MEDIAKOM

Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

Mediakom Raih Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di BelantaraTropis

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012

ISSN 1978-3523

Jampersal Turunkan Kematian

Ibu dan Anak

www.sehatnegeriku.com

ETALASE

Lorong Jampersal
drg. Murti Utami, MPH
ampersal. Program Kemenkes untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), sehingga  dapat mempercepat capaian taget  Millenium Development Goals (MDGs). Jampersal menjamin  pembiayaan pemeriksaaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas, termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Memang, sebagai program baru, masih perlu penyempurnaan, tapi masyarakat sudah sangat merasakan manfaatnya. Terbukti, rumah sakit daerah dan pusat penuh rujukan Jampersal. Apalagi, rumah sakit tidak boleh menolak, wajar sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk pelayanan Jampersal, sering disebut ‘lorong Jampersal’.  Bila kelak sistem rujukan sudah berjalan dengan baik, Insya Allah peserta Jampersal akan mendapat pelayanan yang lebih baik. Tak ada lagi lorong Jampersal. Nah, bagaimana pelaksanaan Jampersal dan apa saja masukan sebagai penyempurnaan untuk masa yang  akan datang, kami angkat dalam rubrik Media  Utama. Selain itu, bagaimana Kinerja  Kemenkes tahun 2011, sebagai upaya  mewujudkan Masyarakat  Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan, kami angkat dalam rubrik Laporan Khusus. Mediakom juga mengetengahkan berbagai informasi penting dalam kemasan ringan yang mudah dicerna, termasuk wawancara eksklusif dengan  Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, dalam rubrik Potret. Masih ada tema lain, di antaranya  Rumah Sakit Tambah Kapasitas Ruang Kelas 3, Anugerah Parahita Ekapraya untuk Menkes, dan  Liputan khas dari daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah dengan adonan renyah  dan enak dibaca. Rasa gembira atas penghargaan Cover  Mediakom edisi 31 dan 33 berupa Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMA 2012 pada  ajang bergengsi yang diadakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) dalam rangkaian Hari Pers Nasional di Jambi awal Februari. Adapun  kriteria yang dipertandingkan  berupa  karya kreatif sampul muka majalah (cover). Rasa gembira tersebut mendorong kami untuk menjadikan majalah ini lebih baik lagi dengan melakukan perbaikan tata letak dan perwajahan cover Mediakom untuk 7 edisi 2012. Yang jelas, prestasi ini terus memacu kreativitas  penulis, redaksi,  maupun desainer untuk mendapat gold pada tahun depan. Insya Allah.  Tak lupa  kami mengucapkan berterima kasih kepada para pembaca yang terus memberi masukan untuk perubahan yang lebih baik, bahkan telah mengapresiasi dengan predikat sangat menarik dan menarik pada survei  internal Mediakom akhir 2011 yang lalu. Selamat menikmati. ∞ Redaksi

MEDIAKOM
Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

PENANGGUNG JAWAB: drg. Murti Utami, MPH, I REDAKTUR: Dra. Hikmandari A, M.Ed, Dyah Yuniar Setiawati, SKM, MPS I EDITOR/PENYUNTING Mulyadi, SKM, M.Kes, Busroni S.IP, Prawito, SKM, MM, M.Rijadi, SKM, MSc.PH, Mety Setyowati, SKM, Aji Muhawarman, ST, Resti Kiantini, SKM, M.Kes I DESAIN GRAFIS dan FOTOGRAFER: Drg. Anitasari S.M, Dewi Indah Sari, SE, MM, Giri Inayah, S.Sos, Sumardiono, SE, Sri Wahyuni, S.Sos, MM, Wayang Mas Jendra, S.Sn, Lu’ay, S.Sos, Dodi Sukmana, S.I.Kom I SEKRETARIAT: Waspodo Purwanto, Endang Retnowaty, drg. Ria Purwanti, M.Kes, Dwi Handriyani, S.Sos, Dessyana Fa’as, SE, Sekar Indrawati, S.Sos, Awallokita Mayangsari, SKM, Delta Fitriana, SE, Iriyadi, Zahrudin. I ALAMAT REDAKSI: Pusat Komunikasi Publik, Gedung Kementerian Kesehatan RI Blok A, Ruang 109, JL. HR. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Jakarta 12950 I TELEPON: 021-5201590; 021-52907416-9 I FAKS: 021-5223002; 021-52960661 I EMAIL: info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id I CALL CENTER: 021-500567
REDAKSI MENERIMA NASKAH DARI PEMBACA, DAPAT DIKIRIM KE ALAMAT EMAIL kontak@depkes.go.id

SUSUNAN REDAKSI

Membuat Iklan Kesehatan yang Sehat dan Tidak Menyesatkan Melongok Pelayanan Kesehatan di Kaltim, Kurangnya Tenaga Kesehatan di Daerah Perbatasan

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

Jampersal
ISSN 1978-3523

Turunkan Kematian

Ibu dan Anak
3

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL 07 Setelah Sehat Pasti Cantik Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Ekapraya 4 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 16 34 Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 10 Laporan Khusus KINERJA DUA TAHUN KEMENKES 44 .

Maya Sintowati Pandji. Sarminto. Dr.DAFTAR ISI Info Sehat 4 Trik Tetap Oke Selama Bekerja Merawat Kesehatan Kulit Dengan Buah Setelah Sehat Pasti Cantik Kembangkan Kreativitas Si Kecil Ragam 6 7 31 Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun 32 8 34 9 10 10 11 12 14 42 67 38 32 Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Daerah Potret Pelayanan Kesehatan Di Kaltim Stop Press Gerakan Pramuka Mitra Untuk Membangun Bidang Kesehatan Kemenkes Usung 10 Program Prioritas Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Eka Praya Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III Wamenkes Resmikan Desa Stop Bab Sembarangan Jabar Terapkan Ktp Berasuransi Potret Menkes Dr Endang Rahayu Sedyaningsih. M. Mph. Ph: Kita Harus Bekerja Dengan Bersih Kolom Menuju Iklan Kesehatan Yang Sehat Dan Tidak Menyesatkan Keterbukaan Informasi Publik Media Utama Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Menelisik Pelayanan Jampersal Jampersal Di Mata Tenaga Bidan Bersalin Di Puskesmas Mergangsang Rsud Bantul Menyambut Program Jampersal Dr. Mm: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal Di Jawa Barat Prawito: Nasionalisme Jampersal? Liputan Daerah 15 16 18 20 22 24 26 28 30 58 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat Di Belantara Tropis Info 68 Mediakom Raih Silver Winer The Best Government Inhouse Magazine Inma 2011 Media Kuis Lentera 69 70 71 Pengendalian Diri Kembali Untuk Apa Hutang? EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 5 .Kes: Jampersal Baiknya Dibatasi Drg.

baik itu hanya untuk sekadar berolahraga ringan atau berjalan-jalan berkeliling kantor. Usahakan untuk beranjak sebentar dari meja kerja. perhatian pun tetap fokus sehingga tidak melirik ke cemilan yang tidak sehat yang ada di sekitar kantor Anda. ∞ 6 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Di bawah ini ada beberapa tips agar kita bisa melakukan aktivitas bekerja sebagai kegiatan yang menyehatkan: Berolahraga Berolahraga merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh lebih santai dan tidak stres. stres juga bisa menyebabkan keletihan fisik. Hindari Stres Stres bisa berasal dari mana saja. Misal.dan merokok menjadi pelarian. seperti pagi.info sehat Trik Tetap Oke Selama Bekerja Bagaimana Anda melakukan aktivitas di kantor? Iya. Apalagi ditambah dengan jarangnya melakukan olahraga. Anda mendapat tekanan dari atasan atau kesibukan saat rapat. Carilah lokasi latihan gym terdekat dengan kantor Anda. siang. tetapi juga berakibat kepada kematian. Dengan begitu. Bila sudah begitu. Jauhi Meja Kerja Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa terusmenerus berada di meja Anda tidak hanya menyebabkan stress. Ada baiknya bila kebiasaan yang kurang baik tersebut di atas ditinggalkan sehingga tidak menganggu kesehatan yang pada akhirnya tidak menutup kemungkinan justru akan menganggu aktivitas dalam bekerja. merupakan potret aktivitas seharihari di kantor. Cari pula waktu yang tepat untuk bisa berolahraga di waktu senggang jam kantor. simpan cemilan sehat dengan banyak kandungan protein dan karbohidrat. duduk di kursi dan mata tak lepas dari layar komputer. Maka cobalah untuk bersikap tenang dan lawan stres tersebut. Selain mempengaruhi produktivitas Anda. makan --termasuk cemilan-. Stres pun bisa menyambangi ketika pekerjaan tengah menumpuk dan harus segera dituntaskan. Simpan Cemilan Sehat Jaga energi Anda agar tetap fit selama jam bekerja. atau sore hari. Kondisi ini tentunya kurang bagus bagi kesehatan. Namun jika ingin tetap ngemil.

Maka. Untuk itu. Lebih dari itu. tampil menarik menjadi keharusan. Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit. Merawat Tubuh Tak hanya berolahraga. Seperti apel. baik untuk kesehatan kulit. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit Anda. di sela-sela bekerja usahakan banyak berjalan. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. Berikut ini. Lemon Lemon  mengandung vitamin C. Apa hubungannya? Kaum hawa harus paham bahwa kecantikan dan kesehatan adalah satu paket. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. namun tak sehat. air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah. agendakan secara rutin setiap enam bulan sekali untuk melakukan general check up. Anda tengah bertransformasi untuk mengubah penampilan Anda agar terlihat oke. Kulit pisang juga bisa memberikan efek terhadap kesehatan kulit. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap. Meski cantik. Bila saat ini. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. Prinsipnya sederhana. Olahraga Gaya hidup sehat tak bisa lepas dari olahraga. Mangga Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. banyak minum air putih. buah juga bagus bagi kesehatan kulit. sabar dan tawakal. mengurangi makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. Dampak stres sangat buruk bagi kesehatan. Cek Kesehatan Secara Rutin Ada baiknya. ∞ Penampilan bagi sebagian besar perempuan adalah harga mati. ∞ 7 Pasti EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit. Jeruk Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. Hal ini bisa dilakukan di rumah atau mendatangi tempat-tempat yang sudah dijamin kredibilitasnya. Berpikir Positif Hal lain yang perlu di atasi adalah stres. Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah. Pisang kaya akan vitamin A. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. beberapa jenis buah yang baik bagi kesehatan kulit: Pisang Pisang merupakan sumber zat besi. awali dengan memilih mengkonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak porsi sayur dan buah. Hindari stres dengan berpikir positif. ada baiknya Anda lebih dahulu benahi gaya hidup dengan cara hidup sehat. Anda juga bisa melakukan pengecekan kesehatan. perawatan secara menyeluruh terhadap tubuh juga perlu dilakukan. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah. Berikut tips sehat nan cantik: Makanan Sehat Untuk mengawali gaya hidup sehat. magnesium. akan berpengaruh pada penampilan juga. Segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat. Pepaya Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain.Setelah Sehat Cantik Merawat Kesehatan Kulit dengan Buah Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya. madu. perbanyaklah olahraga seperti jalan. Apel Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. Dengan begitu Anda akan cantik luar dalam. kurang tidur mengakibatkan kondisi melemah dan tidak fit. B. Keduanya akan berjalan seiring sejalan. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit. dan olah raga bisa di kursi saat di bekerja Tidak ada alasan untuk tidak berolahraga mengingat olahraga bisa dilakukan di mana saja. dan kalium. “Apa yang kamu makan menentukan kesehatanmu “. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit. Artinya. Makan buah atau minum segelas jus setiap hari bisa membuat kita tetap sehat. dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti penuaan. Campuran apel tumbuk. selain perawatan tubuh.

Sebagai orangtua. jika kreativitas tersebut tidak ia sukai dan tidak ada sedikitpun perhatiannya. Lakukan dengan Santai Acapkali orangtua lebih menyukai melihat langsung hasil jadi dari kreativitas anak dan melupakan proses belajar mencapai tujuannya. Contoh: si kecil mendapat cara-cara cepat dalam menyelesaikan pelajaran matematika. dan setiap anak memiliki dimensi kreatifnya sendiri-sendiri. Dari sisi anak pun. Anak Adalah Unik Seringkali orangtua membandingkan si kecil dengan anak lain. Kegiatan bereskperimen juga bisa dilakukan di rumah. Sering mengajak anak ke tempat yang menimbulkan kreativitas adalah kegiatan positif. tidak suka dibandingkan dengan orang lain. orangtua berkewajiban untuk mengetahui. kemudahan. hingga apa yang mereka rasakan. Hal ini bukan pekerjaan yang sulit mengingat kemampuan-kemampuan yang menonjol dari si kecil akan terlihat dengan sendirinya secara jelas. ketapel. ia mendapatkan hal baru yang ia sukai. Alhasil.info sehat memahami keunikan setiap anak. lancar berpikir. Pembedanya adalah adanya pembatasan dari lingkungan dan rasa antusiasme si kecil yang bervariasi. mereka selalu ingin tahu segala sesuatu yang bersifat baru mulai dari apa yang mereka lihat. Pendeknya. dengar. Di sinilah. sebagai individu sama halnya dengan orang dewasa. Selanjutnya. Berikut adalah halhal yang perlu dipahami orangtua dalam memfasilitasi sekaligus mendorong kemampuan yang dimiliki si kecil sehingga kreativitas si kecil terus berkembang: Tidak Menuntut Keinginan Sosok orangtua yang baik bukanlah yang menuntut segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. Lebih dari itu. Kreativitas Multidimensi Wujud kreativitas si kecil bisa saja berbeda-beda. Yang perlu orangtua lakukan adalah memberikan waktu. Bila orangtua memaksakan keinginannya. hal ini tidak akan berhasil mengingat adanya ketidakcocokan minat. Misalnya dengan ikut melakukan aktivitas bersama anak dan memperkenalkan hal baru serta gagasan-gagasan yang berhubungan dengan aktifitas tersebut. ∞ Kembangkan Kreativitas si Kecil Sejatinya. Untuk itu. resiko. biarkan si kecil berfikir tentang hobi barunya itu. orangtua harus dapat memotivasi sekaligus mensugesti bahwa si kecil mampu melakukan kegiatan yang terkait minatnya. setiap pulang dari sekolah. Contoh. Sebaliknya. seolah-olah selalu saja ada kekurangan si kecil. bukan atas dasar cara pandang seorang dewasa. dan menikmati keberhasilan. Kesempatan tersebut dapat digunakan untuk memberitahu cara yang baik untuk melakukan aktivitas tersebut. dan menggali bakat dan minat si kecil sejak dini. berusaha. Memberi Contoh Kita harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap apa yang tengah dikerjakan oleh anak-anak kita. Hanya saja. sebaiknya orangtua juga memberikan perhatikan kepada proses dengan perspektif si kecil. detail oriented. dan bahan-bahan agar si kecil semakin kreatif. Praktis. Sebaliknya ia tidak akan melakukan hal serupa ketika mendapatkan pelajaran seni tari yang tidak ia sukai. Menjadi kewajiban orangtua untuk memfasilitasi dan mengembangkan kreativitas si kecil. tempat pencil dari bahan-bahan bekas pakai. setiap anak adalah unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya. ia akan memamerkan hal tersebut kepada orangtuanya. seperti membuat baling-baling bamboo. Untuk itu. sikap bijak orang tua diperlukan untuk 8 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Seperti berkunjung ke Museum Sain dan museum lainnya. dengan dipaksapun akan sulit dikembangkan. tempat. serta keuntungannya. mengenal. dan orisinalitas ide. Padahal dalam proses justru akan terlihat jelas bagaimana mereka memecahkan masalah. harus dapat menerima kelebihan dan kekurangan si kecil. Padahal. maka akan langsung dipamerkan kepada orangtuanya di rumah. Contoh: menginginkan si kecil menjadi ahli musik sedangkan bakat si kecil lebih suka menggambar yang menjurus kepada seni rupa. semua anak adalah kreatif. Sebagaimana diketahui ciri anak kreatif adalah spontan. kreativitas setiap anak berbeda. kreativitas itu mulitidimensional. rasa ingin tahu.

Ali Gufron pada acara Pelantikan/ Pengukuhan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (Saka Bakti Husada) Tingkat Nasional Masa Bakti Tahun 2011-2016 di Jakarta. (5/1). “Untuk itu. Kerja sama ini memperbaharui ikatan kerja sama yang ditandatangani tahun 1985 lalu. Menkes bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menandatangani kesepakatan kerja sama tentang peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendidikan kepramukaan. kemitraan Kemenkes dan Gerakan Pramuka perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan di masa depan dalam peranannya membina kaum muda bangsa Indonesia terutama dalam bidang kesehatan. Dr. Hal ini tak lepas dari peran strategis Gerakan Pramuka turut membangun karakter bangsa menuju yang lebih baik termasuk di bidang kesehatan.STOP PRESS Gerakan Pramuka Mitra untuk Membangun Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka sesuai yang terkandung dalam nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Kemenkes melalui Badan PPSDM Kesehatan telah mewujudkan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah dicanangkan Presiden RI tahun 2006.” tandas Menkes. pada tanggal 20 Agustus 2011. Pramuka baik secara individu sebagai anggota keluarga maupun sebagai kelompok di Gugus Depan dan sekolah berperan besar memberikan kesadaran bagi sesama anggota keluarga. Endang Rahayu Sedyaningsih. Kemenkes bertanggung jawab membina dan mengembangkannya sesuai perkembangan masalah kesehatan bangsa. Dukungan tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan dr. Menkes menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu mitra potensial yang telah berperan banyak dalam membantu terlaksananya berbagai program pembangunan termasuk di bidang kesehatan.PH melalui pidato yang dibacakan oleh Wamenkes Prof. Saka Bakti Husada yang dibentuk 17 Juli 1985. MPH. Untuk diketahui. Masih menurut Menkes. merupakan wadah Pramuka Penegak dan Pandega di bidang kesehatan. ∞ 9 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Untuk itu. teman. dengan membentuk Gudep-Gudep berbasis di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan Balai Pelatihan Kesehata (Bapelkes) di seluruh Indonesia. dan masyarakat dengan turut serta menyadarkan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kabupaten Rembang. 11 Kabupaten dan 3 Kotamadia. Penurunan Angka Kematian Ibu (PONED. Penerima Prahita Ekapraya antara lain Kementerian PU. Bappenas. 12 Provinsi. dr. Perencanaan Pembangunan Kesehatan Paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Provinsi Banten. Dr. Provinsi. Endang Rahayu Sedyaningsih. Urutan paling atas adalah upaya promotif dan preventif yang melibatkan inisiatif masyarakat dan Pemda. BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) merupakan salah satu bentuk upaya tersebut. dan Kabupaten/Kotamadia yang telah berhasil melaksanakan strategi pengarusutamaan gender. Rabu (4/1). Kemenhukham. Akurat. Jampersal. serta Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/kota. Presiden memberikan Penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita Madya kepada sejumlah Kementerian/Lembaga. Pengumuman mengenai 10 Program Prioritas disampaikan Menteri Kesehatan. pemberian penghargaan juga ditujukan guna meningkatkan kinerja Pemda dalam melaksanakan pengarusutamaan gender. Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden RI. Dr. Salah satu penerimanya adalah Kementerian Kesehatan. Kemendiknas. kemandirian bahan baku obat. Reformasi Birokrasi (Tata Manajemen Birokrasi yang Bersih. Presiden RI memberikan 10 Kementerian/Lembaga. Endang Rahayu Sedyaningsih. Selain memberikan apresiasi. PONEK.STOP PRESS Kemenkes Usung 10Prioritas Program di Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Bertepatan Peringatan ke-83 Hari Ibu. saintifikasi jamu. KB). Provinsi Riau. Secara keseluruhan. ∞ Anugerah Pahita Ekapraya EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Adapun sembilan Program Prioritas lainnya adalah Pencegahan dan pengendalian penyakit. terutama Penyakit Tidak Menular (PTM). dan Kabupaten Sleman. serta perlindungan perempuan dan anak. Menuju Universal Coverage (penambahan kelas). Peningkatan Penggunaan Teknologi Informasi di segala Aspek. Upaya Perbaikan Gizi terutama masalah stunting. serta mendorong prakarsa aktif dan menumbuhkan komitmen Pemda dalam penyusunan kebijakan yang responsif gender. Provinsi Jawa Barat. MPH. Adapun tema Peringatan Hari Ibu adalah “Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa’. 1 badan. Efektif dan Efisien). melaksanakan program pemberdayaan perempuan. ∞ 10 Kementerian Kesehatan menetapkan 10 Program Prioritas di tahun 2012. Kamis (22/12). MPH.PH saat jumpa pers mengenai Evaluasi Kinerja 2011 dan Program Prioritas 2012 Kementerian Kesehatan di Kantor Kemenkes Jakarta. Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Menkes RI dr.PH. Kabupaten Malang.

Alma Lucyati. Sementara itu di Jabar. Dengan demikian. dan Jampersal.3% yang tercover jaminan kesehatan. Dengan demikian.000 tempat tidur. Saat ini sedang dalam pembahasan berapa kira-kira bisa disediakan penambahan kelas III ini.870 RS. “Kebutuhan tempat tidur 10. belum semua rumah sakit (RS) memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmas. kapasitas kelas III agar ditambah. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. Endang Rahayu Sedyaningsih. (28/12). bukan hanya di RS swasta. Alma. RS swasta harus menambah kelas III dari 10% menjadi 15% atau 20%. Dari jumlah tersebut 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. di Bandung. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. khususnya masyarakat miskin secara simultan harus dilakukan pembenahan sistem pelayanan kesehatan. Dari 1. MPH. akses pelayanan kepada peserta Jamkesmas lebih merata dan terjangkau. 147 di antaranya Pukesmas perawatan dengan 20 tempat tidur. Ke depannya.Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III M. namun dicarikan RS lain yang masih kosong.” tambah dr. Ketersediaan tempat tidur.000. Namun dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas ada tambahan 6. baru 1. khususnya kelas III agar dipasang di depan RS.” paparnya. baru 54. “Saya minta ada tambahan kelas III. tetapi RS vertikal dan RS pemerintah daerah.” ujar Menkes. Menkes juga berharap agar ada komunikasi antar RS sehingga pasien yang tidak bisa tertampung pada satu RS tidak dibiarkan begitu saja. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .000 tempat tidur sehingga ada 10. ∞ 11 Di Indonesia. Saat ini ada 1. “Jabar harus menata sarana..Kes. pada awal 2011 dari 224 RS baru 133 RS atau 54. Demikian dikatakan Menkes dr. Menkes mengapresiasi RS yang telah memberi pelayanan kepada peserta Jamkesmas di Provinsi Jawa Barat dan berterima kasih atas kesediaan RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan bagi peserta Jamkesmas.” papar Kadinkes. sementara yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru 4. “Menyadari pentingnya penanganan yang lebih optimal untuk keberhasilan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jabar. Untuk itu. Lex Laksama yang mewakli Gubernur Jabar mengatakan. semua RS baik pemerintah maupun swasta diharapkan menerima peserta Jamkesmas. peningkatan akses masyarakat termasuk masyarakat miskin ke fasilitas kesehatan.PH usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat.080 RS yang menerima peserta Jamkesmas. menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar. penyusunan standar pelayanan medis dan membenahi sistem rujukan di tingkat kabupaten/kota.51% yang melayani Jamkesmas.” tegasnya. “Seperti di tempat parkir dicantumkan berapa tempat yang masih kosong.444 Puskesmas.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. Ditambahkan. dr. Jamkesda. Jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan sekitar 44%. Sementara itu Sekda Provinsi Jabar. akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang berkualitas masih belum optimal. Dr. Penyediaan sarana dan fasilitas kesehatan yang memadai merupakan respon terhadap dinamika karateristik dan kondisi geografis penduduk Jabar.

Wilfried Hasiholan Purba. desa Serdang (ketiganya di Kecamatan Kramatwatu). drh. Sebagaimana diketahui. Peresmian ODF dilakukan oleh Wakil Menteri Kesehatan. H. strategi dan program untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi 12 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM STOP . STBM adalah pilihan pendekatan.D. Direktur Penyehatan Lingkungan. Ali Ghufron Mukti. Kamis (29/12). desa Cisaat (keduanya di Kecamatan Padarincang). Ketujuh desa tersebut adalah desa Curuggoong. Taufik Nuriman. desa Mekarsari (di Kecamatan Anyer). desa Kramatwatu. Bupati Kabupaten Serang. MM. Ph. Kecamatan Padarincang. dan desa Situtarate (di Kecamatan Cikande). Banten.Sc. M.SP. Turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sekda Provinsi Banten.A. M. Muhadi. Ir. di Desa Curuggoong. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan. Kabupaten Serang. desa Margatani. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan yang dikemas dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). dan para kepala desa. Prof.Kes.STOP PRESS 7 DESA Wamenkes Resmikan BAB Sembarangan Kementerian Kesehatan meresmikan 7 Desa Open Defecation Free (ODF) – atau lebih dikenal dengan istilah Stop Buang Air Besar (BAB) sembarang. dr. H. M.

9%. sumur bor/pompa 22. dari sisi penggunaan air untuk keseluruhan keperluan rumah tangga. masih banyak rumah tangga yang membuang limbah rumah tangga ke sungai/ parit/got. Hasil penelitian sarana penampungan limbah.3% dan yang menangani sampahnya dengan cara dibakar mencapai 52. sebanyak 27.” ujar Wamenkes. Ditinjau dari segi perilaku. masih ada sebesar 17.9% atau menurun 6% dibandingkan 2007 yang mencapai 24. Pamsimas bertujuan meningkatkan jumlah penduduk pedesaan dan pinggiran kota (peri urban) mendapat akses air bersih dan sehat. Oleh karenanya perlu pendekatan Pamsimas. Dijelaskan Wamenkes. Artinya terjadi peningkatan sebesar 17.2%. suatu komunitas berada pada kondisi sanitasi total saat masyarakat tidak buang air besar (BAB) sembarangan. mencuci tangan pakai sabun. Sementara itu. ∞ 13 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Nah. terbukti tidak berkelanjutan. Yakni Pembangunan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). persentase penduduk berperilaku BAB Benar mencapai 82.melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.2%.9% menggunakan sumur gali terlindungi sebesar 22. rumah tangga yang tidak mempunyai sarana penampungan air limbah sebesar 18.8%. Pada 2007. dan pada 2010.8% dibandingkan 2007 yang berada di angka 23.7%. Meski demikian. mengelola air minum dan makanan yang aman. terjadi penurunan.2% penduduk yang masih BAB sembarangan dan harus diselesaikan sebelum 2014. “Pengalaman selama ini menunjukkan peningkatan akses terhadap air minum dan sanitasi yang tidak disertai perubahan perilaku.2%. Selain itu. Pada 2010. mengelola sampah dengan benar dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman. terjadi peningkatan penduduk berperilaku BAB Benar. Wamenkes berharap Pemerintah Daerah berkomitmen kuat dalam mengupayakan dan perluasan pelaksanaan program air minum dan sanitasi dengan menggunakan model pendekatan program Pamsimas.5%. persentase penduduk berperilaku BAP Benar sebesar 71. terdapat dua jalur upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun sektor air minum dan sanitasi. untuk kebiasaan cara mencuci tangan dengan benar tahun 2010 sebesar 35%. “STBM bukan hanya sebagai pendekatan yang efektif dan efisien. yakni sebesar 41. Merujuk data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas).1%. disusul air leding/PAM sebesar 19. Artinya terjadi peningkatan 11.1%.” ujarnya. Selanjutnya. melainkan sebagai strategi dan juga Program Nasional untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui proses penurunan penyakit berbasis lingkungan yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku sehat.

sebanyak 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. baru 54. Saat ini. di Bandung (28/12). maka terdapat tambahan 6. Terobosan Jawa Barat sebagai percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance. kebutuhan tempat tidur sebanyak 10. program tersebut dapat disusul provinsi lain. Kadinkes. dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas. Alma Lucyati. terdapat 10.Jabar Terapkan KTP Berasuransi Provinsi Jawa Barat menjadi percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance melalui KTP Berasuransi Kesehatan. Alma. Dampaknya. Dr. maka Jabar harus segera menata sarana prasarana untuk keperluan tersebut. Ditambahkan. dr. MPH. Jadi. KTP berasuransi yang rencananya diluncurkan 2012 ini. lanjut Endang. ∞ 14 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . menurut dr. mendapat respon positif dari Menteri Kesehatan RI dr.PH. Jamkesda. tercatat baru 133 RS dari 224 RS atau 54. M.51% yang melayani Jamkesmas. menuturkan bahwa tahap awal KTP berasuransi diperuntukaan bagi warga kurang mampu. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. “Ke depannya secara bertahap. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar.” tutur Endang usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Sejauh ini yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru mencapai 4. Menurut Menkes. memberikan kemudahan bagi masyarakat berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit yang ditunjuk dengan biaya murah. jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan kesehatan sekitar 44%. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jabar.” Hingga awal 2011. Harapannya.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. semua orang di Jawa Barat mempunyai KTP berasuransi sehingga mendapatkan jaminan kesehatan. Nah.3% ter-cover jaminan kesehatan.000.. dan Jampersal. Sebagai konsekuensinya.Kes.000 tempat tidur. Dari jumlah tersebut. Total. “Saya memberikan penghargaan pada Pemerintah Provinsi Jabar yang sudah berinisiatif meluncurkan program Universal Coverage Insurance yang pertama di Indonesia. sejalan dengan gawe Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yakni meng-cover masyarakat yang tidak mampu baik yang memiliki Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) maupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang jumlahnya di Jawa Barat mencapai sekitar 15 juta.000 tempat tidur. program Universal Coverage Insurance. Endang Rahayu Sedyaningsih.

