P. 1
KKD IPD

KKD IPD

|Views: 15|Likes:
Dipublikasikan oleh Andreas Surya
kkd ilmu penyakit dalam
kkd ilmu penyakit dalam

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Andreas Surya on Jul 31, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/10/2014

pdf

text

original

ANAMNESIS, PEMERIKSAAN FISIK DAN LABORATORIUM SESAK NAPAS (ASMA BRONCHIALE DAN ASMA CARDIALE

)

KELOMPOK 7 ANDREAS SURYA 030.09.017

KETRAMPILAN KLINIK DASAR DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT DALAM FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TRISAKTI

Anamnesis
Persiapan Selamat pagi Bapak/Ibu, perkenalkan saya dokter muda surya yang bertugas hari ini. Silahkan duduk Bapak/Ibu. Hari ini kita akan berbincang-bincang sebentar mengenai keluhan Bapak/Ibu. Namun sebelum itu saya lengkapi identitas Bapak/Ibu terlebih dahulu. IDENTITAS PASIEN Anamnesis Dengan Bapak/Ibu siapa? Umur Bapak/Ibu? Bapak/Ibu sudah menikah? Sekarang Bapak/Ibu tinggal dimana? Asal Bapak/Ibu darimana? Pekerjaan Bapak/Ibu sekarang? Mahasiswi Wiraswasta Jakarta Sumatera Di grogol dok Di pluit dok Asma Bronchiale Ibu A 20 tahun Belum Asma Kardiale Bapak B 50 tahun Sudah

KELUHAN UTAMA Anamnesis Hari ini ada keluhan apa yang membuat Bapak/Ibu datang berobat? Sejak kapan dirasakanya? Sejak seminggu yang lalu Sudah 1 bulan belakangan ini Asma Bronchiale Saya merasa sesak nafas Asma Kardiale Saya merasa sering sesak nafas

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG Anamnesis Sebelumnya pernah merasakan sesak seperti sekarang? Waktu pertama kali timbul sesak kapan? Saat beraktifitas? Biasanya saat bangun pagi tiba-tiba saya merasa sesak, kadangkadang saat tidur juga sesak Bisa dijelaskan Bapak/Ibu rasa sesaknya sekarang seperti apa? Timbul sesak napas perlahan-lahan atau mendadak? Mendadak dok, terkadang kalau beresberes rumah langsung timbul gejala Serangan gejalanya menetap atau hilang timbul? Kalau Bapak/Ibu perhatikan sesaknya pada saat menarik atau membuang napas? Saat sesak apakah timbul suara “ngiiiik”? Ada posisi yang membuat napas Bapak/Ibu lebih lega? Sampai sekarang sesak napasnya makin berat atau tidak? Apakah sekarang Tidak dok Iya dok Kalau saya duduk atau setengah berbaring jadi lebih lega dok Sama saja dok Makin lama makin berat dok Kalau saya duduk jadi berkurang sesaknya dok Ada dok Tidak ada dok Biasanya pada membuang napas dok Membuang atau menarik napas sama-sama sesak dok Hilang timbul Hilang timbul Perlahan-lahan dok, makin lama makin berat Dada saya terasa berat dok, seperti tercekik Dada saya terasa berat dok Waktu pertama saat saya lari pagi, dan saat naik tangga, baru naik satu lantai sudah sesak Asma Bronchiale Pernah dok, sewaktu saya masih kecil Asma Kardiale Belum pernah dok

Bapak/Ibu menjadi cepat lelah? Apakah Bapak/Ibu merasa nyeri pada dada? Kalau ada dimana? Menjalar atau tidak? Ada batuk atau tidak? Jika ada berdahak atau kering? Jika ada dahak warnanya apa? Ada demam? Apakah ada sakit kepala atau pusing? Bagian tubuh Bapak/Ibu ada yang membengkak? Bagaimana keadaan Bapak/Ibu sekarang? Sekarang sesak napasnya lebih sering timbul dok Alasan berobat sekarang Jadi saya simpulkan Ibu datang karena sesak napas yang timbul secara mendadak dengan rasa tercekik di leher dan berat di dada sejak 7 hari yang lalu disertai bunyi “ngiiik” pada saat membuang napas dan ada batuk berdahak, sesak juga bertambah berat ketika pagi hari atau terpapar debu. Tidak ada dok Ada dok, dibagian kaki saya agak membengkak Sesaknya makin hebat, seperti tertindih benda berat Jadi saya simpulkan bapak datang karena sesak napas yang timbul perlahan-lahan dengan dirasa berat seperti terdindih pada bagian dada kiri yang menjalar hingga kebahu dan lengan atas kiri sejak 1 bulan yang lalu diperberat saat aktifitas. Tidak ada dok Tidak ada dok Tidak ada dok Ada dok Ada dok, dahaknya putih kekuningan Tidak ada dok Ada dok, di dada sebelah kiri. Nyerinya dari dada menjalar ke tangan kiri dok Tidak ada dok

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU

Anamnesis Bapak/Ibu ada riwayat alergi terhadap makanan atau obat sebelumnya? Bapak/Ibu sudah pernah berobat kedokter sebelumnya? Diberikan obat? Bapak/Ibu sedang mengkonsumsi obatobatan lainnya? Selain ini ada penyakit lain yang Bapak/Ibu derita? Apakah sebelumnya Bapak/Ibu mengalami kecelakaan? Apakah sebelumnya Bapak/Ibu pernah dirawat di rumah sakit? Apakah sebelumnya Bapak/Ibu pernah dioperasi? Apakah Bapak/Ibu ada riwayat asma?

Asma Bronchiale Ada dok, saya alergi seafood dan saya alergi obat penicillin Pernah dok, saya diberikan obat yg dihirup, dipakai jika saya merasa sesak Tidak ada dok

Asma Kardiale Tidak ada dok

Pernah dok, saya diberi obat nifedipin

Saya rutin mengkonsumsi obat-obat anti hipertensi dok

Tidak ada dok

Saya ada riwayat darah tinggi dok

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

Ada waktu saya kecil dok

Tidak ada

RIWAYAT PRIBADI DAN KEBIASAAN Anamnesis Sekarang Bapak/Ibu tinggal dengan siapa? Pendidikan terakhir Bapak/Ibu? Apakah Bapak/Ibu Tidak dok Jarang sekali dok, hanya Asma Bronchiale Saya tinggal sendiri dikost Saya masih mahasiswi Asma Kardiale Saya tinggal dirumah bersama keluarga Saya hanya sampai S1

mengkonsumsi alkohol?

pada saat kumpulkumpul saja

Apakah Bapak/Ibu merokok? Jika iya berapa bungkus perhari? Apakah ada orang lain yang merokok disekitar anda? Bagaimana kebiasaan makan Bapak/Ibu? Bagaimana kebiasaan olahraga Bapak/Ibu?

Tidak dok

Saya perokok dok, dua bungkus perhari

Teratur dok, 3x sehari

Tidak teratur dok, saya sibuk dengan pekerjaan

Saya tidak ada waktu dok

Belakangan ini saya mulai untuk lari pagi setiap akhir pekan

Bagaimana pola tidur Bapak/Ibu?

Saya kadang terbangun waktu tidur malam karena sesak dok

Saya sering begadang untuk mengelola usaha saya dok Saya sering memikirkan usaha saya dok

Apakah ada beban pikiran atau stres akhirakhir ini? Apakah Bapak/Ibu sering memeriksa kesehatan?

Mungkin hanya ujian dan tugas kuliah dok

Jarang dok

Jarang dok

RIWAYAT PENYAKIT DALAM KELUARGA Anamnesis Maaf Pak/Bu apakah orangtua anda masih ada? Berapa umurnya sekarang dan bagaimana keadaannya? Asma Bronchiale Kedua orang tua saya masih ada dan sehatsehat saja dok. Ayah saya berumur 56 tahun dan Ibu saya berumur 49 tahun Apa ada yang mengalami hal yang sama? Ada dok, ibu saya mengalami hal yang sama Apakah ada penyakit Ibu saya ada riwayat Ayah saya ada darah Ada dok, ayah saya yang sudah meninggal Asma Kardiale Hanya ada ibu saya berumur 71 tahun. Ayah saya meninggal pada umur 63 tahun karena sakit jantung

seperti darah tinggi, gula atau asma dikeluarga?

asma dok

tinggi dan ibu saya ada kencing manis dok

KESIMPULAN DAN PENUTUP Baik Bapak/Ibu dari hasil perbincangan hari ini, keluhan sesak Bapak/Ibu menurut kesimpulan sementara lagi saya itu dikarenakan fisik penyakit dan asma bronchiale/asma cardiale. Tetapi saya harus memastikan dengan melakukan pemeriksaan tambahan berupa pemeriksaan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis penyakit Bapak/Ibu. Terima kasih Bapak/Ibu atas waktu dan kerjasamanya.

