P. 1
UU no 25 tahun 2004

UU no 25 tahun 2004

|Views: 37|Likes:
Dipublikasikan oleh Larasati Eka Septari
UU 25 tahun 2004 SPPN
UU 25 tahun 2004 SPPN

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: Larasati Eka Septari on Aug 07, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2013

pdf

text

original

01/07/2013

UU no 25 tahun 2004

Proses Penyusunan rencana pembangunan
• Proses penyusunan rencana pembangunan terbagi menjadi 4 tahapan, yaitu: a. Penyusunan rencana b. Penetapan rencana c. Pengendalian pelaksanaan rencana d. Evaluasi pelaksanaan rencana • Tahap penyusunan rencana menjadi rencana lengkap, terdiri dari 4 tahapan, yaitu : 1. Penyiapan rencana pembangunan 2. Setiap instansi pemerintah menyiapkan rancangan rencana kerja, dengan berpedoman pada rancangan rencana pembangunan 3. Diadakannya Musrenbang, guna menjaring aspirasi dari masyarakat maupun pemangku kepentingan 4. Penyusunan rencana akhir rencana pembangunan

Proses Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional
M. Juliarachman L (I0611014) Nur Diana Widyastuti (I0611017)

Tahap penyusunan RPJP Nasional

Proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM)

Sumber : lampiran I PP RI no 40 tahun 2006, tentang tata cara penyusunan pembangunan nasional

Sumber : lampiran II PP RI no 40 tahun 2006, tentang tata cara penyusunan rencanapembangunan nasional

Proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP)

Penetapan rencana pembangunan
• RPJP nasional ditetapkan dengan Undang-Undang • RPJP daerah ditetapkan dengan Perda • RPJM ditetapkan dengan PerPres paling lambat 3 bulan setelah presiden dilantik • Renstra-KL ditetapkan dengan peraturan pimpinan kementrian/lembaga setelah sesuai dengan RPJM • RPJM daerah ditetapkan dengan PerDa paling lambat 3 bulan setelah kepala daerah dilantik • Renstra-SKPD ditetapkan dengan peraturan pimpinan SKPD • RKP ditetapkan dengan PerPres • RKPD ditetapkan dengan PerDa

Sumber : lampiran III PP RI no 40 tahun 2006, tentang tata cara penyusunan rencana pembangunan nasional

1

Kelembagaan Perencanaan pembangunan nasional -Presiden -Menteri -Pimpinan kementerian/ lembaga -Gubernur.01/07/2013 Pengendalian pelaksanaan rencana • Pengendalian pelaksaaan rencana pembangunan dilakukan oleh masingmasing pimpinan kementrian/lembaga/SKPD • Menteri/kepala Bappeda menghimpun dan menganalisis pelaksanaan rencana pembangunan dari masing-masing pimpinan kementerian/lembaga/SKPD Evaluasi pelaksanaan rencana • Pimpinan kementerian/lembaga. SKPD melakukan evaluasi kinerja pelaksanaan rencana pembangunan periode sebelumnya • Menteri/kepala bappeda menyusun evaluasi rencana pembangunan berdasarkan evaluasi pimpinan kementerian/lembaga • Hasil evaluasi menjadi bahan penyusunan rencana pembangunan nasional/daerah pada periode berikutnya. sebagai wakil pemerintah pusat mengkoordinasikan pelaksanaan perencanaan Perencanaan pembangunan daerah -Kepala daerah -Kepala BAPPEDA -Pimpinan SKPD -Gubernur . sebagai penyelenggara koordinasi dan sinergi pembangunan antar kabupaten 2 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->