Anda di halaman 1dari 2

ALIRAN BEHAVIOURISTIK

A.

Aliran behavioristik.

Aliran behavioristik yang banyak digunakan dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran selama ini kurang dapat menjawab masalah-masalah sosial. Pendekatan ini banyak dianut dalam praktikpraktik pendidikan dan pembelajaran mulai dari pendidikan tingkat yang paling dini hingga pendidikan tinggi, namun ternyata tidak mampu menjawab masalahmasalah dan tuntutan kehidupan global. Hasil pendidikan tidak mampu menumbuhkembangkan anak-anak untuk lebih menghargai perbedaan dalam konteks sosial budaya yang beragam. Mereka kurang mampu berprkir kreatif, kritis dan produktif, tidak mampu mengambil keputusan, memecahkan masalah, dan berkolaborasi, serta pengelolaan diri. Artinya, behavioristik kurang mampu menjelaskan proses belajar yang komplek, hasil belajar tidak hanya abervable, terlalu menyederhanakan masalah belajar yang sesungguhnya. Tidak semua hasil belajar bisa diamati. Melupakan proses mental peserta didik yang terjadi dalam proses pembelajaran. Peserta didik hanya pasif.