Anda di halaman 1dari 6

TUGAS STATISTIKA EKONOMI

1.11 Latihan Soal (Hal : 23-24)


1. Jelaskan pentingnya statistika dalam kehidupan sehari-hari. Siapa saja yang sering menggunakan statistika ? Jawab : Pentingnya statistika dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dari manfaat / peranan statistika itu sendiri yang mana statistika itu akan membantu kita dalam mengambil keputusan yang efektif sehingga jika kita menerapkan statistika dalam kehidupan sehari-hari akan efesien pada semua bidang baik ekonomi, manajemen maupun teknik.adapun orang0orang yang sering menggunakan statistika ialah : Bagian pemasaran Akuntansi Pengawasan mutu Konsumen Kalangan olahragawan professional Administrator rumah sakit Pendidik Partai politik Biro sensus Ahli kesehatan, dll.

2. Jelaskan perbedaan statistika deskriptif dan statistika induktif yang juga disebut statistika inferensial ! Berikan contoh dari kasus sehari-hari yang anda temui ! Jawab : Perbedaan statistika deskriptif dan statistika induktif adalah :

Statistika deskriptif merupakan metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu hasil pengamatan (data) sehingga memberikan informasi yang berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap data dan informasi tersebut. Yang harus mendapatkan perhatian dalam statistika deskriptif adalah hanya menyajikan atau

memberikan informasi dari data yang dimiliki (data dari sampel) dan bukan memberikan kesimpulan apapun tentang data populasi. Penyampaian informasi yang dimaksud dapat berupa diagram, grafik, gambar dan tabel. Pokok-pokok bahasan yang diuraikan di dalam statistika deskriptif sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. Contoh Distribusi frekuensi Pengukuran nilai-nilai statistika Angka indeks Analisis time series (analisis runtut waktu) :

Menurut J.D Powers, para pemilik sedan Lexus LS400 melaporkan 32 masalah dari setiap 100 unit kendaraan selama tahun 2003. Angka 32 adalah statistic yang menggambarkan banyaknya masalah yang muncul dari setiap 100 perusahaan.

Statistika induktif merupakan metode yang berkaitan dengan analisis sebagian data (data dari sampel) yang kemudian digunakan untuk melakukan peramalan atau penaksiran kesimpulan (generalisasi) mengenai data secara keseluruhan (populasi). Generalisasi tersebut mempunyai sifat tidak pasti karena hanya berdasarkan pada data dari sampel. Oleh sebab itu, dalam statistika induktif harus didasari dengan teori peluang. Pokok-pokok bahasan yang dikemukakan di dalam statistika induktif sebagai berikut : 1. Probabilitas 2. Kurva normal 3. Sampling dan distribusi sampling 4. Estimasi (pendugaan) harga parameter 5. Uji hipotesis, baik sederhana, perbandingan antara dua nilai; bagi mean maupun proporsi 6. Regresi, termasuk pengujian signifikasi dan penggunaannya untuk prediksi 7. Korelasi
Contoh : Penguji rasa anggur mencicipi beberapa tetes anggur untuk membuat keputusan tentang semua anggur yang menunggu untuk dijual.

3.

Jelaskan perbedaan antara populasi dan sampel ! berikan contoh dalam kehidupan ekonomi dan bisnis yang ada disekeliling anda !

Jawab :

Populasi adalah merupakan keseluruhan//kumpulan dari semua kemungkinan dari objek yang menjadi perhatian. Sampel adalah merupakan bagian dari sebuah populasi tertentu yang menjadi perhatian.

Contoh dalam kehidupan ekonomi dan bisnis : PT.Unilever Indonesia, Tbk meluncurkan produk pasta gigi bernama Close Up Deep Action. Pasta gigi ini bertujuan memenuhi keinginan konsumen untuk mendapatkan 3X napas lebih segar, maka bagian mutu akan mengambil sebagian kecil, misalnya hanya 0,002 % dari 900 Kg pasta gigi untuk diuji berdasarkan studi in-vivo. Jika yang diambil terbukti manfaatnya, maka yang 900 Kg pasta gigi juga terbukti manfaatnya. Maka populasinya adalah keseluruhan pasta gigi merek Close Up Deep Action yang diproduksi. Dan sampelnya adalah 0,002 % pasta gigi Close Up Deep Action yang diuji berdasarkan studi in-vivo

4.

Berikut adalah prospek harga saham dari 100 perusahaan yang ada di BEJ pada tanggal 28 Juni 2007.

Perubahan Harga Saham


Naik Turun Tetap

Jumlah Perusahaan
60 30 10

a. Jumlah perusahaan tersebut termasuk populasi atau sampel ? Jawab : Populasi b. Termasuk dalam kategori skala pengukuran apa kasus tersebut ? berikan penjelasan. Jawab : termasuk dalam kategori skala ordinal. Karena menurut data yang disajikan pada table diatas menunjukkan angka-angka tersebut mengandung pengertian tingkatan sehingga dapat kita tarik kesimpulan bahwa dari 100 perusahaan tersebut ada 60 perusahaan yang perubahan sahamnya naik, kemudian ada 30 perusahaan yang harga sahamnya turun dan ada 10 perusahaan

yang harga sahamnya tetap. Menunjukkan bahwa lebih banyak perusahaan yang mengalami perubahan harga saham naik dibandingkan harga saham turun ataupun tetap. Kemudian data tersebut mempunyai arti tingkatan/peringkat dan jarak yang tidak sama.

Perubahan Harga Saham


Naik Turun Tetap

Jumlah Perusahaan
60 30 10

Ordinal 1 3 2

Jarak

.1 - 2 .2 - 3

50 -20

c. Apabila harga saham naik 5 %, disebut dengan apa angka tersebut ? Jawab : skala ordinal

5. Berikut adalah hasil survey tentang mutu buah-buahan di sebuah toserba di Jakarta. Angka dalam persen. Komoditas Apel Anggur Jeruk Buruk 20 30 10 Cukup 30 25 10 Baik 10 15 10 Sangat Baik 40 30 70

a. Jelaskan menurut anda, survey tersebut termasuk skala apa ? Jawab : Ordinal, karena hasil survey tentang mutu buah-buahan sesuai dengan data dalam table diatas menunjukkan tingkatan kualitas terhadap beberapa komoditas buah-buahan.

b. Dapatkah anda membuat skala rasio dari hasil tersebut ? apa kesimpulannya ? Jawab : dapat. Anggur Sangat Baik Baik Cukup Buruk 30 15 25 30 Apel 40 10 30 20 Rasio Anggur/Apel 0,75 1,5 0,83 1,5

Apel Sangat Baik Baik Cukup Buruk 40 10 30 20

Jeruk 70 10 10 10

Rasio Apel/Jeruk 0,75 1 0,83 1,5

Anggur Sangat Baik Baik Cukup Buruk 30 15 25 30

Jeruk 70 10 10 10

Rasio Anggur/Jeruk 0,42 1,5 2,5 3

c. Bagaimana menurut Anda cara mendapatkan data tersebut, termasuk data primer atau sekunder ? kualitatif atau kuantitatif ? Jawab : menurut saya cara mendapatkan data tersebut termasuk data primer karena data tersebut diperoleh langsung dari survey dan data tersebut termasuk data kuantitatif dimana data tersebut berupa data numeric (data angka).