Sejarah Boneka

Boneka berasal dari istilah Portugis “boneca” memang mainan menarik, apakah barbie atau dakocan. Boneka di awal masa peradaban dulu berbeda fungsi dengan boneka zaman sekarang. Saat itu boneka lebih berfungsi religius. Beberapa yang di temukan di wilayah Prancis hingga selatan wilayah Uni soviet (dulu) diduga asalnya dari periode terakhir Paleotikum (+/- 40.000 SM). Karena wujudnya perempuan, di duga mereka reprentasi dewi kesuburan.Boneka patung itu di kenal dengan nama Venus. Yang terkenal Venus Willendorf, ditemukan di Willendorf, Jerman.

Banyak boneka antik digali dari kuburan, seperti boneka tanah liat bakar di pekuburan Mesir. Ada kepercayaan, boneka itu akan melayani roh si mati di akhirat nanti. Di Mesir di temukan pula jenis yang masih amat sederhana. Boneka dari masa 3000-2000 SM itu hanya berupa selempeng papan berbentuk seperti alas sandal jepit dengan permukaan di cat pola geometris. Barangkali karena bentuknya demikian itu ada yang menyebutnya boneka pedal.

Namun agaknya boneka sejak dulu sudah menarik perhatian banyak anak. Di lingkungan suku Indian Hopi misalnya. Meski berfungsi religius, boneka kachina mereka kadang di berika pada anak-anak untuk mainan. Boneka juga kadang ditemukan di kubur anak-anak Mesir. Boneka di kuburan Yunani dan Romawi dari tahun 300-200 SM malah memiliki engsel, sehingga tangan –kakinya bisa digerakkan. Tidak di ketahui apakah mereka berfungsi sebagai benda religius atau cuma mainan.

Gadis-gadis Yunani menjelang menikah meninggalkan bonekanya di altar Artemis, Dewi Kesuburan, untuk menunjukkan mereka telah membuang kebiasaan kekanak-kanakan.Gadis Syria yang siap menikah menggantung boneka di jendela rumah. Di Afrika Selatan, antara Mfengu dan negara bagian Orange Free, calon pengantin mendapat boneka yang harus di simpan agar cepat punya anak. Setelah anak pertama lahir, ia menerima boneka lagi untuk “memancing” anak kedua.

Kalau kita ingin meniti kembali perjalanan boneka. Kemajuan mekanis yang membuat boneka semakin hidup di awali oleh temuan – temuan abad XIX. meski terus disempurnakan hingga tahun 1950-an. Belakangan.Namun di abad pertengahan (400-1500). . Dulu boneka untuk orang dewasa dan anak-anak sama bentuk dan dandanannya. Yang terkenal antara lain Bethnal Green Museum di London dan Musee Carnavalet di Paris. di museum bonekalah tempatnya. kertas. boneka khusus untuk mainan anak-anak muncul. Mesir. Bahannya pun beragam. Edison membuat boneka yang bisa “bernyanyi” karena di lengkapi gramafon mini. mulai dari kayu. Ia diharapkan sudah bersikap dewasa. boneka mulai bisa “berjalan”. porselin. Hanyalah boneka kain di pekuburan Koptik di Akhmim. Mata merem dengan bantuan kawat di temukan tahun 1810>boneka bisa mengucap”mama-papa” di tahun 1830. Disana di pamerkan berbagai jenis boneka yang pernah ada di muka bumi. Dan juga museum Nasional Jerman di Nurnberg dan museum Mainan Jerman di Sonneberg. sedikit sekali catatan mengenai boneka yang di tenukan. dari tahun 500-600-an. lilin. hingga muncul boneka plastik tahun 1940-an. Kedua kota memang punya sejarah sebagi pusat pembuat boneka. Tahun 1862. Bahkan di tahun 1889 Thomas A. Ini karena kala itu anak-anak masih di anggap sekedar miniatur orang dewasa. Baru pada tahun 1700-an. muncul pula boneka bayi yang “lahir” tahun 1850.