Anda di halaman 1dari 2

INISIASI MENYUSU DINI

AMANDA KURNIASIH

IMD Berlangsung minimal 30 menit sampai 60 menit. Setelah selesai menyusu awal, bayi baru dipisahkan untuk ditimbang, diukur, dicap, diberi vitamin K dan tetes mata. Kemudian dibedong Keuntungan lain dari IMD 1. Bagi ibu, dapat merangsang pelepasan plasenta menjadi lebih cepat 2. Terjadi bonding, yaitu pelekatan awal antara ibu dan bayi

INISIASI MENYUSU DINI (IMD)

Bayi dibiarkan untuk mencari sendiri putting susu ibunya (Bayi tidak dipaksakan ke putting susu)

Catatan: Jangan membasuh payudara dengan air/apa pun sebelum bayi menyusu. Hal itu dapat menghilangkan bau alami payudara yang dicari oleh bayi

P R O G R A M S T U D I I L M U K E P E R A W A T A N U G M

Ibu Perlu didukung untuk mengenali perilaku bayi sebelum menyusu Perilaku bayi: 1. Pertama mungkin bayi akan diam & merasakan kehangatan kulit ibu 2. Bayi akan menghisap kedua jempol karena mengandung makanan bayi seperti dalam kandungan 3. Setelah bayi menyadari jempol tidak mengeluarkan makanan, dia akan mencari sesuatu yang baunya mirip dengan jempol yaitu puting susu

U N I V E R S I T A S G A D J A H 2 0 1 3

M A D A

MINTA PA DA BI DA N UNTUK I MD

Apa itu IMD?

Adalah Membantu ibu melakukan inisiasi menyusu dalam waktu 30 menit setelah persalinan Inisiasi menyusu dini terdiri atas dua komponen utama, yaitu kontak kulit dan upaya menyusu (sunkling). Bayi harus diletakkan di dada ibu dan diberikan kesempatan untuk menyusu secara dini. Minimal selama 60 menit setelah persalinan. APa Keuntungan IMD? Mempertahankan kehangatan bayi Mempercepat dan mengefektifkan kemampuan
menyusu dan bayi

APA ITU KOLOSTRUM? ASI Pertama yang keluar setelah persalinan, berwarna agak kekuningan (lebih kental dari ASI). Jumlah kolostrum sedikit, maka perlu segera dihisap agar produksi bertambah. Kolostrum ada di 7 hari pertama. Manfaat:

APA yang DIPERLUKAN untuk IMD? 1. Siapkan selimut

dan topi untuk bayi agar saat

melakukan IMD tetap dalam keadaan hangat LANGKAH-LANGKAH IMD

Bayi mendapatkan kolostrum pada saat menyusu


pertama.

Membantu kontraksi uterus, pelepasan plasenta


yang lebih cepat, penurunan jumlah kehilangan darah pada ibu.

Pengeluaran mekanium lebih dini, sehingga menurunkan intesitas uterus normal pada BBL.

Keberhasilan menyusu awal dan jangka panjang. Memperbaiki peran dalam mempercepat perkembangan syaraf bayi.

1. Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA (immunoglobulin) untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi seperti selaput paru-paru, usus, tenggorokan. IgA juga bermanfaat untuk menambal lubang pada usus bayi yang belum terbentuk sempurna sehingga dapat mencegah diare. 2. Kolostrum mengandung protein,vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran. 3. Kolostrum mengandung faktor pertumbuhan yang membantu kematangan saluran pencernaan bayi untuk berfungsi efektif. Sehingga kuman dan zat alergi sulit masuk ke badan bayi. 4. Membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan. Hal ini dapat mengatasi masalah zat dalam tubuh bayi yang menyebabkan bayi kuning (bilirubin) atau dapat mengurangi kelebihan bilirubin. Kelebihan bilirubin terjadi karena belum sempurnanya mekanisme pengaturan jumlah sel darah merah pada tubuh bayi. 5. Kolostrum juga mengandung beberapa zat dalam jumlah yang tinggi seperti natrium, kalium dan kolesterol. Kombinasi zat ini ampuh untuk perkembangan jantung, otak serta sistem saraf pusat bayi.

Setelah lahir, dipotong tali pusarnya, bayi secepatnya dikeringkan seperlunya (Kecuali kedua tanganya) tanpa menghilangkan vernix (kulit putih)

Bayi kemudian ditengkurapkan di dada atau perut ibu, dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu. Beri selimut di atasnya dan topi (jangan sampai mengganggu pergerakan bayi)