Anda di halaman 1dari 2

Basil tifoid seperti bakteri lain dari grup Eberthellaseringkali dihubungkan dengan infeksi saluran pencernaan, walaupun juga

dapat menginfeksi bagian lain dari tubuh. Frekuensi basil tifoid menginvasi darah selama demam tifoid menghasilkan disseminasi dari bakteri ini pada bagian lain dari tubuh dan hal ini biasanya dinyatakan sebagai komplikasi dari demam tifoid itu sendiri. Masalah diagnostic yang serius muncul ketika basil tifoid menyerang organ b=vital seperti meningen, paru dan ginjal, terutama jika gejala intestinal cenderung minimal atau tidak ada. Pada kasus infeksi tifoid pada ginjal, diagnosis etiologi seringkali terlupakan kecuali uji bakteriologis dilakukan. Karena Basil di colon seringkali mirip dengan basil tifoid, yang mana merupakan penyebab paling umum dari pyelitis atau pyelonefritis, basil gram negative yang ditemukan pada urin pasien seril disalahkan sebagai basil colon, jika tidak dilakukan pemeriksaan selanjutnya. 1 Demam tifoid dengan gambaran klasik dapat diketahui tanpa adanya penyulit, dam pada kenyataannya, di daerah endemic dapat didiagnosis dengan tepat pada sekitar dua-pertiga kasus. Namun, jika gambaran klinisnya atipikal sebagai gambaran dari komplikasi langka, diagnosis menjadi sulit dan tatalaksana yang tepat menjadi tertunda. Ada berbagai komplikasi ginjal dari typoid seperti Sistitis, pielonefritis, dan pyelitis. Dehidrasi jika tidak dikelola dengan benardapat menyebabkan nekrosis tubular akut. Henke dan Lubarch menggambarkan temuan patologis dalam ginjal pasien tifoid dengan adanya nekropsi akibat kerusakan difus yang toxic yang mempengaruhi tubulus dan loop Henle, dengan lokal infiltrasi sel kecil interstitium. Glomerulus umumnya terhindar dalam kasus ini. Huckstep4 dan Rolleston dan Ronaldson menemukan bahwa tifoid nefritis tidak berbeda secara klinis dari PSGN. Scragg et al.1 tidak yakin bahwa tifoid menyebabkan nefritis dan menyarankan patologi ganda. Ada sedikit keraguan bahwa pasien dalam penelitian ini (dengan kemungkinan pengecualian dari satu anak dengan typhoid ASOT positif) memiliki nefritis tipus dan bahwa penyakit ini bukan karena streptokokus. Penelitian yang dilakukan dengan mengadakan biopsi ginjal pada orang dewasa, menemukan bukti bahwa terdapat komplek imun antigen Salmonella Vi pada kapiler dinding glomerulus. 2 Onset dari infeksi renal dapat terjadi selama serangan tifoid, selama masa penyembuhan atau beberapa hari bahkan tahun setelah serangan tifoid. 1

1Hobart A Reimann MD. Philadelphia. Typhoid pielonephritis, Renal typhoid fever. Journal of American Medical association 2. Typhoid glomerulonephritis. BUKA AND H M COOVADIA. Department ofPaediatrics and Child Health, University ofNatal, Durban. National Center for Biotechnology Information . US