P. 1
Buku Panduan Apec 2013

Buku Panduan Apec 2013

|Views: 11|Likes:
Dipublikasikan oleh Gerald Evans
In order to welcoming event from APEC in 2013 which is held by Indonesia on September. Bali will be the hosting city.
In order to welcoming event from APEC in 2013 which is held by Indonesia on September. Bali will be the hosting city.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Gerald Evans on Aug 01, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/19/2014

pdf

text

original

KEMENTERIAN LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PANDUAN APEC INDONESIA 2013:
Mewujudkan Perekonomian Kawasan yang Tangguh, Penggerak Pertumbuhan Global

“The world is looking to APEC for engine of global growth because the Asia Pacific region has demonstrated its resilience in the wake of the most recent financial crisis.” - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 2012 –

ii .

Masyarakat diharapkan tidak hanya dapat menunjukkan karakter tuan rumah yang baik dan bermartabat. Indonesia kembali menjadi ketua dan tuan rumah APEC. Oleh karena itu. inklusivitas keuangan. APEC harus mampu melanjutkan kontribusinya mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan. masyarakat. Partisipasi masyarakat Indonesia dalam kesuksesan penyelenggaraan APEC Indonesia 2013 sangat penting. dengan merujuk kepada kesuksesan keketuaan Indonesia di APEC 1994 yang melahirkan Bogor Declaration. dunia usaha. Selama tahun 2013. Selain itu. APEC juga dituntut untuk meningkatkan ketahanan ekonomi regional menghadapi krisis dan memberikan hasil yang lebih konkrit kepada masyarakat. Indonesia akan mengangkat beberapa isu penting antara lain investasi infrastruktur. dan pendidikan. dan media demi kesuksesan keketuaan dan ketuanrumahan Indonesia di APEC 2013. Jakarta. Dalam kaitan ini. Namun di sisi lain. penggerak pertumbuhan global. Semoga buku ini dapat menginspirasi kerja sama dan kolaborasi yang produktif antara pemerintah. peran petani. namun terlebih diharapkan dapat memberikan masukan guna memaksimalkan peluang keketuaan Indonesia untuk memajukan kepentingan nasional. Kesempatan ini akan dimanfaatkan Indonesia untuk memberikan kontribusi bagi arah kerja sama kawasan di Asia-Pasifik. ketahanan pangan. Guna mendorong partisipasi yang lebih aktif dimaksud maka buku Panduan APEC Indonesia 2013: Mewujudkan Perekonomian Kawasan yang Tangguh. teknologi hijau. Penggerak Pertumbuhan Global ini disusun. buku ini juga diterbitkan untuk menjadi pedoman dasar dan acuan standar bagi Kementerian/Lembaga yang akan menyelenggarakan pertemuan-pertemuan APEC Indonesia 2013.KATA PENGANTAR P ada tahun 2013. Keketuaan Indonesia kali ini sangat krusial karena APEC saat ini tengah berada di persimpangan. partisipasi perempuan dalam ekonomi. Indonesia juga berkepentingan untuk memajukan kepentingan nasional di APEC terutama dalam mengembangkan perekonomian nasional. Kawasan Asia Pasifik yang diharapkan adalah yang terbuka bagi perdagangan Indonesia serta mendukung investasi dan pembangunan infrastruktur Indonesia. akademisi. Di satu sisi. Thamrin iii . tanggap darurat. keketuaan Indonesia di APEC 2013 diarahkan untuk mewujudkan perekonomian kawasan yang tangguh. Januari 2013 Yuri O. kesehatan. UMKM.

iv .

............................................................................................... 6 Peran Pusat dan Daerah .............................................................. 1 Peluang Kerja Sama APEC ............................................................................................. 10 Identifikasi Kebutuhan Logistik APEC Indonesia 2013 ............................................... 1 Pendahuluan ......... 5 Penyelenggaraan Pertemuan ...................................................................................................................................... 3 Tantangan Kerja Sama APEC ........................................................................................ iii INFORMASI DASAR APEC ..........................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ........................................................................................................................................................ 10 LAMPIRAN ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 5 Tema dan Prioritas ....... 5 Kepanitiaan Nasional .................. 4 APEC INDONESIA 2013 ....................................................................................... 25 Struktur APEC ..................................................................................................................................... 4 Hasil Penilaian Bogor Goals 2010 .................................................... 26 v .......................................................... 7 Dukungan Sekretariat APEC .................................. 24 Peta Pertemuan APEC Indonesia 2013 ................................................................................................................................................................................................................................................................ 24 Logo APEC Indonesia 2013 ........................

vi .

Canada. concerted unilateralism. anggota APEC disebut sebagai “Ekonomi anggota” atau “anggota” atau “Ekonomi”. serta karena bentuk kerja samanya yang difokuskan pada ekonomi. selama pertemuan dan dalam dokumen-dokumen terkait. namun komitmen yang dideklarasikan anggota APEC terbukti lebih efektif untuk diimplementasikan. prinsip concerted unilateralism berarti keputusan dilakukan secara bersama-sama sesuai dengan kemampuan tiap Ekonomi tanpa syarat resiprositas. Tujuan APEC tersebut tercantum dalam hasil kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Bogor pada tahun 1994 yang lebih dikenal dengan Bogor Declaration. Russia. Tujuan utama APEC adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan di Asia Pasifik. Oleh karena itu. dan atau mengidentifikasi peserta atau delegasi. Selain itu. Brunei Darussalam. Prinsip voluntary and non-binding berarti kesepakatan dilakukan secara sukarela dan tidak mengikat. Hong Kong-China. voluntary and non-binding. serta meningkatkan kerja sama pengembangan kapasitas Ekonomi Anggota dengan target tahun 2010 untuk Ekonomi maju dan tahun 2020 untuk Ekonomi berkembang. Japan. Korea. APEC juga memiliki beberapa mekanisme peer 1 . perdagangan. the Philippines. lagu kebangsaan dan lain-lain. yang dapat merujuk pada status politis Ekonomi anggota. Kerja sama di APEC merupakan kerja sama non-politis. ditandai dengan keanggotaan Hong Kong-China dan Chinese Taipei. yang memiliki keragaman kapasitas. serta prinsip differentiated time frame berarti bahwa Ekonomi maju diharapkan melakukan liberalisasi terlebih dahulu. China. Indonesia. dan mengembangkan pelatihan bersama secara bertahap hingga memenuhi kesepakatan yang diinginkan. dan investasi. Sementara itu. Dalam kaitan ini. tetapi juga upaya meningkatkan investasi dan kerja sama ekonomi secara menyeluruh. Indonesia merupakan salah satu negara yang turut membidani kelahiran forum ini. untuk berimprovisasi. yaitu Australia. Meski kesepakatan di APEC bersifat sukarela dan tidak mengikat. melakukan uji coba. Chinese Taipei. Thailand. lambang negara. perlu ditekankan penggunaan nomenklatur APEC yang telah disepakati (baik lisan maupun tulisan). “… with the industrialized economies achieving the goal of free and open trade and investment no later than the year 2010 and developing economies no later than the year 2020. Malaysia. Kerja sama di APEC meliputi tidak saja perdagangan. termasuk selama persiapan. APEC merupakan suatu forum kerja sama ekonomi. dan differentiated time frame. Mexico.INFORMASI DASAR APEC Pendahuluan A sia-Pacific Economic Cooperation (APEC) adalah forum kerja sama dari 21 Ekonomi di lingkar Samudera Pasifik yang berdiri tahun 1989. selain logo APEC. dan Pacific Islands Forum (PIF) Secretariat. Singapore. tidak diperkenankan untuk menggunakan hal-hal lain seperti bendera. Selain ke-21 Ekonomi tersebut. APEC memiliki tiga anggota pengamat (observer). Peru. PNG. the United States. Fleksibilitas yang diberikan memberikan ruang kepada anggota. Chile. dan Viet Nam. Pacific Economic Cooperation Council (PECC). New Zealand. Kerja sama di dalam APEC dibangun berdasarkan beberapa prinsip yaitu consensus.” Saat ini terdapat 21 Ekonomi yang menjadi anggota APEC. Hal ini dilakukan dengan mendorong dan memfasilitasi perdagangan dan investasi yang lebih bebas dan terbuka di kawasan. yaitu ASEAN Secretariat. Prinsip consensus memiliki arti bahwa semua keputusan di APEC harus bermanfaat dan disepakati oleh 21 Ekonomi Anggota. Selain itu.

menjadikan APEC sebagai forum dengan tingkat interaksi pejabat sektoral paling tinggi di kawasan Asia Pasifik. penyakit menular. dan Menteri Perempuan APEC juga rutin melakukan pertemuan tahunan. APEC bertransformasi dengan melakukan perluasan pembahasan isu-isu sektoral dan kegiatan kerja sama teknis terkait. Ketua ABAC Indonesia saat ini adalah Wishnu Wardhana dengan anggota Anindya Bakrie dan Karen Agustiawan. ketahanan pangan. APEC juga mulai membahas soal-soal human security. dan Erwin Aksa. Arief Yahya. Seiring dengan semakin kompleksnya isu-isu perdagangan dan investasi yang muncul. Di luar itu. Struktur Kerja APEC Selain Menteri Luar Negeri dan Menteri Perdagangan. Hasil kesepakatan para Pemimpin Ekonomi dan Menteri APEC tersebut selanjutnya diterjemahkan oleh para Pejabat Tinggi (Senior Officials) APEC untuk dilaksanakan oleh para pengambil kebijakan dan kelompok ahli masingmasing Ekonomi yang bertemu dalam berbagai Komite dan Kelompok Kerja di APEC. Menteri UKM. ketahanan energi. dengan anggota pengganti adalah Gatot Suwondo. khususnya yang dapat menimbulkan dampak terhadap ekonomi dan perdagangan kawasan. serta pemberantasan korupsi. Di bawah itu. seperti bencana alam. Menteri Keuangan. lingkungan. para Menteri Luar Negeri dan Menteri Perdagangan APEC berkoordinasi dalam APEC Ministerial Meeting (AMM) menggariskan arah kerja sama kawasan.review berkala yang diselenggarakan untuk mengukur kemajuan pencapaian anggota dan merancang aktivitas kerja sama teknis terkait. 2 . Mekanisme kerja APEC bermuara pada para Pemimpin Ekonomi APEC yang melakukan pertemuan setahun sekali dalam APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM). Koordinator nasional APEC Indonesia adalah Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika. terdapat pertemuanpertemuan tingkat Menteri lainnya yang dapat diadakan sesuai agenda dan kepentingan berjalan. Kementerian Luar Negeri. Anggota ABAC dari tiap Ekonomi APEC terdiri dari tiga orang pengusaha terkemuka yang ditunjuk langsung oleh para Pemimpin Ekonomi guna menyuarakan kepentingan dunia usaha masing-masing. APEC merupakan kerja sama ekonomi regional yang unik karena merupakan salah satu organisasi yang memiliki mekanisme khusus yang memungkinkan dunia usaha berperan aktif melalui APEC Business Advisory Council (ABAC). terorisme. Komprehensivitas pembahasan isu tersebut.

Sementara itu. sementara sembilan anggota APEC tercatat sebagai anggota G20. Tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun anggota APEC adalah 2.8 triliun di tahun 2010. Total perdagangan barang dan jasa APEC juga meningkat lima kali lipat dari US$ 3. forum kerja sama APEC dipandang sebagai salah satu arena kunci guna mendorong terselesaikannya Putaran Doha. setiap tahun Menteri Luar Negeri. 1 Key Indicators Database and Bilateral Linkages Database November 2011 . seperti Amerika Serikat.8 triliun di tahun 2010. Foreign Direct Investment (FDI) yang masuk ke kawasan APEC meningkat 715% antara tahun 1989 dan 2010. membantu memastikan bahwa perdagangan internasional tetap terbuka bagi ekspor Indonesia. total perdagangan Indonesia di tahun 1989 ke seluruh Ekonomi Anggota APEC adalah US$ 29. Pembahasan dan pelaksanaan kegiatan pelatihan terkait agenda-agenda behind-the-border tersebut diharapkan mampu mengurangi kerugian yang dialami dunia usaha dan perekonomian kawasan akibat ekonomi biaya tinggi. APEC juga berperan penting dalam memajukan agenda perdagangan multilateral. Empat belas dari 21 Ekonomi Anggota APEC merupakan 40 Ekonomi pengekspor terbesar di dunia. angka ini meningkat menjadi US$ 10. Keberhasilan ini telah mendorong terbentuknya organisasi perdagangan dunia WTO. Di tahun 2011. 1 Pada tahun 1994. nilai FDI masuk ke Indonesia dari seluruh Ekonomi Anggota APEC adalah US$ 2. angka ini naik menjadi US$ 289.3 milyar.3% per tahun pada periode yang sama. Sebagai perbandingan. http://statistics. dan penguatan infrastruktur hukum ekonomi. Menteri Keuangan dan Menteri-Menteri lain hadir dalam pertemuan-pertemuan APEC. Jepang. karena melibatkan partisipasi para Pemimpin Ekonomi negara-negara kunci di kawasan. Menteri Perdagangan. Sejak tahun 2004. Hal ini didukung oleh komitmen Menteri-Menteri Perdagangan APEC yang melakukan pertemuan setiap tahun guna mencari solusi konkret sistem perdagangan multilateral di bawah semangat Bogor Goals. Di tahun 1994. Gabungan ekonomi para anggota APEC meningkat dua kali lipat dari US$ 17.Peluang Kerja Sama APEC A PEC saat ini dianggap sebagai salah satu forum ekonomi regional terpenting di Asia Pasifik. dari sisi investasi. Selain itu. Indonesia akan memanfaatkan peluang kerja sama APEC guna memajukan kepentingan nasional dengan mengusung berbagai inisiatif diantaranya mendorong investasi infrastruktur. Kini. dan tujuh negara anggota ASEAN. Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang ekonomi nonAPEC yang hanya mencapai 1. kebijakan persaingan dunia usaha. Australia. Selain itu. Dari segi demografis. Di tahun 2011. China.apec. tata kelola publik dan perusahaan.1 triliun di tahun 1989 menjadi US$ 16.5 milyar. Kehadiran para Pemimpin dan Menteri APEC tersebut selama ini juga dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk melakukan pembahasan masalah-masalah bilateral dan regional. APEC giat membahas agenda reformasi struktural yang mencakup reformasi perundang-undangan.org/ 3 .7 triliun di tahun 1989 menjadi US$ 35.6 milyar.9 milyar. Stats APEC 2011. anggota-anggota APEC juga berkontribusi terhadap 53% GDP dunia serta 44% volume perdagangan dunia.5%. APEC memberikan kontribusi signifikan bagi terselesaikannya Putaran Uruguay di bawah perundingan General Agreement on Tariffs and Trade (GATT). APEC turut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Pasifik dan kemajuan perekonomian global. APEC merupakan organisasi yang besar karena menaungi penduduk sejumlah 2. atau terjadi peningkatan hingga hampir sepuluh kali lipat dalam 22 tahun terakhir. APEC juga memiliki peranan penting dalam memajukan agenda reformasi struktural di kawasan.7 milyar jiwa.

terdiri dari Peru. dan kerja sama pembangunan guna menjawab tantangan-tantangan tersebut. Kanada. para Pemimpin APEC menilai bahwa ke-13 Ekonomi 2010 tersebut telah mencapai kemajuan yang signifikan bagi pencapaian Bogor Goals. kerja sama fasilitasi perdagangan. Chile. APEC perlu terus memajukan ketahanan ekonomi kawasan. Meski demikian. dan mengarusutamakan isu-isu kelautan di APEC. memperkuat peran UKM dan wanita dalam kegiatan ekonomi.memperkuat kesiapsiagaan bencana. dalam hasil penilaian tersebut juga digarisbawahi bahwa masih banyak hal yang perlu dilakukan (more work remains to be done) APEC guna mencapai kawasan perdagangan dan investasi yang lebih bebas dan terbuka di Asia Pasifik di tahun 2020. Korea Selatan. dan Amerika Serikat. 4 . Selandia Baru. Hong Kong. Lebih khusus. namun kawasan ini masih memiliki tantangan yang cukup serius. dan Malaysia. Pada tahun itu. perdagangan. Hasil Penilaian Bogor Goals 2010 B erdasarkan kesepakatan para Pemimpin Ekonomi APEC di tahun 1994. APEC harus terus berupaya meningkatkan kapasitas ekonomi anggota-anggotanya untuk mendayagunakan seluruh elemen masyarakat guna berpartisipasi dan mendapatkan kontribusi dari pertumbuhan ekonomi kawasan. karena pada tahun tersebut dilakukan penilaian pencapaian Bogor Goals terhadap lima anggota Ekonomi maju. Kerja sama di APEC perlu lebih difokuskan pada hasil-hasil yang dapat memberi hasil konkrit dan berkelanjutan. Jepang. yaitu Australia. terdapat delapan Ekonomi lain yang mengajukan diri untuk dinilai secara sukarela. Singapura. Chinese Taipei. tahun 2010 merupakan salah satu tonggak penting perjalanan APEC. UNESCAP di tahun 2012 melaporkan bahwa kesenjangan ekonomi di kawasan sejak tahun 1990 naik hingga 15%. Satu hal lain yang menjadi pokok kesepakatan di tahun 2010 adalah kesepahaman dan konfirmasi mengenai relevansi dan arti penting Bogor Goals sebagai sebuah tujuan visioner untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan di Asia Pasifik. Tantangan Kerja Sama APEC M eski kerja sama ekonomi. keuangan dan pembangunan di APEC telah memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di Asia-Pasifik. Selain kelima Ekonomi maju tersebut. Tantangan pertama adalah melemahnya pertumbuhan ekonomi global akibat perlambatan ekonomi di Eropa dan AS. Tantangan lain yang dihadapi adalah masih tingginya kesenjangan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik. Meksiko.

Adapun pertemuan-pertemuan dan perkiraan waktunya tersebut antara lain: Pertemuan APEC 2013 Symposium and Informal Senior Officials’ Meeting (ISOM) SOM 1 and related meetings APEC Finance and Central Bank Deputies Meeting SOM 2 and related meetings Ministers Responsible for Trade (MRT) APEC Senior Finance Officials Meeting (SFOM) SOM 3 and related meetings Women and the Economy Summit (WES) Tanggal 6 – 7 Desember 2012 25 Januari – 7 Februari 2013 26 – 27 Februari 2013 6 – 19 April 2013 20 – 21 April 2013 22 – 23 Mei 2013 22 Juni – 6 Juli 2013 6 – 7 September 2013 Tempat Jakarta Jakarta Jakarta Surabaya Surabaya Manado Medan Bali 5 . berketahanan. diharapkan ketuanrumahan Indonesia dapat membawa manfaat positif bagi upaya mempromosikan potensi perdagangan. Sementara itu. Selain itu. investasi. dan cepat pulih di tengah krisis ekonomi. sustainable growth with equity. akan dilaksanakan pertemuan-pertemuan APEC lainnya pada tingkat menteri sektoral dan pejabat tinggi yang tersebar pada beberapa kota di Indonesia.” Kepemimpinan Indonesia pada APEC tahun 2013 akan dimanfaatkan untuk mengusung suatu visi bagi kawasan Asia Pasifik untuk mewujudkan kawasan Asia Pasifik yang tangguh. Penyelenggaraan Pertemuan P emerintah telah menetapkan bahwa pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke21 APEC tahun 2013 akan diselenggarakan di Bali. serta kebudayaan daerah dan nasional. Di bawah tema tersebut. serta peningkatan investasi. penciptaan lapangan kerja. dan ekspor Indonesia. pariwisata. Indonesia mengusung beberapa prioritas yang terkait dengan pencapaian Bogor Goals. memanfaatkan integrasi ekonomi kawasan bagi pertumbuhan ekonomi. serta peningkatan konektivitas. selama ketuanrumahan APEC Indonesia tahun 2013. Engine of Global Growth.APEC INDONESIA 2013 Tema dan Prioritas P ada tahun 2008. Perwujudan visi ini diharapkan dapat menjadikan kawasan Asia Pasifik sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi dunia. Indonesia mengajukan diri dan terpilih secara konsensus untuk menjadi ketua dan tuan rumah KTT ke-21 APEC tahun 2013. Penyelenggaraan KTT ke-21 APEC dan seluruh rangkaian pertemuan APEC di tahun 2013 di Indonesia perlu dimanfaatkan sebagai peluang untuk menunjukan peran aktif Indonesia di dalam memajukan ketahanan ekonomi regional. Tema APEC Indonesia 2013 adalah “Resilient Asia-Pacific.

