Anda di halaman 1dari 13

Indera Penciuman / Pencium = Hidung

Hidung adalah indera yang kita gunakan untuk mengenali lingkungan sekitar atau sesuatu
dari aroma yang dihasilkan. Kita mampu dengan mudah mengenali makanan yang sudah
busuk dengan yang masih segar dengan mudah hanya dengan mencium aroma makanan
tersebut. Di dalam hidung kita terdapat banyak sel kemoreseptor untuk mengenali bau.
-----------------
anatomi dan fisiologi penafasan bagian atas yaitu:

Rongga Hidung
Hidung meliputi bagian eksternal yang menonjol dari wajah dan bagian internal berupa
rongga hidung sebagai alat penyalur udara. Hidung bagian luar tertutup oleh kulit dan
disupport oleh sepasang tulang hidung. Rongga hidung terdiri atas :

Vestibulum yang dilapisi oleh sel submukosa sebagai proteksi


Dalam rongga hidung terdapat rambut yang berperan sebagai penapis udara
Struktur konka yang berfungsi sebagai proteksi terhadap udara luar karena strukturnya
yang berlapis
Sel silia yang berperan untuk mlemparkan benda asing ke luar dalam usaha untuk
membersihkan jalan napas
Bagian internal hidung adalah rongga berlorong yang dipisahkan menjadi rongga hidung
kanan dan kiri oleh pembagi vertikal yang sempit, yang disebut septum. Masing-masing
rongga hidung dibagi menjadi 3 saluran oleh penonjolan turbinasi atau konka dari
dinding lateral. Rongga hidung dilapisi dengan membran mukosa yang sangat banyak
mengandung vaskular yang disebut mukosa hidung. Lendir di sekresi secara terus-
menerus oleh sel-sel goblet yang melapisi permukaan mukosa hidung dan bergerak ke
belakang ke nasofaring oleh gerakan silia.

Rongga hidung dimulai dari Vestibulum, yakni pada bagian anterior ke bagian posterior
yang berbatasan dengan nasofaring. Rongga hidung terbagi atas 2 bagian, yakni secara
longitudinal oleh septum hidung dan secara transversal oleh konka superior, medialis, dan
inferior.

Hidung berfungsi sebagai saluran untuk udara mengalir ke dan dari paru-paru. Jalan
napas ini berfungsi sebagai penyaring kotoran dan melembabkan serta menghangatkan
udara yang dihirupkan ke dalam paru-paru. Hidung bertanggung jawab terhadap olfaktori
atau penghidu karena reseptor olfaksi terletak dalam mukosa hidung. Fungsi ini
berkurang sejalan dengan pertambahan usia.

Terdapat 3 fungsi Rongga Hidung, antara lain :


a. Dalam hal pernafasan, udara yang diinspirasi melalui rongga hidung akan menjalani
tigs proses yaitu penyaringan (filtrasi), penghangatan, dan pelembaban. Penyaringan
dilakukan oleh membran mukosa pada rongga hidung yang sangat kaya akan pembuluh
darah dan glandula serosa yang mensekresikan mukus cair untuk membersihkan udara
sebelum masuk ke Oropharynx. Penghangatan dilakukan oleh jaringan pembuluh darah
yang sangat kaya pada ephitel nasal dan menutupi area yang sangat luas dari rongga
hidung. Dan pelembaban dilakukan oleh concha, yaitu suatu area penonjolan tulang yang
dilapisi oleh mukosa.

b. Epithellium olfactory pada bagian meial rongga hidung memiliki fungsi dalam
penerimaan sensasi bau.

c. Rongga hidung juga berhubungan dengan pembentukkan suara-suara fenotik dimana ia


berfungsi sebagai ruang resonansi.

