Anda di halaman 1dari 11

Perancangan Alat Pengering

Perencanaan alat pengering meliputi kolektor dan boks pengering. Kolektor yang

dipilih dalam perancangan ini adalah kolektor pelat datar, karena tingkat kesulitan
pembuatan yang rendah namun memiliki efisiensi yang cukup baik dan sesuai
dengan kebutuhan untuk penelitian. Perencanaan kolektor meliputi pelat absorber,
penutup transparan (kaca), dan isolasi pada kolektor.
Pada boks terdapat rak tray dan cerobong. Rak tray berfungsi sebagai tempat

meletakkan sampel, sementara cerobong berfungsi sebagai tempat keluarnya udara


dari boks.
Perencanaan alat pengering bertujuan untuk membantu para petani dalam mengolah

hasil produksi perkebunan dan pertanian. Oleh karena itu pertimbangan yang perlu
diperhatikan dalam perencanaan pengering yaitu: ekonomis, produktifitas tinggi,
mudah pembuatan, kuat dan mudah dioperasikan.

Perancangan merupakan kegiatan awal dari usaha

merealisasikan suatu produk yang kebutuhannya dibutuhkan oleh


masyarakat. Setelah perancangan selesai maka kegiatan yang
menyusul adalah pembuatan produk. Cara merancang terdiri dari
4 tahap atau fase, yang masing-masing terdiri dari beberapa
langkah (Pahl dan Beitz). Keempat fase tersebut adalah :
1. Fase Perumusan . (Formulation Phase)
2. Fase Fungsi (Functional Phase)
3. Fase Perancangan (Design Phase)
4. Hasil (Result)
Perencanaan alat pengering meliputi kolektor dan boks
pengering. Kolektor yang dipilih dalam perancangan ini adalah
kolektor pelat datar, karena tingkat kesulitan pembuatan yang
rendah namun memiliki efisiensi yang cukup baik dan sesuai dengan
kebutuhan untuk penelitian. Perencanaan kolektor yang akan
dibahas meliputi pelat absorber, penutup transparan (kaca), dan
isolasi pada kolektor. Pada boks terdapat rak tray dan cerobong.
Rak tray berfungsi sebagai tempat meletakkan sampel, sementara
cerobong berfungsi sebagai tempat keluarnya udara dari boks.
Perencanaan alat pengering bertujuan untuk membantu para petani
dalam mengolah hasil produksi perkebunan dan pertanian. Oleh
karena itu pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam

Dari grafik 4.1 sampai dengan grafik 4.4 diatas

menunjukkan adanya bias antara hasil pengukuran


intensitas radiasi matahari oleh alat pengukur Hobo dan
hasil pengukuran intensitas radiasi matahari dari alat
ukur solarmeter oleh Badan Meteorologi Klimatologi
dan Geofisika (BMKG) wilayah Medan. Terdapatnya
bias pengukuran disebabkan oleh beberapa faktor,
diantaranya adalah adanya perbedaan tempat
pengukuran atau letak alat ukur, dimana pengukuran
oleh Hobo dilakukan di gedung Magister Teknik Mesin
USU lantai empat sedangkan pengukuran oleh Badan
Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
dilakukan di kantor BMKG Sampali. Faktor lain
diantaranya adalah ketinggian pengukuran.

Ua=

Q5 =

+ 2 +2
2+1+0.1333
+0.00591 1 +

(4 4 )
1
1
+ 1

1
1
+ 1

Bila ada fluida yang bergerak terhadap suatu

permukaan, dan kedua suhunya tidak sama,


maka akan terjadi mekanisme perpindahan
panas secara konveksi. Semakin cepat gerakan
fluida tersebut, maka semakin besar laju
perpindahan panas konveksinya. Bila fluida tidak
bergerak, maka mekanisme perpindahan panas
akan menjadi mekanisme perpindahan konduksi
kembali.

Tabel Data Perhitungan Efisiensi Kolektor Tiap 15 Menit Pada


Tanggal 05 Maret 2013
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22

Waktu
08:48 - 09:02
09:03 - 09:17
09:18 - 09:32
09:33 - 09:47
09:48 - 10:02
10:03 - 10:17
10:18 - 10:32
10:33 - 10:47
10:48 - 11:02
11:03 - 11:17
11:18 - 11:32
11:33 - 11:47
11:48 - 12:02
12:03 - 12:17
12:18- 12:32
12:33 - 12:47
12:48 - 13:02
13:03 - 13:17
13:18 - 13:32
13:33 - 13:47
13:48 - 14:02
14:03 - 14:05
Rata-Rata

T1
37.01
31.15
31.27
31.61
32.93
33.37
34.28
34.99
34.20
37.20
37.17
36.96
36.36
35.53
37.01
34.74
35.42
34.79
34.63
34.39
34.21
34.07
34.70

T2
41.02
47.45
50.11
53.75
55.71
56.34
58.25
59.28
55.05
60.59
60.89
61.84
60.05
55.91
56.98
52.03
47.25
47.68
48.48
47.69
47.77
50.70
53.40

T3
44.46
47.36
49.07
48.67
48.87
48.15
47.89
45.89
40.29
41.83
41.92
41.36
41.27
39.75
40.81
38.89
38.41
38.35
37.05
36.78
36.05
36.63
42.26

T4
28.10
28.31
28.83
29.01
29.49
29.83
30.73
31.29
30.82
31.56
32.14
31.73
32.26
31.87
33.04
32.18
31.99
32.25
31.91
31.61
31.39
32.08
31.02

T5
49.46
56.31
59.66
64.05
66.39
68.51
70.15
72.23
63.71
76.37
75.57
74.00
72.00
63.70
68.99
56.73
54.76
52.09
54.01
54.01
54.48
60.03
63.06

I
385.87
416.39
432.03
471.88
486.70
525.95
570.80
562.54
444.21
689.11
643.05
590.71
527.29
401.71
521.71
214.96
355.13
247.54
287.96
267.13
387.96
253.13
440.17

Qloss
89.46
126.32
142.20
173.66
187.93
204.12
213.22
232.31
189.01
274.01
265.38
257.02
240.32
186.30
216.62
138.81
127.52
108.53
126.47
128.40
128.40
168.35
178.38

Qin
318.15
343.31
356.21
389.06
401.28
433.64
470.62
463.81
366.25
568.17
530.19
487.03
434.75
331.20
430.15
177.23
292.80
204.09
237.42
220.25
220.25
208.70
358.39

53.33
46.90
44.58
41.08
39.45
39.27
40.58
37.03
35.91
38.41
37.06
35.04
33.18
32.46
36.83
16.08
41.88
34.74
34.67
30.94
30.94
14.34
36.12

Grafik Waktu vs Efisiensi dan Itensitas Radiasi Matahari Pada


Tanggal 05 Maret 2013

Grafik Waktu vs Temperatur Pada Tanggal 06 Maret 2013

Tabel Data Perhitungan Efisiensi Kolektor Tiap 15 Menit Pada


Tanggal 06 Maret 2013
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

Waktu
08:58 - 09:12
09:13- 09:27
09:28 - 09:42
09:43 - 09:57
09:58 - 10:12
10:13 - 10:27
10:28 - 10:42
10:43 - 10:57
10:58 - 11:12
11:13 - 11:27
11:28 - 11:42
11:43 - 11:57
11:58 - 12:12
12:13 - 12:27
12:28 - 12:42
12:43 - 12:57
12:58 - 13:12
13:13 - 13:27
13:28 - 13:42
13:43 - 13:57
13:58 - 14:12
14:13 - 14:27
14:28 - 14:42
14:43 - 14:57
14:58 - 15:12
15:13 - 15:27
15:28 - 15:34
Rata-Rata

T1
37.66
38.76
39.79
34.97
34.84
35.40
36.71
36.37
35.87
36.19
38.45
38.30
37.58
39.29
38.85
34.80
34.38
34.16
33.61
32.80
32.37
33.58
33.53
34.54
34.24
33.90
33.24
35.71

T2
39.91
40.27
41.02
50.50
50.15
54.37
56.38
56.55
55.54
57.43
59.95
60.67
56.29
58.08
47.99
44.24
42.39
42.56
43.18
40.74
40.54
39.93
42.92
45.56
53.73
51.05
47.71
48.88

T3
37.29
34.10
34.01
42.09
41.88
42.83
42.45
39.94
37.34
36.66
38.60
38.27
37.43
38.97
36.40
34.87
35.01
35.55
34.62
33.57
33.31
32.63
33.35
33.82
36.05
35.81
34.60
36.72

T4
28.40
28.64
28.92
30.83
30.53
30.41
31.34
30.69
31.31
31.62
31.90
32.46
32.31
32.36
31.78
31.49
31.07
31.05
30.62
30.22
29.78
29.27
29.72
29.86
30.98
30.80
30.80
30.71

T5
46.67
45.81
46.33
61.69
62.01
67.14
70.43
71.55
68.45
73.19
74.56
76.43
68.63
72.39
53.09
48.08
45.99
47.26
47.20
44.63
46.48
46.17
51.31
54.08
66.41
60.30
54.66
58.18

I
310.97
226.78
281.54
582.87
512.71
595.45
668.37
681.13
642.05
767.79
717.20
786.21
676.79
663.96
246.45
171.38
183.13
216.79
204.21
200.62
218.88
235.20
345.37
351.30
524.95
367.05
215.44
429.43

Qloss
90.33
92.40
94.98
169.56
173.64
207.96
229.21
247.20
229.40
264.73
268.44
281.04
226.56
249.48
122.61
94.31
81.76
88.74
92.45
79.92
94.46
96.19
126.83
143.83
219.55
177.61
141.85
162.41

Qin
256.39
186.98
232.12
480.57
422.72
490.94
551.06
561.59
529.36
633.04
591.33
648.23
558.01
547.43
203.20
141.30
150.99
178.74
168.37
165.41
180.46
193.92
284.76
289.64
432.82
302.62
177.63
354.06

48.06
37.53
43.84
48.02
43.72
42.77
43.34
42.52
42.04
43.17
40.51
42.03
44.07
40.38
29.42
24.67
34.02
37.36
33.46
38.35
35.36
37.39
41.15
37.35
36.56
30.65
14.94
38.25

Grafik Waktu vs Efisiensi dan Itensitas Radiasi Matahari Pada


Tanggal 06 Maret 2013

Saran
Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui besar nilai

absorbsifitas pada jenis cat yang digunakan pada pelat absorber

pada kolektor
Diperlukan penelitian terhadap jenis kaca, jumlah kaca dan jarak

antara kaca yang baik digunakan pada kolektor.


Menambah roda pada kaki-kaki alat pengering agar mempermudah

dalam proses pemindahan.


Menambahkan lapisan isolasi pada bagian ruang box pengering

untuk mengurangi panas yang hilang.