POKOK BAHASAN 2

(SISTEM SATUAN DALAM PENGUKURAN)

Satuan dasar dan Satuan Turunan◄ Sistem-Sistem Satuan ◄ Sistem Satuan Internasional ◄ Sistem Satuan Lain ◄ Pengubahan Satuan ◄

TUJUAN BELAJAR
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan tentang: ¾Satuan dasar dan satuan turunan ¾Sistem-sistem satuan ¾satuan listrik dan maknit ¾Sistem satuan internasional ¾Sistem satuan yang lain ¾Pengubahan satuan

SATUAN DASAR DAN SATUAN TURUNAN Satuan terbagi menjadi 2 : 1. Satuan Turunan : Satuan yang dapat dinyatakan dengan satuan dasar . Satuan dasar : Panjang (L) Massa (M) Waktu (T) 2.

SISTEM SATUAN Pemerintah Perancis meminta kepada Akademi Ilmu 1790 Pengetahuan Perancis untuk memberikan usulan mengenai suatu system berat dan ukuran untuk mengganti system yang telah ada para ilmuan Perancis memutuskan 3 dasar : 1. Sebuah system yang umum (universal) dari berat dan ukuran tidak harus bergantung pada standar-standar acuan (referensi) yang dibuat oleh manusia. tetapi sebaliknya didasarkan pada ukuran-ukuran permanen yang diberi oleh alam .

Panjang (meter) 1 x 10-7 bagian dari jarak antara kutub dan katulistiwa sepanjang meridian melewati paris b. Waktu (sekon) 1/86400 hari matahari rata-rata .pada tekanan udara (atsmosfer) normal (760 mmHg) c. Massa (gram) 1 cm3 air yang telah disuling pada temperature 4oC.SISTEM SATUAN a.

SISTEM SATUAN 2.Semua pengukuran dan pengalian tambahan dari satuan-satuan dasar adalah dalam system decimal .Semua system lainnya akan dijabarkan (diturunkan) dari ketiga satuan dasar tersebut 3.

SISTEM SATUAN NAMA Tera Giga Mega Kilo Hecto Deca Deci SIMBOL T G M k h Da d EKIVALEN 1012 129 106 103 102 101 10-1 NAMA Centi Milli Micro Nano Pico Femto Atto SIMBOL c m μ n p f a EKIVALEN 10-2 10-3 10-6 10-9 10-12 10-16 10-18 .

yang membuat satuan metrik menjadi satuan yang resmi .SISTEM SATUAN Usulan Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis 1795 dikabulkan dan dijadikan sebagi satuan metrik 17 Negara menandatangani Metre 1875 Convertion (perjanjian meter).

SISTEM SATUAN Asosiasi Pengembangan Ilmu Pengetahuan Inggris (British Association for the Advancement of Science) Satuan dasar Panjang Centimeter Massa Waktu Gram Sekon ket Sistem CGS .

tegangan. ia mengusulkan sistem metrik dikembangkan menjadi sistem koheren dengan menyertakan satuan listrik praktis (Arus) Satuan Dasar Panjang Massa Waktu Arus Meter Kilogram Sekon Amper Sistem MKSA Ket . dan daya.SISTEM SATUAN 1935 Insinyur Italia Giorgi Sistem MKS/CGS menyulitkan bagi satuan praktis arus. energi.

System International d’United).SISTEM SATUAN INTERNASIONAL Sistem satuan MKSA diakui oleh Koferensi Umum Ke -11mengenai 1960 Berat dan Ukuran (Eleven General Conference of Weight and Measure) dengan nama Sistem Internasional (SI. .

SISTEM SATUAN INTERNASIONAL Enam Satuan Dasar SI Kuantitas Panjang Massa Waktu Arus Listrik Temperatur Termodinamik Intensitas Penerangan Simbol l m t i T Dimensi L M T I O Satuan Meter Kilogram Sekon Amper Derajat Kalvin Lilin (candela) Simbol m kg s A Ok cd .

γ Ω Dimensi (L)o (L2)o Satuan radian Steradian Simbol rad sr .SISTEM SATUAN INTERNASIONAL Dua Satuan Suplementer SI Kuantitas Sudut Datar Sudut Masif Simbol α. β.

SISTEM SATUAN INTERNASIONAL (1 – 5) 25 Satuan Turunan SI Simbol A V f ρ v Dimensi L2 L3 T-1 L-3M LT-1 Satuan meter kuadrat meter kubik hertz kilogram per meter kubik meter per sekon Simbol M2 M3 Hz(1/s) kg/m3 m/s Kuantitas Luas Volume Frekuensi Kerapatan Kecepatan .

