Anda di halaman 1dari 1

*Contoh Kasus JUSTICE

Dr.Erni yang sedang bertugas di poliklinik umum suatu rumah sakit kedatangan seorang pasien bapak-bapak, pasien berumur 40 tahun, dengan keluhan mual, muntah, nyeri, pada ulu hati. Nyeri pada ulu hati yang dirasakan pasien tidak disertai dengan nyeri dada. Pasien mengaku sering terlambat makan dan pernah sebelumnya mengalami gejala yang sama. Sementara keluhan sakit kepala dan demam disangkal oleh pasien. Oleh dr.Erni pasien diperiksa secara menyeluruh dan pasien di diagnosa menderita penyakit Gastritis, sehingga pasien harus diterapi. Namun karena pasien hanya seorang supir taksi, sehingga dr.Erni menganjurkan untuk tetap diterapi, namun dengan menggunakan obat-obatan generik yang lebih terjangkau. Pasien pun menyetujuinya, sehingga dr.Erni pun memberikan resep obat untuk pasien kurang mampu tersebut.