Anda di halaman 1dari 4

Bagas Pranowo sebagai Mas Ican Danastri P P sebagai Asti Dea Safierra N P sebagai Ibu Pratika A L sebagai Bu Hermawati

Rega Eka sebagai Mas Aan Wahyu Helmy sebagai Nana

Bu Hermawati : Ayo, Danastri, maju, ceritakan pengalamanmu yang unforgetable! Asti : Lho, saya? (sambil beranjak maju)

Bu Hermawati : Tentang apa ceritamu, Danastri? Asti : Tentang sepupu saya, bu. Begini ceritanya.

(Panggung berganti menjadi di ruang keluarga rumah nenek) Asti Mas Ican Asti : (membaca buku) : (Tidur lalu bangun kemudian berjalan dan kejang) : Hahaha, Mas Ican ngapain? Lucu banget!

Bukkk! Mas Ican membentur pintu Asti Mas Aan : Lho, mas, mas, Mas Ican kenapa? Mas Aan! Mas Aan! : Lho, As! Kamu apain Mas Ican?

Tanggal 26 April 2009, sehari sebelum UNAS SMP, malam hari. (di rumah Asti) Mas Aan : As, kamu nggak ngucapin selamat ulang tahun ke Mas Ican ta? Mas Ican ulang tahun lho hari ini. : Iya sudah tahu. Ntar aja deh kalau ketemu. Sekarang aku mau belajar, besok UNAS. : Ya sudah, belajar yang rajin sana biar pinter.

Asti Mas Aan

(3 hari kemudian, hari terakhir UNAS) Asti Nana : Na, gimana tadi? Bisa kan? : Bisa dong

(berbincang-bincang, lalu ibu Asti menelepon) Asti Ibu Asti Ibu Asti Ibu Asti Ibu Asti Ibu Asti Nana Asti Nana Asti Nana Asti Nana : Halo. Ada apa bu? : Sudah pulang asti? : Sudah, barusan keluar. Kenapa? : Sudah denger kabar? : Kabar apa? : Mas Ican nggak ada. : Ha? Nggak ada? Kemana emang? : Ya nggak ada. Sudah meninggal, Asti. : Hah?! Terus? : Ya sudah sekarang kamu ke gerbang, Mas Aan sudah jemput. : Ha? I-iya... (menutup telpon, lalu diam) : Lho? Ada apa ti? : (diam) : Tiiii?? Ada apaaaa?? : Mas sepupuku meninggal, na (dengan suara lirih) : Lho? Innalillahi... turut berduka ya asti :o : Iya, Na. Ayo, ke gerbang. Mas Aan sudah jemput : Ya sudah, ayo. (menuju gerbang)

(Panggung berubah menjadi rumah Uti Asti) Asti Ibu : (Melangkah perlahan ke arah jenazah Mas Ican) : Mas Ican kejang waktu dia lagi tidur. Dia tidur sambil tengkurap, wajahnya tertutup bantal. Dia kehabisan nafas, ti. : (Kepada Mas Ican) Mas Ican, selamat ulang tahun, ya. Maaf telat ngucapinnya...

Asti

(Panggung kembali menjadi di suasana kelas) Asti : Begitulah, bu, cerita dari saya.

Bu Hermawati : Terimakasih, Danastri. Ceritamu sungguh menarik (terharu)

Analisis Naskah Drama: 1. Tema 2. Alur 3. Latar : Kejadian tak terduga yang tak terlupakan : Drama ini menggunakan alur mundur (flashback) : a. Tempat : Rumah Asti, Rumah Uti, Sekolah, kelas b. Waktu : Malam hari dan siang hari c. Suasana : Santai dan sedih 4. Tokoh dan penokohan : a. Asti : kurang perhitungan dan melankolis b. Mas Aan : santai, tidak terlalu terbebani oleh hidup c. Nana : peduli, teman yang baik d. Ibu : keibuan e. Bu Hermawati : peka terhadap perasaan muridnya Sudut pandang Amanat Peran : Drama ini menggunakan sudut pandang orang pertama pelaku utama : Jangan menunda-nunda pekerjaan sebelum terlambat : a. Protagonis : diri Asti yang ingin mengucapkan selamat ulang tahun ke Mas Ican b. Antagonis : diri Asti yang menunda untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Mas Ican