PEMERIKSAAN FISIK
Persiapan Silakan Bapak/Ibu naik ke tempat pemeriksaan. Silakan berbaring dan rileks saja. Saya akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan akan memeriksa tanda vital Bapak/Ibu. Apabila ada rasa tidak nyaman silakan Bapak/Ibu memberitahu saya. Sekarang saya akan mencuci tangan sebelum memeriksa bapak/ibu. Kemudian saya akan berdiri di sebelah kanan Bapak/Ibu. KEADAAN UMUM PEMERIKSAAN FISIK Kesan sakit Asma bronchiale Pasien tampak sakit ringan-sedang. Status gizi Status gizi baik  rambut hitam tidak merah, kulit tidak kering tidak kusam dan tidak keriput, mulut dan bibir tidak kering dan pucat, lemak subkutan cukup. Asma kardiale Pasien tampak sakit sedang. Status gizi gemuk  rambut hitam tidak merah, kulit tidak kering tidak kusam dan tidak keriput, mulut dan bibir tidak kering dan pucat, lemak subkutan lebih.

Kesadaran Habitus

Compos mentis. Pasien memiliki habitus atletikus.

Compos mentis. Pasien memiliki habitus piknikus. Pasien tampak agak lebih tua dari umurnya. Ditaksir sekitar 60 tahun.

Taksiran umur

Pasien tampak sesuai dengan umurnya sekitar 18-20 tahun.

Kelainan dalam cara berjalan Cara duduk dan berbaring

Cara berjalan normal.

Cara berjalan normal.

Pasien lebih senang pada posisi duduk atau setengah duduk.

Posisi duduk dengan posisi emprosthotonus dengan tubuh melengkung ke depan. Pasien lebih senang posisi duduk.

Suara dan cara berbicara Keadaan pasien

Normal.

Normal.

Pasien tampak dispnoe.

Pasien tampak dispnoe dan tampak oedem pada kedua tungkainya.

Sikap penderita Kondisi mental

Pasien kooperatif. Pasien tampak optimistic.

Pasien kooperatif. Pasien tampak khawatir.

Penampilan pasien

Pasien tampak cukup rapih.

Pasien tampak sedikit berantakan, rambut kurang tersisir rapih.

Cacat tubuh

Pasien tidak ada cacat tubuh.

Pasien tidak ada cacat tubuh.

TANDA VITAL PEMERIKSAAN FISIK Suhu Asma bronchiale Suhu didapatkan normal Asma kardiale Suhu didapatkan normal

kisaran 36.5o-37.2o. Nadi Nadi sedikit meningkat batas atas 100 kali per menit. Volume cukup, irama teratur.

kisaran 36.5o-37.2o. Nadi meningkat sekitar 120 kali per menit. Volume besar-kecil (pulsus alternans), irama teratur.

Tekanan darah

Tekanan darah normal 120/80 mmHg.

Tekanan darah meningkat 160/100 mmHg.

Pernapasan

Pernapasan irama teratur dengan frekuensi meningkat 24 kali per menit. Pernapasan normal thorako-abdominal.

Pernapasan irama teratur dengan frekuensi meningkat 24 kali per menit. Pernapasan abdominothorakal.

KULIT PEMERIKSAAN FISIK Kulit Asma bronchiale Warna sawo matang, sedikit pucat, tidak sianosis, tidak ikterik. Tidak ada efloresensi yang bermakna. Asma kardiale Warna sawo matang, sedikit pucat, tidak sianosis, tidak ikterik. Tidak ada efloresensi yang bermakna.

KELENJAR GETAH BENING PEMERIKSAAN FISIK Kelenjar getah bening Asma bronchiale Tidak teraba. Asma kardiale Tidak teraba.

