Anda di halaman 1dari 2

FERTILISASI

PERJALANAN SPERMATOZOA DISALURAN REPRODUKSI BETINA

Peleburan dan persejiwaan antara sel spermatozoa dengan sel ovum Tempat di oviduct (di AIJ = Ampulla Istmus Junction)
Perjalanan Spermatozoa Disaluran Reproduksi Betina

Perjalanan Ovum di Saluran Reproduksi Betina


Pertemuan dan Pemasukan Spermatozoa kedalam Ovum

Deposisi semen di mulut cervix depan tercampur lendir cervix ke cincin cervix spermatozoa maju memanfaatkan gerakan perilstatik dinding uterus dari cincin cervix diatur per peleton berenang melalui corpus dan cornua uteri spermatozoa masuk keoviduct (melalui UTJ dan AIJ ) di Ampulla terjadi fertilisasi hanya satu spermatozoa yang berhasil membuahi ovum dan hanya di oviduct tepatnya di bagian ampulla
.

Peleburan Spermatozoa dengan Ovum

Perjalanan Ovum di Saluran Reproduksi Betina Hasil ovulasi ovum keluar ditangkap fimbrae masuk ke oviduct (dibagian ampulla) bila terjadi fertilisasi maka terbentuklah zygote bila tidak terjadi fertilisasi maka ovum ke cornua uteri
Pertemuan dan Pemasukan Spermatozoa kedalam Ovum

Peleburan Spermatozoa dengan Ovum


peleburan atau persejiwaan adalah proses masuknya kepala- spermatozoa kedalam ovum kepala spermatozoa menyusup ke sitoplasma melebur antara pembungkus spermatozoa dengan membran vitelin nukleus semakin nampak jelas terjadi pasangan kromosom antara spermatozoa dengan ovum terbentuk individu baru peristiwa ini disebut dengan zyngami

spermatozoa harus dapat menembus lapisan cumulus oophorus,zonapellucida, ruang dan membran perivitelin kepala spermatozoa mengandung enzim hyaluronidase sehingga mampu menembus corona radiata sampai lapisan zona pellucida bila spermatozoa ada yang sudah menembus zona pellucida maka akan terjadi reaksi zona terjadilah peningkatan aktivitas karena daya hisap ke ovum

Fertilisasi Ganda
Kembar dua faternal/kembar dizygotik/fraternal twin Kembar identik/kembar mozygotik/identical twin Superfaestasi

Pertumbuhan Embrio
Embrio tahapan Morulla (1 sel-2sel-4sel-8sel-16sel-32sel) Embrio di cornua uteri dalam tahapan morulla Blastocyte (embrio masih dibungkus zona pellucida)

Plasentasi
Proses pembentukan plasenta Plasenta adalah tenunan tubuh dari embrio dengan induknya yang terjalin waktu pertumbuhan embrio diuterus Embrio yang berada di plasenta disebut dengan fetus

Implantasi
Pertautan embrio blastocyt dengan endometrium uterus oleh caruncula atau cotyledone Blastocyt keluar begitu zona pellucida pecah ketika menyentuh uterus Embrio bertaut kuat

Bagian morfologis fetus dalam kandungan

9 9 9 9 9 9

Amnion Allantois Uracus Tali pusar Plasenta Fetus