MEDIAKOM

Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

Mediakom Raih Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di BelantaraTropis

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012

ISSN 1978-3523

Jampersal Turunkan Kematian

Ibu dan Anak

www.sehatnegeriku.com

ETALASE

Lorong Jampersal
drg. Murti Utami, MPH
ampersal. Program Kemenkes untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), sehingga  dapat mempercepat capaian taget  Millenium Development Goals (MDGs). Jampersal menjamin  pembiayaan pemeriksaaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas, termasuk pelayanan KB pasca persalinan. Memang, sebagai program baru, masih perlu penyempurnaan, tapi masyarakat sudah sangat merasakan manfaatnya. Terbukti, rumah sakit daerah dan pusat penuh rujukan Jampersal. Apalagi, rumah sakit tidak boleh menolak, wajar sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk pelayanan Jampersal, sering disebut ‘lorong Jampersal’.  Bila kelak sistem rujukan sudah berjalan dengan baik, Insya Allah peserta Jampersal akan mendapat pelayanan yang lebih baik. Tak ada lagi lorong Jampersal. Nah, bagaimana pelaksanaan Jampersal dan apa saja masukan sebagai penyempurnaan untuk masa yang  akan datang, kami angkat dalam rubrik Media  Utama. Selain itu, bagaimana Kinerja  Kemenkes tahun 2011, sebagai upaya  mewujudkan Masyarakat  Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan, kami angkat dalam rubrik Laporan Khusus. Mediakom juga mengetengahkan berbagai informasi penting dalam kemasan ringan yang mudah dicerna, termasuk wawancara eksklusif dengan  Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, dalam rubrik Potret. Masih ada tema lain, di antaranya  Rumah Sakit Tambah Kapasitas Ruang Kelas 3, Anugerah Parahita Ekapraya untuk Menkes, dan  Liputan khas dari daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah dengan adonan renyah  dan enak dibaca. Rasa gembira atas penghargaan Cover  Mediakom edisi 31 dan 33 berupa Silver Winner The Best Government Inhouse Magazine InMA 2012 pada  ajang bergengsi yang diadakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) dalam rangkaian Hari Pers Nasional di Jambi awal Februari. Adapun  kriteria yang dipertandingkan  berupa  karya kreatif sampul muka majalah (cover). Rasa gembira tersebut mendorong kami untuk menjadikan majalah ini lebih baik lagi dengan melakukan perbaikan tata letak dan perwajahan cover Mediakom untuk 7 edisi 2012. Yang jelas, prestasi ini terus memacu kreativitas  penulis, redaksi,  maupun desainer untuk mendapat gold pada tahun depan. Insya Allah.  Tak lupa  kami mengucapkan berterima kasih kepada para pembaca yang terus memberi masukan untuk perubahan yang lebih baik, bahkan telah mengapresiasi dengan predikat sangat menarik dan menarik pada survei  internal Mediakom akhir 2011 yang lalu. Selamat menikmati. ∞ Redaksi

MEDIAKOM
Kementerian Kesehatan RI Info Sehat untuk Semua

PENANGGUNG JAWAB: drg. Murti Utami, MPH, I REDAKTUR: Dra. Hikmandari A, M.Ed, Dyah Yuniar Setiawati, SKM, MPS I EDITOR/PENYUNTING Mulyadi, SKM, M.Kes, Busroni S.IP, Prawito, SKM, MM, M.Rijadi, SKM, MSc.PH, Mety Setyowati, SKM, Aji Muhawarman, ST, Resti Kiantini, SKM, M.Kes I DESAIN GRAFIS dan FOTOGRAFER: Drg. Anitasari S.M, Dewi Indah Sari, SE, MM, Giri Inayah, S.Sos, Sumardiono, SE, Sri Wahyuni, S.Sos, MM, Wayang Mas Jendra, S.Sn, Lu’ay, S.Sos, Dodi Sukmana, S.I.Kom I SEKRETARIAT: Waspodo Purwanto, Endang Retnowaty, drg. Ria Purwanti, M.Kes, Dwi Handriyani, S.Sos, Dessyana Fa’as, SE, Sekar Indrawati, S.Sos, Awallokita Mayangsari, SKM, Delta Fitriana, SE, Iriyadi, Zahrudin. I ALAMAT REDAKSI: Pusat Komunikasi Publik, Gedung Kementerian Kesehatan RI Blok A, Ruang 109, JL. HR. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Jakarta 12950 I TELEPON: 021-5201590; 021-52907416-9 I FAKS: 021-5223002; 021-52960661 I EMAIL: info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id I CALL CENTER: 021-500567
REDAKSI MENERIMA NASKAH DARI PEMBACA, DAPAT DIKIRIM KE ALAMAT EMAIL kontak@depkes.go.id

SUSUNAN REDAKSI

Membuat Iklan Kesehatan yang Sehat dan Tidak Menyesatkan Melongok Pelayanan Kesehatan di Kaltim, Kurangnya Tenaga Kesehatan di Daerah Perbatasan

Kinerja Kemenkes 2011 Kembangkan Kreativitas si Kecil

Jampersal
ISSN 1978-3523

Turunkan Kematian

Ibu dan Anak
3

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL 07 Setelah Sehat Pasti Cantik Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Ekapraya 4 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 16 34 Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 10 Laporan Khusus KINERJA DUA TAHUN KEMENKES 44 .

M. Mm: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal Di Jawa Barat Prawito: Nasionalisme Jampersal? Liputan Daerah 15 16 18 20 22 24 26 28 30 58 Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat Di Belantara Tropis Info 68 Mediakom Raih Silver Winer The Best Government Inhouse Magazine Inma 2011 Media Kuis Lentera 69 70 71 Pengendalian Diri Kembali Untuk Apa Hutang? EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 5 .DAFTAR ISI Info Sehat 4 Trik Tetap Oke Selama Bekerja Merawat Kesehatan Kulit Dengan Buah Setelah Sehat Pasti Cantik Kembangkan Kreativitas Si Kecil Ragam 6 7 31 Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun 32 8 34 9 10 10 11 12 14 42 67 38 32 Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Daerah Potret Pelayanan Kesehatan Di Kaltim Stop Press Gerakan Pramuka Mitra Untuk Membangun Bidang Kesehatan Kemenkes Usung 10 Program Prioritas Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Anugerah Pahita Eka Praya Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III Wamenkes Resmikan Desa Stop Bab Sembarangan Jabar Terapkan Ktp Berasuransi Potret Menkes Dr Endang Rahayu Sedyaningsih. Maya Sintowati Pandji. Ph: Kita Harus Bekerja Dengan Bersih Kolom Menuju Iklan Kesehatan Yang Sehat Dan Tidak Menyesatkan Keterbukaan Informasi Publik Media Utama Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Menelisik Pelayanan Jampersal Jampersal Di Mata Tenaga Bidan Bersalin Di Puskesmas Mergangsang Rsud Bantul Menyambut Program Jampersal Dr.Kes: Jampersal Baiknya Dibatasi Drg. Mph. Dr. Sarminto.

Cari pula waktu yang tepat untuk bisa berolahraga di waktu senggang jam kantor. seperti pagi. Carilah lokasi latihan gym terdekat dengan kantor Anda. stres juga bisa menyebabkan keletihan fisik. Apalagi ditambah dengan jarangnya melakukan olahraga. Simpan Cemilan Sehat Jaga energi Anda agar tetap fit selama jam bekerja. Jauhi Meja Kerja Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa terusmenerus berada di meja Anda tidak hanya menyebabkan stress. Dengan begitu. tetapi juga berakibat kepada kematian. perhatian pun tetap fokus sehingga tidak melirik ke cemilan yang tidak sehat yang ada di sekitar kantor Anda. siang. Kondisi ini tentunya kurang bagus bagi kesehatan. Misal. Selain mempengaruhi produktivitas Anda. Maka cobalah untuk bersikap tenang dan lawan stres tersebut. Hindari Stres Stres bisa berasal dari mana saja. makan --termasuk cemilan-. Stres pun bisa menyambangi ketika pekerjaan tengah menumpuk dan harus segera dituntaskan. Ada baiknya bila kebiasaan yang kurang baik tersebut di atas ditinggalkan sehingga tidak menganggu kesehatan yang pada akhirnya tidak menutup kemungkinan justru akan menganggu aktivitas dalam bekerja.dan merokok menjadi pelarian. atau sore hari. Namun jika ingin tetap ngemil.info sehat Trik Tetap Oke Selama Bekerja Bagaimana Anda melakukan aktivitas di kantor? Iya. ∞ 6 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Anda mendapat tekanan dari atasan atau kesibukan saat rapat. Usahakan untuk beranjak sebentar dari meja kerja. simpan cemilan sehat dengan banyak kandungan protein dan karbohidrat. duduk di kursi dan mata tak lepas dari layar komputer. Di bawah ini ada beberapa tips agar kita bisa melakukan aktivitas bekerja sebagai kegiatan yang menyehatkan: Berolahraga Berolahraga merupakan salah satu cara untuk membuat tubuh lebih santai dan tidak stres. baik itu hanya untuk sekadar berolahraga ringan atau berjalan-jalan berkeliling kantor. Bila sudah begitu. merupakan potret aktivitas seharihari di kantor.

Keduanya akan berjalan seiring sejalan. perawatan secara menyeluruh terhadap tubuh juga perlu dilakukan. sabar dan tawakal. Berikut ini. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit. Berikut tips sehat nan cantik: Makanan Sehat Untuk mengawali gaya hidup sehat. Merawat Tubuh Tak hanya berolahraga. Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah. dan kalium. madu. Apel Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. Dampak stres sangat buruk bagi kesehatan. Bila saat ini. akan berpengaruh pada penampilan juga. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit Anda. awali dengan memilih mengkonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak porsi sayur dan buah. ∞ Penampilan bagi sebagian besar perempuan adalah harga mati. Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. Berpikir Positif Hal lain yang perlu di atasi adalah stres. selain perawatan tubuh. namun tak sehat. kurang tidur mengakibatkan kondisi melemah dan tidak fit. Hindari stres dengan berpikir positif. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. B. mengurangi makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. Olahraga Gaya hidup sehat tak bisa lepas dari olahraga. baik untuk kesehatan kulit. ∞ 7 Pasti EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Pepaya Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain. Artinya. Anda tengah bertransformasi untuk mengubah penampilan Anda agar terlihat oke. “Apa yang kamu makan menentukan kesehatanmu “. perbanyaklah olahraga seperti jalan. Lebih dari itu. banyak minum air putih. ada baiknya Anda lebih dahulu benahi gaya hidup dengan cara hidup sehat.Setelah Sehat Cantik Merawat Kesehatan Kulit dengan Buah Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya. magnesium. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. Pisang kaya akan vitamin A. dan olah raga bisa di kursi saat di bekerja Tidak ada alasan untuk tidak berolahraga mengingat olahraga bisa dilakukan di mana saja. Meski cantik. Lemon Lemon  mengandung vitamin C. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti penuaan. Makan buah atau minum segelas jus setiap hari bisa membuat kita tetap sehat. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. Maka. Seperti apel. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat. Kulit pisang juga bisa memberikan efek terhadap kesehatan kulit. Untuk itu. buah juga bagus bagi kesehatan kulit. Prinsipnya sederhana. Apa hubungannya? Kaum hawa harus paham bahwa kecantikan dan kesehatan adalah satu paket. di sela-sela bekerja usahakan banyak berjalan. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah. Cek Kesehatan Secara Rutin Ada baiknya. Anda juga bisa melakukan pengecekan kesehatan. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap. Hal ini bisa dilakukan di rumah atau mendatangi tempat-tempat yang sudah dijamin kredibilitasnya. Campuran apel tumbuk. tampil menarik menjadi keharusan. beberapa jenis buah yang baik bagi kesehatan kulit: Pisang Pisang merupakan sumber zat besi. agendakan secara rutin setiap enam bulan sekali untuk melakukan general check up. jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit. Dengan begitu Anda akan cantik luar dalam. Mangga Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. Jeruk Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit. Segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya.

Sebagai orangtua.info sehat memahami keunikan setiap anak. Kegiatan bereskperimen juga bisa dilakukan di rumah. hingga apa yang mereka rasakan. orangtua berkewajiban untuk mengetahui. Menjadi kewajiban orangtua untuk memfasilitasi dan mengembangkan kreativitas si kecil. Kreativitas Multidimensi Wujud kreativitas si kecil bisa saja berbeda-beda. setiap anak adalah unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya. sebagai individu sama halnya dengan orang dewasa. mereka selalu ingin tahu segala sesuatu yang bersifat baru mulai dari apa yang mereka lihat. Anak Adalah Unik Seringkali orangtua membandingkan si kecil dengan anak lain. Untuk itu. rasa ingin tahu. ia mendapatkan hal baru yang ia sukai. Contoh. resiko. Di sinilah. Contoh: si kecil mendapat cara-cara cepat dalam menyelesaikan pelajaran matematika. biarkan si kecil berfikir tentang hobi barunya itu. Padahal dalam proses justru akan terlihat jelas bagaimana mereka memecahkan masalah. dengar. seperti membuat baling-baling bamboo. sebaiknya orangtua juga memberikan perhatikan kepada proses dengan perspektif si kecil. detail oriented. dan bahan-bahan agar si kecil semakin kreatif. Hal ini bukan pekerjaan yang sulit mengingat kemampuan-kemampuan yang menonjol dari si kecil akan terlihat dengan sendirinya secara jelas. dan orisinalitas ide. dan setiap anak memiliki dimensi kreatifnya sendiri-sendiri. jika kreativitas tersebut tidak ia sukai dan tidak ada sedikitpun perhatiannya. serta keuntungannya. ia akan memamerkan hal tersebut kepada orangtuanya. ketapel. Sering mengajak anak ke tempat yang menimbulkan kreativitas adalah kegiatan positif. Berikut adalah halhal yang perlu dipahami orangtua dalam memfasilitasi sekaligus mendorong kemampuan yang dimiliki si kecil sehingga kreativitas si kecil terus berkembang: Tidak Menuntut Keinginan Sosok orangtua yang baik bukanlah yang menuntut segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. lancar berpikir. Dari sisi anak pun. Misalnya dengan ikut melakukan aktivitas bersama anak dan memperkenalkan hal baru serta gagasan-gagasan yang berhubungan dengan aktifitas tersebut. kemudahan. tempat. mengenal. hal ini tidak akan berhasil mengingat adanya ketidakcocokan minat. Lebih dari itu. kreativitas itu mulitidimensional. Untuk itu. Sebaliknya. dengan dipaksapun akan sulit dikembangkan. tempat pencil dari bahan-bahan bekas pakai. Sebaliknya ia tidak akan melakukan hal serupa ketika mendapatkan pelajaran seni tari yang tidak ia sukai. sikap bijak orang tua diperlukan untuk 8 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dan menikmati keberhasilan. Memberi Contoh Kita harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap apa yang tengah dikerjakan oleh anak-anak kita. orangtua harus dapat memotivasi sekaligus mensugesti bahwa si kecil mampu melakukan kegiatan yang terkait minatnya. Kesempatan tersebut dapat digunakan untuk memberitahu cara yang baik untuk melakukan aktivitas tersebut. harus dapat menerima kelebihan dan kekurangan si kecil. Sebagaimana diketahui ciri anak kreatif adalah spontan. tidak suka dibandingkan dengan orang lain. Bila orangtua memaksakan keinginannya. maka akan langsung dipamerkan kepada orangtuanya di rumah. Pembedanya adalah adanya pembatasan dari lingkungan dan rasa antusiasme si kecil yang bervariasi. setiap pulang dari sekolah. bukan atas dasar cara pandang seorang dewasa. Lakukan dengan Santai Acapkali orangtua lebih menyukai melihat langsung hasil jadi dari kreativitas anak dan melupakan proses belajar mencapai tujuannya. seolah-olah selalu saja ada kekurangan si kecil. dan menggali bakat dan minat si kecil sejak dini. Seperti berkunjung ke Museum Sain dan museum lainnya. ∞ Kembangkan Kreativitas si Kecil Sejatinya. kreativitas setiap anak berbeda. Pendeknya. semua anak adalah kreatif. Yang perlu orangtua lakukan adalah memberikan waktu. berusaha. Hanya saja. Contoh: menginginkan si kecil menjadi ahli musik sedangkan bakat si kecil lebih suka menggambar yang menjurus kepada seni rupa. Selanjutnya. Praktis. Alhasil. Padahal.

Masih menurut Menkes. ∞ 9 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Untuk diketahui. dengan membentuk Gudep-Gudep berbasis di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan Balai Pelatihan Kesehata (Bapelkes) di seluruh Indonesia. merupakan wadah Pramuka Penegak dan Pandega di bidang kesehatan. Endang Rahayu Sedyaningsih. kemitraan Kemenkes dan Gerakan Pramuka perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan di masa depan dalam peranannya membina kaum muda bangsa Indonesia terutama dalam bidang kesehatan. pada tanggal 20 Agustus 2011. Saka Bakti Husada yang dibentuk 17 Juli 1985. “Untuk itu.PH melalui pidato yang dibacakan oleh Wamenkes Prof. Pramuka baik secara individu sebagai anggota keluarga maupun sebagai kelompok di Gugus Depan dan sekolah berperan besar memberikan kesadaran bagi sesama anggota keluarga.STOP PRESS Gerakan Pramuka Mitra untuk Membangun Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen mendukung pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka sesuai yang terkandung dalam nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Dukungan tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan dr. Menkes bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menandatangani kesepakatan kerja sama tentang peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendidikan kepramukaan.” tandas Menkes. (5/1). teman. MPH. Kemenkes melalui Badan PPSDM Kesehatan telah mewujudkan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang telah dicanangkan Presiden RI tahun 2006. Untuk itu. dan masyarakat dengan turut serta menyadarkan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Menkes menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu mitra potensial yang telah berperan banyak dalam membantu terlaksananya berbagai program pembangunan termasuk di bidang kesehatan. Hal ini tak lepas dari peran strategis Gerakan Pramuka turut membangun karakter bangsa menuju yang lebih baik termasuk di bidang kesehatan. Ali Gufron pada acara Pelantikan/ Pengukuhan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (Saka Bakti Husada) Tingkat Nasional Masa Bakti Tahun 2011-2016 di Jakarta. Dr. Kemenkes bertanggung jawab membina dan mengembangkannya sesuai perkembangan masalah kesehatan bangsa. Kerja sama ini memperbaharui ikatan kerja sama yang ditandatangani tahun 1985 lalu.

dan Kabupaten Sleman. pemberian penghargaan juga ditujukan guna meningkatkan kinerja Pemda dalam melaksanakan pengarusutamaan gender. Efektif dan Efisien). Provinsi Jawa Barat. saintifikasi jamu. Provinsi Banten. dan Kabupaten/Kotamadia yang telah berhasil melaksanakan strategi pengarusutamaan gender. Adapun sembilan Program Prioritas lainnya adalah Pencegahan dan pengendalian penyakit. 12 Provinsi. Kemenhukham. Endang Rahayu Sedyaningsih. Penurunan Angka Kematian Ibu (PONED. KB). MPH. Peningkatan Penggunaan Teknologi Informasi di segala Aspek. ∞ 10 Kementerian Kesehatan menetapkan 10 Program Prioritas di tahun 2012. Selain memberikan apresiasi. MPH. Perencanaan Pembangunan Kesehatan Paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Adapun tema Peringatan Hari Ibu adalah “Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Menuju Kesejahteraan Bangsa’. Dr. Penerima Prahita Ekapraya antara lain Kementerian PU. Secara keseluruhan. terutama Penyakit Tidak Menular (PTM). Kabupaten Malang. 11 Kabupaten dan 3 Kotamadia. serta mendorong prakarsa aktif dan menumbuhkan komitmen Pemda dalam penyusunan kebijakan yang responsif gender. Pengumuman mengenai 10 Program Prioritas disampaikan Menteri Kesehatan. Akurat. Kemendiknas. PONEK. serta perlindungan perempuan dan anak. melaksanakan program pemberdayaan perempuan. serta Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/kota. Provinsi Riau. Provinsi. Reformasi Birokrasi (Tata Manajemen Birokrasi yang Bersih. ∞ Anugerah Pahita Ekapraya EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Salah satu penerimanya adalah Kementerian Kesehatan. Jampersal. Menuju Universal Coverage (penambahan kelas). Bappenas. Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden RI. Dr.PH saat jumpa pers mengenai Evaluasi Kinerja 2011 dan Program Prioritas 2012 Kementerian Kesehatan di Kantor Kemenkes Jakarta. kemandirian bahan baku obat.STOP PRESS Kemenkes Usung 10Prioritas Program di Tahun 2012 Kemenkes Raih Penghargaan Bertepatan Peringatan ke-83 Hari Ibu. Kamis (22/12). Rabu (4/1). Endang Rahayu Sedyaningsih. Presiden memberikan Penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita Madya kepada sejumlah Kementerian/Lembaga. Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Menkes RI dr. Presiden RI memberikan 10 Kementerian/Lembaga. Upaya Perbaikan Gizi terutama masalah stunting. Kabupaten Rembang. Urutan paling atas adalah upaya promotif dan preventif yang melibatkan inisiatif masyarakat dan Pemda. 1 badan. dr.PH. BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) merupakan salah satu bentuk upaya tersebut.

∞ 11 Di Indonesia.” tambah dr. kapasitas kelas III agar ditambah. Dengan demikian.444 Puskesmas. Namun dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas ada tambahan 6.000 tempat tidur.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. Saat ini ada 1. Saat ini sedang dalam pembahasan berapa kira-kira bisa disediakan penambahan kelas III ini. akses pelayanan kepada peserta Jamkesmas lebih merata dan terjangkau. Alma. baru 54. belum semua rumah sakit (RS) memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmas.Kes. akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang berkualitas masih belum optimal.Menkes Instruksikan Rumah Sakit Tambah Kapasitas Kelas III M. Jamkesda. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Dengan demikian. dr. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. Menkes juga berharap agar ada komunikasi antar RS sehingga pasien yang tidak bisa tertampung pada satu RS tidak dibiarkan begitu saja. MPH. sementara yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru 4.51% yang melayani Jamkesmas. Demikian dikatakan Menkes dr. semua RS baik pemerintah maupun swasta diharapkan menerima peserta Jamkesmas.” paparnya. “Saya minta ada tambahan kelas III. “Menyadari pentingnya penanganan yang lebih optimal untuk keberhasilan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jabar.3% yang tercover jaminan kesehatan. 147 di antaranya Pukesmas perawatan dengan 20 tempat tidur. khususnya masyarakat miskin secara simultan harus dilakukan pembenahan sistem pelayanan kesehatan. “Jabar harus menata sarana. “Kebutuhan tempat tidur 10. Sementara itu di Jabar. Jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan sekitar 44%.000. Dari jumlah tersebut 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. peningkatan akses masyarakat termasuk masyarakat miskin ke fasilitas kesehatan. Penyediaan sarana dan fasilitas kesehatan yang memadai merupakan respon terhadap dinamika karateristik dan kondisi geografis penduduk Jabar. Dari 1. bukan hanya di RS swasta.870 RS.080 RS yang menerima peserta Jamkesmas. Sementara itu Sekda Provinsi Jabar.” ujar Menkes. tetapi RS vertikal dan RS pemerintah daerah. penyusunan standar pelayanan medis dan membenahi sistem rujukan di tingkat kabupaten/kota.PH usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Dr. “Seperti di tempat parkir dicantumkan berapa tempat yang masih kosong. Lex Laksama yang mewakli Gubernur Jabar mengatakan.” tegasnya. khususnya kelas III agar dipasang di depan RS.” papar Kadinkes. di Bandung. (28/12). Ketersediaan tempat tidur. Endang Rahayu Sedyaningsih. RS swasta harus menambah kelas III dari 10% menjadi 15% atau 20%. menurut Kepala Dinas Kesehatan Jabar.000 tempat tidur sehingga ada 10. Ditambahkan.. Untuk itu. baru 1. dan Jampersal. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS. pada awal 2011 dari 224 RS baru 133 RS atau 54. Ke depannya. namun dicarikan RS lain yang masih kosong. Alma Lucyati. Menkes mengapresiasi RS yang telah memberi pelayanan kepada peserta Jamkesmas di Provinsi Jawa Barat dan berterima kasih atas kesediaan RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan bagi peserta Jamkesmas.

dan para kepala desa. MM. STBM adalah pilihan pendekatan.Sc. drh. Kamis (29/12). Ir. Ali Ghufron Mukti. Wilfried Hasiholan Purba. M.A. Turut hadir dalam kegiatan tersebut. H. desa Cisaat (keduanya di Kecamatan Padarincang). dan desa Situtarate (di Kecamatan Cikande). M.SP. Ketujuh desa tersebut adalah desa Curuggoong. Prof.D. Peresmian ODF dilakukan oleh Wakil Menteri Kesehatan. desa Mekarsari (di Kecamatan Anyer). desa Kramatwatu. di Desa Curuggoong. strategi dan program untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi 12 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM STOP . dr. Muhadi. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan ujung tombak keberhasilan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan. Banten. Ph. Direktur Penyehatan Lingkungan. H.STOP PRESS 7 DESA Wamenkes Resmikan BAB Sembarangan Kementerian Kesehatan meresmikan 7 Desa Open Defecation Free (ODF) – atau lebih dikenal dengan istilah Stop Buang Air Besar (BAB) sembarang. Sebagaimana diketahui. desa Margatani. Sekda Provinsi Banten. desa Serdang (ketiganya di Kecamatan Kramatwatu).Kes. Kabupaten Serang. Taufik Nuriman. Kecamatan Padarincang. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan secara keseluruhan yang dikemas dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). M. Bupati Kabupaten Serang.

mengelola sampah dengan benar dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman. Sementara itu. “Pengalaman selama ini menunjukkan peningkatan akses terhadap air minum dan sanitasi yang tidak disertai perubahan perilaku. untuk kebiasaan cara mencuci tangan dengan benar tahun 2010 sebesar 35%.melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Nah. sebanyak 27. terdapat dua jalur upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam membangun sektor air minum dan sanitasi. Artinya terjadi peningkatan 11.7%. Artinya terjadi peningkatan sebesar 17. “STBM bukan hanya sebagai pendekatan yang efektif dan efisien. Ditinjau dari segi perilaku. Pada 2007. dari sisi penggunaan air untuk keseluruhan keperluan rumah tangga. ∞ 13 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .2%.9%. disusul air leding/PAM sebesar 19. terbukti tidak berkelanjutan. masih ada sebesar 17. dan pada 2010.2%.3% dan yang menangani sampahnya dengan cara dibakar mencapai 52.1%.9% atau menurun 6% dibandingkan 2007 yang mencapai 24. melainkan sebagai strategi dan juga Program Nasional untuk mewujudkan masyarakat sehat melalui proses penurunan penyakit berbasis lingkungan yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku sehat. terjadi penurunan. Dijelaskan Wamenkes.” ujar Wamenkes.2% penduduk yang masih BAB sembarangan dan harus diselesaikan sebelum 2014. suatu komunitas berada pada kondisi sanitasi total saat masyarakat tidak buang air besar (BAB) sembarangan. Hasil penelitian sarana penampungan limbah.9% menggunakan sumur gali terlindungi sebesar 22. Meski demikian.8% dibandingkan 2007 yang berada di angka 23. Pamsimas bertujuan meningkatkan jumlah penduduk pedesaan dan pinggiran kota (peri urban) mendapat akses air bersih dan sehat. yakni sebesar 41. terjadi peningkatan penduduk berperilaku BAB Benar. Oleh karenanya perlu pendekatan Pamsimas.8%.” ujarnya. mengelola air minum dan makanan yang aman.1%. mencuci tangan pakai sabun. Selanjutnya. Yakni Pembangunan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). sumur bor/pompa 22. Wamenkes berharap Pemerintah Daerah berkomitmen kuat dalam mengupayakan dan perluasan pelaksanaan program air minum dan sanitasi dengan menggunakan model pendekatan program Pamsimas.5%. Pada 2010. persentase penduduk berperilaku BAB Benar mencapai 82. rumah tangga yang tidak mempunyai sarana penampungan air limbah sebesar 18. Merujuk data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). persentase penduduk berperilaku BAP Benar sebesar 71.2%. masih banyak rumah tangga yang membuang limbah rumah tangga ke sungai/ parit/got. Selain itu.

mendapat respon positif dari Menteri Kesehatan RI dr. Dari jumlah tersebut.PH. dr.000. MPH.” Hingga awal 2011. ∞ 14 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Jadi. Harapannya. memberikan kemudahan bagi masyarakat berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit yang ditunjuk dengan biaya murah. kebutuhan tempat tidur sebanyak 10. semua orang di Jawa Barat mempunyai KTP berasuransi sehingga mendapatkan jaminan kesehatan. terdapat 10. Total. program tersebut dapat disusul provinsi lain. lanjut Endang. dan Jampersal. tercatat baru 133 RS dari 224 RS atau 54. Sebagai konsekuensinya. Menurut Menkes. dari sekitar 43 juta penduduk Jabar. Dr. program Universal Coverage Insurance. di Bandung (28/12). Sejauh ini yang tersedia di RS pemerintah dan beberapa RS swasta baru mencapai 4. tidak semua masyarakat yang membutuhkan perawatan bisa tertampung karena terbatasnya tempat tidur di RS.” tutur Endang usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara RS yang akan menjadi Pemberi Pelayanan Kesehatan Jamkesmas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Ditambahkan. Saat ini. M. Kadinkes.51% yang melayani Jamkesmas. maka Jabar harus segera menata sarana prasarana untuk keperluan tersebut. dengan RS swasta membuka diri terhadap pelayanan Jamkesmas.. KTP berasuransi yang rencananya diluncurkan 2012 ini. “Ke depannya secara bertahap. Terobosan Jawa Barat sebagai percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance. Alma. Nah.000 tempat tidur.Jabar Terapkan KTP Berasuransi Provinsi Jawa Barat menjadi percontohan pelaksanaan Universal Coverage Insurance melalui KTP Berasuransi Kesehatan.Kes. Jamkesda. sebanyak 25% dijamin Jamkesmas dan 16% dijamin Jamkesda. sejalan dengan gawe Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yakni meng-cover masyarakat yang tidak mampu baik yang memiliki Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) maupun Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang jumlahnya di Jawa Barat mencapai sekitar 15 juta. menurut dr. baru 54. maka terdapat tambahan 6.3% ter-cover jaminan kesehatan. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jabar.000 tempat tidur bagi peserta Jamkesmas. Alma Lucyati.000 tempat tidur. Endang Rahayu Sedyaningsih. jumlah penduduk yang belum ter-cover jaminan kesehatan sekitar 44%. menuturkan bahwa tahap awal KTP berasuransi diperuntukaan bagi warga kurang mampu. Dampaknya. “Saya memberikan penghargaan pada Pemerintah Provinsi Jabar yang sudah berinisiatif meluncurkan program Universal Coverage Insurance yang pertama di Indonesia.

