Anda di halaman 1dari 10
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id P U T U S A N Nomor

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

P U T U S A N

Nomor 1821 K/Pid/2003

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

M A H K A M A H

A G U N G

memeriksa perkara pidana dalam tingkat kasasi telah memutuskan sebagai

berikut dalam perkara Terdakwa :

1. Nama

Tempat lahir

: TAN JAUW BENG; : Bagan Siapi-api;

Umur/tanggal lahir

: 47 tahun/11 November 1955;

Jenis kelamin

: Laki-laki;

Kebangsaan

: Indonesia;

Tempat tinggal

: Jalan

Raya Pluit Selatan NK/202,

RT004/RW010, Pluit Penjaringan,

Jakarta Utara;

Agama

: Budha;

Pekerjaan

: Dagang;

2. Nama

Tempat lahir

Umur/tanggal lahir

: RATNAWATI SALIM;

: Selat Panjang;

: 45 tahun/16 April 1957;

Jenis kelamin

:

Perempuan;

Kebangsaan

: Indonesia;

Tempat tinggal

: Jalan Tiang Bendera, Nomor 110,

 

RT005/RW003, Kelurahan Roa Malaka,

Tambora, Jakarta Barat;

Agama

: Budha;

Pekerjaan

: Ibu Rumah Tangga;

Para Terdakwa berada di luar tahanan :

Yang diajukan di muka persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Barat karena

didakwa :

PERTAMA :

Bahwa mereka Terdakwa 1. TAN JAUW BENG dan Terdakwa 2.

RATNAWATI SALIM pada bulan Juni 1998 atau setidak-tidaknya pada waktu-

waktu lain pada tahun 1998 bertempat di Jalan Tiang Bendera II/110, RT005/03,

Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, atau setidak-tidaknya ditempat-tempat

lain yang masih termasuk dalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Jakarta

Hal. 1 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 1

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Barat, dengan sengaja memakai surat palsu

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Barat, dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah

sejati, jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian, yang dilakukan

para Terdakwa dengan cara antara lain sebagai berikut :

- Awal mulanya saksi JHONNIE diangkat menjadi Direktur sesuai Surat Kuasa

Nomor 022/KU/K/IX/97, di mana saksi JHONNIE memberitahukan bahwa ada

pekerjaan bongkar muat yang ditawarkan oleh PT INDAH KIAT, dengan

tawaran tersebut maka dicapai kesepakatan bahwa saksi JHONNIE diangkat

menjadi Direktur PU TAAT, dalam melakukan kontrak kerja sama antara PU

TAAT dengan PT INDAH KIAT;

- Bahwa saksi JHONNIE mendapatkan kontrak kerja sama dengan PT INDAH

KIAT, di mana saksi JHONNIE meminjam/menggunakan bendera PU TAAT

untuk kerja sama tersebut dengan perjanjian secara lisan bahwa Terdakwa

TAN JAUW BENG akan mendapatkan fee sebesar 2,5% per bulan dan

kontrak kerja sama tersebut dimuat antara PU TAAT (saksi JHONNIE) dan PT

INDAH KIAT dengan masa kontrak persatu tahun;

- Bahwa Terdakwa TAN JAUW BENG memberikan THR kepada saksi

JHONNIE setiap tahunnya yaitu:

- Tahun 1999 sebesar Rp 300.000.000,-

- Tahun 2000 sebesar Rp 500.000.000,-

- Tahun 2001 sebesar Rp 500.000.000,-

Di mana semua THR tersebut belum pernah diterima oleh saksi JHONNIE;

- Bahwa PU TAAT (saksi JHONNIE) melakukan kontrak kerja dengan PT

INDAH KIAT sejak tanggal 14 Juni 1998 sampai dengan 14 Juni 2000,

selanjutnya kontrak kerja diperpanjang selama 3 (tiga) tahun dari 15 Juni 2000

sampai dengan 14 Juni 2003;

- Karena kontrak kerja antara PU TAAT dan PT INDAH KIAT berjalan dengan

lancar dan mencapai target maka PT INDAH KIAT akan memberikan kontrak

kerja selama 3 (tiga) tahun apabila PU TAAT bisa menyediakan Forklip

sendiri, dengan begitu kontrak kerja yang telah ada yaitu 1 (satu) tahun diubah

menjadi 3 (tiga) tahun;