Masukan dari rekan-rekan daerah sangat berharga untuk perbaikan. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sudah 82. baik program yang terkait langsung maupun yang tidak langsung. dengan total angka 5. persalinan juga harus dilakukan di sarana kesehatan.MEDIA UTAMA Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Untuk menurunkan angka tersebut.767 kematian atau 50% dari 11. dan Jawa Timur. Sulawesi Selatan. Pada 2010. Program ini bertujuan menjamin akses pelayanan persalinan masyarakat oleh tenaga dokter dan bidan. Nah bagaimanakah menurunkan angka kematian ibu itu? Telah banyak upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian bayi. tentu akan menekan angka kematian ibu secara nasional. maka akan berpengaruh besar terhadap penurunan angka kematian ibu secara nasional. Banten. dan Semarang. dan angka kematian ibu saat melahirkan di lima provinsi tadi bisa ditekan secara berarti. setiap persalinan oleh tenaga kesehatan. masih bertengger pada angka 228/100. tidak secara otomatis diselenggarakan di sarana kesehatan.000. Jampersal Rp 922. yakni: Jawa Barat. mewujudkan persalinan ibu hamil oleh tenaga kesehatan terlatih. telah digulirkan program Jaminan Persalinan (Jampersal). upaya ini masih harus terus ditingkatkan melalui sinkronisasi lintas program dan lintas sektor untuk percepatan capaian penurunan angka kematian ibu menjadi 102/100. Kemendagri.000 kelahiran hidup. telah dilakukan sosialisasi pada 8 provinsi yang terindikasi angka kematian ibu tinggi.767 kematian ibu di Indonesia tahun 2010. kita harapkan. tidak ada lagi ibu yang mati karena melahirkan bayi… ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM ingga saat ini tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. Beberapa tahun ke depan. Aceh. Hanya saja. seperti yang terjadi di RSUD Bantul Yogyakarta. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan KPA.000.246. dan lainnya.000. 15 . pertolongan persalinan.921. Maluku. Selain itu. NTT. meski dalam praktek lapangan banyak kekurangan yang mesti dibenahi di sana-sini. Sementara data tahun 2007. Dengan jaminan ini dapat dipastikan masyarakat lebih aman dan nyaman dalam menjalani persalinan. hingga saat ini telah digelontorkan dana APBN tahun 2011 kepada 33 provinsi untuk BOK sebesar Rp 904. pada akhir Desember 2011 yang lalu. pelayanan nifas.2%. Jawa Timur. Jawa Barat. Program Jampersal terus bergulir. Hal ini terlihat dengan berbondongbondongnya ibu hamil mengunjungi rumah sakit untuk melahirkan. Program ini merupakan jaminan pembiayaan yang digunakan untuk pemeriksaan kehamilan. Kemensos.148. Kalimantan Barat. Nusa Tenggara Timur.555. Hal ini tercermin dalam hasil riset kesehatan dasar 2010. akan ditingkatkan menjadi 90% pada 2015. Ini bisa dilihat dari lima provinsi terbesar penyumbang AKI di Indonesia. Guna. Kemenkes telah mendistribukan bidan dan dokter terlatih ke seluruh wilayah Indonesia. dan Jamkesmas Dasar Rp 972. Jawa Tengah. Apabila ke lima provinsi tersebut dapat diturunkan angka kematian ibu secara signifikan.000 kelahiran hidup. dan pelayanan bayi baru lahir.000. Cakupan tersebut. termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Sebagai bukti keseriusan Kemenkes untuk menurunkan AKI. Hanya saja. NTB. Lima provinsi secara berturutturut. Untuk mendorong implementasi Jampersal. jika semua program berjalan lancar.793. Pada akhirnya. Bahkan upaya ini juga dilakukan bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain seperti BKKBN.

Namun karena ia mengalami keguguran. Ia baru saja mengalami keguguran anak kedua. Yogyakarta. ibu mau melahirkan diminta ke Puskesmas. Kuswanti sebelumnya melakukan pemeriksaan kehamilan di bidan. ia sedang menanti penyelesaian administrasi kepulangan pasca melahirkan. Program ini bertujuan menekan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yang pada 2009 tercatat 228 kematian ibu per 100. karena pelayanan kesehatan dengan Jampersal banyak memerlukan surat-surat yang harus dilengkapi. Masa.000 kelahiran hidup. “Memang. harus sabar menunggu. dalam melayani masyarakat yang mengikuti program Jampersal. Berikut pengalaman RSUD Panembahan Senopati Bantul. “Alhamdulillah.MEDIA UTAMA MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL Program Jampersal sudah bergulir di banyak daerah di Indonesia. terutama di Rumah Sakit yang memiliki program Jampersal. Wajahnya tampak sedih. Saat ini program Jampersal telah mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di Rumah Sakit yang ada di sekitar mereka. walau banyak pasiennya”. Kok bisa? Ternyata. Kuswanti mendapat bantuan dari program Jampersal (Jaminan Persalinan). Mereka datang atas dasar kesadaran sendiri. Pontianak. Seluruh biaya persalinan gratis.” ujar 16 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dan Puskesmas Benayang.” ujar Kuswanti lirih karena masih menahan rasa sakit. pelayanan di sini baik. tanpa rujukan dari Puskesmas. bahkan mereka langsung ke Rumah Sakit. bidan merujuknya ke rumah sakit. uswanti (27) duduk di atas tempat tidur ruang rawat persalinan RSUD Panembahan Senopati Bantul. kami tidak dapat menolaknya. “Kalau sudah seperti ini mekanismenya. Jampersal adalah program yang diluncurkan Kementerian Kesehatan untuk membantu ibu-ibu yang sedang hamil agar bisa melahirkan dengan selamat. Yogyakarta. Ditemani anggota keluarga. kata Kuswanti.

kepala Puskesmas Benayang. Sebab. Menurut Mayani. Nah. Malah. terutama yang punya kasus emergency dasar. Dengan adanya Jampersal. Setiap hari rata-rata kunjungan ibu hamil dua sampai tiga orang. pengunjung Puskesmas. kalau resti kemungkinan akan mengalami kasus emergency dasar. Menurut bidan yang Sarjana Kesehatan Masyarakat ini.” cerita Mayani. dari segi ekonomi adanya Jampersal banyak membantu masyarakat. Akibatnya banyak persalinan yang tidak pernah ke tenaga kesehatan mau datang ke Puskesmas.” ujar Mayani.Pipin perawat RS Bantul. “Semua free. baik itu pelayanan program EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 17 . Kota Pontianak. Dengan adanya Jampersal kunjungan paling rendah 58 orang. “Sebelum ada Jampersal tingkat kunjungan pasien paling tinggi sekitar 20-25 persalinan per bulan. mereka mau datang ke Puskesmas untuk diperiksa. ada masyarakat yang sejak hamil tidak pernah diperiksa sama sekali. tidak ada perbedaan. tidak ada perubahan. Tapi. tambah Mayani. Kalimantan Barat program Jampersal banyak sekali manfaatnya. Menurut Mayani. sehingga dengan adanya Jampersal tingkat kunjungan pasien meningkat sampai tiga kali lipat. terutama bagi masyarakat dari kalangan tidak mampu. Kami melayani masyarakat sesuai dengan SOP yang ada. bagaimana dengan masalah besaran gaji yang berbeda dengan standar yang ada selama ini? Berikut penuturan bidan Mayani kepada Mediakom: Bagaimana pengalaman Anda melayani program Jampersal? Kalau untuk pelayanan. awalnya memang sudah terbiasa. banyak dari teman-teman dari puskesmas lain atau bidan praktek swasta mengirim ke Puskesmas Benayang. Kebetulan Puskesmas Benayang saat ini sudah menjadi Puskesmas Poned (Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar). setelah mendapatkan informasi dan manfaat puskesmas kota Pontianak.

Dalam aturannya dijelaskan 75% untuk jasa pelayanan. biaya persalinan Rp 350. Jadi kalau misalnya unit cost-nya lebih tinggi. Kemudian yang kedua untuk Juknisnya. khususnya untuk Jampersal. Kalau Juknisnya telat. sementara berlakunya dari Januari. berapa biaya persalinannya? Perdanya kurang lebih sekitar Rp 500. kalau untuk pertolongan persalinan Rp 100. administrasinya jadi terburuburu (kejar tayang istilahnya). Jadi lebih banyak masyarakat yang tertolong. Namun mereka berupaya dapat memberikan yang terbaik dengan memanfaatkan dana yang ada. Tapi kalau kita lihat.000. Sebelum ada Jampersal. sebelum Jampersal pendapatan lebih besar dibanding setelah ada Jampersal? Kalau di program Jampersal. Rinciannya untuk jasa berapa? Untuk jasa. Kadang Juknis keluarnya Maret. otomatis untuk jasanya lebih tinggi.000. mohon bisa dipercepat. Paling tidak tarif RS kelas 3 atau di bawahnya sedikit. Kira-kira berapa tambahannya? Kira-kira Rp 500. sementara yang 25% sisanya diatur dengan SK Walikota. ∞ (Pra) . sesuai dengan petunjuk. meskipun memang untuk tingkat kota Pontianak.000. kurang lebih 18 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM separuhnyalah. Selama ini dana yang ada dimanfaatkan seefektif mungkin. Berapa kira-kira? Akan ada tambahan Rp 100. Mereka memiliki komitmen yang tinggi. Bagaimana dengan petugas kesehatannya? Alhamdulillah tidak ada masalah.000 atau Rp 200. Artinya lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. Jadi secara umum lebih menguntungkan Perda apa Jampersal? Kalau terhadap program. yang 25% itu kecil ya? Mungkin untuk kota Pontianak kalau bisa ditambah. Pertanggungjawaban pembukuan pun jadi terlambat. memang 75% untuk jasa pelayanan dan 25 % untuk bahan habis pakai. Sama juga dengan pelayanan kami ketika ada program Jamkesmas. Insya Allah (ini masih wacana) pada 2012 ini Pemkot Pontianak akan menyumbang. walaupun untuk pelayanan kepada masyarakat tetap harus jalan terus. jelas lebih menguntungkan dengan program Jampersal.Jampersal maupun yang bukan program Jampersal. Jadi kalau dihitung-hitung. Apa saran Anda untuk perbaikan Jampersal ke depan? Kalau untuk perbaikan Jampersal mungkin yang perlu diperbaiki untuk ATK. itu belum perawatan.000.000 all in itu rasanya kurang.

Tapi. Kesan lain. tokoh masyarakat. Menurut bidan yang tidak setuju ini. leaflet.9% responden tidak menyarankan pasien mengikuti program Jampersal dan 54. tapi juga disetujui sebagian besar tenaga bidan lainnya.9% responden menyatakan tidak mendorong pasien mengikuti program Jampersal.Jampersal di Mata Tenaga Bidan Program Jampersal jelas lebih menguntungkan. apalagi Jampersal harus digunakan semua ibu di Indonesia.” kata bidan Mayani. sementara kompensasi dianggap kecil. Hanya saja. hitunghitung sedekah. Hal ini mungkin. Terdapat 54. seperti untuk ibu yang mampu dan kurang mampu. disebabkan belum lancarnya proses pencairan dana setelah memberikan pertolongan persalinan. Jampersal memberikan kemudahan bagi calon ibu yang akan melahirkan. Skenario pesan sebaiknya berjenjang. Sedangkan mereka yang mampu tidak perlu mendapat jaminan Jampersal. khususnya bidan. karena ditangani oleh tenaga kesehatan. Walau ada sebagian tenaga bidan yang tidak setuju. ketersediaan fasilitas kesehatan. Jampersal dapat memberi rasa aman kepada ibu yang melahirkan. dan Bekasi. masih memerlukan pendekatan khusus kepada organisasi IBI dan bidan. mereka dapat membiayai sendiri sesuai dengan sarana kesehatan yang diinginkan. sehingga masih ada kendala psikologis untuk menangani pasien yang menggunakan fasilitas Jampersal. Terkait kesan bidan terhadap Jampersal. Terutama kendala pada prosedur pelaksanaan dan pengajuan klaim yang sulit. masih banyak prosedur yang belum pasti. tahun berikutnya dapat memberi imbalan yang layak sesuai dengan kekuatan ekonomi setiap provinsi. Ternyata. kalau keluarga miskin masih bisa diterima. Sedangkan target sosialisasi meliputi tenaga kesehatan. apalagi bagi keluarga miskin. Hanya saja kebijakan Jampersal masih perlu sosialisasi lebih luas dan pelaksanaan belum berjalan secara mulus. tokoh agama. sebagian besar bidan setuju hanya untuk keluarga miskin dan berkeberatan bila mencakup juga keluarga berkecukupan secara ekonomi. “Rasanya kurang sreg. Mereka terdistribusi dalam jenis praktek mandiri (55%). Untuk kemasan sesuaikan dengan target sasaran. dan kurang dari 3 tahun (41%). flyer. sehingga kelak dapat mendukung program Jampersal sepenuh hati. belum dapat memberikan kemudahan bagi praktek para bidan. Bekasi. “Sasaranya lebih luas. dan tenaga medis. Sebagian besar tenaga bidan juga sepakat. mereka berharap. dan masyarakat luas. apalagi banyak permintaan. 6-10 tahun (11%). program Jampersal akan mendapat dukungan dari tenaga kesehatan. Mayani tidak sendirian. Dengan asumsi tersebut. dan berkesinambungan. bukan medis seperti mencetak brosur. Banyak masyarakat yang tertolong. Sebagian besar bidan (80%). Depok. masih ditemukan 44. ∞ 19 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . setuju program Jampersal akan mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). dan Puskesmas saja 17 %. bahwa program Jampersal akan dapat dilaksanakan baik di kota maupun di desa. mandiri Puskesmas (27%). Di samping meningkatkan sosialisasi dan nominal biaya pelayanan Jampersal. 3-5 tahun (15%).” ujar bidan Ina di Bekasi. khususnya bidan. infrastruktur. esimpulan tersebut terekam dari hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Komunikasi Publik terhadap 363 bidan di wilayah Tangerang. Khusus sosialisasi memerlukan pendekatan komunikatif. cocok untuk ibu yang kurang mampu. termasuk pencatatan dan pelaporan lebih banyak. Untuk hal ini. Untuk itu. Mereka juga setuju. resiko bidan terlalu besar. serial. dengan lama praktek lebih sepuluh tahun (33%). Mereka juga sependapat. Namun demikian. SKM di Puskesmas Benayang. Berkaitan dengan sasaran Jampersal. Sebab. Pontianak. mereka sebagian besar menyebutnya “bagus” untuk menekan AKI dan AKB. booklet yang berbeda target sasaran. Lebih banyak publik yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. Jampersal memberi kemudahan bagi praktek bidan. bila melayani pasien persalinan orang kaya menggunakan Jampersal. seharusnya Jampersal khusus untuk para ibu yang tidak mampu.3 % responden tidak setuju.

Menurut Astuti. antara Peraturan Daerah dan Jampersal. Tentu ini dapat menjadi masukan untuk menetapkan kebijakan berikutnya. baru turun untuk operasional puskesmas. Sementara biaya Jampersal hanya Rp 350. sekalipun biaya persalinan berdasarkan Perda lebih besar. pasien tidak dipungut biaya. Kalau merujuk Perda. tugas bidan memang merangkap-rangkap. Tenaga dokter residen obgyn sudah siap melayani. Cerita bidan Astuti. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . setelah pengajuan pendanaan disetujui. “Sekalipun demikian. Ketika program Jampersal mulai berjalan. program Jampersal akan menurunkan Angka Kematian Ibu. program ini mengharuskan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur kepada petugas kesehatan sebelum persalinan. sangat ditentukan oleh keterampilan tenaga kesehatan yang ada. secara teori. Sekarang. Ketika program Jaminan Persalinan (Jampersal) mulai digulirkan. Bagaimana situasi di Puskesmas ini setelah adanya program Jampersal? B ersalin yang nyaman. Askes. juga dilayani oleh tenaga kesehatan yang profesional. Menurut bidan senior ini. Jamkesmas. kami tetap mampu memberi pelayanan dengan baik. Karena pasien ini akan melahirkan. Selain tidak bayar. Hal ini disebabkan karena faktor medis dan sedikit karena yang bersangkutan belum menerima program KB. Selain itu. maka kami mengurus ibunya yang mau melahirkan dan juga merawat ketiga anaknya. “Kami harus tetap mengikuti aturan.000 termasuk pelayanan KB. secara teknis medis sudah tidak ada kendala. Akibatnya. 20 setempat biaya persalinan Rp 568. Namun. pernah ada pasien beranak tiga. karena mereka menerima gaji. Kebetulan si pasien tidak memiliki saudara. untunglah hal itu hanya berlangsung enam bulan. “Tapi pasien mau ber-KB atau tidak bergantung yang bersangkutan. kunjungan pasien mulai menurun.” kata Puji Astuti.” ujar bidan senior ini. Total satu bulan mampu melayani 60-80 pasien Jampersal. sementara kebutuhannya 13 orang. karena baru ada 9 orang. untuk pelayanan pasien. dipengaruhi juga oleh ketersediaan peralatan bersalinnya. terutama biaya nominal persalinannya. tapi karena aturannya tidak membolehkan. merujuk dan mengantar pasien. juga ada tenaga kesehatan yang profesional.” ujar Astuti. karena uang bukan untuk pelaksana. segala tindakan yang berurusan dengan nyawa ibu hamil dan bayinya sekaligus harus mendapat perhatian lebih. walaupun dari segi analisis kebutuhan tenaga bidan masih kurang. Yogyakarta. salah satu bidan yang bekerja di Puskesmas Mergangsang Menurut bidan Astuti. ada pasien yang benar-benar membutuhkan perawatan tidak mendapat tempat. Sebab.” tambah Astuti. sisanya dirujuk ke rumah sakit. Menanggapi soal biaya.Bersalin di Puskesmas Mergangsang Puskesmas Mergangsang salah satu tempat bersalin favorit di Bantul. tidak berpengaruh langsung kepada petugas kesehatan. ada 10 persen dari pasien Jampersal yang tidak mengikuti program KB. Termasuk mengurus kasus “ sosial”. menurut bidan Astuti memang masih nyomplang (tidak seimbang). karena tidak ada tenaga administrasi khusus. kami harus menyetor seluruhnya ke Pemerintah Daerah. Untuk kasus terakhir ini. baik pasien Jampersal. sebagai tempat bersalin. Sebab. Tapi untuk bidan praktek swasta dan rumah sakit swasta akan sangat berpengaruh. bidan memang telah menjelaskan secara pelan-pelan. memang banyak kebingungan di RS ini. Mulai dari teknis menis. menurut Astuti. ujar Astuti. Apalagi. Selain tidak bayar. Sehingga mengurangi kemungkinan terlambat penanganan persalinan oleh tenaga kesehatan. bulan Juli 2011. serta urusan administrasi. Saat ini. Dengan 9 tenaga bidan. Puskesmas juga tidak boleh melayani persalinan dengan penyulit. maupun umum”. salah satu tempat favorit masyarakat Bantul. Selain itu. walau nilai biaya Jampersal lebih rendah dibanding Perda. Astuti melihat. walau secara logika. Kami bergaji untuk melayani siapa saja. khusus Puskesmas Poned dan mempunyai residen obgyn seperti Puskesmas Mergangsang dapat melakukan persalinan seperti pasien pecah ketuban. kecuali persalinan normal. Namun. Astek. Hanya saja untuk urusan administrasi seperti verifikasi data pasien untuk dokumen laporan klaim biaya persalinan sering mundur. setiap hari rata-rata melayani tiga pasien kontrol kehamilan dan dua melahirkan. maka rumah sakit menjadi penuh. Bantul. bahkan sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk perawatan. sementara suaminya sudah lama meninggal dunia. Hanya separo dari total persalinan yang dilakukan di Puskesmas. “Bagi kami tidak ada masalah. ya tetap tidak boleh. Puskemas Mergangsang. Puskesmas Mergangsang. “Untuk kami sebagai PNS memang tidak berpengaruh.000 termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB). Karena semua Puskesmas merujuk. Bidan Astuti menyayangkan hal ini bisa terjadi. masih dapat menjalankan pelayanan teknis medis dengan baik.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 21 .

bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung. Dengan jumlah pasien yang demikian besar. Bagaimana rumah sakit ini menyambut program Jampersal? 22 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .RSUD Bantul Menyambut Program Jampersal Setiap hari RSUD Bantul rata-rata melayani 800 pasien rawat jalan. tak heran bila pada jam kunjungan. rumah sakit terlihat penuh.

S

ejak bergulirnya program Jaminan Persalinan (Jampersal), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta, telah mempersiapkan diri dengan segala kemampuan yang ada. Mulai dari ruangan, Sumber Daya Manusia, sistem rujukan, sosialisasi teman sejawat, simulasi, mekanisme alur kerja, dan berbagai sarana pendukung lainnya. “Prinsipnya, kami berkeinginan mendukung dan mensukseskan programJampersal,” kata wakil direktur Pelayanan RSUD Bantul dr. Gandung Bambang Hermanto. Menurut dr. Gandung, sejak berlaku program Jampersal, rumah sakit kebanjiran pasien. Pada saat tertentu, bangsal penuh, bahkan sampai ke lorong-lorong. Kamar bayi juga ikut penuh. Pernah ruang perinatal yang berkapasitas 24 bayi, harus menampung 66 bayi. Terpaksa dilakukan, sebab Rumah Sakit tidak boleh menolak pasien. Apalagi yang datang ibu hamil yang akan melahirkan. “Ini merupakan masalah yang belum pernah diprediksi. Apakah sarana kesehatan yang tersedia mampu melayani atau tidak. Sekalipun demikian, semua pasien persalinan kami terima, tidak mungkin menolak dengan alasan apapun. Walau kapasitas tidak menampung, tetap diterima, dengan segala keterbatasan yang ada,” ujar dr. Gandung. Untuk mendukung program Jampersal, RSUD dengan kapasitas 266 kamar tidur ini, memiliki 21 dokter spesialis dalam 4 spesialis besar yakni: bedah, dalam, anak, dan kebidanan dan kandungan. Untuk mendukung pelayanan program Jampersal, RSUD telah menyiapkan 222 perawat dan 30 bidan. Selain melayani program Jampersal, setiap hari rata-rata rumah sakit melayani sekitar 800 pasien rawat jalan. Dengan jumlah pasien yang demikian besar, maka wajar bila pada jam kunjungan, rumah sakit terlihat penuh, bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung, sehingga ada sebagian yang harus berdiri, karena tak memperoleh tempat duduk. Mengapa masyarakat berbondong-bondong menuju rumah sakit, menurut dr. Gandung disebabkan karena sosialisasi pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas masih kurang, Akibatnya masyarakat memilih langsung ke rumah sakit. Di samping sosialisasi, ada kemungkinan pelayanan dasar juga belum siap. Ketidaksiapan itu, bisa jadi karena biaya persalinan yang disediakan Jampersal

tergolong kecil (hanya Rp 350.000, padahal di Bantul rata-rata sampai Rp 700.000), sehingga bidan swasta dan pelayanan kesehatan dasar cenderung merujuk ke rumah sakit. “Berdasarkan pengalaman, karena rumah sakit terbatas daya tampungnya, bila pasien datang dengan persalinan normal, mereka kami rujuk kembali ke Puskesmas setempat. Sebab, masyarakat yang datang ke rumah sakit, tidak semua berdasarkan rujukan. Tapi banyak juga yang kehendak sendiri. Alasan mereka bersalin di rumah sakit, karena mereka merasa lebih nyaman dan tenang,” ujar dr. Gandung. Menurut dokter kelahiran Yogyakarta ini, dengan program Jampersal, banyak pelajaran yang bisa diperoleh, di antaranya pembelajaran bagi dokter untuk membuat catatan medis setiap kali setelah pemeriksaan. Juga membuat laporan medical record pasien, sebagai bahan pendukung klaim biaya Jampersal. Sebab, bila tak dilengkapi dokumen medical record, klaim tidak bisa dilakukan. Padahal, sebelumnya, dokter hanya melakukan diagnosa pemeriksaan, selesai. Sementara, menurut Kabid Pengendalian RSUD Bantul, Siti Suryati, SKM, pembelajaran yang tiada henti bernama sosialisasi. Sebab, masih banyak teman sejawat yang harus terus mendapat pemahaman tentang administrasi. Apalagi dengan adanya perubahan Software dari INA DRG menjadi INA_CBG’S. Jadi harus terus belajar. “Pernah, RSUD mengajukan klaim untuk bulan April-Desember 2010, baru bisa cair tahun 2011, tapi untuk bulan November-Desember 2011, akan segera cair. Jadi saat ini keuangan kami surplus,” ujar Siti. Sejak awal, semua proses harus baik, jelas sebab kalau tidak baik, pasti akan mengganggu ketersediaan dokumen. Bila ketersediaan dokumen terhambat, akan mempengaruhi proses klaim. Bila proses klaim terhambat dalam jangka panjang, akan mempengaruhi pencairan dan perputaran keuangan rumah sakit. Berdasarkan Rekap laporan tahun 2011, rumah sakit setiap bulan rata-rata mencairkan Rp 2 miliar untuk program Jamkesmas dan Jampersal. Hingga luncuran ke 5 tahun 2011, sudah dicairkan lebih dari Rp 24 miliar. Di RSUD Bantul, secara keseluruhan, rawat inap didominasi program Jampersal, sedangkan rawat jalan didominasi program Askes, sisanya ditempati masyarakat yang membayar sendiri atau umum. ∞
EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

23

dr. Sarminto, M.Kes:

Jampersal Sebaiknya Dibatasi
Jaminan Persalinan (Jampersal) --program anyar Kementerian Kesehatan yang sedang bergulir sejak Juli 2011- sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelayanan persalinan. Mulai dari kemudahan akses, penanganan oleh tenaga kesehatan terlatih, dan biaya ditanggung pemerintah. Sekalipun demikian, masih ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan dalam waktu singkat untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu. Menurut dr. Sarminto, M.Kes, kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, banyak hal yang mesti diperbaiki dari program Jampersal ini, di antaranya menggiatkan sosialisasi tentang program tersebut. “Masyarakat berlomba-lomba ke Rumah Sakit. Padahal mereka sebetulnya bisa dilayani di Puskesmas terlebih dahulu,” kata dr. Sarminto. Kebijakan Jampersal sebaiknya dibuat per wilayah, tambahnya. Berikut penuturannya lebih lanjut:. Bagaimana implementasi program Jampersal selama ini? Adanya program Jaminan Persalinan (Jampersal), bagi kami sangat menolong kegiatan dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Untuk daerah Yogyakarta, AKI-nya sudah cukup baik, sementara angka persalinan oleh Nakes, sudah hampir 95 ke atas. Nah, Jampersal ini menolong bagi yang tidak mempunyai jaminan. Namun di lain pihak ada beberapa kendala terutama di tingkat bawah karena Jampersal ini ongkosnya hanya Rp 350.000, sedangkan di Yogja tarif bidan saja sudah Rp 500.000. Ada bidan yang tidak mau menangani. Mereka kemudian merujuk ke RS ataupun ke Puskesmas. Itu yang menjadi kendala kami. Kami berharap biaya yang ditanggung Jampersal ada kenaikan, bukan Rp 350,000 tapi sekitar Rp 500.000. Sama dengan standar yang ada? Iya. Karena ini program baru sosialisasi juga harus terus dilakukan, sehingga sistem rujukan menjadi lebih optimal. Artinya persalinan normal yang seharusnya bisa ditolong di tingkat dasar misalnya Puskesmas rawat inap, tidak perlu langsung ke Rumah Sakit. Apa sebenarnya kendalanya? Pertama, Jampersal program baru. Kedua, mungkin sosialisasi masih kurang pada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mengerti bahwa persalinan normal seharusnya cukup di Puskesmas atau di bidan swasta. Ketiga, untuk yang swasta mungkin tarifnya terlalu rendah. Akhirnya mereka cenderung untuk merujuk saja ke RS, sudah dapat Rp 100.000. Bidan merujuk ke RS atau Puskesmas? Sistem rujukan kurang berlaku, masyarakat cenderung langsung rumah sakit. Kendalanya disebabkan karena belum sosialisasi atau karena memang masyarakat punya keinginan sendiri? Salah satunya sosialisasi masih kurang. Kedua orang boleh memilih, namun sistemnya juga harusnya berjalan. Artinya dia tidak dapat penggantian. Logikanya kalau masyarakat langsung ke RS seharusnya tidak mendapat penggantian biaya. Tapi kenyataanya tidak seperti itu. Tetap saja mendapat penggantian? Iya. Seharusnya, kalau ada rujukan dari Puskesmas baru mendapat penggantian. Ke depan kita butuh adanya suatu Peraturan Gubernur agar sistem rujukan bisa berjalan. Itu yang akan kita susun agar sistem rujukan jalan. Meskipun kita yakin sistem rujukan akan jalan kalau semua masyarakat sudah terasuransi dengan baik. Kalau asuransi berjalan baik, sistem rujukan juga berjalan baik. Kalau Jampersal kan sudah semuanya, untuk orang kaya pun bisa meskipun, filosofinya hanya untuk orang yang tidak mampu. Jadi ada efek samping dengan adanya Jampersal. Ya. Seharusnya untuk Yogja dengan yang AKI dan AKB sudah agak rendah, tidak disamaratakan dengan kebijakan Jampersal. Artinya orang yang mampu tidak dibantu pemerintah. Akibatnya, masyarakat yang dulunya sudah mandiri mau bayar, sekarang kalau anak ke 2 atau ke 3, tidak mau bayar kalau mereka ke RS. Kejadian serupa terjadi juga di Puskesmas. Di Puskesmas Tegal Rejo, Mergangsang, kondisi rawat inapnya sudah bagus. Artinya orang ke situ pun tidak masalah dengan anak ke 2 atau ke 3. Yang menjadi masalah yang dulunya mandiri, sekarang dibayar pemerintah. Seharusnya kebijakan itu untuk di luar Jawa, di daerah yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik karena pelayanan kesehatannya memang masih kurang. Kalau DIY Nakesnya saat ini sudah 95%, tanpa Jampersal sudah cukup. Sebagai masukan, sebaiknya kebijakan ini dibuat per wilayah. Lalu dengan adanya Jampersal apakah masih ada peran untuk menurunkan AKI dan AKB? Saya tidak tahu persis, tapi evaluasi kami AKB/AKI itu