Bahkan upaya ini juga dilakukan bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain seperti BKKBN. pertolongan persalinan. meski dalam praktek lapangan banyak kekurangan yang mesti dibenahi di sana-sini. Program Jampersal terus bergulir. dengan total angka 5. Hal ini tercermin dalam hasil riset kesehatan dasar 2010. termasuk pelayanan KB pasca persalinan.555.148. Nah bagaimanakah menurunkan angka kematian ibu itu? Telah banyak upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian bayi. maka akan berpengaruh besar terhadap penurunan angka kematian ibu secara nasional.MEDIA UTAMA Angka Kematian Ibu di Indonesia: Lampu Merah di Lima Provinsi Untuk menurunkan angka tersebut. dan lainnya.000. akan ditingkatkan menjadi 90% pada 2015. tidak ada lagi ibu yang mati karena melahirkan bayi… ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM ingga saat ini tingkat Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup tinggi. dan Jawa Timur. hingga saat ini telah digelontorkan dana APBN tahun 2011 kepada 33 provinsi untuk BOK sebesar Rp 904. Aceh.767 kematian atau 50% dari 11. Ini bisa dilihat dari lima provinsi terbesar penyumbang AKI di Indonesia. persalinan juga harus dilakukan di sarana kesehatan. Sulawesi Selatan. pelayanan nifas. Kemendagri.767 kematian ibu di Indonesia tahun 2010. Untuk mendorong implementasi Jampersal. seperti yang terjadi di RSUD Bantul Yogyakarta.000.921. Lima provinsi secara berturutturut. dan Jamkesmas Dasar Rp 972. Kalimantan Barat. dan Semarang.246. Hal ini terlihat dengan berbondongbondongnya ibu hamil mengunjungi rumah sakit untuk melahirkan. dan pelayanan bayi baru lahir. Jawa Barat. upaya ini masih harus terus ditingkatkan melalui sinkronisasi lintas program dan lintas sektor untuk percepatan capaian penurunan angka kematian ibu menjadi 102/100. Pada akhirnya. telah digulirkan program Jaminan Persalinan (Jampersal). dan angka kematian ibu saat melahirkan di lima provinsi tadi bisa ditekan secara berarti.793. masih bertengger pada angka 228/100. Selain itu. telah dilakukan sosialisasi pada 8 provinsi yang terindikasi angka kematian ibu tinggi. Nusa Tenggara Timur. Sementara data tahun 2007.000 kelahiran hidup. jika semua program berjalan lancar. setiap persalinan oleh tenaga kesehatan. Sebagai bukti keseriusan Kemenkes untuk menurunkan AKI. Jampersal Rp 922. tentu akan menekan angka kematian ibu secara nasional. Hanya saja. Guna. Beberapa tahun ke depan. Dengan jaminan ini dapat dipastikan masyarakat lebih aman dan nyaman dalam menjalani persalinan. Program ini merupakan jaminan pembiayaan yang digunakan untuk pemeriksaan kehamilan. Pada 2010. Program ini bertujuan menjamin akses pelayanan persalinan masyarakat oleh tenaga dokter dan bidan.000. yakni: Jawa Barat. Masukan dari rekan-rekan daerah sangat berharga untuk perbaikan. Banten. kita harapkan. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sudah 82. Maluku.000 kelahiran hidup. Jawa Timur. Cakupan tersebut. Hanya saja. NTB.000. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan KPA. Kemensos. NTT. pada akhir Desember 2011 yang lalu.2%. baik program yang terkait langsung maupun yang tidak langsung. 15 . tidak secara otomatis diselenggarakan di sarana kesehatan. mewujudkan persalinan ibu hamil oleh tenaga kesehatan terlatih. Kemenkes telah mendistribukan bidan dan dokter terlatih ke seluruh wilayah Indonesia. Apabila ke lima provinsi tersebut dapat diturunkan angka kematian ibu secara signifikan. Jawa Tengah.

harus sabar menunggu. Ia baru saja mengalami keguguran anak kedua.” ujar Kuswanti lirih karena masih menahan rasa sakit. Jampersal adalah program yang diluncurkan Kementerian Kesehatan untuk membantu ibu-ibu yang sedang hamil agar bisa melahirkan dengan selamat. tanpa rujukan dari Puskesmas. Program ini bertujuan menekan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yang pada 2009 tercatat 228 kematian ibu per 100. kami tidak dapat menolaknya. bahkan mereka langsung ke Rumah Sakit. uswanti (27) duduk di atas tempat tidur ruang rawat persalinan RSUD Panembahan Senopati Bantul. dan Puskesmas Benayang. Saat ini program Jampersal telah mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di Rumah Sakit yang ada di sekitar mereka. Kuswanti sebelumnya melakukan pemeriksaan kehamilan di bidan. Berikut pengalaman RSUD Panembahan Senopati Bantul. karena pelayanan kesehatan dengan Jampersal banyak memerlukan surat-surat yang harus dilengkapi. Yogyakarta. terutama di Rumah Sakit yang memiliki program Jampersal. Pontianak. pelayanan di sini baik. Mereka datang atas dasar kesadaran sendiri. ibu mau melahirkan diminta ke Puskesmas. Ditemani anggota keluarga. Kok bisa? Ternyata. kata Kuswanti. “Kalau sudah seperti ini mekanismenya. Kuswanti mendapat bantuan dari program Jampersal (Jaminan Persalinan). Wajahnya tampak sedih. bidan merujuknya ke rumah sakit. ia sedang menanti penyelesaian administrasi kepulangan pasca melahirkan.MEDIA UTAMA MENELISIK PELAYANAN JAMPERSAL Program Jampersal sudah bergulir di banyak daerah di Indonesia.000 kelahiran hidup. “Alhamdulillah. Seluruh biaya persalinan gratis. dalam melayani masyarakat yang mengikuti program Jampersal. walau banyak pasiennya”. “Memang.” ujar 16 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Yogyakarta. Namun karena ia mengalami keguguran. Masa.

Menurut Mayani. tambah Mayani. awalnya memang sudah terbiasa. Kalimantan Barat program Jampersal banyak sekali manfaatnya. baik itu pelayanan program EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 17 . Kota Pontianak. Kami melayani masyarakat sesuai dengan SOP yang ada. Kebetulan Puskesmas Benayang saat ini sudah menjadi Puskesmas Poned (Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar). Menurut Mayani. Akibatnya banyak persalinan yang tidak pernah ke tenaga kesehatan mau datang ke Puskesmas. tidak ada perbedaan. Dengan adanya Jampersal kunjungan paling rendah 58 orang. tidak ada perubahan. Setiap hari rata-rata kunjungan ibu hamil dua sampai tiga orang. Tapi. Menurut bidan yang Sarjana Kesehatan Masyarakat ini. banyak dari teman-teman dari puskesmas lain atau bidan praktek swasta mengirim ke Puskesmas Benayang.” ujar Mayani.” cerita Mayani. kalau resti kemungkinan akan mengalami kasus emergency dasar. “Sebelum ada Jampersal tingkat kunjungan pasien paling tinggi sekitar 20-25 persalinan per bulan. ada masyarakat yang sejak hamil tidak pernah diperiksa sama sekali. bagaimana dengan masalah besaran gaji yang berbeda dengan standar yang ada selama ini? Berikut penuturan bidan Mayani kepada Mediakom: Bagaimana pengalaman Anda melayani program Jampersal? Kalau untuk pelayanan. terutama bagi masyarakat dari kalangan tidak mampu. kepala Puskesmas Benayang. dari segi ekonomi adanya Jampersal banyak membantu masyarakat. pengunjung Puskesmas. Sebab. “Semua free. terutama yang punya kasus emergency dasar. Malah. mereka mau datang ke Puskesmas untuk diperiksa.Pipin perawat RS Bantul. Dengan adanya Jampersal. sehingga dengan adanya Jampersal tingkat kunjungan pasien meningkat sampai tiga kali lipat. setelah mendapatkan informasi dan manfaat puskesmas kota Pontianak. Nah.

memang 75% untuk jasa pelayanan dan 25 % untuk bahan habis pakai. Kadang Juknis keluarnya Maret. Kira-kira berapa tambahannya? Kira-kira Rp 500. Artinya lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. walaupun untuk pelayanan kepada masyarakat tetap harus jalan terus. jelas lebih menguntungkan dengan program Jampersal. Namun mereka berupaya dapat memberikan yang terbaik dengan memanfaatkan dana yang ada. Jadi lebih banyak masyarakat yang tertolong. Sebelum ada Jampersal. administrasinya jadi terburuburu (kejar tayang istilahnya). Jadi kalau misalnya unit cost-nya lebih tinggi.000. mohon bisa dipercepat. Berapa kira-kira? Akan ada tambahan Rp 100. Bagaimana dengan petugas kesehatannya? Alhamdulillah tidak ada masalah.000 all in itu rasanya kurang. Apa saran Anda untuk perbaikan Jampersal ke depan? Kalau untuk perbaikan Jampersal mungkin yang perlu diperbaiki untuk ATK. Kemudian yang kedua untuk Juknisnya.000. Jadi kalau dihitung-hitung. yang 25% itu kecil ya? Mungkin untuk kota Pontianak kalau bisa ditambah.Jampersal maupun yang bukan program Jampersal. Dalam aturannya dijelaskan 75% untuk jasa pelayanan. sebelum Jampersal pendapatan lebih besar dibanding setelah ada Jampersal? Kalau di program Jampersal. Insya Allah (ini masih wacana) pada 2012 ini Pemkot Pontianak akan menyumbang. itu belum perawatan. sementara berlakunya dari Januari. Paling tidak tarif RS kelas 3 atau di bawahnya sedikit.000.000 atau Rp 200. meskipun memang untuk tingkat kota Pontianak. ∞ (Pra) . Kalau Juknisnya telat. khususnya untuk Jampersal. biaya persalinan Rp 350. Tapi kalau kita lihat. Mereka memiliki komitmen yang tinggi.000. Rinciannya untuk jasa berapa? Untuk jasa. Selama ini dana yang ada dimanfaatkan seefektif mungkin. Jadi secara umum lebih menguntungkan Perda apa Jampersal? Kalau terhadap program. sesuai dengan petunjuk. kalau untuk pertolongan persalinan Rp 100. berapa biaya persalinannya? Perdanya kurang lebih sekitar Rp 500. sementara yang 25% sisanya diatur dengan SK Walikota. Sama juga dengan pelayanan kami ketika ada program Jamkesmas. kurang lebih 18 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM separuhnyalah. Pertanggungjawaban pembukuan pun jadi terlambat. otomatis untuk jasanya lebih tinggi.

Walau ada sebagian tenaga bidan yang tidak setuju. Terkait kesan bidan terhadap Jampersal.” kata bidan Mayani. apalagi Jampersal harus digunakan semua ibu di Indonesia. dan berkesinambungan. karena ditangani oleh tenaga kesehatan. Bekasi. ketersediaan fasilitas kesehatan. Depok. Sebagian besar bidan (80%). 3-5 tahun (15%). Khusus sosialisasi memerlukan pendekatan komunikatif. belum dapat memberikan kemudahan bagi praktek para bidan. “Sasaranya lebih luas. Hanya saja. Mereka juga sependapat. Berkaitan dengan sasaran Jampersal. mandiri Puskesmas (27%). tahun berikutnya dapat memberi imbalan yang layak sesuai dengan kekuatan ekonomi setiap provinsi. esimpulan tersebut terekam dari hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Komunikasi Publik terhadap 363 bidan di wilayah Tangerang. seperti untuk ibu yang mampu dan kurang mampu. Untuk kemasan sesuaikan dengan target sasaran.3 % responden tidak setuju. tapi juga disetujui sebagian besar tenaga bidan lainnya.9% responden menyatakan tidak mendorong pasien mengikuti program Jampersal. bahwa program Jampersal akan dapat dilaksanakan baik di kota maupun di desa. Tapi. program Jampersal akan mendapat dukungan dari tenaga kesehatan. bukan medis seperti mencetak brosur. mereka sebagian besar menyebutnya “bagus” untuk menekan AKI dan AKB. “Rasanya kurang sreg. dan kurang dari 3 tahun (41%). serial. Jampersal memberikan kemudahan bagi calon ibu yang akan melahirkan. dengan lama praktek lebih sepuluh tahun (33%). Skenario pesan sebaiknya berjenjang. sebagian besar bidan setuju hanya untuk keluarga miskin dan berkeberatan bila mencakup juga keluarga berkecukupan secara ekonomi. sehingga kelak dapat mendukung program Jampersal sepenuh hati. cocok untuk ibu yang kurang mampu. mereka berharap. Hal ini mungkin. leaflet. Untuk hal ini. 6-10 tahun (11%). apalagi bagi keluarga miskin. khususnya bidan. Mayani tidak sendirian. Kesan lain. flyer.9% responden tidak menyarankan pasien mengikuti program Jampersal dan 54. infrastruktur. resiko bidan terlalu besar. Banyak masyarakat yang tertolong. Mereka juga setuju. Sebagian besar tenaga bidan juga sepakat. apalagi banyak permintaan. Pontianak. masih memerlukan pendekatan khusus kepada organisasi IBI dan bidan. sehingga masih ada kendala psikologis untuk menangani pasien yang menggunakan fasilitas Jampersal. Di samping meningkatkan sosialisasi dan nominal biaya pelayanan Jampersal. Hanya saja kebijakan Jampersal masih perlu sosialisasi lebih luas dan pelaksanaan belum berjalan secara mulus. masih ditemukan 44. Lebih banyak publik yang dapat mengakses pelayanan kesehatan. disebabkan belum lancarnya proses pencairan dana setelah memberikan pertolongan persalinan. Mereka terdistribusi dalam jenis praktek mandiri (55%). sementara kompensasi dianggap kecil. Menurut bidan yang tidak setuju ini. Jampersal dapat memberi rasa aman kepada ibu yang melahirkan. bila melayani pasien persalinan orang kaya menggunakan Jampersal. dan tenaga medis. tokoh agama. mereka dapat membiayai sendiri sesuai dengan sarana kesehatan yang diinginkan. termasuk pencatatan dan pelaporan lebih banyak. dan masyarakat luas. kalau keluarga miskin masih bisa diterima. booklet yang berbeda target sasaran. masih banyak prosedur yang belum pasti. Jampersal memberi kemudahan bagi praktek bidan. ∞ 19 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . setuju program Jampersal akan mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Namun demikian. SKM di Puskesmas Benayang. tokoh masyarakat.Jampersal di Mata Tenaga Bidan Program Jampersal jelas lebih menguntungkan. dan Bekasi. Sedangkan mereka yang mampu tidak perlu mendapat jaminan Jampersal. seharusnya Jampersal khusus untuk para ibu yang tidak mampu. Sedangkan target sosialisasi meliputi tenaga kesehatan.” ujar bidan Ina di Bekasi. Terdapat 54. Dengan asumsi tersebut. hitunghitung sedekah. dan Puskesmas saja 17 %. khususnya bidan. Sebab. Untuk itu. Ternyata. Terutama kendala pada prosedur pelaksanaan dan pengajuan klaim yang sulit.

maka rumah sakit menjadi penuh. Astek. kunjungan pasien mulai menurun.000 termasuk pelayanan KB. maka kami mengurus ibunya yang mau melahirkan dan juga merawat ketiga anaknya. sementara kebutuhannya 13 orang. “Kami harus tetap mengikuti aturan. “Sekalipun demikian. merujuk dan mengantar pasien. sebagai tempat bersalin. karena uang bukan untuk pelaksana. program Jampersal akan menurunkan Angka Kematian Ibu. Ketika program Jaminan Persalinan (Jampersal) mulai digulirkan. menurut bidan Astuti memang masih nyomplang (tidak seimbang). Hanya separo dari total persalinan yang dilakukan di Puskesmas. Untuk kasus terakhir ini. 20 setempat biaya persalinan Rp 568. Jamkesmas. untunglah hal itu hanya berlangsung enam bulan. karena mereka menerima gaji. secara teknis medis sudah tidak ada kendala. walau secara logika. Astuti melihat. Sehingga mengurangi kemungkinan terlambat penanganan persalinan oleh tenaga kesehatan.” ujar Astuti. kecuali persalinan normal. secara teori. Menanggapi soal biaya. ujar Astuti. Saat ini. ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . walaupun dari segi analisis kebutuhan tenaga bidan masih kurang. kami harus menyetor seluruhnya ke Pemerintah Daerah. Tenaga dokter residen obgyn sudah siap melayani. Sekarang. Puskemas Mergangsang. antara Peraturan Daerah dan Jampersal. setelah pengajuan pendanaan disetujui. program ini mengharuskan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur kepada petugas kesehatan sebelum persalinan.” kata Puji Astuti. Kami bergaji untuk melayani siapa saja. Kalau merujuk Perda. dipengaruhi juga oleh ketersediaan peralatan bersalinnya. terutama biaya nominal persalinannya. bahkan sampai menggunakan lorong-lorong rumah sakit untuk perawatan. masih dapat menjalankan pelayanan teknis medis dengan baik. bidan memang telah menjelaskan secara pelan-pelan. karena baru ada 9 orang. pasien tidak dipungut biaya. Tentu ini dapat menjadi masukan untuk menetapkan kebijakan berikutnya. Menurut Astuti. sekalipun biaya persalinan berdasarkan Perda lebih besar. juga ada tenaga kesehatan yang profesional. Akibatnya. bulan Juli 2011.” ujar bidan senior ini. Apalagi. Sementara biaya Jampersal hanya Rp 350. Tapi untuk bidan praktek swasta dan rumah sakit swasta akan sangat berpengaruh. karena tidak ada tenaga administrasi khusus. Selain tidak bayar. Yogyakarta. setiap hari rata-rata melayani tiga pasien kontrol kehamilan dan dua melahirkan. walau nilai biaya Jampersal lebih rendah dibanding Perda. menurut Astuti. baru turun untuk operasional puskesmas. Sebab. Ketika program Jampersal mulai berjalan. “Tapi pasien mau ber-KB atau tidak bergantung yang bersangkutan. salah satu bidan yang bekerja di Puskesmas Mergangsang Menurut bidan Astuti. Sebab. baik pasien Jampersal. pernah ada pasien beranak tiga. Termasuk mengurus kasus “ sosial”. khusus Puskesmas Poned dan mempunyai residen obgyn seperti Puskesmas Mergangsang dapat melakukan persalinan seperti pasien pecah ketuban. Puskesmas Mergangsang. Menurut bidan senior ini. “Untuk kami sebagai PNS memang tidak berpengaruh. Namun. Askes. memang banyak kebingungan di RS ini. Hanya saja untuk urusan administrasi seperti verifikasi data pasien untuk dokumen laporan klaim biaya persalinan sering mundur. tapi karena aturannya tidak membolehkan. sisanya dirujuk ke rumah sakit. Selain itu. untuk pelayanan pasien. salah satu tempat favorit masyarakat Bantul.Bersalin di Puskesmas Mergangsang Puskesmas Mergangsang salah satu tempat bersalin favorit di Bantul. juga dilayani oleh tenaga kesehatan yang profesional. Bidan Astuti menyayangkan hal ini bisa terjadi. ada pasien yang benar-benar membutuhkan perawatan tidak mendapat tempat. “Bagi kami tidak ada masalah. ya tetap tidak boleh. Dengan 9 tenaga bidan. Mulai dari teknis menis. Karena semua Puskesmas merujuk. Puskesmas juga tidak boleh melayani persalinan dengan penyulit.000 termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB). maupun umum”. Hal ini disebabkan karena faktor medis dan sedikit karena yang bersangkutan belum menerima program KB. Bagaimana situasi di Puskesmas ini setelah adanya program Jampersal? B ersalin yang nyaman. Kebetulan si pasien tidak memiliki saudara. Cerita bidan Astuti. segala tindakan yang berurusan dengan nyawa ibu hamil dan bayinya sekaligus harus mendapat perhatian lebih.” tambah Astuti. tugas bidan memang merangkap-rangkap. kami tetap mampu memberi pelayanan dengan baik. Bantul. Namun. Selain itu. Total satu bulan mampu melayani 60-80 pasien Jampersal. sangat ditentukan oleh keterampilan tenaga kesehatan yang ada. Selain tidak bayar. ada 10 persen dari pasien Jampersal yang tidak mengikuti program KB. Karena pasien ini akan melahirkan. tidak berpengaruh langsung kepada petugas kesehatan. serta urusan administrasi. sementara suaminya sudah lama meninggal dunia.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 21 .

bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung. rumah sakit terlihat penuh. tak heran bila pada jam kunjungan. Dengan jumlah pasien yang demikian besar.RSUD Bantul Menyambut Program Jampersal Setiap hari RSUD Bantul rata-rata melayani 800 pasien rawat jalan. Bagaimana rumah sakit ini menyambut program Jampersal? 22 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

S

ejak bergulirnya program Jaminan Persalinan (Jampersal), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta, telah mempersiapkan diri dengan segala kemampuan yang ada. Mulai dari ruangan, Sumber Daya Manusia, sistem rujukan, sosialisasi teman sejawat, simulasi, mekanisme alur kerja, dan berbagai sarana pendukung lainnya. “Prinsipnya, kami berkeinginan mendukung dan mensukseskan programJampersal,” kata wakil direktur Pelayanan RSUD Bantul dr. Gandung Bambang Hermanto. Menurut dr. Gandung, sejak berlaku program Jampersal, rumah sakit kebanjiran pasien. Pada saat tertentu, bangsal penuh, bahkan sampai ke lorong-lorong. Kamar bayi juga ikut penuh. Pernah ruang perinatal yang berkapasitas 24 bayi, harus menampung 66 bayi. Terpaksa dilakukan, sebab Rumah Sakit tidak boleh menolak pasien. Apalagi yang datang ibu hamil yang akan melahirkan. “Ini merupakan masalah yang belum pernah diprediksi. Apakah sarana kesehatan yang tersedia mampu melayani atau tidak. Sekalipun demikian, semua pasien persalinan kami terima, tidak mungkin menolak dengan alasan apapun. Walau kapasitas tidak menampung, tetap diterima, dengan segala keterbatasan yang ada,” ujar dr. Gandung. Untuk mendukung program Jampersal, RSUD dengan kapasitas 266 kamar tidur ini, memiliki 21 dokter spesialis dalam 4 spesialis besar yakni: bedah, dalam, anak, dan kebidanan dan kandungan. Untuk mendukung pelayanan program Jampersal, RSUD telah menyiapkan 222 perawat dan 30 bidan. Selain melayani program Jampersal, setiap hari rata-rata rumah sakit melayani sekitar 800 pasien rawat jalan. Dengan jumlah pasien yang demikian besar, maka wajar bila pada jam kunjungan, rumah sakit terlihat penuh, bahkan kursi tunggu pasien pun tak dapat menampung, sehingga ada sebagian yang harus berdiri, karena tak memperoleh tempat duduk. Mengapa masyarakat berbondong-bondong menuju rumah sakit, menurut dr. Gandung disebabkan karena sosialisasi pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas masih kurang, Akibatnya masyarakat memilih langsung ke rumah sakit. Di samping sosialisasi, ada kemungkinan pelayanan dasar juga belum siap. Ketidaksiapan itu, bisa jadi karena biaya persalinan yang disediakan Jampersal

tergolong kecil (hanya Rp 350.000, padahal di Bantul rata-rata sampai Rp 700.000), sehingga bidan swasta dan pelayanan kesehatan dasar cenderung merujuk ke rumah sakit. “Berdasarkan pengalaman, karena rumah sakit terbatas daya tampungnya, bila pasien datang dengan persalinan normal, mereka kami rujuk kembali ke Puskesmas setempat. Sebab, masyarakat yang datang ke rumah sakit, tidak semua berdasarkan rujukan. Tapi banyak juga yang kehendak sendiri. Alasan mereka bersalin di rumah sakit, karena mereka merasa lebih nyaman dan tenang,” ujar dr. Gandung. Menurut dokter kelahiran Yogyakarta ini, dengan program Jampersal, banyak pelajaran yang bisa diperoleh, di antaranya pembelajaran bagi dokter untuk membuat catatan medis setiap kali setelah pemeriksaan. Juga membuat laporan medical record pasien, sebagai bahan pendukung klaim biaya Jampersal. Sebab, bila tak dilengkapi dokumen medical record, klaim tidak bisa dilakukan. Padahal, sebelumnya, dokter hanya melakukan diagnosa pemeriksaan, selesai. Sementara, menurut Kabid Pengendalian RSUD Bantul, Siti Suryati, SKM, pembelajaran yang tiada henti bernama sosialisasi. Sebab, masih banyak teman sejawat yang harus terus mendapat pemahaman tentang administrasi. Apalagi dengan adanya perubahan Software dari INA DRG menjadi INA_CBG’S. Jadi harus terus belajar. “Pernah, RSUD mengajukan klaim untuk bulan April-Desember 2010, baru bisa cair tahun 2011, tapi untuk bulan November-Desember 2011, akan segera cair. Jadi saat ini keuangan kami surplus,” ujar Siti. Sejak awal, semua proses harus baik, jelas sebab kalau tidak baik, pasti akan mengganggu ketersediaan dokumen. Bila ketersediaan dokumen terhambat, akan mempengaruhi proses klaim. Bila proses klaim terhambat dalam jangka panjang, akan mempengaruhi pencairan dan perputaran keuangan rumah sakit. Berdasarkan Rekap laporan tahun 2011, rumah sakit setiap bulan rata-rata mencairkan Rp 2 miliar untuk program Jamkesmas dan Jampersal. Hingga luncuran ke 5 tahun 2011, sudah dicairkan lebih dari Rp 24 miliar. Di RSUD Bantul, secara keseluruhan, rawat inap didominasi program Jampersal, sedangkan rawat jalan didominasi program Askes, sisanya ditempati masyarakat yang membayar sendiri atau umum. ∞
EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

23

dr. Sarminto, M.Kes:

Jampersal Sebaiknya Dibatasi
Jaminan Persalinan (Jampersal) --program anyar Kementerian Kesehatan yang sedang bergulir sejak Juli 2011- sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelayanan persalinan. Mulai dari kemudahan akses, penanganan oleh tenaga kesehatan terlatih, dan biaya ditanggung pemerintah. Sekalipun demikian, masih ada sejumlah kendala yang harus diselesaikan dalam waktu singkat untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu. Menurut dr. Sarminto, M.Kes, kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, banyak hal yang mesti diperbaiki dari program Jampersal ini, di antaranya menggiatkan sosialisasi tentang program tersebut. “Masyarakat berlomba-lomba ke Rumah Sakit. Padahal mereka sebetulnya bisa dilayani di Puskesmas terlebih dahulu,” kata dr. Sarminto. Kebijakan Jampersal sebaiknya dibuat per wilayah, tambahnya. Berikut penuturannya lebih lanjut:. Bagaimana implementasi program Jampersal selama ini? Adanya program Jaminan Persalinan (Jampersal), bagi kami sangat menolong kegiatan dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Untuk daerah Yogyakarta, AKI-nya sudah cukup baik, sementara angka persalinan oleh Nakes, sudah hampir 95 ke atas. Nah, Jampersal ini menolong bagi yang tidak mempunyai jaminan. Namun di lain pihak ada beberapa kendala terutama di tingkat bawah karena Jampersal ini ongkosnya hanya Rp 350.000, sedangkan di Yogja tarif bidan saja sudah Rp 500.000. Ada bidan yang tidak mau menangani. Mereka kemudian merujuk ke RS ataupun ke Puskesmas. Itu yang menjadi kendala kami. Kami berharap biaya yang ditanggung Jampersal ada kenaikan, bukan Rp 350,000 tapi sekitar Rp 500.000. Sama dengan standar yang ada? Iya. Karena ini program baru sosialisasi juga harus terus dilakukan, sehingga sistem rujukan menjadi lebih optimal. Artinya persalinan normal yang seharusnya bisa ditolong di tingkat dasar misalnya Puskesmas rawat inap, tidak perlu langsung ke Rumah Sakit. Apa sebenarnya kendalanya? Pertama, Jampersal program baru. Kedua, mungkin sosialisasi masih kurang pada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mengerti bahwa persalinan normal seharusnya cukup di Puskesmas atau di bidan swasta. Ketiga, untuk yang swasta mungkin tarifnya terlalu rendah. Akhirnya mereka cenderung untuk merujuk saja ke RS, sudah dapat Rp 100.000. Bidan merujuk ke RS atau Puskesmas? Sistem rujukan kurang berlaku, masyarakat cenderung langsung rumah sakit. Kendalanya disebabkan karena belum sosialisasi atau karena memang masyarakat punya keinginan sendiri? Salah satunya sosialisasi masih kurang. Kedua orang boleh memilih, namun sistemnya juga harusnya berjalan. Artinya dia tidak dapat penggantian. Logikanya kalau masyarakat langsung ke RS seharusnya tidak mendapat penggantian biaya. Tapi kenyataanya tidak seperti itu. Tetap saja mendapat penggantian? Iya. Seharusnya, kalau ada rujukan dari Puskesmas baru mendapat penggantian. Ke depan kita butuh adanya suatu Peraturan Gubernur agar sistem rujukan bisa berjalan. Itu yang akan kita susun agar sistem rujukan jalan. Meskipun kita yakin sistem rujukan akan jalan kalau semua masyarakat sudah terasuransi dengan baik. Kalau asuransi berjalan baik, sistem rujukan juga berjalan baik. Kalau Jampersal kan sudah semuanya, untuk orang kaya pun bisa meskipun, filosofinya hanya untuk orang yang tidak mampu. Jadi ada efek samping dengan adanya Jampersal. Ya. Seharusnya untuk Yogja dengan yang AKI dan AKB sudah agak rendah, tidak disamaratakan dengan kebijakan Jampersal. Artinya orang yang mampu tidak dibantu pemerintah. Akibatnya, masyarakat yang dulunya sudah mandiri mau bayar, sekarang kalau anak ke 2 atau ke 3, tidak mau bayar kalau mereka ke RS. Kejadian serupa terjadi juga di Puskesmas. Di Puskesmas Tegal Rejo, Mergangsang, kondisi rawat inapnya sudah bagus. Artinya orang ke situ pun tidak masalah dengan anak ke 2 atau ke 3. Yang menjadi masalah yang dulunya mandiri, sekarang dibayar pemerintah. Seharusnya kebijakan itu untuk di luar Jawa, di daerah yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik karena pelayanan kesehatannya memang masih kurang. Kalau DIY Nakesnya saat ini sudah 95%, tanpa Jampersal sudah cukup. Sebagai masukan, sebaiknya kebijakan ini dibuat per wilayah. Lalu dengan adanya Jampersal apakah masih ada peran untuk menurunkan AKI dan AKB? Saya tidak tahu persis, tapi evaluasi kami AKB/AKI itu

24

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

Yang repot dalam pelaksanaannya. Karena sosialisasinya kurang maksimal, masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Nah, kalau sudah begini, kalau tiba-tiba distop --orang kaya tidak boleh-- bisa jadi masalah.

EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM

25

Bagi saya program ini sangat membantu 26 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM dari 43 sekarang menjadi 49. kita setiap Jumat bertemu dengan profesi IBI (Ikatan Bidan Indonesia) untuk melakukan sosialisasi agar teman-teman bidan tetap mau kerja sama. tapi akhirnya dicukup-cukupi. dan 49 (2011). Tarif Jampersal lebih rendah. harga dinaikkan. Kedua. Mereka lebih suka merujuk ke rumah sakit. DPR bisa mara-marah. untuk membuat kebijakan spesifik bagi setiap provinsi cukup merepotkan. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Mereka yang sebelumnya mandiri. Saya coba cari penyebabnya. Apalagi ini RS Pemda. Jadi tidak mudah. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. Ini karena Jampersal untuk semua. Kemarin waktu evaluasi ternyata KB tidak berhasil. Ini karena antusiasnya orang menggunakan Jampersal. bagaimana daya dukung sarana kesehatannya? Masyarakat sekarang berbondongbondong ke pelayanan kesehatan negeri. Kita sudah menyampaikan ke Ikatan Bidan Indonesia agar bersedia menolong. bagaimana cakupan RS.bisa jadi masalah. Apalagi ini RS Pemda. 43 (2010). Mereka sosialisasinya kurang. Sebab mereka selama ini bekerja sama dengan Jamkesmas. masyarakat mendapat informasi Jampersal untuk semua. Sehingga nanti terlihat manfaatnya. dalam pelaksanaan di lapangan jadi ikut merepotkan juga. Puskesmas rawat inap BOR-nya masih di bawah 50%. ∞ (Pra. rayonisasi. pasti akan muncul di DPR jika ada masalah. Kemudian belum semua bidan praktek swasta mau ikut PKS (Perjanjian Kerja Sama). Masukan lain? Salah satunya. Program Jampersal masih menemui beberapa kendala di lapangan. Bu Sesjen juga pernah mengatakan sosialisasinya kurang bagus. Memang kita salah. Banyak masyarakat yang langsung datang ke rumah sakit. itu kebijakannya berbeda. salah satu penyelesainya dengan memanfaatkan Puskesmas rawat inap. Kalau penyebabnya dari swasta. Kalau dulu mereka sudah mau ke swasta. Di RS Bantul. Saya tidak tahu persis ini dampak Jampersal atau bukan. Memang selama 5 tahun AKB/ AKI kita naik turun antara 40-50. Karena sosialisasinya kurang maksimal. Sekarang kita malah kebanjiran pasien. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. 47 (2009). Nah. Kenyataan di lapangan temen-temen di RS tidak mungkin menolak. berarti kesalahan kebijakan. solusi apa yang sudah dilakukan? Kalau terkait dengan biaya. dibanding tarif bidan praktek swasta. Kemudian dalam kaitannya dengan rujukan. Tidak semua dirujuk. Nanti bisa jadi masalah. sekarang berbondong-bondong menggunakan Jampersal. itu mengurangi. maka seharusnya mau kerja sama dengan Jampersal juga. Terkait dengan Jampersal. Memang. Ke depan harus mempunyai Pergub atau aturan lainnya yang ada kaitannya dengan sistem rujukan. seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. kalau tibatiba distop --orang kaya tidak boleh-. Pertolongan persalinan normal dengan yang dilayani dengan tenaga kesehatan tinggi. Tapi kenyataan di lapangan berbeda. Tapi tentu saja tidak mudah. karena sosialisasinya kepada masyarakat Jampersal di rumah sakit gratis. apakah perubahan tersebut terjadi karena KB yang tidak terkendali. Jadi tidak mudah.Memang kita salah. Ada kenaikan. jangan untuk semua orang. Kenyataannya Bantul juga demikian. Ada pos biaya untuk merujuk? Semestinya yang dirujuk itu yang tidak bisa ditangani. Kemudian juga harus dibatasi. sebelumnya pernah juga 36 (2007). Saya tidak tahu persis kenapa. Memang menjadi pertanyaan. Kalau kita tanya ke Pak Dirjen. 41 (2008). seharusnya kalau normal itu jangan dirujuk. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. kalau sudah mau lahir tidak mungkin ditolak. Tidak tahu juga. Bagi saya program ini sangat membantu. beliau akan jawab: itu kesalahan temen-temen Dinas. Nanti bisa ditanyakan ke RS Bantul. Namun. Berdasarkan evaluasi. Akibatnya banyak bidan tidak mau menerima pasien yang merujuk ke program Jampersal. tapi kita tidak bisa menarik kesimpulan apakah ini karena Jampersal atau bukan. sehingga banyak bayi yang dilahirkan. DPR bisa maramarah. jika tidak demikian. Lima tahun terakhir ini pernah 48. Nanti bisa jadi masalah. yang dulunya sudah mau di swasta. Desy) . satu bok standardnya untuk 1 bayi tapi dipakai 2 sampai 3 bayi. karena memang di RS jadi pusat rujukan Jampersal. Sehingga RS ini tidak bisa menampung pasien. Antisipasi penumpukan pasien yang dirujuk di RS. Ya sama-sama karena ini program baru tentu saja masih berproses. sekarang malah dilempar. Untuk semua hanya untuk tahun 2011? Yang repot dalam pelaksanaannya. apakah kenaikan itu karena Puskesmas pembantu tidak mau melayani atau dari swasta. Mereka naik 300% – 400% kalau tidak salah. kalau sudah begini.

Begitu juga saat perayaan hari kesehatan nasional. Dengan biaya sebesar itu. Walau demikian proses sosialiasi tetap harus terus ditingkatkan. Maya Sintowati Pandji. Bila ini terwujud. Kadinkes berharap. Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta. Tapi. paling tidak ada satu Puskesmas yang menjadi pilihan utama masyarakat. MM: Menjadikan Puskesmas Pilihan Utama Jampersal. Maya. juga mengangkat tentang Jampersal. Ada masyarakat yang ingin langsung bersalin ke rumah sakit.” ujar drg. drg. Walau tentu saja ini bukan pekerjaan mudah. Sambil menambah pemahaman masyarakat tetang rujukan. baik ruang perawatan. maupun SDM-nya. apalagi masuk UGD. pasti akan menjadi sarana Puskesmas rawat inap yang bagus. Menurut Kadinkes. dan banyak lagi.” tutur Maya lebih jauh. hanya kisaran 25-30% saja. Terkait dengan sosialisasi Jampersal.Drg. Sementara ada Puskesmas lain yang masih satu kecematan. Banyak manfaat yang sudah dirasakan. Menurut Kadinkes. Sosialisasi juga dilakukan melalui media cetak. harus memilih dengan bidan siapa yang dianggap memberi kemantapan hati. Sebelumnya. melahirkan itu berkaitan dengan kemantapan hati. kepala Puskesmas diminta untuk menyusun program untuk meningkatkan BOR-nya. “Mereka harus tetap dilayani. mereka pernah memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2088 tentang mutu pelayanan Puskesmas. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 27 . bila masih ada masyarakat yang belum dapat memahami secara benar maksud dari program tersebut. Sudah ada program secara rutin mengisi siaran setiap harinya. Program Jampersal terus bergulir. Fenomena ini menunjukkan bahwa Puskesmas belum menjadi pilihan. dan Jampersal. Kuncoro (Ketua Forum Komunikasi Kepala Puskesmas). tapi tempatnya terbatas. Hal ini tidak dapat dipersalahkan atau ditolak. dan tokah agama maupun masyarakat. Tidak sedikit yang harus sampai mengorbankan nyawa. Sehingga kedua Puskesmas dapat saling melengkapi. “Sosialisasi hanya menjelaskan apa Jampersal. “Semua ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program Jampersal. tinggal mengembangkan Puskesmas lain dengan menduplikasi Puskesmas yang sudah ada menjadi model. Berikut penuturannya lebih lanjut. tidak diisi secara maksimal. padahal dapat dilayani di Puskesmas terdekat. sayang selama ini ruang rawat inap yang tersedia. sebenarnya para bidan itu lebih nyaman memberi pelayanan di Puskesmas dibanding di rumah bidan. Untuk antisipasi. Memang. sosialisasi mengenai Jampersal ini dilakukan juga. leaflet. Media yang digunakan di antaranya Radio Bantul. Jadi wajar. bila ada pasien yang datang untuk bersalin. dengan biaya yang besar untuk membangun gedung. Maya menilai gambaran yang diberikan tentang manfaat Jampersal kurang tajam. maka pelayanan Jampersal otomatis akan menjadikan Puskesmas sebagai tujuan utama. sudah berdiskusi dengan drg. Sebab. bagaimana mewujudkan Puskesmas menjadi pilihan utamanya. masyarakat harus menentukan pilihan tempat melahirkan. Kondisi seperti ini masih sering terjadi di Kabupaten Bantul.” ujarnya tegas. ia sendiri heran dengan rendahnya BOR Puskesmas tersebut. perlu upaya untuk meningkatkan jumlah pengguna rawat inap di puskesmas ( BOR) tersebut. tapi kontennya tetap terkait dengan kesehatan ibu dan anak. “Kami mempunyai slot untuk dialog dengan masyarakat secara berkala dengan tema KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). meski banyak pula kekurangan di sana-sini. Jamkesmas. Maya Sintowati Pandji. Kemudian ada Puskesmas akan mendapat bantuan bangunan senilai 1 Miliar lebih. tapi belum menyentuh apa keuntungan bersalin dengan program tersebut. Banyak kepala Puskesmas yang beranggapan itu pekerjaan berat. Tentu program ini harus terus disempurnakan. juga ada radio swasta dengan memanfaatkan program masyarakat sehat (PMS). Puskesmas. BOR-nya tinggi. Menurut dr. Menjadikan Puskesmas pilihan masyarakat akan menjadi fokus program ke depan. Ada wacana untuk menggabung dua Puskesmas tersebut. banyaknya persalinan ibu hamil di rumah sakit. peralatan. Untuk itu menjadi tantangan. Maya. MM. rumah sakit tidak bisa menolak. Malah. sebenarnya sosialiasi sudah dilakukan mulai Maret 2011 dengan melibatkan DPRD. pada kegiatan Bantul Ekspo pun. Selain Radio Bantul. seperti poster. “Saya juga pernah melahirkan. tidak elok untuk menolak mereka. Untuk itu. Namun setelah diberi penjelasan akhirnya mereka bisa memahami dan mendukung program tersebut. Ketika ada sarasehan. sebagai program baru membutuhkan waktu untuk sosialisasi. Maka.” jelas Maya. Selanjutnya. memang sudah pilihan masyarakat dengan berbagai alasannya. Menurut drg. tidak selalu berjudul Jampersal.” ujar dokter yang juga Kadinkes Kab Bantul Yogyakarta ini.

Tahun ini tidak dibatasi jumlah anaknya. termasuk daerah yang mempunyai cakupan bagus. jelas bidan Tin. melahirkan. Jawa Barat. Asumsinya agar aman dalam penggunaan keuangannya. Dengan jumlah penduduk terbesar. dan banyak lagi. maka ia akan 28 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Susatyo mengatakan bahwa semua klaim akan segera diselesaikan. Bidan Tin Citarik (56 tahun) yang seharihari bertugas di Rumah Sakit Ibu dan Anak dan di luar jam kerja bekerja sebagai bidan swasta ikut bekerja sama dalam Jampersal. kita stop. Sementara daerah yang sudah melaksanakan Jampersal. Dalam pelaksanaannya. dan pasca melahirkan. PKS juga sudah. Menurut dr. Kabupaten Subang memimpin cakupan realisasi Jampersal terbesar. Jampersal di Jawa Barat Proram Jaminan Persalinan (Jampersal) yang diluncurkan Kementerian Kesehatan Juni 2011. tapi ada juga yang harus membuat peraturan tertentu. Menurut bidan Tin. Malah mereka sudah membuat peraturan. Dari 24 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Barat. program Jampersal menjadi sangat penting bagi provinsi ini dalam usaha menurunkan tingkat kematian tersebut. sehingga terkadang memperpanjang pencairan keuangannya. sudah bergulir juga di Provinsi Jawa Barat. tingkat realisasinya belum seperti yang diharapkan. Kota Cirebon. Harus ada reward dan punishment. Kota Depok.2% (Rp 584. Lukman dari Dinas Kesehatan Prov.552. kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung. kab/kota sebenarnya sudah mensosialisasikan program Jampersal. Masyarakat kita kalau dengar gratis. Oleh sebab itulah. menurut dr Lukman. Jadi ya. Jampersal: Lain Ladang Lain Belalang Implemantasi Jampersal di Provinsi Jawa Barat. Yang jadi masalah adalah pelaksanaan di lapangan. senang. Dalam melakukan klaim keuangan selama ini ia tidak mengalami kesulitan selama semua persyaratan lengkap. Susatyo Triwilopo MPH. Ada juga daerah yang tidak peduli. Bila dikalikan Rp 350. Kabupaten Kuningan. Animo masyarakat pun adem-adem saja.032. Subang menyambut baik.000. Berbeda dengan yang lain. Kabupaten Indramayu. H. dalam satu bulan ia melayani rata-rata 20 pasien Jampersal. “sebetulnya esensi Jampersal bukan pada gratisnya. Kabupaten Subang. Cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda penduduk (KTP)/identitas diri dari wilayah setempat atau dari wilayah lain di seluruh Indonesia. Lukman.000. memang berbeda-beda dalam menyikapinya. Berdasarkan pengalaman bidan Tin. me- Sementara itu. Audit medis dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) belum dilaksanakan. pasien akan mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kehamilan. bidan Tin bisa menolong rata-rata 20 persalinan. dr. Jampersal diterima dengan baik. pemahaman kita. Dibanding klaim dengan SKM (Surat Keterangan Miskin). tapi daerah lain menerima apa adanya. Bahkan ada beberapa daerah yang belum dapat melaksanakan Jampersal seperti Kabupaten Garut. Cakupannya bagus.000) dari dana yang disediakan untuk Jampersal sebesar Rp 9. Lebih lanjut dr. Mereka terbuka. Malah KB pasca salin. Kota Bandung sendiri hanya menyerap 6. tidak heran jika provinsi ini menyumbang jumlah terbesar Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia. Dengan KTP tersebut. program Jampersal sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan persalinan dengan persyaratan yang sangat sederhana.000. ketika ada kesulitan langsung bertanya. ada yang menambah dengan peraturan lain. Kota Bekasi. Kebetulan baru selesai dimonitor dan dievaluasi. Dalam sebulan. Ada yang langsung bisa diterima sesuai petunjuk teknis. Salah satunya Kabupaten Subang.manage Jampersal untuk memenuhi agar anak dan ibu sehat”. Jampersal memang belum berjalan seperti yang diharapkan. Bila ada yang belum dibayarkan maka semua utang yang terjadi akan diselesaikan bila anggaran telah tersedia. melihat bahwa dalam pelaksanaan Jamperesal harus dibenahi sistim rujukan/ referal-nya. Dijelaskan lagi oleh dr. klaim melalui Jampersal jauh lebih mudah. Hanya beberapa daerah yang tingkat realisasinya tinggi. Sekadar informasi.

040.000 1.396.62 2.668.000 51.00 2.000 1. karena gratis.000 1. belum secara nasional.000 8.000 12.071.000 2. Cianjur Kab.343.402.00 58.493486.00 0. H. begitu juga bagi dokter swasta.63 20.991.750.000 Luncuran 1 5. Sebaliknya.678.00 107. Sumedang Kab.00 17. semakin hari semakin banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas Jampersal sehingga Bed Occupation Rate > 100 %. ∞ 29 Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Pasien Jampersal Bulan November di RS Hasan Sadikin Bandung Rawat Rawat Jumlah Bulan Inap Darurat Juni 135 26 161 Juli 163 31 194 Agustus 199 26 225 September 248 74 322 Oktober 313 86 399 November 332 107 439 Jumlah 1390 350 1740 memperoleh penggantian dari Jampersal sebesar Rp 7.672.96 0.07 3. Indramayu Kab.01 0.00 85.00 4.71 0.16.000 sudah memadai untuk memberikan standar pelayanan minimal. dr.000 2.000 1.” jelas dr.198. RS Hasan Sadikin idealnya menerima pasien derajat kesakitan di atas level 2.000 10.965.140.000 6.012.790.000 5. Menurut dr. Seharusnya mereka terlebih dahulu ke Puskesmas.000 9. operate house. maupun dokter swasta banyak yang belum paham akan pelaksanaan Jampersal. kemudian juga terhadap bidan praktek swasta. Mengapa itu bisa terjadi. Sehingga banyak masyarakat yang belum jelas dengan program Jampersal.100.008. sehingga belum dipahami para pihak.000 4.655.194.000 6.000 9. H. Bagi bidan ada yang enggan karena klaim Jampersal mereka anggap terlalu murah.092.Rekap Alokasi dan realisasi Jampersal Provinsi Jawa Barat Kab/Kota Kab.787.24 9.35 0.36 12. Bayu lagi.56 0.300. Ciamis Kab.102.531.55 7.095 2.000 1. Begitu juga bidan.623.355.000.000 8. dsb.148.800.702. Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin dr.000 1.00 25.000 % realisasi dari luncuran I 40. Cirebon Kab.612.15 7.000 2. apalagi jika persalinan mereka tidak ada masalah.013. dokter Puskesmas.420.10 0. Bayu melihat hal tersebut akibat sosialisasi Jampersal yang belum menyeluruh. Bayu.39 0.000 2.00 36. Garut Kab.042.323.993.259. Apakah tarif sebesar Rp 350.000 165.00 121.000 268.00 32.80 31.000 759.704.000 1.136.159.000 647.472.245.044.00 9.041. polindes. dokter praktek. Bayu program Jampersal adalah program yang bagus untuk menekan AKI dan AKB. Majalengka Kab.241.000 9.000 3.198.04 2. Untuk pelayanan Jampersal melebihi kapasitas yang tersedia.000 9.000 3.23 11.53 56.08 9.062. Bayu agar memperbaiki manajemen pelaksanaan Jampersal kiranya merupakan masukan berharga untuk suksesnya Jampersal ke depan.447.682.111.31 Realisasi Jampersal Dinas Kesehatan Kota Bandung ”Tetapi karena memilih tempat berobat adalah hak asasi manusia.000 2.000 154.140.276. Bayu Wahyudi.970. Bandung. kadang langsung melempar pasien ke rumah sakit.17 3.713900.469. pustu.005. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . seharusnya sistem referal/sistim rujukan yang ada mengatur puskesmas.203.000 2.000 220.000 2. Bayu.396.638.000 3.347.929.00 0.000 4.019478.000 1.815.552.874.427. Bogor Kab. ”Pada kenyataannya yang datang berobat ke sini adalah pasien patologi.899.000 4. Bagaimanapun. atau yang mempunyai security level di bawah 2. Akibatnya RS kami overcapacity. dan rumah sakit bersalin baik itu pemerintah maupun swasta yang sudah melakukan PKS dengan pengelola Jamkesmas di Pemda Kabupaten/Kota maupun Provinsi.078.000 423.800.308.520.144.100. pelaksanaan Jampersal di RS Hasan Sadikin berjalan sangat spektekuler. menurut dr.426.504.306. MPHM Sp.88 40.000 2.000 6.544188.000 1. Akibatnya. H. Kadang fisiologi.686.253.479.56 24.340.88 82.928.61 0. Walaupun tanpa rujukan”.528.04 0.017 1.000 171. termasuk Rumah Sakit Swasta. Purwakarta Kab.000 259.650.890.95 30.05 %Realisasi dari total alokasi 12. Kuningan Kab.175.06 17. Bandung Kab.73 8. H. Spektakuler Lain lagi cerita pelaksanaan program jampersal di RS Hasan Sadikin.730. Usul dr.000 2.940.510.04 0.582.703.Subang Kab.000 439.726.120.22 11. Di RS ini setiap bulan terjadi peningkatan yang signifikan.52 23. bidan Tin menganggap hal itu sudah cukup memadai. Tasikmalaya Kab. H.000 699.00 0.000 1.653. bagi masyarakat jika ingin melahirkan mereka langsung ke rumah sakit.334.00 0.000 2.000 2.00 13. untuk program Jampersal.000 6.419.44 67.870.33 0.865610.156.180.190.000 3.312.OG.000 357.000 6.289. tidak bayar.47 0.335.00 0.732.000 2. Bekasi Kab. kita tak bisa menolak pasien yang berobat ke kita.841.959.000 1. dan overload.083.000.000 209.494.981.797.00 0. Bandung Barat Kota Bogor Kota sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota tasikmalaya Kota banjar Provinsi Alokasi 19.000 8.835.000 1.242. Usulan di. pihak Puskesmas maupun bidan dan dokter swasta.480.936.833.000 Realisasi 2.000 3. Karawang Kab. karena satu dan lain hal banyak yang ditolak oleh bidan di Kabupaten/Kota maupun Rumah Sakit.034.000 1.500 1. Sukabumi Kab. klinik bersalin.

Yakni: Nasionalisme Jampersal. bila untuk pelayanan orang miskin. sehingga harus mendapat induksi. harus dengan sabar. Hanya saja melakukan pemetaan dan perencanaan anggaran juga perlu kerja keras dan sungguh-sungguh tersendiri dari para perencana. kata drg Maya. profesionalisme dan rasa kemanusiaan tenaga bidan melayani persalinan pengguna jampersal. Untuk penjelasan ini. baik yang kaya maupun yang miskin ini. Untuk melayani orang miskin pengguna Jampersal. serta didukung para pelaksana yang profesional dan jiwa patriotik yang tinggi. dengan kendaraan apa Anda merujuk ? Ia menjawab menyewa mobil. Bila ada jiwa patriotik yang tinggi dari para perencana dan pelaksana. sistem pencairan yang cepat dan akurat. untuk mewujudkan jampersal sebagai tali perekat nasionalisme kita. Sementara bidan tidak ada kewenangan untuk menginduksi. tenaga. untuk pasien kaya yang menggunakan jampersal. Yakni sebagai salah satu cara untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Bagi pelaksana juga dapat mengalahkan imbalan yang diterima. Dengan alasan yang sama rasa kesulitan untuk memotivasi bidan. Ia menyerahkan bidan menjawab. bila uang negara digunakan untuk mereka yang hidup berkecukupan. masih tinggi rasa solidaritas dan nasionalismenya. selama ini masyarakat sudah terbiasa melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. Apalagi. Tapi. mereka menagatakan: tidak terkait langsung antara program jampersal dengan penurunan AKI & AKB. ∞ 30 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . melayani kesehatan masyarakat. Ketika sang bidan ditanya. dll terkuras). walau hanya mendapat penggantian di bawah standar biaya pada umumnya. “Jadi ada kesulitan menumbuhkan motivasi diri dalam pelayanan” kata Bidan Handayati. Sekalipun para bidan sebagian juga sudah paham. Sebagai salah satu nasionalisme bidang kesehatan yang sebenarnya. ternyata belum ada perkembangan. yang juga bekerja di RSUD Bantul ini menjelaskan: pasien sudah pecah ketuban 10 jam yang lalu. Menurutnya. tentu akan menghilangkan hambatan kesulitan merencanakan yang baik. jeli dan teliti melakukan pemetaan wilayah mana yang membutuhkan jampersal. Dengan sidikit bingung menjelaskan. tanpa harus mengurangi hak orang miskin. Hanya saja. bila Jampersal diperuntukkan daerah yang membutuhkan. Di Yogyakarya. walau biaya persalinan jampersal di bawah rata-rata standar perda. Sebab. apalagi belum terdukung data yang akurat. juga dialami oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. bahwa istrinya ikut program Jampersal (Jaminan Persalinan) sudah melakukan pemeriksaan 9 kali ke tenaga bidan setempat. Memetakan lebih 450 kabupaten-kota memang persolan rijit dan rumit. Anggaranya cukup ?. saya meyakini insya Allah sebagai ibadah. drg Maya Sintowati Pandji. Kalau begitu. mengapa bersalin di RSUD. bisa jadi rugi secara materi menolong persalinan ( waktu. setelah diobservasi. tidak di Puskesmas ? idan Handayati. pas jawabnya. Memang. kemanfaatannya akan menjadi lebih sempurna. Panembahan Bantul. MM. Bukti. sebagian besar tenaga bidan siap berkorban. jawab sang bidan tangkas. ketika ditanya. Semangat untuk membantu dan kerja secara progesional akan tetap terjaga. pengguna jampersal dari orang yang mampu ini lebih banyak tuntutannya.Bantul. maka kami merujuk ke RSUD. para tenaga bidan yang hidupnya dibawah standar mereka agak keberatan. Jelas bermanfaat. Persoalannya dalam perencanaan. Indah sekali dialog di atas. Tapi. Yogyakarta. suami siap antar jaga. pikiran. apalagi keluarga miskin.Prawito Nasionalisme Jampersal ? Anom (25). Sebab. apa jampersal tidak bermanfaat ?. walau tak seberapa. Ia tampak gusar menami istri menunggu persalinan anak pertama di RSUD. sebagian besar mereka agak keberatan. mereka sudah mampu membiayai seluruh persalinan dengan biaya sendiri dengan pilihan kelas tertentu. masih butuh waktu untuk merencanakan dengan lebih baik. demi mencari ridho Allah dan tegaknya merah-putih di Bumi Persada yang kita cintai. Jampersal tidak secara signifikan mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan dan persalinan pada tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan. untuk rakyat Indonesia. Memang. Sebuah ungkapan yang tidak mau hitunghitungan. “Dengan diniatkan karena ibadah insya Allah akan diganti dengan cara lain yang lebih baik”. mengapa jampersal tahun 2011 untuk seluruh ibu hamil dan melahirkan.

dan 60 kasus di dunia. RSU Tangerang. DTCE. masyarakat harus tetap waspada mengingat kemungkinan penularan ke manusia masih ada. upaya penanggulangan terhadap flu burung terus dilakukan. Tjandra Yoga Aditama. dr. mengutip penjelasan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL) Prof. Meski cenderung terjadi penurunan. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP&PL). ∞ (Pra) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 31 . terdapat 11 kasus flu burung di Indonesia. Selanjutnya pada 6 Januari 2012. Guna meringankan sakitnya. Seiring perjalanan waktu. penyuluhan masyarakat dilakukan sejumlah pencegahan yakni: menghindari kontak dengan unggas sakit. Data terakhir pada 2011. Meski demikian. Hasilnya. 7 Januari 2012. penderita mengalami sesak nafas dan tidak sadarkan diri. Badan Litbang Kesehatan Kemenkes RI. dan segera berobat saat tubuh mulai menunjukkan gejala tanda sakit. pukul 22. Program penanggulangan yang umumnya dilakukan pada hewan. Tjandra Yoga Aditama. sehingga harus dipindahkan ke ruang ICU. puncak jumlah kasus flu burung di dunia terjadi pada 2006. ∞ (Pra) Tetap Waspada Meski Kasus Flu Burung Menurun Jumlah kasus Flu Burung di dunia maupun Indonesia pada 2011 mengalami penurunan. Salah satunya melalui Program Penanggulangan Avian Influenza (AI) yang dilakukan secara komprehensif baik pada hewan maupun pada manusia.50 WIB. Untuk diketahui. penderita dirujuk ke RS Rujukan Flu Burung. dr. Merujuk Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan yang telah dikonfirmasi oleh Pusat Biomedis dan Teknologi dasar Kesehatan. Karena sakitnya tidak kunjung sembuh. selain korban flu burung meninggal. penderita berobat jalan ke Rumah Sakit swasta di kawasan Jakarta Utara.RAGAM Satu Lagi Korban Flu Burung Meninggal Daftar korban Flu Burung meninggal bertambah satu menyusul kasus yang menimpa PD. antara lain biosecurity dan lain-lain. Banten. warga Sunter Jakarta Utara. senantiasa menjaga kesehatan. Total jumlah kumulatif korban meninggal mencapai 151 orang terhitung sejak 2005 hingga 9 Januari 2012. Sayangnya. Sp(K). Tim Terpadu Kemenkes dan Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi ke rumah penderita dan lingkungan sekitar. Tidak ketinggalan baik fasilitas maupun kewaspadaan petugas kesehatan harus ditingkatkan. Esok harinya. batuk dan pilek sejak 31 Desember 2011. total tercatat 183 kasus flu burung sejak 2005 lalu hingga Januari 2012. jumlah kasus flu burung mengalami penurunan. empat hari berselang. DTM&H. Prof. nyawa penderita tidak tertolong dan meninggal pada hari yang sama. selalu membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS). ia membeli obat di warung. selaku vocal point International Health Regulation (IHR) juga telah menginformasikan kasus ini ke WHO. Awal kasus PD terjadi ketika pria berusia 23 tahun ini mengalami gejala demam. MARS. Guna menyikapi hal tersebut. tercatat 115 kasus flu burung skala dunia dan 55 kasus di antaranya terjadi di Indonesia. tepatnya 3 Januari 2012. adanya kemungkinan faktor risiko yaitu kontak langsung dengan burung merpati peliharaan PD yang sakit kemudian mati. Sedangkan pada manusia. Saat itu.

Sekretaris Jenderal Kemenkes RI. batuk. dan klinik-klinik swasta kembali 32 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . sudah siap 2 RS. dan RSUP Persahabatan Jakarta. Pemilihan 10 RS ini dengan mempertimbangkan endemisitas daerah tersebut terhadap kasus Flu Burung. “Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 414/Menkes/SK/IV/2007 tanggal 10 April 2007. sakit tenggorokan. Sesjen meminta agar dokter-dokter di Puskesmas.” ujar dr. Ratna Rosita Hendardji. Kemenkes telah lengkapi ruang isolasi rumah sakit khusus untuk Avian Influenza (AI). Banten. terdapat 10 RS yang sudah dilengkapi ruang isolasi bertekanan negatif. telah ditetapkan 100 Rumah Sakit rujukan penanggulangan Flu Burung. MPHM. di Jakarta Sesjen mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan dan mencari perawatan dokter jika mulai mengalami panas tinggi hingga 38oC atau lebih. RS. dan secara sengaja atau tidak bersinggungan dengan unggas (cairan maupun kotoran). yaitu RSU Tangerang. demam. pilek. terdapat di 31 Provinsi di Indonesia. Saat ini.RAGAM Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Tangani Kasus Flu Burung Menanggapi munculnya kembali kasus flu burung di Indonesia. 17 Januari 2012. Saat ini.

RSU Arga Makmur. RSU Indramayu.000 kapsul ke setiap provinsi . M. RSU Dr.395. RSU Lakipadada Tana Toraja. Sardjito dan RSU Panembahan Senopati Bantul Bali dan Nusa Tenggara (9 RS): Provinsi Bali: RSU Sanglah Denpasar. RSU Dr. Karimun. RSU Praya Provinsi NTT: RSU Prof. dan RSPA Gatot Subroto Provinsi Jawa Barat: RSU Dr. RSTP Dr. RSU Banyumas. RS Pare. RS Dr Soedono Provinsi DI Yogyakarta: RSU Dr. M. tandas Sesjen. Soetomo. Sri Indrawaty. RSU Kota Bontang. RSU Dr. Ketersediaan stok Tamiflu menjadi penting. RS Dr. RSU Tanjung Selor Pulau Sulawesi (16 RS): Provinsi Sulawesi Utara: RSU Prof. Pada tahun 2011. RSU Sanjiwani Gianyar Provinsi NTB: RSU Mataram. RSU Tanjung Pinang.000.000 kapsul (Juni 2012). Saiful Anwar. atau terdapat unggas di sekitar tempat tinggalnya”. Hal lainnya adalah Tamiflu perlu didistribusikan kepada dokter-dokter agar dapat segera diberikan kepada pasien yang terindikasi. 510. RSU Subang Provinsi Banten: RSU Serang. karena harus dapat memenuhi kebutuhan di setiap daerah. RSU Persahabatan. RSU Manna Provinsi Lampung: RSU Abdul Moeloek. RSU Kabanjahe. RSU H A Wahab Sjaranie Samarinda. Dra. “Saat ini tersedia sejumlah 1. Dr. dan rencana pengadaan 540.A. Aloei Saboe Provinsi Maluku: RSU Dr. H. RSU Tanggerang Provinsi Jawa Tengah: RSU Dr. Apt. RSU Pematang Siantar. RS Islam Faisal Makassar. Moewardi. RSU Dr. RSU Pangkal Pinang Provinsi Bengkulu: RSU Dr. Zainoel Abidin dan RSU Cut Meutia Lhokseumawe Provinsi Sumatera Utara: RSU H. Yunus.” jelas Sri Indrawaty. Perlunya anamnesa yang lebih sensitif untuk mengetahui apakah pasien memiliki riwayat kontak dengan unggas. RSU Gunung Jati Cirebon.600 kapsul (Desember 2014). telah dikirim ratarata 100. RSU Dr. RSU Dr. RSU Dumai Provinsi Kepulauan Riau: RS Otorita Batam Provinsi Jambi: RSU Raden Mattaher Provinsi Sumatera Selatan: RSU DR. Suraji Tirtonegoro Provinsi Jawa Timur: RSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Hasan Sadikin Bandung. Rotinsulu Bandung. RSU R. RSU Dr. Kariadi Semarang. Adam Malik Medan. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 33 . RS Akademis jaury. RS Mokopido Toli-toli. bahwa buffer stock obat flu burung (oseltamivir) masih tersedia di Pusat. Pernyataan ini diperkuat oleh keterangan Direktur Jenderal Bina Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI. Hoesin Palembang. RSU Dr. RS Blambangan Banyuwangi. WZ Johanes dan RSU Dr TC Hillers Pulau Kalimantan (13 RS): Provinsi Kalimantan Barat: RSU Dr.000 kapsul dengan kadaluarsa: 54. 831. Bima. Soewondo. Abdul Aziz Singkawang.000 kapsul per provinsi dengan tanggal kadaluarsa tahun 2013. RSU Tabanan.200 kapsul (Desember 2013). M. Soebandi. Slawi. RSD Kab. H. RSU Panglima Sebaya. Slamet Garut. RSU Kayu agung. RSU Tarutung. RSU H Boejasin Pelaihari Provinsi Kalimantan Timur: RSU Tarakan. Sulianti Saroso. RSU Dr.melakukan pelatihan anamnesa khusus flu burung. MKes. RSU Dr. Doris Sylvanus Palangkaraya. RSU Kolonedale Provinsi Sulawesi Selatan: RSU Dr. RSU Raba Kab. RSU Sintang Provinsi Kalimantan Tengah: RSU Dr. Tahun ini. Syamsudin Sukabumi. Dr. RSU Mayjen HM Ryacudu. RSU Lubuk Linggau.000 kapsul. Jamil Padang. “Gejala klinis AI sama seperti gejala flu biasa. Murjani Sampit Provinsi Kalimantan Selatan: RSU Ulin. Achmad Mochtar Provinsi Riau: RSU Arifin Ahmad Pekanbaru. M. RSU Andi Makkasau Pare-pare.000 kapsul di tahun 2012 agar buffer pusat tetap berjumlah 1. RSU Pekalongan. H. RSU Padang Sidempuan Provinsi Sumatera Barat: RSU Dr. DR. Sam Ratulangi Provinsi Sulawesi Tengah: RSU Undata Palu. Haulussy Ambon Provinsi Maluku Utara: RSU Chasan Basoeri Ternate Papua (1 RS): RSU Jayapura. RSU Dr. RSU Kab. Wahidin Sudirohusodo Makassar. ∞ (Pra) RS Rujukan Flu Burung Pulau Sumatera (29 RS): Provinsi Nangroe Aceh Darussalam: RSU Dr. RD Kandou. Lahat Provinsi Bangka Belitung: RSU Tanjung Pandan. RSU Puri Husada. Margono Soekarjo Purwokerto. direncanakan kembali pengiriman 100. RSU Luwuk. RSU Sinjai Provinsi Sulawesi Tenggara: RSU Kendari Provinsi Gorontalo: RSU Prof. RSU Kudus. R Koesma Tuban. R Sudjono. Sudarso Pontianak. Dr. RSU Kalianda. RS Dr S Djatikoesoemo. RSU Dr. RSU Ahmad Yani Pulau Jawa (32 RS): Provinsi DKI Jakarta: RSPI Dr. RSU Prof. RSU Tidar Magelang. RSU Dr. H RM Soeselo W.

DAERAH Potret Pelayanan Kesehatan di Kaltim 34 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Ia juga berharap kualitas SDM-nya juga harus meningkat seiring dengan meningkatnya sarana prasarana rumah sakit. Saat ini yang paling utama adalah harus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. Target pelayanan kesehatan harus 24 jam. Kabupaten dan Kota serta lembagalembaga kesehatan dan masyarakat tentu sangat diharapkan supaya tujuan yang ingin dicapai dapat terealisasi dengan baik.Dengan luas daerah satu setengah kali Pulau Jawa dan Madura. Sp.A. Peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat ini juga merupakan upaya Pemprov Kaltim untuk mewujudkan pencapaian Millennium Development Goals (MDGs).A . Sehubungan dengan itu perlu adanya upaya Pemerintah dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sp. pelayanan rumah sakit harus ditingkatkan dan harus sudah memadai. harus dirujuk ke luar daerah. Oleh sebab itu. Masyarakat harus berobat di rumah sakit di Kalimanatan Timur. Belum lagi masih banyaknya daerah perbatasan yang sulit terjangkau transportasi. Kalaupun harus di rujuk. Untuk mencapai itu tentu saja pelayanannya harus bisa diakses dengan mudah. prioritas utama bidang Kesehatan di Kalimantan Timur adalah pelayanan kesehatan dengan akses yang mudah untuk dijangkau dan di layanani oleh tenaga kesehatan terutama oleh penduduk di pedalaman dan perbatasan. menurut dr. Syafak Hanum. Terutama dalam usaha mensukseskan program Jampersal yang dapat menekan tingkat kematian Ibu dan bayi. tidak boleh ada lagi warga Kalimantan Timur yang berobat ke luar negeri. Namun. kendala tersebut bukan berarti tidak diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan. bukan ke luar negeri. Kerja sama serta koordinasi antara Pemerintah Pusat. Ketiga fasilitas tersebut dipilih karena mampu menjangkau segala lapisan masyarakat hingga ke daerah pedalaman dan terpencil yang tersebar di 14 Kabupaten/kota. Sehubungan dengan itu Pemerintah Kalimantan Timur telah menyediakan fasilitas penunjang kesehatan di antaranya adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pusban) serta Puskesmas Keliling. Syafak. Syafak Hanum. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . memberikan pelayanan kesehatan di Kalimantan Timur tentu bukan hal yang mudah. Provinsi. “Dengan adanya pelayanan Puskesmas 24 jam di beberapa wilayah yang jauh dari rumah sakit. 35 Kadinkes Kalimantan Timur dr. Menggalakkan Puskesmas 24 jam salah satu solusinya.” ujar Kadinkes Kalimantan Timur dr. aat ini.

Kalimantan Timur juga --selain pelayanan Puskesmas 24 jam-.DAERAH Puskes Pelayanan Prima Dalam usaha lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kota Samarinda. Selain mengutamakan pelayanan 3 S. Puskesmas Wonoredjo juga melayani program lansia. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat para peserta yang lansia yang membutuhkan perhatian khusus. Senyum.membuka Puskesmas Pelayanan Prima. anak-anak bisa bermain di lingkungan tersebut. yaitu mengadakan senam untuk para manula setiap Jumat pagi. Kecamatan Sungai Kujang. 36 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Santun.. Puskesmas Wonoredjo juga dikenal sebagai Puskesmas Sayang Anak karena selain memberikan pelayanan kepada lansia juga memberikan lingkungan tempat bermain bagi anak-anak yang sedang menunggu untuk berobat. Dalam program ini pelayanan diutamakan kepada para lansia ketimbang yang bukan lansia. Puskesmas Pelayanan Prima ini mengutamakan pelayanan 3 S yaitu: Sapa. Puskesmas yang sudah menerapkan Pelayanan Prima adalah Puskesmas Wonoredjo di Kelurahan Teluk Lerong Ulu. Sambil menunggu dipanggil dokter.

ada Puskesmas Karang Joang yang juga buka 24. Untuk dokter yang bertugas di daerah perbatasan dan terpencil di Kalimantan Timur diberikan insentif khusus. Program-programnya yang dibuat sudah bagus. Diharapkan ke depannya fasilitas seperti mobil ambulan bisa ditambah mengingat Puskesmas Karang Joang yang dipimpin dr. Kaltim sekarang menyekolahkan beberapa tenaga dokter untuk mengambil spesialis. Berkat pelayanan dan terobosan yang dilakukan.Kanujoso Dajtiwibowo. namun sayang kurang didukung oleh SDM yang dapat melaksanakan program tersebut. Bukan hanya itu. Puskesmas 24 Karang Joang juga sudah mempunyai trauma center dengan SDM yang memadai. Mereka kadang minta diperpanjang setahun lagi untuk tinggal di daerah terpencil itu. Aprilia Lailati ini sudah pernah mendapat piagam dan piala pada pelayanan prima dari Pemerintah Kota Samarinda dan Menteri Kesehatan. Puskesmas ini dijadikan Puskesmas 24 jam karena selain berada di jalan utama BalikpapanSamarinda. Selain Puskesmas Wonoredjo. daerah rawan kecelakaan.Di Puskesmas Pelayanan Prima juga disiapkan pojok ASI sebagai wujud kepedulian pada gerakan ibu menyusui. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 37 . dan dekat dengan lokalisasi. Saat ini Kaltim masih kekurangan dokter spesialis. Oleh sebab itu jangan heran bila banyak dokter yang bertugas di pedalaman betah tinggal di sana. Mereka di antaranya diambil dari dokter-dokter umum. bidan-bidan pun diminta sekolah lagi untuk menambah pengetahuan mereka. dekat beberapa pabrik. Sriyono adalah Puskesmas yang banyak menangani kecelakaan karena posisinya yang berada di lintas utama jalan Balikpapan menuju Samarinda dan berdekatan dengan pabrik. juga karena berada di daerah perbatasan antara Balikpapan dan Samarinda. Oleh sebab itu. Adapun beberapa masalah yang dihadapi yaitu kurangnya alat kesehatan. SDM Masalah terbesar yang dihadapi Kaltim adalah soal SDM (Sumber Daya Manusia). farmasi dan ahli gizi. Bahkan dokter-dokter yang bertugas di pedalaman pun diapreasiasi dengan memberi mereka kesempatan untuk mengikuti seminar atau pertemuan-pertemuan untuk meningkatkan aktualitas diri mereka. dan fasilitas bad. di jalan raya Balikpapan menuju Samarinda. Puskesmas Wonoredjo yang dipimpin drg. Rumah Sakit yang terdekat untuk merujuk pasien yaitu RSUD Dr.

.

yang juga harus dibenahi adalah fasilitas pelayanan atau pemberi pelayanan kesehatan. Kementerian Kesehatan telah membentuk tim yang diketuai oleh Pak Wakil Menteri Kesehatan. “Tidak. Jadi kita juga pasti nanti akan mengalami hal seperti itu. dia mau ke mana? Jadi itu yang harus kita bereskan. Berikut penuturannya lebih jauh. Percuma saja ada sistemnya. ibu tiga anak ini juga membeberkan program-program yang tengah bergulir di Kemenkes serta capaian yang sudah diraih semenjak ia memimpin. Nanti dalam perkembangan lebih lanjut pasti akan ada hal-hal yang muncul. “Kita harus bekerja dengan bersih. penuhi sekian naik lagi. Jadi artinya itu demand masyarakat.POTRET Menkes dr. tetapi yang saat ini dianggap paling siap adalah jaminan kesehatan karena itu BPJS 1 yang didahulukan untuk berjalan. Itu ada kiat-kiatnya tapi ini adalah yang kedua. Dr. ini juga bercerita banyak soal program Jampersal. Sebetulnya. Dr. Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes. itu nanti kita atur. yang diganti apa? Tentu saja harapannya adalah sebaik jaminan kesehatan masyarakat yang sekarang berlaku. antara lain untuk menangani peraturan-peraturan. Selain mengungkapkan harapannya agar bisa bekerja dengan bersih. tapi jangan berobat. Kalau kita sudah tetapkan paketnya pasti ada demand lain yang kemudian akan muncul. 39 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Tapi hal ini tidak bisa. ada banyak hal yang perlu kita bereskan karena pada tahun 2014 tersebut yang pertama akan berjalan secara penuh adalah BPJS 1 (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) ke-1 yang mengurus mengenai jaminan kesehatan. jangan sampai kurang. MPH. kita penuhi sekian dia naik lagi. tuntutan masyarakat itu naik. Endang Rahayu Sedyaningsih.PH KITA HARUS BEKERJA DENGAN BERSIH Saat ini korupsi sudah menjalar ke mana-mana. tidak dalam pengaruh tekanan manapun. Yang harus disiapkan adalah perangkat aturannya. tapi kalau tidak tersedia rumah sakitnya atau Puskesmasnya. Rumah Sakit Pratama.” kata lulusan S3 dari Harvard School of Public Health ini. Tapi dia tanya saya. dan sebagainya. tiap hari ada saja keluhan di koran”. Saya kebetulan belum lama ini bertemu dengan Menteri atau Pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi. MPH. di mana dia dirawat? Ada beberapa kiat. “Apakah Saudari Menteri mengira bahwa masyarakat Arab puas?”. atau bagaimana? Kemudian yang utama adalah menyediakan tempat tidur kelas III. Tak ketinggalan mantan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi. mudah-mudahan pada tanggal tersebut kita bisa running. Di antaranya adalah menata kembali. Kalau kita bersih.PH mengingatkan kementerian di bawah komandonya untuk bekerja dengan bersih. Selain itu. Kemudian bagaimana sistem pembayaran? Seperti sekarang memakai Indonesia Case Based Group (INA-CBGs) itu juga akan kita atur lagi. UndangUndang BPJS itu banyak yang perlu kita selesaikan. apa fungsi Puskesmas? Apakah cuma untuk kesehatan masyarakat. Di sana ternyata seluruh masyarakatnya berobat gratis bahkan dibayari kalau berobat keluar negeri. jadi rujukan pertama. Kalau seseorang perlu dirawat. yaitu turunan dari Undang-Undang SJSN. kalau bisa lebih baik. maka kita bisa bekerja dengan tenang dan tenteram. Endang Rahayu Sedyaningsih. di mana tempatnya di dalam sistem ini? Apakah dia jadi dokter keluarga. Mediakom: Apa saja program-program prioritas Kemenkes? Menkes: Saat ini kita tengah mempersiapkan tatanan dan sistem untuk nanti berlakunya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada 2014. Target SJSN 1 Januari 2014. Kemudian yang ketiga adalah sistem jaminan kesehatannya sendiri bagaimana? Paketnya seperti apa . Menteri Kesehatan dr. karena ternyata di daerah-daerah yang memang adanya Puskesmas. BPJS itu nanti akan mengurus jaminan-jaminan yang lain juga. biasanya demikian. misalnya Puskesmas perawatan diperbanyak. Beberapa kementerian tak terkecuali terkena wabah korupsi. Jadi ini perlu ditata juga adalah bagaimana kemudian dokter-dokter yang praktek swasta.

Kedua. tetapi kita akan coba juga dengan yang lain-lain. Kita juga mulai meletakkan kembali dengan misalnya PTT itu tidak 6 bulan. kelihatannya sudah siap untuk memperpendek masa pendidikannya. tekankan pada memandirikan masyarakat di dalam hal kesehatan. tetapi juga dengan berbagai kalangan seperti pengusaha. kalau menunggu spesialis selesai. para penemu. Jadi kita tidak berat ke rumah sakit. namun demikian bukan berarti tidak ada hal lain yang perlu kita perhatikan. Jadi dari sekarang tim itu sudah ada bagiannya untuk mengurus sosialisasi dan advokasi. Selain itu. Jadi kita akan menata sistem tersebut mulai dari basis komunitas. Pekerjaan lain tetap penting. Tetapi bukan hanya itu saja. deteksi dini dari kanker-kanker tertentu. sehingga semuanya tidak sampai ke sakit. Kemudian juga kita akan upayakan meningkatkan kesehatan calon haji. tetapi satu tahun supaya lebih lama. masih juga harus kita selesaikan. sehingga mana-mana yang potensial untuk sosial ekonomis bisa diperbanyak dan dipakai. Kita lihat ada pilot yang menggunakan narkoba. dan pengobatannya tentu saja. kemudian Puskesmas. Kemudian yang tidak kalah pentingnya. dengan industri karena banyak sekali hasil penelitian yang berhenti di lab saja. Nah. kemudian baru tingkat rujukan sampai rumah sakit tersier. Kita berusaha untuk memperbanyak dokterdokter spesialis. yaitu masalah obat dan Alkes. yang bisa tidak menerima. tidak hanya kuratif dan reabilitatif. dan rumah sakit yang bertaraf internasional. Tetapi penyakit tidak menular termasuk juga kesehatan jiwa. Nah kita melakukan pendekatan kepada ikatan profesi supaya pendidikannya jangan lama-lama. pasti. Obat-obat generik itu kita tingkatkan. ini kita mau pertemukan. di mana sistem rujukan dimulai dengan upaya kesehatan berbasis komunitas. Mediakom: Apa capaiancapaian yang sudah diraih semenjak Ibu menjadi menteri? Menkes: Yang pertama adalah kita mungkin kembali meletakkan sistem kesehatan nasional. terutama upaya kita dalam mencapai target MDG’s karena 2015 sudah di depan mata. Upayanya juga cukup lebar. dokter yang sedang spesialisasi. masalah penyakit tidak menular juga mulai kita perhatikan karena penyakit menular sudah lumayan walaupun belum semuanya. sistem pelayanan.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi mulai dari ibu hamilnya sampai melahirkan. sudah kita lakukan. Di antaranya yang kita mau perbaiki juga adalah cakupan imunisasi. Kita juga mau mendekati spesialis yang lain supaya bisa mempersingkat pendidikannya. Saya akan tanyakan bagaimana perkembangannya. Soal Alkes. kita ingin adanya kemandirian bahan baku obat. tetapi kita 40 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kalau lama-lama tidak kelar-kelar. Dari spesialis penyakit dalam. yaitu1. sampai kapan terpenuhi? Kemudian ada sistem hospital. kita mulai dengan artimisinin pengubahan obat untuk malaria yang sudah mulai dirintis. sekarang rumah sakit yang maju punya mitra di rumah sakit yang kecil. Itu satu pekerjaan yang paling besar buat kita. Jadi upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan terutama Angka Kematian Bayi (AKB). Kalau kita terlambat repot mengurusinya. Kalau sosialisasi belakangan nanti masyarakat tidak menerima atau salah mengerti dan hal tersebut tidak hanya berhubungan dengan masyarakat. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi.POTRET Kemudian keempat adalah transisinya bagaimana? Kita nanti mengharapkan atau sudah ditetapkan bahwa PT Askes itu nanti akan menjadi BPJS 1 dan tentu saja ada fase transisi. bahwa itu belum sempurna. Kemudian ada sistem lagi yang sedang ditata. Itu juga upaya-upaya promotif preventif. nanti pada waktu SJSN berlaku. Kita melakukan apa yang disebut dokter dengan tambahan kewenangan.000 hari pertama untuk negeri. di mana mungkin tahun 2013 mereka akan mulai menangani Jamkesmas sebagai fase transisi untuk berlakunya SJSN. tahun ini akan mulai dengan mempertemukan peneliti. Ada lagi hal penting yang harus kita lakukan yaitu gerakan nasional sadar gizi. itu juga tahun 2012 kita mulai dengan 1. termasuk juga penyalahgunaan Napzah. Ini sudah mulai menunjukkan hasil. Semuanya itu dalam rangka SJSN. sampai si bayi berumur 2 tahun. sampai dia berumur 2 tahun. Jadi rentangannya cukup lebar artinya dari yang berbasis masyarakat sampai ke rumah sakit bertaraf internasional. agak berat karena semua orang datang sudah pada keadaan sakit semua. itu juga salah satu capaian ataupun upaya kita. Jadi sistem yang kita letakkan. sistem yang lain adalah SDM. Jadi 1. tetapi mulai dari promotif juga kita tekankan. tahun 2012 kita mulai dengan 1. Dalam waktu dekat akan ada rapat membahas masalah ini.000 hari pertama dari kehidupan kita intervensi dari ibu hamilnya sampai melahirkan. Pencapaian tentu sudah ada. Kalau kita tidak melakukan ini. Salah satunya dengan Jampersal. Kemudian ada Rotasi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis). Jadi yang kita hidupkan kembali adalah Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) atau dulu disebut public health nursing. sudah memperihatinkan. tidak boleh dilupakan sejak sekarang adalah advokasi dan sosialisasi. Kita sadar.000 hari pertama untuk negeri.

Saya juga akan minta rumah sakit yang besar untuk membina rumah sakit yang tersier. Saya kira itu satu hal yang sangat tidak membanggakan. bahkan ditingkatkan. Kita harapkan partisipasi mereka dalam program Jampersal ini. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun. Buat saya semua itu sebetulnya tidak mengherankan. pasti terjadi reaksi seperti itu.Mediakom: Terkait Jampersal. lebih gampang. Tetapi di beberapa daerah harga yang kita tetapkan masih di bawah Jampersal. Kita akan coba berbicara dengan berbagai pihak terkait. “Katanya gratis. tetapi masyarakat tidak mau tahu. Ada faktor bidannya tidak mau menolong. Jadi kalau banyak yang melahirkan. keempat itu untuk ikut KB pasca persalinan. ini juga nanti yang harus kita sosialisasikan ke masyarakat. mana yang tidak. Kita kan baru mulai. Mediakom: Bagaimana soal usulan menaikkan uang Jampersal dari Rp 350. untuk menggunakan uang. itu terjadi karena memang sebelumnya sudah hamil.” Ada apa saja yang lain itu. ya harus diterima. Itu yang nanti kita lakukan.000? Menkes: Pertama. Menurut Ibu. Itu salah satu sebabnya. artinya kalau memang kita ditentukan tidak ada THR. ya. Nah. Saat ini kita satu di antara dua kementerian yang disclaimer. tenteram. karena kalau dia ambil akan tekor. untuk menggunakan uang. Jangan nanti dicari-cari. Bidan juga harus mengatakan. Kan kita dikritik karena kelihatannya malah jadi tambah banyak orang yang melahirkan. Kita akan ambil yang rata-rata. Nah. Cuma yang kita masih belum tahu bagaimana mengatasinya. menengah. Jadi itu saya menginginkan semuanya punya kesadaran bahwa kita itu bekerja bersih karena dengan bersih itu lebih tenang. Kemudian juga perlu sosialisasi yang intens. hal tersebut sebetulnya pada tempatnya untuk minta tambahan. Sekalikali bidan atau dokter rumah sakit besar datang ke Puskesmas atau rumah sakit kecil sehingga masyarakat bisa melihat dan tahu bahwa Puskesmas atau rumah sakit tersebut dalam binaan rumah sakit mereka. yang terutama adalah bersih. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 41 . Itu buat kita kerja juga lebih sederhana. tanpa lewat Puskesmas. kok tetap bayar?”. Kita sekarang menganut. silakan dirujuk. Bisa juga karena rumahnya dekat dengan rumah sakit. pasiennya pasti akan lebih banyak. Harus diperbanyak penjelasan bahwa persalinan yang normal cukup ditangani di Puskesmas. itu buat kita kerja juga lebih sederhana. Kalau tahun 2011 itu baru mulai. Tetapi kita juga harus memperbaiki sistem rujukannya. Karena begini. Nah. Kita tidak bisa mengambil patokan yang paling tinggi. biaya per unitnya kita tingkatkan. ibu-ibu yang hamil ketiga. dan itu tidak tercakup dalam biaya Jampersal. di samping kita juga meminta dengan sangat bahwa. Rupanya si bidan itu tidak hanya menolong. lebih gampang. membina rumah sakit yang lebih kecil. Kalau kita bersih melaksanakannya. Mediakom: Apa harapan Ibu ke depan untuk Kementerian Kesehatan? Menkes: Harapan saya dalam waktu dekat adalah. kita naikkan ya. lebih beres. artinya yang paling banyak terjadi kelahiran pada bulan November padahal launching Jampersal baru Juni. untuk tahun kedua kita akan meningkatkan cost. Nah. Justru kita harus memperkuat Puskemas. bukan tahun ini saja. saya ingin supaya atmosfer kerja yang sekarang ini bisa dipertahankan. ”Ini mau pakai Jampersal saja atau Jampersal ditambah dengan yang lain. ini terjadi karena pelayanan yang tidak bayar.000 ke Rp 500. Masyarakat merasa nanti kalau anaknya sakit atau sang ibu ada komplikasi bisa cepat ditolong. jadi memang sudah ketentuan dari kita mereka tidak boleh menolak pasien. Nanti bidan dapat menandai mana yang berisiko. dan kita nanti bisa pensiun dengan tenang. Biasanya dari situ bidan dapat untungnya.” Ya. bagi pasien itu sendiri mungkin dia lebih nyaman di rumah sakit. Sesuatu yang baru mulai. Intinya kita tentu saja tak mau merugikan bidan. ini yang popok dan sebagainya kan bayar. tetapi dalam hal ini saya minta juga kesadaran dari para pegawai saya. buat para pegawainya juga lebih tenang. Jadi kita tidak bisa menyalahkan rumah sakit. kan tidak. tetapi misalnya memberikan popok. Dan kalau memang begitu. Padahal sebetulnya tidak demikian. rumah sakit itu tidak boleh menolak pasien. membina Puskesmas. itu sudah pasti. Nah. tidak terpengaruh oleh tekanan dari manapun ya. Yang kita lihat sekarang banyak orang pensiun tidak tenang. ini yang mesti kita benahi. ∞ Kita sekarang menganut. Nah. saya ingin Kementerian Kesehatan bisa WTP. yang terutama adalah bersih. Harapan saya kedua. atau ada sebab lain? Menkes: Macam-macam. Mediakom: Bagaimana kebijakan kita terhadap pasien yang langsung masuk ke rumah sakit tanpa lewat Puskesmas? Menkes: Ini masalah sosialisasi. buat para pegawainya juga lebih tenang. Kalau kita bersih melaksanakannya. tapi seterusnya. Tahun pertama ini kita masih direpotkan dengan “Ini uangnya cukup atau tidak? Bagaimana penyelesaian administrasi?”. Sekarang banyak orang berbondong-bondong ke rumah sakit. masa ya tiba-tiba terus dia mumpung gratis nih “Kita bikin anak yuk sekarang. tenteram Lalu kemungkinan yang lain. Bagi bidan lebih mudah dia merujuk ketimbang dia mengerjakan. Kalau dicari-cari ada saja buntutnya. Oleh sebab itu kita harus WTP. ya terserah bidan. Kalau mereka mau. Jadi ada banyak faktor. Kalau itu yang berisiko.

