Anda di halaman 1dari 21

SIMPLE BONE CYST

Oleh: SUCI RAHAYU EVASHA G1A06042

KEPANITERAAN KLINIK SENIOR BAGIAN BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JAMBI RSUD RADEN MATTAHER 2013

PENDAHULUAN
Simple Bone Cyst kista tulang jinak yang

secara primer terjadi pada anak anak dan dewasa. Simple Bone Cyst rongga dalam tulang yang berisi cairan, lebih sering pada tulang panjang yaitu proximal humerus, proximal femur dan proximal tibia

Pertama kali Virchow tahun 1879 tentang

simple bone cyst di tulang humerus. Umumnya angka kejadian simple bone cyst dianggap jarang 3 % dari semua tumor tulang primer Klasifikasi kista berdasarkan perkembangan kista pada daerah growth plate 2 yaitu, aktif dan laten. Pengobatan untuk simple bone cyst berdasarkan beberapa factor meliputi ukuran dan lokasi kista dan factor resiko terjadinya fraktur, pada beberapa kasus, pembedahan lebih dianjurkan

TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Definisi

Simple Bone Cyst/Solitary Bone Cyst/Unicameral Bone Cyst bukan suatu neoplasma. Melainkan kista sejati. Secara patologis merupakan suatu rongga didalam tulang yang dibatasi oleh membrane yang tipis dan berisi cairan.

2.2 Epidemiologi
Simple bone cyst lebih sering terjadi pada anak

usia 5-15 tahun.


Biasanya terjadi pada tulang panjang anak

yang sedang tumbuh, terutama bagian atas humerus (50 - 60%) atau bagian atas femur (25-30%).

2.3 Etiologi dan patofisiologi

Penyebab tidak diketahui, Muncul dari growth palate yang berlebihan atau kantong yang abnormal dari jaringan synovial yang mengelilingi sendi. Akibat trauma berulang Penelitian Cohen : blokade dari drainase cairan interstisial pada wilayah tulang yang mengalami pertumbuhan dan remodelling cepat

Patofisiologi

Patofisiologi dari simple bone cyst masih belum dapat diketahui. Pada pemeriksaan umum - Kista mengekspansi korteks tulang - Periosteum yang intak terbungkus dengan lapisan kortikal tipis - Membran dengan ketebalan berbeda membatasi dinding dalam kista

2.4 Gejala klinis

Tidak ada gejala dan ditemukan secara kebetulan. terjadi ketika melakukan tes x-ray atau tes lainnya. kista dapat berkembang dan melemahkan tulang dan membuat tulang disekitar menjadi rentan patah walaupun hanya dengan trauma ringan fraktur patologi. Bisa menimbulkan nyeri

2.5 Diagnosis

Simple bone cyst dapat terjadi pada anakanak dan dewasa, lokasi yang sering terkena ujung tulang panjang : proksimal humerus dan proximal femur, proximal tibia. Pemeriksaan dilakukan dengan foto polos radiologi , CT scan dan MRI

Gambaran radiologi : lesi yang berbatas tegas, zona peralihan yang sempit. Aksis memanjang dari lesi akan berjalan parallel dengan aksis memanjang dari tulang panjang. Dapat melakukan ekspansi penipisan korteks tulang. Beberapa kasus dapat ditemukan lesi multilokular Pada fraktur patologis gambaran fallen fragment

Simple bone cyst proximal femur

Simple bone cyst fallen fragmen

2.7 Diagnosis Banding

Aneurisma bone cyst. Pada aneurysma tulang kista berisi cairan darah. Pada aneurisma bone cyst akan menunjukkan banyak rongga-rongga yang berisi cairan dibandingkan dengan rongga yang ditemukan pada simple bone cyst

2.8 Penatalaksanaan Non Bedah Observasi Observasi dari waktu ke waktu, diperlukan pemeriksaan X-ray secara berkala untuk melihat perkembangan kista. Modifikasi aktivitas

Pembedahan

Pembedahan dilakukan jika simple bone cyst menimbulkan nyeri, kista menjadi lebih besar atau menimbulkan fraktur. Aspirasi dan suntikan Curretage dan Bone Graf

KESIMPULAN
Simple Bone Cyst/Solitary Bone Cyst/Unicameral

Bone Cyst bukan suatu neoplasma. suatu rongga yang dibatasi oleh membrane yang tipis dan berisi cairan.
Kebanyakan simple bone cyst tidak menimbulkan

gejala dan ditemukan secara kebetulan ketika tes xray atau tes lainnya

Penatalaksanaan

a. Non Bedah Observasi Modifikasi aktivitas b. Pembedahan Aspirasi dan suntikan Curretage dan Bone Graf

Diagnosis banding
Simple Bone cyst cyst Aneurisma bone

Simple bone cyst cyst

Aneurisma bone

TERIMA KASIH