MEDIAKOM

Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

Mediakom Raih Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di BelantaraTropis

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012

ISSN 1978-3523

Jampersal Turunkan Kematian

Ibu dan Anak

www.sehatnegeriku.com

ETALASE

Lorong Jampersal
drg. Murti Utami, MPH
ampersal. Program Kemenkes untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), sehingga  dapat mempercepat capaian taget  Millenium Development Goals (MDGs). Jampersal menjamin  pembiayaan pemeriksaaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas, termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Memang, sebagai program baru, masih perlu penyempurnaan, tapi masyarakat sudah sangat merasakan manfaatnya. Terbukti, rumah sakit daerah dan pusat penuh rujukan Jampersal. Apalagi, rumah sakit tidak boleh menolak, wajar sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk pelayanan Jampersal, sering disebut ‘lorong Jampersal’.  Bila kelak sistem rujukan sudah berjalan dengan baik, Insya Allah peserta Jampersal akan mendapat pelayanan yang lebih baik. Tak ada lagi lorong Jampersal. Nah, bagaimana pelaksanaan Jampersal dan apa saja masukan sebagai penyempurnaan untuk masa yang  akan datang, kami angkat dalam rubrik Media  Utama. Selain itu, bagaimana Kinerja  Kemenkes tahun 2011, sebagai upaya  mewujudkan Masyarakat  Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan, kami angkat dalam rubrik Laporan Khusus. Mediakom juga mengetengahkan berbagai informasi penting dalam kemasan ringan yang mudah dicerna, termasuk wawancara eksklusif dengan  Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, dalam rubrik Potret. Masih ada tema lain, di antaranya  Rumah Sakit Tambah Kapasitas Ruang Kelas 3, Anugerah Parahita Ekapraya untuk Menkes, dan  Liputan khas dari daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah dengan adonan renyah  dan enak dibaca. Rasa gembira atas penghargaan Cover  Mediakom edisi 31 dan 33 berupa Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMA 2012 pada  ajang bergengsi yang diadakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) dalam rangkaian Hari Pers Nasional di Jambi awal Februari. Adapun  kriteria yang dipertandingkan  berupa  karya kreatif sampul muka majalah (cover). Rasa gembira tersebut mendorong kami untuk menjadikan majalah ini lebih baik lagi dengan melakukan perbaikan tata letak dan perwajahan cover Mediakom untuk 7 edisi 2012. Yang jelas, prestasi ini terus memacu kreativitas  penulis, redaksi,  maupun desainer untuk mendapat gold pada tahun depan. Insya Allah.  Tak lupa  kami mengucapkan berterima kasih kepada para pembaca yang terus memberi masukan untuk perubahan yang lebih baik, bahkan telah mengapresiasi dengan predikat sangat menarik dan menarik pada survei  internal Mediakom akhir 2011 yang lalu. Selamat menikmati. ∞ Redaksi

MEDIAKOM
Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

PENANGGUNG JAWAB: drg. Murti Utami, MPH, I REDAKTUR: Dra. Hikmandari A, M.Ed, Dyah Yuniar Setiawati, SKM, MPS I EDITOR/PENYUNTING Mulyadi, SKM, M.Kes, Busroni S.IP, Prawito, SKM, MM, M.Rijadi, SKM, MSc.PH, Mety Setyowati, SKM, Aji Muhawarman, ST, Resti Kiantini, SKM, M.Kes I DESAIN GRAFIS dan FOTOGRAFER: Drg. Anitasari S.M, Dewi Indah Sari, SE, MM, Giri Inayah, S.Sos, Sumardiono, SE, Sri Wahyuni, S.Sos, MM, Wayang Mas Jendra, S.Sn, Lu’ay, S.Sos, Dodi Sukmana, S.I.Kom I SEKRETARIAT: Waspodo Purwanto, Endang Retnowaty, drg. Ria Purwanti, M.Kes, Dwi Handriyani, S.Sos, Dessyana Fa’as, SE, Sekar Indrawati, S.Sos, Awallokita Mayangsari, SKM, Delta Fitriana, SE, Iriyadi, Zahrudin. I ALAMAT REDAKSI: Pusat Komunikasi Publik, Gedung Kementerian Kesehatan RI Blok A, Ruang 109, JL. HR. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Jakarta 12950 I TELEPON: 021-5201590; 021-52907416-9 I FAKS: 021-5223002; 021-52960661 I EMAIL: info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id I CALL CENTER: 021-500567
REDAKSI MENERIMA NASKAH DARI PEMBACA, DAPAT DIKIRIM KE ALAMAT EMAIL kontak@depkes.go.id

SUSUNAN REDAKSI

Membuat Iklan Kesehatan yang Sehat dan Tidak Menyesatkan Melongok Pelayanan Kesehatan di Kaltim, Kurangnya Tenaga Kesehatan di Daerah Perbatasan

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

Jampersal
ISSN 1978-3523

Turunkan Kematian

Ibu dan Anak
3

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL 07 Setelah Sehat Pasti Cantik Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Ekapraya 4 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 16 34 Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 10 Laporan Khusus KINERJA DUA TAHUN KEMENKES 44 .

Mph. Sarminto. M.DAFTAR ISI Info Sehat 4 Trik Tetap Oke Selama Bekerja Merawat Kesehatan Kulit Dengan Buah Setelah Sehat Pasti Cantik Kembangkan Kreativitas Si Kecil Ragam 6 7 31 Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun 32 8 34 9 10 10 11 12 14 42 67 38 32 Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Daerah Potret Pelayanan Kesehatan Di Kaltim Stop Press Gerakan Pramuka Mitra Untuk Membangun Bidang Kesehatan Kemenkes Usung 10 Program Prioritas Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Eka Praya Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III Wamenkes Resmikan Desa Stop Bab Sembarangan Jabar Terapkan Ktp Berasuransi Potret Menkes Dr Endang Rahayu Sedyaningsih.Kes: Jampersal Baiknya Dibatasi Drg. Dr. Mm: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal Di Jawa Barat Prawito: Nasionalisme Jampersal? Liputan Daerah 15 16 18 20 22 24 26 28 30 58 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat Di Belantara Tropis Info 68 Mediakom Raih Silver Winer The Best Government Inhouse Magazine Inma 2011 Media Kuis Lentera 69 70 71 Pengendalian Diri Kembali Untuk Apa Hutang? EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 5 . Maya Sintowati Pandji. Ph: Kita Harus Bekerja Dengan Bersih Kolom Menuju Iklan Kesehatan Yang Sehat Dan Tidak Menyesatkan Keterbukaan Informasi Publik Media Utama Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Menelisik Pelayanan Jampersal Jampersal Di Mata Tenaga Bidan Bersalin Di Puskesmas Mergangsang Rsud Bantul Menyambut Program Jampersal Dr.

Cari pula waktu yang tepat untuk bisa berolahraga di waktu senggang jam kantor. Selain mempengaruhi produktivitas Anda. merupakan potret aktivitas seharihari di kantor. simpan cemilan sehat dengan banyak kandungan protein dan karbohidrat. Stres pun bisa menyambangi ketika pekerjaan tengah menumpuk dan harus segera dituntaskan. Maka cobalah untuk bersikap tenang dan lawan stres tersebut. Ada baiknya bila kebiasaan yang kurang baik tersebut di atas ditinggalkan sehingga tidak menganggu kesehatan yang pada akhirnya tidak menutup kemungkinan justru akan menganggu aktivitas dalam bekerja.dan merokok menjadi pelarian. Usahakan untuk beranjak sebentar dari meja kerja. Simpan Cemilan Sehat Jaga energi Anda agar tetap fit selama jam bekerja. baik itu hanya untuk sekadar berolahraga ringan atau berjalan-jalan berkeliling kantor. Di bawah ini ada beberapa tips agar kita bisa melakukan aktivitas bekerja sebagai kegiatan yang menyehatkan: Berolahraga Berolahraga merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh lebih santai dan tidak stres. Misal. ∞ 6 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Anda mendapat tekanan dari atasan atau kesibukan saat rapat. tetapi juga berakibat kepada kematian. perhatian pun tetap fokus sehingga tidak melirik ke cemilan yang tidak sehat yang ada di sekitar kantor Anda. Bila sudah begitu. siang. seperti pagi. atau sore hari. Hindari Stres Stres bisa berasal dari mana saja. duduk di kursi dan mata tak lepas dari layar komputer. Namun jika ingin tetap ngemil. Dengan begitu. Apalagi ditambah dengan jarangnya melakukan olahraga. Jauhi Meja Kerja Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa terusmenerus berada di meja Anda tidak hanya menyebabkan stress. stres juga bisa menyebabkan keletihan fisik.info sehat Trik Tetap Oke Selama Bekerja Bagaimana Anda melakukan aktivitas di kantor? Iya. Carilah lokasi latihan gym terdekat dengan kantor Anda. makan --termasuk cemilan-. Kondisi ini tentunya kurang bagus bagi kesehatan.

Cek Kesehatan Secara Rutin Ada baiknya. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. Prinsipnya sederhana.Setelah Sehat Cantik Merawat Kesehatan Kulit dengan Buah Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya. Dampak stres sangat buruk bagi kesehatan. awali dengan memilih mengkonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak porsi sayur dan buah. mengurangi makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. Berikut ini. Bila saat ini. Apa hubungannya? Kaum hawa harus paham bahwa kecantikan dan kesehatan adalah satu paket. Hindari stres dengan berpikir positif. ada baiknya Anda lebih dahulu benahi gaya hidup dengan cara hidup sehat. Lemon Lemon  mengandung vitamin C. jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah. Pisang kaya akan vitamin A. Anda tengah bertransformasi untuk mengubah penampilan Anda agar terlihat oke. Dengan begitu Anda akan cantik luar dalam. Mangga Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. di sela-sela bekerja usahakan banyak berjalan. perbanyaklah olahraga seperti jalan. Lebih dari itu. madu. beberapa jenis buah yang baik bagi kesehatan kulit: Pisang Pisang merupakan sumber zat besi. ∞ 7 Pasti EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Keduanya akan berjalan seiring sejalan. Kulit pisang juga bisa memberikan efek terhadap kesehatan kulit. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. kurang tidur mengakibatkan kondisi melemah dan tidak fit. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit Anda. Maka. Olahraga Gaya hidup sehat tak bisa lepas dari olahraga. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit. Anda juga bisa melakukan pengecekan kesehatan. Apel Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat. buah juga bagus bagi kesehatan kulit. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. Untuk itu. Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah. Berpikir Positif Hal lain yang perlu di atasi adalah stres. selain perawatan tubuh. Meski cantik. Jeruk Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. akan berpengaruh pada penampilan juga. Makan buah atau minum segelas jus setiap hari bisa membuat kita tetap sehat. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. Hal ini bisa dilakukan di rumah atau mendatangi tempat-tempat yang sudah dijamin kredibilitasnya. banyak minum air putih. Artinya. Pepaya Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain. Seperti apel. Merawat Tubuh Tak hanya berolahraga. dan kalium. perawatan secara menyeluruh terhadap tubuh juga perlu dilakukan. ∞ Penampilan bagi sebagian besar perempuan adalah harga mati. Segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya. air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah. magnesium. Berikut tips sehat nan cantik: Makanan Sehat Untuk mengawali gaya hidup sehat. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. B. Campuran apel tumbuk. Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit. Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap. dan olah raga bisa di kursi saat di bekerja Tidak ada alasan untuk tidak berolahraga mengingat olahraga bisa dilakukan di mana saja. tampil menarik menjadi keharusan. namun tak sehat. agendakan secara rutin setiap enam bulan sekali untuk melakukan general check up. baik untuk kesehatan kulit. sabar dan tawakal. dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti penuaan. “Apa yang kamu makan menentukan kesehatanmu “. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit.

tidak suka dibandingkan dengan orang lain. Contoh. Yang perlu orangtua lakukan adalah memberikan waktu. Sebagai orangtua. Kegiatan bereskperimen juga bisa dilakukan di rumah. dengar.info sehat memahami keunikan setiap anak. setiap pulang dari sekolah. Sebaliknya ia tidak akan melakukan hal serupa ketika mendapatkan pelajaran seni tari yang tidak ia sukai. Selanjutnya. Misalnya dengan ikut melakukan aktivitas bersama anak dan memperkenalkan hal baru serta gagasan-gagasan yang berhubungan dengan aktifitas tersebut. orangtua harus dapat memotivasi sekaligus mensugesti bahwa si kecil mampu melakukan kegiatan yang terkait minatnya. rasa ingin tahu. Seperti berkunjung ke Museum Sain dan museum lainnya. Padahal dalam proses justru akan terlihat jelas bagaimana mereka memecahkan masalah. harus dapat menerima kelebihan dan kekurangan si kecil. bukan atas dasar cara pandang seorang dewasa. ketapel. Untuk itu. Dari sisi anak pun. ia mendapatkan hal baru yang ia sukai. hingga apa yang mereka rasakan. Alhasil. seolah-olah selalu saja ada kekurangan si kecil. Berikut adalah halhal yang perlu dipahami orangtua dalam memfasilitasi sekaligus mendorong kemampuan yang dimiliki si kecil sehingga kreativitas si kecil terus berkembang: Tidak Menuntut Keinginan Sosok orangtua yang baik bukanlah yang menuntut segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. lancar berpikir. Memberi Contoh Kita harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap apa yang tengah dikerjakan oleh anak-anak kita. Hanya saja. kreativitas setiap anak berbeda. Pendeknya. serta keuntungannya. tempat. Praktis. Lebih dari itu. semua anak adalah kreatif. Bila orangtua memaksakan keinginannya. Sering mengajak anak ke tempat yang menimbulkan kreativitas adalah kegiatan positif. Untuk itu. Sebaliknya. dan bahan-bahan agar si kecil semakin kreatif. sebagai individu sama halnya dengan orang dewasa. Hal ini bukan pekerjaan yang sulit mengingat kemampuan-kemampuan yang menonjol dari si kecil akan terlihat dengan sendirinya secara jelas. Di sinilah. ia akan memamerkan hal tersebut kepada orangtuanya. dan orisinalitas ide. berusaha. Kreativitas Multidimensi Wujud kreativitas si kecil bisa saja berbeda-beda. dan setiap anak memiliki dimensi kreatifnya sendiri-sendiri. Contoh: si kecil mendapat cara-cara cepat dalam menyelesaikan pelajaran matematika. setiap anak adalah unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Kesempatan tersebut dapat digunakan untuk memberitahu cara yang baik untuk melakukan aktivitas tersebut. kemudahan. jika kreativitas tersebut tidak ia sukai dan tidak ada sedikitpun perhatiannya. kreativitas itu mulitidimensional. sebaiknya orangtua juga memberikan perhatikan kepada proses dengan perspektif si kecil. seperti membuat baling-baling bamboo. Pembedanya adalah adanya pembatasan dari lingkungan dan rasa antusiasme si kecil yang bervariasi. dan menikmati keberhasilan. Lakukan dengan Santai Acapkali orangtua lebih menyukai melihat langsung hasil jadi dari kreativitas anak dan melupakan proses belajar mencapai tujuannya. biarkan si kecil berfikir tentang hobi barunya itu. ∞ Kembangkan Kreativitas si Kecil Sejatinya. sikap bijak orang tua diperlukan untuk 8 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Contoh: menginginkan si kecil menjadi ahli musik sedangkan bakat si kecil lebih suka menggambar yang menjurus kepada seni rupa. mengenal. Sebagaimana diketahui ciri anak kreatif adalah spontan. dengan dipaksapun akan sulit dikembangkan. Padahal. Menjadi kewajiban orangtua untuk memfasilitasi dan mengembangkan kreativitas si kecil. hal ini tidak akan berhasil mengingat adanya ketidakcocokan minat. tempat pencil dari bahan-bahan bekas pakai. Anak Adalah Unik Seringkali orangtua membandingkan si kecil dengan anak lain. detail oriented. orangtua berkewajiban untuk mengetahui. maka akan langsung dipamerkan kepada orangtuanya di rumah. resiko. dan menggali bakat dan minat si kecil sejak dini. mereka selalu ingin tahu segala sesuatu yang bersifat baru mulai dari apa yang mereka lihat.

∞ 9 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . teman. Ali Gufron pada acara Pelantikan/ Pengukuhan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (Saka Bakti Husada) Tingkat Nasional Masa Bakti Tahun 2011-2016 di Jakarta. Hal ini tak lepas dari peran strategis Gerakan Pramuka turut membangun karakter bangsa menuju yang lebih baik termasuk di bidang kesehatan. Untuk itu.STOP PRESS Gerakan Pramuka Mitra untuk Membangun Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka sesuai yang terkandung dalam nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Endang Rahayu Sedyaningsih. Masih menurut Menkes. pada tanggal 20 Agustus 2011.” tandas Menkes.PH melalui pidato yang dibacakan oleh Wamenkes Prof. Pramuka baik secara individu sebagai anggota keluarga maupun sebagai kelompok di Gugus Depan dan sekolah berperan besar memberikan kesadaran bagi sesama anggota keluarga. Dukungan tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan dr. kemitraan Kemenkes dan Gerakan Pramuka perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan di masa depan dalam peranannya membina kaum muda bangsa Indonesia terutama dalam bidang kesehatan. merupakan wadah Pramuka Penegak dan Pandega di bidang kesehatan. MPH. dengan membentuk Gudep-Gudep berbasis di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan Balai Pelatihan Kesehata (Bapelkes) di seluruh Indonesia. Kemenkes melalui Badan PPSDM Kesehatan telah mewujudkan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah dicanangkan Presiden RI tahun 2006. “Untuk itu. Menkes menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu mitra potensial yang telah berperan banyak dalam membantu terlaksananya berbagai program pembangunan termasuk di bidang kesehatan. Kemenkes bertanggung jawab membina dan mengembangkannya sesuai perkembangan masalah kesehatan bangsa. Untuk diketahui. Menkes bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menandatangani kesepakatan kerja sama tentang peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendidikan kepramukaan. Saka Bakti Husada yang dibentuk 17 Juli 1985. Dr. (5/1). dan masyarakat dengan turut serta menyadarkan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kerja sama ini memperbaharui ikatan kerja sama yang ditandatangani tahun 1985 lalu.

Endang Rahayu Sedyaningsih. KB). melaksanakan program pemberdayaan perempuan. Rabu (4/1). Adapun tema Peringatan Hari Ibu adalah “Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa’. ∞ Anugerah Pahita Ekapraya EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Provinsi Jawa Barat. saintifikasi jamu. Kabupaten Malang. Jampersal. Selain memberikan apresiasi. Penerima Prahita Ekapraya antara lain Kementerian PU. Kabupaten Rembang. Penurunan Angka Kematian Ibu (PONED. serta perlindungan perempuan dan anak. Peningkatan Penggunaan Teknologi Informasi di segala Aspek. Pengumuman mengenai 10 Program Prioritas disampaikan Menteri Kesehatan. Provinsi Riau.PH saat jumpa pers mengenai Evaluasi Kinerja 2011 dan Program Prioritas 2012 Kementerian Kesehatan di Kantor Kemenkes Jakarta. Dr. dan Kabupaten Sleman.STOP PRESS Kemenkes Usung 10Prioritas Program di Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Bertepatan Peringatan ke-83 Hari Ibu. Upaya Perbaikan Gizi terutama masalah stunting. Kemenhukham. Menuju Universal Coverage (penambahan kelas). BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) merupakan salah satu bentuk upaya tersebut. kemandirian bahan baku obat. dr. Presiden RI memberikan 10 Kementerian/Lembaga. Secara keseluruhan. terutama Penyakit Tidak Menular (PTM). PONEK. Akurat. Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Menkes RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih. MPH. Salah satu penerimanya adalah Kementerian Kesehatan. pemberian penghargaan juga ditujukan guna meningkatkan kinerja Pemda dalam melaksanakan pengarusutamaan gender. 1 badan. Provinsi Banten. 12 Provinsi. ∞ 10 Kementerian Kesehatan menetapkan 10 Program Prioritas di tahun 2012. Bappenas. Reformasi Birokrasi (Tata Manajemen Birokrasi yang Bersih. Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden RI. Efektif dan Efisien). dan Kabupaten/Kotamadia yang telah berhasil melaksanakan strategi pengarusutamaan gender. Provinsi. Perencanaan Pembangunan Kesehatan Paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). serta Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/kota. Dr. Kamis (22/12). Presiden memberikan Penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita Madya kepada sejumlah Kementerian/Lembaga.PH. Kemendiknas. 11 Kabupaten dan 3 Kotamadia. MPH. serta mendorong prakarsa aktif dan menumbuhkan komitmen Pemda dalam penyusunan kebijakan yang responsif gender. Urutan paling atas adalah upaya promotif dan preventif yang melibatkan inisiatif masyarakat dan Pemda. Adapun sembilan Program Prioritas lainnya adalah Pencegahan dan pengendalian penyakit.

” ujar Menkes. belum semua rumah sakit (RS) memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmas.” paparnya.870 RS. “Menyadari pentingnya penanganan yang lebih optimal untuk keberhasilan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jabar.” tambah dr. Saat ini sedang dalam pembahasan berapa kira-kira bisa disediakan penambahan kelas III ini. di Bandung. khususnya kelas III agar dipasang di depan RS. Penyediaan sarana dan fasilitas kesehatan yang memadai merupakan respon terhadap dinamika karateristik dan kondisi geografis penduduk Jabar. kapasitas kelas III agar ditambah. Lex Laksama yang mewakli Gubernur Jabar mengatakan. Dengan demikian.080 RS yang menerima peserta Jamkesmas.000 tempat tidur.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas.PH usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. bukan hanya di RS swasta. baru 54. Endang Rahayu Sedyaningsih. dan Jampersal. Menkes juga berharap agar ada komunikasi antar RS sehingga pasien yang tidak bisa tertampung pada satu RS tidak dibiarkan begitu saja. namun dicarikan RS lain yang masih kosong. Demikian dikatakan Menkes dr.000. akses pelayanan kepada peserta Jamkesmas lebih merata dan terjangkau. MPH. Dari jumlah tersebut 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar. Dari 1.. (28/12).Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III M. akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang berkualitas masih belum optimal. baru 1. “Saya minta ada tambahan kelas III.51% yang melayani Jamkesmas. Dr. “Seperti di tempat parkir dicantumkan berapa tempat yang masih kosong. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS.Kes. RS swasta harus menambah kelas III dari 10% menjadi 15% atau 20%. penyusunan standar pelayanan medis dan membenahi sistem rujukan di tingkat kabupaten/kota. Sementara itu Sekda Provinsi Jabar.3% yang tercover jaminan kesehatan. Ditambahkan. Ke depannya. semua RS baik pemerintah maupun swasta diharapkan menerima peserta Jamkesmas. tetapi RS vertikal dan RS pemerintah daerah. Ketersediaan tempat tidur. dr. Saat ini ada 1. ∞ 11 Di Indonesia. sementara yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru 4. “Jabar harus menata sarana. Alma. Jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan sekitar 44%. Dengan demikian. Sementara itu di Jabar. “Kebutuhan tempat tidur 10.444 Puskesmas.000 tempat tidur sehingga ada 10. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. Alma Lucyati. peningkatan akses masyarakat termasuk masyarakat miskin ke fasilitas kesehatan. Menkes mengapresiasi RS yang telah memberi pelayanan kepada peserta Jamkesmas di Provinsi Jawa Barat dan berterima kasih atas kesediaan RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan bagi peserta Jamkesmas. Jamkesda. Untuk itu. Namun dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas ada tambahan 6. 147 di antaranya Pukesmas perawatan dengan 20 tempat tidur. khususnya masyarakat miskin secara simultan harus dilakukan pembenahan sistem pelayanan kesehatan.” papar Kadinkes. pada awal 2011 dari 224 RS baru 133 RS atau 54.” tegasnya.

desa Serdang (ketiganya di Kecamatan Kramatwatu). di Desa Curuggoong.A. Banten.Kes.D. H. STBM adalah pilihan pendekatan. Wilfried Hasiholan Purba.STOP PRESS 7 DESA Wamenkes Resmikan BAB Sembarangan Kementerian Kesehatan meresmikan 7 Desa Open Defecation Free (ODF) – atau lebih dikenal dengan istilah Stop Buang Air Besar (BAB) sembarang. Sebagaimana diketahui. Kamis (29/12). H. dan desa Situtarate (di Kecamatan Cikande). Turut hadir dalam kegiatan tersebut. M. Kecamatan Padarincang. M. drh. Ali Ghufron Mukti. M. Muhadi. Ketujuh desa tersebut adalah desa Curuggoong. Ir. strategi dan program untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi 12 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM STOP . Bupati Kabupaten Serang. Peresmian ODF dilakukan oleh Wakil Menteri Kesehatan. Sekda Provinsi Banten. Ph. Taufik Nuriman. Kabupaten Serang.Sc. Direktur Penyehatan Lingkungan. Prof. MM. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan. desa Mekarsari (di Kecamatan Anyer). dan para kepala desa. desa Kramatwatu. dr. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan yang dikemas dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). desa Cisaat (keduanya di Kecamatan Padarincang).SP. desa Margatani.

9%. Merujuk data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Selanjutnya.” ujarnya. terjadi penurunan.7%. Dijelaskan Wamenkes.9% menggunakan sumur gali terlindungi sebesar 22. mencuci tangan pakai sabun. Pada 2007. melainkan sebagai strategi dan juga Program Nasional untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui proses penurunan penyakit berbasis lingkungan yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku sehat. Oleh karenanya perlu pendekatan Pamsimas. Pamsimas bertujuan meningkatkan jumlah penduduk pedesaan dan pinggiran kota (peri urban) mendapat akses air bersih dan sehat.2% penduduk yang masih BAB sembarangan dan harus diselesaikan sebelum 2014. Hasil penelitian sarana penampungan limbah.2%.2%. dan pada 2010.5%.1%. persentase penduduk berperilaku BAB Benar mencapai 82. dari sisi penggunaan air untuk keseluruhan keperluan rumah tangga.8%. Yakni Pembangunan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). terbukti tidak berkelanjutan. mengelola sampah dengan benar dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman. Selain itu. suatu komunitas berada pada kondisi sanitasi total saat masyarakat tidak buang air besar (BAB) sembarangan.” ujar Wamenkes. Nah. persentase penduduk berperilaku BAP Benar sebesar 71.2%. terjadi peningkatan penduduk berperilaku BAB Benar. terdapat dua jalur upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun sektor air minum dan sanitasi. sumur bor/pompa 22. mengelola air minum dan makanan yang aman. sebanyak 27.1%. disusul air leding/PAM sebesar 19. masih banyak rumah tangga yang membuang limbah rumah tangga ke sungai/ parit/got. Pada 2010. Sementara itu. Meski demikian. Ditinjau dari segi perilaku. Wamenkes berharap Pemerintah Daerah berkomitmen kuat dalam mengupayakan dan perluasan pelaksanaan program air minum dan sanitasi dengan menggunakan model pendekatan program Pamsimas. “Pengalaman selama ini menunjukkan peningkatan akses terhadap air minum dan sanitasi yang tidak disertai perubahan perilaku.3% dan yang menangani sampahnya dengan cara dibakar mencapai 52. ∞ 13 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . yakni sebesar 41.9% atau menurun 6% dibandingkan 2007 yang mencapai 24.8% dibandingkan 2007 yang berada di angka 23. untuk kebiasaan cara mencuci tangan dengan benar tahun 2010 sebesar 35%. Artinya terjadi peningkatan 11. Artinya terjadi peningkatan sebesar 17. rumah tangga yang tidak mempunyai sarana penampungan air limbah sebesar 18.melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. masih ada sebesar 17. “STBM bukan hanya sebagai pendekatan yang efektif dan efisien.

kebutuhan tempat tidur sebanyak 10. tercatat baru 133 RS dari 224 RS atau 54.000. menuturkan bahwa tahap awal KTP berasuransi diperuntukaan bagi warga kurang mampu. MPH. Endang Rahayu Sedyaningsih. Menurut Menkes. Alma.PH. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jabar. Sejauh ini yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru mencapai 4. Total. Terobosan Jawa Barat sebagai percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance. dr. “Saya memberikan penghargaan pada Pemerintah Provinsi Jabar yang sudah berinisiatif meluncurkan program Universal Coverage Insurance yang pertama di Indonesia. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. M. sebanyak 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. Dari jumlah tersebut.” Hingga awal 2011. dan Jampersal. dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas. Dampaknya. Sebagai konsekuensinya.000 tempat tidur. jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan kesehatan sekitar 44%.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. maka Jabar harus segera menata sarana prasarana untuk keperluan tersebut. maka terdapat tambahan 6.3% ter-cover jaminan kesehatan. program Universal Coverage Insurance. “Ke depannya secara bertahap. Kadinkes. lanjut Endang. Jadi. terdapat 10.Jabar Terapkan KTP Berasuransi Provinsi Jawa Barat menjadi percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance melalui KTP Berasuransi Kesehatan.Kes.. di Bandung (28/12). tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. semua orang di Jawa Barat mempunyai KTP berasuransi sehingga mendapatkan jaminan kesehatan. Harapannya. Saat ini. Jamkesda. ∞ 14 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .000 tempat tidur. Alma Lucyati. Ditambahkan.51% yang melayani Jamkesmas.” tutur Endang usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Dr. memberikan kemudahan bagi masyarakat berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit yang ditunjuk dengan biaya murah. sejalan dengan gawe Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yakni meng-cover masyarakat yang tidak mampu baik yang memiliki Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) maupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang jumlahnya di Jawa Barat mencapai sekitar 15 juta. Nah. mendapat respon positif dari Menteri Kesehatan RI dr. menurut dr. program tersebut dapat disusul provinsi lain. KTP berasuransi yang rencananya diluncurkan 2012 ini. baru 54.