Persiapan Pemeriksaan Kepala dan Leher Baik, sekarang saya akan memeriksa bagian kepala dan leher Bapak/Ibu. Silakan berbaring dan rileks saja. Apabila nanti ada rasa tidak nyaman silakan

beritahukan saya. Sekarang saya akan mencuci tangan sebelum memeriksa Bapak/Ibu. Saya akan berdiri di sebelah kanan bapak/ibu. KEPALA DAN LEHER PEMERIKSAAN FISIK Kepala dan leher mulai dari inspeksi bentuk kepala hingga kelenjar getah bening Asma bronchiale Dalam batas normal. Asma kardiale Dalam batas normal.

Persiapan Pemeriksaan Thorax dan Punggung Baik, sekarang saya akan memeriksa bagian dada dan punggung Bapak/Ibu. Silakan duduk dan mohon pakaian dibuka . Jika nanti ada perasaan tidak nyaman atau nyeri harap beritahukan ke saya. Sekarang saya akan mencuci tangan sebelum memeriksa Bapak/Ibu. Saya akan berdiri di sebelah kanan Bapak/Ibu. THORAX DAN PUNGGUNG PEMERIKSAAN FISIK Inspeksi bentuk dada dari depan, samping dan belakang. Asma bronchiale Bentuk dada dari depan terdapat barrel chest dengan perbandingan AP 6:7. Dari samping tidak didapatkan lordosis maupun kifosis. Dari belakang tidak didapatkan scoliosis dan gibbus. Asma kardiale Bentuk dada dari depan normal oval tidak ada barrel chest, tidak ada paralitik chest dengan perbandingan AP 5:7. Dari samping tidak didapatkan lordosis maupun kifosis. Dari belakang tidak didapatkan scoliosis dan gibbus. Inspeksi dinding dada warna kulit Warna sawo matang, tidak kemerahan, tidak ikterik, tidak ada efloresensi yang bermakna, tidak ada Warna sawo matang, tidak kemerahan, tidak ikterik, tidak ada efloresensi yang bermakna, tidak ada

roseola spot, tidak ada spider navy, tidak ada dilatasi vena. Inspeksi dinding dada tulang dada Tulang dada sedikit mencembung.

roseola spot, tidak ada spider navy, tidak ada dilatasi vena. Tulang dada normal mendatar, tidak terlalu mencembung, tidak terlalu mencekung.

Inspeksi dinding dada tulang iga

Tulang iga horizontal.

Tulang iga normal tidak terlalu vertical, tidak terlalu horizontal.

Inspeksi dinding dada sela iga

Sela iga melebar, tidak didapatkan retraksi sela iga.

Sela iga normal, tidak terlalu melebar, tidak menyempit, tidak ditemukan adanya retraksi sela iga.

Inspeksi pulsasi ictus cordis

Ictus cordis tampak di titik ICS V 1 cm medial midclavicularis kiri tanpa terlihat suatu denyut tambahan abnormal.

Ictus cordis tampak di ICS VI 2 cm lateral midclavicularis kiri dan tidak tampak denyut tambahan abnormal.

Inspeksi payudara, areola mammae dan papilla mammae

Payudara normal sepasang, tidak tampak benjolan, ukuran proporsional dan simetris, areola mammae normal sepasang dengan papillae mammae sepasang tidak ada secret, tidak ada retraksi papil, tidak ada peau d’orange.

Payudara normal sepasang, tidak tampak benjolan, tidak tampak membesar, areola mammae normal sepasang dengan papillae mammae sepasang tidak ada secret, tidak ada retraksi papil, tidak ada peau d’orange.

Inspeksi dinding dada saat bernapas

Gerakan dinding dada saat bernapas simetris

Gerakan dinding dada saat bernapas simetris

dan tidak ada yang tertinggal. Palpasi gerakan dinding dada saat bernapas Gerakan kedua dinding dada saat bernapas teraba simetris dan tidak ada yang tertinggal. Palpasi vocal fremitus pada dinding dada dan punggung Perabaan vocal fremitus pada kedua dinding dada dan punggung sama keras namun melemah di kedua lapang paru. Palpasi iktus cordis Iktus cordis teraba di ICS V 1 cm medial garis midclavicularis kiri. Palpasi thrill di keempat area katup Palpasi sudut angulus subcostae Tidak teraba thrill di keempat area katup. Sudut angulus subcostae lebih dari 90 .
o

dan tidak ada yang tertinggal. Gerakan dinding dada saat bernapas teraba simetris dan tidak ada yang tertinggal.