SISTEM SATUAN INTERNASIONAL (6 – 10) Kuantitas Kecepatan Sudut Percerpatan Percepatan Sudut Gaya Tekanan. regangan Simbol Dimensi ω a α F p (L)oT-1 LT-2 (L)oT-2 LMT-2 L-1MT-2 Satuan radian per sekon meter per sekon kuadrat radian per sekon kuadrat newton newton per meter kuadrat Simbol rad/s m/s2 rad/s2 N(kg m/s2) N/m2 .

e Dimensi L2MT-2 L2MT-3 TI L2MT-3I-1 LMT-3I-1 joule watt Satuan Simbol J(N m) W(J/s) C(A s) V(W/A) V/m coulomb volt volt per meter .SISTEM SATUAN INTERNASIONAL (11 – 15) Kuantitas Energi Daya Kuantitas Listrik Beda Potensial Kuat netom Listrik Simbol W P Q V E.

SISTEM SATUAN INTERNASIONAL (16 – 20) Kuantitas Tahanan Listrik Kapasitansi Listrik Fluksi maknetik Kuat medan magnet Kerapatan fluksi Simbol R C Ф H B Dimensi L2MT-3I2 ohm Satuan Simbol Ω(V/A) F(A s/V) Wb(v s) A/m T(Wb/m2) L-2M-1T4I2 farad L2MT-2I-1 L-1I MT-2I-1 weber amper per meter tesia .

SISTEM SATUAN INTERNASIONAL (21 – 25) Kuantitas Induktansi Gaya gerak magnet Fluksi cahaya Luminasi Iluminasi Simbol Dimensi L U L2MT-2I-2 henry I amper limen Satuan Simbol H(V s/A) A lm(cd sr) cd/m2 lx(lm/m2) kandala per meter kuadrat ln x .

SISTEM SATUAN LAIN Sistem Satuan Inggris SATUAN DASAR Nama Panjang Massa Waktu Satuan kaki pon sekon Simbol ft lb s .

155000 x 10-2 35.3147 2.PENGUBAHAN SATUAN (Conversion) KONVERSI SATUAN INGGRIS KE SI NAMA Panjang Luas Volume Massa Kerapatan SAT INGGRIS 1 Kaki 1 Inci 1 Kaki kuadrat 1 Inci kuadrat 1 Kaki kubik 1 pon 1 pon per kaki kubik SIMBOL ft in.20462 0.0393701 0. ft2 in.4516 x 102 cm2 0.48 cm 25.29030 x 102 cm2 6.2 ft3 lb lb/ft3 EKUI.0185 kg/m3 KEBALIKAN 0.45359237 kg 16.0107639 x 10-2 0.0283168 m2 0. METRIK 30.062428 .4 mm 9.0328084 0.

Energi 1 kaki-pondal Daya Temperatur 1 daya kuda Derajat Fahrenheit .PENGUBAHAN SATUAN (Conversion) KONVERSI SATUAN INGGRIS KE SI (lanjutan) NAMA Kecepatan Gaya SAT INGGRIS 1 kaki per sekon 1 pondal SIMBOL ft/s pdl ft pdl hp Of EKUI.28084 7.00134102 - Kerja.138255 m/s 0.3048 m/s 0.7304 0.7 W 5 (t – 32)/9oC KEBALIKAN 3. METRIK 0.23301 23.042140 J 745.

3048 m ⎟ ⎝ ⎠ 2 2 . 800 kaki A = 5.000 m x ⎜ = ⎜ 0.CONTOH SOAL 1.48 cm = 0.000 m2. Luas lantai sebuah kantor 5.3048 m ⎛ 1 kaki ⎞ 2 ⎟ 53 . tentukanlah dalam kaki kuadrat (ft2) ? 1 ft = 30.

0328 kaki atau 1 m = 3. 28 ft ⎝ ⎞ 2 ⎟ 67 . tentukan luas tersebut dalam m2 ? 1 cm = 0. Ukuran luas lantai ruangan kuliah adalah 30 kaki x 24 kaki. 28 kaki 2 A = 30 ft x 24 ft = 720 ft A = 720 ft 2 ⎛ 1 ft x⎜ ⎜ 3 . 3 m = ⎟ ⎠ 2 .CONTOH SOAL 2.

Dengan menggunakan perpangkatan sepuluh.4 mA 2.LATIHAN SOAL 1. Tentukan tinggi seseorang 7 kaki dalam cm ! .4 nA (c) 25 KHz (d) 70 MHz (c) 650 µA (d) 35. nyatakan dalam Hz ! (a) 1. Dengan menggunakan perpangkatan sepuluh.6 MHz (a) 0.00035 A (b) 75.500 Hz (b) 0. nyatakan dalam µA ! 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful