91

DAFTAR PUSTAKA

Andi PF. 2006. Arahan Perwilayahan Komoditas Unggulan di Kabupaten Kotawaringin Timur. [Tesis]. Program Pasca Sarjana, Pembangunan Wilayah dan Kota. Universitas Diponegoro: UNDIP. [BPS] Badan Pusat Statistik. 2006. Data Potensi Desa. Jakarta: BPS. [BPS] Badan Pusat Statistik. 2008. Data Potensi Desa. Jakarta: BPS. [BPS] Badan Pusat Statistik, Kabupaten Tulang Bawang. 2009a. Profil Kecamatan Rawa Pitu. Tulang Bawang: BPS. [BPS] Badan Pusat Statistik, Kabupaten Tulang Bawang. 2009b. Rawa Pitu Dalam Angka. Tulang Bawang: BPS. [BPS] Badan Pusat Statistik, Kabupaten Tulang Bawang. 2009c. Tulang Bawang Dalam Angka. Tulang Bawang: BPS. [BPS] Badan Pusat Statistik, Kabupaten Tulang Bawang. 2010a. Rawa Pitu Dalam Angka. Tulang Bawang: BPS. [BPS] Badan Pusat Statistik, Kabupaten Tulang Bawang. 2010b. Tulang Bawang Dalam Angka. Tulang Bawang. BPS. [Bappenas] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, 2004. Perencanaan Pengembangan Kawasan Untuk Percepatan Pembangunan Daerah. Direktorat Pengembangan Kawasan Khusus dan Tertinggal. Jakarta: Bappenas. [Bappenas] Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, 2005. Pengembangan Ekonomi Daerah Berbasis Kawasan Andalan: Membangun Model Pengelolaan dan Pengembangan Keterkaitan Program. Direktorat Pengembangan Kawasan Khusus dan Tertinggal. Jakarta: Bappenas. Blakely EJ, Bradshaw TK. 2002. Planning Lokal Economic Development (Theory and Practice). 3th Edition, London - New Delhi: Sage Publication. Brian H. 2003. Nationalism in Indonesia: Building Imagined and Intentional Communities through Transmigration. Journal Ethnology 42(2):109-118. University of Pittsburgh. Chen SY, Liu YL, Chen CF. 2007. Evaluation of Land-Use Efficiency Based on Regional Scale. Journal of China University of Mining and Technology. Vol. 17(2):215-219. [Deptan] Departemen Pertanian Republik Indonesia. 2010. Basis Data Luas Panen dan Produksi. http://www.deptan.go.id.html. [Oktober, 2011]. [Depnakertrans] Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 2010. Kota Terpadu Mandiri. http://www.depnakertrans.go.id/KTM.html. [Juli, 2010]. Djaenudin D, Marwan H, Subagjo HA, Hidayat. 2003. Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Balai Penelitian Tanah Pusat Penelitian

2002. Institut Pertanian Bogor. Environment and Urban Systems. 22 Tahun 1999. Kalogirou S. Tentang Pemerintahan Daerah. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia. Jurusan Tanah. Journal Computers. dan Widiatmaka. 72p. 2002. Manuwiyoto M. Membangun Daerah Bersama Transmigrasi. Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Jakarta: Depnakertrans. 2003. 1976. Ernawati. Sitorus SRP. 24:1381–1390. 2007. FAO Soil Bulletin No. Saefulhakim S. Evaluasi Sumberdaya Lahan. Bogor: IPB. 16 (2):983-998. Panuju DR. 2004. Oxford Analytica Daily Brief Service. . Institut Pertanian Bogor. [diterjemahkan oleh Guritno P dan Jeni A]. Penggunaan Analytical Hierarchy Process Untuk Penyusunan Prioritas Proposal Penelitian. 2007. Eaton JW. [Skripsi]. M. United Kingdom.92 Tanah dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat Bogor: Badan Litbang Departemen Pertanian. 32. Bogor: IPB. Rome. Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Hilal AH. 26:89–112. [Pusdatintrans] Pusat Data Informasi Transmigrasi. 1985. Pembangunan Lembaga dan Pembangunan Nasional: Dari Konsep ke Aplikasi. Pengembangan Kawasan Agropolitan dalam Rangka Pengembangan Wilayah Berbasis Rencana Tata Ruang Nasional (RTRWN). 2000. Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tata Guna Lahan. Hardjowigeno S. 2009. Jakarta: Direktorat Jenderal Penataan Ruang. Economic Land Evaluation for Agricultural Resource Management in Northern Thailand. Djakapermana RD. Yogyakarta: Gadjahmada University Press. Fakultas Pertanian. Itali. Journal Environmental Modelling & Software. Jurnal Informatika Pertanian. Ekasingh M. FAO. Rustiadi E. Indonesia: Transmigration Leaves Explosive Legacy. Evaluasi Kesesuaian Lahan Fisik dan Analisis Kelayakan Finansial Empat Pola Tanam Sayuran pada Satuan Peta Tanah Andosol. 2004. dan Mediteran. 1986. Jakarta. Sidik P. Jurusan Tanah Fakultas Pertanian. 3(2): 58-64. Framework for Land Evaluation. 2009. A. 2007. Page 1. Expert Systems and GIS: an Application of Land Suitability Evaluation. Transformasi Paradigma Pembagunan Transmigrasi. Ekasingh B. Irawanto. Regosol. Samranpong C. Jakarta: Depnakertrans. Susila WR. Jakarta: Crespent Press dan Yayasan Obor Indonesia. Antisipasi Kebijakan Perkembangan Kota Sesuai dengan Semangat Undang-Undang No. Direktorat Jenderal Bina Penyiapan Permukiman dan Penempatan Transmigrasi.

Studi Pengembangan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Berbasis Potensi Agribisnis Masyarakat dan Kawasan di Kawasan Transmigrasi Mesuji. Arief B. Ambarwulan W. Provinsi Lampung. Sekolah Pascasarjana. Tulang Bawang: Dinas Sosial. Arief B. Ardiansyah M. Survei dan Pemetaan Tanah Daerah Tulang Bawang – Pidada Provinsi Lampung. Bogor: IPB. Direktorat Jenderal Pembinaan Penyiapan Pemukiman dan Penempatan Transmigrasi dan LPPM IPB Depnakertrans RI. Purwanto B. Lusiana F. Halim A. Masterplan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Pulau Rupat. Kabupaten Tulang Bawang. Agung Herlan H. Jakarta: Depnakertrans. 2005.93 Sutomo B. 1984. Halim A. Lampung: UNILA. Naskah Akademik. Proyek Pengairan Pasang Surut. dan Transmigrasi. Masterplan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rawa Pitu. 2008. Tenaga Kerja. [Tesis]. Program Pasca Sarjana. 2010. [UNILA] Universitas Lampung. Kabupaten Tulang Bawang. Ardiansyah M. . Provinsi Riau. Yasin M. Kerjasama Ditjen Pengairan Departemen PU dengan Fakultas Pertanian. Mulya SP. [Tesis]. Widiatmaka. 2009. Kabupaten Bengkalis. Mulya SP. Agung. Institut Pertanian Bogor. Widiatmaka. Wirawan B. Lubis J. Institut Pertanian Bogor: IPB. Analisis Prioritas Pembangunan Berdasarkan Proses Perencanaan dan Potensi Wilayah (Studi Kasus Kabupaten Sumbawa).