24

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

Yang repot dalam pelaksanaannya. Karena sosialisasinya kurang maksimal, masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Nah, kalau sudah begini, kalau tiba-tiba distop --orang kaya tidak boleh-- bisa jadi masalah.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

25

Kemudian dalam kaitannya dengan rujukan. Apalagi ini RS Pemda. DPR bisa maramarah. Jadi tidak mudah. Memang selama 5 tahun AKB/ AKI kita naik turun antara 40-50. solusi apa yang sudah dilakukan? Kalau terkait dengan biaya. Nanti bisa ditanyakan ke RS Bantul. Bagi saya program ini sangat membantu 26 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM dari 43 sekarang menjadi 49. karena memang di RS jadi pusat rujukan Jampersal. Lima tahun terakhir ini pernah 48. Memang kita salah. Karena sosialisasinya kurang maksimal. kalau tibatiba distop --orang kaya tidak boleh-. sekarang malah dilempar. Apalagi ini RS Pemda. Saya tidak tahu persis ini dampak Jampersal atau bukan. Kalau penyebabnya dari swasta.bisa jadi masalah. Di RS Bantul. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. Mereka lebih suka merujuk ke rumah sakit. ∞ (Pra. dan 49 (2011). Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. Kemarin waktu evaluasi ternyata KB tidak berhasil. Pertolongan persalinan normal dengan yang dilayani dengan tenaga kesehatan tinggi. Kemudian belum semua bidan praktek swasta mau ikut PKS (Perjanjian Kerja Sama). Ada kenaikan. kalau sudah begini. Sehingga RS ini tidak bisa menampung pasien. apakah kenaikan itu karena Puskesmas pembantu tidak mau melayani atau dari swasta. masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. harga dinaikkan. Ini karena Jampersal untuk semua. Ke depan harus mempunyai Pergub atau aturan lainnya yang ada kaitannya dengan sistem rujukan. sehingga banyak bayi yang dilahirkan. jangan untuk semua orang. itu mengurangi. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. Tidak semua dirujuk. Tapi kenyataan di lapangan berbeda. berarti kesalahan kebijakan. tapi kita tidak bisa menarik kesimpulan apakah ini karena Jampersal atau bukan. 41 (2008). jika tidak demikian. Tarif Jampersal lebih rendah. sebelumnya pernah juga 36 (2007). Masukan lain? Salah satunya. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Memang. Ini karena antusiasnya orang menggunakan Jampersal. satu bok standardnya untuk 1 bayi tapi dipakai 2 sampai 3 bayi. Kedua. yang dulunya sudah mau di swasta.Memang kita salah. sekarang berbondong-bondong menggunakan Jampersal. Mereka yang sebelumnya mandiri. Akibatnya banyak bidan tidak mau menerima pasien yang merujuk ke program Jampersal. Mereka sosialisasinya kurang. Terkait dengan Jampersal. Saya coba cari penyebabnya. 47 (2009). Berdasarkan evaluasi. itu kebijakannya berbeda. Sekarang kita malah kebanjiran pasien. kita setiap Jumat bertemu dengan profesi IBI (Ikatan Bidan Indonesia) untuk melakukan sosialisasi agar teman-teman bidan tetap mau kerja sama. Memang menjadi pertanyaan. Puskesmas rawat inap BOR-nya masih di bawah 50%. maka seharusnya mau kerja sama dengan Jampersal juga. Program Jampersal masih menemui beberapa kendala di lapangan. Nah. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Namun. Kalau kita tanya ke Pak Dirjen. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. tapi akhirnya dicukup-cukupi. dalam pelaksanaan di lapangan jadi ikut merepotkan juga. untuk membuat kebijakan spesifik bagi setiap provinsi cukup merepotkan. karena sosialisasinya kepada masyarakat Jampersal di rumah sakit gratis. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. Banyak masyarakat yang langsung datang ke rumah sakit. Sehingga nanti terlihat manfaatnya. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. bagaimana cakupan RS. bagaimana daya dukung sarana kesehatannya? Masyarakat sekarang berbondongbondong ke pelayanan kesehatan negeri. Sebab mereka selama ini bekerja sama dengan Jamkesmas. Bu Sesjen juga pernah mengatakan sosialisasinya kurang bagus. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. salah satu penyelesainya dengan memanfaatkan Puskesmas rawat inap. Saya tidak tahu persis kenapa. rayonisasi. Ada pos biaya untuk merujuk? Semestinya yang dirujuk itu yang tidak bisa ditangani. Nanti bisa jadi masalah. Kita sudah menyampaikan ke Ikatan Bidan Indonesia agar bersedia menolong. Tidak tahu juga. Tapi tentu saja tidak mudah. apakah perubahan tersebut terjadi karena KB yang tidak terkendali. beliau akan jawab: itu kesalahan temen-temen Dinas. Antisipasi penumpukan pasien yang dirujuk di RS. dibanding tarif bidan praktek swasta. Untuk semua hanya untuk tahun 2011? Yang repot dalam pelaksanaannya. Jadi tidak mudah. Desy) . DPR bisa mara-marah. Kalau dulu mereka sudah mau ke swasta. Mereka naik 300% – 400% kalau tidak salah. Bagi saya program ini sangat membantu. Kenyataannya Bantul juga demikian. Kemudian juga harus dibatasi. 43 (2010). seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. Nanti bisa jadi masalah.

bagaimana mewujudkan Puskesmas menjadi pilihan utamanya. drg. dan Jampersal. “Mereka harus tetap dilayani. Sebab. maupun SDM-nya. Berikut penuturannya lebih lanjut. tapi belum menyentuh apa keuntungan bersalin dengan program tersebut. juga ada radio swasta dengan memanfaatkan program masyarakat sehat (PMS). memang sudah pilihan masyarakat dengan berbagai alasannya. Bila ini terwujud. Sebelumnya. maka pelayanan Jampersal otomatis akan menjadikan Puskesmas sebagai tujuan utama.” tutur Maya lebih jauh. Sosialisasi juga dilakukan melalui media cetak. juga mengangkat tentang Jampersal.” ujarnya tegas. Menurut drg. tapi kontennya tetap terkait dengan kesehatan ibu dan anak. Maya Sintowati Pandji. Fenomena ini menunjukkan bahwa Puskesmas belum menjadi pilihan. “Semua ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program Jampersal. Banyak manfaat yang sudah dirasakan. tapi tempatnya terbatas. Tentu program ini harus terus disempurnakan. tidak diisi secara maksimal. Sementara ada Puskesmas lain yang masih satu kecematan. dengan biaya yang besar untuk membangun gedung. Maya menilai gambaran yang diberikan tentang manfaat Jampersal kurang tajam. Maka. pada kegiatan Bantul Ekspo pun. baik ruang perawatan. kepala Puskesmas diminta untuk menyusun program untuk meningkatkan BOR-nya. Kondisi seperti ini masih sering terjadi di Kabupaten Bantul. mereka pernah memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2088 tentang mutu pelayanan Puskesmas. sebagai program baru membutuhkan waktu untuk sosialisasi. “Sosialisasi hanya menjelaskan apa Jampersal. Sudah ada program secara rutin mengisi siaran setiap harinya. peralatan. leaflet. Malah. Untuk itu. Terkait dengan sosialisasi Jampersal. Untuk itu menjadi tantangan. harus memilih dengan bidan siapa yang dianggap memberi kemantapan hati. apalagi masuk UGD. ia sendiri heran dengan rendahnya BOR Puskesmas tersebut. Sambil menambah pemahaman masyarakat tetang rujukan. Ada wacana untuk menggabung dua Puskesmas tersebut. Menurut Kadinkes. Maya. Kuncoro (Ketua Forum Komunikasi Kepala Puskesmas).Drg. Memang. tidak selalu berjudul Jampersal. banyaknya persalinan ibu hamil di rumah sakit. Menurut dr. sudah berdiskusi dengan drg. Ketika ada sarasehan. Tapi. Kemudian ada Puskesmas akan mendapat bantuan bangunan senilai 1 Miliar lebih. dan tokah agama maupun masyarakat. Menjadikan Puskesmas pilihan masyarakat akan menjadi fokus program ke depan. Untuk antisipasi. bila masih ada masyarakat yang belum dapat memahami secara benar maksud dari program tersebut. melahirkan itu berkaitan dengan kemantapan hati. Namun setelah diberi penjelasan akhirnya mereka bisa memahami dan mendukung program tersebut. bila ada pasien yang datang untuk bersalin. Walau tentu saja ini bukan pekerjaan mudah. “Saya juga pernah melahirkan. tinggal mengembangkan Puskesmas lain dengan menduplikasi Puskesmas yang sudah ada menjadi model. “Kami mempunyai slot untuk dialog dengan masyarakat secara berkala dengan tema KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Begitu juga saat perayaan hari kesehatan nasional. seperti poster.” jelas Maya. paling tidak ada satu Puskesmas yang menjadi pilihan utama masyarakat. Selain Radio Bantul. Kadinkes berharap. Selanjutnya. MM: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal. sebenarnya sosialiasi sudah dilakukan mulai Maret 2011 dengan melibatkan DPRD. BOR-nya tinggi. MM. Hal ini tidak dapat dipersalahkan atau ditolak. Walau demikian proses sosialiasi tetap harus terus ditingkatkan. Ada masyarakat yang ingin langsung bersalin ke rumah sakit. sebenarnya para bidan itu lebih nyaman memberi pelayanan di Puskesmas dibanding di rumah bidan. perlu upaya untuk meningkatkan jumlah pengguna rawat inap di puskesmas ( BOR) tersebut. Maya Sintowati Pandji. Puskesmas. padahal dapat dilayani di Puskesmas terdekat. pasti akan menjadi sarana Puskesmas rawat inap yang bagus. hanya kisaran 25-30% saja. Menurut Kadinkes. Media yang digunakan di antaranya Radio Bantul. Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta. Program Jampersal terus bergulir. rumah sakit tidak bisa menolak. Tidak sedikit yang harus sampai mengorbankan nyawa. Maya. meski banyak pula kekurangan di sana-sini. Banyak kepala Puskesmas yang beranggapan itu pekerjaan berat. tidak elok untuk menolak mereka.” ujar dokter yang juga Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta ini. dan banyak lagi. sayang selama ini ruang rawat inap yang tersedia. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 27 . Jadi wajar. Sehingga kedua Puskesmas dapat saling melengkapi. masyarakat harus menentukan pilihan tempat melahirkan. sosialisasi mengenai Jampersal ini dilakukan juga. Dengan biaya sebesar itu. Jamkesmas.” ujar drg.

Kebetulan baru selesai dimonitor dan dievaluasi. Dijelaskan lagi oleh dr. Jampersal diterima dengan baik. Tahun ini tidak dibatasi jumlah anaknya. dan pasca melahirkan. menurut dr Lukman. tapi ada juga yang harus membuat peraturan tertentu. Jadi ya. Yang jadi masalah adalah pelaksanaan di lapangan. termasuk daerah yang mempunyai cakupan bagus. Susatyo Triwilopo MPH. tingkat realisasinya belum seperti yang diharapkan. Lebih lanjut dr. dan banyak lagi. memang berbeda-beda dalam menyikapinya. Bila ada yang belum dibayarkan maka semua utang yang terjadi akan diselesaikan bila anggaran telah tersedia. Kabupaten Kuningan. Berdasarkan pengalaman bidan Tin. program Jampersal menjadi sangat penting bagi provinsi ini dalam usaha menurunkan tingkat kematian tersebut. Sekadar informasi. Menurut dr. melihat bahwa dalam pelaksanaan Jamperesal harus dibenahi sistim rujukan/ referal-nya. Bidan Tin Citarik (56 tahun) yang seharihari bertugas di Rumah Sakit Ibu dan Anak dan di luar jam kerja bekerja sebagai bidan swasta ikut bekerja sama dalam Jampersal. Ada yang langsung bisa diterima sesuai petunjuk teknis. Dalam melakukan klaim keuangan selama ini ia tidak mengalami kesulitan selama semua persyaratan lengkap. Bahkan ada beberapa daerah yang belum dapat melaksanakan Jampersal seperti Kabupaten Garut. klaim melalui Jampersal jauh lebih mudah. Malah KB pasca salin. Dibanding klaim dengan SKM (Surat Keterangan Miskin). Salah satunya Kabupaten Subang. pemahaman kita. ketika ada kesulitan langsung bertanya.000. Sementara daerah yang sudah melaksanakan Jampersal. Jampersal: Lain Ladang Lain Belalang Implemantasi Jampersal di Provinsi Jawa Barat. Hanya beberapa daerah yang tingkat realisasinya tinggi.000. ada yang menambah dengan peraturan lain.032. Audit medis dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) belum dilaksanakan. me- Sementara itu. kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung. Kota Bandung sendiri hanya menyerap 6. Dengan KTP tersebut. dalam satu bulan ia melayani rata-rata 20 pasien Jampersal. bidan Tin bisa menolong rata-rata 20 persalinan. Mereka terbuka. program Jampersal sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan persalinan dengan persyaratan yang sangat sederhana. sudah bergulir juga di Provinsi Jawa Barat. Kota Cirebon. “sebetulnya esensi Jampersal bukan pada gratisnya.000) dari dana yang disediakan untuk Jampersal sebesar Rp 9. Harus ada reward dan punishment. Ada juga daerah yang tidak peduli. Asumsinya agar aman dalam penggunaan keuangannya. Kabupaten Subang. Bila dikalikan Rp 350. sehingga terkadang memperpanjang pencairan keuangannya. pasien akan mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kehamilan. Dalam sebulan. H. Berbeda dengan yang lain. Lukman dari Dinas Kesehatan Prov. tidak heran jika provinsi ini menyumbang jumlah terbesar Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia. Malah mereka sudah membuat peraturan. jelas bidan Tin. Cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda penduduk (KTP)/identitas diri dari wilayah setempat atau dari wilayah lain di seluruh Indonesia. maka ia akan 28 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .000. Dengan jumlah penduduk terbesar. Dalam pelaksanaannya. Jawa Barat. senang. Oleh sebab itulah. Susatyo mengatakan bahwa semua klaim akan segera diselesaikan. Jampersal di Jawa Barat Proram Jaminan Persalinan (Jampersal) yang diluncurkan Kementerian Kesehatan Juni 2011. PKS juga sudah. Kabupaten Subang memimpin cakupan realisasi Jampersal terbesar.manage Jampersal untuk memenuhi agar anak dan ibu sehat”. Lukman. Kota Depok.552. melahirkan. Jampersal memang belum berjalan seperti yang diharapkan.2% (Rp 584. Animo masyarakat pun adem-adem saja. Cakupannya bagus. kab/kota sebenarnya sudah mensosialisasikan program Jampersal. Dari 24 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Barat. Kota Bekasi. kita stop. Kabupaten Indramayu. Masyarakat kita kalau dengar gratis. dr. tapi daerah lain menerima apa adanya. Menurut bidan Tin. Subang menyambut baik.

335.544188.Rekap Alokasi dan realisasi Jampersal Provinsi Jawa Barat Kab/Kota Kab.419.00 0.000 6.156.095 2.00 4.500 1.083.56 24.39 0.000 259.000 165.01 0.000 2.668.870. semakin hari semakin banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas Jampersal sehingga Bed Occupation Rate > 100 %.53 56.340.800.447.899.678.22 11.148.17 3.35 0.00 0. belum secara nasional.000 6.000 4. Spektakuler Lain lagi cerita pelaksanaan program jampersal di RS Hasan Sadikin.24 9.000 647. Bayu program Jampersal adalah program yang bagus untuk menekan AKI dan AKB. H.552.04 0. Bayu melihat hal tersebut akibat sosialisasi Jampersal yang belum menyeluruh.981.000 % realisasi dari luncuran I 40.993.493486. polindes.000 1. H.175.88 40.120.71 0.190.000 sudah memadai untuk memberikan standar pelayanan minimal.000 2.874. seharusnya sistem referal/sistim rujukan yang ada mengatur puskesmas.000 1.092. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .242.000 9.790.102. Di RS ini setiap bulan terjadi peningkatan yang signifikan.08 9.000 9.000 6. dokter Puskesmas.071.000 2.000 699.144.959.16. kadang langsung melempar pasien ke rumah sakit. dokter praktek.05 %Realisasi dari total alokasi 12.000 2.00 13.61 0. ”Pada kenyataannya yang datang berobat ke sini adalah pasien patologi.80 31. Bandung Barat Kota Bogor Kota sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota tasikmalaya Kota banjar Provinsi Alokasi 19.111.797. klinik bersalin. sehingga belum dipahami para pihak. Bagaimanapun.000 1.672.52 23.000 2. Bogor Kab.000 8.013.991.334.000 6. kita tak bisa menolak pasien yang berobat ke kita. kemudian juga terhadap bidan praktek swasta. bagi masyarakat jika ingin melahirkan mereka langsung ke rumah sakit.95 30.000. H. untuk program Jampersal.396.000 4.323.88 82.100. Bagi bidan ada yang enggan karena klaim Jampersal mereka anggap terlalu murah.180.” jelas dr.000 51.686.000 4. Garut Kab. Majalengka Kab.000 1.970.396.343.653.000 3.000 8.000 2.00 2. Bayu.355.000 2.005. Sebaliknya.00 0.713900.00 107. apalagi jika persalinan mereka tidak ada masalah.000 1. Cianjur Kab.000 9.06 17.289.655.623.56 0.402. Mengapa itu bisa terjadi. Sehingga banyak masyarakat yang belum jelas dengan program Jampersal. Bandung Kab. karena satu dan lain hal banyak yang ditolak oleh bidan di Kabupaten/Kota maupun Rumah Sakit.100.650.55 7.480.494.000. Bayu agar memperbaiki manajemen pelaksanaan Jampersal kiranya merupakan masukan berharga untuk suksesnya Jampersal ke depan.000 2.890. Bayu lagi. Bayu.000 1.000 2.469.347.787.23 11.000 209.940.245.000 2. Seharusnya mereka terlebih dahulu ke Puskesmas.000 1.750. Bekasi Kab.Subang Kab.000 759.426. Cirebon Kab.833.241.582.000 3.276.136.253. Untuk pelayanan Jampersal melebihi kapasitas yang tersedia. Ciamis Kab.000 6.000 2. Apakah tarif sebesar Rp 350.194.479.259. begitu juga bagi dokter swasta.841.682. Menurut dr. Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin dr. Karawang Kab.504. MPHM Sp.159. Akibatnya.044.000 3. Bandung.936.000 268.000 1.017 1.47 0.04 2. ∞ 29 Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Pasien Jampersal Bulan November di RS Hasan Sadikin Bandung Rawat Rawat Jumlah Bulan Inap Darurat Juni 135 26 161 Juli 163 31 194 Agustus 199 26 225 September 248 74 322 Oktober 313 86 399 November 332 107 439 Jumlah 1390 350 1740 memperoleh penggantian dari Jampersal sebesar Rp 7.33 0.008.638. Kuningan Kab.042.612.31 Realisasi Jampersal Dinas Kesehatan Kota Bandung ”Tetapi karena memilih tempat berobat adalah hak asasi manusia.306. Tasikmalaya Kab.07 3.000 1.000 Realisasi 2.835.00 121.000 220.000 1.041.929.019478.04 0. Usulan di.000 Luncuran 1 5. tidak bayar.732. Sumedang Kab.00 9.531.078. H.312.000 12. bidan Tin menganggap hal itu sudah cukup memadai.865610.140. RS Hasan Sadikin idealnya menerima pasien derajat kesakitan di atas level 2.704. Sukabumi Kab.000 423.965.000 10.198.300.000 3. Kadang fisiologi.000 1.062.63 20.00 36. operate house.000 154.730. atau yang mempunyai security level di bawah 2.198.00 32.000 5. Bayu Wahyudi. Usul dr.000 2. dr.726.00 58.703.62 2.520.510.472. maupun dokter swasta banyak yang belum paham akan pelaksanaan Jampersal. Indramayu Kab.528.00 85. pelaksanaan Jampersal di RS Hasan Sadikin berjalan sangat spektekuler.427.00 25. menurut dr.000 1. H.44 67.034.96 0.00 0.203.928.012.140.00 17.73 8. pustu. Akibatnya RS kami overcapacity.000 8.10 0.000 9.308.040. termasuk Rumah Sakit Swasta.815.000 1. Begitu juga bidan.000 357.000 171. karena gratis.00 0. dan overload.36 12.702.15 7.000 439.00 0. dan rumah sakit bersalin baik itu pemerintah maupun swasta yang sudah melakukan PKS dengan pengelola Jamkesmas di Pemda Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Walaupun tanpa rujukan”.420.OG.800. dsb. pihak Puskesmas maupun bidan dan dokter swasta. Purwakarta Kab.000 3.

Dengan alasan yang sama rasa kesulitan untuk memotivasi bidan. bahwa istrinya ikut program Jampersal (Jaminan Persalinan) sudah melakukan pemeriksaan 9 kali ke tenaga bidan setempat. saya meyakini insya Allah sebagai ibadah. Persoalannya dalam perencanaan. masih tinggi rasa solidaritas dan nasionalismenya. Memang. tenaga. Sebab. ternyata belum ada perkembangan. demi mencari ridho Allah dan tegaknya merah-putih di Bumi Persada yang kita cintai. serta didukung para pelaksana yang profesional dan jiwa patriotik yang tinggi. selama ini masyarakat sudah terbiasa melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. pikiran. suami siap antar jaga. Anggaranya cukup ?. walau hanya mendapat penggantian di bawah standar biaya pada umumnya. Sebuah ungkapan yang tidak mau hitunghitungan. sistem pencairan yang cepat dan akurat. melayani kesehatan masyarakat. Di Yogyakarya. profesionalisme dan rasa kemanusiaan tenaga bidan melayani persalinan pengguna jampersal. Semangat untuk membantu dan kerja secara progesional akan tetap terjaga. Memang. Untuk melayani orang miskin pengguna Jampersal. dengan kendaraan apa Anda merujuk ? Ia menjawab menyewa mobil. ketika ditanya. tentu akan menghilangkan hambatan kesulitan merencanakan yang baik. Yakni: Nasionalisme Jampersal. para tenaga bidan yang hidupnya dibawah standar mereka agak keberatan. Indah sekali dialog di atas. Bila ada jiwa patriotik yang tinggi dari para perencana dan pelaksana. bila untuk pelayanan orang miskin. ∞ 30 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Menurutnya. pas jawabnya. Dengan sidikit bingung menjelaskan. apa jampersal tidak bermanfaat ?.Prawito Nasionalisme Jampersal ? Anom (25). harus dengan sabar. juga dialami oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. tidak di Puskesmas ? idan Handayati. Jampersal tidak secara signifikan mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. MM. bila uang negara digunakan untuk mereka yang hidup berkecukupan. apalagi belum terdukung data yang akurat. Ia tampak gusar menami istri menunggu persalinan anak pertama di RSUD. Kalau begitu. mereka menagatakan: tidak terkait langsung antara program jampersal dengan penurunan AKI & AKB. untuk mewujudkan jampersal sebagai tali perekat nasionalisme kita. Bukti. walau tak seberapa. untuk rakyat Indonesia. apalagi keluarga miskin. setelah diobservasi. maka kami merujuk ke RSUD. Jelas bermanfaat. Ketika sang bidan ditanya. sebagian besar mereka agak keberatan. Sekalipun para bidan sebagian juga sudah paham. pengguna jampersal dari orang yang mampu ini lebih banyak tuntutannya. Bagi pelaksana juga dapat mengalahkan imbalan yang diterima. Yakni sebagai salah satu cara untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Hanya saja melakukan pemetaan dan perencanaan anggaran juga perlu kerja keras dan sungguh-sungguh tersendiri dari para perencana. “Jadi ada kesulitan menumbuhkan motivasi diri dalam pelayanan” kata Bidan Handayati. Tapi. jeli dan teliti melakukan pemetaan wilayah mana yang membutuhkan jampersal. Apalagi. Hanya saja. sebagian besar tenaga bidan siap berkorban. “Dengan diniatkan karena ibadah insya Allah akan diganti dengan cara lain yang lebih baik”. mengapa bersalin di RSUD. Untuk penjelasan ini. kata drg Maya. dll terkuras). Yogyakarta. sehingga harus mendapat induksi. bila Jampersal diperuntukkan daerah yang membutuhkan.Bantul. jawab sang bidan tangkas. mengapa jampersal tahun 2011 untuk seluruh ibu hamil dan melahirkan. Memetakan lebih 450 kabupaten-kota memang persolan rijit dan rumit. Tapi. bisa jadi rugi secara materi menolong persalinan ( waktu. Sebab. walau biaya persalinan jampersal di bawah rata-rata standar perda. Ia menyerahkan bidan menjawab. yang juga bekerja di RSUD Bantul ini menjelaskan: pasien sudah pecah ketuban 10 jam yang lalu. tanpa harus mengurangi hak orang miskin. untuk pasien kaya yang menggunakan jampersal. kemanfaatannya akan menjadi lebih sempurna. Sebagai salah satu nasionalisme bidang kesehatan yang sebenarnya. masih butuh waktu untuk merencanakan dengan lebih baik. mereka sudah mampu membiayai seluruh persalinan dengan biaya sendiri dengan pilihan kelas tertentu. baik yang kaya maupun yang miskin ini. Panembahan Bantul. Sementara bidan tidak ada kewenangan untuk menginduksi. drg Maya Sintowati Pandji.

Selanjutnya pada 6 Januari 2012. Sedangkan pada manusia. Sayangnya. Hasilnya. selaku vocal point International Health Regulation (IHR) juga telah menginformasikan kasus ini ke WHO. selalu membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS). penyuluhan masyarakat dilakukan sejumlah pencegahan yakni: menghindari kontak dengan unggas sakit. penderita dirujuk ke RS Rujukan Flu Burung. RSU Tangerang. Awal kasus PD terjadi ketika pria berusia 23 tahun ini mengalami gejala demam. Banten. sehingga harus dipindahkan ke ruang ICU. Tjandra Yoga Aditama. jumlah kasus flu burung mengalami penurunan. dr. terdapat 11 kasus flu burung di Indonesia. Guna menyikapi hal tersebut. penderita mengalami sesak nafas dan tidak sadarkan diri. Tjandra Yoga Aditama. puncak jumlah kasus flu burung di dunia terjadi pada 2006. Sp(K). ∞ (Pra) Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun Jumlah kasus Flu Burung di dunia maupun Indonesia pada 2011 mengalami penurunan. Salah satunya melalui Program Penanggulangan Avian Influenza (AI) yang dilakukan secara komprehensif baik pada hewan maupun pada manusia. Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI. Meski cenderung terjadi penurunan. MARS. total tercatat 183 kasus flu burung sejak 2005 lalu hingga Januari 2012. masyarakat harus tetap waspada mengingat kemungkinan penularan ke manusia masih ada.RAGAM Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Daftar korban Flu Burung meninggal bertambah satu menyusul kasus yang menimpa PD. warga Sunter Jakarta Utara. Saat itu. Untuk diketahui. Meski demikian. tepatnya 3 Januari 2012. antara lain biosecurity dan lain-lain. Esok harinya. batuk dan pilek sejak 31 Desember 2011. Tim Terpadu Kemenkes dan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah penderita dan lingkungan sekitar. dr. Program penanggulangan yang umumnya dilakukan pada hewan. mengutip penjelasan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL) Prof. selain korban flu burung meninggal. empat hari berselang. senantiasa menjaga kesehatan. adanya kemungkinan faktor risiko yaitu kontak langsung dengan burung merpati peliharaan PD yang sakit kemudian mati. Seiring perjalanan waktu. Karena sakitnya tidak kunjung sembuh. Total jumlah kumulatif korban meninggal mencapai 151 orang terhitung sejak 2005 hingga 9 Januari 2012. Data terakhir pada 2011. nyawa penderita tidak tertolong dan meninggal pada hari yang sama. DTCE. pukul 22. ia membeli obat di warung. Prof. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL). penderita berobat jalan ke Rumah Sakit swasta di kawasan Jakarta Utara. dan segera berobat saat tubuh mulai menunjukkan gejala tanda sakit. tercatat 115 kasus flu burung skala dunia dan 55 kasus di antaranya terjadi di Indonesia. Guna meringankan sakitnya. 7 Januari 2012. dan 60 kasus di dunia. Merujuk Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan yang telah dikonfirmasi oleh Pusat Biomedis dan Teknologi dasar Kesehatan. DTM&H.50 WIB. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 31 . Tidak ketinggalan baik fasilitas maupun kewaspadaan petugas kesehatan harus ditingkatkan. upaya penanggulangan terhadap flu burung terus dilakukan.

dan secara sengaja atau tidak bersinggungan dengan unggas (cairan maupun kotoran). dan klinik-klinik swasta kembali 32 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Pemilihan 10 RS ini dengan mempertimbangkan endemisitas daerah tersebut terhadap kasus Flu Burung. dan RSUP Persahabatan Jakarta.RAGAM Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Menanggapi munculnya kembali kasus flu burung di Indonesia. Kemenkes telah lengkapi ruang isolasi rumah sakit khusus untuk Avian Influenza (AI). terdapat di 31 Provinsi di Indonesia. Sesjen meminta agar dokter-dokter di Puskesmas. telah ditetapkan 100 Rumah Sakit rujukan penanggulangan Flu Burung. demam.” ujar dr. yaitu RSU Tangerang. Banten. MPHM. batuk. Saat ini. Ratna Rosita Hendardji. RS. 17 Januari 2012. Saat ini. sakit tenggorokan. pilek. “Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 414/Menkes/SK/IV/2007 tanggal 10 April 2007. di Jakarta Sesjen mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan dan mencari perawatan dokter jika mulai mengalami panas tinggi hingga 38oC atau lebih. Sekretaris Jenderal Kemenkes RI. terdapat 10 RS yang sudah dilengkapi ruang isolasi bertekanan negatif. sudah siap 2 RS.

