Anda di halaman 1dari 1

No.

47 / Agustus 2012

Perjalanan Panjang Menuju Jaminan Sosial Semesta, sudahkah Kita berperan?


Tak terasa lebih dari 8 tahun berlalu sejak UU SJSN diundangkan pada 19 Oktober 2004. Hingga hari ini kita semua menunggu kapan kartu dengan nomor identitas tunggal Jaminan Sosial terselip di dalam dompet. Hingga hari ini kita semua menanti, kapan hidup tanpa takut menjadi miskin karena telah terlindungi oleh jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian. Akankah kita hanya berdiam diri dan berpangku tangan ? Tentu tidak...

Keterangan Pemerintah atas RUU tentang RAPBN Tahun 2013 tak Singgung Transformasi Penyelenggara Jaminan Sosial Nasional
Oleh: A. A. Oka Mahendra, S.H. sosial nasional sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang SJSN dan Undang-Undangn BPJS, yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2013. Berbeda dengan pidato kenegaraan dalam r an gka HUT ke 67 Proklamasi Kemerdekaan RI yang disampaikan pada pagi hari di depan sidang bersama DPRRI dan DPDRI, Presiden ... Selanjutnya...

Tuangkan pendapat dan saran Anda untuk SJSN di :

etelah pada pagi hari tanggal 16 Agustus 2012 Pr esiden menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-67 Proklamasi Kemerdekaan RI, malam har inya Pr esiden menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU RAPBN Tahun 2013 di depan Rapat Paripurna DPRRI. Dalam Keterangan Pemerintah atas RUU RAPBN Tahun 2013,setebal 52 halaman, Presiden Susilo Bambang Yu dho yo no tida k men yi ng gun g masalah kebij akan tr ansfor masi penyelenggaraan sistem j aminan

Sehat (tidak) Gratis!


Oleh: A. A. Oka Mahendra, S.H. & Dr. Asih Eka Putri

etika menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke -67 Pr okla mas i Kemerdekaan RI, tanggal 16 Agustus 2012, Presiden S usilo Bambang Yudho yono antara lain mengemukakan Melalui reformasi kesehatan, kita ubah paradigma dari sekedar berobat gratis, menjadi sehat secara gratis. Pernyataan tersebut menarik untuk disimak karena tiga alasan: Pertama, disampaikan oleh Presiden sebagai Kepala Pemerintahan di depan sidang bersama DPRRI dan DPDRI sebagai wakil rakyat dan wakil daerah, sehingga bobot politiknya tinggi.

Ke dua , s ec ar a si m b o li k pernyataan tersebut merupakan pe r t a n gg u n gj aw ab a n p ol i ti k kebangsaan dan kenegaraan dari Presiden kepada rakyat melalui wakil-wakilnya di DPRRI dan DPDRI, yang dicatat sebagai pilihan kebijakan politik Presiden. Keti ga, per nya taan ter sebu t menyangkut masalah mendasar ... Selanjutnya

1. P erubahan P aradigma Berobat G ratis M enjadi S ehat S ecara G ratis 2. Jaminan Kesehatan U ntuk S eluruh P enduduk P aling Lambat 2019 3. U ang P ensiun P NS Jangan Dikelola Konvensional 4. Ketersediaan A lat Kontrasepsi di BP JS Belum Jelas 5. Lima Jenis Jamsos akan dinikmati raky at bertahap

CD E Kliping 2012

PROSEDUR
ASKES JAMKESMAS JAMSOSTEK TASPEN

Anda berlangganan update Newsletter dari Jamsosindonesia.com Untuk berhenti berlangganan Newsletter ini, Anda dapat berhenti berlangganan sekarang. www.jamsosindonesia.com | admin@jamsosindonesia.com