Rasanya kurang sreg. cocok untuk ibu yang kurang mampu. Bekasi. sebagian besar bidan setuju hanya untuk keluarga miskin dan berkeberatan bila mencakup juga keluarga berkecukupan secara ekonomi. Sedangkan target sosialisasi meliputi tenaga kesehatan. Khusus sosialisasi memerlukan pendekatan komunikatif. resiko bidan terlalu besar. Jampersal dapat memberi rasa aman kepada ibu yang melahirkan. kalau keluarga miskin masih bisa diterima. apalagi Jampersal harus digunakan semua ibu di Indonesia. tapi juga disetujui sebagian besar tenaga bidan lainnya. Untuk kemasan sesuaikan dengan target sasaran. Sebagian besar tenaga bidan juga sepakat. Hal ini mungkin.3 % responden tidak setuju. Sebagian besar bidan (80%). hitunghitung sedekah. tahun berikutnya dapat memberi imbalan yang layak sesuai dengan kekuatan ekonomi setiap provinsi. mandiri Puskesmas (27%). 6-10 tahun (11%). Mereka juga setuju. masih banyak prosedur yang belum pasti. Dengan asumsi tersebut. Tapi. Berkaitan dengan sasaran Jampersal. karena ditangani oleh tenaga kesehatan. termasuk pencatatan dan pelaporan lebih banyak. Walau ada sebagian tenaga bidan yang tidak setuju. dan kurang dari 3 tahun (41%). ∞ 19 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . mereka sebagian besar menyebutnya “bagus” untuk menekan AKI dan AKB. sehingga kelak dapat mendukung program Jampersal sepenuh hati. Hanya saja. sementara kompensasi dianggap kecil. bila melayani pasien persalinan orang kaya menggunakan Jampersal. “Sasaranya lebih luas. esimpulan tersebut terekam dari hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Komunikasi Publik terhadap 363 bidan di wilayah Tangerang. Mereka juga sependapat. leaflet. Depok. Skenario pesan sebaiknya berjenjang. Sebab. khususnya bidan. Lebih banyak publik yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. masih memerlukan pendekatan khusus kepada organisasi IBI dan bidan. Hanya saja kebijakan Jampersal masih perlu sosialisasi lebih luas dan pelaksanaan belum berjalan secara mulus. dan berkesinambungan. khususnya bidan. ketersediaan fasilitas kesehatan. booklet yang berbeda target sasaran. flyer.

untunglah hal itu hanya berlangsung enam bulan. memang banyak kebingungan di RS ini. Puskesmas Mergangsang. “Sekalipun demikian. Bagaimana situasi di Puskesmas ini setelah adanya program Jampersal? B ersalin yang nyaman. sementara kebutuhannya 13 orang. Puskesmas juga tidak boleh melayani persalinan dengan penyulit. karena tidak ada tenaga administrasi khusus. Apalagi. Hal ini disebabkan karena faktor medis dan sedikit karena yang bersangkutan belum menerima program KB. Akibatnya. bulan Juli 2011. Saat ini. 20 setempat biaya persalinan Rp 568. masih dapat menjalankan pelayanan teknis medis dengan baik. setelah pengajuan pendanaan disetujui. segala tindakan yang berurusan dengan nyawa ibu hamil dan bayinya sekaligus harus mendapat perhatian lebih. Tenaga dokter residen obgyn sudah siap melayani. baru turun untuk operasional puskesmas.” kata Puji Astuti. Tapi untuk bidan praktek swasta dan rumah sakit swasta akan sangat berpengaruh.” ujar Astuti. Namun. antara Peraturan Daerah dan Jampersal. walaupun dari segi analisis kebutuhan tenaga bidan masih kurang. Bidan Astuti menyayangkan hal ini bisa terjadi. serta urusan administrasi. secara teknis medis sudah tidak ada kendala. Sebab. kunjungan pasien mulai menurun. tugas bidan memang merangkap-rangkap. sangat ditentukan oleh keterampilan tenaga kesehatan yang ada. baik pasien Jampersal. ujar Astuti. kami tetap mampu memberi pelayanan dengan baik. Sebab. sebagai tempat bersalin. Kebetulan si pasien tidak memiliki saudara. Askes. Karena pasien ini akan melahirkan. Selain tidak bayar.000 termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB). karena baru ada 9 orang. Menurut Astuti. untuk pelayanan pasien. Sehingga mengurangi kemungkinan terlambat penanganan persalinan oleh tenaga kesehatan. Yogyakarta. setiap hari rata-rata melayani tiga pasien kontrol kehamilan dan dua melahirkan. Sementara biaya Jampersal hanya Rp 350. merujuk dan mengantar pasien. bahkan sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk perawatan. pasien tidak dipungut biaya. Bantul. Selain tidak bayar.Bersalin di Puskesmas Mergangsang Puskesmas Mergangsang salah satu tempat bersalin favorit di Bantul. Termasuk mengurus kasus “ sosial”. Jamkesmas. Tentu ini dapat menjadi masukan untuk menetapkan kebijakan berikutnya. kami harus menyetor seluruhnya ke Pemerintah Daerah. Untuk kasus terakhir ini. Hanya separo dari total persalinan yang dilakukan di Puskesmas. kecuali persalinan normal. terutama biaya nominal persalinannya. Puskemas Mergangsang. Kalau merujuk Perda. Kami bergaji untuk melayani siapa saja. Karena semua Puskesmas merujuk. juga dilayani oleh tenaga kesehatan yang profesional. Menurut bidan senior ini. Hanya saja untuk urusan administrasi seperti verifikasi data pasien untuk dokumen laporan klaim biaya persalinan sering mundur. dipengaruhi juga oleh ketersediaan peralatan bersalinnya. secara teori. program Jampersal akan menurunkan Angka Kematian Ibu.000 termasuk pelayanan KB. karena uang bukan untuk pelaksana. Astek. Ketika program Jaminan Persalinan (Jampersal) mulai digulirkan. “Tapi pasien mau ber-KB atau tidak bergantung yang bersangkutan. ada 10 persen dari pasien Jampersal yang tidak mengikuti program KB. maka rumah sakit menjadi penuh. tapi karena aturannya tidak membolehkan. ya tetap tidak boleh. Selain itu. program ini mengharuskan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur kepada petugas kesehatan sebelum persalinan. walau secara logika. Total satu bulan mampu melayani 60-80 pasien Jampersal. menurut Astuti. Mulai dari teknis menis. sementara suaminya sudah lama meninggal dunia. “Kami harus tetap mengikuti aturan.” tambah Astuti. salah satu tempat favorit masyarakat Bantul. Selain itu. Menanggapi soal biaya. bidan memang telah menjelaskan secara pelan-pelan.” ujar bidan senior ini. Dengan 9 tenaga bidan. juga ada tenaga kesehatan yang profesional. walau nilai biaya Jampersal lebih rendah dibanding Perda. maupun umum”. Cerita bidan Astuti. sisanya dirujuk ke rumah sakit. maka kami mengurus ibunya yang mau melahirkan dan juga merawat ketiga anaknya. sekalipun biaya persalinan berdasarkan Perda lebih besar. khusus Puskesmas Poned dan mempunyai residen obgyn seperti Puskesmas Mergangsang dapat melakukan persalinan seperti pasien pecah ketuban. Ketika program Jampersal mulai berjalan. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . “Untuk kami sebagai PNS memang tidak berpengaruh. pernah ada pasien beranak tiga. Astuti melihat. karena mereka menerima gaji. “Bagi kami tidak ada masalah. menurut bidan Astuti memang masih nyomplang (tidak seimbang). Namun. Sekarang. ada pasien yang benar-benar membutuhkan perawatan tidak mendapat tempat. tidak berpengaruh langsung kepada petugas kesehatan. salah satu bidan yang bekerja di Puskesmas Mergangsang Menurut bidan Astuti.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 21 .

bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung. rumah sakit terlihat penuh. Dengan jumlah pasien yang demikian besar. Bagaimana rumah sakit ini menyambut program Jampersal? 22 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .RSUD Bantul Menyambut Program Jampersal Setiap hari RSUD Bantul rata-rata melayani 800 pasien rawat jalan. tak heran bila pada jam kunjungan.

S

ejak bergulirnya program Jaminan Persalinan (Jampersal), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta, telah mempersiapkan diri dengan segala kemampuan yang ada. Mulai dari ruangan, Sumber Daya Manusia, sistem rujukan, sosialisasi teman sejawat, simulasi, mekanisme alur kerja, dan berbagai sarana pendukung lainnya. “Prinsipnya, kami berkeinginan mendukung dan mensukseskan programJampersal,” kata wakil direktur Pelayanan RSUD Bantul dr. Gandung Bambang Hermanto. Menurut dr. Gandung, sejak berlaku program Jampersal, rumah sakit kebanjiran pasien. Pada saat tertentu, bangsal penuh, bahkan sampai ke lorong-lorong. Kamar bayi juga ikut penuh. Pernah ruang perinatal yang berkapasitas 24 bayi, harus menampung 66 bayi. Terpaksa dilakukan, sebab Rumah Sakit tidak boleh menolak pasien. Apalagi yang datang ibu hamil yang akan melahirkan. “Ini merupakan masalah yang belum pernah diprediksi. Apakah sarana kesehatan yang tersedia mampu melayani atau tidak. Sekalipun demikian, semua pasien persalinan kami terima, tidak mungkin menolak dengan alasan apapun. Walau kapasitas tidak menampung, tetap diterima, dengan segala keterbatasan yang ada,” ujar dr. Gandung. Untuk mendukung program Jampersal, RSUD dengan kapasitas 266 kamar tidur ini, memiliki 21 dokter spesialis dalam 4 spesialis besar yakni: bedah, dalam, anak, dan kebidanan dan kandungan. Untuk mendukung pelayanan program Jampersal, RSUD telah menyiapkan 222 perawat dan 30 bidan. Selain melayani program Jampersal, setiap hari rata-rata rumah sakit melayani sekitar 800 pasien rawat jalan. Dengan jumlah pasien yang demikian besar, maka wajar bila pada jam kunjungan, rumah sakit terlihat penuh, bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung, sehingga ada sebagian yang harus berdiri, karena tak memperoleh tempat duduk. Mengapa masyarakat berbondong-bondong menuju rumah sakit, menurut dr. Gandung disebabkan karena sosialisasi pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas masih kurang, Akibatnya masyarakat memilih langsung ke rumah sakit. Di samping sosialisasi, ada kemungkinan pelayanan dasar juga belum siap. Ketidaksiapan itu, bisa jadi karena biaya persalinan yang disediakan Jampersal

tergolong kecil (hanya Rp 350.000, padahal di Bantul rata-rata sampai Rp 700.000), sehingga bidan swasta dan pelayanan kesehatan dasar cenderung merujuk ke rumah sakit. “Berdasarkan pengalaman, karena rumah sakit terbatas daya tampungnya, bila pasien datang dengan persalinan normal, mereka kami rujuk kembali ke Puskesmas setempat. Sebab, masyarakat yang datang ke rumah sakit, tidak semua berdasarkan rujukan. Tapi banyak juga yang kehendak sendiri. Alasan mereka bersalin di rumah sakit, karena mereka merasa lebih nyaman dan tenang,” ujar dr. Gandung. Menurut dokter kelahiran Yogyakarta ini, dengan program Jampersal, banyak pelajaran yang bisa diperoleh, di antaranya pembelajaran bagi dokter untuk membuat catatan medis setiap kali setelah pemeriksaan. Juga membuat laporan medical record pasien, sebagai bahan pendukung klaim biaya Jampersal. Sebab, bila tak dilengkapi dokumen medical record, klaim tidak bisa dilakukan. Padahal, sebelumnya, dokter hanya melakukan diagnosa pemeriksaan, selesai. Sementara, menurut Kabid Pengendalian RSUD Bantul, Siti Suryati, SKM, pembelajaran yang tiada henti bernama sosialisasi. Sebab, masih banyak teman sejawat yang harus terus mendapat pemahaman tentang administrasi. Apalagi dengan adanya perubahan Software dari INA DRG menjadi INA_CBG’S. Jadi harus terus belajar. “Pernah, RSUD mengajukan klaim untuk bulan April-Desember 2010, baru bisa cair tahun 2011, tapi untuk bulan November-Desember 2011, akan segera cair. Jadi saat ini keuangan kami surplus,” ujar Siti. Sejak awal, semua proses harus baik, jelas sebab kalau tidak baik, pasti akan mengganggu ketersediaan dokumen. Bila ketersediaan dokumen terhambat, akan mempengaruhi proses klaim. Bila proses klaim terhambat dalam jangka panjang, akan mempengaruhi pencairan dan perputaran keuangan rumah sakit. Berdasarkan Rekap laporan tahun 2011, rumah sakit setiap bulan rata-rata mencairkan Rp 2 miliar untuk program Jamkesmas dan Jampersal. Hingga luncuran ke 5 tahun 2011, sudah dicairkan lebih dari Rp 24 miliar. Di RSUD Bantul, secara keseluruhan, rawat inap didominasi program Jampersal, sedangkan rawat jalan didominasi program Askes, sisanya ditempati masyarakat yang membayar sendiri atau umum. ∞
EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

23

dr. Sarminto, M.Kes:

Jampersal Sebaiknya Dibatasi
Jaminan Persalinan (Jampersal) --program anyar Kementerian Kesehatan yang sedang bergulir sejak Juli 2011- sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelayanan persalinan. Mulai dari kemudahan akses, penanganan oleh tenaga kesehatan terlatih, dan biaya ditanggung pemerintah. Sekalipun demikian, masih ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan dalam waktu singkat untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu. Menurut dr. Sarminto, M.Kes, kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, banyak hal yang mesti diperbaiki dari program Jampersal ini, di antaranya menggiatkan sosialisasi tentang program tersebut. “Masyarakat berlomba-lomba ke Rumah Sakit. Padahal mereka sebetulnya bisa dilayani di Puskesmas terlebih dahulu,” kata dr. Sarminto. Kebijakan Jampersal sebaiknya dibuat per wilayah, tambahnya. Berikut penuturannya lebih lanjut:. Bagaimana implementasi program Jampersal selama ini? Adanya program Jaminan Persalinan (Jampersal), bagi kami sangat menolong kegiatan dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Untuk daerah Yogyakarta, AKI-nya sudah cukup baik, sementara angka persalinan oleh Nakes, sudah hampir 95 ke atas. Nah, Jampersal ini menolong bagi yang tidak mempunyai jaminan. Namun di lain pihak ada beberapa kendala terutama di tingkat bawah karena Jampersal ini ongkosnya hanya Rp 350.000, sedangkan di Yogja tarif bidan saja sudah Rp 500.000. Ada bidan yang tidak mau menangani. Mereka kemudian merujuk ke RS ataupun ke Puskesmas. Itu yang menjadi kendala kami. Kami berharap biaya yang ditanggung Jampersal ada kenaikan, bukan Rp 350,000 tapi sekitar Rp 500.000. Sama dengan standar yang ada? Iya. Karena ini program baru sosialisasi juga harus terus dilakukan, sehingga sistem rujukan menjadi lebih optimal. Artinya persalinan normal yang seharusnya bisa ditolong di tingkat dasar misalnya Puskesmas rawat inap, tidak perlu langsung ke Rumah Sakit. Apa sebenarnya kendalanya? Pertama, Jampersal program baru. Kedua, mungkin sosialisasi masih kurang pada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mengerti bahwa persalinan normal seharusnya cukup di Puskesmas atau di bidan swasta. Ketiga, untuk yang swasta mungkin tarifnya terlalu rendah. Akhirnya mereka cenderung untuk merujuk saja ke RS, sudah dapat Rp 100.000. Bidan merujuk ke RS atau Puskesmas? Sistem rujukan kurang berlaku, masyarakat cenderung langsung rumah sakit. Kendalanya disebabkan karena belum sosialisasi atau karena memang masyarakat punya keinginan sendiri? Salah satunya sosialisasi masih kurang. Kedua orang boleh memilih, namun sistemnya juga harusnya berjalan. Artinya dia tidak dapat penggantian. Logikanya kalau masyarakat langsung ke RS seharusnya tidak mendapat penggantian biaya. Tapi kenyataanya tidak seperti itu. Tetap saja mendapat penggantian? Iya. Seharusnya, kalau ada rujukan dari Puskesmas baru mendapat penggantian. Ke depan kita butuh adanya suatu Peraturan Gubernur agar sistem rujukan bisa berjalan. Itu yang akan kita susun agar sistem rujukan jalan. Meskipun kita yakin sistem rujukan akan jalan kalau semua masyarakat sudah terasuransi dengan baik. Kalau asuransi berjalan baik, sistem rujukan juga berjalan baik. Kalau Jampersal kan sudah semuanya, untuk orang kaya pun bisa meskipun, filosofinya hanya untuk orang yang tidak mampu. Jadi ada efek samping dengan adanya Jampersal. Ya. Seharusnya untuk Yogja dengan yang AKI dan AKB sudah agak rendah, tidak disamaratakan dengan kebijakan Jampersal. Artinya orang yang mampu tidak dibantu pemerintah. Akibatnya, masyarakat yang dulunya sudah mandiri mau bayar, sekarang kalau anak ke 2 atau ke 3, tidak mau bayar kalau mereka ke RS. Kejadian serupa terjadi juga di Puskesmas. Di Puskesmas Tegal Rejo, Mergangsang, kondisi rawat inapnya sudah bagus. Artinya orang ke situ pun tidak masalah dengan anak ke 2 atau ke 3. Yang menjadi masalah yang dulunya mandiri, sekarang dibayar pemerintah. Seharusnya kebijakan itu untuk di luar Jawa, di daerah yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik karena pelayanan kesehatannya memang masih kurang. Kalau DIY Nakesnya saat ini sudah 95%, tanpa Jampersal sudah cukup. Sebagai masukan, sebaiknya kebijakan ini dibuat per wilayah. Lalu dengan adanya Jampersal apakah masih ada peran untuk menurunkan AKI dan AKB? Saya tidak tahu persis, tapi evaluasi kami AKB/AKI itu

24

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

Yang repot dalam pelaksanaannya. Karena sosialisasinya kurang maksimal, masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Nah, kalau sudah begini, kalau tiba-tiba distop --orang kaya tidak boleh-- bisa jadi masalah.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

25

tapi akhirnya dicukup-cukupi. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. Kalau dulu mereka sudah mau ke swasta. ∞ (Pra. Apalagi ini RS Pemda. apakah kenaikan itu karena Puskesmas pembantu tidak mau melayani atau dari swasta. Memang selama 5 tahun AKB/ AKI kita naik turun antara 40-50. Kemarin waktu evaluasi ternyata KB tidak berhasil. Nanti bisa ditanyakan ke RS Bantul. Pertolongan persalinan normal dengan yang dilayani dengan tenaga kesehatan tinggi. Jadi tidak mudah. karena memang di RS jadi pusat rujukan Jampersal. Sehingga nanti terlihat manfaatnya. sekarang malah dilempar. jika tidak demikian. Bagi saya program ini sangat membantu 26 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM dari 43 sekarang menjadi 49. masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Antisipasi penumpukan pasien yang dirujuk di RS. 47 (2009). Saya tidak tahu persis ini dampak Jampersal atau bukan. Berdasarkan evaluasi. dan 49 (2011). Mereka lebih suka merujuk ke rumah sakit. Di RS Bantul. solusi apa yang sudah dilakukan? Kalau terkait dengan biaya. Tapi tentu saja tidak mudah. maka seharusnya mau kerja sama dengan Jampersal juga. satu bok standardnya untuk 1 bayi tapi dipakai 2 sampai 3 bayi. Kemudian juga harus dibatasi. sehingga banyak bayi yang dilahirkan. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. dalam pelaksanaan di lapangan jadi ikut merepotkan juga. Untuk semua hanya untuk tahun 2011? Yang repot dalam pelaksanaannya. rayonisasi. beliau akan jawab: itu kesalahan temen-temen Dinas. Sebab mereka selama ini bekerja sama dengan Jamkesmas. Mereka naik 300% – 400% kalau tidak salah. Banyak masyarakat yang langsung datang ke rumah sakit. sebelumnya pernah juga 36 (2007). Apalagi ini RS Pemda. Jadi tidak mudah. itu kebijakannya berbeda. kalau tibatiba distop --orang kaya tidak boleh-. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. Tidak tahu juga. itu mengurangi. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. bagaimana daya dukung sarana kesehatannya? Masyarakat sekarang berbondongbondong ke pelayanan kesehatan negeri. Kemudian belum semua bidan praktek swasta mau ikut PKS (Perjanjian Kerja Sama). berarti kesalahan kebijakan.Memang kita salah. Kalau kita tanya ke Pak Dirjen. Karena sosialisasinya kurang maksimal. Kalau penyebabnya dari swasta. Saya coba cari penyebabnya. dibanding tarif bidan praktek swasta. Akibatnya banyak bidan tidak mau menerima pasien yang merujuk ke program Jampersal. tapi kita tidak bisa menarik kesimpulan apakah ini karena Jampersal atau bukan. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. Lima tahun terakhir ini pernah 48. Tidak semua dirujuk. Ada pos biaya untuk merujuk? Semestinya yang dirujuk itu yang tidak bisa ditangani. karena sosialisasinya kepada masyarakat Jampersal di rumah sakit gratis. bagaimana cakupan RS. Puskesmas rawat inap BOR-nya masih di bawah 50%. Nanti bisa jadi masalah. Sekarang kita malah kebanjiran pasien.bisa jadi masalah. kalau sudah begini. Bu Sesjen juga pernah mengatakan sosialisasinya kurang bagus. salah satu penyelesainya dengan memanfaatkan Puskesmas rawat inap. Memang. Saya tidak tahu persis kenapa. yang dulunya sudah mau di swasta. kita setiap Jumat bertemu dengan profesi IBI (Ikatan Bidan Indonesia) untuk melakukan sosialisasi agar teman-teman bidan tetap mau kerja sama. Kemudian dalam kaitannya dengan rujukan. 41 (2008). pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Kita sudah menyampaikan ke Ikatan Bidan Indonesia agar bersedia menolong. Nah. Sehingga RS ini tidak bisa menampung pasien. Memang menjadi pertanyaan. Kedua. Bagi saya program ini sangat membantu. Tapi kenyataan di lapangan berbeda. Nanti bisa jadi masalah. Mereka yang sebelumnya mandiri. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. sekarang berbondong-bondong menggunakan Jampersal. 43 (2010). harga dinaikkan. Masukan lain? Salah satunya. apakah perubahan tersebut terjadi karena KB yang tidak terkendali. DPR bisa maramarah. Ke depan harus mempunyai Pergub atau aturan lainnya yang ada kaitannya dengan sistem rujukan. Desy) . Terkait dengan Jampersal. DPR bisa mara-marah. Mereka sosialisasinya kurang. Kenyataannya Bantul juga demikian. Ini karena antusiasnya orang menggunakan Jampersal. Memang kita salah. Tarif Jampersal lebih rendah. Program Jampersal masih menemui beberapa kendala di lapangan. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. Namun. Ini karena Jampersal untuk semua. jangan untuk semua orang. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. untuk membuat kebijakan spesifik bagi setiap provinsi cukup merepotkan. Ada kenaikan.

