Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR PUSTAKA

1. World Health Organization. WHO report 2009; global tuberculosis control, epidemiology, strategy, financing. Geneva: WHO Press; 2009. 2. Price. A,Wilson. L. M. 2004. Tuberkulosis Paru. Dalam: Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, bab 4, Edisi VI. Jakarta: EGC, hal: 852-64.

3. Snell, R.S. 2006. Abdomen Bagian II; Rongga Thoraks. Dalam : Anatomi Klinik. Edisi.6. Cetakan. 1. Jakarta: EGC. 4. Ayunah, Yuyun. 2008. Hubungan Antara Faktor Lingkungan Tempat Tinggal Dengan Kejadian TB Paru BTA (+) di Puskesmas Kecamatan Cilandak Sejak Januari sampai Dengan Juni 2008. FKM UI. 5. Ramasamy, Yuvarani. 2010. Karakteristik dan Faktor Resiko Pasien Tuberkulosis Yang Dirawat Jalan di Bagian Penyakit Dalam RS Dr Mohammad Hoesin, Palembang Sejak 4 Desember 2009 Sampai Dengan 4 Januari 2010. Skipsi, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. 6. Fatimah, Siti. 2008. Faktor Kesehatan Lingkungan Rumah Yang Berhubungan Dengan Kejadian TB Paru Di Kabupaten Cilacap Kecamatan Sidoreja, Cipari, Kedungreja, Patimuan, Gandrungmangu, Bantarsari. Thesis. Semarang: Universitas Diponegoro. 7. Sularso, K. 1991. Studi Kasus Kontrol Faktor Resiko TB paru di Kotamadya Surakarta. Thesis, Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. 8. Amin Z, Bahar S. 2006. Tuberkulosis paru. Dalam: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I , Simadibrata KM, Setiati S. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid II, Edisi IV. Jakarta : Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI , hal: 998-1005, 1045-9. 9. Simbolon, Demsa. 2007. Faktor Resiko Tuberkulosis Paru di Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. Vol. 2, No. 3, Desember 2007. 10. Suswati, Enny. 2007. Karakteristik Penderita Tuberkulosis Paru di Kabupaten Jember. Jurnal Biomedis, Vol. 1 No.1, Juni 2007. 11. Teddy, dkk. 2007. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kasus Tuberculosis Paru. Jurnal Ilmiah PANNMED Vol. 2 No.1, Juli 2007.

12. Sukana, Bambang, dkk. 2003. Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Penderita TB Paru Di Kabupaten Tangerang. Jurnal Ekologi Kesehatan Vol. 2 No. 3, Desember 2003. Peneliti Pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi Kesehatan. 13. Nurhidayah, Ikkeu, dkk. 2007. Hubungan Antara Karakteristik Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Pada Anak Di Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang. Universitas Padjajaran Fakultas Kedokteran. 14. Sylvia A, price. 2006. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Edisi 6. Vol.2. Jakarta; EGC. 15. Halim, Soebijanto, dkk. 2005. Kesehatan Lingkungan Rumah dan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru Di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Sains Kesehatan. 18(3), Juli 2005. 16. Adnani, Heriza dan Asih, Mahastuti. 2006. Hubungan Kondisi Rumah Dengan Penyakit TBC Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Mojo II Kabupaten Gunung Kidul Tahun 2003-2006. Jurnal Kesehatan Surya Medika; Yogyakarta. 17. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. 2006. Ed. 2 Cetakan 1. Departemen Kesehatan RI. 18. Singapore College of General Practitioners. 1987. Family Medicine Practice. Dalam: Azwar, Azrul, Gan Goh Lee, Sugito Wonodirekso. 2004. A Primer on Family Medicine Praktice. International Fondation, Singapore. 19. Persatuan Dokter Keluarga Indonesia. 2000. Dokter Keluarga. PDKI, Jakarta, Indonesia. 20. Ikatan Dokter Indonesia. 1982. Dokter Keluarga. IDI, Jakarta, Indonesia.