1787 tahun 2010 itu. (4) edukatif. menyebutkan bahwa berdasarkan UU No. kepala Divisi Humas dan Informasi. Disebutkan pula dalam EPI bahwa masyarakat sebagai konsumen merupakan pengguna dari sesuatu produk yang diiklankan sangat perlu dilindungi. salah atau tidak tepat mengenai barang dan/atau jasa. 1787 tahun 2010. kuantitas. alternatif. Selalu pakai Z. maupun online yang gencar mempromosikan berbagai produk. (c) Tidak memuat informasi mengenai risiko pemakaian barang dan/atau jasa. Prof. dan (e) Melanggar etika dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai periklanan. (b) Memuat informasi yang keliru. Mengelabui jaminan/garansi terhadap barang dan/atau jasa. (2) berbasis bukti. Hadirnya Pedoman Etika Promosi Rumah Sakit yang dikeluarkan oleh PERSI memperkaya ranah etika legal bagi rumah sakit untuk berpromosi yang bertujuan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. baik di media cetak. Kementerian Kesehatan dalam menyikapi dan mengadvokasi ramainya dunia periklanan pelayanan kesehatan yang menyesatkan berupaya melindungi masyarakat dengan menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1787/Menkes/Per/XII/2010 tentang Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. Air saja tidak cukup. 44 tahun 2009 tentang RS pasal 30 ayat (1) huruf g. Berkembangnya paradigma baru tersebut. dan alternatif dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat sebagai konsumen. Di media cetak. DFM. Unik sekali hanya dengan melakukan telewicara sang terapis mampu mendeteksi penyakit juga mengobati sang penelepon. Rumah Sakit berhak untuk mempromosikan layanan kesehatan yang ada di rumah sakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. dan (5) bertanggung jawab. tetapi sudah menjadi institusi yang bersifat sosioekonomis. ada lagi jargon iklan yang berpromosi “mampu membesarkan alat vital dengan cepat”. Budi Sampurna. jasa dan fasilitas layanan kesehatan dengan metode medis maupun tradisional.KP. mengisyaratkan bagi ”industri” rumah sakit untuk memberlakukan kaidah bisnis tanpa meninggalkan fungsi rumah sakit sebagai institusi sosial yang sarat norma. di mana iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan tidak diperbolehkan apabila bersifat: (1) menyerang dan/atau pamer yang bercita rasa buruk. staf ahli Menteri Bidang Mediko Legal. Sp. dan komplementer. MIPRA. SH. komplementer. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menyambut baik Permenkes No. Atau lagi. Ada beberapa rambu-rambu yang harus diketahui dan ditaati dalam Permenkes No. moral. serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat. Saat ini. bersifat menipu dan menyesatkan. 10x lebih efektif membunuh kuman penyakit agar keluarga selalu terlindungi”. Iklan melalui kitab Etika Pariwara Indonesia (EPI) didefinisikan sebagai pesan komunikasi pemasaran atau komunikasi publik tentang sesuatu produk yang disampaikan melalui sesuatu media. bahan. (3) informatif. Anda akan melihat dan membaca iklan-iklan yang menawarkan berbagai metode pengobatan penyakit seperti “pengobatan mata buta tanpa operasi”. slot program di televisi dan radio yang mengetengahkan tentang salah satu metode pengobatan tradisional. Dr. Sp. Pasal 4 Permenkes ini mempersyaratkan bagi iklan dan/atau publikasi pelayanan kesehatan harus memenuhi syarat yang meliputi (1) memuat informasi dengan dan/atau fakta yang akurat. dan etika. dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal. (d) Mengeksploitasi kejadian dan/atau seorang tanpa seizin yang berwenang atau persetujuan yang bersangkutan. palsu. bukan berarti bebas kuman. Dokter Robert Imam Sutedja. UndangUndang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 17 mengamanatkan bahwa pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang (a) Mengelabui konsumen mengenai fasilitas. dan sejumlah dokter maupun fasilitas kesehatan yang turut meramaikan dunia advertising di media cetak maupun elektronik dan online. informasi atau pernyataan yang tidak benar. informasi yang menyiratkan fasyankes memperoleh Maraknya iklan-iklan. elektronik. Atau iklan bermodelkan seorang tenaga kesehatan dengan berpromosi “Walau terlihat bersih. dan Tidak Menyesatkan dan/atau jasa.F(K). rumah sakit tidak bisa lagi dipandang hanya sebagai institusi sosial belaka.KOLOM Menuju Iklan Kesehatan yang Sehat Pernahkah Anda melihat atau mendengar iklan sabun cuci di televisi dan radio yang berbunyi: “Sabun cuci tangan super cepat W menghilangkan 99% kuman dalam 10 detik”. kegunaan dan harga barang dan/atau tarif jasa serta ketepatan waktu penerimaan barang 42 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

. bila iklan layanan masyarakat yang bermodelkan tenaga kesehatan. dalam waktu dekat ini Kementerian Kesehatan akan menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Tim Pembinaan dan Pengawasan Iklan dan Publikasi Pelayanan Kesehatan. psikotropika dan narkotika kecuali dalam majalah atau forum ilmiah kedokteran.go. dan (6) Iklan dan/ atau publikasi pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan melalui internet. Lewat situs: www. pernyataan yang bersifat superlatif. mengiklankan pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang fasilitas pelayanan kesehatannya tidak berlokasi di negara Indonesia. Menjamurnya tempat pengobatan tradisional dan iklan serta program pengobatan tradisional turut mewarnai sejumlah media cetak. mengiklankan obat keras. Pengobatan tradisional beserta jamu/ ramuannya mengakar pada sosio-budaya di Indonesia. Kementerian Kesehatan dengan senang hati menerima segala masukan dan saran dari masyarakat Indonesia untuk pembangunan kesehatan yang lebih baik. memuji diri secara berlebihan. Siapa yang akan dikenai sanksi? Si tenaga kesehatan. cobalah dicek apakah klinik tersebut memiliki Surat Izin Praktik (SIP) yang terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota setempat. Sebagai contoh. Tidak bisa dipungkiri sejarah pengobatan di Indonesia berawal dari pengobatan tradisional dan jamu/ramuan berbahan baku alami. (2) membandingkan mutu pelayanan kesehatan mencela mutu pelayanan fasyankes lainnya. elektonik. imbalan atas pelayanan kesehatan dan/atau menggunakan metode penjualan multi-level marketing. Persoalan lain datang dari promosi bagi pengobatan tradisional. mengiklankan promosi penjualan dalam bentuk apa pun termasuk pemberian potongan harga (diskon).. masyarakat melek informasi. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 43 . (3) mengiklankan obat. implementasi Permenkes No.. atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar atau tidak memenuhi standar mutu dan keamanan. dan komplementer. obat.keuntungan dari pelayanan kesehatan yang tidak dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan lainnya atau menciptakan pengharapan yang tidak tepat dari pelayanan kesehatan yang diberikan. perusahaan periklanan.A.id. dan menggunakan gelar akademis dan/atau sebutan profesi di bidang kesehatan. mengiklankan pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan dan/atau fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memiliki izin. Segera Periksakan di Klinik Y”. Sebagaimana disebutkan dalam UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan pasal 48 bahwasanya pelayanan kesehatan tradisional menjadi bagian dalam penyelenggaraan upaya kesehatan di Indonesia. Sebagai informasi. makanan suplemen. adalah salah satu dari lima metode terapi herbal tanpa operasi yang diterapkan di Klinik Y. (4) memberi informasi kepada masyarakat dengan cara yang bersifat mendorong penggunaan jasa tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut. Lalu. tersertifikasi.go. bagaimana jika seorang tenaga kesehatan yang mengiklankan dirinya karena berprofesi juga sebagai artis. apakah jamu/ramuan tersebut memiliki izin di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. masyarakat juga dapat mengetahui obat dan makanan yang memiliki perizinan. Akan tetapi. Jangan tunggu hingga kanker sulit diatasi. Saat ini. mengiklankan susu formula dan zat adiktif. dan Contoh kasus. termasuk. Sudah saatnya. aman. atau siapa? Bagaimana pula. tidak boleh digunakan sebagai sarana konsultasi medis jarak jauh (telemedicine). akan tetapi di akhir iklan ternyata membawa nama sebuah produk. maupun tersertifikasi di BPOM. ”Terapi kanker atau tumor dengan K. Memang dalam Permenkes tersebut masih terdapat kekurangan terutama yang terkait etika periklanan. iklan pengobatan di salah satu media cetak ibukota. 1787 tahun 2010. dan online.. alternatif. alat dan/ atau teknologi pelayanan kesehatan baru atau non-konvensional yang belum diterima oleh masyarakat kedokteran dan/atau kesehatan. masyarakat dapat mengakses informasi dan kebijakan kesehatan. (5) memberi testimoni dalam bentuk iklan atau publikasi di media massa. Element Therapy.id. masyarakat yang pintar dengan mudah akan mendapatkan berbagai informasi yang ada melalui dunia maya. depkes. melek hukum agar jangan sampai dibodohi oleh informasi palsu dan menyesatkan. masyarakat perlu cerdas dalam memfilter informasi yang ada terhadap pelaksanaan pengobatan tradisional. apakah anda tertarik dengan iklan tersebut? Tunggu dulu.pom. Masyarakat dapat menghubungi Kementerian Kesehatan (021-500567) maupun Dinas Kesehatan bilamana diketahui adanya pelanggaran dalam iklan dan publikasi pelayanan kesehatan. memublikasikan metode. Jadi. selain itu pula situs: www.

keterjangkauan. dilaksanakan Reformasi Pembangunan Kesehatan yang merupakan terobosan terdiri dari tujuh upaya. Dalam periode2010-2014 Kementerian Kesehatan menerapkan lima nilai yang menjiwai pelaksanaan programnya. dan pemenuhan obat dan alat kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan. 2. yaitu Indonesia yang sejahtera. Reformasi birokrasi kesehatan. Sasaran Pembangunan Kesehatan dalam periode ini adalah 1.Kinerja Dua Tahun Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2009-2011 Pada periode 2010-2014. Umur harapan hidup naik dari 70. Pembangunan Kesehatan dilaksanakan sejalan dengan visi Kabinet Indonesia Bersatu II. dan bersih. melalui pemberdayaan masyarakat. Pencapaian universal coverage jaminan kesehatan. (7) Penanggulangan bencana dan krisis kesehatan. Penyediaan.4 persen menjadi 15 persen. yaitu: (1) meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. dan antar tingkat sosial ekonomi masih dijumpai. melaksanakan delapan prioritas. dan Prevalensi gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita turun dari 18. (4) Pengembangan dan pemberdayaan SDM kesehatan. serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan. dan mencapai sasaran-sasaran Millennium Development Goals (MDG). pemerataan. distribusi. Namun disparitas derajat kesehatan masyarakat antar kawasan. Revitalisasi Pelayanan Kesehatan Dasar dan pemenuhan Bantuan Operasional Kesehatan. visi Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014 adalah Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. Angka Kematian Bayi turun dari 34 menjadi 24 per 1. 7. termasuk swasta dan masyarakat madani. (3) menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan. Untuk mewujudkan visi Kementerian Kesehatan. Penyediaan. (6) Pengembangan jaminan kesehatan. bermutu dan berkeadilan. Oleh karena itu.000 kelahiran hidup. inklusif. Angka Kematian Ibu melahirkan turun dari 228 menjadi 118 per 100.7 tahun menjadi 72 tahun. (DTPK) serta penanganan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK). dan retensi sumber daya manusia kesehatan di seluruh wilayah Indonesia. dan (4) menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik dan berkeadilan. Pembangunan Kesehatan selama beberapa dasawarsa telah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara bermakna. Pengembangan world class health care. 2. demokratis dan berkeadilan. Dan. (2) melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna. 3. (5) Peningkatan ketersediaan. 6.000 kelahiran hidup. efektif. distribusi.dilaksanakan empat misi. responsif. yaitu: prorakyat. 4. (3) Pengendalian penyakit menular serta penyakit tidak menular diikuti penyehatan lingkungan. Langkah mewujudkan visi Kementerian Kesehatan adalah dengan: meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. bayi dan balita. (2)Perbaikan status gizi masyarakat. LAPORAN KHUSUS 44 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . sekunder dan tersier. Dalam pada itu Rencana Strategis Kementerian Kesehatan periode 20102014 menggariskan bahwa Pembangunan Kesehatan diarahkan pada delapan prioritas. antar kelompok masyarakat. yaitu: 1. 3. merata. (8) Peningkatan pelayanan kesehatan primer. Peningkatan pelayanan kesehatan di Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan Terluar 5. 8. yaitu: (1) Kesehatan ibu. fokus Pembangunan Kesehatan selama periode tersebut adalah peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu.

6 juta angka persalinan di Indonesia. • Penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir Dalam rangka meningkatkan penanganan penyulit pada ibu dan bayi baru lahir dilaksanakan program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas dan Pelayanan Obstetri NeonatalEmergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit. akte kelahiran. • Peningkatan kesehatan ibu hamil: membuka Kelas Ibu Hamil di desa yang diikuti oleh Kelompok Ibu Hamil. Dalam upaya menurunkan kematian bayi baru lahir dilakukan kunjungan pertama oleh tenaga kesehatan untuk memberikan perawatan dan pemeriksaan risiko dini bayi. 2. Sampai dengan Desember 2011 cakupan kunjungan pertama pelayanan bayi barulahir adalah sebesar 4.3% ).1. persiapan persalinan. tampak kecenderungan penurunan angka kematian ibu dari waktu ke waktu. KESEHATAN IBU. serta memantau kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga anak berusia 5tahun. Sedangkan pada siswa SMP dan SMA dilakukan dengan pembentukan konselor sebaya untuk kesehatan reproduksi. JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) Komitmen Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap ibu dan bayi ditunjukkan antara lain dengan meluncurkan program Jaminan Persalinan(Jampersal). Dari angka tersebut sebanyak 1. persalinan dan nifas. Upaya penting dalam peningkatan kesehatan ibu. penyakit menular.817 sekolah dasar. • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Pada tahun 2010 kegiatan penjaringan kesehatan pada murid kelas 1 SD dan sederajat telah menjangkau 88.130 (87. Sampai tahun 2011. persalinan. bayi dan balita adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). konseling KB. Pada tahun 2011 terbentuk 2.290 orang di seluruh Indonesia. mitos. pada awal tahun 2011. bayi dan balita. Tahun 2011 program kemitraan bidan dan dukun meningkat dari 60.198 desa seluruh Indonesia.000 ibu hamil dan melahirkan dengan unit cost persalinan sebesar Rp. Upaya ini dititik beratkan pada pemberdayaan masyarakat dalam mendukung persiapan persalinan dan pencegahan komplikasi. Dalam sewindu terakhir ini.5% dari total kematian bayi. Tahun 2011 disiapkan anggaran Jampersal untuk mencakup 2.430.7 juta diantaranya dibiayai Pemerintah melalui Jamkesmas. 27 UKS terutama diarahkan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini.5% pada tahun 2010 menjadi 75% pada tahun 2011 dengan jumlah dukun mencapai 114. Informasi yang disampaikan mencakup: tanda bahaya kehamilan-persalinannifas. diperkuat dengan berbagai terobosan seperti di bawah ini. Pada sasaran anak usia SD lebih diarahkan pada pembentukan dokter kecil disekolah. Pada program ini peran dukun dalam persalinan dialihkan pada aspek perawatan nonmedis. 3. jumlah Puskesmas PONED mencapai 1. pelaksanaan P4K telah mencakup 85% dari 78.579 Puskesmas. perawatan bayi. BAYI DAN BALITA Pemerintah mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam peningkatan kesehatan ibu. didampingi oleh suami/keluarga dan difasilitasi oleh tenaga kesehatan bersama Kader. Pada tahun 2011 diperkirakan terjadi 4. • Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan: Program Kemitraan Bidan dan Dukun. kematian bayi baru lahir pada usia 0-6 hari sebesar 78. dan senam ibu hamil.850. data per November tahun 2011 telah menjangkau 79. 24 • Pelayanan kesehatan bayi baru lahir Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007. yaitu bentuk kerja sama antara bidan dan dukun dalam pertolongan persalinan. • Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Buku ini berfungsi sebagai alat bantu keluarga dan tenaga kesehatan untuk memantau kesehatan ibu sewaktu hamil. Sampai dengan tahun 2011.5 juta buku setiaptahun.101.000. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Sedangkan Rumah Sakit PONEK meningkat dari 358 di tahun 2010 menjadi 378 di tahun 2011. Menteri Kesehatan telah mencanangkan Rintisan Fortifikasi Vitamin A dalam minyak goreng pada tahun 2011 dengan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 45 . PERBAIKAN STATUS GIZI MASYARAKAT Pencapaian status gizi secara nasional merupakan hasil dari berbagai terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama dengan instansi terkait dan masyarakat. Pada kegiatan tersebut disampaikan berbagai hal yang harus diperhatikan pada masa kehamilan.00.630 sekolah dasar.508 Kelas Ibu Hamil. dan nifas. Sementara itu. Pada 20092011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan buku KIA sebanyak 4.

000 penduduk). Jumlah kasus IMS yang diobati pada tahun 2009-2011 berjumlah 246. Untuk mencapai eliminasi malaria kegiatan diagnosis dini. surveilans dan pengendalian vektor yang seluruhnya ditujukan untuk memutus mata rantai penularan malaria. PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR.2%. dan kelompok umur 40-49 tahun 12. Sampai dengan Desember 2011 terdapat 388 layanan KT. PENYAKIT TIDAK MENULAR. Tahun 2010 sudah berada di urutan ke-4 di bawah India. dan sebesar 85% (2011) dari sasaran penduduk. angka insiden penyakit DBD di Indonesia cenderung menurun. Pada tahun 2011. terdapat 200 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati. khususnya Kabupaten Kepulauan Seribu.506 orang mengikuti KT. Pada tahun 2007.000 penduduk. Bila masyarakat ingin mengetahui status HIVnya. Target MDG untuk pengendalian TB tahun 2015 untuk angka kematian adalah 46 per 100. dari 4. dari jumlah tersebut sebanyak 135 layanan KT dikembangkan pada tahun 2004-2009. • Tuberkulosis (TB) Menurut Global Report WHO.000 penduduk tahun 1990 menjadi 1. Pada tahun 2012 studi dilanjutkan dengan penerapan kewajiban (mandatory) fortifikasi vitamin A dalam minyak goreng.000 penduduk tahun 2010 dan 1. Angka kematian DBD juga cenderung menurun pada periode 2009-2011. atau rata–rata 244.9%.75 per 1. Eliminasi artinya suatu daerah angka API-nya kurang dari 1 per mil (<1 per 1. Pada tahun 2011. pada tahun 2011 sedang dalam proses memasuki tahap eliminasi malaria.177 dan HIV positif yang terdiagnosis Penyakit Menular 46 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Untuk mempercepat pencapaian MDG pengendalian TB. Untuk memastikan adatidaknya parasit malaria. obat ini menggantikan chloroquin yang telah resisten. Provinsi Bali dan Kota Batam.5 juta kelambu berinsektisida ke wilayah endemis di 26 provinsi. dilakukan pemeriksaan sediaan darah mikroskopis atau pemeriksaan RDT (Rapid Diagnostic Test).5 per 100. yaitu 0.7% (2010) menjadi 1% (2011). dan Afrika Selatan dengan penurunan angka kematian yang tadinya 168. sampai dengan September 2011 berjumlah 71. pengobatan cepat dan tepat.3%. Dengan demikian target MDG 2015 tersebut sudah tercapai pada tahun 2010. tahun 2010. Indonesia berada di urutan ke-3 di antara negara-negara dengan kasus TB terbanyak.234 atau rata–rata 53.253 orang per tahun.000 orang per tahun. proporsi kasus TB sebesar 78. Penurunan ini dicapai berkat upaya Kementerian Kesehatan bersama seluruh jajaran lintas sektor di Pusat dan Daerah yang mencakup upaya penanggulangan DBD dan dukungan alokasi dana di sebagian besar provinsi dan kabupaten/ kota.000 penduduk dibandingkan dengan angka tahun 2009: 68.2 per 100.9%. Indonesia menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam penurunan angka kematian tuberkulosis. Jumlah orang yang mengikuti KT dari tahun 2004–September 2009 (5 tahun) sebanyak 266. Program Pengurangan Dampak Buruk pada Penasun dilaksanakan dengan Program Terapi RumatanMetadon (PTRM) di 68 lokasi layanan dan Program Layanan Alat Suntik Steril (LASS) di194 lokasi layanan. Pemakaian kelambu adalah salah satu upaya pencegahan penularan penyakit malaria. Pelayanan Pengobatan Infeksi Menular Seksual (IMS).000/tahun (tahun 2010).000 penduduk akan tercapai.000 penduduk. proporsi keberhasilan pengobatan 85%. proporsi kasus TB yang terdeteksi 70%. • Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada periode 2009 . Angka kematian (Case Fatality Rate=CFR) AIDS tahun 2011 menurun dibandingkan dengan tahun 2010. Keberhasilan ini juga dicapai 4.000 orang aktif mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon dan atau Layanan Alat Suntik Steril. Pada tahun 2011 telah mencapai 21 per 100.2 juta kasus malaria klinis yang diperiksa sediaan darahnya terdapat 240 ribu yang positif dan seluruhnya telah diobati dengan ACT. Kementerian Kesehatan menargetkan eliminasi penyakit malaria secara bertahap. Selama tahun 2010-2011 telah didistribusikan 7. dan proporsi keberhasilan pengobatan 91.96 per 1. Pada tahun 2010.437 kasus. Pada tahun 2010 angka kematian sudah menurun menjadi 27 per 100.2%. yaitu jumlah kasus malaria per 1.2011.000/tahun (tahun 1990) menjadi 64. Obat malaria yang digunakan adalah ACT (Artemisininbased Combination Therapy).000 penduduk. dari 1 juta kasus malaria klinis. dari 1. • Malaria dan Penyakit Bersumber Binatang Lainnya Indonesia telah berhasil menekan Annual Parasite Incidence (API).90% pada 2009. 0. Diperkirakan target MDG 2015 untuk menurunkan API sebesar 1 per 1. dimulai di Jawa Timur dan Jawa Barat. 82% (2010). sebanyak 29.96 per 1. Pemeriksaan ada tidaknya parasit malaria telah dilakukan pada 75. maka pada tahun 2011 telah diluncurkan Strategi Nasional Pengendalian TB dan Rencana Aksi Nasional Periode 2011-2014 untuk menjadi acuan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Pada periode Oktober 2009–September 2011 sebanyak 488.000 penduduk. dan 253 layanan KT dikembangkan pada 2009-2011 tersebar di 173 kabupaten/ kota. Dari jumlah tersebut yang teridentifikasi positif HIV sebanyak 43. Cina.6% (2009).87% pada 2010 dan 0. yaitu dari 3. kelompok umur 20-29 tahun 30.448 kasus.80% pada 2011.000 penduduk tahun 2011. Provinsi DKI Jakarta. proporsi kasus AIDS tertinggi adalah pada kelompok umur 30-39 tahun sebanyak 33. tersedia layanan Konseling dan Tes (KT) HIV.000 dan angka tahun 2010: 62.dilaksanakannya pilot project di beberapa wilayah. DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN • HIV-AIDS Pada tahun 2011.

8%) untuk polio dan mencakup 11.655. Sulawesi dan Nusa Tenggara. Program skrining faktor risiko juga dilaksanakan di 16 kabupaten di 14 provinsi.803 Balita usia 0-59 bulan (97.8% dan pada tahun 2010 naik signifikan menjadi 75. Selain kegiatan pengendalian Flu Burung dilakukan pula antisipasi pandemi influenza mencakup: simulasi penanggulangan episenter pandemi influenza. • Kanker Skrining kanker leher rahim dan kanker payudara adalah kegiatan prioritas. serta manajemen DM dan penyakit metabolik di 16 provinsi. • Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Program deteksi dini PPOK dilaksanakan dengan melatih 20 tenaga kesehatan dari 5 provinsi. dan penyediaan ruang isolasi di 10 rumah sakit rujukan Flu Burung. Pada tahun 2012 akan dilaksanakan POMP di 114 kabupaten/kota. pelatihan Training of Trainer (TOT) untuk deteksi dini. Pada tahun 2011 telah dilatih pelaksana skrining sebanyak 954 orang di 79 Puskemas dan 102 orang dari 17 provinsi. • Flu Burung Jumlah kasus Flu Burung pada manusia di Indonesia dari tahun ke tahun terus menurun. payudara dilakukan dengan pemeriksaan payudara oleh petugas kesehatan (Clinical Breast Examination) dan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari/Breast Selft Examination). Dilaksanakan pula surveilans epidemiologi PPOK di Puskesmas dan rumah sakit.berkat dukungan peran serta seluruh lapisan masyarakat. pengukuran faktor risiko utama (obesitas. pengembangan WHO Collaborating Centre Human Animal Interface di Jakarta. Pada tahun 2011 dilatih 353 Tim Gerak Cepat (TGC) Penanggulangan KLB tingkat kabupaten/kota. surveilans epidemiologi. Tetanus Maternal dan Neonatal dinyatakan telah mencapai tahap eliminasi oleh WHO di sebagian wilayah Indonesia. aktivitas fisik. Eliminasi Filariasis akan dicapai pada tahun 2020 dengan melakukan Pemberian Obat Masal Pencegahan (POMP). gula darah. pelaksanaan surveilans epidemiologi. tahap kedua pada tahun 2010.3%. Untuk membangun jejaring epidemiologi dan Surveilans Epidemiologi EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 47 . table top simulation. Pada tahun 2011. Penguatan sumber daya manusia telah dilakukan pada periode 2009-2011 dan 99 orang telah mengikuti S2-Field Epidemiology Training Programme (FETP). pada tahun 2011. pelatihan petugas kesehatan. Deteksi dini dengan pemeriksaan spirometri dilakukan pada masyarakat yang berisiko. pelaksanaan kontrol diabetes melitus. • Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah mencakup pengembangan pedoman faktor risiko. Imunisasi tambahan Campak dan Polio telah dilakukan pada tahun 2009 dan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Untuk penguatan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (SKD-KLB). Pada tahun 2009 UCI desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai 69. manajemen kasus dan intervensi berbasis komunitas di pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM). tahun 2011 eliminasi tercapai di regional Kalimantan. Di samping itu. pada tahun 2011 dikembangkan Early Warning Alert Response System (EWARS) di 4 provinsi sebagai kelanjutan dari kegiatan tahun 2010 di 6 provinsi. • Filariasis Sebanyak 368 kabupaten/kota di Indonesia endemis Filariasis atau Penyakit Kaki Gajah. Pengertian 100% UCI desa/ kelurahan adalah bahwa 100% desa/kelurahan di Indonesia telah mencapai tahap UCI yaitu 80% atau lebih bayi sampai dengan usia 1 tahun di desa/kelurahan telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Program deteksi dini kanker Penyakit Tidak Menular Dalam rangka pencapaian 100% Universal Child Immunization (UCI) desa/kelurahan tahun 2014. seperti pekerja tambang dan perokok. Pada tahun 2010. dan tahun 2012 diharapkan seluruh wilayah Indonesia telah mencapai tahap eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal. Kabupaten/kota yang endemis Filariasis akan dilakukan POMP secara bertahap. pencegahan DM di Posbindu PTM.544. Kampanye ini dimaksudkan untuk mendukung pencapaian Reduksi Campak dan Eradikasi Polio di Indonesia. termasuk menetapkan 100 rumah sakit rujukan Flu Burung yang tersebar di seluruh Indonesia. dikembangkan pula SMS gateway di seluruh provinsi untuk penguatan sistem pelaporan penyakit menular. Pada tahun 2011 dilaksanakan POMP di 98 kabupaten/kota yang dimulai sejak tahun 2006. Kementerian Kesehatan melakukan berbagai upaya pengendalian Flu Burung. dilakukan akselerasi program imunisasi Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional (GAIN-UCI) pada tahun 2010. diet sayur buah. termasuk kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik). jumlah bayi di Indonesia yang harus mendapatkan imunisasi adalah 4. Selanjutnya. penguatan kapasitas laboratorium. Jumlah yang dicakup POMP tahun 2011 sebanyak 50 juta orang.7 juta orang. hipertensi). Skrining kanker leher rahim dilakukan dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan cryotherapy untuk IVA positif. eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal tercapai di regional Jawa-Bali dan regional Sumatera.5%) untuk campak.190 Balita 9-59 bulan (97. Dilaksanakan pula kampanye imunisasi tambahan campak dan polio tahun ketiga di 17 provinsi yang mencakup 13. • Diabetes Melitus (DM) Pengendalian diabetes melitus dilaksanakan dengan mengembangkan pedoman tatalaksana kasus. dengan tujuan agar informasi kejadian penyakit menular di seluruh Indonesia dapat diperoleh sedini mungkin untuk ditanggulangi.

(6) Pasar Argosari. Kementerian Pekerjaan Umum. Konferensi ini dihadiri 600 peserta dari 30 negara. aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat. Kumulatif jumlah desa yang melaksanakan Program STBM sampai Oktober tahun 2011 adalah 5. Kota Payakumbuh. Kementerian Kesehatan telah memberikan bantuan program Mushola Sehat secara berturut-turut tahun 2009 sebanyak 154 mushola. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK HIDUP SEHAT Pada tahun 2010 Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Dalam Negeri telah meluncurkan Pedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. lintas sektor berbasis masyarakat dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Di lingkungan Kementerian Kesehatan gerakan ini dilaksanakan di rumah sakit. sebagai bagian dari pengendalian faktor risiko penyakit dan lingkungan. Kota Jakarta. Dengan gerakan ini seluruh komponen bangsa diajak melakukan tindakan nyata mewujudkan hidup bersih dan sehat.FETP. Untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas selama arus mudik lebaran pada H-7 sampai dengan H+7. • Kota Sehat Peningkatan derajat kesehatan masyarakat perlu didukung oleh tatanan kota yang bersih dan sehat. telah dilaksanakan Konferensi Internasional Jejaring Kesehatan Masyarakat atau FETP/Training of Epidemiology and Public Health Networking (TEPHINET) di Bali. Kabupaten Gunung Kidul. (3) Pasar Gianyar. (5) Pasar Cibubur. berbasis pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan berwawasan kesehatan seperti yang diatur dalam peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan. Kota Pekalongan. kantor-kantor dan unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia. pada tahun 2011 dimulai mini simulasi penanggulangan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) di tujuh lokasi dan pendidikan pelatihan karantina kesehatan bagi 40 orang staf kantor kesehatan pelabuhan. Konsep Pasar Sehat adalah peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat para pedagang dan pengunjung pasar tradisional. Untuk penguatan kapasitas inti (core capacities) di pintu masuk negara. (7) Pasar Madyopuro. Salah satu upaya adalah melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). jumlah kematian dapat diturunkan 9% yaitu dari 853 orang di tahun 2010 menjadi 799 orang di tahun 2011. Kota Mataram. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan perubahan perilaku. (4) Pasar Podosugih. • Mushola Sehat Bentuk lain pemberdayaan masyarakat yang berbasis kesehatan adalah melalui program Mushola Sehat yaitu kegiatan masyarakat untuk memperbaiki tempat berwudhu dan sanitasi mushola yang dilaksanakan secara mandiri dengan bantuan dana stimulan dari pemerintah sebesar 5-15 juta rupiah per mushola. (8) Pasar Rawa Indah. Kota Malang. Proyek percontohan ini berlangsung 3 tahun (2009-2011). Upaya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dilakukan melalui pengembangan desa 48 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kota Bontang. peningkatan perilaku sehat di masyarakat telah mencapai 50. menyeluruh. Pada tahun 2010. Hasil Survei BPS triwulan pertama tahun 2011. diperkuat dengan dibentuknya Komisi Nasional Implementasi IHR yang bertugas mengkoordinasikan implementasi IHR 2005 di Indonesia. nyaman. (2) Pasar Bunder. Kementerian Kesehatan menyiagakan 630 pos kesehatan arus mudik lebaran dan 171 rumah sakit di jalur utama mudik. kabupaten/kota sehat adalah suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih. (9) Pasar Margorejo.886 desa. Upaya penyediaan pos kesehatan arus mudik dimaksudkan untuk mendukung Decade of Action for Road Safety 2011-2020 Pemantauan Arus Mudik Upaya penyehatan lingkungan adalah kegiatan yang mendukung pengendalian penyakit menular dan tidak menular. Kesiapsiagaan arus mudik tidak hanya dilaksanakan pada saat Idul Fitri tapi juga pada saat Natal dan Tahun Baru setiap tahun. Pasar percontohan tersebut yaitu (1) Pasar Ibuh. Kota Metro Lampung. Pada tahun 2012 akan dilakukan replikasi dan perluasan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 140 desa pada 28 kabupaten di 10 provinsi. Telah dilaksanakan pula proyek percontohan 10 Pasar Sehat di 9 provinsi. Pada tahun 2011. Replikasi Pasar Sehat di daerah lain akan dilakukan tahun 2012. yaitu penyediaan sarana air minum dan sanitasi dasar bagi masyarakat. masyarakat di desa melibatkan Pemerintah Daerah. Kabupaten Sragen. Laporan provinsi dan berbagai tinstansi kesehatan sampai dengan Oktober 2011 menunjukkan bahwa persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat kesehatan adalah 87%. pemberdayaan Penyehatan Lingkungan 5.2%. Penyelenggaraan kabupaten/ kota sehat merupakan pendekatan terpadu. Kegiatan yang dilakukan selama arus mudik lebaran tahun 2011. Selain itu dilaksanakan operasionalisasi pembangunan berkelanjutan. menunjukkan persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat adalah 55. Kementerian Dalam Negeri dan berbagai sektor lainnya.1% rumah tangga. tahun 2010 sebanyak 26 mushola dan tahun 2011 sebanyak 29 mushola. Keberhasilan ini dicapai berkat kerja sama antara Kementerian Kesehatan. Sedangkan persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas adalah 43. Kabupaten Gianyar. dan (10) Pasar Pengesangan. implementasi International Health Regulations (IHR) 2005 di Indonesia. Kementerian Kesehatan juga mendorong Gerakan Nasional Bersih Negeriku yang merupakan amanat Presiden RI. terutama di daerah rawan kemacetan dan rawan kecelakaan bekerjasama dengan lintas sektor terkait.4%. Sampai tahun 2011 ada 267 kabupaten/kota (56%) yang tersebar di 28 provinsi yang telah melaksanakan pendekatan kabupaten/ kota sehat.

Sepanjang tahun 2011. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 49 . imunisasi.329 desa/kelurahan siaga aktif. dan pengendalian diare.483.264 ibu (80. keluarga berencana. siaga aktif. tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mengajak dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan kesehatan. dan 18 pura sehat. PELAYANAN KESEHATAN DASAR DAN RUJUKAN Pada tahun 2010-2014 pembangunan kesehatan dititikberatkan pada peningkatan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan yang bermutu. Di masa mendatang kegiatan Posbindu PTM diharapkan dapat berkembang cepat di tengah masyarakat agar penyakit tidak menular terkendali di Indonesia.9%) telah membawa anak Balitanya ke Posyandu. meningkat pada tahun 2011 menjadi 9.827 Posyandu di Indonesia. sejumlah 15.323 unit. gizi. 200 pondok pesantren sehat. • Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Di daerah tertentu Posbindu PTM disebut juga Posyandu Lansia. • Pelayanan Kesehatan Dasar Pada tahun 2010.pengendalian malaria. • Peran Serta Masyarakat Kementerian Kesehatan telah menjalin hubungan dengan lembaga masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan 18 organisasi kemasyarakatan. Berdasarkan laporan rutin program per Desember 2011. Sampai tahun 2011 telah dikembangkan 43. Kegiatan Posbindu PTM dibina oleh Puskesmas. 25 rumah sakit. Poskesdes adalah bentuk upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) di desa/kelurahan dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa/ kelurahan. Pada tahun 2011 tercatat 3. Pada tahun 2011 terdapat 266. Dewasa ini terdapat 2. Bentuk UKBM yang telah dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut: • Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Poskesdes adalah fasilitas kesehatan desa/ kelurahan yang memberikan pelayanan meliputi upaya promotif. dilaksanakan oleh tenaga kesehatan bersama kader. 200 desa. Sasaran kegiatan Posbindu PTM adalah kelompok masyarakat berusia di atas 10 tahun sampai lanjut usia. jumlah Puskesmas tercatat sebanyak 9. dan pengobatan sederhana.022 Posmaldes di daerah endemis malaria di Indonesia.000 Posbindu PTM di Indonesia. • Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Posyandu memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. dan karang werdha. Saat ini jumlah kader ormas/motivator yang sudah dilatih sebanyak 800 orang. preventif. Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di bulan November 2011 yang lalu telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan 23 Dunia Usaha yang terdiri dari 4 BUMN dan 19 perusahaan swasta nasional dan internasional. ada beberapa bentuk pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan terkait dengan kampanye PHBS. • Pos Malaria Desa (Posmaldes) Kegiatan Posmaldes mencakup penemuan kasus malaria dan penyuluhan tentang 6. Poskestren Kit berupa peralatan yang digunakan untuk kegiatan promotif di Poskestren dalam penggalakan keteladanan berperilaku hidup bersih dan sehat di kalangan santri/santriwati pondok pesantren dan masyarakat di sekitar pondok pesantren. Dalam meningkatkan pelayanan di Posyandu pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan Posyandu Kit sebanyak 150 paket untuk 67 kabupaten/kota di 11 provinsi.005 unit. Organisasi kemasyarakatan ini melakukan kegiatan memberdayaan masyarakat di 23 provinsi. • Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan Poskestren Kit sebanyak 100 paket untuk 55 kabupaten/kota di 10 provinsi. Selain itu. 18 pasraman sehat. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan guna meningkatkan akses masyarakat ini.

200 juta/Puskesmas/ tahun dan regional Nusa Tenggara dan Papua sebesar Rp. yaitu RSUP Dr.Pada tahun 2011 RSUP Dr. 2.4%) yang belum memanfaatkan dana BOK secara optimal. Terdapat 3 jenis akreditasi rumah sakit.75juta/ Puskesmas/tahun. dan pada tahun 2011 dipersiapkan 10 unit Rumah Sakit Bergerak baru di Provinsi Kepulauan Riau. sehingga masih ada 7 kabupaten/ kota (1. terpencil. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan anggaran BOK dari tahun 2010 yang berjumlah Rp.000. Puskesmas Terapung dan Puskesmas Keliling Air (Pusling Air). fun games. yaitu 4 unit di kabupaten perbatasan Papua. • Puskemas Terapung Sampai dengan tahun 2011 Kementerian Kesehatan bersama pemerintah Daerah menyediakan 15 unit Puskesmas Terapung. RSUP Fatmawati.000. 8. regional KalimantanSulawesi sebesar Rp.000. • Rumah Sakit Bergerak Pada tahun 2010. Gorontalo. atau terjadi peningkatan sebanyak 182 dibandingkan dengan tahun 2010 (637 rumah sakit). Sardjito telah meraih penghargaan Patient Safety dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi). Terjadi peningkatan bermakna di tahun 2011 sebanyak 89 rumah sakit. Pembangunan Puskesmas Perawatan di DTPK akan terus dilakukan hingga mencapai target 101 Puskesmas. Pengadaan alat dan sarana penunjang di Puskesmas dan Puskesmas Perawatan. Wahidin Sudirohusodo. RSUP H. yaitu akreditasi 5 pelayanan. dari 497 kabupaten/kota telah memanfaatkan dana BOK. Peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas Perawatan di DTPK. Rumah Sakit Bergerak berjumlah 14 unit. Rumah Sakit Bergerak merupakan fasilitas kesehatan yang siap guna dan bersifat sementara dalam jangka waktu tertentu. dan 18 rumah sakit di antaranya berada di DTPK/DBK di 17 kabupaten/kota. Maluku Rp. Terdapat perbedaan alokasi anggaran per Puskesmas per tahun untuk regional Sumatera Jawa-Bali sebesar Rp. perbatasan dan kepulauan 50 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .6%). lomba olahraga serta seni dan budaya. Sementara itu dalam pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit. flying health care. Pada umumnya daerah Indonesia Timur yang memiliki kondisi geografis sulit. peningkatan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal.019 unit dan Puskesmas Non Perawatan sebanyak 6. Kegiatan jambore meliputi: lomba poster. • Akreditasi Rumah Sakit Pada tahun 2011. dibandingkan dengan daerah lainnya. Sulawesi Barat.967 di seluruh Indonesia memperoleh BOK. Untuk mendukung pelayanan kesehatan di DTPK.00 untuk 33 provinsi.215. Maluku Utara. RSPAD Gatot Soebroto. • Pelayanan Kesehatan Rujukan Pada tahun 2010 terdapat 1. Pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebanyak 83 Puskesmas Perawatan dibandingkan dengan tahun 2010 yang berjumlah 76 Puskesmas Perawatan.904. malam renungan. kepulauan dan daerah perbatasan.555. dan RSUP Dr. RSUP Fatmawati dan RS Jantung Harapan Kita telah mendapat penghargaan dari Bayer pErdalin: Competition On ManageMENt of healthcare asSociAted infection controL (BE COMMENSAL). terluar (dtpk dan penanggulangan daerah bermasalah (pdbk) Upaya meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dilakukan dengan: 1. Marzoeki Mahdi Bogor dengan tema Investasi Kesehatan Jiwa melalui Ajang Prestasi dan Kreativitas Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).632 rumah sakit di seluruh Indonesia. RSUP Dr.250juta/Puskesmas/ tahun. Selain itu. Maluku. Perbedaan alokasi anggaran ini ditentukan antara lain berdasarkan adanya perbedaan geografis.262. • Puskesmas Keliling Untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan di daerah kepulauan dan perairan. seperti Papua. Kementerian Kesehatan juga menyediakan beberapa sarana penunjang seperti: Rumah Sakit Bergerak. serta dapat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain di daerah tertinggal. Adam Malik. 7 rumah sakit pemerintah sedang dalam proses akreditasi internasional.100juta/Puskesmas/ tahun. Papua Barat. Pada tahun 2011 seluruh Puskesmas yang berjumlah 8. Sebanyak 490 kabupaten/kota (98.00 untuk 17 provinsi menjadi Rp. dan Papua. Cipto Mangunkusumo.000. Kementerian Kesehatan menyediakan fasilitas Puskesmas Keliling 7. • World Class Health Care Sampai tahun 2011 terdapat 4 rumah sakit swasta yang terakreditasi internasional. Maluku Utara. 4 unit di kabupaten erbatasan Nusa Tenggara Timur. 2 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Timur dan 5 unit di kabupaten perbatasan Kalimantan Barat. Nusa Tenggara Timur. BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) terdiri dari Puskesmas Perawatan berjumlah 3. berkemah bersama. Sardjito. RSUP Sanglah. rumah sakit yang terakreditasi telah mencapai 819 rumah sakit.304 unit. pemanfaatan BOK-nya cukup besar. Dana BOK pada tahun 2011 disalurkan langsung ke seluruh 497 kabupaten/kota dengan perbedaan alokasi anggaran BOK di berbagai regional. • Penanganan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan menggelar Jambore Kesehatan Jiwa pada tanggal 8-9 Oktober 2011 di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr. Kalimantan Barat. 12 pelayanan dan 16 pelayanan.

7.078 Fasilitas Kesehatan (Faskes) sebagian besar adalah rumah sakit.4% peserta Askes PNS. Tahun 2011 terdapat 335 kabupaten/kota atau 67. 2. Nusa Tenggara Timur 4 unit.6 triliun. sebanyak 401 dokter telah menyelesaikan Program Internsip Dokter. Pada tahun 2011. • Flying Health Care Flying Health Care (FHC) adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tim kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan kesehatan di DTPK dengan dukungan transportasi udara.5% peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).5% peserta jaminan kesehatan perusahaan. Pada tahun 2011 telah diangkat 10.452 orang. 504 dokter gigi. masa pengabdian tenaga PTT dokter.4 juta jiwa mencakup masyarakat miskin dan tidak mampu. Kepulauan Riau.9%). Kementerian Kesehatan pada tahun 2011 mengadakan 17 Puskesmas Keliling Double Gardan untuk wilayah yang sulit dijangkau dengan kendaraan biasa. dan Kalimantan Timur.2% peserta asuransi swasta lainnya. Sejak tahun 2008 program jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu diberi nama program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Papua Barat. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). pengembangan jaminan kesehatan Kementerian Kesehatan terus melakukan perbaikan dan pengembangan jaminan kesehatan menuju universal coverage. Pemerintah daerah provinsi/kabupaten/ kota yang memiliki kemampuan sumber daya yang memadai telah mengembangkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan peserta masyarakat miskin yang tidak dicakup oleh Jamkesmas. Sampai dengan tahun 2010.3 triliun. 51 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .2% peserta Jamsostek. Kalimantan Timur 3 unit. Pada tahun 2011 realisasi penggunaan anggaran Jamkesmas sebesar 99. Alokasi anggaran Jamkesmas tahun 2009 sebesar Rp. 7. Pusling Air berbentuk perahu motor dan dapat dimanfaatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan di kabupaten/kota yang memiliki wilayah kepulauan. para penghuni panti sosial. Dari 63. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengoperasikan FHC untuk menjangkau daerah terpencil di 8 provinsi yang sulit ditempuh dengan kendaraan darat maupun perairan. Selama tahun 2010.133 Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar bagi peserta Jamkesmas dan pelayanan kesehatan rujukan di 1. dengan demikian jumlah penduduk yang tidak mempunyai jaminan berkurang menjadi 36. jaminan kesehatan pada tahun 2011. dokter gigi. Kementerian Kesehatan mengadakan 908 Pusling Air dan pada tahun 2011 ditambah 17 Pusling Air. Maluku Utara. Ditargetkan pada tahun 2014 seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan sebagai pelaksanaan UU No.141 dokter sedang mengikuti program ini. Peningkatan ketersediaan anggaran diikuti dengan peningkatan penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan rujukan. Bali. 6. dan masyarakat miskin akibat korban pasca bencana.Air (Pusling Air). Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan pelayanan pengobatan. Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan 9.5. meningkat pada tahun 2010 menjadi Rp. Total sampai dengan tahun 2011 berjumlah 39. Pemerintah telah meningkatkan anggaran Jamkesmas sejak tahun 2009. Sulawesi Selatan. dan pada tahun 2011 sebanyak 1. dan Kalimantan Barat 6 unit. Daerah tersebut adalah Papua.881 bidan.4% merupakan peserta program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Sampai akhir tahun 2011 empat provinsi telah mencapai universal coverage.125 triliun dan pada tahun 2011 meningkat kembali sebesar Rp. Untuk meringankan beban keuangan para penderita Thalassaemia major. dan Polri. TNI. sasaran Jamkesmas sebesar 76. dan 1. dan dokter spesialis untuk daerah terpencil dan sangat terpencil diperpanjang dari 6 bulan menjadi 1 tahun. 32. Selain itu. Kalimantan Barat. pengembangan DAN pemberdayaan sdm kesehatan Mulai tahun 2011.6. penghuni Rutan/Lapas.9%. Maluku. PuslingDouble Gardan tersebut didistribusikan ke Provinsi Papua 4 unit.9%.1% penduduk yang memiliki 10.6%) dan Bangka Belitung (84. Pada tahun 2011 jumlah penduduk yang memiliki jaminan kesehatan menjadi 63. dan Aceh.1%.4. yaitu Sumatera Selatan.810 PTT yang terdiri dari 2.425 dokter. pemerintah daerah juga turut memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dengan mengangkat tenaga kesehatan melalui program PTT Daerah. Dua provinsi yang cakupan jaminan kesehatannya besar adalah Kepulauan Riau (88.4% dari 497 kabupaten/kota di Indonesia yang telah melaksanakan program Jamkesda. 9. Pada tahun 2011. 13. sehingga total jumlah Pusling Air sampai 2011 adalah 925 Unit. Selain Puskesmas Keliling Air.

organisasi profesi dan praktisi kesehatan. harmonisasi peraturan 52 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . dan RS Sentosa. Pada tahun 2011 penggunaan obat generik di Puskesmas mencapai 96. Sistem ini akan mempermudah pelaku industri untuk mengakses pelayanan perizinan alat kesehatan secara 11.6 bulan. kedokteran.66 bulan di tahun 2011 dibandingkan dengan tahun 2010 selama 14. dengan rincian pada Tabel 9 berikut ini. keterjangkauan. Beberapa Puskemas di Jawa Barat telah pula melakukan peresepan secara elektronik yaitu di Puskesmas Babakan Sari-Bandung dan Puskesmas Telaga Murni-Bekasi. rasionalisasi harga obat generik dilakukan pada 453 item. dan menerapkan E-Register alat kesehatan.29 triliun untuk keperluan tersebut. Eka Hospital-Tangerang. obat untuk penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)/bencana. peningkatan ketersediaan. dan RS Mitra Keluarga-Bekasi. Kerja sama dengan pemegang paten bukan hanya untuk obat HIV-AIDS tetapi juga untuk obat Hepatitis B agar dapat diproduksi di Indonesia. • Perizinan Alat Kesehatan Secara Online Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah membangun sistem E. Pada tahun 2012 seluruh kabupaten/kota akan mengimplementasikan sistem informasi logistik ini. dan analis kesehatan di 35 kabupaten/kota prioritas DTPK di 12 provinsi. yaitu selama 15.2 bulan dan tahun 2009 selama 12.5%. perundangan. sebagai pengganti Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Anti Retroviral. perawat. Setiap tahun Kementerian Kesehatan menyediakan obat dan vaksin untuk buffer stock pusat dan provinsi. pada tahun 2011 telah dibentuk Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) dan Komite Nasional Farmasi (KNF).510 tenaga kesehatan pada 2011. menyediakan Online Logistic System.391 tenaga kesehatan strategis yang antara lain terdiri dari ahli kesehatan lingkungan. Jumlah residen senior yang didayagunakan pada tahun 2011 berjumlah 383 orang di 78 kabupaten/kota dan di DBK. Pemenuhan tenaga dokter spesialis di DTPK dikembangkan Program Dokter Dengan Kewenangan Tambahan (PDDKT) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Kesehatan. Dalam rangka pelaksanaan Program Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). RS BethesdaYogyakarta. kefarmasian. Pada tahun 2010. pada tahun 2011 telah diangkat 1. • Reposisi dan Revitalisasi Obat Generik Kementerian Kesehatan juga telah menetapkan kebijakan Online Logistic System di fasilitas kesehatan dan pencitraan obat generik yang lebih baik di masyarakat. Pada tahun 2011 disediakan anggaran sebesar Rp. Kementerian Kesehatan mengembangkan Program Tugas Belajar (Tubel) yaitu dengan memberikan bantuan beasiswa kepada 1. pada tahun 2011 telah dikirim sebanyak 363 tenaga perawat untuk bekerja di rumah sakit di Jepang selama tiga tahun. melakukan kemandirian bahan baku obat. Ketersediaan obat di instalasi farmasi kabupaten/kota mengalami peningkatan yang bermakna. Setiap tahun. Dalam upaya mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Cipto Mangunkusumo-Jakarta. Penggunaan obat generik di fasilitas kesehatan menunjukkan angka yang menggembirakan.Government pada Perizinan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT). serta pembinaan produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan Tahun 2011 telah dilakukan beberapa upaya yaitu: reposisi dan revitalisasi obat generik. RS Karawang. RS Borromeus. Kementerian Kesehatan melaksanakan pemilihan tenaga kesehatan teladan. • Fasilitasi License Compulsory/ Government Used Untuk mendukung penanggulangan penyakit HIV-AIDS dan Hepatitis B di Indonesia dipandang perlu memberikan akses kepada masyarakat pada obat antiviral yang saat ini masih dilindungi Paten. sedangkan di rumah sakit sebesar 66. Penghargaan internasional untuk tenaga kesehatan teladan diberikan pada tenaga kesehatan Indonesia. RS HasanSadikin.1. ahli gizi. ahli madya farmasi. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Hukum an HAM menyusun Rancangan Peraturan Presiden tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah Terhadap Obat Antiviral. dan di tahun 2011 pada 499 item • Online Logistic System Pada tahun 2011 dikembangkan Software Online Logistic System yang diujicobakan di beberapa kabupaten/ kota dan disosialisasikan ke seluruh instalasi farmasi di Indonesia. Brahim dan bidan Diana Maryem. • Resep Elektronik (E-Prescription) Peresepan secara elektronik telah dilakukan oleh RSUPN Dr. yaitu penghargaan Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for Health kepada dr.7%.Untuk memenuhi pelayanan kesehatan di DTPK. Saat ini Kementerian Kesehatan sedang menyusun Peraturan Menteri Kesehatan tentang Penggunaan Resep Elektronik di Fasilitas Kesehatan dengan melibatkan para pakar di bidang hukum kesehatan. pemerataan. Jumlah item obat generik yang mengalami rasionalisasi harga dilakukan dari tahun ke tahun. obat program dan vaksin.

meningkat di tahun 2011 senilai Rp.171 layanan. pengelolaan anggaran pembangunan kesehatan tahun 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 13. Layanan informasi melalui sosial media twitter mengalami penambahan pengikut (followers) yang cukup banyak. Hasilnya adalah sejumlah bahan baku obat yang dapat diproduksi di dalam negeri guna memenuhi kebutuhan produksi obat jadi.085. Adapun jenis layanan PTRC selama 2011 menunjukkan proporsi permohonan informasi 79%.398. Pemerintah secara resmi telah menetapkan penundaan sementara penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 12.go. alokasi anggaran ini ditingkatkan pada tahun 2011 menjadi Rp. Sampai tahun 2011 followers untuk twitter Kementerian Kesehatan telah mencapai 3. b.id. reformasi birokrasi Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Kesehatan sebagai badan publik berkomitmen menjalankan amanat UU KIP. Sejalan dengan kebijakan desentralisasi. Dengan komitmen mem-bangun pengadaan yang terbuka. alokasi anggaran Kementerian Kesehatan untuk pembangunan kesehatan di daerah mendapat perhatian Kementerian Kesehatan. Secara nominal. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat tersebut.online sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kefarmasian dan alat kesehatan. dan berbagai media sosial yang dikembangkan. Jumlah layanan publik yang diberikan selama April–Desember 2010 tercatat sebanyak 22. Pada tahun kedua (2011) pelaksanaan UU KIP.472.478.46 triliun dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 14. terutama bahanbahan yang telah diyakini khasiatnya berdasarkan hasil penelitian. LAYANAN INFORMASI & PENGADUAN ALAMAT Pemanfaatan sarana informasi dan pengaduan oleh masyarakat menunjukkan EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 53 .12. peningkatan yang signifikan sejak 2010.08 triliun. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor.194.depkes.295. Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sejak tahun 2010 seluruh pengadaan barang dan jasa di Kementerian Kesehatan telah menggunakan layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik melalui website: www. Kementerian Kesehatan termasuk dalam 10 besar badan publik paling terbuka berdasarkan monitoring dan evaluasi Komisi Informasi Pusat terhadap 82 badan publik tingkat pusat. Realisasi anggaran Kementerian Kesehatan menunjukkan kecenderunganmeningkat.6%) bila dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun 2010. Pada tahun 2011 jumlah layanan meningkat 288 layanan (32.13. pengobatan sindroma pramenstrual dan nyeri menstruasi. Efisiensi pengadaan barang dan jasa melalui LPSE pada tahun 2010 mencapai nilai Rp. sehingga tahun 2010 telah dilaksanakan berbagai kegiatan persiapan menyambut pemberlakuan UU KIP. Kementerian Kesehatan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk kategori kementerian dengan jumlah pagu terbesar menggunakan layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik tahun 2010.162 followers. dan fraksi Lumbricusrubellusuntuk pengobatan aterosklerosis dan perbaikan sirkulasi darah.895.lpse. pengaduan masyarakat 19% dan sisanya 2% memberikan saran dan perbaikan kepada Kementerian Kesehatan. Kementerian Kesehatan telah meningkatkan alokasi anggaran preventif dan promotif dengan konsisten sejak 2 tahun terakhir ini. Sejak ditetapkan penggunaan sistem LPSE untuk pengadaan barang dan jasa. antara lain Fraksi Bioaktif Cinamomumburmanidan Lagerstroemia speciosa untuk menurunkan resistensi insulin dan pengobatan diabetes. bersaing dan transparan.Penataan (Right Sizing) PNS di Kementerian Kesehatan.191. • Kemandirian Bahan Baku Obat Upaya menciptakan kemandirian di bidang bahan baku obat dan obat tradisional dilakukan dengan memberdayakan keragaman hayati yang dimiliki Indonesia. Pojok Informasi. telah terjadi peningkatan efisiensi yang cukup bermakna. Selama 2011 jumlah layanan informasi dan pengaduan yang masuk sebanyak 1. sementara jumlah layanan tahun 2011 tercatat sebanyak 30. yaitu salah satunya dengan membentuk Pejabat Pengelola dan Informasi dan Dokumentasi (PPID).150 layanan. pengobatan kanker. Anggaran preventif dan promotif pada tahun 2010 sebesar Rp. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan proporsi anggaran untuk pembangunan kesehatan di daerah. sejak tahun 2010 Kementerian Kesehatan telah meningkatkan akses masyarakat dan untuk mendapatkan informasi pengaduan melalui Pusat Tanggap dan Respon Cepat (PTRC).34 triliun. Pada tahun 2009 anggaran untuk Keberhasilan pemanfaatan anggaran pembangunan kesehatan di Pusat maupun Daerah ditunjukkan dengan tercapainya realisasi anggaran.730 layanan.

Dari 11 Permenkes yang diamanahkan telah ditetapkan Permenkes Nomor 2415/Menkes/Per/ XII/2011 tentang Rehabilitasi Medis Pecandu. Pemerintah telah menyusun RUU tentang Tenaga Kesehatan. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengamanatkan Kementerian Kesehatan untuk menyusun 9 Peraturan Pemerintah (PP).yang lebih dikenal dengan moratorium. Dari 5 PP amanah UU. Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS). 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. • Undang-Undang No. telah mengembangkan berbagai sistem elektronik baik untuk mendukung proses pelayanan kesehatan maupun administrasi kesehatan. 24 Peraturan Pemerintah (PP). selama 16 bulan yang dimulai pada tanggal 1 September 2011. Penyelenggaraan The Official Launch of the ASEAN Dengue Day pada 15 Juni 2011 yang waktunya bersamaan dengan dilaksanakannya International Conference on Dengue di Jakarta mendapatkan apresiasi internasional. Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS). PP Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan yang masih cukup relevan. dan pada tahun 2011 telah memasuki proses harmonisasi.31 Desember 2012. Causing Socioeconomic Burden. Untuk 20 Permenkes yang diamanahkan. yaitu PP Nomor 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah. sedangkan Permenkes tentang Hak Penggunaan Pelayanan Kesehatan. Komitmen Kementerian Kesehatan untuk meraih WTP 2012 ditandai dengan penandatanganan piagam Komitmen Meraih Opini Laporan Keuangan WTP oleh seluruh pejabat struktural dan pengelola keuangan di lingkungan Kementerian Kesehatan. Sementara 7 RPP lainnya disatukan materinya menjadi satu RPP yang berjudul Pelaksanaan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. mengamanatkan untuk menyusun 5 Peraturan Pemerintah (PP). Tema konferensi The 3rd Conference on Traditional Medicine in ASEAN Countries -“Utilization of Evidence Based Traditional Medicine in Health Care” yang diselenggarakan di Surakarta. telah diselenggarakan “International Symposium on Getting to Zero New HIV Infections. Melalui event tersebut. hal ini mendorong para pengambil keputusan dan jajaran Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki pengelolaan administrasi keuangan guna meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2012 untuk laporan keuangan tahun 2011. 14. Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik (Good Governance) Opini BPK terhadap laporan keuangan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2009 dan 2010 berturut-turut adalah disclaimer. Pada tahun 2011. Dari 24 PP yang diamanahkan telah ditetapkan tiga PP. • Undang-Undang No. sistem registrasi dokter/dokter gigi online dan Sistem Informasi Laporan Keuangan (SILK). Oktober 2011 menjadi titik tolak bagi negara ASEAN untuk mewujudkan rencana pengintegrasian obat tradisional ke dalam sistem kesehatan. Penguatan Perangkat Perundangundangan • Undang-Undang No. but It’s Preventable” telah membuka mata dunia bahwa demam berdarah adalah masalah bersama yang dapat diatasi. HUBUNGAN LUAR NEGERI BIDANG KESEHATAN Keketuaan ASEAN tahun 2011 dimanfaatkan Kementerian Kesehatan untuk berperan aktif dalam menerapkan kesepakatan ASEAN di bidang kesehatan dalam mencapai Komunitas Sosial Budaya ASEAN 2015. Indonesia berhasil mendeklarasikan “Jakarta Call for Action on Combating Dengue”. saat ini Kementerian Kesehatan telah menyusun RPP tentang Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS). dan 11 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). 17 di antaranya sudah ditetapkan menjadi Permenkes. PP Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. Permenkes tentang Penentuan Kematian dan Permenkes Pembinaan dan Pengawasan masih dalam pembahasan. Sedangkan RPP lainnya masih dalam pembahasan di internal Kementerian Kesehatan termasuk RPP tentang Tenaga Kesehatan Asing. di antaranya: E-Pharm. dan 1 Peraturan Daerah untuk setiap daerah. 2 Peraturan Presiden (Perpres). Sistem Informasi Kesehatan Nasional Saat ini Kementerian Kesehatan. website Kementerian Kesehatan. Untuk meningkatkan upaya pengendalian HIVAIDS. Sesuai dengan tema konferensi “Dengue Is Everybody’s Concern. Kementerian esehatan masih melakukan pembahasan internal untuk Rancangan Peraturan Presiden yaitu Peraturan Presiden tentang Sistem Kesehatan Nasional dan Peraturan Presiden tentang Badan Pertimbangan Kesehatan. Jawa Tengah. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit Undang-undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. sistem registrasi kefarmasian dan alat kesehatan. 15 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). dan PP No 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika. Zero Discrimination and Zero AIDSRelated Deaths in ASEAN”. mengamanatkan untuk menyusun 1 Undang-Undang (UU). Simposium 54 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . 2 Peraturan Presiden (Perpres).sementara dua Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) telah selesai tahap harmonisasi yaitu RPP tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dalam proses penandatanganan oleh 5 Menteri untuk ditetapkan menjadi PP dan RPP tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. dan 20 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Dari 9 buah PP yang diamanahkan telah ditetapkan PP Nomor 44 Tahun 2010 tentang Prekursor. namun informasi tentang kemanjuran obat tradisional masih berdasarkan pengalaman empiris belum didukung bukti ilmiah. Penyalahgunaan dan Korban Penyalahgunaan Narkotika. 1 Peraturan Presiden (Perpres). Pemanfaatan obat tradisional dikenal di seluruh negara ASEAN.

tenaga elektro medik. Pada tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah memberikan dukungan tenaga. logistik dan dana operasional untuk mengatasi krisis kesehatan sebanyak 20 kejadian baik di dalam maupun di luar negeri. Ban Ki Moon yang menyampaikan apresiasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas pelayanan Puskesmas yang dinilai cukup berhasil. 16. tenaga surveilans epidemiologi. Dalam penanganan peristiwa ledakan bom di Cirebon yang terjadi pada tanggal 15 April 2011 dan ledakan bom di Surakarta yang terjadi pada tanggal 29 September 2011. transparan. Record of Discussion (ROD) RI-JICA tentang Prima Kesehatan. Tahun 2007. Untuk pelayanan kesehatan haji di Tanah Suci tahun 2011. ahli gizi. dokter umum. perawat. dan menguntungkan semua pihak. dalam perjuangan mengubah mekanisme virus sharing yang diterapkan WHO selama lebih dari 60 tahun. 750 unit personal kit. Joint Statement ke-2 dengan Malaysia. Untuk memastikan kesehatan jemaah haji sebelum berangkat. dan Record of Discussion (ROD) RI Qatar tentang kesepakatan pembahasan pengaturan pengiriman tenaga kesehatan. Mei 2011. menciptakan mekanisme perlindungan pada global public health yang adil. Pemeriksaan sebelum keberangkatan dimulai di Puskesmas. pelayanan kesehatan haji Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.343 orang. jika ada yang menderita penyakit tertentu dirujuk ke rumah sakit. terdiri dari dokter spesialis. sepanjang tahun 2011 Kementerian Kesehatan telah menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama bidang kesehatan dengan Islamic Development Bank (IDB) tentang pendirian Indonesian Cardiac Center di Gaza. Jumlah jemaah haji reguler tahun 2011 adalah 02. dan mencegah terjadinya penularan penyakit menular. ibukota Provinsi Punjab dalam rangka menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) demam berdarah dengue pada bulan Oktober-November 2011. dan sebanyak 150 unit peralatan pengolah data ke seluruh kabupaten/kota tersebut. dengan menugaskan 20 tenaga kesehatan dalam dua kali perjalanan selama kurang lebih 14 hari. Pada tahun 2011 diplomasi kesehatan Indonesia di forum WHO telah mencatat sejarah yang mengubah tatanan kesehatan global dengan disepakatinya resolusi “The Framework for Pandemic Influenza Preparedness (PIP): Sharing of Influenza Viruses and Access to Vaccines and Other Benefits” pada Sidang ke-64 World Health Assembly (WHA) di Jenewa. ditunjukkan dengan mengirim Tim Kesehatan selama dua minggu untuk membantu masyarakat Pakistan. Selain itu Kementerian Kesehatan juga telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 3. tenaga sanitasi. Dari jumlah tersebut terdapat 102. Subsidiary Arrangement (SA) Program AIPPMH (Australia/Indonesia Partnership on Maternal Neonatal Health) tentang kesehatan ibu dan anak. Kementerian Kesehatan mengirim tenaga kesehatan sebanyak 1. Di sela-sela sidang KTT ASEAN November 2011 di Bali. Jawa Barat. PENANGGULANGAN BENCANA DAN KRISIS KESEHATAN Dalam rangka menurunkan risiko kesehatan pada setiap kejadian yang menimbulkan atau berdampak pada krisis kesehatan. ambulans. Cakupan pelaksanaan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/kota meningkat dari 30% pada tahun 2010 menjadi 50% pada tahun 2011. Dalam konteks kerja sama internasional. tenaga rekam medik.ini diselenggarakan dalam rangkaian pertemuan The 19th ASEAN Task Force on AIDS di Bandung. dan rumah sakit rujukan. khususnya yang tinggal di Lahore. asisten apoteker. Selain itu telah didistribusikan sebanyak 300 unit emergency kit. apoteker. penata rontgen.803 orang. setara. Kementerian Kesehatan juga merekrut 108 orang Tenaga Musim (Temus).800 WNI overstay pada saat pemulangan dengan kapal laut dari Arab Saudi ke Indonesia.346 (50. Sementara itu. Pada kesempatan ini dicanangkan Kampanye AIDS dengan tema “Aku Bangga Aku Tahu” untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai HIV-AIDS. dilakukan pemeriksaan kesehatan di embarkasi. Kementerian Kesehatan telah mengirimkan obat dan tim kesehatan yang berjumlah 20 orang untuk membantu pemerintah Pakistan. Indonesia telah terpilih menjadi Vice Chair Advisory Group (Wakil Ketua Komite) pada pertemuan PIP Framework Advisory Group di Jenewa. Menteri Kesehatan berkesempatan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB. dokter gigi. 15. Disetujuinya penerapan Standard Material Transfer Agreement pada virus sharing. November 2011. 21-24 November 2011. Palestina. Advisory Group bertugas memberikan pandangan dan rekomendasi PIP kepada WHO. Kementerian Kesehatan telah melaksanakan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan haji di kabupaten/ kota. Salah satu bentuk kepedulian Indonesia pada masalah krisis kesehatan global. dalam penanganan kesehatan pemulangan WNI ke Tanah Air akibat krisis Mesir. sejak tahun 2010-2011 telah dilakukan upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam manajemen dan teknis penanggulangan krisis kesehatan di 150 kabupaten/kota. Kementerian Kesehatan menyediakan tenaga kesehatan. Selanjutnya sebelum keberangkatan. yaitu warga negara Indonesia yang bermukim EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 55 .6%) jemaah haji risiko tinggi (Risti). dan tenaga non-medis. Kementerian Kesehatan telah mengkoordinasikan dan mendukung penanganan korban ledakan di rumah sakit. menjaga agar jemaah haji dalam kondis sehat selama menunaikan ibadah haji sampai tiba kembali di Tanah Air.

disediakan 40 macam jenis obat dengan berat total 1. Dalam kesempatan peresmian Duver. pemetaan kasus diare yang disebabkan rotavirus. 4.183 orang. Untuk pelayanan kesehatan jemaah haji tahun 2011. menunjukkan jumlah kunjungan rawat jalan adalah 3. Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan diantaranya. • Riset Fasilitas Kesehatan Tahun 2011 Riset Fasilitas Kesehatan merupakan salah satu riset kesehatan berskala nasional yang dimaksudkan untuk melakukan 56 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . 7. sehingga dapat dipakai acuan untuk menentukan dosis jamu dengan uji klinik.137 kunjungan dan rawat inap 173 kunjungan di sektor Mekkah dan Madinah. Sejak dicanangkan pada tahun 2010. dan penelitian kemandirian bahan baku obat. 5. Sardjito-Yogyakarta. Dengan studi tersebut akan diperoleh formula jamu yang terbukti aman dan berkhasiat sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. asil evaluasi sampai dengan tanggal 11 Desember 2011. RS Dr. penelitian biomolekular. kegiatan yang dilakukan dalam mendukung saintifikasi jamu adalah: 1. Hasil sementara menunjukkan empat formula ini cukup baik untuk megobati empat jenis penyakit degeneratif. dan tahun 2011 berjumlah 16. Artemisinin Sebagai Senyawa Anti Malaria Artemisia annuamengandung artemisinin yang berkhasiat sebagai antimalaria. Selain pelaksanaan penelitian. Kunjungan rawat jalan di BPHI sebanyak 701 kunjungan dan jemaah haji yang rawat Inap di BPHI Mekkah. RS Dr. Penelitian studi pra klinik antimyalgia. • Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) dan Atlas Vektor Pada tanggal 14 September 2011 telah diresmikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver) di Salatiga. pemetaan dan karakterisasi molekular virus dengue.200 kg. • Kemandirian Bahan Baku Obat a. kebun penelitian. tuberculosis. Penelitian studi observasi klinik anti-obesitas. dan pengembangan primer diagnostik molekular tuberkulosis metode Loopmediated isothermal amplification (LAMP). pemetaan dan karakterisasi molekular virus HIV dan AIDS di 8 provinsi. 2. RS Suraji-Klaten. RS Kanker Dharmais-Jakarta. RS Pirngadi-Medan. RS Wahidin-Makassar. Dari tahun ke tahun. Suharso-Solo. Penelitian yang difokuskan untuk mendukung keberhasilan pembangunan kesehatan pada tahun 2010-2011 antara lain adalah Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes). administrasi dan transportasi. pengukuran dan pengamatan data primer serta penelusuran data sekunder mengenai penyediaan fasilitas kesehatan dan kinerjanya. • Saintifikasi Jamu Pada tahun 2011. penelitian dan pengembangan kesehatan Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk lebih mengembangkan program penelitian dan pengembangan kesehatan. 2 buah mobil bus mini coaster. antihemoroid. Puskesmas sejumlah 9. tahun 2011 Kementerian Kesehatan mengadakan 9 ambulans sehingga total ambulans berjumlah 44 buah. Pemanis Rendah Kalori dari Stevia Rebaudiana Stevia rebaudianamengandung zat pemanis rendah kalori. Telah dilakukan pengembangan teknologi dan perkebunan Artemisia annuaseluas 2 Ha dengan melibatkan lintas sektor terkait. Pengembangan mutu dan jumlah sarana dan prasarana yang ada di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu dengan membangun laboratorium terpadu 3 lantai. 6. Untuk meningkatkan akses jemaah haji Indonesia pada pelayanan kesehatan di Arab Saudi. juga didirikan Pusat Informasi dan Dokumentasi Dunia Vektor dan Reservoir (Duver). RS Syaiful AnwarMalang. dan RS Kandau-Manado. Satu bus mini coaster dapat mengangkut 2530 jemaah pada kegiatan Safari Wukuf.di Arab Saudi dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi atau di negara sekitarnya untuk membantu pelayanan logistik. Dari penelitian ini akan diperoleh apakah jamu tersebut dapat menimbulkan efek toksik pada hewan uji. RS Persahabatan-Jakarta. 3. Diklat dokter saintifikasi jamu untuk menghasilkan dokter dengan kompetensi di bidang penelitian dan pelayanan jamu. Selain itu. Pada tahun 2010 tercatat 5. Pada tahun 2010 sebanyak 63 dokter serta tahun 2011 sebanyak 60 dokter telah mengikuti diklat saintifikasi jamu. anti-hemorroid. Pusat informasi ini didedikasikan dalam upaya penelitian penanggulangan dan pengendalian penyakit tular vektor dan reservoirpenyakit. anti-dispepsiadan penambah volume ASI. • Penelitian Biomolekular Hasil yang telah diperoleh dari penelitian biomolekularadalah pemetaan dan karakterisasi molekular virus influenza termasuk virus avian influenza H5N1. etalase tanaman obat dan kebun produksi seluas 15. Riset dilakukan di seluruh Rumah Sakit Pemerintah sejumlah 684 Rumah Sakit. anti-kanker. dan hiperglikemia. telah terjadi peningkatan kualitas dan pemanfaatan program penelitian.379 pasien. 17. Klinik Saintifikasi Jamu HortusMedicus. sehingga dapat memberikan kontribusi mendasar. Madinah. klinik saintifikasi jamu berkembang sangat pesat dengan jumlah pasien yang meningkat signifikan. telah diterbitkan pula “Atlas Vektor Penyakit di Indonesia”. antiosteoarthritis. pemetaan dan karakterisasi molekular bakteri M. sehingga tersedianya bibit terstandar. saintifikasi jamu. hiperurisemia. aphrodisiakadan hepatoprotektor.148 dan laboratorium klinik mandiri pemerintah dan swasta sebanyak 888 laboratorium. RS Angkatan Laut Mintohardjo-Jakarta. hiperkolesterolemia.994 pasien. dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi. Klinik jamu medik di 12 Rumah Sakit Pendidikan yaitu di RSU SanglahBali. Luaran dari kegiatan ini adalah tercapainya kemandirian penyediaan bahan baku obat artemisinin. dan Jeddah adalah 2. Kementerian Kesehatan telah melakukan dan mengembangkan database karakterisasi morfologi dan genetik Stevia rebaudiana. SoetomoSurabaya. RS Dr. strategis dan jangka panjang bagi keberhasilan pembangunan kesehatan.85 Ha. Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) ditingkatkan jumlah tempat tidurnya dari 40 tempat tidur di tahun 2010 menjadi 70 tempat tidur tahun 2011.

Pelayanan kesehatan dipersiapkan mulai dari bandara. pengendalian penyakit menular serta tidak menular dan penyehatan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. serta kegiatan bakti sosial. dan Sumatera Selatan. akurat. menuju Universal Coverage dengan penambahan tempat tidur khususnya untuk kelas III. Kementerian Kesehatan menyiapkan tim medis berjumlah 25 tim. dan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang bermutu merupakantantangan tersendiri penutup Pembangunan Kesehatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 telah berlangsung selama dua tahun. Dalam kegiatan internasional ini. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 57 . diikuti oleh 1. Usul. Provinsi Gorontalo. serta sumber daya kesehatan yang masih terbatas. Kementerian Kesehatan juga harus memberikan perhatianyang besar bagi terciptanya tata kelola kepemerintahanyang baik. PONEK.18. dan bentuk pemerintahan dengan dua tingkat otonomi yang terdiri dari 33 provinsi dan 497 kabupaten/kota. masukan. yaitu beban ganda penyakit. venues. Masih ditemui kekurangandalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang harussegera diperbaiki. terdiri dari petugas medis dan paramedis sport injury. suatu keadaan morbiditas dan mortalitas penyakit menular masih merupakan masalah dan pada saat yang bersamaan morbiditas dan mortalitas penyakit tidak menular mulai meningkat. pelaksanaan manajemen birokrasi yang bersih. • Sail Wakatobi-Belitung Sail Wakatobi-Belitung adalah kegiatan kelautan internasional yang diikuti oleh para pecinta maritim dari seluruh dunia. efektif. upaya perbaikan gizi terutama masalah stunting. Selain itu. • ASEAN Paragames Dalam rangka mendukung kegiatan ASEAN Paragames di Surakarta tanggal 12-22 Desember 2011. Jampersal.terutama penyakit tidak menular. Perkembangan sosialpolitik. perencanaan pembangunan kesehatan paralel dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Kepulauan Seribu. saintifikasi jamu dan kemandirian bahan baku obat. dan medical centreyang berada di provinsi DKI Jakarta. hotel/wisma. Berbagai terobosan telah dilakukan untukmeningkatkan akses masyarakat pada pelayanankesehatan yang bermutu. Seperti venue cabang olahraga Paralayang di Puncak. Jawa Barat. Tantangan Pembangunan Kesehatan Tantangan dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan di Indonesia adalah wilayah Indonesia yang luas dengan 17 ribu pulau. peningkatan penggunaan teknologi informasi di berbagai aspek pelayanan kesehatan. • TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kementerian Kesehatan bermitra dengan TNI dalam kegiatan TMMD sejak tahun 1980. Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC) yang akan dikembangkan di provinsi dan kabupaten/ kota. lintas alam di Sentul. Cerdas dan Berkualitas”. dan KB. Ambulans siap siaga di 11 venues selama 17 hari. dan kritik dari masyarakatsangat diperlukan Kementerian Kesehatan agar dapatmemberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagirakyat Indonesia. partisipasi kementrian kesehatan pada kegiatan nasional dan internasional Guna mewujudkan akselerasi pembangunan kesehatan khususnya di kawasan kepulauan dan daerah terpencil. bagi Kementerian Kesehatan. Untuk menyikapi dan mengatasi berbagai tantanganyang dihadapi. jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 230 juta jiwa tersebar tidak merata dengan budaya yang beraneka-ragam. sepertiperilaku hidup bersih dan sehat.500 peserta dari seluruh Indonesia. • Perkemahan Tingkat Nasional Saka Bhakti Husada (Pertinas SBH) Pertinas SBH ke IV tahun 2011 dilaksanakan tanggal 25 September-2 Oktober 2011 di Bumi Perkemahan Bongohulawa. Selain itu. letak Indonesia di wilayah yang rawan bencana. Kementerian Kesehatan melakukan sejumlah kegiatan. Empat prioritas utama kegiatan ini adalah peningkatan kesehatan ibu. pada tahun 2012 Kementerian Kesehatanantara lain akan melakukan langkah-langkah upaya promotif dan preventif. Selama Pertinas SBH ini. dan efisien. Dukungan dan kerja sama dari seluruhjajaran kesehatan dan jajaran lintas sektor di tingkat Pusatdan Daerah beserta seluruh lapisan masyarakat sangatdiharapkan bagi terwujudnya visi Masyarakat. olahraga berkuda di Cinere. Bersahabat. peningkatan status gizi masyarakat. keterbukaan. Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Kesehatan. Partisipasi Kementerian Kesehatan dalam acara ini berupa pelayanan kesehatan kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan rujukan. dengan tema “Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Siap Menjadi Kader Pembangunan yang Sehat. serta open water swimming di Pulau Putri. Kementerian Kesehatan memberikan dukungan dalam bentuk evakuasi cepat bagi atlet di venue yang lokasinya jauh dari keramaian. Jawa Barat. • SEA Games SEA Games ke-26 tahun 2011 dilaksanakan di Jakarta dan Palembang tanggal 11–25 November 2011. Kementerian Kesehatan telah memanfaatkan kegiatan nasional dan internasional untuk memberikan pelayanan kesehatan bersama lintas sektor terkait. upaya penurunan angka kematian ibu dengan menambah pelayanan PONED. pencegahan dan pengendalian penyakit. Dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan jugadihadapi tantangan berupa masih adanya stigmatisasidan diskriminasi terhadap penderita penyakit tertentu di masyarakat dan perlunya ditingkatkan pemahamanmasyarakat tentang berbagai aspek kesehatan. Kementerian Kesehatan membangun medical center/mini hospital. bayi dan balita. pembangunan kesehatan masih menghadapi tantangan lain.

58 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .

Fotografer: Anitasari dan ADM Tangkudung EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 59 .Kalimantan Tengah: Memenuhi Hak Sehat di Belantara Tropis Oleh: Hikmandari dan Udiani.

Kalimantan Tengah dalam Angka Pertengahan Juli 1957.089 km2 atau rata-rata 14. Sejak itu roda alat berat terus bergerak: jalan.212. dan jalwat serta buah-buah tropis menjadi santapan utama warga.7 jiwa/ km2. bersama rombongan menteri dan pejabat lain. Sukarno. Pada 2002. ∞ 60 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . tepat tanggal 17—angka istimewa bagi warga Kalimantan Tengah—sekitar 12. Wajah penuh harap dan syukur itu menunggu kedatangan presiden mereka. Kalteng mekar. Tepat pukul 10. Berikut cuplikan data tentang sarana dan tenaga kesehatan serta beberapa indikator kesehatan masyarakat. dan sarana kota lainnya bermunculan. orang nomor 1 ini meletakkan tiang pembangunan pertama ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Sungai Kahayan tak ditinggalkan. seperti saluang. listrik. sanggang.000 orang telah berkumpul di Kampung Pahandut sejak subuh. Meski demikian.564 km2. provinsi terluas ketiga di Indonesia ini berkembang dari 8 kabupaten menjadi 13 kabupaten dan 1 kota dengan luas wilayah 153. sementara ikan sungai. saluran air. Jumlah penduduk : 2. Palangka Raya. Transportasi air tetap bergantung pada surut pasangnya sungai sepanjang 250 km ini. lais. Palangka Raya tumbuh. baung.

hidup AKB: 30 per 1.000 penduduk Balita gizi buruk 4% Balita gizi kurang 13% EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 61 . hidup Penemuan TB Paru 28% AKMalaria 10 per 1.000 kel.000 kel.6) Perawat 117 Bidan 100 (60) Gizi 22(11.n Sarana kesehatan yang dimiliki: Rumah sakit: 17 unit Puskesmas : 178 unit (Rawat inap 115)Pustu: 985 Posyandu : 2304 n Tenaga kesehatan: Dokter 40 (ratio Kalteng: 18.8) n Indikator kesehatan masyarakat: AKI: 228 per 100.9) Dokter spesialis 6 (3) Dokter gigi 10 (3.

Pasalnya. rata-rata pembangkit listrik masih menggunakan PLTD yang tidak bisa diandalkan untuk penyimpanan vaksin. mantan gubernur sekaligus salah seorang pendiri Provinsi Kalimantan Tengah. Hutapea. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. ia pun terjun mengelola polindes itu dan menggerakkan warga di sekitarnya untuk menjadi kader yang siap bekerja. sebagaimana dituturkan oleh dokter ADM Tangkudung. Di kabupaten lain. Tapi. Angka pun menjadi relatif Dalam kondisi semacam ini. taman nasional. 7 hari seminggu. di sinilah hutan lindung. ucapan itu masih relevan.23 juta jiwa. Bila dirata-rata. Sejalan dengan dr Rian. Setidaknya itulah yang dialami oleh petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Kota Palangka Raya. Menurut dokter Rhizall M. Kepala Puskesmas Bukit Hindu. kecuali Kabupaten Kapuas. dinas kesehatan dengan ditopang pemerintah daerah agaknya juga telah berupaya menyediakan layanan kesehatan yang layak. Belum cukup. Namun. Ketika itu Lutfil menjadi pengelola proyek DHS (Decentralised Health Service) 2. dan sebagian lain tersebar mengikuti arus Sungai Kahayan yang membujur sejauh 250 kilometer.” tutur Lutfil Aman sembari mengingat perjalan yang ditempuhnya sehari semalam seluruhnya lewat sungai itu. Namun. Namun. pusat rujukan rabies untuk seluruh provinsi. Bagaimanapun. dan 365 hari dalam setahun. termasuk listrik.. apalagi di tingkat kecamatan. berkah juga bisa menjadi kutuk untuk pihak lain. Apa yang mesti kita lakukan? Apa iya mereka akan kita tinggalkan karena toh target sudah terpenuhi?. yaitu puskesmas Bukit Hindu. Salah satunya adalah adalah program PM2L. walaupun itu berarti kami harus menempuh medan yang berbahaya. Mereka akan menemukan lapangan karya yang luas sekali. agaknya juga tak berhitung berapa angka rupiah di koceknya. tiba-tiba Anda lihat di dalam hutan sana ada satu keluarga yang belum terkunjungi. seorang bidan sekaligus kepala Poskesdes Mintin.” tutur dokter Rian. kemudian beranak pinak hingga ke daerah-daerah jauh di pedalaman rimba. Belum lagi berbicara tentang kekayaan alamnya. Kes. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Itu pun sebagian terpusat di kota. ketiga dari kanan) bersama para kader di Polkesdes Mintin Hampir setengah abad sudah kata-kata di atas dilontarkan Tjilik Riwut. atau program membangun dan memelihara desa yang mengikutsertakan semua pihak. Kami hanya memberikan hak mereka atas kesehatan. M. con amore.. keluasaan itu tentu sebuah berkah. hanya daerah itu yang dianggap memiliki pembangkit listrik andal: bekerja selama 24 jam sehari. hanya ada satu saat ini. mencapai kesenangan bekerja di Palangka Raya. terutama bila menilik kondisi kesehatan di provinsi bungsu dari keempat provinsi di Kalimantan ini. bayangkan. panggilan Kadinkes Prov Kalteng di atas.Mengayuh hingga “Barigas” “Mereka yang cinta karya. Provinsi ke17 ini hanya bisa dikalahkan oleh Provinsi Papua Barat dan Kalimantan Timur dalam hal luas wilayahnya. Tety Anggela. Kecamatan Kahayan Hilir. saya perlu biaya untuk bahan bakar speedboat saja Rp3 juta lebih. baik yang di permukaan maupun di dalam bumi. akan menemukan lapangan bakti yang mulia sekali” (Tjilik Riwut) Bidan Tety Anggela (depan. Buat kita yang berada di daerah-daerah berpenduduk padat. Kalimantan Tengah adalah daerah mahaluas dan kaya raya. “Menurut target. 30 hari sebulan. yaitu sekitar 2. Ia mewakafkan sepetak tanah miliknya untuk digunakan sebagai polindes. mungkin kita sudah berhasil menjangkau jumlah yang ditetapkan. Penduduk negeri ini kurang dari seperempat penduduk Jabotabek di siang hari. gula tak selamanya mengundang semut. Antara kutuk dan berkah Dibanding daerah lain di Nusantara. Demikian pula dengan minimnya infrastruktur. angka bisa menjadi sesuatu yang relatif. Bukan hanya prakarsa pribadi. ketika Anda memutuskan untuk memutar haluan kapal hendak pulang. dan hutan konservasi bekerja menyuplai gas kehidupan untuk dunia. kepadatan penduduk Kalteng hanya 14 jiwa/km2.. “Untuk mengantarkan satu set dental kit ke Mendawai Kasongan. Letak penduduk yang terpencil dan medan yang teramat luas dan sulit memang merupakan hambatan utama para 62 petugas kesehatan. Seluruh dunia berdecak kagum sekaligus berdebar cemas memandang rimba belantara yang menjadi paru-paru dunia di bumi Kalimantan Tengah.

bagaimanapun. Belum selesai di situ. peringkat kesehatan Kalimantan Tengah saat ini berada pada peringkat 22. “Saya percaya pembangunan infrastruktur akan berdampak pada akses kesehatan yang lebih mudah. tapi Memihak”). Kalteng telah menyaksikan keberpihakan itu. M. Kalteng Barigas sudah dicanangkan. muramnya wajah indikator dasar tersebut masih dibebani lagi dengan penyakit-penyakit tidak menular atau degeneratif . termasuk hipertensi. ADM Tangkudung. Kali ini bukan ke-17 Segala upaya tersebut sudah seharusnya dilakukan. termasuk di bidang kesehatan.” Keyakinan itu memang beralasan bila melihat kondisi sarana prasarana di Kalteng. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng) Agustin Teras Narang (Gubernur Kalimantan Tengah) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 63 . Mudah-mudahan kayuh itu tak lapuk hingga Kalteng Barigas. Namun. Itu sebabnya Kalteng kini berjibaku untuk membangun infrastruktur. masyarakat hendaknya mengutakan upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatannya. “Selain itu. Dari hasil riset kesehatan dasar.Kes. kesehatan. Gubernur Teras Narang tak menyangkal buruknya kondisi kesehatan di wilayahnya. merupakan suatu kebijakan (lihat: “Bukan Sekadar Melayani. Dan beruntung.Puskesmas Keliling Dalam satu tahun. 17. akan diprioritaskan pembangunan beberapa desa di beberapa kabupaten. bukan pada angka istimewa yang kerap dikaitkan dengan provinsi ini. Kalteng juga dinyatakan sebagai daerah endemi malaria di samping baru-baru ini juga berada dalam situasi KLB DBD. Di samping itu ada pula usaha untuk menambah tenaga kesehatan dengan mendirikan sekolah kedokteran dan STIKES. ∞ dr. berkaca pada daerah lain dengan prasarana yang jauh lebih lengkap. Rendahnya persalinan oleh tenaga kesehatan berujung pada angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. atau di atasnya.” tuturnya.

Bahkan. saat ini terdapat sekitar lima belas Polmades juga dididirikan dan dikelola dengan baik oleh LSM.Menangkal “Ilmu” dengan Kelambu Program penanggulangan malaria di banyak daerah terkadang menghadapi keengganan masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida. Ini memungkinkan pelayanan yang lebih terpadu dan lebih terjamin karena didukung oleh sumber daya yang lebih kuat. yaitu Posmaldes Pangkalan Tiga. Menyelesaikan masalah malaria memerlukan kerjasama semua pihak. yang dinilai berhasil oleh tim monitoring Global Fund. yayasan dan kelompok keagamaan. namun perbaikan keadaan sudah mulai tampak. Rita Juliawaty. daerah endemis malaria yang cukup tinggi. dan hasilnya senantiasa dimonitor. Koordinasi penanganan semestinya semakin ke depan semakin baik. Apalagi Gubernur Kalteng sudah menerbitkan Peraturan Gubernur nomor 19 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria di Provinsi Kalimantan Tengah. Meskipun jalan masih cukup panjang. peran kader dalam menjalankan aktivitas di Pos Malaria Desa (Posmaldes) juga signifikan. baik SDM maupun fasilitas lainnya. Sejak itu pula target dan metode lebih ditajamkan. Selain soal kelambu.” Menurut Rita. Di Kalteng. tambahnya. yang sudah menyatu dengan Desa Siaga. “ada sebagian masyarakat yang percaya bahwa kelambu dapat menangkal ‘ilmu-ilmu’. 64 Di Kabupaten Kotawaringin Barat. mengatakan bahwa pada dasarnya penduduk memang sudah mempunyai kebiasaan memakai kelambu. Posmaldes (Pos Malaria Desa) menjadi tumpuan di daerah yang sulit dijangkau. Padahal ini salah satu langkah penting dalam program yang lengkap. masyarakat menyukai pemakaian kelambu. ∞ Rita Juliawaty (Koordinator GF Malaria) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . ada Posmaldes. Selain yang didirikan oleh pemerintah. Global Fund Penanganan malaria di Kalteng didukung oleh Global Fund sejak 2010. Tentunya pengendalian faktor risiko termasuk pengelolaan pertambangan dan perkebunan akan lebih dapat dilaksanakan dengan baik. Lintas sektor dan partisipasi masyarakat. pengelola program Global Fund untuk Malaria. Jadi malah senang kalau sekarang diberi kelambu berinsektisida. “Mereka juga membantu untuk skrining kasus di daerah pertambangan” ujar Rita. tak terlalu sulit menyadarkan masyarakat untuk berperan dalam penanggulangan malaria.

228 tempat tidur karena ketidak-mampuan daerah mempertahankan pelayanan.Bukan sekadar melayani. rasio dokter terhadap penduduk misalnya. yang hadir dengan baju necis dan senyum manis. Menteri peneliti ini selalu menjawab isu disparitas sebagai tantangan yang sangat sadar akan ia perjuangkan. yang mencakup 2. Itu pula barangkali yang mendasari penyesuaian visi Kementerian Kesehatan dari Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat menjadi Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan. keberanian. Pemihakan yang nyata kepada daerah pedesaan dan daerah terpencil dari sisi anggaran saja masih sulit dilakukan. komitmen. sahabat. Di China pada tahun sembilan-puluhan. Di manapun di Indonesia. kerabat. Tak sulit melihatnya dengan kasat mata. yang terpekur di pojok nyaris tak terlihat. Rasanya tak perlu lagi mengulas tentang kesenjangan pelayanan kesehatan di desa dan kota. dan komitmen untuk mengurangi kesenjangan. meskipun upaya sudah makin besar dan nyata. apalagi menggapai kualitas pelaksanaan programnya. dan rata-rata penduduk pedesaan harus menempuh jarak lima kali lebih jauh dibanding penduduk perkotaan untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan. sementara di depan mata. tetapi memenuhi hak Membicarakan pelayanan kesehatan di daerah terpencil adalah membicarakan keberpihakan. menerapkan keadilan dalam penyediaan pelayanan kesehatan adalah hal sulit di lapangan. Di negara maju seperti Kanada saja. Disparitas ini juga yang di era Menteri Endang sangat sering diangkat isunya. Padahal Riset Kesehatan Dasar sangat teliti mengupas disparitas desa dan kota. Hutapea (Ka Puskesmas Bukit Hindu) EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 65 . atau sekitar 10 kilometer. teman. di daerah pedesaan hanya separuh dari perkotaan. Dalam banyak wawancara dengan media. namun belum cukup untuk melacak perbandingan alokasi perkotaan dan pedesaan. Di Amerika Serikat pada 19992000 dilaporkan terjadi penutupan 228 rumah sakit di daerah pedesaan. Kata terakhir itu adalah pernyataan verbal politik. bahkan di dunia. Bahkan bisa jadi tentang berani ‘nyleneh’ dan sedikit gila. disparitas masih menganga di banyak wilayah negeri tercinta. dan bukan omong kosong atau manisnya janji. Harus diakui. berarti satu langkah lebih dekat dengan tujuan.” ujarnya tak gentar. Bagaimana mungkin memberikan potongan kue terbesar kepada seseorang yang tidak meminta. menunggu pembagian potongan kue legit anggaran. hanya 20% dari total anggaran kesehatan digunakan dr Rhizall M. Laporan Kemenkes yang memperlihatkan tren peningkatan alokasi anggaran APBN untuk daerah cukup menggembirakan. Pastilah lebih rumit. kebijakan. “Satu langkah maju.

perbatasan dan kepulauan (DTPK). selain kemauan berpikir out of the box dan dukungan politik yang kuat. and less so where such exposure is reduced. (Wikipedia. baik dari pemerintah pusat maupun daerah. seperti kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Angka semacam itu sudah tak mengagetkan lagi saking lazimnya berada di paparan statistik negara seantero dunia. Makin sulit. Hukumnya berbunyi: “The availability of good medical care tends to vary inversely with the need for it in the population served. “ini masalah memenuhi hak setiap penduduk atas pelayanan kesehatan. Dalam kalimat Hart: “…operates more completely where medical care is most exposed to market forces. di Indonesia sesungguhnya sudah lebih dari itu. alokasi dana khusus untuk operasional Puskesmas melalui skema bantuan operasional kesehatan (BOK). pendampingan khusus untuk meningkatkan kemampuan perencanaan kesehatan di daerah bermasalah kesehatan (DBK). makin jauh. pada tahun 1971 mencetuskan hukum pelayanan terbalik atau inverse care law yang mendasari terbentuknya sistem pembiayaan kesehatan yang dikenal dengan National Health System (NHS) di negara Inggeris. Sumber daya kesehatan cenderung lebih melayani golongan yang sebetulnya lebih berdaya. bukan semata melayani. Inisiatif sudah banyak direalisasikan. serta skema pembiayaan bagi masyarakat tidak mampu melalui Jamkesmas serta pembiayaan persalinan melalui Jampersal. penyediaan sarana rumah sakit bergerak dan dokter terbang di daerah terpencil. perlu keberanian. dari swasta maupun masyarakat.” ∞ 66 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM .” Jika di Inggeris kemudian lahir NHS. untuk memenuhi hak kesehatan para penduduk di daerah terpencil. Inverse Care Law Julian Tudor Hart. hitunghitungan perencanaan program di atas kalkulator akan kembali ke angka inefisien. makin ditinggal. seorang dokter Inggeris.untuk menopang kesehatan penduduk di pedesaan yang jumlahnya mencapai 70% dari seluruh populasi. yaitu masyarakat di perkotaan dan golongan ekonomi kuat. Ryan Tangkudung. Kalau tidak. Padahal. Kementerian Kesehatan menggulirkan lebih lima program untuk mendorong pelayanan dan pendekatan akses pelayanan kesehatan: program khusus pembangunan daerah terpencil.” Makin butuh. Rural Health). yang maju maupun berkembang. Jadi.

TRADITIONAL MEDICINE. tentu dalam hal ini kurang bermanfaat. ∞ RESENSI Impresum Jakarta. Tujuan adanya Hari Hak untuk Tahu. 16 x 24 cm. serta pilihan pelayanan kesehatan secara tradisional. advetorial dan lainnya. iklan. 2. Ketersediaan berarti kita sebagai seorang humas harus terus mengisi informasi itu update-ting. untuk meningkatkn kesadaran global dari individu untuk mengakses infoemasi pemerintah dan juga untuk mempromosikan akses informasi yang mengacu pada Hak Asasi Manusia. Ditjen Bina Gizi dan KIA. dan menerbitkan informasi publik yang akurat. pelayanan. Juga sebagai penguatan dan kontrol kebijakan. Dalam perkembangannya masyarakat mempunyai alternatif dalam memelihara kesehatan. seperti daerah terpencil perbatasan dan kepulauan serta di daerah bermasalah kesehatan. baliho. Dari segi pelayanan bagaimana pemberi informasi itu apakah sudah mempunyai SOP (Standar Operasional Presedur). Pedoman pengelolaan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) merupakan revitalisasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang dijadikan acuan dalam pengembangan pengelolaan dan pemanfaatan Toga yang disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat setempat. Keterbukaan informasi dipengaruhi oleh tingkat aksesibilitas informasi yang tinggi. Semakin beragam media yang digunakan tentunya beragam juga yang mendapatkan informasi tersebut. . khususnya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). memberikan . benar. semakin besar peluang informasi di buka. baik untuk kepentingan pencegahan maupun pengobatan. diberikan data 2008. Di antaranya dengan cara memanfaatkan pelayanan kesehatan konvensional. Kementerian Kesehatan RI. Dengan pedoman ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas/pengelola program dalam memberikan pelayanan kesehatan tradisional ramuan yang bermutu di masyarakat. ilus. Semakin sering informasi diminta. Keterbukaan informasi harus tersedianya empat unsur yaitu ketersediaan. terutama di daerah yang sulit mendapat akses pelayanan kesehatan. menerapkan gaya hidup kembali ke alam. misalnya data yang diinginkan th 2010. Jangan tunggu banyak permintaan baru kita mencari informasi tetapi perbanyaklah informasi sehingga kapanpun di butuhkan informasi sudah siap disampaikan ∞ (Yn) Pedoman Pengelolaan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sehat adalah harapan setiap orang dan merupakan hak azasi setiap warga negara Indonesia.KOLOM Keterbukaan Informasi Publik Salah satu tugas humas yaitu memberikan informasi. Kewajiban badan publik yaitu menyediakan. . tidak menyesatkan dan membangun sistem informasi dan dokumentasi serta membuat pertimbangan tertulis atas kebijakan yang diambil terkait pemenuhan hak atas informasi publik.. aksesibilitas dan kualitas. Selama ini masyarakat diarahkan untuk memelihara kesehatan secara mandiri sebagaimana visi kesehatan “Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan”. semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula kita mengetahui segala sesuatunya. Tujuan diterbitkannya pedoman ini juga merupakan salah satu upaya dalam mempercepat pembangunan kesehatan. Berkaitan dengan UU no 14 tentang keterbukaan informasi publik. Subyek 1. website. Diharapkan dengan keterbukaan informasi publik masyarakat berhak untuk tahu tentang informasi apasaja yang dapat menuju bangsa yang cerdas. Aksesibilitas yaitu apakah masyarakat dapat memperoleh informasi tersebut? dan untuk kebutuhan apa ? dan yang terakhir adalah kualitas apakah informasi yang disampaikan itu bermanfaat. ight to know Day atau Hari Hak Untuk Tahu diperingati setiap tanggal 28 September.2011 Kolasi 122 hlm. 3. Sama hal dengan informasi. MEDICINE HERBAL EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 67 . HERBS. Media-media dalam penyampaian informasi yaitu pamplet. Keterbukaan informasi publik bukan hanya memberikan informasi tetapi juga sebagai kontrol masyarakat terhadap badan publik. Ada pepatah lama mengatakan membaca adalah jendela dunia. Siapa saja berhak mendapatkan informasi yang diinginkan. PLANTS MEDICINAL.

kabupaten Bojonegoro. InMA dan IPMA 2012 diadakan untuk memberikan apresiasi atas karya kreatif sampul muka majalah internal dan media cetak Indonesia terkait dengan isi majalah. Kec. 14 Ngluwer Magelang Jateng Evy Dhamayanti. tapi grafis sudah lebih penting dan grafis bisa menggantikan fungsi kata-kata”. Kaltim Teguh Sulistyono. The Best Government Inhouse Magazine InMa 2012 Ajang InMA Award 2012 diikuti 67 entri majalah dari 19 lembaga kategori Lembaga Pemerintah. Puyuh Raya No. No HP : 08131363XXXX Agus Sulistianto.A Rotinsulu . Kec/Kab.Dr. RT. yang ikut berpartisipasi pada acara ini. Desa Pusakasari. 106 Samarinda Seberang. 08123660XXXX Rosnaniar. alamat. 002/06 Kel. Semarang 50663 Sri Purwantiningsih Puskesmas Ngluwar. Prof. 08133534XXXX PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXIII DESEMBER 2011 Lova Irgianty. Kav. Raya Km. Ndang Sutisna (Adwork Euro RSCG). Dewan Juri untuk InMA adalah Oscar Motuloh (Antara). Apa yang dimaksud dengan Jampersal (Jaminan Persalinan)? 2.go. HP : 08131721XXXX Juarnengsih. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur. HR. Jl.IP Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. Banjarnegara. Soeprapto No. Pejuang. Ngawi – Cepu Km. 7 Februari 2012. Jawa Barat 40141. 02. Kode Pos : 17131. Kota Bekasi. mengatakan bahwa “Kata-kata memang masih sangat penting. Kota Pangkalpinang. Dian Anggraeni (Konsultan PR). Apt.H.Kes Perumahan Pejuang Pratama Blok H No. SKM Puskesmas Kalibening. Kabupaten Ciamis. RT. 002/06 Kel. 05 Rw. Propinsi Jawa Barat 46252. No HP : 08521055XXXX Dr. Hp. Jln. Mediakom. Jl. 10 Pemenang MediaKuis masing-masing akan mendapat hadiah t-shirt dari Mediakom. S.Bukit Jarian No. Kec. S. 08574949XXXX Irfan Saepulloh RS Paru Dr. Daniel Surya (DM IDHolland Singapura).Sos. Ngawi Prop. dan Ricardo Indra (Telkomsel). Acara yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) itu mengadakan pemilihan “Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) dan Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2012”. Medan Staria. Jatim 63251. Jl. Amd. selaku Ketua Panitia. Jakarta Selatan Jawaban diterima Redaksi paling lambat minggu keempat bulan Maret 2012.03 Desa Ngawi. 01. Hadiah pemenang akan dikirim melalui pos. Medan Staria. 20. Ibnu Hamad (Universitas Indonesia). R. No. 022-203XXXX Ursula Uba Tupen RSUD Larantuka – Kab. Propinsi Bangka Belitung 33123. dr Puskesmas Trucuk. Kelurahan Bukit Merapin. Jawaban dapat dikirim melalui: Email : kontak@depkes. Kota Bekasi. Jatim 62155. Rasuna Said Blok X5. 02. KR Sahid No. 246 Rt. Award diserahkan langsung oleh Dewan Pers kepada Pemred Mediakom. Propinsi Jawa Tengah. No HP : 08574737XXXX Eva Gustini. HP. BUMN. kota/kabupaten.40 Bandung. mendapat dua penghargaan untuk kategori government. SKM Pustu Permunas Bukit Merapen. Lamadukeleng. Indah Musyiatun Da. Kabupaten. Mediakom menerima penghargaan “Silver Winner” sebagai majalah dengan tampilan cover terbaik. kecamatan Trucuk. Kab. provinsi. 20. HP. kode pos dan nomor telepon yang mudah dihubungi). Raya semarang Magelang Km 3 Jambu Kab. Kode Pos : 1713. S. 08129222XXXX 68 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kuis ini tidak berlaku bagi Keluarga Besar Pusat Komunikasi Publik Kemenkes RI.. Jln.Mediakom raih Silver Winner Pada acara Hari Pers Nasional yang digelar oleh komunitas dan insan pers Indonesia di Jambi.id Fax : 021 . Jl. Dahlan Iskan.52907421 Pos : Pusat Komunikasi Publik. PEMENANG MEDIA KUIS EDISI XXXII OKTOBER 2011 Ana Ikhsan Hidayatulloh Kampung Urur Rt. Banjarnegara. MPH. Pejuang. MEDIA KUIS 1. Telp. Apa tujuan dari program Jampersal? 3. Gedung Kemenkes Jl.Si. dr Puskesmas Kampung Baka. Monika. Flores Timur – NTT. Sumba Timur. BUMD. masing-masing untuk cover Mediakom Edisi 31 bulan Agustus 2011 dengan cover Potret Anak Indonesia (membahas Hari Anak Nasional) dan Mediakom Edisi 33 bulan Desember dengan cover WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian) dan Reformasi Birokrasi. Swasta.22 Waingapu. M. NTT 87113. Perguruan Tinggi. 05 Rw.Kep Puskesmas Ngawi Purba. Jl. 4-9. Perusahaan Multi Nasional. 021-887XXXX. Jampersal dapat diperoleh di mana saja? Kirimkan jawaban kuis dengan mencantumkan biodata lengkap (nama. HP : 0899792XXXX. UPTD Puskesmas Jambu Jl. berlangsung di Ballroom Hotel Novita Jambi. Nama pemenang akan diumumkan di Mediakom edisi XXXV April 2012.

Kini. di samping Karunia Tuhan. Ya. Untung. Sebuah ungkapan betapa sulitnya mengendalikan diri.LENTERA Pengendalian Diri Oleh: Prawito Siagian (45). Makan sesuai kebutuhan. gerimis. hujan atau bercuaca cerah. Siagian tak lagi menyeret kaki atau pincang. biaya pengobatan dan hilangnya waktu produktif terbuang percuma. walau harus berlatih jalan dengan dipapah. Maka. bahkan sulit. Siagian berolahraga dengan berjalan kaki. menambah pembantu. sering kali baru sadar setelah pukulan berat menerpa. Sebab. sebuah ungkapan penyesalan yang tak berguna lagi. membawa kendaraan sendiri. terkadang sendiri. mereka tetap merokok. ∞ EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 69 . tapi pilihan. Belajar dari kisah Siagian. Kaki harus diseret. Tentu. Separo tubuhnya lumpuh. Ia tersadar. Dan ia pun melakukan perubahan pola hidup yang paling drastis. Setiap pagi. mengapa pengendalian diri itu terjadi setelah serangan stroke? Bukankah pengendalian diri akan lebih baik sebelum terserang sakit? Itulah manusia. untuk sembuh kembali. ada kesempatan untuk memperbaiki diri. dan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. mengapa tidak olahraga sejak dulu. Tuhan masih sayang. dan penyakit bertambah parah. silahkan memilih. Tak peduli. Sungguh terasa berat. setelah stroke menyerangnya. Menyelusuri gang demi gang. Sesulit-sulitnya upaya pengendalian diri. berarti gagal melakukan pengendalian diri. yang penting senang. kemudian kumat lagi dan begitu seterusnya. Tampak sehat. Belum lagi biaya ikutan lain dengan kelumpuhannya. olahraga rutin bukan perkara mudah.” ujar Siagian lirih. mengendalikan diri itu susah. berganti dengan makanan tak ada rasa. Tak ada keluhan yang keluar dari mulutnya. dan hilangnya interaksi sosial. juga karena pengaruh pengendalian diri yang kuat. mengapa hidup harus mengekang kesenangan?” ujar Muis perokok yang gagal berhenti. sulit. Ia mampu mengendalikan diri dengan baik. Sebagai kontraktor yang selalu berfikir bagaimana mendapatkan uang. Seperti diakui Siagian. menggaji karyawan. kemudian berakhir dengan kesehatan. dan bugar. dan kesungguhan untuk hidup menjadi lebih sehat dan lebih baik. Ia terkena serangan jantung yang tak diduga sebelumnya. sebelum ajal tiba. Seperti tak ada bekas terkena serangan stroke. “Biarlah sakit. telah abai terhadap pola hidup sehat. tapi harus ku jalani. Bila demikian. tekad. Di sinilah sebenarnya ujian pengendalian diri. Ia sudah bisa berjalan kaki normal seperti sedia kala. menghindari makanan berlemak. berganti dengan serba rebus dan olahraga secara teratur. Ia tetap berolahraga. dan sulit. karena sulit untuk mengangkat. lebih sulit bila tidak melakukan pengendalian diri. ia berusaha untuk sembuh dengan menjalani pola hidup sehat. tentu terasa lebih berat ditinggalkan. di lingkungan rumahnya. Keberhasilan Siagian sembuh kembali. walau masih pincang. Semua bergantung pada kekuatan. “Aku harus sanggup melawan kesukaan makanan berselera tinggi. pengendalian diri. membayar hutang. kata kuncinya pengendalian diri untuk menempuh pola hidup sehat. pria maco dan perlente ini. Kegagalan seperti ini yang sering menyebabkan orang menjadi putus asa. serangan stroke telah terjadi. Apa yang disampaikan Siagian. sebelum serangan jantung terjadi ?. seperti harus menggunakan sopir. Apakah kita akan sukses atau gagal. di kala berbincang dengan keluarga maupun tetangga. Mereka terpaksa berhenti merokok. Apalagi selama ini. Padahal. Seiring berjalannya waktu. segar. Terkadang ditemani istri tercinta. Memang. etelah serangan. bibirnya menyon. Olahraga terus dijalaninya. dan semua aktivitas kebutuhan dirinya memerlukan bantuan orang lain. kebugaran. Bukankah kita sering melihat orang yang merasa kesulitan untuk berhenti merokok? Terkadang berhenti merokok. ketika masuk ICU rumah sakit. pola hidup tidak sehat. Memang tidak mudah. olahraga teratur. menyelesaikan proyek dan urusan-urusan lain. akhirnya bertambah parah penyakitnya. Akhirnya. terpaksa terbaring lemah di rumah sakit selama 15 hari. yakni berhenti merokok. Karena banyak kesenangan yang harus dikurangi bahkan ditinggalkan. olahraga merupakan kegiatan yang sama sekali alfa dari kehidupannya. jalan tak lagi dipapah. Ia berguman. Apalagi kesenangan yang sudah menjadi hobi. Hidup ini bukan paksaan. Begitu sembuh mulai merokok lagi dengan berbagai alasan yang menyertai. sebelum serangan jantung tersebut. Hanya sayang. sehingga berakhir dengan keputusasaan.

Entah mengapa. pilihan bacaan majalah. kelas ekonomi penuh dan kelas bisnis hanya bertiga. buah-buahan. kemewahan. langsung mendapat pilihan minuman dingin. Kesadaran ini akan membentuk pribadi yang rendah hati. hamba meminta pertolongan. kemudia ia berdoa: “Kabulkan semua harapan dan cita-cita hamba. Pertama. selalu bersandar kepada-Nya. pikiran. dan setumpuk kekuasaan. Hati pun bertanya-tanya. Padahal kami sudah berada di ruang tunggu. dan perkiraan. secara tiba-tiba saya mendapat panggilan untuk menemui petugas di pintu masuk pesawat.. terbayang pelayanan kelas bisnis sebelumnya. Nah. “ Kok bisa ya”. Dari dua kisah “entah mengapa” di atas. Betapapun hebatnya manusia. sukses atau terpuruk.. Bandingkan dengan kelas ekonomi. ia sangat yakin tak ada sandaran yang lebih tahu dan lebih kuat. selalu berserah diri kepada-Nya. terbang besama Garuda menuju Jakarta. tetap. Setidaknya. kepada-Nya ia kembali dan berserah diri. Ada harga ada rupa. karena hanya 3 pramugari melayani ratusan penumpang. awal Desember 2011. air putih dan penawaran tambah minum yang diinginkan. dalam hati berbisik. walau membayar dengan harga ekonomi. kemampuan.Entah mengapa. kaya atau miskin. telah menjadi catatan sejarah kehidupan seseorang. Untuk kasus terakhir. pelayanan jauh lebih baik dibanding kelas ekonomi pada umumnya. Manusia hanya mendapat titipan sementara.. bermental baja. ia bersandar. teman yang bertugas ke Kalimantan berkomentar. bagaimana mempersiapkan diri. sama-sama tidak mendengar pengumuman petugas yang mempersilahkan penumpang naik pesawat tujuan Yogyakarta. Mbak Yuni. Ternyata. Sebab. Seluruh pelayanan itu disajikan bertahap satu per satu. sabar dan bila mendapat kemudahan dan prestasi. ternyata penerbangan tujuan Yogya sudah berangkat. 30 menit sebelum keberangkatan. Temanteman menyepakati saya yang naik di kelas bisnis. dan tahan dengan berbagai tekanan dan ujian? Sekurang-kurangnya ada tiga unsur yang harus terus melekat dan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari. Setelah semua penumpang naik. ia tetap saja lemah dihadapan Yang Maha Kuasa.. Namun. 70 EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM . Kembali Oleh: Prawito Penyajian makanan dan minuman oleh pramugari satu paket langsung selesai. paket kue.! Tentu. Tentu saya tidak banyak protes karena dipindahkan ke tempat yang lebih baik. Maka.hayo lho. Sekurangnya ada 10 kali pelayanan pramugari kepada penumpang. kami harus naik pesawat berikutnya.!. penawaran minum teh atau kopi. Ia juga akan memiliki kesiapan mental menghadapi berbagai kemungkinan kejadian. termasuk saya. Setelah minta penjelasan petugas. saya ternyata diminta pindah ke kelas bisnis. Kami bertiga hanya tertawa. Harta. Ia sadar banyak kejadian di luar kemauan. Bila menemui kesulitan. dan seluruh pontensi yang ada. Baik kejadian yang menyenangkan yang ingin terus berulang dengan banyak versi. dan bermohon kepada yang tak pernah berakhir. handuk hangat pembasuh muka. Ketiga. segunung harta. baik suka maupun duka. menjadi lebih kuat. handuk penutup meja. karena tempat duduk di kelas ekonomi sudah diborong rombongan lain. penerbangan kali ini nggak jauh beda dengan kelas ekonomi. ia akan tetap kokoh menghadapi. akhir Desember 2011. Ternyata. karena kelas ekonomi penuh. Kedua. pilihan bacaan koran. ada apa? Sementara teman-teman yang lain bersorak-sorak.. Kami hanya mendengar pengumuman keberangkatan tujuan Solo dan Makasar. di Bandara SukarnoHatta Jakarta. tak masalah. sebagai bukti atas kelemahan dan sekaligus ketidakberdayaan mengantisipasi kejadian sebelumnya. KepadaMu hamba berlindung. Baik di kala senang atau sedih. Sementara kelas bisnis satu pramugari melayani tiga penumpang. tak serta merta membusungkan dada. apapun kejadiannya. akan segera berakhir seiring dengan berjalannya waktu. yakni: setelah mempersilahkan duduk. “buktinya bisa”. ∞ engalaman baru naik pesawat kelas bisnis. Kejadian “entah mengapa” itu. ia tak merasa hebat dan besar kepala. dan berserah diri”. umumnya berusaha dan berdoa. Singkat cerita. NTB. merasa lemah di hadapan Yang Maha Kuasa.. satu paket layanan borongan. bersamaan dengan tujuan Solo beberapa saat yang lalu. Setelah menemui petugas. tua atau muda. Setelah berikhtiar dengan sekuat tenaga. dan berbagai bentuk kemuliaan. maupun kejadian yang tidak menyenangkan. selain Yang Maha Kuasa. Wah mahal banget. pelayanan prima memang mahal. Sekalipun berbagai prestasi disandangnya. saya bersyukur dan senang sekali mendapat pelayanan prima. jabatan. Nyaris pelayanan selama penerbangan. Dengan demikian. di ruang tunggu Bandara Lombok. Mereka tetap menyandarkan berbagai prestasi dan kelebihan merupakan milik-Nya. kami bertiga yang akan terbang menggunakan pesawat Garuda. maka satu penumpang harus naik kelas bisnis dengan tambahan biaya dua kali lipat kelas ekonomi... berlindung. serta kisah lain yang berbeda. dengan segudang ilmu pengetahuan. Karena pada suatu saat titipan akan kembali kepada sang pemilik sesungguhnya. orang yang sadar akan kelemahan diri akan menjadi lebih waspada. sambil berkata hayo lho. agar tak terulang kembali. Luar biasa. Yah.

menjadi pilihan agar tidak terlilit hutang. berusia empat tahun yang ditinggal ibunya. malas dan lemah. begitu peribahasa lama yang dipahami banyak orang itu benar adanya. Jadi agar tidak terlilit hutang. erita getir dan pilu itu. kata Ery semangat. Ia sudah mulai bernapas lega. banyak ibu-ibu meninggalkan anak-anaknya di panti asuhan. ada baiknya melakukan penguatan sikap hidup sembari berdoa bebas lilitan hutang. mungkin banyak yang mampu. Sebab hemat. Ia akan menggunakan uang secara cermat. juga dapat menjadi solusi atas permasalahan keuangan bagi individu. Sisanya. akibat dampak krisis ekonomi yang menghebat di Eropa. karena tumpukan hutang negara diluar batas kemampuan membayar. Kemudian menjual peralatan berharga yang ada untuk membayar separo hutang kartu kredit tersebut. karena tidak mampu merawatnya. tega meninggalkan Natasha. Diperkirakan. Hutang. EDISI 34 I FEBRUARI I 2012 MEDIAKOM 71 . bukan pelit akan mengawali sikap menjadi orang kaya. tetap saja “gatot” gagal total. Hemat pangkal kaya. apakah hutang yang dilakukan itu benar-benar perlu ? Jika tidak perlu. Bahkan. Secara konvensional maupun elektronik. walau banyak kemudahan untuk berhutang. keluarga. Sehingga. beberapa temannya menyarankan agar kartu kredit digunting saja. tanpa hutang. Mengapa tiba-tiba menjadi krisis ekonomi ? Hutang. Ery. 45 tahun. Setelah uang habis. Maaf”. mempertahankan perputaran uang keluarga secara sehat. Bila hanya mampu. harus berhatihati bila terpaksa berhutang. Pola hidup seperti ini yang menyebabkan orang akan berhutang dan akhirnya terlilit hutang. seorang guru TK. Dalam hitungan bulan. Tapi. memang tidak dilarang. Sehingga dapat hidup dengan optimalisasi modal yang tersedia untuk mengawali kesuksesan. harus menjauhkan bentuk kemubaziran atau berlebihan. gara-gara terbelit hutang dengan “kartu kredit” suatu bank swasta tertentu. Mampukah mengembalikan dengan baik ? Persoalannya. Yunani pernah makmur. hidup hemat. khususnya Yunani. Juga pertimbangkan cara pengembaliannya. bahkan sudah menjadi perilaku hidup sehari-hari dalam pergaulan bermasyarakat. Mulai dari urusan bisnis dan sosial. bocah dua tahun di rumah panti asuhan Antonius begitu saja. Tak ada uang. sudah sangat lazim dilakukan dalam urusan perbankan. penting atau tidak. Bahkan seorang ibu. glamor dan berbiaya mahal. batalkan saja. Selain berikhtiar agar tidak terlilit hutang. Pengeluaran hanya akan dilakukan bila benar-benar diperlukan. kegetiran itu masih akan terus berlangsung. Sebab hutang yang tak terkendali. bisnis multi level marketing terkemuka dengan gaji rata-rata 13 juta/ bulan. rela berhutang untuk sebuah penampilan. sudah berkeinginan kuat untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting. hutang tanpa anggunan. Itulah mengapa. bahkan pernah berada di posisi 25 negara dengan pendapatan perkapita tertinggi versi IMF tahun 2009. Walau. hanya berbekal sepucuk surat bertuliskan “ Saya tak akan menjemput Anna lagi hari ini. sangat mudah untuk berhutang. “Hutang berkurang dan berniat tak akan berhutang lagi”. lumpuh total perekonomiannya. yang jatuh tempo pada Maret 2012. Hutang. Padahal. ternyata bukan hanya mampu mengembalikan. akan menggulung seluruh harta yang ada. walau tekor”. Bila hanya untuk konsumtif.Untuk Apa Hutang ? Oleh: Prawito Anak-anak Yunani terlantar. Di Athena. Diantaranya. bagi kalangan tertentu. Sehingga mencerminkan pola hidup sederhana. Belajar dari dua kasus di atas. sebaiknya urungkan saja. pengecut dan pelit. kartu kredit. Baik untuk ukuran pribadi maupun institusi. Pertimbangkan tujuan berhutang. perusahaan maupun negara. Hidup berpenampilan wah. terlilit hutang dan penindasan orang dzalim. dibayar dengan menggunakan sebagian gaji bulanan yang diterima. ada baiknya hidup hemat dan bersahaja. Tolong jaga Dia baik-baik. walau mempunyai uang. Ia gunakan kembali kartu kredit untuk membeli kebutuhan pokok. bahkan pailit. Bukan zamannya lagi hidup bermahzab “ yang penting nyohor. Apalagi tidak punya uang. harus menjadi ‘ibu baru’ bagi Anna. artinya: Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari rasa sedih dan gelisah. Setelah berdiskusi. Artinya. Gaji habis untuk membayar cicilan kartu kredit.