Anda di halaman 1dari 1

China Genjot Sektor Properti

Harga tembaga untuk perdagangan hari ini (31/7) tercatat mengalami rebound setelah sempat melemah dalam beberapa hari terakhir. Peningkatan yang terjadi pada harga tembaga disebabkan oleh adanya sebuah pernyataan dari Presiden Xi Jinping yang berusaha menjaga kestabilan di sektor properti China. Hal tersebut menjawab berbagai spekulasi yang menyebutkan bahwa properti China saat ini sedang menuju kearah buble. Xi Jinping juga menyatakan bahwa kondisi sektor properti di China saat ini masih sangat prospektif. Apalagi pemerintah berencana akan menurunkan suku bunga pinjaman bagi sektor bisnis dan industri yang pastinya akan memberikan kemudahan bagi kedua sektor tersebut untuk lebih produktif. Harga tembaga berjangka mengalami kenaikan 1,3% menjadi 6824 dollar per metrik ton di London Metal Exchange. Sedangkan pada Shanghai Futures Exchange, harga tembaga mengalami flat di posisi 48950 yuam atau 7986 dollar per ton. Menurut analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, harga tembaga diperkirakan akan bergerak positif hari ini. Penguatan harga tembaga masih akan didominasi oleh sentimen ekonomi China. Sebelumnya, pemerintah China juga menyatakan bahwa kondisi perekonomian China saat ini belum sepenuhnya mengalami kondisi yang negatif. Perlambatan yang terjadi tidak terlepas dari kondisi perekonomian global yang melesu sehingga menurunkan produktifitas bagi sektor industri China.