una melakukan persiapan dan penyelenggaraan KTT APEC ke-21 tahun 2013 di Bali dengan sebaik-baiknya sehingga dapat berjalan dengan aman. Penanggung Jawab b. Berdasarkan Keppres tersebut.Small and Medium Enterprises Ministerial Meeting (SMEMM) Finance Ministers’ Meeting (FMM) Special Tourism Ministerial Meeting Concluding Senior Officials’ Meeting (CSOM) APEC Ministerial Meeting (AMM) APEC CEO Summit ABAC Dialogue with Leaders APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) Foreign Ministers Meeting/High Level Policy Dialogue 7 September 2013 17 – 20 September 2013 September 2013 1 – 2 Oktober 2013 4 – 5 Oktober 2013 6 – 7 Oktober 2013 7 Oktober 2013 7 – 8 Oktober 2013 tbc Bali Bali Tbc Bali Bali Bali Bali Bali Bali Kepanitiaan Nasional G I. IV. Wakil Ketua c. Susunan kepanitiaan tersebut disahkan dalam Keppres No. susunan kepanitiaan Nasional APEC Indonesia 2013 adalah sebagai berikut: Pengarah a. dan Keamanan 2. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian : Ketua Komite Ekonomi Nasional : Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian II. Hukum. Anggota : Presiden Republik Indonesia : Wakil Presiden Republik Indonesia : 1. Menteri Koordinator Bidang Politik. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional 6 . Ketua b. 22/2012 tentang Panitia Nasional Penyelenggara Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation XXI tahun 2013. Wakil Penanggung Jawab : Menteri Luar Negeri : 1. dan tertib. Ketua Wakil Ketua Sekretaris III. Menteri Perdagangan 2. Pemerintah Republik Indonesia membentuk suatu Panitia Nasional. lancar. Bidang Substansi a.

penyelenggaraan pertemuan tingkat menteri sektoral dan pembahasan agenda-agenda teknis akan dipimpin oleh Kementerian/Lembaga terkait. dan bermartabat. masyarakat. Menteri Badan Usaha Milik Negara 3. Bidang Media dan Hubungan Masyarakat a. 7 . dan memanfaatkan pertemuan APEC untuk mempromosikan potensi. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bidang Pengamanan a. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 5. kemajuan. Dari sisi keketuaan. Wakil Menteri Luar Negeri 5. Kementerian Luar Negeri akan berperan sebagai pendukung. Sekretaris Kabinet 4. Sementara itu. Dalam kaitan ini. Penanggung Jawab : Menteri Komunikasi dan Informatika b. terutama dalam memastikan konsistensi dan koherensi pembahasan dengan tema dan prioritas serta standardisasi logistik APEC Indonesia 2013 secara keseluruhan. Sebagai tuan rumah. dunia usaha. Penanggung Jawab b. dan pertemuan tahunan Menteri APEC di tahun 2013 sebagai pendukung KTT ke-21 APEC tahun 2013. masyarakat dapat menyampaikan gagasan dan pemikiran konkrit mengenai prioritas dan agenda APEC yang akan diangkat di tahun 2013 yang dipandang dapat berkontribusi langsung bagi peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi kawasan. Kementerian Luar Negeri Peran Pusat dan Daerah K esuksesan penyelenggaraan APEC Indonesia 2013 tidak dapat dilepaskan dari dukungan dan partisipasi masyarakat umum dan pemerintah daerah. Menteri Pekerjaan Umum 2. Kementerian Luar Negeri. ramah. Wakil Penanggung Jawab : Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik. Penanggung Jawab : Menteri Sekretaris Negara b. dan keunikan daerah. Wakil Penanggung Jawab VI. akan mengkoordinasi penyelenggaraan rangkaian pertemuan-pertemuan tingkat pejabat tinggi. Wakil Penanggung Jawab : 1.3. Bidang Pelaksana Konferensi Tingkat Tinggi a. pertemuan para Menteri Luar Negeri. sebagai koordinator nasional Indonesia untuk APEC. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal V. Penyelenggaraan pertemuan yang tertib dan kondusif akan meninggalkan kesan baik bagi delegasi 21 Ekonomi APEC dan menciptakan citra yang positif bagi Indonesia. dan pemerintah daerah dapat berkontribusi dengan berperan menjadi tuan rumah yang baik. Menteri Keuangan 4. : Panglima TNI : Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia VII.

Tenaga Pendukung. l. Name tag untuk Delegasi. papan penunjuk arah. Program bagi pasangan pendamping (Spouse Program) untuk Pertemuan Menteri Sektoral. mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi. Dukungan keprotokoleran. kamera foto dan video. telepon (beserta teknisi). Petugas Pendamping (Liaison Officers/LO. Kebutuhan logistik pendukung di sekitar lokasi pertemuan: spanduk. Pembentukan dan pembiayaan Panitia Pusat. proyektor dan layar. Pemerintah Pusat juga bertindak selaku Penyelenggara Konferensi dan akan bertanggung jawab terhadap pengaturan: a. Tenaga Medis dan Tamu. k. mesin pemindai dokumen. g. mesin pencetak laser berkecepatan tinggi. sistem penerjemahan simultan (simultaneous interpretation system) dan bilik (booth) penerjemah. papan nama ruang. Dukungan proses konsuler. f. Panitia. Penggandaan dokumen. akan membiayai penyewaan tempat pertemuan serta menanggung sewa kamar dan kendaraan Ketua Delegasi. Kebutuhan logistik perlengkapan pertemuan (meeting kit): tas Delegasi dan Buku Saku Delegasi (Delegate Handbook). Papan nama Ekonomi. Overpass Delegasi dan Lapel Pin untuk Pejabat Tinggi dan Menteri. b. soket daya tambahan. d. ATK. papan selamat datang. imigrasi dan karantina (CIQ). h. j. Tenaga Sukarelawan. koneksi internet kabel dan nirkabel dengan kecepatan minimum 512 kbps. Kebutuhan logistik perlengkapan kantor: komputer/laptop. monitor LCD 40”. Pendaftaran dan akreditasi. papan peta lokasi.Adapun pembagian tugas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyukseskan penyelenggaraan APEC Indonesia 2013 adalah sebagai berikut: 1. terdiri atas Kementerian Luar Negeri selaku penyelenggara Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi dan Kementerian/Lembaga terkait yang akan menyelenggarakan Pertemuan Menteri Sektoral. Pemerintah Pusat Pemerintah Pusat. c. 8 . e. mesin faksimili. banner. Media. i. mikrofon meja/konferensi dan fasilitas sistem suara audio. termasuk Host Economy Liaison Officers (HELO). Petugas Keamanan. Teknisi.

d. Dukungan petugas konsuler. Dukungan keprotokoleran. e. Transportasi: penyediaan kendaraan untuk Pejabat Tinggi dan Menteri menuju bandara-hotel-tempat pertemuan. f. .m. Koordinasi penyediaan lokasi dan ruang-ruang pendukung pertemuan. Acara pendukung (pertunjukan seni budaya dan pameran potensi ekonomi setempat). g. Rapat koordinasi di Pusat dan tempat pertemuan. n. dan memastikan kesiapan fisik serta akan bertanggung jawab terhadap pengaturan: a. prasarana. dan Tenaga Medis (honor. 9 b. Jalur imigrasi khusus Delegasi APEC. infrastruktur. Cendera mata khas daerah. Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah bertindak selaku penyedia sarana. Transportasi berupa bis Delegasi dan kendaraan penunjang menuju bandarahotel-tempat pertemuan. h. k. Brosur dan perangkat promosi daerah. Ekskursi. i. c. l. imigrasi dan karantina lokal. Meja wisata (Tour Desk). Pembentukan dan pembiayaan Panitia Daerah (honor. koneksi telepon dan faksimili. m. Pembentukan dan pembiayaan Petugas Keamanan. o. Koordinasi penyediaan akomodasi Delegasi. Tenaga Sukarelawan. konsumsi dan operasional lainnya). j. Jamuan makan siang/malam oleh Menteri/Ketua SOM. p. 2. Paket pertemuan (meeting package): jeda minum kopi dan tempat pertemuan. n. konsumsi dan operasional lainnya). Koordinasi penyediaan lokasi dan ruang-ruang utama pertemuan. Koordinasi penyediaan kapasitas listrik. Tenaga Pendukung. koneksi internet berkecepatan tinggi. o.

q. dan pengaturan ruang pertemuan. sebagai berikut: 10 . Identifikasi Kebutuhan Logistik APEC Indonesia 2013 G una memastikan konsistensi penyelenggaraan pertemuan-pertemuan APEC. komunikasi.org/About-Us/AboutAPEC/Policies-and-Procedures.apec. Sekretariat APEC juga mengelola anggaran tahunan APEC dan mengoordinasikan pelaksanaan proyek-proyek yang didanai oleh APEC. penyelenggara disarankan untuk berkoordinasi erat dengan Program Director masing-masing fora. Setiap Kementerian/Lembaga yang akan menyelenggarakan pertemuanpertemuan APEC di luar rangkaian SOM. dukungan media. manajemen informasi. Dukungan Sekretariat APEC S       ekretariat APEC yang berkedudukan di Singapura didirikan untuk memberikan dukungan teknis. Secara umum. Rapat koordinasi di daerah. dan sosialisasi publik APEC.aspx) Guna menjamin kualitas penyelenggaraan pertemuan. prosedur. Jamuan makan siang/malam oleh Gubernur dan Bupati untuk pertemuan tingkat pejabat tinggi dan tingkat menteri.p. Beberapa dokumen persidangan yang penyusunannya dapat dibantu oleh Sekretariat APEC adalah: Draft annotated agenda APEC Secretariat work on APEC developments Update of fora/sectoral activities Brochure outcomes and outlook Draft Sectoral Ministerial Statement / chair’s summary conculusion Intersessional items of work Untuk pertemuan tingkat sektoral. Sekretariat APEC mengeluarkan panduan kebutuhan logistik dalam Guidelines for Hosting APEC Meetings. kesekretariatan. teknis. telah diidentifikasi beberapa standar minimum fasilitas dan peralatan pendukung pertemuan-pertemuan APEC Indonesia 2013 yang dikembangkan berdasarkan Guidelines. perlu melakukan persiapanpersiapan dengan merujuk pada Guidelines for Hosting APEC Meetings yang dapat diunduh di: (http://www. panitia penyelenggara dapat meminta dukungan substansif secara terbatas. serta dukungan logistik sebelum dan pada saat pertemuan termasuk terkait partisipasi. dokumentasi pertemuan.

6 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata.multisoket vii. 4 proyektor dan layar pada setiap sudut ruangan ix. Ruang Pertemuan berkapasitas 100 orang: 10 ruang i. Rangkaian Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi (Senior Officials’ Meeting/SOM) Diselenggarakan selama 12-14 hari Kisaran jumlah Delegasi: 1500-2000 (belum termasuk panitia konferensi. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan minimum 1. 30 kabel jaringan area lokal minimum 512 kbps vi.1. 1 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) v. 30 mikrofon meja/konferensi dan fasilitas sistem audio. 1 telepon dengan koneksi lokal xii.3 Mbps iv. panitia pendukung daerah. petugas keamanan) Jumlah pertemuan: 90-100 sesi (15-25 fora/working groups/task force) Kebutuhan Ruangan: a. 30 soket daya tambahan . program pengolah kertas kerja. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). kamera foto dan video viii. program pengolah presentasi. Papan nama untuk setiap Ekonomi dengan nomenklatur dan pengaturan tempat duduk ruangan sebagai berikut: Keterangan: 11 . Latar belakang ruang (backdrop) ii. 10 monitor LCD 40” x. ATK xi. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan minimum 512 kbps iii.

Televisi/monitor untuk informasi persidangan Kantor Sekretariat APEC (APEC Secretariat Office): 1 ruang i. program pengolah presentasi. Sesuai kebutuhan tersebut pada butir 1. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). PIF dan Delegasi ABAC Pengaturan tempat duduk ruangan dapat berubah tergantung pertemuan/seminar/konferensi yang diadakan Pada pertemuan tingkat pejabat tinggi APEC (Senior Officials’ Meeting). 2 mesin pemindai dokumen (scanner) – dapat digabung dengan Mesin Fotokopi vi. meja delegasi Indonesia disatukan dengan meja SOM Chair b. 3 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. program pengolah kertas kerja. 1 papan dinding ukuran besar xii. 2 mesin penghancur kertas x. Ruang Pertemuan Ballroom berkapasitas 200 orang: 1 atau 2 ruang i. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan minimum 512 kbps ii. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. 5 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. program pengolah presentasi. 2 kamera film terhubung dengan Ruang Pengamatan (Viewing Room) iii.3 Mbps iii. 5 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v. 1 telepon dengan koneksi lokal dan internasional xiv. e. g. 12 .a. 10 kabel jaringan area lokal (LAN) minimum 512 kbps vii. d. PECC. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan minimum 1. 30 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. f. 1 mesin faksimili dengan koneksi lokal dan internasional xiii. program pengolah kertas kerja. ii. 1 papan tulis putih xi. ATK ix. Kotak surat untuk tiap Ekonomi dan Pejabat Peninjau (Official Observer) xv. 10 soket daya tambahan (multisoket) viii. Pencahayaan kamera Ruang Bilateral (Bilateral Room) berkapasitas minimum 10 orang: 6 ruang (juga dipersiapkan meja rapat) Ruang Bilateral (Bilateral Room) berkapasitas 30 orang: 4 ruang Ruang Bersama Delegasi (Common Delegation Room): 1 ruang i. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung c. Sesuai dengan Annex B1 pada Guidelines for Hosting APEC Meetings Kantor Ketua SOM (SOM Chair Office): 1 ruang i.   Other Participants terdiri atas Delegasi Pejabat Peninjau (Official Observer) Sekretariat ASEAN.

ATK vii. 1 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. program pengolah kertas kerja. Televisi/monitor untuk informasi persidangan Ruang Dokumentasi (Documentation Centre): 1 ruang i. 10 kabel jaringan area lokal (LAN) minimum 512 kbps vii. 5 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. 1 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v.3 Mbps iii.3 Mbps iii. 40 kotak surat x. 2 papan tulis putih x. 2 lemari kabinet untuk penyimpanan ATK dan dokumen 13 i. 10 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. Ruang Panitia Pusat/Sekretariat Substansi : 1 ruang kapasitas minimum 50 i. program pengolah kertas kerja. 17 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi (high speed laser printer) v. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan 1. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan minimum 1. 1 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. 2 telepon dengan koneksi lokal dan internasional xiii. 30 stik memori xi. 5 soket daya tambahan viii. . 2 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. 3 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi iv. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). 1 mesin penghancur kertas x.3 Mbps iii. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan minimum 512 kbps ii. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan minimum 1.sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). program pengolah presentasi. program pengolah presentasi. 1 mesin penghancur kertas ix. 2 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. ATK ix. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). 2 mesin penghancur kertas viii. 3 papan tulis putih ix. 1 mesin faksimili dengan koneksi lokal dan internasional xi. 6 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 1 papan dinding ukuran besar xi. 10 soket daya tambahanATK viii. 5 kabel jaringan area lokal (LAN) 512 kbps vii. 3 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v. 1 telepon dengan koneksi lokal dan internasional h. 1 mesin faksimili dengan koneksi lokal dan internasional xii.

k. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan minimum 512 kbps – cenderung perlu yang cukup tinggi untuk pengiriman berita ii. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). Fasilitas pertolongan pertama ii. 14 .3 Mbps iii. program pengolah kertas kerja. 1 mesin penghancur kertas x.3 Mbps iii. 10 soket daya tambahan viii. ATK ix. Televisi/monitor untuk informasi persidangan Ruang Medis (Medical Centre): 1 ruang i. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan 1. program pengolah presentasi. xiii. 10 meja tambahan untuk menyortir dokumen 2 telepon dengan koneksi lokal dan internasional Alat komunikasi HT Ruang Media (Media Centre): 1 ruang i. xiv. Fasilitas pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan umum iii. 10 kabel jaringan area lokal (LAN) 512 kbps vii. 1 buah ambulans yang siaga di tempat parkir iv. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan minimum 1. l. j. 1 mesin faksimili dengan koneksi lokal dan internasional xi. 3 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. 1 papan dinding ukuran besar vi. ATK iv. 10 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. program pengolah kertas kerja. 3 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v. program pengolah presentasi. 2 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. Televisi/monitor untuk informasi persidangan Meja Informasi (Information Desk): 2 ruang i.xii. 6 kamera foto untuk pembuatan kartu tanda pengenal (masing-masing terhubung dengan laptop dan mesin pencetak). m. 1 telepon dengan koneksi lokal dan internasional xii. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. 2 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 1 telepon dengan koneksi lokal Ruang Akreditasi (Accreditation Centre): 1 ruang i. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. 1 telepon dengan koneksi lokal vii. 1 papan tulis putih v.

1 telepon dengan koneksi lokal iv. ATK ix. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). program pengolah presentasi. 5 monitor kamera pemantau (CCTV) yang ditempatkan pada lokasilokasi strategis Ruang Petugas Logistik (Logistic Staff Office): 1 ruang i. 2 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 1 telepon dengan koneksi lokal Ruang sholat (Prayer Room): 2 ruang Ruang istirahat panitia (Committee Hospitality Room): 1 ruang Ruang merokok (Smoking Room/Area): 2 ruang o. program pengolah presentasi.3 Mbps iii. 5 soket daya tambahan viii. r. Ruang Pengamatan (Viewing Room): 1 ruang i. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan 1. program pengolah kertas kerja. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). 15 . program pengolah kertas kerja. ATK viii. Kapasitas ruangan : 70 orang Ruang Keamanan (Security Command Centre): 1 ruang i. 3 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) v. 5 kabel jaringan area lokal (LAN) 512 kbps vii. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan 1. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan 1. 10 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 6 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 1 proyektor dan layar dan sistem suara audio. 2 mesin pemindai dokumen (scanner) vii. 2 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. program pengolah presentasi. program pengolah kertas kerja. yang terhubung dengan Ruang Pertemuan Ballroom ii.iii. 3 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v. 3 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. 1 telepon dengan koneksi lokal n. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). q. s.3 Mbps iii. 2 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi vi. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. p. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii.3 Mbps iv.

Jamuan makan malam resmi beserta pertunjukan hiburan untuk para pejabat tinggi (Official Dinner) Jamuan makan siang (Working Lunch) para pejabat tinggi 6 buah bis Delegasi dengan kapasitas 20-30 penumpang (mengikuti jadwal pertemuan) 3 buah bis/van dengan kapasitas 7-15 penumpang (mengikuti jadwal kedatangan di Bandara–Hotel) 30 Sedan untuk akomodasi Head of Delegate. u. g. LO untuk Head of Delegate: 30 orang Petugas di Bandara: 2 orang per shift Petugas Ruang Pertemuan: 2 teknisi dan 5 tenaga pendukung tiap pertemuan Petugas Ruang Bilateral: 1 teknisi dan 1 tenaga pendukung tiap pertemuan bilateral Petugas Ruang Bersama Delegasi: 2 teknisi dan 1 tenaga pendukung per shift e. Sumber Daya Manusia dari Daerah a. PECC. b. c. d. f.t. 16 . c. Hospitality a. Heads of Official Observer (Sekretariat ASEAN. v. e. b. APEC Executive Director. d. w. Area pameran produk lokal (Local Attraction Desk): 1 ruang Meja wisata (Tour Desk): 1 ruang Meja kedatangan (Welcome Desk) di setiap bandara: 2 ruang Ruang/tempat strategis meletakkan televisi/monitor untuk informasi persidangan: 10 ruang/tempat (sesuai kebutuhan lapangan) Tempat Penginapan a. PIF) Jeda minum kopi (Coffee Break) Kunjungan lapangan (Site Visit) Pertunjukan budaya yang dapat melibatkan keikutsertaan Delegasi dan mencerminkan kebudayaan lokal kota penyelenggara Kamar hotel untuk 1500-2000 Delegasi (tersebar pada beberapa hotel) Kamar hotel untuk 200 Panitia b. h.

1 telepon dengan koneksi lokal xii. 10 monitor LCD 40” x. ATK xi. program pengolah presentasi. 4 proyektor dan layar pada setiap sudut ruangan ix. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). Ruang Pertemuan berkapasitas 150 orang (Ballroom ): 1 i. 6 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 30 soket daya tambahan vii. i. m. Petugas Dokumentasi: 10 orang Petugas Medis: 1 orang dokter dan 2 orang perawat per shift Petugas Akreditasi: 5 orang Petugas Keamanan: 70 orang Petugas Logistik: 10 orang Petugas Pameran: 5 orang Petugas Transportasi (bis Delegasi dan kendaraan lainnya) : 36 orang Petugas Wisata: 2 orang per shift 2. Bilik (booth) penerjemah xv.f. g. Papan nama untuk setiap Ekonomi dengan nomenklatur dan pengaturan tempat duduk ruangan sebagai berikut: 17 . Pencahayaan kamera xiv. j. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan 1. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps iii. 30 konferensi meja/konferensi dan fasilitas sistem audio. h. 2 kamera film terhubung dengan Ruang Pengamatan (Viewing Room) xiii. kamera foto dan video viii.3 Mbps iv. Pertemuan Menteri Sektoral (Sectoral Ministerial Meeting) Diselenggarakan antara 2-4 hari Kisaran jumlah Delegasi: 250 (termasuk Menteri) Jumlah pertemuan: 2-4 sesi pertemuan Kebutuhan Ruangan: a. program pengolah kertas kerja. 1 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) v. 30 kabel jaringan area lokal (LAN) 512 kbps vi. k. Latar belakang ruang (backdrop) ii. l.

2 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. 1 mesin faksimili dengan koneksi lokal dan internasional xiii. 1 papan dinding ukuran besar xii. program pengolah kertas kerja. ATK ix. program pengolah presentasi. 1 papan tulis putih xi. c. 10 kabel jaringan area lokal (LAN) 512 kbps vii. 10 soket daya tambahan viii.3 Mbps iii. 1 telepon dengan koneksi lokal dan internasional xiv. serta Delegasi ABAC  Pengaturan tempat duduk ruangan dapat berubah tergantung pertemuan/seminar/konferensi yang diadakan  Pada pertemuan tingkat pejabat tinggi APEC (Senior Officials’ Meeting). Kotak surat untuk tiap Ekonomi xv.Keterangan:  Other terdiri atas Delegasi Pejabat Peninjau (Official Observer) Sekretariat ASEAN. PECC. PIF dan. Televisi/monitor untuk informasi persidangan 18 . Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan 1. 15 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 1 mesin penghancur kertas x. Ruang Bilateral (Bilateral Room) berkapasitas 10 orang: 6 ruang Ruang Bersama Delegasi (Common Delegation Room): 1 ruang i. 3 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. 3 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). meja delegasi Indonesia disatukan dengan meja SOM Chair b.

2 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. 1 telepon dengan koneksi lokal dan internasional Ruang Panitia Pusat: 1 ruang i. 2 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v. 1 papan tulis putih xi. 2 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 6 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata.3 Mbps iii. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system) berkecepatan 1. f. ATK ix. 5 laptop dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 1 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. 1 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v. 5 kabel jaringan area lokal (LAN) 512 kbps vii. program pengolah presentasi. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system). 1 papan dinding ukuran besar xii. 5 soket daya tambahan viii. 1 mesin penghancur kertas x. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system) berkecepatan 1. 1 telepon dengan koneksi lokal dan internasional xiv.3 Mbps iii.d. koneksi internet dengan jaringan area lokal (LAN) berkecepatan 1. Kantor Sekretariat APEC (APEC Secretariat Office): 1 ruang i. program pengolah kertas kerja. program pengolah presentasi. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii.3 Mbps 19 e. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. 5 soket daya tambahan viii. 5 kabel jaringan area lokal (LAN) 512 kbps vii. . Sesuai dengan Annex B1 pada Guidelines for Hosting APEC Meetings Kantor Ketua SOM (SOM Chair Office): 1 ruang i. program pengolah presentasi. 1 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. 1 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. 1 mesin faksimili dengan koneksi lokal dan internasional xiii. g. ATK ix. 1 mesin penghancur kertas x. Televisi/monitor untuk informasi persidangan Ruang Dokumentasi (Documentation Centre): 1 ruang i. 1 mesin faksimili dengan koneksi lokal dan internasional xi. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. program pengolah kertas kerja. program pengolah kertas kerja.

h. 5 laptop Dengan sistem operasi dan program pengolah kata. vi. iv. ATK iv. 20 . xii. Fasilitas pertolongan pertama ii. j. 1 telepon dengan koneksi lokal dan internasional xii.3 Mbps iii. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system) berkecepatan 1. 1 telepon dengan koneksi lokal vii. Televisi/monitor untuk informasi persidangan Ruang Medis (Medical Centre): 1 ruang i. xi. 1 mesin penghancur kertas x. Televisi/monitor untuk informasi persidangan Meja Informasi (Information Desk): 2 ruang i. viii.3 Mbps iii. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. ATK ix. vii. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. 1 buah ambulans yang siaga di tempat parkir i. program pengolah kertas kerja. xiii. program pengolah presentasi.iii. 1 papan dinding ukuran besar vi. 2 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. 1 mesin faksimili dengan koneksi lokal dan internasional xi. 1 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. program pengolah kertas kerja. 1 laptop Dengan sistem operasi dan program pengolah kata. Fasilitas pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan umum iii. 3 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi 17 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi (high speed laser printer) 2 mesin pemindai dokumen (scanner) ATK 2 mesin penghancur kertas 3 papan tulis putih 40 kotak surat 30 stik memori 2 lemari kabinet untuk penyimpanan ATK dan dokumen 10 meja tambahan untuk menyortir dokumen 2 telepon dengan koneksi lokal dan internasional Alat komunikasi HT Ruang Media (Media Centre): 1 ruang i. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system) berkecepatan 1. 10 soket daya tambahan viii. v. program pengolah presentasi. x. 2 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v. ix. 10 kabel jaringan area lokal (LAN) 512 kbps vii. xiv. 1 papan tulis putih v.

1 mesin pemindai dokumen (scanner) vi. 1 telepon dengan koneksi lokal Ruang Pengamatan (Viewing Room): 1 ruang i. program pengolah kertas kerja. program pengolah presentasi. m.3 Mbps iii. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system) berkecepatan 1. yang terhubung dengan Ruang Pertemuan Ballroom ii.iv. 5 soket daya tambahan viii. n. 1 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi vi. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system) berkecepatan 1. program pengolah kertas kerja.3 Mbps iii. 1 laptop Dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 1 telepon dengan koneksi lokal iv. .3 Mbps iv. 2 mesin fotokopi multifungsi berkecepatan tinggi v. program pengolah kertas kerja. Kapasitas ruangan : 70 orang Ruang Keamanan (Security Command Centre): 1 ruang i. 1 telepon dengan koneksi lokal Ruang tunggu (Holding Room) untuk Menteri : 2 ruang 21 l. 2 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) v. program pengolah presentasi. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. 5 laptop Dengan sistem operasi dan program pengolah kata. 2 mesin pencetak laser berkecepatan tinggi (high speed laser printer) iv. 1 proyektor dan layar dan sistem suara audio. 5 monitor kamera pemantau (CCTV) yang ditempatkan pada lokasi-lokasi strategis Ruang Petugas Logistik (Logistic Staff Office): 1 ruang i. 5 kabel jaringan area lokal (LAN) 512 kbps vii. program pengolah presentasi. 1 telepon dengan koneksi lokal Ruang Akreditasi (Accreditation Centre): 1 ruang i. k. ATK ix. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. Koneksi internet dengan jaringan lokal nirkabel (WiFi) berkecepatan 512 kbps ii. 4 laptop Dengan sistem operasi dan program pengolah kata. o. 1 mesin pemindai dokumen (scanner) vii. 1 kamera foto iii. program peramban dan program pendeteksi virus komputer (antivirus) terbaru yang mendukung sistem pemulihan data otomatis (auto recovery system) berkecepatan 1.

Hospitality a. e. Heads of Official Observer (Sekretariat ASEAN. u. PIF) Resepsi penyambutan beserta pertunjukan hiburan (Welcome Reception) Jamuan makan siang (Working Lunch) Jamuan makan malam resmi beserta pertunjukan hiburan (Official Dinner) Jeda minum kopi (Coffee Break) Program pasangan pendamping (Spouse Program) Kunjungan lapangan (Site Visit) Kamar hotel untuk 250 Delegasi b. c. 30 sedan untuk akomodasi Menteri yang diundang/Head of Delegate. f.p. e. v. c. q. b. 22 . d. t. s. g. APEC Executive Director. PECC. Sumber Daya Manusia dari Daerah a. LO: 30 orang Petugas di Ruang Pertemuan: 2 teknisi dan 5 tenaga pendukung tiap pertemuan Petugas di Ruang Bilateral: 1 teknisi dan 1 tenaga pendukung tiap pertemuan bilateral Petugas Ruang Bersama Delegasi: 1 teknisi dan 1 tenaga pendukung per shift Petugas Ruang Dokumentasi: 3 orang d. Ruang sholat (Prayer Room): 2 ruang Ruang istirahat panitia (Committee Hospitality Room): 1 ruang Ruang merokok (Smoking Room/Area): 2 ruang Area pameran produk lokal (Local Attraction Desk): 1 ruang Meja wisata (Tour Desk): 1 ruang Meja kedatangan (Welcome Desk) di setiap bandara: 2 ruang Ruang/tempat strategis meletakkan televisi/monitor untuk informasi persidangan: 5 ruang/tempat (sesuai kebutuhan lapangan) Tempat Penginapan a. r.

k. h. Petugas Medis: 1 orang dokter dan 2 orang perawat per shift Petugas Akreditasi: 3 orang Petugas Keamanan: 70 orang Petugas Logistik: 5 orang Petugas Pameran: 5 orang Petugas Wisata: 2 orang per shift 3. Kebutuhan Logistik Tambahan pada Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi dan Pertemuan Menteri Sektoral a. cendera mata khas daerah. Tas Delegasi berisi Buku Saku Delegasi. g. c.f. 23 . pulpen dan block note Lapel Pin (untuk Ketua SOM dan Menteri yang menghadiri Pertemuan Menteri Sektoral) Overpass untuk Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi dan Pertemuan Menteri Sektoral b. brosur pariwisata. j. i.

LAMPIRAN Peta Pertemuan APEC Indonesia 2013 24 .

Logo APEC Indonesia 2013 Makna Logo Logo APEC Indonesia 2013 melambangkan proses yang dinamis dan peningkatan bertahap dari perkembangan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik. kurva lengkung ke atas melambangkan akselerasi yang dibutuhkan untuk menggerakan pertumbuhan global ke depan. fleksibilitas. dan ketahanan yang melengkung saat terhembus angin kencang. kekuatan. Sementara itu. namun kembali tegak secara elegan ke bentuk semula setelah angin berlalu. Terinspirasi dari tanaman bambu yang menyimbolkan stamina. Warna biru. 25 . Garis tegas yang tersusun ke atas melambangkan 21 Ekonomi APEC yang berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama dalam menentukan arah integrasi ekonomi kawasan. juga menggambarkan samudera dan warna dominan logo APEC. Warna kuning cerah pada empat huruf APEC menyiratkan warna matahari terbit yang melambangkan energy APEC sebagai lokomotif pertumbuhan dunia. selain melambangkan kebijaksanaan.

Struktur APEC 26 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->