Untuk itu menjadi tantangan. hanya kisaran 25-30% saja. banyaknya persalinan ibu hamil di rumah sakit. sudah berdiskusi dengan drg.” jelas Maya. Hal ini tidak dapat dipersalahkan atau ditolak. Ada masyarakat yang ingin langsung bersalin ke rumah sakit. “Mereka harus tetap dilayani. Sementara ada Puskesmas lain yang masih satu kecematan. Maya. Jadi wajar. Tidak sedikit yang harus sampai mengorbankan nyawa. seperti poster. pasti akan menjadi sarana Puskesmas rawat inap yang bagus. MM. tinggal mengembangkan Puskesmas lain dengan menduplikasi Puskesmas yang sudah ada menjadi model. rumah sakit tidak bisa menolak. juga mengangkat tentang Jampersal. dan Jampersal.” ujarnya tegas. tidak elok untuk menolak mereka. MM: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal. Sebelumnya. Maya. Maya Sintowati Pandji. juga ada radio swasta dengan memanfaatkan program masyarakat sehat (PMS). drg. Malah. “Semua ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program Jampersal. Menurut dr. peralatan. Jamkesmas. apalagi masuk UGD. masyarakat harus menentukan pilihan tempat melahirkan. Memang. baik ruang perawatan. Bila ini terwujud. Dengan biaya sebesar itu. Untuk itu. Menurut Kadinkes. Walau tentu saja ini bukan pekerjaan mudah. perlu upaya untuk meningkatkan jumlah pengguna rawat inap di puskesmas ( BOR) tersebut.Drg. Kemudian ada Puskesmas akan mendapat bantuan bangunan senilai 1 Miliar lebih. tidak diisi secara maksimal. Banyak kepala Puskesmas yang beranggapan itu pekerjaan berat. sebenarnya sosialiasi sudah dilakukan mulai Maret 2011 dengan melibatkan DPRD.” ujar drg. “Kami mempunyai slot untuk dialog dengan masyarakat secara berkala dengan tema KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Sosialisasi juga dilakukan melalui media cetak. ia sendiri heran dengan rendahnya BOR Puskesmas tersebut. Tentu program ini harus terus disempurnakan. Program Jampersal terus bergulir. Walau demikian proses sosialiasi tetap harus terus ditingkatkan. tapi belum menyentuh apa keuntungan bersalin dengan program tersebut. Sehingga kedua Puskesmas dapat saling melengkapi. “Saya juga pernah melahirkan. Berikut penuturannya lebih lanjut. Ada wacana untuk menggabung dua Puskesmas tersebut. maupun SDM-nya. Terkait dengan sosialisasi Jampersal. Menurut drg. Tapi. pada kegiatan Bantul Ekspo pun. Sudah ada program secara rutin mengisi siaran setiap harinya. Sebab. bila masih ada masyarakat yang belum dapat memahami secara benar maksud dari program tersebut. tapi kontennya tetap terkait dengan kesehatan ibu dan anak. sebagai program baru membutuhkan waktu untuk sosialisasi. bagaimana mewujudkan Puskesmas menjadi pilihan utamanya. Banyak manfaat yang sudah dirasakan. Media yang digunakan di antaranya Radio Bantul.” ujar dokter yang juga Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta ini. Maya menilai gambaran yang diberikan tentang manfaat Jampersal kurang tajam. melahirkan itu berkaitan dengan kemantapan hati. Fenomena ini menunjukkan bahwa Puskesmas belum menjadi pilihan. Menurut Kadinkes. tidak selalu berjudul Jampersal. harus memilih dengan bidan siapa yang dianggap memberi kemantapan hati.” tutur Maya lebih jauh. “Sosialisasi hanya menjelaskan apa Jampersal. dengan biaya yang besar untuk membangun gedung. dan tokah agama maupun masyarakat. Maka. padahal dapat dilayani di Puskesmas terdekat. tapi tempatnya terbatas. Begitu juga saat perayaan hari kesehatan nasional. paling tidak ada satu Puskesmas yang menjadi pilihan utama masyarakat. Selanjutnya. meski banyak pula kekurangan di sana-sini. sebenarnya para bidan itu lebih nyaman memberi pelayanan di Puskesmas dibanding di rumah bidan. dan banyak lagi. Kadinkes berharap. sayang selama ini ruang rawat inap yang tersedia. leaflet. Namun setelah diberi penjelasan akhirnya mereka bisa memahami dan mendukung program tersebut. sosialisasi mengenai Jampersal ini dilakukan juga. Kuncoro (Ketua Forum Komunikasi Kepala Puskesmas). Ketika ada sarasehan. Selain Radio Bantul. mereka pernah memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2088 tentang mutu pelayanan Puskesmas. Sambil menambah pemahaman masyarakat tetang rujukan. kepala Puskesmas diminta untuk menyusun program untuk meningkatkan BOR-nya. Maya Sintowati Pandji. Puskesmas. Untuk antisipasi. Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta. maka pelayanan Jampersal otomatis akan menjadikan Puskesmas sebagai tujuan utama. bila ada pasien yang datang untuk bersalin. memang sudah pilihan masyarakat dengan berbagai alasannya. Menjadikan Puskesmas pilihan masyarakat akan menjadi fokus program ke depan. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 27 . Kondisi seperti ini masih sering terjadi di Kabupaten Bantul. BOR-nya tinggi.

000) dari dana yang disediakan untuk Jampersal sebesar Rp 9. Jampersal: Lain Ladang Lain Belalang Implemantasi Jampersal di Provinsi Jawa Barat. Yang jadi masalah adalah pelaksanaan di lapangan. Sekadar informasi. tapi ada juga yang harus membuat peraturan tertentu. dalam satu bulan ia melayani rata-rata 20 pasien Jampersal. tingkat realisasinya belum seperti yang diharapkan. memang berbeda-beda dalam menyikapinya. Susatyo mengatakan bahwa semua klaim akan segera diselesaikan. sudah bergulir juga di Provinsi Jawa Barat. senang. menurut dr Lukman. program Jampersal menjadi sangat penting bagi provinsi ini dalam usaha menurunkan tingkat kematian tersebut. Harus ada reward dan punishment. maka ia akan 28 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Menurut dr. pemahaman kita. Jawa Barat. H. klaim melalui Jampersal jauh lebih mudah.000. Masyarakat kita kalau dengar gratis. kita stop. Jampersal di Jawa Barat Proram Jaminan Persalinan (Jampersal) yang diluncurkan Kementerian Kesehatan Juni 2011. Dengan KTP tersebut.manage Jampersal untuk memenuhi agar anak dan ibu sehat”. Malah mereka sudah membuat peraturan. Salah satunya Kabupaten Subang. Berbeda dengan yang lain. Dijelaskan lagi oleh dr. Ada yang langsung bisa diterima sesuai petunjuk teknis.000. Dalam melakukan klaim keuangan selama ini ia tidak mengalami kesulitan selama semua persyaratan lengkap. Susatyo Triwilopo MPH. dan banyak lagi. kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung. bidan Tin bisa menolong rata-rata 20 persalinan. termasuk daerah yang mempunyai cakupan bagus. kab/kota sebenarnya sudah mensosialisasikan program Jampersal. dan pasca melahirkan. Audit medis dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) belum dilaksanakan. Dibanding klaim dengan SKM (Surat Keterangan Miskin). Hanya beberapa daerah yang tingkat realisasinya tinggi. melahirkan. Cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda penduduk (KTP)/identitas diri dari wilayah setempat atau dari wilayah lain di seluruh Indonesia. Kabupaten Subang memimpin cakupan realisasi Jampersal terbesar. Bahkan ada beberapa daerah yang belum dapat melaksanakan Jampersal seperti Kabupaten Garut. Menurut bidan Tin. Dari 24 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Barat.000. tapi daerah lain menerima apa adanya. me- Sementara itu. Kota Cirebon. Sementara daerah yang sudah melaksanakan Jampersal. Malah KB pasca salin. Kabupaten Subang. Lukman. Jampersal diterima dengan baik. Kota Bekasi. PKS juga sudah. ada yang menambah dengan peraturan lain. Kota Depok. Dalam pelaksanaannya.2% (Rp 584. Bila dikalikan Rp 350. Asumsinya agar aman dalam penggunaan keuangannya. Bidan Tin Citarik (56 tahun) yang seharihari bertugas di Rumah Sakit Ibu dan Anak dan di luar jam kerja bekerja sebagai bidan swasta ikut bekerja sama dalam Jampersal. Bila ada yang belum dibayarkan maka semua utang yang terjadi akan diselesaikan bila anggaran telah tersedia. sehingga terkadang memperpanjang pencairan keuangannya. Kebetulan baru selesai dimonitor dan dievaluasi. Cakupannya bagus. Tahun ini tidak dibatasi jumlah anaknya. Mereka terbuka. dr. ketika ada kesulitan langsung bertanya. Dengan jumlah penduduk terbesar. jelas bidan Tin.552. “sebetulnya esensi Jampersal bukan pada gratisnya. Lebih lanjut dr. melihat bahwa dalam pelaksanaan Jamperesal harus dibenahi sistim rujukan/ referal-nya. Oleh sebab itulah. Kabupaten Kuningan. program Jampersal sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan persalinan dengan persyaratan yang sangat sederhana. Kota Bandung sendiri hanya menyerap 6. Subang menyambut baik. Jampersal memang belum berjalan seperti yang diharapkan. Dalam sebulan. Jadi ya. pasien akan mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kehamilan. tidak heran jika provinsi ini menyumbang jumlah terbesar Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia. Berdasarkan pengalaman bidan Tin. Lukman dari Dinas Kesehatan Prov.032. Ada juga daerah yang tidak peduli. Kabupaten Indramayu. Animo masyarakat pun adem-adem saja.

000 Realisasi 2.479.Subang Kab.198.000 165.16.965.95 30. klinik bersalin. kemudian juga terhadap bidan praktek swasta.000 357.419. Mengapa itu bisa terjadi.000 8. dokter praktek.940.159. atau yang mempunyai security level di bawah 2.552.000 154.000 6.686.672.000. Menurut dr.00 25.000 9.44 67.000 3.402.000 2.111.00 58.01 0.623.88 40. Di RS ini setiap bulan terjadi peningkatan yang signifikan.00 0.00 0.144.083. Karawang Kab. Majalengka Kab.704. menurut dr.000 2.340.493486.472.140.000 759.062.24 9.000 sudah memadai untuk memberikan standar pelayanan minimal.00 0.970. Sehingga banyak masyarakat yang belum jelas dengan program Jampersal. ”Pada kenyataannya yang datang berobat ke sini adalah pasien patologi.000 1.276.00 2. H.04 2.000 1. bagi masyarakat jika ingin melahirkan mereka langsung ke rumah sakit.289.000 1. Bandung.494.000 171. Cirebon Kab. Akibatnya RS kami overcapacity. Usul dr.510.703. seharusnya sistem referal/sistim rujukan yang ada mengatur puskesmas.347. Bayu lagi. Kuningan Kab.874.00 85.194. pustu.80 31.000 2.35 0.148. Spektakuler Lain lagi cerita pelaksanaan program jampersal di RS Hasan Sadikin.000 1.000 3.815.668. Bogor Kab.447. MPHM Sp. Bayu Wahyudi. Bagaimanapun.582.00 0.929.835.000 2.993.175.00 4. Ciamis Kab.800. Purwakarta Kab.00 121.000 699.334.000 1.000 2. semakin hari semakin banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas Jampersal sehingga Bed Occupation Rate > 100 %.22 11. Kadang fisiologi.000 2.899.06 17.790.000 8.000 6.396.63 20. sehingga belum dipahami para pihak. karena satu dan lain hal banyak yang ditolak oleh bidan di Kabupaten/Kota maupun Rumah Sakit.00 0.040.034.000 647. Sebaliknya.655.00 13. Walaupun tanpa rujukan”.469. Bayu.61 0.017 1. Bagi bidan ada yang enggan karena klaim Jampersal mereka anggap terlalu murah.259.000 268.870.00 107.000 1.005.000 2.750. pelaksanaan Jampersal di RS Hasan Sadikin berjalan sangat spektekuler.420. Bayu melihat hal tersebut akibat sosialisasi Jampersal yang belum menyeluruh. ∞ 29 Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Pasien Jampersal Bulan November di RS Hasan Sadikin Bandung Rawat Rawat Jumlah Bulan Inap Darurat Juni 135 26 161 Juli 163 31 194 Agustus 199 26 225 September 248 74 322 Oktober 313 86 399 November 332 107 439 Jumlah 1390 350 1740 memperoleh penggantian dari Jampersal sebesar Rp 7. begitu juga bagi dokter swasta.000 2.000 439. untuk program Jampersal. Garut Kab.000 Luncuran 1 5.730.15 7.000 1.000 2.343. operate house.190.426. kita tak bisa menolak pasien yang berobat ke kita.959.000 9.650.000 % realisasi dari luncuran I 40.544188. Bayu.39 0.531. dr.52 23. Seharusnya mereka terlebih dahulu ke Puskesmas.528. karena gratis.936.306.000 220.000 423.012.180.000 259.198.865610. dsb.427.335. Apakah tarif sebesar Rp 350. Sukabumi Kab.042.31 Realisasi Jampersal Dinas Kesehatan Kota Bandung ”Tetapi karena memilih tempat berobat adalah hak asasi manusia.05 %Realisasi dari total alokasi 12. dokter Puskesmas.000 9.841.653.797.136.07 3. RS Hasan Sadikin idealnya menerima pasien derajat kesakitan di atas level 2.” jelas dr. Bayu program Jampersal adalah program yang bagus untuk menekan AKI dan AKB. Begitu juga bidan. H.36 12. Bandung Kab.928.000 3.Rekap Alokasi dan realisasi Jampersal Provinsi Jawa Barat Kab/Kota Kab.000 4.000 2.56 24.10 0.500 1.000 12. Untuk pelayanan Jampersal melebihi kapasitas yang tersedia.88 82. H.OG.000 4.102.095 2.00 9.241.787.96 0.000 1.56 0.253. bidan Tin menganggap hal itu sudah cukup memadai.678.156.800.000 209.17 3.000 2.732. tidak bayar.000 1.092.000 9.140. Indramayu Kab.71 0. dan overload.008. H.833. maupun dokter swasta banyak yang belum paham akan pelaksanaan Jampersal.396.242. Tasikmalaya Kab.890.071.726.00 0. apalagi jika persalinan mereka tidak ada masalah. Sumedang Kab.100.044.000.000 6.078.245.33 0.04 0.100.041. Bayu agar memperbaiki manajemen pelaksanaan Jampersal kiranya merupakan masukan berharga untuk suksesnya Jampersal ke depan. H.991.73 8.480. Cianjur Kab. Bandung Barat Kota Bogor Kota sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota tasikmalaya Kota banjar Provinsi Alokasi 19.000 5.000 6.000 2. Bekasi Kab.000 4.000 3.000 3.981.612.000 1.308. belum secara nasional.04 0. Usulan di.53 56.00 36. dan rumah sakit bersalin baik itu pemerintah maupun swasta yang sudah melakukan PKS dengan pengelola Jamkesmas di Pemda Kabupaten/Kota maupun Provinsi.300. termasuk Rumah Sakit Swasta.62 2.000 1.520.00 32.55 7.00 17. polindes.000 8.000 10.013. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .000 1. Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin dr.323.000 51. pihak Puskesmas maupun bidan dan dokter swasta.08 9.019478.120.312.702. kadang langsung melempar pasien ke rumah sakit.000 6.203.713900.504.000 1.23 11.682.355. Akibatnya.638.47 0.

MM. Untuk melayani orang miskin pengguna Jampersal. Sebab. Untuk penjelasan ini. selama ini masyarakat sudah terbiasa melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. juga dialami oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kalau begitu. Di Yogyakarya.Bantul. tenaga. Panembahan Bantul. Sebagai salah satu nasionalisme bidang kesehatan yang sebenarnya. sebagian besar tenaga bidan siap berkorban. Sementara bidan tidak ada kewenangan untuk menginduksi. tidak di Puskesmas ? idan Handayati. melayani kesehatan masyarakat. walau hanya mendapat penggantian di bawah standar biaya pada umumnya. jawab sang bidan tangkas. Semangat untuk membantu dan kerja secara progesional akan tetap terjaga.Prawito Nasionalisme Jampersal ? Anom (25). mengapa bersalin di RSUD. Persoalannya dalam perencanaan. para tenaga bidan yang hidupnya dibawah standar mereka agak keberatan. suami siap antar jaga. tentu akan menghilangkan hambatan kesulitan merencanakan yang baik. “Dengan diniatkan karena ibadah insya Allah akan diganti dengan cara lain yang lebih baik”. apalagi keluarga miskin. Dengan alasan yang sama rasa kesulitan untuk memotivasi bidan. baik yang kaya maupun yang miskin ini. Yakni sebagai salah satu cara untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. walau biaya persalinan jampersal di bawah rata-rata standar perda. untuk rakyat Indonesia. bisa jadi rugi secara materi menolong persalinan ( waktu. profesionalisme dan rasa kemanusiaan tenaga bidan melayani persalinan pengguna jampersal. Apalagi. Bagi pelaksana juga dapat mengalahkan imbalan yang diterima. Jelas bermanfaat. setelah diobservasi. kata drg Maya. maka kami merujuk ke RSUD. ∞ 30 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . bila Jampersal diperuntukkan daerah yang membutuhkan. sehingga harus mendapat induksi. Memetakan lebih 450 kabupaten-kota memang persolan rijit dan rumit. sistem pencairan yang cepat dan akurat. mengapa jampersal tahun 2011 untuk seluruh ibu hamil dan melahirkan. ternyata belum ada perkembangan. yang juga bekerja di RSUD Bantul ini menjelaskan: pasien sudah pecah ketuban 10 jam yang lalu. bila uang negara digunakan untuk mereka yang hidup berkecukupan. saya meyakini insya Allah sebagai ibadah. Yogyakarta. Memang. mereka sudah mampu membiayai seluruh persalinan dengan biaya sendiri dengan pilihan kelas tertentu. pikiran. Ketika sang bidan ditanya. kemanfaatannya akan menjadi lebih sempurna. Bukti. bila untuk pelayanan orang miskin. sebagian besar mereka agak keberatan. tanpa harus mengurangi hak orang miskin. Dengan sidikit bingung menjelaskan. Menurutnya. pas jawabnya. Sebab. Jampersal tidak secara signifikan mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. dll terkuras). masih tinggi rasa solidaritas dan nasionalismenya. bahwa istrinya ikut program Jampersal (Jaminan Persalinan) sudah melakukan pemeriksaan 9 kali ke tenaga bidan setempat. untuk pasien kaya yang menggunakan jampersal. Sekalipun para bidan sebagian juga sudah paham. mereka menagatakan: tidak terkait langsung antara program jampersal dengan penurunan AKI & AKB. Bila ada jiwa patriotik yang tinggi dari para perencana dan pelaksana. harus dengan sabar. jeli dan teliti melakukan pemetaan wilayah mana yang membutuhkan jampersal. walau tak seberapa. Hanya saja melakukan pemetaan dan perencanaan anggaran juga perlu kerja keras dan sungguh-sungguh tersendiri dari para perencana. untuk mewujudkan jampersal sebagai tali perekat nasionalisme kita. Tapi. Ia tampak gusar menami istri menunggu persalinan anak pertama di RSUD. dengan kendaraan apa Anda merujuk ? Ia menjawab menyewa mobil. Yakni: Nasionalisme Jampersal. Tapi. apalagi belum terdukung data yang akurat. masih butuh waktu untuk merencanakan dengan lebih baik. apa jampersal tidak bermanfaat ?. Anggaranya cukup ?. Memang. ketika ditanya. Sebuah ungkapan yang tidak mau hitunghitungan. Ia menyerahkan bidan menjawab. “Jadi ada kesulitan menumbuhkan motivasi diri dalam pelayanan” kata Bidan Handayati. drg Maya Sintowati Pandji. serta didukung para pelaksana yang profesional dan jiwa patriotik yang tinggi. pengguna jampersal dari orang yang mampu ini lebih banyak tuntutannya. Indah sekali dialog di atas. demi mencari ridho Allah dan tegaknya merah-putih di Bumi Persada yang kita cintai. Hanya saja.

Salah satunya melalui Program Penanggulangan Avian Influenza (AI) yang dilakukan secara komprehensif baik pada hewan maupun pada manusia. tercatat 115 kasus flu burung skala dunia dan 55 kasus di antaranya terjadi di Indonesia. Untuk diketahui. 7 Januari 2012. Merujuk Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan yang telah dikonfirmasi oleh Pusat Biomedis dan Teknologi dasar Kesehatan. penyuluhan masyarakat dilakukan sejumlah pencegahan yakni: menghindari kontak dengan unggas sakit. penderita berobat jalan ke Rumah Sakit swasta di kawasan Jakarta Utara. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL). upaya penanggulangan terhadap flu burung terus dilakukan. Esok harinya. Prof. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 31 . Sp(K). dan 60 kasus di dunia. senantiasa menjaga kesehatan. warga Sunter Jakarta Utara. penderita dirujuk ke RS Rujukan Flu Burung. jumlah kasus flu burung mengalami penurunan. DTCE. ia membeli obat di warung. dr. pukul 22. Sedangkan pada manusia. MARS. empat hari berselang. Total jumlah kumulatif korban meninggal mencapai 151 orang terhitung sejak 2005 hingga 9 Januari 2012. batuk dan pilek sejak 31 Desember 2011. antara lain biosecurity dan lain-lain. Tjandra Yoga Aditama. puncak jumlah kasus flu burung di dunia terjadi pada 2006. ∞ (Pra) Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun Jumlah kasus Flu Burung di dunia maupun Indonesia pada 2011 mengalami penurunan. selalu membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS). mengutip penjelasan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL) Prof. Guna menyikapi hal tersebut. tepatnya 3 Januari 2012. Tjandra Yoga Aditama.50 WIB. Tim Terpadu Kemenkes dan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah penderita dan lingkungan sekitar. dan segera berobat saat tubuh mulai menunjukkan gejala tanda sakit. Data terakhir pada 2011. nyawa penderita tidak tertolong dan meninggal pada hari yang sama. total tercatat 183 kasus flu burung sejak 2005 lalu hingga Januari 2012. Meski cenderung terjadi penurunan. Program penanggulangan yang umumnya dilakukan pada hewan. Hasilnya. selaku vocal point International Health Regulation (IHR) juga telah menginformasikan kasus ini ke WHO. terdapat 11 kasus flu burung di Indonesia. Saat itu. Selanjutnya pada 6 Januari 2012. Tidak ketinggalan baik fasilitas maupun kewaspadaan petugas kesehatan harus ditingkatkan. selain korban flu burung meninggal. masyarakat harus tetap waspada mengingat kemungkinan penularan ke manusia masih ada. adanya kemungkinan faktor risiko yaitu kontak langsung dengan burung merpati peliharaan PD yang sakit kemudian mati. Banten.RAGAM Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Daftar korban Flu Burung meninggal bertambah satu menyusul kasus yang menimpa PD. Seiring perjalanan waktu. RSU Tangerang. Awal kasus PD terjadi ketika pria berusia 23 tahun ini mengalami gejala demam. Sayangnya. Guna meringankan sakitnya. DTM&H. Karena sakitnya tidak kunjung sembuh. sehingga harus dipindahkan ke ruang ICU. Meski demikian. dr. Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI. penderita mengalami sesak nafas dan tidak sadarkan diri.

dan klinik-klinik swasta kembali 32 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .RAGAM Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Menanggapi munculnya kembali kasus flu burung di Indonesia. Banten. demam. Kemenkes telah lengkapi ruang isolasi rumah sakit khusus untuk Avian Influenza (AI). Sesjen meminta agar dokter-dokter di Puskesmas. telah ditetapkan 100 Rumah Sakit rujukan penanggulangan Flu Burung. pilek. MPHM. batuk. Ratna Rosita Hendardji. yaitu RSU Tangerang. Pemilihan 10 RS ini dengan mempertimbangkan endemisitas daerah tersebut terhadap kasus Flu Burung. terdapat 10 RS yang sudah dilengkapi ruang isolasi bertekanan negatif.” ujar dr. RS. Sekretaris Jenderal Kemenkes RI. sudah siap 2 RS. terdapat di 31 Provinsi di Indonesia. “Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 414/Menkes/SK/IV/2007 tanggal 10 April 2007. 17 Januari 2012. Saat ini. sakit tenggorokan. di Jakarta Sesjen mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan dan mencari perawatan dokter jika mulai mengalami panas tinggi hingga 38oC atau lebih. Saat ini. dan secara sengaja atau tidak bersinggungan dengan unggas (cairan maupun kotoran). dan RSUP Persahabatan Jakarta.

