Anda di halaman 1dari 6

DRAF PROPOSAL REFLEKSI PEMETAAN PARTISIPATIF DI INDONESIA SEBAGAI GERAKAN SOSIALMASYARAKAT Sumba DI Taman Nasional LWM.

Oleh Yayasan Tananua Sumba LATAR BELAKANG Kilas balik penyelenggaraan pengembangan pemetaan partisipatif di TNLW oleh para pihak ( Koppesda, YTNS, Birdlife, BKSDA, Bappedalda, Dishut Sumba Timur ). Pemetaan partisipatif merupakan sebuah pendekatan yang telah menjadi sebuah kebutuhan lumrah di berbagai kawasan hutan. Pendekatan tersebut dikembangkan dalam kerangka mewujudkan adanya pengelolaan sumberdaya alam yang lebih menjamin keberhasilan konservasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di kawasan TNLW, Sumba Timur, NTT., berkembangnya gagasan pemetaan partisipatif tidak hanya didasarkan pada kebutuhan pragmatis untuk melengkapi data dan informasi keruangan yang berguna bagi perencanaan partisipatif pengelolaan sumberdaya alam, pengelolaan sengketa, dan pengembangan kerjasama kemitraan di berbagai tingkatan, melainkan pula didasarkan pada kebutuhan strategis untuk meningkatkan kapasitas para pihak dalam melakukan penelitian aksi partisipatif dalam tema keruangan. Dua tujuan utama itulah yang kemudian disepakati dalam forum seminar dan lokakarya hasil-hasil penelitian aksi partisipatif pada tahun 1997 di Waingapu. Melalui forum tersebut disepakati pula untuk mewujudkan gagasan pemetaan partisipatif di kawasan konservasi Wanggameti (sekarang menjadi TNLW) yang dilakukan secara kolaboratif antara BKSDA (UKSDA), Pemda Sumba Timur, masyarakat lokal, dan Lembaga swadaya masyarakat. Dalam perkembangannya ikut pula terlibat WWF Nusa Tenggara. Para pihak tersebut juga bersepakat untuk meminta bantuan keahlian East West Centre (EWC), Hawaii University untuk memperkuat kapasitas para pihak dalam menguasai penggunaan alat-alat bantu pemetaan (GPS, GIS, perangkat lunak) dan mengembangkan metodologi pemetaan partisipatif yang dapat memadukan kepentingan akurasi data dan pengembangan partisipasi para pihak. Selain itu EWC juga dimintakan bantuan pendanaan bagi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Sejak tahun 1998 serangkaian kegiatan pemetaan partisipatif telah difasilitasi oleh EWC dan mitra-mitranya di TNLW, antara lain: pelatihan pemetaan skala terbatas untuk beberapa orang peneliti di Waingapu, magang pemetaan di EWC, Hawaii, dan pelaksanaan pengumpulan data dan informasi keruangan di desa-desa di dalam dan di sekitar TNLW. Selain itu, melalui kerjasama dengan SFMP - GTZ Kaltim dan Intag Dephut (sekarang Badan Planologi) dalam rangka kolaborasi FKKM, telah pula diupayakan untuk menjadikan program Pengembangan pemetaan partisipatif di TNLW dan pemetaan partisipatif di Kaltim sebagai inisiatif percontohan pengembangan pemetaan partisipatif. Dalam rangka itu, telah dilakukan pelatihan pemetaan partisipatif di Kaltim. Dalam kurun waktu kurang lebih lima tahun penyelenggaraan pemetaan partisipatif di TNLW, telah banyak hasil dan keluaran penting yang perlu dijadikan sebagai bahan renungan bagi para pegiat pemetaan partisipatif. Selain itu perlu pula dirumuskan sejumlah hikmah dan pelajaran penting sebagai bahan rujukan bagi pengembangan pendekatan pemetaan partisipatif. Beranjak dari pemikiran tersebut, kegiatan refleksi pemetaan partisipatif sebagai gerakan social masyarakat di Indonesia dipandang perlu dilakukan.

Tujuan penelitian :
Tujuan umum; penelitian ini adalah mengkaji program pemetaan partisipatif di TNLW yang melibatkan banyak pihak ( Masyarakat adat, Agama, NGO, dan Pemda, Sumba Timur, dan peran masing pihak dalam pemetaan partisipatif.

Tujuan khususnya adalah:


1) Merefleksikan dan merumuskan proses pelaksanaan pemetaan partisipatif dan pelajaran-pelajaran penting yang dapat dipetik dalam mengembangkan pemetaan partisipatif dan; 2) Mengetahui peran masing pihak dalam pemetaan patisipatif. 3) Mengetahui persepsi para pihak (masyarakat adat, agama, NGO , Pemerintah) terhadap pemetaan partisipatif yang telah dilaksanakan; 4) Mengidentifikasi implikasi pemetaan partisipatif pada pengembangan perencanaan partisipatif pengelolaan sumberdaya alam, pengelolaan sengketa, dan pengembangan kerjasama kemitraan di berbagai tingkatan; 5) Merefleksikan pencapaian tujuan-tujuan pemetaan partisipatif (kerangka kebijakan; 6) Mengkaji penggunaan SIT dalam pemetaan partisipatif (transfer technology, implikasi ).

Keluaran yang diharapkan dapat dicapai melalui penelitian ini adalah:


1) Laporan proses dan hasil penelitian, 2) Laporan proses dan hasil seminar dan lokakarya, 3) Publikasi (buku) tentang Refleksi pemetaan partisipatif sebagai gerakan social masyarakat, ( Lembaga adat, Tokoh Agama, NGO dan Pemda Sumba Timur).

Metode Penelitian
1. a. b. c. d. e. f. Proses penelitian Sosialisasi rencana kegiatan kepada para pihak Pembentukan tim peneliti dan pembekalan metodologi penelitian Pengkajian data primer dan data skunder Analisa data dan dokumentasi Seminar dan lokakarya Publikasi hasil-hasil penelitian

2. Sasaran dan unit analisa penelitian


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Yayasan Koppesda Yayasan Tananua Perhimpunan Birdlife Indonesia (BLI), Kantor lapangan Sumba Bappedalda BKSDA Sumba Dinas Kehutanan KMPH Desa Billa, KMPH Desa Praingukareha KMPH Desa Wainkanabu KMPH Desa Wanggameti

Catatan : KMPH ( Kelompok Mitra Pelestarian Hutan ) merupakan wadah gabungan dari, Lembaga Adat, Agama, Pemdes )

3. Tim konsultasi / Penelitian adalah :


Anggota TIM hasil pertemuan Chiang Mai 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Diah Raharjo Martin Hardiono Ita Natalia Yayuk Ramdhani Yavet Leonard Franky Umbu Rada Lorens

1. 2. 3. 4. 5.

Tim Lapangan ( pendamping ) Yayasan Tananua Sumba ( 2 orang ) Koppesda ( 2 orang ) Birdlife Sumba( 1 orang ) BKSDA ( 1 orang) Bappedalda ( 1 orang )

Informasi yang berkaitan dengan KMPH pada desa desa sasaran penelitian akan disampaikan melalui pertemuan tim konsultasi / penelitian seperti tertera pada rencana tatawaktu lampiran tabel 2.

Tabel 1. MARTIKS PERTANYAAN KUNCI PENELITIAN Tujuan Penelitian


Merefleksikan dan merumuskan proses pelaksanaan pemetaan partisipatif dan pelajaran-pelajaran penting yang dapat dipetik dalam mengembangkan pemetaan partisipatif

Pertanyaan Kunci
1) 2) 3) Bagaimana proses pemetaan partisipatif yang telah dilaksanakan di TNLW? Apakakah proses tersebut memadai bagi pencapaian tujuan-tujuan pragmatis dan strategis pemetaan partisipatif Hambatan, tantangan, dan pelajaran penting apa yang dapat dipetik dengan proses pemetaan partisipatif yang demikian? Apa persepsi para pihak terhadap tujuantujuan pemetaan partisipatif yang telah dilaksanakan? Mengapa demikian? Apa harapan mereka terhadap kegiatan dimaksud? Bagaimana tingkat ketidak sepakatan dan tingkat ketidaksepahaman diantara para pihak tentang tujuan-tujuan pemetaan partisipatif? Apa manfaat-manfaat pemetaan partisipatif yang dirasakan oleh para pihak dalam mengembangkan perencanaan partisipatif pengelolaan sumberdaya alam, pengelolaan sengketa, dan pengembangan kerjasama kemitraan? Mengapa demikian? Upaya apa yang telah dilakukan untuk mengintegrasikan kegiatan pemetaan partisipatif dengan kegiatan-kegiatan lain sebagai bagian yang utuh dalam kerangka pengelolaan sumberdaya alam berbasis masyarakat? Bagaimana persepsi para pihak terhadap pencapaian tujuan-tujuan pemetaan