Aloei Saboe Provinsi Maluku: RSU Dr. Adam Malik Medan. Sulianti Saroso. Sam Ratulangi Provinsi Sulawesi Tengah: RSU Undata Palu. RSU Tanjung Pinang. RSU Lubuk Linggau. RSU Kab. RSU H Boejasin Pelaihari Provinsi Kalimantan Timur: RSU Tarakan. RSU Kota Bontang. RSD Kab. Perlunya anamnesa yang lebih sensitif untuk mengetahui apakah pasien memiliki riwayat kontak dengan unggas. Slamet Garut. RSU Dr. RS Mokopido Toli-toli. RSU Dr. RSU Sintang Provinsi Kalimantan Tengah: RSU Dr. Dr. Dr. RSU Ahmad Yani Pulau Jawa (32 RS): Provinsi DKI Jakarta: RSPI Dr. RSTP Dr. RSU Dr. Bima.” jelas Sri Indrawaty. RSU Pangkal Pinang Provinsi Bengkulu: RSU Dr. Yunus.000 kapsul dengan kadaluarsa: 54. RSU Dr. Abdul Aziz Singkawang. Doris Sylvanus Palangkaraya. RSU Gunung Jati Cirebon. DR. Sudarso Pontianak. Sardjito dan RSU Panembahan Senopati Bantul Bali dan Nusa Tenggara (9 RS): Provinsi Bali: RSU Sanglah Denpasar. RSU Kolonedale Provinsi Sulawesi Selatan: RSU Dr. RSU Padang Sidempuan Provinsi Sumatera Barat: RSU Dr.000 kapsul di tahun 2012 agar buffer pusat tetap berjumlah 1. atau terdapat unggas di sekitar tempat tinggalnya”. Dra. RSU Indramayu. direncanakan kembali pengiriman 100. RS Akademis jaury. RS Blambangan Banyuwangi. RSU Tanjung Selor Pulau Sulawesi (16 RS): Provinsi Sulawesi Utara: RSU Prof. RSU Subang Provinsi Banten: RSU Serang. RSU Arga Makmur. RSU Dr. Kariadi Semarang. H. RSU Persahabatan. Wahidin Sudirohusodo Makassar. karena harus dapat memenuhi kebutuhan di setiap daerah. M. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. ∞ (Pra) RS Rujukan Flu Burung Pulau Sumatera (29 RS): Provinsi Nangroe Aceh Darussalam: RSU Dr. RSU Manna Provinsi Lampung: RSU Abdul Moeloek. RSU Sinjai Provinsi Sulawesi Tenggara: RSU Kendari Provinsi Gorontalo: RSU Prof. RSU R. RSU Kabanjahe. M. MKes. RSU Dr. RSU Sanjiwani Gianyar Provinsi NTB: RSU Mataram. Lahat Provinsi Bangka Belitung: RSU Tanjung Pandan. tandas Sesjen. Pada tahun 2011. RSU Pekalongan. dan rencana pengadaan 540. dan RSPA Gatot Subroto Provinsi Jawa Barat: RSU Dr.000 kapsul. RSU Tabanan.600 kapsul (Desember 2014). “Saat ini tersedia sejumlah 1. RSU Pematang Siantar. Soewondo. H RM Soeselo W.000. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 33 . M. Hasan Sadikin Bandung. Suraji Tirtonegoro Provinsi Jawa Timur: RSU Dr. Apt. RSU Dr.000 kapsul (Juni 2012). Karimun. RSU Tanggerang Provinsi Jawa Tengah: RSU Dr. 510. Rotinsulu Bandung.A. RSU Luwuk. Hoesin Palembang. RS Dr. Ketersediaan stok Tamiflu menjadi penting. bahwa buffer stock obat flu burung (oseltamivir) masih tersedia di Pusat. RSU Lakipadada Tana Toraja. RS Dr S Djatikoesoemo. Hal lainnya adalah Tamiflu perlu didistribusikan kepada dokter-dokter agar dapat segera diberikan kepada pasien yang terindikasi. R Koesma Tuban. Margono Soekarjo Purwokerto. RS Islam Faisal Makassar. RD Kandou. WZ Johanes dan RSU Dr TC Hillers Pulau Kalimantan (13 RS): Provinsi Kalimantan Barat: RSU Dr. 831. RS Dr Soedono Provinsi DI Yogyakarta: RSU Dr. telah dikirim ratarata 100. Haulussy Ambon Provinsi Maluku Utara: RSU Chasan Basoeri Ternate Papua (1 RS): RSU Jayapura. RSU Tidar Magelang.000 kapsul per provinsi dengan tanggal kadaluarsa tahun 2013. Slawi. Achmad Mochtar Provinsi Riau: RSU Arifin Ahmad Pekanbaru. RSU H A Wahab Sjaranie Samarinda. RSU Kalianda. RSU Dr. RSU Dumai Provinsi Kepulauan Riau: RS Otorita Batam Provinsi Jambi: RSU Raden Mattaher Provinsi Sumatera Selatan: RSU DR. Sri Indrawaty. RSU Banyumas. Tahun ini. RSU Praya Provinsi NTT: RSU Prof. RSU Mayjen HM Ryacudu. Dr. “Gejala klinis AI sama seperti gejala flu biasa. RSU Dr.395.000 kapsul ke setiap provinsi . Pernyataan ini diperkuat oleh keterangan Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI. RSU Kudus. RSU Kayu agung. RSU Dr.melakukan pelatihan anamnesa khusus flu burung. RS Pare.200 kapsul (Desember 2013). RSU Prof. Soebandi. H. Moewardi. R Sudjono. Zainoel Abidin dan RSU Cut Meutia Lhokseumawe Provinsi Sumatera Utara: RSU H. RSU Panglima Sebaya. Jamil Padang. RSU Andi Makkasau Pare-pare. RSU Tarutung. RSU Puri Husada. Saiful Anwar. M. Syamsudin Sukabumi. RSU Raba Kab. RSU Dr. Soetomo. H. Murjani Sampit Provinsi Kalimantan Selatan: RSU Ulin. RSU Dr. RSU Dr.

DAERAH Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 34 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Oleh sebab itu. Target pelayanan kesehatan harus 24 jam. Syafak.” ujar Kadinkes Kalimantan Timur dr. Provinsi. Terutama dalam usaha mensukseskan program Jampersal yang dapat menekan tingkat kematian Ibu dan bayi.A . Kabupaten dan Kota serta lembagalembaga kesehatan dan masyarakat tentu sangat diharapkan supaya tujuan yang ingin dicapai dapat terealisasi dengan baik. Ia juga berharap kualitas SDM-nya juga harus meningkat seiring dengan meningkatnya sarana prasarana rumah sakit. kendala tersebut bukan berarti tidak diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan. Sehubungan dengan itu perlu adanya upaya Pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). prioritas utama bidang Kesehatan di Kalimantan Timur adalah pelayanan kesehatan dengan akses yang mudah untuk dijangkau dan di layanani oleh tenaga kesehatan terutama oleh penduduk di pedalaman dan perbatasan.Dengan luas daerah satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura. tidak boleh ada lagi warga Kalimantan Timur yang berobat ke luar negeri. Peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat ini juga merupakan upaya Pemprov Kaltim untuk mewujudkan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs). Sp. Syafak Hanum. Menggalakkan Puskesmas 24 jam salah satu solusinya. 35 Kadinkes Kalimantan Timur dr. “Dengan adanya pelayanan Puskesmas 24 jam di beberapa wilayah yang jauh dari rumah sakit. pelayanan rumah sakit harus ditingkatkan dan harus sudah memadai. Belum lagi masih banyaknya daerah perbatasan yang sulit terjangkau transportasi. aat ini. Masyarakat harus berobat di rumah sakit di Kalimanatan Timur. bukan ke luar negeri. Namun. Untuk mencapai itu tentu saja pelayanannya harus bisa diakses dengan mudah. memberikan pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur tentu bukan hal yang mudah. Sehubungan dengan itu Pemerintah Kalimantan Timur telah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan di antaranya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pusban) serta Puskesmas Keliling. menurut dr. Kerja sama serta koordinasi antara Pemerintah Pusat. Ketiga fasilitas tersebut dipilih karena mampu menjangkau segala lapisan masyarakat hingga ke daerah pedalaman dan terpencil yang tersebar di 14 Kabupaten/kota. Syafak Hanum. harus dirujuk ke luar daerah. Sp.A. Saat ini yang paling utama adalah harus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. Kalaupun harus di rujuk. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Dalam program ini pelayanan diutamakan kepada para lansia ketimbang yang bukan lansia. 36 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Puskesmas Wonoredjo juga dikenal sebagai Puskesmas Sayang Anak karena selain memberikan pelayanan kepada lansia juga memberikan lingkungan tempat bermain bagi anak-anak yang sedang menunggu untuk berobat. Kalimantan Timur juga --selain pelayanan Puskesmas 24 jam-. Puskesmas Wonoredjo juga melayani program lansia. anak-anak bisa bermain di lingkungan tersebut. Puskesmas Pelayanan Prima ini mengutamakan pelayanan 3 S yaitu: Sapa.membuka Puskesmas Pelayanan Prima. Selain mengutamakan pelayanan 3 S. yaitu mengadakan senam untuk para manula setiap Jumat pagi. Kota Samarinda.DAERAH Puskes Pelayanan Prima Dalam usaha lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Puskesmas yang sudah menerapkan Pelayanan Prima adalah Puskesmas Wonoredjo di Kelurahan Teluk Lerong Ulu. Sambil menunggu dipanggil dokter.. Santun. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat para peserta yang lansia yang membutuhkan perhatian khusus. Senyum. Kecamatan Sungai Kujang.

dan fasilitas bad. Puskesmas Wonoredjo yang dipimpin drg. Berkat pelayanan dan terobosan yang dilakukan. di jalan raya Balikpapan menuju Samarinda. Untuk dokter yang bertugas di daerah perbatasan dan terpencil di Kalimantan Timur diberikan insentif khusus. bidan-bidan pun diminta sekolah lagi untuk menambah pengetahuan mereka. Mereka di antaranya diambil dari dokter-dokter umum. Puskesmas 24 Karang Joang juga sudah mempunyai trauma center dengan SDM yang memadai. Oleh sebab itu jangan heran bila banyak dokter yang bertugas di pedalaman betah tinggal di sana. Diharapkan ke depannya fasilitas seperti mobil ambulan bisa ditambah mengingat Puskesmas Karang Joang yang dipimpin dr.Kanujoso Dajtiwibowo. Oleh sebab itu. daerah rawan kecelakaan. Adapun beberapa masalah yang dihadapi yaitu kurangnya alat kesehatan. Mereka kadang minta diperpanjang setahun lagi untuk tinggal di daerah terpencil itu. Rumah Sakit yang terdekat untuk merujuk pasien yaitu RSUD Dr. dan dekat dengan lokalisasi. farmasi dan ahli gizi. Bahkan dokter-dokter yang bertugas di pedalaman pun diapreasiasi dengan memberi mereka kesempatan untuk mengikuti seminar atau pertemuan-pertemuan untuk meningkatkan aktualitas diri mereka. SDM Masalah terbesar yang dihadapi Kaltim adalah soal SDM (Sumber Daya Manusia).Di Puskesmas Pelayanan Prima juga disiapkan pojok ASI sebagai wujud kepedulian pada gerakan ibu menyusui. Program-programnya yang dibuat sudah bagus. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 37 . Aprilia Lailati ini sudah pernah mendapat piagam dan piala pada pelayanan prima dari Pemerintah Kota Samarinda dan Menteri Kesehatan. dekat beberapa pabrik. ada Puskesmas Karang Joang yang juga buka 24. Kaltim sekarang menyekolahkan beberapa tenaga dokter untuk mengambil spesialis. Bukan hanya itu. Sriyono adalah Puskesmas yang banyak menangani kecelakaan karena posisinya yang berada di lintas utama jalan Balikpapan menuju Samarinda dan berdekatan dengan pabrik. Puskesmas ini dijadikan Puskesmas 24 jam karena selain berada di jalan utama BalikpapanSamarinda. juga karena berada di daerah perbatasan antara Balikpapan dan Samarinda. Saat ini Kaltim masih kekurangan dokter spesialis. namun sayang kurang didukung oleh SDM yang dapat melaksanakan program tersebut. Selain Puskesmas Wonoredjo.

.

biasanya demikian. di mana dia dirawat? Ada beberapa kiat. Endang Rahayu Sedyaningsih. yang diganti apa? Tentu saja harapannya adalah sebaik jaminan kesehatan masyarakat yang sekarang berlaku. Berikut penuturannya lebih jauh. MPH. “Tidak. Tak ketinggalan mantan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi. Kementerian Kesehatan telah membentuk tim yang diketuai oleh Pak Wakil Menteri Kesehatan.PH KITA HARUS BEKERJA DENGAN BERSIH Saat ini korupsi sudah menjalar ke mana-mana. Saya kebetulan belum lama ini bertemu dengan Menteri atau Pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi. kalau bisa lebih baik. dan sebagainya.POTRET Menkes dr. MPH. atau bagaimana? Kemudian yang utama adalah menyediakan tempat tidur kelas III. Sebetulnya. apa fungsi Puskesmas? Apakah cuma untuk kesehatan masyarakat. tidak dalam pengaruh tekanan manapun. Selain itu. penuhi sekian naik lagi. Rumah Sakit Pratama.PH mengingatkan kementerian di bawah komandonya untuk bekerja dengan bersih. Yang harus disiapkan adalah perangkat aturannya. di mana tempatnya di dalam sistem ini? Apakah dia jadi dokter keluarga. Selain mengungkapkan harapannya agar bisa bekerja dengan bersih. Nanti dalam perkembangan lebih lanjut pasti akan ada hal-hal yang muncul. Kemudian yang ketiga adalah sistem jaminan kesehatannya sendiri bagaimana? Paketnya seperti apa . maka kita bisa bekerja dengan tenang dan tenteram. antara lain untuk menangani peraturan-peraturan. Kalau kita bersih. yaitu turunan dari Undang-Undang SJSN. Target SJSN 1 Januari 2014. Menteri Kesehatan dr. Itu ada kiat-kiatnya tapi ini adalah yang kedua. “Kita harus bekerja dengan bersih. tapi jangan berobat. Tapi hal ini tidak bisa. Kemudian bagaimana sistem pembayaran? Seperti sekarang memakai Indonesia Case Based Group (INA-CBGs) itu juga akan kita atur lagi. ibu tiga anak ini juga membeberkan program-program yang tengah bergulir di Kemenkes serta capaian yang sudah diraih semenjak ia memimpin. Endang Rahayu Sedyaningsih. “Apakah Saudari Menteri mengira bahwa masyarakat Arab puas?”. ada banyak hal yang perlu kita bereskan karena pada tahun 2014 tersebut yang pertama akan berjalan secara penuh adalah BPJS 1 (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ke-1 yang mengurus mengenai jaminan kesehatan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes. Jadi artinya itu demand masyarakat. dia mau ke mana? Jadi itu yang harus kita bereskan. tapi kalau tidak tersedia rumah sakitnya atau Puskesmasnya. BPJS itu nanti akan mengurus jaminan-jaminan yang lain juga. ini juga bercerita banyak soal program Jampersal. yang juga harus dibenahi adalah fasilitas pelayanan atau pemberi pelayanan kesehatan. Di antaranya adalah menata kembali. jangan sampai kurang. itu nanti kita atur. Dr. Tapi dia tanya saya. kita penuhi sekian dia naik lagi. mudah-mudahan pada tanggal tersebut kita bisa running. UndangUndang BPJS itu banyak yang perlu kita selesaikan. misalnya Puskesmas perawatan diperbanyak. jadi rujukan pertama. tiap hari ada saja keluhan di koran”.” kata lulusan S3 dari Harvard School of Public Health ini. tuntutan masyarakat itu naik. Jadi kita juga pasti nanti akan mengalami hal seperti itu. 39 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Di sana ternyata seluruh masyarakatnya berobat gratis bahkan dibayari kalau berobat keluar negeri. tetapi yang saat ini dianggap paling siap adalah jaminan kesehatan karena itu BPJS 1 yang didahulukan untuk berjalan. Kalau kita sudah tetapkan paketnya pasti ada demand lain yang kemudian akan muncul. Mediakom: Apa saja program-program prioritas Kemenkes? Menkes: Saat ini kita tengah mempersiapkan tatanan dan sistem untuk nanti berlakunya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 2014. Jadi ini perlu ditata juga adalah bagaimana kemudian dokter-dokter yang praktek swasta. Kalau seseorang perlu dirawat. Percuma saja ada sistemnya. karena ternyata di daerah-daerah yang memang adanya Puskesmas. Dr. Beberapa kementerian tak terkecuali terkena wabah korupsi.

Obat-obat generik itu kita tingkatkan. Upayanya juga cukup lebar. di mana sistem rujukan dimulai dengan upaya kesehatan berbasis komunitas. Mediakom: Apa capaiancapaian yang sudah diraih semenjak Ibu menjadi menteri? Menkes: Yang pertama adalah kita mungkin kembali meletakkan sistem kesehatan nasional. sudah memperihatinkan. Kita juga mau mendekati spesialis yang lain supaya bisa mempersingkat pendidikannya. termasuk juga penyalahgunaan Napzah. para penemu. Kemudian yang tidak kalah pentingnya. tahun ini akan mulai dengan mempertemukan peneliti. tetapi kita akan coba juga dengan yang lain-lain. tidak hanya kuratif dan reabilitatif. Tetapi penyakit tidak menular termasuk juga kesehatan jiwa. Jadi kita tidak berat ke rumah sakit. itu juga salah satu capaian ataupun upaya kita. Itu satu pekerjaan yang paling besar buat kita. tidak boleh dilupakan sejak sekarang adalah advokasi dan sosialisasi. Saya akan tanyakan bagaimana perkembangannya. dan rumah sakit yang bertaraf internasional. deteksi dini dari kanker-kanker tertentu. sehingga mana-mana yang potensial untuk sosial ekonomis bisa diperbanyak dan dipakai. tetapi mulai dari promotif juga kita tekankan. Kalau lama-lama tidak kelar-kelar. kalau menunggu spesialis selesai. Kemudian ada Rotasi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis). dan pengobatannya tentu saja. Pekerjaan lain tetap penting. Kedua. Jadi rentangannya cukup lebar artinya dari yang berbasis masyarakat sampai ke rumah sakit bertaraf internasional. itu juga tahun 2012 kita mulai dengan 1. yang bisa tidak menerima. di mana mungkin tahun 2013 mereka akan mulai menangani Jamkesmas sebagai fase transisi untuk berlakunya SJSN. tekankan pada memandirikan masyarakat di dalam hal kesehatan. ini kita mau pertemukan. Selain itu.POTRET Kemudian keempat adalah transisinya bagaimana? Kita nanti mengharapkan atau sudah ditetapkan bahwa PT Askes itu nanti akan menjadi BPJS 1 dan tentu saja ada fase transisi. Kita lihat ada pilot yang menggunakan narkoba. tetapi juga dengan berbagai kalangan seperti pengusaha. sudah kita lakukan. Jadi yang kita hidupkan kembali adalah Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) atau dulu disebut public health nursing. Kemudian ada sistem lagi yang sedang ditata. Kita juga mulai meletakkan kembali dengan misalnya PTT itu tidak 6 bulan.000 hari pertama untuk negeri. sistem pelayanan. Itu juga upaya-upaya promotif preventif. Tetapi bukan hanya itu saja. Kalau kita terlambat repot mengurusinya. Pencapaian tentu sudah ada. Di antaranya yang kita mau perbaiki juga adalah cakupan imunisasi. Kita melakukan apa yang disebut dokter dengan tambahan kewenangan. Semuanya itu dalam rangka SJSN. dokter yang sedang spesialisasi. sistem yang lain adalah SDM. kelihatannya sudah siap untuk memperpendek masa pendidikannya. yaitu1. sampai dia berumur 2 tahun. bahwa itu belum sempurna. Salah satunya dengan Jampersal. Kita sadar.000 hari pertama untuk negeri. masih juga harus kita selesaikan. Kalau sosialisasi belakangan nanti masyarakat tidak menerima atau salah mengerti dan hal tersebut tidak hanya berhubungan dengan masyarakat. Jadi sistem yang kita letakkan. Jadi dari sekarang tim itu sudah ada bagiannya untuk mengurus sosialisasi dan advokasi. Jadi upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan terutama Angka Kematian Bayi (AKB). Jadi kita akan menata sistem tersebut mulai dari basis komunitas. Ini sudah mulai menunjukkan hasil.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi dari ibu hamilnya sampai melahirkan. kita mulai dengan artimisinin pengubahan obat untuk malaria yang sudah mulai dirintis. Nah. Kalau kita tidak melakukan ini. sampai kapan terpenuhi? Kemudian ada sistem hospital. masalah penyakit tidak menular juga mulai kita perhatikan karena penyakit menular sudah lumayan walaupun belum semuanya. Kemudian juga kita akan upayakan meningkatkan kesehatan calon haji. namun demikian bukan berarti tidak ada hal lain yang perlu kita perhatikan. terutama upaya kita dalam mencapai target MDG’s karena 2015 sudah di depan mata. Dari spesialis penyakit dalam. tetapi satu tahun supaya lebih lama. sampai si bayi berumur 2 tahun. kemudian Puskesmas. sekarang rumah sakit yang maju punya mitra di rumah sakit yang kecil. nanti pada waktu SJSN berlaku. yaitu masalah obat dan Alkes. kita ingin adanya kemandirian bahan baku obat. tahun 2012 kita mulai dengan 1. Nah kita melakukan pendekatan kepada ikatan profesi supaya pendidikannya jangan lama-lama. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. Dalam waktu dekat akan ada rapat membahas masalah ini. Kita berusaha untuk memperbanyak dokterdokter spesialis. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi mulai dari ibu hamilnya sampai melahirkan. kemudian baru tingkat rujukan sampai rumah sakit tersier. dengan industri karena banyak sekali hasil penelitian yang berhenti di lab saja. agak berat karena semua orang datang sudah pada keadaan sakit semua. tetapi kita 40 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . pasti. Jadi 1. sehingga semuanya tidak sampai ke sakit. Soal Alkes.

Harapan saya kedua. lebih gampang. Bisa juga karena rumahnya dekat dengan rumah sakit. Tahun pertama ini kita masih direpotkan dengan “Ini uangnya cukup atau tidak? Bagaimana penyelesaian administrasi?”. Kita sekarang menganut. Karena begini. menengah. Saya kira itu satu hal yang sangat tidak membanggakan.” Ada apa saja yang lain itu. ini yang popok dan sebagainya kan bayar. artinya kalau memang kita ditentukan tidak ada THR. tapi seterusnya. ∞ Kita sekarang menganut. karena kalau dia ambil akan tekor. yang terutama adalah bersih. Saya juga akan minta rumah sakit yang besar untuk membina rumah sakit yang tersier. Nah.000? Menkes: Pertama. untuk menggunakan uang. Tetapi kita juga harus memperbaiki sistem rujukannya. ”Ini mau pakai Jampersal saja atau Jampersal ditambah dengan yang lain. Biasanya dari situ bidan dapat untungnya. saya ingin supaya atmosfer kerja yang sekarang ini bisa dipertahankan. “Katanya gratis.000 ke Rp 500. tanpa lewat Puskesmas. itu terjadi karena memang sebelumnya sudah hamil. Masyarakat merasa nanti kalau anaknya sakit atau sang ibu ada komplikasi bisa cepat ditolong. keempat itu untuk ikut KB pasca persalinan. bahkan ditingkatkan. Kita harapkan partisipasi mereka dalam program Jampersal ini. ini juga nanti yang harus kita sosialisasikan ke masyarakat. ibu-ibu yang hamil ketiga. tetapi masyarakat tidak mau tahu. Mediakom: Bagaimana kebijakan kita terhadap pasien yang langsung masuk ke rumah sakit tanpa lewat Puskesmas? Menkes: Ini masalah sosialisasi.Mediakom: Terkait Jampersal. Itu yang nanti kita lakukan. saya ingin Kementerian Kesehatan bisa WTP. Sesuatu yang baru mulai. Kita akan ambil yang rata-rata. Kemudian juga perlu sosialisasi yang intens. Jadi ada banyak faktor. membina rumah sakit yang lebih kecil. ya harus diterima. Yang kita lihat sekarang banyak orang pensiun tidak tenang. untuk tahun kedua kita akan meningkatkan cost. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun. Dan kalau memang begitu. Kita akan coba berbicara dengan berbagai pihak terkait. Mediakom: Apa harapan Ibu ke depan untuk Kementerian Kesehatan? Menkes: Harapan saya dalam waktu dekat adalah. Rupanya si bidan itu tidak hanya menolong. Nah. ya. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun ya. itu buat kita kerja juga lebih sederhana. dan itu tidak tercakup dalam biaya Jampersal. bagi pasien itu sendiri mungkin dia lebih nyaman di rumah sakit. lebih beres. kok tetap bayar?”. Kalau dicari-cari ada saja buntutnya. Menurut Ibu. Jadi itu saya menginginkan semuanya punya kesadaran bahwa kita itu bekerja bersih karena dengan bersih itu lebih tenang. Tetapi di beberapa daerah harga yang kita tetapkan masih di bawah Jampersal. Kalau tahun 2011 itu baru mulai. di samping kita juga meminta dengan sangat bahwa. Nah. Kita kan baru mulai. tetapi misalnya memberikan popok. Cuma yang kita masih belum tahu bagaimana mengatasinya. buat para pegawainya juga lebih tenang.” Ya. Jangan nanti dicari-cari. tenteram. Justru kita harus memperkuat Puskemas. Jadi kita tidak bisa menyalahkan rumah sakit. Padahal sebetulnya tidak demikian. Saat ini kita satu di antara dua kementerian yang disclaimer. Sekalikali bidan atau dokter rumah sakit besar datang ke Puskesmas atau rumah sakit kecil sehingga masyarakat bisa melihat dan tahu bahwa Puskesmas atau rumah sakit tersebut dalam binaan rumah sakit mereka. Jadi kalau banyak yang melahirkan. jadi memang sudah ketentuan dari kita mereka tidak boleh menolak pasien. ini terjadi karena pelayanan yang tidak bayar. atau ada sebab lain? Menkes: Macam-macam. artinya yang paling banyak terjadi kelahiran pada bulan November padahal launching Jampersal baru Juni. itu sudah pasti. biaya per unitnya kita tingkatkan. dan kita nanti bisa pensiun dengan tenang. kan tidak. untuk menggunakan uang. membina Puskesmas. ya terserah bidan. Kita tidak bisa mengambil patokan yang paling tinggi. silakan dirujuk. mana yang tidak. Oleh sebab itu kita harus WTP. hal tersebut sebetulnya pada tempatnya untuk minta tambahan. Kalau kita bersih melaksanakannya. tenteram Lalu kemungkinan yang lain. Intinya kita tentu saja tak mau merugikan bidan. pasiennya pasti akan lebih banyak. Ada faktor bidannya tidak mau menolong. kita naikkan ya. Sekarang banyak orang berbondong-bondong ke rumah sakit. masa ya tiba-tiba terus dia mumpung gratis nih “Kita bikin anak yuk sekarang. pasti terjadi reaksi seperti itu. Mediakom: Bagaimana soal usulan menaikkan uang Jampersal dari Rp 350. tetapi dalam hal ini saya minta juga kesadaran dari para pegawai saya. Nah. rumah sakit itu tidak boleh menolak pasien. yang terutama adalah bersih. Kan kita dikritik karena kelihatannya malah jadi tambah banyak orang yang melahirkan. Nah. Nanti bidan dapat menandai mana yang berisiko. Harus diperbanyak penjelasan bahwa persalinan yang normal cukup ditangani di Puskesmas. Bidan juga harus mengatakan. Bagi bidan lebih mudah dia merujuk ketimbang dia mengerjakan. Itu buat kita kerja juga lebih sederhana. Buat saya semua itu sebetulnya tidak mengherankan. lebih gampang. Kalau mereka mau. bukan tahun ini saja. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 41 . Kalau itu yang berisiko. ini yang mesti kita benahi. Itu salah satu sebabnya. Kalau kita bersih melaksanakannya. Nah. buat para pegawainya juga lebih tenang.