MEDIA UTAMA Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Untuk menurunkan angka tersebut.000. Kemendagri. kita harapkan. Bahkan upaya ini juga dilakukan bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain seperti BKKBN. masih bertengger pada angka 228/100.148. Program Jampersal terus bergulir. jika semua program berjalan lancar.000 kelahiran hidup. Kemenkes telah mendistribukan bidan dan dokter terlatih ke seluruh wilayah Indonesia. Sebagai bukti keseriusan Kemenkes untuk menurunkan AKI. termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Ini bisa dilihat dari lima provinsi terbesar penyumbang AKI di Indonesia. dan Semarang. Banten. dengan total angka 5. Hal ini tercermin dalam hasil riset kesehatan dasar 2010. dan lainnya. NTT. pertolongan persalinan. Dengan jaminan ini dapat dipastikan masyarakat lebih aman dan nyaman dalam menjalani persalinan. 15 . Hanya saja. Program ini merupakan jaminan pembiayaan yang digunakan untuk pemeriksaan kehamilan. Lima provinsi secara berturutturut. telah digulirkan program Jaminan Persalinan (Jampersal). upaya ini masih harus terus ditingkatkan melalui sinkronisasi lintas program dan lintas sektor untuk percepatan capaian penurunan angka kematian ibu menjadi 102/100. Hanya saja.767 kematian atau 50% dari 11. Pada 2010.767 kematian ibu di Indonesia tahun 2010. Cakupan tersebut.2%. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sudah 82. Nah bagaimanakah menurunkan angka kematian ibu itu? Telah banyak upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian bayi. yakni: Jawa Barat.793. dan pelayanan bayi baru lahir. pada akhir Desember 2011 yang lalu.555. Sulawesi Selatan. tentu akan menekan angka kematian ibu secara nasional. Guna. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan KPA.000 kelahiran hidup. telah dilakukan sosialisasi pada 8 provinsi yang terindikasi angka kematian ibu tinggi. tidak secara otomatis diselenggarakan di sarana kesehatan.000. Nusa Tenggara Timur. Selain itu. hingga saat ini telah digelontorkan dana APBN tahun 2011 kepada 33 provinsi untuk BOK sebesar Rp 904. Maluku.000. Beberapa tahun ke depan. akan ditingkatkan menjadi 90% pada 2015. mewujudkan persalinan ibu hamil oleh tenaga kesehatan terlatih. persalinan juga harus dilakukan di sarana kesehatan. Jawa Barat. setiap persalinan oleh tenaga kesehatan. Program ini bertujuan menjamin akses pelayanan persalinan masyarakat oleh tenaga dokter dan bidan. Kalimantan Barat. Aceh. Apabila ke lima provinsi tersebut dapat diturunkan angka kematian ibu secara signifikan. pelayanan nifas. dan angka kematian ibu saat melahirkan di lima provinsi tadi bisa ditekan secara berarti. maka akan berpengaruh besar terhadap penurunan angka kematian ibu secara nasional. Hal ini terlihat dengan berbondongbondongnya ibu hamil mengunjungi rumah sakit untuk melahirkan. dan Jawa Timur. meski dalam praktek lapangan banyak kekurangan yang mesti dibenahi di sana-sini. Jawa Timur. Jawa Tengah. NTB. Sementara data tahun 2007. Jampersal Rp 922. baik program yang terkait langsung maupun yang tidak langsung. tidak ada lagi ibu yang mati karena melahirkan bayi… ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM ingga saat ini tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. Untuk mendorong implementasi Jampersal.246. dan Jamkesmas Dasar Rp 972. Pada akhirnya. seperti yang terjadi di RSUD Bantul Yogyakarta. Masukan dari rekan-rekan daerah sangat berharga untuk perbaikan. Kemensos.921.000.

Wajahnya tampak sedih. Ia baru saja mengalami keguguran anak kedua. ibu mau melahirkan diminta ke Puskesmas. terutama di Rumah Sakit yang memiliki program Jampersal. dalam melayani masyarakat yang mengikuti program Jampersal. karena pelayanan kesehatan dengan Jampersal banyak memerlukan surat-surat yang harus dilengkapi. harus sabar menunggu. Saat ini program Jampersal telah mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di Rumah Sakit yang ada di sekitar mereka. Ditemani anggota keluarga.” ujar 16 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . bahkan mereka langsung ke Rumah Sakit. Yogyakarta. ia sedang menanti penyelesaian administrasi kepulangan pasca melahirkan. Jampersal adalah program yang diluncurkan Kementerian Kesehatan untuk membantu ibu-ibu yang sedang hamil agar bisa melahirkan dengan selamat. bidan merujuknya ke rumah sakit.MEDIA UTAMA MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL Program Jampersal sudah bergulir di banyak daerah di Indonesia. Berikut pengalaman RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kok bisa? Ternyata. walau banyak pasiennya”. Seluruh biaya persalinan gratis. Kuswanti mendapat bantuan dari program Jampersal (Jaminan Persalinan). uswanti (27) duduk di atas tempat tidur ruang rawat persalinan RSUD Panembahan Senopati Bantul.000 kelahiran hidup. Kuswanti sebelumnya melakukan pemeriksaan kehamilan di bidan. “Alhamdulillah. pelayanan di sini baik. Mereka datang atas dasar kesadaran sendiri. Pontianak. Namun karena ia mengalami keguguran. dan Puskesmas Benayang. Yogyakarta. tanpa rujukan dari Puskesmas. “Kalau sudah seperti ini mekanismenya.” ujar Kuswanti lirih karena masih menahan rasa sakit. Program ini bertujuan menekan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yang pada 2009 tercatat 228 kematian ibu per 100. “Memang. kami tidak dapat menolaknya. kata Kuswanti. Masa.

Sebab. kepala Puskesmas Benayang. bagaimana dengan masalah besaran gaji yang berbeda dengan standar yang ada selama ini? Berikut penuturan bidan Mayani kepada Mediakom: Bagaimana pengalaman Anda melayani program Jampersal? Kalau untuk pelayanan. terutama bagi masyarakat dari kalangan tidak mampu. Kebetulan Puskesmas Benayang saat ini sudah menjadi Puskesmas Poned (Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar). Dengan adanya Jampersal kunjungan paling rendah 58 orang. Akibatnya banyak persalinan yang tidak pernah ke tenaga kesehatan mau datang ke Puskesmas. Kami melayani masyarakat sesuai dengan SOP yang ada. baik itu pelayanan program EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 17 . tambah Mayani. Malah. setelah mendapatkan informasi dan manfaat puskesmas kota Pontianak. mereka mau datang ke Puskesmas untuk diperiksa. tidak ada perubahan. Kalimantan Barat program Jampersal banyak sekali manfaatnya.Pipin perawat RS Bantul. Kota Pontianak. Nah. Menurut bidan yang Sarjana Kesehatan Masyarakat ini. Setiap hari rata-rata kunjungan ibu hamil dua sampai tiga orang. Dengan adanya Jampersal. kalau resti kemungkinan akan mengalami kasus emergency dasar. terutama yang punya kasus emergency dasar. Menurut Mayani. Tapi. “Semua free. pengunjung Puskesmas.” cerita Mayani. awalnya memang sudah terbiasa.” ujar Mayani. banyak dari teman-teman dari puskesmas lain atau bidan praktek swasta mengirim ke Puskesmas Benayang. ada masyarakat yang sejak hamil tidak pernah diperiksa sama sekali. dari segi ekonomi adanya Jampersal banyak membantu masyarakat. tidak ada perbedaan. sehingga dengan adanya Jampersal tingkat kunjungan pasien meningkat sampai tiga kali lipat. “Sebelum ada Jampersal tingkat kunjungan pasien paling tinggi sekitar 20-25 persalinan per bulan. Menurut Mayani.

kalau untuk pertolongan persalinan Rp 100. mohon bisa dipercepat. yang 25% itu kecil ya? Mungkin untuk kota Pontianak kalau bisa ditambah. berapa biaya persalinannya? Perdanya kurang lebih sekitar Rp 500. Artinya lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. Selama ini dana yang ada dimanfaatkan seefektif mungkin.000. ∞ (Pra) . sementara berlakunya dari Januari. Kemudian yang kedua untuk Juknisnya. biaya persalinan Rp 350. Berapa kira-kira? Akan ada tambahan Rp 100. Insya Allah (ini masih wacana) pada 2012 ini Pemkot Pontianak akan menyumbang. administrasinya jadi terburuburu (kejar tayang istilahnya). memang 75% untuk jasa pelayanan dan 25 % untuk bahan habis pakai.000 atau Rp 200. Kadang Juknis keluarnya Maret. walaupun untuk pelayanan kepada masyarakat tetap harus jalan terus.Jampersal maupun yang bukan program Jampersal. Mereka memiliki komitmen yang tinggi. khususnya untuk Jampersal. Jadi kalau misalnya unit cost-nya lebih tinggi. Kalau Juknisnya telat. Paling tidak tarif RS kelas 3 atau di bawahnya sedikit. otomatis untuk jasanya lebih tinggi. Pertanggungjawaban pembukuan pun jadi terlambat. Jadi secara umum lebih menguntungkan Perda apa Jampersal? Kalau terhadap program. Sama juga dengan pelayanan kami ketika ada program Jamkesmas. sebelum Jampersal pendapatan lebih besar dibanding setelah ada Jampersal? Kalau di program Jampersal. Namun mereka berupaya dapat memberikan yang terbaik dengan memanfaatkan dana yang ada. Sebelum ada Jampersal. itu belum perawatan.000. jelas lebih menguntungkan dengan program Jampersal. kurang lebih 18 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM separuhnyalah.000. Kira-kira berapa tambahannya? Kira-kira Rp 500.000. Rinciannya untuk jasa berapa? Untuk jasa. Dalam aturannya dijelaskan 75% untuk jasa pelayanan. meskipun memang untuk tingkat kota Pontianak. Bagaimana dengan petugas kesehatannya? Alhamdulillah tidak ada masalah. sesuai dengan petunjuk. Jadi lebih banyak masyarakat yang tertolong. Tapi kalau kita lihat.000 all in itu rasanya kurang. sementara yang 25% sisanya diatur dengan SK Walikota. Apa saran Anda untuk perbaikan Jampersal ke depan? Kalau untuk perbaikan Jampersal mungkin yang perlu diperbaiki untuk ATK. Jadi kalau dihitung-hitung.

Sebagian besar tenaga bidan juga sepakat. bahwa program Jampersal akan dapat dilaksanakan baik di kota maupun di desa. belum dapat memberikan kemudahan bagi praktek para bidan.9% responden menyatakan tidak mendorong pasien mengikuti program Jampersal. hitunghitung sedekah. Dengan asumsi tersebut.3 % responden tidak setuju. cocok untuk ibu yang kurang mampu. Walau ada sebagian tenaga bidan yang tidak setuju. setuju program Jampersal akan mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Khusus sosialisasi memerlukan pendekatan komunikatif. sementara kompensasi dianggap kecil. Ternyata. Mereka juga sependapat. Jampersal dapat memberi rasa aman kepada ibu yang melahirkan.9% responden tidak menyarankan pasien mengikuti program Jampersal dan 54. mandiri Puskesmas (27%). sebagian besar bidan setuju hanya untuk keluarga miskin dan berkeberatan bila mencakup juga keluarga berkecukupan secara ekonomi. SKM di Puskesmas Benayang. bila melayani pasien persalinan orang kaya menggunakan Jampersal. masih memerlukan pendekatan khusus kepada organisasi IBI dan bidan. seperti untuk ibu yang mampu dan kurang mampu. Mereka terdistribusi dalam jenis praktek mandiri (55%).” ujar bidan Ina di Bekasi. ∞ 19 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . karena ditangani oleh tenaga kesehatan. Jampersal memberi kemudahan bagi praktek bidan. serial.Jampersal di Mata Tenaga Bidan Program Jampersal jelas lebih menguntungkan. Tapi. apalagi banyak permintaan. Hanya saja. disebabkan belum lancarnya proses pencairan dana setelah memberikan pertolongan persalinan. esimpulan tersebut terekam dari hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Komunikasi Publik terhadap 363 bidan di wilayah Tangerang. dan berkesinambungan. leaflet. bukan medis seperti mencetak brosur. ketersediaan fasilitas kesehatan. sehingga kelak dapat mendukung program Jampersal sepenuh hati. seharusnya Jampersal khusus untuk para ibu yang tidak mampu. Berkaitan dengan sasaran Jampersal. Sedangkan target sosialisasi meliputi tenaga kesehatan. Depok. dan masyarakat luas. masih banyak prosedur yang belum pasti. mereka sebagian besar menyebutnya “bagus” untuk menekan AKI dan AKB. Bekasi. Menurut bidan yang tidak setuju ini. Di samping meningkatkan sosialisasi dan nominal biaya pelayanan Jampersal. mereka berharap. “Sasaranya lebih luas. Mayani tidak sendirian. resiko bidan terlalu besar. Pontianak. dan tenaga medis. termasuk pencatatan dan pelaporan lebih banyak. Jampersal memberikan kemudahan bagi calon ibu yang akan melahirkan. dan Puskesmas saja 17 %. program Jampersal akan mendapat dukungan dari tenaga kesehatan. “Rasanya kurang sreg. Hanya saja kebijakan Jampersal masih perlu sosialisasi lebih luas dan pelaksanaan belum berjalan secara mulus. apalagi Jampersal harus digunakan semua ibu di Indonesia. sehingga masih ada kendala psikologis untuk menangani pasien yang menggunakan fasilitas Jampersal. apalagi bagi keluarga miskin. Mereka juga setuju. Banyak masyarakat yang tertolong.” kata bidan Mayani. tapi juga disetujui sebagian besar tenaga bidan lainnya. Terdapat 54. Kesan lain. Untuk itu. Sebagian besar bidan (80%). tokoh masyarakat. Hal ini mungkin. tokoh agama. masih ditemukan 44. tahun berikutnya dapat memberi imbalan yang layak sesuai dengan kekuatan ekonomi setiap provinsi. dan kurang dari 3 tahun (41%). Untuk kemasan sesuaikan dengan target sasaran. dan Bekasi. Sedangkan mereka yang mampu tidak perlu mendapat jaminan Jampersal. khususnya bidan. infrastruktur. khususnya bidan. 3-5 tahun (15%). dengan lama praktek lebih sepuluh tahun (33%). Sebab. Lebih banyak publik yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. 6-10 tahun (11%). Skenario pesan sebaiknya berjenjang. mereka dapat membiayai sendiri sesuai dengan sarana kesehatan yang diinginkan. kalau keluarga miskin masih bisa diterima. Namun demikian. booklet yang berbeda target sasaran. flyer. Terkait kesan bidan terhadap Jampersal. Untuk hal ini. Terutama kendala pada prosedur pelaksanaan dan pengajuan klaim yang sulit.

maupun umum”. Untuk kasus terakhir ini. Menurut Astuti. ujar Astuti. Puskesmas juga tidak boleh melayani persalinan dengan penyulit. Karena semua Puskesmas merujuk. segala tindakan yang berurusan dengan nyawa ibu hamil dan bayinya sekaligus harus mendapat perhatian lebih. Puskemas Mergangsang. program ini mengharuskan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur kepada petugas kesehatan sebelum persalinan. Hanya separo dari total persalinan yang dilakukan di Puskesmas. salah satu bidan yang bekerja di Puskesmas Mergangsang Menurut bidan Astuti.000 termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB). karena uang bukan untuk pelaksana. Bidan Astuti menyayangkan hal ini bisa terjadi. kecuali persalinan normal. Puskesmas Mergangsang.000 termasuk pelayanan KB. Ketika program Jaminan Persalinan (Jampersal) mulai digulirkan. sebagai tempat bersalin. Sementara biaya Jampersal hanya Rp 350. secara teori. sekalipun biaya persalinan berdasarkan Perda lebih besar. kunjungan pasien mulai menurun. Selain tidak bayar. maka rumah sakit menjadi penuh. program Jampersal akan menurunkan Angka Kematian Ibu. bulan Juli 2011. Dengan 9 tenaga bidan.” ujar Astuti. Selain itu. salah satu tempat favorit masyarakat Bantul. sementara suaminya sudah lama meninggal dunia. Ketika program Jampersal mulai berjalan. maka kami mengurus ibunya yang mau melahirkan dan juga merawat ketiga anaknya. Selain tidak bayar. Cerita bidan Astuti. Kebetulan si pasien tidak memiliki saudara. kami harus menyetor seluruhnya ke Pemerintah Daerah. Namun. menurut Astuti. tapi karena aturannya tidak membolehkan.” kata Puji Astuti. sementara kebutuhannya 13 orang. untunglah hal itu hanya berlangsung enam bulan. pasien tidak dipungut biaya. Mulai dari teknis menis. khusus Puskesmas Poned dan mempunyai residen obgyn seperti Puskesmas Mergangsang dapat melakukan persalinan seperti pasien pecah ketuban. tugas bidan memang merangkap-rangkap. secara teknis medis sudah tidak ada kendala. karena mereka menerima gaji. memang banyak kebingungan di RS ini. ada 10 persen dari pasien Jampersal yang tidak mengikuti program KB. Akibatnya. walaupun dari segi analisis kebutuhan tenaga bidan masih kurang. Bagaimana situasi di Puskesmas ini setelah adanya program Jampersal? B ersalin yang nyaman.Bersalin di Puskesmas Mergangsang Puskesmas Mergangsang salah satu tempat bersalin favorit di Bantul. menurut bidan Astuti memang masih nyomplang (tidak seimbang). “Untuk kami sebagai PNS memang tidak berpengaruh. walau secara logika. Kami bergaji untuk melayani siapa saja. pernah ada pasien beranak tiga. Tenaga dokter residen obgyn sudah siap melayani. Sekarang. Saat ini. Termasuk mengurus kasus “ sosial”.” tambah Astuti. “Kami harus tetap mengikuti aturan. Menurut bidan senior ini. antara Peraturan Daerah dan Jampersal. ya tetap tidak boleh. kami tetap mampu memberi pelayanan dengan baik. Yogyakarta. Apalagi. Namun. dipengaruhi juga oleh ketersediaan peralatan bersalinnya. “Sekalipun demikian.” ujar bidan senior ini. Sebab. bidan memang telah menjelaskan secara pelan-pelan. walau nilai biaya Jampersal lebih rendah dibanding Perda. karena tidak ada tenaga administrasi khusus. Astek. Hanya saja untuk urusan administrasi seperti verifikasi data pasien untuk dokumen laporan klaim biaya persalinan sering mundur. Kalau merujuk Perda. tidak berpengaruh langsung kepada petugas kesehatan. baik pasien Jampersal. Tentu ini dapat menjadi masukan untuk menetapkan kebijakan berikutnya. bahkan sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk perawatan. Karena pasien ini akan melahirkan. Sebab. juga ada tenaga kesehatan yang profesional. sisanya dirujuk ke rumah sakit. Menanggapi soal biaya. Sehingga mengurangi kemungkinan terlambat penanganan persalinan oleh tenaga kesehatan. karena baru ada 9 orang. Tapi untuk bidan praktek swasta dan rumah sakit swasta akan sangat berpengaruh. ada pasien yang benar-benar membutuhkan perawatan tidak mendapat tempat. Total satu bulan mampu melayani 60-80 pasien Jampersal. serta urusan administrasi. Astuti melihat. terutama biaya nominal persalinannya. merujuk dan mengantar pasien. Bantul. setiap hari rata-rata melayani tiga pasien kontrol kehamilan dan dua melahirkan. 20 setempat biaya persalinan Rp 568. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . juga dilayani oleh tenaga kesehatan yang profesional. sangat ditentukan oleh keterampilan tenaga kesehatan yang ada. setelah pengajuan pendanaan disetujui. Askes. baru turun untuk operasional puskesmas. untuk pelayanan pasien. masih dapat menjalankan pelayanan teknis medis dengan baik. “Bagi kami tidak ada masalah. Jamkesmas. Selain itu. Hal ini disebabkan karena faktor medis dan sedikit karena yang bersangkutan belum menerima program KB. “Tapi pasien mau ber-KB atau tidak bergantung yang bersangkutan.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 21 .

bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung. Dengan jumlah pasien yang demikian besar. rumah sakit terlihat penuh. Bagaimana rumah sakit ini menyambut program Jampersal? 22 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .RSUD Bantul Menyambut Program Jampersal Setiap hari RSUD Bantul rata-rata melayani 800 pasien rawat jalan. tak heran bila pada jam kunjungan.

S

ejak bergulirnya program Jaminan Persalinan (Jampersal), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta, telah mempersiapkan diri dengan segala kemampuan yang ada. Mulai dari ruangan, Sumber Daya Manusia, sistem rujukan, sosialisasi teman sejawat, simulasi, mekanisme alur kerja, dan berbagai sarana pendukung lainnya. “Prinsipnya, kami berkeinginan mendukung dan mensukseskan programJampersal,” kata wakil direktur Pelayanan RSUD Bantul dr. Gandung Bambang Hermanto. Menurut dr. Gandung, sejak berlaku program Jampersal, rumah sakit kebanjiran pasien. Pada saat tertentu, bangsal penuh, bahkan sampai ke lorong-lorong. Kamar bayi juga ikut penuh. Pernah ruang perinatal yang berkapasitas 24 bayi, harus menampung 66 bayi. Terpaksa dilakukan, sebab Rumah Sakit tidak boleh menolak pasien. Apalagi yang datang ibu hamil yang akan melahirkan. “Ini merupakan masalah yang belum pernah diprediksi. Apakah sarana kesehatan yang tersedia mampu melayani atau tidak. Sekalipun demikian, semua pasien persalinan kami terima, tidak mungkin menolak dengan alasan apapun. Walau kapasitas tidak menampung, tetap diterima, dengan segala keterbatasan yang ada,” ujar dr. Gandung. Untuk mendukung program Jampersal, RSUD dengan kapasitas 266 kamar tidur ini, memiliki 21 dokter spesialis dalam 4 spesialis besar yakni: bedah, dalam, anak, dan kebidanan dan kandungan. Untuk mendukung pelayanan program Jampersal, RSUD telah menyiapkan 222 perawat dan 30 bidan. Selain melayani program Jampersal, setiap hari rata-rata rumah sakit melayani sekitar 800 pasien rawat jalan. Dengan jumlah pasien yang demikian besar, maka wajar bila pada jam kunjungan, rumah sakit terlihat penuh, bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung, sehingga ada sebagian yang harus berdiri, karena tak memperoleh tempat duduk. Mengapa masyarakat berbondong-bondong menuju rumah sakit, menurut dr. Gandung disebabkan karena sosialisasi pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas masih kurang, Akibatnya masyarakat memilih langsung ke rumah sakit. Di samping sosialisasi, ada kemungkinan pelayanan dasar juga belum siap. Ketidaksiapan itu, bisa jadi karena biaya persalinan yang disediakan Jampersal

tergolong kecil (hanya Rp 350.000, padahal di Bantul rata-rata sampai Rp 700.000), sehingga bidan swasta dan pelayanan kesehatan dasar cenderung merujuk ke rumah sakit. “Berdasarkan pengalaman, karena rumah sakit terbatas daya tampungnya, bila pasien datang dengan persalinan normal, mereka kami rujuk kembali ke Puskesmas setempat. Sebab, masyarakat yang datang ke rumah sakit, tidak semua berdasarkan rujukan. Tapi banyak juga yang kehendak sendiri. Alasan mereka bersalin di rumah sakit, karena mereka merasa lebih nyaman dan tenang,” ujar dr. Gandung. Menurut dokter kelahiran Yogyakarta ini, dengan program Jampersal, banyak pelajaran yang bisa diperoleh, di antaranya pembelajaran bagi dokter untuk membuat catatan medis setiap kali setelah pemeriksaan. Juga membuat laporan medical record pasien, sebagai bahan pendukung klaim biaya Jampersal. Sebab, bila tak dilengkapi dokumen medical record, klaim tidak bisa dilakukan. Padahal, sebelumnya, dokter hanya melakukan diagnosa pemeriksaan, selesai. Sementara, menurut Kabid Pengendalian RSUD Bantul, Siti Suryati, SKM, pembelajaran yang tiada henti bernama sosialisasi. Sebab, masih banyak teman sejawat yang harus terus mendapat pemahaman tentang administrasi. Apalagi dengan adanya perubahan Software dari INA DRG menjadi INA_CBG’S. Jadi harus terus belajar. “Pernah, RSUD mengajukan klaim untuk bulan April-Desember 2010, baru bisa cair tahun 2011, tapi untuk bulan November-Desember 2011, akan segera cair. Jadi saat ini keuangan kami surplus,” ujar Siti. Sejak awal, semua proses harus baik, jelas sebab kalau tidak baik, pasti akan mengganggu ketersediaan dokumen. Bila ketersediaan dokumen terhambat, akan mempengaruhi proses klaim. Bila proses klaim terhambat dalam jangka panjang, akan mempengaruhi pencairan dan perputaran keuangan rumah sakit. Berdasarkan Rekap laporan tahun 2011, rumah sakit setiap bulan rata-rata mencairkan Rp 2 miliar untuk program Jamkesmas dan Jampersal. Hingga luncuran ke 5 tahun 2011, sudah dicairkan lebih dari Rp 24 miliar. Di RSUD Bantul, secara keseluruhan, rawat inap didominasi program Jampersal, sedangkan rawat jalan didominasi program Askes, sisanya ditempati masyarakat yang membayar sendiri atau umum. ∞
EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

23

dr. Sarminto, M.Kes:

Jampersal Sebaiknya Dibatasi
Jaminan Persalinan (Jampersal) --program anyar Kementerian Kesehatan yang sedang bergulir sejak Juli 2011- sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelayanan persalinan. Mulai dari kemudahan akses, penanganan oleh tenaga kesehatan terlatih, dan biaya ditanggung pemerintah. Sekalipun demikian, masih ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan dalam waktu singkat untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu. Menurut dr. Sarminto, M.Kes, kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, banyak hal yang mesti diperbaiki dari program Jampersal ini, di antaranya menggiatkan sosialisasi tentang program tersebut. “Masyarakat berlomba-lomba ke Rumah Sakit. Padahal mereka sebetulnya bisa dilayani di Puskesmas terlebih dahulu,” kata dr. Sarminto. Kebijakan Jampersal sebaiknya dibuat per wilayah, tambahnya. Berikut penuturannya lebih lanjut:. Bagaimana implementasi program Jampersal selama ini? Adanya program Jaminan Persalinan (Jampersal), bagi kami sangat menolong kegiatan dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Untuk daerah Yogyakarta, AKI-nya sudah cukup baik, sementara angka persalinan oleh Nakes, sudah hampir 95 ke atas. Nah, Jampersal ini menolong bagi yang tidak mempunyai jaminan. Namun di lain pihak ada beberapa kendala terutama di tingkat bawah karena Jampersal ini ongkosnya hanya Rp 350.000, sedangkan di Yogja tarif bidan saja sudah Rp 500.000. Ada bidan yang tidak mau menangani. Mereka kemudian merujuk ke RS ataupun ke Puskesmas. Itu yang menjadi kendala kami. Kami berharap biaya yang ditanggung Jampersal ada kenaikan, bukan Rp 350,000 tapi sekitar Rp 500.000. Sama dengan standar yang ada? Iya. Karena ini program baru sosialisasi juga harus terus dilakukan, sehingga sistem rujukan menjadi lebih optimal. Artinya persalinan normal yang seharusnya bisa ditolong di tingkat dasar misalnya Puskesmas rawat inap, tidak perlu langsung ke Rumah Sakit. Apa sebenarnya kendalanya? Pertama, Jampersal program baru. Kedua, mungkin sosialisasi masih kurang pada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mengerti bahwa persalinan normal seharusnya cukup di Puskesmas atau di bidan swasta. Ketiga, untuk yang swasta mungkin tarifnya terlalu rendah. Akhirnya mereka cenderung untuk merujuk saja ke RS, sudah dapat Rp 100.000. Bidan merujuk ke RS atau Puskesmas? Sistem rujukan kurang berlaku, masyarakat cenderung langsung rumah sakit. Kendalanya disebabkan karena belum sosialisasi atau karena memang masyarakat punya keinginan sendiri? Salah satunya sosialisasi masih kurang. Kedua orang boleh memilih, namun sistemnya juga harusnya berjalan. Artinya dia tidak dapat penggantian. Logikanya kalau masyarakat langsung ke RS seharusnya tidak mendapat penggantian biaya. Tapi kenyataanya tidak seperti itu. Tetap saja mendapat penggantian? Iya. Seharusnya, kalau ada rujukan dari Puskesmas baru mendapat penggantian. Ke depan kita butuh adanya suatu Peraturan Gubernur agar sistem rujukan bisa berjalan. Itu yang akan kita susun agar sistem rujukan jalan. Meskipun kita yakin sistem rujukan akan jalan kalau semua masyarakat sudah terasuransi dengan baik. Kalau asuransi berjalan baik, sistem rujukan juga berjalan baik. Kalau Jampersal kan sudah semuanya, untuk orang kaya pun bisa meskipun, filosofinya hanya untuk orang yang tidak mampu. Jadi ada efek samping dengan adanya Jampersal. Ya. Seharusnya untuk Yogja dengan yang AKI dan AKB sudah agak rendah, tidak disamaratakan dengan kebijakan Jampersal. Artinya orang yang mampu tidak dibantu pemerintah. Akibatnya, masyarakat yang dulunya sudah mandiri mau bayar, sekarang kalau anak ke 2 atau ke 3, tidak mau bayar kalau mereka ke RS. Kejadian serupa terjadi juga di Puskesmas. Di Puskesmas Tegal Rejo, Mergangsang, kondisi rawat inapnya sudah bagus. Artinya orang ke situ pun tidak masalah dengan anak ke 2 atau ke 3. Yang menjadi masalah yang dulunya mandiri, sekarang dibayar pemerintah. Seharusnya kebijakan itu untuk di luar Jawa, di daerah yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik karena pelayanan kesehatannya memang masih kurang. Kalau DIY Nakesnya saat ini sudah 95%, tanpa Jampersal sudah cukup. Sebagai masukan, sebaiknya kebijakan ini dibuat per wilayah. Lalu dengan adanya Jampersal apakah masih ada peran untuk menurunkan AKI dan AKB? Saya tidak tahu persis, tapi evaluasi kami AKB/AKI itu