Metode/Teknik
Kajian data primer Diskusi kelompok terfokus Wawancara semi terstruktur

Sumber informasi
Laporan kegiatan Para pemangku kepentingan TNLW (Pemda )

Mengetahui persepsi para pihak (masyarakat, LSM, Pemerintah) terhadap pemetaan partisipatif yang telah dilaksanakan

1) 2) 3)

Kajian data skunder Diskusi kelompok terfokus Teknik ketidak sepakatan dan ketidaksepahaman Diagram tiga bola persepsi kusi klppara pihak

Yayasan Tananua Sumba Pemda Sumba Timur KMPH KOPPESDA SKSDA BLI WWF Nusa Tenggara

Mengidentifikasi manfaat pemetaan partisipatif bagi pengembangan perencanaan partisipatif pengelolaan sumberdaya alam, pengelolaan sengketa, dan pengembangan kerjasama kemitraan di berbagai tingkatan;

1)

Focus grop /diskusi Wawancara

2) 3)

Merefleksikan pencapaian tujuantujuan pemetaan partisipatif (kerangka

1)

Kajian data skunder Diskusi kelompok terfokus

SKSDA Pemda Sumba Timur

Tujuan Penelitian
kebijakan, peningkatan kapasitas, pengumpulan data dan informasi)

Pertanyaan Kunci
2) partisipatif? Tujuan-tujuan pemetaan partisipatif apa saja yang telah tercapai dan yang belum tercapai? Apa yang berjalan dan tidak berjalan? Mengapa demikian? Bagaimana sesungguhnya peran para pihak dalam kegiatan pemetaan partisipatif? Bagaimana proses transfer teknologi, keterampilan, dan pengetahuan kepada para pihak? Upaya-upaya apa yang dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas para pihak dalam menguasai SIT? Apa implikasi dari introduksi sarat teknologi tersebut terhadap peningkatan kebutuhan pemanfaatan SIT? Bagaimana tingkat pemahaman para pihak terhadap SIT dalam kerangka pengembangan pemetaan partisipatif?

Metode/Teknik
Wawancara semi terstruktur Analisa kesenjangan Analisa peran para pihak

Sumber informasi
Yayasan Tananua Sumba KOPPESDA WWF Nusa Tenggara BLI KMPH

3)

Mengkaji penggunaan SIT dalam pemetaan partisipatif

1) 2)

Kajian data skunder Diskusi kelompok terfokus Wawancara semi terstruktur

Para pihak yang berkepentingan

3)

4)

TABEL 2. RENCANA TATAWAKTU KEGIATAN


RENCANA KEGIATAN OPERASIONAL Juli
1. Sosialisasi hasil, tindak lanjut workzop Chiangmai pada semua pihak yang terkait ( YTNS, Kopesda, Birdlife, Bappedalda, BKSDA, Kehutanan ) dan membahas tentang Rencana kaji riset PP TN LWM dan menyepakati memilih /merekrut tim peneliti ( lokal dan non lokal ) 2. Pertmuan tim peneliti untuk pembahasan metodologi dengan pengembangan pertanyaan kunci atas asfek-asfek kajian libatkan KMPH,FKAD, FK3W 3. Studi dokumen dan wawancara pada lembaga-lembaga sasaran kajian ( YTNS, Kopesda, Birdlife, Bappedalda, BKSDA, Kehutanan dan beberpa pihak pendukung lainnya. 4. Dokumentasi poses dan hasi studi dokumen 5. Studi lapangan dengan sasaran kelembagan KMPH ( Billa, Waikanabu, Wanggameti), Praingkareha ) dan studi dokumen pendukung yang ada di KMPH ( Focus grup ) pengamatan langsung lapangan. 6. Dokumentasi hasil dan proses di lapangan 7. Semiloka hasil refleksi,( proses dan hasil riset PP) 8. Dokumentasi proses rangkaian kegiatan dan hasil oleh tim( laporan ) dan publikasi

Agt

Tahun 2003 Tahun 2004 Sep Okt Nov Des Jan Feb Mar Ap

Mei

xxxx

xx xxx

xxx xx

xxx

xxxx xxxx xxxx

xxxxxx x xx xxxx xxxxxx