RSU Pematang Siantar. Soetomo. RSU Sinjai Provinsi Sulawesi Tenggara: RSU Kendari Provinsi Gorontalo: RSU Prof. Yunus. RSU Subang Provinsi Banten: RSU Serang.000 kapsul. Dr. RSU Sintang Provinsi Kalimantan Tengah: RSU Dr.A. RSU Kalianda. RSU Dr. RS Dr S Djatikoesoemo.000 kapsul (Juni 2012). Aloei Saboe Provinsi Maluku: RSU Dr. Pernyataan ini diperkuat oleh keterangan Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI. RSU Kab. Karimun. RSU Dr. MKes. RS Akademis jaury. RSU H A Wahab Sjaranie Samarinda. Moewardi. Apt. bahwa buffer stock obat flu burung (oseltamivir) masih tersedia di Pusat. dan rencana pengadaan 540. “Gejala klinis AI sama seperti gejala flu biasa. ∞ (Pra) RS Rujukan Flu Burung Pulau Sumatera (29 RS): Provinsi Nangroe Aceh Darussalam: RSU Dr.melakukan pelatihan anamnesa khusus flu burung. RSU Manna Provinsi Lampung: RSU Abdul Moeloek. RSU Pekalongan. RSU Dr. Dr. Sam Ratulangi Provinsi Sulawesi Tengah: RSU Undata Palu. RD Kandou. Hal lainnya adalah Tamiflu perlu didistribusikan kepada dokter-dokter agar dapat segera diberikan kepada pasien yang terindikasi. atau terdapat unggas di sekitar tempat tinggalnya”. RSU H Boejasin Pelaihari Provinsi Kalimantan Timur: RSU Tarakan. RSTP Dr.395. Achmad Mochtar Provinsi Riau: RSU Arifin Ahmad Pekanbaru. RS Mokopido Toli-toli.000. DR. RSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. RSU Banyumas. M. H RM Soeselo W. Jamil Padang. RSU Tabanan. RSU Ahmad Yani Pulau Jawa (32 RS): Provinsi DKI Jakarta: RSPI Dr. Perlunya anamnesa yang lebih sensitif untuk mengetahui apakah pasien memiliki riwayat kontak dengan unggas. RSU Gunung Jati Cirebon. 831. Soebandi. H. dan RSPA Gatot Subroto Provinsi Jawa Barat: RSU Dr. RSU Arga Makmur. Soewondo. Dra. Slamet Garut. RSU Puri Husada. RSU Kota Bontang. RSU Dr. RSU Tarutung. M. RSU Lakipadada Tana Toraja. RSU Dr. RS Dr. “Saat ini tersedia sejumlah 1. RSU Dr. Dr.000 kapsul di tahun 2012 agar buffer pusat tetap berjumlah 1. Ketersediaan stok Tamiflu menjadi penting. RSU Dr. RSU Lubuk Linggau. RSU Kayu agung. RSU Tanggerang Provinsi Jawa Tengah: RSU Dr. RSU Dr. Rotinsulu Bandung. Adam Malik Medan. RSU Pangkal Pinang Provinsi Bengkulu: RSU Dr.000 kapsul ke setiap provinsi . RSU Kolonedale Provinsi Sulawesi Selatan: RSU Dr. karena harus dapat memenuhi kebutuhan di setiap daerah. Murjani Sampit Provinsi Kalimantan Selatan: RSU Ulin.000 kapsul per provinsi dengan tanggal kadaluarsa tahun 2013. Sardjito dan RSU Panembahan Senopati Bantul Bali dan Nusa Tenggara (9 RS): Provinsi Bali: RSU Sanglah Denpasar. RS Dr Soedono Provinsi DI Yogyakarta: RSU Dr. RSU Tanjung Pinang. Doris Sylvanus Palangkaraya. RSU Dr. RSU Padang Sidempuan Provinsi Sumatera Barat: RSU Dr. RSU Tidar Magelang. RSU Panglima Sebaya. Syamsudin Sukabumi.” jelas Sri Indrawaty. RSU Kabanjahe. RSU Persahabatan. RSU Dr. H. RSU Andi Makkasau Pare-pare. RS Pare. 510. RSU Praya Provinsi NTT: RSU Prof. M. RSU Sanjiwani Gianyar Provinsi NTB: RSU Mataram. telah dikirim ratarata 100. Kariadi Semarang. Sudarso Pontianak. Haulussy Ambon Provinsi Maluku Utara: RSU Chasan Basoeri Ternate Papua (1 RS): RSU Jayapura. H. Pada tahun 2011. RSU Luwuk. RSU R. Suraji Tirtonegoro Provinsi Jawa Timur: RSU Dr. Lahat Provinsi Bangka Belitung: RSU Tanjung Pandan. RSU Raba Kab. R Koesma Tuban.000 kapsul dengan kadaluarsa: 54. RSD Kab. Tahun ini. Slawi. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 33 . Saiful Anwar. RSU Indramayu. Zainoel Abidin dan RSU Cut Meutia Lhokseumawe Provinsi Sumatera Utara: RSU H. RSU Tanjung Selor Pulau Sulawesi (16 RS): Provinsi Sulawesi Utara: RSU Prof. R Sudjono. RSU Mayjen HM Ryacudu. Sulianti Saroso. RSU Dumai Provinsi Kepulauan Riau: RS Otorita Batam Provinsi Jambi: RSU Raden Mattaher Provinsi Sumatera Selatan: RSU DR. RS Islam Faisal Makassar. Abdul Aziz Singkawang. tandas Sesjen. Hoesin Palembang. Hasan Sadikin Bandung. Wahidin Sudirohusodo Makassar.600 kapsul (Desember 2014). Bima. RSU Prof. M. Sri Indrawaty. RSU Dr. direncanakan kembali pengiriman 100. RSU Kudus. WZ Johanes dan RSU Dr TC Hillers Pulau Kalimantan (13 RS): Provinsi Kalimantan Barat: RSU Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. RS Blambangan Banyuwangi. RSU Dr.200 kapsul (Desember 2013).

DAERAH Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 34 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Saat ini yang paling utama adalah harus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. aat ini. Masyarakat harus berobat di rumah sakit di Kalimanatan Timur.Dengan luas daerah satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura. Kerja sama serta koordinasi antara Pemerintah Pusat. Oleh sebab itu. harus dirujuk ke luar daerah. Peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat ini juga merupakan upaya Pemprov Kaltim untuk mewujudkan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs). menurut dr. Namun. kendala tersebut bukan berarti tidak diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan. Sp. 35 Kadinkes Kalimantan Timur dr. Provinsi. Untuk mencapai itu tentu saja pelayanannya harus bisa diakses dengan mudah. Kalaupun harus di rujuk. Sp. Ia juga berharap kualitas SDM-nya juga harus meningkat seiring dengan meningkatnya sarana prasarana rumah sakit. bukan ke luar negeri. “Dengan adanya pelayanan Puskesmas 24 jam di beberapa wilayah yang jauh dari rumah sakit.A. Syafak Hanum.” ujar Kadinkes Kalimantan Timur dr. Ketiga fasilitas tersebut dipilih karena mampu menjangkau segala lapisan masyarakat hingga ke daerah pedalaman dan terpencil yang tersebar di 14 Kabupaten/kota. Sehubungan dengan itu Pemerintah Kalimantan Timur telah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan di antaranya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pusban) serta Puskesmas Keliling. prioritas utama bidang Kesehatan di Kalimantan Timur adalah pelayanan kesehatan dengan akses yang mudah untuk dijangkau dan di layanani oleh tenaga kesehatan terutama oleh penduduk di pedalaman dan perbatasan. Kabupaten dan Kota serta lembagalembaga kesehatan dan masyarakat tentu sangat diharapkan supaya tujuan yang ingin dicapai dapat terealisasi dengan baik. Terutama dalam usaha mensukseskan program Jampersal yang dapat menekan tingkat kematian Ibu dan bayi. Syafak.A . pelayanan rumah sakit harus ditingkatkan dan harus sudah memadai. tidak boleh ada lagi warga Kalimantan Timur yang berobat ke luar negeri. memberikan pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur tentu bukan hal yang mudah. Sehubungan dengan itu perlu adanya upaya Pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Target pelayanan kesehatan harus 24 jam. Menggalakkan Puskesmas 24 jam salah satu solusinya. Syafak Hanum. Belum lagi masih banyaknya daerah perbatasan yang sulit terjangkau transportasi. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

membuka Puskesmas Pelayanan Prima. Senyum.. Puskesmas Wonoredjo juga dikenal sebagai Puskesmas Sayang Anak karena selain memberikan pelayanan kepada lansia juga memberikan lingkungan tempat bermain bagi anak-anak yang sedang menunggu untuk berobat.DAERAH Puskes Pelayanan Prima Dalam usaha lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sambil menunggu dipanggil dokter. Puskesmas yang sudah menerapkan Pelayanan Prima adalah Puskesmas Wonoredjo di Kelurahan Teluk Lerong Ulu. Kecamatan Sungai Kujang. Puskesmas Pelayanan Prima ini mengutamakan pelayanan 3 S yaitu: Sapa. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat para peserta yang lansia yang membutuhkan perhatian khusus. anak-anak bisa bermain di lingkungan tersebut. Kalimantan Timur juga --selain pelayanan Puskesmas 24 jam-. Puskesmas Wonoredjo juga melayani program lansia. 36 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Dalam program ini pelayanan diutamakan kepada para lansia ketimbang yang bukan lansia. Santun. Kota Samarinda. yaitu mengadakan senam untuk para manula setiap Jumat pagi. Selain mengutamakan pelayanan 3 S.

Berkat pelayanan dan terobosan yang dilakukan. Sriyono adalah Puskesmas yang banyak menangani kecelakaan karena posisinya yang berada di lintas utama jalan Balikpapan menuju Samarinda dan berdekatan dengan pabrik. daerah rawan kecelakaan.Kanujoso Dajtiwibowo. dan fasilitas bad. Oleh sebab itu jangan heran bila banyak dokter yang bertugas di pedalaman betah tinggal di sana. farmasi dan ahli gizi. Rumah Sakit yang terdekat untuk merujuk pasien yaitu RSUD Dr. Selain Puskesmas Wonoredjo.Di Puskesmas Pelayanan Prima juga disiapkan pojok ASI sebagai wujud kepedulian pada gerakan ibu menyusui. Kaltim sekarang menyekolahkan beberapa tenaga dokter untuk mengambil spesialis. Puskesmas Wonoredjo yang dipimpin drg. Mereka kadang minta diperpanjang setahun lagi untuk tinggal di daerah terpencil itu. Oleh sebab itu. Bukan hanya itu. dan dekat dengan lokalisasi. Aprilia Lailati ini sudah pernah mendapat piagam dan piala pada pelayanan prima dari Pemerintah Kota Samarinda dan Menteri Kesehatan. Diharapkan ke depannya fasilitas seperti mobil ambulan bisa ditambah mengingat Puskesmas Karang Joang yang dipimpin dr. Adapun beberapa masalah yang dihadapi yaitu kurangnya alat kesehatan. dekat beberapa pabrik. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 37 . Mereka di antaranya diambil dari dokter-dokter umum. juga karena berada di daerah perbatasan antara Balikpapan dan Samarinda. namun sayang kurang didukung oleh SDM yang dapat melaksanakan program tersebut. ada Puskesmas Karang Joang yang juga buka 24. Saat ini Kaltim masih kekurangan dokter spesialis. bidan-bidan pun diminta sekolah lagi untuk menambah pengetahuan mereka. SDM Masalah terbesar yang dihadapi Kaltim adalah soal SDM (Sumber Daya Manusia). Puskesmas ini dijadikan Puskesmas 24 jam karena selain berada di jalan utama BalikpapanSamarinda. di jalan raya Balikpapan menuju Samarinda. Program-programnya yang dibuat sudah bagus. Puskesmas 24 Karang Joang juga sudah mempunyai trauma center dengan SDM yang memadai. Untuk dokter yang bertugas di daerah perbatasan dan terpencil di Kalimantan Timur diberikan insentif khusus. Bahkan dokter-dokter yang bertugas di pedalaman pun diapreasiasi dengan memberi mereka kesempatan untuk mengikuti seminar atau pertemuan-pertemuan untuk meningkatkan aktualitas diri mereka.

.

biasanya demikian. Percuma saja ada sistemnya. Menteri Kesehatan dr.PH KITA HARUS BEKERJA DENGAN BERSIH Saat ini korupsi sudah menjalar ke mana-mana. jangan sampai kurang. Jadi ini perlu ditata juga adalah bagaimana kemudian dokter-dokter yang praktek swasta. Nanti dalam perkembangan lebih lanjut pasti akan ada hal-hal yang muncul. Kemudian yang ketiga adalah sistem jaminan kesehatannya sendiri bagaimana? Paketnya seperti apa . yang juga harus dibenahi adalah fasilitas pelayanan atau pemberi pelayanan kesehatan. itu nanti kita atur. misalnya Puskesmas perawatan diperbanyak. tetapi yang saat ini dianggap paling siap adalah jaminan kesehatan karena itu BPJS 1 yang didahulukan untuk berjalan. Itu ada kiat-kiatnya tapi ini adalah yang kedua.PH mengingatkan kementerian di bawah komandonya untuk bekerja dengan bersih. MPH. Tapi dia tanya saya. yaitu turunan dari Undang-Undang SJSN. mudah-mudahan pada tanggal tersebut kita bisa running. Kementerian Kesehatan telah membentuk tim yang diketuai oleh Pak Wakil Menteri Kesehatan. penuhi sekian naik lagi. Berikut penuturannya lebih jauh. ini juga bercerita banyak soal program Jampersal. dia mau ke mana? Jadi itu yang harus kita bereskan. Selain mengungkapkan harapannya agar bisa bekerja dengan bersih. di mana tempatnya di dalam sistem ini? Apakah dia jadi dokter keluarga. karena ternyata di daerah-daerah yang memang adanya Puskesmas. tapi jangan berobat. Di antaranya adalah menata kembali.” kata lulusan S3 dari Harvard School of Public Health ini. Selain itu.POTRET Menkes dr. Tapi hal ini tidak bisa. Endang Rahayu Sedyaningsih. ada banyak hal yang perlu kita bereskan karena pada tahun 2014 tersebut yang pertama akan berjalan secara penuh adalah BPJS 1 (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ke-1 yang mengurus mengenai jaminan kesehatan. kalau bisa lebih baik. Dr. Kalau kita bersih. tuntutan masyarakat itu naik. Endang Rahayu Sedyaningsih. “Kita harus bekerja dengan bersih. antara lain untuk menangani peraturan-peraturan. Jadi artinya itu demand masyarakat. Mediakom: Apa saja program-program prioritas Kemenkes? Menkes: Saat ini kita tengah mempersiapkan tatanan dan sistem untuk nanti berlakunya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 2014. apa fungsi Puskesmas? Apakah cuma untuk kesehatan masyarakat. Target SJSN 1 Januari 2014. Tak ketinggalan mantan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi. Sebetulnya. tapi kalau tidak tersedia rumah sakitnya atau Puskesmasnya. UndangUndang BPJS itu banyak yang perlu kita selesaikan. kita penuhi sekian dia naik lagi. Kemudian bagaimana sistem pembayaran? Seperti sekarang memakai Indonesia Case Based Group (INA-CBGs) itu juga akan kita atur lagi. Jadi kita juga pasti nanti akan mengalami hal seperti itu. dan sebagainya. “Tidak. Saya kebetulan belum lama ini bertemu dengan Menteri atau Pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi. tidak dalam pengaruh tekanan manapun. maka kita bisa bekerja dengan tenang dan tenteram. tiap hari ada saja keluhan di koran”. Yang harus disiapkan adalah perangkat aturannya. “Apakah Saudari Menteri mengira bahwa masyarakat Arab puas?”. Di sana ternyata seluruh masyarakatnya berobat gratis bahkan dibayari kalau berobat keluar negeri. jadi rujukan pertama. Dr. ibu tiga anak ini juga membeberkan program-program yang tengah bergulir di Kemenkes serta capaian yang sudah diraih semenjak ia memimpin. 39 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . yang diganti apa? Tentu saja harapannya adalah sebaik jaminan kesehatan masyarakat yang sekarang berlaku. Rumah Sakit Pratama. atau bagaimana? Kemudian yang utama adalah menyediakan tempat tidur kelas III. MPH. Kalau kita sudah tetapkan paketnya pasti ada demand lain yang kemudian akan muncul. Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes. BPJS itu nanti akan mengurus jaminan-jaminan yang lain juga. Kalau seseorang perlu dirawat. Beberapa kementerian tak terkecuali terkena wabah korupsi. di mana dia dirawat? Ada beberapa kiat.

kita ingin adanya kemandirian bahan baku obat. Jadi kita tidak berat ke rumah sakit. tetapi satu tahun supaya lebih lama. Nah kita melakukan pendekatan kepada ikatan profesi supaya pendidikannya jangan lama-lama. bahwa itu belum sempurna. Soal Alkes.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi dari ibu hamilnya sampai melahirkan. Upayanya juga cukup lebar. tetapi juga dengan berbagai kalangan seperti pengusaha. tahun ini akan mulai dengan mempertemukan peneliti. Selain itu. kalau menunggu spesialis selesai. sehingga semuanya tidak sampai ke sakit.000 hari pertama untuk negeri. Kalau sosialisasi belakangan nanti masyarakat tidak menerima atau salah mengerti dan hal tersebut tidak hanya berhubungan dengan masyarakat. Salah satunya dengan Jampersal. tahun 2012 kita mulai dengan 1. yang bisa tidak menerima. Jadi rentangannya cukup lebar artinya dari yang berbasis masyarakat sampai ke rumah sakit bertaraf internasional. para penemu. Kita lihat ada pilot yang menggunakan narkoba. nanti pada waktu SJSN berlaku. sudah memperihatinkan. deteksi dini dari kanker-kanker tertentu. dan rumah sakit yang bertaraf internasional. pasti. Jadi sistem yang kita letakkan. Ini sudah mulai menunjukkan hasil. Kalau kita tidak melakukan ini. Mediakom: Apa capaiancapaian yang sudah diraih semenjak Ibu menjadi menteri? Menkes: Yang pertama adalah kita mungkin kembali meletakkan sistem kesehatan nasional. Kemudian ada Rotasi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis). Dari spesialis penyakit dalam. namun demikian bukan berarti tidak ada hal lain yang perlu kita perhatikan. tidak boleh dilupakan sejak sekarang adalah advokasi dan sosialisasi. kelihatannya sudah siap untuk memperpendek masa pendidikannya. itu juga tahun 2012 kita mulai dengan 1. sistem pelayanan. kemudian Puskesmas. sistem yang lain adalah SDM. masalah penyakit tidak menular juga mulai kita perhatikan karena penyakit menular sudah lumayan walaupun belum semuanya.POTRET Kemudian keempat adalah transisinya bagaimana? Kita nanti mengharapkan atau sudah ditetapkan bahwa PT Askes itu nanti akan menjadi BPJS 1 dan tentu saja ada fase transisi. dengan industri karena banyak sekali hasil penelitian yang berhenti di lab saja. ini kita mau pertemukan. tidak hanya kuratif dan reabilitatif. Pekerjaan lain tetap penting. Jadi yang kita hidupkan kembali adalah Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) atau dulu disebut public health nursing. Itu juga upaya-upaya promotif preventif. sampai kapan terpenuhi? Kemudian ada sistem hospital. tetapi mulai dari promotif juga kita tekankan. Kemudian juga kita akan upayakan meningkatkan kesehatan calon haji. Kemudian yang tidak kalah pentingnya. Jadi dari sekarang tim itu sudah ada bagiannya untuk mengurus sosialisasi dan advokasi. dokter yang sedang spesialisasi. Kemudian ada sistem lagi yang sedang ditata. Di antaranya yang kita mau perbaiki juga adalah cakupan imunisasi. agak berat karena semua orang datang sudah pada keadaan sakit semua. Tetapi bukan hanya itu saja. Semuanya itu dalam rangka SJSN. sampai dia berumur 2 tahun. Kalau lama-lama tidak kelar-kelar. Kita juga mulai meletakkan kembali dengan misalnya PTT itu tidak 6 bulan. Kalau kita terlambat repot mengurusinya.000 hari pertama untuk negeri. Kita sadar. sudah kita lakukan. Kita juga mau mendekati spesialis yang lain supaya bisa mempersingkat pendidikannya. Saya akan tanyakan bagaimana perkembangannya. masih juga harus kita selesaikan. terutama upaya kita dalam mencapai target MDG’s karena 2015 sudah di depan mata. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. yaitu masalah obat dan Alkes. Itu satu pekerjaan yang paling besar buat kita. tekankan pada memandirikan masyarakat di dalam hal kesehatan. dan pengobatannya tentu saja. kemudian baru tingkat rujukan sampai rumah sakit tersier.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi mulai dari ibu hamilnya sampai melahirkan. kita mulai dengan artimisinin pengubahan obat untuk malaria yang sudah mulai dirintis. Jadi kita akan menata sistem tersebut mulai dari basis komunitas. di mana sistem rujukan dimulai dengan upaya kesehatan berbasis komunitas. Obat-obat generik itu kita tingkatkan. itu juga salah satu capaian ataupun upaya kita. di mana mungkin tahun 2013 mereka akan mulai menangani Jamkesmas sebagai fase transisi untuk berlakunya SJSN. Kita berusaha untuk memperbanyak dokterdokter spesialis. Jadi 1. Pencapaian tentu sudah ada. sehingga mana-mana yang potensial untuk sosial ekonomis bisa diperbanyak dan dipakai. Kedua. termasuk juga penyalahgunaan Napzah. Tetapi penyakit tidak menular termasuk juga kesehatan jiwa. sampai si bayi berumur 2 tahun. Dalam waktu dekat akan ada rapat membahas masalah ini. Jadi upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan terutama Angka Kematian Bayi (AKB). sekarang rumah sakit yang maju punya mitra di rumah sakit yang kecil. yaitu1. tetapi kita 40 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. Nah. tetapi kita akan coba juga dengan yang lain-lain. Kita melakukan apa yang disebut dokter dengan tambahan kewenangan.

Oleh sebab itu kita harus WTP. yang terutama adalah bersih. keempat itu untuk ikut KB pasca persalinan. masa ya tiba-tiba terus dia mumpung gratis nih “Kita bikin anak yuk sekarang. Kalau kita bersih melaksanakannya. lebih beres. Mediakom: Bagaimana kebijakan kita terhadap pasien yang langsung masuk ke rumah sakit tanpa lewat Puskesmas? Menkes: Ini masalah sosialisasi. Bagi bidan lebih mudah dia merujuk ketimbang dia mengerjakan. ini terjadi karena pelayanan yang tidak bayar. lebih gampang. ya. ya harus diterima. Cuma yang kita masih belum tahu bagaimana mengatasinya. “Katanya gratis.” Ada apa saja yang lain itu. tetapi dalam hal ini saya minta juga kesadaran dari para pegawai saya. membina Puskesmas. kan tidak. Itu salah satu sebabnya. di samping kita juga meminta dengan sangat bahwa. saya ingin Kementerian Kesehatan bisa WTP. mana yang tidak. karena kalau dia ambil akan tekor. Nah. Nah. untuk menggunakan uang. tenteram. bukan tahun ini saja. tanpa lewat Puskesmas. Nah. itu sudah pasti. Itu buat kita kerja juga lebih sederhana. Kalau kita bersih melaksanakannya. pasiennya pasti akan lebih banyak. untuk menggunakan uang. Masyarakat merasa nanti kalau anaknya sakit atau sang ibu ada komplikasi bisa cepat ditolong. ini yang popok dan sebagainya kan bayar. bahkan ditingkatkan. Buat saya semua itu sebetulnya tidak mengherankan. Sekalikali bidan atau dokter rumah sakit besar datang ke Puskesmas atau rumah sakit kecil sehingga masyarakat bisa melihat dan tahu bahwa Puskesmas atau rumah sakit tersebut dalam binaan rumah sakit mereka. kita naikkan ya. kok tetap bayar?”. Kalau itu yang berisiko. Kita akan ambil yang rata-rata. Kita harapkan partisipasi mereka dalam program Jampersal ini. Kalau tahun 2011 itu baru mulai. ini juga nanti yang harus kita sosialisasikan ke masyarakat. saya ingin supaya atmosfer kerja yang sekarang ini bisa dipertahankan. Padahal sebetulnya tidak demikian. Kalau mereka mau. Mediakom: Bagaimana soal usulan menaikkan uang Jampersal dari Rp 350. tetapi misalnya memberikan popok. Saat ini kita satu di antara dua kementerian yang disclaimer. Jadi kalau banyak yang melahirkan. Sesuatu yang baru mulai. itu buat kita kerja juga lebih sederhana. Tetapi di beberapa daerah harga yang kita tetapkan masih di bawah Jampersal. menengah. Biasanya dari situ bidan dapat untungnya.000? Menkes: Pertama. ∞ Kita sekarang menganut. Jadi ada banyak faktor. Yang kita lihat sekarang banyak orang pensiun tidak tenang. Kalau dicari-cari ada saja buntutnya. Kan kita dikritik karena kelihatannya malah jadi tambah banyak orang yang melahirkan. Ada faktor bidannya tidak mau menolong. Harus diperbanyak penjelasan bahwa persalinan yang normal cukup ditangani di Puskesmas. ya terserah bidan. Bidan juga harus mengatakan. ibu-ibu yang hamil ketiga. Kita sekarang menganut. biaya per unitnya kita tingkatkan. Tetapi kita juga harus memperbaiki sistem rujukannya. tenteram Lalu kemungkinan yang lain. yang terutama adalah bersih. Nah. Harapan saya kedua. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun. untuk tahun kedua kita akan meningkatkan cost. membina rumah sakit yang lebih kecil. Kita kan baru mulai.000 ke Rp 500. Saya kira itu satu hal yang sangat tidak membanggakan. Rupanya si bidan itu tidak hanya menolong. hal tersebut sebetulnya pada tempatnya untuk minta tambahan. Mediakom: Apa harapan Ibu ke depan untuk Kementerian Kesehatan? Menkes: Harapan saya dalam waktu dekat adalah. tapi seterusnya. buat para pegawainya juga lebih tenang. bagi pasien itu sendiri mungkin dia lebih nyaman di rumah sakit. Bisa juga karena rumahnya dekat dengan rumah sakit. ini yang mesti kita benahi. jadi memang sudah ketentuan dari kita mereka tidak boleh menolak pasien. atau ada sebab lain? Menkes: Macam-macam. ”Ini mau pakai Jampersal saja atau Jampersal ditambah dengan yang lain. Sekarang banyak orang berbondong-bondong ke rumah sakit. Kita tidak bisa mengambil patokan yang paling tinggi. rumah sakit itu tidak boleh menolak pasien. Saya juga akan minta rumah sakit yang besar untuk membina rumah sakit yang tersier. dan kita nanti bisa pensiun dengan tenang. Itu yang nanti kita lakukan. tetapi masyarakat tidak mau tahu. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun ya. Karena begini. Intinya kita tentu saja tak mau merugikan bidan. itu terjadi karena memang sebelumnya sudah hamil. Kemudian juga perlu sosialisasi yang intens. Justru kita harus memperkuat Puskemas.Mediakom: Terkait Jampersal. Jadi kita tidak bisa menyalahkan rumah sakit. Nah. Menurut Ibu. Kita akan coba berbicara dengan berbagai pihak terkait. silakan dirujuk. Tahun pertama ini kita masih direpotkan dengan “Ini uangnya cukup atau tidak? Bagaimana penyelesaian administrasi?”. Jangan nanti dicari-cari. pasti terjadi reaksi seperti itu. lebih gampang. Nanti bidan dapat menandai mana yang berisiko. dan itu tidak tercakup dalam biaya Jampersal.” Ya. artinya yang paling banyak terjadi kelahiran pada bulan November padahal launching Jampersal baru Juni. artinya kalau memang kita ditentukan tidak ada THR. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 41 . Nah. Dan kalau memang begitu. Jadi itu saya menginginkan semuanya punya kesadaran bahwa kita itu bekerja bersih karena dengan bersih itu lebih tenang. buat para pegawainya juga lebih tenang.

serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. informasi yang menyiratkan fasyankes memperoleh Maraknya iklan-iklan. kegunaan dan harga barang dan/atau tarif jasa serta ketepatan waktu penerimaan barang 42 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal. Rumah Sakit berhak untuk mempromosikan layanan kesehatan yang ada di rumah sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Air saja tidak cukup. Mengelabui jaminan/garansi terhadap barang dan/atau jasa. dan alternatif dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat sebagai konsumen. dan (5) bertanggung jawab. dan sejumlah dokter maupun fasilitas kesehatan yang turut meramaikan dunia advertising di media cetak maupun elektronik dan online.F(K). Disebutkan pula dalam EPI bahwa masyarakat sebagai konsumen merupakan pengguna dari sesuatu produk yang diiklankan sangat perlu dilindungi. (b) Memuat informasi yang keliru. Hadirnya Pedoman Etika Promosi Rumah Sakit yang dikeluarkan oleh PERSI memperkaya ranah etika legal bagi rumah sakit untuk berpromosi yang bertujuan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. alternatif. MIPRA. palsu. 10x lebih efektif membunuh kuman penyakit agar keluarga selalu terlindungi”. bukan berarti bebas kuman. rumah sakit tidak bisa lagi dipandang hanya sebagai institusi sosial belaka. dan komplementer. Sp. Atau lagi. Saat ini. staf ahli Menteri Bidang Mediko Legal. mengisyaratkan bagi ”industri” rumah sakit untuk memberlakukan kaidah bisnis tanpa meninggalkan fungsi rumah sakit sebagai institusi sosial yang sarat norma.KOLOM Menuju Iklan Kesehatan yang Sehat Pernahkah Anda melihat atau mendengar iklan sabun cuci di televisi dan radio yang berbunyi: “Sabun cuci tangan super cepat W menghilangkan 99% kuman dalam 10 detik”. di mana iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan tidak diperbolehkan apabila bersifat: (1) menyerang dan/atau pamer yang bercita rasa buruk. 1787 tahun 2010 itu. Budi Sampurna. Prof.KP. kepala Divisi Humas dan Informasi. DFM. Kementerian Kesehatan dalam menyikapi dan mengadvokasi ramainya dunia periklanan pelayanan kesehatan yang menyesatkan berupaya melindungi masyarakat dengan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. elektronik. komplementer. Pasal 4 Permenkes ini mempersyaratkan bagi iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan harus memenuhi syarat yang meliputi (1) memuat informasi dengan dan/atau fakta yang akurat. slot program di televisi dan radio yang mengetengahkan tentang salah satu metode pengobatan tradisional. Berkembangnya paradigma baru tersebut. tetapi sudah menjadi institusi yang bersifat sosioekonomis. jasa dan fasilitas layanan kesehatan dengan metode medis maupun tradisional. maupun online yang gencar mempromosikan berbagai produk. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyambut baik Permenkes No. dan Tidak Menyesatkan dan/atau jasa. moral. Sp. bahan. SH. informasi atau pernyataan yang tidak benar. Dokter Robert Imam Sutedja. (c) Tidak memuat informasi mengenai risiko pemakaian barang dan/atau jasa. Ada beberapa rambu-rambu yang harus diketahui dan ditaati dalam Permenkes No. baik di media cetak. (4) edukatif. Atau iklan bermodelkan seorang tenaga kesehatan dengan berpromosi “Walau terlihat bersih. dan (e) Melanggar etika dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai periklanan. Dr. bersifat menipu dan menyesatkan. Iklan melalui kitab Etika Pariwara Indonesia (EPI) didefinisikan sebagai pesan komunikasi pemasaran atau komunikasi publik tentang sesuatu produk yang disampaikan melalui sesuatu media. 44 tahun 2009 tentang RS pasal 30 ayat (1) huruf g. (3) informatif. (2) berbasis bukti. Anda akan melihat dan membaca iklan-iklan yang menawarkan berbagai metode pengobatan penyakit seperti “pengobatan mata buta tanpa operasi”. (d) Mengeksploitasi kejadian dan/atau seorang tanpa seizin yang berwenang atau persetujuan yang bersangkutan. ada lagi jargon iklan yang berpromosi “mampu membesarkan alat vital dengan cepat”. UndangUndang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 17 mengamanatkan bahwa pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang (a) Mengelabui konsumen mengenai fasilitas. Di media cetak. dan etika. menyebutkan bahwa berdasarkan UU No. salah atau tidak tepat mengenai barang dan/atau jasa. 1787 tahun 2010. Unik sekali hanya dengan melakukan telewicara sang terapis mampu mendeteksi penyakit juga mengobati sang penelepon. Selalu pakai Z. kuantitas.

bagaimana jika seorang tenaga kesehatan yang mengiklankan dirinya karena berprofesi juga sebagai artis. dalam waktu dekat ini Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Tim Pembinaan dan Pengawasan Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan.go. Masyarakat dapat menghubungi Kementerian Kesehatan (021-500567) maupun Dinas Kesehatan bilamana diketahui adanya pelanggaran dalam iklan dan publikasi pelayanan kesehatan. tidak boleh digunakan sebagai sarana konsultasi medis jarak jauh (telemedicine). masyarakat melek informasi. makanan suplemen. akan tetapi di akhir iklan ternyata membawa nama sebuah produk..A. elektonik. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 43 .pom. dan online. masyarakat yang pintar dengan mudah akan mendapatkan berbagai informasi yang ada melalui dunia maya. mengiklankan obat keras. dan komplementer. ”Terapi kanker atau tumor dengan K. Lalu. Element Therapy. Kementerian Kesehatan dengan senang hati menerima segala masukan dan saran dari masyarakat Indonesia untuk pembangunan kesehatan yang lebih baik. Memang dalam Permenkes tersebut masih terdapat kekurangan terutama yang terkait etika periklanan. Siapa yang akan dikenai sanksi? Si tenaga kesehatan. Jadi. mengiklankan susu formula dan zat adiktif. dan menggunakan gelar akademis dan/atau sebutan profesi di bidang kesehatan.id.. pernyataan yang bersifat superlatif. alternatif.id. apakah jamu/ramuan tersebut memiliki izin di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Lewat situs: www. mengiklankan pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang fasilitas pelayanan kesehatannya tidak berlokasi di negara Indonesia. atau siapa? Bagaimana pula. dan Contoh kasus. adalah salah satu dari lima metode terapi herbal tanpa operasi yang diterapkan di Klinik Y. (5) memberi testimoni dalam bentuk iklan atau publikasi di media massa. implementasi Permenkes No. imbalan atas pelayanan kesehatan dan/atau menggunakan metode penjualan multi-level marketing. (2) membandingkan mutu pelayanan kesehatan mencela mutu pelayanan fasyankes lainnya. Tidak bisa dipungkiri sejarah pengobatan di Indonesia berawal dari pengobatan tradisional dan jamu/ramuan berbahan baku alami. depkes. bila iklan layanan masyarakat yang bermodelkan tenaga kesehatan. perusahaan periklanan. cobalah dicek apakah klinik tersebut memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota setempat. Sebagaimana disebutkan dalam UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 48 bahwasanya pelayanan kesehatan tradisional menjadi bagian dalam penyelenggaraan upaya kesehatan di Indonesia. mengiklankan pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan dan/atau fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memiliki izin. obat. tersertifikasi. Jangan tunggu hingga kanker sulit diatasi. dan (6) Iklan dan/ atau publikasi pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan melalui internet. memuji diri secara berlebihan. memublikasikan metode. iklan pengobatan di salah satu media cetak ibukota. masyarakat juga dapat mengetahui obat dan makanan yang memiliki perizinan. termasuk. apakah anda tertarik dengan iklan tersebut? Tunggu dulu. melek hukum agar jangan sampai dibodohi oleh informasi palsu dan menyesatkan. mengiklankan promosi penjualan dalam bentuk apa pun termasuk pemberian potongan harga (diskon). selain itu pula situs: www. Menjamurnya tempat pengobatan tradisional dan iklan serta program pengobatan tradisional turut mewarnai sejumlah media cetak. Saat ini.go. (4) memberi informasi kepada masyarakat dengan cara yang bersifat mendorong penggunaan jasa tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.. Akan tetapi. Sebagai informasi.keuntungan dari pelayanan kesehatan yang tidak dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan lainnya atau menciptakan pengharapan yang tidak tepat dari pelayanan kesehatan yang diberikan. psikotropika dan narkotika kecuali dalam majalah atau forum ilmiah kedokteran.. Sebagai contoh. aman. alat dan/ atau teknologi pelayanan kesehatan baru atau non-konvensional yang belum diterima oleh masyarakat kedokteran dan/atau kesehatan. (3) mengiklankan obat. Segera Periksakan di Klinik Y”. masyarakat dapat mengakses informasi dan kebijakan kesehatan. masyarakat perlu cerdas dalam memfilter informasi yang ada terhadap pelaksanaan pengobatan tradisional. atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar atau tidak memenuhi standar mutu dan keamanan. Persoalan lain datang dari promosi bagi pengobatan tradisional. maupun tersertifikasi di BPOM. 1787 tahun 2010. Pengobatan tradisional beserta jamu/ ramuannya mengakar pada sosio-budaya di Indonesia. Sudah saatnya.

responsif. 3. Pembangunan Kesehatan dilaksanakan sejalan dengan visi Kabinet Indonesia Bersatu II. (7) Penanggulangan bencana dan krisis kesehatan. (3) Pengendalian penyakit menular serta penyakit tidak menular diikuti penyehatan lingkungan. bermutu dan berkeadilan. yaitu Indonesia yang sejahtera. (8) Peningkatan pelayanan kesehatan primer. dan Prevalensi gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita turun dari 18. Revitalisasi Pelayanan Kesehatan Dasar dan pemenuhan Bantuan Operasional Kesehatan. fokus Pembangunan Kesehatan selama periode tersebut adalah peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. Pengembangan world class health care. Oleh karena itu. Umur harapan hidup naik dari 70. 4. melaksanakan delapan prioritas. termasuk swasta dan masyarakat madani. distribusi. (6) Pengembangan jaminan kesehatan. Penyediaan. yaitu: prorakyat.000 kelahiran hidup. keterjangkauan. 8. dan (4) menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik dan berkeadilan. Sasaran Pembangunan Kesehatan dalam periode ini adalah 1.000 kelahiran hidup. (DTPK) serta penanganan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK). Angka Kematian Ibu melahirkan turun dari 228 menjadi 118 per 100. (5) Peningkatan ketersediaan. (4) Pengembangan dan pemberdayaan SDM kesehatan. pemerataan. yaitu: (1) Kesehatan ibu. yaitu: (1) meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.7 tahun menjadi 72 tahun. dan antar tingkat sosial ekonomi masih dijumpai. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan. dan bersih. 2. Dan. (2)Perbaikan status gizi masyarakat. Untuk mewujudkan visi Kementerian Kesehatan. Dalam pada itu Rencana Strategis Kementerian Kesehatan periode 20102014 menggariskan bahwa Pembangunan Kesehatan diarahkan pada delapan prioritas. 2. Angka Kematian Bayi turun dari 34 menjadi 24 per 1. dan pemenuhan obat dan alat kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan. 6. merata. dilaksanakan Reformasi Pembangunan Kesehatan yang merupakan terobosan terdiri dari tujuh upaya. demokratis dan berkeadilan. inklusif.Kinerja Dua Tahun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2009-2011 Pada periode 2010-2014. Namun disparitas derajat kesehatan masyarakat antar kawasan. distribusi. Penyediaan. bayi dan balita. yaitu: 1. LAPORAN KHUSUS 44 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Pencapaian universal coverage jaminan kesehatan. Reformasi birokrasi kesehatan.dilaksanakan empat misi. 7. melalui pemberdayaan masyarakat.4 persen menjadi 15 persen. sekunder dan tersier. visi Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014 adalah Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. Pembangunan Kesehatan selama beberapa dasawarsa telah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara bermakna. Peningkatan pelayanan kesehatan di Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan Terluar 5. dan retensi sumber daya manusia kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. efektif. antar kelompok masyarakat. (2) melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna. (3) menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan. dan mencapai sasaran-sasaran Millennium Development Goals (MDG). Dalam periode2010-2014 Kementerian Kesehatan menerapkan lima nilai yang menjiwai pelaksanaan programnya. Langkah mewujudkan visi Kementerian Kesehatan adalah dengan: meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. 3.

130 (87. Sampai dengan Desember 2011 cakupan kunjungan pertama pelayanan bayi barulahir adalah sebesar 4. Pada kegiatan tersebut disampaikan berbagai hal yang harus diperhatikan pada masa kehamilan. Sampai tahun 2011.850. • Penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir Dalam rangka meningkatkan penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir dilaksanakan program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas dan Pelayanan Obstetri NeonatalEmergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit. jumlah Puskesmas PONED mencapai 1.5 juta buku setiaptahun. KESEHATAN IBU. Pada tahun 2011 terbentuk 2.3% ).000 ibu hamil dan melahirkan dengan unit cost persalinan sebesar Rp. Sedangkan pada siswa SMP dan SMA dilakukan dengan pembentukan konselor sebaya untuk kesehatan reproduksi. dan nifas. tampak kecenderungan penurunan angka kematian ibu dari waktu ke waktu. diperkuat dengan berbagai terobosan seperti di bawah ini. persiapan persalinan. kematian bayi baru lahir pada usia 0-6 hari sebesar 78. penyakit menular. data per November tahun 2011 telah menjangkau 79.6 juta angka persalinan di Indonesia. Upaya ini dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat dalam mendukung persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi.00.000. 2. mitos. 27 UKS terutama diarahkan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini. pelaksanaan P4K telah mencakup 85% dari 78. Tahun 2011 disiapkan anggaran Jampersal untuk mencakup 2. Sedangkan Rumah Sakit PONEK meningkat dari 358 di tahun 2010 menjadi 378 di tahun 2011. Informasi yang disampaikan mencakup: tanda bahaya kehamilan-persalinannifas. didampingi oleh suami/keluarga dan difasilitasi oleh tenaga kesehatan bersama Kader. Pada tahun 2011 diperkirakan terjadi 4. PERBAIKAN STATUS GIZI MASYARAKAT Pencapaian status gizi secara nasional merupakan hasil dari berbagai terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama dengan instansi terkait dan masyarakat.430.7 juta diantaranya dibiayai Pemerintah melalui Jamkesmas. dan senam ibu hamil. Sampai dengan tahun 2011. yaitu bentuk kerja sama antara bidan dan dukun dalam pertolongan persalinan.290 orang di seluruh Indonesia. Pada program ini peran dukun dalam persalinan dialihkan pada aspek perawatan nonmedis. persalinan dan nifas.198 desa seluruh Indonesia.5% dari total kematian bayi. Dari angka tersebut sebanyak 1. bayi dan balita. Pada 20092011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan buku KIA sebanyak 4. Tahun 2011 program kemitraan bidan dan dukun meningkat dari 60. Sementara itu. BAYI DAN BALITA Pemerintah mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam peningkatan kesehatan ibu. perawatan bayi. pada awal tahun 2011. 24 • Pelayanan kesehatan bayi baru lahir Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007.1. Dalam upaya menurunkan kematian bayi baru lahir dilakukan kunjungan pertama oleh tenaga kesehatan untuk memberikan perawatan dan pemeriksaan risiko dini bayi. persalinan. Menteri Kesehatan telah mencanangkan Rintisan Fortifikasi Vitamin A dalam minyak goreng pada tahun 2011 dengan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 45 . Pada sasaran anak usia SD lebih diarahkan pada pembentukan dokter kecil disekolah.508 Kelas Ibu Hamil. konseling KB. • Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan: Program Kemitraan Bidan dan Dukun. akte kelahiran. serta memantau kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga anak berusia 5tahun.817 sekolah dasar.5% pada tahun 2010 menjadi 75% pada tahun 2011 dengan jumlah dukun mencapai 114. • Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Buku ini berfungsi sebagai alat bantu keluarga dan tenaga kesehatan untuk memantau kesehatan ibu sewaktu hamil. JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) Komitmen Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap ibu dan bayi ditunjukkan antara lain dengan meluncurkan program Jaminan Persalinan(Jampersal). • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Pada tahun 2010 kegiatan penjaringan kesehatan pada murid kelas 1 SD dan sederajat telah menjangkau 88. • Peningkatan kesehatan ibu hamil: membuka Kelas Ibu Hamil di desa yang diikuti oleh Kelompok Ibu Hamil. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Upaya penting dalam peningkatan kesehatan ibu. 3.579 Puskesmas.101. bayi dan balita adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K).630 sekolah dasar. Dalam sewindu terakhir ini.

yaitu dari 3.000/tahun (tahun 1990) menjadi 64. proporsi kasus TB sebesar 78. obat ini menggantikan chloroquin yang telah resisten. Jumlah orang yang mengikuti KT dari tahun 2004–September 2009 (5 tahun) sebanyak 266. Pelayanan Pengobatan Infeksi Menular Seksual (IMS).87% pada 2010 dan 0.253 orang per tahun.234 atau rata–rata 53.75 per 1.dilaksanakannya pilot project di beberapa wilayah.000 penduduk. Tahun 2010 sudah berada di urutan ke-4 di bawah India. Selama tahun 2010-2011 telah didistribusikan 7. dilakukan pemeriksaan sediaan darah mikroskopis atau pemeriksaan RDT (Rapid Diagnostic Test).2%.000 penduduk tahun 2010 dan 1. Diperkirakan target MDG 2015 untuk menurunkan API sebesar 1 per 1.000 penduduk.000 penduduk tahun 2011. dari 1 juta kasus malaria klinis. dan proporsi keberhasilan pengobatan 91.9%.448 kasus. Pada tahun 2011.3%.80% pada 2011. Dengan demikian target MDG 2015 tersebut sudah tercapai pada tahun 2010. • Malaria dan Penyakit Bersumber Binatang Lainnya Indonesia telah berhasil menekan Annual Parasite Incidence (API). tahun 2010.000 penduduk akan tercapai. tersedia layanan Konseling dan Tes (KT) HIV. dari jumlah tersebut sebanyak 135 layanan KT dikembangkan pada tahun 2004-2009. PENYAKIT TIDAK MENULAR. sampai dengan September 2011 berjumlah 71.7% (2010) menjadi 1% (2011). dan sebesar 85% (2011) dari sasaran penduduk. Pada tahun 2010 angka kematian sudah menurun menjadi 27 per 100.2 per 100. Pada tahun 2007. Keberhasilan ini juga dicapai 4. Kementerian Kesehatan menargetkan eliminasi penyakit malaria secara bertahap.000/tahun (tahun 2010). Indonesia berada di urutan ke-3 di antara negara-negara dengan kasus TB terbanyak.000 penduduk. Untuk memastikan adatidaknya parasit malaria.000 penduduk tahun 1990 menjadi 1. Provinsi Bali dan Kota Batam. kelompok umur 20-29 tahun 30. dan Afrika Selatan dengan penurunan angka kematian yang tadinya 168. Program Pengurangan Dampak Buruk pada Penasun dilaksanakan dengan Program Terapi RumatanMetadon (PTRM) di 68 lokasi layanan dan Program Layanan Alat Suntik Steril (LASS) di194 lokasi layanan. Dari jumlah tersebut yang teridentifikasi positif HIV sebanyak 43.5 juta kelambu berinsektisida ke wilayah endemis di 26 provinsi. Eliminasi artinya suatu daerah angka API-nya kurang dari 1 per mil (<1 per 1. Pada tahun 2011 telah mencapai 21 per 100.9%. dimulai di Jawa Timur dan Jawa Barat. Pada periode Oktober 2009–September 2011 sebanyak 488. Pemakaian kelambu adalah salah satu upaya pencegahan penularan penyakit malaria. Cina. maka pada tahun 2011 telah diluncurkan Strategi Nasional Pengendalian TB dan Rencana Aksi Nasional Periode 2011-2014 untuk menjadi acuan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Pada tahun 2010. 82% (2010).2011. • Tuberkulosis (TB) Menurut Global Report WHO. Pada tahun 2012 studi dilanjutkan dengan penerapan kewajiban (mandatory) fortifikasi vitamin A dalam minyak goreng.000 orang per tahun.000 orang aktif mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon dan atau Layanan Alat Suntik Steril. Obat malaria yang digunakan adalah ACT (Artemisininbased Combination Therapy).437 kasus. Bila masyarakat ingin mengetahui status HIVnya. dan 253 layanan KT dikembangkan pada 2009-2011 tersebar di 173 kabupaten/ kota.90% pada 2009.96 per 1.2 juta kasus malaria klinis yang diperiksa sediaan darahnya terdapat 240 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati dengan ACT. Jumlah kasus IMS yang diobati pada tahun 2009-2011 berjumlah 246.506 orang mengikuti KT.5 per 100. Angka kematian DBD juga cenderung menurun pada periode 2009-2011. yaitu jumlah kasus malaria per 1.000 penduduk. • Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada periode 2009 . Penurunan ini dicapai berkat upaya Kementerian Kesehatan bersama seluruh jajaran lintas sektor di Pusat dan Daerah yang mencakup upaya penanggulangan DBD dan dukungan alokasi dana di sebagian besar provinsi dan kabupaten/ kota.2%. proporsi kasus TB yang terdeteksi 70%. Angka kematian (Case Fatality Rate=CFR) AIDS tahun 2011 menurun dibandingkan dengan tahun 2010. angka insiden penyakit DBD di Indonesia cenderung menurun.000 dan angka tahun 2010: 62. DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN • HIV-AIDS Pada tahun 2011.000 penduduk dibandingkan dengan angka tahun 2009: 68. atau rata–rata 244. pada tahun 2011 sedang dalam proses memasuki tahap eliminasi malaria. surveilans dan pengendalian vektor yang seluruhnya ditujukan untuk memutus mata rantai penularan malaria. Pemeriksaan ada tidaknya parasit malaria telah dilakukan pada 75. dan kelompok umur 40-49 tahun 12. pengobatan cepat dan tepat. dari 4. PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR. Untuk mencapai eliminasi malaria kegiatan diagnosis dini.000 penduduk). Sampai dengan Desember 2011 terdapat 388 layanan KT. proporsi kasus AIDS tertinggi adalah pada kelompok umur 30-39 tahun sebanyak 33. yaitu 0.177 dan HIV positif yang terdiagnosis Penyakit Menular 46 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .6% (2009). Pada tahun 2011. sebanyak 29. 0. Provinsi DKI Jakarta. dari 1. proporsi keberhasilan pengobatan 85%. Target MDG untuk pengendalian TB tahun 2015 untuk angka kematian adalah 46 per 100. khususnya Kabupaten Kepulauan Seribu.96 per 1. terdapat 200 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati. Indonesia menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam penurunan angka kematian tuberkulosis. Untuk mempercepat pencapaian MDG pengendalian TB.

