Anda di halaman 1dari 1

Biji Kapuk, Sumber Bahan Baku Minyak Diesel Nabati

Biji kapuk yang selama ini dianggap sampah dan sering dibuang, ternyata memiliki kegunaan yang besar. Dengan mengolahnya menjadi minyak, cara ini setidaknya dapat mengurangi ketergantungan impor minyak diesel. mengurangi impor minyak diesel yang sehingga kurang baik untuk dikemsemakin besar setiap tahun (Balittas). bangkan sebagai minyak makanan. Namun minyak biji kapuk berpo-tensi untuk dijadi-kan substitusi minyak diesel. Biji kapuk tersedia setiap tahun rata-rata 114.400 ton (Tabel 1). Bila dikonversi ke hasil minyak, maka akan diperoleh 22% x 114.400 ton yang setara dengan 251.200 ton minyak biji kapuk setiap tahun. Volume produksi sebesar ini menyediakan potensi subtitusi minyak diesel sekitar 700 l/hari atau 1,1% dari defisit yang ada. Walaupun masih terbatas, kontribusi minyak kapuk dapat ditingkatkan, sehingga mampu Pohon randu, potensi yang belum digarap secara optimal.

onsumsi minyak diesel di Indonesia saat ini mencapai 150. 000 barel per hari, sedangkan produksinya baru sekitar 97.000 barel. Untuk memenuhi defisit tersebut Indonesia harus mengimpor 53.000 barel diesel setiap hari. Jika dugaan cadangan minyak Indonesia habis pada tahun 2020 menjadi kenyatan, maka sumbersumber bahan bakar alternatif yang potensial, termasuk tanaman, perlu dikembangkan. Kapuk merupakan salah satu tanaman yang berpotensi menghasilkan minyak. Setiap gelondong buah kapuk mengandung 26% biji, sehingga setiap 100 kg gelondong kapuk akan menghasilkan 26 kg
Tabel 1. Potensi ketersediaan biji kapuk. Tahun 1995 1996 1997 1998 1999 Rata-rata Areal (000 ha) 268,9 278,8 266,4 266,4 266,5 269,4

Produksi (000 ton gelondong) 448,3 428,9 441,1 440,5 441,1 440,0

Biji (000 t/tahun) 116,5 111,5 114,7 114,5 114,7 114,4

Untuk informasi lebih lanjut hubungi: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Jln. Tentara Pelajar No. 3 Bogor 16111 Telepon : (0251) 321879 Faksimile : (0251) 327010 E-mail : balittro@bogor.net.id

limbah biji dengan harga jual Rp 500/ kg. Biji kapuk mengandung 18-25% minyak biji. Minyak ini memiliki kerapatan 0,917 kg/l, bilangan iodine 88, dan bilangan fiksasi 181. Minyak biji kapuk mengan-dung asam lemak tidak jenuh seki-tar 71,95%, lebih tinggi dibanding-kan dengan minyak kelapa. Hal ini menyebabkan minyak biji kapuk mudah tengik,

Beri Nilai