- Bahwa Terdakwa TAN JAUW BENG menggunakan Akta Perjanjian Kontrak

selama 3 (tiga) tahun tersebut untuk persyaratan mengajukan kredit di Bank

Harda Internasional selama 1 (satu) tahun yang diajukan oleh Terdakwa

RATNAWATI SALIM dan Terdakwa TAN JAUW BENG sebagai personal

garanti tanpa sepengetahuan saksi JHONNIE;

- Bahwa selama saksi JHONNIE menjadi Direktur sesuai dengan Surat Kuasa,

saksi JHONNIE tidak mendapatkan gaji, karena saksi JHONNIE selalu

Hal. 2 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 2

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id meminjam uang di PU TAAT tersebut maka

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

meminjam uang di PU TAAT tersebut maka perhitungannya uang pinjaman

tersebut adalah gaji dari saksi JHONNIE, baru pada bulan Mei 2002 Terdakwa

TAN JAUW BENG memberikan gaji kepada saksi JHONNIE sebesar

Rp 35.000.000,-;

- Bahwa sebagai Direktur Utama PU TAAT Terdakwa TAN JAUW BENG tidak

pernah berhubungan dengan pihak PT INDAH KIAT karena semua telah

ditangani oleh saksi JHONNIE, namun Terdakwa TAN JAUW BENG sering

melakukan pengecekan ke lapangan;

- Bahwa dikemudian hari diketahui kontrak kerja sama antara PU TAAT dan PT

INDAH KIAT dengan masa kontrak 36 bulan di mana baik saksi JHONNIE

maupun PT INDAH KIAT tidak pernah membuat atau menandatangani dan

copy surat perjanjian kontrak kerja sama tersebut dipergunakan oleh

Terdakwa TAN JAUW BENG dan Terdakwa RATNAWATI SALIM untuk

pengambilan kredit di Bank Harda Internasional;

- Akibat perbuatan Para Terdakwa tersebut, saksi JHONNIE mengalami

kerugian sebesar Rp 7,7 milyar atau sekitar jumlah tersebut;

Perbuatan Para Terdakwa tersebut diatur dan diancam dalam Pasal 263 ayat

(2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP;

KEDUA :

Primair :

Bahwa mereka Terdakwa 1. TAN JAUW BENG dan Terdakwa 2.

RATNAWATI SALIM pada bulan Juni 1998 atau setidak-tidaknya pada waktu-

waktu lain pada tahun 1998 bertempat di Jalan Tiang Bendera II/110, RT005/03,

Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, atau setidak-tidaknya di tempat-tempat

lain yang masih termasuk dalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Jakarta

Barat, dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara

melawan hukum dengan memakai nama palsu atau martabat palsu dengan tipu

muslihat, atau rangkaian kebohongan, menggerakan orang lain untuk

menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang

maupun menghapuskan piutang, yang dilakukan Para Terdakwa dengan cara

antara lain sebagai berikut :

- Awal mulanya saksi JHONNIE diangkat menjadi Direktur sesuai Surat Kuasa

Nomor 022/KU/K/IX/97, di mana saksi JHONNIE memberitahukan bahwa ada

pekerjaan bongkar muat yang ditawarkan oleh PT INDAH KIAT, dengan

tawaran tersebut maka dicapai kesepakatan bahwa saksi JHONNIE diangkat

menjadi Direktur PU TAAT, dalam melakukan kontrak kerja sama antara PU

TAAT dengan PT INDAH KIAT;

Hal. 3 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 3

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id - Bahwa saksi JHONNIE mendapatkan kontrak

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

- Bahwa saksi JHONNIE mendapatkan kontrak kerja sama dengan PT INDAH

KIAT, di mana saksi JHONNIE meminjam/menggunakan bendera PU TAAT

untuk kerja sama tersebut dengan perjanjian secara lisan bahwa Terdakwa

TAN JAUW BENG akan mendapatkan fee sebesar 2,5% per bulan dan

kontrak kerja sama tersebut dimuat antara PU TAAT (saksi JHONNIE) dan PT

INDAH KIAT dengan masa kontrak persatu tahun;

- Bahwa Terdakwa TAN JAUW BENG memberikan THR kepada saksi

JHONNIE setiap tahunnya yaitu:

- Tahun 1999 sebesar Rp 300.000.000,-

- Tahun 2000 sebesar Rp 500.000.000,-

- Tahun 2001 sebesar Rp 500.000.000,-

Di mana semua THR tersebut belum pernah diterima oleh saksi JHONNIE;

- Bahwa PU TAAT (saksi JHONNIE) melakukan kontrak kerja dengan PT

INDAH KIAT sejak tanggal 14 Juni 1998 sampai dengan 14 Juni 2000,

selanjutnya kontrak kerja diperpanjang selama 3 (tiga) tahun dari 15 Juni 2000

sampai dengan 14 Juni 2003;

- Karena kontrak kerja antara PU TAAT dan PT INDAH KIAT berjalan dengan

lancar dan mencapai target maka PT INDAH KIAT akan memberikan kontrak

kerja selama 3 (tiga) tahun apabila PU TAAT bisa menyediakan Forklip

sendiri, dengan begitu kontrak kerja yang telah ada yaitu 1 (satu) tahun diubah

menjadi 3 (tiga) tahun;

- Bahwa Terdakwa TAN JAUW BENG menggunakan Akta Perjanjian Kontrak

selama 3 (tiga) tahun tersebut untuk persyaratan mengajukan kredit di Bank

Harda Internasional selama 1 (satu) tahun yang diajukan oleh Terdakwa

RATNAWATI SALIM dan Terdakwa TAN JAUW BENG sebagai personal

garanti tanpa sepengetahuan saksi JHONNIE;

- Bahwa selama saksi JHONNIE menjadi Direktur sesuai dengan Surat Kuasa,

saksi JHONNIE tidak mendapatkan gaji, karena saksi JHONNIE selalu

meminjam uang di PU TAAT tersebut maka perhitungannya uang pinjaman

tersebut adalah gaji dari saksi JHONNIE, baru pada bulan Mei 2002 Terdakwa

TAN JAUW BENG memberikan gaji kepada saksi JHONNIE sebesar

Rp 35.000.000,-;

- Bahwa sebagai Direktur Utama PU TAAT Terdakwa TAN JAUW BENG tidak

pernah berhubungan dengan pihak PT INDAH KIAT karena semua telah

ditangani oleh saksi JHONNIE, namun Terdakwa TAN JAUW BENG sering

melakukan pengecekan ke lapangan;

Hal. 4 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 4

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id - Bahwa dikemudian hari diketahui kontrak

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

- Bahwa dikemudian hari diketahui kontrak kerja sama antara PU TAAT dan PT

INDAH KIAT dengan masa kontrak 36 bulan di mana baik saksi JHONNIE

maupun PT INDAH KIAT tidak pernah membuat atau menandatangani dan

copy surat perjanjian kontrak kerja sama tersebut dipergunakan oleh

Terdakwa TAN JAUW BENG dan Terdakwa RATNAWATI SALIM untuk

pengambilan kredit di Bank Harda Internasional;

- Akibat perbuatan Para Terdakwa tersebut, saksi JHONNIE mengalami

kerugian sebesar Rp 7,7 milyar atau sekitar jumlah tersebut;

Perbuatan Para Terdakwa tersebut diatur dan diancam dalam Pasal 378 KUHP

jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP;

Subsidair :

Bahwa mereka Terdakwa 1. TAN JAUW BENG dan Terdakwa 2. RATNAWATI

SALIM pada bulan Juni 1998 atau setidak-tidaknya pada waktu-waktu lain pada

tahun 1998 bertempat di Jalan Tiang Bendera II/110, RT005/03, Roa Malaka,

Tambora, Jakarta Barat, atau setidak-tidaknya di tempat-tempat lain yang masih

termasuk dalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dengan

sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau

sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya

bukan karena kejahatan, yang dilakukan para Terdakwa dengan cara antara lain

sebagai berikut :

- Awal mulanya saksi JHONNIE diangkat menjadi Direktur sesuai Surat Kuasa

Nomor 022/KU/K/IX/97, di mana saksi JHONNIE memberitahukan bahwa ada

pekerjaan bongkar muat yang ditawarkan oleh PT INDAH KIAT, dengan

tawaran tersebut maka dicapai kesepakatan bahwa saksi JHONNIE diangkat

menjadi Direktur PU TAAT, dalam melakukan kontrak kerja sama antara PU

TAAT dengan PT INDAH KIAT;

- Bahwa saksi JHONNIE mendapatkan kontrak kerja sama dengan PT INDAH

KIAT, di mana saksi JHONNIE meminjam/menggunakan bendera PU TAAT

untuk kerja sama tersebut dengan perjanjian secara lisan bahwa Terdakwa

TAN JAUW BENG akan mendapatkan fee sebesar 2,5% per bulan dan

kontrak kerja sama tersebut dimuat antara PU TAAT (saksi JHONNIE) dan PT

INDAH KIAT dengan masa kontrak persatu tahun;

- Bahwa Terdakwa TAN JAUW BENG memberikan THR kepada saksi

JHONNIE setiap tahunnya yaitu:

- Tahun 1999 sebesar Rp 300.000.000,-

- Tahun 2000 sebesar Rp 500.000.000,-

- Tahun 2001 sebesar Rp 500.000.000,-

Hal. 5 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 5

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Di mana semua THR tersebut belum pernah

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Di mana semua THR tersebut belum pernah diterima oleh saksi JHONNIE;

- Bahwa PU TAAT (saksi JHONNIE) melakukan kontrak kerja dengan PT

INDAH KIAT sejak tanggal 14 Juni 1998 sampai dengan 14 Juni 2000,

selanjutnya kontrak kerja diperpanjang selama 3 (tiga) tahun dari 15 Juni 2000

sampai dengan 14 Juni 2003;

- Karena kontrak kerja antara PU TAAT dan PT INDAH KIAT berjalan dengan

lancar dan mencapai target maka PT INDAH KIAT akan memberikan kontrak

kerja selama 3 (tiga) tahun apabila PU TAAT bisa menyediakan Forklip

sendiri, dengan begitu kontrak kerja yang telah ada yaitu 1 (satu) tahun diubah

menjadi 3 (tiga) tahun;

- Bahwa Terdakwa TAN JAUW BENG menggunakan Akta Perjanjian Kontrak

selama 3 (tiga) tahun tersebut untuk persyaratan mengajukan kredit di Bank

Harda Internasional selama 1 (satu) tahun yang diajukan oleh Terdakwa

RATNAWATI SALIM dan Terdakwa TAN JAUW BENG sebagai personal

garanti tanpa sepengetahuan saksi JHONNIE;

- Bahwa selama saksi JHONNIE menjadi Direktur sesuai dengan Surat Kuasa,

saksi JHONNIE tidak mendapatkan gaji, karena saksi JHONNIE selalu

meminjam uang di PU TAAT tersebut maka perhitungannya uang pinjaman

tersebut adalah gaji dari saksi JHONNIE, baru pada bulan Mei 2002 Terdakwa

TAN JAUW BENG memberikan gaji kepada saksi JHONNIE sebesar

Rp 35.000.000,-;

- Bahwa sebagai Direktur Utama PU TAAT Terdakwa TAN JAUW BENG tidak

pernah berhubungan dengan pihak PT INDAH KIAT karena semua telah

ditangani oleh saksi JHONNIE, namun Terdakwa TAN JAUW BENG sering

melakukan pengecekan ke lapangan;

- Bahwa dikemudian hari diketahui kontrak kerja sama antara PU TAAT dan PT

INDAH KIAT dengan masa kontrak 36 bulan di mana baik saksi JHONNIE

maupun PT INDAH KIAT tidak pernah membuat atau menandatangani dan

copy surat perjanjian kontrak kerja sama tersebut dipergunakan oleh

Terdakwa TAN JAUW BENG dan Terdakwa RATNAWATI SALIM untuk

pengambilan kredit di Bank Harda Internasional;

- Akibat perbuatan Para Terdakwa tersebut, saksi JHONNIE mengalami

kerugian sebesar Rp 7,7 milyar atau sekitar jumlah tersebut;

Perbuatan Para Terdakwa tersebut diatur dan diancam dalam Pasal 372 KUHP

jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP;

Mahkamah Agung tersebut ;

Hal. 6 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 6

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Membaca tuntutan pidana Jaksa Penuntut

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Membaca tuntutan pidana Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri

Jakarta Barat tanggal 14 Mei 2003 sebagai berikut :

1. Menyatakan Terdakwa I. TAN JAUW BENG dan Terdakwa II. RATNAWATI

SALIM terbukti bersalah melakukan perbuatan berlanjut secara bersama-

sama dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-

olah sejati, jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian

sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan pertama Pasal 263 ayat

(2) KUHPidana jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana;

2. Menjatuhkan pidana penjara kepada Terdakwa I. TAN JAUW BENG dan

Terdakwa II. RATNAWATI SALIM dengan pidana penjara masing-masing

selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dengan perintah Para Terdakwa

segera ditahan;

3. Menyatakan barang bukti berupa :

- 1 (satu) lembar Surat Kuasa dari PU.TAAT ke JHONNIE.

- 1 (satu) lembar copy NPWO PU TAAT.

- 1 (satu) lembar copy Surat Keterangan Domisili PU TAAT.

- 1 (satu) lembar pengukuhan kena pajak PU TAAT.

- 1 (satu) lembar copy SIUP PU TAAT.

- Kontrak Perjanjian Kerja PU TAAT dan PT INDAH KIAT asli tanggal 15

Juni 1998-14 Juni 1999.

- Kontrak Perjanjian Kerja PU TAAT dan PT INDAH KIAT asli tanggal 15

Juni 1999-14 Juni 2000.

- Kontrak Perjanjian Kerja PU TAAT dan PT INDAH KIAT asli tanggal 15

Juni 2000-14 September 2000.

- Kontrak Perjanjian Kerja PU TAAT dan PT INDAH KIAT asli tanggal 15

September 2000-14 September 2001.

- 1 (satu) bendel bukti tagihan ke PT INDAH KIAT dari 1 Juni 1998 s/d

Oktober 2001.

- 1 (satu) bendel bukti penghitungan pengeluaran uang dari PU TAAT yang

dibuat Terdakwa dari Juni 1998 s/d September 2001 asli.

- 1 (satu) bendel Bukti Sewa Forklif (asli).

- Kontrak Kredit Forklif dari PT BUANA LOKA UTAMA (asli).

- 1 (satu) bendel kontrak beli 15 unit Forklif dari PT KASANAH TEKNINDO.

- 1 (satu) bendel neraca terakhir tahun 1998 s/d 18 Juni 2002 yang

ditandatangani oleh Terdakwa TAN JAU BENG.

- Notulen Rapat tanggal 27 Juni 2002 (asli).

- Copy perhitungan jumlah arus kas dari tahun 1998 s/d 2001.

Hal. 7 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 7

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id - Copy Fax Message dari PU TAAT. -

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

- Copy Fax Message dari PU TAAT.

- Copy Surat dari PT INDAH KIAT tentang keberadaan PU TAAT.

Terlampir dalam berkas perkara.

4. Membebankan biaya perkara kepada Para Terdakwa masing-masing

sebesar Rp 1.000,- (seribu rupiah).

Membaca putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor

139/Pid.B/2003/PN.JKT.BAR, tanggal 22 Mei 2003 yang amar lengkapnya

sebagai berikut :

1. Menyatakan Terdakwa I. TAN JAUW BENG dan Terdakwa II. RATNAWATI

SALIM tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana

dalam:

- Dakwaan kesatu: pemalsuan surat sebagaimana diatur Pasal 263 ayat 2

KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP;

- Dakwaan kedua primair: Penipuan, sebagaimana diatur Pasal 378 KUHP

jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP;

- Dakwaan kedua subsidair: Penggelapan, sebagaimana diatur Pasal 372

KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP;

2. Membebaskan Terdakwa I. TAN JAUW BENG dan Terdakwa II.

RATNAWATI SALIM dari segala dakwaan;

3. Memulihkan hak Terdakwa I dan Terdakwa II dalam kemampuan,

kedudukan dan harkat serta martabatnya;

4. Membebankan biaya perkara kepada negara;

Mengingat akan Akta Permohonan Kasasi Nomor

139/PID.B/2003/PN.JKT.BAR, yang dibuat oleh Panitera pada Pengadilan

Negeri Jakarta Barat yang menerangkan, bahwa pada tanggal 27 Mei 2003,

Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat telah mengajukan

permohonan kasasi terhadap putusan Pengadilan Negeri tersebut;

Memperhatikan memori kasasi tanggal 16 Juni 2003 dari Jaksa Penuntut

Umum sebagai Pemohon Kasasi yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan

Negeri Jakarta Barat pada tanggal 16 Juni 2003;

Membaca surat-surat yang bersangkutan ;

Menimbang terlebih dahulu, bahwa karena berdasarkan Pasal 67

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Kitab Undang-Undang Hukum Acara

Pidana jo Pasal 244 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Kitab Undang-

Undang Hukum Acara Pidana terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta

Barat tidak dapat dimintakan banding, maka terhadap putusan tersebut secara

langsung dapat dimintakan kasasi ;

Hal. 8 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 8

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa putusan Pengadilan Negeri

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang, bahwa putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat tersebut

telah dijatuhkan dengan hadirnya Jaksa Penuntut Umum / Pemohon Kasasi

pada tanggal 22 Mei 2003 dan Jaksa Penuntut Umum mengajukan

permohonan kasasi pada tanggal 27 Mei 2003 akan tetapi memori kasasi yang

memuat alasan-alasan permohonannya baru diterima di Kepaniteraan

Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada tanggal 16 Juni 2003, jadi telah melewati

tenggang waktu 14 (empat belas) hari sebagaimana ditentukan dalam Pasal

248 ayat (4) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-

Undang Hukum Acara Pidana, sesuai pula dengan Akta Terlambat

Menyerahkan Memori Kasasi Nomor 139/Pid/B/2003/PN.JKT.BAR., tanggal 16

Juni 2003, yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat oleh

karena itu hak untuk mengajukan permohonan kasasi gugur, dan dengan

demikian permohonan kasasi tersebut harus dinyatakan tidak dapat diterima;

Menimbang, bahwa karena permohonan kasasi dari Pemohon

Kasasi/Jaksa Penuntut Umum dinyatakan tidak dapat diterima dan Terdakwa

tetap dibebaskan, maka biaya perkara dibebankan kepada Negara;

Memperhatikan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004, Undang-Undang

Nomor 8 Tahun 1981 dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 sebagaimana

telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan peraturan

perundang-undangan lain yang bersangkutan;

M E N G A D I L I

Menyatakan tidak dapat diterima permohonan kasasi dari Pemohon

Kasasi : Jaksa Penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat tersebut;

Membebankan biaya perkara dalam tingkat kasasi kepada Negara;

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah

Agung pada hari Rabu tanggal 14 Maret 2007 oleh H. Abdul Kadir Mappong,

S.H. Ketua Muda yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua

Majelis, Dr. H. Abdurrahman, S.H. M.H. dan I. B. Ngurah Adnyana, S.H.

Hakim-Hakim Agung sebagai anggota, dan diucapkan dalam sidang terbuka

untuk umum pada hari itu juga oleh Ketua Majelis dengan dihadiri oleh Hakim-

Hakim Anggota tersebut, dan dibantu oleh Elnawisah, SH. MH., Panitera

Pengganti dan tidak dihadiri oleh Pemohon Kasasi Jaksa Penuntut Umum dan

Terdakwa.

Anggota-Anggota,

Ketua,

Ttd/ Dr. H. Abdurrahman, S.H. M.H.

Ttd.

H. Abdul Kadir Mappong, S.H.

Hal. 9 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 9

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Panitera Pengganti, Ttd. Elnawisah, SH.

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

putusan.mahkamahagung.go.id

Panitera Pengganti,

Ttd.

Elnawisah, SH. MH.

Oleh karena Anggota Majelis dalam perkara ini : I. B. Ngurah Adnyana, S.H.,

telah meninggal dunia pada hari : Senin, tanggal 14 Januari 2008, maka

putusan ini ditanda tangani oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung R.I. Bid. Non

Yudisial.

Wakil Ketua Mahkamah Agung R.I.

Bid. Non Yudisial

Ttd.

Dr. H. Harifin A. Tumpa, S.H. M.H.

Untuk salinan

Mahkamah Agung R.I

a.n Panitera

Panitera Muda Perkara Pidana,

M. D. PASARIBU, SH. M.HUM

NIP. 040036589

Hal. 10 dari 10 hal. Put. No. 1821 K/Pid/2003

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 10