Perabaan vocal fremitus pada kedua dinding dada dan punggung sama keras.

Iktus cordis teraba di ICS VI 2 cm lateral garis midclavicularis kiri. Tidak teraba thrill di keempat area katup. Sudut angulus subcostae normal kurang dari 90o.

Perkusi secara sistematis dari atas ke bawah, membandingkan kanan - kiri

Perbandingan kedua lapang paru dari kiri ke kanan simetris hingga ICS IV dengan suara hipersonor.

Perbandingan kedua lapang paru dari kiri ke kanan simetris hingga ICS IV dengan suara sonor. Batas paru dan hepar terdapat pada ICS IV garis midclavicularis kanan dengan suara redup. Peranjakan positif dua jari pemeriksa dengan bunyi redup.

Perkusi batas paru dan hepar

Batas paru dan hepar terdapat pada ICS IV garis midclavicularis kanan dengan suara redup.

Perkusi peranjakan

Peranjakan negative.

Perkusi batas paru dan jantung kanan

Batas jantung kanan dari ICS III hingga ICS V garis sternalis kanan dengan suara redup.

Batas jantung kanan dari ICS III hingga ICS V garis sternalis kanan dengan suara redup. Batas paru dan lambung pada ICS VIII garis axillaris anterior kiri dengan suara timpani. Batas paru dan jantung kiri terletak di ICS VI 2 cm lateral garis midclavicularis kiri dengan suara redup. Batas atas jantung di ICS III garis parasternalis kiri dengan suara redup.

Perkusi batas paru dan lambung

Batas paru dan lambung pada ICS VIII garis axillaris anterior kiri dengan suara timpani.

Perkusi batas paru dan jantung kiri

Batas paru dan jantung kiri terletak di ICS V 1 cm medial midclavicularis kiri dengan suara redup.

Perkusi batas jantung atas

Batas atas jantung di ICS III garis parasternalis kiri dengan suara redup.

Perkusi margin of isthmus hronig

Margin of isthmus hronig positif sebesar 3 jari pemeriksa atau sekitar 4 cm dengan suara hipersonor.

Margin of isthmus hronig positif sebesar 3 jari pemeriksa atau sekitar 4 cm dengan suara sonor. Perkusi punggung simetris pada kedua lapangan paru dengan bunyi sonor. Batas bawah paru kanan setinggi T10 dengan suara redup dan batas bawah paru kiri setinggi T11 dengan suara redup. Suara napas tracheal normal dengan perbandingan

Perkusi punggung membandingkan lapang paru kanan dan kiri dengan cara zigzag Perkusi punggung mencari batas bawah paru kanan dan kiri

Perkusi punggung simetris pada kedua lapangan paru dengan bunyi hipersonor. Batas bawah paru kanan setinggi T11 dengan suara redup dan batas bawah paru kiri setinggi T12 dengan suara redup.

Auskultasi bunyi suara napas tracheal

Suara napas tracheal normal dengan perbandingan

inspirasi:ekspirasi 1:3 tanpa suara napas tambahan. Auskultasi bunyi suara napas bronchial bagian dada dan punggung Suara napas bronchial normal dengan perbandingan inspirasi:ekspirasi 1:2 tanpa suara napas tambahan. Auskultasi bunyi suara napas subbronchial bagian dada dan punggung Suara napas subbronchial normal dengan perbandingan inspirasi:ekspirasi 1:1 tanpa suara napas tambahan. Auskultasi bunyi suara napas vesikuler bagian dada dan punggung Suara napas vesikuler memanjang dengan perbandingan inspirasi:ekspirasi 3:3 dengan suara wheezing.

inspirasi:ekspirasi 1:3 tanpa suara napas tambahan. Suara napas bronchial normal dengan perbandingan inspirasi:ekspirasi 1:2 tanpa suara napas tambahan. Suara napas subbronchial normal dengan perbandingan inspirasi:ekspirasi 1:1 tanpa suara napas tambahan. Suara napas vesikuler memanjang dengan perbandingan inspirasi:ekspirasi 3:3 dengan suara wheezing dan terdengar ronchi basah di beberapa area paru.

Auskultasi jantung untuk mendengar bunyi jantung I dan II di area empat katup

Bunyi jantung I terdengar melemah pada katup mitral dan tricuspid. Bunyi jantung II terdengar melemah pada katup aorta dan pulmonal.

Bunyi jantung I terdengar dengan intensitas lebih kuat pada katup mitral dan tricuspid. Bunyi jantung II terdengar dengan intensitas lebih kuat pada katup aorta dan pulmonal.

Auskultasi jantung untuk mendengar bunyi jantung tambahan dan

Tidak terdengar adanya bunyi jantung tambahan maupun bising jantung.

Bunyi jantung III dan IV terdengar jelas di bagian apex jantung.

bising jantung

Tidak terdengar adanya bising jantung.

Auskultasi jantung untuk mendengar irama dan frekuensi jantung

Irama jantung teratur dengan frekuensi 100 kali per menit.

Irama jantung gallop dengan frekuensi 120 kali per menit.

ABDOMEN PEMERIKSAAN FISIK Abdomen dari inspeksi hingga palpasi abdomen Asma bronchiale Dalam batas normal. Asma kardiale Dalam batas normal.

EKSTREMITAS ATAS DAN BAWAH PEMERIKSAAN FISIK Ekstremitas atas maupun bawah Asma bronchiale Dalam batas normal. Asma kardiale Dalam batas normal kecuali pada kedua ekstremitas bawah tampak oedem dan pada palpasi teraba pitting oedem.

PEMERIKSAAN PENUNJANG PEMERIKSAAN Pemeriksaan darah rutin Asma bronchiale Terdapat eosinophilia. Asma kardiale Hasil pemeriksaan normal. Pemeriksaan EKG Terdapat sinus takikardia dan beberapa gelombang T terbalik di sandapan V1 dan V2 akibat adanya strain dari ventrikel. Terdapat sinus takikardia. Gelombang S dalam di V1 dan V2. Gelombang R tinggi di V5 dan V6 menandakan hipertrofi ventrikel kiri. Terlihat gelombang ORS

bifasik yang tinggi di berbagai sandapan. Terdapat deviasi axis ke kanan. Pemeriksaan spirometri Kapasitas inspirasi menurun dan VEP1 65%. Pemeriksaan antibodi IgE Pemeriksaan rontgen foto thorax Kadar IgE melebihi 100 IU. Terdapat gambaran paru emfisematous dengan kedua lapang paru hiperlucent dan rongga thorax melebar. Sela-sela iga melebar dan tulang iga tampak terangkat akibat adanya air trapping di dalam rongga paru. Jantung tampak normal dengan CTR 45%. Terdapat gambaran cardiomegaly dengan CTR 60%. Terdapat gambaran apex jantung yang membesar dan terbenam dalam diafragma. Pada paruparu terdapat gambaran corakan bronchovaskuler yang meningkat dan didapatkan gambaran inverted moustache. Terdapat pinggang jantung menghilang dan pembesaran atrium kanan lebih dari sepertiga hemithorax kanan. Terdapat pula gambaran inverted coma. Pemeriksaan patch test allergen Tampak efloresensi eritema dengan diameter 5 cm untuk allergen debu dan pollen tumbuhan. Dalam batas normal. Kadar IgE normal. Kapasitas inspirasi dan ekspirasi menurun.

Tampak efloresensi eritema dengan diameter 2 cm untuk allergen udang.

KESIMPULAN Asthma bronchiale: Pemeriksaan dimulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik diagnostic dan pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan pada pasien Ibu A maka dapat ditegakkan diagnosis pasti berupa asthma bronchiale derajat sedang. Asthma cardiale: Pemeriksaan dimulai dari anamnesis, pemeriksaan fisik

diagnostic dan pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan pada pasien Bapak B maka dapat ditegakkan diagnosis pasti berupa gagal jantung kiri dan gagal jantung kanan dengan gejala asma cardiale.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->