bahan. dan komplementer. slot program di televisi dan radio yang mengetengahkan tentang salah satu metode pengobatan tradisional. Selalu pakai Z. dan etika. dan sejumlah dokter maupun fasilitas kesehatan yang turut meramaikan dunia advertising di media cetak maupun elektronik dan online. Berkembangnya paradigma baru tersebut. dan alternatif dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat sebagai konsumen. (3) informatif. menyebutkan bahwa berdasarkan UU No. dan (5) bertanggung jawab. 1787 tahun 2010. Atau lagi. Dokter Robert Imam Sutedja. Mengelabui jaminan/garansi terhadap barang dan/atau jasa.KP. maupun online yang gencar mempromosikan berbagai produk. Anda akan melihat dan membaca iklan-iklan yang menawarkan berbagai metode pengobatan penyakit seperti “pengobatan mata buta tanpa operasi”. UndangUndang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 17 mengamanatkan bahwa pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang (a) Mengelabui konsumen mengenai fasilitas. Pasal 4 Permenkes ini mempersyaratkan bagi iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan harus memenuhi syarat yang meliputi (1) memuat informasi dengan dan/atau fakta yang akurat. Atau iklan bermodelkan seorang tenaga kesehatan dengan berpromosi “Walau terlihat bersih. Rumah Sakit berhak untuk mempromosikan layanan kesehatan yang ada di rumah sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. tetapi sudah menjadi institusi yang bersifat sosioekonomis. (c) Tidak memuat informasi mengenai risiko pemakaian barang dan/atau jasa.KOLOM Menuju Iklan Kesehatan yang Sehat Pernahkah Anda melihat atau mendengar iklan sabun cuci di televisi dan radio yang berbunyi: “Sabun cuci tangan super cepat W menghilangkan 99% kuman dalam 10 detik”. komplementer. moral. informasi yang menyiratkan fasyankes memperoleh Maraknya iklan-iklan. dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal. Ada beberapa rambu-rambu yang harus diketahui dan ditaati dalam Permenkes No. Hadirnya Pedoman Etika Promosi Rumah Sakit yang dikeluarkan oleh PERSI memperkaya ranah etika legal bagi rumah sakit untuk berpromosi yang bertujuan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. kegunaan dan harga barang dan/atau tarif jasa serta ketepatan waktu penerimaan barang 42 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . (4) edukatif. mengisyaratkan bagi ”industri” rumah sakit untuk memberlakukan kaidah bisnis tanpa meninggalkan fungsi rumah sakit sebagai institusi sosial yang sarat norma. (b) Memuat informasi yang keliru. salah atau tidak tepat mengenai barang dan/atau jasa. 1787 tahun 2010 itu. MIPRA.F(K). Sp. Prof. informasi atau pernyataan yang tidak benar. kepala Divisi Humas dan Informasi. dan (e) Melanggar etika dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai periklanan. Kementerian Kesehatan dalam menyikapi dan mengadvokasi ramainya dunia periklanan pelayanan kesehatan yang menyesatkan berupaya melindungi masyarakat dengan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. jasa dan fasilitas layanan kesehatan dengan metode medis maupun tradisional. kuantitas. (2) berbasis bukti. palsu. di mana iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan tidak diperbolehkan apabila bersifat: (1) menyerang dan/atau pamer yang bercita rasa buruk. dan Tidak Menyesatkan dan/atau jasa. serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. 44 tahun 2009 tentang RS pasal 30 ayat (1) huruf g. baik di media cetak. Sp. staf ahli Menteri Bidang Mediko Legal. bersifat menipu dan menyesatkan. (d) Mengeksploitasi kejadian dan/atau seorang tanpa seizin yang berwenang atau persetujuan yang bersangkutan. alternatif. Disebutkan pula dalam EPI bahwa masyarakat sebagai konsumen merupakan pengguna dari sesuatu produk yang diiklankan sangat perlu dilindungi. 10x lebih efektif membunuh kuman penyakit agar keluarga selalu terlindungi”. bukan berarti bebas kuman. ada lagi jargon iklan yang berpromosi “mampu membesarkan alat vital dengan cepat”. Iklan melalui kitab Etika Pariwara Indonesia (EPI) didefinisikan sebagai pesan komunikasi pemasaran atau komunikasi publik tentang sesuatu produk yang disampaikan melalui sesuatu media. DFM. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyambut baik Permenkes No. Dr. Air saja tidak cukup. elektronik. rumah sakit tidak bisa lagi dipandang hanya sebagai institusi sosial belaka. Di media cetak. Saat ini. Budi Sampurna. SH. Unik sekali hanya dengan melakukan telewicara sang terapis mampu mendeteksi penyakit juga mengobati sang penelepon.

go. akan tetapi di akhir iklan ternyata membawa nama sebuah produk.. termasuk. imbalan atas pelayanan kesehatan dan/atau menggunakan metode penjualan multi-level marketing. Lewat situs: www. adalah salah satu dari lima metode terapi herbal tanpa operasi yang diterapkan di Klinik Y. memuji diri secara berlebihan. masyarakat melek informasi.id. implementasi Permenkes No. Persoalan lain datang dari promosi bagi pengobatan tradisional. maupun tersertifikasi di BPOM. masyarakat perlu cerdas dalam memfilter informasi yang ada terhadap pelaksanaan pengobatan tradisional. makanan suplemen. Kementerian Kesehatan dengan senang hati menerima segala masukan dan saran dari masyarakat Indonesia untuk pembangunan kesehatan yang lebih baik. memublikasikan metode. Masyarakat dapat menghubungi Kementerian Kesehatan (021-500567) maupun Dinas Kesehatan bilamana diketahui adanya pelanggaran dalam iklan dan publikasi pelayanan kesehatan. Akan tetapi.. Sebagai contoh. Jangan tunggu hingga kanker sulit diatasi. mengiklankan pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang fasilitas pelayanan kesehatannya tidak berlokasi di negara Indonesia. Saat ini.id. masyarakat juga dapat mengetahui obat dan makanan yang memiliki perizinan. bila iklan layanan masyarakat yang bermodelkan tenaga kesehatan. Memang dalam Permenkes tersebut masih terdapat kekurangan terutama yang terkait etika periklanan. cobalah dicek apakah klinik tersebut memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota setempat. tersertifikasi. tidak boleh digunakan sebagai sarana konsultasi medis jarak jauh (telemedicine). atau siapa? Bagaimana pula. alat dan/ atau teknologi pelayanan kesehatan baru atau non-konvensional yang belum diterima oleh masyarakat kedokteran dan/atau kesehatan. Pengobatan tradisional beserta jamu/ ramuannya mengakar pada sosio-budaya di Indonesia. obat. psikotropika dan narkotika kecuali dalam majalah atau forum ilmiah kedokteran. (5) memberi testimoni dalam bentuk iklan atau publikasi di media massa. elektonik. (4) memberi informasi kepada masyarakat dengan cara yang bersifat mendorong penggunaan jasa tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. mengiklankan pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan dan/atau fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memiliki izin. Siapa yang akan dikenai sanksi? Si tenaga kesehatan. Tidak bisa dipungkiri sejarah pengobatan di Indonesia berawal dari pengobatan tradisional dan jamu/ramuan berbahan baku alami. Element Therapy. dan komplementer. Jadi. pernyataan yang bersifat superlatif.keuntungan dari pelayanan kesehatan yang tidak dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan lainnya atau menciptakan pengharapan yang tidak tepat dari pelayanan kesehatan yang diberikan. Segera Periksakan di Klinik Y”. Lalu.A.pom. melek hukum agar jangan sampai dibodohi oleh informasi palsu dan menyesatkan. dan (6) Iklan dan/ atau publikasi pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan melalui internet. mengiklankan obat keras. masyarakat yang pintar dengan mudah akan mendapatkan berbagai informasi yang ada melalui dunia maya. (3) mengiklankan obat.. iklan pengobatan di salah satu media cetak ibukota. 1787 tahun 2010. Sudah saatnya.. apakah anda tertarik dengan iklan tersebut? Tunggu dulu. dan menggunakan gelar akademis dan/atau sebutan profesi di bidang kesehatan. Sebagaimana disebutkan dalam UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 48 bahwasanya pelayanan kesehatan tradisional menjadi bagian dalam penyelenggaraan upaya kesehatan di Indonesia. dan online. (2) membandingkan mutu pelayanan kesehatan mencela mutu pelayanan fasyankes lainnya.go. ”Terapi kanker atau tumor dengan K. atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar atau tidak memenuhi standar mutu dan keamanan. mengiklankan susu formula dan zat adiktif. Menjamurnya tempat pengobatan tradisional dan iklan serta program pengobatan tradisional turut mewarnai sejumlah media cetak. Sebagai informasi. dalam waktu dekat ini Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Tim Pembinaan dan Pengawasan Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. bagaimana jika seorang tenaga kesehatan yang mengiklankan dirinya karena berprofesi juga sebagai artis. apakah jamu/ramuan tersebut memiliki izin di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. masyarakat dapat mengakses informasi dan kebijakan kesehatan. dan Contoh kasus. aman. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 43 . depkes. mengiklankan promosi penjualan dalam bentuk apa pun termasuk pemberian potongan harga (diskon). perusahaan periklanan. alternatif. selain itu pula situs: www.

4. Penyediaan. (2) melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna. Peningkatan pelayanan kesehatan di Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan Terluar 5.7 tahun menjadi 72 tahun. (DTPK) serta penanganan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK). inklusif. distribusi.dilaksanakan empat misi. Angka Kematian Ibu melahirkan turun dari 228 menjadi 118 per 100. Pembangunan Kesehatan dilaksanakan sejalan dengan visi Kabinet Indonesia Bersatu II. yaitu: (1) meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (5) Peningkatan ketersediaan. Angka Kematian Bayi turun dari 34 menjadi 24 per 1.Kinerja Dua Tahun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2009-2011 Pada periode 2010-2014. sekunder dan tersier. 2. (4) Pengembangan dan pemberdayaan SDM kesehatan. distribusi. Reformasi birokrasi kesehatan.000 kelahiran hidup. Pengembangan world class health care. dan bersih. responsif. keterjangkauan. LAPORAN KHUSUS 44 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . bayi dan balita. Revitalisasi Pelayanan Kesehatan Dasar dan pemenuhan Bantuan Operasional Kesehatan.4 persen menjadi 15 persen. (7) Penanggulangan bencana dan krisis kesehatan. dan antar tingkat sosial ekonomi masih dijumpai. Dalam pada itu Rencana Strategis Kementerian Kesehatan periode 20102014 menggariskan bahwa Pembangunan Kesehatan diarahkan pada delapan prioritas. yaitu: prorakyat. melaksanakan delapan prioritas. merata. dan Prevalensi gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita turun dari 18. Sasaran Pembangunan Kesehatan dalam periode ini adalah 1. (8) Peningkatan pelayanan kesehatan primer. pemerataan. dilaksanakan Reformasi Pembangunan Kesehatan yang merupakan terobosan terdiri dari tujuh upaya. Dalam periode2010-2014 Kementerian Kesehatan menerapkan lima nilai yang menjiwai pelaksanaan programnya. dan mencapai sasaran-sasaran Millennium Development Goals (MDG). (3) Pengendalian penyakit menular serta penyakit tidak menular diikuti penyehatan lingkungan. termasuk swasta dan masyarakat madani. 3. Oleh karena itu. Penyediaan. dan pemenuhan obat dan alat kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan. Umur harapan hidup naik dari 70. 2. 6. yaitu: 1. Pencapaian universal coverage jaminan kesehatan. melalui pemberdayaan masyarakat. (3) menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan. Untuk mewujudkan visi Kementerian Kesehatan.000 kelahiran hidup. bermutu dan berkeadilan. 3. 8. yaitu: (1) Kesehatan ibu. (6) Pengembangan jaminan kesehatan. Pembangunan Kesehatan selama beberapa dasawarsa telah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara bermakna. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan. antar kelompok masyarakat. visi Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014 adalah Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. yaitu Indonesia yang sejahtera. Langkah mewujudkan visi Kementerian Kesehatan adalah dengan: meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. fokus Pembangunan Kesehatan selama periode tersebut adalah peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. Dan. demokratis dan berkeadilan. dan retensi sumber daya manusia kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. Namun disparitas derajat kesehatan masyarakat antar kawasan. dan (4) menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik dan berkeadilan. 7. efektif. (2)Perbaikan status gizi masyarakat.

bayi dan balita. persiapan persalinan. tampak kecenderungan penurunan angka kematian ibu dari waktu ke waktu. dan senam ibu hamil. Pada program ini peran dukun dalam persalinan dialihkan pada aspek perawatan nonmedis. PERBAIKAN STATUS GIZI MASYARAKAT Pencapaian status gizi secara nasional merupakan hasil dari berbagai terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama dengan instansi terkait dan masyarakat. didampingi oleh suami/keluarga dan difasilitasi oleh tenaga kesehatan bersama Kader. Upaya penting dalam peningkatan kesehatan ibu. • Peningkatan kesehatan ibu hamil: membuka Kelas Ibu Hamil di desa yang diikuti oleh Kelompok Ibu Hamil. BAYI DAN BALITA Pemerintah mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam peningkatan kesehatan ibu. Sedangkan pada siswa SMP dan SMA dilakukan dengan pembentukan konselor sebaya untuk kesehatan reproduksi.1.00. Sampai dengan Desember 2011 cakupan kunjungan pertama pelayanan bayi barulahir adalah sebesar 4. 27 UKS terutama diarahkan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini.630 sekolah dasar. akte kelahiran. Sampai tahun 2011. persalinan. • Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Buku ini berfungsi sebagai alat bantu keluarga dan tenaga kesehatan untuk memantau kesehatan ibu sewaktu hamil. 3. persalinan dan nifas. Menteri Kesehatan telah mencanangkan Rintisan Fortifikasi Vitamin A dalam minyak goreng pada tahun 2011 dengan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 45 .5% pada tahun 2010 menjadi 75% pada tahun 2011 dengan jumlah dukun mencapai 114. Tahun 2011 program kemitraan bidan dan dukun meningkat dari 60. Pada tahun 2011 diperkirakan terjadi 4. serta memantau kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga anak berusia 5tahun. bayi dan balita adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). 2. Sementara itu. Tahun 2011 disiapkan anggaran Jampersal untuk mencakup 2. Pada 20092011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan buku KIA sebanyak 4.000 ibu hamil dan melahirkan dengan unit cost persalinan sebesar Rp. 24 • Pelayanan kesehatan bayi baru lahir Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007. Pada kegiatan tersebut disampaikan berbagai hal yang harus diperhatikan pada masa kehamilan. Sedangkan Rumah Sakit PONEK meningkat dari 358 di tahun 2010 menjadi 378 di tahun 2011. • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Pada tahun 2010 kegiatan penjaringan kesehatan pada murid kelas 1 SD dan sederajat telah menjangkau 88. Dalam sewindu terakhir ini.430.130 (87. diperkuat dengan berbagai terobosan seperti di bawah ini. Pada tahun 2011 terbentuk 2. dan nifas. perawatan bayi. mitos.5% dari total kematian bayi. pada awal tahun 2011. Dalam upaya menurunkan kematian bayi baru lahir dilakukan kunjungan pertama oleh tenaga kesehatan untuk memberikan perawatan dan pemeriksaan risiko dini bayi. yaitu bentuk kerja sama antara bidan dan dukun dalam pertolongan persalinan. jumlah Puskesmas PONED mencapai 1. JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) Komitmen Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap ibu dan bayi ditunjukkan antara lain dengan meluncurkan program Jaminan Persalinan(Jampersal). cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dari tahun ke tahun cenderung meningkat.101. • Penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir Dalam rangka meningkatkan penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir dilaksanakan program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas dan Pelayanan Obstetri NeonatalEmergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit.817 sekolah dasar.000.6 juta angka persalinan di Indonesia.579 Puskesmas. Upaya ini dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat dalam mendukung persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi. data per November tahun 2011 telah menjangkau 79. kematian bayi baru lahir pada usia 0-6 hari sebesar 78. Informasi yang disampaikan mencakup: tanda bahaya kehamilan-persalinannifas. KESEHATAN IBU. penyakit menular. konseling KB. Sampai dengan tahun 2011.5 juta buku setiaptahun. Dari angka tersebut sebanyak 1.290 orang di seluruh Indonesia. Pada sasaran anak usia SD lebih diarahkan pada pembentukan dokter kecil disekolah.508 Kelas Ibu Hamil.7 juta diantaranya dibiayai Pemerintah melalui Jamkesmas. pelaksanaan P4K telah mencakup 85% dari 78.3% ).850.198 desa seluruh Indonesia. • Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan: Program Kemitraan Bidan dan Dukun.

Untuk memastikan adatidaknya parasit malaria. yaitu dari 3. Eliminasi artinya suatu daerah angka API-nya kurang dari 1 per mil (<1 per 1. Keberhasilan ini juga dicapai 4. Penurunan ini dicapai berkat upaya Kementerian Kesehatan bersama seluruh jajaran lintas sektor di Pusat dan Daerah yang mencakup upaya penanggulangan DBD dan dukungan alokasi dana di sebagian besar provinsi dan kabupaten/ kota. dari 1 juta kasus malaria klinis. • Tuberkulosis (TB) Menurut Global Report WHO. dimulai di Jawa Timur dan Jawa Barat. • Malaria dan Penyakit Bersumber Binatang Lainnya Indonesia telah berhasil menekan Annual Parasite Incidence (API).2 juta kasus malaria klinis yang diperiksa sediaan darahnya terdapat 240 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati dengan ACT. Indonesia berada di urutan ke-3 di antara negara-negara dengan kasus TB terbanyak. Jumlah orang yang mengikuti KT dari tahun 2004–September 2009 (5 tahun) sebanyak 266. dan 253 layanan KT dikembangkan pada 2009-2011 tersebar di 173 kabupaten/ kota.000 orang aktif mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon dan atau Layanan Alat Suntik Steril. sebanyak 29. sampai dengan September 2011 berjumlah 71. Dari jumlah tersebut yang teridentifikasi positif HIV sebanyak 43. Pada tahun 2011.7% (2010) menjadi 1% (2011). proporsi keberhasilan pengobatan 85%.000 penduduk.5 juta kelambu berinsektisida ke wilayah endemis di 26 provinsi. 0. yaitu jumlah kasus malaria per 1.5 per 100. pengobatan cepat dan tepat. Diperkirakan target MDG 2015 untuk menurunkan API sebesar 1 per 1. Pada tahun 2007.75 per 1.177 dan HIV positif yang terdiagnosis Penyakit Menular 46 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .90% pada 2009.000 penduduk akan tercapai. Program Pengurangan Dampak Buruk pada Penasun dilaksanakan dengan Program Terapi RumatanMetadon (PTRM) di 68 lokasi layanan dan Program Layanan Alat Suntik Steril (LASS) di194 lokasi layanan. Angka kematian (Case Fatality Rate=CFR) AIDS tahun 2011 menurun dibandingkan dengan tahun 2010.000 orang per tahun. Provinsi Bali dan Kota Batam. Bila masyarakat ingin mengetahui status HIVnya.6% (2009). Pemeriksaan ada tidaknya parasit malaria telah dilakukan pada 75. tersedia layanan Konseling dan Tes (KT) HIV. dari 4. Pada tahun 2010.96 per 1. Pada tahun 2010 angka kematian sudah menurun menjadi 27 per 100. Untuk mencapai eliminasi malaria kegiatan diagnosis dini. dilakukan pemeriksaan sediaan darah mikroskopis atau pemeriksaan RDT (Rapid Diagnostic Test).000 penduduk dibandingkan dengan angka tahun 2009: 68. Pada periode Oktober 2009–September 2011 sebanyak 488. Dengan demikian target MDG 2015 tersebut sudah tercapai pada tahun 2010. atau rata–rata 244. proporsi kasus AIDS tertinggi adalah pada kelompok umur 30-39 tahun sebanyak 33.3%. PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR. Kementerian Kesehatan menargetkan eliminasi penyakit malaria secara bertahap. Pada tahun 2011 telah mencapai 21 per 100.9%.9%.000 penduduk. Untuk mempercepat pencapaian MDG pengendalian TB. yaitu 0. PENYAKIT TIDAK MENULAR. kelompok umur 20-29 tahun 30. Obat malaria yang digunakan adalah ACT (Artemisininbased Combination Therapy).000/tahun (tahun 2010).448 kasus.87% pada 2010 dan 0.000 penduduk tahun 1990 menjadi 1.2%. Sampai dengan Desember 2011 terdapat 388 layanan KT.2011. dan Afrika Selatan dengan penurunan angka kematian yang tadinya 168. Pemakaian kelambu adalah salah satu upaya pencegahan penularan penyakit malaria. Tahun 2010 sudah berada di urutan ke-4 di bawah India.000 penduduk. pada tahun 2011 sedang dalam proses memasuki tahap eliminasi malaria. Angka kematian DBD juga cenderung menurun pada periode 2009-2011. dan kelompok umur 40-49 tahun 12. Pelayanan Pengobatan Infeksi Menular Seksual (IMS). dan proporsi keberhasilan pengobatan 91. surveilans dan pengendalian vektor yang seluruhnya ditujukan untuk memutus mata rantai penularan malaria. terdapat 200 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati. Jumlah kasus IMS yang diobati pada tahun 2009-2011 berjumlah 246. Selama tahun 2010-2011 telah didistribusikan 7. proporsi kasus TB yang terdeteksi 70%. obat ini menggantikan chloroquin yang telah resisten. dan sebesar 85% (2011) dari sasaran penduduk. Pada tahun 2012 studi dilanjutkan dengan penerapan kewajiban (mandatory) fortifikasi vitamin A dalam minyak goreng.506 orang mengikuti KT. DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN • HIV-AIDS Pada tahun 2011.2 per 100. tahun 2010. Provinsi DKI Jakarta. Indonesia menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam penurunan angka kematian tuberkulosis. dari 1.253 orang per tahun. khususnya Kabupaten Kepulauan Seribu.000 dan angka tahun 2010: 62.000 penduduk tahun 2010 dan 1.000/tahun (tahun 1990) menjadi 64. angka insiden penyakit DBD di Indonesia cenderung menurun.437 kasus. Target MDG untuk pengendalian TB tahun 2015 untuk angka kematian adalah 46 per 100. • Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada periode 2009 . 82% (2010). dari jumlah tersebut sebanyak 135 layanan KT dikembangkan pada tahun 2004-2009.80% pada 2011. maka pada tahun 2011 telah diluncurkan Strategi Nasional Pengendalian TB dan Rencana Aksi Nasional Periode 2011-2014 untuk menjadi acuan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.000 penduduk).96 per 1. Pada tahun 2011.000 penduduk tahun 2011.234 atau rata–rata 53.dilaksanakannya pilot project di beberapa wilayah. Cina. proporsi kasus TB sebesar 78.000 penduduk.2%.

• Flu Burung Jumlah kasus Flu Burung pada manusia di Indonesia dari tahun ke tahun terus menurun. • Diabetes Melitus (DM) Pengendalian diabetes melitus dilaksanakan dengan mengembangkan pedoman tatalaksana kasus. serta manajemen DM dan penyakit metabolik di 16 provinsi. dengan tujuan agar informasi kejadian penyakit menular di seluruh Indonesia dapat diperoleh sedini mungkin untuk ditanggulangi. pelatihan petugas kesehatan. Deteksi dini dengan pemeriksaan spirometri dilakukan pada masyarakat yang berisiko. dan tahun 2012 diharapkan seluruh wilayah Indonesia telah mencapai tahap eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal. hipertensi). Sulawesi dan Nusa Tenggara. aktivitas fisik. Kampanye ini dimaksudkan untuk mendukung pencapaian Reduksi Campak dan Eradikasi Polio di Indonesia. Program deteksi dini kanker Penyakit Tidak Menular Dalam rangka pencapaian 100% Universal Child Immunization (UCI) desa/kelurahan tahun 2014.544. Di samping itu. dilakukan akselerasi program imunisasi Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional (GAIN-UCI) pada tahun 2010. tahun 2011 eliminasi tercapai di regional Kalimantan. Selain kegiatan pengendalian Flu Burung dilakukan pula antisipasi pandemi influenza mencakup: simulasi penanggulangan episenter pandemi influenza. Pada tahun 2011 dilaksanakan POMP di 98 kabupaten/kota yang dimulai sejak tahun 2006. Pada tahun 2011 telah dilatih pelaksana skrining sebanyak 954 orang di 79 Puskemas dan 102 orang dari 17 provinsi.8% dan pada tahun 2010 naik signifikan menjadi 75. table top simulation. dikembangkan pula SMS gateway di seluruh provinsi untuk penguatan sistem pelaporan penyakit menular. termasuk menetapkan 100 rumah sakit rujukan Flu Burung yang tersebar di seluruh Indonesia. jumlah bayi di Indonesia yang harus mendapatkan imunisasi adalah 4. pelatihan Training of Trainer (TOT) untuk deteksi dini. Pada tahun 2010. pelaksanaan kontrol diabetes melitus. manajemen kasus dan intervensi berbasis komunitas di pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM). gula darah.3%. Pada tahun 2012 akan dilaksanakan POMP di 114 kabupaten/kota. pengukuran faktor risiko utama (obesitas.5%) untuk campak. Untuk membangun jejaring epidemiologi dan Surveilans Epidemiologi EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 47 . dan penyediaan ruang isolasi di 10 rumah sakit rujukan Flu Burung. pelaksanaan surveilans epidemiologi. pengembangan WHO Collaborating Centre Human Animal Interface di Jakarta. pada tahun 2011. diet sayur buah. Pengertian 100% UCI desa/ kelurahan adalah bahwa 100% desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai tahap UCI yaitu 80% atau lebih bayi sampai dengan usia 1 tahun di desa/kelurahan telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Imunisasi tambahan Campak dan Polio telah dilakukan pada tahun 2009 dan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Untuk penguatan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (SKD-KLB). surveilans epidemiologi. pada tahun 2011 dikembangkan Early Warning Alert Response System (EWARS) di 4 provinsi sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun 2010 di 6 provinsi. Eliminasi Filariasis akan dicapai pada tahun 2020 dengan melakukan Pemberian Obat Masal Pencegahan (POMP). penguatan kapasitas laboratorium. Dilaksanakan pula surveilans epidemiologi PPOK di Puskesmas dan rumah sakit. Program skrining faktor risiko juga dilaksanakan di 16 kabupaten di 14 provinsi. Kabupaten/kota yang endemis Filariasis akan dilakukan POMP secara bertahap. Pada tahun 2011.7 juta orang.190 Balita 9-59 bulan (97. Skrining kanker leher rahim dilakukan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan cryotherapy untuk IVA positif. pencegahan DM di Posbindu PTM.berkat dukungan peran serta seluruh lapisan masyarakat.8%) untuk polio dan mencakup 11. Penguatan sumber daya manusia telah dilakukan pada periode 2009-2011 dan 99 orang telah mengikuti S2-Field Epidemiology Training Programme (FETP). Pada tahun 2011 dilatih 353 Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan KLB tingkat kabupaten/kota. Jumlah yang dicakup POMP tahun 2011 sebanyak 50 juta orang.655.803 Balita usia 0-59 bulan (97. Kementerian Kesehatan melakukan berbagai upaya pengendalian Flu Burung. termasuk kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik). • Kanker Skrining kanker leher rahim dan kanker payudara adalah kegiatan prioritas. seperti pekerja tambang dan perokok. • Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah mencakup pengembangan pedoman faktor risiko. Tetanus Maternal dan Neonatal dinyatakan telah mencapai tahap eliminasi oleh WHO di sebagian wilayah Indonesia. • Filariasis Sebanyak 368 kabupaten/kota di Indonesia endemis Filariasis atau Penyakit Kaki Gajah. eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal tercapai di regional Jawa-Bali dan regional Sumatera. Selanjutnya. tahap kedua pada tahun 2010. • Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Program deteksi dini PPOK dilaksanakan dengan melatih 20 tenaga kesehatan dari 5 provinsi. Dilaksanakan pula kampanye imunisasi tambahan campak dan polio tahun ketiga di 17 provinsi yang mencakup 13. payudara dilakukan dengan pemeriksaan payudara oleh petugas kesehatan (Clinical Breast Examination) dan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari/Breast Selft Examination). Pada tahun 2009 UCI desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai 69.