dengan tujuan agar informasi kejadian penyakit menular di seluruh Indonesia dapat diperoleh sedini mungkin untuk ditanggulangi. pelaksanaan kontrol diabetes melitus. Skrining kanker leher rahim dilakukan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan cryotherapy untuk IVA positif. Pada tahun 2011 dilatih 353 Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan KLB tingkat kabupaten/kota.803 Balita usia 0-59 bulan (97. Untuk membangun jejaring epidemiologi dan Surveilans Epidemiologi EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 47 .8% dan pada tahun 2010 naik signifikan menjadi 75. seperti pekerja tambang dan perokok. pengukuran faktor risiko utama (obesitas. • Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Program deteksi dini PPOK dilaksanakan dengan melatih 20 tenaga kesehatan dari 5 provinsi. dilakukan akselerasi program imunisasi Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional (GAIN-UCI) pada tahun 2010. dikembangkan pula SMS gateway di seluruh provinsi untuk penguatan sistem pelaporan penyakit menular. Kementerian Kesehatan melakukan berbagai upaya pengendalian Flu Burung. pelaksanaan surveilans epidemiologi. surveilans epidemiologi. Pada tahun 2009 UCI desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai 69. Jumlah yang dicakup POMP tahun 2011 sebanyak 50 juta orang. hipertensi). payudara dilakukan dengan pemeriksaan payudara oleh petugas kesehatan (Clinical Breast Examination) dan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari/Breast Selft Examination). Pada tahun 2011 dilaksanakan POMP di 98 kabupaten/kota yang dimulai sejak tahun 2006.190 Balita 9-59 bulan (97. Penguatan sumber daya manusia telah dilakukan pada periode 2009-2011 dan 99 orang telah mengikuti S2-Field Epidemiology Training Programme (FETP).7 juta orang.5%) untuk campak. Dilaksanakan pula surveilans epidemiologi PPOK di Puskesmas dan rumah sakit. jumlah bayi di Indonesia yang harus mendapatkan imunisasi adalah 4. Pada tahun 2011 telah dilatih pelaksana skrining sebanyak 954 orang di 79 Puskemas dan 102 orang dari 17 provinsi. termasuk menetapkan 100 rumah sakit rujukan Flu Burung yang tersebar di seluruh Indonesia. • Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah mencakup pengembangan pedoman faktor risiko. Dilaksanakan pula kampanye imunisasi tambahan campak dan polio tahun ketiga di 17 provinsi yang mencakup 13. table top simulation. pelatihan Training of Trainer (TOT) untuk deteksi dini. Eliminasi Filariasis akan dicapai pada tahun 2020 dengan melakukan Pemberian Obat Masal Pencegahan (POMP). eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal tercapai di regional Jawa-Bali dan regional Sumatera.655. Tetanus Maternal dan Neonatal dinyatakan telah mencapai tahap eliminasi oleh WHO di sebagian wilayah Indonesia. dan penyediaan ruang isolasi di 10 rumah sakit rujukan Flu Burung. serta manajemen DM dan penyakit metabolik di 16 provinsi. • Kanker Skrining kanker leher rahim dan kanker payudara adalah kegiatan prioritas. Selanjutnya. pelatihan petugas kesehatan. Pengertian 100% UCI desa/ kelurahan adalah bahwa 100% desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai tahap UCI yaitu 80% atau lebih bayi sampai dengan usia 1 tahun di desa/kelurahan telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. gula darah. manajemen kasus dan intervensi berbasis komunitas di pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM). • Filariasis Sebanyak 368 kabupaten/kota di Indonesia endemis Filariasis atau Penyakit Kaki Gajah. Kampanye ini dimaksudkan untuk mendukung pencapaian Reduksi Campak dan Eradikasi Polio di Indonesia. pada tahun 2011 dikembangkan Early Warning Alert Response System (EWARS) di 4 provinsi sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun 2010 di 6 provinsi. Pada tahun 2011. Pada tahun 2012 akan dilaksanakan POMP di 114 kabupaten/kota. dan tahun 2012 diharapkan seluruh wilayah Indonesia telah mencapai tahap eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal. Imunisasi tambahan Campak dan Polio telah dilakukan pada tahun 2009 dan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Untuk penguatan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (SKD-KLB). Sulawesi dan Nusa Tenggara. • Flu Burung Jumlah kasus Flu Burung pada manusia di Indonesia dari tahun ke tahun terus menurun. penguatan kapasitas laboratorium. Selain kegiatan pengendalian Flu Burung dilakukan pula antisipasi pandemi influenza mencakup: simulasi penanggulangan episenter pandemi influenza. pencegahan DM di Posbindu PTM.3%. tahap kedua pada tahun 2010.8%) untuk polio dan mencakup 11. diet sayur buah. • Diabetes Melitus (DM) Pengendalian diabetes melitus dilaksanakan dengan mengembangkan pedoman tatalaksana kasus. Program deteksi dini kanker Penyakit Tidak Menular Dalam rangka pencapaian 100% Universal Child Immunization (UCI) desa/kelurahan tahun 2014. pengembangan WHO Collaborating Centre Human Animal Interface di Jakarta. aktivitas fisik. Kabupaten/kota yang endemis Filariasis akan dilakukan POMP secara bertahap. pada tahun 2011. tahun 2011 eliminasi tercapai di regional Kalimantan.544. Di samping itu.berkat dukungan peran serta seluruh lapisan masyarakat. Program skrining faktor risiko juga dilaksanakan di 16 kabupaten di 14 provinsi. Deteksi dini dengan pemeriksaan spirometri dilakukan pada masyarakat yang berisiko. termasuk kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Pada tahun 2010.

2%. Dengan gerakan ini seluruh komponen bangsa diajak melakukan tindakan nyata mewujudkan hidup bersih dan sehat.1% rumah tangga. implementasi International Health Regulations (IHR) 2005 di Indonesia. Pada tahun 2012 akan dilakukan replikasi dan perluasan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 140 desa pada 28 kabupaten di 10 provinsi. Konsep Pasar Sehat adalah peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat para pedagang dan pengunjung pasar tradisional. Konferensi ini dihadiri 600 peserta dari 30 negara. Kementerian Dalam Negeri dan berbagai sektor lainnya. Kota Pekalongan. Kabupaten Gunung Kidul. terutama di daerah rawan kemacetan dan rawan kecelakaan bekerjasama dengan lintas sektor terkait. Pada tahun 2010. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat. menunjukkan persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat adalah 55. Keberhasilan ini dicapai berkat kerja sama antara Kementerian Kesehatan. Kota Payakumbuh. nyaman. Kumulatif jumlah desa yang melaksanakan Program STBM sampai Oktober tahun 2011 adalah 5. Pasar percontohan tersebut yaitu (1) Pasar Ibuh. Penyelenggaraan kabupaten/ kota sehat merupakan pendekatan terpadu. aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi. Kementerian Kesehatan juga mendorong Gerakan Nasional Bersih Negeriku yang merupakan amanat Presiden RI. sebagai bagian dari pengendalian faktor risiko penyakit dan lingkungan. Kementerian Kesehatan menyiagakan 630 pos kesehatan arus mudik lebaran dan 171 rumah sakit di jalur utama mudik. Kabupaten Sragen. lintas sektor berbasis masyarakat dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama.886 desa. berbasis pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berwawasan kesehatan seperti yang diatur dalam peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan. Kota Malang. (7) Pasar Madyopuro. menyeluruh. telah dilaksanakan Konferensi Internasional Jejaring Kesehatan Masyarakat atau FETP/Training of Epidemiology and Public Health Networking (TEPHINET) di Bali. Kota Metro Lampung. Di lingkungan Kementerian Kesehatan gerakan ini dilaksanakan di rumah sakit. • Mushola Sehat Bentuk lain pemberdayaan masyarakat yang berbasis kesehatan adalah melalui program Mushola Sehat yaitu kegiatan masyarakat untuk memperbaiki tempat berwudhu dan sanitasi mushola yang dilaksanakan secara mandiri dengan bantuan dana stimulan dari pemerintah sebesar 5-15 juta rupiah per mushola. (3) Pasar Gianyar. (9) Pasar Margorejo. jumlah kematian dapat diturunkan 9% yaitu dari 853 orang di tahun 2010 menjadi 799 orang di tahun 2011. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan perubahan perilaku. Kota Bontang. yaitu penyediaan sarana air minum dan sanitasi dasar bagi masyarakat. Salah satu upaya adalah melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). diperkuat dengan dibentuknya Komisi Nasional Implementasi IHR yang bertugas mengkoordinasikan implementasi IHR 2005 di Indonesia. Upaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dilakukan melalui pengembangan desa 48 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kabupaten Gianyar.4%. Kota Jakarta. Sedangkan persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas adalah 43. Kesiapsiagaan arus mudik tidak hanya dilaksanakan pada saat Idul Fitri tapi juga pada saat Natal dan Tahun Baru setiap tahun. (4) Pasar Podosugih. Upaya penyediaan pos kesehatan arus mudik dimaksudkan untuk mendukung Decade of Action for Road Safety 2011-2020 Pemantauan Arus Mudik Upaya penyehatan lingkungan adalah kegiatan yang mendukung pengendalian penyakit menular dan tidak menular. tahun 2010 sebanyak 26 mushola dan tahun 2011 sebanyak 29 mushola. kabupaten/kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih. (5) Pasar Cibubur. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK HIDUP SEHAT Pada tahun 2010 Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Dalam Negeri telah meluncurkan Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. Kegiatan yang dilakukan selama arus mudik lebaran tahun 2011. Telah dilaksanakan pula proyek percontohan 10 Pasar Sehat di 9 provinsi. pada tahun 2011 dimulai mini simulasi penanggulangan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) di tujuh lokasi dan pendidikan pelatihan karantina kesehatan bagi 40 orang staf kantor kesehatan pelabuhan. Laporan provinsi dan berbagai tinstansi kesehatan sampai dengan Oktober 2011 menunjukkan bahwa persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat kesehatan adalah 87%. • Kota Sehat Peningkatan derajat kesehatan masyarakat perlu didukung oleh tatanan kota yang bersih dan sehat. Untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas selama arus mudik lebaran pada H-7 sampai dengan H+7. Sampai tahun 2011 ada 267 kabupaten/kota (56%) yang tersebar di 28 provinsi yang telah melaksanakan pendekatan kabupaten/ kota sehat. Selain itu dilaksanakan operasionalisasi pembangunan berkelanjutan. dan (10) Pasar Pengesangan. Kementerian Pekerjaan Umum. kantor-kantor dan unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia. masyarakat di desa melibatkan Pemerintah Daerah. (8) Pasar Rawa Indah. Replikasi Pasar Sehat di daerah lain akan dilakukan tahun 2012. Hasil Survei BPS triwulan pertama tahun 2011. pemberdayaan Penyehatan Lingkungan 5. Kota Mataram. Proyek percontohan ini berlangsung 3 tahun (2009-2011). (2) Pasar Bunder. Pada tahun 2011. (6) Pasar Argosari.FETP. peningkatan perilaku sehat di masyarakat telah mencapai 50. Kementerian Kesehatan telah memberikan bantuan program Mushola Sehat secara berturut-turut tahun 2009 sebanyak 154 mushola. Untuk penguatan kapasitas inti (core capacities) di pintu masuk negara.

264 ibu (80. • Peran Serta Masyarakat Kementerian Kesehatan telah menjalin hubungan dengan lembaga masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan 18 organisasi kemasyarakatan. Sampai tahun 2011 telah dikembangkan 43. meningkat pada tahun 2011 menjadi 9. • Pelayanan Kesehatan Dasar Pada tahun 2010. Dalam meningkatkan pelayanan di Posyandu pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan Posyandu Kit sebanyak 150 paket untuk 67 kabupaten/kota di 11 provinsi. ada beberapa bentuk pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan terkait dengan kampanye PHBS. sejumlah 15. Poskestren Kit berupa peralatan yang digunakan untuk kegiatan promotif di Poskestren dalam penggalakan keteladanan berperilaku hidup bersih dan sehat di kalangan santri/santriwati pondok pesantren dan masyarakat di sekitar pondok pesantren.pengendalian malaria.9%) telah membawa anak Balitanya ke Posyandu. Berdasarkan laporan rutin program per Desember 2011.827 Posyandu di Indonesia. dan karang werdha. preventif. • Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Di daerah tertentu Posbindu PTM disebut juga Posyandu Lansia. • Pos Malaria Desa (Posmaldes) Kegiatan Posmaldes mencakup penemuan kasus malaria dan penyuluhan tentang 6. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan guna meningkatkan akses masyarakat ini. jumlah Puskesmas tercatat sebanyak 9. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di bulan November 2011 yang lalu telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan 23 Dunia Usaha yang terdiri dari 4 BUMN dan 19 perusahaan swasta nasional dan internasional. Organisasi kemasyarakatan ini melakukan kegiatan memberdayaan masyarakat di 23 provinsi. Bentuk UKBM yang telah dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut: • Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Poskesdes adalah fasilitas kesehatan desa/ kelurahan yang memberikan pelayanan meliputi upaya promotif. Pada tahun 2011 tercatat 3. gizi. dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader. 25 rumah sakit. Kegiatan Posbindu PTM dibina oleh Puskesmas. 200 pondok pesantren sehat. • Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Posyandu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Di masa mendatang kegiatan Posbindu PTM diharapkan dapat berkembang cepat di tengah masyarakat agar penyakit tidak menular terkendali di Indonesia. Poskesdes adalah bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) di desa/kelurahan dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa/ kelurahan. dan pengobatan sederhana. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 49 . siaga aktif.005 unit. Selain itu. PELAYANAN KESEHATAN DASAR DAN RUJUKAN Pada tahun 2010-2014 pembangunan kesehatan dititikberatkan pada peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. keluarga berencana.483. Dewasa ini terdapat 2. tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mengajak dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan.323 unit. 18 pasraman sehat. imunisasi.000 Posbindu PTM di Indonesia.329 desa/kelurahan siaga aktif. dan pengendalian diare. Saat ini jumlah kader ormas/motivator yang sudah dilatih sebanyak 800 orang. 200 desa. Pada tahun 2011 terdapat 266.022 Posmaldes di daerah endemis malaria di Indonesia. Sasaran kegiatan Posbindu PTM adalah kelompok masyarakat berusia di atas 10 tahun sampai lanjut usia. • Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan Poskestren Kit sebanyak 100 paket untuk 55 kabupaten/kota di 10 provinsi. Sepanjang tahun 2011. dan 18 pura sehat.

Maluku. yaitu 4 unit di kabupaten perbatasan Papua. yaitu RSUP Dr. berkemah bersama. Untuk mendukung pelayanan kesehatan di DTPK. Kegiatan jambore meliputi: lomba poster.6%). Rumah Sakit Bergerak merupakan fasilitas kesehatan yang siap guna dan bersifat sementara dalam jangka waktu tertentu. RSPAD Gatot Soebroto. • Rumah Sakit Bergerak Pada tahun 2010.019 unit dan Puskesmas Non Perawatan sebanyak 6. RSUP Fatmawati. Pengadaan alat dan sarana penunjang di Puskesmas dan Puskesmas Perawatan. yaitu akreditasi 5 pelayanan. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan anggaran BOK dari tahun 2010 yang berjumlah Rp. Sementara itu dalam pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit. Maluku Utara. Selain itu. Terjadi peningkatan bermakna di tahun 2011 sebanyak 89 rumah sakit. Kalimantan Barat. dan pada tahun 2011 dipersiapkan 10 unit Rumah Sakit Bergerak baru di Provinsi Kepulauan Riau. RSUP Sanglah. pemanfaatan BOK-nya cukup besar. terpencil. • World Class Health Care Sampai tahun 2011 terdapat 4 rumah sakit swasta yang terakreditasi internasional. Maluku Utara. Cipto Mangunkusumo.262.250juta/Puskesmas/ tahun.00 untuk 33 provinsi. serta dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain di daerah tertinggal.632 rumah sakit di seluruh Indonesia. Pada tahun 2011 seluruh Puskesmas yang berjumlah 8. rumah sakit yang terakreditasi telah mencapai 819 rumah sakit.000. Terdapat 3 jenis akreditasi rumah sakit. dan 18 rumah sakit di antaranya berada di DTPK/DBK di 17 kabupaten/kota. Marzoeki Mahdi Bogor dengan tema Investasi Kesehatan Jiwa melalui Ajang Prestasi dan Kreativitas Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK). Sardjito. Pada umumnya daerah Indonesia Timur yang memiliki kondisi geografis sulit. seperti Papua. fun games.000. Puskesmas Terapung dan Puskesmas Keliling Air (Pusling Air). Terdapat perbedaan alokasi anggaran per Puskesmas per tahun untuk regional Sumatera Jawa-Bali sebesar Rp. Dana BOK pada tahun 2011 disalurkan langsung ke seluruh 497 kabupaten/kota dengan perbedaan alokasi anggaran BOK di berbagai regional. atau terjadi peningkatan sebanyak 182 dibandingkan dengan tahun 2010 (637 rumah sakit). • Puskemas Terapung Sampai dengan tahun 2011 Kementerian Kesehatan bersama pemerintah Daerah menyediakan 15 unit Puskesmas Terapung.555. lomba olahraga serta seni dan budaya. dan Papua. Maluku Rp. 2 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Timur dan 5 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Barat.Pada tahun 2011 RSUP Dr. Kementerian Kesehatan juga menyediakan beberapa sarana penunjang seperti: Rumah Sakit Bergerak. sehingga masih ada 7 kabupaten/ kota (1. BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) terdiri dari Puskesmas Perawatan berjumlah 3. malam renungan. RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. RSUP Fatmawati dan RS Jantung Harapan Kita telah mendapat penghargaan dari Bayer pErdalin: Competition On ManageMENt of healthcare asSociAted infection controL (BE COMMENSAL). regional KalimantanSulawesi sebesar Rp. • Pelayanan Kesehatan Rujukan Pada tahun 2010 terdapat 1. Perbedaan alokasi anggaran ini ditentukan antara lain berdasarkan adanya perbedaan geografis. terluar (dtpk dan penanggulangan daerah bermasalah (pdbk) Upaya meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dilakukan dengan: 1. perbatasan dan kepulauan 50 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . kepulauan dan daerah perbatasan.215. Sebanyak 490 kabupaten/kota (98.000. 8. Kementerian Kesehatan menyediakan fasilitas Puskesmas Keliling 7. • Penanganan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan menggelar Jambore Kesehatan Jiwa pada tanggal 8-9 Oktober 2011 di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr.00 untuk 17 provinsi menjadi Rp. Pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebanyak 83 Puskesmas Perawatan dibandingkan dengan tahun 2010 yang berjumlah 76 Puskesmas Perawatan. 7 rumah sakit pemerintah sedang dalam proses akreditasi internasional. Sardjito telah meraih penghargaan Patient Safety dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi).200 juta/Puskesmas/ tahun dan regional Nusa Tenggara dan Papua sebesar Rp.000. Nusa Tenggara Timur. • Akreditasi Rumah Sakit Pada tahun 2011. Pembangunan Puskesmas Perawatan di DTPK akan terus dilakukan hingga mencapai target 101 Puskesmas.904.75juta/ Puskesmas/tahun. Rumah Sakit Bergerak berjumlah 14 unit. 12 pelayanan dan 16 pelayanan. peningkatan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal. Gorontalo.100juta/Puskesmas/ tahun. RSUP H. Peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas Perawatan di DTPK. 4 unit di kabupaten erbatasan Nusa Tenggara Timur. • Puskesmas Keliling Untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan perairan.4%) yang belum memanfaatkan dana BOK secara optimal.967 di seluruh Indonesia memperoleh BOK. Papua Barat. dari 497 kabupaten/kota telah memanfaatkan dana BOK. Adam Malik. dan RSUP Dr. Sulawesi Barat. dibandingkan dengan daerah lainnya.304 unit. 2. flying health care.

Air (Pusling Air). Pemerintah daerah provinsi/kabupaten/ kota yang memiliki kemampuan sumber daya yang memadai telah mengembangkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan peserta masyarakat miskin yang tidak dicakup oleh Jamkesmas. jaminan kesehatan pada tahun 2011. Pada tahun 2011. Pada tahun 2011 realisasi penggunaan anggaran Jamkesmas sebesar 99. dan Kalimantan Timur. Pemerintah telah meningkatkan anggaran Jamkesmas sejak tahun 2009.425 dokter. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengoperasikan FHC untuk menjangkau daerah terpencil di 8 provinsi yang sulit ditempuh dengan kendaraan darat maupun perairan.9%.5% peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Bali. Pada tahun 2011 telah diangkat 10. Selain Puskesmas Keliling Air.5.452 orang. Dua provinsi yang cakupan jaminan kesehatannya besar adalah Kepulauan Riau (88.4% peserta Askes PNS. 2.810 PTT yang terdiri dari 2.6%) dan Bangka Belitung (84. dengan demikian jumlah penduduk yang tidak mempunyai jaminan berkurang menjadi 36.6. masa pengabdian tenaga PTT dokter. Kementerian Kesehatan pada tahun 2011 mengadakan 17 Puskesmas Keliling Double Gardan untuk wilayah yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).9%. Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan 9. 32. meningkat pada tahun 2010 menjadi Rp.4. Sampai dengan tahun 2010.4% dari 497 kabupaten/kota di Indonesia yang telah melaksanakan program Jamkesda. sasaran Jamkesmas sebesar 76. sehingga total jumlah Pusling Air sampai 2011 adalah 925 Unit. Papua Barat.9%). Dari 63. Pusling Air berbentuk perahu motor dan dapat dimanfaatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan di kabupaten/kota yang memiliki wilayah kepulauan. Kementerian Kesehatan mengadakan 908 Pusling Air dan pada tahun 2011 ditambah 17 Pusling Air. 6. Tahun 2011 terdapat 335 kabupaten/kota atau 67.133 Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi peserta Jamkesmas dan pelayanan kesehatan rujukan di 1.5% peserta jaminan kesehatan perusahaan. dan dokter spesialis untuk daerah terpencil dan sangat terpencil diperpanjang dari 6 bulan menjadi 1 tahun. dan Aceh. Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan pelayanan pengobatan. dan 1. Alokasi anggaran Jamkesmas tahun 2009 sebesar Rp. pengembangan DAN pemberdayaan sdm kesehatan Mulai tahun 2011.3 triliun. dan masyarakat miskin akibat korban pasca bencana. Maluku Utara. 7. penghuni Rutan/Lapas. Sampai akhir tahun 2011 empat provinsi telah mencapai universal coverage.141 dokter sedang mengikuti program ini. Pada tahun 2011 jumlah penduduk yang memiliki jaminan kesehatan menjadi 63. Daerah tersebut adalah Papua.881 bidan. dan pada tahun 2011 sebanyak 1. para penghuni panti sosial. Selama tahun 2010. PuslingDouble Gardan tersebut didistribusikan ke Provinsi Papua 4 unit. Maluku. yaitu Sumatera Selatan.078 Fasilitas Kesehatan (Faskes) sebagian besar adalah rumah sakit. 504 dokter gigi. Sulawesi Selatan. dan Kalimantan Barat 6 unit. Total sampai dengan tahun 2011 berjumlah 39. 13.125 triliun dan pada tahun 2011 meningkat kembali sebesar Rp. sebanyak 401 dokter telah menyelesaikan Program Internsip Dokter. Kepulauan Riau.6 triliun. • Flying Health Care Flying Health Care (FHC) adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tim kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dengan dukungan transportasi udara.2% peserta asuransi swasta lainnya. pengembangan jaminan kesehatan Kementerian Kesehatan terus melakukan perbaikan dan pengembangan jaminan kesehatan menuju universal coverage. 9. pemerintah daerah juga turut memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dengan mengangkat tenaga kesehatan melalui program PTT Daerah. Peningkatan ketersediaan anggaran diikuti dengan peningkatan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan rujukan. TNI.4 juta jiwa mencakup masyarakat miskin dan tidak mampu. Selain itu.4% merupakan peserta program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). dan Polri. Pada tahun 2011. 51 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .1%. Nusa Tenggara Timur 4 unit. Kalimantan Barat. Ditargetkan pada tahun 2014 seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan sebagai pelaksanaan UU No. Sejak tahun 2008 program jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu diberi nama program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Kalimantan Timur 3 unit.1% penduduk yang memiliki 10. 7.2% peserta Jamsostek. Untuk meringankan beban keuangan para penderita Thalassaemia major. dokter gigi.

1. dengan rincian pada Tabel 9 berikut ini. Brahim dan bidan Diana Maryem. obat untuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)/bencana. Ketersediaan obat di instalasi farmasi kabupaten/kota mengalami peningkatan yang bermakna. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan Tahun 2011 telah dilakukan beberapa upaya yaitu: reposisi dan revitalisasi obat generik. dan menerapkan E-Register alat kesehatan. pada tahun 2011 telah dikirim sebanyak 363 tenaga perawat untuk bekerja di rumah sakit di Jepang selama tiga tahun. ahli madya farmasi. Penggunaan obat generik di fasilitas kesehatan menunjukkan angka yang menggembirakan. Kesehatan.66 bulan di tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010 selama 14. Kerja sama dengan pemegang paten bukan hanya untuk obat HIV-AIDS tetapi juga untuk obat Hepatitis B agar dapat diproduksi di Indonesia. obat program dan vaksin.7%. keterjangkauan.Government pada Perizinan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). menyediakan Online Logistic System. peningkatan ketersediaan. perawat. pada tahun 2011 telah diangkat 1. Pada tahun 2010. • Perizinan Alat Kesehatan Secara Online Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah membangun sistem E. perundangan. RS Borromeus.Untuk memenuhi pelayanan kesehatan di DTPK. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Hukum an HAM menyusun Rancangan Peraturan Presiden tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Antiviral. Dalam rangka pelaksanaan Program Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). harmonisasi peraturan 52 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Jumlah residen senior yang didayagunakan pada tahun 2011 berjumlah 383 orang di 78 kabupaten/kota dan di DBK. RS Karawang. kedokteran. Setiap tahun Kementerian Kesehatan menyediakan obat dan vaksin untuk buffer stock pusat dan provinsi. organisasi profesi dan praktisi kesehatan. ahli gizi. Pada tahun 2011 penggunaan obat generik di Puskesmas mencapai 96. Eka Hospital-Tangerang. yaitu selama 15. Pada tahun 2011 disediakan anggaran sebesar Rp. Saat ini Kementerian Kesehatan sedang menyusun Peraturan Menteri Kesehatan tentang Penggunaan Resep Elektronik di Fasilitas Kesehatan dengan melibatkan para pakar di bidang hukum kesehatan. RS BethesdaYogyakarta. Pada tahun 2012 seluruh kabupaten/kota akan mengimplementasikan sistem informasi logistik ini. RS HasanSadikin. sebagai pengganti Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Anti Retroviral. dan RS Mitra Keluarga-Bekasi.510 tenaga kesehatan pada 2011. rasionalisasi harga obat generik dilakukan pada 453 item. Penghargaan internasional untuk tenaga kesehatan teladan diberikan pada tenaga kesehatan Indonesia.2 bulan dan tahun 2009 selama 12. Setiap tahun. dan di tahun 2011 pada 499 item • Online Logistic System Pada tahun 2011 dikembangkan Software Online Logistic System yang diujicobakan di beberapa kabupaten/ kota dan disosialisasikan ke seluruh instalasi farmasi di Indonesia. • Fasilitasi License Compulsory/ Government Used Untuk mendukung penanggulangan penyakit HIV-AIDS dan Hepatitis B di Indonesia dipandang perlu memberikan akses kepada masyarakat pada obat antiviral yang saat ini masih dilindungi Paten. Cipto Mangunkusumo-Jakarta. Jumlah item obat generik yang mengalami rasionalisasi harga dilakukan dari tahun ke tahun.5%. • Reposisi dan Revitalisasi Obat Generik Kementerian Kesehatan juga telah menetapkan kebijakan Online Logistic System di fasilitas kesehatan dan pencitraan obat generik yang lebih baik di masyarakat. Sistem ini akan mempermudah pelaku industri untuk mengakses pelayanan perizinan alat kesehatan secara 11. • Resep Elektronik (E-Prescription) Peresepan secara elektronik telah dilakukan oleh RSUPN Dr. Dalam upaya mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.29 triliun untuk keperluan tersebut. Pemenuhan tenaga dokter spesialis di DTPK dikembangkan Program Dokter Dengan Kewenangan Tambahan (PDDKT) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). melakukan kemandirian bahan baku obat.6 bulan. dan analis kesehatan di 35 kabupaten/kota prioritas DTPK di 12 provinsi. Beberapa Puskemas di Jawa Barat telah pula melakukan peresepan secara elektronik yaitu di Puskesmas Babakan Sari-Bandung dan Puskesmas Telaga Murni-Bekasi. pemerataan. Kementerian Kesehatan mengembangkan Program Tugas Belajar (Tubel) yaitu dengan memberikan bantuan beasiswa kepada 1.391 tenaga kesehatan strategis yang antara lain terdiri dari ahli kesehatan lingkungan. sedangkan di rumah sakit sebesar 66. dan RS Sentosa. pada tahun 2011 telah dibentuk Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) dan Komite Nasional Farmasi (KNF). Kementerian Kesehatan melaksanakan pemilihan tenaga kesehatan teladan. kefarmasian. yaitu penghargaan Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for Health kepada dr.

Adapun jenis layanan PTRC selama 2011 menunjukkan proporsi permohonan informasi 79%. Dengan komitmen mem-bangun pengadaan yang terbuka. LAYANAN INFORMASI & PENGADUAN ALAMAT Pemanfaatan sarana informasi dan pengaduan oleh masyarakat menunjukkan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 53 .895. dan fraksi Lumbricusrubellusuntuk pengobatan aterosklerosis dan perbaikan sirkulasi darah. • Kemandirian Bahan Baku Obat Upaya menciptakan kemandirian di bidang bahan baku obat dan obat tradisional dilakukan dengan memberdayakan keragaman hayati yang dimiliki Indonesia. reformasi birokrasi Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Kesehatan sebagai badan publik berkomitmen menjalankan amanat UU KIP. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor. peningkatan yang signifikan sejak 2010. Kementerian Kesehatan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk kategori kementerian dengan jumlah pagu terbesar menggunakan layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik tahun 2010. sehingga tahun 2010 telah dilaksanakan berbagai kegiatan persiapan menyambut pemberlakuan UU KIP. antara lain Fraksi Bioaktif Cinamomumburmanidan Lagerstroemia speciosa untuk menurunkan resistensi insulin dan pengobatan diabetes. Pada tahun 2009 anggaran untuk Keberhasilan pemanfaatan anggaran pembangunan kesehatan di Pusat maupun Daerah ditunjukkan dengan tercapainya realisasi anggaran. telah terjadi peningkatan efisiensi yang cukup bermakna. alokasi anggaran Kementerian Kesehatan untuk pembangunan kesehatan di daerah mendapat perhatian Kementerian Kesehatan. Efisiensi pengadaan barang dan jasa melalui LPSE pada tahun 2010 mencapai nilai Rp.398. pengelolaan anggaran pembangunan kesehatan tahun 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 13. alokasi anggaran ini ditingkatkan pada tahun 2011 menjadi Rp. Anggaran preventif dan promotif pada tahun 2010 sebesar Rp.171 layanan. pengobatan kanker.Penataan (Right Sizing) PNS di Kementerian Kesehatan.194.12.191. Pada tahun 2011 jumlah layanan meningkat 288 layanan (32.08 triliun. Kementerian Kesehatan telah meningkatkan alokasi anggaran preventif dan promotif dengan konsisten sejak 2 tahun terakhir ini. b. Pojok Informasi. yaitu salah satunya dengan membentuk Pejabat Pengelola dan Informasi dan Dokumentasi (PPID). Realisasi anggaran Kementerian Kesehatan menunjukkan kecenderunganmeningkat.go.085. bersaing dan transparan. sejak tahun 2010 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan akses masyarakat dan untuk mendapatkan informasi pengaduan melalui Pusat Tanggap dan Respon Cepat (PTRC).depkes.13.meningkat di tahun 2011 senilai Rp. pengaduan masyarakat 19% dan sisanya 2% memberikan saran dan perbaikan kepada Kementerian Kesehatan. Sampai tahun 2011 followers untuk twitter Kementerian Kesehatan telah mencapai 3. pengobatan sindroma pramenstrual dan nyeri menstruasi. dan berbagai media sosial yang dikembangkan. Pada tahun kedua (2011) pelaksanaan UU KIP. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sejak tahun 2010 seluruh pengadaan barang dan jasa di Kementerian Kesehatan telah menggunakan layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik melalui website: www. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan proporsi anggaran untuk pembangunan kesehatan di daerah. Kementerian Kesehatan termasuk dalam 10 besar badan publik paling terbuka berdasarkan monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Pusat terhadap 82 badan publik tingkat pusat. Secara nominal. Hasilnya adalah sejumlah bahan baku obat yang dapat diproduksi di dalam negeri guna memenuhi kebutuhan produksi obat jadi.id. Pemerintah secara resmi telah menetapkan penundaan sementara penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 12.472. Selama 2011 jumlah layanan informasi dan pengaduan yang masuk sebanyak 1.online sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kefarmasian dan alat kesehatan. Sejalan dengan kebijakan desentralisasi. terutama bahanbahan yang telah diyakini khasiatnya berdasarkan hasil penelitian.730 layanan.46 triliun dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 14.162 followers. Jumlah layanan publik yang diberikan selama April–Desember 2010 tercatat sebanyak 22.lpse. Sejak ditetapkan penggunaan sistem LPSE untuk pengadaan barang dan jasa. sementara jumlah layanan tahun 2011 tercatat sebanyak 30.295.6%) bila dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun 2010.150 layanan.478. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat tersebut.34 triliun. Layanan informasi melalui sosial media twitter mengalami penambahan pengikut (followers) yang cukup banyak.

sementara dua Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) telah selesai tahap harmonisasi yaitu RPP tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dalam proses penandatanganan oleh 5 Menteri untuk ditetapkan menjadi PP dan RPP tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. dan 20 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Untuk 20 Permenkes yang diamanahkan. dan 11 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik (Good Governance) Opini BPK terhadap laporan keuangan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2009 dan 2010 berturut-turut adalah disclaimer. 2 Peraturan Presiden (Perpres). Penguatan Perangkat Perundangundangan • Undang-Undang No. Tema konferensi The 3rd Conference on Traditional Medicine in ASEAN Countries -“Utilization of Evidence Based Traditional Medicine in Health Care” yang diselenggarakan di Surakarta. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Melalui event tersebut. Sedangkan RPP lainnya masih dalam pembahasan di internal Kementerian Kesehatan termasuk RPP tentang Tenaga Kesehatan Asing. selama 16 bulan yang dimulai pada tanggal 1 September 2011. Permenkes tentang Penentuan Kematian dan Permenkes Pembinaan dan Pengawasan masih dalam pembahasan. Pemanfaatan obat tradisional dikenal di seluruh negara ASEAN. sistem registrasi kefarmasian dan alat kesehatan. 14. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengamanatkan Kementerian Kesehatan untuk menyusun 9 Peraturan Pemerintah (PP). PP Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan yang masih cukup relevan. mengamanatkan untuk menyusun 5 Peraturan Pemerintah (PP). Pemerintah telah menyusun RUU tentang Tenaga Kesehatan. Komitmen Kementerian Kesehatan untuk meraih WTP 2012 ditandai dengan penandatanganan piagam Komitmen Meraih Opini Laporan Keuangan WTP oleh seluruh pejabat struktural dan pengelola keuangan di lingkungan Kementerian Kesehatan. • Undang-Undang No. Dari 5 PP amanah UU. sedangkan Permenkes tentang Hak Penggunaan Pelayanan Kesehatan. namun informasi tentang kemanjuran obat tradisional masih berdasarkan pengalaman empiris belum didukung bukti ilmiah. 17 di antaranya sudah ditetapkan menjadi Permenkes. Sesuai dengan tema konferensi “Dengue Is Everybody’s Concern. Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS). dan PP No 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika.yang lebih dikenal dengan moratorium. di antaranya: E-Pharm. mengamanatkan untuk menyusun 1 Undang-Undang (UU). Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS). Dari 24 PP yang diamanahkan telah ditetapkan tiga PP. 2 Peraturan Presiden (Perpres). Sistem Informasi Kesehatan Nasional Saat ini Kementerian Kesehatan. yaitu PP Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah. Jawa Tengah. saat ini Kementerian Kesehatan telah menyusun RPP tentang Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS). • Undang-Undang No. 1 Peraturan Presiden (Perpres). Untuk meningkatkan upaya pengendalian HIVAIDS. Simposium 54 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Sementara 7 RPP lainnya disatukan materinya menjadi satu RPP yang berjudul Pelaksanaan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dari 9 buah PP yang diamanahkan telah ditetapkan PP Nomor 44 Tahun 2010 tentang Prekursor. 24 Peraturan Pemerintah (PP). Pada tahun 2011. hal ini mendorong para pengambil keputusan dan jajaran Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki pengelolaan administrasi keuangan guna meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2012 untuk laporan keuangan tahun 2011. Zero Discrimination and Zero AIDSRelated Deaths in ASEAN”. 15 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). website Kementerian Kesehatan. PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. but It’s Preventable” telah membuka mata dunia bahwa demam berdarah adalah masalah bersama yang dapat diatasi.31 Desember 2012. Kementerian esehatan masih melakukan pembahasan internal untuk Rancangan Peraturan Presiden yaitu Peraturan Presiden tentang Sistem Kesehatan Nasional dan Peraturan Presiden tentang Badan Pertimbangan Kesehatan. dan 1 Peraturan Daerah untuk setiap daerah. telah diselenggarakan “International Symposium on Getting to Zero New HIV Infections. Causing Socioeconomic Burden. Indonesia berhasil mendeklarasikan “Jakarta Call for Action on Combating Dengue”. telah mengembangkan berbagai sistem elektronik baik untuk mendukung proses pelayanan kesehatan maupun administrasi kesehatan. dan pada tahun 2011 telah memasuki proses harmonisasi. sistem registrasi dokter/dokter gigi online dan Sistem Informasi Laporan Keuangan (SILK). 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Penyalahgunaan dan Korban Penyalahgunaan Narkotika. HUBUNGAN LUAR NEGERI BIDANG KESEHATAN Keketuaan ASEAN tahun 2011 dimanfaatkan Kementerian Kesehatan untuk berperan aktif dalam menerapkan kesepakatan ASEAN di bidang kesehatan dalam mencapai Komunitas Sosial Budaya ASEAN 2015. Penyelenggaraan The Official Launch of the ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011 yang waktunya bersamaan dengan dilaksanakannya International Conference on Dengue di Jakarta mendapatkan apresiasi internasional. Dari 11 Permenkes yang diamanahkan telah ditetapkan Permenkes Nomor 2415/Menkes/Per/ XII/2011 tentang Rehabilitasi Medis Pecandu. Oktober 2011 menjadi titik tolak bagi negara ASEAN untuk mewujudkan rencana pengintegrasian obat tradisional ke dalam sistem kesehatan.

November 2011. Jumlah jemaah haji reguler tahun 2011 adalah 02. Dari jumlah tersebut terdapat 102. khususnya yang tinggal di Lahore. Pada kesempatan ini dicanangkan Kampanye AIDS dengan tema “Aku Bangga Aku Tahu” untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai HIV-AIDS. dengan menugaskan 20 tenaga kesehatan dalam dua kali perjalanan selama kurang lebih 14 hari. dokter gigi. sepanjang tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama bidang kesehatan dengan Islamic Development Bank (IDB) tentang pendirian Indonesian Cardiac Center di Gaza. Untuk memastikan kesehatan jemaah haji sebelum berangkat. Kementerian Kesehatan telah mengirimkan obat dan tim kesehatan yang berjumlah 20 orang untuk membantu pemerintah Pakistan. pelayanan kesehatan haji Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Palestina. 15. Record of Discussion (ROD) RI-JICA tentang Prima Kesehatan. tenaga rekam medik. dalam penanganan kesehatan pemulangan WNI ke Tanah Air akibat krisis Mesir.6%) jemaah haji risiko tinggi (Risti). dan Record of Discussion (ROD) RI Qatar tentang kesepakatan pembahasan pengaturan pengiriman tenaga kesehatan.343 orang. Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/ kota. transparan. dilakukan pemeriksaan kesehatan di embarkasi. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan dukungan tenaga. menjaga agar jemaah haji dalam kondis sehat selama menunaikan ibadah haji sampai tiba kembali di Tanah Air. Kementerian Kesehatan menyediakan tenaga kesehatan. Indonesia telah terpilih menjadi Vice Chair Advisory Group (Wakil Ketua Komite) pada pertemuan PIP Framework Advisory Group di Jenewa. dan tenaga non-medis. ahli gizi.803 orang. Disetujuinya penerapan Standard Material Transfer Agreement pada virus sharing. tenaga elektro medik. logistik dan dana operasional untuk mengatasi krisis kesehatan sebanyak 20 kejadian baik di dalam maupun di luar negeri. setara. Pada tahun 2011 diplomasi kesehatan Indonesia di forum WHO telah mencatat sejarah yang mengubah tatanan kesehatan global dengan disepakatinya resolusi “The Framework for Pandemic Influenza Preparedness (PIP): Sharing of Influenza Viruses and Access to Vaccines and Other Benefits” pada Sidang ke-64 World Health Assembly (WHA) di Jenewa. Menteri Kesehatan berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB. Untuk pelayanan kesehatan haji di Tanah Suci tahun 2011. ambulans. Kementerian Kesehatan telah mengkoordinasikan dan mendukung penanganan korban ledakan di rumah sakit. perawat. Salah satu bentuk kepedulian Indonesia pada masalah krisis kesehatan global. Sementara itu. Advisory Group bertugas memberikan pandangan dan rekomendasi PIP kepada WHO. Tahun 2007. PENANGGULANGAN BENCANA DAN KRISIS KESEHATAN Dalam rangka menurunkan risiko kesehatan pada setiap kejadian yang menimbulkan atau berdampak pada krisis kesehatan. tenaga surveilans epidemiologi. penata rontgen. Pemeriksaan sebelum keberangkatan dimulai di Puskesmas. Joint Statement ke-2 dengan Malaysia. dan sebanyak 150 unit peralatan pengolah data ke seluruh kabupaten/kota tersebut. jika ada yang menderita penyakit tertentu dirujuk ke rumah sakit. Kementerian Kesehatan mengirim tenaga kesehatan sebanyak 1.800 WNI overstay pada saat pemulangan dengan kapal laut dari Arab Saudi ke Indonesia. ibukota Provinsi Punjab dalam rangka menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dengue pada bulan Oktober-November 2011. dan mencegah terjadinya penularan penyakit menular. apoteker. sejak tahun 2010-2011 telah dilakukan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam manajemen dan teknis penanggulangan krisis kesehatan di 150 kabupaten/kota. dan rumah sakit rujukan. Cakupan pelaksanaan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/kota meningkat dari 30% pada tahun 2010 menjadi 50% pada tahun 2011. 21-24 November 2011. Dalam konteks kerja sama internasional. dalam perjuangan mengubah mekanisme virus sharing yang diterapkan WHO selama lebih dari 60 tahun.ini diselenggarakan dalam rangkaian pertemuan The 19th ASEAN Task Force on AIDS di Bandung. Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 3. terdiri dari dokter spesialis. Selain itu telah didistribusikan sebanyak 300 unit emergency kit. Dalam penanganan peristiwa ledakan bom di Cirebon yang terjadi pada tanggal 15 April 2011 dan ledakan bom di Surakarta yang terjadi pada tanggal 29 September 2011. asisten apoteker. yaitu warga negara Indonesia yang bermukim EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 55 .346 (50. menciptakan mekanisme perlindungan pada global public health yang adil. Jawa Barat. 750 unit personal kit. Selanjutnya sebelum keberangkatan. Kementerian Kesehatan juga merekrut 108 orang Tenaga Musim (Temus). Mei 2011. ditunjukkan dengan mengirim Tim Kesehatan selama dua minggu untuk membantu masyarakat Pakistan. dokter umum. dan menguntungkan semua pihak. tenaga sanitasi. Subsidiary Arrangement (SA) Program AIPPMH (Australia/Indonesia Partnership on Maternal Neonatal Health) tentang kesehatan ibu dan anak. Di sela-sela sidang KTT ASEAN November 2011 di Bali. Ban Ki Moon yang menyampaikan apresiasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas pelayanan Puskesmas yang dinilai cukup berhasil. 16.

administrasi dan transportasi.di Arab Saudi dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi atau di negara sekitarnya untuk membantu pelayanan logistik. tuberculosis. hiperkolesterolemia. 2 buah mobil bus mini coaster. • Kemandirian Bahan Baku Obat a.994 pasien. anti-hemorroid. Pusat informasi ini didedikasikan dalam upaya penelitian penanggulangan dan pengendalian penyakit tular vektor dan reservoirpenyakit. • Saintifikasi Jamu Pada tahun 2011. Penelitian studi pra klinik antimyalgia. Hasil sementara menunjukkan empat formula ini cukup baik untuk megobati empat jenis penyakit degeneratif. pemetaan kasus diare yang disebabkan rotavirus. strategis dan jangka panjang bagi keberhasilan pembangunan kesehatan. pemetaan dan karakterisasi molekular bakteri M. Klinik jamu medik di 12 Rumah Sakit Pendidikan yaitu di RSU SanglahBali. Klinik Saintifikasi Jamu HortusMedicus. Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) ditingkatkan jumlah tempat tidurnya dari 40 tempat tidur di tahun 2010 menjadi 70 tempat tidur tahun 2011. saintifikasi jamu. Satu bus mini coaster dapat mengangkut 2530 jemaah pada kegiatan Safari Wukuf. Puskesmas sejumlah 9. Luaran dari kegiatan ini adalah tercapainya kemandirian penyediaan bahan baku obat artemisinin. penelitian dan pengembangan kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk lebih mengembangkan program penelitian dan pengembangan kesehatan. dan RS Kandau-Manado. anti-dispepsiadan penambah volume ASI. RS Pirngadi-Medan. RS Dr. Untuk meningkatkan akses jemaah haji Indonesia pada pelayanan kesehatan di Arab Saudi.379 pasien. pemetaan dan karakterisasi molekular virus HIV dan AIDS di 8 provinsi. Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan diantaranya. pengukuran dan pengamatan data primer serta penelusuran data sekunder mengenai penyediaan fasilitas kesehatan dan kinerjanya. RS Wahidin-Makassar. RS Syaiful AnwarMalang. Kementerian Kesehatan telah melakukan dan mengembangkan database karakterisasi morfologi dan genetik Stevia rebaudiana. Penelitian yang difokuskan untuk mendukung keberhasilan pembangunan kesehatan pada tahun 2010-2011 antara lain adalah Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes). RS Dr. Dalam kesempatan peresmian Duver.200 kg. anti-kanker. Sardjito-Yogyakarta. menunjukkan jumlah kunjungan rawat jalan adalah 3. juga didirikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver). kegiatan yang dilakukan dalam mendukung saintifikasi jamu adalah: 1. Pada tahun 2010 tercatat 5. telah terjadi peningkatan kualitas dan pemanfaatan program penelitian. asil evaluasi sampai dengan tanggal 11 Desember 2011. dan tahun 2011 berjumlah 16. 5. Kunjungan rawat jalan di BPHI sebanyak 701 kunjungan dan jemaah haji yang rawat Inap di BPHI Mekkah. RS Suraji-Klaten. pemetaan dan karakterisasi molekular virus dengue. disediakan 40 macam jenis obat dengan berat total 1. sehingga dapat memberikan kontribusi mendasar. • Riset Fasilitas Kesehatan Tahun 2011 Riset Fasilitas Kesehatan merupakan salah satu riset kesehatan berskala nasional yang dimaksudkan untuk melakukan 56 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . klinik saintifikasi jamu berkembang sangat pesat dengan jumlah pasien yang meningkat signifikan.183 orang. dan Jeddah adalah 2. • Penelitian Biomolekular Hasil yang telah diperoleh dari penelitian biomolekularadalah pemetaan dan karakterisasi molekular virus influenza termasuk virus avian influenza H5N1. dan penelitian kemandirian bahan baku obat. etalase tanaman obat dan kebun produksi seluas 15. 7. dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi. Dengan studi tersebut akan diperoleh formula jamu yang terbukti aman dan berkhasiat sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. antiosteoarthritis. Pemanis Rendah Kalori dari Stevia Rebaudiana Stevia rebaudianamengandung zat pemanis rendah kalori. dan pengembangan primer diagnostik molekular tuberkulosis metode Loopmediated isothermal amplification (LAMP).137 kunjungan dan rawat inap 173 kunjungan di sektor Mekkah dan Madinah. dan hiperglikemia. hiperurisemia. Artemisinin Sebagai Senyawa Anti Malaria Artemisia annuamengandung artemisinin yang berkhasiat sebagai antimalaria. RS Angkatan Laut Mintohardjo-Jakarta. 6. SoetomoSurabaya. 17. Dari penelitian ini akan diperoleh apakah jamu tersebut dapat menimbulkan efek toksik pada hewan uji. Pada tahun 2010 sebanyak 63 dokter serta tahun 2011 sebanyak 60 dokter telah mengikuti diklat saintifikasi jamu. Dari tahun ke tahun. • Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) dan Atlas Vektor Pada tanggal 14 September 2011 telah diresmikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) di Salatiga. Untuk pelayanan kesehatan jemaah haji tahun 2011. RS Persahabatan-Jakarta.148 dan laboratorium klinik mandiri pemerintah dan swasta sebanyak 888 laboratorium. penelitian biomolekular. antihemoroid. telah diterbitkan pula “Atlas Vektor Penyakit di Indonesia”. kebun penelitian. RS Kanker Dharmais-Jakarta. Sejak dicanangkan pada tahun 2010. aphrodisiakadan hepatoprotektor. Selain pelaksanaan penelitian. Selain itu. sehingga tersedianya bibit terstandar. RS Dr. Riset dilakukan di seluruh Rumah Sakit Pemerintah sejumlah 684 Rumah Sakit. tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengadakan 9 ambulans sehingga total ambulans berjumlah 44 buah. 4. sehingga dapat dipakai acuan untuk menentukan dosis jamu dengan uji klinik. 2. Diklat dokter saintifikasi jamu untuk menghasilkan dokter dengan kompetensi di bidang penelitian dan pelayanan jamu. 3. Suharso-Solo. Madinah.85 Ha. Pengembangan mutu dan jumlah sarana dan prasarana yang ada di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu dengan membangun laboratorium terpadu 3 lantai. Penelitian studi observasi klinik anti-obesitas. Telah dilakukan pengembangan teknologi dan perkebunan Artemisia annuaseluas 2 Ha dengan melibatkan lintas sektor terkait.

partisipasi kementrian kesehatan pada kegiatan nasional dan internasional Guna mewujudkan akselerasi pembangunan kesehatan khususnya di kawasan kepulauan dan daerah terpencil. lintas alam di Sentul. Kementerian Kesehatan melakukan sejumlah kegiatan. Masih ditemui kekurangandalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang harussegera diperbaiki. Kementerian Kesehatan juga harus memberikan perhatianyang besar bagi terciptanya tata kelola kepemerintahanyang baik.500 peserta dari seluruh Indonesia. Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/ kota. dan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang bermutu merupakantantangan tersendiri penutup Pembangunan Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 telah berlangsung selama dua tahun. dan bentuk pemerintahan dengan dua tingkat otonomi yang terdiri dari 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota. Seperti venue cabang olahraga Paralayang di Puncak. peningkatan status gizi masyarakat. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 57 . dan KB. perencanaan pembangunan kesehatan paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). PONEK. • TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kementerian Kesehatan bermitra dengan TNI dalam kegiatan TMMD sejak tahun 1980. sepertiperilaku hidup bersih dan sehat. Empat prioritas utama kegiatan ini adalah peningkatan kesehatan ibu. dan efisien. Selama Pertinas SBH ini. serta sumber daya kesehatan yang masih terbatas. Partisipasi Kementerian Kesehatan dalam acara ini berupa pelayanan kesehatan kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan rujukan. bagi Kementerian Kesehatan. pada tahun 2012 Kementerian Kesehatanantara lain akan melakukan langkah-langkah upaya promotif dan preventif. • ASEAN Paragames Dalam rangka mendukung kegiatan ASEAN Paragames di Surakarta tanggal 12-22 Desember 2011. saintifikasi jamu dan kemandirian bahan baku obat. • SEA Games SEA Games ke-26 tahun 2011 dilaksanakan di Jakarta dan Palembang tanggal 11–25 November 2011. pengendalian penyakit menular serta tidak menular dan penyehatan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. dengan tema “Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Siap Menjadi Kader Pembangunan yang Sehat. hotel/wisma. Perkembangan sosialpolitik. serta kegiatan bakti sosial. Kementerian Kesehatan membangun medical center/mini hospital. Pelayanan kesehatan dipersiapkan mulai dari bandara. Jawa Barat. • Perkemahan Tingkat Nasional Saka Bhakti Husada (Pertinas SBH) Pertinas SBH ke IV tahun 2011 dilaksanakan tanggal 25 September-2 Oktober 2011 di Bumi Perkemahan Bongohulawa. Cerdas dan Berkualitas”. Usul. upaya perbaikan gizi terutama masalah stunting.terutama penyakit tidak menular. Untuk menyikapi dan mengatasi berbagai tantanganyang dihadapi. upaya penurunan angka kematian ibu dengan menambah pelayanan PONED. Kementerian Kesehatan telah memanfaatkan kegiatan nasional dan internasional untuk memberikan pelayanan kesehatan bersama lintas sektor terkait. olahraga berkuda di Cinere. Dalam kegiatan internasional ini. terdiri dari petugas medis dan paramedis sport injury. menuju Universal Coverage dengan penambahan tempat tidur khususnya untuk kelas III. letak Indonesia di wilayah yang rawan bencana. efektif. masukan. pembangunan kesehatan masih menghadapi tantangan lain. Bersahabat. Ambulans siap siaga di 11 venues selama 17 hari. akurat. Kepulauan Seribu. diikuti oleh 1. dan kritik dari masyarakatsangat diperlukan Kementerian Kesehatan agar dapatmemberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagirakyat Indonesia. dan medical centreyang berada di provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Kesehatan. Kementerian Kesehatan memberikan dukungan dalam bentuk evakuasi cepat bagi atlet di venue yang lokasinya jauh dari keramaian. suatu keadaan morbiditas dan mortalitas penyakit menular masih merupakan masalah dan pada saat yang bersamaan morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular mulai meningkat. Tantangan Pembangunan Kesehatan Tantangan dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Indonesia adalah wilayah Indonesia yang luas dengan 17 ribu pulau. • Sail Wakatobi-Belitung Sail Wakatobi-Belitung adalah kegiatan kelautan internasional yang diikuti oleh para pecinta maritim dari seluruh dunia. jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 230 juta jiwa tersebar tidak merata dengan budaya yang beraneka-ragam. Provinsi Gorontalo. Selain itu. Berbagai terobosan telah dilakukan untukmeningkatkan akses masyarakat pada pelayanankesehatan yang bermutu. Jampersal. yaitu beban ganda penyakit. serta open water swimming di Pulau Putri. Dukungan dan kerja sama dari seluruhjajaran kesehatan dan jajaran lintas sektor di tingkat Pusatdan Daerah beserta seluruh lapisan masyarakat sangatdiharapkan bagi terwujudnya visi Masyarakat. Dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan jugadihadapi tantangan berupa masih adanya stigmatisasidan diskriminasi terhadap penderita penyakit tertentu di masyarakat dan perlunya ditingkatkan pemahamanmasyarakat tentang berbagai aspek kesehatan. peningkatan penggunaan teknologi informasi di berbagai aspek pelayanan kesehatan. dan Sumatera Selatan. pelaksanaan manajemen birokrasi yang bersih.18. Kementerian Kesehatan menyiapkan tim medis berjumlah 25 tim. pencegahan dan pengendalian penyakit. keterbukaan. venues. bayi dan balita. Jawa Barat. Selain itu.

58 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di Belantara Tropis Oleh: Hikmandari dan Udiani. Fotografer: Anitasari dan ADM Tangkudung EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 59 .

Sungai Kahayan tak ditinggalkan. Pada 2002. seperti saluang. bersama rombongan menteri dan pejabat lain. Sukarno.564 km2. baung. Palangka Raya tumbuh. Sejak itu roda alat berat terus bergerak: jalan. sementara ikan sungai. Berikut cuplikan data tentang sarana dan tenaga kesehatan serta beberapa indikator kesehatan masyarakat.000 orang telah berkumpul di Kampung Pahandut sejak subuh. listrik. dan jalwat serta buah-buah tropis menjadi santapan utama warga. Meski demikian. ∞ 60 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .089 km2 atau rata-rata 14.212. Palangka Raya. orang nomor 1 ini meletakkan tiang pembangunan pertama ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. dan sarana kota lainnya bermunculan. tepat tanggal 17—angka istimewa bagi warga Kalimantan Tengah—sekitar 12. Transportasi air tetap bergantung pada surut pasangnya sungai sepanjang 250 km ini. provinsi terluas ketiga di Indonesia ini berkembang dari 8 kabupaten menjadi 13 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 153. saluran air.7 jiwa/ km2. Tepat pukul 10. Wajah penuh harap dan syukur itu menunggu kedatangan presiden mereka. Jumlah penduduk : 2. lais. Kalteng mekar.Kalimantan Tengah dalam Angka Pertengahan Juli 1957. sanggang.

9) Dokter spesialis 6 (3) Dokter gigi 10 (3.000 kel.n Sarana kesehatan yang dimiliki: Rumah sakit: 17 unit Puskesmas : 178 unit (Rawat inap 115)Pustu: 985 Posyandu : 2304 n Tenaga kesehatan: Dokter 40 (ratio Kalteng: 18. hidup AKB: 30 per 1. hidup Penemuan TB Paru 28% AKMalaria 10 per 1.6) Perawat 117 Bidan 100 (60) Gizi 22(11.000 penduduk Balita gizi buruk 4% Balita gizi kurang 13% EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 61 .8) n Indikator kesehatan masyarakat: AKI: 228 per 100.000 kel.

Kepala Puskesmas Bukit Hindu. Hutapea. akan menemukan lapangan bakti yang mulia sekali” (Tjilik Riwut) Bidan Tety Anggela (depan. Belum lagi berbicara tentang kekayaan alamnya. baik yang di permukaan maupun di dalam bumi.Mengayuh hingga “Barigas” “Mereka yang cinta karya. hanya daerah itu yang dianggap memiliki pembangkit listrik andal: bekerja selama 24 jam sehari. terutama bila menilik kondisi kesehatan di provinsi bungsu dari keempat provinsi di Kalimantan ini.” tutur Lutfil Aman sembari mengingat perjalan yang ditempuhnya sehari semalam seluruhnya lewat sungai itu. yaitu puskesmas Bukit Hindu. dan 365 hari dalam setahun. con amore.. Bila dirata-rata. Menurut dokter Rhizall M. atau program membangun dan memelihara desa yang mengikutsertakan semua pihak. berkah juga bisa menjadi kutuk untuk pihak lain. Namun.” tutur dokter Rian. Namun. Pasalnya. saya perlu biaya untuk bahan bakar speedboat saja Rp3 juta lebih. Itu pun sebagian terpusat di kota. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Namun. mencapai kesenangan bekerja di Palangka Raya. pusat rujukan rabies untuk seluruh provinsi. walaupun itu berarti kami harus menempuh medan yang berbahaya.. kecuali Kabupaten Kapuas. Tety Anggela. 7 hari seminggu. Kota Palangka Raya. tiba-tiba Anda lihat di dalam hutan sana ada satu keluarga yang belum terkunjungi. keluasaan itu tentu sebuah berkah. Ia mewakafkan sepetak tanah miliknya untuk digunakan sebagai polindes. Penduduk negeri ini kurang dari seperempat penduduk Jabotabek di siang hari. “Untuk mengantarkan satu set dental kit ke Mendawai Kasongan. Demikian pula dengan minimnya infrastruktur. ketika Anda memutuskan untuk memutar haluan kapal hendak pulang.23 juta jiwa. ucapan itu masih relevan. 30 hari sebulan. taman nasional. Bukan hanya prakarsa pribadi. Bagaimanapun. “Menurut target. gula tak selamanya mengundang semut. kepadatan penduduk Kalteng hanya 14 jiwa/km2. Kalimantan Tengah adalah daerah mahaluas dan kaya raya. dinas kesehatan dengan ditopang pemerintah daerah agaknya juga telah berupaya menyediakan layanan kesehatan yang layak. sebagaimana dituturkan oleh dokter ADM Tangkudung. apalagi di tingkat kecamatan. ia pun terjun mengelola polindes itu dan menggerakkan warga di sekitarnya untuk menjadi kader yang siap bekerja. Di kabupaten lain. Salah satunya adalah adalah program PM2L. Kami hanya memberikan hak mereka atas kesehatan. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kes.. rata-rata pembangkit listrik masih menggunakan PLTD yang tidak bisa diandalkan untuk penyimpanan vaksin. bayangkan. M. Letak penduduk yang terpencil dan medan yang teramat luas dan sulit memang merupakan hambatan utama para 62 petugas kesehatan. Provinsi ke17 ini hanya bisa dikalahkan oleh Provinsi Papua Barat dan Kalimantan Timur dalam hal luas wilayahnya. Buat kita yang berada di daerah-daerah berpenduduk padat. angka bisa menjadi sesuatu yang relatif. Angka pun menjadi relatif Dalam kondisi semacam ini. panggilan Kadinkes Prov Kalteng di atas. Mereka akan menemukan lapangan karya yang luas sekali. Ketika itu Lutfil menjadi pengelola proyek DHS (Decentralised Health Service) 2. hanya ada satu saat ini. Tapi. agaknya juga tak berhitung berapa angka rupiah di koceknya. dan hutan konservasi bekerja menyuplai gas kehidupan untuk dunia. termasuk listrik. yaitu sekitar 2. kemudian beranak pinak hingga ke daerah-daerah jauh di pedalaman rimba. mungkin kita sudah berhasil menjangkau jumlah yang ditetapkan. Setidaknya itulah yang dialami oleh petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Seluruh dunia berdecak kagum sekaligus berdebar cemas memandang rimba belantara yang menjadi paru-paru dunia di bumi Kalimantan Tengah. Kecamatan Kahayan Hilir. Belum cukup. Antara kutuk dan berkah Dibanding daerah lain di Nusantara. mantan gubernur sekaligus salah seorang pendiri Provinsi Kalimantan Tengah. ketiga dari kanan) bersama para kader di Polkesdes Mintin Hampir setengah abad sudah kata-kata di atas dilontarkan Tjilik Riwut. Sejalan dengan dr Rian. seorang bidan sekaligus kepala Poskesdes Mintin. di sinilah hutan lindung. dan sebagian lain tersebar mengikuti arus Sungai Kahayan yang membujur sejauh 250 kilometer. Apa yang mesti kita lakukan? Apa iya mereka akan kita tinggalkan karena toh target sudah terpenuhi?.

kesehatan. atau di atasnya. Rendahnya persalinan oleh tenaga kesehatan berujung pada angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. berkaca pada daerah lain dengan prasarana yang jauh lebih lengkap. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng) Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 63 .Puskesmas Keliling Dalam satu tahun. ADM Tangkudung. merupakan suatu kebijakan (lihat: “Bukan Sekadar Melayani. Itu sebabnya Kalteng kini berjibaku untuk membangun infrastruktur. 17. masyarakat hendaknya mengutakan upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatannya. ∞ dr. “Selain itu. termasuk hipertensi. Dan beruntung. Dari hasil riset kesehatan dasar. Belum selesai di situ. akan diprioritaskan pembangunan beberapa desa di beberapa kabupaten.” tuturnya. M. Di samping itu ada pula usaha untuk menambah tenaga kesehatan dengan mendirikan sekolah kedokteran dan STIKES.” Keyakinan itu memang beralasan bila melihat kondisi sarana prasarana di Kalteng. Namun. Kali ini bukan ke-17 Segala upaya tersebut sudah seharusnya dilakukan.Kes. Mudah-mudahan kayuh itu tak lapuk hingga Kalteng Barigas. bukan pada angka istimewa yang kerap dikaitkan dengan provinsi ini. bagaimanapun. Kalteng Barigas sudah dicanangkan. muramnya wajah indikator dasar tersebut masih dibebani lagi dengan penyakit-penyakit tidak menular atau degeneratif . peringkat kesehatan Kalimantan Tengah saat ini berada pada peringkat 22. Gubernur Teras Narang tak menyangkal buruknya kondisi kesehatan di wilayahnya. termasuk di bidang kesehatan. Kalteng telah menyaksikan keberpihakan itu. tapi Memihak”). Kalteng juga dinyatakan sebagai daerah endemi malaria di samping baru-baru ini juga berada dalam situasi KLB DBD. “Saya percaya pembangunan infrastruktur akan berdampak pada akses kesehatan yang lebih mudah.

” Menurut Rita. mengatakan bahwa pada dasarnya penduduk memang sudah mempunyai kebiasaan memakai kelambu. “ada sebagian masyarakat yang percaya bahwa kelambu dapat menangkal ‘ilmu-ilmu’. Menyelesaikan masalah malaria memerlukan kerjasama semua pihak. pengelola program Global Fund untuk Malaria. Global Fund Penanganan malaria di Kalteng didukung oleh Global Fund sejak 2010. Padahal ini salah satu langkah penting dalam program yang lengkap. Selain yang didirikan oleh pemerintah. tambahnya. ada Posmaldes. yaitu Posmaldes Pangkalan Tiga. Posmaldes (Pos Malaria Desa) menjadi tumpuan di daerah yang sulit dijangkau. daerah endemis malaria yang cukup tinggi. dan hasilnya senantiasa dimonitor. Jadi malah senang kalau sekarang diberi kelambu berinsektisida. Lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Tentunya pengendalian faktor risiko termasuk pengelolaan pertambangan dan perkebunan akan lebih dapat dilaksanakan dengan baik. masyarakat menyukai pemakaian kelambu. yang dinilai berhasil oleh tim monitoring Global Fund. Bahkan. 64 Di Kabupaten Kotawaringin Barat. namun perbaikan keadaan sudah mulai tampak. Ini memungkinkan pelayanan yang lebih terpadu dan lebih terjamin karena didukung oleh sumber daya yang lebih kuat. Meskipun jalan masih cukup panjang. Selain soal kelambu. Sejak itu pula target dan metode lebih ditajamkan. Koordinasi penanganan semestinya semakin ke depan semakin baik. saat ini terdapat sekitar lima belas Polmades juga dididirikan dan dikelola dengan baik oleh LSM. Apalagi Gubernur Kalteng sudah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 19 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria di Provinsi Kalimantan Tengah. “Mereka juga membantu untuk skrining kasus di daerah pertambangan” ujar Rita. peran kader dalam menjalankan aktivitas di Pos Malaria Desa (Posmaldes) juga signifikan.Menangkal “Ilmu” dengan Kelambu Program penanggulangan malaria di banyak daerah terkadang menghadapi keengganan masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida. tak terlalu sulit menyadarkan masyarakat untuk berperan dalam penanggulangan malaria. yang sudah menyatu dengan Desa Siaga. yayasan dan kelompok keagamaan. Rita Juliawaty. Di Kalteng. ∞ Rita Juliawaty (Koordinator GF Malaria) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . baik SDM maupun fasilitas lainnya.

keberanian. meskipun upaya sudah makin besar dan nyata. komitmen. Pastilah lebih rumit. Bagaimana mungkin memberikan potongan kue terbesar kepada seseorang yang tidak meminta. atau sekitar 10 kilometer. “Satu langkah maju. Tak sulit melihatnya dengan kasat mata. Pemihakan yang nyata kepada daerah pedesaan dan daerah terpencil dari sisi anggaran saja masih sulit dilakukan. kebijakan. Hutapea (Ka Puskesmas Bukit Hindu) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 65 . Di China pada tahun sembilan-puluhan. yang terpekur di pojok nyaris tak terlihat. dan rata-rata penduduk pedesaan harus menempuh jarak lima kali lebih jauh dibanding penduduk perkotaan untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan. Menteri peneliti ini selalu menjawab isu disparitas sebagai tantangan yang sangat sadar akan ia perjuangkan. menerapkan keadilan dalam penyediaan pelayanan kesehatan adalah hal sulit di lapangan. yang hadir dengan baju necis dan senyum manis. Disparitas ini juga yang di era Menteri Endang sangat sering diangkat isunya. tetapi memenuhi hak Membicarakan pelayanan kesehatan di daerah terpencil adalah membicarakan keberpihakan. berarti satu langkah lebih dekat dengan tujuan. Dalam banyak wawancara dengan media.” ujarnya tak gentar. Itu pula barangkali yang mendasari penyesuaian visi Kementerian Kesehatan dari Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat menjadi Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. Padahal Riset Kesehatan Dasar sangat teliti mengupas disparitas desa dan kota. dan komitmen untuk mengurangi kesenjangan. teman.Bukan sekadar melayani. Harus diakui. yang mencakup 2. kerabat. hanya 20% dari total anggaran kesehatan digunakan dr Rhizall M. Di Amerika Serikat pada 19992000 dilaporkan terjadi penutupan 228 rumah sakit di daerah pedesaan. disparitas masih menganga di banyak wilayah negeri tercinta. Bahkan bisa jadi tentang berani ‘nyleneh’ dan sedikit gila. bahkan di dunia. menunggu pembagian potongan kue legit anggaran. apalagi menggapai kualitas pelaksanaan programnya. dan bukan omong kosong atau manisnya janji. sahabat. sementara di depan mata. rasio dokter terhadap penduduk misalnya. Di negara maju seperti Kanada saja. namun belum cukup untuk melacak perbandingan alokasi perkotaan dan pedesaan.228 tempat tidur karena ketidak-mampuan daerah mempertahankan pelayanan. Rasanya tak perlu lagi mengulas tentang kesenjangan pelayanan kesehatan di desa dan kota. Laporan Kemenkes yang memperlihatkan tren peningkatan alokasi anggaran APBN untuk daerah cukup menggembirakan. Kata terakhir itu adalah pernyataan verbal politik. di daerah pedesaan hanya separuh dari perkotaan. Di manapun di Indonesia.

Inisiatif sudah banyak direalisasikan. penyediaan sarana rumah sakit bergerak dan dokter terbang di daerah terpencil. pendampingan khusus untuk meningkatkan kemampuan perencanaan kesehatan di daerah bermasalah kesehatan (DBK). dari swasta maupun masyarakat. (Wikipedia. “ini masalah memenuhi hak setiap penduduk atas pelayanan kesehatan. seperti kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. hitunghitungan perencanaan program di atas kalkulator akan kembali ke angka inefisien. serta skema pembiayaan bagi masyarakat tidak mampu melalui Jamkesmas serta pembiayaan persalinan melalui Jampersal. perbatasan dan kepulauan (DTPK). makin jauh. Inverse Care Law Julian Tudor Hart. pada tahun 1971 mencetuskan hukum pelayanan terbalik atau inverse care law yang mendasari terbentuknya sistem pembiayaan kesehatan yang dikenal dengan National Health System (NHS) di negara Inggeris. makin ditinggal. Jadi. di Indonesia sesungguhnya sudah lebih dari itu.” Makin butuh.untuk menopang kesehatan penduduk di pedesaan yang jumlahnya mencapai 70% dari seluruh populasi.” Jika di Inggeris kemudian lahir NHS. Kalau tidak. Sumber daya kesehatan cenderung lebih melayani golongan yang sebetulnya lebih berdaya. untuk memenuhi hak kesehatan para penduduk di daerah terpencil. perlu keberanian. yaitu masyarakat di perkotaan dan golongan ekonomi kuat. Ryan Tangkudung. alokasi dana khusus untuk operasional Puskesmas melalui skema bantuan operasional kesehatan (BOK). Angka semacam itu sudah tak mengagetkan lagi saking lazimnya berada di paparan statistik negara seantero dunia. Dalam kalimat Hart: “…operates more completely where medical care is most exposed to market forces.” ∞ 66 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Hukumnya berbunyi: “The availability of good medical care tends to vary inversely with the need for it in the population served. bukan semata melayani. Rural Health). Padahal. seorang dokter Inggeris. and less so where such exposure is reduced. Kementerian Kesehatan menggulirkan lebih lima program untuk mendorong pelayanan dan pendekatan akses pelayanan kesehatan: program khusus pembangunan daerah terpencil. selain kemauan berpikir out of the box dan dukungan politik yang kuat. yang maju maupun berkembang. baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Makin sulit.

serta pilihan pelayanan kesehatan secara tradisional. benar. aksesibilitas dan kualitas. advetorial dan lainnya. semakin besar peluang informasi di buka. baik untuk kepentingan pencegahan maupun pengobatan. Pedoman pengelolaan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) merupakan revitalisasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang dijadikan acuan dalam pengembangan pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat setempat. TRADITIONAL MEDICINE. Selama ini masyarakat diarahkan untuk memelihara kesehatan secara mandiri sebagaimana visi kesehatan “Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan”. ight to know Day atau Hari Hak Untuk Tahu diperingati setiap tanggal 28 September. Kewajiban badan publik yaitu menyediakan. Media-media dalam penyampaian informasi yaitu pamplet. . Aksesibilitas yaitu apakah masyarakat dapat memperoleh informasi tersebut? dan untuk kebutuhan apa ? dan yang terakhir adalah kualitas apakah informasi yang disampaikan itu bermanfaat. Semakin sering informasi diminta. Keterbukaan informasi dipengaruhi oleh tingkat aksesibilitas informasi yang tinggi. misalnya data yang diinginkan th 2010. Juga sebagai penguatan dan kontrol kebijakan.2011 Kolasi 122 hlm. untuk meningkatkn kesadaran global dari individu untuk mengakses infoemasi pemerintah dan juga untuk mempromosikan akses informasi yang mengacu pada Hak Asasi Manusia. Keterbukaan informasi publik bukan hanya memberikan informasi tetapi juga sebagai kontrol masyarakat terhadap badan publik. Subyek 1. Dalam perkembangannya masyarakat mempunyai alternatif dalam memelihara kesehatan. Semakin beragam media yang digunakan tentunya beragam juga yang mendapatkan informasi tersebut. MEDICINE HERBAL EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 67 . ∞ RESENSI Impresum Jakarta.KOLOM Keterbukaan Informasi Publik Salah satu tugas humas yaitu memberikan informasi. baliho. Jangan tunggu banyak permintaan baru kita mencari informasi tetapi perbanyaklah informasi sehingga kapanpun di butuhkan informasi sudah siap disampaikan ∞ (Yn) Pedoman Pengelolaan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sehat adalah harapan setiap orang dan merupakan hak azasi setiap warga negara Indonesia. diberikan data 2008. Keterbukaan informasi harus tersedianya empat unsur yaitu ketersediaan. seperti daerah terpencil perbatasan dan kepulauan serta di daerah bermasalah kesehatan. semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula kita mengetahui segala sesuatunya. terutama di daerah yang sulit mendapat akses pelayanan kesehatan. tentu dalam hal ini kurang bermanfaat. Tujuan diterbitkannya pedoman ini juga merupakan salah satu upaya dalam mempercepat pembangunan kesehatan. website. Di antaranya dengan cara memanfaatkan pelayanan kesehatan konvensional. dan menerbitkan informasi publik yang akurat. Dari segi pelayanan bagaimana pemberi informasi itu apakah sudah mempunyai SOP (Standar Operasional Presedur). Sama hal dengan informasi. khususnya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). pelayanan. Dengan pedoman ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas/pengelola program dalam memberikan pelayanan kesehatan tradisional ramuan yang bermutu di masyarakat. Diharapkan dengan keterbukaan informasi publik masyarakat berhak untuk tahu tentang informasi apasaja yang dapat menuju bangsa yang cerdas. 16 x 24 cm. Siapa saja berhak mendapatkan informasi yang diinginkan.. 2. Ada pepatah lama mengatakan membaca adalah jendela dunia. PLANTS MEDICINAL. Tujuan adanya Hari Hak untuk Tahu. memberikan . tidak menyesatkan dan membangun sistem informasi dan dokumentasi serta membuat pertimbangan tertulis atas kebijakan yang diambil terkait pemenuhan hak atas informasi publik. ilus. Ketersediaan berarti kita sebagai seorang humas harus terus mengisi informasi itu update-ting. menerapkan gaya hidup kembali ke alam. iklan. 3. Kementerian Kesehatan RI. Ditjen Bina Gizi dan KIA. . Berkaitan dengan UU no 14 tentang keterbukaan informasi publik. HERBS.

Amd. Banjarnegara. No HP : 08131363XXXX Agus Sulistianto. Propinsi Jawa Tengah. Sumba Timur.03 Desa Ngawi. SKM Pustu Permunas Bukit Merapen. Kota Bekasi. No HP : 08521055XXXX Dr. KR Sahid No. kode pos dan nomor telepon yang mudah dihubungi). HP : 08131721XXXX Juarnengsih. 01. Kaltim Teguh Sulistyono. 20. SKM Puskesmas Kalibening. UPTD Puskesmas Jambu Jl. dan Ricardo Indra (Telkomsel). Rasuna Said Blok X5. 002/06 Kel. Dian Anggraeni (Konsultan PR).Mediakom raih Silver Winner Pada acara Hari Pers Nasional yang digelar oleh komunitas dan insan pers Indonesia di Jambi. 106 Samarinda Seberang. Apa yang dimaksud dengan Jampersal (Jaminan Persalinan)? 2. Gedung Kemenkes Jl. Kode Pos : 17131.Sos. Propinsi Bangka Belitung 33123. Ndang Sutisna (Adwork Euro RSCG). 08123660XXXX Rosnaniar. 05 Rw. Kota Pangkalpinang. InMA dan IPMA 2012 diadakan untuk memberikan apresiasi atas karya kreatif sampul muka majalah internal dan media cetak Indonesia terkait dengan isi majalah. 10 Pemenang MediaKuis masing-masing akan mendapat hadiah t-shirt dari Mediakom. 05 Rw. Daniel Surya (DM IDHolland Singapura). Jatim 63251. Hadiah pemenang akan dikirim melalui pos. Jatim 62155. kecamatan Trucuk. Jawa Barat 40141. mengatakan bahwa “Kata-kata memang masih sangat penting. Telp. Raya Km. Acara yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) itu mengadakan pemilihan “Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) dan Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2012”. NTT 87113. No. Kav.Kes Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. Lamadukeleng. M. 002/06 Kel. Kec. PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXII OKTOBER 2011 Ana Ikhsan Hidayatulloh Kampung Urur Rt. RT. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur.id Fax : 021 . Swasta. Prof. 7 Februari 2012. S. Jl. mendapat dua penghargaan untuk kategori government. Perusahaan Multi Nasional. Hp. tapi grafis sudah lebih penting dan grafis bisa menggantikan fungsi kata-kata”. Dewan Juri untuk InMA adalah Oscar Motuloh (Antara). S. S. BUMD. HP. Kelurahan Bukit Merapin. Jl. 02. Jl.IP Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. provinsi. dr Puskesmas Trucuk. kota/kabupaten. Jawaban dapat dikirim melalui: Email : kontak@depkes. Soeprapto No. Award diserahkan langsung oleh Dewan Pers kepada Pemred Mediakom.A Rotinsulu .Dr. Apa tujuan dari program Jampersal? 3. selaku Ketua Panitia. Puyuh Raya No. The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Ajang InMA Award 2012 diikuti 67 entri majalah dari 19 lembaga kategori Lembaga Pemerintah. Kec/Kab. Propinsi Jawa Barat 46252.Si. Jakarta Selatan Jawaban diterima Redaksi paling lambat minggu keempat bulan Maret 2012. Kabupaten Ciamis. dr Puskesmas Kampung Baka. Jampersal dapat diperoleh di mana saja? Kirimkan jawaban kuis dengan mencantumkan biodata lengkap (nama.40 Bandung. Dahlan Iskan. Pejuang. Banjarnegara. Pejuang. berlangsung di Ballroom Hotel Novita Jambi. Indah Musyiatun Da. Ngawi Prop.Kep Puskesmas Ngawi Purba. Kab. Kota Bekasi. Mediakom. Jln. Apt. Ngawi – Cepu Km.. 08133534XXXX PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXIII DESEMBER 2011 Lova Irgianty. Nama pemenang akan diumumkan di Mediakom edisi XXXV April 2012. Mediakom menerima penghargaan “Silver Winner” sebagai majalah dengan tampilan cover terbaik. HP : 0899792XXXX. Medan Staria. 246 Rt. Ibnu Hamad (Universitas Indonesia). No HP : 08574737XXXX Eva Gustini. HP.Bukit Jarian No. Jl.go. R. 4-9. Kode Pos : 1713.22 Waingapu.H. Raya semarang Magelang Km 3 Jambu Kab. 14 Ngluwer Magelang Jateng Evy Dhamayanti. 20. 022-203XXXX Ursula Uba Tupen RSUD Larantuka – Kab. Medan Staria. MPH. Kuis ini tidak berlaku bagi Keluarga Besar Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI. Kec. 08574949XXXX Irfan Saepulloh RS Paru Dr. Jl. Semarang 50663 Sri Purwantiningsih Puskesmas Ngluwar. 021-887XXXX. Jln. HR. 02. BUMN. Perguruan Tinggi. masing-masing untuk cover Mediakom Edisi 31 bulan Agustus 2011 dengan cover Potret Anak Indonesia (membahas Hari Anak Nasional) dan Mediakom Edisi 33 bulan Desember dengan cover WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian) dan Reformasi Birokrasi.52907421 Pos : Pusat Komunikasi Publik. Kabupaten. Monika. 08129222XXXX 68 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Desa Pusakasari. yang ikut berpartisipasi pada acara ini. alamat. Flores Timur – NTT. kabupaten Bojonegoro. RT. MEDIA KUIS 1.

Ia tersadar. ada kesempatan untuk memperbaiki diri. tapi harus ku jalani. Di sinilah sebenarnya ujian pengendalian diri. dan hilangnya interaksi sosial. sebelum ajal tiba. pria maco dan perlente ini. Karena banyak kesenangan yang harus dikurangi bahkan ditinggalkan. tentu terasa lebih berat ditinggalkan. lebih sulit bila tidak melakukan pengendalian diri. menambah pembantu. Setiap pagi. mengapa tidak olahraga sejak dulu. terpaksa terbaring lemah di rumah sakit selama 15 hari. “Biarlah sakit. di samping Karunia Tuhan. menyelesaikan proyek dan urusan-urusan lain. setelah stroke menyerangnya. dan bugar. olahraga teratur. jalan tak lagi dipapah. Kegagalan seperti ini yang sering menyebabkan orang menjadi putus asa. Tentu. bahkan sulit. tekad. ia berusaha untuk sembuh dengan menjalani pola hidup sehat. berganti dengan makanan tak ada rasa. olahraga merupakan kegiatan yang sama sekali alfa dari kehidupannya. dan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. mengapa hidup harus mengekang kesenangan?” ujar Muis perokok yang gagal berhenti. sebuah ungkapan penyesalan yang tak berguna lagi. di lingkungan rumahnya. kemudian kumat lagi dan begitu seterusnya. Begitu sembuh mulai merokok lagi dengan berbagai alasan yang menyertai. membayar hutang. Seperti diakui Siagian. sering kali baru sadar setelah pukulan berat menerpa.LENTERA Pengendalian Diri Oleh: Prawito Siagian (45). Siagian tak lagi menyeret kaki atau pincang. Sungguh terasa berat. yang penting senang. Bila demikian. Maka. Tuhan masih sayang. kata kuncinya pengendalian diri untuk menempuh pola hidup sehat. Apakah kita akan sukses atau gagal. etelah serangan. yakni berhenti merokok. Seperti tak ada bekas terkena serangan stroke. karena sulit untuk mengangkat. Sebuah ungkapan betapa sulitnya mengendalikan diri. Dan ia pun melakukan perubahan pola hidup yang paling drastis. Tak peduli. Sesulit-sulitnya upaya pengendalian diri. Akhirnya. Belajar dari kisah Siagian. tapi pilihan. sebelum serangan jantung terjadi ?. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 69 . pengendalian diri. Belum lagi biaya ikutan lain dengan kelumpuhannya. Keberhasilan Siagian sembuh kembali. Siagian berolahraga dengan berjalan kaki. Memang. walau masih pincang. Tampak sehat. Kaki harus diseret. walau harus berlatih jalan dengan dipapah. Ia berguman. Semua bergantung pada kekuatan. mengapa pengendalian diri itu terjadi setelah serangan stroke? Bukankah pengendalian diri akan lebih baik sebelum terserang sakit? Itulah manusia. dan penyakit bertambah parah. olahraga rutin bukan perkara mudah. berganti dengan serba rebus dan olahraga secara teratur. dan kesungguhan untuk hidup menjadi lebih sehat dan lebih baik. hujan atau bercuaca cerah. Apa yang disampaikan Siagian. menggaji karyawan. sulit. Ia mampu mengendalikan diri dengan baik. menghindari makanan berlemak. Tak ada keluhan yang keluar dari mulutnya. “Aku harus sanggup melawan kesukaan makanan berselera tinggi.” ujar Siagian lirih. Ya. Sebagai kontraktor yang selalu berfikir bagaimana mendapatkan uang. dan sulit. sebelum serangan jantung tersebut. Memang tidak mudah. pola hidup tidak sehat. sehingga berakhir dengan keputusasaan. Hanya sayang. serangan stroke telah terjadi. silahkan memilih. di kala berbincang dengan keluarga maupun tetangga. Ia terkena serangan jantung yang tak diduga sebelumnya. seperti harus menggunakan sopir. berarti gagal melakukan pengendalian diri. akhirnya bertambah parah penyakitnya. Apalagi selama ini. Menyelusuri gang demi gang. membawa kendaraan sendiri. Untung. Kini. biaya pengobatan dan hilangnya waktu produktif terbuang percuma. dan semua aktivitas kebutuhan dirinya memerlukan bantuan orang lain. Makan sesuai kebutuhan. Padahal. Sebab. ketika masuk ICU rumah sakit. Bukankah kita sering melihat orang yang merasa kesulitan untuk berhenti merokok? Terkadang berhenti merokok. Seiring berjalannya waktu. Terkadang ditemani istri tercinta. Mereka terpaksa berhenti merokok. Hidup ini bukan paksaan. Separo tubuhnya lumpuh. kemudian berakhir dengan kesehatan. kebugaran. Ia tetap berolahraga. telah abai terhadap pola hidup sehat. Apalagi kesenangan yang sudah menjadi hobi. Ia sudah bisa berjalan kaki normal seperti sedia kala. untuk sembuh kembali. bibirnya menyon. mereka tetap merokok. segar. mengendalikan diri itu susah. terkadang sendiri. gerimis. juga karena pengaruh pengendalian diri yang kuat. Olahraga terus dijalaninya.

bagaimana mempersiapkan diri. “buktinya bisa”. Hati pun bertanya-tanya. Tentu saya tidak banyak protes karena dipindahkan ke tempat yang lebih baik. karena tempat duduk di kelas ekonomi sudah diborong rombongan lain. Karena pada suatu saat titipan akan kembali kepada sang pemilik sesungguhnya. buah-buahan. di Bandara SukarnoHatta Jakarta. Maka. Ada harga ada rupa. handuk hangat pembasuh muka. bersamaan dengan tujuan Solo beberapa saat yang lalu. tak masalah. tetap. saya bersyukur dan senang sekali mendapat pelayanan prima. Dari dua kisah “entah mengapa” di atas. berlindung. Bila menemui kesulitan. menjadi lebih kuat. sebagai bukti atas kelemahan dan sekaligus ketidakberdayaan mengantisipasi kejadian sebelumnya. bermental baja. Entah mengapa. Ia juga akan memiliki kesiapan mental menghadapi berbagai kemungkinan kejadian. pelayanan prima memang mahal. segunung harta. selain Yang Maha Kuasa. kami harus naik pesawat berikutnya. Wah mahal banget. Setidaknya. ∞ engalaman baru naik pesawat kelas bisnis. 70 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . NTB. dan seluruh pontensi yang ada. Untuk kasus terakhir. karena kelas ekonomi penuh. selalu berserah diri kepada-Nya. Yah. dengan segudang ilmu pengetahuan. dan setumpuk kekuasaan. Setelah minta penjelasan petugas. dan perkiraan. telah menjadi catatan sejarah kehidupan seseorang. ternyata penerbangan tujuan Yogya sudah berangkat. Kami hanya mendengar pengumuman keberangkatan tujuan Solo dan Makasar. air putih dan penawaran tambah minum yang diinginkan. ia tetap saja lemah dihadapan Yang Maha Kuasa. yakni: setelah mempersilahkan duduk. tak serta merta membusungkan dada. Baik kejadian yang menyenangkan yang ingin terus berulang dengan banyak versi. kelas ekonomi penuh dan kelas bisnis hanya bertiga. di ruang tunggu Bandara Lombok. Ketiga. Mereka tetap menyandarkan berbagai prestasi dan kelebihan merupakan milik-Nya. awal Desember 2011. penawaran minum teh atau kopi. Kesadaran ini akan membentuk pribadi yang rendah hati. dan berbagai bentuk kemuliaan. dan bermohon kepada yang tak pernah berakhir.. tua atau muda. termasuk saya. Betapapun hebatnya manusia. Kembali Oleh: Prawito Penyajian makanan dan minuman oleh pramugari satu paket langsung selesai. karena hanya 3 pramugari melayani ratusan penumpang.. penerbangan kali ini nggak jauh beda dengan kelas ekonomi. Setelah semua penumpang naik. saya ternyata diminta pindah ke kelas bisnis. Namun. Baik di kala senang atau sedih. Nah.Entah mengapa.. Mbak Yuni. Kedua. selalu bersandar kepada-Nya.. Temanteman menyepakati saya yang naik di kelas bisnis. apapun kejadiannya.. ia akan tetap kokoh menghadapi. kemampuan. ia tak merasa hebat dan besar kepala. pelayanan jauh lebih baik dibanding kelas ekonomi pada umumnya.! Tentu. “ Kok bisa ya”. Ternyata. Sekurangnya ada 10 kali pelayanan pramugari kepada penumpang.!. Setelah menemui petugas. handuk penutup meja. orang yang sadar akan kelemahan diri akan menjadi lebih waspada. Bandingkan dengan kelas ekonomi. 30 menit sebelum keberangkatan. langsung mendapat pilihan minuman dingin. agar tak terulang kembali. Padahal kami sudah berada di ruang tunggu. Manusia hanya mendapat titipan sementara. KepadaMu hamba berlindung. maka satu penumpang harus naik kelas bisnis dengan tambahan biaya dua kali lipat kelas ekonomi. jabatan. sama-sama tidak mendengar pengumuman petugas yang mempersilahkan penumpang naik pesawat tujuan Yogyakarta. kemudia ia berdoa: “Kabulkan semua harapan dan cita-cita hamba. umumnya berusaha dan berdoa. Seluruh pelayanan itu disajikan bertahap satu per satu. terbayang pelayanan kelas bisnis sebelumnya. Harta. kaya atau miskin... Luar biasa. sambil berkata hayo lho. Sebab.. merasa lemah di hadapan Yang Maha Kuasa. Setelah berikhtiar dengan sekuat tenaga. ia sangat yakin tak ada sandaran yang lebih tahu dan lebih kuat. serta kisah lain yang berbeda. Dengan demikian. secara tiba-tiba saya mendapat panggilan untuk menemui petugas di pintu masuk pesawat. dalam hati berbisik. teman yang bertugas ke Kalimantan berkomentar. terbang besama Garuda menuju Jakarta. sabar dan bila mendapat kemudahan dan prestasi. Nyaris pelayanan selama penerbangan. ada apa? Sementara teman-teman yang lain bersorak-sorak. sukses atau terpuruk. dan tahan dengan berbagai tekanan dan ujian? Sekurang-kurangnya ada tiga unsur yang harus terus melekat dan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari. hamba meminta pertolongan. dan berserah diri”. paket kue. walau membayar dengan harga ekonomi. akan segera berakhir seiring dengan berjalannya waktu. kami bertiga yang akan terbang menggunakan pesawat Garuda. maupun kejadian yang tidak menyenangkan. pilihan bacaan majalah. kemewahan. kepada-Nya ia kembali dan berserah diri. Pertama. akhir Desember 2011. baik suka maupun duka. Ternyata.hayo lho. Sementara kelas bisnis satu pramugari melayani tiga penumpang. Ia sadar banyak kejadian di luar kemauan. Singkat cerita. Kejadian “entah mengapa” itu. satu paket layanan borongan. pikiran. ia bersandar. pilihan bacaan koran. Kami bertiga hanya tertawa. Sekalipun berbagai prestasi disandangnya.

glamor dan berbiaya mahal. Bila hanya mampu. sebaiknya urungkan saja. hanya berbekal sepucuk surat bertuliskan “ Saya tak akan menjemput Anna lagi hari ini. Bila hanya untuk konsumtif. terlilit hutang dan penindasan orang dzalim. Dalam hitungan bulan. Setelah uang habis. dibayar dengan menggunakan sebagian gaji bulanan yang diterima. penting atau tidak. harus menjauhkan bentuk kemubaziran atau berlebihan. walau tekor”. apakah hutang yang dilakukan itu benar-benar perlu ? Jika tidak perlu. Tolong jaga Dia baik-baik. tega meninggalkan Natasha. Hidup berpenampilan wah. keluarga. ada baiknya hidup hemat dan bersahaja. walau banyak kemudahan untuk berhutang. memang tidak dilarang. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 71 . Selain berikhtiar agar tidak terlilit hutang. bahkan pernah berada di posisi 25 negara dengan pendapatan perkapita tertinggi versi IMF tahun 2009. Maaf”. Sehingga. mungkin banyak yang mampu. Ery. Belajar dari dua kasus di atas. 45 tahun. artinya: Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih dan gelisah. Bahkan. kegetiran itu masih akan terus berlangsung. berusia empat tahun yang ditinggal ibunya. sudah berkeinginan kuat untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting. Hutang. karena tidak mampu merawatnya. bahkan pailit. Mengapa tiba-tiba menjadi krisis ekonomi ? Hutang. khususnya Yunani. Pertimbangkan tujuan berhutang. yang jatuh tempo pada Maret 2012. Jadi agar tidak terlilit hutang. bocah dua tahun di rumah panti asuhan Antonius begitu saja. Tak ada uang. Yunani pernah makmur. akibat dampak krisis ekonomi yang menghebat di Eropa. batalkan saja. Setelah berdiskusi. Hutang. Walau. seorang guru TK. bisnis multi level marketing terkemuka dengan gaji rata-rata 13 juta/ bulan. gara-gara terbelit hutang dengan “kartu kredit” suatu bank swasta tertentu. kata Ery semangat. banyak ibu-ibu meninggalkan anak-anaknya di panti asuhan. begitu peribahasa lama yang dipahami banyak orang itu benar adanya. ternyata bukan hanya mampu mengembalikan. Sisanya. Sehingga mencerminkan pola hidup sederhana. sangat mudah untuk berhutang. lumpuh total perekonomiannya. Juga pertimbangkan cara pengembaliannya. juga dapat menjadi solusi atas permasalahan keuangan bagi individu. Secara konvensional maupun elektronik. Padahal. pengecut dan pelit. Bukan zamannya lagi hidup bermahzab “ yang penting nyohor. harus menjadi ‘ibu baru’ bagi Anna. Apalagi tidak punya uang. Pola hidup seperti ini yang menyebabkan orang akan berhutang dan akhirnya terlilit hutang. bagi kalangan tertentu. walau mempunyai uang. Baik untuk ukuran pribadi maupun institusi. erita getir dan pilu itu. hutang tanpa anggunan. bahkan sudah menjadi perilaku hidup sehari-hari dalam pergaulan bermasyarakat. Mampukah mengembalikan dengan baik ? Persoalannya. karena tumpukan hutang negara diluar batas kemampuan membayar. Mulai dari urusan bisnis dan sosial.Untuk Apa Hutang ? Oleh: Prawito Anak-anak Yunani terlantar. sudah sangat lazim dilakukan dalam urusan perbankan. Diperkirakan. Artinya. Sebab hutang yang tak terkendali. tanpa hutang. menjadi pilihan agar tidak terlilit hutang. hidup hemat. Itulah mengapa. perusahaan maupun negara. harus berhatihati bila terpaksa berhutang. “Hutang berkurang dan berniat tak akan berhutang lagi”. Sebab hemat. Pengeluaran hanya akan dilakukan bila benar-benar diperlukan. tetap saja “gatot” gagal total. Ia akan menggunakan uang secara cermat. kartu kredit. Hemat pangkal kaya. Bahkan seorang ibu. beberapa temannya menyarankan agar kartu kredit digunting saja. Di Athena. ada baiknya melakukan penguatan sikap hidup sembari berdoa bebas lilitan hutang. Ia sudah mulai bernapas lega. malas dan lemah. Sehingga dapat hidup dengan optimalisasi modal yang tersedia untuk mengawali kesuksesan. akan menggulung seluruh harta yang ada. rela berhutang untuk sebuah penampilan. Ia gunakan kembali kartu kredit untuk membeli kebutuhan pokok. Gaji habis untuk membayar cicilan kartu kredit. bukan pelit akan mengawali sikap menjadi orang kaya. mempertahankan perputaran uang keluarga secara sehat. Kemudian menjual peralatan berharga yang ada untuk membayar separo hutang kartu kredit tersebut. Tapi. Diantaranya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful