Anda di halaman 1dari 1

No.

55 / April 2013

Perjalanan Panjang Menuju Jaminan Sosial Semesta, sudahkah Kita berperan?


Tak terasa lebih dari 8 tahun berlalu sejak UU SJSN diundangkan pada 19 Oktober 2004. Hingga hari ini kita semua menunggu kapan kartu dengan nomor identitas tunggal Jaminan Sosial terselip di dalam dompet. Hingga hari ini kita semua menanti, kapan hidup tanpa takut menjadi miskin karena telah terlindungi oleh jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian. Akankah kita hanya berdiam diri dan berpangku tangan ? Tentu tidak...

Tuangkan pendapat dan saran Anda untuk SJSN di :

ata k epe n du d u ka n d ar i Kementerian Dalam Negeri menjadi da sa r data kepesertaan Asuransi Kesehatan dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Data kependudukan yang sahih sangat penting ketika Badan Penyelenggara Jaminan Sosial akan direalisasikan pada 2014. Hal itu untuk mencegah kepesertaan ganda. Data e-KTP untuk validasi data peserta Askes dan Jamsostek. Tidak

ada lagi peluang orang yang tidak ber hak, mener ima manfaa t asuransi. Bahkan, orang kembar tidak akan bisa menggunakan eKTP saudaranya untuk mengakses layanan, kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan S ipil (Dukcapil) Kementer ian Dalam Neger i Ir man, pada Penanda tan ganan Per j anj ian Kerja Sama Pemanfaatan e-KTP antara Ditjen Dukcapil, PT Askes, dan PT Jamsostek, Senin (15/4), di Jakarta. Selanjutnya 200an hari lagi, sejauh manakah kesiapan peraturan pelaksanaannya? Berikan komentar Anda...

spanduk ber tuliskan aspir asi mer eka, antar a lain, "BPJS Mengancam 1.534 Keluarga Jadi Pengangguran", "Save Verifikator Jamkesmas for BPJS", "Kemenkes S elama t kan Kam i" , hi ng ga " Ke me n k es La lai L in d u n gi Pekerjanya". Jakarta - Sekitar 700 orang Verifikator Independen Jamkesmas (VIJ) selur uh Jaw a, Bali, S umater a, Kalimantan, Sulawesi, dan NT B hari ini, Senin (15/4) melakukan aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Mengenakan baj u putih, mereka melakukan aksi simpatik dengan memberikan setangkai bungai dan leaflet kepada pengguna j alan. Mereka juga membawa spandukDalam orasinya, koor dinator aksi Agus Pramono menuntut agar VIJ menjadi bagian tak terpisahkan dari BPJS dengan status sebagai pegawai tetap. Kami menuntut status sebagai pegawai tetap! kata Agus. Selanjutnya

PT Taspen diminta fokus siapkan BPJS Menkes berdansa di saat karyawan jamkesmas gundah Index Berita Jaminan Sosial

PROSEDUR
ASKES JAMKESMAS JAMSOSTEK TASPEN

Anda berlangganan update Newsletter dari Jamsosindonesia.com Untuk berhenti berlangganan Newsletter ini, Anda dapat berhenti berlangganan sekarang. www.jamsosindonesia.com | admin@jamsosindonesia.com