24

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

Yang repot dalam pelaksanaannya. Karena sosialisasinya kurang maksimal, masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Nah, kalau sudah begini, kalau tiba-tiba distop --orang kaya tidak boleh-- bisa jadi masalah.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

25

Memang selama 5 tahun AKB/ AKI kita naik turun antara 40-50. Nanti bisa ditanyakan ke RS Bantul. Sehingga RS ini tidak bisa menampung pasien. Program Jampersal masih menemui beberapa kendala di lapangan. Tidak semua dirujuk. Terkait dengan Jampersal. Tarif Jampersal lebih rendah. dan 49 (2011). berarti kesalahan kebijakan. Tidak tahu juga. tapi akhirnya dicukup-cukupi. Kedua. Jadi tidak mudah. Puskesmas rawat inap BOR-nya masih di bawah 50%. solusi apa yang sudah dilakukan? Kalau terkait dengan biaya. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. Kalau penyebabnya dari swasta. Pertolongan persalinan normal dengan yang dilayani dengan tenaga kesehatan tinggi. Untuk semua hanya untuk tahun 2011? Yang repot dalam pelaksanaannya. Nanti bisa jadi masalah. karena memang di RS jadi pusat rujukan Jampersal. masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. jangan untuk semua orang. Jadi tidak mudah. Kemudian belum semua bidan praktek swasta mau ikut PKS (Perjanjian Kerja Sama). dalam pelaksanaan di lapangan jadi ikut merepotkan juga. Ini karena Jampersal untuk semua. maka seharusnya mau kerja sama dengan Jampersal juga. kita setiap Jumat bertemu dengan profesi IBI (Ikatan Bidan Indonesia) untuk melakukan sosialisasi agar teman-teman bidan tetap mau kerja sama. ∞ (Pra. Memang kita salah. harga dinaikkan. Bagi saya program ini sangat membantu. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. itu kebijakannya berbeda. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. Sebab mereka selama ini bekerja sama dengan Jamkesmas. Apalagi ini RS Pemda. Saya tidak tahu persis ini dampak Jampersal atau bukan. beliau akan jawab: itu kesalahan temen-temen Dinas. itu mengurangi. Antisipasi penumpukan pasien yang dirujuk di RS. Lima tahun terakhir ini pernah 48. yang dulunya sudah mau di swasta. Banyak masyarakat yang langsung datang ke rumah sakit. rayonisasi. Kita sudah menyampaikan ke Ikatan Bidan Indonesia agar bersedia menolong. Ke depan harus mempunyai Pergub atau aturan lainnya yang ada kaitannya dengan sistem rujukan. Nanti bisa jadi masalah. 47 (2009). bagaimana cakupan RS. Kemarin waktu evaluasi ternyata KB tidak berhasil. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Ada kenaikan. Karena sosialisasinya kurang maksimal. Berdasarkan evaluasi. Memang. Kemudian juga harus dibatasi. sehingga banyak bayi yang dilahirkan. Memang menjadi pertanyaan. Saya tidak tahu persis kenapa.bisa jadi masalah. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. Di RS Bantul. Ada pos biaya untuk merujuk? Semestinya yang dirujuk itu yang tidak bisa ditangani. Desy) . Sehingga nanti terlihat manfaatnya. Bu Sesjen juga pernah mengatakan sosialisasinya kurang bagus. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. Nah. Mereka sosialisasinya kurang. Kenyataannya Bantul juga demikian. Akibatnya banyak bidan tidak mau menerima pasien yang merujuk ke program Jampersal. Tapi tentu saja tidak mudah. untuk membuat kebijakan spesifik bagi setiap provinsi cukup merepotkan. satu bok standardnya untuk 1 bayi tapi dipakai 2 sampai 3 bayi. Saya coba cari penyebabnya. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Sekarang kita malah kebanjiran pasien. Masukan lain? Salah satunya. apakah perubahan tersebut terjadi karena KB yang tidak terkendali. 41 (2008). Kalau kita tanya ke Pak Dirjen. sekarang malah dilempar. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. Namun. Apalagi ini RS Pemda. Mereka yang sebelumnya mandiri. tapi kita tidak bisa menarik kesimpulan apakah ini karena Jampersal atau bukan. kalau tibatiba distop --orang kaya tidak boleh-. dibanding tarif bidan praktek swasta. kalau sudah begini. DPR bisa maramarah. Kemudian dalam kaitannya dengan rujukan. 43 (2010). bagaimana daya dukung sarana kesehatannya? Masyarakat sekarang berbondongbondong ke pelayanan kesehatan negeri. karena sosialisasinya kepada masyarakat Jampersal di rumah sakit gratis. DPR bisa mara-marah. Ini karena antusiasnya orang menggunakan Jampersal. Mereka naik 300% – 400% kalau tidak salah. Mereka lebih suka merujuk ke rumah sakit. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. Tapi kenyataan di lapangan berbeda. jika tidak demikian. Kalau dulu mereka sudah mau ke swasta.Memang kita salah. Bagi saya program ini sangat membantu 26 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM dari 43 sekarang menjadi 49. sekarang berbondong-bondong menggunakan Jampersal. salah satu penyelesainya dengan memanfaatkan Puskesmas rawat inap. apakah kenaikan itu karena Puskesmas pembantu tidak mau melayani atau dari swasta. sebelumnya pernah juga 36 (2007).

dan tokah agama maupun masyarakat. harus memilih dengan bidan siapa yang dianggap memberi kemantapan hati. Selain Radio Bantul. Maya Sintowati Pandji. maka pelayanan Jampersal otomatis akan menjadikan Puskesmas sebagai tujuan utama. tapi kontennya tetap terkait dengan kesehatan ibu dan anak. tapi belum menyentuh apa keuntungan bersalin dengan program tersebut. baik ruang perawatan. Sementara ada Puskesmas lain yang masih satu kecematan. bila ada pasien yang datang untuk bersalin. bila masih ada masyarakat yang belum dapat memahami secara benar maksud dari program tersebut. MM: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal. tinggal mengembangkan Puskesmas lain dengan menduplikasi Puskesmas yang sudah ada menjadi model. pasti akan menjadi sarana Puskesmas rawat inap yang bagus. tapi tempatnya terbatas. “Semua ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program Jampersal. Untuk itu menjadi tantangan. melahirkan itu berkaitan dengan kemantapan hati. Media yang digunakan di antaranya Radio Bantul.” ujarnya tegas. Tapi. kepala Puskesmas diminta untuk menyusun program untuk meningkatkan BOR-nya. Sebab. “Sosialisasi hanya menjelaskan apa Jampersal. Ketika ada sarasehan. banyaknya persalinan ibu hamil di rumah sakit. MM. Sambil menambah pemahaman masyarakat tetang rujukan. Ada wacana untuk menggabung dua Puskesmas tersebut. drg. Tidak sedikit yang harus sampai mengorbankan nyawa. memang sudah pilihan masyarakat dengan berbagai alasannya. Sudah ada program secara rutin mengisi siaran setiap harinya. bagaimana mewujudkan Puskesmas menjadi pilihan utamanya. sebenarnya sosialiasi sudah dilakukan mulai Maret 2011 dengan melibatkan DPRD. BOR-nya tinggi. Untuk itu. Namun setelah diberi penjelasan akhirnya mereka bisa memahami dan mendukung program tersebut. maupun SDM-nya. juga mengangkat tentang Jampersal. sayang selama ini ruang rawat inap yang tersedia. rumah sakit tidak bisa menolak.” jelas Maya. Puskesmas. padahal dapat dilayani di Puskesmas terdekat. tidak diisi secara maksimal. “Saya juga pernah melahirkan. peralatan. Maya. Sehingga kedua Puskesmas dapat saling melengkapi. sosialisasi mengenai Jampersal ini dilakukan juga. Ada masyarakat yang ingin langsung bersalin ke rumah sakit. paling tidak ada satu Puskesmas yang menjadi pilihan utama masyarakat. Menurut Kadinkes. Hal ini tidak dapat dipersalahkan atau ditolak. Banyak kepala Puskesmas yang beranggapan itu pekerjaan berat. Menurut drg.” ujar dokter yang juga Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta ini. dengan biaya yang besar untuk membangun gedung. Kadinkes berharap. Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta. sudah berdiskusi dengan drg.Drg. masyarakat harus menentukan pilihan tempat melahirkan. Program Jampersal terus bergulir. tidak elok untuk menolak mereka. juga ada radio swasta dengan memanfaatkan program masyarakat sehat (PMS). sebenarnya para bidan itu lebih nyaman memberi pelayanan di Puskesmas dibanding di rumah bidan. hanya kisaran 25-30% saja. Selanjutnya. Tentu program ini harus terus disempurnakan. “Mereka harus tetap dilayani. “Kami mempunyai slot untuk dialog dengan masyarakat secara berkala dengan tema KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). dan banyak lagi. meski banyak pula kekurangan di sana-sini. Maya menilai gambaran yang diberikan tentang manfaat Jampersal kurang tajam. Terkait dengan sosialisasi Jampersal. Malah. Untuk antisipasi. Menjadikan Puskesmas pilihan masyarakat akan menjadi fokus program ke depan. apalagi masuk UGD. Dengan biaya sebesar itu. Walau tentu saja ini bukan pekerjaan mudah. Fenomena ini menunjukkan bahwa Puskesmas belum menjadi pilihan. leaflet. Maka. sebagai program baru membutuhkan waktu untuk sosialisasi. seperti poster. tidak selalu berjudul Jampersal. Banyak manfaat yang sudah dirasakan. Jadi wajar. Bila ini terwujud. Menurut Kadinkes. mereka pernah memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2088 tentang mutu pelayanan Puskesmas.” tutur Maya lebih jauh. Jamkesmas. Memang. perlu upaya untuk meningkatkan jumlah pengguna rawat inap di puskesmas ( BOR) tersebut.” ujar drg. ia sendiri heran dengan rendahnya BOR Puskesmas tersebut. Sebelumnya. Sosialisasi juga dilakukan melalui media cetak. Kemudian ada Puskesmas akan mendapat bantuan bangunan senilai 1 Miliar lebih. Begitu juga saat perayaan hari kesehatan nasional. Kondisi seperti ini masih sering terjadi di Kabupaten Bantul. Maya. pada kegiatan Bantul Ekspo pun. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 27 . Menurut dr. dan Jampersal. Kuncoro (Ketua Forum Komunikasi Kepala Puskesmas). Walau demikian proses sosialiasi tetap harus terus ditingkatkan. Berikut penuturannya lebih lanjut. Maya Sintowati Pandji.

manage Jampersal untuk memenuhi agar anak dan ibu sehat”.000. Kabupaten Subang. Berdasarkan pengalaman bidan Tin. tingkat realisasinya belum seperti yang diharapkan. ketika ada kesulitan langsung bertanya. Dijelaskan lagi oleh dr. Audit medis dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) belum dilaksanakan. Bila ada yang belum dibayarkan maka semua utang yang terjadi akan diselesaikan bila anggaran telah tersedia. Kota Bekasi. Hanya beberapa daerah yang tingkat realisasinya tinggi. Kota Depok. Cakupannya bagus. Bahkan ada beberapa daerah yang belum dapat melaksanakan Jampersal seperti Kabupaten Garut. Oleh sebab itulah. klaim melalui Jampersal jauh lebih mudah. dan pasca melahirkan.032. Bidan Tin Citarik (56 tahun) yang seharihari bertugas di Rumah Sakit Ibu dan Anak dan di luar jam kerja bekerja sebagai bidan swasta ikut bekerja sama dalam Jampersal. Tahun ini tidak dibatasi jumlah anaknya. Harus ada reward dan punishment. Dibanding klaim dengan SKM (Surat Keterangan Miskin). pemahaman kita. pasien akan mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kehamilan. Kota Cirebon. Lukman dari Dinas Kesehatan Prov. tidak heran jika provinsi ini menyumbang jumlah terbesar Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia. Jampersal di Jawa Barat Proram Jaminan Persalinan (Jampersal) yang diluncurkan Kementerian Kesehatan Juni 2011. Masyarakat kita kalau dengar gratis. H. PKS juga sudah. Kabupaten Indramayu. Lukman. Kebetulan baru selesai dimonitor dan dievaluasi. Yang jadi masalah adalah pelaksanaan di lapangan. dan banyak lagi. Subang menyambut baik. Jampersal diterima dengan baik. senang. Dengan jumlah penduduk terbesar. Cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda penduduk (KTP)/identitas diri dari wilayah setempat atau dari wilayah lain di seluruh Indonesia. Dengan KTP tersebut. Dalam melakukan klaim keuangan selama ini ia tidak mengalami kesulitan selama semua persyaratan lengkap.000. Kabupaten Kuningan. Ada yang langsung bisa diterima sesuai petunjuk teknis. Malah mereka sudah membuat peraturan. Dalam pelaksanaannya. Kota Bandung sendiri hanya menyerap 6. Lebih lanjut dr. Malah KB pasca salin. maka ia akan 28 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Susatyo Triwilopo MPH. kita stop. sehingga terkadang memperpanjang pencairan keuangannya. melahirkan. Salah satunya Kabupaten Subang. kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung. kab/kota sebenarnya sudah mensosialisasikan program Jampersal. Dari 24 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Barat. Dalam sebulan. termasuk daerah yang mempunyai cakupan bagus. Kabupaten Subang memimpin cakupan realisasi Jampersal terbesar. Animo masyarakat pun adem-adem saja. Asumsinya agar aman dalam penggunaan keuangannya. me- Sementara itu. Berbeda dengan yang lain. “sebetulnya esensi Jampersal bukan pada gratisnya. dr.000. Ada juga daerah yang tidak peduli.552. Mereka terbuka. tapi ada juga yang harus membuat peraturan tertentu. Bila dikalikan Rp 350. Jawa Barat. Jampersal: Lain Ladang Lain Belalang Implemantasi Jampersal di Provinsi Jawa Barat. Menurut dr.000) dari dana yang disediakan untuk Jampersal sebesar Rp 9. Susatyo mengatakan bahwa semua klaim akan segera diselesaikan.2% (Rp 584. menurut dr Lukman. program Jampersal menjadi sangat penting bagi provinsi ini dalam usaha menurunkan tingkat kematian tersebut. Sementara daerah yang sudah melaksanakan Jampersal. bidan Tin bisa menolong rata-rata 20 persalinan. dalam satu bulan ia melayani rata-rata 20 pasien Jampersal. Jampersal memang belum berjalan seperti yang diharapkan. Sekadar informasi. Jadi ya. jelas bidan Tin. program Jampersal sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan persalinan dengan persyaratan yang sangat sederhana. ada yang menambah dengan peraturan lain. melihat bahwa dalam pelaksanaan Jamperesal harus dibenahi sistim rujukan/ referal-nya. Menurut bidan Tin. sudah bergulir juga di Provinsi Jawa Barat. tapi daerah lain menerima apa adanya. memang berbeda-beda dalam menyikapinya.

Bandung. Menurut dr.815. Karawang Kab.970.000 1.07 3.136. klinik bersalin.000 6.623.000 12.936.981.000 1. Bandung Barat Kota Bogor Kota sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota tasikmalaya Kota banjar Provinsi Alokasi 19.890.000 699.04 0. dr.00 121.53 56.175.000 220.672. H.062.928.000 1.965. Spektakuler Lain lagi cerita pelaksanaan program jampersal di RS Hasan Sadikin.787. Bagaimanapun.259.000 10. Majalengka Kab. termasuk Rumah Sakit Swasta.323.000 3.019478.10 0.000.000 1.000 6.17 3.16.00 85. Di RS ini setiap bulan terjadi peningkatan yang signifikan. dokter praktek.000 6.396. seharusnya sistem referal/sistim rujukan yang ada mengatur puskesmas.111.000 8.000 1. Garut Kab.000 2.00 9. sehingga belum dipahami para pihak.000 1. Usulan di.00 17. Bayu.000 6.000 3.000 154.480. belum secara nasional.00 0.000 268.000 2. Cirebon Kab.” jelas dr.713900. Kadang fisiologi.343.33 0.797.732.61 0.276.73 8. Bekasi Kab.44 67.01 0.Rekap Alokasi dan realisasi Jampersal Provinsi Jawa Barat Kab/Kota Kab. semakin hari semakin banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas Jampersal sehingga Bed Occupation Rate > 100 %.686.00 25. ∞ 29 Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Pasien Jampersal Bulan November di RS Hasan Sadikin Bandung Rawat Rawat Jumlah Bulan Inap Darurat Juni 135 26 161 Juli 163 31 194 Agustus 199 26 225 September 248 74 322 Oktober 313 86 399 November 332 107 439 Jumlah 1390 350 1740 memperoleh penggantian dari Jampersal sebesar Rp 7. Kuningan Kab.092. Sumedang Kab.00 32.000 Realisasi 2. Untuk pelayanan Jampersal melebihi kapasitas yang tersedia.308.000 1.833.96 0.203. dan rumah sakit bersalin baik itu pemerintah maupun swasta yang sudah melakukan PKS dengan pengelola Jamkesmas di Pemda Kabupaten/Kota maupun Provinsi.420. karena gratis.012. begitu juga bagi dokter swasta.63 20.500 1. pustu. Akibatnya RS kami overcapacity.940.000 9.704.044. menurut dr.05 %Realisasi dari total alokasi 12. dan overload. H.013. Tasikmalaya Kab.000 4. Walaupun tanpa rujukan”.198. kita tak bisa menolak pasien yang berobat ke kita. Bayu Wahyudi.000 1.800.289.OG.39 0.520. Ciamis Kab. Seharusnya mereka terlebih dahulu ke Puskesmas. Cianjur Kab. maupun dokter swasta banyak yang belum paham akan pelaksanaan Jampersal.078.000 1.24 9. Bayu agar memperbaiki manajemen pelaksanaan Jampersal kiranya merupakan masukan berharga untuk suksesnya Jampersal ke depan.00 0.000 209. Mengapa itu bisa terjadi.750.62 2. kadang langsung melempar pasien ke rumah sakit.Subang Kab. atau yang mempunyai security level di bawah 2.000 2.419.35 0.159.702. Bayu melihat hal tersebut akibat sosialisasi Jampersal yang belum menyeluruh.000 8.402.00 0.841.034. Indramayu Kab.000 165.531.245.88 40. untuk program Jampersal.000 439. Begitu juga bidan. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .582. Bogor Kab. H.00 4. apalagi jika persalinan mereka tidak ada masalah.040. bagi masyarakat jika ingin melahirkan mereka langsung ke rumah sakit.000 8.120.08 9.000 6.000 2.991.312. pihak Puskesmas maupun bidan dan dokter swasta.23 11. tidak bayar.000 1.544188. Sukabumi Kab. dokter Puskesmas.000 2.612.000 423.102.355.929.52 23.00 0.000 759.000 % realisasi dari luncuran I 40.000 51. Sehingga banyak masyarakat yang belum jelas dengan program Jampersal.36 12.653.017 1.156.668.00 0.300.140.000 5.726. Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin dr. Bandung Kab. Apakah tarif sebesar Rp 350.335.00 2.095 2. ”Pada kenyataannya yang datang berobat ke sini adalah pasien patologi.04 0.71 0.241. pelaksanaan Jampersal di RS Hasan Sadikin berjalan sangat spektekuler.000 1.00 13.000 2.959.000 9.347. dsb.180.899.253.80 31.000 1.993.95 30.55 7.198. Usul dr.528.000 9.730.005.144.835.493486.041. Bayu program Jampersal adalah program yang bagus untuk menekan AKI dan AKB.000 171.000 2. H.15 7.340.678.000 647.00 58.242. Sebaliknya. Akibatnya. bidan Tin menganggap hal itu sudah cukup memadai.56 24.56 0.06 17.071. karena satu dan lain hal banyak yang ditolak oleh bidan di Kabupaten/Kota maupun Rumah Sakit.042.000 259.865610.000 3.426.800. MPHM Sp.47 0.306.638.00 107.31 Realisasi Jampersal Dinas Kesehatan Kota Bandung ”Tetapi karena memilih tempat berobat adalah hak asasi manusia.88 82. H.334.510.504.000 Luncuran 1 5.874.469.472.008.655.396.000 357.000 1.000 2.870.00 0. operate house.194.00 36.703. polindes.000 2.100.000 4. Bagi bidan ada yang enggan karena klaim Jampersal mereka anggap terlalu murah.000 3.04 2.100. RS Hasan Sadikin idealnya menerima pasien derajat kesakitan di atas level 2.000 4.000 2.190.552.682. kemudian juga terhadap bidan praktek swasta.000 3.148.000.479.140.000 sudah memadai untuk memberikan standar pelayanan minimal.447.000 2.427. Bayu.22 11.000 2.494.650.000 9.083. Purwakarta Kab. Bayu lagi.790.

pikiran. apalagi keluarga miskin. Memang. ∞ 30 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Tapi. tenaga.Bantul. jeli dan teliti melakukan pemetaan wilayah mana yang membutuhkan jampersal. drg Maya Sintowati Pandji. sebagian besar mereka agak keberatan. mengapa bersalin di RSUD. melayani kesehatan masyarakat. walau biaya persalinan jampersal di bawah rata-rata standar perda. Dengan sidikit bingung menjelaskan. Apalagi. ketika ditanya. apa jampersal tidak bermanfaat ?. Yogyakarta. Indah sekali dialog di atas. Untuk penjelasan ini. MM. demi mencari ridho Allah dan tegaknya merah-putih di Bumi Persada yang kita cintai. pengguna jampersal dari orang yang mampu ini lebih banyak tuntutannya. bisa jadi rugi secara materi menolong persalinan ( waktu. Menurutnya. juga dialami oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. sehingga harus mendapat induksi. Persoalannya dalam perencanaan. sebagian besar tenaga bidan siap berkorban. setelah diobservasi. serta didukung para pelaksana yang profesional dan jiwa patriotik yang tinggi. Dengan alasan yang sama rasa kesulitan untuk memotivasi bidan. dll terkuras). baik yang kaya maupun yang miskin ini. maka kami merujuk ke RSUD. saya meyakini insya Allah sebagai ibadah. untuk rakyat Indonesia. Semangat untuk membantu dan kerja secara progesional akan tetap terjaga. selama ini masyarakat sudah terbiasa melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. suami siap antar jaga. Jelas bermanfaat. Sebab. Memetakan lebih 450 kabupaten-kota memang persolan rijit dan rumit. masih butuh waktu untuk merencanakan dengan lebih baik. Sementara bidan tidak ada kewenangan untuk menginduksi. Ketika sang bidan ditanya. jawab sang bidan tangkas. Anggaranya cukup ?. masih tinggi rasa solidaritas dan nasionalismenya. bila uang negara digunakan untuk mereka yang hidup berkecukupan. dengan kendaraan apa Anda merujuk ? Ia menjawab menyewa mobil. Untuk melayani orang miskin pengguna Jampersal. Tapi. ternyata belum ada perkembangan. mereka menagatakan: tidak terkait langsung antara program jampersal dengan penurunan AKI & AKB. kata drg Maya. Sebagai salah satu nasionalisme bidang kesehatan yang sebenarnya. walau hanya mendapat penggantian di bawah standar biaya pada umumnya. Di Yogyakarya. “Dengan diniatkan karena ibadah insya Allah akan diganti dengan cara lain yang lebih baik”. Yakni: Nasionalisme Jampersal. harus dengan sabar.Prawito Nasionalisme Jampersal ? Anom (25). Hanya saja. tentu akan menghilangkan hambatan kesulitan merencanakan yang baik. Sekalipun para bidan sebagian juga sudah paham. bahwa istrinya ikut program Jampersal (Jaminan Persalinan) sudah melakukan pemeriksaan 9 kali ke tenaga bidan setempat. walau tak seberapa. yang juga bekerja di RSUD Bantul ini menjelaskan: pasien sudah pecah ketuban 10 jam yang lalu. Sebuah ungkapan yang tidak mau hitunghitungan. Jampersal tidak secara signifikan mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. Yakni sebagai salah satu cara untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Bukti. Kalau begitu. Sebab. untuk pasien kaya yang menggunakan jampersal. tidak di Puskesmas ? idan Handayati. bila Jampersal diperuntukkan daerah yang membutuhkan. Ia tampak gusar menami istri menunggu persalinan anak pertama di RSUD. Memang. bila untuk pelayanan orang miskin. Bila ada jiwa patriotik yang tinggi dari para perencana dan pelaksana. mengapa jampersal tahun 2011 untuk seluruh ibu hamil dan melahirkan. mereka sudah mampu membiayai seluruh persalinan dengan biaya sendiri dengan pilihan kelas tertentu. untuk mewujudkan jampersal sebagai tali perekat nasionalisme kita. Bagi pelaksana juga dapat mengalahkan imbalan yang diterima. tanpa harus mengurangi hak orang miskin. Hanya saja melakukan pemetaan dan perencanaan anggaran juga perlu kerja keras dan sungguh-sungguh tersendiri dari para perencana. pas jawabnya. kemanfaatannya akan menjadi lebih sempurna. para tenaga bidan yang hidupnya dibawah standar mereka agak keberatan. “Jadi ada kesulitan menumbuhkan motivasi diri dalam pelayanan” kata Bidan Handayati. Ia menyerahkan bidan menjawab. profesionalisme dan rasa kemanusiaan tenaga bidan melayani persalinan pengguna jampersal. sistem pencairan yang cepat dan akurat. Panembahan Bantul. apalagi belum terdukung data yang akurat.

Merujuk Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan yang telah dikonfirmasi oleh Pusat Biomedis dan Teknologi dasar Kesehatan. senantiasa menjaga kesehatan. masyarakat harus tetap waspada mengingat kemungkinan penularan ke manusia masih ada. Meski cenderung terjadi penurunan. mengutip penjelasan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL) Prof. Esok harinya. penderita dirujuk ke RS Rujukan Flu Burung.RAGAM Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Daftar korban Flu Burung meninggal bertambah satu menyusul kasus yang menimpa PD. Untuk diketahui. selain korban flu burung meninggal. DTCE. penderita mengalami sesak nafas dan tidak sadarkan diri. jumlah kasus flu burung mengalami penurunan. ia membeli obat di warung. puncak jumlah kasus flu burung di dunia terjadi pada 2006. Total jumlah kumulatif korban meninggal mencapai 151 orang terhitung sejak 2005 hingga 9 Januari 2012. Sayangnya. Program penanggulangan yang umumnya dilakukan pada hewan. nyawa penderita tidak tertolong dan meninggal pada hari yang sama. DTM&H. tercatat 115 kasus flu burung skala dunia dan 55 kasus di antaranya terjadi di Indonesia. selaku vocal point International Health Regulation (IHR) juga telah menginformasikan kasus ini ke WHO. Sp(K). sehingga harus dipindahkan ke ruang ICU.50 WIB. 7 Januari 2012. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL). penyuluhan masyarakat dilakukan sejumlah pencegahan yakni: menghindari kontak dengan unggas sakit. ∞ (Pra) Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun Jumlah kasus Flu Burung di dunia maupun Indonesia pada 2011 mengalami penurunan. penderita berobat jalan ke Rumah Sakit swasta di kawasan Jakarta Utara. Tjandra Yoga Aditama. Meski demikian. Tim Terpadu Kemenkes dan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah penderita dan lingkungan sekitar. RSU Tangerang. Saat itu. Tidak ketinggalan baik fasilitas maupun kewaspadaan petugas kesehatan harus ditingkatkan. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 31 . tepatnya 3 Januari 2012. dr. Karena sakitnya tidak kunjung sembuh. Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI. total tercatat 183 kasus flu burung sejak 2005 lalu hingga Januari 2012. Salah satunya melalui Program Penanggulangan Avian Influenza (AI) yang dilakukan secara komprehensif baik pada hewan maupun pada manusia. Sedangkan pada manusia. Prof. Tjandra Yoga Aditama. adanya kemungkinan faktor risiko yaitu kontak langsung dengan burung merpati peliharaan PD yang sakit kemudian mati. empat hari berselang. upaya penanggulangan terhadap flu burung terus dilakukan. Guna meringankan sakitnya. Awal kasus PD terjadi ketika pria berusia 23 tahun ini mengalami gejala demam. batuk dan pilek sejak 31 Desember 2011. pukul 22. dr. dan segera berobat saat tubuh mulai menunjukkan gejala tanda sakit. Banten. Selanjutnya pada 6 Januari 2012. warga Sunter Jakarta Utara. Hasilnya. MARS. Data terakhir pada 2011. terdapat 11 kasus flu burung di Indonesia. antara lain biosecurity dan lain-lain. Seiring perjalanan waktu. dan 60 kasus di dunia. Guna menyikapi hal tersebut. selalu membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS).

sudah siap 2 RS. batuk. di Jakarta Sesjen mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan dan mencari perawatan dokter jika mulai mengalami panas tinggi hingga 38oC atau lebih. terdapat 10 RS yang sudah dilengkapi ruang isolasi bertekanan negatif. “Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 414/Menkes/SK/IV/2007 tanggal 10 April 2007. dan secara sengaja atau tidak bersinggungan dengan unggas (cairan maupun kotoran).RAGAM Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Menanggapi munculnya kembali kasus flu burung di Indonesia.” ujar dr. Banten. dan RSUP Persahabatan Jakarta. sakit tenggorokan. Sesjen meminta agar dokter-dokter di Puskesmas. RS. Saat ini. demam. Sekretaris Jenderal Kemenkes RI. telah ditetapkan 100 Rumah Sakit rujukan penanggulangan Flu Burung. Pemilihan 10 RS ini dengan mempertimbangkan endemisitas daerah tersebut terhadap kasus Flu Burung. MPHM. dan klinik-klinik swasta kembali 32 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . 17 Januari 2012. Saat ini. yaitu RSU Tangerang. Ratna Rosita Hendardji. terdapat di 31 Provinsi di Indonesia. Kemenkes telah lengkapi ruang isolasi rumah sakit khusus untuk Avian Influenza (AI). pilek.