2. Faring
Faring merupakan saluran yang memiliki panjang kurang lebih 13 cm yang
menghubungkan nasal dan rongga mulut kepada larynx pada dasar tengkorak. Faring
terdiri atas:

a. Nasopharinx
ada saluran penghubung antara nasopharinx dengan telinga bagian tengah, yaitu Tuba
Eustachius dan Tuba Auditory
ada Phariyngeal tonsil (adenoids), terletak pada bagian posterior nasopharinx, merupakan
bagian dari jaringan Lymphatic pada permukaan posterior lidah
b. Oropharynx

Merupakan bagian tengah faring antara palatum lunak dan tulang hyoid. Refleks menelan
berawal dari orofaring menimbulkan dua perubahan, makanan terdorong masuk ke
saluran pencernaan (oesephagus) dan secara simultan katup menutup laring untuk
mencegah makanan masuk ke dalam saluran pernapasan

c. Laringopharynx
Merupakan posisi terendah dari faring. Pada bagian bawahnya, sistem respirasi menjadi
terpisah dari sistem digestil. Makanan masuk ke bagian belakang, oesephagus dan udara
masuk ke arah depan masuk ke laring.

3. Laring
Laring tersusun atas 9 Cartilago ( 6 Cartilago kecil dan 3 Cartilago besar ). Terbesar
adalah Cartilago thyroid yang berbentuk seperti kapal, bagian depannya mengalami
penonjolan membentuk “adam’s apple”, dan di dalam cartilago ini ada pita suara. Sedikit
di bawah cartilago thyroid terdapat cartilago cricoid. Laring menghubungkan
Laringopharynx dengan trachea, terletak pada garis tengah anterior dari leher pada
vertebrata cervical 4 sampai 6.
Fungsi utama laring adalah untuk memungkinkan terjadinya vokalisasi. Laring juga
melindungi jalan napas bawah dari obstruksi benda asing dan memudahkan batuk. Laring
sering disebut sebagai kotak suara dan terdiri atas:
a. Epiglotis : daun katup kartilago yang menutupi ostium ke arah laring selama menelan
b. Glotis : ostium antara pita suara dalam laring
c. Kartilago Thyroid : kartilago terbesar pada trakea, sebagi
Apa yang anda cium saat lewat di depan penjual sate
padang yang sedang memanggang daging sate? Tentu
saja aroma yang membangkitkan selera tercium oleh
kita dan ujung-ujungnya kita pun makan sate padang
yang nikmat.

Bagaimana sih cara alat indera tubuh manusia yang


bernama hidung menerima dan merasakan bau yang ada
di sekeliling kita, yuk kita pelajari.

Saat manusia baru lahir indera penciuman nya lebih kuat dari manusia dewasa karena
dengan indera ini bayi dapat mengenali ibunya. Asal tahu saja indera penciuman manusia
dapat mendeteksi 2000 - 4000 bau yang berbeda.

Bagian-bagian hidung manusia

Hidung manusia di bagi menjadi dua bagian rongga yang sama besar yang di sebut
dengan Nostril. Dinding pemisah di sebut dengan septum, septum terbuat dari tulang
yang sangat tipis. Rongga hidung di lapisi dengan rambut dan membran yang mensekresi
lendir lengket.

Rongga hidung (nasal cavity) berfungsi untuk mengalirkan udara dari luar ke
tenggorokan menuju paru paru. Rongga hidung ini di hubungkan dengan bagian belakang
tenggorokan. Rongga hidung di pisahkan oleh langit-langit mulut kita yang di sebut
dengan Palate.

Mucous membrane berfungsi mengahangatkan udara dan melembabkannya. Bagian ini


membuat mucus (lendir atau ingus) yang berguna untuk menangkap debu, bagkteri, dan
partikel-partikel kecil lainnya yang dapat merusak paru-paru.

Cara kerja alat penciuman (hidung) manusia

Indera penciuman mendeteksi zat yang melepaskan molekul-molekul di udara. Dia atap
rongga hidung terdapat olfactory epithelium yang sangat sensitif terhadap molekul-
molekul bau, karena pada bagian ini ada bagian pendeteksi bau(smell receptors).
Receptor ini jumlahnya sangat banyak ada sekitar 10 juta.