Kementerian Dalam Negeri dan berbagai sektor lainnya.2%. Untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas selama arus mudik lebaran pada H-7 sampai dengan H+7. sebagai bagian dari pengendalian faktor risiko penyakit dan lingkungan. Kota Payakumbuh. (9) Pasar Margorejo. pada tahun 2011 dimulai mini simulasi penanggulangan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) di tujuh lokasi dan pendidikan pelatihan karantina kesehatan bagi 40 orang staf kantor kesehatan pelabuhan. Konsep Pasar Sehat adalah peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat para pedagang dan pengunjung pasar tradisional. Sampai tahun 2011 ada 267 kabupaten/kota (56%) yang tersebar di 28 provinsi yang telah melaksanakan pendekatan kabupaten/ kota sehat. Pada tahun 2010. • Mushola Sehat Bentuk lain pemberdayaan masyarakat yang berbasis kesehatan adalah melalui program Mushola Sehat yaitu kegiatan masyarakat untuk memperbaiki tempat berwudhu dan sanitasi mushola yang dilaksanakan secara mandiri dengan bantuan dana stimulan dari pemerintah sebesar 5-15 juta rupiah per mushola. Penyelenggaraan kabupaten/ kota sehat merupakan pendekatan terpadu. masyarakat di desa melibatkan Pemerintah Daerah. Laporan provinsi dan berbagai tinstansi kesehatan sampai dengan Oktober 2011 menunjukkan bahwa persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat kesehatan adalah 87%. Kementerian Pekerjaan Umum.4%. peningkatan perilaku sehat di masyarakat telah mencapai 50. Kementerian Kesehatan juga mendorong Gerakan Nasional Bersih Negeriku yang merupakan amanat Presiden RI. menunjukkan persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat adalah 55. Sedangkan persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas adalah 43. dan (10) Pasar Pengesangan. (2) Pasar Bunder. nyaman. Untuk penguatan kapasitas inti (core capacities) di pintu masuk negara. Kabupaten Gunung Kidul. Keberhasilan ini dicapai berkat kerja sama antara Kementerian Kesehatan. Kumulatif jumlah desa yang melaksanakan Program STBM sampai Oktober tahun 2011 adalah 5. Pada tahun 2012 akan dilakukan replikasi dan perluasan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 140 desa pada 28 kabupaten di 10 provinsi. Kota Metro Lampung. yaitu penyediaan sarana air minum dan sanitasi dasar bagi masyarakat. aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi. Kementerian Kesehatan telah memberikan bantuan program Mushola Sehat secara berturut-turut tahun 2009 sebanyak 154 mushola. menyeluruh. (5) Pasar Cibubur. lintas sektor berbasis masyarakat dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Kota Bontang. Upaya penyediaan pos kesehatan arus mudik dimaksudkan untuk mendukung Decade of Action for Road Safety 2011-2020 Pemantauan Arus Mudik Upaya penyehatan lingkungan adalah kegiatan yang mendukung pengendalian penyakit menular dan tidak menular. Kota Jakarta. Di lingkungan Kementerian Kesehatan gerakan ini dilaksanakan di rumah sakit. Kementerian Kesehatan menyiagakan 630 pos kesehatan arus mudik lebaran dan 171 rumah sakit di jalur utama mudik. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan perubahan perilaku. (4) Pasar Podosugih. Kota Malang. • Kota Sehat Peningkatan derajat kesehatan masyarakat perlu didukung oleh tatanan kota yang bersih dan sehat. (3) Pasar Gianyar. Kota Pekalongan. jumlah kematian dapat diturunkan 9% yaitu dari 853 orang di tahun 2010 menjadi 799 orang di tahun 2011. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK HIDUP SEHAT Pada tahun 2010 Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Dalam Negeri telah meluncurkan Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. Pada tahun 2011.1% rumah tangga. Hasil Survei BPS triwulan pertama tahun 2011. kantor-kantor dan unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia. Dengan gerakan ini seluruh komponen bangsa diajak melakukan tindakan nyata mewujudkan hidup bersih dan sehat. Salah satu upaya adalah melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).FETP. Kesiapsiagaan arus mudik tidak hanya dilaksanakan pada saat Idul Fitri tapi juga pada saat Natal dan Tahun Baru setiap tahun. Konferensi ini dihadiri 600 peserta dari 30 negara. pemberdayaan Penyehatan Lingkungan 5.886 desa. kabupaten/kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih. Upaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dilakukan melalui pengembangan desa 48 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . (8) Pasar Rawa Indah. Kegiatan yang dilakukan selama arus mudik lebaran tahun 2011. diperkuat dengan dibentuknya Komisi Nasional Implementasi IHR yang bertugas mengkoordinasikan implementasi IHR 2005 di Indonesia. Telah dilaksanakan pula proyek percontohan 10 Pasar Sehat di 9 provinsi. (6) Pasar Argosari. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat. Kota Mataram. Kabupaten Gianyar. Replikasi Pasar Sehat di daerah lain akan dilakukan tahun 2012. tahun 2010 sebanyak 26 mushola dan tahun 2011 sebanyak 29 mushola. Kabupaten Sragen. Pasar percontohan tersebut yaitu (1) Pasar Ibuh. (7) Pasar Madyopuro. berbasis pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berwawasan kesehatan seperti yang diatur dalam peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan. implementasi International Health Regulations (IHR) 2005 di Indonesia. Proyek percontohan ini berlangsung 3 tahun (2009-2011). terutama di daerah rawan kemacetan dan rawan kecelakaan bekerjasama dengan lintas sektor terkait. telah dilaksanakan Konferensi Internasional Jejaring Kesehatan Masyarakat atau FETP/Training of Epidemiology and Public Health Networking (TEPHINET) di Bali. Selain itu dilaksanakan operasionalisasi pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan Posbindu PTM dibina oleh Puskesmas. keluarga berencana. Di masa mendatang kegiatan Posbindu PTM diharapkan dapat berkembang cepat di tengah masyarakat agar penyakit tidak menular terkendali di Indonesia. • Pelayanan Kesehatan Dasar Pada tahun 2010.329 desa/kelurahan siaga aktif. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di bulan November 2011 yang lalu telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan 23 Dunia Usaha yang terdiri dari 4 BUMN dan 19 perusahaan swasta nasional dan internasional. • Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Di daerah tertentu Posbindu PTM disebut juga Posyandu Lansia. dan pengobatan sederhana.323 unit.pengendalian malaria. PELAYANAN KESEHATAN DASAR DAN RUJUKAN Pada tahun 2010-2014 pembangunan kesehatan dititikberatkan pada peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. Pada tahun 2011 tercatat 3. Poskesdes adalah bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) di desa/kelurahan dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa/ kelurahan. Sepanjang tahun 2011. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 49 .022 Posmaldes di daerah endemis malaria di Indonesia. meningkat pada tahun 2011 menjadi 9. Bentuk UKBM yang telah dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut: • Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Poskesdes adalah fasilitas kesehatan desa/ kelurahan yang memberikan pelayanan meliputi upaya promotif. Berdasarkan laporan rutin program per Desember 2011. imunisasi. Sampai tahun 2011 telah dikembangkan 43. tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mengajak dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan. • Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Posyandu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. • Peran Serta Masyarakat Kementerian Kesehatan telah menjalin hubungan dengan lembaga masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan 18 organisasi kemasyarakatan. dan pengendalian diare. 200 pondok pesantren sehat. 200 desa. Organisasi kemasyarakatan ini melakukan kegiatan memberdayaan masyarakat di 23 provinsi.264 ibu (80. Sasaran kegiatan Posbindu PTM adalah kelompok masyarakat berusia di atas 10 tahun sampai lanjut usia.9%) telah membawa anak Balitanya ke Posyandu. Saat ini jumlah kader ormas/motivator yang sudah dilatih sebanyak 800 orang. dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader. Dewasa ini terdapat 2. gizi. Selain itu. sejumlah 15. jumlah Puskesmas tercatat sebanyak 9. 18 pasraman sehat. dan 18 pura sehat. siaga aktif.005 unit. preventif. Pada tahun 2011 terdapat 266.483. 25 rumah sakit. Dalam meningkatkan pelayanan di Posyandu pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan Posyandu Kit sebanyak 150 paket untuk 67 kabupaten/kota di 11 provinsi. dan karang werdha. Poskestren Kit berupa peralatan yang digunakan untuk kegiatan promotif di Poskestren dalam penggalakan keteladanan berperilaku hidup bersih dan sehat di kalangan santri/santriwati pondok pesantren dan masyarakat di sekitar pondok pesantren. ada beberapa bentuk pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan terkait dengan kampanye PHBS. • Pos Malaria Desa (Posmaldes) Kegiatan Posmaldes mencakup penemuan kasus malaria dan penyuluhan tentang 6.827 Posyandu di Indonesia.000 Posbindu PTM di Indonesia. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan guna meningkatkan akses masyarakat ini. • Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan Poskestren Kit sebanyak 100 paket untuk 55 kabupaten/kota di 10 provinsi.

250juta/Puskesmas/ tahun. 2 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Timur dan 5 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Barat. serta dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain di daerah tertinggal. Perbedaan alokasi anggaran ini ditentukan antara lain berdasarkan adanya perbedaan geografis. Sulawesi Barat. Papua Barat. Pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebanyak 83 Puskesmas Perawatan dibandingkan dengan tahun 2010 yang berjumlah 76 Puskesmas Perawatan. dari 497 kabupaten/kota telah memanfaatkan dana BOK. 12 pelayanan dan 16 pelayanan. yaitu RSUP Dr. terpencil.100juta/Puskesmas/ tahun.215. dan Papua.000. dibandingkan dengan daerah lainnya. • Puskemas Terapung Sampai dengan tahun 2011 Kementerian Kesehatan bersama pemerintah Daerah menyediakan 15 unit Puskesmas Terapung. Cipto Mangunkusumo. Nusa Tenggara Timur. Sardjito. Kalimantan Barat. • Akreditasi Rumah Sakit Pada tahun 2011. dan 18 rumah sakit di antaranya berada di DTPK/DBK di 17 kabupaten/kota. Dana BOK pada tahun 2011 disalurkan langsung ke seluruh 497 kabupaten/kota dengan perbedaan alokasi anggaran BOK di berbagai regional. RSUP Fatmawati. fun games.00 untuk 17 provinsi menjadi Rp. Pada tahun 2011 seluruh Puskesmas yang berjumlah 8. • Puskesmas Keliling Untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan perairan. Wahidin Sudirohusodo.967 di seluruh Indonesia memperoleh BOK. Terdapat perbedaan alokasi anggaran per Puskesmas per tahun untuk regional Sumatera Jawa-Bali sebesar Rp. • Pelayanan Kesehatan Rujukan Pada tahun 2010 terdapat 1.Pada tahun 2011 RSUP Dr.4%) yang belum memanfaatkan dana BOK secara optimal. perbatasan dan kepulauan 50 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .304 unit. Sebanyak 490 kabupaten/kota (98.75juta/ Puskesmas/tahun.00 untuk 33 provinsi. malam renungan.000. Pembangunan Puskesmas Perawatan di DTPK akan terus dilakukan hingga mencapai target 101 Puskesmas. Kementerian Kesehatan menyediakan fasilitas Puskesmas Keliling 7. berkemah bersama. flying health care. Marzoeki Mahdi Bogor dengan tema Investasi Kesehatan Jiwa melalui Ajang Prestasi dan Kreativitas Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK). • World Class Health Care Sampai tahun 2011 terdapat 4 rumah sakit swasta yang terakreditasi internasional. yaitu akreditasi 5 pelayanan. 4 unit di kabupaten erbatasan Nusa Tenggara Timur. lomba olahraga serta seni dan budaya. seperti Papua.000. Terdapat 3 jenis akreditasi rumah sakit. Maluku Utara. yaitu 4 unit di kabupaten perbatasan Papua.555. atau terjadi peningkatan sebanyak 182 dibandingkan dengan tahun 2010 (637 rumah sakit).262. terluar (dtpk dan penanggulangan daerah bermasalah (pdbk) Upaya meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dilakukan dengan: 1. Maluku.200 juta/Puskesmas/ tahun dan regional Nusa Tenggara dan Papua sebesar Rp. pemanfaatan BOK-nya cukup besar. Sardjito telah meraih penghargaan Patient Safety dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi). RSUP H.6%). RSUP Dr. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan anggaran BOK dari tahun 2010 yang berjumlah Rp. Pada umumnya daerah Indonesia Timur yang memiliki kondisi geografis sulit. Maluku Utara. Adam Malik. Selain itu. • Rumah Sakit Bergerak Pada tahun 2010. Sementara itu dalam pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit. dan pada tahun 2011 dipersiapkan 10 unit Rumah Sakit Bergerak baru di Provinsi Kepulauan Riau. Puskesmas Terapung dan Puskesmas Keliling Air (Pusling Air). • Penanganan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan menggelar Jambore Kesehatan Jiwa pada tanggal 8-9 Oktober 2011 di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr.019 unit dan Puskesmas Non Perawatan sebanyak 6. 2. Pengadaan alat dan sarana penunjang di Puskesmas dan Puskesmas Perawatan. 7 rumah sakit pemerintah sedang dalam proses akreditasi internasional. RSUP Sanglah. Kegiatan jambore meliputi: lomba poster. Terjadi peningkatan bermakna di tahun 2011 sebanyak 89 rumah sakit. Maluku Rp. Rumah Sakit Bergerak berjumlah 14 unit. sehingga masih ada 7 kabupaten/ kota (1.632 rumah sakit di seluruh Indonesia. dan RSUP Dr. Peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas Perawatan di DTPK. peningkatan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal. 8. Untuk mendukung pelayanan kesehatan di DTPK. BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) terdiri dari Puskesmas Perawatan berjumlah 3. regional KalimantanSulawesi sebesar Rp. RSPAD Gatot Soebroto.000.904. Gorontalo. Rumah Sakit Bergerak merupakan fasilitas kesehatan yang siap guna dan bersifat sementara dalam jangka waktu tertentu. rumah sakit yang terakreditasi telah mencapai 819 rumah sakit. RSUP Fatmawati dan RS Jantung Harapan Kita telah mendapat penghargaan dari Bayer pErdalin: Competition On ManageMENt of healthcare asSociAted infection controL (BE COMMENSAL). Kementerian Kesehatan juga menyediakan beberapa sarana penunjang seperti: Rumah Sakit Bergerak. kepulauan dan daerah perbatasan.

Air (Pusling Air).4% peserta Askes PNS. Dari 63. PuslingDouble Gardan tersebut didistribusikan ke Provinsi Papua 4 unit.1%.2% peserta Jamsostek. Maluku Utara.425 dokter.6 triliun. Kalimantan Timur 3 unit. Maluku. pengembangan DAN pemberdayaan sdm kesehatan Mulai tahun 2011. TNI. sasaran Jamkesmas sebesar 76. Sampai akhir tahun 2011 empat provinsi telah mencapai universal coverage. Pemerintah telah meningkatkan anggaran Jamkesmas sejak tahun 2009. dokter gigi.3 triliun. pengembangan jaminan kesehatan Kementerian Kesehatan terus melakukan perbaikan dan pengembangan jaminan kesehatan menuju universal coverage.4. sebanyak 401 dokter telah menyelesaikan Program Internsip Dokter.078 Fasilitas Kesehatan (Faskes) sebagian besar adalah rumah sakit. 9. dan Aceh. Daerah tersebut adalah Papua. Nusa Tenggara Timur 4 unit.4% dari 497 kabupaten/kota di Indonesia yang telah melaksanakan program Jamkesda. jaminan kesehatan pada tahun 2011.4% merupakan peserta program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). 504 dokter gigi. Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan pelayanan pengobatan. Dua provinsi yang cakupan jaminan kesehatannya besar adalah Kepulauan Riau (88. dan pada tahun 2011 sebanyak 1. pemerintah daerah juga turut memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dengan mengangkat tenaga kesehatan melalui program PTT Daerah.5.125 triliun dan pada tahun 2011 meningkat kembali sebesar Rp. yaitu Sumatera Selatan.141 dokter sedang mengikuti program ini. Pada tahun 2011.5% peserta jaminan kesehatan perusahaan.2% peserta asuransi swasta lainnya. Pemerintah daerah provinsi/kabupaten/ kota yang memiliki kemampuan sumber daya yang memadai telah mengembangkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan peserta masyarakat miskin yang tidak dicakup oleh Jamkesmas. 32. sehingga total jumlah Pusling Air sampai 2011 adalah 925 Unit.4 juta jiwa mencakup masyarakat miskin dan tidak mampu. Total sampai dengan tahun 2011 berjumlah 39.6%) dan Bangka Belitung (84. Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan 9. 13. dan 1. Alokasi anggaran Jamkesmas tahun 2009 sebesar Rp. dan Kalimantan Barat 6 unit. dan Polri. Peningkatan ketersediaan anggaran diikuti dengan peningkatan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan rujukan. Pusling Air berbentuk perahu motor dan dapat dimanfaatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan di kabupaten/kota yang memiliki wilayah kepulauan.9%. dengan demikian jumlah penduduk yang tidak mempunyai jaminan berkurang menjadi 36. meningkat pada tahun 2010 menjadi Rp. Kementerian Kesehatan mengadakan 908 Pusling Air dan pada tahun 2011 ditambah 17 Pusling Air. dan Kalimantan Timur. Ditargetkan pada tahun 2014 seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan sebagai pelaksanaan UU No. Kementerian Kesehatan pada tahun 2011 mengadakan 17 Puskesmas Keliling Double Gardan untuk wilayah yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa. masa pengabdian tenaga PTT dokter.5% peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Untuk meringankan beban keuangan para penderita Thalassaemia major. Sampai dengan tahun 2010. dan masyarakat miskin akibat korban pasca bencana. 7.6.9%). Pada tahun 2011.452 orang. Kalimantan Barat.133 Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi peserta Jamkesmas dan pelayanan kesehatan rujukan di 1. Pada tahun 2011 realisasi penggunaan anggaran Jamkesmas sebesar 99. 6. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengoperasikan FHC untuk menjangkau daerah terpencil di 8 provinsi yang sulit ditempuh dengan kendaraan darat maupun perairan. Sejak tahun 2008 program jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu diberi nama program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). 51 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . • Flying Health Care Flying Health Care (FHC) adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tim kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dengan dukungan transportasi udara. 2. Pada tahun 2011 jumlah penduduk yang memiliki jaminan kesehatan menjadi 63. Bali.881 bidan.9%. penghuni Rutan/Lapas. Selain itu. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Pada tahun 2011 telah diangkat 10. Selama tahun 2010.810 PTT yang terdiri dari 2. dan dokter spesialis untuk daerah terpencil dan sangat terpencil diperpanjang dari 6 bulan menjadi 1 tahun. Kepulauan Riau. Sulawesi Selatan. 7. Tahun 2011 terdapat 335 kabupaten/kota atau 67. para penghuni panti sosial. Selain Puskesmas Keliling Air.1% penduduk yang memiliki 10. Papua Barat.

peningkatan ketersediaan. • Perizinan Alat Kesehatan Secara Online Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah membangun sistem E. dan RS Sentosa. Jumlah item obat generik yang mengalami rasionalisasi harga dilakukan dari tahun ke tahun. Penggunaan obat generik di fasilitas kesehatan menunjukkan angka yang menggembirakan. Setiap tahun Kementerian Kesehatan menyediakan obat dan vaksin untuk buffer stock pusat dan provinsi. Cipto Mangunkusumo-Jakarta. Brahim dan bidan Diana Maryem. RS Borromeus. Kesehatan. Pada tahun 2011 disediakan anggaran sebesar Rp.29 triliun untuk keperluan tersebut. Kementerian Kesehatan mengembangkan Program Tugas Belajar (Tubel) yaitu dengan memberikan bantuan beasiswa kepada 1.2 bulan dan tahun 2009 selama 12.7%. Kerja sama dengan pemegang paten bukan hanya untuk obat HIV-AIDS tetapi juga untuk obat Hepatitis B agar dapat diproduksi di Indonesia. sebagai pengganti Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Anti Retroviral. menyediakan Online Logistic System. perawat. ahli gizi. dengan rincian pada Tabel 9 berikut ini.391 tenaga kesehatan strategis yang antara lain terdiri dari ahli kesehatan lingkungan. Jumlah residen senior yang didayagunakan pada tahun 2011 berjumlah 383 orang di 78 kabupaten/kota dan di DBK. kefarmasian. keterjangkauan.5%. RS BethesdaYogyakarta. pada tahun 2011 telah dikirim sebanyak 363 tenaga perawat untuk bekerja di rumah sakit di Jepang selama tiga tahun. Beberapa Puskemas di Jawa Barat telah pula melakukan peresepan secara elektronik yaitu di Puskesmas Babakan Sari-Bandung dan Puskesmas Telaga Murni-Bekasi. • Reposisi dan Revitalisasi Obat Generik Kementerian Kesehatan juga telah menetapkan kebijakan Online Logistic System di fasilitas kesehatan dan pencitraan obat generik yang lebih baik di masyarakat.6 bulan. Dalam upaya mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. organisasi profesi dan praktisi kesehatan. perundangan. pada tahun 2011 telah diangkat 1. Sistem ini akan mempermudah pelaku industri untuk mengakses pelayanan perizinan alat kesehatan secara 11.66 bulan di tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010 selama 14. Pada tahun 2012 seluruh kabupaten/kota akan mengimplementasikan sistem informasi logistik ini. • Fasilitasi License Compulsory/ Government Used Untuk mendukung penanggulangan penyakit HIV-AIDS dan Hepatitis B di Indonesia dipandang perlu memberikan akses kepada masyarakat pada obat antiviral yang saat ini masih dilindungi Paten. yaitu selama 15.Untuk memenuhi pelayanan kesehatan di DTPK. rasionalisasi harga obat generik dilakukan pada 453 item. Kementerian Kesehatan melaksanakan pemilihan tenaga kesehatan teladan. pada tahun 2011 telah dibentuk Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) dan Komite Nasional Farmasi (KNF). dan menerapkan E-Register alat kesehatan. RS Karawang. Eka Hospital-Tangerang. RS HasanSadikin. dan analis kesehatan di 35 kabupaten/kota prioritas DTPK di 12 provinsi.1. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Hukum an HAM menyusun Rancangan Peraturan Presiden tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Antiviral. Ketersediaan obat di instalasi farmasi kabupaten/kota mengalami peningkatan yang bermakna. dan di tahun 2011 pada 499 item • Online Logistic System Pada tahun 2011 dikembangkan Software Online Logistic System yang diujicobakan di beberapa kabupaten/ kota dan disosialisasikan ke seluruh instalasi farmasi di Indonesia.Government pada Perizinan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). dan RS Mitra Keluarga-Bekasi. obat untuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)/bencana. kedokteran. Pada tahun 2011 penggunaan obat generik di Puskesmas mencapai 96. pemerataan. obat program dan vaksin. yaitu penghargaan Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for Health kepada dr. Penghargaan internasional untuk tenaga kesehatan teladan diberikan pada tenaga kesehatan Indonesia. melakukan kemandirian bahan baku obat. harmonisasi peraturan 52 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Pada tahun 2010. Saat ini Kementerian Kesehatan sedang menyusun Peraturan Menteri Kesehatan tentang Penggunaan Resep Elektronik di Fasilitas Kesehatan dengan melibatkan para pakar di bidang hukum kesehatan. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan Tahun 2011 telah dilakukan beberapa upaya yaitu: reposisi dan revitalisasi obat generik. Setiap tahun. Dalam rangka pelaksanaan Program Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). ahli madya farmasi. • Resep Elektronik (E-Prescription) Peresepan secara elektronik telah dilakukan oleh RSUPN Dr.510 tenaga kesehatan pada 2011. sedangkan di rumah sakit sebesar 66. Pemenuhan tenaga dokter spesialis di DTPK dikembangkan Program Dokter Dengan Kewenangan Tambahan (PDDKT) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

Sampai tahun 2011 followers untuk twitter Kementerian Kesehatan telah mencapai 3.id. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan proporsi anggaran untuk pembangunan kesehatan di daerah.13.162 followers. Realisasi anggaran Kementerian Kesehatan menunjukkan kecenderunganmeningkat. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sejak tahun 2010 seluruh pengadaan barang dan jasa di Kementerian Kesehatan telah menggunakan layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik melalui website: www.150 layanan. reformasi birokrasi Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Kesehatan sebagai badan publik berkomitmen menjalankan amanat UU KIP. Kementerian Kesehatan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk kategori kementerian dengan jumlah pagu terbesar menggunakan layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik tahun 2010. Pada tahun kedua (2011) pelaksanaan UU KIP. Jumlah layanan publik yang diberikan selama April–Desember 2010 tercatat sebanyak 22. Efisiensi pengadaan barang dan jasa melalui LPSE pada tahun 2010 mencapai nilai Rp. peningkatan yang signifikan sejak 2010.478.398.08 triliun.46 triliun dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 14.171 layanan. pengelolaan anggaran pembangunan kesehatan tahun 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 13.6%) bila dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun 2010. Adapun jenis layanan PTRC selama 2011 menunjukkan proporsi permohonan informasi 79%. pengaduan masyarakat 19% dan sisanya 2% memberikan saran dan perbaikan kepada Kementerian Kesehatan. Dengan komitmen mem-bangun pengadaan yang terbuka. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat tersebut. pengobatan sindroma pramenstrual dan nyeri menstruasi. sementara jumlah layanan tahun 2011 tercatat sebanyak 30. Selama 2011 jumlah layanan informasi dan pengaduan yang masuk sebanyak 1. terutama bahanbahan yang telah diyakini khasiatnya berdasarkan hasil penelitian. LAYANAN INFORMASI & PENGADUAN ALAMAT Pemanfaatan sarana informasi dan pengaduan oleh masyarakat menunjukkan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 53 . Sejak ditetapkan penggunaan sistem LPSE untuk pengadaan barang dan jasa.472. Sejalan dengan kebijakan desentralisasi. sejak tahun 2010 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan akses masyarakat dan untuk mendapatkan informasi pengaduan melalui Pusat Tanggap dan Respon Cepat (PTRC). Hasilnya adalah sejumlah bahan baku obat yang dapat diproduksi di dalam negeri guna memenuhi kebutuhan produksi obat jadi.085.12. bersaing dan transparan. sehingga tahun 2010 telah dilaksanakan berbagai kegiatan persiapan menyambut pemberlakuan UU KIP. • Kemandirian Bahan Baku Obat Upaya menciptakan kemandirian di bidang bahan baku obat dan obat tradisional dilakukan dengan memberdayakan keragaman hayati yang dimiliki Indonesia. b. Kementerian Kesehatan telah meningkatkan alokasi anggaran preventif dan promotif dengan konsisten sejak 2 tahun terakhir ini.295. Pada tahun 2011 jumlah layanan meningkat 288 layanan (32.go. yaitu salah satunya dengan membentuk Pejabat Pengelola dan Informasi dan Dokumentasi (PPID).online sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kefarmasian dan alat kesehatan. telah terjadi peningkatan efisiensi yang cukup bermakna. Pada tahun 2009 anggaran untuk Keberhasilan pemanfaatan anggaran pembangunan kesehatan di Pusat maupun Daerah ditunjukkan dengan tercapainya realisasi anggaran. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor. Anggaran preventif dan promotif pada tahun 2010 sebesar Rp. Pojok Informasi. alokasi anggaran ini ditingkatkan pada tahun 2011 menjadi Rp. alokasi anggaran Kementerian Kesehatan untuk pembangunan kesehatan di daerah mendapat perhatian Kementerian Kesehatan. Layanan informasi melalui sosial media twitter mengalami penambahan pengikut (followers) yang cukup banyak.meningkat di tahun 2011 senilai Rp.34 triliun.194.730 layanan. antara lain Fraksi Bioaktif Cinamomumburmanidan Lagerstroemia speciosa untuk menurunkan resistensi insulin dan pengobatan diabetes. Kementerian Kesehatan termasuk dalam 10 besar badan publik paling terbuka berdasarkan monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Pusat terhadap 82 badan publik tingkat pusat.191.Penataan (Right Sizing) PNS di Kementerian Kesehatan. Pemerintah secara resmi telah menetapkan penundaan sementara penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 12. Secara nominal. dan berbagai media sosial yang dikembangkan. pengobatan kanker.lpse. dan fraksi Lumbricusrubellusuntuk pengobatan aterosklerosis dan perbaikan sirkulasi darah.895.depkes.

24 Peraturan Pemerintah (PP). 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. 1 Peraturan Presiden (Perpres). HUBUNGAN LUAR NEGERI BIDANG KESEHATAN Keketuaan ASEAN tahun 2011 dimanfaatkan Kementerian Kesehatan untuk berperan aktif dalam menerapkan kesepakatan ASEAN di bidang kesehatan dalam mencapai Komunitas Sosial Budaya ASEAN 2015. but It’s Preventable” telah membuka mata dunia bahwa demam berdarah adalah masalah bersama yang dapat diatasi. Pemerintah telah menyusun RUU tentang Tenaga Kesehatan. website Kementerian Kesehatan. Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS). 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. telah mengembangkan berbagai sistem elektronik baik untuk mendukung proses pelayanan kesehatan maupun administrasi kesehatan. mengamanatkan untuk menyusun 5 Peraturan Pemerintah (PP). PP Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan yang masih cukup relevan. dan 1 Peraturan Daerah untuk setiap daerah. Jawa Tengah. Untuk 20 Permenkes yang diamanahkan. sedangkan Permenkes tentang Hak Penggunaan Pelayanan Kesehatan. Pemanfaatan obat tradisional dikenal di seluruh negara ASEAN. mengamanatkan untuk menyusun 1 Undang-Undang (UU). telah diselenggarakan “International Symposium on Getting to Zero New HIV Infections. Untuk meningkatkan upaya pengendalian HIVAIDS.yang lebih dikenal dengan moratorium. Dari 11 Permenkes yang diamanahkan telah ditetapkan Permenkes Nomor 2415/Menkes/Per/ XII/2011 tentang Rehabilitasi Medis Pecandu. • Undang-Undang No.31 Desember 2012. Melalui event tersebut. Sesuai dengan tema konferensi “Dengue Is Everybody’s Concern. Causing Socioeconomic Burden. Zero Discrimination and Zero AIDSRelated Deaths in ASEAN”. 2 Peraturan Presiden (Perpres). Pada tahun 2011. PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. Penyalahgunaan dan Korban Penyalahgunaan Narkotika. 2 Peraturan Presiden (Perpres). 14. 17 di antaranya sudah ditetapkan menjadi Permenkes. Penguatan Perangkat Perundangundangan • Undang-Undang No. namun informasi tentang kemanjuran obat tradisional masih berdasarkan pengalaman empiris belum didukung bukti ilmiah. Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS). dan PP No 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika.sementara dua Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) telah selesai tahap harmonisasi yaitu RPP tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dalam proses penandatanganan oleh 5 Menteri untuk ditetapkan menjadi PP dan RPP tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Dari 9 buah PP yang diamanahkan telah ditetapkan PP Nomor 44 Tahun 2010 tentang Prekursor. Dari 5 PP amanah UU. dan 20 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). sistem registrasi kefarmasian dan alat kesehatan. Permenkes tentang Penentuan Kematian dan Permenkes Pembinaan dan Pengawasan masih dalam pembahasan. Penyelenggaraan The Official Launch of the ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011 yang waktunya bersamaan dengan dilaksanakannya International Conference on Dengue di Jakarta mendapatkan apresiasi internasional. Sistem Informasi Kesehatan Nasional Saat ini Kementerian Kesehatan. Kementerian esehatan masih melakukan pembahasan internal untuk Rancangan Peraturan Presiden yaitu Peraturan Presiden tentang Sistem Kesehatan Nasional dan Peraturan Presiden tentang Badan Pertimbangan Kesehatan. selama 16 bulan yang dimulai pada tanggal 1 September 2011. Simposium 54 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dan pada tahun 2011 telah memasuki proses harmonisasi. Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik (Good Governance) Opini BPK terhadap laporan keuangan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2009 dan 2010 berturut-turut adalah disclaimer. hal ini mendorong para pengambil keputusan dan jajaran Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki pengelolaan administrasi keuangan guna meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2012 untuk laporan keuangan tahun 2011. yaitu PP Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah. di antaranya: E-Pharm. 15 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Sedangkan RPP lainnya masih dalam pembahasan di internal Kementerian Kesehatan termasuk RPP tentang Tenaga Kesehatan Asing. dan 11 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). sistem registrasi dokter/dokter gigi online dan Sistem Informasi Laporan Keuangan (SILK). Tema konferensi The 3rd Conference on Traditional Medicine in ASEAN Countries -“Utilization of Evidence Based Traditional Medicine in Health Care” yang diselenggarakan di Surakarta. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengamanatkan Kementerian Kesehatan untuk menyusun 9 Peraturan Pemerintah (PP). • Undang-Undang No. Komitmen Kementerian Kesehatan untuk meraih WTP 2012 ditandai dengan penandatanganan piagam Komitmen Meraih Opini Laporan Keuangan WTP oleh seluruh pejabat struktural dan pengelola keuangan di lingkungan Kementerian Kesehatan. Indonesia berhasil mendeklarasikan “Jakarta Call for Action on Combating Dengue”. saat ini Kementerian Kesehatan telah menyusun RPP tentang Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS). Sementara 7 RPP lainnya disatukan materinya menjadi satu RPP yang berjudul Pelaksanaan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dari 24 PP yang diamanahkan telah ditetapkan tiga PP. Oktober 2011 menjadi titik tolak bagi negara ASEAN untuk mewujudkan rencana pengintegrasian obat tradisional ke dalam sistem kesehatan.