000 kapsul. RSU Tanggerang Provinsi Jawa Tengah: RSU Dr. Sudarso Pontianak. RS Blambangan Banyuwangi.600 kapsul (Desember 2014). RSU Persahabatan. RS Dr. RSU Banyumas. H. RSU Kab. Margono Soekarjo Purwokerto. Murjani Sampit Provinsi Kalimantan Selatan: RSU Ulin. RSU Kolonedale Provinsi Sulawesi Selatan: RSU Dr. RD Kandou. RSU Gunung Jati Cirebon. M. Syamsudin Sukabumi. Dr. Slamet Garut. Slawi. 510. RSU Kayu agung. RSTP Dr. RSU Dr. RS Islam Faisal Makassar.000 kapsul di tahun 2012 agar buffer pusat tetap berjumlah 1.A. RSU Dr.000 kapsul dengan kadaluarsa: 54. telah dikirim ratarata 100. RS Akademis jaury. DR. Dr. M. RSU H Boejasin Pelaihari Provinsi Kalimantan Timur: RSU Tarakan. Apt. RSU Tarutung. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 33 . H. RSU Sintang Provinsi Kalimantan Tengah: RSU Dr. RSU Sanjiwani Gianyar Provinsi NTB: RSU Mataram. RSU Arga Makmur. “Saat ini tersedia sejumlah 1. RSU Pekalongan. ∞ (Pra) RS Rujukan Flu Burung Pulau Sumatera (29 RS): Provinsi Nangroe Aceh Darussalam: RSU Dr. Sam Ratulangi Provinsi Sulawesi Tengah: RSU Undata Palu. WZ Johanes dan RSU Dr TC Hillers Pulau Kalimantan (13 RS): Provinsi Kalimantan Barat: RSU Dr. Pada tahun 2011. RSU Dr. RS Dr S Djatikoesoemo. RSU Sinjai Provinsi Sulawesi Tenggara: RSU Kendari Provinsi Gorontalo: RSU Prof.melakukan pelatihan anamnesa khusus flu burung.” jelas Sri Indrawaty. RSU Pematang Siantar. R Sudjono. Hasan Sadikin Bandung. 831. Jamil Padang. RSU Andi Makkasau Pare-pare.395. Kariadi Semarang. RSU Tanjung Pinang. Rotinsulu Bandung. RSU Prof. RSU Dr. bahwa buffer stock obat flu burung (oseltamivir) masih tersedia di Pusat. Lahat Provinsi Bangka Belitung: RSU Tanjung Pandan. dan rencana pengadaan 540. RSU Subang Provinsi Banten: RSU Serang. RSU Luwuk. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. RSU H A Wahab Sjaranie Samarinda. RS Dr Soedono Provinsi DI Yogyakarta: RSU Dr.000 kapsul per provinsi dengan tanggal kadaluarsa tahun 2013.000 kapsul (Juni 2012). RSU Tanjung Selor Pulau Sulawesi (16 RS): Provinsi Sulawesi Utara: RSU Prof. RSU Lubuk Linggau. R Koesma Tuban. Suraji Tirtonegoro Provinsi Jawa Timur: RSU Dr. H RM Soeselo W. RSU Tidar Magelang. Sulianti Saroso. Karimun. Perlunya anamnesa yang lebih sensitif untuk mengetahui apakah pasien memiliki riwayat kontak dengan unggas. RSU Praya Provinsi NTT: RSU Prof. RSU Dr. RSU Ahmad Yani Pulau Jawa (32 RS): Provinsi DKI Jakarta: RSPI Dr. Pernyataan ini diperkuat oleh keterangan Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI. RSU Dr. M. Achmad Mochtar Provinsi Riau: RSU Arifin Ahmad Pekanbaru. RS Pare. direncanakan kembali pengiriman 100. RSU Dr. tandas Sesjen. “Gejala klinis AI sama seperti gejala flu biasa. Zainoel Abidin dan RSU Cut Meutia Lhokseumawe Provinsi Sumatera Utara: RSU H. Hoesin Palembang. RSU Pangkal Pinang Provinsi Bengkulu: RSU Dr. RSU Dr. MKes. Bima. RSD Kab. RSU Tabanan. Tahun ini. RSU Mayjen HM Ryacudu. RSU Kota Bontang. Moewardi. dan RSPA Gatot Subroto Provinsi Jawa Barat: RSU Dr. RSU Dumai Provinsi Kepulauan Riau: RS Otorita Batam Provinsi Jambi: RSU Raden Mattaher Provinsi Sumatera Selatan: RSU DR. atau terdapat unggas di sekitar tempat tinggalnya”. Sardjito dan RSU Panembahan Senopati Bantul Bali dan Nusa Tenggara (9 RS): Provinsi Bali: RSU Sanglah Denpasar. Aloei Saboe Provinsi Maluku: RSU Dr. RSU Panglima Sebaya.200 kapsul (Desember 2013). RSU Kudus. RSU Manna Provinsi Lampung: RSU Abdul Moeloek. karena harus dapat memenuhi kebutuhan di setiap daerah. RSU Indramayu. RSU Dr. RS Mokopido Toli-toli.000. RSU Kabanjahe. Dr. RSU Lakipadada Tana Toraja. Doris Sylvanus Palangkaraya. Saiful Anwar. RSU R. RSU Padang Sidempuan Provinsi Sumatera Barat: RSU Dr. M. Ketersediaan stok Tamiflu menjadi penting. Soetomo. RSU Dr. Yunus. RSU Raba Kab. RSU Dr. Adam Malik Medan.000 kapsul ke setiap provinsi . Dra. Sri Indrawaty. Abdul Aziz Singkawang. RSU Kalianda. RSU Dr. Haulussy Ambon Provinsi Maluku Utara: RSU Chasan Basoeri Ternate Papua (1 RS): RSU Jayapura. Soewondo. H. RSU Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. RSU Puri Husada. Soebandi. Hal lainnya adalah Tamiflu perlu didistribusikan kepada dokter-dokter agar dapat segera diberikan kepada pasien yang terindikasi.

DAERAH Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 34 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

35 Kadinkes Kalimantan Timur dr. Syafak Hanum.A . Peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat ini juga merupakan upaya Pemprov Kaltim untuk mewujudkan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs). kendala tersebut bukan berarti tidak diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .A. Provinsi. tidak boleh ada lagi warga Kalimantan Timur yang berobat ke luar negeri. Syafak. Kabupaten dan Kota serta lembagalembaga kesehatan dan masyarakat tentu sangat diharapkan supaya tujuan yang ingin dicapai dapat terealisasi dengan baik. Belum lagi masih banyaknya daerah perbatasan yang sulit terjangkau transportasi. Kalaupun harus di rujuk. Kerja sama serta koordinasi antara Pemerintah Pusat. aat ini. Sehubungan dengan itu perlu adanya upaya Pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). memberikan pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur tentu bukan hal yang mudah. “Dengan adanya pelayanan Puskesmas 24 jam di beberapa wilayah yang jauh dari rumah sakit. pelayanan rumah sakit harus ditingkatkan dan harus sudah memadai. Masyarakat harus berobat di rumah sakit di Kalimanatan Timur. Sp. Target pelayanan kesehatan harus 24 jam. Ia juga berharap kualitas SDM-nya juga harus meningkat seiring dengan meningkatnya sarana prasarana rumah sakit. Syafak Hanum. Namun. prioritas utama bidang Kesehatan di Kalimantan Timur adalah pelayanan kesehatan dengan akses yang mudah untuk dijangkau dan di layanani oleh tenaga kesehatan terutama oleh penduduk di pedalaman dan perbatasan.Dengan luas daerah satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura. menurut dr. Saat ini yang paling utama adalah harus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. Untuk mencapai itu tentu saja pelayanannya harus bisa diakses dengan mudah. Oleh sebab itu. Sp. Terutama dalam usaha mensukseskan program Jampersal yang dapat menekan tingkat kematian Ibu dan bayi. Ketiga fasilitas tersebut dipilih karena mampu menjangkau segala lapisan masyarakat hingga ke daerah pedalaman dan terpencil yang tersebar di 14 Kabupaten/kota. bukan ke luar negeri.” ujar Kadinkes Kalimantan Timur dr. Sehubungan dengan itu Pemerintah Kalimantan Timur telah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan di antaranya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pusban) serta Puskesmas Keliling. harus dirujuk ke luar daerah. Menggalakkan Puskesmas 24 jam salah satu solusinya.

Puskesmas Wonoredjo juga melayani program lansia. Santun. Puskesmas Wonoredjo juga dikenal sebagai Puskesmas Sayang Anak karena selain memberikan pelayanan kepada lansia juga memberikan lingkungan tempat bermain bagi anak-anak yang sedang menunggu untuk berobat.membuka Puskesmas Pelayanan Prima. yaitu mengadakan senam untuk para manula setiap Jumat pagi. Kalimantan Timur juga --selain pelayanan Puskesmas 24 jam-.. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat para peserta yang lansia yang membutuhkan perhatian khusus. Senyum. Puskesmas Pelayanan Prima ini mengutamakan pelayanan 3 S yaitu: Sapa. Kota Samarinda. Sambil menunggu dipanggil dokter. Puskesmas yang sudah menerapkan Pelayanan Prima adalah Puskesmas Wonoredjo di Kelurahan Teluk Lerong Ulu. 36 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kecamatan Sungai Kujang. Selain mengutamakan pelayanan 3 S. Dalam program ini pelayanan diutamakan kepada para lansia ketimbang yang bukan lansia.DAERAH Puskes Pelayanan Prima Dalam usaha lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. anak-anak bisa bermain di lingkungan tersebut.

Di Puskesmas Pelayanan Prima juga disiapkan pojok ASI sebagai wujud kepedulian pada gerakan ibu menyusui. Mereka di antaranya diambil dari dokter-dokter umum. namun sayang kurang didukung oleh SDM yang dapat melaksanakan program tersebut. bidan-bidan pun diminta sekolah lagi untuk menambah pengetahuan mereka. Rumah Sakit yang terdekat untuk merujuk pasien yaitu RSUD Dr. Puskesmas Wonoredjo yang dipimpin drg. Kaltim sekarang menyekolahkan beberapa tenaga dokter untuk mengambil spesialis. dan dekat dengan lokalisasi. Puskesmas ini dijadikan Puskesmas 24 jam karena selain berada di jalan utama BalikpapanSamarinda. Oleh sebab itu jangan heran bila banyak dokter yang bertugas di pedalaman betah tinggal di sana.Kanujoso Dajtiwibowo. Untuk dokter yang bertugas di daerah perbatasan dan terpencil di Kalimantan Timur diberikan insentif khusus. Bahkan dokter-dokter yang bertugas di pedalaman pun diapreasiasi dengan memberi mereka kesempatan untuk mengikuti seminar atau pertemuan-pertemuan untuk meningkatkan aktualitas diri mereka. Saat ini Kaltim masih kekurangan dokter spesialis. dekat beberapa pabrik. Diharapkan ke depannya fasilitas seperti mobil ambulan bisa ditambah mengingat Puskesmas Karang Joang yang dipimpin dr. Sriyono adalah Puskesmas yang banyak menangani kecelakaan karena posisinya yang berada di lintas utama jalan Balikpapan menuju Samarinda dan berdekatan dengan pabrik. Oleh sebab itu. Program-programnya yang dibuat sudah bagus. ada Puskesmas Karang Joang yang juga buka 24. juga karena berada di daerah perbatasan antara Balikpapan dan Samarinda. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 37 . Puskesmas 24 Karang Joang juga sudah mempunyai trauma center dengan SDM yang memadai. Adapun beberapa masalah yang dihadapi yaitu kurangnya alat kesehatan. dan fasilitas bad. farmasi dan ahli gizi. SDM Masalah terbesar yang dihadapi Kaltim adalah soal SDM (Sumber Daya Manusia). Selain Puskesmas Wonoredjo. Berkat pelayanan dan terobosan yang dilakukan. Mereka kadang minta diperpanjang setahun lagi untuk tinggal di daerah terpencil itu. daerah rawan kecelakaan. Bukan hanya itu. Aprilia Lailati ini sudah pernah mendapat piagam dan piala pada pelayanan prima dari Pemerintah Kota Samarinda dan Menteri Kesehatan. di jalan raya Balikpapan menuju Samarinda.

.

Rumah Sakit Pratama. yang diganti apa? Tentu saja harapannya adalah sebaik jaminan kesehatan masyarakat yang sekarang berlaku. yaitu turunan dari Undang-Undang SJSN. kita penuhi sekian dia naik lagi. mudah-mudahan pada tanggal tersebut kita bisa running. tidak dalam pengaruh tekanan manapun. Endang Rahayu Sedyaningsih. biasanya demikian. apa fungsi Puskesmas? Apakah cuma untuk kesehatan masyarakat. tiap hari ada saja keluhan di koran”. Kalau seseorang perlu dirawat. Sebetulnya. itu nanti kita atur. maka kita bisa bekerja dengan tenang dan tenteram. Target SJSN 1 Januari 2014. “Tidak. Di antaranya adalah menata kembali. BPJS itu nanti akan mengurus jaminan-jaminan yang lain juga. Kalau kita bersih. Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes.PH mengingatkan kementerian di bawah komandonya untuk bekerja dengan bersih.PH KITA HARUS BEKERJA DENGAN BERSIH Saat ini korupsi sudah menjalar ke mana-mana. Beberapa kementerian tak terkecuali terkena wabah korupsi. “Apakah Saudari Menteri mengira bahwa masyarakat Arab puas?”. Yang harus disiapkan adalah perangkat aturannya.POTRET Menkes dr. Tapi dia tanya saya. antara lain untuk menangani peraturan-peraturan. Selain itu. yang juga harus dibenahi adalah fasilitas pelayanan atau pemberi pelayanan kesehatan. di mana tempatnya di dalam sistem ini? Apakah dia jadi dokter keluarga. ada banyak hal yang perlu kita bereskan karena pada tahun 2014 tersebut yang pertama akan berjalan secara penuh adalah BPJS 1 (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ke-1 yang mengurus mengenai jaminan kesehatan. atau bagaimana? Kemudian yang utama adalah menyediakan tempat tidur kelas III. Dr. ini juga bercerita banyak soal program Jampersal. Percuma saja ada sistemnya. tapi kalau tidak tersedia rumah sakitnya atau Puskesmasnya. Kementerian Kesehatan telah membentuk tim yang diketuai oleh Pak Wakil Menteri Kesehatan. MPH. Mediakom: Apa saja program-program prioritas Kemenkes? Menkes: Saat ini kita tengah mempersiapkan tatanan dan sistem untuk nanti berlakunya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 2014. karena ternyata di daerah-daerah yang memang adanya Puskesmas. Tak ketinggalan mantan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi. ibu tiga anak ini juga membeberkan program-program yang tengah bergulir di Kemenkes serta capaian yang sudah diraih semenjak ia memimpin. tapi jangan berobat. Tapi hal ini tidak bisa. jangan sampai kurang. Saya kebetulan belum lama ini bertemu dengan Menteri atau Pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi. tuntutan masyarakat itu naik. UndangUndang BPJS itu banyak yang perlu kita selesaikan. Di sana ternyata seluruh masyarakatnya berobat gratis bahkan dibayari kalau berobat keluar negeri. MPH. Jadi artinya itu demand masyarakat. Menteri Kesehatan dr. dan sebagainya. tetapi yang saat ini dianggap paling siap adalah jaminan kesehatan karena itu BPJS 1 yang didahulukan untuk berjalan. dia mau ke mana? Jadi itu yang harus kita bereskan. misalnya Puskesmas perawatan diperbanyak. kalau bisa lebih baik. Kalau kita sudah tetapkan paketnya pasti ada demand lain yang kemudian akan muncul. penuhi sekian naik lagi. Jadi kita juga pasti nanti akan mengalami hal seperti itu.” kata lulusan S3 dari Harvard School of Public Health ini. di mana dia dirawat? Ada beberapa kiat. “Kita harus bekerja dengan bersih. Selain mengungkapkan harapannya agar bisa bekerja dengan bersih. Itu ada kiat-kiatnya tapi ini adalah yang kedua. Jadi ini perlu ditata juga adalah bagaimana kemudian dokter-dokter yang praktek swasta. Kemudian bagaimana sistem pembayaran? Seperti sekarang memakai Indonesia Case Based Group (INA-CBGs) itu juga akan kita atur lagi. Nanti dalam perkembangan lebih lanjut pasti akan ada hal-hal yang muncul. Berikut penuturannya lebih jauh. Dr. 39 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kemudian yang ketiga adalah sistem jaminan kesehatannya sendiri bagaimana? Paketnya seperti apa . jadi rujukan pertama. Endang Rahayu Sedyaningsih.

Kalau lama-lama tidak kelar-kelar. namun demikian bukan berarti tidak ada hal lain yang perlu kita perhatikan. tetapi kita akan coba juga dengan yang lain-lain. Kalau kita terlambat repot mengurusinya. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. sistem pelayanan. Jadi dari sekarang tim itu sudah ada bagiannya untuk mengurus sosialisasi dan advokasi. Jadi rentangannya cukup lebar artinya dari yang berbasis masyarakat sampai ke rumah sakit bertaraf internasional. Nah kita melakukan pendekatan kepada ikatan profesi supaya pendidikannya jangan lama-lama. Pekerjaan lain tetap penting. terutama upaya kita dalam mencapai target MDG’s karena 2015 sudah di depan mata. sekarang rumah sakit yang maju punya mitra di rumah sakit yang kecil. Kita juga mulai meletakkan kembali dengan misalnya PTT itu tidak 6 bulan. Kemudian juga kita akan upayakan meningkatkan kesehatan calon haji. sudah kita lakukan. pasti. yaitu1. bahwa itu belum sempurna. masalah penyakit tidak menular juga mulai kita perhatikan karena penyakit menular sudah lumayan walaupun belum semuanya. Kita melakukan apa yang disebut dokter dengan tambahan kewenangan. Ini sudah mulai menunjukkan hasil. kalau menunggu spesialis selesai. sistem yang lain adalah SDM. Kedua. Jadi kita tidak berat ke rumah sakit. itu juga tahun 2012 kita mulai dengan 1. agak berat karena semua orang datang sudah pada keadaan sakit semua. kelihatannya sudah siap untuk memperpendek masa pendidikannya. Jadi upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan terutama Angka Kematian Bayi (AKB). dan rumah sakit yang bertaraf internasional. ini kita mau pertemukan.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi dari ibu hamilnya sampai melahirkan. masih juga harus kita selesaikan. kita mulai dengan artimisinin pengubahan obat untuk malaria yang sudah mulai dirintis. tetapi juga dengan berbagai kalangan seperti pengusaha. Jadi 1. Tetapi penyakit tidak menular termasuk juga kesehatan jiwa. kemudian Puskesmas. Semuanya itu dalam rangka SJSN. deteksi dini dari kanker-kanker tertentu. Itu juga upaya-upaya promotif preventif. dan pengobatannya tentu saja. sampai kapan terpenuhi? Kemudian ada sistem hospital. tahun ini akan mulai dengan mempertemukan peneliti. tidak hanya kuratif dan reabilitatif. yaitu masalah obat dan Alkes. Kita lihat ada pilot yang menggunakan narkoba. Jadi kita akan menata sistem tersebut mulai dari basis komunitas. sudah memperihatinkan. Kalau kita tidak melakukan ini. sehingga mana-mana yang potensial untuk sosial ekonomis bisa diperbanyak dan dipakai.000 hari pertama untuk negeri. sehingga semuanya tidak sampai ke sakit. Salah satunya dengan Jampersal. Pencapaian tentu sudah ada. Dari spesialis penyakit dalam. Dalam waktu dekat akan ada rapat membahas masalah ini. Jadi yang kita hidupkan kembali adalah Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) atau dulu disebut public health nursing. tidak boleh dilupakan sejak sekarang adalah advokasi dan sosialisasi. Selain itu. itu juga salah satu capaian ataupun upaya kita.POTRET Kemudian keempat adalah transisinya bagaimana? Kita nanti mengharapkan atau sudah ditetapkan bahwa PT Askes itu nanti akan menjadi BPJS 1 dan tentu saja ada fase transisi. Saya akan tanyakan bagaimana perkembangannya. tetapi satu tahun supaya lebih lama. Upayanya juga cukup lebar. Soal Alkes.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi mulai dari ibu hamilnya sampai melahirkan. Di antaranya yang kita mau perbaiki juga adalah cakupan imunisasi. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. Mediakom: Apa capaiancapaian yang sudah diraih semenjak Ibu menjadi menteri? Menkes: Yang pertama adalah kita mungkin kembali meletakkan sistem kesehatan nasional. termasuk juga penyalahgunaan Napzah. para penemu. Tetapi bukan hanya itu saja.000 hari pertama untuk negeri. kita ingin adanya kemandirian bahan baku obat. di mana mungkin tahun 2013 mereka akan mulai menangani Jamkesmas sebagai fase transisi untuk berlakunya SJSN. Kemudian ada sistem lagi yang sedang ditata. Kemudian ada Rotasi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis). Kita sadar. tetapi kita 40 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kalau sosialisasi belakangan nanti masyarakat tidak menerima atau salah mengerti dan hal tersebut tidak hanya berhubungan dengan masyarakat. Kita berusaha untuk memperbanyak dokterdokter spesialis. tahun 2012 kita mulai dengan 1. tekankan pada memandirikan masyarakat di dalam hal kesehatan. sampai dia berumur 2 tahun. Itu satu pekerjaan yang paling besar buat kita. tetapi mulai dari promotif juga kita tekankan. di mana sistem rujukan dimulai dengan upaya kesehatan berbasis komunitas. dengan industri karena banyak sekali hasil penelitian yang berhenti di lab saja. sampai si bayi berumur 2 tahun. Kemudian yang tidak kalah pentingnya. nanti pada waktu SJSN berlaku. Kita juga mau mendekati spesialis yang lain supaya bisa mempersingkat pendidikannya. yang bisa tidak menerima. dokter yang sedang spesialisasi. Nah. Obat-obat generik itu kita tingkatkan. kemudian baru tingkat rujukan sampai rumah sakit tersier. Jadi sistem yang kita letakkan.

bahkan ditingkatkan. itu buat kita kerja juga lebih sederhana.000? Menkes: Pertama. untuk menggunakan uang. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 41 . rumah sakit itu tidak boleh menolak pasien. Nanti bidan dapat menandai mana yang berisiko. pasti terjadi reaksi seperti itu. Nah. jadi memang sudah ketentuan dari kita mereka tidak boleh menolak pasien. Nah. Sesuatu yang baru mulai. ya. Bidan juga harus mengatakan. ya terserah bidan.Mediakom: Terkait Jampersal. ”Ini mau pakai Jampersal saja atau Jampersal ditambah dengan yang lain. mana yang tidak. tetapi dalam hal ini saya minta juga kesadaran dari para pegawai saya. tanpa lewat Puskesmas. Jadi kalau banyak yang melahirkan. Kita harapkan partisipasi mereka dalam program Jampersal ini. Tetapi di beberapa daerah harga yang kita tetapkan masih di bawah Jampersal. ibu-ibu yang hamil ketiga. saya ingin Kementerian Kesehatan bisa WTP. Bisa juga karena rumahnya dekat dengan rumah sakit. saya ingin supaya atmosfer kerja yang sekarang ini bisa dipertahankan. masa ya tiba-tiba terus dia mumpung gratis nih “Kita bikin anak yuk sekarang. keempat itu untuk ikut KB pasca persalinan. Ada faktor bidannya tidak mau menolong. Biasanya dari situ bidan dapat untungnya. Masyarakat merasa nanti kalau anaknya sakit atau sang ibu ada komplikasi bisa cepat ditolong. untuk tahun kedua kita akan meningkatkan cost. dan kita nanti bisa pensiun dengan tenang. Harus diperbanyak penjelasan bahwa persalinan yang normal cukup ditangani di Puskesmas. Karena begini. itu terjadi karena memang sebelumnya sudah hamil. ini yang popok dan sebagainya kan bayar. bukan tahun ini saja. Padahal sebetulnya tidak demikian. kita naikkan ya. Saya kira itu satu hal yang sangat tidak membanggakan. itu sudah pasti. Cuma yang kita masih belum tahu bagaimana mengatasinya. tenteram.000 ke Rp 500. pasiennya pasti akan lebih banyak. tapi seterusnya. Jangan nanti dicari-cari. ∞ Kita sekarang menganut. Kalau dicari-cari ada saja buntutnya. Kalau itu yang berisiko. Kita sekarang menganut. Justru kita harus memperkuat Puskemas. Nah. ya harus diterima. Kalau kita bersih melaksanakannya. Intinya kita tentu saja tak mau merugikan bidan. Jadi itu saya menginginkan semuanya punya kesadaran bahwa kita itu bekerja bersih karena dengan bersih itu lebih tenang. atau ada sebab lain? Menkes: Macam-macam.” Ya. Yang kita lihat sekarang banyak orang pensiun tidak tenang. Menurut Ibu. Buat saya semua itu sebetulnya tidak mengherankan. membina rumah sakit yang lebih kecil. tetapi masyarakat tidak mau tahu. untuk menggunakan uang. Nah. yang terutama adalah bersih.” Ada apa saja yang lain itu. yang terutama adalah bersih. hal tersebut sebetulnya pada tempatnya untuk minta tambahan. Kita tidak bisa mengambil patokan yang paling tinggi. dan itu tidak tercakup dalam biaya Jampersal. di samping kita juga meminta dengan sangat bahwa. Itu buat kita kerja juga lebih sederhana. artinya yang paling banyak terjadi kelahiran pada bulan November padahal launching Jampersal baru Juni. Bagi bidan lebih mudah dia merujuk ketimbang dia mengerjakan. ini juga nanti yang harus kita sosialisasikan ke masyarakat. lebih gampang. Oleh sebab itu kita harus WTP. Harapan saya kedua. Kan kita dikritik karena kelihatannya malah jadi tambah banyak orang yang melahirkan. ini yang mesti kita benahi. Jadi ada banyak faktor. kan tidak. membina Puskesmas. Sekarang banyak orang berbondong-bondong ke rumah sakit. Saya juga akan minta rumah sakit yang besar untuk membina rumah sakit yang tersier. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun ya. Kalau mereka mau. artinya kalau memang kita ditentukan tidak ada THR. “Katanya gratis. kok tetap bayar?”. Rupanya si bidan itu tidak hanya menolong. Mediakom: Bagaimana kebijakan kita terhadap pasien yang langsung masuk ke rumah sakit tanpa lewat Puskesmas? Menkes: Ini masalah sosialisasi. Nah. Kemudian juga perlu sosialisasi yang intens. menengah. Itu yang nanti kita lakukan. biaya per unitnya kita tingkatkan. Saat ini kita satu di antara dua kementerian yang disclaimer. Sekalikali bidan atau dokter rumah sakit besar datang ke Puskesmas atau rumah sakit kecil sehingga masyarakat bisa melihat dan tahu bahwa Puskesmas atau rumah sakit tersebut dalam binaan rumah sakit mereka. Kita akan coba berbicara dengan berbagai pihak terkait. Kalau tahun 2011 itu baru mulai. ini terjadi karena pelayanan yang tidak bayar. lebih beres. Nah. Jadi kita tidak bisa menyalahkan rumah sakit. Kita akan ambil yang rata-rata. Mediakom: Apa harapan Ibu ke depan untuk Kementerian Kesehatan? Menkes: Harapan saya dalam waktu dekat adalah. buat para pegawainya juga lebih tenang. tetapi misalnya memberikan popok. Itu salah satu sebabnya. tenteram Lalu kemungkinan yang lain. Kalau kita bersih melaksanakannya. buat para pegawainya juga lebih tenang. silakan dirujuk. Mediakom: Bagaimana soal usulan menaikkan uang Jampersal dari Rp 350. bagi pasien itu sendiri mungkin dia lebih nyaman di rumah sakit. Tetapi kita juga harus memperbaiki sistem rujukannya. Kita kan baru mulai. lebih gampang. karena kalau dia ambil akan tekor. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun. Dan kalau memang begitu. Tahun pertama ini kita masih direpotkan dengan “Ini uangnya cukup atau tidak? Bagaimana penyelesaian administrasi?”.

Di media cetak. komplementer. salah atau tidak tepat mengenai barang dan/atau jasa. menyebutkan bahwa berdasarkan UU No. Atau iklan bermodelkan seorang tenaga kesehatan dengan berpromosi “Walau terlihat bersih. Unik sekali hanya dengan melakukan telewicara sang terapis mampu mendeteksi penyakit juga mengobati sang penelepon. elektronik. dan Tidak Menyesatkan dan/atau jasa. Prof. informasi yang menyiratkan fasyankes memperoleh Maraknya iklan-iklan. Disebutkan pula dalam EPI bahwa masyarakat sebagai konsumen merupakan pengguna dari sesuatu produk yang diiklankan sangat perlu dilindungi. (c) Tidak memuat informasi mengenai risiko pemakaian barang dan/atau jasa. Air saja tidak cukup. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyambut baik Permenkes No. Dr. jasa dan fasilitas layanan kesehatan dengan metode medis maupun tradisional. slot program di televisi dan radio yang mengetengahkan tentang salah satu metode pengobatan tradisional. dan (5) bertanggung jawab. mengisyaratkan bagi ”industri” rumah sakit untuk memberlakukan kaidah bisnis tanpa meninggalkan fungsi rumah sakit sebagai institusi sosial yang sarat norma. Sp. Hadirnya Pedoman Etika Promosi Rumah Sakit yang dikeluarkan oleh PERSI memperkaya ranah etika legal bagi rumah sakit untuk berpromosi yang bertujuan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. kepala Divisi Humas dan Informasi. UndangUndang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 17 mengamanatkan bahwa pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang (a) Mengelabui konsumen mengenai fasilitas. Berkembangnya paradigma baru tersebut. bersifat menipu dan menyesatkan. kegunaan dan harga barang dan/atau tarif jasa serta ketepatan waktu penerimaan barang 42 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Anda akan melihat dan membaca iklan-iklan yang menawarkan berbagai metode pengobatan penyakit seperti “pengobatan mata buta tanpa operasi”.KP. (b) Memuat informasi yang keliru. Dokter Robert Imam Sutedja. dan etika. dan komplementer. (3) informatif. Kementerian Kesehatan dalam menyikapi dan mengadvokasi ramainya dunia periklanan pelayanan kesehatan yang menyesatkan berupaya melindungi masyarakat dengan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. SH. ada lagi jargon iklan yang berpromosi “mampu membesarkan alat vital dengan cepat”. Rumah Sakit berhak untuk mempromosikan layanan kesehatan yang ada di rumah sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. dan (e) Melanggar etika dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai periklanan. Ada beberapa rambu-rambu yang harus diketahui dan ditaati dalam Permenkes No. Selalu pakai Z. maupun online yang gencar mempromosikan berbagai produk.KOLOM Menuju Iklan Kesehatan yang Sehat Pernahkah Anda melihat atau mendengar iklan sabun cuci di televisi dan radio yang berbunyi: “Sabun cuci tangan super cepat W menghilangkan 99% kuman dalam 10 detik”. Mengelabui jaminan/garansi terhadap barang dan/atau jasa. 10x lebih efektif membunuh kuman penyakit agar keluarga selalu terlindungi”. bukan berarti bebas kuman. (d) Mengeksploitasi kejadian dan/atau seorang tanpa seizin yang berwenang atau persetujuan yang bersangkutan. serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. dan sejumlah dokter maupun fasilitas kesehatan yang turut meramaikan dunia advertising di media cetak maupun elektronik dan online. Iklan melalui kitab Etika Pariwara Indonesia (EPI) didefinisikan sebagai pesan komunikasi pemasaran atau komunikasi publik tentang sesuatu produk yang disampaikan melalui sesuatu media. 44 tahun 2009 tentang RS pasal 30 ayat (1) huruf g. Pasal 4 Permenkes ini mempersyaratkan bagi iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan harus memenuhi syarat yang meliputi (1) memuat informasi dengan dan/atau fakta yang akurat. Saat ini. dan alternatif dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat sebagai konsumen. staf ahli Menteri Bidang Mediko Legal. 1787 tahun 2010 itu. rumah sakit tidak bisa lagi dipandang hanya sebagai institusi sosial belaka. moral.F(K). DFM. (4) edukatif. MIPRA. (2) berbasis bukti. alternatif. informasi atau pernyataan yang tidak benar. Budi Sampurna. 1787 tahun 2010. di mana iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan tidak diperbolehkan apabila bersifat: (1) menyerang dan/atau pamer yang bercita rasa buruk. kuantitas. Atau lagi. palsu. baik di media cetak. dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal. Sp. bahan. tetapi sudah menjadi institusi yang bersifat sosioekonomis.

(5) memberi testimoni dalam bentuk iklan atau publikasi di media massa.id. mengiklankan pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan dan/atau fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memiliki izin. akan tetapi di akhir iklan ternyata membawa nama sebuah produk. tidak boleh digunakan sebagai sarana konsultasi medis jarak jauh (telemedicine). dan online. perusahaan periklanan.. alat dan/ atau teknologi pelayanan kesehatan baru atau non-konvensional yang belum diterima oleh masyarakat kedokteran dan/atau kesehatan..go.. masyarakat juga dapat mengetahui obat dan makanan yang memiliki perizinan. Sebagaimana disebutkan dalam UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 48 bahwasanya pelayanan kesehatan tradisional menjadi bagian dalam penyelenggaraan upaya kesehatan di Indonesia. atau siapa? Bagaimana pula. Sebagai contoh. Kementerian Kesehatan dengan senang hati menerima segala masukan dan saran dari masyarakat Indonesia untuk pembangunan kesehatan yang lebih baik. Sebagai informasi. (4) memberi informasi kepada masyarakat dengan cara yang bersifat mendorong penggunaan jasa tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. maupun tersertifikasi di BPOM. (3) mengiklankan obat.go. imbalan atas pelayanan kesehatan dan/atau menggunakan metode penjualan multi-level marketing. alternatif. aman..id. dan (6) Iklan dan/ atau publikasi pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan melalui internet. Siapa yang akan dikenai sanksi? Si tenaga kesehatan. Saat ini. apakah anda tertarik dengan iklan tersebut? Tunggu dulu. melek hukum agar jangan sampai dibodohi oleh informasi palsu dan menyesatkan. apakah jamu/ramuan tersebut memiliki izin di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Element Therapy. Tidak bisa dipungkiri sejarah pengobatan di Indonesia berawal dari pengobatan tradisional dan jamu/ramuan berbahan baku alami. termasuk.keuntungan dari pelayanan kesehatan yang tidak dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan lainnya atau menciptakan pengharapan yang tidak tepat dari pelayanan kesehatan yang diberikan. iklan pengobatan di salah satu media cetak ibukota. Akan tetapi. cobalah dicek apakah klinik tersebut memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota setempat. obat. masyarakat perlu cerdas dalam memfilter informasi yang ada terhadap pelaksanaan pengobatan tradisional. mengiklankan pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang fasilitas pelayanan kesehatannya tidak berlokasi di negara Indonesia. memuji diri secara berlebihan. Lalu.pom. Pengobatan tradisional beserta jamu/ ramuannya mengakar pada sosio-budaya di Indonesia. depkes. tersertifikasi. (2) membandingkan mutu pelayanan kesehatan mencela mutu pelayanan fasyankes lainnya. dan menggunakan gelar akademis dan/atau sebutan profesi di bidang kesehatan. dalam waktu dekat ini Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Tim Pembinaan dan Pengawasan Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. ”Terapi kanker atau tumor dengan K. masyarakat dapat mengakses informasi dan kebijakan kesehatan. makanan suplemen. mengiklankan promosi penjualan dalam bentuk apa pun termasuk pemberian potongan harga (diskon). masyarakat yang pintar dengan mudah akan mendapatkan berbagai informasi yang ada melalui dunia maya. Sudah saatnya. dan komplementer. Jadi. adalah salah satu dari lima metode terapi herbal tanpa operasi yang diterapkan di Klinik Y. Menjamurnya tempat pengobatan tradisional dan iklan serta program pengobatan tradisional turut mewarnai sejumlah media cetak. pernyataan yang bersifat superlatif. implementasi Permenkes No. mengiklankan susu formula dan zat adiktif. bagaimana jika seorang tenaga kesehatan yang mengiklankan dirinya karena berprofesi juga sebagai artis. Segera Periksakan di Klinik Y”. Persoalan lain datang dari promosi bagi pengobatan tradisional. psikotropika dan narkotika kecuali dalam majalah atau forum ilmiah kedokteran. Jangan tunggu hingga kanker sulit diatasi. dan Contoh kasus. 1787 tahun 2010. memublikasikan metode. Memang dalam Permenkes tersebut masih terdapat kekurangan terutama yang terkait etika periklanan. bila iklan layanan masyarakat yang bermodelkan tenaga kesehatan. elektonik. selain itu pula situs: www. Masyarakat dapat menghubungi Kementerian Kesehatan (021-500567) maupun Dinas Kesehatan bilamana diketahui adanya pelanggaran dalam iklan dan publikasi pelayanan kesehatan. mengiklankan obat keras. masyarakat melek informasi.A. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 43 . Lewat situs: www. atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar atau tidak memenuhi standar mutu dan keamanan.

inklusif. melaksanakan delapan prioritas. Dalam periode2010-2014 Kementerian Kesehatan menerapkan lima nilai yang menjiwai pelaksanaan programnya. (4) Pengembangan dan pemberdayaan SDM kesehatan. Revitalisasi Pelayanan Kesehatan Dasar dan pemenuhan Bantuan Operasional Kesehatan. distribusi.dilaksanakan empat misi. yaitu Indonesia yang sejahtera. Pengembangan world class health care. dilaksanakan Reformasi Pembangunan Kesehatan yang merupakan terobosan terdiri dari tujuh upaya. dan mencapai sasaran-sasaran Millennium Development Goals (MDG). Angka Kematian Ibu melahirkan turun dari 228 menjadi 118 per 100. yaitu: prorakyat.000 kelahiran hidup. (2)Perbaikan status gizi masyarakat. responsif. dan retensi sumber daya manusia kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. 2. Sasaran Pembangunan Kesehatan dalam periode ini adalah 1. Umur harapan hidup naik dari 70. 3. 4.7 tahun menjadi 72 tahun. bayi dan balita.000 kelahiran hidup. LAPORAN KHUSUS 44 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dan antar tingkat sosial ekonomi masih dijumpai. fokus Pembangunan Kesehatan selama periode tersebut adalah peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. Untuk mewujudkan visi Kementerian Kesehatan. bermutu dan berkeadilan. efektif. (5) Peningkatan ketersediaan. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan. dan (4) menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik dan berkeadilan. (2) melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna. Dalam pada itu Rencana Strategis Kementerian Kesehatan periode 20102014 menggariskan bahwa Pembangunan Kesehatan diarahkan pada delapan prioritas. Pembangunan Kesehatan selama beberapa dasawarsa telah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara bermakna. (6) Pengembangan jaminan kesehatan. dan Prevalensi gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita turun dari 18. yaitu: (1) Kesehatan ibu. sekunder dan tersier. antar kelompok masyarakat. yaitu: (1) meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. demokratis dan berkeadilan.Kinerja Dua Tahun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2009-2011 Pada periode 2010-2014. 6. Penyediaan. (8) Peningkatan pelayanan kesehatan primer. dan bersih. (DTPK) serta penanganan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK). pemerataan. (7) Penanggulangan bencana dan krisis kesehatan.4 persen menjadi 15 persen. (3) menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan. Pencapaian universal coverage jaminan kesehatan. distribusi. Oleh karena itu. Reformasi birokrasi kesehatan. dan pemenuhan obat dan alat kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan. Penyediaan. termasuk swasta dan masyarakat madani. visi Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014 adalah Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. merata. 8. Peningkatan pelayanan kesehatan di Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan Terluar 5. Namun disparitas derajat kesehatan masyarakat antar kawasan. Langkah mewujudkan visi Kementerian Kesehatan adalah dengan: meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. 7. Dan. keterjangkauan. Angka Kematian Bayi turun dari 34 menjadi 24 per 1. 3. yaitu: 1. melalui pemberdayaan masyarakat. (3) Pengendalian penyakit menular serta penyakit tidak menular diikuti penyehatan lingkungan. Pembangunan Kesehatan dilaksanakan sejalan dengan visi Kabinet Indonesia Bersatu II. 2.

630 sekolah dasar. • Peningkatan kesehatan ibu hamil: membuka Kelas Ibu Hamil di desa yang diikuti oleh Kelompok Ibu Hamil.3% ).579 Puskesmas. Dalam sewindu terakhir ini.290 orang di seluruh Indonesia. dan senam ibu hamil. Pada tahun 2011 terbentuk 2. 27 UKS terutama diarahkan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini. Sampai dengan Desember 2011 cakupan kunjungan pertama pelayanan bayi barulahir adalah sebesar 4. Informasi yang disampaikan mencakup: tanda bahaya kehamilan-persalinannifas.198 desa seluruh Indonesia. penyakit menular. data per November tahun 2011 telah menjangkau 79.6 juta angka persalinan di Indonesia. Pada tahun 2011 diperkirakan terjadi 4. Dari angka tersebut sebanyak 1.850. Dalam upaya menurunkan kematian bayi baru lahir dilakukan kunjungan pertama oleh tenaga kesehatan untuk memberikan perawatan dan pemeriksaan risiko dini bayi. Sedangkan pada siswa SMP dan SMA dilakukan dengan pembentukan konselor sebaya untuk kesehatan reproduksi.817 sekolah dasar. serta memantau kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga anak berusia 5tahun. Sedangkan Rumah Sakit PONEK meningkat dari 358 di tahun 2010 menjadi 378 di tahun 2011.5% dari total kematian bayi. persalinan.000. KESEHATAN IBU. Pada kegiatan tersebut disampaikan berbagai hal yang harus diperhatikan pada masa kehamilan. persiapan persalinan. didampingi oleh suami/keluarga dan difasilitasi oleh tenaga kesehatan bersama Kader. yaitu bentuk kerja sama antara bidan dan dukun dalam pertolongan persalinan. • Penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir Dalam rangka meningkatkan penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir dilaksanakan program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas dan Pelayanan Obstetri NeonatalEmergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit. jumlah Puskesmas PONED mencapai 1.5 juta buku setiaptahun. Sampai dengan tahun 2011. JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) Komitmen Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap ibu dan bayi ditunjukkan antara lain dengan meluncurkan program Jaminan Persalinan(Jampersal). Tahun 2011 disiapkan anggaran Jampersal untuk mencakup 2.101. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dari tahun ke tahun cenderung meningkat.000 ibu hamil dan melahirkan dengan unit cost persalinan sebesar Rp. perawatan bayi. persalinan dan nifas. • Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan: Program Kemitraan Bidan dan Dukun. PERBAIKAN STATUS GIZI MASYARAKAT Pencapaian status gizi secara nasional merupakan hasil dari berbagai terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama dengan instansi terkait dan masyarakat.430.508 Kelas Ibu Hamil.7 juta diantaranya dibiayai Pemerintah melalui Jamkesmas. Menteri Kesehatan telah mencanangkan Rintisan Fortifikasi Vitamin A dalam minyak goreng pada tahun 2011 dengan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 45 . Pada program ini peran dukun dalam persalinan dialihkan pada aspek perawatan nonmedis. diperkuat dengan berbagai terobosan seperti di bawah ini. • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Pada tahun 2010 kegiatan penjaringan kesehatan pada murid kelas 1 SD dan sederajat telah menjangkau 88. 3. Sementara itu. Pada sasaran anak usia SD lebih diarahkan pada pembentukan dokter kecil disekolah. kematian bayi baru lahir pada usia 0-6 hari sebesar 78. dan nifas.130 (87. pada awal tahun 2011. pelaksanaan P4K telah mencakup 85% dari 78. 2. Upaya ini dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat dalam mendukung persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi. Tahun 2011 program kemitraan bidan dan dukun meningkat dari 60.1. akte kelahiran.5% pada tahun 2010 menjadi 75% pada tahun 2011 dengan jumlah dukun mencapai 114. tampak kecenderungan penurunan angka kematian ibu dari waktu ke waktu. konseling KB. Sampai tahun 2011.00. Pada 20092011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan buku KIA sebanyak 4. bayi dan balita adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). bayi dan balita. 24 • Pelayanan kesehatan bayi baru lahir Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007. mitos. BAYI DAN BALITA Pemerintah mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam peningkatan kesehatan ibu. • Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Buku ini berfungsi sebagai alat bantu keluarga dan tenaga kesehatan untuk memantau kesehatan ibu sewaktu hamil. Upaya penting dalam peningkatan kesehatan ibu.

Provinsi Bali dan Kota Batam.2011. dan Afrika Selatan dengan penurunan angka kematian yang tadinya 168.437 kasus. Pada tahun 2012 studi dilanjutkan dengan penerapan kewajiban (mandatory) fortifikasi vitamin A dalam minyak goreng. 0. Pada tahun 2011. tahun 2010. Pada tahun 2011 telah mencapai 21 per 100.6% (2009).7% (2010) menjadi 1% (2011). Dengan demikian target MDG 2015 tersebut sudah tercapai pada tahun 2010.000 orang per tahun. Keberhasilan ini juga dicapai 4. terdapat 200 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati.000 penduduk. Cina.448 kasus. Angka kematian (Case Fatality Rate=CFR) AIDS tahun 2011 menurun dibandingkan dengan tahun 2010.dilaksanakannya pilot project di beberapa wilayah. proporsi kasus TB yang terdeteksi 70%.000 penduduk tahun 2011. proporsi kasus TB sebesar 78. obat ini menggantikan chloroquin yang telah resisten. dimulai di Jawa Timur dan Jawa Barat. dan kelompok umur 40-49 tahun 12.75 per 1. Pemakaian kelambu adalah salah satu upaya pencegahan penularan penyakit malaria. dilakukan pemeriksaan sediaan darah mikroskopis atau pemeriksaan RDT (Rapid Diagnostic Test). dan sebesar 85% (2011) dari sasaran penduduk.177 dan HIV positif yang terdiagnosis Penyakit Menular 46 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Untuk mempercepat pencapaian MDG pengendalian TB. Jumlah orang yang mengikuti KT dari tahun 2004–September 2009 (5 tahun) sebanyak 266.2 per 100. yaitu 0.000 penduduk tahun 1990 menjadi 1.000 penduduk. atau rata–rata 244. Tahun 2010 sudah berada di urutan ke-4 di bawah India. Eliminasi artinya suatu daerah angka API-nya kurang dari 1 per mil (<1 per 1.000 penduduk). dari jumlah tersebut sebanyak 135 layanan KT dikembangkan pada tahun 2004-2009. Pada periode Oktober 2009–September 2011 sebanyak 488.000 penduduk dibandingkan dengan angka tahun 2009: 68. Dari jumlah tersebut yang teridentifikasi positif HIV sebanyak 43. Penurunan ini dicapai berkat upaya Kementerian Kesehatan bersama seluruh jajaran lintas sektor di Pusat dan Daerah yang mencakup upaya penanggulangan DBD dan dukungan alokasi dana di sebagian besar provinsi dan kabupaten/ kota. PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR. dan proporsi keberhasilan pengobatan 91.90% pada 2009. yaitu jumlah kasus malaria per 1. Angka kematian DBD juga cenderung menurun pada periode 2009-2011.000 penduduk. Jumlah kasus IMS yang diobati pada tahun 2009-2011 berjumlah 246. PENYAKIT TIDAK MENULAR. Pada tahun 2007. • Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada periode 2009 . proporsi kasus AIDS tertinggi adalah pada kelompok umur 30-39 tahun sebanyak 33.2%. Pada tahun 2011. • Tuberkulosis (TB) Menurut Global Report WHO.2 juta kasus malaria klinis yang diperiksa sediaan darahnya terdapat 240 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati dengan ACT.9%. Indonesia menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam penurunan angka kematian tuberkulosis. dari 4.506 orang mengikuti KT. sebanyak 29. Pelayanan Pengobatan Infeksi Menular Seksual (IMS). maka pada tahun 2011 telah diluncurkan Strategi Nasional Pengendalian TB dan Rencana Aksi Nasional Periode 2011-2014 untuk menjadi acuan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Bila masyarakat ingin mengetahui status HIVnya.3%. Provinsi DKI Jakarta.000 penduduk.000 penduduk akan tercapai.000 orang aktif mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon dan atau Layanan Alat Suntik Steril. Pemeriksaan ada tidaknya parasit malaria telah dilakukan pada 75. Selama tahun 2010-2011 telah didistribusikan 7. Program Pengurangan Dampak Buruk pada Penasun dilaksanakan dengan Program Terapi RumatanMetadon (PTRM) di 68 lokasi layanan dan Program Layanan Alat Suntik Steril (LASS) di194 lokasi layanan.234 atau rata–rata 53.9%. sampai dengan September 2011 berjumlah 71.253 orang per tahun. dari 1 juta kasus malaria klinis. Sampai dengan Desember 2011 terdapat 388 layanan KT. • Malaria dan Penyakit Bersumber Binatang Lainnya Indonesia telah berhasil menekan Annual Parasite Incidence (API). surveilans dan pengendalian vektor yang seluruhnya ditujukan untuk memutus mata rantai penularan malaria.000 penduduk tahun 2010 dan 1.000/tahun (tahun 1990) menjadi 64.000 dan angka tahun 2010: 62.80% pada 2011. Target MDG untuk pengendalian TB tahun 2015 untuk angka kematian adalah 46 per 100. Pada tahun 2010 angka kematian sudah menurun menjadi 27 per 100.96 per 1.96 per 1. yaitu dari 3. dari 1.2%. proporsi keberhasilan pengobatan 85%.000/tahun (tahun 2010). 82% (2010). DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN • HIV-AIDS Pada tahun 2011.87% pada 2010 dan 0. angka insiden penyakit DBD di Indonesia cenderung menurun. pengobatan cepat dan tepat. dan 253 layanan KT dikembangkan pada 2009-2011 tersebar di 173 kabupaten/ kota. Obat malaria yang digunakan adalah ACT (Artemisininbased Combination Therapy). khususnya Kabupaten Kepulauan Seribu. Untuk memastikan adatidaknya parasit malaria. Untuk mencapai eliminasi malaria kegiatan diagnosis dini.5 per 100. Diperkirakan target MDG 2015 untuk menurunkan API sebesar 1 per 1. pada tahun 2011 sedang dalam proses memasuki tahap eliminasi malaria. tersedia layanan Konseling dan Tes (KT) HIV. kelompok umur 20-29 tahun 30. Indonesia berada di urutan ke-3 di antara negara-negara dengan kasus TB terbanyak. Kementerian Kesehatan menargetkan eliminasi penyakit malaria secara bertahap.5 juta kelambu berinsektisida ke wilayah endemis di 26 provinsi. Pada tahun 2010.

penguatan kapasitas laboratorium. Di samping itu. payudara dilakukan dengan pemeriksaan payudara oleh petugas kesehatan (Clinical Breast Examination) dan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari/Breast Selft Examination). Pada tahun 2012 akan dilaksanakan POMP di 114 kabupaten/kota. Jumlah yang dicakup POMP tahun 2011 sebanyak 50 juta orang. Pada tahun 2009 UCI desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai 69. pencegahan DM di Posbindu PTM. tahap kedua pada tahun 2010. Eliminasi Filariasis akan dicapai pada tahun 2020 dengan melakukan Pemberian Obat Masal Pencegahan (POMP). pelaksanaan kontrol diabetes melitus. • Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah mencakup pengembangan pedoman faktor risiko. tahun 2011 eliminasi tercapai di regional Kalimantan. pada tahun 2011. Pengertian 100% UCI desa/ kelurahan adalah bahwa 100% desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai tahap UCI yaitu 80% atau lebih bayi sampai dengan usia 1 tahun di desa/kelurahan telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. • Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Program deteksi dini PPOK dilaksanakan dengan melatih 20 tenaga kesehatan dari 5 provinsi. pelaksanaan surveilans epidemiologi. Program deteksi dini kanker Penyakit Tidak Menular Dalam rangka pencapaian 100% Universal Child Immunization (UCI) desa/kelurahan tahun 2014.655. table top simulation. Pada tahun 2011 dilatih 353 Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan KLB tingkat kabupaten/kota. Deteksi dini dengan pemeriksaan spirometri dilakukan pada masyarakat yang berisiko. pengembangan WHO Collaborating Centre Human Animal Interface di Jakarta. Penguatan sumber daya manusia telah dilakukan pada periode 2009-2011 dan 99 orang telah mengikuti S2-Field Epidemiology Training Programme (FETP). dan penyediaan ruang isolasi di 10 rumah sakit rujukan Flu Burung. Sulawesi dan Nusa Tenggara. surveilans epidemiologi.3%. aktivitas fisik. dikembangkan pula SMS gateway di seluruh provinsi untuk penguatan sistem pelaporan penyakit menular. Selain kegiatan pengendalian Flu Burung dilakukan pula antisipasi pandemi influenza mencakup: simulasi penanggulangan episenter pandemi influenza. Selanjutnya. pelatihan Training of Trainer (TOT) untuk deteksi dini. dengan tujuan agar informasi kejadian penyakit menular di seluruh Indonesia dapat diperoleh sedini mungkin untuk ditanggulangi. pelatihan petugas kesehatan.5%) untuk campak. eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal tercapai di regional Jawa-Bali dan regional Sumatera. Kabupaten/kota yang endemis Filariasis akan dilakukan POMP secara bertahap. Program skrining faktor risiko juga dilaksanakan di 16 kabupaten di 14 provinsi.803 Balita usia 0-59 bulan (97. dilakukan akselerasi program imunisasi Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional (GAIN-UCI) pada tahun 2010. serta manajemen DM dan penyakit metabolik di 16 provinsi. termasuk menetapkan 100 rumah sakit rujukan Flu Burung yang tersebar di seluruh Indonesia.berkat dukungan peran serta seluruh lapisan masyarakat. Imunisasi tambahan Campak dan Polio telah dilakukan pada tahun 2009 dan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Untuk penguatan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (SKD-KLB). Skrining kanker leher rahim dilakukan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan cryotherapy untuk IVA positif. gula darah.190 Balita 9-59 bulan (97. manajemen kasus dan intervensi berbasis komunitas di pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM). • Flu Burung Jumlah kasus Flu Burung pada manusia di Indonesia dari tahun ke tahun terus menurun. pengukuran faktor risiko utama (obesitas. Pada tahun 2011 telah dilatih pelaksana skrining sebanyak 954 orang di 79 Puskemas dan 102 orang dari 17 provinsi. termasuk kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik).8%) untuk polio dan mencakup 11. seperti pekerja tambang dan perokok. dan tahun 2012 diharapkan seluruh wilayah Indonesia telah mencapai tahap eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal. hipertensi).7 juta orang. Pada tahun 2011 dilaksanakan POMP di 98 kabupaten/kota yang dimulai sejak tahun 2006. Pada tahun 2010. Tetanus Maternal dan Neonatal dinyatakan telah mencapai tahap eliminasi oleh WHO di sebagian wilayah Indonesia. • Diabetes Melitus (DM) Pengendalian diabetes melitus dilaksanakan dengan mengembangkan pedoman tatalaksana kasus. diet sayur buah. • Filariasis Sebanyak 368 kabupaten/kota di Indonesia endemis Filariasis atau Penyakit Kaki Gajah. Pada tahun 2011. Dilaksanakan pula surveilans epidemiologi PPOK di Puskesmas dan rumah sakit. Kementerian Kesehatan melakukan berbagai upaya pengendalian Flu Burung. jumlah bayi di Indonesia yang harus mendapatkan imunisasi adalah 4. pada tahun 2011 dikembangkan Early Warning Alert Response System (EWARS) di 4 provinsi sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun 2010 di 6 provinsi. Kampanye ini dimaksudkan untuk mendukung pencapaian Reduksi Campak dan Eradikasi Polio di Indonesia. • Kanker Skrining kanker leher rahim dan kanker payudara adalah kegiatan prioritas.8% dan pada tahun 2010 naik signifikan menjadi 75. Untuk membangun jejaring epidemiologi dan Surveilans Epidemiologi EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 47 . Dilaksanakan pula kampanye imunisasi tambahan campak dan polio tahun ketiga di 17 provinsi yang mencakup 13.544.

pemberdayaan Penyehatan Lingkungan 5. Di lingkungan Kementerian Kesehatan gerakan ini dilaksanakan di rumah sakit. Konsep Pasar Sehat adalah peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat para pedagang dan pengunjung pasar tradisional.1% rumah tangga. kabupaten/kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih. Upaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dilakukan melalui pengembangan desa 48 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . (2) Pasar Bunder. Dengan gerakan ini seluruh komponen bangsa diajak melakukan tindakan nyata mewujudkan hidup bersih dan sehat. Kumulatif jumlah desa yang melaksanakan Program STBM sampai Oktober tahun 2011 adalah 5. • Kota Sehat Peningkatan derajat kesehatan masyarakat perlu didukung oleh tatanan kota yang bersih dan sehat. (5) Pasar Cibubur. berbasis pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berwawasan kesehatan seperti yang diatur dalam peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan. peningkatan perilaku sehat di masyarakat telah mencapai 50. • Mushola Sehat Bentuk lain pemberdayaan masyarakat yang berbasis kesehatan adalah melalui program Mushola Sehat yaitu kegiatan masyarakat untuk memperbaiki tempat berwudhu dan sanitasi mushola yang dilaksanakan secara mandiri dengan bantuan dana stimulan dari pemerintah sebesar 5-15 juta rupiah per mushola. Replikasi Pasar Sehat di daerah lain akan dilakukan tahun 2012. Kota Bontang. (8) Pasar Rawa Indah. Sampai tahun 2011 ada 267 kabupaten/kota (56%) yang tersebar di 28 provinsi yang telah melaksanakan pendekatan kabupaten/ kota sehat. (4) Pasar Podosugih.886 desa. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat. kantor-kantor dan unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia. menunjukkan persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat adalah 55. Keberhasilan ini dicapai berkat kerja sama antara Kementerian Kesehatan. Kementerian Kesehatan menyiagakan 630 pos kesehatan arus mudik lebaran dan 171 rumah sakit di jalur utama mudik. Kota Pekalongan. Upaya penyediaan pos kesehatan arus mudik dimaksudkan untuk mendukung Decade of Action for Road Safety 2011-2020 Pemantauan Arus Mudik Upaya penyehatan lingkungan adalah kegiatan yang mendukung pengendalian penyakit menular dan tidak menular. Untuk penguatan kapasitas inti (core capacities) di pintu masuk negara. diperkuat dengan dibentuknya Komisi Nasional Implementasi IHR yang bertugas mengkoordinasikan implementasi IHR 2005 di Indonesia. Kota Malang. Kabupaten Sragen. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK HIDUP SEHAT Pada tahun 2010 Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Dalam Negeri telah meluncurkan Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. Pasar percontohan tersebut yaitu (1) Pasar Ibuh. Kota Mataram. Proyek percontohan ini berlangsung 3 tahun (2009-2011). Hasil Survei BPS triwulan pertama tahun 2011. Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan perubahan perilaku. nyaman. telah dilaksanakan Konferensi Internasional Jejaring Kesehatan Masyarakat atau FETP/Training of Epidemiology and Public Health Networking (TEPHINET) di Bali. sebagai bagian dari pengendalian faktor risiko penyakit dan lingkungan.FETP. pada tahun 2011 dimulai mini simulasi penanggulangan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) di tujuh lokasi dan pendidikan pelatihan karantina kesehatan bagi 40 orang staf kantor kesehatan pelabuhan. Kementerian Kesehatan juga mendorong Gerakan Nasional Bersih Negeriku yang merupakan amanat Presiden RI. terutama di daerah rawan kemacetan dan rawan kecelakaan bekerjasama dengan lintas sektor terkait. dan (10) Pasar Pengesangan. Sedangkan persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas adalah 43. Laporan provinsi dan berbagai tinstansi kesehatan sampai dengan Oktober 2011 menunjukkan bahwa persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat kesehatan adalah 87%. lintas sektor berbasis masyarakat dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Konferensi ini dihadiri 600 peserta dari 30 negara. Kabupaten Gunung Kidul. Kementerian Dalam Negeri dan berbagai sektor lainnya. Penyelenggaraan kabupaten/ kota sehat merupakan pendekatan terpadu. Kota Metro Lampung. Kota Payakumbuh. Pada tahun 2012 akan dilakukan replikasi dan perluasan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 140 desa pada 28 kabupaten di 10 provinsi. Untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas selama arus mudik lebaran pada H-7 sampai dengan H+7. Kementerian Pekerjaan Umum. Kesiapsiagaan arus mudik tidak hanya dilaksanakan pada saat Idul Fitri tapi juga pada saat Natal dan Tahun Baru setiap tahun. implementasi International Health Regulations (IHR) 2005 di Indonesia. menyeluruh. (3) Pasar Gianyar.4%. Kegiatan yang dilakukan selama arus mudik lebaran tahun 2011. (6) Pasar Argosari. Kota Jakarta. jumlah kematian dapat diturunkan 9% yaitu dari 853 orang di tahun 2010 menjadi 799 orang di tahun 2011. masyarakat di desa melibatkan Pemerintah Daerah. (9) Pasar Margorejo. Salah satu upaya adalah melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). (7) Pasar Madyopuro. Selain itu dilaksanakan operasionalisasi pembangunan berkelanjutan. Pada tahun 2010. Pada tahun 2011. Telah dilaksanakan pula proyek percontohan 10 Pasar Sehat di 9 provinsi. yaitu penyediaan sarana air minum dan sanitasi dasar bagi masyarakat. tahun 2010 sebanyak 26 mushola dan tahun 2011 sebanyak 29 mushola. aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi.2%. Kementerian Kesehatan telah memberikan bantuan program Mushola Sehat secara berturut-turut tahun 2009 sebanyak 154 mushola.

Di masa mendatang kegiatan Posbindu PTM diharapkan dapat berkembang cepat di tengah masyarakat agar penyakit tidak menular terkendali di Indonesia.264 ibu (80. dan karang werdha.483. Saat ini jumlah kader ormas/motivator yang sudah dilatih sebanyak 800 orang. meningkat pada tahun 2011 menjadi 9. preventif. keluarga berencana. • Peran Serta Masyarakat Kementerian Kesehatan telah menjalin hubungan dengan lembaga masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan 18 organisasi kemasyarakatan. Berdasarkan laporan rutin program per Desember 2011.329 desa/kelurahan siaga aktif. imunisasi. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan guna meningkatkan akses masyarakat ini. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 49 . sejumlah 15. 200 desa. Pada tahun 2011 terdapat 266. jumlah Puskesmas tercatat sebanyak 9.827 Posyandu di Indonesia.000 Posbindu PTM di Indonesia. siaga aktif. Sepanjang tahun 2011. • Pelayanan Kesehatan Dasar Pada tahun 2010. Dalam meningkatkan pelayanan di Posyandu pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan Posyandu Kit sebanyak 150 paket untuk 67 kabupaten/kota di 11 provinsi.323 unit. gizi. • Pos Malaria Desa (Posmaldes) Kegiatan Posmaldes mencakup penemuan kasus malaria dan penyuluhan tentang 6. Sasaran kegiatan Posbindu PTM adalah kelompok masyarakat berusia di atas 10 tahun sampai lanjut usia.022 Posmaldes di daerah endemis malaria di Indonesia. Sampai tahun 2011 telah dikembangkan 43. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di bulan November 2011 yang lalu telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan 23 Dunia Usaha yang terdiri dari 4 BUMN dan 19 perusahaan swasta nasional dan internasional. dan 18 pura sehat. Selain itu. Dewasa ini terdapat 2. dan pengendalian diare. 25 rumah sakit.pengendalian malaria.9%) telah membawa anak Balitanya ke Posyandu. • Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan Poskestren Kit sebanyak 100 paket untuk 55 kabupaten/kota di 10 provinsi. PELAYANAN KESEHATAN DASAR DAN RUJUKAN Pada tahun 2010-2014 pembangunan kesehatan dititikberatkan pada peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. 200 pondok pesantren sehat. dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader. dan pengobatan sederhana. Poskesdes adalah bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) di desa/kelurahan dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa/ kelurahan.005 unit. tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mengajak dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan. • Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Posyandu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. ada beberapa bentuk pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan terkait dengan kampanye PHBS. Organisasi kemasyarakatan ini melakukan kegiatan memberdayaan masyarakat di 23 provinsi. Bentuk UKBM yang telah dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut: • Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Poskesdes adalah fasilitas kesehatan desa/ kelurahan yang memberikan pelayanan meliputi upaya promotif. • Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Di daerah tertentu Posbindu PTM disebut juga Posyandu Lansia. Pada tahun 2011 tercatat 3. Poskestren Kit berupa peralatan yang digunakan untuk kegiatan promotif di Poskestren dalam penggalakan keteladanan berperilaku hidup bersih dan sehat di kalangan santri/santriwati pondok pesantren dan masyarakat di sekitar pondok pesantren. 18 pasraman sehat. Kegiatan Posbindu PTM dibina oleh Puskesmas.

304 unit. 12 pelayanan dan 16 pelayanan. yaitu RSUP Dr.00 untuk 17 provinsi menjadi Rp.250juta/Puskesmas/ tahun. Nusa Tenggara Timur. dari 497 kabupaten/kota telah memanfaatkan dana BOK. • Rumah Sakit Bergerak Pada tahun 2010. perbatasan dan kepulauan 50 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Cipto Mangunkusumo. dibandingkan dengan daerah lainnya.632 rumah sakit di seluruh Indonesia.215. kepulauan dan daerah perbatasan. regional KalimantanSulawesi sebesar Rp. • Penanganan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan menggelar Jambore Kesehatan Jiwa pada tanggal 8-9 Oktober 2011 di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr. Maluku Utara. Sebanyak 490 kabupaten/kota (98. fun games.555. berkemah bersama. • World Class Health Care Sampai tahun 2011 terdapat 4 rumah sakit swasta yang terakreditasi internasional. Pengadaan alat dan sarana penunjang di Puskesmas dan Puskesmas Perawatan. Sardjito telah meraih penghargaan Patient Safety dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi). Pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebanyak 83 Puskesmas Perawatan dibandingkan dengan tahun 2010 yang berjumlah 76 Puskesmas Perawatan. • Akreditasi Rumah Sakit Pada tahun 2011. rumah sakit yang terakreditasi telah mencapai 819 rumah sakit. Pembangunan Puskesmas Perawatan di DTPK akan terus dilakukan hingga mencapai target 101 Puskesmas. malam renungan.200 juta/Puskesmas/ tahun dan regional Nusa Tenggara dan Papua sebesar Rp.000. flying health care. RSUP Fatmawati dan RS Jantung Harapan Kita telah mendapat penghargaan dari Bayer pErdalin: Competition On ManageMENt of healthcare asSociAted infection controL (BE COMMENSAL). Sulawesi Barat.019 unit dan Puskesmas Non Perawatan sebanyak 6.262. Pada tahun 2011 seluruh Puskesmas yang berjumlah 8. sehingga masih ada 7 kabupaten/ kota (1. dan RSUP Dr. dan Papua. Untuk mendukung pelayanan kesehatan di DTPK. 2.967 di seluruh Indonesia memperoleh BOK.000. Kalimantan Barat.000. • Puskemas Terapung Sampai dengan tahun 2011 Kementerian Kesehatan bersama pemerintah Daerah menyediakan 15 unit Puskesmas Terapung. RSUP H. Peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas Perawatan di DTPK. Terjadi peningkatan bermakna di tahun 2011 sebanyak 89 rumah sakit.6%). RSPAD Gatot Soebroto. Dana BOK pada tahun 2011 disalurkan langsung ke seluruh 497 kabupaten/kota dengan perbedaan alokasi anggaran BOK di berbagai regional. 7 rumah sakit pemerintah sedang dalam proses akreditasi internasional. Gorontalo. Wahidin Sudirohusodo. • Puskesmas Keliling Untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan perairan. Kegiatan jambore meliputi: lomba poster. Marzoeki Mahdi Bogor dengan tema Investasi Kesehatan Jiwa melalui Ajang Prestasi dan Kreativitas Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK). Sementara itu dalam pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit. 2 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Timur dan 5 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Barat. seperti Papua. yaitu 4 unit di kabupaten perbatasan Papua.904.00 untuk 33 provinsi. Maluku Rp. Kementerian Kesehatan juga menyediakan beberapa sarana penunjang seperti: Rumah Sakit Bergerak.100juta/Puskesmas/ tahun. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan anggaran BOK dari tahun 2010 yang berjumlah Rp. BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) terdiri dari Puskesmas Perawatan berjumlah 3. dan 18 rumah sakit di antaranya berada di DTPK/DBK di 17 kabupaten/kota. 8. lomba olahraga serta seni dan budaya. Terdapat perbedaan alokasi anggaran per Puskesmas per tahun untuk regional Sumatera Jawa-Bali sebesar Rp. Papua Barat. Adam Malik. atau terjadi peningkatan sebanyak 182 dibandingkan dengan tahun 2010 (637 rumah sakit). Sardjito. Terdapat 3 jenis akreditasi rumah sakit.000. terluar (dtpk dan penanggulangan daerah bermasalah (pdbk) Upaya meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dilakukan dengan: 1. Rumah Sakit Bergerak merupakan fasilitas kesehatan yang siap guna dan bersifat sementara dalam jangka waktu tertentu. yaitu akreditasi 5 pelayanan.75juta/ Puskesmas/tahun. RSUP Sanglah. Rumah Sakit Bergerak berjumlah 14 unit. RSUP Dr. RSUP Fatmawati. dan pada tahun 2011 dipersiapkan 10 unit Rumah Sakit Bergerak baru di Provinsi Kepulauan Riau. peningkatan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal. serta dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain di daerah tertinggal. Maluku Utara.Pada tahun 2011 RSUP Dr. Perbedaan alokasi anggaran ini ditentukan antara lain berdasarkan adanya perbedaan geografis. terpencil. Pada umumnya daerah Indonesia Timur yang memiliki kondisi geografis sulit. Kementerian Kesehatan menyediakan fasilitas Puskesmas Keliling 7. Puskesmas Terapung dan Puskesmas Keliling Air (Pusling Air). Maluku. pemanfaatan BOK-nya cukup besar.4%) yang belum memanfaatkan dana BOK secara optimal. Selain itu. • Pelayanan Kesehatan Rujukan Pada tahun 2010 terdapat 1. 4 unit di kabupaten erbatasan Nusa Tenggara Timur.

Kalimantan Barat.2% peserta Jamsostek.4% peserta Askes PNS. sebanyak 401 dokter telah menyelesaikan Program Internsip Dokter. Selain Puskesmas Keliling Air. dokter gigi. masa pengabdian tenaga PTT dokter. Pada tahun 2011 jumlah penduduk yang memiliki jaminan kesehatan menjadi 63.125 triliun dan pada tahun 2011 meningkat kembali sebesar Rp. Kementerian Kesehatan pada tahun 2011 mengadakan 17 Puskesmas Keliling Double Gardan untuk wilayah yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa. Pada tahun 2011. pengembangan DAN pemberdayaan sdm kesehatan Mulai tahun 2011. Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan pelayanan pengobatan. Bali. 2.5% peserta jaminan kesehatan perusahaan. sasaran Jamkesmas sebesar 76. dan Aceh. Selama tahun 2010. Pada tahun 2011. penghuni Rutan/Lapas. Sampai dengan tahun 2010.Air (Pusling Air).810 PTT yang terdiri dari 2. Tahun 2011 terdapat 335 kabupaten/kota atau 67.6%) dan Bangka Belitung (84.9%.2% peserta asuransi swasta lainnya. dan Kalimantan Timur. jaminan kesehatan pada tahun 2011. 9.5% peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).1% penduduk yang memiliki 10. dan 1. Maluku. Sejak tahun 2008 program jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu diberi nama program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Pemerintah telah meningkatkan anggaran Jamkesmas sejak tahun 2009. yaitu Sumatera Selatan. Sulawesi Selatan. Pada tahun 2011 telah diangkat 10.9%. pemerintah daerah juga turut memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dengan mengangkat tenaga kesehatan melalui program PTT Daerah. Pemerintah daerah provinsi/kabupaten/ kota yang memiliki kemampuan sumber daya yang memadai telah mengembangkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan peserta masyarakat miskin yang tidak dicakup oleh Jamkesmas.141 dokter sedang mengikuti program ini.5. Papua Barat. TNI. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). 7. Ditargetkan pada tahun 2014 seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan sebagai pelaksanaan UU No. • Flying Health Care Flying Health Care (FHC) adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tim kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dengan dukungan transportasi udara. dan Kalimantan Barat 6 unit. dan dokter spesialis untuk daerah terpencil dan sangat terpencil diperpanjang dari 6 bulan menjadi 1 tahun. Kepulauan Riau. Maluku Utara. sehingga total jumlah Pusling Air sampai 2011 adalah 925 Unit. Nusa Tenggara Timur 4 unit. PuslingDouble Gardan tersebut didistribusikan ke Provinsi Papua 4 unit. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengoperasikan FHC untuk menjangkau daerah terpencil di 8 provinsi yang sulit ditempuh dengan kendaraan darat maupun perairan. dan pada tahun 2011 sebanyak 1.9%).4 juta jiwa mencakup masyarakat miskin dan tidak mampu. Dua provinsi yang cakupan jaminan kesehatannya besar adalah Kepulauan Riau (88. dan masyarakat miskin akibat korban pasca bencana. Selain itu. Untuk meringankan beban keuangan para penderita Thalassaemia major.078 Fasilitas Kesehatan (Faskes) sebagian besar adalah rumah sakit. Alokasi anggaran Jamkesmas tahun 2009 sebesar Rp.1%.4% merupakan peserta program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Kalimantan Timur 3 unit. 6.881 bidan. Peningkatan ketersediaan anggaran diikuti dengan peningkatan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan rujukan. para penghuni panti sosial. Total sampai dengan tahun 2011 berjumlah 39. dengan demikian jumlah penduduk yang tidak mempunyai jaminan berkurang menjadi 36. Pusling Air berbentuk perahu motor dan dapat dimanfaatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan di kabupaten/kota yang memiliki wilayah kepulauan.133 Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi peserta Jamkesmas dan pelayanan kesehatan rujukan di 1. pengembangan jaminan kesehatan Kementerian Kesehatan terus melakukan perbaikan dan pengembangan jaminan kesehatan menuju universal coverage. meningkat pada tahun 2010 menjadi Rp. 13. Sampai akhir tahun 2011 empat provinsi telah mencapai universal coverage. Pada tahun 2011 realisasi penggunaan anggaran Jamkesmas sebesar 99. 51 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Dari 63. 7. Daerah tersebut adalah Papua. dan Polri. 504 dokter gigi. 32.6.3 triliun.452 orang.425 dokter. Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan 9. Kementerian Kesehatan mengadakan 908 Pusling Air dan pada tahun 2011 ditambah 17 Pusling Air.4% dari 497 kabupaten/kota di Indonesia yang telah melaksanakan program Jamkesda.4.6 triliun.

• Fasilitasi License Compulsory/ Government Used Untuk mendukung penanggulangan penyakit HIV-AIDS dan Hepatitis B di Indonesia dipandang perlu memberikan akses kepada masyarakat pada obat antiviral yang saat ini masih dilindungi Paten. obat untuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)/bencana.Untuk memenuhi pelayanan kesehatan di DTPK. Ketersediaan obat di instalasi farmasi kabupaten/kota mengalami peningkatan yang bermakna. Pada tahun 2012 seluruh kabupaten/kota akan mengimplementasikan sistem informasi logistik ini. • Perizinan Alat Kesehatan Secara Online Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah membangun sistem E. dan RS Mitra Keluarga-Bekasi. Jumlah item obat generik yang mengalami rasionalisasi harga dilakukan dari tahun ke tahun. perundangan. kefarmasian. sebagai pengganti Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Anti Retroviral.1. pada tahun 2011 telah dibentuk Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) dan Komite Nasional Farmasi (KNF).66 bulan di tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010 selama 14.5%. keterjangkauan.6 bulan. RS BethesdaYogyakarta. dengan rincian pada Tabel 9 berikut ini. organisasi profesi dan praktisi kesehatan.391 tenaga kesehatan strategis yang antara lain terdiri dari ahli kesehatan lingkungan. ahli madya farmasi. Kesehatan. Dalam rangka pelaksanaan Program Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). yaitu penghargaan Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for Health kepada dr. Pada tahun 2011 penggunaan obat generik di Puskesmas mencapai 96. Eka Hospital-Tangerang. harmonisasi peraturan 52 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Dalam upaya mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Saat ini Kementerian Kesehatan sedang menyusun Peraturan Menteri Kesehatan tentang Penggunaan Resep Elektronik di Fasilitas Kesehatan dengan melibatkan para pakar di bidang hukum kesehatan.7%. RS HasanSadikin. Sistem ini akan mempermudah pelaku industri untuk mengakses pelayanan perizinan alat kesehatan secara 11. peningkatan ketersediaan. Brahim dan bidan Diana Maryem. obat program dan vaksin. Setiap tahun Kementerian Kesehatan menyediakan obat dan vaksin untuk buffer stock pusat dan provinsi.29 triliun untuk keperluan tersebut. Penghargaan internasional untuk tenaga kesehatan teladan diberikan pada tenaga kesehatan Indonesia. Jumlah residen senior yang didayagunakan pada tahun 2011 berjumlah 383 orang di 78 kabupaten/kota dan di DBK.2 bulan dan tahun 2009 selama 12.Government pada Perizinan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). Kementerian Kesehatan mengembangkan Program Tugas Belajar (Tubel) yaitu dengan memberikan bantuan beasiswa kepada 1. RS Karawang. Setiap tahun. ahli gizi. RS Borromeus. pemerataan. melakukan kemandirian bahan baku obat. Beberapa Puskemas di Jawa Barat telah pula melakukan peresepan secara elektronik yaitu di Puskesmas Babakan Sari-Bandung dan Puskesmas Telaga Murni-Bekasi. pada tahun 2011 telah dikirim sebanyak 363 tenaga perawat untuk bekerja di rumah sakit di Jepang selama tiga tahun. dan RS Sentosa. • Reposisi dan Revitalisasi Obat Generik Kementerian Kesehatan juga telah menetapkan kebijakan Online Logistic System di fasilitas kesehatan dan pencitraan obat generik yang lebih baik di masyarakat. Pada tahun 2010. dan di tahun 2011 pada 499 item • Online Logistic System Pada tahun 2011 dikembangkan Software Online Logistic System yang diujicobakan di beberapa kabupaten/ kota dan disosialisasikan ke seluruh instalasi farmasi di Indonesia. pada tahun 2011 telah diangkat 1. dan menerapkan E-Register alat kesehatan. menyediakan Online Logistic System.510 tenaga kesehatan pada 2011. perawat. • Resep Elektronik (E-Prescription) Peresepan secara elektronik telah dilakukan oleh RSUPN Dr. sedangkan di rumah sakit sebesar 66. yaitu selama 15. Pemenuhan tenaga dokter spesialis di DTPK dikembangkan Program Dokter Dengan Kewenangan Tambahan (PDDKT) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan Tahun 2011 telah dilakukan beberapa upaya yaitu: reposisi dan revitalisasi obat generik. Penggunaan obat generik di fasilitas kesehatan menunjukkan angka yang menggembirakan. rasionalisasi harga obat generik dilakukan pada 453 item. Kerja sama dengan pemegang paten bukan hanya untuk obat HIV-AIDS tetapi juga untuk obat Hepatitis B agar dapat diproduksi di Indonesia. Pada tahun 2011 disediakan anggaran sebesar Rp. Cipto Mangunkusumo-Jakarta. dan analis kesehatan di 35 kabupaten/kota prioritas DTPK di 12 provinsi. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Hukum an HAM menyusun Rancangan Peraturan Presiden tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Antiviral. kedokteran. Kementerian Kesehatan melaksanakan pemilihan tenaga kesehatan teladan.

• Kemandirian Bahan Baku Obat Upaya menciptakan kemandirian di bidang bahan baku obat dan obat tradisional dilakukan dengan memberdayakan keragaman hayati yang dimiliki Indonesia. telah terjadi peningkatan efisiensi yang cukup bermakna.46 triliun dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 14. Hasilnya adalah sejumlah bahan baku obat yang dapat diproduksi di dalam negeri guna memenuhi kebutuhan produksi obat jadi.id. Sampai tahun 2011 followers untuk twitter Kementerian Kesehatan telah mencapai 3. Secara nominal. Sejak ditetapkan penggunaan sistem LPSE untuk pengadaan barang dan jasa. pengelolaan anggaran pembangunan kesehatan tahun 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 13.478.730 layanan. b.295. Realisasi anggaran Kementerian Kesehatan menunjukkan kecenderunganmeningkat. sehingga tahun 2010 telah dilaksanakan berbagai kegiatan persiapan menyambut pemberlakuan UU KIP.lpse. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan proporsi anggaran untuk pembangunan kesehatan di daerah. sementara jumlah layanan tahun 2011 tercatat sebanyak 30. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat tersebut.895.go. LAYANAN INFORMASI & PENGADUAN ALAMAT Pemanfaatan sarana informasi dan pengaduan oleh masyarakat menunjukkan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 53 . pengobatan kanker.Penataan (Right Sizing) PNS di Kementerian Kesehatan. dan berbagai media sosial yang dikembangkan.194. reformasi birokrasi Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Kesehatan sebagai badan publik berkomitmen menjalankan amanat UU KIP. Layanan informasi melalui sosial media twitter mengalami penambahan pengikut (followers) yang cukup banyak. alokasi anggaran ini ditingkatkan pada tahun 2011 menjadi Rp.meningkat di tahun 2011 senilai Rp.12. pengobatan sindroma pramenstrual dan nyeri menstruasi.472. Jumlah layanan publik yang diberikan selama April–Desember 2010 tercatat sebanyak 22. Efisiensi pengadaan barang dan jasa melalui LPSE pada tahun 2010 mencapai nilai Rp. dan fraksi Lumbricusrubellusuntuk pengobatan aterosklerosis dan perbaikan sirkulasi darah. Pemerintah secara resmi telah menetapkan penundaan sementara penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 12. Pojok Informasi.6%) bila dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun 2010. antara lain Fraksi Bioaktif Cinamomumburmanidan Lagerstroemia speciosa untuk menurunkan resistensi insulin dan pengobatan diabetes. Pada tahun 2009 anggaran untuk Keberhasilan pemanfaatan anggaran pembangunan kesehatan di Pusat maupun Daerah ditunjukkan dengan tercapainya realisasi anggaran. Selama 2011 jumlah layanan informasi dan pengaduan yang masuk sebanyak 1.13. alokasi anggaran Kementerian Kesehatan untuk pembangunan kesehatan di daerah mendapat perhatian Kementerian Kesehatan.34 triliun.171 layanan. sejak tahun 2010 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan akses masyarakat dan untuk mendapatkan informasi pengaduan melalui Pusat Tanggap dan Respon Cepat (PTRC). Sejalan dengan kebijakan desentralisasi. Adapun jenis layanan PTRC selama 2011 menunjukkan proporsi permohonan informasi 79%.162 followers. Pada tahun 2011 jumlah layanan meningkat 288 layanan (32.398. terutama bahanbahan yang telah diyakini khasiatnya berdasarkan hasil penelitian.085. Kementerian Kesehatan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk kategori kementerian dengan jumlah pagu terbesar menggunakan layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik tahun 2010.191. Kementerian Kesehatan telah meningkatkan alokasi anggaran preventif dan promotif dengan konsisten sejak 2 tahun terakhir ini. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sejak tahun 2010 seluruh pengadaan barang dan jasa di Kementerian Kesehatan telah menggunakan layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik melalui website: www.depkes.150 layanan. Pada tahun kedua (2011) pelaksanaan UU KIP. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor. Kementerian Kesehatan termasuk dalam 10 besar badan publik paling terbuka berdasarkan monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Pusat terhadap 82 badan publik tingkat pusat.08 triliun. peningkatan yang signifikan sejak 2010. yaitu salah satunya dengan membentuk Pejabat Pengelola dan Informasi dan Dokumentasi (PPID). Dengan komitmen mem-bangun pengadaan yang terbuka. bersaing dan transparan. Anggaran preventif dan promotif pada tahun 2010 sebesar Rp.online sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kefarmasian dan alat kesehatan. pengaduan masyarakat 19% dan sisanya 2% memberikan saran dan perbaikan kepada Kementerian Kesehatan.

Pemerintah telah menyusun RUU tentang Tenaga Kesehatan. Pemanfaatan obat tradisional dikenal di seluruh negara ASEAN. sedangkan Permenkes tentang Hak Penggunaan Pelayanan Kesehatan. dan PP No 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika. di antaranya: E-Pharm. Dari 11 Permenkes yang diamanahkan telah ditetapkan Permenkes Nomor 2415/Menkes/Per/ XII/2011 tentang Rehabilitasi Medis Pecandu. mengamanatkan untuk menyusun 1 Undang-Undang (UU). dan 1 Peraturan Daerah untuk setiap daerah. Indonesia berhasil mendeklarasikan “Jakarta Call for Action on Combating Dengue”. mengamanatkan untuk menyusun 5 Peraturan Pemerintah (PP). • Undang-Undang No. Pada tahun 2011.31 Desember 2012. • Undang-Undang No. Zero Discrimination and Zero AIDSRelated Deaths in ASEAN”. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. 24 Peraturan Pemerintah (PP). sistem registrasi dokter/dokter gigi online dan Sistem Informasi Laporan Keuangan (SILK). telah mengembangkan berbagai sistem elektronik baik untuk mendukung proses pelayanan kesehatan maupun administrasi kesehatan. Untuk 20 Permenkes yang diamanahkan. Dari 5 PP amanah UU. Causing Socioeconomic Burden. Oktober 2011 menjadi titik tolak bagi negara ASEAN untuk mewujudkan rencana pengintegrasian obat tradisional ke dalam sistem kesehatan. Kementerian esehatan masih melakukan pembahasan internal untuk Rancangan Peraturan Presiden yaitu Peraturan Presiden tentang Sistem Kesehatan Nasional dan Peraturan Presiden tentang Badan Pertimbangan Kesehatan. Untuk meningkatkan upaya pengendalian HIVAIDS. Tema konferensi The 3rd Conference on Traditional Medicine in ASEAN Countries -“Utilization of Evidence Based Traditional Medicine in Health Care” yang diselenggarakan di Surakarta. PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. 17 di antaranya sudah ditetapkan menjadi Permenkes. Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS). Komitmen Kementerian Kesehatan untuk meraih WTP 2012 ditandai dengan penandatanganan piagam Komitmen Meraih Opini Laporan Keuangan WTP oleh seluruh pejabat struktural dan pengelola keuangan di lingkungan Kementerian Kesehatan. yaitu PP Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah. Sesuai dengan tema konferensi “Dengue Is Everybody’s Concern. Dari 24 PP yang diamanahkan telah ditetapkan tiga PP. website Kementerian Kesehatan. Dari 9 buah PP yang diamanahkan telah ditetapkan PP Nomor 44 Tahun 2010 tentang Prekursor. PP Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan yang masih cukup relevan. namun informasi tentang kemanjuran obat tradisional masih berdasarkan pengalaman empiris belum didukung bukti ilmiah. 2 Peraturan Presiden (Perpres). Penyalahgunaan dan Korban Penyalahgunaan Narkotika. 2 Peraturan Presiden (Perpres). Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik (Good Governance) Opini BPK terhadap laporan keuangan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2009 dan 2010 berturut-turut adalah disclaimer. Sementara 7 RPP lainnya disatukan materinya menjadi satu RPP yang berjudul Pelaksanaan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Simposium 54 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . selama 16 bulan yang dimulai pada tanggal 1 September 2011. 15 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). dan pada tahun 2011 telah memasuki proses harmonisasi. hal ini mendorong para pengambil keputusan dan jajaran Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki pengelolaan administrasi keuangan guna meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2012 untuk laporan keuangan tahun 2011. HUBUNGAN LUAR NEGERI BIDANG KESEHATAN Keketuaan ASEAN tahun 2011 dimanfaatkan Kementerian Kesehatan untuk berperan aktif dalam menerapkan kesepakatan ASEAN di bidang kesehatan dalam mencapai Komunitas Sosial Budaya ASEAN 2015.sementara dua Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) telah selesai tahap harmonisasi yaitu RPP tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dalam proses penandatanganan oleh 5 Menteri untuk ditetapkan menjadi PP dan RPP tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. dan 20 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengamanatkan Kementerian Kesehatan untuk menyusun 9 Peraturan Pemerintah (PP). Melalui event tersebut. saat ini Kementerian Kesehatan telah menyusun RPP tentang Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS). dan 11 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Jawa Tengah. 14. Sedangkan RPP lainnya masih dalam pembahasan di internal Kementerian Kesehatan termasuk RPP tentang Tenaga Kesehatan Asing. Sistem Informasi Kesehatan Nasional Saat ini Kementerian Kesehatan. Permenkes tentang Penentuan Kematian dan Permenkes Pembinaan dan Pengawasan masih dalam pembahasan. Penguatan Perangkat Perundangundangan • Undang-Undang No. 1 Peraturan Presiden (Perpres). but It’s Preventable” telah membuka mata dunia bahwa demam berdarah adalah masalah bersama yang dapat diatasi. Penyelenggaraan The Official Launch of the ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011 yang waktunya bersamaan dengan dilaksanakannya International Conference on Dengue di Jakarta mendapatkan apresiasi internasional. sistem registrasi kefarmasian dan alat kesehatan. telah diselenggarakan “International Symposium on Getting to Zero New HIV Infections.yang lebih dikenal dengan moratorium. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS).

tenaga elektro medik. Palestina. transparan. pelayanan kesehatan haji Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. penata rontgen. dan Record of Discussion (ROD) RI Qatar tentang kesepakatan pembahasan pengaturan pengiriman tenaga kesehatan. Dalam konteks kerja sama internasional. dan tenaga non-medis. Selain itu telah didistribusikan sebanyak 300 unit emergency kit.ini diselenggarakan dalam rangkaian pertemuan The 19th ASEAN Task Force on AIDS di Bandung.346 (50. PENANGGULANGAN BENCANA DAN KRISIS KESEHATAN Dalam rangka menurunkan risiko kesehatan pada setiap kejadian yang menimbulkan atau berdampak pada krisis kesehatan. Disetujuinya penerapan Standard Material Transfer Agreement pada virus sharing. Jumlah jemaah haji reguler tahun 2011 adalah 02. 21-24 November 2011. 15. khususnya yang tinggal di Lahore. setara. ambulans. Kementerian Kesehatan menyediakan tenaga kesehatan. Cakupan pelaksanaan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/kota meningkat dari 30% pada tahun 2010 menjadi 50% pada tahun 2011. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan dukungan tenaga. dan mencegah terjadinya penularan penyakit menular. Subsidiary Arrangement (SA) Program AIPPMH (Australia/Indonesia Partnership on Maternal Neonatal Health) tentang kesehatan ibu dan anak. Dalam penanganan peristiwa ledakan bom di Cirebon yang terjadi pada tanggal 15 April 2011 dan ledakan bom di Surakarta yang terjadi pada tanggal 29 September 2011. apoteker. sepanjang tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama bidang kesehatan dengan Islamic Development Bank (IDB) tentang pendirian Indonesian Cardiac Center di Gaza. Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/ kota. Kementerian Kesehatan telah mengkoordinasikan dan mendukung penanganan korban ledakan di rumah sakit. Mei 2011. 750 unit personal kit. Ban Ki Moon yang menyampaikan apresiasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas pelayanan Puskesmas yang dinilai cukup berhasil. dalam penanganan kesehatan pemulangan WNI ke Tanah Air akibat krisis Mesir. dengan menugaskan 20 tenaga kesehatan dalam dua kali perjalanan selama kurang lebih 14 hari. perawat. Record of Discussion (ROD) RI-JICA tentang Prima Kesehatan. dan sebanyak 150 unit peralatan pengolah data ke seluruh kabupaten/kota tersebut. dokter umum. Dari jumlah tersebut terdapat 102.6%) jemaah haji risiko tinggi (Risti). dokter gigi. Jawa Barat. dalam perjuangan mengubah mekanisme virus sharing yang diterapkan WHO selama lebih dari 60 tahun. Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 3. Pada kesempatan ini dicanangkan Kampanye AIDS dengan tema “Aku Bangga Aku Tahu” untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai HIV-AIDS. Kementerian Kesehatan telah mengirimkan obat dan tim kesehatan yang berjumlah 20 orang untuk membantu pemerintah Pakistan. 16. jika ada yang menderita penyakit tertentu dirujuk ke rumah sakit. asisten apoteker. Kementerian Kesehatan mengirim tenaga kesehatan sebanyak 1. tenaga sanitasi. menjaga agar jemaah haji dalam kondis sehat selama menunaikan ibadah haji sampai tiba kembali di Tanah Air. yaitu warga negara Indonesia yang bermukim EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 55 .343 orang. Advisory Group bertugas memberikan pandangan dan rekomendasi PIP kepada WHO. sejak tahun 2010-2011 telah dilakukan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam manajemen dan teknis penanggulangan krisis kesehatan di 150 kabupaten/kota. Untuk memastikan kesehatan jemaah haji sebelum berangkat. tenaga rekam medik. Indonesia telah terpilih menjadi Vice Chair Advisory Group (Wakil Ketua Komite) pada pertemuan PIP Framework Advisory Group di Jenewa. dilakukan pemeriksaan kesehatan di embarkasi. Sementara itu.800 WNI overstay pada saat pemulangan dengan kapal laut dari Arab Saudi ke Indonesia. dan menguntungkan semua pihak. Menteri Kesehatan berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB. Salah satu bentuk kepedulian Indonesia pada masalah krisis kesehatan global. Pada tahun 2011 diplomasi kesehatan Indonesia di forum WHO telah mencatat sejarah yang mengubah tatanan kesehatan global dengan disepakatinya resolusi “The Framework for Pandemic Influenza Preparedness (PIP): Sharing of Influenza Viruses and Access to Vaccines and Other Benefits” pada Sidang ke-64 World Health Assembly (WHA) di Jenewa. menciptakan mekanisme perlindungan pada global public health yang adil. ibukota Provinsi Punjab dalam rangka menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dengue pada bulan Oktober-November 2011. Kementerian Kesehatan juga merekrut 108 orang Tenaga Musim (Temus). ahli gizi. Tahun 2007. Untuk pelayanan kesehatan haji di Tanah Suci tahun 2011. Selanjutnya sebelum keberangkatan. Pemeriksaan sebelum keberangkatan dimulai di Puskesmas. Di sela-sela sidang KTT ASEAN November 2011 di Bali. ditunjukkan dengan mengirim Tim Kesehatan selama dua minggu untuk membantu masyarakat Pakistan. Joint Statement ke-2 dengan Malaysia. November 2011. terdiri dari dokter spesialis. dan rumah sakit rujukan. logistik dan dana operasional untuk mengatasi krisis kesehatan sebanyak 20 kejadian baik di dalam maupun di luar negeri. tenaga surveilans epidemiologi.803 orang.

tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengadakan 9 ambulans sehingga total ambulans berjumlah 44 buah. dan penelitian kemandirian bahan baku obat. dan pengembangan primer diagnostik molekular tuberkulosis metode Loopmediated isothermal amplification (LAMP). antihemoroid. juga didirikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver). dan RS Kandau-Manado. Madinah. Puskesmas sejumlah 9. pemetaan dan karakterisasi molekular virus HIV dan AIDS di 8 provinsi. 4. RS Suraji-Klaten. pengukuran dan pengamatan data primer serta penelusuran data sekunder mengenai penyediaan fasilitas kesehatan dan kinerjanya. Riset dilakukan di seluruh Rumah Sakit Pemerintah sejumlah 684 Rumah Sakit. 5. 2. 3. 6. Satu bus mini coaster dapat mengangkut 2530 jemaah pada kegiatan Safari Wukuf. Sardjito-Yogyakarta. • Saintifikasi Jamu Pada tahun 2011. Untuk meningkatkan akses jemaah haji Indonesia pada pelayanan kesehatan di Arab Saudi. Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) ditingkatkan jumlah tempat tidurnya dari 40 tempat tidur di tahun 2010 menjadi 70 tempat tidur tahun 2011. dan Jeddah adalah 2. RS Wahidin-Makassar. sehingga dapat dipakai acuan untuk menentukan dosis jamu dengan uji klinik. Diklat dokter saintifikasi jamu untuk menghasilkan dokter dengan kompetensi di bidang penelitian dan pelayanan jamu. Pada tahun 2010 tercatat 5. Sejak dicanangkan pada tahun 2010.di Arab Saudi dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi atau di negara sekitarnya untuk membantu pelayanan logistik. Penelitian studi pra klinik antimyalgia. RS Persahabatan-Jakarta. Pada tahun 2010 sebanyak 63 dokter serta tahun 2011 sebanyak 60 dokter telah mengikuti diklat saintifikasi jamu. anti-kanker. Hasil sementara menunjukkan empat formula ini cukup baik untuk megobati empat jenis penyakit degeneratif. Selain itu. Luaran dari kegiatan ini adalah tercapainya kemandirian penyediaan bahan baku obat artemisinin. tuberculosis. Artemisinin Sebagai Senyawa Anti Malaria Artemisia annuamengandung artemisinin yang berkhasiat sebagai antimalaria. 2 buah mobil bus mini coaster. anti-dispepsiadan penambah volume ASI. pemetaan dan karakterisasi molekular bakteri M. Dengan studi tersebut akan diperoleh formula jamu yang terbukti aman dan berkhasiat sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Pusat informasi ini didedikasikan dalam upaya penelitian penanggulangan dan pengendalian penyakit tular vektor dan reservoirpenyakit. antiosteoarthritis. dan hiperglikemia. RS Pirngadi-Medan. pemetaan dan karakterisasi molekular virus dengue. anti-hemorroid.379 pasien. sehingga dapat memberikan kontribusi mendasar. • Riset Fasilitas Kesehatan Tahun 2011 Riset Fasilitas Kesehatan merupakan salah satu riset kesehatan berskala nasional yang dimaksudkan untuk melakukan 56 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Penelitian yang difokuskan untuk mendukung keberhasilan pembangunan kesehatan pada tahun 2010-2011 antara lain adalah Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes). aphrodisiakadan hepatoprotektor. saintifikasi jamu. kebun penelitian.183 orang. Klinik Saintifikasi Jamu HortusMedicus.148 dan laboratorium klinik mandiri pemerintah dan swasta sebanyak 888 laboratorium. Klinik jamu medik di 12 Rumah Sakit Pendidikan yaitu di RSU SanglahBali. telah diterbitkan pula “Atlas Vektor Penyakit di Indonesia”. strategis dan jangka panjang bagi keberhasilan pembangunan kesehatan. penelitian dan pengembangan kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk lebih mengembangkan program penelitian dan pengembangan kesehatan. • Penelitian Biomolekular Hasil yang telah diperoleh dari penelitian biomolekularadalah pemetaan dan karakterisasi molekular virus influenza termasuk virus avian influenza H5N1. Telah dilakukan pengembangan teknologi dan perkebunan Artemisia annuaseluas 2 Ha dengan melibatkan lintas sektor terkait. RS Syaiful AnwarMalang. menunjukkan jumlah kunjungan rawat jalan adalah 3. telah terjadi peningkatan kualitas dan pemanfaatan program penelitian. Dari penelitian ini akan diperoleh apakah jamu tersebut dapat menimbulkan efek toksik pada hewan uji. Pemanis Rendah Kalori dari Stevia Rebaudiana Stevia rebaudianamengandung zat pemanis rendah kalori. 7. hiperkolesterolemia. administrasi dan transportasi.85 Ha. RS Dr. hiperurisemia. Pengembangan mutu dan jumlah sarana dan prasarana yang ada di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu dengan membangun laboratorium terpadu 3 lantai. RS Kanker Dharmais-Jakarta. etalase tanaman obat dan kebun produksi seluas 15. Dalam kesempatan peresmian Duver. klinik saintifikasi jamu berkembang sangat pesat dengan jumlah pasien yang meningkat signifikan. kegiatan yang dilakukan dalam mendukung saintifikasi jamu adalah: 1. sehingga tersedianya bibit terstandar.200 kg. RS Dr. RS Dr.137 kunjungan dan rawat inap 173 kunjungan di sektor Mekkah dan Madinah. Kunjungan rawat jalan di BPHI sebanyak 701 kunjungan dan jemaah haji yang rawat Inap di BPHI Mekkah. Dari tahun ke tahun. Kementerian Kesehatan telah melakukan dan mengembangkan database karakterisasi morfologi dan genetik Stevia rebaudiana. Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan diantaranya. Selain pelaksanaan penelitian. Penelitian studi observasi klinik anti-obesitas. SoetomoSurabaya. • Kemandirian Bahan Baku Obat a. RS Angkatan Laut Mintohardjo-Jakarta. disediakan 40 macam jenis obat dengan berat total 1. Untuk pelayanan kesehatan jemaah haji tahun 2011. • Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) dan Atlas Vektor Pada tanggal 14 September 2011 telah diresmikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) di Salatiga. Suharso-Solo. 17. dan tahun 2011 berjumlah 16.994 pasien. pemetaan kasus diare yang disebabkan rotavirus. dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi. penelitian biomolekular. asil evaluasi sampai dengan tanggal 11 Desember 2011.

serta open water swimming di Pulau Putri. upaya perbaikan gizi terutama masalah stunting. • Perkemahan Tingkat Nasional Saka Bhakti Husada (Pertinas SBH) Pertinas SBH ke IV tahun 2011 dilaksanakan tanggal 25 September-2 Oktober 2011 di Bumi Perkemahan Bongohulawa. Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/ kota. sepertiperilaku hidup bersih dan sehat. partisipasi kementrian kesehatan pada kegiatan nasional dan internasional Guna mewujudkan akselerasi pembangunan kesehatan khususnya di kawasan kepulauan dan daerah terpencil. Kementerian Kesehatan membangun medical center/mini hospital. efektif. Kementerian Kesehatan memberikan dukungan dalam bentuk evakuasi cepat bagi atlet di venue yang lokasinya jauh dari keramaian. terdiri dari petugas medis dan paramedis sport injury. peningkatan status gizi masyarakat.500 peserta dari seluruh Indonesia. pencegahan dan pengendalian penyakit. saintifikasi jamu dan kemandirian bahan baku obat.18. pembangunan kesehatan masih menghadapi tantangan lain. Kepulauan Seribu. Bersahabat. Selama Pertinas SBH ini. Ambulans siap siaga di 11 venues selama 17 hari. Kementerian Kesehatan melakukan sejumlah kegiatan. dengan tema “Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Siap Menjadi Kader Pembangunan yang Sehat. Berbagai terobosan telah dilakukan untukmeningkatkan akses masyarakat pada pelayanankesehatan yang bermutu. serta kegiatan bakti sosial. dan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang bermutu merupakantantangan tersendiri penutup Pembangunan Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 telah berlangsung selama dua tahun. Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Kesehatan. lintas alam di Sentul. Cerdas dan Berkualitas”. pengendalian penyakit menular serta tidak menular dan penyehatan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. pelaksanaan manajemen birokrasi yang bersih. olahraga berkuda di Cinere. Pelayanan kesehatan dipersiapkan mulai dari bandara. dan efisien.terutama penyakit tidak menular. Kementerian Kesehatan juga harus memberikan perhatianyang besar bagi terciptanya tata kelola kepemerintahanyang baik. Untuk menyikapi dan mengatasi berbagai tantanganyang dihadapi. Provinsi Gorontalo. Partisipasi Kementerian Kesehatan dalam acara ini berupa pelayanan kesehatan kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan rujukan. dan Sumatera Selatan. Tantangan Pembangunan Kesehatan Tantangan dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Indonesia adalah wilayah Indonesia yang luas dengan 17 ribu pulau. yaitu beban ganda penyakit. dan KB. Dukungan dan kerja sama dari seluruhjajaran kesehatan dan jajaran lintas sektor di tingkat Pusatdan Daerah beserta seluruh lapisan masyarakat sangatdiharapkan bagi terwujudnya visi Masyarakat. upaya penurunan angka kematian ibu dengan menambah pelayanan PONED. • SEA Games SEA Games ke-26 tahun 2011 dilaksanakan di Jakarta dan Palembang tanggal 11–25 November 2011. letak Indonesia di wilayah yang rawan bencana. pada tahun 2012 Kementerian Kesehatanantara lain akan melakukan langkah-langkah upaya promotif dan preventif. serta sumber daya kesehatan yang masih terbatas. Dalam kegiatan internasional ini. diikuti oleh 1. menuju Universal Coverage dengan penambahan tempat tidur khususnya untuk kelas III. Usul. Selain itu. • Sail Wakatobi-Belitung Sail Wakatobi-Belitung adalah kegiatan kelautan internasional yang diikuti oleh para pecinta maritim dari seluruh dunia. peningkatan penggunaan teknologi informasi di berbagai aspek pelayanan kesehatan. jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 230 juta jiwa tersebar tidak merata dengan budaya yang beraneka-ragam. dan kritik dari masyarakatsangat diperlukan Kementerian Kesehatan agar dapatmemberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagirakyat Indonesia. Jawa Barat. Perkembangan sosialpolitik. PONEK. Seperti venue cabang olahraga Paralayang di Puncak. bayi dan balita. Kementerian Kesehatan menyiapkan tim medis berjumlah 25 tim. Selain itu. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 57 . Jampersal. dan medical centreyang berada di provinsi DKI Jakarta. suatu keadaan morbiditas dan mortalitas penyakit menular masih merupakan masalah dan pada saat yang bersamaan morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular mulai meningkat. dan bentuk pemerintahan dengan dua tingkat otonomi yang terdiri dari 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota. keterbukaan. hotel/wisma. masukan. • TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kementerian Kesehatan bermitra dengan TNI dalam kegiatan TMMD sejak tahun 1980. Kementerian Kesehatan telah memanfaatkan kegiatan nasional dan internasional untuk memberikan pelayanan kesehatan bersama lintas sektor terkait. • ASEAN Paragames Dalam rangka mendukung kegiatan ASEAN Paragames di Surakarta tanggal 12-22 Desember 2011. bagi Kementerian Kesehatan. venues. Jawa Barat. Dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan jugadihadapi tantangan berupa masih adanya stigmatisasidan diskriminasi terhadap penderita penyakit tertentu di masyarakat dan perlunya ditingkatkan pemahamanmasyarakat tentang berbagai aspek kesehatan. Empat prioritas utama kegiatan ini adalah peningkatan kesehatan ibu. perencanaan pembangunan kesehatan paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Masih ditemui kekurangandalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang harussegera diperbaiki. akurat.

58 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di Belantara Tropis Oleh: Hikmandari dan Udiani. Fotografer: Anitasari dan ADM Tangkudung EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 59 .

dan sarana kota lainnya bermunculan. Sungai Kahayan tak ditinggalkan. Transportasi air tetap bergantung pada surut pasangnya sungai sepanjang 250 km ini. Berikut cuplikan data tentang sarana dan tenaga kesehatan serta beberapa indikator kesehatan masyarakat.Kalimantan Tengah dalam Angka Pertengahan Juli 1957.7 jiwa/ km2. Palangka Raya.089 km2 atau rata-rata 14. Tepat pukul 10. Sejak itu roda alat berat terus bergerak: jalan.212. Pada 2002. Sukarno. lais. baung. bersama rombongan menteri dan pejabat lain. Jumlah penduduk : 2. Palangka Raya tumbuh. listrik. saluran air.000 orang telah berkumpul di Kampung Pahandut sejak subuh. tepat tanggal 17—angka istimewa bagi warga Kalimantan Tengah—sekitar 12. orang nomor 1 ini meletakkan tiang pembangunan pertama ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. sementara ikan sungai. seperti saluang. sanggang. provinsi terluas ketiga di Indonesia ini berkembang dari 8 kabupaten menjadi 13 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 153. Kalteng mekar. Meski demikian. Wajah penuh harap dan syukur itu menunggu kedatangan presiden mereka. ∞ 60 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .564 km2. dan jalwat serta buah-buah tropis menjadi santapan utama warga.

n Sarana kesehatan yang dimiliki: Rumah sakit: 17 unit Puskesmas : 178 unit (Rawat inap 115)Pustu: 985 Posyandu : 2304 n Tenaga kesehatan: Dokter 40 (ratio Kalteng: 18.000 kel.000 kel. hidup Penemuan TB Paru 28% AKMalaria 10 per 1.8) n Indikator kesehatan masyarakat: AKI: 228 per 100.6) Perawat 117 Bidan 100 (60) Gizi 22(11.000 penduduk Balita gizi buruk 4% Balita gizi kurang 13% EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 61 .9) Dokter spesialis 6 (3) Dokter gigi 10 (3. hidup AKB: 30 per 1.

Belum lagi berbicara tentang kekayaan alamnya.23 juta jiwa. Kepala Puskesmas Bukit Hindu.Mengayuh hingga “Barigas” “Mereka yang cinta karya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. berkah juga bisa menjadi kutuk untuk pihak lain. Angka pun menjadi relatif Dalam kondisi semacam ini. Namun. rata-rata pembangkit listrik masih menggunakan PLTD yang tidak bisa diandalkan untuk penyimpanan vaksin. kecuali Kabupaten Kapuas. apalagi di tingkat kecamatan. Namun. hanya daerah itu yang dianggap memiliki pembangkit listrik andal: bekerja selama 24 jam sehari. Pasalnya. dan hutan konservasi bekerja menyuplai gas kehidupan untuk dunia. sebagaimana dituturkan oleh dokter ADM Tangkudung. Tety Anggela. Bukan hanya prakarsa pribadi. seorang bidan sekaligus kepala Poskesdes Mintin. Itu pun sebagian terpusat di kota. yaitu sekitar 2.. Kota Palangka Raya. mencapai kesenangan bekerja di Palangka Raya. ketiga dari kanan) bersama para kader di Polkesdes Mintin Hampir setengah abad sudah kata-kata di atas dilontarkan Tjilik Riwut. Demikian pula dengan minimnya infrastruktur. Kes. taman nasional. Seluruh dunia berdecak kagum sekaligus berdebar cemas memandang rimba belantara yang menjadi paru-paru dunia di bumi Kalimantan Tengah. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . agaknya juga tak berhitung berapa angka rupiah di koceknya. baik yang di permukaan maupun di dalam bumi. Kalimantan Tengah adalah daerah mahaluas dan kaya raya. keluasaan itu tentu sebuah berkah. Mereka akan menemukan lapangan karya yang luas sekali. bayangkan. 7 hari seminggu. Salah satunya adalah adalah program PM2L. Tapi. kemudian beranak pinak hingga ke daerah-daerah jauh di pedalaman rimba. Namun. pusat rujukan rabies untuk seluruh provinsi. Setidaknya itulah yang dialami oleh petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Letak penduduk yang terpencil dan medan yang teramat luas dan sulit memang merupakan hambatan utama para 62 petugas kesehatan. saya perlu biaya untuk bahan bakar speedboat saja Rp3 juta lebih. terutama bila menilik kondisi kesehatan di provinsi bungsu dari keempat provinsi di Kalimantan ini. kepadatan penduduk Kalteng hanya 14 jiwa/km2. Buat kita yang berada di daerah-daerah berpenduduk padat. walaupun itu berarti kami harus menempuh medan yang berbahaya. Belum cukup.. Kami hanya memberikan hak mereka atas kesehatan. hanya ada satu saat ini. “Menurut target. Bila dirata-rata. yaitu puskesmas Bukit Hindu. gula tak selamanya mengundang semut.” tutur Lutfil Aman sembari mengingat perjalan yang ditempuhnya sehari semalam seluruhnya lewat sungai itu. di sinilah hutan lindung. 30 hari sebulan. Menurut dokter Rhizall M. angka bisa menjadi sesuatu yang relatif. Ketika itu Lutfil menjadi pengelola proyek DHS (Decentralised Health Service) 2. Di kabupaten lain.. mantan gubernur sekaligus salah seorang pendiri Provinsi Kalimantan Tengah. ucapan itu masih relevan. con amore. Provinsi ke17 ini hanya bisa dikalahkan oleh Provinsi Papua Barat dan Kalimantan Timur dalam hal luas wilayahnya. ia pun terjun mengelola polindes itu dan menggerakkan warga di sekitarnya untuk menjadi kader yang siap bekerja. “Untuk mengantarkan satu set dental kit ke Mendawai Kasongan. atau program membangun dan memelihara desa yang mengikutsertakan semua pihak.” tutur dokter Rian. dan 365 hari dalam setahun. M. Ia mewakafkan sepetak tanah miliknya untuk digunakan sebagai polindes. akan menemukan lapangan bakti yang mulia sekali” (Tjilik Riwut) Bidan Tety Anggela (depan. Sejalan dengan dr Rian. Bagaimanapun. Kecamatan Kahayan Hilir. panggilan Kadinkes Prov Kalteng di atas. ketika Anda memutuskan untuk memutar haluan kapal hendak pulang. dinas kesehatan dengan ditopang pemerintah daerah agaknya juga telah berupaya menyediakan layanan kesehatan yang layak. Apa yang mesti kita lakukan? Apa iya mereka akan kita tinggalkan karena toh target sudah terpenuhi?. termasuk listrik. tiba-tiba Anda lihat di dalam hutan sana ada satu keluarga yang belum terkunjungi. Antara kutuk dan berkah Dibanding daerah lain di Nusantara. Hutapea. Penduduk negeri ini kurang dari seperempat penduduk Jabotabek di siang hari. mungkin kita sudah berhasil menjangkau jumlah yang ditetapkan. dan sebagian lain tersebar mengikuti arus Sungai Kahayan yang membujur sejauh 250 kilometer.

bagaimanapun.” tuturnya.Puskesmas Keliling Dalam satu tahun. Dari hasil riset kesehatan dasar. Kali ini bukan ke-17 Segala upaya tersebut sudah seharusnya dilakukan. akan diprioritaskan pembangunan beberapa desa di beberapa kabupaten. Gubernur Teras Narang tak menyangkal buruknya kondisi kesehatan di wilayahnya. Dan beruntung. Kalteng telah menyaksikan keberpihakan itu. berkaca pada daerah lain dengan prasarana yang jauh lebih lengkap. Itu sebabnya Kalteng kini berjibaku untuk membangun infrastruktur. merupakan suatu kebijakan (lihat: “Bukan Sekadar Melayani. Kalteng juga dinyatakan sebagai daerah endemi malaria di samping baru-baru ini juga berada dalam situasi KLB DBD. Mudah-mudahan kayuh itu tak lapuk hingga Kalteng Barigas. “Saya percaya pembangunan infrastruktur akan berdampak pada akses kesehatan yang lebih mudah.” Keyakinan itu memang beralasan bila melihat kondisi sarana prasarana di Kalteng. masyarakat hendaknya mengutakan upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatannya. Rendahnya persalinan oleh tenaga kesehatan berujung pada angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. tapi Memihak”). kesehatan. bukan pada angka istimewa yang kerap dikaitkan dengan provinsi ini. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng) Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 63 . atau di atasnya. ADM Tangkudung. ∞ dr. Belum selesai di situ. muramnya wajah indikator dasar tersebut masih dibebani lagi dengan penyakit-penyakit tidak menular atau degeneratif . Namun. Di samping itu ada pula usaha untuk menambah tenaga kesehatan dengan mendirikan sekolah kedokteran dan STIKES. “Selain itu. peringkat kesehatan Kalimantan Tengah saat ini berada pada peringkat 22. Kalteng Barigas sudah dicanangkan.Kes. termasuk hipertensi. M. 17. termasuk di bidang kesehatan.

Menyelesaikan masalah malaria memerlukan kerjasama semua pihak.” Menurut Rita. masyarakat menyukai pemakaian kelambu. yayasan dan kelompok keagamaan. ∞ Rita Juliawaty (Koordinator GF Malaria) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . peran kader dalam menjalankan aktivitas di Pos Malaria Desa (Posmaldes) juga signifikan. baik SDM maupun fasilitas lainnya. tak terlalu sulit menyadarkan masyarakat untuk berperan dalam penanggulangan malaria. Meskipun jalan masih cukup panjang. Selain soal kelambu. yaitu Posmaldes Pangkalan Tiga.Menangkal “Ilmu” dengan Kelambu Program penanggulangan malaria di banyak daerah terkadang menghadapi keengganan masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida. Selain yang didirikan oleh pemerintah. Padahal ini salah satu langkah penting dalam program yang lengkap. ada Posmaldes. Di Kalteng. Ini memungkinkan pelayanan yang lebih terpadu dan lebih terjamin karena didukung oleh sumber daya yang lebih kuat. mengatakan bahwa pada dasarnya penduduk memang sudah mempunyai kebiasaan memakai kelambu. yang sudah menyatu dengan Desa Siaga. Sejak itu pula target dan metode lebih ditajamkan. Bahkan. 64 Di Kabupaten Kotawaringin Barat. Lintas sektor dan partisipasi masyarakat. daerah endemis malaria yang cukup tinggi. namun perbaikan keadaan sudah mulai tampak. pengelola program Global Fund untuk Malaria. dan hasilnya senantiasa dimonitor. Jadi malah senang kalau sekarang diberi kelambu berinsektisida. Global Fund Penanganan malaria di Kalteng didukung oleh Global Fund sejak 2010. Apalagi Gubernur Kalteng sudah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 19 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria di Provinsi Kalimantan Tengah. saat ini terdapat sekitar lima belas Polmades juga dididirikan dan dikelola dengan baik oleh LSM. Rita Juliawaty. Koordinasi penanganan semestinya semakin ke depan semakin baik. tambahnya. “ada sebagian masyarakat yang percaya bahwa kelambu dapat menangkal ‘ilmu-ilmu’. yang dinilai berhasil oleh tim monitoring Global Fund. “Mereka juga membantu untuk skrining kasus di daerah pertambangan” ujar Rita. Posmaldes (Pos Malaria Desa) menjadi tumpuan di daerah yang sulit dijangkau. Tentunya pengendalian faktor risiko termasuk pengelolaan pertambangan dan perkebunan akan lebih dapat dilaksanakan dengan baik.

yang mencakup 2. tetapi memenuhi hak Membicarakan pelayanan kesehatan di daerah terpencil adalah membicarakan keberpihakan. Di China pada tahun sembilan-puluhan. komitmen. Kata terakhir itu adalah pernyataan verbal politik. Dalam banyak wawancara dengan media. yang hadir dengan baju necis dan senyum manis. Pastilah lebih rumit. menerapkan keadilan dalam penyediaan pelayanan kesehatan adalah hal sulit di lapangan. Laporan Kemenkes yang memperlihatkan tren peningkatan alokasi anggaran APBN untuk daerah cukup menggembirakan. Bahkan bisa jadi tentang berani ‘nyleneh’ dan sedikit gila. di daerah pedesaan hanya separuh dari perkotaan. dan komitmen untuk mengurangi kesenjangan. sementara di depan mata. dan bukan omong kosong atau manisnya janji. disparitas masih menganga di banyak wilayah negeri tercinta. Padahal Riset Kesehatan Dasar sangat teliti mengupas disparitas desa dan kota. dan rata-rata penduduk pedesaan harus menempuh jarak lima kali lebih jauh dibanding penduduk perkotaan untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan.” ujarnya tak gentar. apalagi menggapai kualitas pelaksanaan programnya. Menteri peneliti ini selalu menjawab isu disparitas sebagai tantangan yang sangat sadar akan ia perjuangkan. Hutapea (Ka Puskesmas Bukit Hindu) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 65 . Pemihakan yang nyata kepada daerah pedesaan dan daerah terpencil dari sisi anggaran saja masih sulit dilakukan. Rasanya tak perlu lagi mengulas tentang kesenjangan pelayanan kesehatan di desa dan kota. kebijakan. Itu pula barangkali yang mendasari penyesuaian visi Kementerian Kesehatan dari Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat menjadi Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. bahkan di dunia. Di negara maju seperti Kanada saja.228 tempat tidur karena ketidak-mampuan daerah mempertahankan pelayanan. Tak sulit melihatnya dengan kasat mata. Harus diakui. “Satu langkah maju. keberanian. berarti satu langkah lebih dekat dengan tujuan. kerabat. meskipun upaya sudah makin besar dan nyata. sahabat. namun belum cukup untuk melacak perbandingan alokasi perkotaan dan pedesaan. Di Amerika Serikat pada 19992000 dilaporkan terjadi penutupan 228 rumah sakit di daerah pedesaan. teman.Bukan sekadar melayani. rasio dokter terhadap penduduk misalnya. Di manapun di Indonesia. menunggu pembagian potongan kue legit anggaran. atau sekitar 10 kilometer. Disparitas ini juga yang di era Menteri Endang sangat sering diangkat isunya. Bagaimana mungkin memberikan potongan kue terbesar kepada seseorang yang tidak meminta. hanya 20% dari total anggaran kesehatan digunakan dr Rhizall M. yang terpekur di pojok nyaris tak terlihat.

Kementerian Kesehatan menggulirkan lebih lima program untuk mendorong pelayanan dan pendekatan akses pelayanan kesehatan: program khusus pembangunan daerah terpencil. Dalam kalimat Hart: “…operates more completely where medical care is most exposed to market forces. (Wikipedia. baik dari pemerintah pusat maupun daerah. seperti kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. yaitu masyarakat di perkotaan dan golongan ekonomi kuat. Inverse Care Law Julian Tudor Hart. makin jauh. bukan semata melayani. Rural Health). Kalau tidak. serta skema pembiayaan bagi masyarakat tidak mampu melalui Jamkesmas serta pembiayaan persalinan melalui Jampersal. Jadi.” Jika di Inggeris kemudian lahir NHS. Inisiatif sudah banyak direalisasikan. perlu keberanian. pendampingan khusus untuk meningkatkan kemampuan perencanaan kesehatan di daerah bermasalah kesehatan (DBK). and less so where such exposure is reduced. Angka semacam itu sudah tak mengagetkan lagi saking lazimnya berada di paparan statistik negara seantero dunia. Sumber daya kesehatan cenderung lebih melayani golongan yang sebetulnya lebih berdaya. yang maju maupun berkembang. “ini masalah memenuhi hak setiap penduduk atas pelayanan kesehatan. perbatasan dan kepulauan (DTPK). selain kemauan berpikir out of the box dan dukungan politik yang kuat.” Makin butuh. Makin sulit. makin ditinggal. Padahal. hitunghitungan perencanaan program di atas kalkulator akan kembali ke angka inefisien. Hukumnya berbunyi: “The availability of good medical care tends to vary inversely with the need for it in the population served. untuk memenuhi hak kesehatan para penduduk di daerah terpencil. pada tahun 1971 mencetuskan hukum pelayanan terbalik atau inverse care law yang mendasari terbentuknya sistem pembiayaan kesehatan yang dikenal dengan National Health System (NHS) di negara Inggeris.” ∞ 66 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . alokasi dana khusus untuk operasional Puskesmas melalui skema bantuan operasional kesehatan (BOK). dari swasta maupun masyarakat. di Indonesia sesungguhnya sudah lebih dari itu. penyediaan sarana rumah sakit bergerak dan dokter terbang di daerah terpencil.untuk menopang kesehatan penduduk di pedesaan yang jumlahnya mencapai 70% dari seluruh populasi. Ryan Tangkudung. seorang dokter Inggeris.

2011 Kolasi 122 hlm. misalnya data yang diinginkan th 2010. MEDICINE HERBAL EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 67 . untuk meningkatkn kesadaran global dari individu untuk mengakses infoemasi pemerintah dan juga untuk mempromosikan akses informasi yang mengacu pada Hak Asasi Manusia. semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula kita mengetahui segala sesuatunya. Subyek 1. Di antaranya dengan cara memanfaatkan pelayanan kesehatan konvensional. HERBS. seperti daerah terpencil perbatasan dan kepulauan serta di daerah bermasalah kesehatan. serta pilihan pelayanan kesehatan secara tradisional. Tujuan diterbitkannya pedoman ini juga merupakan salah satu upaya dalam mempercepat pembangunan kesehatan. ilus. Keterbukaan informasi dipengaruhi oleh tingkat aksesibilitas informasi yang tinggi. Selama ini masyarakat diarahkan untuk memelihara kesehatan secara mandiri sebagaimana visi kesehatan “Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan”. terutama di daerah yang sulit mendapat akses pelayanan kesehatan. Juga sebagai penguatan dan kontrol kebijakan. dan menerbitkan informasi publik yang akurat. iklan. Keterbukaan informasi publik bukan hanya memberikan informasi tetapi juga sebagai kontrol masyarakat terhadap badan publik. Siapa saja berhak mendapatkan informasi yang diinginkan. Diharapkan dengan keterbukaan informasi publik masyarakat berhak untuk tahu tentang informasi apasaja yang dapat menuju bangsa yang cerdas. Tujuan adanya Hari Hak untuk Tahu. semakin besar peluang informasi di buka. Keterbukaan informasi harus tersedianya empat unsur yaitu ketersediaan. Sama hal dengan informasi. . Jangan tunggu banyak permintaan baru kita mencari informasi tetapi perbanyaklah informasi sehingga kapanpun di butuhkan informasi sudah siap disampaikan ∞ (Yn) Pedoman Pengelolaan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sehat adalah harapan setiap orang dan merupakan hak azasi setiap warga negara Indonesia. khususnya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). Ketersediaan berarti kita sebagai seorang humas harus terus mengisi informasi itu update-ting. advetorial dan lainnya. . 16 x 24 cm. website. ∞ RESENSI Impresum Jakarta. Semakin sering informasi diminta. baik untuk kepentingan pencegahan maupun pengobatan. baliho. Pedoman pengelolaan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) merupakan revitalisasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang dijadikan acuan dalam pengembangan pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat setempat. ight to know Day atau Hari Hak Untuk Tahu diperingati setiap tanggal 28 September. memberikan . Aksesibilitas yaitu apakah masyarakat dapat memperoleh informasi tersebut? dan untuk kebutuhan apa ? dan yang terakhir adalah kualitas apakah informasi yang disampaikan itu bermanfaat. TRADITIONAL MEDICINE. Dalam perkembangannya masyarakat mempunyai alternatif dalam memelihara kesehatan. 2.KOLOM Keterbukaan Informasi Publik Salah satu tugas humas yaitu memberikan informasi. Ditjen Bina Gizi dan KIA. 3. Media-media dalam penyampaian informasi yaitu pamplet. Kementerian Kesehatan RI. diberikan data 2008. tentu dalam hal ini kurang bermanfaat. menerapkan gaya hidup kembali ke alam. Semakin beragam media yang digunakan tentunya beragam juga yang mendapatkan informasi tersebut. Berkaitan dengan UU no 14 tentang keterbukaan informasi publik. Dengan pedoman ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas/pengelola program dalam memberikan pelayanan kesehatan tradisional ramuan yang bermutu di masyarakat. Ada pepatah lama mengatakan membaca adalah jendela dunia. tidak menyesatkan dan membangun sistem informasi dan dokumentasi serta membuat pertimbangan tertulis atas kebijakan yang diambil terkait pemenuhan hak atas informasi publik. Kewajiban badan publik yaitu menyediakan. Dari segi pelayanan bagaimana pemberi informasi itu apakah sudah mempunyai SOP (Standar Operasional Presedur).. PLANTS MEDICINAL. pelayanan. benar. aksesibilitas dan kualitas.

Si. Pejuang. 08133534XXXX PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXIII DESEMBER 2011 Lova Irgianty. Kec/Kab. mengatakan bahwa “Kata-kata memang masih sangat penting. Mediakom menerima penghargaan “Silver Winner” sebagai majalah dengan tampilan cover terbaik. Prof. No HP : 08574737XXXX Eva Gustini. HP : 08131721XXXX Juarnengsih. Kota Bekasi. Gedung Kemenkes Jl. Jatim 63251.03 Desa Ngawi. Jln. Banjarnegara. S. Ngawi – Cepu Km. 02. kota/kabupaten. 08574949XXXX Irfan Saepulloh RS Paru Dr. Dian Anggraeni (Konsultan PR). Ndang Sutisna (Adwork Euro RSCG).id Fax : 021 . Perguruan Tinggi. 01. Lamadukeleng. Sumba Timur. provinsi. HP. M. alamat. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur. Kota Pangkalpinang. Apa yang dimaksud dengan Jampersal (Jaminan Persalinan)? 2. Dahlan Iskan. 002/06 Kel.Kes Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. No HP : 08521055XXXX Dr. Banjarnegara. Hp.IP Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. No HP : 08131363XXXX Agus Sulistianto. berlangsung di Ballroom Hotel Novita Jambi. HP. Jl. Rasuna Said Blok X5. 05 Rw.52907421 Pos : Pusat Komunikasi Publik. Kode Pos : 1713.. Jampersal dapat diperoleh di mana saja? Kirimkan jawaban kuis dengan mencantumkan biodata lengkap (nama. Telp. Monika. BUMD.Sos. Raya semarang Magelang Km 3 Jambu Kab. 002/06 Kel. Jl.Bukit Jarian No. Ibnu Hamad (Universitas Indonesia). HR. mendapat dua penghargaan untuk kategori government. Ngawi Prop. 246 Rt. Jakarta Selatan Jawaban diterima Redaksi paling lambat minggu keempat bulan Maret 2012. Acara yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) itu mengadakan pemilihan “Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) dan Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2012”. Kec. Jatim 62155. Swasta. Jln. 20. SKM Pustu Permunas Bukit Merapen. Jawa Barat 40141. 7 Februari 2012. dan Ricardo Indra (Telkomsel). Kuis ini tidak berlaku bagi Keluarga Besar Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI. Kab. Amd. Kode Pos : 17131. Pejuang. Mediakom. 4-9.H. Propinsi Bangka Belitung 33123. BUMN. 14 Ngluwer Magelang Jateng Evy Dhamayanti. 02. Jawaban dapat dikirim melalui: Email : kontak@depkes. Soeprapto No. dr Puskesmas Kampung Baka. Propinsi Jawa Barat 46252. 022-203XXXX Ursula Uba Tupen RSUD Larantuka – Kab. dr Puskesmas Trucuk.Dr. Desa Pusakasari. S. Award diserahkan langsung oleh Dewan Pers kepada Pemred Mediakom. Indah Musyiatun Da. RT. MEDIA KUIS 1. Jl. Kabupaten. KR Sahid No. No. 08123660XXXX Rosnaniar. Hadiah pemenang akan dikirim melalui pos. 05 Rw. Kec. Propinsi Jawa Tengah. Daniel Surya (DM IDHolland Singapura). 08129222XXXX 68 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Apt. kode pos dan nomor telepon yang mudah dihubungi). masing-masing untuk cover Mediakom Edisi 31 bulan Agustus 2011 dengan cover Potret Anak Indonesia (membahas Hari Anak Nasional) dan Mediakom Edisi 33 bulan Desember dengan cover WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian) dan Reformasi Birokrasi.Mediakom raih Silver Winner Pada acara Hari Pers Nasional yang digelar oleh komunitas dan insan pers Indonesia di Jambi. R. selaku Ketua Panitia. Flores Timur – NTT. NTT 87113. Apa tujuan dari program Jampersal? 3. 106 Samarinda Seberang. Kav. S. Perusahaan Multi Nasional. kabupaten Bojonegoro.A Rotinsulu . Kelurahan Bukit Merapin. Jl. Kaltim Teguh Sulistyono. Semarang 50663 Sri Purwantiningsih Puskesmas Ngluwar. 20. Medan Staria. Dewan Juri untuk InMA adalah Oscar Motuloh (Antara). 10 Pemenang MediaKuis masing-masing akan mendapat hadiah t-shirt dari Mediakom. Kota Bekasi.go. Medan Staria.Kep Puskesmas Ngawi Purba. 021-887XXXX. RT. Puyuh Raya No. The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Ajang InMA Award 2012 diikuti 67 entri majalah dari 19 lembaga kategori Lembaga Pemerintah.40 Bandung. kecamatan Trucuk. Raya Km. Kabupaten Ciamis. tapi grafis sudah lebih penting dan grafis bisa menggantikan fungsi kata-kata”. MPH. SKM Puskesmas Kalibening. Nama pemenang akan diumumkan di Mediakom edisi XXXV April 2012.22 Waingapu. Jl. UPTD Puskesmas Jambu Jl. InMA dan IPMA 2012 diadakan untuk memberikan apresiasi atas karya kreatif sampul muka majalah internal dan media cetak Indonesia terkait dengan isi majalah. yang ikut berpartisipasi pada acara ini. HP : 0899792XXXX. PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXII OKTOBER 2011 Ana Ikhsan Hidayatulloh Kampung Urur Rt.

kemudian berakhir dengan kesehatan. sebelum serangan jantung terjadi ?. menyelesaikan proyek dan urusan-urusan lain. pola hidup tidak sehat. Bukankah kita sering melihat orang yang merasa kesulitan untuk berhenti merokok? Terkadang berhenti merokok. tentu terasa lebih berat ditinggalkan. sehingga berakhir dengan keputusasaan. Sebuah ungkapan betapa sulitnya mengendalikan diri. sering kali baru sadar setelah pukulan berat menerpa. Apalagi kesenangan yang sudah menjadi hobi. Seperti tak ada bekas terkena serangan stroke. Sebagai kontraktor yang selalu berfikir bagaimana mendapatkan uang. Maka. sebelum ajal tiba. Keberhasilan Siagian sembuh kembali. Kini. berganti dengan serba rebus dan olahraga secara teratur. “Aku harus sanggup melawan kesukaan makanan berselera tinggi. dan bugar. ia berusaha untuk sembuh dengan menjalani pola hidup sehat. Semua bergantung pada kekuatan. Dan ia pun melakukan perubahan pola hidup yang paling drastis. Separo tubuhnya lumpuh. olahraga merupakan kegiatan yang sama sekali alfa dari kehidupannya. Sebab. dan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. Belajar dari kisah Siagian. “Biarlah sakit. Memang. walau masih pincang. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 69 . membawa kendaraan sendiri. berganti dengan makanan tak ada rasa. kebugaran. dan semua aktivitas kebutuhan dirinya memerlukan bantuan orang lain. tapi pilihan. terpaksa terbaring lemah di rumah sakit selama 15 hari. mengapa tidak olahraga sejak dulu. Di sinilah sebenarnya ujian pengendalian diri. Padahal. Apa yang disampaikan Siagian. karena sulit untuk mengangkat. Kaki harus diseret. membayar hutang. Ia sudah bisa berjalan kaki normal seperti sedia kala. di lingkungan rumahnya. sebuah ungkapan penyesalan yang tak berguna lagi. olahraga rutin bukan perkara mudah.LENTERA Pengendalian Diri Oleh: Prawito Siagian (45). sulit. Tampak sehat. akhirnya bertambah parah penyakitnya. mereka tetap merokok. seperti harus menggunakan sopir. Mereka terpaksa berhenti merokok. Ia tersadar. biaya pengobatan dan hilangnya waktu produktif terbuang percuma. sebelum serangan jantung tersebut. olahraga teratur. Tak peduli. Ia tetap berolahraga. tapi harus ku jalani. etelah serangan. di samping Karunia Tuhan. di kala berbincang dengan keluarga maupun tetangga. Karena banyak kesenangan yang harus dikurangi bahkan ditinggalkan. Akhirnya. jalan tak lagi dipapah. Tentu. Hanya sayang. ada kesempatan untuk memperbaiki diri. yang penting senang. mengendalikan diri itu susah. segar. Tuhan masih sayang. kata kuncinya pengendalian diri untuk menempuh pola hidup sehat. bahkan sulit. Hidup ini bukan paksaan. lebih sulit bila tidak melakukan pengendalian diri. Setiap pagi. walau harus berlatih jalan dengan dipapah. Apalagi selama ini. berarti gagal melakukan pengendalian diri. dan sulit. Untung. dan kesungguhan untuk hidup menjadi lebih sehat dan lebih baik. Belum lagi biaya ikutan lain dengan kelumpuhannya. Bila demikian. yakni berhenti merokok. ketika masuk ICU rumah sakit. Ya. Apakah kita akan sukses atau gagal. Menyelusuri gang demi gang. Siagian tak lagi menyeret kaki atau pincang. setelah stroke menyerangnya. Makan sesuai kebutuhan. terkadang sendiri. dan penyakit bertambah parah. mengapa pengendalian diri itu terjadi setelah serangan stroke? Bukankah pengendalian diri akan lebih baik sebelum terserang sakit? Itulah manusia. menggaji karyawan. juga karena pengaruh pengendalian diri yang kuat. Tak ada keluhan yang keluar dari mulutnya. Memang tidak mudah. Sesulit-sulitnya upaya pengendalian diri. Kegagalan seperti ini yang sering menyebabkan orang menjadi putus asa. Terkadang ditemani istri tercinta. Ia terkena serangan jantung yang tak diduga sebelumnya.” ujar Siagian lirih. Olahraga terus dijalaninya. hujan atau bercuaca cerah. silahkan memilih. gerimis. Seperti diakui Siagian. pria maco dan perlente ini. mengapa hidup harus mengekang kesenangan?” ujar Muis perokok yang gagal berhenti. menghindari makanan berlemak. dan hilangnya interaksi sosial. telah abai terhadap pola hidup sehat. serangan stroke telah terjadi. Sungguh terasa berat. Ia mampu mengendalikan diri dengan baik. kemudian kumat lagi dan begitu seterusnya. Seiring berjalannya waktu. tekad. Siagian berolahraga dengan berjalan kaki. menambah pembantu. bibirnya menyon. Begitu sembuh mulai merokok lagi dengan berbagai alasan yang menyertai. Ia berguman. untuk sembuh kembali. pengendalian diri.

30 menit sebelum keberangkatan. Dari dua kisah “entah mengapa” di atas. kemampuan. teman yang bertugas ke Kalimantan berkomentar. penawaran minum teh atau kopi. langsung mendapat pilihan minuman dingin. di ruang tunggu Bandara Lombok. Sekalipun berbagai prestasi disandangnya. Seluruh pelayanan itu disajikan bertahap satu per satu. Luar biasa. dan berbagai bentuk kemuliaan. Ternyata. Mbak Yuni. pilihan bacaan majalah. air putih dan penawaran tambah minum yang diinginkan. sukses atau terpuruk. Setelah menemui petugas. pelayanan prima memang mahal. termasuk saya. Hati pun bertanya-tanya. terbayang pelayanan kelas bisnis sebelumnya. secara tiba-tiba saya mendapat panggilan untuk menemui petugas di pintu masuk pesawat. umumnya berusaha dan berdoa.. karena hanya 3 pramugari melayani ratusan penumpang. Kejadian “entah mengapa” itu. jabatan. Ia sadar banyak kejadian di luar kemauan. orang yang sadar akan kelemahan diri akan menjadi lebih waspada. bagaimana mempersiapkan diri. dan bermohon kepada yang tak pernah berakhir. ia akan tetap kokoh menghadapi. ∞ engalaman baru naik pesawat kelas bisnis. selain Yang Maha Kuasa. KepadaMu hamba berlindung. telah menjadi catatan sejarah kehidupan seseorang. dan tahan dengan berbagai tekanan dan ujian? Sekurang-kurangnya ada tiga unsur yang harus terus melekat dan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari. Setidaknya. Baik kejadian yang menyenangkan yang ingin terus berulang dengan banyak versi. ia tak merasa hebat dan besar kepala..! Tentu. tak serta merta membusungkan dada. dalam hati berbisik. Kembali Oleh: Prawito Penyajian makanan dan minuman oleh pramugari satu paket langsung selesai. ia tetap saja lemah dihadapan Yang Maha Kuasa. Singkat cerita. Ternyata.. Baik di kala senang atau sedih. Pertama. tak masalah. Ketiga. dan perkiraan. berlindung. sabar dan bila mendapat kemudahan dan prestasi. saya bersyukur dan senang sekali mendapat pelayanan prima. handuk penutup meja. karena kelas ekonomi penuh. ia sangat yakin tak ada sandaran yang lebih tahu dan lebih kuat. Sementara kelas bisnis satu pramugari melayani tiga penumpang. selalu bersandar kepada-Nya. satu paket layanan borongan.. Maka. Setelah berikhtiar dengan sekuat tenaga. handuk hangat pembasuh muka. Dengan demikian. kami harus naik pesawat berikutnya.. sebagai bukti atas kelemahan dan sekaligus ketidakberdayaan mengantisipasi kejadian sebelumnya. Nah. baik suka maupun duka. Namun. kepada-Nya ia kembali dan berserah diri. tetap. Bila menemui kesulitan. maka satu penumpang harus naik kelas bisnis dengan tambahan biaya dua kali lipat kelas ekonomi. segunung harta. terbang besama Garuda menuju Jakarta. merasa lemah di hadapan Yang Maha Kuasa. Untuk kasus terakhir. pikiran. kemudia ia berdoa: “Kabulkan semua harapan dan cita-cita hamba. kemewahan. ternyata penerbangan tujuan Yogya sudah berangkat. pilihan bacaan koran. selalu berserah diri kepada-Nya. Padahal kami sudah berada di ruang tunggu. Ia juga akan memiliki kesiapan mental menghadapi berbagai kemungkinan kejadian. 70 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .!. karena tempat duduk di kelas ekonomi sudah diborong rombongan lain. saya ternyata diminta pindah ke kelas bisnis. Ada harga ada rupa. bermental baja. walau membayar dengan harga ekonomi. kami bertiga yang akan terbang menggunakan pesawat Garuda. Sekurangnya ada 10 kali pelayanan pramugari kepada penumpang. yakni: setelah mempersilahkan duduk. bersamaan dengan tujuan Solo beberapa saat yang lalu. dan berserah diri”. agar tak terulang kembali. Yah. Betapapun hebatnya manusia. Kesadaran ini akan membentuk pribadi yang rendah hati. Setelah minta penjelasan petugas.. tua atau muda.hayo lho. Kami hanya mendengar pengumuman keberangkatan tujuan Solo dan Makasar. menjadi lebih kuat. ada apa? Sementara teman-teman yang lain bersorak-sorak. maupun kejadian yang tidak menyenangkan. kaya atau miskin. Temanteman menyepakati saya yang naik di kelas bisnis. “ Kok bisa ya”.. ia bersandar. Wah mahal banget. Bandingkan dengan kelas ekonomi. awal Desember 2011. “buktinya bisa”. Kami bertiga hanya tertawa. pelayanan jauh lebih baik dibanding kelas ekonomi pada umumnya. sama-sama tidak mendengar pengumuman petugas yang mempersilahkan penumpang naik pesawat tujuan Yogyakarta. apapun kejadiannya. kelas ekonomi penuh dan kelas bisnis hanya bertiga. di Bandara SukarnoHatta Jakarta. dan seluruh pontensi yang ada. buah-buahan. Tentu saya tidak banyak protes karena dipindahkan ke tempat yang lebih baik. paket kue. sambil berkata hayo lho. penerbangan kali ini nggak jauh beda dengan kelas ekonomi. NTB. Sebab. Kedua. serta kisah lain yang berbeda. akan segera berakhir seiring dengan berjalannya waktu. Mereka tetap menyandarkan berbagai prestasi dan kelebihan merupakan milik-Nya.Entah mengapa. Entah mengapa. Nyaris pelayanan selama penerbangan. hamba meminta pertolongan. dan setumpuk kekuasaan. Setelah semua penumpang naik. akhir Desember 2011. Harta.. Karena pada suatu saat titipan akan kembali kepada sang pemilik sesungguhnya. dengan segudang ilmu pengetahuan. Manusia hanya mendapat titipan sementara.

Sehingga mencerminkan pola hidup sederhana. Tapi. harus menjadi ‘ibu baru’ bagi Anna. Ia akan menggunakan uang secara cermat. lumpuh total perekonomiannya. Sebab hutang yang tak terkendali. hutang tanpa anggunan. Pengeluaran hanya akan dilakukan bila benar-benar diperlukan. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 71 . Artinya. seorang guru TK. glamor dan berbiaya mahal. bahkan pailit. Secara konvensional maupun elektronik. Pertimbangkan tujuan berhutang. Tak ada uang. Apalagi tidak punya uang. tega meninggalkan Natasha. ada baiknya hidup hemat dan bersahaja. Bukan zamannya lagi hidup bermahzab “ yang penting nyohor. Padahal. Hutang. Selain berikhtiar agar tidak terlilit hutang. Itulah mengapa. penting atau tidak. walau mempunyai uang. harus berhatihati bila terpaksa berhutang. Hutang. Juga pertimbangkan cara pengembaliannya. sudah berkeinginan kuat untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting. Bahkan. Diperkirakan. bocah dua tahun di rumah panti asuhan Antonius begitu saja. hidup hemat. Hidup berpenampilan wah. beberapa temannya menyarankan agar kartu kredit digunting saja. walau tekor”. kata Ery semangat. juga dapat menjadi solusi atas permasalahan keuangan bagi individu. ada baiknya melakukan penguatan sikap hidup sembari berdoa bebas lilitan hutang. Pola hidup seperti ini yang menyebabkan orang akan berhutang dan akhirnya terlilit hutang. kartu kredit. Yunani pernah makmur. Dalam hitungan bulan. artinya: Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih dan gelisah. Sisanya. begitu peribahasa lama yang dipahami banyak orang itu benar adanya. Hemat pangkal kaya. Maaf”. terlilit hutang dan penindasan orang dzalim. harus menjauhkan bentuk kemubaziran atau berlebihan. Sehingga dapat hidup dengan optimalisasi modal yang tersedia untuk mengawali kesuksesan. karena tumpukan hutang negara diluar batas kemampuan membayar. batalkan saja. sangat mudah untuk berhutang. karena tidak mampu merawatnya. apakah hutang yang dilakukan itu benar-benar perlu ? Jika tidak perlu. sebaiknya urungkan saja. hanya berbekal sepucuk surat bertuliskan “ Saya tak akan menjemput Anna lagi hari ini. Gaji habis untuk membayar cicilan kartu kredit. perusahaan maupun negara. Kemudian menjual peralatan berharga yang ada untuk membayar separo hutang kartu kredit tersebut. akan menggulung seluruh harta yang ada. Diantaranya. Jadi agar tidak terlilit hutang. Mampukah mengembalikan dengan baik ? Persoalannya. bahkan pernah berada di posisi 25 negara dengan pendapatan perkapita tertinggi versi IMF tahun 2009. Sebab hemat. rela berhutang untuk sebuah penampilan. tetap saja “gatot” gagal total. malas dan lemah. yang jatuh tempo pada Maret 2012. Di Athena.Untuk Apa Hutang ? Oleh: Prawito Anak-anak Yunani terlantar. erita getir dan pilu itu. sudah sangat lazim dilakukan dalam urusan perbankan. Belajar dari dua kasus di atas. khususnya Yunani. pengecut dan pelit. Tolong jaga Dia baik-baik. Mulai dari urusan bisnis dan sosial. ternyata bukan hanya mampu mengembalikan. Ery. Bahkan seorang ibu. bagi kalangan tertentu. akibat dampak krisis ekonomi yang menghebat di Eropa. bisnis multi level marketing terkemuka dengan gaji rata-rata 13 juta/ bulan. walau banyak kemudahan untuk berhutang. bahkan sudah menjadi perilaku hidup sehari-hari dalam pergaulan bermasyarakat. gara-gara terbelit hutang dengan “kartu kredit” suatu bank swasta tertentu. memang tidak dilarang. kegetiran itu masih akan terus berlangsung. tanpa hutang. Sehingga. dibayar dengan menggunakan sebagian gaji bulanan yang diterima. Ia gunakan kembali kartu kredit untuk membeli kebutuhan pokok. Baik untuk ukuran pribadi maupun institusi. banyak ibu-ibu meninggalkan anak-anaknya di panti asuhan. Bila hanya untuk konsumtif. Mengapa tiba-tiba menjadi krisis ekonomi ? Hutang. mempertahankan perputaran uang keluarga secara sehat. 45 tahun. bukan pelit akan mengawali sikap menjadi orang kaya. Setelah uang habis. Ia sudah mulai bernapas lega. “Hutang berkurang dan berniat tak akan berhutang lagi”. berusia empat tahun yang ditinggal ibunya. Setelah berdiskusi. Walau. keluarga. mungkin banyak yang mampu. menjadi pilihan agar tidak terlilit hutang. Bila hanya mampu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful