Anda di halaman 1dari 6

One Sample t Test

Komang Suardika, S.Pd Pendidikan Fisika, UNDIKSHA, 2011

One Sample t Test

Oleh: Komang Suardika, S.Pd Jurusan Pendidikan Fisika, UNDIKSHA Seorang guru fisika SMA N 1 Banjar mengatakan bahwa nilai rata-rata kelas XI IPA adalah 80. Sehingga untuk membuktikan pernyataan guru fisika tersebut, maka dilakukan suatu pengujian dengan mengambil sampel secara acak sebanyak 30 sampel. Dimana ke 30 sampel ini dianggap dapat mewakili seluruh siswa kelas XI IPA. Table 1 Nilai Fisika Kelas XI IPA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Nilai Fisika Kelas XI IPA 70 72 73 74 75 77 78 79 80 81 82 84 86 88 89 90
1

One Sample t Test


Komang Suardika, S.Pd Pendidikan Fisika, UNDIKSHA, 2011

17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

91 92 93 94 81 80 79 78 77 75 74 73 72 70

Permasalahan : apakah memang benar pernyataan guru fisika tersebut bahwa rata-rata nilai fisika kelas XI IPA adalah 80 pada taraf signifikan 0,05? Untuk mengetahi hal tersebut maka dilakukan pengujian dengan one sample t test, dengan syarat utama yaitu nilai fisika kelas XI IPA tersebut harus berdistribusi normal. Uji normalitas Hipotesis ; Ho: Distrsibusi Data (nilai fisika kelas XI IPA )adalah normal Ha: Distrsibusi Data(nilai fisika kelas XI IPA) adalah tidak normal

One Sample t Test


Komang Suardika, S.Pd Pendidikan Fisika, UNDIKSHA, 2011

Kriteria Uji: Terima Ho jika Sig > 0,05 Tolak Ho jika Sig < 0,05

Dengan program SPSS 16 diperoleh output :


Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Statistic nilai fisika kelas XI IPA .124 df 30 Sig. .200* Statistic .934 Shapiro-Wilk df 30 Sig. .061

a. Lilliefors Significance Correction *. This is a lower bound of the true significance.

Pada table hasil output terlihat bahwa nilai sig > 0,05 sehingga H 0 diterima, artinya Distrsibusi Data (nilai fisika kelas XI IPA )adalah normal. Karena syarat normalitas sudah dipenuhi, maka Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap nilai rata-rata kelas XI IPA, dengan program SPSS 16, dengan langkah sebagai berikut.

One Sample t Test


Komang Suardika, S.Pd Pendidikan Fisika, UNDIKSHA, 2011

1. Input data ,seperti gambar berikut.

One Sample t Test


Komang Suardika, S.Pd Pendidikan Fisika, UNDIKSHA, 2011

2. Pilih menu Analyze Compare Means One sample T-Test, seperti gambar berikut.

3. Masukan nilai fisika kelas XI IPA ke test variabel, setelah itu klik ok. Maka akan diperoleh output sebagai berikut .

One-Sample Statistics N nilai fisika kelas XI IPA 30 Mean 80.23 Std. Deviation 7.210 Std. Error Mean 1.316

One-Sample Test Test Value = 0 95% Confidence Interval of the Difference t nilai fisika kelas XI IPA 60.954 df 29 Sig. (2-tailed) .000 Mean Difference 80.233 Lower 77.54 Upper 82.93

One Sample t Test


Komang Suardika, S.Pd Pendidikan Fisika, UNDIKSHA, 2011

Interpretasi output ; Table


One-Sample Statistics

menunjukkan ukuran statistic diskriftif nilai fisika kelas XI

IPA, N = 30 menunjukkan jumlah sampel, means atau rata rata nilai fisika kelas XI IPA = 80,23 dan simpangan bakunya sebesar 7.210. t hitung diperoleh sebesar 60,954, derajad kebebasan = 29, dan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000. Keputusan : karena uji dua arah Sig. (2-tailed)/2 =0,000/2 = 0. Dengan hipotesis sebagai berikut.

H0 : = 80 nilai rata-rata fisika kelas XI IPA adalah 80 H1 : 80 nilai rata-rata fisika kelas XI IPA adalah tidak sama dengan 80 Maka 0 < . Sehingga H0 ditolak. Artinya bahwa nilai rata-rata fisika kelas XI IPA adalah tidak sama dengan 80. Ini berarti bahwa pernyataan dari guru fisika tersebut tidak benar.