800 WNI overstay pada saat pemulangan dengan kapal laut dari Arab Saudi ke Indonesia. November 2011. ditunjukkan dengan mengirim Tim Kesehatan selama dua minggu untuk membantu masyarakat Pakistan. Salah satu bentuk kepedulian Indonesia pada masalah krisis kesehatan global. Mei 2011. dan Record of Discussion (ROD) RI Qatar tentang kesepakatan pembahasan pengaturan pengiriman tenaga kesehatan. tenaga surveilans epidemiologi. Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 3. dalam penanganan kesehatan pemulangan WNI ke Tanah Air akibat krisis Mesir. Pemeriksaan sebelum keberangkatan dimulai di Puskesmas.ini diselenggarakan dalam rangkaian pertemuan The 19th ASEAN Task Force on AIDS di Bandung. Kementerian Kesehatan mengirim tenaga kesehatan sebanyak 1. perawat. Ban Ki Moon yang menyampaikan apresiasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas pelayanan Puskesmas yang dinilai cukup berhasil. menciptakan mekanisme perlindungan pada global public health yang adil. Advisory Group bertugas memberikan pandangan dan rekomendasi PIP kepada WHO. setara. dan mencegah terjadinya penularan penyakit menular. Sementara itu. pelayanan kesehatan haji Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Kementerian Kesehatan menyediakan tenaga kesehatan. sejak tahun 2010-2011 telah dilakukan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam manajemen dan teknis penanggulangan krisis kesehatan di 150 kabupaten/kota. sepanjang tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama bidang kesehatan dengan Islamic Development Bank (IDB) tentang pendirian Indonesian Cardiac Center di Gaza. Untuk pelayanan kesehatan haji di Tanah Suci tahun 2011. Dari jumlah tersebut terdapat 102. transparan. Dalam penanganan peristiwa ledakan bom di Cirebon yang terjadi pada tanggal 15 April 2011 dan ledakan bom di Surakarta yang terjadi pada tanggal 29 September 2011. Cakupan pelaksanaan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/kota meningkat dari 30% pada tahun 2010 menjadi 50% pada tahun 2011. Joint Statement ke-2 dengan Malaysia. Pada tahun 2011 diplomasi kesehatan Indonesia di forum WHO telah mencatat sejarah yang mengubah tatanan kesehatan global dengan disepakatinya resolusi “The Framework for Pandemic Influenza Preparedness (PIP): Sharing of Influenza Viruses and Access to Vaccines and Other Benefits” pada Sidang ke-64 World Health Assembly (WHA) di Jenewa. jika ada yang menderita penyakit tertentu dirujuk ke rumah sakit. Untuk memastikan kesehatan jemaah haji sebelum berangkat. dan sebanyak 150 unit peralatan pengolah data ke seluruh kabupaten/kota tersebut. Jawa Barat. Pada kesempatan ini dicanangkan Kampanye AIDS dengan tema “Aku Bangga Aku Tahu” untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai HIV-AIDS. 750 unit personal kit. 16. logistik dan dana operasional untuk mengatasi krisis kesehatan sebanyak 20 kejadian baik di dalam maupun di luar negeri. 21-24 November 2011. dalam perjuangan mengubah mekanisme virus sharing yang diterapkan WHO selama lebih dari 60 tahun. dengan menugaskan 20 tenaga kesehatan dalam dua kali perjalanan selama kurang lebih 14 hari. dokter umum. Indonesia telah terpilih menjadi Vice Chair Advisory Group (Wakil Ketua Komite) pada pertemuan PIP Framework Advisory Group di Jenewa. yaitu warga negara Indonesia yang bermukim EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 55 . ambulans. tenaga rekam medik. ibukota Provinsi Punjab dalam rangka menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dengue pada bulan Oktober-November 2011. dan rumah sakit rujukan. Menteri Kesehatan berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB. khususnya yang tinggal di Lahore. tenaga sanitasi. Dalam konteks kerja sama internasional.803 orang. Record of Discussion (ROD) RI-JICA tentang Prima Kesehatan. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan dukungan tenaga. terdiri dari dokter spesialis. Di sela-sela sidang KTT ASEAN November 2011 di Bali. Kementerian Kesehatan telah mengirimkan obat dan tim kesehatan yang berjumlah 20 orang untuk membantu pemerintah Pakistan. apoteker. Selanjutnya sebelum keberangkatan. asisten apoteker. tenaga elektro medik.343 orang. Kementerian Kesehatan juga merekrut 108 orang Tenaga Musim (Temus). dilakukan pemeriksaan kesehatan di embarkasi.346 (50. Selain itu telah didistribusikan sebanyak 300 unit emergency kit. Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/ kota. Subsidiary Arrangement (SA) Program AIPPMH (Australia/Indonesia Partnership on Maternal Neonatal Health) tentang kesehatan ibu dan anak. penata rontgen. dokter gigi. Jumlah jemaah haji reguler tahun 2011 adalah 02. menjaga agar jemaah haji dalam kondis sehat selama menunaikan ibadah haji sampai tiba kembali di Tanah Air. dan menguntungkan semua pihak.6%) jemaah haji risiko tinggi (Risti). ahli gizi. Tahun 2007. dan tenaga non-medis. Palestina. Kementerian Kesehatan telah mengkoordinasikan dan mendukung penanganan korban ledakan di rumah sakit. PENANGGULANGAN BENCANA DAN KRISIS KESEHATAN Dalam rangka menurunkan risiko kesehatan pada setiap kejadian yang menimbulkan atau berdampak pada krisis kesehatan. Disetujuinya penerapan Standard Material Transfer Agreement pada virus sharing. 15.

anti-dispepsiadan penambah volume ASI. telah terjadi peningkatan kualitas dan pemanfaatan program penelitian. hiperurisemia. Penelitian studi pra klinik antimyalgia. • Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) dan Atlas Vektor Pada tanggal 14 September 2011 telah diresmikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) di Salatiga. • Kemandirian Bahan Baku Obat a.85 Ha.183 orang. RS Wahidin-Makassar. Telah dilakukan pengembangan teknologi dan perkebunan Artemisia annuaseluas 2 Ha dengan melibatkan lintas sektor terkait. dan tahun 2011 berjumlah 16. RS Kanker Dharmais-Jakarta. RS Angkatan Laut Mintohardjo-Jakarta. disediakan 40 macam jenis obat dengan berat total 1. • Penelitian Biomolekular Hasil yang telah diperoleh dari penelitian biomolekularadalah pemetaan dan karakterisasi molekular virus influenza termasuk virus avian influenza H5N1. 2. Sejak dicanangkan pada tahun 2010.379 pasien. Riset dilakukan di seluruh Rumah Sakit Pemerintah sejumlah 684 Rumah Sakit. Pengembangan mutu dan jumlah sarana dan prasarana yang ada di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu dengan membangun laboratorium terpadu 3 lantai.148 dan laboratorium klinik mandiri pemerintah dan swasta sebanyak 888 laboratorium. Puskesmas sejumlah 9. sehingga dapat dipakai acuan untuk menentukan dosis jamu dengan uji klinik. dan penelitian kemandirian bahan baku obat. telah diterbitkan pula “Atlas Vektor Penyakit di Indonesia”. antihemoroid. Pada tahun 2010 sebanyak 63 dokter serta tahun 2011 sebanyak 60 dokter telah mengikuti diklat saintifikasi jamu. Diklat dokter saintifikasi jamu untuk menghasilkan dokter dengan kompetensi di bidang penelitian dan pelayanan jamu. RS Syaiful AnwarMalang. RS Dr. kegiatan yang dilakukan dalam mendukung saintifikasi jamu adalah: 1. dan pengembangan primer diagnostik molekular tuberkulosis metode Loopmediated isothermal amplification (LAMP). 17. Dari tahun ke tahun. 5. 4. SoetomoSurabaya. pemetaan kasus diare yang disebabkan rotavirus.994 pasien. tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengadakan 9 ambulans sehingga total ambulans berjumlah 44 buah. RS Suraji-Klaten. Pada tahun 2010 tercatat 5. Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan diantaranya.137 kunjungan dan rawat inap 173 kunjungan di sektor Mekkah dan Madinah. menunjukkan jumlah kunjungan rawat jalan adalah 3. dan hiperglikemia. penelitian dan pengembangan kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk lebih mengembangkan program penelitian dan pengembangan kesehatan. juga didirikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver). sehingga tersedianya bibit terstandar. Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) ditingkatkan jumlah tempat tidurnya dari 40 tempat tidur di tahun 2010 menjadi 70 tempat tidur tahun 2011. 3. RS Dr. antiosteoarthritis. Kunjungan rawat jalan di BPHI sebanyak 701 kunjungan dan jemaah haji yang rawat Inap di BPHI Mekkah. anti-kanker. 6. Sardjito-Yogyakarta. pemetaan dan karakterisasi molekular virus HIV dan AIDS di 8 provinsi. Pusat informasi ini didedikasikan dalam upaya penelitian penanggulangan dan pengendalian penyakit tular vektor dan reservoirpenyakit. sehingga dapat memberikan kontribusi mendasar. anti-hemorroid. 2 buah mobil bus mini coaster. Penelitian studi observasi klinik anti-obesitas. Luaran dari kegiatan ini adalah tercapainya kemandirian penyediaan bahan baku obat artemisinin. RS Pirngadi-Medan. RS Persahabatan-Jakarta. Pemanis Rendah Kalori dari Stevia Rebaudiana Stevia rebaudianamengandung zat pemanis rendah kalori. penelitian biomolekular. Untuk meningkatkan akses jemaah haji Indonesia pada pelayanan kesehatan di Arab Saudi. Klinik Saintifikasi Jamu HortusMedicus. Dari penelitian ini akan diperoleh apakah jamu tersebut dapat menimbulkan efek toksik pada hewan uji. Suharso-Solo. Selain itu. • Riset Fasilitas Kesehatan Tahun 2011 Riset Fasilitas Kesehatan merupakan salah satu riset kesehatan berskala nasional yang dimaksudkan untuk melakukan 56 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Artemisinin Sebagai Senyawa Anti Malaria Artemisia annuamengandung artemisinin yang berkhasiat sebagai antimalaria. dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi. hiperkolesterolemia.200 kg. • Saintifikasi Jamu Pada tahun 2011. strategis dan jangka panjang bagi keberhasilan pembangunan kesehatan. dan Jeddah adalah 2. Dalam kesempatan peresmian Duver. etalase tanaman obat dan kebun produksi seluas 15. saintifikasi jamu. aphrodisiakadan hepatoprotektor. Dengan studi tersebut akan diperoleh formula jamu yang terbukti aman dan berkhasiat sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. pemetaan dan karakterisasi molekular bakteri M.di Arab Saudi dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi atau di negara sekitarnya untuk membantu pelayanan logistik. klinik saintifikasi jamu berkembang sangat pesat dengan jumlah pasien yang meningkat signifikan. 7. Klinik jamu medik di 12 Rumah Sakit Pendidikan yaitu di RSU SanglahBali. dan RS Kandau-Manado. RS Dr. Kementerian Kesehatan telah melakukan dan mengembangkan database karakterisasi morfologi dan genetik Stevia rebaudiana. Selain pelaksanaan penelitian. kebun penelitian. Hasil sementara menunjukkan empat formula ini cukup baik untuk megobati empat jenis penyakit degeneratif. Madinah. Untuk pelayanan kesehatan jemaah haji tahun 2011. tuberculosis. pengukuran dan pengamatan data primer serta penelusuran data sekunder mengenai penyediaan fasilitas kesehatan dan kinerjanya. pemetaan dan karakterisasi molekular virus dengue. Penelitian yang difokuskan untuk mendukung keberhasilan pembangunan kesehatan pada tahun 2010-2011 antara lain adalah Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes). administrasi dan transportasi. asil evaluasi sampai dengan tanggal 11 Desember 2011. Satu bus mini coaster dapat mengangkut 2530 jemaah pada kegiatan Safari Wukuf.

menuju Universal Coverage dengan penambahan tempat tidur khususnya untuk kelas III. yaitu beban ganda penyakit. akurat. peningkatan status gizi masyarakat. Jawa Barat. Dalam kegiatan internasional ini. venues. dan bentuk pemerintahan dengan dua tingkat otonomi yang terdiri dari 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota. • Sail Wakatobi-Belitung Sail Wakatobi-Belitung adalah kegiatan kelautan internasional yang diikuti oleh para pecinta maritim dari seluruh dunia. Bersahabat. Empat prioritas utama kegiatan ini adalah peningkatan kesehatan ibu. masukan. • SEA Games SEA Games ke-26 tahun 2011 dilaksanakan di Jakarta dan Palembang tanggal 11–25 November 2011. sepertiperilaku hidup bersih dan sehat. bayi dan balita. Pelayanan kesehatan dipersiapkan mulai dari bandara.terutama penyakit tidak menular. Dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan jugadihadapi tantangan berupa masih adanya stigmatisasidan diskriminasi terhadap penderita penyakit tertentu di masyarakat dan perlunya ditingkatkan pemahamanmasyarakat tentang berbagai aspek kesehatan. Kementerian Kesehatan menyiapkan tim medis berjumlah 25 tim. efektif. Jawa Barat. bagi Kementerian Kesehatan. PONEK. Selain itu. peningkatan penggunaan teknologi informasi di berbagai aspek pelayanan kesehatan. pengendalian penyakit menular serta tidak menular dan penyehatan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. Perkembangan sosialpolitik. dan medical centreyang berada di provinsi DKI Jakarta. • ASEAN Paragames Dalam rangka mendukung kegiatan ASEAN Paragames di Surakarta tanggal 12-22 Desember 2011. Selama Pertinas SBH ini. pencegahan dan pengendalian penyakit. • Perkemahan Tingkat Nasional Saka Bhakti Husada (Pertinas SBH) Pertinas SBH ke IV tahun 2011 dilaksanakan tanggal 25 September-2 Oktober 2011 di Bumi Perkemahan Bongohulawa. Kementerian Kesehatan telah memanfaatkan kegiatan nasional dan internasional untuk memberikan pelayanan kesehatan bersama lintas sektor terkait. terdiri dari petugas medis dan paramedis sport injury. Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/ kota. saintifikasi jamu dan kemandirian bahan baku obat. • TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kementerian Kesehatan bermitra dengan TNI dalam kegiatan TMMD sejak tahun 1980. Ambulans siap siaga di 11 venues selama 17 hari. Seperti venue cabang olahraga Paralayang di Puncak. perencanaan pembangunan kesehatan paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). dengan tema “Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Siap Menjadi Kader Pembangunan yang Sehat.500 peserta dari seluruh Indonesia. serta sumber daya kesehatan yang masih terbatas. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 57 . Cerdas dan Berkualitas”. jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 230 juta jiwa tersebar tidak merata dengan budaya yang beraneka-ragam. lintas alam di Sentul. pelaksanaan manajemen birokrasi yang bersih. Selain itu. olahraga berkuda di Cinere. Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Kesehatan. serta kegiatan bakti sosial. diikuti oleh 1. Untuk menyikapi dan mengatasi berbagai tantanganyang dihadapi. Usul. Partisipasi Kementerian Kesehatan dalam acara ini berupa pelayanan kesehatan kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan rujukan. Kementerian Kesehatan membangun medical center/mini hospital. Provinsi Gorontalo. upaya penurunan angka kematian ibu dengan menambah pelayanan PONED. Dukungan dan kerja sama dari seluruhjajaran kesehatan dan jajaran lintas sektor di tingkat Pusatdan Daerah beserta seluruh lapisan masyarakat sangatdiharapkan bagi terwujudnya visi Masyarakat. hotel/wisma. letak Indonesia di wilayah yang rawan bencana. Berbagai terobosan telah dilakukan untukmeningkatkan akses masyarakat pada pelayanankesehatan yang bermutu. upaya perbaikan gizi terutama masalah stunting. Kementerian Kesehatan melakukan sejumlah kegiatan. pembangunan kesehatan masih menghadapi tantangan lain. Tantangan Pembangunan Kesehatan Tantangan dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Indonesia adalah wilayah Indonesia yang luas dengan 17 ribu pulau. suatu keadaan morbiditas dan mortalitas penyakit menular masih merupakan masalah dan pada saat yang bersamaan morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular mulai meningkat.18. dan Sumatera Selatan. dan kritik dari masyarakatsangat diperlukan Kementerian Kesehatan agar dapatmemberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagirakyat Indonesia. dan efisien. Jampersal. pada tahun 2012 Kementerian Kesehatanantara lain akan melakukan langkah-langkah upaya promotif dan preventif. serta open water swimming di Pulau Putri. Kementerian Kesehatan juga harus memberikan perhatianyang besar bagi terciptanya tata kelola kepemerintahanyang baik. Kepulauan Seribu. keterbukaan. dan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang bermutu merupakantantangan tersendiri penutup Pembangunan Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 telah berlangsung selama dua tahun. Kementerian Kesehatan memberikan dukungan dalam bentuk evakuasi cepat bagi atlet di venue yang lokasinya jauh dari keramaian. Masih ditemui kekurangandalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang harussegera diperbaiki. dan KB. partisipasi kementrian kesehatan pada kegiatan nasional dan internasional Guna mewujudkan akselerasi pembangunan kesehatan khususnya di kawasan kepulauan dan daerah terpencil.

58 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Fotografer: Anitasari dan ADM Tangkudung EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 59 .Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di Belantara Tropis Oleh: Hikmandari dan Udiani.

Sungai Kahayan tak ditinggalkan. dan jalwat serta buah-buah tropis menjadi santapan utama warga.564 km2. Jumlah penduduk : 2. Sukarno. Sejak itu roda alat berat terus bergerak: jalan. saluran air.089 km2 atau rata-rata 14. dan sarana kota lainnya bermunculan. seperti saluang. lais.000 orang telah berkumpul di Kampung Pahandut sejak subuh. listrik. Pada 2002. Transportasi air tetap bergantung pada surut pasangnya sungai sepanjang 250 km ini. Tepat pukul 10. Wajah penuh harap dan syukur itu menunggu kedatangan presiden mereka. ∞ 60 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kalteng mekar. orang nomor 1 ini meletakkan tiang pembangunan pertama ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. sanggang. Palangka Raya.7 jiwa/ km2. bersama rombongan menteri dan pejabat lain. tepat tanggal 17—angka istimewa bagi warga Kalimantan Tengah—sekitar 12. sementara ikan sungai. baung.Kalimantan Tengah dalam Angka Pertengahan Juli 1957. Berikut cuplikan data tentang sarana dan tenaga kesehatan serta beberapa indikator kesehatan masyarakat. Palangka Raya tumbuh.212. provinsi terluas ketiga di Indonesia ini berkembang dari 8 kabupaten menjadi 13 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 153. Meski demikian.

hidup Penemuan TB Paru 28% AKMalaria 10 per 1.000 kel.n Sarana kesehatan yang dimiliki: Rumah sakit: 17 unit Puskesmas : 178 unit (Rawat inap 115)Pustu: 985 Posyandu : 2304 n Tenaga kesehatan: Dokter 40 (ratio Kalteng: 18.9) Dokter spesialis 6 (3) Dokter gigi 10 (3.8) n Indikator kesehatan masyarakat: AKI: 228 per 100.6) Perawat 117 Bidan 100 (60) Gizi 22(11. hidup AKB: 30 per 1.000 penduduk Balita gizi buruk 4% Balita gizi kurang 13% EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 61 .000 kel.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Kecamatan Kahayan Hilir. ia pun terjun mengelola polindes itu dan menggerakkan warga di sekitarnya untuk menjadi kader yang siap bekerja. kepadatan penduduk Kalteng hanya 14 jiwa/km2. Hutapea.” tutur Lutfil Aman sembari mengingat perjalan yang ditempuhnya sehari semalam seluruhnya lewat sungai itu. mungkin kita sudah berhasil menjangkau jumlah yang ditetapkan. Namun. hanya ada satu saat ini. Provinsi ke17 ini hanya bisa dikalahkan oleh Provinsi Papua Barat dan Kalimantan Timur dalam hal luas wilayahnya. sebagaimana dituturkan oleh dokter ADM Tangkudung. pusat rujukan rabies untuk seluruh provinsi. yaitu puskesmas Bukit Hindu. Kes. tiba-tiba Anda lihat di dalam hutan sana ada satu keluarga yang belum terkunjungi. Salah satunya adalah adalah program PM2L. Kepala Puskesmas Bukit Hindu. Penduduk negeri ini kurang dari seperempat penduduk Jabotabek di siang hari. Demikian pula dengan minimnya infrastruktur. keluasaan itu tentu sebuah berkah.” tutur dokter Rian. ucapan itu masih relevan. kemudian beranak pinak hingga ke daerah-daerah jauh di pedalaman rimba. Namun. seorang bidan sekaligus kepala Poskesdes Mintin. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .. ketika Anda memutuskan untuk memutar haluan kapal hendak pulang. hanya daerah itu yang dianggap memiliki pembangkit listrik andal: bekerja selama 24 jam sehari. mencapai kesenangan bekerja di Palangka Raya. taman nasional. mantan gubernur sekaligus salah seorang pendiri Provinsi Kalimantan Tengah. walaupun itu berarti kami harus menempuh medan yang berbahaya. Tety Anggela. Di kabupaten lain. Kalimantan Tengah adalah daerah mahaluas dan kaya raya. bayangkan. “Untuk mengantarkan satu set dental kit ke Mendawai Kasongan. “Menurut target. 30 hari sebulan. baik yang di permukaan maupun di dalam bumi. Menurut dokter Rhizall M. M. akan menemukan lapangan bakti yang mulia sekali” (Tjilik Riwut) Bidan Tety Anggela (depan. Belum cukup. di sinilah hutan lindung. 7 hari seminggu. Ketika itu Lutfil menjadi pengelola proyek DHS (Decentralised Health Service) 2. apalagi di tingkat kecamatan. Sejalan dengan dr Rian. Bagaimanapun. dan hutan konservasi bekerja menyuplai gas kehidupan untuk dunia. Seluruh dunia berdecak kagum sekaligus berdebar cemas memandang rimba belantara yang menjadi paru-paru dunia di bumi Kalimantan Tengah. Itu pun sebagian terpusat di kota. kecuali Kabupaten Kapuas. dan 365 hari dalam setahun. Bila dirata-rata. agaknya juga tak berhitung berapa angka rupiah di koceknya. Buat kita yang berada di daerah-daerah berpenduduk padat. con amore. rata-rata pembangkit listrik masih menggunakan PLTD yang tidak bisa diandalkan untuk penyimpanan vaksin. yaitu sekitar 2.23 juta jiwa. Setidaknya itulah yang dialami oleh petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Letak penduduk yang terpencil dan medan yang teramat luas dan sulit memang merupakan hambatan utama para 62 petugas kesehatan. Kota Palangka Raya. dan sebagian lain tersebar mengikuti arus Sungai Kahayan yang membujur sejauh 250 kilometer.. Bukan hanya prakarsa pribadi. Ia mewakafkan sepetak tanah miliknya untuk digunakan sebagai polindes. gula tak selamanya mengundang semut..Mengayuh hingga “Barigas” “Mereka yang cinta karya. terutama bila menilik kondisi kesehatan di provinsi bungsu dari keempat provinsi di Kalimantan ini. ketiga dari kanan) bersama para kader di Polkesdes Mintin Hampir setengah abad sudah kata-kata di atas dilontarkan Tjilik Riwut. Antara kutuk dan berkah Dibanding daerah lain di Nusantara. berkah juga bisa menjadi kutuk untuk pihak lain. Kami hanya memberikan hak mereka atas kesehatan. termasuk listrik. Pasalnya. Tapi. saya perlu biaya untuk bahan bakar speedboat saja Rp3 juta lebih. dinas kesehatan dengan ditopang pemerintah daerah agaknya juga telah berupaya menyediakan layanan kesehatan yang layak. Mereka akan menemukan lapangan karya yang luas sekali. Apa yang mesti kita lakukan? Apa iya mereka akan kita tinggalkan karena toh target sudah terpenuhi?. panggilan Kadinkes Prov Kalteng di atas. angka bisa menjadi sesuatu yang relatif. Angka pun menjadi relatif Dalam kondisi semacam ini. atau program membangun dan memelihara desa yang mengikutsertakan semua pihak. Namun. Belum lagi berbicara tentang kekayaan alamnya.

Puskesmas Keliling Dalam satu tahun. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng) Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 63 . Kalteng Barigas sudah dicanangkan. merupakan suatu kebijakan (lihat: “Bukan Sekadar Melayani. Kalteng juga dinyatakan sebagai daerah endemi malaria di samping baru-baru ini juga berada dalam situasi KLB DBD. atau di atasnya. 17. termasuk hipertensi. Rendahnya persalinan oleh tenaga kesehatan berujung pada angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. Gubernur Teras Narang tak menyangkal buruknya kondisi kesehatan di wilayahnya. Kali ini bukan ke-17 Segala upaya tersebut sudah seharusnya dilakukan. kesehatan.Kes. Kalteng telah menyaksikan keberpihakan itu. akan diprioritaskan pembangunan beberapa desa di beberapa kabupaten.” Keyakinan itu memang beralasan bila melihat kondisi sarana prasarana di Kalteng. Dan beruntung. termasuk di bidang kesehatan. Dari hasil riset kesehatan dasar. Di samping itu ada pula usaha untuk menambah tenaga kesehatan dengan mendirikan sekolah kedokteran dan STIKES. muramnya wajah indikator dasar tersebut masih dibebani lagi dengan penyakit-penyakit tidak menular atau degeneratif . bukan pada angka istimewa yang kerap dikaitkan dengan provinsi ini. berkaca pada daerah lain dengan prasarana yang jauh lebih lengkap. Itu sebabnya Kalteng kini berjibaku untuk membangun infrastruktur. peringkat kesehatan Kalimantan Tengah saat ini berada pada peringkat 22. “Selain itu. M. ADM Tangkudung. ∞ dr. “Saya percaya pembangunan infrastruktur akan berdampak pada akses kesehatan yang lebih mudah. tapi Memihak”). masyarakat hendaknya mengutakan upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatannya. Mudah-mudahan kayuh itu tak lapuk hingga Kalteng Barigas.” tuturnya. Belum selesai di situ. Namun. bagaimanapun.

yang sudah menyatu dengan Desa Siaga. Tentunya pengendalian faktor risiko termasuk pengelolaan pertambangan dan perkebunan akan lebih dapat dilaksanakan dengan baik. namun perbaikan keadaan sudah mulai tampak. pengelola program Global Fund untuk Malaria. Selain soal kelambu. tak terlalu sulit menyadarkan masyarakat untuk berperan dalam penanggulangan malaria. daerah endemis malaria yang cukup tinggi. Selain yang didirikan oleh pemerintah. Posmaldes (Pos Malaria Desa) menjadi tumpuan di daerah yang sulit dijangkau. Ini memungkinkan pelayanan yang lebih terpadu dan lebih terjamin karena didukung oleh sumber daya yang lebih kuat. Lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Sejak itu pula target dan metode lebih ditajamkan. Bahkan. yayasan dan kelompok keagamaan. Jadi malah senang kalau sekarang diberi kelambu berinsektisida. dan hasilnya senantiasa dimonitor. Apalagi Gubernur Kalteng sudah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 19 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria di Provinsi Kalimantan Tengah. masyarakat menyukai pemakaian kelambu. “ada sebagian masyarakat yang percaya bahwa kelambu dapat menangkal ‘ilmu-ilmu’. Di Kalteng. Global Fund Penanganan malaria di Kalteng didukung oleh Global Fund sejak 2010. yang dinilai berhasil oleh tim monitoring Global Fund. yaitu Posmaldes Pangkalan Tiga. saat ini terdapat sekitar lima belas Polmades juga dididirikan dan dikelola dengan baik oleh LSM. peran kader dalam menjalankan aktivitas di Pos Malaria Desa (Posmaldes) juga signifikan. Menyelesaikan masalah malaria memerlukan kerjasama semua pihak. “Mereka juga membantu untuk skrining kasus di daerah pertambangan” ujar Rita. ∞ Rita Juliawaty (Koordinator GF Malaria) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .” Menurut Rita. 64 Di Kabupaten Kotawaringin Barat. tambahnya.Menangkal “Ilmu” dengan Kelambu Program penanggulangan malaria di banyak daerah terkadang menghadapi keengganan masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida. Meskipun jalan masih cukup panjang. Koordinasi penanganan semestinya semakin ke depan semakin baik. baik SDM maupun fasilitas lainnya. Padahal ini salah satu langkah penting dalam program yang lengkap. ada Posmaldes. Rita Juliawaty. mengatakan bahwa pada dasarnya penduduk memang sudah mempunyai kebiasaan memakai kelambu.

menerapkan keadilan dalam penyediaan pelayanan kesehatan adalah hal sulit di lapangan. Di negara maju seperti Kanada saja. Pemihakan yang nyata kepada daerah pedesaan dan daerah terpencil dari sisi anggaran saja masih sulit dilakukan. dan bukan omong kosong atau manisnya janji. yang terpekur di pojok nyaris tak terlihat. dan rata-rata penduduk pedesaan harus menempuh jarak lima kali lebih jauh dibanding penduduk perkotaan untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan. Di manapun di Indonesia. Laporan Kemenkes yang memperlihatkan tren peningkatan alokasi anggaran APBN untuk daerah cukup menggembirakan. meskipun upaya sudah makin besar dan nyata. kerabat. hanya 20% dari total anggaran kesehatan digunakan dr Rhizall M. bahkan di dunia. Pastilah lebih rumit. di daerah pedesaan hanya separuh dari perkotaan. apalagi menggapai kualitas pelaksanaan programnya. berarti satu langkah lebih dekat dengan tujuan. rasio dokter terhadap penduduk misalnya. Bagaimana mungkin memberikan potongan kue terbesar kepada seseorang yang tidak meminta. Hutapea (Ka Puskesmas Bukit Hindu) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 65 . yang hadir dengan baju necis dan senyum manis. atau sekitar 10 kilometer. Di Amerika Serikat pada 19992000 dilaporkan terjadi penutupan 228 rumah sakit di daerah pedesaan. komitmen. kebijakan. Tak sulit melihatnya dengan kasat mata. Rasanya tak perlu lagi mengulas tentang kesenjangan pelayanan kesehatan di desa dan kota.Bukan sekadar melayani. menunggu pembagian potongan kue legit anggaran. yang mencakup 2. Dalam banyak wawancara dengan media. teman. Harus diakui. Padahal Riset Kesehatan Dasar sangat teliti mengupas disparitas desa dan kota. Menteri peneliti ini selalu menjawab isu disparitas sebagai tantangan yang sangat sadar akan ia perjuangkan. Itu pula barangkali yang mendasari penyesuaian visi Kementerian Kesehatan dari Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat menjadi Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. namun belum cukup untuk melacak perbandingan alokasi perkotaan dan pedesaan.228 tempat tidur karena ketidak-mampuan daerah mempertahankan pelayanan. keberanian. disparitas masih menganga di banyak wilayah negeri tercinta. Di China pada tahun sembilan-puluhan. Kata terakhir itu adalah pernyataan verbal politik. tetapi memenuhi hak Membicarakan pelayanan kesehatan di daerah terpencil adalah membicarakan keberpihakan. sementara di depan mata. sahabat. “Satu langkah maju.” ujarnya tak gentar. Disparitas ini juga yang di era Menteri Endang sangat sering diangkat isunya. dan komitmen untuk mengurangi kesenjangan. Bahkan bisa jadi tentang berani ‘nyleneh’ dan sedikit gila.

perlu keberanian. Hukumnya berbunyi: “The availability of good medical care tends to vary inversely with the need for it in the population served. hitunghitungan perencanaan program di atas kalkulator akan kembali ke angka inefisien. yang maju maupun berkembang. di Indonesia sesungguhnya sudah lebih dari itu. baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Kalau tidak. Makin sulit. Angka semacam itu sudah tak mengagetkan lagi saking lazimnya berada di paparan statistik negara seantero dunia. bukan semata melayani. makin ditinggal. Kementerian Kesehatan menggulirkan lebih lima program untuk mendorong pelayanan dan pendekatan akses pelayanan kesehatan: program khusus pembangunan daerah terpencil.” ∞ 66 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . perbatasan dan kepulauan (DTPK). Dalam kalimat Hart: “…operates more completely where medical care is most exposed to market forces. untuk memenuhi hak kesehatan para penduduk di daerah terpencil. penyediaan sarana rumah sakit bergerak dan dokter terbang di daerah terpencil. Inverse Care Law Julian Tudor Hart. seorang dokter Inggeris. Jadi. serta skema pembiayaan bagi masyarakat tidak mampu melalui Jamkesmas serta pembiayaan persalinan melalui Jampersal. makin jauh. selain kemauan berpikir out of the box dan dukungan politik yang kuat. dari swasta maupun masyarakat. pada tahun 1971 mencetuskan hukum pelayanan terbalik atau inverse care law yang mendasari terbentuknya sistem pembiayaan kesehatan yang dikenal dengan National Health System (NHS) di negara Inggeris. and less so where such exposure is reduced.” Makin butuh. Inisiatif sudah banyak direalisasikan. Sumber daya kesehatan cenderung lebih melayani golongan yang sebetulnya lebih berdaya. (Wikipedia.untuk menopang kesehatan penduduk di pedesaan yang jumlahnya mencapai 70% dari seluruh populasi. Padahal. “ini masalah memenuhi hak setiap penduduk atas pelayanan kesehatan. Rural Health). yaitu masyarakat di perkotaan dan golongan ekonomi kuat. alokasi dana khusus untuk operasional Puskesmas melalui skema bantuan operasional kesehatan (BOK). Ryan Tangkudung. seperti kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. pendampingan khusus untuk meningkatkan kemampuan perencanaan kesehatan di daerah bermasalah kesehatan (DBK).” Jika di Inggeris kemudian lahir NHS.

Semakin beragam media yang digunakan tentunya beragam juga yang mendapatkan informasi tersebut. Keterbukaan informasi harus tersedianya empat unsur yaitu ketersediaan. Tujuan adanya Hari Hak untuk Tahu. 3. diberikan data 2008.2011 Kolasi 122 hlm. PLANTS MEDICINAL. . Kewajiban badan publik yaitu menyediakan. iklan. Juga sebagai penguatan dan kontrol kebijakan. Semakin sering informasi diminta. seperti daerah terpencil perbatasan dan kepulauan serta di daerah bermasalah kesehatan. baliho. MEDICINE HERBAL EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 67 . Berkaitan dengan UU no 14 tentang keterbukaan informasi publik. ilus. HERBS. Dengan pedoman ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas/pengelola program dalam memberikan pelayanan kesehatan tradisional ramuan yang bermutu di masyarakat. terutama di daerah yang sulit mendapat akses pelayanan kesehatan. Di antaranya dengan cara memanfaatkan pelayanan kesehatan konvensional. Dalam perkembangannya masyarakat mempunyai alternatif dalam memelihara kesehatan. Aksesibilitas yaitu apakah masyarakat dapat memperoleh informasi tersebut? dan untuk kebutuhan apa ? dan yang terakhir adalah kualitas apakah informasi yang disampaikan itu bermanfaat. . Ketersediaan berarti kita sebagai seorang humas harus terus mengisi informasi itu update-ting. semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula kita mengetahui segala sesuatunya. Siapa saja berhak mendapatkan informasi yang diinginkan. Dari segi pelayanan bagaimana pemberi informasi itu apakah sudah mempunyai SOP (Standar Operasional Presedur). Selama ini masyarakat diarahkan untuk memelihara kesehatan secara mandiri sebagaimana visi kesehatan “Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan”. tidak menyesatkan dan membangun sistem informasi dan dokumentasi serta membuat pertimbangan tertulis atas kebijakan yang diambil terkait pemenuhan hak atas informasi publik.KOLOM Keterbukaan Informasi Publik Salah satu tugas humas yaitu memberikan informasi. website. semakin besar peluang informasi di buka.. ∞ RESENSI Impresum Jakarta. 2. misalnya data yang diinginkan th 2010. tentu dalam hal ini kurang bermanfaat. Media-media dalam penyampaian informasi yaitu pamplet. Keterbukaan informasi publik bukan hanya memberikan informasi tetapi juga sebagai kontrol masyarakat terhadap badan publik. benar. pelayanan. memberikan . aksesibilitas dan kualitas. ight to know Day atau Hari Hak Untuk Tahu diperingati setiap tanggal 28 September. Subyek 1. baik untuk kepentingan pencegahan maupun pengobatan. dan menerbitkan informasi publik yang akurat. advetorial dan lainnya. untuk meningkatkn kesadaran global dari individu untuk mengakses infoemasi pemerintah dan juga untuk mempromosikan akses informasi yang mengacu pada Hak Asasi Manusia. Ditjen Bina Gizi dan KIA. khususnya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). Keterbukaan informasi dipengaruhi oleh tingkat aksesibilitas informasi yang tinggi. Kementerian Kesehatan RI. menerapkan gaya hidup kembali ke alam. Sama hal dengan informasi. 16 x 24 cm. TRADITIONAL MEDICINE. Pedoman pengelolaan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) merupakan revitalisasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang dijadikan acuan dalam pengembangan pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat setempat. Ada pepatah lama mengatakan membaca adalah jendela dunia. serta pilihan pelayanan kesehatan secara tradisional. Jangan tunggu banyak permintaan baru kita mencari informasi tetapi perbanyaklah informasi sehingga kapanpun di butuhkan informasi sudah siap disampaikan ∞ (Yn) Pedoman Pengelolaan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sehat adalah harapan setiap orang dan merupakan hak azasi setiap warga negara Indonesia. Tujuan diterbitkannya pedoman ini juga merupakan salah satu upaya dalam mempercepat pembangunan kesehatan. Diharapkan dengan keterbukaan informasi publik masyarakat berhak untuk tahu tentang informasi apasaja yang dapat menuju bangsa yang cerdas.

No HP : 08574737XXXX Eva Gustini. MPH. 08123660XXXX Rosnaniar. Kab. 10 Pemenang MediaKuis masing-masing akan mendapat hadiah t-shirt dari Mediakom. Kabupaten. Monika. UPTD Puskesmas Jambu Jl. kecamatan Trucuk. Kec. Soeprapto No. 021-887XXXX. S. mendapat dua penghargaan untuk kategori government. Jl. Swasta. NTT 87113. HP : 08131721XXXX Juarnengsih. Acara yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) itu mengadakan pemilihan “Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) dan Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2012”. 106 Samarinda Seberang. HP.Sos. The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Ajang InMA Award 2012 diikuti 67 entri majalah dari 19 lembaga kategori Lembaga Pemerintah. alamat. 4-9. HP. Kelurahan Bukit Merapin. Propinsi Jawa Barat 46252.52907421 Pos : Pusat Komunikasi Publik. Kode Pos : 17131. Dian Anggraeni (Konsultan PR). Ngawi – Cepu Km. dr Puskesmas Kampung Baka. Banjarnegara. Jakarta Selatan Jawaban diterima Redaksi paling lambat minggu keempat bulan Maret 2012. kode pos dan nomor telepon yang mudah dihubungi). dr Puskesmas Trucuk. Apt. MEDIA KUIS 1. Puyuh Raya No. Ibnu Hamad (Universitas Indonesia). PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXII OKTOBER 2011 Ana Ikhsan Hidayatulloh Kampung Urur Rt. 08133534XXXX PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXIII DESEMBER 2011 Lova Irgianty. Daniel Surya (DM IDHolland Singapura). Raya Km. Perguruan Tinggi. Mediakom. Telp. Rasuna Said Blok X5.IP Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. Jln. RT. HR. Kaltim Teguh Sulistyono. Jl. KR Sahid No. 02.A Rotinsulu . 246 Rt. provinsi. SKM Pustu Permunas Bukit Merapen. HP : 0899792XXXX. Jatim 62155.H. Apa yang dimaksud dengan Jampersal (Jaminan Persalinan)? 2. S. Semarang 50663 Sri Purwantiningsih Puskesmas Ngluwar. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur. Mediakom menerima penghargaan “Silver Winner” sebagai majalah dengan tampilan cover terbaik. 02.03 Desa Ngawi. 002/06 Kel. Prof. R.id Fax : 021 . 08574949XXXX Irfan Saepulloh RS Paru Dr. Kota Pangkalpinang. berlangsung di Ballroom Hotel Novita Jambi. Kec. Banjarnegara.Bukit Jarian No. mengatakan bahwa “Kata-kata memang masih sangat penting. Jl. Award diserahkan langsung oleh Dewan Pers kepada Pemred Mediakom. Kav. 08129222XXXX 68 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kuis ini tidak berlaku bagi Keluarga Besar Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI. dan Ricardo Indra (Telkomsel). M. 05 Rw. Medan Staria.Dr. No HP : 08131363XXXX Agus Sulistianto. Hp. No. yang ikut berpartisipasi pada acara ini. Pejuang. BUMN. BUMD. tapi grafis sudah lebih penting dan grafis bisa menggantikan fungsi kata-kata”. SKM Puskesmas Kalibening. Lamadukeleng. Nama pemenang akan diumumkan di Mediakom edisi XXXV April 2012. Kode Pos : 1713.. kota/kabupaten. Kec/Kab. Apa tujuan dari program Jampersal? 3. 022-203XXXX Ursula Uba Tupen RSUD Larantuka – Kab. Kota Bekasi. 002/06 Kel. Pejuang. Jl. 05 Rw.Mediakom raih Silver Winner Pada acara Hari Pers Nasional yang digelar oleh komunitas dan insan pers Indonesia di Jambi. masing-masing untuk cover Mediakom Edisi 31 bulan Agustus 2011 dengan cover Potret Anak Indonesia (membahas Hari Anak Nasional) dan Mediakom Edisi 33 bulan Desember dengan cover WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian) dan Reformasi Birokrasi. Dahlan Iskan. selaku Ketua Panitia. Hadiah pemenang akan dikirim melalui pos. Propinsi Jawa Tengah. 20. Ngawi Prop. 7 Februari 2012.Kes Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. Medan Staria. Amd. 20. Jampersal dapat diperoleh di mana saja? Kirimkan jawaban kuis dengan mencantumkan biodata lengkap (nama. Jawa Barat 40141.40 Bandung. Kota Bekasi. S.Kep Puskesmas Ngawi Purba. Flores Timur – NTT.22 Waingapu. Jln. Gedung Kemenkes Jl. Desa Pusakasari. Ndang Sutisna (Adwork Euro RSCG). Jatim 63251. Dewan Juri untuk InMA adalah Oscar Motuloh (Antara). 14 Ngluwer Magelang Jateng Evy Dhamayanti. Jl. Perusahaan Multi Nasional. 01. kabupaten Bojonegoro. InMA dan IPMA 2012 diadakan untuk memberikan apresiasi atas karya kreatif sampul muka majalah internal dan media cetak Indonesia terkait dengan isi majalah. Propinsi Bangka Belitung 33123.Si. Raya semarang Magelang Km 3 Jambu Kab. Kabupaten Ciamis. No HP : 08521055XXXX Dr. Jawaban dapat dikirim melalui: Email : kontak@depkes. RT.go. Indah Musyiatun Da. Sumba Timur.

berganti dengan makanan tak ada rasa. berarti gagal melakukan pengendalian diri. karena sulit untuk mengangkat. dan sulit. Ya. Mereka terpaksa berhenti merokok. Olahraga terus dijalaninya. Ia sudah bisa berjalan kaki normal seperti sedia kala. ia berusaha untuk sembuh dengan menjalani pola hidup sehat. di samping Karunia Tuhan. Makan sesuai kebutuhan. setelah stroke menyerangnya. sehingga berakhir dengan keputusasaan. Belum lagi biaya ikutan lain dengan kelumpuhannya. kemudian berakhir dengan kesehatan. Kaki harus diseret. juga karena pengaruh pengendalian diri yang kuat. Sebuah ungkapan betapa sulitnya mengendalikan diri. sebelum serangan jantung tersebut. Sebagai kontraktor yang selalu berfikir bagaimana mendapatkan uang. Tentu. Padahal. olahraga rutin bukan perkara mudah. menyelesaikan proyek dan urusan-urusan lain. akhirnya bertambah parah penyakitnya. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 69 . sulit. mereka tetap merokok. Seperti tak ada bekas terkena serangan stroke. menghindari makanan berlemak. “Biarlah sakit. biaya pengobatan dan hilangnya waktu produktif terbuang percuma. Semua bergantung pada kekuatan. di kala berbincang dengan keluarga maupun tetangga. kebugaran. tekad. telah abai terhadap pola hidup sehat. mengapa pengendalian diri itu terjadi setelah serangan stroke? Bukankah pengendalian diri akan lebih baik sebelum terserang sakit? Itulah manusia. Ia berguman. Bukankah kita sering melihat orang yang merasa kesulitan untuk berhenti merokok? Terkadang berhenti merokok. dan bugar. Siagian berolahraga dengan berjalan kaki. Untung. mengendalikan diri itu susah. membayar hutang. pola hidup tidak sehat. Tampak sehat. “Aku harus sanggup melawan kesukaan makanan berselera tinggi. Hanya sayang. mengapa tidak olahraga sejak dulu. Keberhasilan Siagian sembuh kembali. Ia mampu mengendalikan diri dengan baik. lebih sulit bila tidak melakukan pengendalian diri. Begitu sembuh mulai merokok lagi dengan berbagai alasan yang menyertai. ketika masuk ICU rumah sakit. Sesulit-sulitnya upaya pengendalian diri. kemudian kumat lagi dan begitu seterusnya. Separo tubuhnya lumpuh. bahkan sulit. Kini. pria maco dan perlente ini. Tuhan masih sayang. Apalagi selama ini. serangan stroke telah terjadi. sering kali baru sadar setelah pukulan berat menerpa. membawa kendaraan sendiri. untuk sembuh kembali. Siagian tak lagi menyeret kaki atau pincang. olahraga merupakan kegiatan yang sama sekali alfa dari kehidupannya. Hidup ini bukan paksaan. sebuah ungkapan penyesalan yang tak berguna lagi. tapi harus ku jalani. ada kesempatan untuk memperbaiki diri. Di sinilah sebenarnya ujian pengendalian diri. Apalagi kesenangan yang sudah menjadi hobi. etelah serangan. Menyelusuri gang demi gang. Maka. di lingkungan rumahnya. kata kuncinya pengendalian diri untuk menempuh pola hidup sehat. Ia tersadar.LENTERA Pengendalian Diri Oleh: Prawito Siagian (45). sebelum ajal tiba. walau masih pincang. olahraga teratur. Sungguh terasa berat. dan penyakit bertambah parah. Kegagalan seperti ini yang sering menyebabkan orang menjadi putus asa. dan kesungguhan untuk hidup menjadi lebih sehat dan lebih baik. Belajar dari kisah Siagian. jalan tak lagi dipapah. gerimis. seperti harus menggunakan sopir. Tak peduli. Sebab. menambah pembantu. dan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. tapi pilihan. Dan ia pun melakukan perubahan pola hidup yang paling drastis. sebelum serangan jantung terjadi ?. mengapa hidup harus mengekang kesenangan?” ujar Muis perokok yang gagal berhenti. dan hilangnya interaksi sosial. bibirnya menyon. Bila demikian. walau harus berlatih jalan dengan dipapah. terpaksa terbaring lemah di rumah sakit selama 15 hari. Tak ada keluhan yang keluar dari mulutnya. yang penting senang. dan semua aktivitas kebutuhan dirinya memerlukan bantuan orang lain. terkadang sendiri. Apakah kita akan sukses atau gagal. Ia tetap berolahraga. Setiap pagi. Ia terkena serangan jantung yang tak diduga sebelumnya.” ujar Siagian lirih. Seperti diakui Siagian. silahkan memilih. hujan atau bercuaca cerah. Memang tidak mudah. Seiring berjalannya waktu. berganti dengan serba rebus dan olahraga secara teratur. pengendalian diri. Apa yang disampaikan Siagian. Akhirnya. Terkadang ditemani istri tercinta. Memang. segar. menggaji karyawan. yakni berhenti merokok. tentu terasa lebih berat ditinggalkan. Karena banyak kesenangan yang harus dikurangi bahkan ditinggalkan.

Pertama.. selalu berserah diri kepada-Nya. Ada harga ada rupa. di Bandara SukarnoHatta Jakarta. Harta. pelayanan jauh lebih baik dibanding kelas ekonomi pada umumnya. Nyaris pelayanan selama penerbangan. Dari dua kisah “entah mengapa” di atas. dan bermohon kepada yang tak pernah berakhir. tak masalah. maupun kejadian yang tidak menyenangkan. Luar biasa. sama-sama tidak mendengar pengumuman petugas yang mempersilahkan penumpang naik pesawat tujuan Yogyakarta. Karena pada suatu saat titipan akan kembali kepada sang pemilik sesungguhnya. tua atau muda. walau membayar dengan harga ekonomi. hamba meminta pertolongan.. umumnya berusaha dan berdoa. Sekalipun berbagai prestasi disandangnya. pikiran. Sekurangnya ada 10 kali pelayanan pramugari kepada penumpang. Baik kejadian yang menyenangkan yang ingin terus berulang dengan banyak versi. sambil berkata hayo lho. Wah mahal banget. pilihan bacaan koran.. Bandingkan dengan kelas ekonomi. karena kelas ekonomi penuh. dan seluruh pontensi yang ada. 30 menit sebelum keberangkatan. dalam hati berbisik. langsung mendapat pilihan minuman dingin. yakni: setelah mempersilahkan duduk. dan perkiraan. Yah. karena tempat duduk di kelas ekonomi sudah diborong rombongan lain. Setelah menemui petugas. sabar dan bila mendapat kemudahan dan prestasi. Kejadian “entah mengapa” itu. Kami bertiga hanya tertawa. penawaran minum teh atau kopi. maka satu penumpang harus naik kelas bisnis dengan tambahan biaya dua kali lipat kelas ekonomi. saya ternyata diminta pindah ke kelas bisnis.!. Kami hanya mendengar pengumuman keberangkatan tujuan Solo dan Makasar. ada apa? Sementara teman-teman yang lain bersorak-sorak. akhir Desember 2011. Manusia hanya mendapat titipan sementara. serta kisah lain yang berbeda. Ternyata. segunung harta. paket kue. baik suka maupun duka.! Tentu. “buktinya bisa”. Bila menemui kesulitan. sebagai bukti atas kelemahan dan sekaligus ketidakberdayaan mengantisipasi kejadian sebelumnya. orang yang sadar akan kelemahan diri akan menjadi lebih waspada. ∞ engalaman baru naik pesawat kelas bisnis. saya bersyukur dan senang sekali mendapat pelayanan prima. Mereka tetap menyandarkan berbagai prestasi dan kelebihan merupakan milik-Nya. termasuk saya. NTB. Setelah semua penumpang naik. kami harus naik pesawat berikutnya. Sementara kelas bisnis satu pramugari melayani tiga penumpang. Singkat cerita. selain Yang Maha Kuasa. Kembali Oleh: Prawito Penyajian makanan dan minuman oleh pramugari satu paket langsung selesai. Setelah berikhtiar dengan sekuat tenaga. Entah mengapa. kami bertiga yang akan terbang menggunakan pesawat Garuda. ia tak merasa hebat dan besar kepala. buah-buahan.. Tentu saya tidak banyak protes karena dipindahkan ke tempat yang lebih baik. kelas ekonomi penuh dan kelas bisnis hanya bertiga. ia akan tetap kokoh menghadapi. tak serta merta membusungkan dada. Ketiga. Dengan demikian. berlindung. kemampuan. karena hanya 3 pramugari melayani ratusan penumpang. terbayang pelayanan kelas bisnis sebelumnya.. Maka. 70 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . kepada-Nya ia kembali dan berserah diri. Betapapun hebatnya manusia. satu paket layanan borongan. menjadi lebih kuat. Mbak Yuni. akan segera berakhir seiring dengan berjalannya waktu. handuk penutup meja. Baik di kala senang atau sedih. bermental baja. dengan segudang ilmu pengetahuan. Untuk kasus terakhir. Nah. ternyata penerbangan tujuan Yogya sudah berangkat. air putih dan penawaran tambah minum yang diinginkan. Kesadaran ini akan membentuk pribadi yang rendah hati.Entah mengapa. dan tahan dengan berbagai tekanan dan ujian? Sekurang-kurangnya ada tiga unsur yang harus terus melekat dan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari. selalu bersandar kepada-Nya. Ternyata.. pelayanan prima memang mahal. dan setumpuk kekuasaan. merasa lemah di hadapan Yang Maha Kuasa. bagaimana mempersiapkan diri. ia tetap saja lemah dihadapan Yang Maha Kuasa. Kedua. agar tak terulang kembali. jabatan. terbang besama Garuda menuju Jakarta. dan berbagai bentuk kemuliaan. Ia sadar banyak kejadian di luar kemauan. Seluruh pelayanan itu disajikan bertahap satu per satu. teman yang bertugas ke Kalimantan berkomentar. Temanteman menyepakati saya yang naik di kelas bisnis. tetap. sukses atau terpuruk. Ia juga akan memiliki kesiapan mental menghadapi berbagai kemungkinan kejadian. kemudia ia berdoa: “Kabulkan semua harapan dan cita-cita hamba. pilihan bacaan majalah. kaya atau miskin. penerbangan kali ini nggak jauh beda dengan kelas ekonomi. telah menjadi catatan sejarah kehidupan seseorang. ia sangat yakin tak ada sandaran yang lebih tahu dan lebih kuat. “ Kok bisa ya”. apapun kejadiannya. di ruang tunggu Bandara Lombok.. kemewahan. KepadaMu hamba berlindung. Setelah minta penjelasan petugas. Padahal kami sudah berada di ruang tunggu. Namun. awal Desember 2011. ia bersandar.hayo lho. Sebab.. Hati pun bertanya-tanya. secara tiba-tiba saya mendapat panggilan untuk menemui petugas di pintu masuk pesawat. dan berserah diri”. bersamaan dengan tujuan Solo beberapa saat yang lalu. Setidaknya. handuk hangat pembasuh muka.

Pertimbangkan tujuan berhutang. bahkan pailit. khususnya Yunani. gara-gara terbelit hutang dengan “kartu kredit” suatu bank swasta tertentu. Diantaranya. harus menjadi ‘ibu baru’ bagi Anna. Juga pertimbangkan cara pengembaliannya. Tapi. Di Athena. bagi kalangan tertentu. harus berhatihati bila terpaksa berhutang. Pola hidup seperti ini yang menyebabkan orang akan berhutang dan akhirnya terlilit hutang. Sebab hutang yang tak terkendali. Gaji habis untuk membayar cicilan kartu kredit. Hutang. Bahkan. hanya berbekal sepucuk surat bertuliskan “ Saya tak akan menjemput Anna lagi hari ini. Mengapa tiba-tiba menjadi krisis ekonomi ? Hutang. Kemudian menjual peralatan berharga yang ada untuk membayar separo hutang kartu kredit tersebut. kartu kredit. apakah hutang yang dilakukan itu benar-benar perlu ? Jika tidak perlu. batalkan saja. Sehingga. malas dan lemah. memang tidak dilarang. sangat mudah untuk berhutang. sudah berkeinginan kuat untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting. Baik untuk ukuran pribadi maupun institusi. bahkan pernah berada di posisi 25 negara dengan pendapatan perkapita tertinggi versi IMF tahun 2009. yang jatuh tempo pada Maret 2012. Sehingga dapat hidup dengan optimalisasi modal yang tersedia untuk mengawali kesuksesan. tega meninggalkan Natasha. banyak ibu-ibu meninggalkan anak-anaknya di panti asuhan. Secara konvensional maupun elektronik. Artinya. terlilit hutang dan penindasan orang dzalim. bukan pelit akan mengawali sikap menjadi orang kaya. walau banyak kemudahan untuk berhutang. Tolong jaga Dia baik-baik. harus menjauhkan bentuk kemubaziran atau berlebihan. glamor dan berbiaya mahal. dibayar dengan menggunakan sebagian gaji bulanan yang diterima. ternyata bukan hanya mampu mengembalikan. menjadi pilihan agar tidak terlilit hutang. tetap saja “gatot” gagal total. bocah dua tahun di rumah panti asuhan Antonius begitu saja. mungkin banyak yang mampu. Walau.Untuk Apa Hutang ? Oleh: Prawito Anak-anak Yunani terlantar. Maaf”. sebaiknya urungkan saja. tanpa hutang. lumpuh total perekonomiannya. “Hutang berkurang dan berniat tak akan berhutang lagi”. penting atau tidak. Bila hanya untuk konsumtif. bahkan sudah menjadi perilaku hidup sehari-hari dalam pergaulan bermasyarakat. Itulah mengapa. begitu peribahasa lama yang dipahami banyak orang itu benar adanya. Bukan zamannya lagi hidup bermahzab “ yang penting nyohor. Hutang. Diperkirakan. juga dapat menjadi solusi atas permasalahan keuangan bagi individu. ada baiknya melakukan penguatan sikap hidup sembari berdoa bebas lilitan hutang. Selain berikhtiar agar tidak terlilit hutang. Apalagi tidak punya uang. walau tekor”. Setelah berdiskusi. walau mempunyai uang. akan menggulung seluruh harta yang ada. Ery. Hidup berpenampilan wah. Bila hanya mampu. Yunani pernah makmur. kata Ery semangat. beberapa temannya menyarankan agar kartu kredit digunting saja. akibat dampak krisis ekonomi yang menghebat di Eropa. hidup hemat. ada baiknya hidup hemat dan bersahaja. Jadi agar tidak terlilit hutang. Mulai dari urusan bisnis dan sosial. Pengeluaran hanya akan dilakukan bila benar-benar diperlukan. berusia empat tahun yang ditinggal ibunya. kegetiran itu masih akan terus berlangsung. Bahkan seorang ibu. karena tumpukan hutang negara diluar batas kemampuan membayar. Sehingga mencerminkan pola hidup sederhana. Padahal. 45 tahun. Hemat pangkal kaya. seorang guru TK. Belajar dari dua kasus di atas. Setelah uang habis. artinya: Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih dan gelisah. mempertahankan perputaran uang keluarga secara sehat. Sisanya. Sebab hemat. perusahaan maupun negara. pengecut dan pelit. Mampukah mengembalikan dengan baik ? Persoalannya. rela berhutang untuk sebuah penampilan. karena tidak mampu merawatnya. Tak ada uang. Ia akan menggunakan uang secara cermat. keluarga. erita getir dan pilu itu. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 71 . Ia gunakan kembali kartu kredit untuk membeli kebutuhan pokok. hutang tanpa anggunan. sudah sangat lazim dilakukan dalam urusan perbankan. Dalam hitungan bulan. bisnis multi level marketing terkemuka dengan gaji rata-rata 13 juta/ bulan. Ia sudah mulai bernapas lega.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful