Anda di halaman 1dari 14

CASE REPORT Carcinoma NasoPharynx

Oleh : Nur Hidayah J.500.050.007 Pembimbing dr.Iwan Setiawan, Sp.THT, KL RSUD KARANGANYAR

Status Pasien
I. Identitas Pasien 1. Nama :Ny. W 2. Jenis Kelamin :Perempuan 3. Usia :72 tahun 4. Alamat :Delingan Karanganyar 5. Agama :Islam 6. Pekerjaan :Tani 7. Masuk RS :30 November 2009 8. NO.RM :15.00.76

II. Anamnesis a. Keluhan Utama : Terdapat Benjolan pada Leher kanan dibawah daun telinga. b. RPS : Pasien datang ke poli THT dengan keluhan sejak 1 tahun yang lalu merasakan ada benjolan yg semakin lama makin membesar, pada leher kanan dibawah daun telinga, sebesar telur ayam, konsistensi keras, dan terfiksir, nyeri (-), panas (-), tanda2 Peradangan (-). Telinga terasa nyeri, gemrebek, berdenging, dan pendengaran berkurang. Hidung: sering mimisan, merasa hidung tersumbat dan Pilek. Tenggorokan : Pernah berdahak campur dg darah

c. RPD -Riwayat asma disangkal -Riwayat diabetes disangkal -Riwayat alergi disangkal -Riwayat hipertensi disangkal -Sering mimisan
d. RPK -Riwayat asma disangkal -Riwayat diabetes melitus disangkal -Riwayat hipertensi disangkal

e. Anamnesis sistemik Neuro : gemetaran (-), sulit tidur (+) Kardio : Nyeri dada (-), dada berdebar-debar (-) Pulmo : sesak napas (-), batuk (-) Abdomen : diare (-), kembung (-), sulit buang air besar (-) Urologi : keluhan buang air kecil (-) Muskulo : Nyeri otot lengan atas dan bawah kanan (-)

Thorak : Inspeksi : simetris, tidak ada ketinggalan gerak, tidak ada retraksi, pernapasan spontan. Palpasi : tidak ada ketinggalan gerak, fremitus kanan-kiri sama. Perkusi : Redup Auskultasi : vesikuler, wheezing (-), ronki (-)

III. Pemeriksaan Fisik a.Status Generalis KU : CM, gizi baik Kepala : dbn Leher : simetris, pembesaran KGB (+), massa abnormal (+) pda Leher sebelah Kanan dibawah daun telinga, hoarseness (-) Mata : Simetris, conjungtiva anemis (-), sklera ikterik (-), ptosis (-), Strabismus (-).

Abdomen : o Inspeksi : Simetris, darm contour (-), darm steifung (-), tidak ada bekas luka operasi. o Auskultasi : peristaltik usus normal o Perkusi : timpani tersebar merata di keempat kuadran abdomen o Palpasi : tidak teraba massa, tidak ada nyeri tekan Ekstremitas : tidak ada edema, tidak ada bekas luka operasi

b. Status Lokalis Telinga kiri : serumen(-), membrana timpani dbn, perforasi (-), cairan (-). Telinga kanan : serumen (-),membrana timpani dbn, perforasi (-), cairan (-). Terdapat Benjolan sebesar telur ayam di Leher dibawah daun telinga kanan. Hidung : Rinoskopi anterior septum deviasi (-), konka media eutropi, mukosa dbn, I fenomena tak terlihat gerakan palatum. Rinoskopi posterior pasien tidak kooperatif Laringoskopi indirek : tonsil dbn, mukosa rata, post nasal drip (-)

IV. Pemeriksaan penunjang -Foto Ro Tengkorak AP, posisi waters -CT-scan Nasofaring -Pmx Lab darah rutin - Foto Ro. Thorax -Pemeriksaan Aspirasi jarum halus -Pemeriksaan Serologi (titer Antibodi thd Virus Ebstein-Barr)
V. Diagnosis Klinis - Carsinoma nasofaring

VI. Diagnosis Banding -Pembesaran Kel getah bening Leher karena sebab Lain.

VII. Terapi - Pilihan utama : Radioterapi Radioterapi dg radiasi eksterna (pesawat Co60) atau dg Akselerator Linier. Dosis radiasi Dosis radiasi umumnya berkisar antara 6000 7000 rad, dalam waktu 6 7 minggu dengan periode istirahat 2 3 minggu (split dose). Alat yang biasanya dipakai ialah cobalt 60, megavoltageorthovoltage.

Syarat-sarat bagi pasien yang akan di radio terapi : Keadaan umum baik Hb> 10 g% Leukosit > 3000/mm3 Trombosit > 90.000 mm3

VIII. Pognosis : Secara keseluruhan, angka bertahan hidup 5 tahun adalah 45 %. Prognosis diperburuk oleh beberapa faktor, seperti : - Stadium yang lebih lanjut. - Usia lebih dari 40 tahun - Laki-laki dari pada perempuan - Ras Cina dari pada ras kulit putih - Adanya pembesaran kelenjar leher - Adanya kelumpuhan saraf otak adanya kerusakan tulang tengkorak - Adanya metastasis jauh

Terima Kasih