Ketika partikel bau tertangkap oleh receptor, sinyal akan di kirim ke the olfactory bulb
melalui saraf olfactory. Bagian inilah yang mengirim sinyal ke otak dan kemudian di
proses oleh otak bau apakah yang telah tercium oleh hidung kita, apakah itu harumnya
bau sate padang atau menyengat nya bau selokan.
Hidung

Hidung terdiri daripada bahagian eksternal dan internal. Bahagian

eksternal terdapat dipermukaan muka dan terdiri daripada rangka

penyokong yang dibentuk oleh tulang dan rawan. Rangka hidung diliputi

oleh kulit dan permukaan dalamnya dilapisi oleh membran mukus. Di

bawah hidung terdapat dua pembukaan yang disebut lubang hidung

atau nares eksternal. Bahagian internal hidung terdiri daripada kaviti

yang besar di tengkorak terletak atas dari mulut dan di antara dua kaviti

orbit. Bahagian dalam hidung eksternal dan internal dibahagikan

kepada bahagian kanan dan kiri oleh pembahagi vertikal yang dikenali

sebagai septum hidung. Setiap kaviti hidung mempunyai atap, lantai,

dinding lateral dan dinding medial (septum hidung). Kaviti hidung

membuka di anterior melalui lubang hidung. Posterior, kaviti ini

berhubung dengan farinks melalui pembukaan hidung internal.

Fungsi Hidung

Bulu hidung di dalam kaviti hidung menapis debu dan mikroorganisma

dari udara yang masuk dan lapisan mukus yang memerangkapnya.

Bekalan darah yang banyak ke membran mukus membantu mengawal


udara yang masuk menjadi hampir sama dengan suhu badan di

samping melembabkannya. Selain itu hidung juga berfungsi sebagai

organ untuk membau kerana reseptor bau terletak di mukosa bahagian

atas hidung. Hidung juga membantu menghasilkan dengungan (fonasi).


Kita memiliki hidung berlubang disebelah kiri dan disebelah kanan, apakah fungsinya
sama untuk menghirup dan membuang nafas?

Sebenarnya fungsinya tidak sama dan dapat kita rasakan perbezaannya; sebelah kanan
mewakili matahari (mengeluarkan panas) dan sebelah kiri mewakili bulan
( mengeluarkan sejuk).

Jika sakit kepala, cubalah menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafaslah melalui
hidung sebelah kiri dan lakukan kira-kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh.

Jika Anda merasa penat, lakukan terbalik-balik. Tutup lubang hidung sebelah kiri dan
bernafaslah melalui hidung sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasakan
segar kembali.

Perempuan bernafas lebih dengan hidung sebelah kiri, sehingga hatinya mudah sejuk.

Laki-laki bernafas lebih dengan hidung sebelah kanan, sehingga mudah marah.

Apakah Anda ada memperhatikan pada saat bangun tidur, lubang hidung sebelah mana
yang bernafas lebih cepat ? Sebelah kiri atau kanan ?

Jika lubang hidung sebelah kiri bernafas lebih cepat, anda akan merasa sangat penat.
Tutuplah lubang hidung sebelah kiri dan gunakan lubang hidung sebelah kanan untuk
bernafas, Anda akan merasa segar kembali dengan cepat.

Cara tersebut boleh diajarkan kepada anak-anak, tetapi efeknya akan lebih baik
diterapkan kepada orang dewasa.

Selalulah mencuba terapi pernafasan ini, tubuh anda akan merasa sangat tenang sekali
(rileks).

p/s : setara mana keberkesanan nya..marilah kita cuba..


A. SALESMA(COLD) DAN INFLUENZA(FLU)

Salesma dan infuenza merupakan infeksi pada alat pernapasan yang disebabkan oleh
virus, dan umumnya dapat menyebabkan batuk, pilek, sakit leher dan kadang-kadang
panas atau sakit pada persendian. Gejala yang mengiringi diantaranya mencret ringan,
terutama pada anak kecil.

Salesma dan influenza hampir selalu sembuh sendiri tanpa obat. Jangan gunakan
penicillin, tetracycline atau antibiotika lainnya, karena obat-obatan ini sama sekali tidak
menyembuhkan dan dapat menimbulkan bahaya. Hal yang dilakukan saat menemui
anggota keluarga memiliki gejala salesma:

1. Minum air panas dan cukup istirahat.


2. Aspirin atau acetaminophen dapat menurunkan panas dan menghilangkan sakit
kepala. Tablet-tablet salesma yang lebih mahal tidak lebih manjur daripada
aspirin. Jadi, mengapa Anda harus memboroskan uang?
3. Tetaplah makan seperti biasa, karena tidak ada pantangan mengonsumsi sesuatu.

Cara mengobati batuk dan hidung tersumbat:

Jika salesma atau influenza berlangsung lebih dari satu minggu, atau telah timbul panas,
batuk ditambah dengan keluarnya banyak lendir beserta nanah (dahak), bernapas dalam
kondisi cepat dan dangkal, atau mengalami sakit dada, maka terdapat kemungkinan si
penderita mengalami radang cabang tenggorokan (bronchitis) atau radang paru-paru
(pneumonia). Dalam keadaan ini diperlukan antibiotika. Bahaya terjadinya radang paru-
paru lebih besar pada orang-orang berusia lanjut dan yang menderita gangguan paru-paru
seperti bronchitis menahun.

Sakit tenggorokan atau sakit leher sering kali merupakan bagian dari salesma. Tidak
diperlukan obat khusus, tetapi kumur dengan air hangat akan membantu proses
penyembuhan. Jika sakit leher terjadi secara mendadak, disertai panas tinggi,
kemungkinannya adalah strep throat (sakit leher karena infeksi streptoccus). Dalam
keadaan ini diperlukan pengobatan khusus.

Pencegahan Salesma:

1. Nutrisi makanan yang bermutu akan membantu pencegahan penyakit salesma.


Mengonsumsi jeruk, tomat dan buah-buahan lain yang mengandung vitamin C
sangat dianjurkan.
2. Bertentangan dengan kepercayaan umum, salesma bukan terjadi karena
kedinginan atau kehujanan. Salesma ditularkan oleh seseorang yang telah
menderita infeksi melalui vektor udara.
3. Untuk mencegah penularan kepada orang lain, maka penderita harus makan dan
tidur terpisah dari anggota keluarga lain terutama menjauhi bayi. Ia harus
menutup hidung atau mulutnya ketika batuk atau bersin.
4. Untuk mencegah agar salesma tidak menimbulkan sakit telinga, jangan
menghembus ingus kuat-kuat, hapus saja ingus anda. Ajarkan anak-anak agar
melakukan hal yang sama.

B. HIDUNG YANG TERSUMBAT DAN PILEK

Hidung yang tersumbat atau pilek dapat terjadi karena salesma atau alergi. Banyak lendir
dalam hidung menyebabkan infeksi telinga pada anak-anak atau gangguan sinus
(peradangan gawat dan berlangsung lama pada rongga tulang yang berhubungan dengan
rongga hidung) pada orang dewasa.

Untuk melegakan hidung yanng tersumbat, dapat dilakukan tindakan sebagai berikut:

1. Pada anak-anak kecil, hisaplah dengan hati-hati ingus atau lendir dari hidung
dengan menggunakan balon penghisap atau sempritan tanpa jarum suntik.
2. Orang dewasa dan anak-anak remaja dapat menghirup air garam kedalam
hidungnya. Tindakkan ini akan mencairkan lendir.
3. Bernapas dalam uap air panas akan melegakan hidung yang tersumbat.
4. Hapuslah ingus Anda, tetapi jangan menghembuskan ingus kuat-kuat, karena
tindakan ini dapat menimbulkan sakit telinga dan infeksi sinus.
5. Penderita yang sering mengalami sakit telinga atau gangguan sinus dapat
mencegahnya dengan memakai tetes hidung decongestan seperti phenyleprine.
Setelah menghirup sedikit air garam, teteskan obat tersebut dalam hidung sebagai
berikut:

Miringkan kepala, kemudian teteskan 2 atau 3 tetes ke dalam lubang hidung sebelah
bawah. Tunggu beberapa menit dan lakukan hal yang sama pada lubang lainnya.

C. GANGGUAN SINUS (SINUSITIS)

Sinusitis merupakan peradangan sinus, yaitu rongga-rongga dalam tulang yang


berhubungan dengan rongga hidung, yang gawat dan biasanya terjadi dalam waktu
menahun (kronis).

Tanda-tanda:

1. Sakit pada muka di sekitar mata. Pada daerah ini jika Anda mengetuk tulang atau
menundukkan kepala, muka akan terasa sakit.
2. Hidung sering kali tersumbat oleh adanya nanan atau ingus yang kental.
3. Kadang-kadang diikuti oleh panas.

Pengobatan:

1. Hirup sedikit air garam ke dalam hidung


2. Letakkan kompres hangat di bagian wajah
3. Gunakan tetes hidung decongestan seperti phenyleprine
4. Antibiotika seperti tetracyclin, ampicilin, atau penicillin, bisa digunakan untuk
meredakan sinus.
5. Jika si penderita kondisinya tidak membaik, segera minta pertolongan dokter.

D. PERADANGAN HIDUNG KARENA ALERGI (RHINITIS ALLERGICA)

Rhinitis Allergica disebabkan oleh adanya reaksi alergi pada hidung yang ditimbulkan
oleh masuknya substansi asing ke dalam saluran tenggorokan.

Pengobatan:

Gunakan antihistamin seperti chlorpheniramine, dimenhydrinate, yang biasanya dijual


untuk mengobati mabuk perjalanan.

Pencegahan:

Carilah penyebab terjadinya alergi, seperti debu; bulu ayam; tepung sari bunga; jamur,
dan usahakan untuk menghindari benda-benda tersebut.
1) Saluran Lubang Hidung (Nares Anterior)
Adalah saluran-saluran di dalam lubang hidung. Saluran-saluran itu bermuara
kedalam bagian yang dikenal sebagai rongga hidung (vestibulum). Vestibulum
itu dilapisi dengan epitelium organ yang bersambung dengan kulit. Lapisan ini
memuat sejumlah kelenjar sebasea yang ditutupi oleh buluh kasar. Kelenjar-
kelenjar itu bermuara ke dalam rongga hidung.

2) Hidung
Ujung hidung ditunjang oleh tulang rawan dan pangkal hidung ditunjang oleh
tulang nasalis. Kedua lubang hidung menghubungkan atmosfer dengan rongga
hidung. Rongga hidung dibatasi oleh dua tipe mukosa, yaitu mukosa respirasi
hangat dan jalannya masuk udara dan mukosa olfaktory yang berisi receptor-
receptor saraf pembau. Rongga hidung dibagi menjadi dua kanan dan kiri oleh
septum nasalis.
a. Bagian depan septum ditunjang oleh tulang rawan
b. Bagian belakang ditunjang oleh tulang vomer dan tonjolan tulang ethmoid.
Batas-batas rongga hidung adalah bagian bawah (tulang palatum, maksila);
bagian samping (tulang maksila, konkha nasalis inferior, ethmoid); bagian atas
(tulang ethmoid) dan bagian tengah (septum nasalis).
Rambut-rambut kasar yang bertujuan untuk menjaring debu-debu kasar dan
serangga.
Pada dinding lateral terdapat 3 tonjolan yang disebut :
1. Konkha nasalis superior
2. Media
3. Inferior
Maka udara pernapasan akan mengalir melalui celah-celah ketiga tonjolan
tersebut dan udara inspirasi akan dipanaskan oleh darah di dalam kapiler dan
dilembabkan oleh lender yang disekresikan oleh sel goblet.
Juga debu-debu udara pernapasan dapat diperangkap oleh lendir-lendir
digerakkan oleh silia ke belakang menuju faring.
Sel-sel pembau berhubungan dengan saraf otak pertama (nervus alfaktorius).
Empat rongga paranasal berhubungan dengan rongga hidung:
Sinus maksilaris
Frontalis
Ethmoidal
Sfenoidal
Kesebalah atas rongga hidung berhubungan dengan kelopak mata melalui
duktus lakminalis. Disebelah belakang rongga hidung berhubungan dengan
masofaring melalui dua lubang yang disebelah koane.
Fungsi hidung, terdiri dari :
Bekerja sebagai saluran udara pernapasan
Sebagai penyaring udara pernapasan yang dilakukan oleh bulu-bulu hidung
Dapat menghangatkan udara pernapasan oleh mukosa
Membunuh kuman-kuman yang masuk bersama-sama udara pernapasan oleh
leukosit yang terdapat dalam selaput lender (mukosa) atau hidung.
struktur hidung
STRUKTUR HIDUNG
SISTEM OLFAKTORY